Powered by Blogger.
Humas PKS Ikuti Worshop Jurnalistik Pada Rapat Koordinasi
Humas PKS se-Sumatera Barat melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) yang berlangsung pada tanggal 4 - 6 November 2022 di Padang, Senin (5/11) ...
Search This Blog
Latest Post
Showing posts with label Kutipan media. Show all posts
Showing posts with label Kutipan media. Show all posts
August 08, 2016
posted by @Adimin
Warga Nilai Pembangunan Padang Berjalan Lancar
Written By Anonymous on 08 August, 2016 | August 08, 2016
Padang, (Antara Sumbar) - Sejumlah warga di beberapa daerah Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) menilai pembangunan berbagai di wilayahnya dalam satu tahun ke belakang berjalan lancar.
"Baik itu pembangunan secara fisik dan mental, secara bertahap pimpinan kota sukses melakukannya," kata Salah satu tokoh masyarakat Sunda di Sumbar, Kang Ade di Padang, Minggu.
Menurutnya pembangunan secara fisik seperti infrastruktur jalan, Pasar Raya, pertokoan hingga objek wisata, terlihat nyata terealisasi.
Sebagai contoh pantai Purus Padang yang dahulunya semrawut dengan tenda "ceper" kali ini terlihat beraturan dengan dua objek populer Menara IORA dan Menara Perdamaian.
Di samping itu penertiban pedagang kaki lima di sepanjang pantai hingga kebersihan sekitar pantai menjadi kesuksesan tambahan dari pemerintah.
Terlebih dengan peningkatan wisatawan yang memaksa penambahan bangunan hotel, menjadi gairah pertumbuhan dalam bidang ekonomi dan pariwisata yang baik bagi Padang, ujarnya.
"Renovasi jalan dan pembenahan pasar dalam waktu singkat menjadi bukti lain konsistensinya pembangunan di Padang," tambahnya.
Dalam hal pembangunan mental masyarakat beberapa program juga dinilai sukses dan baik diterima masyarakat.
Mulai dari program keagamaan seperti Hafal Al Quran, wirid mingguan, pejuang subuh dinilai membangkitkan optimisme di tengah masyarakat untuk memajukan kota.
Ditambah dengan respon pemerintah yang cukup aktif serta dibarengi tindakan menjadi jalan penghubung dengan masyarakat semakin dekat, terlebih dengan dibukanya saluran langsung antara pemerintah dan masyarakat melalui telepon langsung.
"Kami berharap hal ini jadi sesuatu yang konsisten dilakukan secara berkelanjutan, sekalipun nantinya akan berganti pimpinan atau tidak," tambah dia.
Warga lain yang merupakan pengamat politik Asrinaldi juga menilai pembangunan kota Padang telah cukup terlihat.
Akan tetapi hal ini masih belum terlihat dari peranan dewan legislatifnya.
Menurutnya, bila dewan legislatif memberikan dukungan sepenuhnya pada pembangunan kota, prosesnya semakin berjalan dengan baik.
Meskipun saat ini secara perlahan telah terlihat hubungan baik antara kedua belah pihak, koordinasi lebih mendalam harus tetap dilakukan, ujarnya.
Warga lain yang merupakan pengamat tata kota Eko Alvares juga menilai pembangunan berjalan lancar.
Sebagai contoh bertambahnya pengembang yang melakukan pembangunan dan membuat suatu pemukiman baru.
Akan tetapi menurutnya pada setiap kemajuan tentu akan dibarengi risiko, hal inilah yang harus dicarikan solusinya.
Seperti tingginya pembangunan infrastruktur mengakibatkan tingginya risiko bencana yang terjadi, seyogyanya pemerintah telah menemukan formula yang tepat untuk menyeimbangkan hal tersebut.
Sedangkan warga yang juga pengamat sejarah dan budaya Gusti Asnan menambahkan selain pembangunan di bidang infrastruktur dan mental, Padang juga harus mempertahankan khasanah budaya Minangnya.
Menurut dia sebagai simbol kebanggaan masyarakat Minang sudah seharusnya pimpinan mengakomodasi lebih berkembangkan kearifan lokal yang ada di Sumbar.
Dengan begitu pembangunan akan berjalan seimbang baik itu fisiknya, mentalnya dan budayanya.
Terpisah Wali Kota Padang, Mahyeldi Ansharullah meyakini program yang telah dicanangkannya dapat berhasil karena adanya dukungan dari masyarakat.
