Powered by Blogger.
Humas PKS Ikuti Worshop Jurnalistik Pada Rapat Koordinasi
Humas PKS se-Sumatera Barat melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) yang berlangsung pada tanggal 4 - 6 November 2022 di Padang, Senin (5/11) ...
Search This Blog
Latest Post
May 27, 2014
posted by @Adimin
PKS Terus Konsolidasikan Langkah Menangkan Prabowo-Hatta
Written By Anonymous on 27 May, 2014 | May 27, 2014
Sebagai anggota koalisi, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) terus mengonsolidasikan langkah-langkah memenangkan capres-cawapres Prabowo Subianto-Hatta Rajasa. Selama dua hari sejak Senin (26-27/5) PKS gelar Election Update. Seluruh pengurus teras DPP PKS dan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) seluruh Indonesia hadir untuk mendapatkan arahan pemenangan. Demikian Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PKS Taufik Ridho dalam keterangannya di lokasi acara di Hotel Kartika Chandra di kawasan Semanggi, Jakarta, Senin (26/5).
Taufik Ridho menyatakan mesin politik PKS sudah siap sejak Musyawarah Majelis Syuro memutuskan mendukung Prabowo Subianto sebagai capres. "Diantara yang kami siapkan tentu strategi pemenangan per wilayah, timses yang terintegrasi dengan partai-partai koalisi dan penyiapan saksi," ujar Taufik seperti dilangsir dari pks.or.id.
PKS, ujar Taufik, selalu komit dalam berkoalisi untuk pemenangan, hal itu dibuktikan dari pilpres-pilpres sebelumnya. "Kami ikut memenangkan Gus Dur tahun 2009 lewat poros tengah dan SBY di tahin 2004 dan 2009," papar Taufik lagi.
Dalam Pemilu legislatif tahun 2014, PKS meraih suara mencapai 8,4 juta lebih. Taufik meyakini, suara ini akan bulat menyumbang Prabowo-Hatta dalam Pemilihan Presiden 9 Juli mendatang. "Pemilih PKS insyaAllah loyal pada keputusan musyawarah yang didasari petimbangan keumatan," pungkas Taufik.[dm/pksnongsa/am/pkspadang]
posted by @Adimin
Label:
SEPUTAR PKS,
TOPIK PILIHAN
May 27, 2014
Twit@ anismatta
Alhamdulillah, para capres-cawapres sudah resmi terdaftar.. Saatnya memasuki kompetisi yang riil dan sehat..
Sebelumnya sy sdh membahas ttg Islam & Politik di Indonesia.. Kajian yg selalu menarik..
Umat Islam yg jumlahnya banyak adalah fakta sosiologis yg bertransformasi menjadi agregasi aspirasi politik..
Umat Islam sosiologis itu butuh representasi dlm pengelolaan hidup bersama dlm kerangka nation-state ini..
Karena itu umat Islam selalu hadir dlm milestone penting kehidupan berbangsa dan bernegara..
Wajar pula jika umat Islam terlibat dlm pemerintahan dari waktu ke waktu..
Ini penting untuk membangun keseimbangan politik yg sehat..
Demokrasi meniscayakan perwakilan kelompok-kelompok aspirasi politik dan sosial.. Kelompok sosiologis pasti mewarnai percaturan politik..
Di AS yg disebut sbg cth demokrasi, kt bs lht pngaruh warna WASP (white,anglo-saxon,protestant) dlm politik.. Bgtu jg di Malaysia, misalnya..
Orde Baru merusak tatanan keseimbangan alami itu melalui rekayasa politik..
Rekayasa politik: fusi partai, azas tunggal dan marginalisasi kelompok2 Islam yg dianggap tak sejalan..
Setelah Reformasi, gerbang kebebasan terbuka, keseimbangan itu mulai terbentuk kembali dgn sejumlah perubahan..
Umat Islam mengalami transformasi.. Expresi keislamannya tidak semata politik, tetapi identitas..
Politik aliran (abangan, priyayi, santri) tidak lagi punya akar sosial..
Yang tetap adlh fakta sosiologis bahwa umat Islam, juga umat beragama dan kelompok sosial lainnya, memerlukan representasi politik..
Representasi politik ini dibutuhkan sebagai bentuk partisipasi dan agregasi aspirasi..
Krn itu partai Islam, misalnya, dan ormas Islam, akan terus hadir dan mewarnai politik Indonesia, sesuai dgn perkembangan zamannya..
