Powered by Blogger.
Humas PKS Ikuti Worshop Jurnalistik Pada Rapat Koordinasi
Humas PKS se-Sumatera Barat melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) yang berlangsung pada tanggal 4 - 6 November 2022 di Padang, Senin (5/11) ...
Search This Blog
Latest Post
March 20, 2013
وَهُوَ الَّذِي جَعَلَكُمْ خَلاَئِفَ الأَرْضِ وَرَفَعَ بَعْضَكُمْ فَوْقَ بَعْضٍ دَرَجَاتٍ لِّيَبْلُوَكُمْ فِي مَا آتَاكُمْ إِنَّ رَبَّكَ سَرِيعُ الْعِقَابِ وَإِنَّهُ لَغَفُورٌ رَّحِيمٌ
Kaya adalah takdir bukan pilihan
Apapun keadaan kita di dunia ini, maka itu adalah ketentuan Allah Subhanahu Wata’ala, yang harus kita syukuri dan mau tidak mau harus dijalani. Meskipun diberikan kebebasan oleh Allah Subhanahu Wata’ala., untuk berusaha merubah keadaan kita, akan tetapi hasil akhirnya ternyata tidak membawa perubahan, maka itulah ketentuan yang telah digariskan oleh Allah Subhanahu Wata’ala., dan harus kita syukuri sebagai karunia darinya.
Allah Subhanahu Wata’ala, berfirman;
وَهُوَ الَّذِي جَعَلَكُمْ خَلاَئِفَ الأَرْضِ وَرَفَعَ بَعْضَكُمْ فَوْقَ بَعْضٍ دَرَجَاتٍ لِّيَبْلُوَكُمْ فِي مَا
آتَاكُمْ إِنَّ رَبَّكَ سَرِيعُ الْعِقَابِ وَإِنَّهُ لَغَفُورٌ رَّحِيمٌ
“Dan Dia-lah yang menjadikan kamu sebagai khalifah-khalifah di bumi dan Dia meninggikan sebahagian diantara kamu di atas sebahagian (yang lain) beberapa derajat, untuk mengujimu tentang apa yang diberikan-Nya kepadamu. Sesungguhnya Tuhanmu amat cepat siksaan-Nya dan sesungguhnya Dia Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”(QS:Al-An’am [5]:165).
Jelaslah bahwa keadaan (miskin-kaya), bukanlah pilihan daripada manusia, akan tetapi memang kehendak dari Allah Subhanahu Wata’ala., dengan tujuan untuk menguji yang kaya-dengan harta, popularitas dan segudang ke-sukses-annya yang lain, sejauh mana ia rendah hati dihadapan manusia dan seberapa ikhlas ia mendermakan hartanya di jalan Allah Subhanahu Wata’ala. Dan si-miskin, sampai titik mana ia bersabar dengan keterbatasan yang dimilikinya dan sejauh mana ia tetap berbaik sangka kepada Allah Subhanahu Wata’ala, di tengah setumpuk kesusahan, penderitaan yang sengaja dikirimkan oleh Allah untuknya. Itulah sikap manusia seharusnya dalam merespon nikmat dari Allah Subhanahu Wata’ala.
Walaupun sudah dijelaskan bahwa dua keadaan itu merupakan ketentuan dari Allah Subhanahu Wata’ala, akan tetapi kebanyakan manusia tidak memahami hal tersebut. Sehingga mereka berasumsi tanpa didasari ke-iman-an kepada Allah Subhanahu Wata’ala. Hal ini digambarkan oleh Allah dalam firman-Nya;
فَأَمَّا الْإِنسَانُ إِذَا مَا ابْتَلَاهُ رَبُّهُ فَأَكْرَمَهُ وَنَعَّمَهُ فَيَقُولُ رَبِّي أَكْرَمَنِ
وَأَمَّا إِذَا مَا ابْتَلَاهُ فَقَدَرَ عَلَيْهِ رِزْقَهُ فَيَقُولُ رَبِّي أَهَانَنِ
“Adapun manusia apabila Tuhannya mengujinya lalu dia dimuliakan-Nya dan diberi-Nya kesenangan, maka dia akan berkata: ‘Tuhanku telah memuliakanku’. Dan apabila Tuhannya mengujinya lalu membatasi rizkinya maka dia berkata: ‘Tuhanku menghinakanku.”(QS: Al-Fajr:15-16).
Dalam ayat yang lain Allah Subhanahu Wata’ala juga menggambarkan sikap manusia dalam merespon keadaan yang diberikan kepadanya; “Maka apabila manusia ditimpa bahaya ia menyeru Kami, kemudian apabila Kami berikan kepadanya nikmat dari Kami ia berkata: ‘Sesungguhnya aku diberi nikmat itu hanyalah karena kepintaranku’. Sebenarnya itu adalah ujian, tetapi kebanyakan mereka itu tidak mengetahui.” (QS: Az-Zumar: 49).
Di abad-abad terdahulu orang banyak terjerumus pada paham eksistensialisme yang mengusung konsep ‘innamal ‘iisyu fii bahiimatul ladzdzati’ (bahwa kepuasaan adalah di atas segala-galanya), itulah sebabnya mereka menumpuk-numpuk materi demi kepuasan semata.
Secara psikologi, kita lebih siap menerima kesuksesan, ketimbang mengadapi kegagalan, kita lebih sanggup dan percaya diri menjadi orang kaya, ketimbang diuji dengan kondisi ke-miskinan. Coba kita berkaca pada seorang anak yang bernama Mark. Ia adalah salah satu finalis dalam sebuah ajang balap mobil mainan. Diantara keempat peserta yang masuk final itu, mobil Mark lah yang paling tak sempurna, beberapa anak menyangsikan kekuatan mobilnya untuk berpacu dengan mobil lainnya.
Namun Mark bangga dengan mobil hasil modifikasinya sendiri itu. Tibalah saat yang dinantikan, setiap anak bersiap di garis start. Namun, sesaat sebelum lomba dimulai ia memanjatkan doa dengan mata terpejam, bibir berkomat-kamit dan wajah tertunduk ke bawah. Lalu, semenit kemudian ia berkata ‘iya, aku siap! Perlombaanpun berjalan seru dihiasi tepukan tangan dan sorak-sorai yang meriah dari para penonton, tali lintasan finish pun terlambai dan yang memenagkan perlombaan itu adalah Mark. Saat pembagian pialapun tiba, sebelum piala diserahkan, ketua panitia bertanya kepada Mark, “tadi kamu berdoa untuk diberikan kemenangan bukan?” “Tadi saya memang berdoa pak, tapi bukan untuk diberikan kemenangan, melainkan supaya Tuhan tidak membuatku menangis dan bersedih jika aku kalah.” Begitu bijaksananya Mark ketika memanjatkan doa kepada Tuhan.
Mungkin, telah banyak doa yang kita panjatkan kepada Allah Subhanahu Wata’ala, agar Allah mengabulkan setiap keinginan kita, mungkin juga kita terlalu sering bermohon kepada Allah Subhanahu Wata’ala untuk menjadikan kita orang nomor satu dilingkungan kita, mungkin terlalu sering juga kita berdoa agar kiranya Allah Subhanahu Wata’ala memindahkan batu ujian yang menghadang di depan mata. Bukankah yang kita butuhkan bimbingan-Nya saat kejayaan itu kita raih? Juga panduan dari-Nya yang kita butuhkan dalam hidup di dunia ini?
Sikap Terhadap Nikmat Allah
Seorang mukmin sejati keadaan itu tidaklah menjadi alasan untuk jatuh tersungkur meratapi nasibnya atau membusungkan dada membanggakan dirinya, karena ia sadar bahwa itu adalah ketentuan dari Allah Subhanahu Wata’ala, yang harus disyukuri, yang ia cari sesungguhnya dalam kehidupan adalah ‘nilai’. Ia akan berusaha bagaiamana dengan keadaan itu mengantarkannya pada ‘nilai’ yang dapat membuatnya berharga dihadapan Allah Subhanahu Wata’ala.
Adalah Umar Bin Khattab ra, salah seorang sahabat nabi Shallallahu ‘alaihi Wassalam., yang dianugerahi kekayaan. Dalam buku “Fiqh Ekonomi” fakta sejarah membuktikan bahwa Umar memiliki 70.000 ladang pertanian, yang kalau dihargakan pada masa itu, maka perladang pertanian seharga 160 juta, dan kalau dijumlah 70.000X160 juta, maka kekayaan Umar= 11,2 Triliun. Sebuah angka yang fantastis untuk sebuah usaha.
Tapi, demikian kayanya Umar, ia tetap zuhud dan tidak tertipu denga dunia. Kehidupan konsumsinya menggunakan jalan-jalan syariah dan kehidupan produksinya juga memakai sistem syariah. Ia sangat yakin apa yang dikatakan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi Wassalam, “Barang siapa yang himmah (tujuan)nya adalah negeri akhirat, Allah akan mengoptimalkan kekuatannya, dan menjadikan kekayaan di hatinya, dan dunia akan mendatanginya dengan hina. Namun, barangsiapa yang niatnya hanya mencari dunia, maka Allah Subhanahu Wata’ala akan menceraiberaikan urusan dunianya dan menjadikan ke-fakir-an diantara kedua pelupuk matanya, dan dunia tidak akan menghampirinya kecuali hanya sebesar apa yang telah ditakdirkan untuknya.” (HR. Ibnu Majah, Ibnu Hibban, Ahmad, Baihaqi, Ad-Darimi).
Wallahu a’lam bish-shawab.
*/Penulis, dr Hamdi Syahril,
posted by Adimin
Kaya miskin adalah Ketentuan, Takwa adalah Pilihan
Written By @Adimin on 20 March, 2013 | March 20, 2013
وَهُوَ الَّذِي جَعَلَكُمْ خَلاَئِفَ الأَرْضِ وَرَفَعَ بَعْضَكُمْ فَوْقَ بَعْضٍ دَرَجَاتٍ لِّيَبْلُوَكُمْ فِي مَا آتَاكُمْ إِنَّ رَبَّكَ سَرِيعُ الْعِقَابِ وَإِنَّهُ لَغَفُورٌ رَّحِيمٌ
”Dan Dia-lah yang menjadikan kamu
sebagai khalifah-khalifah di bumi dan Dia meninggikan sebahagian
diantara kamu di atas sebahagian (yang lain) beberapa derajat, untuk
mengujimu tentang apa yang diberikan-Nya kepadamu. Sesungguhnya Tuhanmu
amat cepat siksaan-Nya dan sesungguhnya Dia Maha Pengampun lagi Maha
Penyayang.”(QS:Al-An’am [6]:165).
