pic

Powered by Blogger.

Humas PKS Ikuti Worshop Jurnalistik Pada Rapat Koordinasi

Humas PKS se-Sumatera Barat melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) yang berlangsung pada tanggal 4 - 6 November 2022 di Padang, Senin (5/11) ...

Search This Blog

Latest Post
Showing posts with label Pilkada. Show all posts
Showing posts with label Pilkada. Show all posts

MAHYELDI EMZALMI menangkan pilkada Kota Padang putaran kedua

Written By Sjam Deddy on 11 March, 2014 | March 11, 2014


pkspadang.com : Alhamdulillah, hasil rapat pleno KPU kota Padang, terkait rekapitulasi suara pilkada kota Padang. KPU menetapkan pasangan no 10 MAHYELDI-EMZALMI memenangkan pilkada kota Padang putaran kedua dengan perolehan suara pasangan No 3 147.166 suara dan pasangan No 10 MAHYELDI-EMZALMI 148.864 suara.

Meskipun dengan berbagai macam keberatan yang diajukan oleh saksi pasangan no 3. Tetapi KPU Kota padang tetap menetapkan (dengan berbagai pertimbangan) bahwa pemenang pilkada putaran kedua ini adalah pasangan no 10 MAHYELDI-EMZALMI






posted by @Adimin

MAHYELDI MENANGKAN PILKADA PADANG

Written By Sjam Deddy on 05 March, 2014 | March 05, 2014

 

Setelah masyarakat/warga kota Padang menggunakan hak pilihnya sejak tadi pagi, dan penyelenggara Pilkada ditingkat TPS juga sudah bekerja secara maksimal. Tim Mahyeldi-Emzalmi telah melakukan penghitungan  secara quic count dan real count berbasis C1. Berdasarkan hasil penghitungan tersebut didapatkan data Kandidat nomor 3 (Deje) mendapatkan suara  sebanayak 147.270 suara /49,71%  dan Mahem mendapatkan suara  sebanyak 148.997 suara /50,29%

Dengan telah selesainya penghitungan tersebut, maka izinkanlah kami menyampaikan ucapan terimakasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada semua warga kota Padang dan semua penyeleggara pilkada putaran kedua ini. Besarnya suara yang diberikan kepada kami adalah bukti nyata keinginan masyarakat yang sesuai/cocok dengan harapan dan program yang kami tawarkan. Maka sejatinya kemenangan ini adalah kemenangan masyarakat warga kota. Adapun kami tidak lebih dari orang-orang yang diberikan amanah tapi pada akhirnya menjadi pelayan bagi   semua masyarakat dan warga kota. Oleh karenanya kami menghimbau kepada  pihak kepolisian, panitia penyelengggara ditingkat keurahan, kecamatan dan kota , rekan-rekan wartawan  media masa dan elektonik serta masyarakat luas, agar kiranya  sama-sama menjaga kondisi keamanan,  mengawal penghintungan suara sampai akhir, sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan.

Kami Mahyeldi-Emzalmi juga menyadari bahwa amanah ini sangatlah berat, tetapi kami meyakini bahwa dengan  semangat kebersamaan, kita bisa bangkit dan memperbaiki Kota Padang sesuai dengan Visi dan Misi serta program yang kami usung. Mohon kami dikawal, berikan masukan dan jangan sungkan untuk menegur kami, jika ada kekeliruan dan pelanggaran  yang kami lakukan.

Kepada saudara kami Desri Ayunda dan Jammes Hellyward kami juga mengucapkan apresiasi dan penghargaan  yang setinggi-tingginya. Tanpa keterlibatan saudara berdua dan tim, tentunya Pilkada yang kita laksanakan akan terasa hambar. Kamipun juga menghaturkan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada semua warga kota, jika dalam proses kampanye sebelumnya terdapat kekhilafan dan kelalaian kami dalam menjaring aspirasi dan masukan masyarakat. Kepada Tim Mahem, relawan, simpul simpul masa di semua kini, kami juga juga menghimbau untuk tidak lengah, tuntaskan kerja-kerja kita yang masih terbengkalai dan jangan sampai lupa diri, apalagi merasa sudah menang, sehingga yang muncul eforia dan pelanggaran. Kita semua adalah badunsanak, kemenangan kita adalah kemenangan warga kota Padang, maka yang perlu kita lakukan adalah bersyukur kepada Allah, karena sudah terpilih pemimpin kota Padang untuk 5 tahun kedepan dengan proses yang damai dan lancar.

Selamat untuk warga kota Padang, tim Mahem, Deje, Penyelenggara Pemilu dan  kita semua.  Dari sini kita mulai pembangunan, mewujudkan kota Padang yang lebih baik, untuk kesejahteraan kita semua, kita kejar ketertinggalan  dengan  semangat kebersamaan.

Mahyeldi - Emzalmi           
        
 


posted by @Adimin

Mahyeldi Dalam Perang Khandaq Pilkada Padang

Written By Sjam Deddy on 08 January, 2014 | January 08, 2014



Sepuluh ribu pasukan dari kabilah-kabilah berhimpun dalam sebuah koalisi, saling dukung mendukung. Kabilah-kabilah itu awalnya sering tidak rukun, bertengkar sesamanya bahkan ada yang saling bunuh, tapi hari itu mereka berkumpul mengelilingi Kota Madinah untuk sebuah tujuan yang sama. 

Mengakhiri kisah Muhammad dan pengikutnya.

Madinah tentu belum membayangkan kondisi ini sebelumnya, lalu Salman Al-Farisi mengusulkan menggali parit besar di sekeliling Kota Madinah untuk menghadapi pasukan musuh. Rasulullah menyetujui ide itu bahkan Beliau pulalah yang membuat peta penggalian. Semua turun bekerja menggali parit. Tapi ketakutan sebagian sahabat tetap ada sebagaimana tergambar dalam Al-Quran.
“(Yaitu) ketika mereka datang kepadamu dari atas dan dari bawahmu, dan ketika tidak tetap lagi penglihatan(mu) dan hatimu naik menyesak sampai ke tenggorokan dan kamu berprasangka yang bukan-bukan terhadap Allah” (Al Ahzab: 10)

Saya seakan melihat hal yang sama dengan Pilkada Kota Padang putaran kedua yang menyisakan pasangan Mahyeldi-Emzalmi (PKS-PPP) dan Desri Ayunda-James Hellyward (Independen). Seakan ini adalah Perang Khandaq bagi Mahyeldi-Emzalmi, meski tidak sepenuhnya sama karena dalam perang Khandaq pertarungan terjadi antara muslim dan kafir sementara di sini seluruh peserta Pilkada sejak putaran pertama adalah muslim.

Namun berkoalisinya banyak partai untuk mendukung Desri-James pada putaran kedua seolah seperti suasana “pengepungan” di Madinah dahulu. Hari ini pasangan Desri-James telah mendapatkan dukungan tambahan dari PDI-P, Hanura, PAN, PKPI dan Golkar. Partai-partai yang pada putaran awal saling bertarung dengan memajukan jagoan masing-masing, kini mendukung Desri-James. Saya tentu tidak tahu pasti apakah dukungan ini karena pertimbangan logika atau logistik, yang jelas mereka sudah bersatu mendukung Desri-James, pasangan yang maju melalui jalur independen.

Dengan demikian Mahyeldi yang diusung PKS, kini harus berhadapan dengan sebuah koalisi besar dari partai-partai besar. Sebuah “pengepungan” yang bisa membuat takut dan meruntuhkan semangat. Namun itu semua harus dihadapi dengan gagah, para kader PKS, tim sukses dan para pendukung perlu mengambil kembali pelajaran dari perang Khandaq.

Menggali Parit
Pembangunan parit tidak pernah dikenal dalam ”kamus perang” orang Arab. Mereka hanya mengenal teknik maju, mundur, gempur, atau lari. Maka ketika pasukan koalisi melihat parit yang menganga lebar di antara mereka dan Madinah, semua menjadi kaget dan bingung hendak berbuat apa. Akhirnya mereka hanya duduk di tenda-tenda dan berfikir. Tidak ada hasil.

Begitu dalam menghadapi Pilkada putaran kedua yang hanya beberapa hari lagi, harus ada sebuah strategi yang belum pernah terpikirkan oleh lawan. Strategi yang akan menjadi penentu kemenangan sebagaimana di perang Khandaq. Karena sesungguhnya perang Khandaq bukanlah sepenuhnya pertempuran kolosal di medan laga yang didominasi oleh hunusan pedang dan tombak, tetapi Khandaq adalah perang strategi dan urat syaraf.