Menurutnya lancar atau tidaknya pembangunan dalam satu kota sangat bergantung pada penerimaan masyarakatnya terhadap kinerja pemerintah.
"Sebab dukungan ini menjadi motivasi kami untuk berbuat dan melayani lebih baik," ujarnya. [antarasumbar.com]
posted by @Adimin
Label:
Kutipan media,
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
November 13, 2015
posted by @Adimin
Sidak ke Pasar Indarung, Walikota Padang Masuk Selokan
Written By Anonymous on 13 November, 2015 | November 13, 2015
PADANG (12/11) - Walikota Padang Mahyeldi Dt Marajo melakukan inspeksi mendadak ke Pasar Indarung. Di sini, Walikota Padang masuk selokan dan membersihkan sampah yang menumpuk di dalam selokan tersebut. “Siapa yang membuang sampah ke dalam ini? Sampah ini bisa menjadi penyebab banjir,” tanya Walikota kepada pedagang yang berjualan di dekat selokan tersebut.
Melihat kondisi tersebut, Walikota langsung turun ke beberapa selokan yang dijadikan para pedagang untuk membuang sampah dagangannya. Ia mengeluarkan sampah yang telah menumpuk tersebut. Walikota kembali menegaskan, jika pedagang masih saja membuang sampah ke selokan akan dilarang berjualan di sekitar lokasi itu lagi.
“Ini tak bisa dibiarkan, pedagang harus bertanggung jawab dengan sampahnya. Banjir yang terjadi adalah karena kita tidak peduli dengan lingkungan sekitar. Mari kita sama-sama menjaga agar sampah yang dihasilkan tak mengganggu lingkungan," ujar beliau.
Dikatakan Walikota, permasalahan sampah di pasar menjadi tanggung jawab petugas pasar dan lurah setempat. Barang dagangan yang ada sampahnya harus dikumpulkan dan dimasukkan ke dalam karung, tidak dibuang keselokan karena akan menjadi penyebab banjir.
Ia mengatakan, semua pihak perlu saling mengingatkan. Sebab melihat kondisi saat ini, sangat penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan. Pemerintah Kota Padang per 1 Januari 2015 mulai efektif menerapkan peraturan daerah (Perda) Nomor 12 Tahun 2012 tentang Sampah.
"Bagi yang melanggar dan membuang sampah sembarangan di Kota Padang, diberikan sanksi maksimal Rp 5 juta atau denda tiga bulan kurungan. Kita perlu saling mengingatkan. Termasuk soal sampah yang ada di pasar ini, jika tidak maka banjir ini akan selalu menghantui kita,” ungkapnya.
Peninjauan Pasar Indarung dilakukan disela-sela mengunjungi lokasi banjir dan longsor di Batu Gadang. Dalam kesempatan itu, Walikota didampingi Kepala BPBD Damkar Kota Padang Dedi Henidal, Camat Lubuk Kilangan Syafwan dan Kabag Humas dan Protokol Pemko Padang Mursalim.(Charlie / Yurizal / Tafrizal / Mursalim)
posted by @Adimin
Label:
HOT,
KIPRAH KAMI,
Kutipan media,
NEWS,
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
November 13, 2015
posted by @Adimin
Walikota Padang Tinjau Lokasi Longsor dan Banjir
PADANG – Rasa empati kepada warganya kembali ditunjukkan Walikota Padang H. Mahyeldi Dt Marajo. Musibah longsor dan banjir yang melanda Kota Padang, Rabu (11/11) malam membuat Walikota Padang yang sedang dinas di Jakarta langsung bertolak ke Padang.
Kamis (12/11) pagi, Walikota Padang langsung menuju lokasi yang terkena longsor dan banjir. Sekitar pukul 08.30 Wib, Mahyeldi sampai di Batu Gadang, Indarung, Kecamatan Lubuk Kilangan. Di sini Walikota melihat langsung korban longsor dan meninjau langsung penyebab longsor.
Walikota menyebut penyebab terjadinya longsor di daerah itu karena landainya kontur tebing dan ‘gundulnya’ di bagian atas tebing tersebut. Sehingga begitu hujan datang tanah tersebut turun dan langsung menghantam rumah, tempat ibadah dan mushalla.
“Saat diperiksa ke bagian atas tebing, pohon banyak ditebang dan dikuliti hingga mati, sedangkan di bagian bawah mereka rapikan dengan menambah tanah. Sebetulnya terjadinya longsor dan banjir karena penggundulan dan lainnya,” kata Wako.
