pic

Powered by Blogger.

Humas PKS Ikuti Worshop Jurnalistik Pada Rapat Koordinasi

Humas PKS se-Sumatera Barat melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) yang berlangsung pada tanggal 4 - 6 November 2022 di Padang, Senin (5/11) ...

Search This Blog

Latest Post

Ketika Demokrasi Mesir Dikebiri Militer dan Kelompok Sekuler

Written By Unknown on 08 July, 2013 | July 08, 2013


Oleh: Ikhwanul Kiram Mashuri

Sebuah drama sedang dimainkan di Mesir. Aktornya: kaum sekuler, liberal, sosialis, dan fulul (orang-orang dari rezim mantan Presiden Husni Mubarak) yang berkolaborasi dengan militer. Lawan mainnya: Ikhwanul Muslimin dengan sayap politiknya, Partai Kebebasan dan Keadilan, yang didukung oleh sejumlah partai Islam. Lakon yang dimainkan: bagaimana menjatuhkan seorang presiden yang dipilih secara demokratis, lantaran memperjuangkan nilai-nilai Islam dalam pemerintahannya.

Sedangkan jalan ceritanya: pemerintahan yang dipimpim presiden pilihan rakyat yang sedang didemo oleh kelompok oposisi. Lalu militer negara itu yang semestinya netral dalam menyikapi unjuk rasa dua kelompok penentang dan pendukung sang presiden, justru memihak kepada kelompok oposisi. Ending-nya, militer mengambil kekuasaan negara dan memenjarakan sang presiden.

Ending tersebut tentu sementara. Belum final. Karena, drama di atas bukan dimainkan di panggung theater atau gedung pertunjukan. Drama itu nyata terjadi dalam kehidupan rakyat Mesir sekarang ini. Dikatakan'ending sementara', lantaran para pendukung sang presiden sudah bertekad tidak akan tinggal diam. Mereka akan terus melawan dalam waktu pendek, sedang, dan panjang, apapun risikonya.

Alasan mereka adalah yang dipertaruhkan adalah sebuah demokrasi. Sebuah kehendak rakyat yang setahun lalu memilih sang presiden dalam sebuah pemilu yang paling demokratis dalam perjalanan panjang negara itu. Negara yang sejak merdeka pada 1952 selalu dipimpin oleh militer yang memerintah secara otoriter dan diktator. Kini demokrasi yang baru berumur setahun itu kembali dikebiri oleh militer. Kehendak rakyat telah dirampok oleh mereka yang berkekuatan senjata, bekerja sama dengan kelompok oposisi yang kalah dalam pemilu.

Para pendukung sang presiden tentu tidak tinggal diam. Apalagi mereka -- sebagian besar adalah kader dan simpatisan Al Ikhwan (sebutan Ikhwanul Muslimin) - dikenal sangat militan. Mereka sejak lama, sekitar 80 tahun lebih berdirinya Al Ikhwan, sudah terbiasa dengan perjuangan terang-terangan (politik) maupun rahasia (bawah tanah). Terutama ketika Mesir diperintah rezim militer Jamal Abdul Nasir, Anwar Sadat, dan Husni Mubarak. Sejumlah tokohnya pernah dipenjara, termasuk Presiden Mursi sendiri. Bahkan pendiri Al Ikhwanul, Sheikh Hasan Al Banna, dan ideolognya, Sheikh Sayyid Qutub, menjadi syahid dibunuh oleh kaki tangan rezim penguasa.

Ketika angin revolusi rakyat menerjang sejumlah negara Arab (Al Rabi' Al 'Araby), Al Ikhwan bersama kekuatan rakyat lainnya menggelar unjuk rasa besar-besaran menentang rezim Presiden Mubarak yang telah berkuasan lebih dari 30 tahun. Mubarak akhirnya mengundurkan diri pada 11 Februari 2011. Kekuasaan pun diserahkan kepada Kepala Dewan Tertinggi Militer Jenderal Husein Tantawi.

Selama masa transisi kekuasaan militer, sejumlah pemilu pun digelar, dari pemilihan anggota parlemen (DPR/Malis Sya'b), anggota MPR (Majelis Syuro), pemilihan presiden hingga referendum amandemen Konstitusi Negara. Semua pemilu tersebut dimenangkan partai-partai Islam yang dimotori Partai Kebebasan dan Keadilan, sayap politik Al Ikhwan.

