Powered by Blogger.
Humas PKS Ikuti Worshop Jurnalistik Pada Rapat Koordinasi
Humas PKS se-Sumatera Barat melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) yang berlangsung pada tanggal 4 - 6 November 2022 di Padang, Senin (5/11) ...
Search This Blog
Latest Post
Showing posts with label Pilkada. Show all posts
Showing posts with label Pilkada. Show all posts
March 11, 2014
posted by @Adimin
MAHYELDI EMZALMI menangkan pilkada Kota Padang putaran kedua
Written By Sjam Deddy on 11 March, 2014 | March 11, 2014
pkspadang.com : Alhamdulillah, hasil rapat pleno KPU kota Padang, terkait rekapitulasi suara pilkada kota Padang. KPU menetapkan pasangan no 10 MAHYELDI-EMZALMI memenangkan pilkada kota Padang putaran kedua dengan perolehan suara pasangan No 3 147.166 suara dan pasangan No 10 MAHYELDI-EMZALMI 148.864 suara.
Meskipun dengan berbagai macam keberatan yang diajukan oleh saksi pasangan no 3. Tetapi KPU Kota padang tetap menetapkan (dengan berbagai pertimbangan) bahwa pemenang pilkada putaran kedua ini adalah pasangan no 10 MAHYELDI-EMZALMI
Meskipun dengan berbagai macam keberatan yang diajukan oleh saksi pasangan no 3. Tetapi KPU Kota padang tetap menetapkan (dengan berbagai pertimbangan) bahwa pemenang pilkada putaran kedua ini adalah pasangan no 10 MAHYELDI-EMZALMI
posted by @Adimin
Label:
Pilkada,
SLIDER,
TOPIK PILIHAN
March 05, 2014
posted by @Adimin
MAHYELDI MENANGKAN PILKADA PADANG
Written By Sjam Deddy on 05 March, 2014 | March 05, 2014
Setelah
masyarakat/warga kota Padang menggunakan hak pilihnya sejak tadi pagi, dan
penyelenggara Pilkada ditingkat TPS juga sudah bekerja secara maksimal. Tim
Mahyeldi-Emzalmi telah melakukan penghitungan
secara quic count dan real count berbasis C1. Berdasarkan hasil
penghitungan tersebut didapatkan data Kandidat nomor 3 (Deje) mendapatkan suara
sebanayak 147.270 suara /49,71% dan Mahem mendapatkan suara sebanyak 148.997 suara /50,29%
Dengan
telah selesainya penghitungan tersebut, maka izinkanlah kami menyampaikan
ucapan terimakasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada semua warga kota
Padang dan semua penyeleggara pilkada putaran kedua ini. Besarnya suara yang
diberikan kepada kami adalah bukti nyata keinginan masyarakat yang sesuai/cocok
dengan harapan dan program yang kami tawarkan. Maka sejatinya kemenangan ini
adalah kemenangan masyarakat warga kota. Adapun kami tidak lebih dari
orang-orang yang diberikan amanah tapi pada akhirnya menjadi pelayan bagi semua masyarakat dan warga kota. Oleh
karenanya kami menghimbau kepada pihak
kepolisian, panitia penyelengggara ditingkat keurahan, kecamatan dan kota , rekan-rekan
wartawan media masa dan elektonik serta
masyarakat luas, agar kiranya sama-sama
menjaga kondisi keamanan, mengawal
penghintungan suara sampai akhir, sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak
kita inginkan.
Kami
Mahyeldi-Emzalmi juga menyadari bahwa amanah ini sangatlah berat, tetapi kami
meyakini bahwa dengan semangat kebersamaan,
kita bisa bangkit dan memperbaiki Kota Padang sesuai dengan Visi dan Misi serta
program yang kami usung. Mohon kami dikawal, berikan masukan dan jangan sungkan
untuk menegur kami, jika ada kekeliruan dan pelanggaran yang kami lakukan.
Kepada
saudara kami Desri Ayunda dan Jammes Hellyward kami juga mengucapkan apresiasi
dan penghargaan yang setinggi-tingginya.
Tanpa keterlibatan saudara berdua dan tim, tentunya Pilkada yang kita
laksanakan akan terasa hambar. Kamipun juga menghaturkan permohonan maaf yang
sebesar-besarnya kepada semua warga kota, jika dalam proses kampanye sebelumnya
terdapat kekhilafan dan kelalaian kami dalam menjaring aspirasi dan masukan
masyarakat. Kepada Tim Mahem, relawan, simpul simpul masa di semua kini, kami
juga juga menghimbau untuk tidak lengah, tuntaskan kerja-kerja kita yang masih
terbengkalai dan jangan sampai lupa diri, apalagi merasa sudah menang, sehingga
yang muncul eforia dan pelanggaran. Kita semua adalah badunsanak, kemenangan
kita adalah kemenangan warga kota Padang, maka yang perlu kita lakukan adalah
bersyukur kepada Allah, karena sudah terpilih pemimpin kota Padang untuk 5
tahun kedepan dengan proses yang damai dan lancar.
Selamat
untuk warga kota Padang, tim Mahem, Deje, Penyelenggara Pemilu dan kita semua.
Dari sini kita mulai pembangunan, mewujudkan kota Padang yang lebih
baik, untuk kesejahteraan kita semua, kita kejar ketertinggalan dengan
semangat kebersamaan.
Mahyeldi
- Emzalmi
posted by @Adimin
Label:
Pilkada,
TOPIK PILIHAN
January 08, 2014
posted by @Adimin
Mahyeldi Dalam Perang Khandaq Pilkada Padang
Written By Sjam Deddy on 08 January, 2014 | January 08, 2014
Sepuluh ribu pasukan dari
kabilah-kabilah berhimpun dalam sebuah koalisi, saling dukung mendukung.
Kabilah-kabilah itu awalnya sering tidak rukun, bertengkar sesamanya
bahkan ada yang saling bunuh, tapi hari itu mereka berkumpul
mengelilingi Kota Madinah untuk sebuah tujuan yang sama.
Mengakhiri
kisah Muhammad dan pengikutnya.
Madinah tentu belum membayangkan kondisi ini sebelumnya, lalu Salman
Al-Farisi mengusulkan menggali parit besar di sekeliling Kota Madinah
untuk menghadapi pasukan musuh. Rasulullah menyetujui ide itu bahkan
Beliau pulalah yang membuat peta penggalian. Semua turun bekerja
menggali parit. Tapi ketakutan sebagian sahabat tetap ada sebagaimana
tergambar dalam Al-Quran.
“(Yaitu) ketika mereka
datang kepadamu dari atas dan dari bawahmu, dan ketika tidak tetap lagi
penglihatan(mu) dan hatimu naik menyesak sampai ke tenggorokan dan kamu
berprasangka yang bukan-bukan terhadap Allah” (Al Ahzab: 10)
Saya seakan melihat hal yang sama dengan Pilkada Kota Padang putaran
kedua yang menyisakan pasangan Mahyeldi-Emzalmi (PKS-PPP) dan Desri
Ayunda-James Hellyward (Independen). Seakan ini adalah Perang Khandaq
bagi Mahyeldi-Emzalmi, meski tidak sepenuhnya sama karena dalam perang
Khandaq pertarungan terjadi antara muslim dan kafir sementara di sini
seluruh peserta Pilkada sejak putaran pertama adalah muslim.
Namun berkoalisinya banyak partai untuk mendukung Desri-James pada
putaran kedua seolah seperti suasana “pengepungan” di Madinah dahulu.
Hari ini pasangan Desri-James telah mendapatkan dukungan tambahan dari
PDI-P, Hanura, PAN, PKPI dan Golkar. Partai-partai yang pada putaran
awal saling bertarung dengan memajukan jagoan masing-masing, kini
mendukung Desri-James. Saya tentu tidak tahu pasti apakah dukungan ini
karena pertimbangan logika atau logistik, yang jelas mereka sudah
bersatu mendukung Desri-James, pasangan yang maju melalui jalur
independen.
Dengan demikian Mahyeldi yang diusung PKS, kini harus berhadapan
dengan sebuah koalisi besar dari partai-partai besar. Sebuah
“pengepungan” yang bisa membuat takut dan meruntuhkan semangat. Namun
itu semua harus dihadapi dengan gagah, para kader PKS, tim sukses dan
para pendukung perlu mengambil kembali pelajaran dari perang Khandaq.
Menggali Parit
Pembangunan parit tidak pernah dikenal dalam ”kamus perang” orang
Arab. Mereka hanya mengenal teknik maju, mundur, gempur, atau lari. Maka
ketika pasukan koalisi melihat parit yang menganga lebar di antara
mereka dan Madinah, semua menjadi kaget dan bingung hendak berbuat apa.
Akhirnya mereka hanya duduk di tenda-tenda dan berfikir. Tidak ada
hasil.
Begitu dalam menghadapi Pilkada putaran kedua yang hanya beberapa
hari lagi, harus ada sebuah strategi yang belum pernah terpikirkan oleh
lawan. Strategi yang akan menjadi penentu kemenangan sebagaimana di
perang Khandaq. Karena sesungguhnya perang Khandaq bukanlah sepenuhnya
pertempuran kolosal di medan laga yang didominasi oleh hunusan pedang
dan tombak, tetapi Khandaq adalah perang strategi dan urat syaraf.
Kerja Keras
Setelah ide menggali parit disetujui Rasulullah maka para sahabat
langsung melaksanakannya. Dalam riwayat disebutkan bahwa setiap sepuluh
orang diwajibkan menggali parit sepanjang 40 meter (lebar 4,62 meter dan
dalam 3,234 meter). Dengan kerja keras dan kesungguhan mereka pun
berhasil menggali parit mencapai 5.544 meter.
Maka untuk meraih kemenangan setiap kader dan pendukung harus bekerja
keras sepenuh tenaga sampai batas akhir, sebagaimana dicontohkan para
prajurit Khandaq. Tidak boleh ada yang patah semangat dan menyerah
sebelum memasuki medan perang. Semua harus memberikan kontribusi
terbaiknya dalam hal apa saja untuk memperoleh kemenangan.
Optimis
Dalam perang Khandaq kita belajar tentang harapan yang tidak boleh
padam, apapun kondisinya. Dengarlah apa yang diucapkan oleh Rasulullah
saat memecahkan batu besar ketika menggali parit. Ucapan penuh
optimisme, padahal saat itu kondisinya benar-benar genting dan mencekam.
