pic

Powered by Blogger.

Humas PKS Ikuti Worshop Jurnalistik Pada Rapat Koordinasi

Humas PKS se-Sumatera Barat melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) yang berlangsung pada tanggal 4 - 6 November 2022 di Padang, Senin (5/11) ...

Search This Blog

Latest Post

Taujih Ketua Kaderisasi PKS: "Perolehan Suara Kita Adalah Rahmat Allah"

Written By Anonymous on 16 May, 2014 | May 16, 2014


Ketua Bidang Kaderisasi DPP PKS Musyafa Ahmad Rahim, Lc., MA. mengingatkan semua kader untuk bersyukur menyikapi perolehan suara PKS dalam pemilu kali ini. Setiap perkataannya adalah pancaran keimanan, sehingga apabila suatu proyek besar telah selesai dilaksanakan, ia tidak mengatakan inilah hasil kerja saya, namun mengatakan keberhasilan ini adalah atas Rahmat Allah Swt.

Dalam acara Tausiah bersama kader Demak,Semarang dan Kendal di Balaikota Semarang Kamis (15/5) Ustad Musyafa menyampaikan, bahwa seorang kader harus memiliki prinsip bahwa hasil kerja dakwah bukanlah semata-mata karena kerja kerasnya, namun, hasil kerja dakwah merupakan Rahmat dari Allah swt. Sehingga tidak boleh masing-masing individu membanggakan dirinya karena kerja kerasnya. "Seorang kader dakwah tentu tidak akan mengatakan ini kerja saya, saya telah mendapat suara sekian dan lain sebagainya, sesunguhnya kontribusi kerja kader dalam pemenangan pemilu adalah sedikit, namun yang besar adalah Rahmat Allah" Ungkap Ustad Musyafa dalam taujihnya.

Ustad Musyafa mengajak mencontoh dari beberapa kisah para Nabi tentang sikap mereka setelah menyelesaikan proyek besar. "Nabi Zulqornain setelah menyelesaikan proyek besar pembangunan tembok yang tinggi dan kokoh untuk melindungi kaum dari ngangguan Ya-juj dan Ma-juj, Apa yang di katakan oleh Zulqornain?, Zulqornain mengatakan, ini adalah berkat rahmat Allah, bukan mengatakan ini kerja saya, padahal Zulqornainlah yang memiliki kontribusi besar dalam pembangunan itu, namun Zulqornain tidak membanggakan dirinya" Jelas Musyafa.

Ustad Musyafa juga mencontohkan bagaimana sikap Nabi Sulaiman setelah singgasana Bilqis berpindah dengan sangat cepat hanya dalam kedipan mata. "Saat singgasana itu tiba-tiba ada di samping Nabi Sulaiman, Beliau mengatakan,Ini termasuk karunia Tuhanku untuk mencoba aku, apakah aku bersyukur atau mengingkari (akan nikmatnya). Dan barang siapa yang bersyukur maka sesungguhnya dia bersyukur untuk (kebaikan ) dirinya sendiri dan barang siapa yang ingkar, maka sesungguhnya Tuhanku Maha Kaya lagi Maha Mulia, itulah yang di katakan Nabi Sulaiman dan di abadikan dalam surat An Naml ayat 38-40" Ungkap Musyafa.

Kerja kader adalah penting saat berikhtiar agar di berikan kemenangan, namun Allahlah penentu apakah ikhtiar yang dilakukan membuahkan hasil, Ustad Musyafa menekankan bahwa intervensi Allah dalam mengubah hati para pemilih mengubah pilihan hatinya untuk memilih PKS sangat besar, sehingga kita harus mensyukuri suara PKS dengan mengatakan semua hasil ini adalah karena Rahmat Allah bukan semata-mata hasil kerja kita. [pkssemarang]



posted by @Adimin

Gerindra: Komunikasi dengan PKS Selangkah Lebih Maju

Written By Anonymous on 15 May, 2014 | May 15, 2014


Ketua Umum DPP Partai Gerakan Indonesia Raya Suhardi mengatakan komunikasi dengan PKS sudah selangkah lebih maju. Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera secara bulat menyatakan dukungannya kepada bakal calon presiden dari Partai Gerindra Prabowo Subianto.

"Majelis Syuro PKS juga sudah aklamasi dukung Prabowo. Tunggu saja," ujarnya di Kantor DPP Partai Amanat Nasional, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Rabu (14/5/2014).

