pic

Powered by Blogger.

Humas PKS Ikuti Worshop Jurnalistik Pada Rapat Koordinasi

Humas PKS se-Sumatera Barat melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) yang berlangsung pada tanggal 4 - 6 November 2022 di Padang, Senin (5/11) ...

Search This Blog

Latest Post
Showing posts with label KIPRAH KAMI. Show all posts
Showing posts with label KIPRAH KAMI. Show all posts

Pemkot Padang Perbanyak Fasilitas Warga Untuk Hapalkan Al-Qur’an

Written By Anonymous on 31 December, 2016 | December 31, 2016

Pemerintah Kota Padang, Sumatera Barat, secara konsisten memperkuat dan menambah fasilitas warga guna memudahkan membaca dan menghafal Alquran. “Kami menambah pondok khusus warga mendalami dan menghafal Quran yang akan tersebar di kecamatan dan kelurahan,” kata Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah, di Padang, Ahad kemarin.

Dia menyebutkan dari pantauan yang dilakukan timnya, beberapa pondok telah berdiri dan sedang dalam tahap pembangunan. “Seperti di Kecamatan Pauh, satu pondok sedang dalam tahap pembangunan,” tambahnya.

Tidak hanya di Kecamatan Pauh, pihaknya juga memfasilitasi rumah hafalan Quran di kecamatan lain salah satunya melalui Badan Amil Zakat Nasional kota melalui programnya Padang Religius. Selain itu di Masjid Agung Nurul Iman pihaknya juga memfasilitasi warga untuk belajar menghafal Quran.

“Bukan hanya itu melalui agenda rutin seperti Pesantren Ramadhan, Wirid Mingguan dan Didikan Shubuh, warga juga difasilitasi menghafal Quran,” katanya.

Bahkan dengan mengarahkan kepada sekolah, beberapa sekolah seperti SMA 1, 2 dan 3 telah membentuk pusat kegiatan Islam yang salah satu programnya hafal Quran. “Memfasilitasi hafalan Quran ini bukan semata memperkuat kajian agama saja, namun juga kecerdasan warga,” katanya.

Menurutnya warga yang dapat menghafal Quran dinilai cerdas dan cakap dalam memimpin. “Kami juga ingin membentuk kaderisasi pemimpin yang cerdas, pintar dan unggul di masa depan,” ujarnya.

Sementara itu Kepala Sekolah SMAN 3 Rahmadansyah menilai program Hafal Quran dan penguatan ajaran Islam yang diusung pimpinan kota cukup baik. Dia berharap upaya ini bisa memutus rantai kerusakan anak muda dan warga lainnya pada perilaku yang menyimpang.

Menurutnya warga yang bisa hafal dan memahami isi Quran dapat menghindarkan diri dari tindakan merugikan tersebut. 



posted by @Adimin

DPC PKS Pauh Gelar Pemilihan Ketua Baru

Written By Anonymous on 05 November, 2016 | November 05, 2016

salam komando ketua DPD PKS Padang, H. Gufron, SS dan ketua DPC terpilih masa khidmat 2016-2020, Rafdi, ST 
Pauh - Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kecamatan Pauh menggelar pemilihan ketua baru masa khidmat 2016 – 2020 di Kantor DPC PKS, sabtu 05 Nopember 2016.

Pemilihan ketua DPC dihadiri oleh struktur Dewan Pengurus Daerah (DPD) PKS, Pengurus DPC dan Pengurus ranting (DPRa). Ketua DPD PKS Padang H. Gufron, SS mepimpin acara pemilihan ketua tersebut. Dalam arahannya ketua DPD berpesan kepada yang hadir, sebagai partai dakwah tentu harus melayani karena itu merupakan tagline PKS Berkhidmat untuk rakyat.

Lebih lanjut beliau menambahkan, semoga dengan suksesi kepemimpinan ini mampu menunaikan khidmat untuk rakyat. Maka berikan pelayanan kepada masyarakat sekecil apapun pelayanannya insya Allah jadi bermanfaat untuk masyarakat.

Dalam pemilihan tersebut ada empat kandidat yang dijadikan calon ketua, Rafdi, Gusdarmi, Kurniawan dan Srinarti. Setalah melalui musyawarah mufakat maka terpilih Rafdi, ST sebagai ketua DPC untuk masa khidmat 2016-2020. Acara pemilihan ketua DPC ini berjalan dengan tertib dan penuh khidmat. [Al Amin/humasDPD] 


posted by @Adimin

Muharlion: Tunai Memperjuangkan Hak Rakyat

Written By Anonymous on 27 March, 2016 | March 27, 2016

Yon. Begitu panggilan akrab Muharlion, S.Pd. Mungkin bagi masyarkat kota Padang nama ini tak asing lagi terdengar di telinga. Ya, dia adalah public figure. Anggota DPRD Padang jabatannya sekarang.

Sebagai wakil rakyat, tentu Yon tak main-main dengan jabatan yang dipercayakan rakyat ini kepadanya. Dia betul-betul bertekad mengawal hak rakyat di Padang ini. ‘Memperjuangkan serta mensejahterakan masyarakat’ menjadi mottonya sebagai perpanjangan tangan rakyat ini.

“Saya dipilih oleh masyarakat, tentu saya bertanggung jawab kepada masyarakat. Ini bukiti keprcayaan masyarakat kepada saya. Saya tentu buktikan pula kepada masyarakat dengan mengawal hak-hak mereka,” sebut Yon saat ditemui POSMETRO di Padang kemarin.

Ternyata, kepercayaan masyarakat itu dapat terjaga oleh Yon. Bisa dikatakan dia berhasil mengawal kepentingan dan hak masyarakat. Buktinya, setelah menduduki gedung bundar di Jalan Sawahan itu pada 2009-2014, kini ia kembali duduki kursi dewan itu. Dia dipercayakan lagi oleh masyarakat sebagai perpanjangan mulut mereka periode 2014-2019.

Kalau ditanya pengalaman hidupnya, Muharlion yang diutus dari Partai Keadilan Sejahetera (PKS) tentu telah banyak merasakan asam garam. Dan ternyata, di balik kesuksekannya saat ini, dia punya cerita mengharukan pada masa kecilnya. 

Buktinya, pria kelahiran 30 Januari 1978 ini, semasa hidupnya, tidak banyak yang ia dapati di usia kecil, layaknya anak-anak lain. Sabab Yon hidup dan tumbuh dalam kelurga sederhana. Kedua orantuanya hanya bekerja sebagai petani di kampung.

Namun, itu tak membuat ia putus asa untuk meraih kesuksesan. Dari kecil dia sudah ditanamkan oleh orangtuanya hidup mandiri. Semasa hidupnya sejak menduduki dunia pendidikan pada madrasah aliyah ia tinggal sehari-hari di masjid.

Di tempat ia tinggal, pekerjaan itu ia jalani. Menjadi guru TPA dan imam masjid kesehariaannya. Semasa hidupnya ia juga pernah memberikan tausyiah agama di sejumlah masjid dan mushalla kepada jamaah hingga ia menimba ilmu pengetahuan di perguruan tinggi.

Yon yang berasal dari Nagari Tanjung Emas, Batusangkar Tanah Datar ini, menamatkan sekolah dasar Inpres pada 2001. Setelah itu pria ini melanjutkan pendidikan ke MTS Negeri Tanjung Emas pada tahun 1993. Setelah tamat, dia lnjutkan menimba ilmu ke MAN 2 Batusangkar hingga 1996.

