pic

Powered by Blogger.

Humas PKS Ikuti Worshop Jurnalistik Pada Rapat Koordinasi

Humas PKS se-Sumatera Barat melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) yang berlangsung pada tanggal 4 - 6 November 2022 di Padang, Senin (5/11) ...

Search This Blog

Latest Post

Belajar dari twitnya Ernestprakasa; Lelucon jadi Mercon

Written By Anonymous on 20 April, 2014 | April 20, 2014








By @UdaIrfan






Waduh waduh, saya terus terang kaget saat membaca twit beliau yang memunculkan gambar sedang menginjak foto seorang tokoh dengan bahasa lelucon “Kapan lagi ye kan?” . Saya langsung bertanya apa orang ini sedang tak berpikir apa yang dia lakukan itu sensitif?

Langsung muncul di benak saya, aduh ini orang bikin twit yang memunculkan respon SARA. Terus terang saja ernest adalah seorang tionghoa/china, bukan muslim, yang ia buat lelucon adalah seorang ketua partai Islam yang punya dukungan dan kader yang loyal. Dari respon yang saya baca, wajar menurut saya ernest dapat reaksi keras. Ia memunculkan sikap ekstrim yang akan menimbulkan respon ekstrim.

Sebagai seorang komik dan memahami panggung, harusnya dia paham betul akan jadi apa lelucon itu. Namun bisa jadi karena situasi dan preferensi yang ada di dalam dirinya, ia sedang lupa hal itu.

Media sosial itu kanvas yang luas, mudah diakses, egaliter, dan sekaligus personal. Di media sosial anda bisa dengan serta merta bertemu orang yang berada di titik yang bertentangan dalam satu panggung. Semua terjadi dalam satu waktu yang sama, diakses dengan mudah.

Ini sebabnya isu-isu di media sosial seringkali jadi penentu untuk naik di media utama. Perbedaanya isu di media utama bersifat pabrikan, isu di media sosial spontan dan personal. Saya ingin garis bawahi kata personal. Artinya konsekuensi dari isi twit/status anda juga bisa sangat personal.

Sebelum saya lanjutkan, saya beri contoh kasus di media sosial mengenai twit @benhanyang akhirnya masuk ke ranah hukum. Opini personal yang menyinggung personal dan berakibat hukum kepada personal yang menyampaikan opini.

Di kasusnya twit ernest, ada beberapa hal yang saya perhatikan sehingga isunya menjadi meluas. Pertama Ernest seorang selebtwit, kedua twit ernest menyinggung personal seorang tokoh. Seandainya ernest melakukan kritik kepada personal tokoh itu dengan menyebutkan kekurang becusan beliau saat menjadi pejabat publik, maka twit itu menurut saya sah dan jadi pembelajaran publik.

Sayang hal itu tidak terjadi
Berbeda dengan twit benhan yang berakhir menjadi kasus hukum. Twit ernest punya respon yang anomali dari sang tokoh. Ia menyampaikan respon yang bersahaja. Sang tokoh malah meminta maaf kepada Ernest bila ada kata kata atau sikap yang kurang berkenan. Respon ini tentu saja membuat adem suasana.

Respon yang sama pernah saya lihat di liputan hiruk pikuk kampanye kemarin, saat ia bertemu dengan rombongan beda partai di jalan. Dua rombongan yang berbeda titik itu bertemu, di dalam situasi yang berhadapan, wajar bila situasi memanas. Di tengah Situasi yang panas, tokoh ini turun dan menyapa suporter partai lawan, seketika suasana menjadi adem karena respon yang bersahaja.

Saya ingin izin sampaikan lagi, dua hal ini berkaitan dengan tindakan dan respon yang bersahaja. Entah anda sedang setuju atau tak setuju dengannya. Entah anda sedang sama atau berbeda barisan dengannya.

Saat ini kebersahajaan itu barang yang langka. Moga twit ernest dan respon sang tokoh jadi pelajaran buat saya dan anda.

Catatan ini respon akhir keduanya:
@anismatta: maaf jk ada sikap/kata2 sy yg mmbuat anda kesal.. Msh bnyk pekerjaan utk mmperbaiki bangsa.. Dan itu hrs dilakukan brsama..:)

@ernestprakasa: Iya Pak. Mohon maaf atas ketidaksopanan saya ya..