SEORANG anak bertanya kepada ibunya; “Mak, mengapa
kita miskin?” Dengan perasaan yang mendalam sang ibu menjawab: “Nak,
hidup ini seperti jalan-jalan di dalam Supermarket. Semua orang boleh
memilih dan membawa barang apa saja yang ia inginkan. Siapa yang membawa
tiga coklat, ia akan membayar se-harga tiga coklat, siapa yang hanya
membawa satu coklat, iapun membayar satu coklat, sementara orang miskin
tidak kebagian coklat itu nak. Oleh sebab itu, di pintu kasir ia tidak
diperiksa. Orang miskin nanti, akan cepat pemeriksaannya di hari kiamat
sedangkan orang kaya, akan lambat pemeriksaannya.”
Anak itupun terdiam mendengar jawaban sang ibu. Meskipun analogi lewat cerita di atas tidak seluruhnya benar-karena proses hisab tetap mempertimbangkan tingkat keshalehan masing-masing, tapi paling tidak menghadirkan satu pesan kepada kita, bahwa orang yang diberikan nikmat dalam bentuk harta oleh Allah Subhanahu Wata’ala., akan dimintai pertanggungjawaban secara khusus; bagaimana mereka mendapatkannya dan kemana atau untuk apa mereka belanjakan.
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi Wassalam bersabda, “Tidaklah bergeser kaki seorang hamba (menuju batas shiratal mustaqim) sehingga ia ditanya tentang umurnya untuk apa ia habiskan, ilmunya untuk apa ia amalkan, hartanya dari mana ia peroleh dan kemana ia habiskan, dan badannya untuk apa ia gunakan.” (HR:Tirmidzi Ad-Darimi).
Terkait khusus dengan pembicaraan tentang sikap kita terhadap harta, ada satu hal penting yang harus senantiasa kita perhatikan, yaitu agar kita memiliki kehati-hatian yang tinggi. Kita harus senantiasa memupuk dan menyuburkan rasa takut kepada Allah Subhanahu Wata’ala. Bahwa ketika kita mendapatkannya dari sumber yang haram, meskipun tujuannya untuk kebenaran, maka tidak layak bagi kita kecuali api neraka.
Allah Subhanahu Wata’ala berfirman;
ثُمَّ لَتُسْأَلُنَّ يَوْمَئِذٍ عَنِ النَّعِيمِ
“Kemudian kamu pasti akan ditanyai pada hari itu tentang kenikmatan (yang kamu megah-megahkan di dunia itu.” (QS: At-Takaatsur [102]: 7).
Ibnu Abbas ra dan Ibnu Jarir At Thabari menjelaskan ayat di atas, bahwa bukan hanya nikmat dalam bentuk harta saja yang akan ditanya dan dimintai peranggungjawaban dihadapan Allah Subhanahu Wata’ala, akan tetapi semua nikmat yang dianugerahkan oleh Allah Subhanahu Wata’ala kepada kita, akan ditanya untuk apa kita pergunakan.
Karena itu, seyogyanya dari sejak dini kita menanamkan kehati-hatian kepada diri dan keluarga kita dalam masalah halal-haram, agar kita tidak termasuk yang dikatakan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi Wassalam.
Dalam sebuah hadits Rasulullah bersabda, “Nanti akan datang suatu masa, dimasa itu manusia tidak peduli dari mana harta itu diperolehnya, apakah dari sumber yang halal ataukah dari sumber yang haram.” (HR: Bukhari).
Anak itupun terdiam mendengar jawaban sang ibu. Meskipun analogi lewat cerita di atas tidak seluruhnya benar-karena proses hisab tetap mempertimbangkan tingkat keshalehan masing-masing, tapi paling tidak menghadirkan satu pesan kepada kita, bahwa orang yang diberikan nikmat dalam bentuk harta oleh Allah Subhanahu Wata’ala., akan dimintai pertanggungjawaban secara khusus; bagaimana mereka mendapatkannya dan kemana atau untuk apa mereka belanjakan.
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi Wassalam bersabda, “Tidaklah bergeser kaki seorang hamba (menuju batas shiratal mustaqim) sehingga ia ditanya tentang umurnya untuk apa ia habiskan, ilmunya untuk apa ia amalkan, hartanya dari mana ia peroleh dan kemana ia habiskan, dan badannya untuk apa ia gunakan.” (HR:Tirmidzi Ad-Darimi).
Terkait khusus dengan pembicaraan tentang sikap kita terhadap harta, ada satu hal penting yang harus senantiasa kita perhatikan, yaitu agar kita memiliki kehati-hatian yang tinggi. Kita harus senantiasa memupuk dan menyuburkan rasa takut kepada Allah Subhanahu Wata’ala. Bahwa ketika kita mendapatkannya dari sumber yang haram, meskipun tujuannya untuk kebenaran, maka tidak layak bagi kita kecuali api neraka.
Allah Subhanahu Wata’ala berfirman;
ثُمَّ لَتُسْأَلُنَّ يَوْمَئِذٍ عَنِ النَّعِيمِ
“Kemudian kamu pasti akan ditanyai pada hari itu tentang kenikmatan (yang kamu megah-megahkan di dunia itu.” (QS: At-Takaatsur [102]: 7).
Ibnu Abbas ra dan Ibnu Jarir At Thabari menjelaskan ayat di atas, bahwa bukan hanya nikmat dalam bentuk harta saja yang akan ditanya dan dimintai peranggungjawaban dihadapan Allah Subhanahu Wata’ala, akan tetapi semua nikmat yang dianugerahkan oleh Allah Subhanahu Wata’ala kepada kita, akan ditanya untuk apa kita pergunakan.
Karena itu, seyogyanya dari sejak dini kita menanamkan kehati-hatian kepada diri dan keluarga kita dalam masalah halal-haram, agar kita tidak termasuk yang dikatakan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi Wassalam.
Dalam sebuah hadits Rasulullah bersabda, “Nanti akan datang suatu masa, dimasa itu manusia tidak peduli dari mana harta itu diperolehnya, apakah dari sumber yang halal ataukah dari sumber yang haram.” (HR: Bukhari).
Kaya adalah takdir bukan pilihan
Apapun keadaan kita di dunia ini, maka itu adalah ketentuan Allah Subhanahu Wata’ala, yang harus kita syukuri dan mau tidak mau harus dijalani. Meskipun diberikan kebebasan oleh Allah Subhanahu Wata’ala., untuk berusaha merubah keadaan kita, akan tetapi hasil akhirnya ternyata tidak membawa perubahan, maka itulah ketentuan yang telah digariskan oleh Allah Subhanahu Wata’ala., dan harus kita syukuri sebagai karunia darinya.
Allah Subhanahu Wata’ala, berfirman;
وَهُوَ الَّذِي جَعَلَكُمْ خَلاَئِفَ الأَرْضِ وَرَفَعَ بَعْضَكُمْ فَوْقَ بَعْضٍ دَرَجَاتٍ لِّيَبْلُوَكُمْ فِي مَا
آتَاكُمْ إِنَّ رَبَّكَ سَرِيعُ الْعِقَابِ وَإِنَّهُ لَغَفُورٌ رَّحِيمٌ
“Dan Dia-lah yang menjadikan kamu sebagai khalifah-khalifah di bumi dan Dia meninggikan sebahagian diantara kamu di atas sebahagian (yang lain) beberapa derajat, untuk mengujimu tentang apa yang diberikan-Nya kepadamu. Sesungguhnya Tuhanmu amat cepat siksaan-Nya dan sesungguhnya Dia Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”(QS:Al-An’am [5]:165).
Jelaslah bahwa keadaan (miskin-kaya), bukanlah pilihan daripada manusia, akan tetapi memang kehendak dari Allah Subhanahu Wata’ala., dengan tujuan untuk menguji yang kaya-dengan harta, popularitas dan segudang ke-sukses-annya yang lain, sejauh mana ia rendah hati dihadapan manusia dan seberapa ikhlas ia mendermakan hartanya di jalan Allah Subhanahu Wata’ala. Dan si-miskin, sampai titik mana ia bersabar dengan keterbatasan yang dimilikinya dan sejauh mana ia tetap berbaik sangka kepada Allah Subhanahu Wata’ala, di tengah setumpuk kesusahan, penderitaan yang sengaja dikirimkan oleh Allah untuknya. Itulah sikap manusia seharusnya dalam merespon nikmat dari Allah Subhanahu Wata’ala.
Walaupun sudah dijelaskan bahwa dua keadaan itu merupakan ketentuan dari Allah Subhanahu Wata’ala, akan tetapi kebanyakan manusia tidak memahami hal tersebut. Sehingga mereka berasumsi tanpa didasari ke-iman-an kepada Allah Subhanahu Wata’ala. Hal ini digambarkan oleh Allah dalam firman-Nya;
فَأَمَّا الْإِنسَانُ إِذَا مَا ابْتَلَاهُ رَبُّهُ فَأَكْرَمَهُ وَنَعَّمَهُ فَيَقُولُ رَبِّي أَكْرَمَنِ
وَأَمَّا إِذَا مَا ابْتَلَاهُ فَقَدَرَ عَلَيْهِ رِزْقَهُ فَيَقُولُ رَبِّي أَهَانَنِ
“Adapun manusia apabila Tuhannya mengujinya lalu dia dimuliakan-Nya dan diberi-Nya kesenangan, maka dia akan berkata: ‘Tuhanku telah memuliakanku’. Dan apabila Tuhannya mengujinya lalu membatasi rizkinya maka dia berkata: ‘Tuhanku menghinakanku.”(QS: Al-Fajr:15-16).
Dalam ayat yang lain Allah Subhanahu Wata’ala juga menggambarkan sikap manusia dalam merespon keadaan yang diberikan kepadanya; “Maka apabila manusia ditimpa bahaya ia menyeru Kami, kemudian apabila Kami berikan kepadanya nikmat dari Kami ia berkata: ‘Sesungguhnya aku diberi nikmat itu hanyalah karena kepintaranku’. Sebenarnya itu adalah ujian, tetapi kebanyakan mereka itu tidak mengetahui.” (QS: Az-Zumar: 49).