Bahkan ketika diselenggarakan pemilu presiden, tokoh-tokoh oposisi utama yang kini menggerakkan aksi unjuk rasa menentang kekuasaan Presiden Mursi - seperti Amr Musa, Hamdeen Sabbahi, dan Mohamad Al Baradai -- hanya mendapatkan suara kecil. Amr Musa dan Hamden Sabbahi malah tidak lolos pada putaran kedua pemilu presiden. Sedangkan Al Baradai tidak mencalonkan diri sejak awal karena tahu dirinya maupun partainya, Partai Dustur, tidak cukup populer di Mesir.

Rentetan kemenangan partai-partai Islam dalam sejumlah pemilu itu tentu saja membuat gerah kelompok-kelompok yang berideologi sekuler, liberal, sosialis, dan orang-orang dari rezim Husni Mubarak. Dua hari sebelum pemilihan presiden, Mahkamah Agung (MA) -- anggotanya diangkat semasa Presiden Mubarak - membubarkan parlemen dan MPR, serta mencabut larangan para pejabat tinggi era Mubarak untuk ikut pemilu presiden. Berbagai kelompok Islam menuduh keputusan MA sengaja dikeluarkan menjelang pemilu hanya untuk meloloskan Jenderal Ahmad Syafiq. Yang terakhir ini merupakan perdana menteri terakhir era Mubarak dan pernah menjabat Kepala Angkatan Udara Mesir.

Syafiq kemudian memang lolos dalam putaran kedua pemilu presiden bersama wakil dari partai Islam, Mohammad Mursi. Namun, meski didukung oleh kelompok sekuler, liberal, militer, dan orang-orang Mubarak, Ahmad Syafiq tetap kalah dalam pemilu. Yang terpilih menjadi presiden justru Mohammad Mursi.
Dengan latar belakang seperti itu tidak mengherankan bila kelompok-kelompok yang tidak menyukai kemengan partai-partai Islam kemudian bergabung dalam sebuah oposisi. Entah dengan nama Front Penyelamat Nasional, Tamarrud (pemberontak terhadap kekuasaan partai Islam), atau dengan nama lain. Termasuk dalam kelompok oposisi ini adalah militer. Apalagi setelah Presiden Mursi mengeluarkan dekrit yang mengembalikan fungsi dan peran militer hanya sebatas pertahanan negara alias kembali ke barak.

Kelompok-kelompok oposisi inilah yang dalam setahun kekuasaan Presiden Mursi terus mengganggu jalannya roda pemerintahan dengan berbagai bentuk. Dari unjuk rasa, mempengaruhi media, hingga pembiaran gangguan keamanan oleh polisi dan militer. Akibatnya, ekonomi Mesir terus memburuk dan kehidupan rakyat semakin sulit.

Kehidupan rakyat Mesir yang terus memburuk inilah yang kemudian dijadikan kesempatan untuk menjatuhkan Presiden Mursi dengan unjuk rasa besar-besaran. Unjuk rasa oposisi ini kemudian dibalas dengan demonstrasi yang juga besar-besaran oleh pendukung Mursi. Anehnya, ketika muncul unjuk rasa dua kelompok penentang dan pendukung Presiden Mursi, militer malah berbelok mendukung oposisi dengan mengkudeta kekuasaan sang presiden.

Drama perebutan kekuasaan yang sedang berlangsung di Mesir ini diprediksi tidak akan //happy ending.// Apalagi kelompok-kelompok Islam, terutama para kader dan simpatisan Al Ikhwan, telah bertekad akan terus melawan kudeta milter dan pemerintahan yang akan dibentuk, serta produk-produknya, termasuk rencana amandemen konstitusi negara. Dengan begitu bisa diperkirakan gejolak di Mesir akan terus berlanjut dan tidak diketahui bagaimana akan berakhir. [ROL]


posted by @A.history

Komnas HAM RI: Kudeta Mesir Kejahatan Kemanusiaan

AP/Maya Alleruzzo
JAKARTA -- Komnas HAM RI mengecam keras kudeta yang dilakukan militer terhadap Presiden Mesir Muhammad Mursi yang terpilih secara sah melalui mekanisme demokrasi. 