Topografi tanah di Kota Padang memang cukup labil, curah hujan juga cukup tinggi. Karena itu Walikota Padang mengimbau kepada masyarakat untuk tidak memotong kayu dan pembalakan hutan. Walikota juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada dengan tingginya curah hujan yang diprediksi hingga akhir Desember.
Sementara itu, berdasarkan data yang diperoleh dari Camat Lubuk Kilangan Syafwan menyebut bencana longsor di Batu Gadang, Kecamatan Lubuk Kilangan, sebanyak dua rumah dihondoh longsor. Di dua rumah itu terdapat tiga Kepala Keluarga (KK) yakni Andi (29) bersama isteri dan dua anak. Kemudian Apriadi (31) beserta isteri dan dua anak. Serta Rosni (60) beserta tiga anak. Selain menghondoh dua rumah, longsor juga melanyau mushalla dan Sekolah Dasar (SD) 13 Batu Gadang.
“Korban longsor sudah diamankan ke rumah yang berada di dekat Kantor Lurah. Bantuan juga sudah diberikan,” ujar Syafwan.
Setelah itu, Walikota bertolak menuju Kampung Baru, Kecamatan Lubuak Bagaluang. Di sini Walikota juga melihat langsung rumah warga yang terendam banjir. Tidak hanya itu, Walikota juga menyambangi Batuang Taba XX, Kecamatan Lubuak Bagaluang. Di sini, Walikota juga melihat langsung rumah warga yang terendam banjir. Sebanyak 18 KK di lokasi ini terpaksa diungsikan.
Camat Lubuak Bagaluang Ances Kurniawan mengatakan sejumlah warga dilanyau banjir pada Rabu malam itu. Di Kelurahan Banuaran, 70 rumah terendam banjir. Sebanyak 425 jiwa dari 85 KK diungsikan ke SD 32. Di Kelurahan Parak Laweh, tujuh rumah dengan penghuni 30 jiwa ikut terendam.
Di Kelurahan Kampung Baru cukup parah lagi. Di sini, dua rumah hanyut terbawa air bah. Akan tetapi beruntung tidak ada korban jiwa. Sedangkan di Kelurahan Tanjung Saba, rumah yang dihuni 20 jiwa ikut terendam. Dan di Kelurahan Gurun Lawas, 41 KK menjadi korban banjir.
“Di kelurahan Batuang Taba sebanyak 18 KK yang diantaranya terdapat tiga ibu hamil dan 13 balita diungsikan ke SD 24,” tukas Ances.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja Kota Padang Frisdawati Boer menyebut bantuan telah disebarkan ke tempat korban banjir dan longsor. Bantuan itu diantaranya perlatan masak, peralatan bayi, beras, panic dan kebutuhan lainnya.
“Untuk bantuan lain kita hitung dulu dan sesuaikan dengan kebutuhan masyarakat,” sebut Frisdawati.
Hingga berita ini diturunkan belum bisa dipastikan berapa jumlah kerugian akibat bencana banjir dan longsor. Kepala BPBD-PK Dedi Henidal mengatakan pihaknya belum bisa memastikan berapa kerugian akibat banjir dan longsor. Namun pihaknya hanya bisa menaksir kerugian sementara di atas Rp 1 miliar.(Charlie / Yurizal / Tafrizal / Mursalim)
posted by @Adimin
Label:
INSPIRASI,
KIPRAH KAMI,
Kutipan media,
NEWS,
Sejarah,
TOPIK PILIHAN
August 11, 2015
posted by @Adimin
Untuk Kali Pertama, PKS Punya Wakil Ketua Majelis Syura
Written By Anonymous on 11 August, 2015 | August 11, 2015
BANDUNG - Sidang musyawarah majelis syura Partai Keadilan Sejahtera (PKS) bersepakat secara aklamasi bahwa Salim Segaf Aljufri menjadi ketua majelis syura PKS periode 2015-2020.
Namun, dalam musyawarah majelis tersebut, juga diputuskan untuk membentuk posisi wakil ketua majelis syura mendampingi ketua. Jabatan wakil ketua majelis syura ini resmi dipegang oleh Hidayat Nur Wahid.
"Beliau (Salim Segaf) ingin ada wakil ketua, dan kemudian majelis syuro mengabulkan itu, dan kemudian saya menjadi wakil ketuanya. Saya kira secara organisatoris wajar, di mana-mana ada ketua dan wakil," ujar Wakil Ketua Majelis Syura PKS, Hidayat Nur Wahid, Senin (10/8).