Oleh: Irfan Aulia
Psikolog - Mengajar Psikologi di Kampus Jayabaya - Konsultan Perusahaan untuk SDM
Follow @UdaIrfan on Twitter

____


posted by @Adimin

Indahnya Akhlak Presiden PKS @anismatta


Ada peristiwa yang sedikit menghebohkan di Twitterland hari ini, Sabtu (19/4) terutama bagi para kader PKS yang aktif "berkicau" ria. Betapa tidak terkaget-kaget mereka, karena tiba-tiba ada seorang pengguna Twitter yang bernama @ernestprakasa dengan lancangnya telah memposting gambar Presiden PKS Anis Matta yang didalam gambar tersebut tampak diinjak.

Beragam reaksi dari para kader PKS pun bermunculan. Ada yang emosi, namun ada pula yang tenang-tenang saja menghadapi hal tersebut dengan pertimbangan jika di-counter justru makin menambah runyam permasalahan. Akan tetapi Presiden PKS Anis Matta yang merupakan korban pelecehan dari @ernestprakasa tersebut malah menanggapi hal itu dengan santai. Berikut jawaban dari Anis Matta melalui akun Twitternya @anismatta mengenai pelecehan tersebut.


Dari ungkapan Anis Matta diatas jelas tergambar jiwa besar seorang pemimpin. Belum pernah saya mendengar ada kasus pelecehan terhadap seorang pemimpin partai ataupun penguasa negeri ini yang dengan senang hati memaafkan orang yang telah menghinanya. Sungguh luar biasa akhlak Presiden PKS ini.

Menanggapi jawaban @anismatta atas pelecehan tersebut juga mengundang berbagai reaksi dari pengguna Twitter diantaranya datang dari @NunaRechyytaaa yang menyatakan kekagumannya.


Beragam komentar lainnya:

@KakaLebah Itu kl yg diinjek foto jkw yakin lu gak ngamuk2? :))

@GusYehia pantas gw ngga naik naik kelas.. liat foto ustd anis aja gw esmosi.. lah yg di injek aja malah minta maaf hehe

Sementara itu, @ernestprakasa pelaku pelecehan terhadap Presiden PKS Anis Matta sudah meminta maaf atas apa yang telah dilakukannya.


Semoga kedepannya tidak ada lagi anak bangsa yang tega berbuat demikian. [dm/pksnongsa]


posted by @Adimin

"Mari Dukung dan Doakan Agar #KoalisiSaveRI Terwujud" | By @BroArdy


Jika kita perhatikan konstelasi politik yg berkembang smp hari ini.. Sptnya kita butuh alternatif koalisi. Sy akan pake tagar #KoalisiSaveRI

1. PDIP dan Nasdem sdh deklarasi koalisi, sdgkn parpol sisa-nya masih bangun komunikasi. #KoalisiSaveRI

2. Anggap aja ide #KoalisiSaveRI ini adalah harapan kita bersama utk selamatkan Indonesia agar lebih baik.

3. Diluar PDI & Nasdem, masih ada Gerindra & PPP, Golkar, PKS, PKB, PAN, Hanura, PD yg masih bangun komunikasi intensif. #KoalisiSaveRI

4. Mari perhatikan baik2 diagram ini, bayangkan jika semua parpol selain PDIP dan Nasdem bersatu! #KoalisiSaveRI ~> pic.twitter.com/N4LpVp4er8

5. Jika Gerindra, Golkar, PPP, PKS, PAN, PKB, PD, Hanura bisa menyatukan visi dan bekerja sama, maka ide #KoalisiSaveRI akan terwujud.

6. Jika harapan tadi terwujud, #KoalisiSaveRI diprediksi akan mendapat dukungan lebih dari 71% suara. Jelas ini luar biasa!