Tak hanya sampai disana, ia kembali melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi di Universitas Negeri Padang (UNP). Saat kuliah, dia juga menyambil sebagai guru TPA serta imam masjid itu. Profesi itu ia jalani hingga menamatkan Fakultas Teknik, Jurusan Teknologi Elektro pada 2001.

Semntara, awal karirnya menjadi anggota DPRD Padang, dahulunya sejak ia menjadi pengajar di SMK Dhuafa serta SMK 10 Padang. Karena ia sangat dekat dengan masyarakat serta berpengalaman, dia dipilih serta berhasil duduk menjadi anggota DPRD Padang pada 2009-2014.

Yon anak bungsun dari tiga bersaudara ini berkomitmen mempergunakan hidup degan sebaik-baiknya, karena hidup hanya datang satu kali. Dalam aktivitas sebagai anggota komisi IV DPRD Padang yang membidangi kesejahteraan rakyat, ia memiliki tekad mensejahterakan masyarakat dengann memprioritaskan pendidikan yang berkualitas.

Dengan harapan, tidak ada anak-anak yang putus sekolah, kesehatan masyrakat yang prima, dengan akses pelayanan yang baik dan maksimal, serta fasilitas tenaga harus profesional dibidangnya serta tersedia dan penigkatan kesejahteraan masyarakat.

Di bali kesuksesan yang ia raih, ternyata ada seseorang wanita yang selalu memberikan semangat pada setiap aktivitasnya. Dia adalah istrinya yang selalu mendampinginya setiap pekerjaanya sebagai anggota DPRD Padang di gedung Bundar Sawahan. Istrinya bernama Woro Sufeni Widiastuti, S.Si, Apt yang bekerja sebagai PNS di Dinas Kesehatan bagian BP4 Sumatera Barat. Ia telah dikaruniai empat orang anak. Diantaranya Ahmad Musyaffa, Qonita Mardiyah, Dhayaul Husna dan Zahida Qalbinadzifah.

sumber: harian POSMETRO Padang, Minggu 27 Maret 2016




posted by @Adimin

Banjir Kota Padang, Relawan PKS Bantu Evakuasi Mobil yang Tertimbun Longsor

Written By Anonymous on 22 March, 2016 | March 22, 2016

Padang, (22/3) – Hujan deras yang terus menerus melanda kota Padang sejak kemaren malam sampai dengan hari ini, membawa dampak banjir dan longsor di sejumlah titik rawan banjir, di beberapa lokasi banjir bahkan mencapai ketinggian orang dewasa. PKS Sumbar, yang dimotori regu Pandu Keadilan DPD PKS Kota Padang terus melakukan aksi "Khidmat" dengan menerjunkan sejumlah relawan membantu warga, ke beberapa titik banjir dan longsor, di antara aksi yang dilakukan, membersihkan beberapa rumah dan kendaraan yang terkena banjir dan longsor serta membagikan bahan makanan.

Di satu titik terlihat Relawan PKS Padang bersama Relawan PKS Solok serta beberapa relawan yang datang dari Kab/ Kota lainnya bersama PMI dan warga membantu evakuasi sebuah mobil yang tertimbun material longsor di perumahan Graha Indah 3 Kel. Lubuk Minturun, Kec. Koto Tangah. Evakuasi dilaksanakan di tengah hujan gerimis dengan menggunakan alat sederhana seperti sekop, cangkul dan gerobak.

Evakuasi sempat terhenti krena hujan turun cukup lebat dan dikhawatirkan akan terjadi longsor susulan karena permukaan tanah di tebing sudah mulai merenggang. Langkah antisipasi dari Relawan PKS sudah meminta warga untuk tidak mendiami rumah yang berada tepat di bawah tebing yang curam tersebut.

Diharapkan warga yang berada di daerah titik rawan bencana agar selalu waspada dikarenakan kondisi cuaca kota padang yang sebahagian masih diguyur hujan hingga sore hari, juga berkoordinasi dengan aparatur pemerintahan setempat terkait langkah penanggulangan bencana di daerah tersebut.


posted by @Adimin

PKS Padang Gerakkan Kadernya bantu Korban Banjir Padang


Padang, (22/3) - Hujan lebat yang mengguyur Padang sejak senin malam (21/3) hingga selasa pagi (22/3) membuat sejumlah daerah di landa banjir.

Ketua DPD PKS Padang Gifron, SS mengatakan, saat ini kader sudah digerakkan untuk membantu korban banjir dengan gerakan "satu kader empat bungkus sarapan pagi".

Insyaallah pagi ini bantuan tersebut akan langsung diserahkan ke korban banjir. Sampai saat ini sudah terkumpul sebanyak 200 bungkus.


posted by @Adimin

PKS Sumbar Kembali Bantu Korban Banjir Kab. Pasaman

Written By Anonymous on 20 February, 2016 | February 20, 2016

Kamis (18/02) Tim Pusat Khidmat PKS Sumbar yang dipimpin langsung oleh H. Irsyad Safar Ketua DPW PKS Sumbar, didampingi Dani Ismaya Ketua DPD PKS Pasaman mengunjungi korban banjir dan longsor di daerah Jorong Lambak Kec. Panti Kab. Pasaman.

Kunjungan dimaksud untuk menyerahkan bantuan dan meninjau sejumlah fasilitas umum dan tempat ibadah yang sebelumnya menjadi lokasi "Khidmat" Relawan PKS yang terdiri dari regu Pandu Keadilan, Struktur dan kader yang bahu membahu bersama warga dan TNI membersihkan rumah dan fasilitas umum, seperti masjid, jalan yang tertimbun material pasir serta kayu gelondongan yang ketinggiannya mencapai lebih dari 1 meter, sebelumnya di lokasi tersebut relawan PKS juga telah membangun fasilitas MCK darurat utuk Ibu-ibu, yang diprakarsai oleh H. Muslim Yatim Bendahara DPW PKS Sumbar, yang juga anggota legislatif di DPRD Provinsi Sumbar.

Dalam kunjungan tersebut didapati sejumlah rumah dan fasilitas umum seperti masjid yang pekan sebelumnya telah dibersihkan relawan PKS, saat ini kembali dipenuhi lumpur dan pasir mencapai 1 meter akibat banjir susulan yang yang terjadi beberapa hari yang lalu.

H. Irsyad Safar yang juga Anggota DPRD Sumbar mengemukakan bahwa dua alat berat yang saat ini bekerja di wilayah tersebut belum memadai untuk normalisasi sejumlah fasilitas di kawasan yang di huni sekitar 60 kepala keluarga tersebut. Dalam kesempatan tersebut beliau juga mengatakan akan mendesak pemerintah Provinsi dan pemerintah setempat untuk segera mengirimkan sejumlah alat berat dan sarana yang efektif agar kawasan sekitar dapat kembali seperti semula, juga dapat memperhatikan kondisi sosial dan ekonomi warga yang sebagian besar masih berada di pengungsian dan tempat pemukiman sementara.

Dalam kesempatan tersebut Tim dari PUSAT KHIDMAT PKS Sumbar yang diterima warga serta tokoh masyarakat jorong Lambak Kec.Panti, menyerahkan sejumlah bantuan kepada pengungsi, berupa bahan kebutuhan pokok, seperti beras, mie instan, peralatan mandi, baju layak pakai serta mushaf Al- Qur'an.