Kerja Keras
Setelah ide menggali parit disetujui Rasulullah maka para sahabat langsung melaksanakannya. Dalam riwayat disebutkan bahwa setiap sepuluh orang diwajibkan menggali parit sepanjang 40 meter (lebar 4,62 meter dan dalam 3,234 meter). Dengan kerja keras dan kesungguhan mereka pun berhasil menggali parit mencapai 5.544 meter.

Maka untuk meraih kemenangan setiap kader dan pendukung harus bekerja keras sepenuh tenaga sampai batas akhir, sebagaimana dicontohkan para prajurit Khandaq. Tidak boleh ada yang patah semangat dan menyerah sebelum memasuki medan perang. Semua harus memberikan kontribusi terbaiknya dalam hal apa saja untuk memperoleh kemenangan.

Optimis
Dalam perang Khandaq kita belajar tentang harapan yang tidak boleh padam, apapun kondisinya. Dengarlah apa yang diucapkan oleh Rasulullah saat memecahkan batu besar ketika menggali parit. Ucapan penuh optimisme, padahal saat itu kondisinya benar-benar genting dan mencekam.
“Allahu Akbar, kunci-kunci Syam telah diberikan kepadaku, demi Allah aku tengah melihat istana-istananya yang kemerahan”
“Allahu Akbar, kunci-kunci Persia telah diberikan kepadaku, demi Allah aku tengah melihat istana kota berwarna putih”
“Allahu Akbar, kunci-kunci Yaman telah diberikan pula kepadaku, demi Allah kini aku tengah melihat pintu-pintu Kota Shan’a dari tempatku ini”
Maka penting bagi seluruh kader dan pendukung untuk terus bekerja dalam optimisme yang penuh akan sebuah kemenangan.

Berdoa
Dan doa tidak boleh terhenti. Teruslah memohon pertolongan kepada Allah, sungguh pertolongan Allah itu sangat dekat. Sebagaimana pertolongan itu telah turun di Perang Khandaq.
“Hai orang-orang yang beriman, ingatlah akan nikmat Allah (yang telah dikaruniakan) kepadamu ketika datang kepadamu tentara-tentara, lalu Kami kirimkan kepada mereka angin topan dan tentara yang tidak dapat kamu melihatnya. Dan adalah Allah Maha Melihat akan apa yang kamu kerjakan” (Al-Ahzab: 9)

Lalu sejarah mencatat, pasukan koalisi kembali pulang dalam keadaan yang payah, kedinginan, kekurangan makanan dan tidak bersemangat. Dan kemenangan menjadi nyata di pihak muslim Madinah.

Tapi bukan kekalahan itu saja yang patut dikhawatirkan oleh para musuh. Mereka perlu tahu, ketika perang Khandaq usai Rasulullah menyampaikan bahwa, “Setelah hari ini mereka tidak akan mendatangi kita lagi, tapi kitalah yang mendatangi mereka”. Inilah kemenangan yang agung dan titik tolak bahwa perang yang dijalani kaum muslim tak lagi perang bertahan, tapi tampil ke depan untuk memusnahkan kebatilan menggantinya dengan Islam yang lurus.

Dan jika kemenangan di Pilkada Kota Padang menjadi milik Mahyeldi, maka semoga ini juga menjadi tanda bahwa Gelombang Ketiga itu telah dimulai.

Adrian Fetriskha, SH.

Sumber: http://www.dakwatuna.com/2014/01/07/44429/mahyeldi-dalam-perang-khandaq-pilkada-padang/#ixzz2pmDsKEaJ

posted by @Adimin

Warga Muhammadiyah Pilih Mahyeldi-Emzalmi, untuk Pilkada putaran II

Written By Sjam Deddy on 10 December, 2013 | December 10, 2013


Pengurus berikut kader Muhammadiyah se-Kota Padang, mendukung pasangan calon nomor urut 10, Mahyeldi-Emzalmi sebagai kepala daerah Kota Padang pada pemilu kepala daerah (pilkada) putaran II nanti. Muhammadiyah tak sekedar mendukung, tapi ikut memperjuangkan paslon yang diusung PKS-PPP ini.
 
“Di Muhammadiyah, setiap anggotanya merdeka untuk menggunakan hak pilih, baik itu di pemilu maupun pilkada. Tak ad aturan yang mewajibkan, kader Muhammadiyah juga harus memilih calon dengan latar belakang Muhammadiyah pula,” ungkap Wakil Ketua PD Muhammadiyah Padang, H. Mansyur Anwar, di Puti Bungsu Room Edotel SMK 6 Padang, sabtu (7/11) lalu.
 
Pernyataan ini disampaikan Mansyur Anwar, saat deklarasi dukungan PD Muhammadiyah Padang kepada pasangan calon (Paslon) Mahyeldi-Emzalmi. Hadir dalam kesempatan itu, pengurus dan pimpinan Muhammadiyah dari 11 kecamatan di Kota Padang dan sejumlah badan otonom serta organisasi perempuannya. 
 
Juga hadir Muharlion, ketua Tim Pemenangan Mahyeldi-Emzalmi. Pengurus PKS Padang dan Sumbar juga tampak di deklarasi itu, seperti Muhidi (ketua DPD PKS Padang), Budiman Dt Malano Garang (pengurus DPW PKS Sumbar), Nursalim (pengurus DPD PKS Padang) dan lainnya.
 
Dikesempatan itu, PD Muhammadiyah Padang juga menyatakan peryataan sikap yang ditujukan kepada warga Muhammadiyah, penyelenggra pemilu (KPU dan Panwaslu beserta jajaran di bawahnya-red) serta warga Padang secara umumnya.
 
Al Quran menghajarkan, memilih pemimpin yang paling baik itu adalah orang yang paling paham agama. Hal itu ada pada pasangan Mahyeldi-Emzalmi. Karenanya, memilih Mahyeldi-Emzalmi adalah pilihan yang tepat bagi warga Muhammadiyah di Pilkada putaran II nanti,” kata Mansyur yang juga mengingatkanpenyelenggara, melaksanakan pilkada secara jujur, fair dan berkeadilan.
 
Sementara, pengurus Aisyiah Ampang, Andrina Rosa mengungkapkan, Mahyeldi adalah seoarang penasehat PD Muhammadiyah. Dua partai yang mengusung mereka, juga partai yang komit memperjuangkan amar ma’ruf nahi munkar sebagaimana  juga jadi cita-cita perjuangan Muhammadiyah. “mari kita perjuangkan Mahyeldi-Emzalmi untuk menang pada pilkada putaran II nanti,” ajak Andriana Rosa.
 
Selain itu, pengurus Aisyiah Pampangan, Basnimar meminta Mahyeldi, jangan berat sebelah jika nantinya dipercaya masyarakat sebagai pemimpin Kota Padang. Maksud berta sebelah itu, terangnya, jika kader PKS atau PPP (partai pengusung-red) yang menghubungi mudah diterima, sementara organisasi lain prosedurnya berbelit.
 
“Ingat analogi perbedaan antara pilakada dan pil KB yang sudah banyak jadi pembicaraan beberapa waktu terakhir,” terang basnimar, disambut tawa peserta deklarasi.
 
Dukungan dari pengurus dan kader Muhammadiyah se-Kota Padang ini, diapresiasi Mahyeldi. Tapi, dia mengingatkan, menjaga persatuan dan kesatuan juga jauh lebih penting, selama pelaksanaan pesta demokrasi ini. “Agenda pilkada maupun pemilu, selain memilih pemimpin tapi juga sebagai arena latihan bagi kita untuk menjaga kekompakan,” terangnya.
 
Menjawab pertanyaan agar tidak membeda-bedakan, Mahyeldi menyebut, hal itu tidak dilakukannya selama menjabat wakil walikota pada lima tahun terakhit. Insya Allah, tidak akan ada perlakuan berbeda kepada masyarakat. Pemimpin itu seharusnya melayani,” terangnya.
 
Di kesempatan emas itu, Mahyeldi juga memaparkan visinya, “Mewujudkan Padang Sebagai Kota Pendidikan, Perdagangan dan Pariwisata Yang Sejahtera, Religius dan Berbudaya.” Visi ini dijabarkan kedalam enam misi yaitu, mewujudkan pendidikan yang berkualitas untuk menghasilkan SDM yang beriman, kreatif dan berdaya saing serta menjadikan Kota Padang sebagai pusat perdagangan wilayah Barat Sumatera.
 