7. Berdasarkan hitungan Tabulasi Nasional PKS, jumlah dukungan kursi #KoalisiSaveRI ini di parlemen sekitar 403 kursi.

8. Ada pertanyaan apa mungkin #KoalisiSaveRI ini terwujud? Dlm politik tak ada yg tak mungkin toh..

9. Koalisi PDIP+Nasdem sejauh ini tlh dipersepsi negatif, banyak isu seputar Pengusaha Hitam dibalik koalisi ini. #KoalisiSaveRI

10. Sy duga itulah yg melatarbelakangi pertemuan pimpinan ormas dan parpol Islam di Cikini kemarin malam. #KoalisiSaveRI

11. Menurut tabulasi nasional PKS, koalisi PDIP+Nasdem hanya didukung sekitar 147 kursi parlemen. #KoalisiSaveRI

12. Dgn komposisi kursi parlemen yg jauh lebih besar, #KoalisiSaveRI lebih efektif merancang program pro-rakyat.

13. #KoalisiSaveRI ini sy ibaratkan perahu NUH, tempat dimana semua komponen bersatu, targetnya satu. Menyelamatkan bangsa!

14. Kritik terbesar kita pd Koalisi PDIP+Nasdem adalah ketidakjelasan konsep koalisi yg mrk bangun. Publik harus tahu! #KoalisiSaveRI

15. Bahkan hingga kini, capres versi koalisi PDIP+Nasdem selalu menghindar saat ditanya konsep koalisi, kenapa? #KoalisiSaveRI

16. Sy fikir publik sdh kenyang dgn eskalasi citra buatan yg digalang kelompok media tertentu. Kita harus sudahi skrg juga! #KoalisiSaveRI

17. Kita harus sudahi politik citra dan segera beralih ke political content, politik isi, bukan kosong, apalagi palsu! #KoalisiSaveRI

18. Pilpres ini krusial, pertaruhan besar utk bangsa. Kita butuh sosok yg kuat, tim yg kuat dan dukungan politik solid. #KoalisiSaveRI

19. Dan utk wujudkan itu melalui #KoalisiSaveRI sangat mungkin, yg dibutuhkan cukup satu! Dukungan semua pihak.. Bismillah!

20. Jika terwujud, komposisi Parpol di #KoalisiSaveRI ini lengkap! Mewakili seluruh komponen bangsa.. Islam dan Nasionalis bersatu!

21. Sy teringat pernyataan Tan Malaka: "Orang tak akan berunding dgn maling di rumahnya." #KoalisiSaveRI

22. Bagi saya capres yg terlalu tunduk pd 'asing' dan mengabaikan sikap 'berdikari' tidak layak dipilih! #KoalisiSaveRI

23. Saya fikir hal ini perlu diperhatikan ~> Ketika JKW bertemu Dubes AS http://m.rmol.co/news.php?id=151354 … #KoalisiSaveRI pic.twitter.com/lpWZX259vn

24. Apa yg dilakukan JKW saat bertemu Dubes AS dianggap kesalahan fatal ~> http://m.liputan6.com/indonesia-baru/read/2038596/jokowi-bertemu-dubes-as-amien-rais-blunder-luar-biasa … #KoalisiSaveRI pic.twitter.com/TxAZewpV15

25. Jika alasannya diplomasi thd asing, harusnya JKW belajar pd tokoh PSI, Sutan Sjahrir saat jd ujung tombak diplomasi RI. #KoalisiSaveRI

26. Tapi tentu sulit mengharapkan JKW agar spt Sjahrir, apalagi Tan Malaka. Krn memang tak bisa disamakan kualitasnya. #KoalisiSaveRI

27. Knp seseorang bisa dinilai sbg pemimpin? Krn kita bisa telusuri isi kepalanya.. Sjahrir dan Tan bisa, lalu gmn dgn JKW? #KoalisiSaveRI

28. Kita ingin pastikan bhw bangsa ini tidak salah dlm memilih pemimpin.. Maka isi kepala capres harus bisa dibedah bersama! #KoalisiSaveRI

29. Sy fikir tak berlebihan jika ada tuntutan kpd JKW utk sampaikan isi kepalanya dlm mengelola bangsa Indonesia. #KoalisiSaveRI

30. Membangun bangsa ini tak cukup dgn mitos, apalagi mitos itu dibangun dgn pencitraan palsu. Sudahlah! #KoalisiSaveRI

31. Mari kita dukung dan do'akan bersama agar #KoalisiSaveRI ini bisa terwujud. Semoga! [end]

____
https://twitter.com/BroArdy



posted by @Adimin

Perolehan Kursi PKS Tertinggi Diantara Parpol Islam

Written By Anonymous on 19 April, 2014 | April 19, 2014


PKS hari ini bikin arus sendiri ... menjaga suara yg telah diamanahkan kpd PKS. sekuat tenaga dipertahankan kader2nya di seluruh Indonesia.