Di abad-abad terdahulu orang banyak terjerumus pada paham eksistensialisme yang mengusung konsep ‘innamal ‘iisyu fii bahiimatul ladzdzati’ (bahwa kepuasaan adalah di atas segala-galanya), itulah sebabnya mereka menumpuk-numpuk materi demi kepuasan semata.
Secara psikologi, kita lebih siap menerima kesuksesan, ketimbang mengadapi kegagalan, kita lebih sanggup dan percaya diri menjadi orang kaya, ketimbang diuji dengan kondisi ke-miskinan. Coba kita berkaca pada seorang anak yang bernama Mark. Ia adalah salah satu finalis dalam sebuah ajang balap mobil mainan. Diantara keempat peserta yang masuk final itu, mobil Mark lah yang paling tak sempurna, beberapa anak menyangsikan kekuatan mobilnya untuk berpacu dengan mobil lainnya.
Namun Mark bangga dengan mobil hasil modifikasinya sendiri itu. Tibalah saat yang dinantikan, setiap anak bersiap di garis start. Namun, sesaat sebelum lomba dimulai ia memanjatkan doa dengan mata terpejam, bibir berkomat-kamit dan wajah tertunduk ke bawah. Lalu, semenit kemudian ia berkata ‘iya, aku siap! Perlombaanpun berjalan seru dihiasi tepukan tangan dan sorak-sorai yang meriah dari para penonton, tali lintasan finish pun terlambai dan yang memenagkan perlombaan itu adalah Mark. Saat pembagian pialapun tiba, sebelum piala diserahkan, ketua panitia bertanya kepada Mark, “tadi kamu berdoa untuk diberikan kemenangan bukan?” “Tadi saya memang berdoa pak, tapi bukan untuk diberikan kemenangan, melainkan supaya Tuhan tidak membuatku menangis dan bersedih jika aku kalah.” Begitu bijaksananya Mark ketika memanjatkan doa kepada Tuhan.
Mungkin, telah banyak doa yang kita panjatkan kepada Allah Subhanahu Wata’ala, agar Allah mengabulkan setiap keinginan kita, mungkin juga kita terlalu sering bermohon kepada Allah Subhanahu Wata’ala untuk menjadikan kita orang nomor satu dilingkungan kita, mungkin terlalu sering juga kita berdoa agar kiranya Allah Subhanahu Wata’ala memindahkan batu ujian yang menghadang di depan mata. Bukankah yang kita butuhkan bimbingan-Nya saat kejayaan itu kita raih? Juga panduan dari-Nya yang kita butuhkan dalam hidup di dunia ini?
Sikap Terhadap Nikmat Allah
Seorang mukmin sejati keadaan itu tidaklah menjadi alasan untuk jatuh tersungkur meratapi nasibnya atau membusungkan dada membanggakan dirinya, karena ia sadar bahwa itu adalah ketentuan dari Allah Subhanahu Wata’ala, yang harus disyukuri, yang ia cari sesungguhnya dalam kehidupan adalah ‘nilai’. Ia akan berusaha bagaiamana dengan keadaan itu mengantarkannya pada ‘nilai’ yang dapat membuatnya berharga dihadapan Allah Subhanahu Wata’ala.
Adalah Umar Bin Khattab ra, salah seorang sahabat nabi Shallallahu ‘alaihi Wassalam., yang dianugerahi kekayaan. Dalam buku “Fiqh Ekonomi” fakta sejarah membuktikan bahwa Umar memiliki 70.000 ladang pertanian, yang kalau dihargakan pada masa itu, maka perladang pertanian seharga 160 juta, dan kalau dijumlah 70.000X160 juta, maka kekayaan Umar= 11,2 Triliun. Sebuah angka yang fantastis untuk sebuah usaha.
Tapi, demikian kayanya Umar, ia tetap zuhud dan tidak tertipu denga dunia. Kehidupan konsumsinya menggunakan jalan-jalan syariah dan kehidupan produksinya juga memakai sistem syariah. Ia sangat yakin apa yang dikatakan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi Wassalam, “Barang siapa yang himmah (tujuan)nya adalah negeri akhirat, Allah akan mengoptimalkan kekuatannya, dan menjadikan kekayaan di hatinya, dan dunia akan mendatanginya dengan hina. Namun, barangsiapa yang niatnya hanya mencari dunia, maka Allah Subhanahu Wata’ala akan menceraiberaikan urusan dunianya dan menjadikan ke-fakir-an diantara kedua pelupuk matanya, dan dunia tidak akan menghampirinya kecuali hanya sebesar apa yang telah ditakdirkan untuknya.” (HR. Ibnu Majah, Ibnu Hibban, Ahmad, Baihaqi, Ad-Darimi).
Wallahu a’lam bish-shawab.
*/Penulis, dr Hamdi Syahril,
posted by Adimin
March 19, 2013
9 Penemuan Ilmuwan Islam yang Mempengaruhi Peradaban
Written By @Adimin on 19 March, 2013 | March 19, 2013
Kehidupan modern tak lepas dari penemuan-penemuan ilmuwan Muslim.
Proyek 1001 Muslim Inventions kembali mengingatkan sejarah 1000 tahun
warisan muslim yang terlupakan, demikian dikutip dari inilah.com.
“Ada sebuah lubang dalam ilmu pengetahuan manusia, melompat dari
zaman Renaisans langsung kepada Yunani, ujar Chairman Yayasan Sains,
Teknologi dan Peradaban Profesor Salim Al Hassani.
Dalam sebuah pameran 1001 Muslim Inventions, diketahui banyak
penemuan ilmuan Muslim yang sangat bermanfaat dalam pembangunan
peradaban manusia. Inilah 9 penemuan muslim yang luar biasa tersebut.
1. Operasi Bedah
Sekitar tahun 1000, seorang dokter Al Zahrawi mempublikasikan 1500
halaman ensiklopedia berilustrasi tentang operasi bedah yang digunakan
di Eropa sebagai referensi medis selama lebih dari 500 tahun. Diantara
banyak penemu, Zahrawi yang menggunakan larutan usus kucing menjadi
benang jahitan, sebelum menangani operasi kedua untuk memindahkan
jahitan pada luka. Dia juga yang dilaporkan melakukan operasi caesar dan
menciptakan sepasang alat jepit pembedahan.
2. Kopi
Saat ini warga dunia meminum sajian khas tersebut tetapi, kopi
pertama kali dibuat di Yaman pada sekitar abad ke-9. Pada awalnya kopi
membantu kaum sufi tetap terjaga ibadah larut malam. Kemudian dibawa ke
Kairo oleh sekelompok pelajat yang kemudian kopi disukai oleh seluruh
kerajaan. Pada abad ke-13 kopi menyeberang ke Turki, tetapi baru pada
abad ke-16 ketika kacang mulai direbus di Eropa, kopi dibawa ke Italia
oleh pedagang Venesia.
3. Mesin Terbang
Abbas ibn Firnas adalah orang pertama yang mencoba membuat konstruksi
sebuah pesawat terbang dan menerbangkannya. Di abad ke-9 dia mendesain
sebuah perangkat sayap dan secara khusus membentuk layaknya kostum
burung. Dalam percobaannya yang terkenal di Cordoba Spanyol, Firnas
terbang tinggi untuk beberapa saat sebelum kemudian jatuh ke tanah dan
mematahkan tulang belakangnya. Desain yang dibuatnya secara tidak
terduga menjadi inspirasi bagi seniman Italia Leonardo da Vinci ratusan
tahun kemudian.
4. Universitas
Pada tahun 859 seorang putri muda bernama Fatima Al Firhi mendirikan
sebuah universitas tingkat pertama di Fez Maroko. Saudara perempuannya
Miriam mendirikan masjid indah secara bersamaan menjadi masjid dan
Universitas Al Qarawiyyin dan terus beroperasi hingga 1.200 tahun
kemudian. Hassani mengatakan dia berharap orang akan ingat bahwa belajar
adalah inti utama tradisi Islam dan cerita tentang Al Firhi bersaudara
akan menginspirasi wanita muslim di mana pun di dunia.
5. Aljabar
Kata aljabar berasal dari judul kitab matematikawan terkenal Persia
abad ke-9 Kitab Al Jabr Wal Mugabala, yang diterjemahkan ke dalam buku The Book of Reasoning and Balancing.
Membangun akar sistem Yunani dan Hindu, aljabar adalah sistem pemersatu
untuk nomor rasional, nomor tidak rasional dan gelombang magnitudo.
Matematikawan lainnya Al Khwarizmi juga yang pertama kali memperkenalkan
konsep angka menjadi bilangan yang bisa menjadi kekuatan.
6. Optik
Banyak kemajuan penting dalam studi optik datang dari dunia muslm,
ujar Hassani. Diantara tahun 1.000 Ibn Al Haitham membuktikan bahwa
manusia melihat obyek dari refleksi cahaya dan masuk ke mata,
mengacuhkan teori Euclid dan Ptolemy bahwa cahaya dihasilkan dari dalam
mata sendiri. Fisikawan hebat muslim lainnya juga menemukan fenomena
pengukuran kamera di mana dijelaskan bagaimana mata gambar dapat
terlihat dengan koneksi antara optik dan otak.
7. Musik
Musisi muslim memiliki dampak signifikan di Eropa. Di antara banyak
instrumen yang hadir ke Eropa melalui timur tengah adalah lute dan
rahab, nenek moyang biola. Skala notasi musik modern juga dikatakan
berasal dari alfabet Arab.
8. Sikat Gigi
Menurut Profesor Salim Al Hassani, Nabi Muhammad mempopulerkan
penggunaan sikat gigi pertama kali pada tahun 600. Menggunakan ranting
pohon Miswak, untuk membersihkan gigi dan menyegarkan napas. Substansi
kandungan di dalam Miswak juga digunakan dalam pasta gigi modern.