Suhardi mengatakan, komunikasi politik yang tengah dibangun oleh PKS tak hanya membicarakan koalisi, melainkan membahas strategi pemenangan Prabowo dalam Pemilu Presiden 9 Juli mendatang.

Pada hari Jumat (16/5/2014) besok, kata dia, Gerindra akan mengundang mitra koalisinya, termasuk PKS.

Secara terpisah, Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera membenarkan bahwa Majelis Syuro PKS mendukung Prabowo sebagai capres. Meski demikian, kata dia, PKS mengajukan agar pembahasan mengenai cawapres dibahas bersama mitra koalisi.

"Sementara kami masih terus pemantapan dengan Gerindra. Untuk cawapres kami tetap mengusulkan dibahas bersama," katanya.

Partai Keadilan Sejahtera masih berharap dapat mengusung bakal calon wakil presiden untuk mendampingi bakal calon presiden dari Partai Gerindra Prabowo Subianto. Harapan itu akan dipertegas dengan kontrak politik saat kedua partai secara resmi berkoalisi dalam menghadapi Pemilu Presiden 2014.[kompas/pksnongsa]



posted by @Adimin

Fahri Hamzah Peraih Suara Terbanyak untuk PKS


Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menetapkan perolehan suara seluruh parpol peserta Pemilu 2014 pada 9 Mei 2014 lalu. Dari perolehan suara tersebut, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) berhasil memperoleh 8.480.204 (6,79%). Untuk itu, PKS berhasil mengantarkan 40 orang caleg untuk duduk di DPR RI Periode 2014 - 2019.

Dari 40 orang calon anggota DPR dari PKS tersebut, Fahri Hamzah yang terpilih dari Daerah Pemilihan (Dapi) Nusa Tenggara Barat (NTB) merupakan peraih suara terbanyak dengan 125.083 suara. Disusul Hidayat Nur Wahid di posisi kedua dengan 119.267 suara dan Yudi Kotouky dari Dapil Papua di posisi ketiga dengan 102.371 suara.

Berikut 40 caleg DPR RI dari PKS yang duduk sebagai anggota DPR periode 2014-2019 beserta perolehan suaranya:

1. Nasir Djamil (62.400 suara)
2. Tifatul Sembiring (74.510 suara)
3. Iskan Qolba Lubis (40.763 suara)
4. Ansory Siregar (33.291 suara)
5. Refrizal (25.568 suara)
6. Hermanto (25.756 suara)
7. Chairul Anwar (51.700 suara)
8. Mustafa Kamal (35.857 suara)
9. Mohd Iqbal Romzi (38.652 suara)
10. Almuzammil Yusuf (43.974 suara)
11. Abdul Hakim (72.238 suara)
12. Ahmad Zainuddin (50.474 suara)
13. Hidayat Nur Wahid (119.267 suara)
14. Adang Daradjatun (27.164 suara)
15. Ledia Hanifa Amaliah (30.179 suara)
16. Ma'mur Hasanudin (31.854 suara)
17. Ecky Awal Mucharam (52.823 suara)
18. Yudi Widiana Adia (30.119 suara)
19. TB Soemanjaja (17.196 suara)
20. Mahfudz Abdurrahman (61.832 suara)
21. Sa'dudin (50.935 suara)
22. Mahfudz Siddiq (47.338 suara)
23. Nur Hasan Zaidi (36.517 suara)
24. Surahman Hidayat (68.380 suara)
25. Mohamad Sohibul Iman (42.553 suara)
26. H.M. Gamari (20.785 suara)
27. Hamid Noor Yasin (47.257 suara)
28. H. Abdul Kharis Almasyahri (34.320 suara)
29. Abdul Fikir (34.173 suara)
30. Sukamta (49.771 suara)
31. Sigit Sosiantomo (34.930 suara)
32. Rofi' Munawar (46.669 suara)
33. Zulkieflimansyah (38.966 suara)
34. Jazuli Juwaini (81.291 suara)
35. Fahri Hamzah (125.083 suara)
36. Habib Aboe Bakar Alhabsyi (66.206 suara)
37. Hadi Mulyadi (53.143 suara)
38. Tamsil Linrung (63.577 suara)
39. Andi Akmal Pasluddin (33.896 suara)
40. Muhammad Yudi Kotouky (102.371 suara)

[dtk/pksnongsa]



posted by @Adimin

Survey SMRC: Prabowo-Hatta 28%, Prabowo-Aher 32%


Calon Presiden dari Partai Gerindra membantah bila deklarasi koalisi Gerindra-PAN sekaligus mengusung Prabowo-Hatta Rajasa sebagai capres dan cawapres pada Pilpres 9 Juli 2014 mendatang. Sebab, pihaknya masih ingin mendapat koalisi lebih kuat. Walau demikian, dirinya tak menampik bila akan deklarasi seluruh koalisi pada pekan depan.