Disamping bantuan dalam bentuk materi tesebut Tim juga ikut memberi pencerahan berupa tausiyah di hapapan sejumlah warga, agar tetap bersabar atas cobaan yang diberikan olah Allah Swt, tetap menjaga ibadah dan amal saleh, tidak berputus asa atas rahmat Allah Swt yang begitu luas dan tetap bersemangat, dengan usaha yang maksimal untuk menggapai keberhasilan hidup, di dunia dan akhirat. [Os/sumbar.pks.id]


posted by @Adimin

Anggota DPR-RI dari PKS Dr. H. Hermanto, SE, MM Turun Langsung Beri Bantuan pada Korban Banjir Solok Selatan

Padang Aro (18/2) - Anggota DPR RI Dapil Sumbar I dari Fraksi PKS, Dr. Hermanto, SE, MM melakukan serangkaian kegiatan di Solok Selatan. Rangkaian kegiatan dimulai hari Kamis siang (17/2) Sosialisaai Empat Pilar Bangsa yang dilakukan di Kantor KUA Ujung Jalan Pakan Salasa Kec Pauh Duo. Kegiatan ini dihadiri oleh wali nagari Sohibul Izar Dt Rajo Aceh, beserta seluruh staf kantor wali. Kepala KUA beserta Staf, Penyuluh Agama se- Kecamatan Pauh Duo, Pengurus BKMT Kecamatan Pauh Duo, Pengurus Kelompok Tani se-Kecamatan Pauh Duo, Pengurus Kelompok Majelis Taklim se-Kecamatan Pauh Duo, Kepala Jorong se-Lecamatan Pauh Duo, dan tokoh-tokoh masyarakat Kecamatan Pauh Douo. Diperkirakan seluruh peserta yang hadir lebih kurang 100 orang.

Paginya, sebelum acara sosialisasi, beliau menyempatkan mengantar langsung bantuan 44 paket sembako ke daerah banjir yang berisi: minyak goreng, gula, ikan kaleng/sarden, roti, biskuit, kopi, teh dan makanan siap saji/energen. Daerah tujuan pertama yang dituju dimulai dari korban banjir di Kampuang Nan Baru, Nagari Kapau Kec. Pauh Duo. Selain sembako beliau juga menyerahkan bantuan 75 sak semen. 25 sak diserahkan kepada KUA Pauh duo dan 50 sak untuk sekolah SD IT Marhamah. Setelah menyerahkan bantuan tersebut, rombongan melanjutkan kegiatan memantau lokasi jembatan gantung yg putus di Batu Bajarang dan kerusakan lahan pertanian sawah serta rumah penduduk yg hanyut saat banjir senin (8/2) lalu.

Sebelum itu, pagi harinya kegiatan dimulai dengan sarapan pagi dan taujih di rumah pak Patoni, bagi relawan di Pos Terpadu Pusat Khidmat PKS SOLSEL. Baru setelah itu, rombongan berangkat meninjau lokasi banjir di beberapa titik sembari menyalurkan bantuan ke korban banjir. Dalam kegiatan ini beliau didampingi oleh istri Ibu Yusmiati Ketua BPKK PKS Wilda Sumbagut, Musrif Sumbar Ust. Syaurium, rombongan dari DPW PKS Sumbar, Ketua DPD PKS Solsel, Effendi Muharram, ketua DPC PKS Pauh Duo, Buya Azhari, Ketua Dpc Sei Pagu Novri Delwan, Kebid Kaderisasi, Ust. Patoni, A.md, Koord. Lapangan Ditribusi Bantuan Al Hudri dan beberapa relawan Posko Pusat PKS Berkhidmat.

Dalam rombongan lainnya, juga dibagikan bantuan sembako ke Jembatan Kuning Jorong Bariang Kapalo Koto Nagari Koto Baru. Mereka menyalurkan 8 paket sembako masih dari pak Hermanto. Kegiatan hari itu diakhiri dengan menyalurkan bantuan susu kemasan utk anak2 MDA Jorong Taratak Tinggi Pekonina. Dimana ditempat ini longsor memakan korban jiwa 6 orang.

Ini merupakan program bantuan yang diberikan Hermanto sebagai wakil rakyat Dapil Sumbar I. Hal ini dilakukan karena adanya keinginan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat terutama masyarakat yang kurang mampu yang berada di daerah pemilihannya.

Siang harinya kegiatan berlanjut dengan Rapat Dengar pendapat bersama masyarakat si SDIT Marhamah, Muaralabuh. Banyak masyarakat menyampaikan usulan dan permasalahan yg mereka alami kepada wakil rakyat itu. Semoga aspirasi yang disampaikan tersebut dapat di perjuangkan untuk kesejahteraan masyarakat. 

sumber: FB PKS Sumbar



posted by @Adimin

Apresiasi untuk Walikota Padang

Written By Anonymous on 21 January, 2016 | January 21, 2016


Oleh WERRY DARTA TAIFUR*
Kolom Harian HALUAN (20/1/2016)

Kota Padang su­dah mulai mem­perli­hat­kan banyak pe­rubahan dari segi sa­rana prasarana, penga­turan, penertiban pasar dan keindahan lingkungan. Jalan-jalan menuju pemukiman yang selama ini belum tersentuh sudah dicor dan diaspal dari satu pemukiman ke pemukiman lainnya. Mung­kin perubahan-perubahan tersebut juga dapat dilihat dari indikator yang lazim digunakan dalam menentukan kemajuan sarana dan prasarana sebuah kota seperti panjang jalan yang bagus per seribu pen­duduk atau indikator lainnya.

Dari sekian perubahan yang tampak, penertiban Pantai Padang sebagai salah satu lokasi tujuan wisata patut mendapat apresiasi yang tinggi dari masyarakat. Apa yang telah dilakukan Pak Mah­yeldi (Walikota Padang) perlu mendapat dukungan dan pengertian dari semua pihak, semua pedagang atau yang me­lakukan kegiatan ekonomi se­panjang Pantai Padang. Perlu ada kesadaran bersama bahwa pe­nertiban adalah untuk kepentingan bersama dan berdimensi jangka panjang yang dapat mem­bawa peningkatan kesejahteraan bersama.

Terdapat beberapa pedagang yang secara sukarela mem­bong­kar dan memindahkan tempat berjualan dapat memberi pe­tunjuk bahwa pendekatan yang telah dilakukan Walikota Padang juga dapat dikatakan sudah ber­jalan dengan baik. Dukungan tersebut harus secara berkelan­jutan dan konsisten menjadi perhatian pemerintah kota agar apa yang telah dicapai sekarang tidak mengalami kemunduran dalam beberapa tahun ke depan.

Kota Padang sudah agak ter­lambat berbenah diri untuk meningkatkan kunjungan wisata lokal maupun dari luar negeri dibandingkan dengan kota lain yang berfungsi sebagai ibukota provinsi. Kebersihan, kenya­manan dan ketertiban di lokasi tujuan wisata Kota Padang mu­tlak menjadi prioritas utama dan bersama. Sekarang sudah tampak perubahan di Pantai Kota Pa­dang, jumlah wisatawan yang mengunjungi lokasi tersebut juga mengalami peningkatan, ter­utama pada akhir tahun, libur sekolah. Tentu semua perkemb­angan ini dapat menghidupkan kembali rasa kebanggaan warga Kota Padang dan Sumatera Barat.