“Allahu Akbar, kunci-kunci Syam telah diberikan kepadaku, demi Allah aku tengah melihat istana-istananya yang kemerahan”
“Allahu Akbar, kunci-kunci Persia telah diberikan kepadaku, demi Allah aku tengah melihat istana kota berwarna putih”
“Allahu Akbar, kunci-kunci
Yaman telah diberikan pula kepadaku, demi Allah kini aku tengah melihat
pintu-pintu Kota Shan’a dari tempatku ini”
Maka penting bagi seluruh kader dan pendukung untuk terus bekerja dalam optimisme yang penuh akan sebuah kemenangan.
Berdoa
Dan doa tidak boleh terhenti. Teruslah memohon pertolongan kepada
Allah, sungguh pertolongan Allah itu sangat dekat. Sebagaimana
pertolongan itu telah turun di Perang Khandaq.
“Hai orang-orang yang
beriman, ingatlah akan nikmat Allah (yang telah dikaruniakan) kepadamu
ketika datang kepadamu tentara-tentara, lalu Kami kirimkan kepada mereka
angin topan dan tentara yang tidak dapat kamu melihatnya. Dan adalah
Allah Maha Melihat akan apa yang kamu kerjakan” (Al-Ahzab: 9)
Lalu sejarah mencatat, pasukan koalisi kembali pulang dalam keadaan
yang payah, kedinginan, kekurangan makanan dan tidak bersemangat. Dan
kemenangan menjadi nyata di pihak muslim Madinah.
Tapi bukan kekalahan itu saja yang patut dikhawatirkan oleh para
musuh. Mereka perlu tahu, ketika perang Khandaq usai Rasulullah
menyampaikan bahwa, “Setelah hari ini mereka tidak akan mendatangi kita
lagi, tapi kitalah yang mendatangi mereka”. Inilah kemenangan yang agung
dan titik tolak bahwa perang yang dijalani kaum muslim tak lagi perang
bertahan, tapi tampil ke depan untuk memusnahkan kebatilan menggantinya
dengan Islam yang lurus.
Dan jika kemenangan di Pilkada Kota Padang menjadi milik Mahyeldi,
maka semoga ini juga menjadi tanda bahwa Gelombang Ketiga itu telah
dimulai.
Adrian Fetriskha, SH.
Sumber: http://www.dakwatuna.com/2014/01/07/44429/mahyeldi-dalam-perang-khandaq-pilkada-padang/#ixzz2pmDsKEaJ
posted by @Adimin
December 10, 2013
posted by @Adimin
Warga Muhammadiyah Pilih Mahyeldi-Emzalmi, untuk Pilkada putaran II
Written By Sjam Deddy on 10 December, 2013 | December 10, 2013
Pengurus berikut
kader Muhammadiyah se-Kota Padang, mendukung pasangan calon nomor urut 10,
Mahyeldi-Emzalmi sebagai kepala daerah Kota Padang pada pemilu kepala daerah
(pilkada) putaran II nanti. Muhammadiyah tak sekedar mendukung, tapi ikut
memperjuangkan paslon yang diusung PKS-PPP ini.
“Di Muhammadiyah, setiap
anggotanya merdeka untuk menggunakan hak pilih, baik itu di pemilu maupun
pilkada. Tak ad aturan yang mewajibkan, kader Muhammadiyah juga harus memilih
calon dengan latar belakang Muhammadiyah pula,” ungkap Wakil Ketua PD
Muhammadiyah Padang, H. Mansyur Anwar, di Puti Bungsu Room Edotel SMK 6 Padang,
sabtu (7/11) lalu.
Pernyataan ini disampaikan
Mansyur Anwar, saat deklarasi dukungan PD Muhammadiyah Padang kepada pasangan
calon (Paslon) Mahyeldi-Emzalmi. Hadir dalam kesempatan itu, pengurus dan
pimpinan Muhammadiyah dari 11 kecamatan di Kota Padang dan sejumlah badan
otonom serta organisasi perempuannya.
Juga hadir Muharlion, ketua
Tim Pemenangan Mahyeldi-Emzalmi. Pengurus PKS Padang dan Sumbar juga tampak di
deklarasi itu, seperti Muhidi (ketua DPD PKS Padang), Budiman Dt Malano Garang
(pengurus DPW PKS Sumbar), Nursalim (pengurus DPD PKS Padang) dan lainnya.
Dikesempatan itu, PD
Muhammadiyah Padang juga menyatakan peryataan sikap yang ditujukan kepada warga
Muhammadiyah, penyelenggra pemilu (KPU dan Panwaslu beserta jajaran di
bawahnya-red) serta warga Padang secara umumnya.
“Al Quran menghajarkan, memilih pemimpin yang paling baik itu adalah
orang yang paling paham agama. Hal itu ada pada pasangan Mahyeldi-Emzalmi. Karenanya,
memilih Mahyeldi-Emzalmi adalah pilihan yang tepat bagi warga Muhammadiyah di
Pilkada putaran II nanti,” kata Mansyur yang juga mengingatkanpenyelenggara, melaksanakan
pilkada secara jujur, fair dan
berkeadilan.
Sementara, pengurus Aisyiah
Ampang, Andrina Rosa mengungkapkan, Mahyeldi adalah seoarang penasehat PD
Muhammadiyah. Dua partai yang mengusung mereka, juga partai yang komit
memperjuangkan amar ma’ruf nahi munkar
sebagaimana juga jadi cita-cita
perjuangan Muhammadiyah. “mari kita perjuangkan Mahyeldi-Emzalmi untuk menang
pada pilkada putaran II nanti,” ajak Andriana Rosa.
Selain itu, pengurus Aisyiah
Pampangan, Basnimar meminta Mahyeldi, jangan berat sebelah jika nantinya
dipercaya masyarakat sebagai pemimpin Kota Padang. Maksud berta sebelah itu,
terangnya, jika kader PKS atau PPP (partai pengusung-red) yang menghubungi
mudah diterima, sementara organisasi lain prosedurnya berbelit.
“Ingat analogi perbedaan
antara pilakada dan pil KB yang sudah banyak jadi pembicaraan beberapa waktu
terakhir,” terang basnimar, disambut tawa peserta deklarasi.
Dukungan dari pengurus dan
kader Muhammadiyah se-Kota Padang ini, diapresiasi Mahyeldi. Tapi, dia
mengingatkan, menjaga persatuan dan kesatuan juga jauh lebih penting, selama
pelaksanaan pesta demokrasi ini. “Agenda pilkada maupun pemilu, selain memilih
pemimpin tapi juga sebagai arena latihan bagi kita untuk menjaga kekompakan,”
terangnya.
Menjawab pertanyaan agar tidak
membeda-bedakan, Mahyeldi menyebut, hal itu tidak dilakukannya selama menjabat
wakil walikota pada lima tahun terakhit. Insya
Allah, tidak akan ada perlakuan berbeda kepada masyarakat. Pemimpin itu
seharusnya melayani,” terangnya.
Di kesempatan emas itu,
Mahyeldi juga memaparkan visinya, “Mewujudkan Padang Sebagai Kota Pendidikan,
Perdagangan dan Pariwisata Yang Sejahtera, Religius dan Berbudaya.” Visi ini
dijabarkan kedalam enam misi yaitu, mewujudkan pendidikan yang berkualitas
untuk menghasilkan SDM yang beriman, kreatif dan berdaya saing serta menjadikan
Kota Padang sebagai pusat perdagangan wilayah Barat Sumatera.
Kemuadian, menjadikan Kota
Padang sebagai daerah tujuan wisata yang nyaman dan berkesan, meningkatkan
kesejahteraan masyarakat dan pengembangan ekonomi kerakyatan, menciptakan Kota
Padang yang aman, bersih, asri, tertib bersahabat dan menghargai kearifan lokal
dan Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, bersih dan melayani.
Visi-misi itu lalu rirangkum
dalam 10 program unggulan (10 M) yaitu melaksanakan pengaspalan dan betonisasi
jalan lingkungan, perbaikan trotoar serta pengendalian banjir dan genangan air.
Menyelenggarakan pendidikan, pesantren ramadhan, kegiatan keagamaan, seni
budaya dan Olahraga yang lebih berkualitas, Gratis pendidikan SD, SMP, SMA dan
SMK Negeri serta pemberian beasiswa bagi semua pelajar/mahasiswa berprestasi
dari keluarga miskin.
Menyediakan terminal angkutan
kota dan terminal bus dalam dua tahun serta penataan transportasi kota yang
lebih baik. Merehap 1.000 unit rumah tidak layak huni per tahun dan pelayanan
kesehatan gratis di Puskesmas/RSUD serta ambulan gratis bagi warga miskin. Membangu
Pasar Raya Padang dalam dua tahun dan Revisitalisasi pasar-pasar pembantu.
Kemudian, meningkatkan dana
operasional kecamatan, kelurahan, RW dan RT serta guru TPQ/TQA/MDA menjadi 200
persen, memberikan satunan kematian Rp 1 juta bagi warga Kota Padang, mendorong
pertumbuhan ekonomi kreatif, UMKM serta pemeberdayaan masyarakat petani dan
nelayan.
Selanjutnya, merevitalisasi
objek wisata Kota Padang menjadi wisata keluarga dan konvensi yang layak dan
ramah dan menyediakan anggaran untuk tunjangan daerah bagi PNS.
“Semoga sepuluh program
unggulan diatas akan menjadi lebih sempurna dengan memilih nomor urut 10,
Mahyeldi-Emzalmi. Semoga Kota Padang semakin Sejahtera, Religius dan Berbudaya,”
kata Mahyeldi dalam acara yang berakhir jelang magrib itu. (ADV)
Pos Metro Padang
posted by @Adimin
Label:
Pilkada,
TOPIK PILIHAN
December 09, 2013
posted by @Adimin
Berbagi Duka Dengan Santunan Rp 1 Juta
Written By Sjam Deddy on 09 December, 2013 | December 09, 2013
Pada 2014, Mahyeldi Ansharullah akan
menggulirkan program santunan kematian Rp 1 juta bagi setiap warga Kota
Padang. Santunan ini menjadi salah satu unggulan dalam sepuluh program
pasangan Mahyeldi-Emzalmi.
