pic

Powered by Blogger.

Humas PKS Ikuti Worshop Jurnalistik Pada Rapat Koordinasi

Humas PKS se-Sumatera Barat melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) yang berlangsung pada tanggal 4 - 6 November 2022 di Padang, Senin (5/11) ...

Search This Blog

Latest Post

Tak Punya Media, Ini Cara PKS Berkomunikasi dengan Pemilih

Written By Anonymous on 20 March, 2014 | March 20, 2014

Foto: Hamid Murroghi
JAKARTA - Besarnya liputan dan percakapan tentang Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di hari pertama kampanye dijadikan modal untuk berkomunikasi dengan pemilih secara lebih intensif. Seperti diketahui lembaga monitoring Awesometrics merilis bahwa PKS merupakan partai paling populer pada kampanye perdana Pemilu 2014. 

Peneliti Awesometrics Ridho Rahman mengatakan kampanye PKS pada Ahad 16 Maret lalu yang menghadirkan ratusan ribu orang telah menjadi pusat perhatian media. 

Sekretaris Bidang Humas DPP PKS Dedi Supriadi menyatakan popularitas PKS dalam pemberitaan di media dan dunia maya akan ditindaklanjuti dengan komunikasi intensif di lapangan. 

"Kita tahu pemanfaat media sosial yang paling besar adalah pemilih pemula dan mereka yang lahir di atas tahun 1980-an. Nah, merekalah influencers (pemberi pengaruh) kepada masyarakat yang akan menyampaikan visi dan perjuangan PKS dari pintu ke pintu," kata Dedi dalam rilisnya kepada okezone, Rabu (19/3/2014).

PKS, tambah Dedi, memang tidak memiliki media publik yang bisa dimanfaatkan untuk publikasi partai secara massif sebagaimana beberapa partai peserta pemilu lain. Namun ia yakin, kini masyarakat punya pilihan media yang menjadi alternatif untuk mendapatkan data pembanding, yaitu media sosial. 

"Contoh dalam kasus korupsi, ternyata terbukti PKS paling kecil jumlah kasus korupsi diantara partai-partai peserta pemilu 2014 lainnya,” ujar Dedi merujuk data yang dikeluarkan akun twitter @KPKWatch_RI.

Meski demikian, Dedi yang juga caleg DPRD DKI dari Jakarta Pusat ini, meyakinkan bahwa PKS tidak menoleransi kasus korupsi di partainya. Ia mengingatkan bahwa pada sedikit kasus dugaan korupsi, pejabat PKS terkait langsung mengundurkan diri. 

"Kami hanya ingin masyarakat makin cerdas dalam memilih seraya berharap ekspose yang berimbang dari media," pungkas Dedi. [ahm/okezone]


posted by @Adimin

Dide, Vokalis Hijau Daun Dukung PKS


Vokalis Grup Band Hijau Daun, Dide melalui akun twitternya @HD_Dide menyatakan dukungannya kepada Partai Keadilan Sejahtera (PKS)

“Pks ,pks ,pks , terbersih dari yang terkotor … Bravo pks” begitulah isi salah satu tweet dari @HD_Dide

Dide juga meyakini kalau tahun ini adalah tahunnya PKS.

“Kali ini tahunnya PKS … O3 coblos pemimpin2 yang menjaga amanah saudaraku” ujarnya dalam salah satu kicauannya di twitter.

Bahkan ketika ditanyakan oleh salah seorang caleg dari PKS yang bernama Hermawan melalui akun twitternya @HermawanNo5, Dide menyatakan bahwa dia sudah dukung PKS dari tahun 1998, sejak jaman PK.

“Hati saya dr 98 PK trus ke PKS”@HermawanNo5: Vokalis hijau daun pilih PKS juga :D “@HD_Dide: Kali ini tahunnya PKS … O3 coblos” tulisnya.

Dide juga mendoakan caleg PKS tersebut agar selalu menjaga amanah rakyat.