Krn itu pula, kelompok Islam juga akan selalu berpartisipasi dan mewarnai pemerintahan dr waktu ke waktu.. Itu proses yg alamiah..
Jika sekarang kita lihat ada partai Islam di kedua kelompok pendukung capres, itu juga hal yg wajar dan alamiah..
Masing2 punya gagasan utk berpartisipasi dlm kehidupan berbangsa-bernegara..
Masing2 punya gagasan utk melanjutkan partisipasi & aspirasi umat Islam mewarnai pemerintahan ke depan..
Tinggal mari kita kompetisikan gagasan itu secara tajam dr segi pemikiran tp damai dlm penyampaian.. Fastabiqul khairat..
Selain berlomba2 dlm kebaikan, di manapun kita, kita harus saling mengingatkan akan kebaikan dan kesabaran..
Krn itu sy optimis kontribusi partai Islam, dan umat Islam scr umum, dlm pilpres ini akan ttp memberi warna yg positif bg Indonesia.. Amin..
Kobarkan semangat Indonesia!!
posted by @Adimin
"Representasi Politik Umat Islam" | Twitt by Anis Matta
Twit
Alhamdulillah, para capres-cawapres sudah resmi terdaftar.. Saatnya memasuki kompetisi yang riil dan sehat..
Sebelumnya sy sdh membahas ttg Islam & Politik di Indonesia.. Kajian yg selalu menarik..
Umat Islam yg jumlahnya banyak adalah fakta sosiologis yg bertransformasi menjadi agregasi aspirasi politik..
Umat Islam sosiologis itu butuh representasi dlm pengelolaan hidup bersama dlm kerangka nation-state ini..
Karena itu umat Islam selalu hadir dlm milestone penting kehidupan berbangsa dan bernegara..
Wajar pula jika umat Islam terlibat dlm pemerintahan dari waktu ke waktu..
Ini penting untuk membangun keseimbangan politik yg sehat..
Demokrasi meniscayakan perwakilan kelompok-kelompok aspirasi politik dan sosial.. Kelompok sosiologis pasti mewarnai percaturan politik..
Di AS yg disebut sbg cth demokrasi, kt bs lht pngaruh warna WASP (white,anglo-saxon,protestant) dlm politik.. Bgtu jg di Malaysia, misalnya..
Orde Baru merusak tatanan keseimbangan alami itu melalui rekayasa politik..
Rekayasa politik: fusi partai, azas tunggal dan marginalisasi kelompok2 Islam yg dianggap tak sejalan..
Setelah Reformasi, gerbang kebebasan terbuka, keseimbangan itu mulai terbentuk kembali dgn sejumlah perubahan..
Umat Islam mengalami transformasi.. Expresi keislamannya tidak semata politik, tetapi identitas..
Politik aliran (abangan, priyayi, santri) tidak lagi punya akar sosial..
Yang tetap adlh fakta sosiologis bahwa umat Islam, juga umat beragama dan kelompok sosial lainnya, memerlukan representasi politik..
Representasi politik ini dibutuhkan sebagai bentuk partisipasi dan agregasi aspirasi..
Krn itu partai Islam, misalnya, dan ormas Islam, akan terus hadir dan mewarnai politik Indonesia, sesuai dgn perkembangan zamannya..
Krn itu pula, kelompok Islam juga akan selalu berpartisipasi dan mewarnai pemerintahan dr waktu ke waktu.. Itu proses yg alamiah..
Jika sekarang kita lihat ada partai Islam di kedua kelompok pendukung capres, itu juga hal yg wajar dan alamiah..
Masing2 punya gagasan utk berpartisipasi dlm kehidupan berbangsa-bernegara..
Masing2 punya gagasan utk melanjutkan partisipasi & aspirasi umat Islam mewarnai pemerintahan ke depan..
Tinggal mari kita kompetisikan gagasan itu secara tajam dr segi pemikiran tp damai dlm penyampaian.. Fastabiqul khairat..
Selain berlomba2 dlm kebaikan, di manapun kita, kita harus saling mengingatkan akan kebaikan dan kesabaran..
Krn itu sy optimis kontribusi partai Islam, dan umat Islam scr umum, dlm pilpres ini akan ttp memberi warna yg positif bg Indonesia.. Amin..