9. Engkol
Banyak dasar sistem otomatis modern pertama kali berasal dari dunia
muslim, termasuk pemutar yang menghubungkan sistem. Dengan mengkonversi
gerakan memutar dengan gerakan lurus, pemutar memungkinankan obyek berat
terangkat relatif lebih mudah. Teknologi tersebut ditemukan oleh Al
Jazari pada abad ke-12, kemudian digunakan dalam penggunaan sepeda
hingga kini.
posted by Adimin
Label:
Ilmu dan Islam
March 19, 2013
posted by Adimin
Optimalisasi Dakwah via Facebook
Dakwah facebook, sudah tak asing di telinga kita. Bahkan saya dan
Anda mungkin sudah merasa berada di dalam istilah “dakwah facebook”.
Aktivitas dakwah memang seharusnya sudah menjadi keniscayaan bagi
seorang mukmin dalam setiap aspek kehidupannya. Menyeru kepada
kebenaran, mencegah kepada kemunkaran serta beriman kepada Allah
layaknya ummat terbaik yang telah dipilih oleh Allah dalam Al-Quran,
begitulah seharusnya seorang mukmin. Dan facebook sebagai bagian dari
kehidupan sosial masa kini tentu saja seharusnya tak luput tersentuh
oleh aktifitas dakwah, sebab di dalamnya berisi manusia-manusia yang
notabene objek dakwah.
Semangat berdakwah lewat facebook memang oke, namun dari segi
keberhasilan mencapai objek dakwah ternyata belum tentu sukses. Dakwah
di facebook biasanya hanya menyasar lingkaran yang itu-itu saja, yang
sepemahaman, yang saling menyetujui pendapat. Alhasil orang-orang yang
masih dangkal pemahamnnya tentang Islam dan masih enggan untuk berislam
secara sempurna pun tak tersentuh, apalagi mereka yang belum menjadi
muslim.
Lantas apakah dakwah facebook harus terbatas kepada orang-orang yang
sepemahaman, sefikroh, seilmu? Tidak salah memang mendakwahi atau saling
mengingatkan kepada orang-orang yang sudah paham, yang sudah rajin
mencari ilmu sendiri. Namun akankah pemahaman Islam akan berkembang
kepada seluruh ummat dengan cara dakwah seperti ini. Apa bedanya dengan
sebuah sekte eksklusif yang menyelamatkan golongannya sendiri ke surga,
lantas menimpakan neraka kepada orang-orang di luar golongannya?
Jika aktivis dakwah facebook sekalian merasa bahwa ternyata apa yang
terjadi memang benar seperti itu adanya, hanya berdakwah kepada
rekan-rekan da’i yang sepemahaman, maka berubahlah mulai sekarang. Mari
kita ubah metode dakwah facebook kita.
Berikut ini sedikit tips untuk mengoptimalisasi dakwah facebook Anda.
Tidak harus dilakukan memang, jika Anda bisa ingin bertahan dengan cara
dakwah Anda yang sekarang dengan cakupan yang terbatas. Akan lebih
bagus juga jika Anda dapat menambahkan tips-tips dakwah Anda sendiri.
Jangan pilih-pilih teman
Jagat maya adalah dunia yang luas, luasnya sama dengan seluruh
penduduk bumi yang mengaksesnya. Jadi jangan batasi dakwah kita dalam
sempitnya organisasi dan keluarga kita – kecuali jika memang tujuannya
hanya diperuntukkan bagi komunitas tertentu.
Maka approvelah sebanyak mungkin permintaan pertemanan, baik teman
sepemikiran ataupun yang berseberangan. Jika kawan baru Anda ternyata
hobi menulis status yang “tidak baik”, anggap saja sebagai aspirasi, toh
manusia berbahasa sesuai dengan lingkungannya. Jika Anda takut dengan
status-status yang “kurang baik” dari teman-teman baru Anda akan
mengotori wall Anda, cukup sembunyikan saja, jangan putuskan hubungan
pertemanan Anda. Tapi lebih disarankan untuk tidak menyembunyikannya,
sebab guru harus selalu mendengarkan muridnya, terlebih jika mereka
bertanya.
Semoga dengan demikian, dakwah Anda akan semakin bermanfaat, paling
tidak sebagai sebuah informasi baru bagi orang-orang yang belum terlalu
memahami Islam.
Manusiawilah!
Banyak aktifis dakwah facebook dalam kesehariannya selalu memposting
ayat-ayat Al Quran atau hadist-hadist. Dengan alasan tak ingin berbicara
sia-sia, ia hanya menampilkan firman-firman dan sabda-sabda saja di
wallnya. Beruntunglah ada iklan dari online shop yang begitu rajin
mengetagnya, sehingga wallnya sedikit bervariasi.
Saudaraku, siapakah sebenarnya Anda ini? Jangan-jangan Anda adalah
sebuah software yang secara otomatis memposting ayat-ayat Al Quran dan
hadits-hadits!? Tak lelahkah mengetik ayat yang sangat panjang sampai
muncul tulisan “read more”? Orangpun malas untuk mengkliknya. Itu baru
sekali, lha kalau berkali-kali?
Sebab Anda berdakwah kepada sesama manusia, maka manusiawilah!
Biarkan teman-teman facebook Anda tahu, bahwa Anda adalah seorang
manusia. Anda melakukan pekerjaan seperti manusia lainnya, Anda
menghadapi masalah seperti yang lain, maka buatlah status tentang itu,
namun yang berwarna islam, beraroma dakwah.
“Sudah dhuha, shower dulu ah… Allahumma inni a’udzubika minal khubusi wal khobaa’its,” ini contoh sederhana status manusiawi, seperti yang biasa oleh dilakukan orang-orang lain, namun tetap diwarnai.
Tentu saja tak salah mengeluarkan amunisi kata-kata mutiara dari
hadits dan Qur’an, serta kata-kata indah lainnya, namun tidak harus
terus-menerus. Warnai dengan warna manusia yang anda miliki.
Setiap orang memiliki masalah, solutiflah!
Jika Anda sudah menjadi da’i yang beruntung, maka siaplah untuk
mendapatkan hadiah berupa pertanyaan. Pertanyan itu perlu jawaban, jika
Anda sebagai da’i tidak mau menjawab, mungkin saja sang penanya akan
bertanya ke tempat yang salah.
Maka jawablah sesuai dengan kondisi si penanya, jawaban tidak harus
selalu ideal atau saklek. Misalnya ada seorang remaja puteri yang
dilarang orangtuanya memakai jilbab, jangan suruh ia untuk melawan
orangtuanya, apalagi menghujat, berikan solusi yang kreatif. Jika anda
tak mampu menjawab, coba browsing segera (ingat, internet bukan melulu
facebook, maka manfaatkanlah!), dan berikan link jawaban yang kira-kira
tepat dengan kondisi sang penanya.
Kebanyakan teman-teman facebook anda berasal dari sumber yang sama,
teman dari teman, teman dari keluarga, atau istilah facebooknya “mutual
friends”. Artinya ada kemungkinan masalah yang dihadapi sama. Maka tak
ada salahnya anda membagikan jawaban Anda dalam sebuah catatan, tentu
saja tanpa menyebutkan identitas sang penanya.
Jika Anda tak ditanya, maka anda bisa melihat status-status “galau”
di wall Anda. Status-status itu sebenarnya adalah masalah yang tak
ditanyakan. Anda juga bisa membuat catatan solutif tentang itu, dan
bagikan.
Semoga kita bisa memperluas lingkaran dakwah kita, serta menyebarkan
Islam seluas-luasnya di dunia maya untuk semua, bukan hanya golongan
yang sepaham dengan kita.
Wallahua’lam bisshowwab
posted by Adimin
Label:
Bingkai Berita,
INSPIRASI
March 18, 2013
Salam Indonesia Maju,
FATIH
sumber : http://politik.kompasiana.com/2013/03/18/tangkap-anis-matta-543751.html
posted by Adimin
Tangkap Anis Matta
Written By @Adimin on 18 March, 2013 | March 18, 2013
Saya menyarankan agar Anis Matta segera ditangkap. Oleh siapa? Oleh para
kader PKS. Lho???! Ya. Saya menyarankan kepada para kader PKS agar
menangkap pikiran-pikiran dahsyat Anis Matta. Kalau perlu, semua
aksi-aksi leadershipnya juga ditangkap.
Karena pikiran-pikirannya, kebijakan-kebijakannya sebagai pimpinan
partai, dan aksi-aksi kepemimpinannya, itu semua bisa dijadikan catatan
sejarah dan referensi empirik bagi perjalanan partai kalian, perjalanan
perpolitikan di Indonesia, bahkan perpolitikan dunia. Hal itu juga bisa
menjadi pendidikan politik sekaligus budaya untuk bangsa besar Indonesia
ini. Jarang-jarang lho ada orang yang punya itikad baik untuk memajukan
negeri ini, juga memiliki kapasitas keilmuan yang luar biasa, sekaligus
juga punya otoritas menggerakkan mesin partai yang cukup besar. Dan
orang itu ada di partai kalian.
Saya melihat akhir-akhir ini Anis Matta seperti bintang yang sedang
bersinar terang. Terlebih setelah dia berhasil menahkodai bahtera yang
bernama PKS ini keluar dari badai dengan memenangkan beberapa pilkada
dalam waktu yang berdekatan. Track record-nya masih bersih (dan
mudah-mudahan tetap bersih), walaupun ada upaya-upaya untuk membuatnya
terlihat kotor (biasalah, politik di Indonesia masih kaya’ gini) tapi
buktinya tidak terbukti. Yang penting bagi kalian, jangan membalas
kejahatan dengan kejahatan, tunjukkan kalau cara berpolitik yang santun
itu ada pada kalian (santun kan bukan berarti lemah, justru orang kuat
lah yang santunnya terlihat indah).