Masyarakat perlu juga me­ningkatkan dan patuh terhadap ketentuan yang telah ditetapkan untuk kebaikan bersama. Namun sangat disayangkan pedagang yang rela pindah dirusak lagi oleh prilaku pedagang lain. Hari Minggu, pada sore hari atau akhir pekan, tidak sedikit pedagang dengan menggunakan kenderaan bermotor berjualan di lokasi yang selama ini ditempati oleh pe­dagang-pedagang yang sudah dipindahkan. Kalau ini dibiarkan dan tidak ada tindakan pen­cegahan secara sistematis, peda­gang yang sudah dipindahkan sekarang akan terdorong lagi untuk kembali berjualan ke arah bibir pantai. Oleh sebab itu penertiban pedagang yang ber­kenderaan roda empat, roda dua, becak dan lain-lain secara tegas harus dilarang berjualan dan harus menjadi musuh bersama bagi pedagang yang sudah di­pindahkan atau dengan kata lain, jangan ada perbuatan atau tin­dakan orang lain yang dapat mendorong untuk kembali ber­jualan di tepi bibir pantai.

Kebersihan sebahagian lokasi Pantai Padang sudah mulai me­ningkat. Namun kesadaran mem­buang sampah oleh masyarakat atau pengunjung pada tempat yang telah disediakan masih belum dapat terwujud maksimal. Untuk mengatasi situasi seperti itu mungkin dapat dicontoh apa yang dilakukan di Tiongkok, yaitu dengan memperbanyak petugas dan setiap sampah yang dibuang oleh pengunjung di tem­pat terbuka, langsung diambil dan dibersihkan oleh petugas tersebut. Artinya petugas keber­sihan juga secara terus-menerus tidak membiarkan sampah ber­se­rakan dan langsung dipungut. Cara seperti ini juga sukses untuk menjaga kebersihan di lokasi-lokasi wisata di Tiongkok.

Pemerintah Kota Padang tentu sudah mempunyai data tentang kapan kunjungan ke Pantai Padang yang padat, seperti hari-hari libur akhir pekan, tahun baru hari-hari tertentu lainnya. Pada hari-hari padat kunjungan ini, sebaiknya jumlah petugas yang ditempatkan di lokasi kun­jungan juga ditingkatkan sehingga keteraturan menjadi lebih terja­min. Berdasarkan pengamatan, mudah-mudahan tidak salah, jumlah petugas pada hari-hari pengunjung padat, belum terlihat bertambah dari hari-hari biasa. Penambahan petugas pada hari-hari tertentu menjadi bagian penting untuk diperhatikan di masa mendatang.

Seperti pantai-pantai terbuka untuk dikunjungi, baik di daerah lain atau di luar negeri, terlihat terdapat jalan cor atau tembok yang cukup di sepanjang pantai untuk jogging. Lokasi sepanjang pantai tempat tempat yang telah dibongkar itu sebaiknya juga dicor atau beton dan dikeramik secara bertahap, sehingga bisa dijadikan tempat jogging yang amat dan bersih serta aman. Kemudian orang tua yang mem­bawa anak-anaknya bisa mendo­rong kereta bayi sepanjang pantai dengan aman. Bagi yang sudah berkunjung ke Gold Coast, Australia, tentu sudah dapat mem­bayangkan bagaimana penataan pantai tersebut. Pantai tersebut telah bersih sebelum orang-orang yang berjogging datang.

Common sense menyatakan tidak mungkin menyelesaikan semua masalah dalam bersa­maan. Kitapun tidak mungkin menuntut banyak dalam waktu bersamaan. Namun kita sangat mengapreasiasi apa yang telah dilakukan oleh Pak Mahyeldi untuk Kota Padang perlu men­dapat dukungan dari semua pihak secara berkelanjutan. 

Senam yang dilaksanakan setiap pagi Minggu di jalan umum dekat jembatan dekat Danau Cimpago sebaiknya dialihkan ke lokasi yang cukup luas antara jembatan dan pantai. Jika dipin­dahkan ke lokasi tersebut, tidak ada aktivitas lain atau lalu lintas yang terganggu. Kemudian dengan ajakan yang simpati, peserta senam mungkin ada baik­nya untuk diajak memungut sampah di sekitar lokasi senam untuk menunjukan bahwa semua elemen masyarakat peduli dengan kebersihan pantai.[] 

*Sumber: Harian HALUAN, edisi Rabu (20 Januari 2016)



posted by @Adimin

Sidak ke Pasar Indarung, Walikota Padang Masuk Selokan

Written By Anonymous on 13 November, 2015 | November 13, 2015

PADANG (12/11) - Walikota Padang Mahyeldi Dt Marajo melakukan inspeksi mendadak ke Pasar Indarung. Di sini, Walikota Padang masuk selokan dan membersihkan sampah yang menumpuk di dalam selokan tersebut. “Siapa yang membuang sampah ke dalam ini? Sampah ini bisa menjadi penyebab banjir,” tanya Walikota kepada pedagang yang berjualan di dekat selokan tersebut.
Melihat kondisi tersebut, Walikota langsung turun ke beberapa selokan yang dijadikan para pedagang untuk membuang sampah dagangannya. Ia mengeluarkan sampah yang telah menumpuk tersebut. Walikota kembali menegaskan, jika pedagang masih saja membuang sampah ke selokan akan dilarang berjualan di sekitar lokasi itu lagi.
“Ini tak bisa dibiarkan, pedagang harus bertanggung jawab dengan sampahnya. Banjir yang terjadi adalah karena kita tidak peduli dengan lingkungan sekitar. Mari kita sama-sama menjaga agar sampah yang dihasilkan tak mengganggu lingkungan," ujar beliau.
Dikatakan Walikota, permasalahan sampah di pasar menjadi tanggung jawab petugas pasar dan lurah setempat. Barang dagangan yang ada sampahnya harus dikumpulkan dan dimasukkan ke dalam karung, tidak dibuang keselokan karena akan menjadi penyebab banjir.
Ia mengatakan, semua pihak perlu saling mengingatkan. Sebab melihat kondisi saat ini, sangat penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan. Pemerintah Kota Padang per 1 Januari 2015 mulai efektif menerapkan peraturan daerah (Perda) Nomor 12 Tahun 2012 tentang Sampah.
"Bagi yang melanggar dan membuang sampah sembarangan di Kota Padang, diberikan sanksi maksimal Rp 5 juta atau denda tiga bulan kurungan. Kita perlu saling mengingatkan. Termasuk soal sampah yang ada di pasar ini, jika tidak maka banjir ini akan selalu menghantui kita,” ungkapnya.
Peninjauan Pasar Indarung dilakukan disela-sela mengunjungi lokasi banjir dan longsor di Batu Gadang. Dalam kesempatan itu, Walikota didampingi Kepala BPBD Damkar Kota Padang Dedi Henidal, Camat Lubuk Kilangan Syafwan dan Kabag Humas dan Protokol Pemko Padang Mursalim.(Charlie / Yurizal / Tafrizal / Mursalim)

