pic

Powered by Blogger.

Humas PKS Ikuti Worshop Jurnalistik Pada Rapat Koordinasi

Humas PKS se-Sumatera Barat melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) yang berlangsung pada tanggal 4 - 6 November 2022 di Padang, Senin (5/11) ...

Search This Blog

Latest Post

Mukmin Teladan

Written By Sjam Deddy on 01 May, 2014 | May 01, 2014


Setiap mukmin pasti ingin masuk surga. Karena masuk surga tidak gratis, tiket masuknya harus dipersiapkan atau dibeli selama hidup di dunia. Menjadi mukmin teladan, tentu saja merupakan jalan yang mengantarkannya masuk surga.

Mukmin berasal dari kata iman,  mashdar dari aamana-yu’minu yang berarti memercayai, meyakini, membenarkan (dalam hati dan berikrar dengan lisan), dan menjamin atau memberi rasa aman.

Mukmin adalah orang yang memercayai keesaan Allah, meyakini kebenaran ajaran-Nya, dan menjamin adanya rasa aman sekaligus memiliki amanah dalam hidupnya sehingga ia menjadi orang yang tepercaya dan memiliki integritas tinggi.

Sesungguhnya, beriman merupakan fitrah manusia. Kecenderungan bertauhid itu inheren dalam diri manusia sejak dalam kandungan. Sejak ruh ditiupkan, manusia memiliki sifat lahut (ketuhanan), mendekatkan diri kepada Allah.

Manusia juga memiliki ketergantungan dan kebutuhan spiritual untuk memohon petunjuk dan jalan kehidupan yang benar, baik, indah, dan membahagiakan.

Mukmin harus beriman kepada Allah SWT karena ia merupakan bagian dari makrokosmos ciptaan Allah. Jalan terbaik yang harus dilalui manusia adalah mengikuti syariat-Nya dan meneladani sifat-sifat-Nya yang tecermin dalam al-Asma’ al-Husna.

Menjadi mukmin teladan merupakan sebuah perjuangan hidup yang harus ditempuh dengan keikhlasan, kesungguhan, dan konsistensi. Beriman perlu diawali dengan penyerahan diri dengan mengucapkan dua kalimat syahadat bahwa Allah itu Esa dan Muhammad adalah Rasul-Nya.

Menjadi mukmin teladan harus dibarengi dengan memurnikan dan mendeklarasikan tauhid (la ilaha illa Allah) dalam arti luas, meliputi  pertama, tauhid ibadah (QS ad-Dzariyat: 56); kedua, tauhid kesatuan tujuan hidup (QS al-Baqarah: 201); ketiga, tauhid penciptaan (QS al-Baqarah: 29); keempat, tauhid kemanusiaan (QS al-Baqarah: 30), dan kelima, kesatuan sumber kebenaran dan petunjuk, pedoman hidup (QS al-Baqarah: 147)

Menjadi mukmin teladan juga harus dilanjutkan dengan membebaskan diri dari segala bentuk syirik, termasuk syirik politik, ekonomi, budaya, dan syirik hawa nafsu.

Setelah berakidah tauhid, iman perlu dibuktikan dan ditumbuhkembangkan dengan amal saleh dilandasi ilmu yang memadai. Trilogi iman-ilmu-amal merupakan satu kesatuan yang tak dapat dipisahkan.

Menurut Alquran, mukmin teladan adalah hamba-hamba Tuhan yang Maha Penyayang. Mereka itu rendah hati, bertutur kata yang baik ketika bertemu dengan orang jahil,  bersujud dan tahajud pada malam hari, berdoa agar dijauhkan dari siksa Jahanam, tidak kikir dan tidak boros, tidak menyembah selain Allah, tidak membunuh jiwa kecuali dengan alasan yang benar, dan sebagainya (QS al-Furqan: 63-77).