“Semoga antum klo terpilih selalu menjaga amanah rakyat saudaraku hidup PKS”@HermawanNo5: Vokalis hijau daun pilih PKS juga :D” katanya.

Dan ketika ditanyakan oleh akun salah seorang simpatisan PKS melalui akunnya @simpatisanPKS, apakah ini (akun @HD_Dide – red) adalah benar akun vokalis Hijau Daun, Dide menjawabnya dengan mantap.

“Yap tq saudaraku”@simpatisanPKS: @HD_Dide ini beneran akun vokalis hijau daun? Ga percaya sebelum bikin video nyanyi “suara…ku milih PKS” urainya. [pkscibitung/tm]


posted by @Adimin

Garin: PKS Memperlihatkan Kekuatan Massa Terorganisir

Written By Anonymous on 19 March, 2014 | March 19, 2014


Sineas Garin Nughroho melihat ada satu fakta yang tak bisa dipungkiri melihat geliat kampanye perdana Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) yang dihadiri ratusan ribu massa, Minggu (16/3).


“Sebuah perlawanan diam-diam yang tersusun rapi setelah penurunan citra, menunjukan kekuatan massa terorganisir yang disusun kembali,” tegas Garin Nugroho kepada redaksi KABARLAIN.

Dalam pandangan Garin, dilema PKS, awalnya dihormati sebagai partai dengan pelayanan masyarakat yang kuat lewat organisasi kuat. Namun setelah berkuasa terlalu cepat berganti dengan politik panen dan kekuasaan, kehilangan citra.

“Maka dulu, meski organisasi berbasis agama tetap dihormati lawan karena pelayanan publiknya yang kuat dan hinga ranting kecil, sekarang harus merenungi ulang lima tahun lalu. Saya waktu itu ngajar di UI sudah mengisyaratkan hal itu,” tutur Garin.

PKS Partai Kader Terbaik

Kehadiran massa PKS yang membludak di GBK, memperlihatkan secara nyata, bahwa PKS adalah partai kader terbaik di antara beberapa partai peserta Pemilu 2014. Fakta kader terbaik diperlihatkan massa PKS yang memenuhi Selain seluruh tribun yang mencapai 120 ribu kursi, terlihat massa PKS juga memenuhi lapangan tanah merah.

Namun, panitia tetap melarang peserta masuk ke rumput hijau. Sementara di luar stadion, peserta yang tak tertampung di dalam juga terlihat cukup banyak.

Patuhnya kader PKS yang tak menyentuh rumput stadion GBK, memberi sinyal positif, bahwa kaderisasi yang dikerjakan PKS berjalan dengan benar dan lempang.

Presiden PKS, Anis Matta mampu menghipnotis kader PKS yang memenuhi GBK. “Saya mencium aroma kemenangan. Kita sudah lewati sebuah drama 1 tahun lalu, drama Nabi Yusuf. Ketika dia dimasukkan ke dalam sumur, sekarang kita sudah keluar dari sumur itu,” tukas Anis Matta.

(Krisdarefa Karim/KABARLAIN/muslimina)

posted by @Adimin

PKS 'Putihkan' Media Sosial


JAKARTA -- Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mampu menyedot perhatian media massa pada kampanye perdana di Gelora Bung Karno, Ahad (16/3). Selain itu, pada awal kampanye itu PKS juga telah memutihkan media sosial Twitter dan Facebook.

Peneliti Awesometrics Ridho Rahman mengatakan di Facebook dan Twitter penyebutan 'Partai Keadilan Sejahtera' dengan jargon utama “PKSM3NANG” mendominasi media sosial pada Ahad (16/3). Mesin Awesometrics menghitung perolehan PKS sebanyak 63.542 kali penyebutan di dua ranah media sosial ini. 

"Pesaing terdekatnya, PDI Perjuangan hanya meraih 10.315 dan Partai Golkar mengantongi 8.202 percakapan," kata Ridho dalam siaran persnya kepada Republika, Rabu (19/3).