Berdasarkan musyawarah di majelis tersebut, kata Hidayat, dirinya ditetapkan menjadi wakil ketua majelis syura. "Ini baru juga, dulu wakil ketua itu belum ada," kata dia.
Hidayat juga menjelaskan, musyawarah majelis syura ini memang menghadirkan perubahan yang cukup signifikan. Tapi, kata dia, majelis syura kali ini digelar tidak secara mendadak.
"Ini kalau diukur dengan periodisasi ketua majelis syuro, memang 2015 ini adalah periode akhir dari pada Ustad Hilmi Aminuddin yang menjadi ketua majelis syura pada periode 2010 2015, jadi ini memang inilah waktunya," ujar dia.
Lanjut dia, terpilihnya ketua majelis syuro dilakukan dalam proses yg panjang. Ada 64 orang anggota majelis syura yang hadir dalam sidang musyawarah. Dari anggota majelis yang hadir, kemudian diseleksi lagi mana yg memenuhi persyaratan untuk menjadi ketua majelis syuro.
"Karena tentu tidak mudah. Salah satunya, telah menjadi anggota inti di PKS tidak kurang dari 12 tahun. Lalu sudah dua periode menjadi anggota majelis syuro," jelas Hidayat.
Dari total 64 anggota itu, 34 anggota memenuhi persyaratan menjadi ketua majelis syura. Setelah itu, anggota majelis memberikan suaranya untuk mendapatkan tiga suara terbanyak. Tiga suara terbanyak jatuh pada nama Salim Segaf Aljufri, Hidayat Nur Wahid, dan Hilmi Aminuddin.
"Ketiga ini kemudian oleh majelis dipersilakan untuk berembug apakah tiga orang ini menunjuk seseorang untuk dipilih, dalam artian mufakat, atau voting," tutur Hidayat.
Setelah berdialog panjang, ketiga nama itu kemudian memutuskan untuk bersepakat bahwa Salim Segaf Aljufri menjadi ketua majelis syura PKS.
Menurut Hidayat, Salim Segaf merupakan kader yang sangat senior di PKS. Keahlian dalam syariah sangat memadai dan termasuk dalam pendiri PKS.
"Beliau adalah sosok yang sudah teruji dari sisi profesionalitasnya dan sisi kepeduliannya untuk Indonesia tanpa membeda-bedakan latar belakang suku dan agama," ujar dia. [ROL]
Label:
Kutipan media,
SEPUTAR PKS,
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
August 11, 2015
posted by @Adimin
Salim Segaf: PKS Bakal Melaju Kencang Seperti Jalan Tol

BANDUNG -- Ketua Majelis Syura Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Salim Segaf Al-Jufri menyatakan, PKS akan berupaya melaju kencang layaknya jalan tol. Ia pun mengibaratkan seperti jalan bebas hambatan yang berada dekat lokasi diselenggarakannya musyawarah Majelis Syuro PKS, yakni di Kota Baru Parahyangan.
"Kita bikin acara ini di pinggir jalan tol, jadi kita ini akan melaju cepat. Wilayah ini bebas hambatan, kita akan melaju dengan kecepatan tinggi tanpa melanggar rambu lalu lintas," kata Salim, Senin (10/8).
Ia melanjutkan, ketika melaju, pihaknya tentu sudah melihat kondisi kendaraan yang digunakan. Ban yang digunakan pun sudah baru. "Bannya pakai yang baru, jadi bukan ban-ban yang gundul. Kita melaju untuk Indonesia yang sejahtera. Kita akan terus menyiapkan kader-kader di negeri tercinta kita ini," ujar dia.
Salim ingin agar PKS terus membentuk kader-kader yang berakhlak mulia. Karena ia yakin, kader-kader PKS mampu memberikan kontribusi untuk bangsa Indonesia. "Berkontribusi untuk perdamaian dan ketertiban dunia," ujar dia.
Sementara itu, Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nurwahid menambahkan, PKS akan terus melanjutkan kebaikan-kebaikan yang telah dibuat oleh generasi-generasi sebelumnya. "Bukan hanya di PKS, tapi juga di seluruh komponen bangsa ini. Demokrasi yang baik, musyawarah yang baik, berperan serta untuk bangun negara yang baik," kata dia. [ROL]
Label:
Kutipan media,
SEPUTAR PKS,
TOKOH,
TOPIK PILIHAN