"Ini belum deklarasi. Karena masih ada proses. Kita masih merajut koalisi lebih kuat. Seperti PPP undang saya hari Jumat untuk menyerahkan hasil Rapimnas-nya. Dengan partai lain juga kita komunikasi," ujar Prabowo di Kantor DPP PAN, Jakarta, Rabu (14/5).

"Deklarasi (koalisi seluruh partai) minggu depan. Koalisi akan lebih kuat,"imbuhnya.

Sementara itu survei yang dilakukan SMRC (Syaiful Mujani Research Center) terhadap siapa pasangan calon wakil presiden yang tepat mendampingi Prabowo Subianto adalah sebagai berikut:

- Prabowo-Hatta 28,5 persen jika melawan Jokowi-JK

- Prabowo-Hatta 30,7 persen jika melawan Jokowi-Ryamizard Ryacudu

- Prabowo-Aher 32,8 persen jika melawan Jokowi-Mahfud MD

- Prabowo-Aher 32,4 persen jika melawan Jokowi-JK

- Prabowo-Aher 35,2 persen jika melawan Jokowi-Ryamizard Ryacudu

Dari hasil survei tersebut tampaknya Prabowo harus mempertimbangkan untuk mengusung cawapres dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yakni Ahmad Heryawan (Aher) yang juga menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat dengan berbagai penilaian.

Aher didukung oleh rakyat dari provinsi dengan jumlah penduduk terbanyak di Indonesia. Disamping itu Aher juga telah berpengalaman memimpin Jabar selama dua periode dengan ratusan prestasi yang pernah diraihnya. Belum lagi dukungan dari mesin politik PKS.

Sebelumnya Wakil Sekjen PKS Mahfudz Siddiq juga telah mengingatkan Prabowo agar memutuskan siapa cawapresnya secara tepat dan cermat.

"Meski parpol koalisi menyatakan keputusan cawapres di tangan Prabowo sebagai capres, namun keputusan itu harus dilakukan dengan tepat dan cermat. Pasalnya jika salah dalam memilih cawapres, Prabowo bisa terancam kalah, bahkan pahitnya bisa kehilangan tiket capres," ujar Mahfudz Siddik, Selasa (13/5).

PKS mengapresiasi Prabowo yang pernah menyatakan bahwa soal cawapres akan dibicarakan bersama seluruh parpol koalisi. Dengan cara itu maka koalisi pendukung Prabowo bisa ikut menimbang dari berbagai aspek dan secara objektif menyeleksi sosok cawapres.

"Jika cara itu tidak ditempuh dan Prabowo ajukan capres yang taken for granted (suka nggak suka harus diterima), saya khawatir koalisi ini akan menabur masalah di awal," ungkap Mahfudz. [am/pkspadang/abuhuz/pksnongsa]


posted by @Adimin

Dahsyatnya 'Akhwat PKS Effect'


Semarang - Sekertaris Bidang Perempuan DPW PKS Jawa Tengah Dyah Woro Haswini mengatakan, bahwa keberhasilan PKS mempertahankan suara di pemilu 2014 kali ini adalah karena Akhwat Effect. Para Ibu telah berjuang habis-habisan di pemilu 2014 kali ini. Akhwat-akhwat PKS yang memiliki multi talenta warna tersediri di pemilu 2014.

Saat pemilu, Ibu-ibu PKS memiliki peran ganda, selain memiliki peran terhadap suami dan anaknya, mereka pun juga masih harus berjuang ikut terjun di masyarakat. "Para Ibu-ibu PKS mempunyai pengaruh yang dasyat kepada keluarga (suami dan anak) beserta lingkungan, Ibu Effect telah memberikan warna tersendiri bagi bertahannya suara PKS di pemilu 2014" ungkap Woro.

Woro memberikan bukti, bahwa para akhwat PKS berani turun ke lapangan tanpa takut-takut meskipun PKS sedang di terpa badai dan di pojokkan oleh berbagai media. "Kegiatan dan aksi ibu-ibu PKS tidak terpengaruh badai yang telah melanda PKS, kalaupun mereka harus tertatih-tatih mengembalikan kepercayaan masyarakat untuk tetap bersama PKS" kata Woro.