Profil mukmin ideal dilukiskan Nabi SAW dengan empat perumpamaan. Pertama, mukmin itu bagaikan lebah; yang dimakan itu pasti baik, jika hinggap pada tanaman berbunga tak merusak atau mematahkan ranting dan dahannya. Kedua, mukmin itu ibarat dua tangan, yang satu mencuci tangan lainnya (saat berwudhu).

Ketiga, mukmin itu ibarat sebuah bangunan yang saling menguatkokohkan. Keempat, mukmin itu bagaikan satu tubuh apabila salah satu anggotanya sakit, yang lainnya turut merasakannya.

Karenanya, mukmin teladan harus bisa bersatu padu, kompak, penuh persaudaraan dan kebersamaan, serta berbagi tugas dan fungsi dalam menyelesaikan masalah seperti lebah.

Mukmin teladan dituntut memiliki etos kerja yang ikhlas, cerdas, keras, tuntas, berkualitas, dan memberi rasa puas bagi orang lain dengan disiplin dan produktivitas tinggi.

Dengan demikian, menjadi mukmin teladan tidak bisa instan. Iman yang kita miliki tidak cukup hanya sebatas iman taqlidi, tetapi harus ditindaklanjuti menjadi iman tahqiqi, yaitu iman yang disinergikan dengan ilmu dan amal saleh dan istiqamah. 


rol
 
posted by @Adimin

Prestasi Menteri yang ditutup tutupi . . .



Ada statistik menarik . . .

Tergambar bagaimana Import turun dari 53% lalu menjadi hanya 13%nan tahun lalu... menuju swasembada daging sapi

Sayang sekali swasembada ini gak pernah diungkap... prestasi menteri dalam mengurangi Import ditutup tutupi...

posted by @Adimin

Perbuatan ‘Sepele’ Pemuda Muslim di Kanada


Akhlak pemuda Muslim yang tinggal di Kanada ini dinilai patut dicontoh sehingga membuat kagum masyarakat Barat di Kanada dan akhirnya diliput khusus harian elit Inggris, The Guardian.

Pemuda Mesir di Kanada yang berusia 27 tahun dan tidak disebutkan namanya ini mencopot sepatu dan kaus kakinya serta menghadiahkannya kepada seorang pemuda bule miskin yang ditemuinya di dalam bus dalam keadaan tidak bersepatu.

Selepas memberikan sepatunya, sang pemuda Muslim berkata, “Jangan khawatir terhadap diri saya (tidak bersepatu), karena rumah saya dekat dengan halte bus,” demikian diungkapkan saksi mata.

Harian The Guardian juga mengutip perkataan sopir bus, “Hati saya terharu bercampur heran melihat pemandangan aneh yang tidak disangka terjadi di depan mata saya ini.”

The Guardian memberitakan secara khusus perbuatan baik pemuda Muslim tersebut setelah foto sang pemuda dengan kaki telanjang turun dari bus dan pulang ke rumahnya disebarkan penumpang bus yang lain di internet.

Fenomena kepedulian terhadap orang lain tampaknya jarang terjadi dalam masyarakat Barat yang terbiasa hedonis dan individualis.
 
Perbuatan sederhana tersebut mendapatkan perhatian khusus, terutama karena datang dari pemeluk Muslim yang selama ini diindentikkan ekslusif dan radikal


posted by @Adimin

WALIKOTA PADANG DILANTIK 13 MEI 2014


PADANG - Pelan­tikan walikota dan wakil wali­kota Padang terpilih Mahyeldi-Emzalmi akan dilaksanakan pada 13 Mei mendatang. Pelantikan yang diadakan di DPRD Kota Padang tersebut diatur sedemikian rupa, sehingga walikota pilihan masya­rakat ini bisa menjadi sejarah tersendiri di Kota Padang.

Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Daerah Kota Padang, Nasir Achmad setelah Rapat Badan Musyawarah (Bamus) di DPRD Kota Padang, Selasa (29/4). Ia mengatakan, persiapan di Pemerintahan Kota Padang pada pelantikan walikota dan wakil walikota terpilih Mahyeldi-Emzalmi sudah disersiapkan sedemikian rupa.