posted by @Adimin

Walikota Padang Tinjau Lokasi Longsor dan Banjir

PADANG – Rasa empati kepada warganya kembali ditunjukkan Walikota Padang H. Mahyeldi Dt Marajo. Musibah longsor dan banjir yang melanda Kota Padang, Rabu (11/11) malam membuat Walikota Padang yang sedang dinas di Jakarta langsung bertolak ke Padang.
Kamis (12/11) pagi, Walikota Padang langsung menuju lokasi yang terkena longsor dan banjir. Sekitar pukul 08.30 Wib, Mahyeldi sampai di Batu Gadang, Indarung, Kecamatan Lubuk Kilangan. Di sini Walikota melihat langsung korban longsor dan meninjau langsung penyebab longsor.
Walikota menyebut penyebab terjadinya longsor di daerah itu karena landainya kontur tebing dan ‘gundulnya’ di bagian atas tebing tersebut. Sehingga begitu hujan datang tanah tersebut turun dan langsung menghantam rumah, tempat ibadah dan mushalla.
“Saat diperiksa ke bagian atas tebing, pohon banyak ditebang dan dikuliti hingga mati, sedangkan di bagian bawah mereka rapikan dengan menambah tanah. Sebetulnya terjadinya longsor dan banjir karena penggundulan dan lainnya,” kata Wako.
Topografi tanah di Kota Padang memang cukup labil, curah hujan juga cukup tinggi. Karena itu Walikota Padang mengimbau kepada masyarakat untuk tidak memotong kayu dan pembalakan hutan. Walikota juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada dengan tingginya curah hujan yang diprediksi hingga akhir Desember.
Sementara itu, berdasarkan data yang diperoleh dari Camat Lubuk Kilangan Syafwan menyebut bencana longsor di Batu Gadang, Kecamatan Lubuk Kilangan, sebanyak dua rumah dihondoh longsor. Di dua rumah itu terdapat tiga Kepala Keluarga (KK) yakni Andi (29) bersama isteri dan dua anak. Kemudian Apriadi (31) beserta isteri dan dua anak. Serta Rosni (60) beserta tiga anak. Selain menghondoh dua rumah, longsor juga melanyau mushalla dan Sekolah Dasar (SD) 13 Batu Gadang.
“Korban longsor sudah diamankan ke rumah yang berada di dekat Kantor Lurah. Bantuan juga sudah diberikan,” ujar Syafwan.
Setelah itu, Walikota bertolak menuju Kampung Baru, Kecamatan Lubuak Bagaluang. Di sini Walikota juga melihat langsung rumah warga yang terendam banjir. Tidak hanya itu, Walikota juga menyambangi Batuang Taba XX, Kecamatan Lubuak Bagaluang. Di sini, Walikota juga melihat langsung rumah warga yang terendam banjir. Sebanyak 18 KK di lokasi ini terpaksa diungsikan.
Camat Lubuak Bagaluang Ances Kurniawan mengatakan sejumlah warga dilanyau banjir pada Rabu malam itu. Di Kelurahan Banuaran, 70 rumah terendam banjir. Sebanyak 425 jiwa dari 85 KK diungsikan ke SD 32. Di Kelurahan Parak Laweh, tujuh rumah dengan penghuni 30 jiwa ikut terendam.
Di Kelurahan Kampung Baru cukup parah lagi. Di sini, dua rumah hanyut terbawa air bah. Akan tetapi beruntung tidak ada korban jiwa. Sedangkan di Kelurahan Tanjung Saba, rumah yang dihuni 20 jiwa ikut terendam. Dan di Kelurahan Gurun Lawas, 41 KK menjadi korban banjir.
“Di kelurahan Batuang Taba sebanyak 18 KK yang diantaranya terdapat tiga ibu hamil dan 13 balita diungsikan ke SD 24,” tukas Ances.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja Kota Padang Frisdawati Boer menyebut bantuan telah disebarkan ke tempat korban banjir dan longsor. Bantuan itu diantaranya perlatan masak, peralatan bayi, beras, panic dan kebutuhan lainnya.
“Untuk bantuan lain kita hitung dulu dan sesuaikan dengan kebutuhan masyarakat,” sebut Frisdawati.
Hingga berita ini diturunkan belum bisa dipastikan berapa jumlah kerugian akibat bencana banjir dan longsor. Kepala BPBD-PK Dedi Henidal mengatakan pihaknya belum bisa memastikan berapa kerugian akibat banjir dan longsor. Namun pihaknya hanya bisa menaksir kerugian sementara di atas Rp 1 miliar.(Charlie / Yurizal / Tafrizal / Mursalim)


posted by @Adimin

Pemerintah Harus Investigasi Beredarnya Beras Impor Ilegal

Written By Anonymous on 12 November, 2015 | November 12, 2015

JAKARTA (11/11) – Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PKS Rofi Munawar meminta pemerintah serius melakukan investigasi terhadap beredarnya beras impor asal Vietnam yang masuk dan beredar secara ilegal di Sumatera. Jika tidak ada respon yang baik dari pemerintah, dipastikan beras ilegal ini akan membanjiri sentra-sentra beras utama di Sumatera.
“Sejatinya temuan beras Vietnam ilegal ini sudah diketahui pemerintah dan bulog sejak lama, namun mereka seakan enggan melakukan investigasi terhadap masalah ini. Jika saja ada keseriusan pemerintah, tentu saja masalah tata niaga beras tidak akan berlarut–larut,” kata Rofi di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (11/11).
Kepala Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) Divisi Regional Jambi Laode Amijaya Kamaludin menyebutkan beras Vietnam ilegal yang masuk ke Indonesia mencapai 4 juta ton per tahun. Beras Vietnam ini ilegal karena importasinya tidak dilakukan oleh Perum Bulog dan tidak tercatat di Badan Pusat Statistik (BPS).
Situasi ini ditegaskan oleh peneliti beras dari Universitas Cantho Vietnam yang menyebutkan produksi beras Vietnam mengalami surplus 6-7 juta ton per tahun. Kelebihan produksi tersebut diserap oleh Cina sebanyak 2 juta ton, Indonesia 1-1,5 juta ton, dan Filipina 0,5-1 juta ton.
“Pemerintah menegaskan tidak akan melakukan importasi beras di Tahun 2015, namun dalam perkembangannya wacana impor datang silih berganti dari pihak pemerintah sendiri. Sejalan dengan itu, proses audit kebutuhan data beras nasional tidak kunjung sinkron antara kementerian teknis, otoritas data, dan konsumen,” kata Rofi.
Politisi PKS ini menyatakan keberadaan beras impor ilegal telah meresahkan petani lokal karena komoditas ini harganya lebih murah, mudah disamarkan, dan sulit dideteksi perbedaannya dengan beras lokal. Melihat kondisi tersebut, ia menyarankan pemerintah untuk melakukan hal-hal berikut.
Pertama, secara teknis melakukan verifikasi dan identifikasi pintu-pintu masuk tidak resmi yang seringkali dijadikan tempat masuk beras impor ilegal. Kedua, penguatan regulasi dengan membangun sistem koordinasi yang efisien antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah, Bulog dan aparat penegak hukum berbasis real time dan terintegrasi. Ketiga, penegakan hukum yang serius terhadap pelaku penyeludupan beras ilegal baik secara administratif maupun hukum positif agar mampu memberikan efek jera.
“Keberadaan beras impor ilegal dikhawatirkan menjadi salah satu basis data pemerintah terkait kesediaan cadangan beras nasional. Apa yang kita anggap beras lokal ternyata campuran beras impor ilegal, hal ini perlu diversifikasi secara serius,” kata legislator dari daerah pemilihan (dapil) Jawa Timur VII yang meliputi Kabupaten Pacitan, Ponorogo, Trenggalek, Magetan, dan Ngawi ini. [pks.id]
Sumber: Humas Fraksi PKS DPR RI