Kemuadian, menjadikan Kota Padang sebagai daerah tujuan wisata yang nyaman dan berkesan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pengembangan ekonomi kerakyatan, menciptakan Kota Padang yang aman, bersih, asri, tertib bersahabat dan menghargai kearifan lokal dan Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, bersih dan melayani.
 
Visi-misi itu lalu rirangkum dalam 10 program unggulan (10 M) yaitu melaksanakan pengaspalan dan betonisasi jalan lingkungan, perbaikan trotoar serta pengendalian banjir dan genangan air. Menyelenggarakan pendidikan, pesantren ramadhan, kegiatan keagamaan, seni budaya dan Olahraga yang lebih berkualitas, Gratis pendidikan SD, SMP, SMA dan SMK Negeri serta pemberian beasiswa bagi semua pelajar/mahasiswa berprestasi dari keluarga miskin. 
 
Menyediakan terminal angkutan kota dan terminal bus dalam dua tahun serta penataan transportasi kota yang lebih baik. Merehap 1.000 unit rumah tidak layak huni per tahun dan pelayanan kesehatan gratis di Puskesmas/RSUD serta ambulan gratis bagi warga miskin. Membangu Pasar Raya Padang dalam dua tahun dan Revisitalisasi pasar-pasar pembantu.
 
Kemudian, meningkatkan dana operasional kecamatan, kelurahan, RW dan RT serta guru TPQ/TQA/MDA menjadi 200 persen, memberikan satunan kematian Rp 1 juta bagi warga Kota Padang, mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif, UMKM serta pemeberdayaan masyarakat petani dan nelayan.
 
Selanjutnya, merevitalisasi objek wisata Kota Padang menjadi wisata keluarga dan konvensi yang layak dan ramah dan menyediakan anggaran untuk tunjangan daerah bagi PNS.
 
“Semoga sepuluh program unggulan diatas akan menjadi lebih sempurna dengan memilih nomor urut 10, Mahyeldi-Emzalmi. Semoga Kota Padang semakin Sejahtera, Religius dan Berbudaya,” kata Mahyeldi dalam acara yang berakhir jelang magrib itu. (ADV)
 
Pos Metro Padang



posted by @Adimin

Berbagi Duka Dengan Santunan Rp 1 Juta

Written By Sjam Deddy on 09 December, 2013 | December 09, 2013



Pada 2014, Mahyeldi Ansharullah akan menggulirkan program santunan kematian Rp 1 juta bagi setiap warga Kota Padang. Santunan ini menjadi salah satu unggulan dalam sepuluh program pasangan Mahyeldi-Emzalmi.
 
Namun, muncul pertanyaan di warga kota, bagaimana merealisasikan program tersebut. Bantuan Rp 1 juta merupakan nilai yang tak sedikit.
 
Kalau mengukur santunan itu dari jumlah penduduk Kota Padang yang mencapai 833.562 jiwa, tentu angka Rp 1 juta menjadi sangat besar. Apalagi kalau misalnya mempersepsikan, sepersepuluh saja warga Padang meninggal, tentu santunannya membengkak beratus miliaran. Namun, tak logis kalau mengasumsikan angka kematian di Kota Padang itu mencapai sepersepuluh jumlah penduduk.
 
Mahyeldi menjelaskan, setiap tahun rata-rata angka kematian di Kota Padang mencapai 1.600 jiwa. Ketika setiap warga yang tertimpa musibah diberi santunan Rp 1 juta, maka jumlahnya pertahun tak lebih Rp 1,6 miliar. Melalui pos anggaran bantuan saja menurut Mahyeldi, santunan itu bisa diwujudkan. "APBD Kota Padang mencapai Rp 1,2 triliun. Jadi, kita bisa mengalokasikan anggaran Rp 1,6 miliar itu pertahun," ujar Mahyeldi.
 
Program santunan kematian Rp 1 juta itu merupakan bentuk berbagi terhadap sesama. Mahyeldi dalam banyak kesempatan selalu intens untuk mengunjungi warga kota yang tertimpa kemalangan.
 
Seperti diungkapkan tokoh masyarakat Pauh-Kuranji, Armalis, setiap kali mendapat kabar ada warga Kota Padang yang tertimpa musibah, Mahyeldi pasti akan melayat ke rumah warga tersebut.
 
"Saya lihat sendiri ketika selesai mengikuti kegiatan di suatu tempat, ketika Mahyeldi mendapat kabar ada warga yang kemalangan, sebisa mungkin ia akan mampir," ujar Armalis beberapa waktu lalu.
 
Mahyeldi diakui Armalis merupakan sosok yang dekat dengan rakyat. Selain itu, ia dikenal rendah diri, walau posisinya sebagai salah seorang pejabat di Kota Padang. Sebagai Wakil Walikota Padang, Mahyeldi menurut Armalis tetap rendah hati. Ia mudah berinteraksi dengan warga kota dari lapisan mana pun.
 
Sosok yang rendah hati dan dekat dengan masyarakat mendorong Mahyeldi menggulirkan program yang langsung menyentuh rakyat, terutama dari kalangan kecil. Program santunan kematian yang akan digulirkan mendapat sambutan antusias dari warga Padang.
 
"Iko program yang menyentuh kami rakyat ketek. Santuna Rp 1 juta memang bukan angka yang besar. Tapi, taraso awak punyo apak," ujar salah seorang warga Kota Padang ketika berdialog dengan Mahyeldi.
 
Dari Rakyat Kecil
Program menyentuh rakyat kecil yang digagas Mahyeldi terinspirasi dari pengalaman hidupnya sendiri. Ia mengisahkan, terlahir dari keluarga ekonomi kecil. Ayahnya hanya seorang tukang angkat di Pasar. Dengan kesulitan ekonomi, sang ayah masih tetap memperjuangkan pendidikan anak-anaknya.
 
Mahyeldi sampai mengenyam pendidikan di perguruan tinggi dan menjadi sarjana di bidang Pertanian. Untuk membantu biaya pendidikannya itu, ia tak segan menjadi garin di Masjid dan Mushalla. "Saya merasakan betul arti penting pendidikan. Karena itu, jangna sampai ada anak-anak di Kota Padang yang tak bisa mengenyam pendidikan karena kemiskinan," ujar dia.
 
Mahyeldi juga akan menggulirkan program pendidikan gratis bagi anak-anak di Kota Padang, dari jenjang SD sampa SLTA. Pendidikan itu benar-benar gratis tanpa pungutan apapun. Ia juga menggiatkan sanggar belajar agar setiap anak yang putus sekolah bisa mengikuti program paket belajar, apakah Paket A, B atau C.
 
"Jangan ada anak-anak kita yang tak punya ijazah," tambah Mahyeldi.
 
Selain itu, Mahyeldi juga mgenggulirkan program kesehatan bagi warga Kota Padang. Diharapkan warga kota ini bisa mendapatkan layanan kesehatan. Tak ada lagi yang tak mendapat layanan kesehatan karena ketiadaan biaya. (adv)
 
 
Harian Singgalang


posted by @Adimin

Mahyeldi Minta BPBD Tetap Waspada Bencana Banjir

Written By Sjam Deddy on 06 December, 2013 | December 06, 2013


Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang diminta siap siaga memasuki bulan Desember tahun 2013 ini. Pasalnya, cuaca buruk mulai terjadi di Kota Padang.
Dikatakan Wakil Walikota Padang, H. Mahyeldi Dt Maradjo BPBD harus lebih proaktif dan siap bekerja saat cuaca buruk terjadi seperti saat ini.
"Jangan meleng atau kurang antisipatif sedikit saja, kemudian akhirnya dampak yang terjadi justru sangat besar dan merugikan. Makanya saya ingatkan untuk waspada dini," kata Mahyeldi usai Acara peresmian pemakaian Kantor Camat Kuranji, Rabu, (4/12)
Tak hanya mengingatkan BPBD, Wakil Walikota Padang ini sendiri meminta kepada masyarakat juga sadar diri terkait dengan cuaca buruk yang terjadi akhir-akhir ini.
Menurutnya, masyarakat jangan tunggu pemerintah melakukan evakuasi, tetapi harus lebih dulu menyadari dampak yang akan terjadi, sehingga jika melihat ada gejala bakal terjadi bencana, bisa langsung lebih dulu mengungsi.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang diminta siap siaga memasuki bulan Desember tahun 2013 ini. Pasalnya, cuaca buruk mulai terjadi di Kota Padang.

Dikatakan Wakil Walikota Padang, H. Mahyeldi Dt Maradjo BPBD harus lebih proaktif dan siap bekerja saat cuaca buruk terjadi seperti saat ini.