Cara PKS menjaga amanah dr suara yg telah diamanahkan cukup berlapis ... mulai dr mengerahkan kader2nya utk jd saksi.

Kegigihan saksi2 PKS membuat Indonesia tau terjadi penggelembungan suara dimana2 secara massif.

Ada saksi PKS di bogor yg meninggal saat berjuang mempertahankan amanah ini..

Selain saksi yg lengkap, bahkan sampai hari ini masih bertarung di kecamatan, PKS juga siap dg Sistem Tabulasi Nasional nya.

PKS jadi satu2nya partai yg melakukan realcount dg menggunakan perangkat IT.

PKS satu2nya partai yg dg data realcount nya sdh punya data lengkap jumlah kursi yg di dapat.

Bahkan PKS adalah satu2nya institusi yg memanfaatkan IT utk perhitungan real count ... KPU pun tidak

Mulai 2 hari lalu, seluruh (struktur PKS) Indonesia mulai menginput data dari hasil pleno kecamatan ... alhamdulillah PKS sudah pegang data ini.

Data Tabulasi Nasional nya DPP PKS menerima input dari sms utk mendapatkan data cepat perolehan seluruh partai secara nasional.

Untuk data perolehan partai berikut data detil perolehan masing2 caleg dari seluruh partai menggunakan input XLS dan Scanning.

Input sms, xls atau scanner mengirimkan data, baik yg dari basis TPS, PPS , PPK atau KPUD ... semua dinput dikirim ke DPP.

Selesai perhitungan di TPS, PPS atau PPK saksi2 PKS langsung mengirim data ke tabulasi nasional utk data perolehan total partai.

Utk data detil caleg ... form C1 di entri ke xls atau dipindahkan ke form C1 IT nya PKS kemudian discan, data langaung masuk ke DPP.

Alhamdulillah, dr Pusat Tabulasi Nasional DPP PKS, perolehan kursi PKS masih tertinggi di antara seluruh partai Islam.

Perolehan Kursi PKS di atas PKB, PAN, PPP.

Jumlah kursi PKB kenapa lebih kecil dr PKS meski suara lebih besar? krn suara PKB terkonsentrasi di jawa timur ... berebut kursi mahal (1 kursi butuh jumlah pemilih besar)

Sedangkan suara PKS tersebar merata (di Indonesia).. bahkan ada daerah2 baru yg PKS pecah telur ... meskipun ada daerah yg lepas kursi.

Insya Allah seluruh dapil Jabar PKS msh dapat kursi senayan.


*by @hafidz_ary
('Penunggu' Pusat Tabulasi Nasional DPP PKS)


posted by @Adimin

Anis Matta: Masih Ada Pertemuan-pertemuan Selanjutnya

BK3R0800

Jakarta – Tokoh-tokoh parpol dan ormas Islam menggelar pertemuan di rumah pengusaha almarhum Hasyim Ning, Cikini, Jakarta Pusat. Akan ada pertemuan lanjutan untuk menindaklanjuti pertemuan malam ini.

Presiden PKS Anis Matta menyebut pertemuan ini masih sebagai pertemuan awal untuk menyatukan persepsi, sebelum pada kesepakatan yang lebih konkret menghadapi Pilpres.

“Masih ada pertemuan-pertemuan selanjutnya, ini kan masalah yang tidak mungkin kita selesaikan dalam satu kali pertemuan saja,” ujar Anis Matta usai pertemuan di Jl Cikini Raya No 24, Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (17/4/2014).

Anis sepakat posisi tawar parpol Islam pada pemilu 2014 saat ini sangat strategis. Namun tentu harus punya pikiran yang sama untuk koalisi.

“Jadi yang dicari sekarang ini pada dasarnya adalah suatu format koalisi baru yang memungkinkan partai-partai Islam seluruhnya, insya Allah akan tetap ada pada pemerintahan yang akan datang,” ucapnya.

Ketua MPP PAN juga sepakat dengan Anis. Dia berharap ada pertemuan lanjutan.