Menilik interaksi di akun Twitter @pkspiyungan, akun influencer yang diduga berafiliasi dengan PKS, ada 13.652 percakapan, dan aktivitas tertinggi diperoleh dari retweet atas 222 kali kicauan @pkspiyungan. Jakarta, kata Ridho, sebagai salah satu lokasi strategis untuk merebut jumlah elektoral tinggi tampak dimanfaatkan dengan baik oleh PKS. 

Momen hari pertama di Ibu Kota, menurut dia, seakan menjadi bukti kesiapan seluruh kader sekaligus melempar sinyalemen kepada parpol-parpol lain bahwa PKS siap all out alias habis-habisan untuk kembali dengan aksi 'pemutihan' di kota-kota berikutnya. 

Jika PKS tetap konsisten dengan jumlah massa pada kampanye, ini akan menjadi pantauan yang menarik jika penyebutan di media massa dan media sosial pun tetap meraih angka tinggi. [Republika.co.id]


posted by @Adimin

Inilah Sumber Dana Mobilisasi Massa PKS di Kampanye Perdana

Written By Anonymous on 18 March, 2014 | March 18, 2014


Jakarta (17/3) - Kampanye perdana Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) kemarin, Minggu (16/3) berhasil mencapai target dalam memadati SUGBK, Senayan, Jakarta. Ratusan ribu kader dan simpatisan berhasil memenuhi SUGBK di dalam hingga luar arena stadion.

Berkumpulnya kader dan simpatisan PKS yang hampir berjumlah 150 ribu orang itu tentu tidak memakan dana yang sedikit. Biaya yang digunakan untuk sewa bus, menyiapkan makan siang dan membuat perlengkapan kampanye seperti spanduk dan banner diungkapkan oleh Presiden PKS, Anis Matta berasal dari kantong-kantong kader dan simpatisan PKS sendiri.

"Dana kampanye konsepnya patungan, misalnya ada yang menanggung biaya bus, makan dan lain-lain," ungkap Anis di Jakarta.

Hal ini dibenarkan dengan pernyataan seorang kakek yang turut hadir di kampanye itu. Mukhtar (59), dengan memacu motor tuanya, pria yang sudah sepuh ini memiliki tekad yang kuat agar sampai di SUGBK untuk mengikuti kampanye perdana PKS. Tanpa diberi uang, Mukhtar membiayai sendiri keperluannya pergi ke SUGBK.

"Sejak selepas shubuh saya sudah siap-siap ke senayan, dua jam perjalanan dari rumah. Saya cinta PKS, Mas," katanya. [pks.or.id]

posted by @Adimin

Pemimpin Tidak Merdeka, Seperti Menegakkan Benang Basah

Written By Sjam Deddy on 17 March, 2014 | March 17, 2014

 
pkspadang.com– Pemimpin berjiwa merdeka, pasti menjadi tuan rumah di negaranya sendiri. Namun jika jiwanya tidak merdeka, dia tidak akan tunduk aturan Allah. Demikian disampaikan Sekertaris Jenderal (Sekjen) Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI) Pusat, Bachtiar Nasir, mencermati fenomena kepemimpinan saat ini.

“Tahajudnya bagus, umrohnya sering, suka bangun masjid. Tapi, kalau jiwa-jiwa tidak merdeka, tunduk pada aturan yang bukan aturan Allah, seperti menegakkan benang basah,”ucapnya di depan sekitar seribu jamaah Majelis Tadabbur Quran (MaTaQu), Masjid Baitul Ihsan, Jakarta Pusat, Sabtu, 15 Maret 2014.

Pimpinan Arrahman Quranic Learning Islamic Center (AQL) itu melihat contoh sosok seorang Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini sebagai pemilik jiwa merdeka.