Woro menambahkan kekuatan doa menjadi salah satu kekuatan penting dalam mengarungi pertarungan di medan dakwah, Doa para ibu-ibu PKS terijabahi karena mereka tak pernah lelah berdoa.

Pada saat pemilu 2014, program ibu-ibu PKS yang di gawangi oleh bidang perempuan terus berjalan tanpa terpengaruh badai yang melanda PKS. Ibu-ibu PKS ini memiliki prinsip, setiap kebaikan pasti suatu saat akan menuainya, semua perilaku dan kebaikan akan kembali pada pelakunya.
Dalam pemilu 2014, Caleg Perempuan memiliki kontribusi yang sangat baik. Di Kota Semarang, total suara caleg perempuan mencapai 22% dari total suara PKS Kota Semarang. [am/pkssemarang]



posted by @Adimin

Metamorfosa Dakwah | Oleh: Jumardi


Oleh: Jumardi
Alumni Fakultas Ushuluddin UIN Suska Riau

Kita mulai dengan renungan
Mengapa Metamorfosa?

Seorang syeikh dakwah yang terkenal tajam bashirohnya pernah mengatakan bahwa perubahan adalah sesuatu yang niscaya, "Bahkan ketika seluruh orang di dunia telah berkumpul hatinya sebaik Rasululah SAW sekalipun, perubahan kearah capaian-capaian yang lebih baik tetap perlu dilakukan", kata beliau. Sebab perubahan itu adalah spirit utama kehidupan. Sesuatu yang tidak berubah, seperti mengalami stagnasi kehidupan ataupun ruhnya telah mati suri. Rasulullah SAW mengatakan bahwa mereka yang hari ini tidak lebih baik dari hari kemarinnya, maka ia termasuk kalangan pecundang.

Dalam gerak langkah dakwah, ada banyak rintangan yang menghambat kemajuan. Yang dimaksud sebagai penghalang disini adalah cara pandang kita tentang dakwah. Begini, sebagai aktivis, para murabbi kita dulu telah mengajarkan bahwa dalam dakwah -dan Islam secara keseluruhan- ada hal-hal yang bersifat tsawabit dan ada yang tergolong mutaghayyirat. Hal-hal tsawabit ini adalah ketentuan yang baku, rigid, tidak boleh dipertentangkan. Tidak ada ruang diskusi di sana. Ada pula hal-hal yang mengandung prinsip murunnah, keleluasaan. Ia bisa berubah sesuai tuntutan zaman, tuntutan keadaan.

Kuunu Rabbaniyyin

Ketika kesadaran berdakwah dan berjama'ah sudah kembali menancap kokoh dihati kita, bergelora dan meluap-luap, sekaranglah saatnya berbenah diri. Menyiapkan sebanyak-banyaknya untuk mengarungi medan dakwah yang semakin hari terbentang semakin luas, menanam bibit kebaikan di setiap tanah kosong yang kita temui.

Imam Thabari menjelaskan berbagai pendapat ulama tentang pengertian rabbani, kemudian beliau menyimpulkan; pertama, Rabbani adalah mustawa atau level yang paling tinggi dari sekedar faqih (memahami agama) dan ‘alim (penguasaan ilmu dari kitab Allah{ali-Imran:79}). Kedua, Rabbani adalah sebuah kejeniusan tersendiri yang mampu menggabungkan antara al-fiqh dan al-'ilm dengan beberapa aspek vital lainnya, yaitu; (1) Al bashiroh bissiyasah, punya sense of politics yang tinggi. Melek Politik, (2) Al bashiroh bittadbir, wawasan manajerial yang memadai, (3) Al Qiyamah bi syu'un arra'iyyah wa ma yushlihuhum fi dunyahum wa dinihim. Pro-rakyat, yakni selalu melaksanakan dan menjalankan segala urusan rakyat dan segala hal yang membawa kemaslahatan mereka, baik dalam kehidupan dunia mereka apalagi kehidupan beragama.

'Alim merupakan syarat bagi seorang rabbani, mengingat kedudukan ilmu sangat penting dalam Islam. Al-‘Allamah DR.Yusuf Al- Qardhawy secara bijak mengklasifikasikan ilmu-ilmu yang kita perlukan dalam tuntutan zaman yang semakin berat ini. Yaitu; Ilmu Syariah, Ilmu Bahasa, Ilmu Sejarah, Ilmu Sosial, Sains dan Teknologi, dan Ilmu yang terkait realitas.