"Jangan meleng atau kurang antisipatif sedikit saja, kemudian akhirnya dampak yang terjadi justru sangat besar dan merugikan. Makanya saya ingatkan untuk waspada dini," kata Mahyeldi usai Acara peresmian pemakaian Kantor Camat Kuranji, Rabu, (4/12)

Tak hanya mengingatkan BPBD, Wakil Walikota Padang ini sendiri meminta kepada masyarakat juga sadar diri terkait dengan cuaca buruk yang terjadi akhir-akhir ini.

Menurutnya, masyarakat jangan tunggu pemerintah melakukan evakuasi, tetapi harus lebih dulu menyadari dampak yang akan terjadi, sehingga jika melihat ada gejala bakal terjadi bencana, bisa langsung lebih dulu mengungsi.

"Intinya disini kita harus saling waspada," kata Mahyeldi kembali - See more at: http://minangkabaunews.com/artikel-4331-mahyeldi-minta-bpbd-tetap-waspada-bencana-banjir.html#sthash.NwiL5YWy.dpuf
minangkabaunews

posted by @Adimin

Ribuan Pendukung Siap Hantarkan Mahyeldi Jadi Walikota Padang

Written By Sjam Deddy on 04 December, 2013 | December 04, 2013


Sekitar 10 ribu masa pendukung Mahyeldi dan Emzalmi (Mahyeldi) hadir dalam acara silahturrahmi di Rumah makan Palapa Jalan Bay Pass di depan SPBU Korong Gadang Kecamatan Kuranji Padang, hari hujan tak mengalangi niat para masa mahyeldi untuk hadir yang datang dari segala unsur lampisan masyarakat, Bundo Kanduang, Ormas-orams dan tokoh-tokoh masyarakat Kota Padang, Minggu (1/12).

Acara tatap muka dan silahturrahmi ini di sponsori H. Almin Bachtiar salah seorang pengusaha Kapal Tengker di tanah air ibu pertiwi dan bahkan usahanya sudah berkembang di dunia Internasional,

Beliau sosok seorang darmawan yang dapat di andalkan, pemurah, penyayang dan suka memberikan bantuan terhadap siapapun orangnya. Begitu juga dengan Armailis seorang tokoh masyarakat Kota Padang yang ikut mencalonkan diri pada putaran pertama, gagal untuk masuk pada putaran kedua, berpasangan dengan Maigus Nasir, sedangkan maigus Nasir bergabung dengan Deje. nampaknya pasangan satu paket ini tidak dapat bergabung dan bersatu pada putaran kedua dalam menentukan pilihannya.

Almin Bachtiar katakan mari kita berikan semangat dan motivasi sesungguhnya kepada Mahyeldi dalam putaran kedua 18 Desember 2013, siapa lagi yang akan dapat mengangkat derajat Saudara kita yang harapkan, kalau tidak kita semuanya, maka itu saya ajak dan himbau seluruh warga Kota Padang jangan sampai tidak memilih pemimpin terbaik di atas yang baik.

Satu suara sangat berarti buat kita semuanya dan menentukan nasib kota ini kedepannya, berikanlah suara itu kepada Mahyeldi, Mahyeldi sosok pemimpin Jenius dan enerjik serta sudah perpengalaman, teruji kemampuannya, di bidang pembangunan dan kemasyarakatan.

Di samping itu, orangnya jujur, piawai, terbuka dan sangat mudah di ajak bicara apa saja, tentu kita berharap pasangan Mahyeldi ini di Izinkan Allah nantinya menjadi Walikota dan Wakilwali Padang untuk 5 tahun kedepannya, ujar Datuk Rajo Sikumbang Sumatera Barat.

Di samping itu, H.Almin bachtiar yang di dampingi Armailis dan beberapa tokoh masyarakat, katakan kami siap memberikan dukungan sepenuhnya baik moril dan materil sampai pelantikan pasangan ini menjadi Walikota dan Wakil Walikota Padang untuk priode 2014-2019.

Selanjutnya Mahyeldi di dampingi Emzalmi mengucapkan ribuan terima kasih yang tak terhingga atas kehadiran masa pendukung Mahyeldi yang luar biasa banyaknya, terutama sekali kepada orang tua kita H. Almin Bachtiar dan Armailis telah mempersiapkan tempat dengan baik senyaman mungkin .

Walaupun hari hujan tak mengalangi niat masa mahyeldi untuk hadir dalam acara silahturrahmi sesama pendukung Mahyeldi di rumah makan Palapa milik Armalis. Dengan rasa senang dan terharu, Mahyeldi tak banyak bicara dalam kesempatan ini, Beliau hanya berpesan untuk selalu menjaga keamanan dan ketertiban di tengah-tengah masyarakat. Dalam hitungan hari,tanggal 18 Desember 2013 nanti adalah waktu penentuan buat kita bersama, apa kita sukses atau tidaknya. Sukses kami adalah sukses kita semuanya dan suksesnya warga Kota Padang dalam menentukan pilihannya,
ujar Mahyeldi.

Jadi, acara silahturrahmi ini sangat penting sekali dalam mengambil sikap dan keputusan diri pribadi kita semua, baik yang belum sempat hadir dalam acara hari ini, kita akan terus lakukan silahturrahmi agar kedekatan antara sesama kita lebih terasa dan menyatu dalam satu pilihan, ujar Mahyeldi mengakhirinya.

minangkabaunews

posted by @Adimin

Mahyeldi-Emzalmi Peroleh Suara Terbanyak Pilkada Padang

Written By Sjam Deddy on 06 November, 2013 | November 06, 2013



Padang, MinangkabauNews -- Calon Walikota Padang 'Incumbent' H. Mahyeldi Ansharullah,SP yang berpasangan dengan Mantan Sekretaris Kota Padang, Ir. H. Emzalmi,MSi memperoleh suara terbanyak pada Pilkada Kota Padang 30 Oktober 2013, sebanyak 92.214 suara.

Hasil pleno terbuka rekapitulasi suara KPU Kota Padang yang diselenggarakan di Hotel Grand Inna Muara, Senin, (4/11). hasil rekapitulasi dari 11 PPK di Kota Padang yakni Kecamatan Padang Selatan, Padang Utara, Padang Barat, Padang Timur, Bungtekab, Padang timur, Lubuk Kilangan, Kuranji, Koto Tangah dan Lebuk Begalung,

Hasil rekapitulasi saura adalah sebagai berikut Pasangan nomor urut 1 Emma Yohana – Wahyu Iramana Putra mendapat 25599 suara (8,14 persen) dan pasangan nomor urut dua Michele Elqudsyi – Januardi Sumka mendapat 15.745 suara (15,55 persen).

Selanjutnya, paslon perseorangan nomor urut tiga Desri Ayunda – James Hellward mendapat 59.485 suara (9,14 persen), pasangan nomor urut 4, Asnawi Bahar – Surya Budi mendapat 12.626 suara (4,03 persen) pasangan nomor urut 5, Ibrahim – Nardi Gusman mendapat 14.845 suara (4,74 persen), pasangan nomor urut 6, Kandris – Indra Dwipa mendapat 13.762 suara (4,38 persen), pasangan nomor urut 7, Maygus Nasir - Armalis mendapat 36.465 suara (11,64 persen), pasangan nomor urut 8 Indra Jaya –Yefri Hendri Darmi mendapat 4470 suara (1,43 persen), pasangan nomor urut 9 Syamsuar Syam – Mawardi Nur mendapat 4616 suara (1,47 persen) serta pasangan nomor urut 10, Mahyeldi - Emzalmi mendapat 92.214 suara (29,45 persen).

Pembacaan hasil rekapitulasi suara hasil Pilkada Kota Padang dalam rapat pleno terbuka KPU Kota Padang tersebut disampaikan masing-masing PPK dari 11 kecamatan di Kota Padang dan disaksikan anggota KPU Kota Padang dan unsur pimpinan daerah Kota Padang.

Berdasarkan hasil rekapitulasi KPU Kota Padang tersebut, pasangan nomor urut satu unggul di semua kecamatan atau di semua PPK di Kota Padang.

Ketua KPU Kota Padang, Alison mengatakan setelah ditetapkan hasil rekapitulasi penghitungan suara tersebut, bagi para pasangan calon yang merasa keberatan diberikan kesempatan untuk menyampaikan keberatan.

"Kami persilahkan kalau merasa keberatan ditulis di form keberatan DB2-KWK.KPU dan setelah ini akan ada tanggapan dari saksi," kata Alison saat menjawab hujan intruksi dari masing-masing saksi paslon.