Panitia pelaksana pelantikan dibentuk besok (hari ini, red) di Pemko Padang dengan agenda sebaran undangan sudah selesai 4-5 Mei.

“Pelantikan kali ini merupakan pelantikan yang bersejarah, karena mulai dari Pilkada hingga pemenangan dua kali putaran menjadi kebanggaan tersendiri oleh masyarakat Kota Padang.

Untuk itu, pelantikan ini untuk masyarakat Kota Padang dan tidak keluar dari ketentuan yang ada di Permendagri,” jelas Nasir Achmad.

Ia menambahkan, rencananya dalam pelantikan nanti di luar ruangan DPRD Kota Padang akan di pasang monitor, sehingga masyarakat yang datang menyaksikan bisa melihat langsung pelantikan tersebut. Jalan yang ada di depan DPRD Kota Padang tersebut akan dikosongkan dan dibuat pesta rakyat.

“Rencananya undangan sudah kita sebarkan paling lambat 4-5 Mei. Jalan di depan DPRD Kota Padang kita kosongkan, dibuat pesta rakyat dan dipasang monitor sehingga masyarakat bisa menyaksikan langsung prosesi pelantikan,” papar Nasir Achmad.

Sementara itu Ketua DPRD Kota Padang, Zulherman saat dihubungi, mengatakan Walikota Padang akan dilantik 13 Mei sesuai hasil bamus di DPRD Padang, Selasa (29/4).

“Rencananya dilantik 12 Mei, namun setelah dikordinasikan dengan Gubernur Sumbar, ternyata pada 12 Mei itu juga dilakukan pelantikan wakil bupati Tanah Datar sehingga pelantikan walikota Padang dijadwalkan setelahnya yakni 13 Mei,” ujarnya.

Dikatakannya, mengacu peraturan Mentri No. 35 tahun 2013 dikatakan pelantikan bupati atau walikota serta wakil mereka diselenggarakan oleh DPRD dan dilaksanakan di gedung DPRD.

Tapi, jika tidak bisa dilakukan di gedung DPRD maka harus dicari tempat lain seperti, gedung pertemuan, gedung olahraga, hotel atau gedung pemerintah lainnya. “Jadi merujuk pada peraturan Mendagri ini, kabar tentang pelantikan yang dilaksanakan di lapangan terbuka tersebut tidaklah benar adanya. Pelantikan akan dilaksanakan di tempat ini (gedung DPRD),” jelasnya. [haluanpadang]


posted by @Adimin

Suara Caleg PKS Ini Kalahkan Menteri dan Ketua Harian Parpol


Hasil pleno di KPUD Cianjur dan Kota Bogor resmi dikeluarkan. Dari sejumlah nama yang bakal melenggang ke Senayan dari daerah pemilihan Jawa Barat III itu diantaranya adalah politisi incumbent PKS Ecky Awal Mucharam.

Ecky mengutip beritasatu.com dipastikan melaju kembali ke kursi DPR RI setelah mendapat suara sebanyak 52 ribu yang diperolehnya dari Dapil Kabupaten Cianjur dan Kota Bogor.

Bahkan yang mengejutkan raihan suara politisi muda PKS ini mengungguli perolehan suara Menteri Koperasi dan UKM yang juga ketua harian partai Demokrat Syarif Hassan yang hanya berhasil meraih 31 ribu lebih suara.

Perolehan suara Syarif juga kalah dari caleg Caleg Partai Golkar Deding Ishak yang memperoleh 33 ribu lebih suara. Diantara nama Caleg yang lolos selain Ecky ialah Eka Sastra (Golkar), Rieke Dyah.P (PDIP), Ahmad Reza Patria (Gerindra), Erik Satria (Hanura), Joko Purwanto (PPP) dan Neng Eem Marhamah Zulfah Hiz (PKB).