Syarat kedua setelah 'alim adalah Faqih (pengetahuan yang mendalam tentang agama). Kegiatan tafaqquh meliputi paling tidak sepuluh ruang lingkup; (1) Fiqh ahkam, (2) Fiqh dakwah, (3) fiqh amal jama'i, (4) fiqh muwazzanah (pertimbangan), (5) fiqh aulawiyat(Prioritas), (6) fiqh sunnah, (7) fiqh Taghyir (Perubahan), (8) Fiqh Tarikh (Sejarah), (9) Fiqh Waqi'(Kemampuan memahami realita), dan (10) Fiqh Ikhtilaf (perbedaan).

Setelah capaian itu tercapai semuanya, pada saat itulah perubahan (metamorfosa) itu akan nampak jelas. Hal ini dilakukan dengan; merekayasa metamorfosa itu, bercita-cita untuk itu, Tamaddun (peradaban), mengumpulkan aset, punya ide cemerlang, human resurces, we need 'duit' it, Eksekusi: mengalih ide ke amal nyata, kapitalisasi aset: menggagas peristiwa, merangkai cerita, dan amal sehat, kemudian diakhiri dengan do'a yang sempurna.

Belajar dari kisah para Nabi. Ada tiga setting dakwah yang bisa diambil dari kisah Ashabul Kahfi, nabi Musa, dan nabi Sulaiman. Dimana masa ashabul kahfi sebagai personifikasi dakwah, nabi Musa sebagai pribadi untuk umat, dan nabi Sulaiman sebagai dakwah super power.

Itulah metamorfosa dakwah dimana ashbul kahfi yang mempunyai keimanan yang kuat tapi lemah dan tak berdaya sehingga mereka harus pergi, menghindar dari kezaliman untuk menyelamatkan keimanan mereka. Kemudian datanglah nabi Musa as. dengan bekal keimanan dan keberanian yang kuat, tapi itu juga ternyata tidak bisa membuat Fir'aun takluk di tangannya karena tidak adanya kekuasaan yang mengokohkan kedudukannya. Akhirnya dengan keimanan, keberanian, dan kekuasaan nabi Sulaimanlah negeri-negeri dapat ditaklukan bertanda berjayanya Agama Allah pada masa itu.

Ketiga kisah yang termaktub dalam Alquran tersebut mengajarkan tentang Islam secara keseluruhan, integral. Dimana untuk mencapai kejayaan Islam ada tahap-tahap seperti itu. Dimulai dengan perenungan terhadap apa yang harus dilakukan. Kemudian menyiapkan diri priabadi muslim yang rabbani, yang berilmu dan memahami agamanya secara mendalam. Setelah itu, mengumpulkan kekuatan dengan menggabungkan pribadi rabbani itu kedalam wadah, ide, pemikiran, dan visi misi yang sama. Kemudian sama-sama berbuat dan beramal untuk mencapai kejayaan Islam yang diinginkan bersama tadi. Wallahu a'lam. [pkspiyungan]



posted by @Adimin

Suswono, Ketika Seorang Mentri Memanjat Pohon Duku Untuk Bupati

Written By Anonymous on 14 May, 2014 | May 14, 2014


LABUHA - Ada yang menarik dari kunjungan Menteri Pertanian (Mentan) Republik Indonesia (RI) Suswono, ke perkebunan buah Duku di Desa Amasing Kali, Kecamatan Bacan, Kabupaten Halmahera Selatan, belum lama ini.

Menteri asal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu membuat kaget masyarakat setempat dengan aksi nekadnya memanjat pohon duku.

Tidak tanggung-tanggung, sang menteri memetik buah duku lalu menyerahkan kepada Bupati Muhammad Kasuba dan para muspida yang berada di bawah pohon. Berselang beberapa menit kemudian Menteri Suswono, turun dari atas pohon kemudian menyambangi pemilik tanaman duku La Idu, dan para kelompok tani.

Dalam kesempatan itu Menteri Suswono, menyampaikan rasa terimaksih kepada masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Halsel, yang memberikan kesempatan dirinya melihat langsung dari dekat pohon Duku Bacan. Ia, mengaku Duku Bacan memiliki cita rasa dan kualiatas berbeda dengan buah Duku lain di Indonesia. “Saya sudah makan Duku Bacan, dan rasanya sangat beda dengan buah Duku di daerah lain di Indonesia. Karena itu saya tertarik untuk melihat langsung dari dekat tanaman duku Bacan,” ungkap Suswono, di hadapan ratusan warga Desa Amasing Kali, Kecamatan Bacan, Selasa (6/5).