Kobarkan semangat Indonesia!!
posted by @Adimin
Label:
SEPUTAR PKS,
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
May 26, 2014
Nandang Burhanuddin: Andai Saja "SEMUA ITU" PKS
Written By Anonymous on 26 May, 2014 | May 26, 2014
Andai saja Gubernur yang berada di pusaran korupsi BUS karatan itu kader PKS, dijamin TV-media menggiring PKS sebagai Partai Karatan Sekali.
Andai saja yang LUPA pada janji saat kampanye itu Gubernur PKS, dijamin tsunami politik terjadi. PKS dituduh Partai Kelewat Sumpah.
Andai saja Gubernur PKS yang mencalonkan diri menjadi Capres, dijamin semua akan menyuruh mundur. PKS dituduh Partai Kemaruk Sekali.
Andai saja yang korupsi Triliyunan itu kader PKS. Bisa jadi dihukum 160 tahun penjara. Baru diduga suap saja, PKS disebut Partai Korupsi Sapi.
Itulah. Nalar sudah tidak digunakan. Sepak terjang pezina, pendukung Dolly, tim kampanye mabok, partainya juara korupsi. Tapi tetap dipuja-dipuji. Dikritisi malah dikatain babi.
Wahai kader PKS, ingatlah sebuah nasihat; "Optimis dalam sinis, bagian dari kecerdasan. Bergerak dalam jebak, itu tanda kemenangan."
[https://id-id.facebook.com/pages/Nandang-BUrhanudin/371350799643668/am/pkspadang]
posted by @Adimin
Label:
SEPUTAR PKS,
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
May 26, 2014
posted by @Adimin
Pilihlah yang Terbaik | Oleh Mahfud MD
Masih banyak yang berpendapat bahwa politik itu kotor dan harus dijauhi. Padahal, politik itu keharusan yang tak bisa dihindari.
Tak ada orang yang bisa menghindari politik karena setiap orang pasti hidup di suatu negara, sedangkan negara adalah organisasi politik tertinggi. Orang yang ingin memengaruhi kebijakan negara haruslah merebut kekuasaan politik. Orang yang menyatakan tidak mau terlibat dalam politik dan membiarkan kekuasaan politik diambil orang, maka dia terikat pada kebijakan-kebijakan pemenang kontes politik, betapa pun tak sukanya dia pada kebijakan itu. Karena itu, dapat dikatakan bahwa politik itu adalah fitrah atau sesuatu yang tak bisa dihindari.
Di dalam Islam pun, politik mendapat tempat yang hukumnya bisa menjadi wajib. Hujjatul Islam Imam Al-Ghazali mengatakan bahwa memperjuangkan nilai kebaikan agama itu takkan efektif kalau tak punya kekuasaan politik. Memperjuangkan agama adalah saudara kembar dari memperjuangkan kekuasaan politik (al-din wa al-sulthan tawamaan).
Agak lengkapnya Al- Ghazali mengatakan: “Memperjuangkan kebaikan ajaran agama dan mempunyai kekuasaan politik adalah saudara kembar. Agama adalah dasar perjuangan, sedang kekuasaan politik adalah pengawal perjuangan. Perjuangan yang tak didasari (prinsip) agama akan runtuh, dan perjuangan agama yang tak dikawal akan sia-sia.” Dari pandangan Al-Ghazali itu bisa disimpulkan bahwa berpolitik itu wajib karena berpolitik merupakan prasyarat dari beragama dengan baik dan nyaman.
Karena paraktiknya politik itu banyak diwarnai oleh perilaku jahat, kotor, bohong, dan korup, timbullah kesan umum bahwa politik (pada situasi tertentu) adalah kotor dan harus dihindari. Jangankan kita, mujaddid Islam, Muhammad Abduh, pun pernah marah kepada politik dan politisi karena berdasarkan pengalaman dan pengamatannya waktu itu beliau melihat di dalam politik itu banyak yang melanggar akhlak, banyak korupsi, kebohongan, dan kecurangan-kecurangan.
Muhammad Abduh pernah mengungkapkan doa taawwudz yang biasanya hanya untuk menghujat setan, yaitu, “audzu billahi minassyaythaanirrajim” (Aku berlindung kepada Allah dari godaan setan yang terkutuk) dispesifikkan oleh Muhammad Abduh ke dalam kegiatan politik menjadi “audzu billahi minassiyaasati wassiyaasiyyien”, (Aku berlindungkepada Allahdari godaan politik dan politisi) Tetapi dengan mengacu pada filosofi Al-Ghazali menjadi jelas bahwa berpolitik itu bagian dari kewajiban syarsyari karena tugas-tugas syarsyari hanya bisa direalisasikan di dalam dan melalui kekuasaan politik (organisasi negara).