Sebelumnya pria kelahiran Cianjur, Jawa Barat tanggal 19 April 1969 silam ini merupakan Anggota DPR RI Komisi XI yang juga menjabat Wakil Sekretaris Fraksi PKS. Selain itu Ecky juga terdaftar sebagai anggota Bamus dan Banggar.[feb/pks-kotabekasi]


posted by @Adimin

Fahri Hamzah: Capres Tak Boleh Salah Fakta Tentang Indonesia


Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Fahri Hamzah mengatakan calon presiden Indonesia tidak boleh salah fakta tentang Indonesia. Hal ini dikatakan Fahri berkaitan dengan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo yang dinilainya telah nyasar dengan mencari Sapi ke Nusa Tenggara Timur bukan ke Nusa Tenggara Barat yang dikenal dengan "Bumi Sejuta Sapi".

"Soal Jokowi dan Sapi itu sama dengan orang mau makan nasi kapau eh malah pergi ke aceh. Ada sih nasi kapau di aceh sebab di sana ada orang padang, tapi nasi kapau ya di padang," tulis Fahri pada akun Twitternya @Fahrihamzah, Rabu (30/4).

Menurut Fahri kalau mau bisnis garmen ya ke Jawa barat bukan ke Jawa Tengah. Kalau mau bisnis kopi ya di Lampung sebab pusat kopi bukan di Jakarta meski banyak Cafe. Jokowi kan pengusaha kayu. Pasti dia tahu itu pusatnya di Kalimantan, jangan ke Bali karena hutannnya tidak ada.

"Calon Presiden Republik Indonesia, negeri yang luasnya bagai benua gak boleh baca peta daerah. Gak boleh salah baca fakta tentang Indonesia," lanjutnya.

Fahri menjelaskan bahwa dirinya memahami soal keadaan industri peternakan di timur karena merupakan kampung halamannya.

"Selain sapi, khususnya di Sumbawa ada kerbau. Ternak yang semakin langka. Orang kota mungkin gak tau beda kerbau sama sapi. Saya bahkan paham perilaku dan beda tekstur dagingnya. Nah Sumbawa adalah pulau yang populasi kerbaunya masih terhitung padat di dunia," katanya.

Diakui Fahri masalah Kerbau ini memang agak unik karena mereka tergantung kepada sistem LAR, sebuah konsep Lokal. LAR adalah semacam kubang, tapi juga komunitas karena pagi-pagi mereka mencari makan.
Kerbau lebih tergantung kepada air daripada Sapi. Kerbau lebih lamban dari Sapi dan Kerbau dagingnya lebih banyak.

"Tapi sapi lebih produktif sebagai bisnis, reproduksinya cepat. Kerbau lamban makanya lebih mahal," ungkap Fahri.

Menurut pria yang masih menjabat sebagai anggota DPR RI Komisi III ini, rakyat memang lebih suka pelihara Sapi karena alasan produktifitas tapi Sapi lebih sensitif terhadap penyakit.

"Sejak zaman Pak Anton Apriantono, NTB mendeklarasikan BSS (Bumi sejuta Sapi). Ini adalah bagian dari program pemerintahan SBY untuk swasembada daging," paparnya.

Kemudian program swasembada itu diteruskan oleh Menteri Pertanian Suswono sampai sekarang.

"Kita tidak perlu membela, lebih baik melihat statistik pemerintah bagaimana program swasembada ini," pungkasnya.[dm/pksnongsa.org]


posted by @Adimin

Terkait Koalisi PKS, Tifatul: Prabowo yang terbaik, paling kecil mudaratnya

Written By Anonymous on 30 April, 2014 | April 30, 2014


Jakarta - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memperkirakan, munculnya poros ke-4 atau kekuatan ke-4 dirasa akan sullit.

"Sekarang ini, kan pilihan Jokowi, Ical, Prabowo. Sulit memunculkan kekuatan ke-4," demikian kata Anggota Majelis Syuro PKS dan mantan presiden partai, Tifatul Sembiring di hotel Bidakara, Rabu pagi (30/4).