Namun, muncul pertanyaan di warga kota, bagaimana
merealisasikan program tersebut. Bantuan Rp 1 juta merupakan nilai yang
tak sedikit.
Kalau mengukur santunan itu dari jumlah penduduk Kota
Padang yang mencapai 833.562 jiwa, tentu angka Rp 1 juta menjadi sangat
besar. Apalagi kalau misalnya mempersepsikan, sepersepuluh saja warga
Padang meninggal, tentu santunannya membengkak beratus miliaran. Namun,
tak logis kalau mengasumsikan angka kematian di Kota Padang itu mencapai
sepersepuluh jumlah penduduk.
Mahyeldi menjelaskan, setiap tahun rata-rata angka
kematian di Kota Padang mencapai 1.600 jiwa. Ketika setiap warga yang
tertimpa musibah diberi santunan Rp 1 juta, maka jumlahnya pertahun tak
lebih Rp 1,6 miliar. Melalui pos anggaran bantuan saja menurut Mahyeldi,
santunan itu bisa diwujudkan. "APBD Kota Padang mencapai Rp 1,2
triliun. Jadi, kita bisa mengalokasikan anggaran Rp 1,6 miliar itu
pertahun," ujar Mahyeldi.
Program santunan kematian Rp 1 juta itu merupakan bentuk
berbagi terhadap sesama. Mahyeldi dalam banyak kesempatan selalu intens
untuk mengunjungi warga kota yang tertimpa kemalangan.
Seperti diungkapkan tokoh masyarakat Pauh-Kuranji,
Armalis, setiap kali mendapat kabar ada warga Kota Padang yang tertimpa
musibah, Mahyeldi pasti akan melayat ke rumah warga tersebut.
"Saya lihat sendiri ketika selesai mengikuti kegiatan di
suatu tempat, ketika Mahyeldi mendapat kabar ada warga yang kemalangan,
sebisa mungkin ia akan mampir," ujar Armalis beberapa waktu lalu.
Mahyeldi diakui Armalis merupakan sosok yang dekat dengan
rakyat. Selain itu, ia dikenal rendah diri, walau posisinya sebagai
salah seorang pejabat di Kota Padang. Sebagai Wakil Walikota Padang,
Mahyeldi menurut Armalis tetap rendah hati. Ia mudah berinteraksi dengan
warga kota dari lapisan mana pun.
Sosok yang rendah hati dan dekat dengan masyarakat
mendorong Mahyeldi menggulirkan program yang langsung menyentuh rakyat,
terutama dari kalangan kecil. Program santunan kematian yang akan
digulirkan mendapat sambutan antusias dari warga Padang.
"Iko program yang menyentuh kami rakyat ketek. Santuna Rp
1 juta memang bukan angka yang besar. Tapi, taraso awak punyo apak,"
ujar salah seorang warga Kota Padang ketika berdialog dengan Mahyeldi.
Dari Rakyat Kecil
Program menyentuh rakyat kecil yang digagas Mahyeldi
terinspirasi dari pengalaman hidupnya sendiri. Ia mengisahkan, terlahir
dari keluarga ekonomi kecil. Ayahnya hanya seorang tukang angkat di
Pasar. Dengan kesulitan ekonomi, sang ayah masih tetap memperjuangkan
pendidikan anak-anaknya.
Mahyeldi sampai mengenyam pendidikan di perguruan tinggi
dan menjadi sarjana di bidang Pertanian. Untuk membantu biaya
pendidikannya itu, ia tak segan menjadi garin di Masjid dan Mushalla.
"Saya merasakan betul arti penting pendidikan. Karena itu, jangna sampai
ada anak-anak di Kota Padang yang tak bisa mengenyam pendidikan karena
kemiskinan," ujar dia.
Mahyeldi juga akan menggulirkan program pendidikan gratis
bagi anak-anak di Kota Padang, dari jenjang SD sampa SLTA. Pendidikan
itu benar-benar gratis tanpa pungutan apapun. Ia juga menggiatkan
sanggar belajar agar setiap anak yang putus sekolah bisa mengikuti
program paket belajar, apakah Paket A, B atau C.
"Jangan ada anak-anak kita yang tak punya ijazah," tambah Mahyeldi.
Selain itu, Mahyeldi juga mgenggulirkan program kesehatan
bagi warga Kota Padang. Diharapkan warga kota ini bisa mendapatkan
layanan kesehatan. Tak ada lagi yang tak mendapat layanan kesehatan
karena ketiadaan biaya. (adv)
Harian Singgalang
posted by @Adimin
Label:
Pilkada,
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
December 06, 2013
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang diminta siap siaga memasuki bulan Desember tahun 2013 ini. Pasalnya, cuaca buruk mulai terjadi di Kota Padang.
posted by @Adimin
Mahyeldi Minta BPBD Tetap Waspada Bencana Banjir
Written By Sjam Deddy on 06 December, 2013 | December 06, 2013
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang diminta siap siaga memasuki bulan Desember tahun 2013 ini. Pasalnya, cuaca buruk mulai terjadi di Kota Padang.
Dikatakan
Wakil Walikota Padang, H. Mahyeldi Dt Maradjo BPBD harus lebih proaktif
dan siap bekerja saat cuaca buruk terjadi seperti saat ini.
"Jangan
meleng atau kurang antisipatif sedikit saja, kemudian akhirnya dampak
yang terjadi justru sangat besar dan merugikan. Makanya saya ingatkan
untuk waspada dini," kata Mahyeldi usai Acara peresmian pemakaian Kantor
Camat Kuranji, Rabu, (4/12)
Tak
hanya mengingatkan BPBD, Wakil Walikota Padang ini sendiri meminta
kepada masyarakat juga sadar diri terkait dengan cuaca buruk yang
terjadi akhir-akhir ini.
Menurutnya,
masyarakat jangan tunggu pemerintah melakukan evakuasi, tetapi harus
lebih dulu menyadari dampak yang akan terjadi, sehingga jika melihat ada
gejala bakal terjadi bencana, bisa langsung lebih dulu mengungsi.
Badan
Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang diminta siap siaga
memasuki bulan Desember tahun 2013 ini. Pasalnya, cuaca buruk mulai
terjadi di Kota Padang.
Dikatakan Wakil Walikota Padang, H. Mahyeldi Dt Maradjo BPBD harus lebih proaktif dan siap bekerja saat cuaca buruk terjadi seperti saat ini.
"Jangan meleng atau kurang antisipatif sedikit saja, kemudian akhirnya dampak yang terjadi justru sangat besar dan merugikan. Makanya saya ingatkan untuk waspada dini," kata Mahyeldi usai Acara peresmian pemakaian Kantor Camat Kuranji, Rabu, (4/12)
Tak hanya mengingatkan BPBD, Wakil Walikota Padang ini sendiri meminta kepada masyarakat juga sadar diri terkait dengan cuaca buruk yang terjadi akhir-akhir ini.
Menurutnya, masyarakat jangan tunggu pemerintah melakukan evakuasi, tetapi harus lebih dulu menyadari dampak yang akan terjadi, sehingga jika melihat ada gejala bakal terjadi bencana, bisa langsung lebih dulu mengungsi.
"Intinya disini kita harus saling waspada," kata Mahyeldi kembali - See more at: http://minangkabaunews.com/artikel-4331-mahyeldi-minta-bpbd-tetap-waspada-bencana-banjir.html#sthash.NwiL5YWy.dpuf
Dikatakan Wakil Walikota Padang, H. Mahyeldi Dt Maradjo BPBD harus lebih proaktif dan siap bekerja saat cuaca buruk terjadi seperti saat ini.
"Jangan meleng atau kurang antisipatif sedikit saja, kemudian akhirnya dampak yang terjadi justru sangat besar dan merugikan. Makanya saya ingatkan untuk waspada dini," kata Mahyeldi usai Acara peresmian pemakaian Kantor Camat Kuranji, Rabu, (4/12)
Tak hanya mengingatkan BPBD, Wakil Walikota Padang ini sendiri meminta kepada masyarakat juga sadar diri terkait dengan cuaca buruk yang terjadi akhir-akhir ini.
Menurutnya, masyarakat jangan tunggu pemerintah melakukan evakuasi, tetapi harus lebih dulu menyadari dampak yang akan terjadi, sehingga jika melihat ada gejala bakal terjadi bencana, bisa langsung lebih dulu mengungsi.
"Intinya disini kita harus saling waspada," kata Mahyeldi kembali - See more at: http://minangkabaunews.com/artikel-4331-mahyeldi-minta-bpbd-tetap-waspada-bencana-banjir.html#sthash.NwiL5YWy.dpuf
minangkabaunews
posted by @Adimin
Label:
Pilkada,
TOPIK PILIHAN
December 04, 2013
minangkabaunews
posted by @Adimin
Ribuan Pendukung Siap Hantarkan Mahyeldi Jadi Walikota Padang
Written By Sjam Deddy on 04 December, 2013 | December 04, 2013
Sekitar
10 ribu masa pendukung Mahyeldi dan Emzalmi (Mahyeldi) hadir dalam
acara silahturrahmi di Rumah makan Palapa Jalan Bay Pass di depan SPBU Korong Gadang Kecamatan Kuranji Padang, hari hujan tak mengalangi niat
para masa mahyeldi untuk hadir yang datang dari segala unsur lampisan
masyarakat, Bundo Kanduang, Ormas-orams dan tokoh-tokoh masyarakat Kota
Padang, Minggu (1/12).
Acara tatap muka dan silahturrahmi ini di sponsori H. Almin Bachtiar
salah seorang pengusaha Kapal Tengker di tanah air ibu pertiwi dan
bahkan usahanya sudah berkembang di dunia Internasional,
Beliau sosok seorang darmawan yang dapat di andalkan, pemurah, penyayang
dan suka memberikan bantuan terhadap siapapun orangnya. Begitu juga
dengan Armailis seorang tokoh masyarakat Kota Padang yang ikut
mencalonkan diri pada putaran pertama, gagal untuk masuk pada putaran
kedua, berpasangan dengan Maigus Nasir, sedangkan maigus Nasir bergabung
dengan Deje. nampaknya pasangan satu paket ini tidak dapat bergabung
dan bersatu pada putaran kedua dalam menentukan pilihannya.