posted by @Adimin

Pantai Padang Semakin Rancak Tanpa Lapak-Lapak

Written By Anonymous on 07 November, 2015 | November 07, 2015

PADANG- Mulai sekarang dan seterusnya, kawasan Pantai Padang sebelah barat Danau Cimpago, Purus, telah bebas dari lapak-lapak pedagang yang semrawut. Pasalnya, ratusan personil Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dibantu Kepolisian dan TNI membongkar puluhan lapak-lapak di kawasan itu, Kamis (5/11). Pedagang juga dibantu memindahkan barang-barang mereka ke lokasi Lapau Panjang Cimpago (LPC) yang disediakan Pemerintah Kota Padang untuk menampung para pedagang yang selama ini berdagang di bibir pantai.
Menurut Walikota Padang H. Mahyeldi Dt. Marajo, pemindahan pedagang ke LPC dilakukan guna penataan Pantai Padang . ‘’Jika selama ini keberadaan lapak di bibir pantai menutupi pemandangan pengunjung ke laut lepas, sekarang pedagang lebih nyaman menikmati pemandangan Pantai Padang yang indah,’’ kata Mahyeldi.
Walikota Mahyeldi menambahkan, pembangunan LPC yang merupakan bantuan dari sejumlah perusahaan dan perbankan di Kota Padang disediakan bagi pedagang tersebut. Ada 11 blok yang terdiri dari 110 petak yang bias menampung 110 pedagang. ‘’Saat ini pembangunannya sudah hampir selesai semua dan sudah bisa ditempati pedagang. Tinggal 1 blok lagi yang dalam rencana pembangunan pada 2016 nanti,’’ imbuh Wako.
Ia berharap, dengan tidak ada lagi lapak-lapak di sepanjang bibir pantai tersebut akan membuat obyek wisata ini menjadi nyaman dikunjungi oleh keluarga baik dari Kota Padang sendiri maupun wisatawan dari luar. ‘’Kita merancang kawasan Pantai Padang sebagai lokasi wisata keluarga, untuk itu penataannya harus lebih mengacu pada konsep yang baik. Ada lokasi kuliner, jogging track dan olah raga lainnya,’’ sebutnya.
Lebih lanjut dikatakan, pada 2016 nanti akan dilanjutkan penataan Pantai Padang yang merupakan bagian dari konsep Kawasan Wisata Terpadu (KWT). ‘’Nantinya di sebelah pantai akan dibangun jalur baru sebagai akses jalan yang lebih baik,’’ kata Wako.
Terkait pembongkaran yang dilakukan siang ini, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Kadisbudpar) Kota Padang Medi Iswandi mengatakan, penertiban ini sudah dibicarakan dengan pedagang sehingga tidak ada lagi penolakan dari pedagang.
‘’Kendati demikian kita tetap mengantisipasi supaya tidak timbul penolakan yang disebabkan adanya oknum yang mencoba memprovokasi pedagang. Sebab, masih ada sebagian pedagang yang tidak merasa diakomodir lantaran sebelumnya mereka merupakan pedagang yang tidak termasuk daftar Disbudpar. Sedangkan pedagang yang sebelumnya merupakan pemilik tenda ceper, kita minta untuk berkomitmen dan terlebih dulu dibina agar tidak membuka praktik-praktik yang tidak benar,’’ ujar Kadis.
Ia cukup puas dengan penertiban yang dilaksanakan karena berhasil mengosongkan kawasan pantai dari bangunan-bangunan. Pada penertiban ini juga turun Camat Padang Barat Arfian dan Muspika serta Lurah Purus Salman. (DU-HumasKotaPadang)

posted by @Adimin

Masyarakat Antusias Ikuti Program Keterampilan DPC PKS Nanggalo

Written By Anonymous on 22 May, 2015 | May 22, 2015


Padang, (22/5) - Bidang Perempuan (bidpuan) Dewan Pimpinan cabang (DPC) PKS Kecamatan Nanggalo membuat program kreatif berbasis keterampilan untuk masyarakat. Program tersebut adalah mengolah koran bekas menjadi kerajinan yang bernilai ekonomi. 

Pengurus Bidpuan DPC PKS Nanggalo, rusdawati, menjelaskan bahwa program keterampilan mengolah koran bekas ini mendapat sambutan yang baik di hati masyarakat. Hal tersebut tampak saat bidpuan PKS melakukan pelatihan buat ibu-ibu dan remaja, ahad (17/5) lalu," terangnya.

"Ibu-ibu sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut, tak kurang dari 30 orang ikut serta. Dari pelatihan kemarin, peserta sudah menghasilkan kerajinan berupa tempat tisu dan pot bunga," lanjutnya.

“Harapan para peserta kegiatan ini harus tetap diadakan, bahkan pesera yang ikut kemarin menyatakan akan ingin ikut kembali dalam program keterampilan yang diadakan oleh bidpuan DPC," kata bu ida.

"Target bidpuan kedepan adanya rumah produksi dari hasil keterampilan ibu-ibu tersebut. Dengan adanya rumah tersebut bidpuan akan lebih mudah dalam mendistribusikan hasil barang kreatifitas ibu-ibu ke konsumen," tambahnya.

"Kegiatan bidpuan ini akan terus berlanjut setiap bulannya, tepatnya pada minggu kedua. Berbagai pelatihan keterampilan akan kita berikan untuk masyarakat demi menunjang kebutuhan ekonomi keluarga," ia menuturkan. [humas]


posted by @Adimin

DPC PKS Nanggalo Luncurkan Program Beras Murah

Written By Anonymous on 21 May, 2015 | May 21, 2015


PADANG (21/5) – Bidang Perempuan (Bidpuan) Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKS Kecamatan Nanggalo meluncurkan Program Beras Murah untuk warga kurang mampu. Pengurus Bidpuan PKS Nanggalo, Rusdawati menyampaikan hal ini di Kota Padang, Sumatera Barat, Kamis (21/5).

Rusdawati memaparkan Program Beras Murah sudah berjalan tiga kali. Setiap hari para kader di Nanggalo diminta menyisihkan satu genggam beras yang akan dimasak per hari. Beras-beras tersebut dikumpulkan setiap akhir bulan.

“Ahad (17/5) lalu Bidpuan PKS Nanggalo kembali menyalurkan hasil dari beras yang dikumpulkan kepada warga kurang mampu. Beras sebanyak 250 kilogram berhasil dikumpulkan oleh Kader PKS Nanggalo dan dijual murah kepada masyarakat,” katanya.

Setiap satu orang warga, lanjut Rusdawati, mendapat satu buah kupon. Dengan kupon tersebut, warga bisa membawa pulang beras sebanyak 3 kilogram dengan harga cukup murah, yakni sebesar Rp10.000. Sedangkan di pasaran harga beras bisa mencapai Rp40.000-50.000.

“Program Beras Murah ini akan tetap berlanjut setiap bulan. Kedepannya pengumpulan beras tidak hanya bersumber dari kader saja, PKS Nanggalo juga membuka peluang bagi yang ingin berinvestasi, yaitu bisa ikut dalam program kemasyarakatan ini,” pungkasnya.[humas]


posted by @Adimin

Walikota Apresisasi DPRD Padang, "Menelurkan 31 Rekomendasi LPKJ 2014."