Hal itu disampaikan Tifatul menanggapi respons PKS menyusul adanya wacana poros baru, yang mungkin digagas oleh Partai Demokrat. Tifatul menambahkan, saat ini partainya sedang mempertimbangkan soal koalisi. Dan Tifatul menilai koalisi dengan Partai Gerindra merupakan pilihan yang ideal.

"Ideal. Calon semuanya baik. Gerindra yang terbaik, paling kecil mudaratnya," kata dia.

Awal Mei Majelis Syuro partai itu akan memutuskan koalisi dengan parpol yang akan dipilih. Dengan Gerindra, PKS berharap masuk dalam sebuah koalisi besar.

"Proposalnya (Gerindra) bagus," lanjutnya.

Aburizal atau Ical merupakan calon presiden yang dimajukan Partai Golkar, sementara PDIP mengusung Joko Widodo atau Jokowi dan Prabowo diusung oleh Partai Gerindra. [beritasatu]



posted by @Adimin

PKS Gerindra Koalisi, Tifatul Jadi Cawapres?


Jakarta - Anggota Majelis Syuro PKS Tifatul Sembiring menyebutkan namanya sendiri ketika ditanya tentang cawapres yang diajukan PKS untuk Prabowo. 

"Mungkin dia bercanda. Pak Tifatul tahu mekanismenya," kata Ketua Fraksi PKS di DPR Hidayat Nur Wahid saat dihubungi, Rabu (30/4/2014).

Disaat suasana menjelang Pilpres semakin panas, bahkan beberapa partai ada yang terpecah dalam konflik pemilihan Capres/Cawapres di internalnya, PKS masih menjadi partai yang solid. Para elit PKS sepakat menyampaikan ke publik bahwa mekanisme Majelis Syuro yang akan memutuskan siapa yang akan diusung PKS. Itupun masih melihat peta koalisi yang sedang dijajaki. Tidak terlihat ambisi ataupun konflik, bahkan mereka masih bisa terlihat bercanda satu sama lain.

Pagi tadi, saat ditanya tentang cawapres yang tepat untuk Prabowo, Tifatul menyebut namanya sendiri.

"Bisa si TS, ha ha," seloroh anggota Majelis Syuro PKS Tifatul Sembiring kepada wartawan di Hotel Bidakara, Jakarta, Rabu (30/1/2014). TS mengacu pada singkatan namanya. (rms)



posted by @Adimin

PKS: Belum Ada Komunikasi Soal Poros SBY


Jakarta - Poros SBY direncanakan ingin menggabungkan kembali partai-partai yang tergabung dalam Sekretariat Gabungan 2009-2014. Namun PKS, sebagai salah satu anggota Setgab, belum menerima ajakan dari Partai Demokrat yang diketuai Susilo Bambang Yudhoyono itu.

"Perkembangan terakhir hingga Ahad (27/4) kemarin di Majelis Syuro, Pak Tifatul Sembiring sebagai perwakilan PKS di Setgab menyatakan belum ada komunikasi," kata Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera saat dihubungi, Selasa (29/4/2014).

Mardani belum bisa memastikan entah apa ada komunikasi selepas Ahad hingga hari ini dari Partai Demokrat ke PKS. Yang jelas, PKS memandang seharusnya partai-partai empat besar Pileg 2014 yang seharusnya memulai komunikasi, bukan partai-partai di bawah empat besar yang memulai komunikasi koalisi.

"Bagaimanapun, hak setiap partai ingin membentuk koalisi dengan yang lama (Setgab 2009-2014) atau yang lain. Tapi PKS terbuka dengan semua proposal. Kita kan harus menghargai apa pilihan rakyat. Urutan satu sampai empat mestinya yang lebih proaktif mengajak kita," tutur Mardani.

Partai Demokrat, setidaknya berdasarkan hitung cepat yang banyak beredar, menempati urutan empat perolehan Pileg 2014, di bawah PDIP, Golkar, dan Gerindra.