"Saya mengecam sikap Barat dan Parlemen Eropa karena tidak “tulus“ menyebut penggulingan itu sebagai kudeta," ujar Komisioner Komnas HAM RI, Maneger Nasution kepada ROL, Senin (8/7).

Maneger Nasution menilai Barat telah mengabaikan nilai-nilainya sendiri dengan tidak menyebut intervensi militer di Mesir sebagai kudeta. 

"Ini adalah tes ketulusan Barat dan Eropa telah gagal. Hemat saya kudeta itu adalah kejahatan kemanusiaan, pengkhiatan demokrasi, serta mengorbankan rakyat dan masa depan Mesir,'' ungkap Maneger Nasution. 

Pihaknya menilai kudeta militer yang dilakukan terhadap Presiden Mursi adalah kejahatan kemanusiaan dan sebagai pengkhianatan demokrasi terbesar abad ini. 

Menurutna, kudeta militer itu akan menjadi bencana bagi masa depan Mesir. Militer yang tampaknya “mundur” dari politik setelah lengsernya Husni Mubarak (Februari 2011) telah kembali melangkah ke arena kekuasaan. 

''Kudeta militer ini telah menjadi intervensi penghancuran politik negara Mesir yang baru saja menghirup udara demokrasi untuk pertama kalinya dalam beberapa dekade,'' paparnya.

Komnas HAM RI juga menyampaikan ucapan duka kemanusiaan atas jatuhnya korban 30 orang tewas dan lebih dari 1.000 cedera akibat dalam bentrokan pada Jumat. [ROL]


posted by @A.history

Mahyeldi: Pesantren Ramadhan Menjadi Pendidikan dgn Perspektif Budaya & Keagamaan

Padang - Lautan manusia memenuhi Ruang Terbuka Hijau (RTH) Imam Bonjol, Sabtu (6/7). Mereka adalah siswa Kota Padang yang tengah mengikuti pencanangan pesantren Ramadhan ke-9 tahun 2013. Pesantren tahun ini diikuti 149.888 siswa.

Wawako Padang Mahyeldi Ansharullah, Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Maigus Nasir, Kabag Kesra Al Amin, bersama pejabat Pemko, guru dan KNPI hadir dalam pencanangan tersebut. Kegiatan pesantren Ramdhan ke-9 yang digelar 13 Juli hingga 5 Agustus 2013 pada 1.073 masjid dan mushalla.

Mahyeldi mengatakan, pelaksanaan pesantren ramadhan menjadi pendidikan dengan perspektif budaya dan keagamaan. Tujuannya, membentuk generasi berakarakter dan berakhlakul kharimah. “Sebagai masyarakat Minangkabau yang religius, kita harus memperhatikan pendidikan dengan perspektif keagamaan dan budaya,” katanya.

Sementara, insentif untuk guru TPA tahun 2013 dianggarkan sebanyak Rp2,16 miliar. Sedangkan untuk guru MDA sebanyak Rp648 juta.

“Dengan dana yang disediakan tersebut tentu Pemko Padang berharap guru TPA dan MDA lebih termotivasi membimbing siswa agar terwujud generasi yang memahami Alquran dan bekal ilmu agama cukup. Sebab, bila ilmu agama mereka cukup maka akan lebih terarah dalam hidup dan mampu mengatasi segala cobaan,” jelasnya.

Suasana semakin semarak ketika para siswa meneriakan yel-yel sekolah mereka masing-masing. Tak itu saja, berbagai spanduk pun banyak dibawa para siswa sehingga membuat pencanangan pesantren Ramadhan semakin meriah. Performance dan yel-yel masing-masing sekolah dinilai dewan juri untuk mencari paling favorit.

Peresmian pencanangan pesantren Ramadhan tersebut ditandai dengan pemukulan beduk serta pembagian hadiah bagi pemenang lomba qasidah dan syahril Quran.

Pada tempat yang sama, Ketua DMI Kota Padang, Maigus Nasir mengatakan, pesantren Ramadhan ini diikuti oleh 149.888 pelajar SD, SLTP dan SLTA se Kota Padang, serta sebanyak 23.943 guru pendamping.