“Ini masih tahap awal, mudah-mudahan akan ketemu lagi,” kata Amien Rais

Pertemuan malam ini selesai sekitar pukul 22.45 WIB. Hadir perwakilan 5 partai Islam, yaitu PAN, PKS, PKB, PPP dan PBB. Sementara perwakilan ormas yang hadir dari NU, Muhammadiyah, MUI, Persis, DMI, DDI, Syarikat Islam dan lainnya. (bal/trq)

sumber: detik.com


posted by @Adimin

Hidayat Optimis Koalisi Partai Islam Akan Terbentuk


Ketua Fraksi PKS DPR RI Hidayat Nur Wahid mengaku optimis koalisi partai berbasis Islam bisa terbentuk jika ada komunikasi dan kesepahaman antar partai masing-masing. Apalagi, tujuan koalisi ini untuk memperjuangkan aspirasi berbagai kelompok masyarakat.

Namun, Hidayat membantah jika ada yang mengatakan bahwa partai berbasis Islam tidak mempunyai sosok untuk diajukan sebagai bakal calon presiden (capres) karena menurut anggota Majelis Syuro PKS ini ada beberapa sosok yang layak diajukan sebagai capres antara lain Mahfud MD, Amien Rais, Anis Matta dan Suryadharma Ali.

"Apa salahnya partai Islam punya capres sendiri tentunya dengan berkoalisi," ujar Hidayat dalam acara diskusi Polemik Sindo Trijaya bertajuk Poros Tengah Ragu-Ragu di Warung Daun Cikini, Jakarta, Sabtu (19/4/2014).

"Pertemuan di Cikini malam itu banyak sekali ormas Islam yang hadir dan mereka menyampaikan aspirasi. Wajar dong kalau aspirasi itu berusaha kita perjuangkan, kalau tidak nanti ummat bisa menyalahkan kami," jelasnya.

Politikus PKS di Senayan ini menambahkan, sekarang ada momentum tepat untuk terbentuknya koalisi partai berbasis Islam. "Ingat 9 Juli 2014 (pilpres) itu pas bulan Ramadan. Jadi suasananya sangat kondusif," ucapnya.

Sebelumnya, Kamis 17 April 2014 malam ada pertemuan perwakilan partai berbasis Islam dengan tokoh dan beberapa ormas Islam di Cikini, Jakarta Pusat.[dm/sindonews/pksnongsa]


posted by @Adimin

"Masa Depan Koalisi Islam" | By @malakmalakmal



1. Segera setelah Pileg usai, ada sebuah keinginan kuat di tengah2 umat Muslim utk menyerukan #KoalisiIslam.
  
2. Jauh sebelum itu, sejak 1998, sudah banyak pertanyaan: mengapa parpol2 Islam tdk bersatu? #KoalisiIslam
  
3. Pertanyaan ini berulang setiap jelang pemilu. Mungkin ada benarnya, pertanyaan ini selalu relevan. #KoalisiIslam
  
4. Saya pun mengerti, banyak yg ingin mengulangi romantisme Masyumi di masa lampau. #KoalisiIslam.
  
5. #KoalisiIslam adalah impian kita bersama. Sayangnya, permasalahannya tidak pernah sesederhana itu.
  
6. Yg mengenang Masyumi mestilah pula mengingat bhw sblm Masyumi ‘dibunuh’ oleh Orla, sdh ada perpecahan. #KoalisiIslam
  
7. Jika ingin bangkitkan persatuan itu, kita tdk bisa begitu saja melompat pd masa2 sblm perpecahan terjadi. #KoalisiIslam
  
8. Apalagi, kita ketahui bersama, sepanjang masa puluhan tahun itu umat Muslim selalu dipecah-belah. #KoalisiIslam
  
9. Persoalan spt Qunut, yasinan, tahlilan dan maulidan saja sdh cukup utk memecah-belah kita. Apalagi politik. #KoalisiIslam
  
10. Oleh karena itu, persatuan adalah hal yg jauh lebih mudah diimpikan ketimbang diwujudkan. Tp tdk mustahil. #KoalisiIslam
  
11. Jika parpol2 Islam sulit bersatu, ketahuilah bhw masalahnya mengakar lbh jauh drpd eksistensi parpol2 itu sendiri. #KoalisiIslam
  