Almin Bachtiar katakan mari kita berikan semangat dan motivasi
sesungguhnya kepada Mahyeldi dalam putaran kedua 18 Desember 2013, siapa
lagi yang akan dapat mengangkat derajat Saudara kita yang harapkan,
kalau tidak kita semuanya, maka itu saya ajak dan himbau seluruh warga
Kota Padang jangan sampai tidak memilih pemimpin terbaik di atas yang
baik.
Satu suara sangat berarti buat kita semuanya dan menentukan nasib kota
ini kedepannya, berikanlah suara itu kepada Mahyeldi, Mahyeldi sosok
pemimpin Jenius dan enerjik serta sudah perpengalaman, teruji
kemampuannya, di bidang pembangunan dan kemasyarakatan.
Di samping itu, orangnya jujur, piawai, terbuka dan sangat mudah di ajak
bicara apa saja, tentu kita berharap pasangan Mahyeldi ini di Izinkan
Allah nantinya menjadi Walikota dan Wakilwali Padang untuk 5 tahun
kedepannya, ujar Datuk Rajo Sikumbang Sumatera Barat.
Di samping itu, H.Almin bachtiar yang di dampingi Armailis dan beberapa
tokoh masyarakat, katakan kami siap memberikan dukungan sepenuhnya baik
moril dan materil sampai pelantikan pasangan ini menjadi Walikota dan
Wakil Walikota Padang untuk priode 2014-2019.
Selanjutnya Mahyeldi di dampingi Emzalmi mengucapkan ribuan terima kasih
yang tak terhingga atas kehadiran masa pendukung Mahyeldi yang luar
biasa banyaknya, terutama sekali kepada orang tua kita H. Almin Bachtiar
dan Armailis telah mempersiapkan tempat dengan baik senyaman mungkin .
Walaupun hari hujan tak mengalangi niat masa mahyeldi untuk hadir dalam
acara silahturrahmi sesama pendukung Mahyeldi di rumah makan Palapa
milik Armalis. Dengan rasa senang dan terharu, Mahyeldi tak banyak
bicara dalam kesempatan ini, Beliau hanya berpesan untuk selalu menjaga
keamanan dan ketertiban di tengah-tengah masyarakat. Dalam hitungan
hari,tanggal 18 Desember 2013 nanti adalah waktu penentuan buat kita
bersama, apa kita sukses atau tidaknya. Sukses kami adalah sukses kita
semuanya dan suksesnya warga Kota Padang dalam menentukan pilihannya,
ujar Mahyeldi.
Jadi, acara silahturrahmi ini sangat penting sekali dalam mengambil
sikap dan keputusan diri pribadi kita semua, baik yang belum sempat
hadir dalam acara hari ini, kita akan terus lakukan silahturrahmi agar
kedekatan antara sesama kita lebih terasa dan menyatu dalam satu
pilihan, ujar Mahyeldi mengakhirinya.
minangkabaunews
posted by @Adimin
Label:
Pilkada,
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
November 06, 2013
Mahyeldi-Emzalmi Peroleh Suara Terbanyak Pilkada Padang
Written By Sjam Deddy on 06 November, 2013 | November 06, 2013
Padang,
MinangkabauNews -- Calon Walikota Padang 'Incumbent' H. Mahyeldi
Ansharullah,SP yang berpasangan dengan Mantan Sekretaris Kota Padang,
Ir. H. Emzalmi,MSi memperoleh suara terbanyak pada Pilkada Kota Padang
30 Oktober 2013, sebanyak 92.214 suara.
Hasil pleno terbuka rekapitulasi suara KPU Kota Padang yang diselenggarakan di Hotel Grand Inna Muara, Senin, (4/11). hasil rekapitulasi dari 11 PPK di Kota Padang yakni Kecamatan Padang Selatan, Padang Utara, Padang Barat, Padang Timur, Bungtekab, Padang timur, Lubuk Kilangan, Kuranji, Koto Tangah dan Lebuk Begalung,
Hasil rekapitulasi saura adalah sebagai berikut Pasangan nomor urut 1 Emma Yohana – Wahyu Iramana Putra mendapat 25599 suara (8,14 persen) dan pasangan nomor urut dua Michele Elqudsyi – Januardi Sumka mendapat 15.745 suara (15,55 persen).
Selanjutnya, paslon perseorangan nomor urut tiga Desri Ayunda – James Hellward mendapat 59.485 suara (9,14 persen), pasangan nomor urut 4, Asnawi Bahar – Surya Budi mendapat 12.626 suara (4,03 persen) pasangan nomor urut 5, Ibrahim – Nardi Gusman mendapat 14.845 suara (4,74 persen), pasangan nomor urut 6, Kandris – Indra Dwipa mendapat 13.762 suara (4,38 persen), pasangan nomor urut 7, Maygus Nasir - Armalis mendapat 36.465 suara (11,64 persen), pasangan nomor urut 8 Indra Jaya –Yefri Hendri Darmi mendapat 4470 suara (1,43 persen), pasangan nomor urut 9 Syamsuar Syam – Mawardi Nur mendapat 4616 suara (1,47 persen) serta pasangan nomor urut 10, Mahyeldi - Emzalmi mendapat 92.214 suara (29,45 persen).
Pembacaan hasil rekapitulasi suara hasil Pilkada Kota Padang dalam rapat pleno terbuka KPU Kota Padang tersebut disampaikan masing-masing PPK dari 11 kecamatan di Kota Padang dan disaksikan anggota KPU Kota Padang dan unsur pimpinan daerah Kota Padang.
Berdasarkan hasil rekapitulasi KPU Kota Padang tersebut, pasangan nomor urut satu unggul di semua kecamatan atau di semua PPK di Kota Padang.
Ketua KPU Kota Padang, Alison mengatakan setelah ditetapkan hasil rekapitulasi penghitungan suara tersebut, bagi para pasangan calon yang merasa keberatan diberikan kesempatan untuk menyampaikan keberatan.
"Kami persilahkan kalau merasa keberatan ditulis di form keberatan DB2-KWK.KPU dan setelah ini akan ada tanggapan dari saksi," kata Alison saat menjawab hujan intruksi dari masing-masing saksi paslon.
Dalam pleno KPU tersebut salah satu saksi dari pasangan calon mentakan bawhawa Pilakda cacat makanya papun yang dihasilkan juga menimbulkan kecacatan, seperti maslah indikasi penggelembungan suar di Lubeg dan Nanggalo yang merugikan paslon lain.
Rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan suara di tingkat KPU Kota Padang dihadiri Walikota Padang, DR. H. Fauzi Bahar, pejabat Kota Padang serta para tim sukses enam pasangan calon pada Pilkada Kota Padang - See more at: http://minangkabaunews.com/artikel-4245-mahyeldiemzalmi-peroleh-suara-terbanyak-pilkada-padang.html#sthash.tvNzrBMh.dpuf
Hasil pleno terbuka rekapitulasi suara KPU Kota Padang yang diselenggarakan di Hotel Grand Inna Muara, Senin, (4/11). hasil rekapitulasi dari 11 PPK di Kota Padang yakni Kecamatan Padang Selatan, Padang Utara, Padang Barat, Padang Timur, Bungtekab, Padang timur, Lubuk Kilangan, Kuranji, Koto Tangah dan Lebuk Begalung,
Hasil rekapitulasi saura adalah sebagai berikut Pasangan nomor urut 1 Emma Yohana – Wahyu Iramana Putra mendapat 25599 suara (8,14 persen) dan pasangan nomor urut dua Michele Elqudsyi – Januardi Sumka mendapat 15.745 suara (15,55 persen).
Selanjutnya, paslon perseorangan nomor urut tiga Desri Ayunda – James Hellward mendapat 59.485 suara (9,14 persen), pasangan nomor urut 4, Asnawi Bahar – Surya Budi mendapat 12.626 suara (4,03 persen) pasangan nomor urut 5, Ibrahim – Nardi Gusman mendapat 14.845 suara (4,74 persen), pasangan nomor urut 6, Kandris – Indra Dwipa mendapat 13.762 suara (4,38 persen), pasangan nomor urut 7, Maygus Nasir - Armalis mendapat 36.465 suara (11,64 persen), pasangan nomor urut 8 Indra Jaya –Yefri Hendri Darmi mendapat 4470 suara (1,43 persen), pasangan nomor urut 9 Syamsuar Syam – Mawardi Nur mendapat 4616 suara (1,47 persen) serta pasangan nomor urut 10, Mahyeldi - Emzalmi mendapat 92.214 suara (29,45 persen).
Pembacaan hasil rekapitulasi suara hasil Pilkada Kota Padang dalam rapat pleno terbuka KPU Kota Padang tersebut disampaikan masing-masing PPK dari 11 kecamatan di Kota Padang dan disaksikan anggota KPU Kota Padang dan unsur pimpinan daerah Kota Padang.
Berdasarkan hasil rekapitulasi KPU Kota Padang tersebut, pasangan nomor urut satu unggul di semua kecamatan atau di semua PPK di Kota Padang.
Ketua KPU Kota Padang, Alison mengatakan setelah ditetapkan hasil rekapitulasi penghitungan suara tersebut, bagi para pasangan calon yang merasa keberatan diberikan kesempatan untuk menyampaikan keberatan.
"Kami persilahkan kalau merasa keberatan ditulis di form keberatan DB2-KWK.KPU dan setelah ini akan ada tanggapan dari saksi," kata Alison saat menjawab hujan intruksi dari masing-masing saksi paslon.
Dalam pleno KPU tersebut salah satu saksi dari pasangan calon mentakan bawhawa Pilakda cacat makanya papun yang dihasilkan juga menimbulkan kecacatan, seperti maslah indikasi penggelembungan suar di Lubeg dan Nanggalo yang merugikan paslon lain.
Rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan suara di tingkat KPU Kota Padang dihadiri Walikota Padang, DR. H. Fauzi Bahar, pejabat Kota Padang serta para tim sukses enam pasangan calon pada Pilkada Kota Padang - See more at: http://minangkabaunews.com/artikel-4245-mahyeldiemzalmi-peroleh-suara-terbanyak-pilkada-padang.html#sthash.tvNzrBMh.dpuf
pkspadang.com - Calon Walikota Padang 'Incumbent' H. Mahyeldi Ansharullah,SP yang berpasangan dengan Mantan Sekretaris Kota Padang, Ir. H. Emzalmi,MSi memperoleh suara terbanyak pada Pilkada Kota Padang 30 Oktober 2013, sebanyak 92.214 suara.