Peserta terbaik dalam pencanangan pesantren Ramadhan ini adalah SMA 3, SMP 24, SMP 31 Padang, SMP 1 dan SD 10 Aur Duri. Masing-masing mendapatkan hadiah 1 unit televisi 21 inch.

Pemenang lomba qasidah rebana dan lomba syahril Quran juga diumumkan pada kesempatan itu. Untuk lomba qasidah rebana juara I diraih Kecamatan Lubuk Kilangan, juara II Kecamatan Padang Selatan, juara III Kecamatan Kuranji. Kemudian untuk pemenang Syahril Quran, juara I Kecamatan Koto Tangah, juara II Nanggalo, juara III Padang Barat.

Maigus menambahkan, setiap tahun pelaksanaan pesantren Ramadhan ini selalu dievaluasi. Dari tahun ke tahun selalu mengalami peningkatan kualitas dan program. [singgalang.co.id]


posted by @A.history

Ujian untuk Kejayaan Ikhwan


Oleh Ustadz Zulfi Akmal

Tanggapan guruku terhadap peristiwa yang terjadi di Mesir:


Jangan merasa sedih dan kecewa terhadap apa yang terjadi. Kondisi semacam ini mesti terjadi. Saya tidak ragu sedikitpun sebelumnya kalau Allah akan menurunkan bala' seperti ini.

Karena Islam ini tidak akan mungkin mengalami kejayaan (tamkin) di permukaan bumi sementara umatnya belum dibersihkan dan disaring (di-tamhish). Hati dan jiwa masih berpecah. Pemahaman dan persepsi terhadap cita-cita masih belum menyatu. Kemunafikan masih bertebaran. Dosa-dosa dan kesalahan tersembunyi barangkali masih banyak.

Kalau pertolongan diturunkan dalam kondisi begini, setiap orang akan mengakui bahwa merekalah pahlawan, merekalah yang berada dalam kebenaran, sehingga orang akan ragu tentang al-haq.

Untuk itu Allah perlu menurunkan ujian yang akan memperlihatkan siapa kita-kita ini sebenarnya. Ujian yang akan memisahkan dan mengelompokkan umat ini menjadi tiga kelompok saja. Pendukung kebenaran (ahlul haq), pendukung kebatilan (ahlul bathil) dan manusia yang tidak jelas pendirian (munafik).

ليميز الله الخبيث من الطيب

"Supaya Allah memisahkan golongan yang buruk dari yang baik...."

Saksikanlah pada hari ini, itu semua mulai terkuak. Kalau tidak ada kejadian ini apakah mungkin umat ini akan mengetahui siapa penjahat sebenarnya? Siapa munafik sesungguhnya? Dan siapa pendukung kebenaran hakiki?

Peristiwa-peristiwa ini berfungsi bagaikan memisahkan emas dari logam yang lain. Harus dipanaskan sampai titik semuanya mencair. Ketika sudah cair baru disiram dengan zat yang bisa memisahkan antara logam-logam itu. Maka ketika itu akan tinggallah emas murni dan tercampaklah yang bukan emas. Untuk itu semua butuh pengorbanan yang sangat menyakitkan.

Ketika sudah bersih barulah Allah menurunkan pertolongan-pertolongan yang luar biasa, yang akan membuat semua mata terbelalak. Di saat itu ahlul haq akan tersenyum gembira, dan ahlul batil akan menyesal. Tapi ingat, yang paling mencengangkan, hati dua golongan yang tercampak akan tetap dipenuhi kebencian sekalipun kebenaran sudah di depan mata, bahkan akan semakin parah, sampai mereka menyaksikan neraka dengan mata kepala sendiri.

Ananda, banyaklah mentadabburi al Qur'an dan sirah perjalanan dakwah para rasul. Kamu akan temui apa yang aku katakan di sana.



*https://www.facebook.com/zulfiakmal?hc_location=stream


posted by @A.history

Sambut Ramadhan, PKS Padang Gelar Aksi Freezemob

Written By Unknown on 07 July, 2013 | July 07, 2013


Padang - Menyambut bulan suci Ramadan 1434 H, PKS Kota Padang menggelar aksi simpatik dengan menggelar acara Pawai Ramadhan dan Freezemob. Pusat kegiatan ini bertempat di halaman Masjid Nurul Imam, minggu (07/07). 