Dalam kaitan inilah ada kaidah ushul fiqh yang menyebutkan “Ma la yatimmul wajib illa bihi fahuwa wajib” (Jika ada satu kewajiban yang tidak bisa dilaksanakan kalau tidak ada sesuatu yang lain, maka sesuatu yang lain wajib juga diadakan/ dipenuhi). Dengan kata lain, “jika kewajiban mensyiarkan nilai kebaikan Islam tak bisa efektif kalau tidak berpolitik, maka berpolitik itu menjadi wajib pula hukumnya.” Inilah yang menjadi dasar, mengapa sejak awal turunnya Islam, muslimin itu sudah berpolitik, ikut dalam kegiatan bernegara, bahkan mendirikan negara.
Dalam konteks keindonesiaan sekarang ini kaum muslimin tidak boleh apatis terhadap pemilihan presiden dan calon presiden. Kita tidak boleh bersikap “tidak akan memilih” pasangan capres/cawapres yang mana pun hanya dengan alasan tidak ada pasangan yang ideal. Kita tetap harus memilih karena siapa pun yang terpilih akan menentukan arah kebijakan negara yang juga mengikat kita.
Dengan segala kekurangan dan kelebihan masing-masing pasangan capres/cawapres: Prabowo Subianto-Hatta Rajasa dan Joko Widodo-Jusuf Kalla, sudah disaring melalui proses konstitusional yang sah. Semuanya sama baiknya, atau, sama tak baiknya. Tak ada yang boleh mengatakan bahwa secara mutlak pasangan yang satu lebih baik dari pasangan yang lain. Semua tergantung penilaian kita masing-masing. Kata sekelompok orang pasangan Prabowo-Hatta lebih baik karena ini dan itu, sedangkan pasangan Jokowi-JK lebih jelek karena ini dan itu.
Tetapi kata sekelompok orang lainnya pasangan Jokowi-JK lebih baik karena bla-bla-bla, sedangkan pasangan Prabowo-Hatta lebih jelek karena bla-bla-bla. Jadi kedua pasangan ada kelebihan dan kekurangannya serta ada pendukung dan penolaknya masing-masing. Menghadapi alternatif seperti itu kita harus tetap memilih dengan kesadaran penuh bahwa takkan pernah ada alternatif yang ideal untuk dipilih. Bahkan, mungkin saja, semua alternatif yang tersedia semuanya sangat tidak ideal. Jika demikian halnya, maka ada kaidah akhaff al-dhararain, yaitu memilih yang paling sedikit jeleknya di antara alternatif-alternatif yang sama-sama jelek.
Dalam hal prinsip dan sistem pemerintahan, misalnya, tidak ada yang betul-betul baik dari antara sistem-sistem yang tersedia. Baik teokrasi, demokrasi, monarki, aristokrasi, oligarki, maupun tirani semuanya samasama tidak ideal dan mengandung segi-segi kelemahan.
Tetapi, sebagian terbesar negara-negara di dunia memilih prinsip dan sistem demokrasi, bukan karena sistem itu bagus melainkan karena ia mengandung kelemahan yang paling sedikit jika dibanding dengan sistem yang lain. Maka itu, pilihlah yang terbaik dari yang ada, meskipun tidak ideal.***
Moh. Mahfud MD
Ketua Tim Pemenangan Prabowo-Hatta
[http://koran-sindo.com/am/pkspadang]
posted by @Adimin
Label:
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
May 26, 2014
posted by @Adimin
Program Unggulan Mahyeldi - Emzalmi: Terhitung Sejak 13 Mei 2014 Santunan Kematian Sudah Bisa Diambil
Aiepacah - Santunan kematian yang merupakan salah satu dari 10 program Wali Kota dan Wakil Wali Kota Padang, Mahyeldi Ansharullah dan Emzalmi (MahEm), telah mulai direalisasikan. Terhitung per 13 Mei 2014, ahli waris yang meninggal dunia sudah bisa mengambil uang santunan kematian sebesar Rp 1 juta dari Pemko Padang.