Menurut Suswono, perbedaan Duku Bacan dengan Duku Palembang Sumatera Selatan, letaknya pada kualitas. Duku Bacan memiliki kulit cukup tebal sehingga bisa bertahan lebih lama, dibandingkan duku Palembang.

Begitu juga cita rasa jauh lebih manis ketimbang duku pada umumnya di Indonesia. Sementara itu Kepala Desa (Kades) Amasing Kali, Lamakmur Ode Ramida, memberikan apresiasi kepada Menteri Pertanian yang berkesempatan hadir melihat langsung buah Duku Bacan.

“Ini momen paling bersejarah bagi masyarakat Amasing Kali, karena selama desa itu berdiri belum pernah ada menteri yang datang. Namun, dengan potensi buah Duku yang dimiliki Desa Amasing kali akhirnya dikenal. Ia berharap dijadikannya Duku Bacan sebagai icon daerah dapat mendongkrak pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat,” harapnya.

Di akhir pertemuan Menteri Pertanian Suswono, memberikan bantuan uang tunai dalam bentuk tabanas kepada para kelompok tani Duku Bacan, senilai Rp 3,5 miliar. Disamping itu Menteri, juga berjanji akan memberikan bantuan dalam bentuk yang lain setelah kembali ke Jakarta. [abuhuz/pkspadangpanjang/kabartimur]


posted by @Adimin

"Bersiaplah Kader PKS Untuk 'Pertempuran' Selanjutnya" | By @imammaulana99


Hasil pemilu legislatif sudah d umumkan dan seperti kata pak presiden PKS apapun hasilnya harus kita syukuri.
 
apapun hasilnya 'prestasi' yg sudah kt capai ini harus menjadi tangga yg harus kita lewati agar lebih baik lagi
 
Kita tdk mengukur prestasi ini dgn apa yg telah ada..kmudian membndingknnya dgn prestasi parpol lain apalagi hanya sekedar persenan angka.
 
Pasaca pemilu legislatif kmarin energi kita banyak keluar..seluruh potensi kader dan struktur d mobilisasi untuk agenda pemenangan pemilu.
 
Dan pasca pileg kader mulai mencoba kembali mengumpulkan energi yg terkuras tersebut..;liqo2 ml berjalan, ada yg rihlah, ad yg makan bareng
 
Refreshing sudah kita lakukan..energi sudah terbarukan dan saatnya kita kembali ke medan pertempuran kita...jangan terlena..
 
Di depan kita ada 8,4 juta orng yg harus kita penuhi hak dakwah dan hak konstituen nya..mereka menunggu bimbingan agar bisa bersama sama..
 
merasakan manis iman dan islam bersama kita..mereka menanti program2 yg bisa memperbaiki dan mensejahterakan kehidupan mereka
 
wahai #pejuang @PKSejahtera..cukuplah rehat kita..panggilan mulia siap memanggilmu kembali..
 
Terbaru dan sebentar lagi ada pilpres..inilah pertempuran terdekat kita yg boleh jadi akan menjadi pertaruhan kembali eksistensi kita.
 
Ada kekhawatiran terhadap kelangsungan masa depan bangsa kita, kelangsungan generasi anak cucu penerus kita
 
anak TK d sodomi, anak SD membunuh kawannya, anak SMP berbuat mesum, anak SMA tawuran semuanya ada d negeri kita..
 
Ancaman terhadap umat islam jelas nampak d depan mata..dan ini bisa kita cegah dengan memilihkan nahkoda yang baik bagi bangsa ini..
 
Kalaupun belum ada yg baik kita pilih maka ; ' irtikabu akhaffi dhararain' berupaya melakukan suatu hal yg tingkat bahayanya lebih rendah
 
dan untuk masalah ini kita tsiqoh dan taat pada qiyadah dan apapun hasl dari majelis syuro..
 
Inilah pertempuran baru yang akan memanggil kita..Mulai sekarang jangan sibukkan kita dgn masalah2 sepele..kita harus tingkatkan ...
 
kemampuan kosentrasi kt.Tdk perlu sibuk mengcounter isu sbgaimana ust Hasan al Banna dl membiarkan tulisan ust sayyid qutbh yg kontroversial
 
Apalagi kita tidak memiliki media...menjadi issue maker bis menjadi pilihan walaupun memiliki keduanya adalah lebih baik.
 
Wahai #pejuang @PKSejahtera..mulai sekarang harus kita hapus kecenderungan pada kemalasan, kesenangan, istirahat dan kesantaian..
 