Hal menarik dalam aksi ini adalah aksi Freezemob (diam membeku), "Filosofinya bulan Ramadan ini kita diwajibkan untuk menahan diri dari perbuatan yang membatalkan puasa, seolah menjadi patung untuk menolak hal-hal yang merusak puasa kita", ujar Arwim Wakil Ketua DPD PKS Padang ketika memberikan taujihnya di hadapan kader.



Kegiatan ini serentak dilakukan di seluruh Indonesia, Ahad 7 Juli 2013. Kegiatan ini merupakan program DPP PKS dalam menyambut Ramadan yang dilakukan serentak secara nasional dari Sabang sampai Meraoke,” tambahnya.

Aksi freezmob PKS dimulai Jam 09.30 sampai 10.00, dengan kode tiga jari selama 7 menit para peserta aksi akan mematung dengan ekspresinya masing-masing. Aksi ini dilakukan di beberapa titik antara lain, depan Masjid Taqwa, Simpang Kandang dan perempatan Kantor POS Padang. [al/pkspadang]

Foto-foto FreeZmobPKS Padang:
 







posted by @A.history

Ratusan Kader PKS Padang Gelar Tarhib Ramadhan


Padang - Sedikitnya 500 kader PKS Kota Padang menggelar pawai Tahrib Ramadhan dalam menyambut bulan suci Ramadan 1434 H, dan kegiatan ini juga merupakan kegiatan rutin warga PKS setiap tahunnya. Minggu pagi, sekaligus membagikan imsakiyah mulai depan Masjid Nurul Iman M. Yamin, Jalan Bundo Kanduang, Jalan Dobi dan berakhir kembali di halaman Masjid Nurul Iman.

Pelepasan peserta pawai menyongsong puasa Ramadhan oleh Ketua Panitia Tahrib Ramadhan Mulyadi. 

"Mari kita sambut dengan hati yang gembira dengan datangnya Bulan Suci Ramadhan sehingga umat Islam dapat menjalankan ibadah di Bulan Suci penuh barokah dan ampunan," kata Mulyadi. 

Ia mengajak umat Islam menjadikan momentum puasa Ramadhan sebagai sarana peningkatan iman dan kualitas ibadah dengan memperbanyak amalan guna meraih kemenangan dan pahala yang berlipat ganda sebagaimana dijanjikan Allah SWT dan sunnah Rasulullah SAW. 

Mulyadi mengakui pawai bersama menyambut Ramadhan sebagai sarana mempererat tali silaturahim antarumat Islam. 

"Melalui pawai jalan bersama memberikan penguatan iman bagi generasi muda maupun umat Islam dalam rangka menghadapi Bulan Suci Ramadhan," katanya. 

Pada kesempatan itu ia juga menyampaikan terima kasih atas dukungan kader untuk pawai ramadhan tersebut. PKS Kota Padang adalah penyelenggara kegiatan tersebut. 

Peserta mulai berpawai di halaman Masjid Nurul Iman untuk selanjutnya melewati beberapa ruas jalan, antara lain Jalan M. Yamin, Jalan Bundo Kanduang, Jalan Dobi dan berakhir kembali di halaman Masjid Nurul Iman. [minangkabaunews]


posted by @A.history

Aksi Mematung PKS Padang



Sambut Ramadhan PKS Padang menggelar aksi #FreezeMobPKS atau mematung. Aksi ini di lakukan di beberapa titik pusat kota, Minggu (07/07). Salah satunya di perempatan kantor Pos Kota Padang. Aksi ini juga merupakan aksi Nasional yang di gelar oleh PKS dari Sabang sampai Merauke.