Dalam pleno KPU tersebut salah satu saksi dari pasangan calon mentakan bawhawa Pilakda cacat makanya papun yang dihasilkan juga menimbulkan kecacatan, seperti maslah indikasi penggelembungan suar di Lubeg dan Nanggalo yang merugikan paslon lain.

Rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan suara di tingkat KPU Kota Padang dihadiri Walikota Padang, DR. H. Fauzi Bahar, pejabat Kota Padang serta para tim sukses enam pasangan calon pada Pilkada Kota Padang - See more at: http://minangkabaunews.com/artikel-4245-mahyeldiemzalmi-peroleh-suara-terbanyak-pilkada-padang.html#sthash.tvNzrBMh.dpuf
pkspadang.com - Calon Walikota Padang 'Incumbent' H. Mahyeldi Ansharullah,SP yang berpasangan dengan Mantan Sekretaris Kota Padang, Ir. H. Emzalmi,MSi memperoleh suara terbanyak pada Pilkada Kota Padang 30 Oktober 2013, sebanyak 92.214 suara.

Hasil pleno terbuka rekapitulasi suara KPU Kota Padang yang diselenggarakan di Hotel Grand Inna Muara, Senin, (4/11). hasil rekapitulasi dari 11 PPK di Kota Padang yakni Kecamatan Padang Selatan, Padang Utara, Padang Barat, Padang Timur, Bungtekab, Padang timur, Lubuk Kilangan, Kuranji, Koto Tangah dan Lebuk Begalung,

Hasil rekapitulasi saura adalah sebagai berikut Pasangan nomor urut 1 Emma Yohana – Wahyu Iramana Putra mendapat 25599 suara (8,14 persen) dan pasangan nomor urut dua Michele Elqudsyi – Januardi Sumka mendapat 15.745 suara (15,55 persen).

Selanjutnya, paslon perseorangan nomor urut tiga Desri Ayunda – James Hellward mendapat 59.485 suara (9,14 persen), pasangan nomor urut 4, Asnawi Bahar – Surya Budi mendapat 12.626 suara (4,03 persen) pasangan nomor urut 5, Ibrahim – Nardi Gusman mendapat 14.845 suara (4,74 persen), pasangan nomor urut 6, Kandris – Indra Dwipa mendapat 13.762 suara (4,38 persen), pasangan nomor urut 7, Maygus Nasir - Armalis mendapat 36.465 suara (11,64 persen), pasangan nomor urut 8 Indra Jaya –Yefri Hendri Darmi mendapat 4470 suara (1,43 persen), pasangan nomor urut 9 Syamsuar Syam – Mawardi Nur mendapat 4616 suara (1,47 persen) serta pasangan nomor urut 10, Mahyeldi - Emzalmi mendapat 92.214 suara (29,45 persen).
Pembacaan hasil rekapitulasi suara hasil Pilkada Kota Padang dalam rapat pleno terbuka KPU Kota Padang tersebut disampaikan masing-masing PPK dari 11 kecamatan di Kota Padang dan disaksikan anggota KPU Kota Padang dan unsur pimpinan daerah Kota Padang.

Berdasarkan hasil rekapitulasi KPU Kota Padang tersebut, pasangan nomor urut satu unggul di semua kecamatan atau di semua PPK di Kota Padang.

Ketua KPU Kota Padang, Alison mengatakan setelah ditetapkan hasil rekapitulasi penghitungan suara tersebut, bagi para pasangan calon yang merasa keberatan diberikan kesempatan untuk menyampaikan keberatan.

"Kami persilahkan kalau merasa keberatan ditulis di form keberatan DB2-KWK.KPU dan setelah ini akan ada tanggapan dari saksi," kata Alison saat menjawab hujan intruksi dari masing-masing saksi paslon.

Dalam pleno KPU tersebut salah satu saksi dari pasangan calon mentakan bawhawa Pilakda cacat makanya papun yang dihasilkan juga menimbulkan kecacatan, seperti maslah indikasi penggelembungan suar di Lubeg dan Nanggalo yang merugikan paslon lain.

Rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan suara di tingkat KPU Kota Padang dihadiri Walikota Padang, DR. H. Fauzi Bahar, pejabat Kota Padang serta para tim sukses enam pasangan calon pada Pilkada Kota Padang
.
Padang, MinangkabauNews -- Calon Walikota Padang 'Incumbent' H. Mahyeldi Ansharullah,SP yang berpasangan dengan Mantan Sekretaris Kota Padang, Ir. H. Emzalmi,MSi memperoleh suara terbanyak pada Pilkada Kota Padang 30 Oktober 2013, sebanyak 92.214 suara.

Hasil pleno terbuka rekapitulasi suara KPU Kota Padang yang diselenggarakan di Hotel Grand Inna Muara, Senin, (4/11). hasil rekapitulasi dari 11 PPK di Kota Padang yakni Kecamatan Padang Selatan, Padang Utara, Padang Barat, Padang Timur, Bungtekab, Padang timur, Lubuk Kilangan, Kuranji, Koto Tangah dan Lebuk Begalung,

Hasil rekapitulasi saura adalah sebagai berikut Pasangan nomor urut 1 Emma Yohana – Wahyu Iramana Putra mendapat 25599 suara (8,14 persen) dan pasangan nomor urut dua Michele Elqudsyi – Januardi Sumka mendapat 15.745 suara (15,55 persen).

Selanjutnya, paslon perseorangan nomor urut tiga Desri Ayunda – James Hellward mendapat 59.485 suara (9,14 persen), pasangan nomor urut 4, Asnawi Bahar – Surya Budi mendapat 12.626 suara (4,03 persen) pasangan nomor urut 5, Ibrahim – Nardi Gusman mendapat 14.845 suara (4,74 persen), pasangan nomor urut 6, Kandris – Indra Dwipa mendapat 13.762 suara (4,38 persen), pasangan nomor urut 7, Maygus Nasir - Armalis mendapat 36.465 suara (11,64 persen), pasangan nomor urut 8 Indra Jaya –Yefri Hendri Darmi mendapat 4470 suara (1,43 persen), pasangan nomor urut 9 Syamsuar Syam – Mawardi Nur mendapat 4616 suara (1,47 persen) serta pasangan nomor urut 10, Mahyeldi - Emzalmi mendapat 92.214 suara (29,45 persen).

Pembacaan hasil rekapitulasi suara hasil Pilkada Kota Padang dalam rapat pleno terbuka KPU Kota Padang tersebut disampaikan masing-masing PPK dari 11 kecamatan di Kota Padang dan disaksikan anggota KPU Kota Padang dan unsur pimpinan daerah Kota Padang.

Berdasarkan hasil rekapitulasi KPU Kota Padang tersebut, pasangan nomor urut satu unggul di semua kecamatan atau di semua PPK di Kota Padang.

Ketua KPU Kota Padang, Alison mengatakan setelah ditetapkan hasil rekapitulasi penghitungan suara tersebut, bagi para pasangan calon yang merasa keberatan diberikan kesempatan untuk menyampaikan keberatan.

"Kami persilahkan kalau merasa keberatan ditulis di form keberatan DB2-KWK.KPU dan setelah ini akan ada tanggapan dari saksi," kata Alison saat menjawab hujan intruksi dari masing-masing saksi paslon.

Dalam pleno KPU tersebut salah satu saksi dari pasangan calon mentakan bawhawa Pilakda cacat makanya papun yang dihasilkan juga menimbulkan kecacatan, seperti maslah indikasi penggelembungan suar di Lubeg dan Nanggalo yang merugikan paslon lain.

Rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan suara di tingkat KPU Kota Padang dihadiri Walikota Padang, DR. H. Fauzi Bahar, pejabat Kota Padang serta para tim sukses enam pasangan calon pada Pilkada Kota Padang - See more at: http://minangkabaunews.com/artikel-4245-mahyeldiemzalmi-peroleh-suara-terbanyak-pilkada-padang.html#sthash.tvNzrBMh.dpuf

posted by @Adimin

Ribuan Pendukung Hadiri Kampanye Akbar Mahyeldi-Emzalmi di RTH Imam Bonjol

Written By Sjam Deddy on 24 October, 2013 | October 24, 2013


Ribuan massa hadiri rapat umum terbuka pasangan nomor urut 10 Mahyeldi-Emzalmi di RTH Imam Bonjol, Rabu, (23/10). 