Perempuan yang pernah dinobatkan sebagai Wali Kota terbaik dunia asal Indonesia itu berhasil menutup empat lokalisasi di Surabaya. Sepak terjangnya selalu diukur dari keridhaan Allah. Kekhawatiran terhadap pertanggung jawabannya kelak di akhirat, membuatnya menutup lokalisasi. Itulah yang membuat proses penutupannya, ulas Bachtiar, relatif tidak ada gejolak.

“Enak jadinya kalau sudah la ilaha illallah. Tapi ada yang nentuin jilbab aja, bingung,”ucapnya mengomentari pernyataan petinggi Kapolri yang masih tidak jelas mengambil sikap hal polisi wanita (Polwan) dalam berjilbab.

Bachtiar juga melihat sosok pemimpin berjiwa merdeka di negeri Malaysia. Menurutnya, mantan Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad pernah menyatakan,  “Silahkan bawa masuk uang, asal jangan pernah bawa Syiah masuk Malaysia!”. Menurutnya, sinyalemen ini menjadikan para aparat pemerintahan di sana konsisten menghalau pertumbuhan aliran sesat.

Tidak untuk Islam, Tinggalkan

Bachtiar menambahkan, jika saja Kapolri meluluskan keinginan para Polwan menutup auratnya, maka kemenangan hakiki akan didapat. Dalam setiap aturan Allah, terdapat hikmah yang berguna bagi makhluk ciptaan-Nya. Aturan yang terdapat di Al-Quran, diberikan supaya jalan hidup manusia tidak berbenturan dengan keberadaan ciptaan Allah lainnya.

“Seperti thawaf, kenapa Allah memerintahkan thawaf dengan menempatkan Ka’bah di sisi kiri badan? Kalau Allah menempatkan Ka’bah di sebelah kanan kita, pulang-pulang, banyak jamaah yang gila karena perputaran sel-sel tubuh sesuai dengan thawaf,” ujar Ketua Lembaga Tadabbur Quran Indonesia (LaTaQia) itu menjelaskan.

Sama halnya jika seorang pemimpin hanya tunduk pada kekuasaan manusia lainnya. Ia akan mengalami kerusakan orientasi kehidupan

“Dan kita, akan menjadi orang gila kalau kita tidak menuruti aturan Allah yang telah menciptakan kita di dunia ini!”tukas lulusan Universitas Islam Madinah itu.
Selanjutnya, Bachtiar menghimbau jamaah untuk tidak tergiur pada berbagai janji dan jargon kampanye peserta Pemilu 2014.
“Kalau sudah meninggalkan amar ma’ruf nahi munkar, kalaupun partai Islam, tinggalkan! Yang tidak bekerja untuk Islam, tinggalkan! Yang ragu bersama Islam, tinggalkan! Karena berjuang untuk hal seperti itu hanya bekerja untuk pepesan kosong,”ucapnya tegas


posted by @Adimin

Anis Matta 'Bakar' Semangat Ratusan Ribu Kader PKS di GBK

Written By Anonymous on 16 March, 2014 | March 16, 2014


Jakarta - PKS mengumpulkan ratusan ribu kadernya di Gelora Bung Karno (GBK) Senayan. Dalam kampanye akbar itu, Preisden PKS Anis Matta berorasi mengupamakan PKS seperti Nabi Yusuf yang berhasil keluar dari cobaan.

"Saya mencium aroma kemenangan. Kita sudah lewati sebuah drama 1 tahun lalu, drama Nabi Yusuf. Ketika dia dimasukkan ke dalam sumur, sekarang kita sudah keluar dari sumur itu," kata Presiden PKS Anis Matta dalam orasinya di depan ratusan ribu kader yang penuhi GBK, Senayan, Jakarta, Minggu (16/3/2014).

"Sekarang sedang babak kedua, adalah perjalanan Nabi Yusuf dari sumur ke istana. Siap tuntaskan babak kedua?," lanjut Anis.

"Siap...!!!" teriak ratusan ribu kader.