Written By Anonymous on 20 May, 2015 | May 20, 2015


PADANG.-Setelah memparipurnakan secara internal penyampaian Pansus LKPJ Walikota 2014 Senin ( 18/5) kemaren. Anggota DPRD kota Padang Selasa ( 19/5) kembali melakukan rapat paripurna rekomendasi DPRD Padang terhadap laporan keterangan pertanggungjawaban( LKPJ) Walikota 2014.

Rapat yang pimpin Wakil ketua DPRD kota Asrizal juga hadiri Ketua DPRD Padang Erisman, Wakil Ketua DPRD Wahyu Iramana Putra dan Wakil ketua DPRD Muhidi serta Walikota Padang Mahyeldi berjalan tertip.

Wakil Ketua DPRD kota Padang Wahyu Iramana Putra usai rapat paripurna mengatakan, mesti kepemimpinan Walikota Mahyeldi dan Wakil Walikota Emzalmi masih setahun berjalan LKPJ nya sudah kita terima.

Namun koreksi yang ada belum kita berikan tujuan agar Walikota tahu bahwa apa yang harus diperbaiki oleh SKPD yang ada.

‘’Yang menjadi temuan kami di DPRD selama ini adalah tidak adanya kordinasi SKPD –SKPD dengan legislatif, ‘’ujar Wahyu.

Dia juga menyayangkan rata- rata SKPD yang ada seperti Dinas Pasar Raya, Disperindagtamben, dinas Kelautan dan Kopereasi dan UKM,

semuanya menyentuh ekonomi , tetapi SKPD terkait itu tak menyentuh secara langsung kepeda usaha kecil menengah.

Menurut Wahyu lagi, rata- rata SKPD yang ada di dalam pencaipannya ternyata ternyata jago merealisasikan APBD yang ada, tapi mereka tidak terperensif mencari pendapatan lainnya,’’ padahal kita tahu kota Padang perlu PAD yang besar, ‘’ujar ketua DPD Golkar Padang.

Kita berharap dengan adanya 31 rekomendasi soal LKPJ Walikota 2014 kedepan hubungan antara Pemko dan Legislatif semakin harmonis serta menjalin komunikasi yang lebih baik lagi.

‘’ DPRD berpungsi sebagai legislatif, pengawas dan bajeting akan mensukseskan 10 pokok program Walikota dan Wakil Walikota sebab, jika Pemko sukses berarti DPRD juga ikut sukses, ‘’kata Wahyu .

Terkait 31 rekomendasi DPRD Padang terhadap laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) Walikota Padang tahun 2014, yang dimulai pelaporan pada 20 April lalu.

Walikota Padang Mahyeldi mengucapkan terimakasih kepada para anggota dewan. Pasalnya, pelaporan dalam pembahasan yang dibagi dalam empat kelompok panitia khusus (pansus), dilanjutkan dengan pembahasan bersama para SKPD serta dilakukan penyeimbang dengan kunjungan kerja ke beberapa daerah di luar Sumbar.

Dijelaskan Wako lagi,pelaporan ini pun berdasarkan dengan Undang-Undang Nomor 23 tahun 2014, dimana kepala daerah berkewajiban memberikan laporan pertanggungjawaban kepada DPRD.

"Maka Pemko berusaha maksimal melaksanakan ketentuan yang telah ditetapkan tersebut, dan menyampaikan laporan sesuai dengan peraturan sesuai ketentuannya," ungkap Mahyeldi.

‘’LKPJ ini juga memuat capaian RPJMD Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), sesuai dengan PP No 6 tahun 2008, terang Wako yang dilantik pada tanggal 13 Mei 2014 lalu.

Kita menyadari bahwa, pelaksanaan kegiatan untuk masyarakat masih dirasakan belum maksimal dalam pelaksanaannya. Dalam hal ini pemko mengharapkan masukan dari legislator untuk pembangunan ke arah lebih baik,

sehingga hal-hal yang telah dibahas dan terevaluasi tersebut hendaknya dapat memberi manfaat untuk masyarakat di masa akan datang.

Dengan laporan ini dapat menentukan arah kebijakan pembangunan dengan menggunakan anggaran tahun berikutnya, rekomendasi ini pun menjadi evaluasi kinerja Pemko oleh DPRD dan masyarakat.

Nantinya rekomendasi tersebut akan diteruskan ke seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemko Padang .

‘’ Saya berharap seluruh komponen tetap berkomitmen untuk memberikan yang terbaik untuk Kota Padang dalam pelaksanaan pembangunan, ‘’ajak Kader PKS ini. [Humas dan Protokol Kota Padang]


posted by @Adimin

Forsil DPC PKS Koto Tangah Ajak Pengurus Ranting Berwisata

Written By Anonymous on 18 May, 2015 | May 18, 2015


Padang, ahad (17/5) - Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKS Koto Tangah punya cara tersendiri dalam menjaga dan menyolidkan para pengurusnya. Hal itu dibuktikan dalam acara Forum Silaturahim (Forsil). Biasanya Forsil selalu diadakan di kantor DPC PKS dalam bentuk tausiyah-tausiyah penyemangat untuk seluruh pengurus ranting.

Namun ada yang berbeda dari Forsil yang dilakukan Ahad (17/5) kemarin, pengurus DPC mengajak seluruh Pengurus Ranting rihlah (berwisata) ke Pantai Gondoriah Pariaman. Acara ini tidak dihadiri oleh pengurus saja, tapi juga mengajak anggota keluarga turut serta.

Untuk berangkat ke lokasi, panitia menyewa dua buah bus. Para peserta berangkat dari tabing pukul 08:30 wib.

Acara ini di buka oleh aleg Padang dari dapil Koto Tangah yang sekaligus ketua Fraksi PKS Padang Muharlion, S.Pd. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa acara ini bertujuan untuk memperat tali silaturahim antar pengurus ranting dan menyegarkan jiwa untuk menyambut datangnya bulan suci ramadhan. 
Beliau juga berpesan terkhusus bagi ibu-ibu agar melunasi hutang puasa ramadhan, karena bulan puasa sudah semakin dekat. [humas]

-------------
keterangan foto:
Ketua Fraksi PKS yang juga kader DPC PKS Koto Tangah, Muharlion, S.Pd memberikan arahan sekaligus membuka acara Rihlah (berwisata) pengurus ranting PKS se-Kec. Koto Tangah di masjid Nurul Bahari kawasan objek wisata pantai gandoriah Kota Pariaman, ahad (17/5). 

posted by @Adimin

Asyiknya Rihlah BidPuan PKS ke Pantai Carocok Painan

Written By Anonymous on 15 May, 2015 | May 15, 2015


Padang, kamis (14/5) – Bidang Perempuan (BidPuan) PKS Padang menggelar acara rihlah di pantai carocok, Painan. Kegiatan ini bertepatan dengan hari libur, kamis (14/4)  kemarin. Seluruh pengurus BidPuan beserta anggota keluarga turut serta dalam acara rihlah tersebut.

Kegiatan rihlah ini sebagai ajang silaturahim antar keluarga dan sarana memperat ukhuwah, sekaligus juga refresing untuk membangun energi  untuk kegiatan kedepan agar lebih semangat,” katanya kepada Humas PKS Padang, jumat (15/5).

“Hari ini Bidpuan PKS Padang mengadakan rihlah bersama seluruh anggota keluarga ke pantai carokok di Painan,” katanya.