Setelah menonton beberapa video rekaman pidatonya yang diupload di
Youtube, saya pribadi juga tertarik dengan pikiran-pikirannya Anis
Matta. Sayang sekali kalau pikiran-pikirannya (yang menurut saya dahsyat
ini) dan aksi-aksi kepemimpinannya menguap begitu saja di udara tanpa
ada perekaman. Oleh karenanya ada beberapa saran yang bisa saya
sampaikan kepada kalian para kader PKS:
1. Catatlah semua isi
pidato/ceramah/khutbah/seminar/talkshow/dialog/wawancara yang
disampaikan oleh Anis Matta. Saya memperhatikan, Anis Matta kalau bicara
jarang memegang naskah (dan ini salah satu kelebihan Anis Matta dalam
public speaking), oleh karenanya mencatat mutlak kalian lakukan sebagai
upaya perekaman pemikirannya. Bukankah Ali bin Abi Thalib pernah
berujar: “ikatlah ilmu dengan menuliskannya”. Tapi saya yakin tidak
semua kalian bisa selalu bersama Anis Matta setiap hari. Padahal dalam
kapasitasnya sebagai presiden partai, saya yakin hampir setiap hari dia
harus berbicara (dalam konteks public speaking). Lalu siapa kah yang
berkewajiban mencatat semua pemikirannya itu? Saya pikir ini tugas
asisten pribadinya Pak Anis. Saya harap asisten pribadinya Pak Anis juga
adalah seorang yang haus ilmu. Dan semua yang dicatat itu, alangkah
bagusnya kalau dibuat menjadi buku. Dengan konten yang penuh ilmu saya
yakin buku kumpulan ceramah itu akan menjadi buku yang menarik. Namun
bagi kalian yang hadir atau sempat mengikuti pembicaraannya, alangkah
baiknya juga mencatatnya.
2. Kalau catatan itu hasilnya adalah teks, maka dengan menggunakan
fasilitas teknologi saat ini, kalian juga bisa mengarsipkan
pidato/ceramah/khutbah/seminar/talkshow/dialog/wawancara beliau dalam
bentuk file video dan atau audio. Dan ini mutlak dilakukan agar kita
juga bisa mengetahui gestur pembicara saat ia menyampaikan pemikirannya
(yang tidak bisa dilakukan oleh hanya sekedar teks). Alangkah eloknya
kalau file itu kemudian diupload ke Youtube agar bisa dinikmati oleh
masyarakat Indonesia secara luas. Toh Anis Matta sekarang bukan hanya
sekedar milik PKS, tapi juga milik bangsa Indonesia. Malah sebenarnya
dengan cara tersebut, justru menjadi sarana marketing yang menurut saya
sangat baik. (Sssst…., ini rahasia, banyak lho yang tersentuh dan
tergerak hatinya untuk bergabung setelah mendengar ceramah-ceramahnya
Anis Matta).
3. Alangkah bagusnya kalau website pribadinya Anis Matta diberdayakan.
Saya tidak tahu apakah Anis Matta memiliki website pribadi. Tapi menurut
saya, sangat sayang sekali kalau seorang Anis Matta tidak memiliki
website pribadi (atau website-nya ada tapi tidak terkelola). Saya pikir
harus ada tim yang mengelola website-nya. Nah, di website ini lah
catatan-catatan yang ditulis seperti pada poin (1) itu, dan rekaman
video dan atau audio seperti pada poin (2) itu disimpan, ditampilkan dan
disebarkan ke seluruh penjuru dunia. Saya pikir orang-orang PKS adalah
orang-orang yang cerdas yang tidak akan terjebak pada pengkultusan
pribadi. Dan peduli amat dengan kata-kata orang lain yang nantinya
bilang PKS sudah mengkultuskan pribadi seseorang. Toh yang tahu dengan
hati kalian adalah kalian sendiri kan? Toh juga saat ini,
pemimpin-pemimpin dunia, tokoh-tokoh internasional maupun nasional,
bahkan orang-orang yang sedang mencoba melakukan penokohan dirinya juga
punya website pribadi. Kenapa PKS yang notabene salah satu kadernya
bahkan menjadi Menkominfo tidak menggunakan leverage internet untuk
menokohkan seseorang yang potensial ini, yang memang pantas untuk
memiliki website pribadi ini. Lagipula, organisasi yang orang-orangnya
memiliki kebanggaan terhadap pemimpinnya itu jauh lebih sehat dan
produktif daripada organisasi yang orang-orangnya malah menjatuhkan
pemimpinnya sendiri. Dengan website pribadi Anis Matta yang berkonten
demikian (yang bukan hanya berisi sekedar berita kunjungan dan
kegiatan), saya rasa itu akan menjadi salah satu website yang
benar-benar berisi, mendidik, informatif, menarik, bermanfaat, dan
marketable tentunya. (Kepengen sih nambahin kata-kata “enak dibaca dan
perlu”, tapi sudah terlanjur jadi jargon salah satu majalah, hehe ^_^)
4. Kalau toh website pribadinya belum ada, atau sudah ada tapi belum
terkelola, atau tetap dikelola tapi tidak update, atau pun juga ternyata
sudah update (intinya mau ada atau tidak sekalipun), tetaplah kalian
para kader PKS menayangkan catatan dan file video atau audio itu via
internet. Saya salut sekali dengan website PKSPiyungan (dikelola oleh
kader PKS Kecamatan Piyungan) yang menjadi salah satu dari 500 website
teratas di Indonesia dimana kontennya berisi hal-hal yang berhubungan
dengan PKS. Namun saya pikir, website khusus yang berisi hal-hal yang
berhubungan dengan Anis Matta itu sangat bagus sekali kalau ada, karena
akan banyak sekali konten yang bisa dimuat di situ. Akun jejaring sosial
para kader PKS juga bisa menjadi sarana penyebaran pemikiran dan
rekaman-rekaman beliau.
5. Upaya-upaya “penangkapan” seperti yang saya jelaskan pada poin-poin
sebelumnya, sebenarnya juga merupakan salah satu alat kontrol untuk Anis
Matta agar ia tetap berada pada track yang benar. Kita semua tahu tentu
akan menjadi beban moral tersendiri bagi seseorang yang pembicaraannya
dicatat atau direkam dan kemudian diketahui oleh masyarakat luas.
Menjadi orang baik itu penting, tetapi konsisten untuk tetap baik itu
jauh lebih penting. Dan saya harap Anis Matta tetap konsisten bahkan
ketika mungkin takdir sejarah mengantarkannya berada pada posisi yang
lebih dari saat ini. Semoga dengan upaya-upaya “penangkapan” ini,
menjadi semacam alat kontrol buat Anis Matta agar tetap on the right
track. Jujur saja, Indonesia masih kekurangan pemimpin yang memberikan
keteladanan secara utuh. Sehingga menurut saya, sedari sekarang perlu
juga dibuat rancangan biografi beliau, agar kalian para kader PKS itu
berfikir dari akhir (thinking from the end). “Orang ini akhirnya akan
menjadi apa sih?”, itu yang perlu difikirkan dan dibentuk. Hanya
orang-orang besar lah yang biografinya menarik untuk dibaca dan
menginspirasi pembacanya.
Itu mungkin beberapa saran dari saya buat kalian para kader PKS. Sekali
lagi, sangat disayangkan kalau bangsa Indonesia (terlebih khusus kalian
para kader PKS) tidak memanfaatkan anugerah tuhan yang dititipkan pada
seorang Anis Matta ini. So, sebarkanlah dan lihat apa yang terjadi!
***
End note: Tulisan ini saya buat untuk memprovokasi para kader PKS
atau siapa pun untuk menangkap dan menyebarkan catatan atau rekaman
dari penyampaian-penyampaian Anis Matta. Sebenarnya tujuan saya sih
pragmatis aja: agar saya yang sekarang berada nun jauh di wilayah timur
Indonesia ini bisa juga menikmati pemikiran-pemikiran beliau.
Saya juga memohon maaf jika ada yang kecewa dengan pemilihan judul
tulisan ini yang mungkin tidak sesuai dengan harapan hati. Kepada yang
kecewa saya hanya berpesan, mari kita bangun budaya perpolitikan yang
santun. Masyarakat Indonesia harus diselamatkan dari perpolitikan ala
zaman purba. Kalau dengan memaki, mencaci, dan memfitnah itu bisa
membuat negara ini maju maka mungkin kita perlu membuat kementrian
khusus yang menangani itu (mungkin namanya bisa Departemen Fitnah kali,
hehe ^_^). Pada kenyataannya justru dengan sikap-sikap keji seperti itu
membuat pikiran dan mental bangsa kita diliputi aura negatif,
mendisorientasikan fokus bangsa dari hal-hal prioritas dan manfaat,
membuat konta produktif serta melemahkan semangat bangsa untuk maju.
Kemajuan suatu bangsa bukan hanya sekedar peran dan tanggung jawab
pemimpinnya saja, tapi lebih banyak berasal dari rakyatnya (ya,
kita-kita ini). Bukankah hanya sedikit orang yang bisa jadi pemimpin,
dan sisanya yang banyak disebut rakyat (yang dipimpin)? Sungguh sangat
naif apabila kemudian kita mengharapkan kemajuan negara kita hanya
sekedar kepada satu dua orang di istana sana, lalu kita cuma berpangku
tangan. Kalau ada sekumpulan orang yang punya itikad baik untuk
memajukan negeri ini ya apa salahnya kalau kita support. Kalaupun kita
berbeda cara atau sarana dengan mereka ya jangan saling menjatuhkan lah,
toh keinginan kita sama kok: sama-sama ingin agar Indonesia ini lebih
baik lagi. Iya kan?
Salam Indonesia Maju,
FATIH
sumber : http://politik.kompasiana.com/2013/03/18/tangkap-anis-matta-543751.html
posted by Adimin
Label:
Bingkai Berita,
TOPIK PILIHAN
March 16, 2013
Terimakasih telah membaca semoga bermanfaat.
Bang Sadi Rangkuti
sumber : http://politik.kompasiana.com/2013/03/15/kalau-boleh-jujur-pks-partai-terbaik-saat-ini-543107.html
posted by Adimin
Kalau Boleh Jujur PKS Partai Terbaik Saat ini
Written By @Adimin on 16 March, 2013 | March 16, 2013
Tahun 2013 adalah tahun politik, dimana sepertinya semua hal halal
dilakukan oleh partai politik. Kita lihat saja banyak kader partai yang
pindah ke partai lain dengan harapan karir politik lebih baik dari
sebelumnya. Banyak orang sebut ini kutu loncat dan ada juga yang
menyebut kuda liar, wah kuda liar.. hmmm, kuda liar ini kalau ditanya
kenapa pindah jawabannya sederhana ini permintaan konstituen di daerah,
ada yang bilang demi rakyat apapun akan saya lakukan ..benar gak ya demi
rakyat?? atau hanya sekedar mempertahankan eksistensi dan syahwat
politiknya.