Santunan kematian itu salah satu janji duet MahEm saat kampanye untuk membantu warga Padang yang tertimpa kemalangan. Dana santunan ini diambil dari pos bantuan sosial (bansos) di Bagian Kesra Setko Padang.
Dalam APBD 2014, dana ini ada sekitar Rp 2,3 miliar. "Untuk sementara, dana santunan kematian kita ambil dari pos bansos di Bagian Kesra. Bagi ahli waris warga Padang yang meninggal pada 13 Mei 2014, sudah bisa mengambil dana santunan kematian ini," kata Mahyeldi.
Untuk pencairannya, kata Kabag Kesra Al Amin, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi. Yakni, membawa surat keterangan kematian dari lurah setempat, membawa fotokopi KTP Padang almarhum, membawa fotokopi KK Padang, membawa fotokopi KTP ahli waris, serta membuat surat permohonan yang ditujukan kepada wali kota untuk penyelenggaraan jenazah.
"Untuk surat permohonan ini, masyarakat/ahli waris bisa melihat contohnya di Kantor Bagian Kesra di Balai Kota di Aiepacah," sebut Al Amin.
Setelah semua persyaratan dilengkapi oleh ahli waris, Bagian Kesra akan membuat telaah staf kepada wali kota. Bila telah disetujui, dana santunan ini bisa diambil ahli waris melalui Kantor Dinas Pendapatan Keuangan Aset (DPKA) Kota Padang di Balai Kota lama.
Namun, Al Amin menegaskan bahwa untuk proses pencairan dana santunan kematian itu harus dilakukan saudara kandung dari keluarga yang meninggal.
"Misalnya, jika yang meninggal adiknya, maka yang mengurus persyaratannya harus kakak atau orangtuanya dengan membawa syarat-syarat yang disebutkan di atas dan kemudian diserahkan ke Bagian Kesra Setko Padang," tegas Al Amin.
Jadi, jika ada anggota keluarga ber-KTP Padang yang telah meninggal dunia per 13 Mei 2014, sudah bisa mengambil uang santunan ini. "Silakan datangi Kantor Bagian Kesra di Balai Kota Aiepacah untuk mengurus persyaratan pencairannya," ujarnya. [padangekspres.co.id/am/pkspadang]
Label:
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
May 26, 2014
posted by @Adimin
Ridwan Kamil: Prabowo Lebih Tepat Memimpin Indonesia
BANDUNG - Wali Kota Bandung Ridwan Kamil menilai pasangan Prabowo-Hatta lebih tepat untuk kebutuhan Indonesia saat ini dibanding pasangan Jokowi-JK.
“Melihat kebutuhan dan situasi Indonesia saat ini, sosok Prabowo kapasitasnya lebih tepat,” ungkap Ridwan, di Jalan AH Nasution Kota Bandung, Minggu (25/5/2014), seperti yang diberitakan media online Fokus Jabar.
Dikatakan Ridwan, ini merupakan pilihan pribadi dan hasil analisa. Dia lebih memilih Prabowo karena ketegasannya. Sebab Indonesia butuh pemimpin yang tegas dan tidak didikte oleh siapa pun.
Ridwan juga menilai Hatta memiliki pengalaman dan jaringan yang luas. Terbukti selama lima tahun ekonomi Indonesia stabil. Jadi ketegasan dibantu dengan pengalaman ekonomi ini sangat cocok. [pkspiyungan/am/pkspadang]
Label:
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
May 26, 2014
Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno menyatakan kesediaannya menjadi tim sukses pasangan calon presiden dan calon wakil presiden Prabowo Subianto-Hatta Rajasa. "Saya siap jadi tim sukses," ujarnya di Padang, Sabtu, 24 Mei 2014.
Namun, Irwan yang juga anggota Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini mengaku, belum ada permintaan untuk mendukung pasangan itu dari partainya.
"Saya masih menunggu arahan dari partai," ujar Irwan seperti diberitakan tempo.co.
Pada kesempatan yang sama, mantan Presiden PKS Tifatul Sembiring mengaku partainya terstruktur dari pusat hingga daerah dalam memenangkan pasangan Prabowo-Hatta. Saat ini PKS sedang merancang tim pemenangan dan tim penggalangan.
posted by @Adimin
Gubernur Sumbar Siap Menangkan Prabowo-Hatta
Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno menyatakan kesediaannya menjadi tim sukses pasangan calon presiden dan calon wakil presiden Prabowo Subianto-Hatta Rajasa. "Saya siap jadi tim sukses," ujarnya di Padang, Sabtu, 24 Mei 2014.