Hasil pleno terbuka rekapitulasi suara KPU Kota Padang yang diselenggarakan di Hotel Grand Inna Muara, Senin, (4/11). hasil rekapitulasi dari 11 PPK di Kota Padang yakni Kecamatan Padang Selatan, Padang Utara, Padang Barat, Padang Timur, Bungtekab, Padang timur, Lubuk Kilangan, Kuranji, Koto Tangah dan Lebuk Begalung,
Hasil rekapitulasi saura adalah sebagai berikut Pasangan nomor urut 1 Emma Yohana – Wahyu Iramana Putra mendapat 25599 suara (8,14 persen) dan pasangan nomor urut dua Michele Elqudsyi – Januardi Sumka mendapat 15.745 suara (15,55 persen).
Selanjutnya, paslon perseorangan nomor urut tiga Desri Ayunda – James Hellward mendapat 59.485 suara (9,14 persen), pasangan nomor urut 4, Asnawi Bahar – Surya Budi mendapat 12.626 suara (4,03 persen) pasangan nomor urut 5, Ibrahim – Nardi Gusman mendapat 14.845 suara (4,74 persen), pasangan nomor urut 6, Kandris – Indra Dwipa mendapat 13.762 suara (4,38 persen), pasangan nomor urut 7, Maygus Nasir - Armalis mendapat 36.465 suara (11,64 persen), pasangan nomor urut 8 Indra Jaya –Yefri Hendri Darmi mendapat 4470 suara (1,43 persen), pasangan nomor urut 9 Syamsuar Syam – Mawardi Nur mendapat 4616 suara (1,47 persen) serta pasangan nomor urut 10, Mahyeldi - Emzalmi mendapat 92.214 suara (29,45 persen).
Pembacaan hasil rekapitulasi suara hasil Pilkada Kota Padang dalam rapat pleno terbuka KPU Kota Padang tersebut disampaikan masing-masing PPK dari 11 kecamatan di Kota Padang dan disaksikan anggota KPU Kota Padang dan unsur pimpinan daerah Kota Padang.
Berdasarkan hasil rekapitulasi KPU Kota Padang tersebut, pasangan nomor urut satu unggul di semua kecamatan atau di semua PPK di Kota Padang.
Ketua KPU Kota Padang, Alison mengatakan setelah ditetapkan hasil rekapitulasi penghitungan suara tersebut, bagi para pasangan calon yang merasa keberatan diberikan kesempatan untuk menyampaikan keberatan.
"Kami persilahkan kalau merasa keberatan ditulis di form keberatan DB2-KWK.KPU dan setelah ini akan ada tanggapan dari saksi," kata Alison saat menjawab hujan intruksi dari masing-masing saksi paslon.
Dalam pleno KPU tersebut salah satu saksi dari pasangan calon mentakan bawhawa Pilakda cacat makanya papun yang dihasilkan juga menimbulkan kecacatan, seperti maslah indikasi penggelembungan suar di Lubeg dan Nanggalo yang merugikan paslon lain.
Rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan suara di tingkat KPU Kota Padang dihadiri Walikota Padang, DR. H. Fauzi Bahar, pejabat Kota Padang serta para tim sukses enam pasangan calon pada Pilkada Kota Padang.
Hasil pleno terbuka rekapitulasi suara KPU Kota Padang yang diselenggarakan di Hotel Grand Inna Muara, Senin, (4/11). hasil rekapitulasi dari 11 PPK di Kota Padang yakni Kecamatan Padang Selatan, Padang Utara, Padang Barat, Padang Timur, Bungtekab, Padang timur, Lubuk Kilangan, Kuranji, Koto Tangah dan Lebuk Begalung,
Hasil rekapitulasi saura adalah sebagai berikut Pasangan nomor urut 1 Emma Yohana – Wahyu Iramana Putra mendapat 25599 suara (8,14 persen) dan pasangan nomor urut dua Michele Elqudsyi – Januardi Sumka mendapat 15.745 suara (15,55 persen).
Selanjutnya, paslon perseorangan nomor urut tiga Desri Ayunda – James Hellward mendapat 59.485 suara (9,14 persen), pasangan nomor urut 4, Asnawi Bahar – Surya Budi mendapat 12.626 suara (4,03 persen) pasangan nomor urut 5, Ibrahim – Nardi Gusman mendapat 14.845 suara (4,74 persen), pasangan nomor urut 6, Kandris – Indra Dwipa mendapat 13.762 suara (4,38 persen), pasangan nomor urut 7, Maygus Nasir - Armalis mendapat 36.465 suara (11,64 persen), pasangan nomor urut 8 Indra Jaya –Yefri Hendri Darmi mendapat 4470 suara (1,43 persen), pasangan nomor urut 9 Syamsuar Syam – Mawardi Nur mendapat 4616 suara (1,47 persen) serta pasangan nomor urut 10, Mahyeldi - Emzalmi mendapat 92.214 suara (29,45 persen).
Pembacaan hasil rekapitulasi suara hasil Pilkada Kota Padang dalam rapat pleno terbuka KPU Kota Padang tersebut disampaikan masing-masing PPK dari 11 kecamatan di Kota Padang dan disaksikan anggota KPU Kota Padang dan unsur pimpinan daerah Kota Padang.
Berdasarkan hasil rekapitulasi KPU Kota Padang tersebut, pasangan nomor urut satu unggul di semua kecamatan atau di semua PPK di Kota Padang.
Ketua KPU Kota Padang, Alison mengatakan setelah ditetapkan hasil rekapitulasi penghitungan suara tersebut, bagi para pasangan calon yang merasa keberatan diberikan kesempatan untuk menyampaikan keberatan.
"Kami persilahkan kalau merasa keberatan ditulis di form keberatan DB2-KWK.KPU dan setelah ini akan ada tanggapan dari saksi," kata Alison saat menjawab hujan intruksi dari masing-masing saksi paslon.
Dalam pleno KPU tersebut salah satu saksi dari pasangan calon mentakan bawhawa Pilakda cacat makanya papun yang dihasilkan juga menimbulkan kecacatan, seperti maslah indikasi penggelembungan suar di Lubeg dan Nanggalo yang merugikan paslon lain.
Rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan suara di tingkat KPU Kota Padang dihadiri Walikota Padang, DR. H. Fauzi Bahar, pejabat Kota Padang serta para tim sukses enam pasangan calon pada Pilkada Kota Padang.
Padang,
MinangkabauNews -- Calon Walikota Padang 'Incumbent' H. Mahyeldi
Ansharullah,SP yang berpasangan dengan Mantan Sekretaris Kota Padang,
Ir. H. Emzalmi,MSi memperoleh suara terbanyak pada Pilkada Kota Padang
30 Oktober 2013, sebanyak 92.214 suara.
Hasil pleno terbuka rekapitulasi suara KPU Kota Padang yang diselenggarakan di Hotel Grand Inna Muara, Senin, (4/11). hasil rekapitulasi dari 11 PPK di Kota Padang yakni Kecamatan Padang Selatan, Padang Utara, Padang Barat, Padang Timur, Bungtekab, Padang timur, Lubuk Kilangan, Kuranji, Koto Tangah dan Lebuk Begalung,
Hasil rekapitulasi saura adalah sebagai berikut Pasangan nomor urut 1 Emma Yohana – Wahyu Iramana Putra mendapat 25599 suara (8,14 persen) dan pasangan nomor urut dua Michele Elqudsyi – Januardi Sumka mendapat 15.745 suara (15,55 persen).
Selanjutnya, paslon perseorangan nomor urut tiga Desri Ayunda – James Hellward mendapat 59.485 suara (9,14 persen), pasangan nomor urut 4, Asnawi Bahar – Surya Budi mendapat 12.626 suara (4,03 persen) pasangan nomor urut 5, Ibrahim – Nardi Gusman mendapat 14.845 suara (4,74 persen), pasangan nomor urut 6, Kandris – Indra Dwipa mendapat 13.762 suara (4,38 persen), pasangan nomor urut 7, Maygus Nasir - Armalis mendapat 36.465 suara (11,64 persen), pasangan nomor urut 8 Indra Jaya –Yefri Hendri Darmi mendapat 4470 suara (1,43 persen), pasangan nomor urut 9 Syamsuar Syam – Mawardi Nur mendapat 4616 suara (1,47 persen) serta pasangan nomor urut 10, Mahyeldi - Emzalmi mendapat 92.214 suara (29,45 persen).
Pembacaan hasil rekapitulasi suara hasil Pilkada Kota Padang dalam rapat pleno terbuka KPU Kota Padang tersebut disampaikan masing-masing PPK dari 11 kecamatan di Kota Padang dan disaksikan anggota KPU Kota Padang dan unsur pimpinan daerah Kota Padang.
Berdasarkan hasil rekapitulasi KPU Kota Padang tersebut, pasangan nomor urut satu unggul di semua kecamatan atau di semua PPK di Kota Padang.
Ketua KPU Kota Padang, Alison mengatakan setelah ditetapkan hasil rekapitulasi penghitungan suara tersebut, bagi para pasangan calon yang merasa keberatan diberikan kesempatan untuk menyampaikan keberatan.
"Kami persilahkan kalau merasa keberatan ditulis di form keberatan DB2-KWK.KPU dan setelah ini akan ada tanggapan dari saksi," kata Alison saat menjawab hujan intruksi dari masing-masing saksi paslon.
Dalam pleno KPU tersebut salah satu saksi dari pasangan calon mentakan bawhawa Pilakda cacat makanya papun yang dihasilkan juga menimbulkan kecacatan, seperti maslah indikasi penggelembungan suar di Lubeg dan Nanggalo yang merugikan paslon lain.
Rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan suara di tingkat KPU Kota Padang dihadiri Walikota Padang, DR. H. Fauzi Bahar, pejabat Kota Padang serta para tim sukses enam pasangan calon pada Pilkada Kota Padang - See more at: http://minangkabaunews.com/artikel-4245-mahyeldiemzalmi-peroleh-suara-terbanyak-pilkada-padang.html#sthash.tvNzrBMh.dpuf
Hasil pleno terbuka rekapitulasi suara KPU Kota Padang yang diselenggarakan di Hotel Grand Inna Muara, Senin, (4/11). hasil rekapitulasi dari 11 PPK di Kota Padang yakni Kecamatan Padang Selatan, Padang Utara, Padang Barat, Padang Timur, Bungtekab, Padang timur, Lubuk Kilangan, Kuranji, Koto Tangah dan Lebuk Begalung,
Hasil rekapitulasi saura adalah sebagai berikut Pasangan nomor urut 1 Emma Yohana – Wahyu Iramana Putra mendapat 25599 suara (8,14 persen) dan pasangan nomor urut dua Michele Elqudsyi – Januardi Sumka mendapat 15.745 suara (15,55 persen).