Ada lagi yang lebih mengerikan dengan bermodalkan kekayaan dan kuasanya
sebagai pemilik media dia menyerang lawan-lawan politiknya dengan media
yang ada. Baik media cetak, radio, online, televisi atau semua media
yang dia kuasai..tetapi tentang hancur dan bobroknya nya partainya
jangan harap akan ada satu beritapun muncul dimedianya,yang muncul hanya
kebaikan-kebaikan partainya saja.
Ada juga kabarnya golongan penguasa yang bermain dibalik layar dengan
kekuasaannya yang membuat situasi di negeri ini kacau balau memanfaatkan
kekuasaannya sehingga bermain-main sesuka hatinya, bahkan sekelas KPK
pun yang konon, kata-katanya bagai firman tuhan yang tak pernah salah,
bisa di atur. Terlihat jelas di mata rakyat walaupun rakyat jelata
seperti saya jika rekan separtainya jadi tersangka tidak langsung
ditahan. Sebut saja Anas Urbaningrum sampai saat ini tidak ditahan dan
juga Andi Malarangeng tersangka yang bebas kemanapun mereka suka, tidak
ada kehawatiran buat KPK mereka menghilangkan barang bukti…opss kita
tidak sedang membahas mereka.
Begitulah politik bahkan terkadang kita bingung yang mana politikus yang
bisa diandalkan untuk membawa negeri ini jadi negeri yang makmur dan
rakyat sejahtera, mana yang tidak. Di awal tahun 2013 ICW pernah merilis
partai yang tidak tersandung korupsi tahun 2012 ada dua partai yaitu
PKS dan Hanura, setelah saya membaca tentang ini, saya tertarik membahas
PKS. Kenapa? karena PKS adalah partai islam terbesar di Indonesia yang
pada tahun 2014 ini bernomor 3, dan juga PKS adalah partai yang kadernya
selalu saya jumpai di mesjid-mesjid, baik subuh atau bahkan solat
tahajjud sekalipun sering mereka lakukan dan saya menemukan mereka di
mesjid, yang ketiga PKS menurut saya fenomenal karena pergantian
presiden tidak lebih dari 2×24 jam.
PKS … mendengar kata PKS atau Partai Keadilan Sejahtera kita sudah bisa
membayangkan bahwa kita akan berjumpa dengan orang orang sederhana,
partainya anak-anak muda yang cerdas, optimis, tertib dan pastinya
soleh/ah dan anggun. Partai yang dewasa, pekerja keras, optimis,
pandangan jauh ke depan dan yang paling saya sukai ikhlas, bersih dan
professional.
Saya sempat buat judul partai terbaik saat ini, setelah saya mengamati
dan mengikuti berita-berita dan perkembangannya serta pertemuan
sehari-hari dengan berbagai organisasi dan partai-partai saya bisa
simpulkan bahwa kalau saya jujur PKS lah yang terbaik saat ini.
Dulu saya tidak begitu peduli dengan partai-partai, tapi dengan situasi
saat ini PKS dizolimi sementara mereka adalah orang-orang baik, hati
saya mengatakan saya tidak boleh diam walaupun saya tidak pernah belajar
tulis menulis saya akan tulis yang ada di pikiran saya.
Ada beberapa hal yang membuat saya mengatakan PKS partai terbaik saat
ini setelah saya banyak bicara dengan orang-orang partai dan mengamati
politik Indonesia saat ini :
1. Kader yang solid
Kita bisa lihat kader PKS itu solid, apapun yang terjadi di partainya
mereka lebih percaya pada pimpinan mereka, isu korupsi dan fitnah yang
dilancarkan lawan politik kepada pimpinan mereka, mereka hanya
menanggapi dengan biasa-biasa. Bahkan isu ini membuat mereka makin
semangat bekerja dan berdakwah, mereka menyebut membangunkan macan
tidur. Macan-macan tidur PKS sekarang telah bangun, mereka saling
menyemangati bekerja untuk partai, yang anehnya tanpa bayaran. Kemudian
mereka tidak satu orangpun yang menyalahkan pimpinannya, atau saling
tidak percaya bahkan ingin keluar dari PKS tapi makin solid. Ada isu
makin solid.. terbukti setelah kasus LHI, mereka memenangkan pemilihan
gubernur Jawa Barat dan Sumatera Utara, yang kedua-duanya adalah kader
PKS.
2. Bekerja tanpa bayaran
Saya menyaksikan kader PKS itu bekerja ikhlas tanpa mengharapkan
bayaran. Mereka bekerja tanpa dibayar. Memasang spanduk, baliho, stiker
PKS, dan semua alat peraga partai tidak ada yang dibayar. Mereka direct
seling mendatangi rumah ke rumah dan silaturrahim tidak ada yang di
bayar. Mereka membantu warga yang kebanjiran dan kebakaran tanpa
bayaran. Kalau ada kader partai seperti ini inilah yang saya sebut
partai terbaik. Secara logika tidak ada yang mau bekerja tanpa dibayar.
Saya pernah bertanya pada kader PKS kalian kan siang malam masang baliho
dan nempel stiker berapa kalian dibayar? Mereka jawab kami tidak mau
dibayar, bahkan mereka yang mengeluarkan uang untuk beli tali dan kawat
pengikat jika diperlukan. Saya tanya: jadi bayarnya kapan? mereka
menjawab nanti di sorga. Wuihh…hebatnya partai mana yang bisa seperti
ini hanya PKS.
3. Tujuan mereka mulia
Mereka mengatakan kami ini sebenarnya dakwah cuma caranya berbeda. Cara
kami adalah mendudukkan orang-orang sholeh di pusat-pusat kekuasaan.
Jadi kalau orang soleh duduk di pusat kekuasaan maka ia akan peduli
dengan rakyat karena dia duduk bukan kerena bayar dan punya banyak uang.
Dan yang paling penting tidak akan korupsi karena mereka tau bekerja
adalah ibadah, seperti dalam sholat “sesungguhnya solatku, ibadahku,
hidupku dan matika hanya untuk Alloh Tuhan seru sekalian alam”. Kalau
kita solat subuh tidak mungkin kita korupsi 1 rokaat, menjadi satu
rokaat. Mereka pun dalam bekerja seperti itu. Kalau ada isu mereka
korupsi, 99% saya tidak percaya, dan saya hanya menganggap itu ulah
lawan politik saja.
***
Sebenarnya masih banyak hal-hal yang membuat partai ini menjadi partai
terbaik saat ini tapi kalau mau tahu lebih lanjut jumpai aja kader-kader
PKS yang ada di dekat rumah anda nanti bisa dijelaskan atau lebih
jelasnya gabung aja dulu barang setahun dua tahun nanti tahu sendiri.
Cara gabungnya gampang kok datangi aja kader PKS atau kantor PKS di
kelurahan atau kecamatan atau kantor PKS yang mana saja yang ada di
daerah anda nanti akan diikutkan mengaji. Syaratnya cuma mengaji,
kalaupun gak pandai ngaji gak apa-apa nanti mereka ajari, karena banyak
juga di sana yang belum pandai ngaji …tapi itu yang baru-baru hehehe…
Terimakasih telah membaca semoga bermanfaat.
Bang Sadi Rangkuti
sumber : http://politik.kompasiana.com/2013/03/15/kalau-boleh-jujur-pks-partai-terbaik-saat-ini-543107.html
posted by Adimin
Label:
Bingkai Berita,
TOPIK PILIHAN
March 13, 2013
Pencitraan Vs Kenyataan
Written By @Adimin on 13 March, 2013 | March 13, 2013
- Dalam dunia kita yg sekarang, citra mulai menjadi persoalan lain dan kenyataan soal lain lagi...
- Dalam dunia kita yang sekarang, bahkan "image is more important then the reality".
- Pribadi hidup dalam kepalsuan dan bangsa atau ummat manusia diseret dalam kepalsuan..
- Pada kasus orang2 atau lembaga yg terlalu populer kita menemukan ironi...ada banyak yg borok tersembunyi...
- Masalahnya, popularitasnya mengharuskan mereka harus menyimpan kebusukan demi popularitas yg sdh kadung...
- Utamanya pada bangsa2 berkembang atau terbelakang.dimana nama besar dan orang besar tak boleh salah.
- Kebusukan akan disimpan menjadi beban kita semua...tiba2 kita kecewa luar biasa dan menjadi amarah..
- Karena itu, citra juga adalah sejenis tirani jika ia didapatkan melalui PR DAN MANAJEMEN PENCITRAAN, semacam penipuan.
- Sehingga dalam kepalsuan, nama baik kita dapatkan dari menutupi kebobrokan kita..kadang dengan mengorbankan orang lain.
- Popularitas itu hanya akan bertahan pada pribadi terbuka dan berbuat apa adanya..persetan kata orang...
- Demokrasi percaya pada lembaga publik terbuka...karena kalau kita benar apa yang kita takutkan...
- Maka jika demokrasi kita menguat, maka yg asli akan betahan mengkilap dan yg palsu akan terbakar musnah.
- Tapi demokrasi kita belum kuat, kepalsuan masih mendapat tempat...Seperti laporan ilmuan soasial kanada itu?
- Kepada lembaga pemberantas teroris, adakah sikap anda anti teror atau lembaga dibuat untuk restu negara lain?
- Adakah anda otentik seorang pejuang untuk membangun sistem anti korupsi atau anda cari tangga popularitas?
- Adakah anda memberantas kemiskinan atau kau bahkan mempertahankannya sebagai komoditimu?
- Semua pertanyaan itu layak diajukan atas semua masalah yg tidak selesai...
- Terlalu banyak tepuk tangan dan decak kagum tetapi terlalu sedikit penyelesaian masalah.
- Terlalu banyak kampanye dan pencitraan tapi masalah bertambah banyak dan merajalela...
- Kita menyaksikan festival puja puji di layar kaca setiap hari ditengah kegetiran tumpukan masalah.
- Ini semua kepalsuan yg berawal dari kepalsuan pribadi kita sebagai pemimpin. Kritik kita anggap mengerikan.
- Kita mulai kecanduan tepuk tangan dan tepuk tangan mulai menjadi lebih penting dari persoalannya.
- Jangan2 ini penyakit suatu generasi dan jika ia, mari kita tinggalkan mereka.