Kampanye terbuka pasangan nomor urut 10 Mahyeldi-Emzalmi di Lapangan Imam Bonjol Rabu (23/10) kemarin dihadiri oleh sekitar 60 ribu simpatisan dan pendukungnya. Kampanye berlangsung sukses dengan juru kampanye Jurkam Daerah Tokoh Muda Sumbar, Andre Rosiade 

Selain Tokoh Muda Sumbar, Andre Rosiade kampanye juga dimeriahkan oleh juru kampanye Trianda Farhan Satria,ST MT, H. Irsyad Syafar (Ulama Sumatera Barat), Ketua DPW PPP Sumbar, Amora Lubis, Irwan Fikri (DPC Kota Padang), Drs. Muhidi (Ketua DPD PKS Kota Padang. Kampanye juga dimeriahkan oleh artis Edi Cotok dan Waltira dan artis lokal lainnya.

Andre Rosiade dalam orasinya mengajak semua pendukung dan simpatisan Mahyeldi-Emzalmi kompak untuk hal yang lebih baik. Menurutnya, Mahyeldi-Emzalmi adalah pilihan yang tepat untuk menjadikan Padang lebih baik

Menurutnya, PKS-PPP sudah mengambil keputusan tepat bahwa Cawako dan Cawawako Padang yang ideal adalah Mahyeldi."PKS-PP harga mati memenangkan Mahyeldi," tegasnya.

"Pasangan Mahyeldi-Emzalmi akan membawa Padang lebih baik kedepan dengan bepengalaman, dekat dan melayani serta niat yang baik dan cara yang baik pula. Pasangan ini sudah teruji, amanah, dan anti korupsi. Untuk itu saya minta keseluruh masyarakat Padang cerdas memilih pasangan nomor 10," ucapnya.

Ditegaskannya, seluruh jajaran PKS-PPP dari akar rumput sampai yang tertinggi harga mati dan tidak bisa ditawar lagi, harus memenangkan Mahyeldi-Emzalmi." 

Tim Pemenangan kata Andre mengutamakan sistem yang kuat dan SDM yang handal, sehingga kami yakin Mahyeldi bisa menang satu putaran. "Jika satu putaran kita telah menghemat anggaran Pilkada, sehingga anggaran itu bisa dimanfaatkan untuk pembangunan," ujarnya.

Ketua DPW PKS Sumbar, Trianda Farhan,ST,MT menambahkan pasangan Mahyeldi antikorupsi, hal itu dibuktikan Mahyeldi selama menjadi Wakil Ketua DPRD Sumbar maupun Wakil Walikota Padang bahkan mmeiliki harta paling sedikit dibandingan 9 paslon lainnya.

Ketua DPW PPP Sumbar, Amora Lubis dalam orasinya mengatakan, kenapa PKS-PPP mengusung Mahyeldi, karena Mahyeldi pilihan yang tepat untuk membimbing Padang 5 tahun kedepan."Padang mempunayi banyak persoalan, untuk itu perlu dipimpin oleh orang yang cerdas dan professional untuk meneylesaikan persolan tersebut. Saya yakin pasangan ini menang," ujarnya.

Dalam orasi politiknya Mahyeldi yang didampingi langsung Emzalmi mengatakan bahwa dirinya siap memajukan Kota Padang menjadi lebih baik lagi. Berbagai program untuk kesejahteraan masyarakat pun siap diberikan dan direalisasikan jika terpilih nanti menjadi Walikota dan Wakil Walikota Padang periode 2014 – 2019. Untuk itu Mahyeldi dan Emzalmi memohon doa restu dan dukungan dari seluruh masyarakat Kota Padang dalam ajang Pilwako Padang ini. Dalam Kampanye tersebut para kader, pendukung dan simpatisan dihibur dengan suguhan musik.

Sementara itu, Emzalmi mengatakan dirinya Insya Allah akan memperbaiki Padang bersama Pak Mahyeldi dan siap menjawab tantangan menuju Padang lebih baik. 

Emzalmi mengaku optimis bisa menang satu putaran untuk menyelamatkan uang daerah. Dia mengatakan, banyak hal-hal yang perlu dibenah. Untuk itu Emzalmi membawa konsep Padang lebih baik. (007)
 




posted by @Adimin

Andre Rosiade Juru Kampanye Mahyeldi

Written By Sjam Deddy on 21 October, 2013 | October 21, 2013



pkspadang.com – Untuk bisa mulus melaju dan diyakini menang satu putaran, pasangan Mahyeldi-Emzalmi, merangkul Andre Rosiade sebagai tim suksesnya. 
“Saya menolong Mahyeldi, saya bukan pendendam,” kata Andre yang sebelum pencalonan tidak jadi menjadi pasangan Mahyeldi di Padang, Minggu (20/10)
“Betul Andre bergabung dengan kami, semoga mulus jalan ke Pilkada,” kata Mahyeldi tadi malam. Menurut dia, siapapun harus dirangkul, apalagi Andre.“Andre itu sahabat yang baik,” katanya.
Andre diminta oleh “rivalnya”. Andre kemudian menyatakan siap menjadi juru kampanye pasangan Nomor 10, Mahyeldi Ansharullah-Emzalmi yang diusung PKS dan PPP.“Setelah berdiskusi cukup panjang, Mahyeldi-Emzalmi mengadopsi banyak agenda perubahan yang saya bawa sejak dua tahun terakhir,” kata Andre.
Sekretaris DPD PKS Padang yang juga Ketua Tim Pemenangan Mahyeldi-Emzalmi, Muharilon mengakui, timnya telah melakukan pendekatan dan lobi intensif kepada Andre Rosiade sejak beberapa waktu lalu. Dia mengakui, untuk mengeksekusi kemenangan, memang sangat membutuhkan Andre Rosiade. Karena, anak muda itu dinilai memiliki pendukung fanatic dan elektabilitas yang mencapai 25 persen.
“Kami juga telah mengadopsi beberapa program perubahan yang digaungkan Andre untuk membangun kota ini. Seperti, program penyelesaian Pasar Raya dan terminal. Andre juga memiliki daya tarik, untuk mendapatkan pemilih, karena telah bekerja keras sejak dua tahun lalu,” kata Muharlion diamini Wakil Ketua DPW PKS Sumbar, Marfendi yang juga turun menghubungi Andre.

Tidak itu saja, dari informasi yang diterima untuk merangkul Andre, PKS juga mengerahkan Wakil Sekjen DPP PKS Refrizal yang juga anggota Komisi VI DPR RI di Jakarta. Dengen pendekatan segala penjuru itulah, Andre mampu diyakinkan untuk bergabung dalam barisan tersebut.
Tolak Politik Dinasti
Dihubungi terpisah, Andre Rosiade secara tegas menyebut, selama agenda perubahan yang dibawanya didukung, tentunya dia bersedia bergabung bersama Mahyeldi-Emzalmi. Menurutnya, meski menggandeng Emzalmi yang cukup senior, Mahyeldi sebenarnya masih muda, karena baru berada di kisaran umur 47 tahun.
“Satu hal yang pasti, Mahyeldi bukanlah orang yang menjadi bagian dari rezim sebelumnya, meski menjabat wakil wali kota. Kami tidak mendukung politik dinasti yang tidak membawa kebaikan pada daerah. Karena, ada calon lain yang ditengarai sebagai keponakan, atau saudara dari wako. Kami menilai, pasangan layak untuk memimpin kota ini 5 tahun ke depan,” kata Andre kepada wartawan, kemarin.
Namun, apakah dukungan Andre itu hanya akan menjadi dukungan kosong? Tentu saja tidak. Melihat perkembangan politik yang terjadi, Andre adalah kartu truf untuk Mahyeldi-Emzalmi memenangkan Pilkada satu putaran saja. 
Analisis ini tentu berdasar, dan Andre sangat memahaminya. Dia menyebut, akan membawa para calon pemilihnya yang telah mendekati angka 30 persen dari beberapa kali survei sebelumnya. “Kami merasa, dapat membantu Mahyeldi-Emzalmi untuk memang satu putaran, dengan turut serta menjadi juru kampanye dan langsung turun ke masyarakat,” kata Andre yang akhir-akhir ini juga disibukkan sebagai ketua Tim Pemenangan H Endre Saifoel (H Wen) ke DPR RI.
 
Sumber : http://hariansinggalang.co.id/andre-jurkam-mahyeldi/ 
 

posted by @Adimin

Rabu 23 Okt 13 besok, Mahyeldi-Emzalmi Gelar Kampanye Terbuka di Lap. Imam Bonjol



pkspadang.com - Pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Padang nomor urut 10, Mahyeldi-Emzalmi, akan menggelar kampanye terbuka di Lapangan Imam Bonjol, Rabu (23/10).
 