posted by @A.history

Sikap #MukaDua Barat Dalam Menyikapi Kudeta di Mesir | Kultwit by @aboebakar15

Written By Unknown on 06 July, 2013 | July 06, 2013


  1. Presiden Morsi memenangkan Pilpres secara demokratis dan sesuai dengan konstitusi Mesir
  2. Langkah Panglima Militer merangkap Menteri Pertahanan Mesir, Jenderal Abdel Fattah al-Sisi menurunkan Morsi adalah Kudeta
  3. Dari mana sebenarnya Al sisi belajar soal militer, benergara dan kudeta ?
  4. Pada 1992, al-Sisi menimba ilmu di Inggris, di sekolah militer Joint Services Command and Staff College.
  5. Pada 2006, dia pun meraih gelar master di Amerika Serikat, yaitu dari US Army War College di Pennsylvania.
  6. Kudeta Mesir sepertinya mendapat “restu” dari barat, karena tidak ada kecaman atas tindakan yang dilakukan oleh Al Sisi
  7. Kepala Kebijakan luar negeri Uni Eropa (UE) Catherine Ashton menyerukan cepat kembalinya demokrasi di Mesir (4/7/2013).
  8. UE tidak mengutuk apa yang dilakukan oleh Al Sisi, berbeda dengan sikap mereka thdp kudeta militer yg terjadi di Mali tahun 2012
  9. UE Mengutuk kudeta di Mali karena mengabaikan konstitusi & mendesak agar militer yg memberontak segera mengakhiri aksi mereka.
  10. UE Juga mengecam kudeta yang merebut kekuasaan melalui kudeta militer yang terjadi di Niger tahun 2010
  11. Saat itu UE menghimbau berbagai pihak terkait dengan secepatnya memulihkan tata tertib sesuai konstitusi.
  12. Perancis setali tiga uang dalam persoalan Kudeta Mesir,
  13. Menlu Prancis Laurent Fabius mengatakan pada Rabu (3/7/2013) bahwa Paris mencatat Mesir sedang dlm periode transisi
  14. Tidak ada kecaman ataupun kutukan pada kudeta militer terhadap Morsi, kondisi ini dianggap sebagai transisi politik
  15. Padahal pada tahun 2010, Prancis mengecam perbuatan yang merebut kekuasaan melalui cara yang melanggar Konstitusi di Niger#MukaDua
  16. Perancis dengan tegas mendukung pendirian Komunitas Ekonomi Negara-Negara Afrika Barat dan Uni Afrika mengenai kudeta Niger.
  17. Sikap serupa juga diambil oleh perancis pada KUdeta yang terjadi tahun 2012 di Guinea dan Mali
  18. Presiden AS hanya menyampaikan keprihatinannya soal krisis yang terjadi di Mesir.
  19. AS memerintahkan evakuasi wajib kedutaan besarnya di Kairo, hanya beberapa jam setelah tentara menggulingkan Mursi.
  20. Hal ini berbeda dengan kudeta di Niger, Juru bicara Deplu AS, Philip Crowley mengecam Kudeta di Negara tersebut.
  21. AS akan bekerja sama dgn masyarakat internasional, berupaya untuk menjamin Niger dengan selekasnya memulihkan demokrasi.
  22. Gedung Putih juga mengecam keras kudeta militer di Guinea-Bissau pada tahun 2012.
  23. Juru bicara Gedung Putih Jay Carney mengatakan AS mengecam keras tindakan yang dilakukan oleh militer Guinea-Bissau
  24. Karena mereka telah melakukan Kudeta dengan merebut kekuasaan dari kepemimpinan negara sipil.
  25. PBB juga tak mengutuk apa yang dilakukan militer Mesir.
  26. Menurut Sekjen PBB Ban Ki Moon, apa yang terjadi di Mesir merupakan bentuk pengungkapan kebebasan untuk bersuara.
  27. Terutama Sekjen PBB Ban Ki Moon ketika warga Mesir sudah muak dengan kepemimpinan Morsi.
  28. Padahal tahun 2010 Ban Ki-moon mengecam kudeta militer di Niger,
  29. dan menghimbau pihak-pihak terkait menyelesaikan krisis politik yang dihadapinya melalui pendekatan perdamaian.
  30. Ban Ki moon juga mengecam Kudeta di Mali tahun 2012 .
  31. dia minta para tentara kembali ke barak dan menjamin keselamatan Presiden Amadou Toumani Touré.
  32. Kecaman keras juga disampaikan saat terjadi kudeta militer di Guinea-Bissau tahun 2012
  33. Tahukah anda Jubir Deplu AS Jen Psaki, Sabtu (6/7/2013) mengecam keras terjadinya kekerasan di Mesir
  34. Kecaman ini diberikan setelah adanya korban saat masa Pro Morsi menggelar aksi 30 juta orang pada hari Jum’at
  35. Kenapa kecaman serupa tak disampaikan saat HRW merilis ada 98 wanita diperkosa ketika aksi Kontra Morsi ?
  36. Kenapa kecaman seperti itu tidak disampaikan saat militer yang dipimpin Al Sisi mengkudeta pemerintahan yang sah ?
  37. Lantas apa kepentingan AS memberikan statemen yang demikian ?
  38. Kenapa ada standard ganda dalam menerapkan demokrasi dan menghukum aksi kudeta ?
  39. Semoga saudara-saudara kita di Mesir mendapat perlindungan dari Allah SWT, dikuatkan imannya dan dimudahkan dari krisis ini.
  40. Semoga perjuangan 30 juta warga Mesir yang turun kejalan diberikan keberkahan dan dicatat sebagai amal sholeh
  41. Allahummansur mujaahidiin fii mishr, fii falastiin, fii suriah, fii aceh, fii kulli makaan.
  42. Wallahu a'lam...wasalam..