Selanjutnya, paslon perseorangan nomor urut tiga Desri Ayunda – James Hellward mendapat 59.485 suara (9,14 persen), pasangan nomor urut 4, Asnawi Bahar – Surya Budi mendapat 12.626 suara (4,03 persen) pasangan nomor urut 5, Ibrahim – Nardi Gusman mendapat 14.845 suara (4,74 persen), pasangan nomor urut 6, Kandris – Indra Dwipa mendapat 13.762 suara (4,38 persen), pasangan nomor urut 7, Maygus Nasir - Armalis mendapat 36.465 suara (11,64 persen), pasangan nomor urut 8 Indra Jaya –Yefri Hendri Darmi mendapat 4470 suara (1,43 persen), pasangan nomor urut 9 Syamsuar Syam – Mawardi Nur mendapat 4616 suara (1,47 persen) serta pasangan nomor urut 10, Mahyeldi - Emzalmi mendapat 92.214 suara (29,45 persen).
Pembacaan hasil rekapitulasi suara hasil Pilkada Kota Padang dalam rapat pleno terbuka KPU Kota Padang tersebut disampaikan masing-masing PPK dari 11 kecamatan di Kota Padang dan disaksikan anggota KPU Kota Padang dan unsur pimpinan daerah Kota Padang.
Berdasarkan hasil rekapitulasi KPU Kota Padang tersebut, pasangan nomor urut satu unggul di semua kecamatan atau di semua PPK di Kota Padang.
Ketua KPU Kota Padang, Alison mengatakan setelah ditetapkan hasil rekapitulasi penghitungan suara tersebut, bagi para pasangan calon yang merasa keberatan diberikan kesempatan untuk menyampaikan keberatan.
"Kami persilahkan kalau merasa keberatan ditulis di form keberatan DB2-KWK.KPU dan setelah ini akan ada tanggapan dari saksi," kata Alison saat menjawab hujan intruksi dari masing-masing saksi paslon.
Dalam pleno KPU tersebut salah satu saksi dari pasangan calon mentakan bawhawa Pilakda cacat makanya papun yang dihasilkan juga menimbulkan kecacatan, seperti maslah indikasi penggelembungan suar di Lubeg dan Nanggalo yang merugikan paslon lain.
Rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan suara di tingkat KPU Kota Padang dihadiri Walikota Padang, DR. H. Fauzi Bahar, pejabat Kota Padang serta para tim sukses enam pasangan calon pada Pilkada Kota Padang - See more at: http://minangkabaunews.com/artikel-4245-mahyeldiemzalmi-peroleh-suara-terbanyak-pilkada-padang.html#sthash.tvNzrBMh.dpuf
posted by @Adimin
Label:
Pilkada,
TOPIK PILIHAN
October 24, 2013
Ribuan Pendukung Hadiri Kampanye Akbar Mahyeldi-Emzalmi di RTH Imam Bonjol
Written By Sjam Deddy on 24 October, 2013 | October 24, 2013
Ribuan massa hadiri rapat umum terbuka pasangan nomor urut 10 Mahyeldi-Emzalmi di RTH Imam Bonjol, Rabu, (23/10).
Kampanye terbuka pasangan nomor urut 10 Mahyeldi-Emzalmi di Lapangan
Imam Bonjol Rabu (23/10) kemarin dihadiri oleh sekitar 60 ribu
simpatisan dan pendukungnya. Kampanye berlangsung sukses dengan juru
kampanye Jurkam Daerah Tokoh Muda Sumbar, Andre Rosiade
Selain Tokoh Muda Sumbar, Andre Rosiade kampanye juga dimeriahkan oleh
juru kampanye Trianda Farhan Satria,ST MT, H. Irsyad Syafar (Ulama
Sumatera Barat), Ketua DPW PPP Sumbar, Amora Lubis, Irwan Fikri (DPC
Kota Padang), Drs. Muhidi (Ketua DPD PKS Kota Padang. Kampanye juga
dimeriahkan oleh artis Edi Cotok dan Waltira dan artis lokal lainnya.
Andre Rosiade dalam orasinya mengajak semua pendukung dan simpatisan
Mahyeldi-Emzalmi kompak untuk hal yang lebih baik. Menurutnya,
Mahyeldi-Emzalmi adalah pilihan yang tepat untuk menjadikan Padang lebih
baik
Menurutnya, PKS-PPP sudah mengambil keputusan tepat bahwa Cawako dan
Cawawako Padang yang ideal adalah Mahyeldi."PKS-PP harga mati
memenangkan Mahyeldi," tegasnya.
"Pasangan Mahyeldi-Emzalmi akan membawa Padang lebih baik kedepan dengan
bepengalaman, dekat dan melayani serta niat yang baik dan cara yang
baik pula. Pasangan ini sudah teruji, amanah, dan anti korupsi. Untuk
itu saya minta keseluruh masyarakat Padang cerdas memilih pasangan nomor
10," ucapnya.
Ditegaskannya, seluruh jajaran PKS-PPP dari akar rumput sampai yang
tertinggi harga mati dan tidak bisa ditawar lagi, harus memenangkan
Mahyeldi-Emzalmi."
Tim Pemenangan kata Andre mengutamakan sistem yang kuat dan SDM yang
handal, sehingga kami yakin Mahyeldi bisa menang satu putaran. "Jika
satu putaran kita telah menghemat anggaran Pilkada, sehingga anggaran
itu bisa dimanfaatkan untuk pembangunan," ujarnya.
Ketua DPW PKS Sumbar, Trianda Farhan,ST,MT menambahkan pasangan Mahyeldi
antikorupsi, hal itu dibuktikan Mahyeldi selama menjadi Wakil Ketua
DPRD Sumbar maupun Wakil Walikota Padang bahkan mmeiliki harta paling
sedikit dibandingan 9 paslon lainnya.
Ketua DPW PPP Sumbar, Amora Lubis dalam orasinya mengatakan, kenapa
PKS-PPP mengusung Mahyeldi, karena Mahyeldi pilihan yang tepat untuk
membimbing Padang 5 tahun kedepan."Padang mempunayi banyak persoalan,
untuk itu perlu dipimpin oleh orang yang cerdas dan professional untuk
meneylesaikan persolan tersebut. Saya yakin pasangan ini menang,"
ujarnya.
Dalam orasi politiknya Mahyeldi yang didampingi langsung Emzalmi
mengatakan bahwa dirinya siap memajukan Kota Padang menjadi lebih baik
lagi. Berbagai program untuk kesejahteraan masyarakat pun siap diberikan
dan direalisasikan jika terpilih nanti menjadi Walikota dan Wakil
Walikota Padang periode 2014 – 2019. Untuk itu Mahyeldi dan Emzalmi
memohon doa restu dan dukungan dari seluruh masyarakat Kota Padang dalam
ajang Pilwako Padang ini. Dalam Kampanye tersebut para kader, pendukung
dan simpatisan dihibur dengan suguhan musik.
Sementara itu, Emzalmi mengatakan dirinya Insya Allah akan memperbaiki
Padang bersama Pak Mahyeldi dan siap menjawab tantangan menuju Padang
lebih baik.
Emzalmi mengaku optimis bisa menang satu putaran untuk menyelamatkan
uang daerah. Dia mengatakan, banyak hal-hal yang perlu dibenah. Untuk
itu Emzalmi membawa konsep Padang lebih baik. (007)
posted by @Adimin
Label:
Pilkada,
TOPIK PILIHAN
October 21, 2013
Tidak itu saja, dari informasi yang diterima untuk merangkul Andre, PKS juga mengerahkan Wakil Sekjen DPP PKS Refrizal yang juga anggota Komisi VI DPR RI di Jakarta. Dengen pendekatan segala penjuru itulah, Andre mampu diyakinkan untuk bergabung dalam barisan tersebut.
posted by @Adimin
Andre Rosiade Juru Kampanye Mahyeldi
Written By Sjam Deddy on 21 October, 2013 | October 21, 2013
pkspadang.com – Untuk bisa mulus melaju
dan diyakini menang satu putaran, pasangan Mahyeldi-Emzalmi, merangkul
Andre Rosiade sebagai tim suksesnya.
“Saya menolong Mahyeldi, saya bukan pendendam,” kata Andre yang sebelum
pencalonan tidak jadi menjadi pasangan Mahyeldi di Padang, Minggu
(20/10)
“Betul Andre bergabung dengan kami, semoga mulus jalan ke Pilkada,” kata
Mahyeldi tadi malam. Menurut dia, siapapun harus dirangkul, apalagi
Andre.“Andre itu sahabat yang baik,” katanya.
Andre diminta oleh “rivalnya”.
Andre kemudian menyatakan siap menjadi juru kampanye pasangan Nomor 10,
Mahyeldi Ansharullah-Emzalmi yang diusung PKS dan PPP.“Setelah
berdiskusi cukup panjang, Mahyeldi-Emzalmi mengadopsi banyak agenda
perubahan yang saya bawa sejak dua tahun terakhir,” kata Andre.
Sekretaris DPD PKS Padang yang
juga Ketua Tim Pemenangan Mahyeldi-Emzalmi, Muharilon mengakui, timnya
telah melakukan pendekatan dan lobi intensif kepada Andre Rosiade sejak
beberapa waktu lalu. Dia mengakui, untuk mengeksekusi kemenangan, memang
sangat membutuhkan Andre Rosiade. Karena, anak muda itu dinilai
memiliki pendukung fanatic dan elektabilitas yang mencapai 25 persen.
“Kami juga telah mengadopsi
beberapa program perubahan yang digaungkan Andre untuk membangun kota
ini. Seperti, program penyelesaian Pasar Raya dan terminal. Andre juga
memiliki daya tarik, untuk mendapatkan pemilih, karena telah bekerja
keras sejak dua tahun lalu,” kata Muharlion diamini Wakil Ketua DPW PKS
Sumbar, Marfendi yang juga turun menghubungi Andre.