Namun, Irwan yang juga anggota Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini mengaku, belum ada permintaan untuk mendukung pasangan itu dari partainya.
"Saya masih menunggu arahan dari partai," ujar Irwan seperti diberitakan tempo.co.
Pada kesempatan yang sama, mantan Presiden PKS Tifatul Sembiring mengaku partainya terstruktur dari pusat hingga daerah dalam memenangkan pasangan Prabowo-Hatta. Saat ini PKS sedang merancang tim pemenangan dan tim penggalangan.
"Kepala daerah bagian dari itu (tim pemenangan)," ujar Tifatul.
Sementara itu, Wakil Sekretaris DPD Partai Gerindra Sumatera Barat Hidayat mengusulkan Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno sebagai ketua tim sukses Prabowo-Hatta untuk Sumatera Barat. Menurut dia, Irwan merupakan tokoh di daerah tersebut.
Sementara itu, Wakil Sekretaris DPD Partai Gerindra Sumatera Barat Hidayat mengusulkan Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno sebagai ketua tim sukses Prabowo-Hatta untuk Sumatera Barat. Menurut dia, Irwan merupakan tokoh di daerah tersebut.
"Irwan bisa menjadi lokomotif untuk pemenangan di sini (Sumatera Barat)," ujarnya.[tempo.co/am/pkspadang]
posted by @Adimin
Label:
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
May 25, 2014
posted by @Adimin
PKS Ajak Media Sebagai Mitra Kritis Pembangun Negeri
Written By Anonymous on 25 May, 2014 | May 25, 2014
Surakarta (23/5) - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) meminta kepada semua elemen media di Indonesia untuk menjadi sebuah media kritis untuk membangun Indonesia yang lebih baik.
Hal itu disampaikan oleh Ketua Bidang Humas Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKS, Mardani Ali Sera saat melakukan kunjungan jurnalistik ke kantor Redaksi Solopos di Surakarta, Jawa Tengah, Jumat (23/5).
Lebih lanjut, Mardani mengungkapkan bahwa PKS dan media adalah dua elemen yang saling menguatkan dalam pembangunan di Indonesia.
"Kalau Solopos sudah memiliki televisi, PKS juga sudah memiliki televisi, yakni PKSTV dan pengelolaan media internal dan social media. Saya kira tentu PKS dan media bisa saling bersinergi satu sama lain menjadi mitra kritis," jelasnya.
Sementara itu, fokus di internal humas PKS saat ini adalah membangun konsep integral tentang kehumasan.
"Setelah membangun Blue print, saat ini kita terfokus dalam literasi informasi dan diseminasi. Semua harus produksi sendiri sehingga semua konten harus mandiri, kemudian yang kedua adalah tentang jalur komunikasi yang harus dirapikan," pungkas Mardani.
Seperti diketahui, para pegiat Humas mengunjungi redaksi solopos sebagai bagian dari press Visit dalam rangka Rapat Kerja Nasional (Rakornas) Humas se-Indonesia yang digelar selama tiga hari kedepan.
Rakornas Humas ini diikuti oleh para Ketua Bidang Humas DPW PKS se-Indonesia, komunitas relawan digital, komunitas foto, komunitas PKS TV dan para pegiat humas se-Indonesia. [pks.or.id/am/pkspadang]
posted by @Adimin
Label:
SEPUTAR PKS,
TOPIK PILIHAN
May 25, 2014
posted by @Adimin
Kader PKS Dapat Penugasan Khusus dari Prabowo
Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang menjadi bagian dari koalisi partai yang mengusung pasangan Prabowo-Hatta mendapat penugasan khusus dalam pemenangan pasangan ini.
Wakil Sekjen PKS, Mahfudz Siddiq, menyatakan Tim Pemenangan Prabowo-Hatta telah mempercayakan secara khusus kepada kader-kader PKS yang terkenal militan untuk proses 'pengamanan suara'.
"Secara khusus PKS bertanggungjawab terhadap pengamanan suara. Saksi PKS yang militan sangat dibutuhkan untuk pemenangan," ujar Mahfudz Siddiq via akun twitternya (23/5).