- Kita harus mulai dengan yang asli dan mengubur kepalsuan.
- Selamat tinggal kepalsuan.
- Dalam dunia kita yang sekarang, bahkan "image is more important then the reality".
- Pribadi hidup dalam kepalsuan dan bangsa atau ummat manusia diseret dalam kepalsuan..
- Pada kasus orang2 atau lembaga yg terlalu populer kita menemukan ironi...ada banyak yg borok tersembunyi...
- Masalahnya, popularitasnya mengharuskan mereka harus menyimpan kebusukan demi popularitas yg sdh kadung...
- Utamanya pada bangsa2 berkembang atau terbelakang.dimana nama besar dan orang besar tak boleh salah.
- Kebusukan akan disimpan menjadi beban kita semua...tiba2 kita kecewa luar biasa dan menjadi amarah..
- Karena itu, citra juga adalah sejenis tirani jika ia didapatkan melalui PR DAN MANAJEMEN PENCITRAAN, semacam penipuan.
- Sehingga dalam kepalsuan, nama baik kita dapatkan dari menutupi kebobrokan kita..kadang dengan mengorbankan orang lain.
- Popularitas itu hanya akan bertahan pada pribadi terbuka dan berbuat apa adanya..persetan kata orang...
- Demokrasi percaya pada lembaga publik terbuka...karena kalau kita benar apa yang kita takutkan...
- Maka jika demokrasi kita menguat, maka yg asli akan betahan mengkilap dan yg palsu akan terbakar musnah.
- Tapi demokrasi kita belum kuat, kepalsuan masih mendapat tempat...Seperti laporan ilmuan soasial kanada itu?
- Kepada lembaga pemberantas teroris, adakah sikap anda anti teror atau lembaga dibuat untuk restu negara lain?
- Adakah anda otentik seorang pejuang untuk membangun sistem anti korupsi atau anda cari tangga popularitas?
- Adakah anda memberantas kemiskinan atau kau bahkan mempertahankannya sebagai komoditimu?
- Semua pertanyaan itu layak diajukan atas semua masalah yg tidak selesai...
- Terlalu banyak tepuk tangan dan decak kagum tetapi terlalu sedikit penyelesaian masalah.
- Terlalu banyak kampanye dan pencitraan tapi masalah bertambah banyak dan merajalela...
- Kita menyaksikan festival puja puji di layar kaca setiap hari ditengah kegetiran tumpukan masalah.
- Ini semua kepalsuan yg berawal dari kepalsuan pribadi kita sebagai pemimpin. Kritik kita anggap mengerikan.
- Kita mulai kecanduan tepuk tangan dan tepuk tangan mulai menjadi lebih penting dari persoalannya.
- Jangan2 ini penyakit suatu generasi dan jika ia, mari kita tinggalkan mereka.
- Kita harus mulai dengan yang asli dan mengubur kepalsuan.
- Selamat tinggal kepalsuan.
kultwit @fahrihamzah
posted by Adimin
Label:
Bingkai Berita
March 13, 2013
Nagaya Muni
Saya PNS bukan PKS
Nagaya Muni
Saya PNS bukan PKS. Ya, itulah saya. Aktivitas saya lebih banyak
urusan kantor. Berangkat pagi pulang petang. Penghasilan masih pas-pasan. Kalau
pas butuh pas ada uang. Walapun PNS saya bukan PNS kebanyakan. Saya
nggak suka hal-hal yang fiktif. Saya nggak suka kuitansi fiktif,
pertanggungjawaban fiktif, lembur fiktif. Tapi saya suka cerita-cerita
fiktif macam Kho Ping Ho, sejak SMP saya sudah baca cerita fiktif Kho
Ping Ho puluhan judul sudah saya baca. itu mungkin satu-satunya hal
FIKTIF yang saya sukai. Karena saya nggak suka lembur fiktif, kuitansi
fiktif dll. saya sempat di benci oleh teman-teman saya.
O ya selain tidak suka hal-hal fiktif yang sudah saya sebut di atas saya
juga berani menolak amplop (ada isinya lho). Saya geli sekali lihat
atasan saya keki. Itulah momen ketika pertama kali saya menolak amplop
dari atasan saya. Ya waktu itu saya menjadi staf administrasi di suatu
instansi. Saat itu ada pembahasan anggaran yang melibatkan kementerian
dan Lembaga. Ya memang budaya amplop masih berkibar waktu itu. Tapi saya
berani menolak. Hebat gak saya! Kalau orang lain mungkin berpikir itu
HEBAT. Tapi saya biasa saja. Karena saya berusaha untuk jujur. Waktu
jaman kuliahpun saya sangat menentang budaya contek menyontek.
Saya PNS bukan PKS, tapi saya suka PKS. karena saya lihat PKS sangat
berupaya keras untuk jujur. Ingat nggak dulu ketika Pemilu pertama
setelah reformasi tahun 1999. Ada anggota KPU dari Partai Keadilan yang
menolak suap. Kalau nggak salah namanya Mustafa Kamal. Kayaknya sekarang
masih jadi anggora DPR dari fraksi PKS. Coba saja gogling nama tersebut
di era tahun 1999. Namanya cukup harum diperbincangkan orang karena
kejujurannya. Saya kira masih banyak aleg dari PK maupun PKS sekarang
yang masih berupaya untuk jujur. Kalau dari partai lain saya nggak tahu.
Ada yang jujur mungkin, tapi yang brengsek kayaknya lebih banyak.
Saya PNS bukan PKS, tapi saya seneng lihat PKS. Lihat saja aksi-aksinya
sepanjang tahun. Mulai tingkat RT sampai tingkat nasional aksi-aksi
mereka 99,99% bermanfaat buat rakyat. Ada baksos, pengobatan gratis,
kerja bakti, santunan, bea siswa, ngajarin anak-anak sampai nenek-nenek
membaca Al Qur’an sampai pada aksi-aksi solidaritas untuk bangsa lain
yang tertindas dan seabrek aktifitas positif lainnya. Maka tak heran
banyak yang suka sama partai ini walaupun ada juga yang nggak suka. Tapi
itu lebih karena syirik dan nggak tahu saja. Tapi bagi PKS itu nggak
penting. Karena bagi mereka kerja lebih diutamakan. Baik diliput atau
nggak. Disanjung atau singgung. Di sambut atau di sambit. Nggak Majalah.
Saya berkata demikian karena saya berteman dengan orang-orang PKS.
Saya deket dengan mereka karena saya se ide dengan mereka. Saya tahu
banyak tentang mereka. Tidak seperti para pengamat dan komentator yang
asal bunyi dengan nada minor kalau sudah menyangkut tentang PKS. Saran
saya sebelum berkomentar tentang PKS kenalilah dulu orang-orang PKS.
Cobalah bertamu ke rumah salah seorang kader PKS.
Saya PNS bukan PKS, tapi saya dukung PKS. Saya dukung PKS mengelola
negeri ini. Negeri yang sejak berdirinya sudah salah kelola. Berilah
kesempatan kepada PKS untuk mengelola negara ini. Kalau yang lain sudah
terbukti. Terbukti gagal. Gagal Total. Gagal maning-gagal maning. Lihat
saja berapa utang negara ini yang tiap tahun bukannya berkurang malah
tambah menggunung. Ini saja sudah membuktikan negara ini sudah salah
kelola. Berilah kesempatan kepada PKS. Nggak usah lama-lama. Satu
periode saja. Pasti anda akan ketagihan. Beri kesempatan dengan memilih
nomor 3 di 2014 nanti. Nggak ada untungnya golput. Memang sih nggak ada
juga ruginya.
Saya PNS bukan PKS, tapi saya ingin PKS melayani negeri ini. Karena sudah
terbukti yang lain nggak bisa melayani. Yang ada hanyalah nafsu untuk
mengangkangi negeri ini seolah-olah negara ini milik neneknya saja.
Ketika Parpol lain sudah menjadi Dinasti, PKS tetap konsisten dengan
jiwa melayani. Siapa sih yang mau jadi pelayan kecuali PKS.
Saya PNS bukan PKS, tapi saya setuju dengan ide-ide PKS.
sumber :http://www.pkstuban.com/2013/03/saya-pns-bukan-pks.html?utm_source=feedburner&utm_medium=feed&utm_campaign=Feed%3A+duniapks+%28Dunia+PKS%29
sumber :http://www.pkstuban.com/2013/03/saya-pns-bukan-pks.html?utm_source=feedburner&utm_medium=feed&utm_campaign=Feed%3A+duniapks+%28Dunia+PKS%29
posted by Adimin
Label:
FAKTA,
TOPIK PILIHAN
March 11, 2013
Sebaliknya, dengan takaran yang sesuai untuk tubuh, kopi memberikan manfaat yang tidak kalah hebatnya bagi kesehatan. Dikutip dari LiveStrong, setidaknya ada 10 manfaat kopi bagi tubuh:
9 Alasan Minum Kopi Baik untuk Kesehatan
Written By @Adimin on 11 March, 2013 | March 11, 2013
Melewati hari dengan mengonsumsi kopi sudah menjadi kebiasaan banyak
orang. Minuman ini punya sisi buruk dan baik bagi kesehatan. Orang yang terlalu maniak minum kopi dimungkinkan mengalami peningkatan hormon kortisol
akibat banyaknya kafein yang masuk tubuh. Ketika hormon stres ini
bekerja, seseorang dapat mengalami tekanan pikiran, gelisah, dan bisa
juga mudah marah. Kopi juga menyebabkan tekanan darah naik sehingga berbahaya jika diminum tanpa kontrol.
Sebaliknya, dengan takaran yang sesuai untuk tubuh, kopi memberikan manfaat yang tidak kalah hebatnya bagi kesehatan. Dikutip dari LiveStrong, setidaknya ada 10 manfaat kopi bagi tubuh:
- Mencegah batu empedu. Penelitian di Harvard University tahun 2002 menyimpulkan, meminum empat cangkir sehari membuat seseorang mengalami penurunan risiko terkena batu empedu hingga 25persen pada pria.
- Mencegah depresi. Dengan minum 2-3 cangkir kopi per hari dapat menurunkan kemungkinan depresi sampai 15 persen. Saat minum empat cangkir, risiko dpresi turun 20 persen. Demikian menurut studi yang dimuat dalam Archives of Internal Medicine pada tahun 2011 lalu. Namun, disarankan tidak lebih banyak dari takaran tersebut.