Tidak itu saja, dari informasi yang diterima untuk merangkul Andre, PKS juga mengerahkan Wakil Sekjen DPP PKS Refrizal yang juga anggota Komisi VI DPR RI di Jakarta. Dengen pendekatan segala penjuru itulah, Andre mampu diyakinkan untuk bergabung dalam barisan tersebut.
Tolak Politik Dinasti
Dihubungi terpisah, Andre Rosiade secara tegas menyebut, selama agenda
perubahan yang dibawanya didukung, tentunya dia bersedia bergabung
bersama Mahyeldi-Emzalmi. Menurutnya, meski menggandeng Emzalmi yang
cukup senior, Mahyeldi sebenarnya masih muda, karena baru berada di
kisaran umur 47 tahun.
“Satu hal yang pasti, Mahyeldi bukanlah orang yang menjadi bagian dari rezim sebelumnya, meski menjabat wakil wali kota. Kami tidak mendukung politik dinasti yang tidak membawa kebaikan pada daerah. Karena, ada calon lain yang ditengarai sebagai keponakan, atau saudara dari wako. Kami menilai, pasangan layak untuk memimpin kota ini 5 tahun ke depan,” kata Andre kepada wartawan, kemarin.
“Satu hal yang pasti, Mahyeldi bukanlah orang yang menjadi bagian dari rezim sebelumnya, meski menjabat wakil wali kota. Kami tidak mendukung politik dinasti yang tidak membawa kebaikan pada daerah. Karena, ada calon lain yang ditengarai sebagai keponakan, atau saudara dari wako. Kami menilai, pasangan layak untuk memimpin kota ini 5 tahun ke depan,” kata Andre kepada wartawan, kemarin.
Namun, apakah dukungan Andre itu hanya akan menjadi dukungan kosong?
Tentu saja tidak. Melihat perkembangan politik yang terjadi, Andre
adalah kartu truf untuk Mahyeldi-Emzalmi memenangkan Pilkada satu
putaran saja.
Analisis ini tentu berdasar, dan
Andre sangat memahaminya. Dia menyebut, akan membawa para calon
pemilihnya yang telah mendekati angka 30 persen dari beberapa kali
survei sebelumnya. “Kami merasa, dapat membantu Mahyeldi-Emzalmi untuk
memang satu putaran, dengan turut serta menjadi juru kampanye dan
langsung turun ke masyarakat,” kata Andre yang akhir-akhir ini juga
disibukkan sebagai ketua Tim Pemenangan H Endre Saifoel (H Wen) ke DPR
RI.
Sumber : http://hariansinggalang.co.id/andre-jurkam-mahyeldi/
posted by @Adimin
Label:
Pilkada,
TOPIK PILIHAN
October 21, 2013
pkspadang.com - Pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Padang nomor urut 10, Mahyeldi-Emzalmi, akan menggelar kampanye terbuka di Lapangan Imam Bonjol, Rabu (23/10).
Sumber : http://minangkabaunews.com/artikel-4209-rabu-besok-mahyeldiemzalmi-gelar-kampanye-terbuka-di-lapangan-imam-bonjol.html#sthash.nhcJ7tc2.dpuf
posted by @Adimin
Rabu 23 Okt 13 besok, Mahyeldi-Emzalmi Gelar Kampanye Terbuka di Lap. Imam Bonjol
pkspadang.com - Pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Padang nomor urut 10, Mahyeldi-Emzalmi, akan menggelar kampanye terbuka di Lapangan Imam Bonjol, Rabu (23/10).
Pasangan ini berjanji akan
menghadirkan lima puluh ribu massa pada kampanye kali ini. Sejumlah juru
kampanye, baik nasional maupun telah disiapkan.
Menurut Muharlion Tim Pemengan
Mahyeldi-Emzalmi, pasangan yang terkenal sepuluh program
Mahyeldi-Emzalmi ini mendapat amunisi baru menjelang pilwako 30 Oktober
2013.
Amunisi baru tersebut yakni
menyentuh langsung di kantong-kantong suara dengan akar rumput dengan
kunjungan ke pasar tradisionl, melayat jenazah, dan menjenguk orang
sakit dan masih banyak program yang lain.
Ketua Tim Pemenangan Muharlion
mengtakan "strategi yang dipakai merupahkan strategi peningkatan
silturahim dengan masyarakat ekonomi lemah sekaligus menyerap aspirasi
mereka,” katanya. (007)
Sumber : http://minangkabaunews.com/artikel-4209-rabu-besok-mahyeldiemzalmi-gelar-kampanye-terbuka-di-lapangan-imam-bonjol.html#sthash.nhcJ7tc2.dpuf
posted by @Adimin
Label:
Pilkada,
TOPIK PILIHAN
October 18, 2013
Visi dan Misi Mahyeldi-Emzalmi, Realistis dan Implementatif
Written By @Adimin on 18 October, 2013 | October 18, 2013
Calon
incumbent, H. Mahyeldi Ansharullah SP dengan pasangan H. Emzalmi,MSi
mengatakan Kota Padang perlu segera menuntaskan berbagai permasalahan
Misalnya masalah infrastruktur, Pasar, terminal, pendidikan, kesehatan,
kemiskinan dan pengangguran serta percepatan pembangunan.
Visi Padang Sejahtera 2019, dengan enam misinya, yang disampaikan calon
Walikota-wakil walikota Padang 2014-2019, Mahyeldi-Emzalmi dalam rapat
paripurna istimewa DPRD Padang, Sabtu (13/10), menurut para politikus
Kota Padang dan bisa diterapkan (implementatif).
Para anggota DPRDPadang memberikan pujian dan apresiasi mereka terhadap
visi Padang Sejahterah 2019, yakni “Mewujudkan Kota Padang menjadi Kota
Pendidikan, Perdagangan dan Pariwisata yang sejahtera, religius, dan
berbudaya “ yang disampaikan Mahyeldi.
Pencapaian visi tersebut melalui enam misi, yakni (1) Mewujudkan
pendidikan yang berkualitas untuk menghasilkan SDM yang beriman, kreatif
dan berdaya saing; (2) Menjadikan Kota Padang sebagai pusat perdagangan
wilayah Barat Sumatera; (3) Menjadikan Kota Padang sebagai daerah
tujuan wisata yang nyaman dan berkesan; (4) Meningkatkan kesejahteraan
masyarakat dan pengembangan ekonomi kerakyatan; (5) Menciptakan Kota
Padang yang aman, bersih, asri, tertib, bersahabat dan menghargai
kearifan local, serta (6) Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik,
bersih dan melayani.
Ini menurut mereka realistis dan bisa diterapkan. Wakil Ketua DPRD
Padang, Budiman,S.Ag menyebut visi misi Mahyeldi-Emzalmi sebagai
pandangan visioner tentang rencana pembangunan Kota Padang lima tahun ke
depan.
“Perhatian pasangan Mahyeldi terhadap masalah infrastruktur, Pasar,
terminal, pendidikan, kesehatan, kemiskinan dan pengangguran serta
percepatan pembangunan harus diapresiasi dan didukung,” kata Budiman.
Sedangkan anggota Komisi III DPRD Padang, Muharlion, mengatakan visi
misi Mahyeldi-Emzalmi menunjukkan kesiapannya jauh lebih matang
dibanding pasangan calon lainnya. Pemaparannya jelas, terukur dan
program-program tersebut harus dilanjutkan serta dituntaskan. “Banyak
keberhasilan yang diraih dalam lima tahun terakhir dan ini merupakan
hasil kerja sama yang baik antara Pemko Padang dan DPRD Padang
Pokoknya harus dilanjutkan dan dituntaskan,” kata Muharlion. Anggota
DPRD Padang lainnya, Pun Ardi menyebut, visi misi Mahyeldi-Emzalmi jelas
menggambarkan keberhasilan kinerja lima tahun terakhir.
Pekerjaan-pekerjaan rumah sekarang dan apa langkah-langkah lima tahun ke
depan. “Visi misinya logis, sebagai sebuah langkah konkret dan terukur
dari seorang pemimpin daerah untuk membawa masyarakat ke jalan yang
jelas,” ujar Pun Ardi.
Sementara itu, anggota DPRD Padang Fraksi PPBB, H. Maidestal Esa Mahesa
menilai visi Mahyeldi-Emzalmi sangat cemerlang, berdasarkan kondisi saat
ini yang didukung fakta. Mahyeldi telah memulai program-program
berdimensi ekonomi jangka panjang bagi masyarakat Kota Padang. Tepat
tagline pasangan ini, tuntaskan membangun Padang untuk semua. DPRD
Padang dan masyarakat meyakini, apabila program-program dapat
dituntaskan, maka dimensi ekonomi jangka panjang kota ini akan mantap.
Dukungan koalisi Parpol PKS dan PPP di parlemen juga menjadi modal besar
untuk mewujudkan program-programnya,” tutupnya. Sedangkan Anggoat DPRD
Padang, Rahayu Purwanti mengatakan, visi-misi Mahyeldi menunjukkan apa
yang sudah dilaksanakan lima tahun terakhir dan apa yang bakal dilakukan
kemudian. “Apa yang menjadi kekurangan tentu bakal dilanjutkan dan
dituntaskan pada lima tahun mendatang,” katanya.
Selain itu, Rahayu menilai visi misi Mahyeldi memberi perhatian besar
pada bidang kesehatan, pendidikan dan penyediaan lapangan kerja. “Visi
misinya sangat bagus, tinggal nanti pelaksanaannya kalau beliau berdua
terpilih,” kata Rahayu
Tambah Rahayu, visi misi Mahyeldi-Emzalmi sesuai dengan program-program
yang sudah berhasil dilaksanakan dan yang masih perlu dituntaskan lima
tahun mendatang. “Termasuk memberi perhatian terhadap wilayah utara.
Mudah-mudahan kalau AFI-Mukmin terpilih, ke depan ini perhatian terhadap
wilayah utara semakin baik. Karena Kaltim masih harus membantu Kaltara
selama tiga tahun mendatang,” kata Rahayu.
Inilah Sepuluh Program unggulan Mahyeldi-Emzalmi Cawako-Cawawako Padang 2014-2019
1. Melaksanakan pengaspalan dan betonisasi jalan lingkungan, perbaikan trotoar serta pengendalian banjir dan genangan air .