12. Tak lama setelah pileg 9 April kemarin, QC segera dihitung. #KoalisiIslam
  
13. Sementara yg lain sibuk dgn QC, PKS menjadi sorotan krn selalu menjadi ‘acuan’ Tabulasi Nasional. #KoalisiIslam
  
14. Tdk berlebihan kiranya jika dikatakan bhw Tabnas PKS lebih dipercaya ketimbang QC. http://t.co/Cz8Mz4uJXW #KoalisiIslam
  
15. Dgn bekal data yg akurat, PKS sejak awal telah menggagas #KoalisiIslam. http://t.co/QucoTsQTFt
  
16. Kita jg mendengar seruan #KoalisiIslam yg kuat dari ust Al Muzammil Yusuf, anggota DPR RI dr FPKS. http://t.co/6nvHf3YP7a
 
17. Sayangnya, seperti kita saksikan sendiri, bisa dikatakan gayung tdk bersambut. #KoalisiIslam
  
18. Amien Rais, yg dikenal sbg tokoh Islam era reformasi, justru berpendapat lain. http://t.co/DDNcbMKp6b #KoalisiIslam
  
19. Dari PKB, yg mengalami peningkatan signifikan di Pileg kali ini, jg tdk ada sambutan. #KoalisiIslam
  
20. PPP, selain dirundung konflik internal, tak lama setelah pertemuan Cikini malah bermanuver lain. #KoalisiIslam http://t.co/L9HN0uMi6I
  
21. Ke mana seluruh mata memandang? Jangan heran kalau semua (lagi2) mempertanyakan posisi PKS. #KoalisiIslam
  
22. Meski prosentase jml suara menurun, tp jml kursi PKS di DPR RI diperkirakan relatif stabil. #KoalisiIslam
  
23. Jauh lebih stabil, misalnya, drpd proyeksi jml kursi PD di DPR. Mari tunggu hasil real countnya! #KoalisiIslam
  
24. Ketika membicarakan #KoalisiIslam, mau tidak mau, memang harus memperhitungkan PKS.
  
25. Sementara yg lain berusaha ‘menggebuk’ gagasan #KoalisiIslam, ust HNW lantang membela. http://t.co/rF4X06X0MA
  
26. Dlm pertemuan di Cikini pun kita dapat melihat pendirian PKS. #KoalisiIslam http://t.co/K2C8krZRpq
  
27. Kehadiran Presiden, Wakil Sekjen dan Ketua Fraksi dr PKS, jelas membuktikan bhw gagasan #KoalisiIslam dianggap serius o/ PKS.
  
28. Kita amat menyayangkan gagasan #KoalisiIslam ini kurang mendapat sambutan dari pihak2 lain.
  
29. Tak putus kita berdoa, semoga di masa depan apa yg kita impi-impikan itu benar2 mjd kenyataan. #KoalisiIslam
  
30. Akan halnya sekarang, marilah kita hadapi kenyataan pahit bahwa umat ini mmg hatinya blm bersatu. #KoalisiIslam
  
31. Tdk semua parpol Islam memperjuangkan isi hati umat Muslim. Ini pun pelajaran yg pahit. #KoalisiIslam
  
32. Ada bara dalam sekam, ada banyak persoalan yg harus kita pecahkan sblm persatuan itu benar2 terwujud. #KoalisiIslam
  
33. Kita tidak boleh berputus asa, krn putus asa bukanlah sikap seorang Mu’min. #KoalisiIslam
  
34. Di samping itu, pertalian ukhuwwah Islamiyyah jauh lebih kuat drpd sekedar kontrak koalisi. #KoalisiIslam
  
35. Ada-tidaknya koalisi, masih ada ikatan persaudaraan dalam hati umat ini. Kita harus meyakini itu. #KoalisiIslam
  
36. Perbedaan pendapat mmg pasti ada. Akal tak bisa dipersatukan. Hati-lah yg bisa bersatu. #KoalisiIslam
  
37. Sementara itu, marilah kita berjuang utk segera mewujudkannya. Selama kita msh punya hati, insya Allah bs bersatu. #KoalisiIslam
  
38. Salam hormat sy kepada para pemimpin umat yg konsisten berupaya mewujudkan #KoalisiIslam.
  
39. Semoga hati kita semua dipersatukan dlm ketaatan kpd Allah. Aamiin yaa Rabbal ‘aalamiin... #KoalisiIslam

____
http://chirpstory.com/li/200860



posted by @Adimin

"Mereka Yang Masih Terjaga"



*by ustadz @Syukri_W 


Untuk Para Saksi PKS....