- Kopi membantu meningkatkan kemampuan memori jangka pendek dan panjang. Dengan minum dua cangkir kopi berkafein per hari, manfaat tersebut bisa dirasakan. Demikian hasil studi Masyarakat Radiologi Amerika Utara di tahun 2005. Selain itu, kopi membantu mencegah penyakit Alzheimer.
- Risiko diabetes menurun karena minum kopi. Dengan empat cangkir kopi per hari menurunkan risiko diabetes sampai separuhnya. Penyebabnya adalah senyawa kopi dapat menghalangi kerja hIAPP, yaitu suatu polipeptida yang menghasilkan serat protein abnormal pencetus diabetes tipe 2.
- Mencegahbeberapa jenis kanker. Studi di Swedia pada 2008 menemukan kaitan mengonsumsi kopi dengan penurunan risiko beberapa kanker yang terkait estrogen, obesitas , dan insulin. Jenis kanker tersebut yaitu kanker payudara, prostat, endometrium, dan hati.
- Meningkatkan proses metabolisme tubuh sehingga dapat menurunkan atau mempertahankan berat badan. Pada studi di tahun 2006 dikatakan, asam cholorogenic pada kopi bisa mengurangi penyerapan glukosa.
- Mencegah penyakit Parkinson. Penyakit yang ditandai gemetarnya bagian tubuh ini bisa dicegah hingga 25 persennya dengan minum 2-3 cangkir kopi per hari menurut sebuha studi di tahun 2010.
- Kopi juga punya kandungan antioksidan tinggi. Risat yang dilakukan Hardvard University mengungkap bahwa kopi punya antioksidan lebih tinggi dari kebanyakan sayuran dan buah-buahan.
- Mencegah penyakit asam urat. Studi di tahun 2007 mengungkapkan, mereka yang minum enam cangkir kopi sehari dapat menjadi alasan seseorang memiliki risiko terkena asam urat lebih rendah hingga 60 persen.
Dari berbagai sumber
posted by Adimin
Label:
Kesehatan
March 11, 2013
Rahasia Manfaat Kedelai Bagi Kesehatan
Kedelai adalah keluarga
kacang yang sangat bermanfaat. Kedelai juga mudah Anda dapatkan dengan
berbagai bentuk seperti tempe, jajanan sampai susu. Kedelai memiliki
manfaat yang sangat baik untuk tubuh kita. Susu kedelai adalah salah
satu manfaat.
Berikut manfaat kedelai bagi kesehatan :
Berikut manfaat kedelai bagi kesehatan :
- Kedelai sebagai Antioksidan
- Mengurangi resiko terkena osteoporosis
- Sebagai Zat Pembangun
- Menjaga Berat Badan
- Mencegah Kanker
- Mengurangi Gejala Menopouse
- Meringankan Diabetes
- Mencegah Atherosclerosis
posted by Adimin
Label:
Kesehatan
March 09, 2013
Tipu Daya Dunia
Written By @Adimin on 09 March, 2013 | March 09, 2013
Alkisah, seekor rusa sedang melihat bayangannya dari sebuah sungai
yang jernih airnya. Dia melihat tanduknya yang kokoh dan kuat. Bercabang
dengan begitu indahnya. Sangat gagah. Menunjukkan status sosial yang
bergengsi di kehidupan belantara.
Sang rusa beralih melihat tubuhnya. Tubuh yang atletis. Sangat serasi dengan tanduk yang menghiasi kepalanya. Rusa tersenyum. Namun sesaat kemudian senyumnya lenyap. Dia menyadari bayangan kaki yang muncul di permukaan sungai sangat tidak sepadan dengan tanduk dan tubuhnya. Sangat kecil. Senyumnya berubah rutukan. Tidak semestinya kakinya kecil seperti ini.
Tiba-tiba datanglah seekor harimau yang siap memangsa rusa. Rusa dengan gesit berlari. Kakinya yang kecil memudahkan dia untuk bergerak dengan lincah. Harimau jauh tertinggal. Rusa lega, dia selamat dari terkaman harimau.
Sang rusa beralih melihat tubuhnya. Tubuh yang atletis. Sangat serasi dengan tanduk yang menghiasi kepalanya. Rusa tersenyum. Namun sesaat kemudian senyumnya lenyap. Dia menyadari bayangan kaki yang muncul di permukaan sungai sangat tidak sepadan dengan tanduk dan tubuhnya. Sangat kecil. Senyumnya berubah rutukan. Tidak semestinya kakinya kecil seperti ini.
Tiba-tiba datanglah seekor harimau yang siap memangsa rusa. Rusa dengan gesit berlari. Kakinya yang kecil memudahkan dia untuk bergerak dengan lincah. Harimau jauh tertinggal. Rusa lega, dia selamat dari terkaman harimau.
Namun, secara tak sengaja tanduk indahnya tersangkut di ranting pohon
yang menjuntai. Sekuat tenaga dia berusaha melepaskan diri. Namun
gagal. Rusa menyerah, tanduk indahnya masih tersangkut. Sementara
harimau sudah tepat dihadapannya. Segera menerkam rusa. (Abu Aufa
Abdillah, Tamsil : 14)
Tragis. Kaki kecil rusa yang dia remehkan ternyata menyelamatkannya dari harimau. Namun justru tanduk kebanggaannya yang membuat celaka. Demikianlah tamsil sederhana dari kehidupan dunia ini. Tanduk indah rusa ibarat dunia. Penuh dengan keindahan yang menyilaukan mata. Harta, tahta, popularitas menjadi mutlak untuk diperjuangkan.
Tragis. Kaki kecil rusa yang dia remehkan ternyata menyelamatkannya dari harimau. Namun justru tanduk kebanggaannya yang membuat celaka. Demikianlah tamsil sederhana dari kehidupan dunia ini. Tanduk indah rusa ibarat dunia. Penuh dengan keindahan yang menyilaukan mata. Harta, tahta, popularitas menjadi mutlak untuk diperjuangkan.
Semakin banyak harta, tinggi kedudukan semakin banggalah manusia. Tak
sedikit pula manusia yang memperjuangkan dunia dengan merugikan kawan
dan sahabatnya. Menyingkirkan siapapun yang menghalangi. Padahal,
kemegahan dunia sama sekali tak membantu manusia dalam kehidupan hakiki.
Kehidupan akhirat.
Sementara kaki kecil rusa adalah ibarat ibadah manusia. Ibadah yang seringkali kita remehkan dan terlupakan. Sama sekali bukan prioritas. Namun itulah yang sesungguhnya menyelamatkan manusia di hari perhitungan amal.”(Yaitu) di hari harta dan anak laki-laki tidak berguna. Kecuali orang-orang yang menghadap Allah dengan hati yang bersih.”(QS. Asy-Syu’araa’: 88-89). Dalam Kitab Tafsir Qurthubi dijelaskan bahwa yang dimaksud dengan hati yang bersih adalah hati yang dipenuhi dengan dzikr (mengingat Allah) dan terbebas dari tipu daya dunia.
Alquran telah banyak mengingatkan manusia untuk waspada dengan kehidupan dunia. Salah satunya dalam QS Al-Hadid : 20. ”Ketahuiah sesungguhnya kehidupan dunia itu hanyalah permainan dan sesuatu yang melalaikan, perhiasan dan bermegah-megahan di antara kamu serta berbangga-banggaan tentang banyaknya harta dan anak….” Di akhir ayat tersebut Allah berfirman,”Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu.”
Maka, manakah yang akan lebih kita perjuangkan? Dunia dengan segala tipu daya yang mencelakakan. Atau akhirat yang lebih baik dan kekal (QS Al-A’laa : 17). Tentu dengan ibadah dan amal sholeh yang sebanyak-banyaknya.
Dengan berjuang mengejar akhirat maka dengan sendirinya dunia yang akan berlari mengejar kita. Itulah janji Allah.”Barangsiapa yang menghendaki keuntungan di akhirat akan Kami tambah keuntungan itu baginya dan barang siapa yang menghendaki keuntungan di dunia Kami berikan kepadanya sebagian dari keuntungan dunia dan tidak ada baginya suatu bahagianpun di akhirat.”(QS. Asy-Syuura : 20)
Sementara kaki kecil rusa adalah ibarat ibadah manusia. Ibadah yang seringkali kita remehkan dan terlupakan. Sama sekali bukan prioritas. Namun itulah yang sesungguhnya menyelamatkan manusia di hari perhitungan amal.”(Yaitu) di hari harta dan anak laki-laki tidak berguna. Kecuali orang-orang yang menghadap Allah dengan hati yang bersih.”(QS. Asy-Syu’araa’: 88-89). Dalam Kitab Tafsir Qurthubi dijelaskan bahwa yang dimaksud dengan hati yang bersih adalah hati yang dipenuhi dengan dzikr (mengingat Allah) dan terbebas dari tipu daya dunia.
Alquran telah banyak mengingatkan manusia untuk waspada dengan kehidupan dunia. Salah satunya dalam QS Al-Hadid : 20. ”Ketahuiah sesungguhnya kehidupan dunia itu hanyalah permainan dan sesuatu yang melalaikan, perhiasan dan bermegah-megahan di antara kamu serta berbangga-banggaan tentang banyaknya harta dan anak….” Di akhir ayat tersebut Allah berfirman,”Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu.”
Maka, manakah yang akan lebih kita perjuangkan? Dunia dengan segala tipu daya yang mencelakakan. Atau akhirat yang lebih baik dan kekal (QS Al-A’laa : 17). Tentu dengan ibadah dan amal sholeh yang sebanyak-banyaknya.
Dengan berjuang mengejar akhirat maka dengan sendirinya dunia yang akan berlari mengejar kita. Itulah janji Allah.”Barangsiapa yang menghendaki keuntungan di akhirat akan Kami tambah keuntungan itu baginya dan barang siapa yang menghendaki keuntungan di dunia Kami berikan kepadanya sebagian dari keuntungan dunia dan tidak ada baginya suatu bahagianpun di akhirat.”(QS. Asy-Syuura : 20)
Oleh Soraya Khoirunnisa Halim
posted by Adimin
Label:
OASE