Pasangan ini berjanji akan menghadirkan lima puluh ribu massa pada kampanye kali ini. Sejumlah juru kampanye, baik nasional maupun telah disiapkan.
 
Menurut Muharlion Tim Pemengan Mahyeldi-Emzalmi, pasangan yang terkenal sepuluh program Mahyeldi-Emzalmi ini mendapat amunisi baru menjelang pilwako 30 Oktober 2013.
 
Amunisi baru tersebut yakni menyentuh langsung di kantong-kantong suara dengan akar rumput dengan kunjungan ke pasar tradisionl, melayat jenazah, dan menjenguk orang sakit dan masih banyak program yang lain.
 
Ketua Tim Pemenangan Muharlion mengtakan "strategi yang dipakai merupahkan strategi peningkatan silturahim dengan masyarakat ekonomi lemah sekaligus menyerap aspirasi mereka,” katanya. (007)
 
 
Sumber : http://minangkabaunews.com/artikel-4209-rabu-besok-mahyeldiemzalmi-gelar-kampanye-terbuka-di-lapangan-imam-bonjol.html#sthash.nhcJ7tc2.dpuf


posted by @Adimin

Visi dan Misi Mahyeldi-Emzalmi, Realistis dan Implementatif

Written By @Adimin on 18 October, 2013 | October 18, 2013


Calon incumbent, H. Mahyeldi Ansharullah SP dengan pasangan H. Emzalmi,MSi mengatakan Kota Padang perlu segera menuntaskan berbagai permasalahan Misalnya masalah infrastruktur, Pasar, terminal, pendidikan, kesehatan, kemiskinan dan pengangguran serta percepatan pembangunan.

Visi Padang Sejahtera 2019, dengan enam misinya, yang disampaikan calon Walikota-wakil walikota Padang 2014-2019, Mahyeldi-Emzalmi dalam rapat paripurna istimewa DPRD Padang, Sabtu (13/10), menurut para politikus Kota Padang dan bisa diterapkan (implementatif).

Para anggota DPRDPadang memberikan pujian dan apresiasi mereka terhadap visi Padang Sejahterah 2019, yakni “Mewujudkan Kota Padang menjadi Kota Pendidikan, Perdagangan dan Pariwisata yang sejahtera, religius, dan berbudaya “ yang disampaikan Mahyeldi.

Pencapaian visi tersebut melalui enam misi, yakni (1) Mewujudkan pendidikan yang berkualitas untuk menghasilkan SDM yang beriman, kreatif dan berdaya saing; (2) Menjadikan Kota Padang sebagai pusat perdagangan wilayah Barat Sumatera; (3) Menjadikan Kota Padang sebagai daerah tujuan wisata yang nyaman dan berkesan; (4) Meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pengembangan ekonomi kerakyatan; (5) Menciptakan Kota Padang yang aman, bersih, asri, tertib, bersahabat dan menghargai kearifan local, serta (6) Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, bersih dan melayani.

Ini menurut mereka realistis dan bisa diterapkan. Wakil Ketua DPRD Padang, Budiman,S.Ag menyebut visi misi Mahyeldi-Emzalmi sebagai pandangan visioner tentang rencana pembangunan Kota Padang lima tahun ke depan. 

“Perhatian pasangan Mahyeldi terhadap masalah infrastruktur, Pasar, terminal, pendidikan, kesehatan, kemiskinan dan pengangguran serta percepatan pembangunan harus diapresiasi dan didukung,” kata Budiman.

Sedangkan anggota Komisi III DPRD Padang, Muharlion, mengatakan visi misi Mahyeldi-Emzalmi menunjukkan kesiapannya jauh lebih matang dibanding pasangan calon lainnya. Pemaparannya jelas, terukur dan program-program tersebut harus dilanjutkan serta dituntaskan. “Banyak keberhasilan yang diraih dalam lima tahun terakhir dan ini merupakan hasil kerja sama yang baik antara Pemko Padang dan DPRD Padang

Pokoknya harus dilanjutkan dan dituntaskan,” kata Muharlion. Anggota DPRD Padang lainnya, Pun Ardi menyebut, visi misi Mahyeldi-Emzalmi jelas menggambarkan keberhasilan kinerja lima tahun terakhir. Pekerjaan-pekerjaan rumah sekarang dan apa langkah-langkah lima tahun ke depan. “Visi misinya logis, sebagai sebuah langkah konkret dan terukur dari seorang pemimpin daerah untuk membawa masyarakat ke jalan yang jelas,” ujar Pun Ardi.

Sementara itu, anggota DPRD Padang Fraksi PPBB, H. Maidestal Esa Mahesa menilai visi Mahyeldi-Emzalmi sangat cemerlang, berdasarkan kondisi saat ini yang didukung fakta. Mahyeldi telah memulai program-program berdimensi ekonomi jangka panjang bagi masyarakat Kota Padang. Tepat tagline pasangan ini, tuntaskan membangun Padang untuk semua. DPRD Padang dan masyarakat meyakini, apabila program-program dapat dituntaskan, maka dimensi ekonomi jangka panjang kota ini akan mantap. 

Dukungan koalisi Parpol PKS dan PPP di parlemen juga menjadi modal besar untuk mewujudkan program-programnya,” tutupnya. Sedangkan Anggoat DPRD Padang, Rahayu Purwanti mengatakan, visi-misi Mahyeldi menunjukkan apa yang sudah dilaksanakan lima tahun terakhir dan apa yang bakal dilakukan kemudian. “Apa yang menjadi kekurangan tentu bakal dilanjutkan dan dituntaskan pada lima tahun mendatang,” katanya.

Selain itu, Rahayu menilai visi misi Mahyeldi memberi perhatian besar pada bidang kesehatan, pendidikan dan penyediaan lapangan kerja. “Visi misinya sangat bagus, tinggal nanti pelaksanaannya kalau beliau berdua terpilih,” kata Rahayu

Tambah Rahayu, visi misi Mahyeldi-Emzalmi sesuai dengan program-program yang sudah berhasil dilaksanakan dan yang masih perlu dituntaskan lima tahun mendatang. “Termasuk memberi perhatian terhadap wilayah utara. Mudah-mudahan kalau AFI-Mukmin terpilih, ke depan ini perhatian terhadap wilayah utara semakin baik. Karena Kaltim masih harus membantu Kaltara selama tiga tahun mendatang,” kata Rahayu.

Inilah Sepuluh Program unggulan Mahyeldi-Emzalmi Cawako-Cawawako Padang 2014-2019

1. Melaksanakan pengaspalan dan betonisasi jalan lingkungan, perbaikan trotoar serta pengendalian banjir dan genangan air . 
2. Menyelenggarakan pendidikan, pesantren ramadhan, kegiatan keagamaan, seni budaya dan Olahraga yang lebih berkualitas, Gratis pendidikan SD, SMP, SMA dan SMK Negeri serta pemberian beasiswa bagi semua pelajar/mahasiswa berprestasi dari keluarga miskin. 
3. Menyediakan terminal angkutan kota dan terminal bus dalam dua tahun serta penataan transportasi kota yang lebih baik. 
4. Merehab 1.000 unit rumah tidak layak huni per tahun dan pelayanan kesehatan gratis di Puskesmas/RSUD serta ambulan gratis bagi warga miskin. 
5. Membangun Pasar Raya Padang dalam dua tahun dan Revitalisasi pasar-pasar pembantu. 
6. Meningkatkan dana operasional Kecamatan, Kelurahan, RW dan RT serta Guru TPQ/TQA/MDA menjadi 200% (dua ratus persen) 
7. Memberikan santunan kematian Rp. 1.000.000,-(satu juta) bagi warga Kota Padang. 
8. Mendorong pertumbuhan ekonomi, mencetak 10.000 wirausahawan baru dan pengembangan ekonomi kreatif, UMKM serta pemberdayaan masyarakat petani dan nelayan. 
9. Merevitalisasi objek wisata Kota Padang menjadi wisata keluarga dan konvensi yang layak dan ramah. 
10. Menyediakan anggaran untuk tunjangan daerah bagi PNS. (009)

 
 
Sumber: http://minangkabaunews.com/artikel-4193-visi-dan-misi-mahyeldiemzalmi-realistis-dan-implementatif.html#sthash.2gdEcWoo.dpuf


posted by @Adimin

Pidato Penyampaian Visi Misi Calon WaliKota Padang 2014-2019 - MAHYELDI-EMZALMI

Written By @Adimin on 17 October, 2013 | October 17, 2013



Disusun jari nan Sapuluah
Ditunduakkan  kapalo nan satu
Jan lupo piliah nomor sapuluah
Supayo padang semakin maju
                                                    