Hari-harimu ….kini terasa semakin berat, wajahmu memucat jelas pertanda kurangnya darah mengalir ke arah wajahmu.

Luapan kantukmu berkali-kali, tetaplah tidak berhasil merayu matamu untuk terpejam.

Bengkoknya tulang punggungmu belumlah mampu menyeret badanmu ke atas empuknya pembaringan.

Saudaraku, ku tahu dirimu lelah, ku tahu badanmu kuyuh, ku tahu matamu sendu, ku tahu hatimu keluh, Biarlah itu semua menjadi zikir amalmu...

Saudaraku….yang sedang terjaga disana, tidak perlu kau lukiskan perasaanmu sekarang, karena tubuhmu sudah mengatakannya kepadaku..

Kini rasa lelahmu menjadi “lelah” mengejar dirimu. Lukamu kini tak berasa lagi mengalirkan darah yang tak berwarna.

Bagaikan cerita yang tak bersuara, tangisanmu ada didalam ketawa menjadi deretan syair cinta & kini rasa bosan telah pamit menjauhimu..

Saudaraku yang sedang berdiri tegap disana. Tidak perlu kau katakan semuanya apa yang sedang kau alami kepadaku..

Karena ada yang paling tepat untuk mendengarkan apa yang kau rasakan semuanya dari diriku, yaitu Allah SWT..

Dialah yang mampu mendengar semua kata yang tak kau ucapkan, Dialah yang bisa melihat semua ‘amal yg engkau kerjakan..

Karena sebab Dirinyalah engkau selalu sigap terjaga disana, dan kami sesama saudaramu hanya berharap dari hati yang dalam...

Agar kedua matamu itu, adalah mata yang dilindungi Allah SWT dari panasnya api neraka karena senantiasa terjaga di jalan Allah SWT..




posted by @Adimin

Saksi PKS di Kelurahan Sukajaya Hampir dibacok Orang Tidak Dikenal

Written By Anonymous on 18 April, 2014 | April 18, 2014

Abdi (baju bola warna biru) bersama salah satu caleg PKS
PALEMBANG – Sekitar pukul 17.30 WIB terjadi tindakan intimidasi dan teror terhadap Abdi saksi PKS di PPS Kelurahan Sukajaya Kecamatan Sukarami Palembang (17/4).

Menurut penuturannya, kejadian berlangsung saat dia keluar dari PPS Sukajaya. Saat itu penghitungan rekap sedang dipending dan dia berpisah dengan temannya. Ketika sedang berjalan, kemudian Abdi didatangi oleh tiga orang yang tidak dikenal sambil mengendarai sepeda motor. Tiba-tiba saja salah seorang langsung mencoba membacok. Untungnya, bacokan tersebut hanya mengenai tas dan pelaku langsung kabur. Akibatnya, tas, baju dan celana korban robek.

Secara terpisah, Muhammad Ridwan Ketua Advokasi TPPW PKS Sumsel mengatakan bahwa kejadian tersebut kemungkinan buntut dari penghitungan suara.

“Kelurahan Sukajaya ini daerah rawan kecurangan yang memang jadi perhatian saksi kita, selain itu kemungkinan besar pelaku mengincar form C1 yang dibawa saksi PKS,” ungkap Ridwan yang juga Sekretaris DPD PKS Palembang ini.

Saat ini, peristiwa tersebut telah dilaporkan ke pihak kepolisian. Sedangkan Abdi, setelah kejadian percobaan pembacokan kemarin langsung dievakuasi. DPW PKS sendiri menginstruksikan pengetatan pengamanan kepada seluruh saksi. [es/pkssumsel]


posted by @Adimin

PKS: Kontrak Politik Lebih Penting dari Capres/Cawapres


JAKARTA - Wakil Sekretaris Jenderal Partai Keadilan Sejahtera Fahri Hamzah mengatakan kontrak politik yang jelas dalam koalisi jauh lebih penting dibandingkan penentuan calon presiden dan calon wakil presiden.