"Kader dan Simpatisan PKS akan ditugaskan menjadi saksi di TPS, PPS, PPK, KPU daerah-provinsi-pusat. Juga menghandle sistem rekap," terang Mahfudz.
Terkait dengan amanah itu, PKS akan siapkan 1 juta kader dan simpatisannya untuk pastikan proses pencoblosan, penghitungan dan rekapitulasi berjalan benar. [pkspiyungan/am/pkspadang]
posted by @Adimin
Label:
SEPUTAR PKS,
TOPIK PILIHAN
May 25, 2014
Pemuda Muhammadiyah Dukung Prabowo-Hatta
Samarinda - Pemuda Muhammadiyah memberikan dukungan kepada pasangan calom presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto-Hatta Rajasa. Prabowo-Hatta dinilai mampu membawa Indonesia menjadi lebih maju.
Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah Saleh Partaonan Daulay mengatakan, jaringan Pemuda Muhammadiyah dan elemen organisasi otonom Muhammadiyah lainnya telah meminta izin kepada forum untuk mendukung Prabowo-Hatta dalam pilpres mendatang.
Dukungan Pemuda Muhammadiyah ke Prabowo-Hatta disampaikan dalam Sidang Tanwir Muhammadiyah di Samarinda, Kalimantan Timur. Ia mengatakan dukungan kepada Pemuda Muhammadiyah kepada Prabowo-Hatta dinilai perlu ditegaskan agar tidak ada sikap abu-abu.
"Prabowo-Hatta dinilai pasangan yang ideal dan dipercaya bisa membawa Indonesia lebih maju dan bermartabat di tengah kompetisi global yang semakin kompetitif," katanya, Sabtu (24/5/2014).
Saleh melanjutkan, pasangan Capres yang diusung oleh Partai Gerindra, PAN, PPP, PKS, Golkar dan PBB itu juga memiliki pengalaman dan kepemimpinan yang sudah teruji. Prabowo sudah teruji menjadi pimpinan di TNI dan beberapa ormas. Aktivitasnya terlihat sangat pro rakyat.
"Sementara Hatta sudah teruji sebagai pengusaha, politisi dan birokrat. Keduanya bisa saling mengisi dalam memperjuangkan kepentingan rakyat. Selain itu keduanya juga mampu lebih cepat membawa perubahan dan percepatan pembangunan Indonesia," jelasnya. [ant/inilah/am/pkspadang]
posted by Adimin
Label:
TOPIK PILIHAN
May 25, 2014
posted by Adimin
Relawan PKS Foto, Komunitas Unik Penyampai Pesan Lewat Foto
SURAKARTA – Ada yang menarik dari kegiatan Rakornas Humas PKS ke-3. Kegiatan yang digelar di Hotel Sahid Jaya Solo Kota Surakarta ini dilaksanakan selama 3 hari, 23-25 Mei 2014.
Biasanya, rakornas hanya melibatkan Ketua-ketua Bidang Humas DPW PKS se-Indonesia. Namun kali ini rakornas juga diramaikan oleh para koordinator komunitas yang berada di bawah humas. Relawan Digital (REDI), Relawan PKS Foto (RPF) dan Relawan PKS TV, tiga komunitas penting yang menopang kerja humas tampak memadati ballroom hotel.
Presiden RPF, Wicaksana mengatakan bahwa tim yang dipimpinnya ingin menghadirkan berita dalam bentuk foto.
“Komunitas ini dibentuk untuk memenuhi kebutuhan kader, simpatisan dan masyarakat akan informasi berbagai kegiatan, ungkapnya dihadapan relawan foto.
“Maka, kita akan menghadirkan berita dalam bentuk foto,” tegas Wicak sapaan akrabnya.
Ketua Bidang Humas DPP PKS, Dr. Mardani Ali Sera memberikan apresiasi khusus kepada relawan foto karena memasuki usianya yang ketiga telah banyak melakukan kegiatan.
“Relawan PKS Foto memasuki di usianya yang ketiga telah melakukan banyak hal, mereka sering mengadakan berbagai pameran,” tukas Mardani.
Relawan PKS Foto genap berusia tiga tahun pada 25 Mei 2014. Rencananya tim ini akan merayakannya di Kota Jogjakarta dengan berbagai kegiatan. [am/pkssumsel/am/pkspadang]
posted by Adimin
Label:
SEPUTAR PKS,
TOPIK PILIHAN