"Siapkah kader PKS tuntaskan babak kedua?" timpal Anis.

"Siap..!!!" jawab kader PKS.

Menurut Anis, hari ini PKS mengumpulkan kader untuk menyampaikan tekad kemenangan itu, bahwa PKS siap tuntaskan babak kedua drama Nabi Yusuf pasca 'musibah' yang menimpa PKS.

"Tekad yang lebih kuat, tekad yang lebih membara. Dengan tekad itu lah, hari ni kita putihkan Jakarta, dan Insya Allah besok kita putihkan Indonesia," ujarnya.

Anis kemudian bicara Pemilu Legislatif 9 April. Menurutnya, PKS akan memberikan kejutan pada Pileg nanti dengan kemenagan kader-kadernya sebagai caleg.

"Insya Allah tanggal 9 April akan ada kejutan. Siapkah untuk beri kejutan? Insya Allah, kita akan ciptakan kejutan itu ketika melihat wajah kalian memenuhi stadion ini," ujarnya berapi-api.

"Dengan tekad dan semangat yang kita punya, kita akan naik podium dalam 9 April nanti. PKS akan masuk 3 besar. Titik itu adalah Jakarta. Kita akan mulai kemenangan itu dari jakarta. Kita rebut Jakarta, kita rebut Indonesia," tegasnya.

"Siap merebut Jakarta?" ucapnya.

"Siap..!!!" Pekik ratusan kader dakwah itu.

"Siap merebut Indonesia?" Lanjut Anis.

"Siapp..!!!"

"Siap memimpin Indonesia?" Anis bersemangat.

"Siap//.!!!" Kembali diterakkan kader-kader PKS.

"Allahu Akbarr...!!!!" Pekik Anis menutup pidatonya.

[detik]

posted by @Adimin

Kampanye Damai, Caleg Lain Dangdutan, Caleg PKS Baca Al-Qur'an


Sejak Pukul 09.00 WIB Puluhan Mobil dengan atribut berbagai partai politik memadati Balai Kota Padang di Air Pacah, Ahad (15/3)

Puluhan mobil yang hadir lengkap dengan atribut-atribut seluruh partai politik peserta pemilu 2014 untuk melaksanakan kirab dan juga deklarasi kampanye damai yang diselenggarakan oleh KPU Kota Padang.

Acara kirab dan juga deklarasi Kampanye damai ini dilakukan serentak di seluruh kabupaten/ kota di Indonesia.

Ada yang menarik dalam suasana kampanye damai di Kota Padang, yaitu ketika para caleg dan simpatisan dari berbagai partai politik hanyut dalam joget bersama artis daerah menjelang pembukaan deklarasi kampanye damai.

Terdapat partai yang tidak nampak satupun calegnya ikut serta berjoget mengikuti lantunan musik, partai yang dimaksud adalah Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Uniknya disaat para caleg dan simpatisan partai lainnya asik berjoget, para caleg dari PKS justru membuka al-Qur'an dan membacanya.

Sebagian ada yang membaca Al-Qur'an berukuran kecil yang muat dibawa di saku dan ada juga yang membaca Al-Qur'an melalui aplikasi di smartphone masing-masing.

Hal itu mereka lakukan untuk mengisi waktu sebelum seluruh peserta Kirab hadir di lokasi acara dan juga kampanye damai di resmikan. [Han/Kasurau]


posted by @Adimin

MAHYELDI EMZALMI menangkan pilkada Kota Padang putaran kedua

Written By Sjam Deddy on 11 March, 2014 | March 11, 2014


pkspadang.com : Alhamdulillah, hasil rapat pleno KPU kota Padang, terkait rekapitulasi suara pilkada kota Padang. KPU menetapkan pasangan no 10 MAHYELDI-EMZALMI memenangkan pilkada kota Padang putaran kedua dengan perolehan suara pasangan No 3 147.166 suara dan pasangan No 10 MAHYELDI-EMZALMI 148.864 suara.