"Koalisi itu bukan masalah kawin-kawinan atau orang (calon) yang harus jadi (capres-cawapres). Tapi konsepnya dulu bagaimana," kata Fahri Hamzah dijumpai saat menghadiri pertemuan tokoh ormas dan pemimpin partai Islam di Cikini, Jakarta, Kamis (17/04).

Fahri mengatakan pihaknya berkaca dari pengalaman koalisi tahun lalu di mana Demokrat menentukan sepihak Boediono sebagai Wakil Presiden tanpa meminta persetujuan PKS selaku salah satu partai koalisi.

"Saya kan ngotot waktu penentuan Pak Boediono, karena kok ada wakil presiden tidak diomongin dengan kami. Saya protes, tetapi waktu itu pak Andi Mallarangeng mengatakan sudah melalui penelitian dan segala macam, akhirnya Pak Boediono tidak jadi apa-apa, dan sekarang namanya disebut dalam kasus," kata Fahri Hamzah.

Fahri menegaskan dalam menjalin komunikasi politik pihaknya selalu mengedepankan kontrak-kontrak dan pembagian tugas lebih dulu.

Menurut dia, dari pada berkoalisi dengan ketidakjelasan, maka partainya lebih baik menjadi oposisi.

Sementara itu berdasarkan keterangan Ketua Koalisi Politik Islam Bachtiar Nasir selaku salah satu penggagas pertemuan tokoh dan pimpinan parpol Islam, pertemuan itu bertujuan menggabungkan seluruh partai Islam dalam koalisi besar.

Hingga saat ini sejumlah tokoh yang sudah hadir antara lain politisi PAN Azwar Abu Bakar, Ketua Majelis Pertimbangan PAN Amien Rais, Presiden PKS Anis Matta, politisi PKS Hidayat Nur Wahid, politisi PKS Fahri Hamzah, Bendahara Umum PKB Bahruddin Anshori serta politisi PPP Emron Pangkapi. [ant/ROL]


posted by @Adimin

Anis Matta: Pertemuan Cikini Langkah Awal Menyatukan Persepsi


Presiden PKS Anis Matta mengatakan pertemuan para tokoh-tokoh parpol dan ormas Islam di rumah pengusaha almarhum Hasyim Ning, Cikini, Jakarta Pusat adalah sebagai pertemuan awal untuk menyatukan persepsi. Akan ada pertemuan lanjutan untuk menindaklanjuti pertemuan tersebut.

"Pertemuan ini masih sebagai pertemuan awal untuk menyatukan persepsi, sebelum pada kesepakatan yang lebih konkret menghadapi Pilpres. Masih ada pertemuan-pertemuan selanjutnya, ini kan masalah yang tidak mungkin kita selesaikan dalam satu kali pertemuan saja," ujar Anis Matta usai pertemuan di Jl Cikini Raya No 24, Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (17/4/2014) malam.

Anis sepakat posisi tawar parpol Islam pada pemilu 2014 saat ini sangat strategis. Namun tentu harus punya pikiran yang sama untuk koalisi.

"Jadi yang dicari sekarang ini pada dasarnya adalah suatu format koalisi baru yang memungkinkan partai-partai Islam seluruhnya, insya Allah akan tetap ada pada pemerintahan yang akan datang," ucapnya.

Ketua MPP PAN juga sepakat dengan Anis. Dia berharap ada pertemuan lanjutan.

"Ini masih tahap awal, mudah-mudahan akan ketemu lagi," kata Amien Rais

Pertemuan tersebut dihadiri oleh perwakilan 5 partai Islam, yaitu PAN, PKS, PKB, PPP dan PBB. Sementara perwakilan ormas yang hadir dari NU, Muhammadiyah, MUI, Persis, DMI, DDI, Syarikat Islam dan lainnya.[dm/dtk]


posted by @Adimin

Pesan

More on this category »

Popular Post

 
Support : Creating Web | PKS Padang | Mas Temp
Copyright © 2011. PKS KOTA PADANG - All Rights Reserved
Template Created by PKS Padang Published by Mas Temp
Proudly powered by Blogger