Assalamu’alaikum Warahmatullahi  Wabarakatuh,
Yang terhormat, Saudara Ketua DPRD dan Wakil-wakil Ketua  serta anggota DPRD Kota Padang
Yang terhormat Walikota Padang, Yang terhormat  unsur  Muspida Kota Padang,
Yang terhormat  para calon Walikota dan Wakil Walikota Padang periode 2014-2019
Yang terhormat Ketua dan Komisioner KPU Kota Padang,
Yang terhormat ketua Panwaslu dan anggota
Yang terhormat sekretaris Daerah Kota Padang, asisten,  Staf ahli, Sekretaris Dewan,  Kepala Badan, Kepala Dinas, Kepala Kantor, Kepala Bagian,  Camat, dilingkungan pemerintah Kota Padang 
Yang terhormat angku-angku Niniak mamak, Alim ulama, Cadiak pandai, bundo kanduang, rekan-rekan wartawan, para hadirin, tamu undangan yang menghadiri sidang paripurna DPRD Kota Padang.
 Yang terhormat dan Kami cintai seluruh masyarakat Kota Padang dimanapun berada ,Generasi muda, Profesi, Buruh , Petani dan Nelayan.
 
Selanjutnya,  izinkanlah kami langsung menyampaikan Visi dan Misi yang kami usung dalam pembangunan Kota  Padang yang kita cintai ini, setidaknya untuk lima tahun kedepan.
Dari lubuk hati yang paling dalam, kami mengucapkan  terimakasih dan apresiasi setinggi-tinginya,kepada warga Kota Padang yang telah memberikan kepercayaan kepada kami selama ini sebagai Wakil Walikota.
Beberapa kemajuan dan  prestasi  telah diperoleh untuk masyarakat dan warga Kota Padang.  Namun begitu banyak persoalan dan problema masyarakat yang belum tuntas. Infra struktur yang belum memadai untuk mempercepat pembangunan, serta semakin beratnya beban masyarakat dalam menjalani kehidupan. Kondisi inipun  menjadi semakin rumit dan runyam,  seiring dengan terjadinya gempa pada tahun 2009  yang lalu.
 
Hadirin dan saudara-saudara yang kami hormati
 Dengan banyak dan bertumpuknya persoalan kota Padang yang harus diselesaikan, maka kita sebagai masyarakat yang agamis, sangat meyakini bahwa tidak ada persoalan yang tidak bisa diselesaikan, karena mustahil Allah membebani hambaNya, kecuali sesuai dengan kemampaunya dan Insya Allah  akan dapat diselesaikan, diatasi  dengan sebaik-baiknya.
Bermodal dengan keyakinan itu, serta dengan semangat kebersamaan, kita perlu saling bahu- membahu, maka perbaikan dan penataan kota Padang,  akan bisa kita lakukan secara bertahap sesuai mekanisme  dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Banyak hal yang belum tuntas kita realisasikan dan kita kerjakan. Misalnya masalah infrastruktur, Pasar, terminal, pendidikan,  kesehatan, kemiskinan dan pengangguran. Maka dengan keyakinan kuat bahwa kami akan berupaya secara maksimal untuk melakukan perubahan, percepatan pembangunan, dalam rangka merealisasikan cita-cita bersama kita dalam membangun Kota Padang lebih baik kedepan.
Sesuai dengan amanah masyarakat, maka kami Mahyeldi –Emzalmi maju menjadi calon Walikota dan Wakil Walikota Padang untuk periode 2014-2019.
 
Hadirin, dan warga kota Padang yang kami cintai
Sembilan calon Walikota telah menyampaikan visi dan misi, serta   program-program kerjanya  kepada kita bersama.  Maka selanjutnya izinkan pula kami menyampaikan Visi pembangunan Kota Padang, untuk lima tahun kedepan yaitu  “Mewujudkan Padang Sebagai Kota Pendidikan, Perdagangan dan Pariwisata yang SEJAHTERA, RELIGIUS, DAN BERBUDAYA.  
Visi ini kami jabarkan kedalam enam misi, yaitu:
  1. Mewujudkan pendidikan yang berkualitas untuk menghasilkan SDM yang beriman, kreatif dan berdaya saing. 
  2. Menjadikan Kota Padang  sebagai pusat perdagangan  wilayah  Barat Sumatera.
  3. Menjadikan Kota Padang sebagai daerah tujuan wisata yang nyaman dan berkesan.
  4. Meningkatkan kesejahteraan masyarakat  dan pengembangan ekonomi  kerakyatan
  5. Menciptakan Kota Padang yang aman, bersih, asri, tertib, bersahabat dan menghargai kearifan lokal.
  6. Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, bersih dan melayani. 
 
Enam misi yang kami jabarkan dari visi yang telah disampaikan, menurut hemat kami telah memenuhi  harapan dan cita-cita masyarakat Kota Padang. Insya Allah,   dengan kebersamaan bisa kita realisasikan. Kami bisa dekat dengan siapa saja, dan berusaha untuk tetap selalu demikian, sehingga bisa melayani masyarakat dengan baik dan sesuai harapan.
Untuk membuktikan bahwa kami adalah tim yang kompak dan senantiasa bisa bekerjasama, maka untuk membacakan program unggulan  yang  sesuai dengan harapan masyarakat, kami persilakan kepada calon Wakil Walikota Bapak  Ir. EMZALMI, MSI untuk membacakan Program unggulan yang telah kami rancang.
___________________________________________________
Melanjutkan apa yang sudah disampaikan oleh Calon Walikota Bapak Mahyeldi, maka saya akan bacakan  program unggulan kami, yang merupakan hasil kajian secara mendalam,  sesuai dengan kondisi dan potensi pendukungnya.
Jika kami diberikan kepercayaan oleh masyarakat, untuk memimpin Kota Padang untuk lima tahun kedepan,  maka Program unggulan tersebut kami rangkum dalam 10 M, yaitu:
1. Melaksanakan pengaspalan dan betonisasi jalan lingkungan,  perbaikan trotoar serta pengendalian banjir dan genangan air .
2. Menyelenggarakan  pendidikan,   pesantren ramadhan, kegiatan keagamaan,   seni budaya dan Olahraga yang lebih berkualitas, Gratis pendidikan SD, SMP, SMA dan SMK Negeri serta pemberian beasiswa bagi semua pelajar/mahasiswa  berprestasi dari keluarga miskin.
3. Menyediakan terminal angkutan kota dan terminal bus dalam dua tahun serta penataan transportasi  kota yang lebih baik.
4. Merehab 1.000 unit rumah tidak layak huni per tahun dan pelayanan kesehatan gratis di Puskesmas/RSUD serta ambulan gratis bagi warga miskin.
5.  Membangun Pasar Raya Padang dalam dua tahun  dan Revitalisasi pasar-pasar pembantu.
6.  Meningkatkan dana operasional Kecamatan, Kelurahan, RW dan RT serta  Guru TPQ/TQA/MDA menjadi 200% (dua ratus persen)
7.   Memberikan santunan kematian Rp. 1.000.000,-(satu juta) bagi warga Kota Padang.
8.  Mendorong pertumbuhan ekonomi, mencetak 10.000 wirausahawan baru dan pengembangan ekonomi kreatif, UMKM serta pemberdayaan masyarakat petani dan nelayan.
9.   Merevitalisasi objek wisata  Kota Padang menjadi wisata keluarga dan konvensi yang layak dan ramah.
10. Menyediakan anggaran untuk tunjangan daerah bagi PNS.
 
Semoga sepuluh program unggulan diatas akan menjadi lebih   sempurna. Dengan memilih nomor urut 10 (sepuluh), Mahyeldi – Emzalmi  pada bulan sepuluh ini,  semoga Kota Padang semakin Sejahtera, Religius dan Berbudaya.
Sebagai  penutup izinkan juga kami memyampaikan sebuah pantun:
Sa  iriang balam jo barabah
Balam lalu, Barabah mandi
Kalau lai ingin Padang Barubah
Marilah kito piliah Mahyeldi- Emzalmi
Wassalamualaikum warahmatullahi wa barakatuh.
 
Tim Sukses 10 M, 13/10/2013


posted by @Adimin

Pesan

More on this category »

Popular Post

 
Support : Creating Web | PKS Padang | Mas Temp
Copyright © 2011. PKS KOTA PADANG - All Rights Reserved
Template Created by PKS Padang Published by Mas Temp
Proudly powered by Blogger