Terlepas dari semua itu, PKS tak ingin mengulangi pengalaman pahit di koalisi Setgab pimpinan Partai Demokrat. PKS sempat mendapat penilaian 'mbalelo' saat mengusulkan penolakan kenaikan harga BBM. Harapan PKS, jika memang koalisi Poros SBY itu terbentuk, usulan dari partai anggota harus ikut dipertimbangkan, alias bukan hanya sekedar menjadi 'tukang stempel' pengesahan kebijakan partai pemimpin koalisi.

"Tiba-tiba naik BBM, padahal kita sudah mengajukan proposal usulan," kenang Mardani mengingat pengalaman partainya di Setgab. (rms/detik)



posted by @Adimin

Sederhana Itu Indah, Subhanallah...


Karena hujan yang tak kunjung berhenti, akhirnya saya memutuskan menerobos hujan karena hari sudah malam. Sampai di Tegalega, perut sudah tidak bisa diajak kompromi lagi, akhirnya saya memutuskan mampir di warung nasi tenda di pinggir jalan. Lagi asik menikmati pecel lele, masuklah seorang bapak, dengan istri dan 2 anaknya. Yang menarik adalah kendaraan mereka adalah gerobak dorong.

Lalu bapak ini memesan 2 piring nasi dan ayam goreng. Pertamanya sih gak ada yang menarik, tetapi ketika saya selesai makan, ada yang menarik hati saya. Ternyata, yang menikmati makanan itu hanya istri dan anaknya. Sedangkan sang bapak hanya melihat istri dan anaknya menikmati makanan itu. Sesekali, saya melihat anaknya tertawa senang dan sangat menikmati ayam goreng yang dipesan oleh bapaknya.

Saya perhatikan, wajah sang bapak, walau tampak kelelahan terlihat senyum bahagia di wajahnya. Lalu saya mendengar dia berkata pelan.." makan yang kenyang ya nak, kan hari ini tanggal kelahiranmu.."

Saya terharu mendengarnya.."

seorang bapak dengan segala keterbatasannya, sebagai (mungkin) pemulung. Memberi ayam goreng warung tenda di pinggir jalan untuk hadiah anaknya. Hampir menangis rasanya saya di warung itu. Segera sebelum air mata ini tumpah, saya berdiri dan membayar maknan saya dan juga dengan pelan saya bilang ke penjaga warung," mas, tagihan bapak itu saya yang bayar dan tolong tambahin nasi dan ayam goreng serta tahu tempe". Lalu lekas-lekas saya pergi.

Kisah ini kutulis untuk bahan perenungan. Bahwa Allah sudah memberikan yang terbaik untuk kita saat ini. Kita sering dan biasa makan di Sushi-Tei, Kentucky, Mc Donald, Hoka Hoka Bento, Pizza Hut dan sebagainya. Padahal bagi orang di sekitar kita, pecel lele pinggir jalan adalah makanan mewah.

Sungguh tak pantas bagi kita untuk mengeluh dan merasa kurang. Rasa Syukur akan mengantarkan rasa bahagia. Sederhana itu Indah...!!!

Subhaanallah...

_____
Cerita penuh hikmah ini didapatkan dari sebuah grup Blackberry Messenger


[pksnongsa]


posted by @Adimin

PKS Raih 8 Kursi di DPRD Lampung

BANDAR LAMPUNG - Ditengah situasi yang dinamis bahkan sering disebut sebagai pemilu paling keras dibanding sebelumnya, pemilu 2014 ini PKS Lampung justru mengalami peningkatan-peningkatan, baik disisi jumlah suara maupun jumlah kursi.

Berdasarkan pleno KPU, dibandingkan pemilu 2009 lalu, jumlah suara PKS Lampung di tingkat DPRD Provinsi tahun 2014 ini meningkat 22,6 persen atau sebesar 88.431 suara dari sebelumnya 302.835 suara menjadi 391.266 suara. 