*https://twitter.com/aboebakar15


posted by @A.history

KPK Akhirnya Akui Terima Dana Ratusan Miliar dari Pihak Asing


Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ternyata menerima bantuan dalam bentuk hibah atau jasa dari pihak asing. Hal itu terungkap saat KPK menggelar Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi III DPR pada 28 Juni 2013.

Dalam RDP tersebut terungkap bahwa lembaga pimpinan Abraham Samad itu banyak menerima dana hibah dari pihak asing, seperti Uni Eropa, Kanada, Bank Dunia, Amerika Serikat (USAID), Norwegia, serta Jerman.

Dari Uni Eropa, hibah diberikan sampai September 2012 dalam bentuk bantuan teknis dengan nama proyek Strengthening the Rule of Law and Security in Indonesia.

Bentuk kegiatannya adalah peningkatan kapasitas KPK melalui koordinasi dan supervisi, peningkatan kapasitas melalui training dan workshop yang dilakukan bersama dengan KPK, Kejaksaan dan Kepolisian, dan kampanye antikorupsi melalui Forum Anti Korupsi (penelitian, seminar dan workshop).

Nilai Hibah dari Uni Eropa itu berjumlah kurang lebih Rp32,5 Miliar. Sedangkan yang ditunjuk sebagai pelaksana proyek adalah United Nation Office on Drugs and Crime (UNODC), dan akan diperpanjang hingga September 2013.

KPK juga menerima bantuan dari Kanada dengan total sejumlah Rp99 miliar. Hibah tersebut berbentuk bantuan teknis dengan nama proyek Support to Indonesia's Island of Integrity Program for Sulawesi (SIPS).

Bentuk kegiatannya adalah perbaikan dan peningkatan kapasitas Pemda Sulawesi Selatan dan Utara serta sembilan kabupaten/kota di Sulsel dan Sulut. Perbaikan dan peningkatan kapasitas Pemda tersebut diutamakan pada pelayanan publik, pengadaan barang dan jasa serta administrasi kependudukan melalui penelitian dan seminar, workshop, training dan implementasinya.
(ful/Okz)

posted by @A.history

Ramadhan, Bulan Kesabaran Dan Solidaritas

Written By Unknown on 05 July, 2013 | July 05, 2013


Oleh: Tamarudin, S.Pd.I
 
Di antara sebutan bulan Ramadhan adalah Syahr Ash-Shabr dan Syahr Al-muwasah. Syahrul shabr bermakna bulan penempaan kesabaran atau melaksanakan perintah ibadah puasa itu sendiri adalah bukti kesabaran, karena menurut ulama ruang lingkup kesabaran itu beragam diantaranya; sabar dalam menjalankan semua perintah Allah SWT hingga ajal menjemput, sabar dalam menghadapi musibah atau situasi yang tidak diharapkan dan lain-lain.