Meskipun dengan berbagai macam keberatan yang diajukan oleh saksi pasangan no 3. Tetapi KPU Kota padang tetap menetapkan (dengan berbagai pertimbangan) bahwa pemenang pilkada putaran kedua ini adalah pasangan no 10 MAHYELDI-EMZALMI






posted by @Adimin

Logika Kampungan PKS

Written By Anonymous on 06 March, 2014 | March 06, 2014


Sudah beberapa malam ini, aku pulang cukup larut malam. Setelah pulang kerja, langsung nongkrong dengan warga. Mendatangi pusat-pusat tongkrongan warga di perkampungan hanya untuk sekedar ngobrol atau ketemu saja.

Dari nongkrong-nongkrong inilah, aku menemukan bagaimana mereka tetap dan terus bersama PKS. Logika-logika yang bisa saya simpulkan adalah sebagi berikut :

1. Siapapun calegnya yang penting PKS
Mereka memandang PKS secara institusi dan sistem. Bagi mereka siapapun calegnya, mereka tidak pernah peduli, karena dengan sistem kaderisasi yang kuat di PKS maka kapabelitas dan kompetensi caleg akan sama kualitasnya.

2. Melihat caleg bukan PKSnya
Mereka tertarik pada PKS bukan karena PKSnya, tetapi karena melihat calegnya. Bisa jadi karena caleg tersebut memberikan kontribusi positif personal kepada mereka. Bisa jadi karena adanya hubungan darah, pertemanan, emosi dan kesama-kesamaan lainnya.

3. Melihat kontribusi PKS
Mereka tertarik dengan PKS karena kiprah para kadernya dilingkungan mereka. Keaktifan kader PKS dalam berkontribusi dimasyarakat, seperti baksos, pendidikan anak usia dini, dan pengajian.

4. Dilibatkan dalam kegiatan PKS
Mereka tetap bersama PKS karena sering dilibatkan dalam acara dan kegiatan PKS. Juga, dilibatkan menjadi saksi, pengurus tingkat RT, RW dan Desa. Jadi seksi repot seperti pemasangan bendera, pamlet juga direct selling. Semakin banyak melibatkan mereka dalam PKS makan akan semakin banyak yang bergabung dan bersama PKS

5. Memperhatikan Media
Walau bombarding pemberitaan negatif ke PKS cukup gencar sejak kasus LHI, ternyata beberapa warga justru menjadi semakin terbuka. Kepenasaran mereka terhadap kasus LHI di TV, termasuk acara Lawyer Club di TV One juga kasus-kasus korupsi yang melanda partai-partai lain, mereka berkesimpulan bahwa PKS secara trak record masih memiliki rekam jejak yang lebih baik dari partai-partai lain.

6. Kinerja Kepala Daerah
Beruntung berada di wilayah yang Gubernurnya dari PKS. Saat ngobrol dengan mereka, banyak obrolan capaian-capaian positif yang dilakukan Ahmad Heriyawan sebagai Gubernur Jawa Barat.
Bagi kader Posyandu, saat ini Aher berhasil membangun Posyandu hampir di setiap RW, support honor dan fasilitas cukup baik. Bagi warga miskin, progaram listrik gratis, beda rumah cukup populer.

Bagi warga umumnya, pertambahan jumlah kelas sekolah, program infrastrukur Desa menjadi bahan obrolan warga tentang kesuksesan Aher.

7. Banyaknya atribut PKS
Rajinnya kader-kader PKS melakukan pemasangan atribut PKS cukup berpengaruh kepada opini warga kampung. Beberapa warga biasanya memilih berdasarkan arah angin yang sedang ramai. Bila atributnya banyak, banyak warga yang berfikir bahwa pendukungnya pun akan banyak.

Dengan logika takut kalah dan takut sendirian, biasanya beberapa warga yang berkarater seperti ini akan memilih PKS.