Peningkatan tersebut, PKS juga bertambah kursi dari sebelumnya 7 (tujuh) di tahun 2009 menjadi 8 (delapan) kursi di tingkat DPRD Provinsi Lampung. Sementara untuk tingkat DPRD Kota/Kabupaten se Lampung, PKS juga mengalami peningkatan suara. Dari sebelumnya 260.895 di tahun 2009 menjadi 306.776 pada tahun 2014, atau terjadi kenaikan sebesar 14,95 persen.

Dengan peningkatan tersebut diprediksi PKS Lampung akan mengalami peningkatan jumlah kursi di tingkat DPRD Kota/Kabupaten se Lampung, dari sebelumnya 47 kursi menjadi 49 kursi. Penambahan kursi ini, diluar upaya penambahan 3 kursi dari 3 Kota/kabupaten di Mahkamah Konstitusi.

Begitupula di tingkat DPR RI, secara keseluruhan meskipun jumlah kursi tetap, PKS mengalami peningkatan suara sebesar 14,06 persen dari sebelumnya 303.326 suara pada tahun 2009 menjadi 352.971 suara.

Menurut Ketua PKS Lampung, Gufron Azis Fuadi, kenaikan-kenaikan tersebut patut kita syukuri. “Atas rahmat Allah SWT, prestasi-prestasi ini membuktikan bahwa kesolidan dan kerja keras seluruh elemen dalam pemenangan pemilu membuahkan hasil yang signifikan dan membuktikan pula bahwa masyarakat Lampung masih percaya dengan PKS” kata Gufron.

Gufron juga menyampaikan terimakasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh kader, caleg, dan simpatisan yang telah bekerja keras memenangkan PKS. 


“Mudah-mudahan kerja keras dan segala yang telah di keluarkan baik tenaga, waktu bahkan biaya di balas Allah dengan kebaikan-kebaikan yang berlipat ganda”  ujar Gufron.

Sementara itu, menanggapi kenaikan suara PKS di tingkat DPRD Kota/Kabupaten, Provinsi dan DPR RI  Analis Kebijakan Publik, FISIP Unila, Dedi Hermawan yang di hubungi melalui telefon seluler menyampaikan bahwa kenaikan suara PKS khususnya di Provinsi Lampung menunjukkan bahwa ditengah badai yang satu tahun belakangan menghantam partai tersebut, soliditas kader, caleg dan struktur terlihat solid dan efektif bekerja dalam pemenangan pemilu. 


“Dugaan saya, pemilu tahun ini adalah puncak soliditas kader-kader PKS dibanding pemilu-pemilu sebelumnya” kata Dedi.

Disamping sisi soliditas kader, caleg dan struktur PKS, kepemimpinan Anis Matta sebagai Presiden PKS juga tampak efektif mensolidkan dan menggerakkan seluruh resource (sumber daya) yang di miliki oleh PKS. 


“Menurut saya, ini entry point, bahwa disamping sebagai pemimpin, Anis Matta juga mampu mensolidkan dan kemudian memotivasi seluruh kader dan  resource yang dimiliki PKS untuk bergerak memenangkan partai tersebut” ungkap Dedi.

Satu hal lagi yang tak kalah penting menurut Akademisi FISIP Unila tersebut bahwa kepemimpinan PKS di daerah juga menjadi variabel yang tidak bisa di kesampingkan. 


“Karena bagaimanapun juga pemimpin PKS di daerah langsung bersentuhan dengan kader-kader dan simpatisan partai. Sehingga kemudian pemimpin PKS di daerah, Lampung misalnya, dinilai berhasil memompa semangat kader untuk bergerak memenangkan PKS, dan mampu membedakan persoalan pribadi dengan persoalan institusi." Pungkas Dedi. 

[Humas PKS Lampung]


posted by @Adimin

Pesan

More on this category »

Popular Post

 
Support : Creating Web | PKS Padang | Mas Temp
Copyright © 2011. PKS KOTA PADANG - All Rights Reserved
Template Created by PKS Padang Published by Mas Temp
Proudly powered by Blogger