Jangan ada lagi kader yg tidak mempunyai binaan..ingat kita ini partai kader apalagi kader inti..miris juga ada sbuah DPD yg dlm setahun..
 
tidak bisa merekrut kader inti baru tapi yang keluar malah lebih banyak..yuk jadi murobbi lagi..inilah kerjaan kita stiap hari sblm yg lain
 
wahai #pejuang @PKSejahtera negeri mu telah memanggilmu..bila ada seribu pembangun satu yg meruntuhkan...cukuplah sudah..
 
Bagaimana jika satu pembangun dan seribu yang meruntuhka..inilah ironi negeri mu..bangkitlah..antum ar ruhul jadid fii jasadil ummah.
 
Wahai #pejuang @PKSejahtera inilah yang mendorong kita utk terjun dengan dakwah ini. dakwah yg tenang namun lebih bergemuruh dari..
 
tiupan topan yang menderu..Dakwah yang rendah hati namun lebih perkasa dari keangkuhan gunung yang menjulang...
 
Dakwah yang terbatas namun jangkauannya lebih luas dari belahan bumi seluruhnya..
 
Wahai #pejuang @PKSejahtera teruslah kobarkan semangat Indonesia jangan pernah lelah..karena bila jiwa itu besar..
 
maka raga akan lelah mengikuti kehendaknya..
 
sekian. semoga bermanfaat -akhukum- al faqir ilalloh.


_____
http://chirpstory.com/li/205723


[pksnogsa]


posted by @Adimin

40 Aleg DPR PKS, Mampukah Menjadi Legenda?


Oleh: Nandang Burhanudin

Terlepas dari akurat tidaknya hitungan KPU atau realcount internal DPP PKS, namun prediksi Caleg yang lolos menjadi ALEG di Pusat sudah tersebar luas. Anggota Dewan yang hampir didominasi wajah lama. Tentu sudah berpengalaman dan kenyang dengan asam garam.

Jika Imam Hasan Al-Banna, di tengah kesulitan perjuangan mampu merekonstruksi sebuah jamaah yang kini tersebar ke 80 negara dunia, mencetak sel-sel Mujahidin untuk membebaskan Palestina, hingga akhirnya Al-Banna syahid berlumur darah oleh tangan-tangan antek Yahudi di Mesir. Pertanyaannya, apakah 40 anggota DPR RI dari PKS yang berjuang di tengah ruangan ber-AC dengan gaji, tunjangan, dan pensiun yang "Wah" bisa dan mampu menjadi legenda?

Sikap Asy-Syahid Imam Al-Banna sangat terang benderang, "Kebodohan masyarakat tentang hakikat Islam akan menjadi batu sandungan jalan perjuangan kalian. Bukan hanya itu, kalian akan menemukan orang-orang yang patuh beragama dari kalangan ulama resmi, mereka menganggap aneh pemahaman Islam kalian. Mereka tidak mempercayai kesungguhan kalian dalam memperjuangkan dakwah. Kepala-kepala pemerintahan, para penguasa, dan sultan akan iri dengki pada kalian. Semua pemerintahan akan bersatu padu menghadang kalian secara bersamaan. Mereka tak akan pernah diam menghambat laju gerak kalian dan akan selalu menebar ranjau-ranjau di jalan dakwah kalian."

Maaf para asatidz. Menjadi anggota DPR RI atau jabatan lainnya, telah dipahami bersama sebagai amanah bukan tasyrif (pemuliaan). Itulah yang kami dengar dari taujih-taujih yang sering disampaikan. Oleh karena itu, ingatlah setiap amanah itu ada kaitannya dengan masuliyah (tanggungjawab) dan taklif (beban kerja) yang tidak lagi main-main. 8 juta 200 ribu pemilih yang dipastikan lebih banyak yang tidak mengenal. Tidak pernah bertemu. Bahkan tidak pernah menerima sepeser pun bantuan antum. Kini mereka menanti, jerih payah dan kinerja nyata. Para pemilih sudah paham, jika ditanya bacaan Al-Qur'an, Shalat Malam, ODOJ, semua 40 Aleg PKS unggul dan diunggulkan. Namun keshalihan itu tidaklah cukup, jika tidak sampai bisa memberi solusi dan advokasi pada masalah; kemiskinan, ketidakpercayaan diri, kebodohan, tidak terjaminnya kesehatan, dan lain-lain.