8. Kepribadian kader PKS
Walau tinggal dikampung, umumnya kader PKS memiliki ciri khas yang unik. Lebih berpendidikan, bisa mengelola keluarga dengan baik, bisa mendidik anak-anaknya. Dengan fenomena ini, biasanya menjadi acuan mereka bagaimana gambaran besar PKS dengan melihat bagaimana cara kader PKS mengelola keluarganya.

Sebenarnya masih banyak yang terekam dari obrolan bersama warga di desa saya. Semoga ini bisa menjadi bekal kemenangan PKS.


*by Nasrulloh Mu
(Kompasiana)


posted by @Adimin

Dikeroyok Semua Partai, Pasangan PKS-PPP Menangkan Pilkada Kota Padang


Hitungan riil (real count) dan hitungan cepat (quick count) sejumlah lembaga memperlihatkan pasangan yang diusung Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yaitu Mahyeldi dan Emzalmi memenangkan putaran kedua Pemilihan Walikota-Wakil Walikota Padang yang diselenggarakan Rabu (5/3).

Menurut hitungan riil sementara Kesbangpol Kota Padang, Mahyeldi-Emzalmi memperoleh 148.777 suara atau 50,23%. Sementara Pasangan Desri Ayunda dan James Helliward, pasangan independen yang pada Pilkada putaran 2 didukung oleh hampir semua partai lainnya memperoleh 147.399 suara atau 49,77%.

Hitungan cepat yang dilakukan Padang TV bekerja sama dengan lembaga survei MIKA Consultant, juga menunjukkan keunggulan pasangan Mahyeldi-Emzalmi. Dalam hitungan televisi yang masuk Jawa Pos Grup ini, Mahyeldi-Emzalmi memperoleh 50,77%. Sedangkan pasangan Desri-James mendapat 49,23%.

Sementara itu hitungan riil yang dilakukan Tim Sukses Mahyeldi-Emzalmi atau PKS Kota Padang juga tidak jauh berbeda. Dalam hitungan riil PKS Kota Padang, Mahyeldi-Emzalmi memperoleh 148.997 suara atau 50,29 persen. Sedangkan lawannya memperoleh 147.270 suara atau 49,71 persen.

Menurut Ketua Timses Mahyeldi-Emzami, Murhalion, perhitungan riil yang dilakukan pihaknya berbasis Formulir C1, yakni perolehan suara di masing-masing Tempat Pemungutan Suara (TPS).

“Berdasar hitungan riil kami, pasangan Mahyeldi-Emzalmi unggul 1.727 suara,” kata Murhalion dalam jumpa pers yang dilakukan Rabu (5/3) pukul. 21.00 wib malam usai merekap data dari Formulir C1. 

Dalam kesempatan itu, Murhalion menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh warga Kota Padang dan penyelenggara Pilkada yang telah mensukseskan Pilkada dengan suasana yang kondusif. Muharlion juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada pasangan Desri-James.

“Kemenangan Mahyeldi-Emzami adalah kemenangan seluruh masyarakat Kota Padang. Karenanya kami mengimbau kepada pihak kepolisian, panitia penyelengggara ditingkat kelurahan, kecamatan dan kota , rekan-rekan wartawan media masa, serta masyarakat luas agar sama-sama menjaga kondisi keamanan, mengawal penghitungan suara sampai akhir, sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan,” ujar Murhalion.

Kemenangan Mahyeldi-Emzami merupakan kemenangan yang kedua kalinya dalam Pilkada Kota Padang. Pada putaran pertama pasangan ini memperoleh 92.218 suara atau 29,46%. Sementara Desri Ayunda-James Hellyward memperoleh 59.845 suara atau 19,11%.


posted by @Adimin

Pesan

More on this category »

Popular Post

 
Support : Creating Web | PKS Padang | Mas Temp
Copyright © 2011. PKS KOTA PADANG - All Rights Reserved
Template Created by PKS Padang Published by Mas Temp
Proudly powered by Blogger