Menjelang bulan kesabaran ini pemerintah membuat sebuah kebijakan yang tidak diharapkan rakyat-setidaknya begitu menurut hasil survey – yakni menaikkan harga BBM dari Rp 4.500/liter menjadi Rp6.500/liter , akibatnya harga kebutuhan pokok merangkak naik, biaya transportasi juga demikian, daya beli masyarakat jadi terpukul, singkatnya biaya hidup semakin mahal, apalagi bagi mereka yang masih sulit meningkatkan pendapatannya. Semestinya kenaikkan harga BBM bukanlah solusi kalau pemerintah mampu meningkatkan kinerja. Seperti disampaikan para pakar , kinerja pemerintah di sektor migas sangat lemah, 85 % aset migas dikuasai swasta baik swasta asing maupun dalam negeri. Tapi ya.. sudahlah bersabar saja, karena bersabar dalam kondisi pahit itu bisa menjadi obat sambil juga berupaya berbuat untuk melahirkan pemerintah yang lebih baik. Kuatkan kesabaran dengan syahru shabr ini, karena sabar inti pertahanan hidup.

Selanjutnya Syahr Al-Musawah, bermakna bulan solidaritas. Di bulan Ramadhan sangat kental dengan nilai kebersamaan ditandai dengan puasa dimulai diawal yang sama yaitu terbit fajar, dan diakhiri saat yang sama pula yaitu saat terbenamnya matahari. Ditambah lagi di bulan ini juga diwajibkan membayar zakat firah. Artinya kebersamaan atau solidaritas juga ditunjukkan dengan kepedulian nyata utuk berbagi dengan sesama. Ini jugalah yang semestinya menjelma dalam seluruh denyut kehidupan sosial. Efek kenaikkan BBM akan menyisakan mereka yang “pas-pasan” saat bersahur atau bahkan sulit sama sekali, begitu juga saat berbuka karena harga-harga tak terjangkau.Dalam konsep solidaritas/ukhwah Islamiyah diajarkan kepada setiap muslim agar memastikan jangan sampai saat ia kekenyangan sementara tetangganya kelaparan. Maka dapat dipahami, ketika Rasul SAW merekomendasikan salah satu amal utama di bulan solidaritas ini adalah memberi makan untuk mereka yang berbuka puasa, “ Siapa memberi makan untuk berbuka orang yang berpuasa, ia mendapat pahala seperti pahalanya, tanpa sedikitpun mengurangi pahala orang yang berpuasa itu”(HR.Ahmad), demikian titah Baginda. Cinta Rasul?.Mari Amalkan !. Wallahu’alam
 
[dakwatuna]



posted by @A.history

PKS Minta SBY Tetap Dukung Pemerintahan Morsy


Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengutuk keras kudeta militer di Mesir karena membawa kembali Mesir yang sudah berada di halaman demokrasi, menuju lagi sistem otoriter. PKS pun mendukung semua langkah komunitas internasional yang sama-sama mengecam kudeta atas Presiden Morsy ini.

"Kita juga meminta kepada pemerintah Indonesia untuk secara tegas menyampaikan penyesalan yang mendalam terhadap kudeta militer itu, dan tetap mendukung pemerintahan yang sah," kata jurubicara PKS, Mardani Ali Sera, kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Kamis, 4/7).

Selain itu, kata Mardani, PKS juga meminta kepada Kementerian Luar Negeri untuk mengkonsolidasikan semua jajarannya untuk menjaga keselamatan warga negara Indonesia yang ada di Mesir. Bila keadaan memburuk, Kementerian Luar Negeri harus mengirimlan pesawat untuk menjemput WNI yang ada di negera Piraida itu.

Selain itu, kata Mardani, yang juga anggota Komisi I DPR, PKS meminta kepada segenap komponen bangsa Indonesia untuk berperan aktif dan berdoa agar Mesir kembali menjadi negara demokratis yang maju dan toleran.

"Sebab Mesir adalah negara pertama yang paling awal mengakui kemerdekaan Indonesia," demikian Morsy. [ysa/rmol]


posted by @A.history

Pesan

More on this category »

Popular Post

 
Support : Creating Web | PKS Padang | Mas Temp
Copyright © 2011. PKS KOTA PADANG - All Rights Reserved
Template Created by PKS Padang Published by Mas Temp
Proudly powered by Blogger