“Kegiatan ini sebenarnya sudah di rencakanan jauh hari, kita di Bidpuan ingin mengadakan rihlah pengurus beserta anggota keluarga.Alhamdulillah hari ini bisa kita angkatkan kegiatan tersebut, kebetulan bertepatan juga dengan hari libur. Hampir seluruh anggota Bidpuan hadir dalam kegiatan ini,” lanjutnya.

“Sebanyak 31 orang mengikuti kegiatan ini. Kita berangkat dari Padang sekitar jam 08:30 wib, semua peserta berkumpul di DPD PKS Padang. Sampai di pantai carocok Painan semua peserta berkumpul bersama, lalu diadakan acara ta’aruf (berkenalan) antar keluarga. Meski sebenarnya sudah saling kenal antar pengurus, acara ta’aruf ini sangat penting untuk penanaman nilai kepada anak-anak,” tambahnya.


“Selama di Pantai carocok seluruh peserta menikmati berbagai macam wahana wisata yang ada disana, seperti: Flying Fox, berenang, bermain pasir (buat anak-anak) dan main bola antar keluarga. Kegiatan rihlah  Bidpuan ini di tutup dengan makan bersama dan saling tukar kado antar keluarga,” tutup Rona Rossa. [humas]


posted by @Adimin

Bidpuan PKS Padang Latih IRT Membuat Puding Layak Jual

Written By Anonymous on 27 April, 2015 | April 27, 2015


Padang - Puding adalah salah satu hidangan pencuci mulut yang terkenal di dunia. Citarasanya yang segar dengan tekstur yang lembut membuat puding selalu disukai semua orang. Puding juga bisa sebagai usaha yang bisa menghasilkan uang bagi ibu-ibu rumah tangga karena membuatnya terbilang cukup mudah.

Salah satu puding tersebut adalah jelly art, meski terbilang mudah membuatnya, namun butuh keseriusan, keuletan dan kreatifitas agar Jelly art bisa layak di jual dipasaran.      

Ahad (26/4) Bidang perempuan (Bidpuan) PKS mengangkatkan kegiatan pelatihan Jelly Art tersebut. Pesertanya adalah utusan pengurus Pos Ekonomi Ketahanan Keluarga (EKA) dari seluruh kecamatan di Padang.

Ibu-ibu Pos EKA di latih membuat Jelly Art yang layak jual. Bidpuan PKS melihat peluang usaha ini sangat menjanjikan dan bisa menghasilkan omset yang besar.

Ketua panitia acara Srinoputri mengatakan, kegiatan ini sebagai modal bagi Pos EKA di Kecamatan untuk bisa menjadi penggerak bersama kelompoknya menjalankan usaha ini secara bersama.

“Acara hari ini sebagai modal bagi ibu-ibu Pos EKA di Kecamatan untuk bisa menjadi penggerak bersama kelompoknya,” katanya.

“Jika ibu-ibu serius, usaha ini bisa menghasilkan omset yang besar,” lanjutnya.

Sri juga menambahkan selain untuk usaha kelompok Pos EKA, Ibu-ibu yang mengikuti pelatihan ini juga sebagai instruktur untuk mengajarkan kepada masyarakat dalam pembuatan jelly art. [humas PKS Padang]


posted by @Adimin

Bidpuan PKS Padang Bentuk Fans Club Anak Kader

Written By Anonymous on 23 April, 2015 | April 23, 2015



Padang, Ahad (19/4) - Anak-anak ini tampak terampil, penuh semangat dan begitu senang saat mengolah bahan-bahan makanan ini menjadi makanan yang siap disantap. Mereka adalah kader cilik, anak-anak kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Padang yang tergabung dalam cooking class anak kader.

Setiap bulan pada pekan ketiga di hari ahad, anak-anak ini akan berkumpul bersama dalam kegiatan yang berbeda-beda, mereka tergabung dalam Fans Club anak kader. Kegiatan ini di bawah komando Bidang Perempuan (Bidpuan) PKS Padang.

Ketua Bidpuan PKS Rona Rossa, S.S mengatakan kegiatan ini sebagai ajang silaturrahim kader cilik PKS, ajang peningkatan kreatifitas kader cilik dan penanaman keislaman sejak dini.

"Kita di Bidpuan PKS membuat Fans Club anak kader, tujuannya adalah sebagai ajang silaturrahim kader cilik PKS, ajang peningkatan kreatifitas kader cilik dan penanaman keislaman sejak dini," katanya.

"Selain itu Fans club anak kader juga sebagai sarana agar para anak kader bisa mendukung dakwah Abi dan Umminya sebagai pelanjut estafet dakwah kedepan," lanjutnya.

"Kegiatan hari ini merupakan pertemuan perdana anak kader, hari ini yang kita angkat adalah cooking class membuat pizza. Jumlah anak kader yang hadir hari ini berjumlah 40 orang," tambahnya.

"Mereka akan di pandu oleh pemateri yang handal dalam setiap pertemuannya, semua pemateri juga dari kader PKS. Banyak hal yang dilakukan di Fans Club anak kader ini, saat ini kita adakan cooking class. Kedepannya juga akan ada berbabagai macam kegiatan seperti enterprenour ship, tahfizh class, buka bersama bareng dan pandu cilik," terang ketua Bidpuan. [huma PKS Padang]


posted by @Adimin

Tingkatkan Ekonomi Keluarga, Pos EKA Latansa Latih IRT Bikin Fried Chicken

Written By Anonymous on 18 April, 2015 | April 18, 2015


Padang, Jum’at (17/4) – Pos Ekonomi Keluarga (EKA) Latansa Belimbing adakan pelatihan buat ibu-ibu rumah tangga (IRT) membuat Fried Chicken (FC). Pelatihan ini diberikan dalam pertemuan bulanan di rumah Ibu Yayan di Jl. Manggis Kec. Kuranji.

Dalam pertemuan tersebut Ibu-ibu yang mengikuti pelatihan di tuntut untuk bisa membuat masakan fried chicken yang layak untuk dijual dengan tujuan untuk dijadikan sebagai peluang usaha yang dapat membantu perekonomian keluarga.

Tidak kurang dari tiga puluh orang IRT mengikuti pelatihan yang dimulai dari pukul 14:00 wib. Pos EKA yang dikelola oleh Ibu Nelly, Ibu Yayan Mulyani dan Ibu Endang ini sudah baik dalam mengelola Pos EKA yang di pimpinnya.

Saat ini Pos EKA Latansa sudah punya dana kas sosial. Tidak hanya itu, Pos EKA ini telah memiliki koperasi simpan pinjam yang simpanannya telah mampu memberikan modal usaha kepada para anggotanya.

Pos EKA Latansa melakukan kegiatan dalam setiap bulannya bervariasi. Contohnya pengajian, penyuluhan kesehatan dan lingkungan, keluarga dan pendidikan anak, keterampilan dan lain-lain. 

Pos EKA adalah pos ekonomi keluarga yang di bentuk oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di bawah Bidang Perempuan (BidPuan). Tujuan dibentuk Pos EKA adalah untuk membantu perekonomian keluarga menjadi lebih baik. [humas]


posted by @Adimin

Pesan

More on this category »

Popular Post

 
Support : Creating Web | PKS Padang | Mas Temp
Copyright © 2011. PKS KOTA PADANG - All Rights Reserved
Template Created by PKS Padang Published by Mas Temp
Proudly powered by Blogger