Pemilih yang 8 juta 200 ribu, bersama kader-kader militan PKS, tak mau lagi mendengar kasus situs porno, suap, atau kasus korupsi. Konspirasi itu sudah hal lumrah. Mari mengingat kembali pesan Imam Al-Banna di atas. Lawan-lawan antum memang sudah siap menebar ranjau-ranjau dan jebakan maut. Tapi itu sangat cocok dan sesuai dengan level antum semua. Itupun jika antum ingin melegenda. Dikenang sejarah sebagai orang-orang yang mampu mengantarkan Indonesia menjadi sepenggal Firdaus. Bukan orang-orang yang ikut-ikutan menebar modus dan terjerat operasi fulus. Siapkah? Wallahu A'lam.

Kairo, 14/05/14

[pkssumut.org]



posted by @Adimin

Wasekjen PKS: Jika Salah Pilih Cawapres, Prabowo Bisa Kalah



Jakarta - Capres Gerindra Prabowo Subianto menegaskan rencananya duet bareng Hatta Rajasa ke Pilpres 2014. PKS bersuara agak miring lantaran Prabowo tak mengajak bicara dulu soal rencana duet itu.

‎"Meski parpol koalisi menyatakan keputusan cawapres di tangan Prabowo sebagai capres, namun keputusan itu harus dilakukan dengan tepat dan cermat. Pasalnya jika salah dalam memilih cawapres, Prabowo bisa terancam kalah, bahkan pahitnya bisa kehilangan tiket capres," kata Wasekjen PKS Mahfudz Siddik kepada detikcom, Selasa (13/5/2014).

PKS mengapresiasi Prabowo yang pernah menyatakan bahwa soal cawapres akan dibicarakan bersama seluruh parpol koalisi. Dengan cara itu maka koalisi pendukung Prabowo bisa ikut menimbang dari berbagai aspek dan secara objektif menyeleksi sosok cawapres.

"Jika cara itu tidak ditempuh dan Prabowo ajukan capres yang taken for granted (suka nggak suka harus diterima), saya khawatir koalisi ini akan menabur masalah di awal," ungkap Mahfudz.

Untuk memastikan soliditas dan kekuatan bertarung di Pilpres, sangat mungkin Prabowo bersama parpol koalisi menginventarisir dan menseleksi calon-calon cawapres baik dari tokoh parpol koalisi maupun selainnya. PKS sejauh ini terus berkomunikasi dengan Gerindra dan akan menyempurnakan kesekapakan prinsip hingga teknis.

"Mudah-mudahan saja semua berjalan lancar. PKS juga lakukan komunikasi informal dengan PPP dan Hanura untuk bertukar pandangan soal koalisi," kata Mahfudz.

Apakah PKS menolak duet Prabowo-Hatta? "Kan saya nggak nyebut nama hahaha....," pungkas Mahfudz sembari tertawa. [detik/pkspiyungan]



posted by @Adimin

Mardani Ali Sera: Terkait Koalisi, Ini Harapan PKS

 
Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menginginkan pembahasan mengenai siapa calon wakil presiden (cawapres) yang bakal mendampingi Prabowo Subianto dari Partai Gerindra dibahas secara bersama-sama dan terbuka. Karena PKS menginginkan tidak boleh ada dusta sejak awal.

"Penentuan cawapres atau menteri, dibahas bersama dan jangan tertutup. Karena koalisi ini tak boleh ada dusta sejak awal. Sejak awal kami ingin semua mitra koalisi mengajukan nama. Tapi kita bahas bersama-sama. Kalau tak demikian, itu bukan koalisi fundamental," ujar Ketua DPP PKS Bidang Humas Mardani Ali Sera di Jakarta, Selasa (13/5).

Mardani mengatakan, PKS juga menyambut positif dukungan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) terhadap pencalonan Prabowo Subianto sebagai presiden. Juru Bicara PKS ini mengaku pihaknya sumringah dengan keputusan PPP itu.

"Karena ini memperkuat platform koalisi yang ada. Peluang merebut kemenangan jadi besar," katanya.

Mardani menjelaskan bahwa PKS tetap memiliki harapan Prabowo akan menggandeng tokoh PKS sebagai bakal cawapres yang dipasangkan dengan Prabowo. Tiga nama yang disodorkan adalah Hidayat Nurwahid, Anis Matta, dan Ahmad Heryawan. [beritasatu/pkspadang]


posted by @Adimin

Pesan

More on this category »

Popular Post

 
Support : Creating Web | PKS Padang | Mas Temp
Copyright © 2011. PKS KOTA PADANG - All Rights Reserved
Template Created by PKS Padang Published by Mas Temp
Proudly powered by Blogger