2. Menyelenggarakan pendidikan, pesantren ramadhan, kegiatan keagamaan,
seni budaya dan Olahraga yang lebih berkualitas, Gratis pendidikan SD,
SMP, SMA dan SMK Negeri serta pemberian beasiswa bagi semua
pelajar/mahasiswa berprestasi dari keluarga miskin.
3. Menyediakan terminal angkutan kota dan terminal bus dalam dua tahun serta penataan transportasi kota yang lebih baik.
4. Merehab 1.000 unit rumah tidak layak huni per tahun dan pelayanan
kesehatan gratis di Puskesmas/RSUD serta ambulan gratis bagi warga
miskin.
5. Membangun Pasar Raya Padang dalam dua tahun dan Revitalisasi pasar-pasar pembantu.
6. Meningkatkan dana operasional Kecamatan, Kelurahan, RW dan RT serta Guru TPQ/TQA/MDA menjadi 200% (dua ratus persen)
7. Memberikan santunan kematian Rp. 1.000.000,-(satu juta) bagi warga Kota Padang.
8. Mendorong pertumbuhan ekonomi, mencetak 10.000 wirausahawan baru dan
pengembangan ekonomi kreatif, UMKM serta pemberdayaan masyarakat petani
dan nelayan.
9. Merevitalisasi objek wisata Kota Padang menjadi wisata keluarga dan konvensi yang layak dan ramah.
10. Menyediakan anggaran untuk tunjangan daerah bagi PNS. (009)
Sumber:
http://minangkabaunews.com/artikel-4193-visi-dan-misi-mahyeldiemzalmi-realistis-dan-implementatif.html#sthash.2gdEcWoo.dpuf
posted by @Adimin
Label:
Pilkada,
TOPIK PILIHAN
October 17, 2013
posted by @Adimin
Pidato Penyampaian Visi Misi Calon WaliKota Padang 2014-2019 - MAHYELDI-EMZALMI
Written By @Adimin on 17 October, 2013 | October 17, 2013
Disusun jari nan
Sapuluah
Ditunduakkan kapalo nan satu
Jan lupo piliah nomor
sapuluah
Supayo padang semakin
maju
Assalamu’alaikum
Warahmatullahi Wabarakatuh,
Yang terhormat,
Saudara Ketua DPRD dan Wakil-wakil Ketua serta anggota DPRD Kota Padang
Yang terhormat
Walikota Padang, Yang
terhormat unsur Muspida Kota Padang,
Yang terhormat para calon Walikota dan Wakil Walikota Padang
periode 2014-2019
Yang
terhormat Ketua dan Komisioner KPU Kota Padang,
Yang
terhormat ketua Panwaslu dan anggota
Yang
terhormat sekretaris Daerah Kota Padang, asisten, Staf ahli, Sekretaris
Dewan, Kepala Badan, Kepala Dinas, Kepala Kantor, Kepala
Bagian, Camat, dilingkungan pemerintah
Kota Padang
Yang terhormat
angku-angku Niniak mamak, Alim ulama, Cadiak pandai, bundo kanduang, rekan-rekan
wartawan, para hadirin, tamu undangan yang menghadiri sidang paripurna DPRD
Kota Padang.
Yang terhormat dan Kami
cintai seluruh masyarakat Kota Padang dimanapun berada ,Generasi muda, Profesi,
Buruh , Petani dan Nelayan.
Selanjutnya, izinkanlah kami langsung menyampaikan Visi
dan Misi yang kami usung dalam pembangunan Kota
Padang yang kita cintai ini, setidaknya untuk lima tahun kedepan.
Dari lubuk hati
yang paling dalam, kami mengucapkan
terimakasih dan apresiasi setinggi-tinginya,kepada warga Kota Padang
yang telah memberikan kepercayaan kepada kami selama ini sebagai Wakil
Walikota.
Beberapa kemajuan
dan prestasi telah diperoleh untuk masyarakat dan warga
Kota Padang. Namun begitu banyak
persoalan dan problema masyarakat yang belum tuntas. Infra struktur yang belum
memadai untuk mempercepat pembangunan, serta semakin beratnya beban masyarakat
dalam menjalani kehidupan. Kondisi inipun
menjadi semakin rumit dan runyam, seiring dengan terjadinya gempa pada tahun
2009 yang lalu.
Hadirin dan
saudara-saudara yang kami hormati
Dengan banyak dan bertumpuknya persoalan kota
Padang yang harus diselesaikan, maka kita sebagai masyarakat yang agamis,
sangat meyakini bahwa tidak ada persoalan yang tidak bisa diselesaikan, karena
mustahil Allah membebani hambaNya, kecuali sesuai dengan kemampaunya dan Insya
Allah akan dapat diselesaikan,
diatasi dengan sebaik-baiknya.
Bermodal dengan
keyakinan itu, serta dengan semangat kebersamaan, kita perlu saling bahu-
membahu, maka perbaikan dan penataan kota Padang, akan bisa kita lakukan secara bertahap sesuai
mekanisme dan peraturan
perundang-undangan yang berlaku.
Banyak hal yang
belum tuntas kita realisasikan dan kita kerjakan. Misalnya masalah
infrastruktur, Pasar, terminal, pendidikan, kesehatan, kemiskinan dan pengangguran. Maka
dengan keyakinan kuat bahwa kami akan berupaya secara maksimal untuk melakukan
perubahan, percepatan pembangunan, dalam rangka merealisasikan cita-cita
bersama kita dalam membangun Kota Padang lebih baik kedepan.
Sesuai dengan
amanah masyarakat, maka kami Mahyeldi –Emzalmi maju menjadi calon Walikota dan Wakil
Walikota Padang untuk periode 2014-2019.
Hadirin, dan warga
kota Padang yang kami cintai
Sembilan
calon
Walikota telah menyampaikan visi dan misi, serta program-program
kerjanya kepada kita bersama. Maka selanjutnya izinkan pula kami
menyampaikan Visi pembangunan Kota Padang, untuk lima tahun kedepan
yaitu “Mewujudkan
Padang Sebagai Kota Pendidikan, Perdagangan dan Pariwisata yang
SEJAHTERA, RELIGIUS, DAN BERBUDAYA.
Visi
ini kami jabarkan kedalam enam misi, yaitu:
- Mewujudkan pendidikan yang berkualitas untuk menghasilkan SDM yang beriman, kreatif dan berdaya saing.
- Menjadikan Kota Padang sebagai pusat perdagangan wilayah Barat Sumatera.
- Menjadikan Kota Padang sebagai daerah tujuan wisata yang nyaman dan berkesan.
- Meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pengembangan ekonomi kerakyatan
- Menciptakan Kota Padang yang aman, bersih, asri, tertib, bersahabat dan menghargai kearifan lokal.
- Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, bersih dan melayani.
Enam misi yang
kami jabarkan dari visi yang telah disampaikan, menurut hemat kami telah
memenuhi harapan dan cita-cita
masyarakat Kota Padang. Insya Allah, dengan kebersamaan bisa kita realisasikan. Kami bisa dekat dengan
siapa saja, dan berusaha untuk tetap
selalu demikian, sehingga bisa melayani masyarakat
dengan baik dan sesuai harapan.
Untuk membuktikan
bahwa kami adalah tim yang kompak dan senantiasa bisa bekerjasama, maka untuk
membacakan program unggulan yang sesuai dengan harapan masyarakat, kami
persilakan kepada calon Wakil Walikota Bapak Ir. EMZALMI,
MSI untuk membacakan Program unggulan yang telah kami
rancang.
___________________________________________________
Melanjutkan apa
yang sudah disampaikan oleh Calon Walikota Bapak Mahyeldi, maka saya akan
bacakan program unggulan kami, yang merupakan hasil kajian secara mendalam, sesuai dengan kondisi dan potensi
pendukungnya.
Jika kami
diberikan kepercayaan oleh masyarakat, untuk memimpin Kota Padang untuk lima tahun kedepan, maka Program unggulan tersebut kami rangkum dalam
10 M, yaitu:
1. Melaksanakan
pengaspalan dan betonisasi jalan lingkungan,
perbaikan trotoar
serta pengendalian banjir dan genangan air .
2. Menyelenggarakan
pendidikan, pesantren
ramadhan, kegiatan keagamaan, seni budaya dan Olahraga yang lebih
berkualitas, Gratis pendidikan SD, SMP, SMA
dan SMK Negeri serta pemberian beasiswa bagi semua pelajar/mahasiswa berprestasi dari keluarga miskin.
3. Menyediakan terminal angkutan kota dan terminal bus dalam dua tahun serta
penataan transportasi kota yang lebih
baik.
4. Merehab
1.000 unit rumah tidak layak huni per tahun dan pelayanan kesehatan gratis di
Puskesmas/RSUD
serta ambulan gratis bagi warga miskin.
5. Membangun
Pasar Raya Padang dalam dua tahun dan
Revitalisasi pasar-pasar pembantu.
6. Meningkatkan
dana operasional Kecamatan, Kelurahan, RW dan RT
serta Guru TPQ/TQA/MDA menjadi 200% (dua
ratus persen)
7. Memberikan
santunan kematian Rp. 1.000.000,-(satu juta) bagi warga Kota Padang.
8. Mendorong
pertumbuhan ekonomi,
mencetak 10.000 wirausahawan baru
dan pengembangan ekonomi kreatif, UMKM serta pemberdayaan
masyarakat petani dan nelayan.
9. Merevitalisasi
objek wisata Kota Padang menjadi wisata
keluarga dan konvensi yang layak dan ramah.
10. Menyediakan anggaran untuk tunjangan daerah bagi PNS.
Semoga sepuluh program unggulan diatas
akan menjadi lebih sempurna. Dengan memilih nomor urut 10 (sepuluh),
Mahyeldi – Emzalmi pada bulan sepuluh
ini, semoga Kota Padang semakin
Sejahtera, Religius dan Berbudaya.
Sebagai penutup izinkan juga kami memyampaikan sebuah
pantun:
Sa
iriang balam jo barabah
Balam
lalu, Barabah mandi
Kalau
lai ingin Padang Barubah
Marilah
kito piliah Mahyeldi- Emzalmi
Wassalamualaikum warahmatullahi wa
barakatuh.
Tim Sukses 10 M, 13/10/2013
posted by @Adimin
Label:
Pilkada,
TOPIK PILIHAN










