pic

Powered by Blogger.

Humas PKS Ikuti Worshop Jurnalistik Pada Rapat Koordinasi

Humas PKS se-Sumatera Barat melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) yang berlangsung pada tanggal 4 - 6 November 2022 di Padang, Senin (5/11) ...

Search This Blog

Latest Post

Prabowo: Kita Harus Menahan Diri Hingga Pengumuman Real Count‏

Written By Anonymous on 16 July, 2014 | July 16, 2014


Jakarta - Capres Prabowo Subianto bertekad akan terus menjaga keutuhan bangsa setelah Pilpres 9 Juli lalu. Pasalnya sesusai ajang pesta demokrasi lima tahunan tersebut kondisi politik Indonesia semakin memanas. "Saya berkomitmen menjaga keutuhan bangsa terutama dalam menunggu tanggal 22 Juli saat plenno KPU mengesahkan siapa pemenang dalam pemilihan presiden,"ungkapnya di Jakarta, Selasa, (15/7).

Ia pun berujar akan terus menahan diri untuk tidak terpancing mengikuti kehendak lawan yang selalu menyerangnya."Kami terus bertahan dan tidak melakukan serangan apapun walu berat. Kami harus menahan saat rumah Ketua PKS dibakar, saksi kami diintimidasi, surat suara dicuri. Kami bersabar," jelasnya.

Menurut Prabowo, pergantian pemimpin dalam sebuah negara merupakan hal yang lumrah dan biasa. Oleh karena itu dirinya berharap semua pihak mampu menahan diri dari tindakan yang tidak terpuji. "Pergantian pemimpin itu biasa. Kita buat indah. Jangan seperti negara lain yang penuh keresahan. Kita harap selalu ada kebaikan di setiap pergantian pemimpin," katanya. [GATRAnews]


posted by @Adimin

Sambut Kemenangan Pilpres, Prabowo-Hatta Ajak Pendukungnya Bersikap Optimis


Jakarta - Komisi Pemilihan Umum (KPU) masih melakukan proses rekapitulasi perolehan dua kandidat Capres-cawapres dalam Pilpres 9 Juli 2014 kemarin.

Namun kubu Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa juga melakukan rekapitulasi atau real count hasil Pilpres 2014 ini.

Berdasarkan Pusat Tabulasi Data Tim Saksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengumumkan bahwa Prabowo-Hatta unggul dari pasangan Jokowi – JK dengan persentasi 52,3 persen (Prabowo –Hatta) berbanding 47,7 persen (Jokowi- JK).

Hasil tersebut berdasarkan perhitungan secara manual yang dilakukan oleh para saksi berdasarkan formulir C1 di 270.000 TPS yang tersebar di 33 provinsi di 359 kabupaten/kota di Indonesia.

Menanggapi hal ini Wasekjen PKS, Fahri Hamzah membenarkan hasil penghitungan tersebut dan menunjukan hasil kemenangan pasangan Prabowo-Hatta.

"Alhamdulillah, Data Center Prabowo-Hatta telah memastikan kemenangan pasangan nomor satu,” ujar Fahri.

Fahri menyatakan, Prabowo-Hatta memang menang tipis dari pasangan Jokowi-JK. Kemenangan tipis ini, membuat seluruh tim harus waspada untuk mengawal dan memantau kotak suara diseluruh daerah, sampai final perhitungan nasional.

Selain itu, Fahri mengingatkan agar semua pihak dapat menahan diri dan tidak terprovokasi. Ia juga mengajak pendukung Prabowo-Hatta untuk memperbanyak doa.

Hal senada juga disampaikan oleh Ketua Tim Kampanye Nasional Prabowo-Hatta, Mahfud MD. Mahfud meminta kepada pendukung Prabowo-Hatta untuk bersabar hingga KPU mengumumkan hasil real count pada 22 Juli nanti.

"Marilah kita bersikap optimis serta terus mengawal proses penghitungan hingga nantinya diumumkan pada 22 Juli nanti. Insya Allah Prabowo-Hatta akan memimpin Indonesia untuk lima tahun kedepan," tandasnya.




posted by @Adimin

Real Count Patahkan Klaim Kemenangan Jokowi-JK di Arab Saudi

Written By Anonymous on 15 July, 2014 | July 15, 2014


Hasil real count yang dilaksanakan pada Senin 14 Juli 2014 kemarin telah mematahkan klaim sepihak kemenangan kubu Jokowi-JK di Arab Saudi
Pasca berlangsungnya pilpres di Arab Saudi. Telah jelas klaim sepihak tersebut tidak berdasar dan terbantahkan.

Hasil real count tersebut menyebutkan bahwa pasangan capres cawapres nomor urut 1 Prabowo-Hatta unggul dengan perolehan 9.810 atau sebesar 50,57 persen suara. Sementara pasangan nomor urut 2 Jokowi-JK sebesar 9.590 atau 49,43 persen suara.

Seperti diberitakan, kubu Jokowi-JK sebelumnya mengklaim kemenangan di Arab Saudi. 

Tim Sukses Jokowi-JK, Yuddy Chrisnandi pernah mengatakan mengatakan hasil exit poll Arab Saudi pasangan nomor urut 2, Jokowi-JK meraih sekitar 75 persen dan pasangan nomor urut satu Prabowo Subianto-Hatta Rajasa mendapatkan 20 persen suara.[dm]

Aji Teguh Prihatno
Tim Humas Pemenangan Prabowo-Hatta Arab Saudi


posted by @Adimin

Partai Pengusung Prabowo-Hatta Tandatangani Koalisi Permanen

Written By Anonymous on 14 July, 2014 | July 14, 2014


Partai-partai pendukung capres-cawapres Prabowo Subianto-Hatta Rajasa berkumpul di Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat, Senin (14/7). Mereka akan mematenkan Koalisi Merah Putih untuk lima tahun ke depan.

Tampak hadir ketua umum-ketua umum partai. Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie, Ketua Umum Gerindra Suhardi, Ketua Umum PAN Hatta Rajasa, Ketua Umum PPP Suryadharma Ali, Ketua Umum PBB MS Kaban dan Presiden PKS Anis Matta. Mereka mengapit Ketua Dewan Pembina Gerindra Prabowo Subianto. Hadir juga Ketua Tim Pemenangan Prabowo-Hatta, Mahfud MD.

Dalam sambutannya Anis Matta menyambut baik pembentukan secara permanen Koalisi Merah Putih ini. "Momen Ramadhan akan membawa keberkahan bagi bangsa Indonesia," ujar Anis yang didaulat untuk memberi sambutan pertama. [pkspiyungan]

 
posted by @Adimin

PKS Tegaskan Data Real Count Prabowo-Hatta Bukan Data Palsu


Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Fahri Hamzah menegaskan bahwa real count Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014 yang dilakukan oleh tim sukses Prabowo-Hatta adalah data riil.

Kendati begitu, Anggota Komisi III DPR RI ini menyatakan, real count yang memenangkan pasangan Capres nomor urut 1 tersebut bukan data PKS, tapi itu adalah data timses Prabowo-Hatta.

“Saya tegaskan bahwa itu bukan data PKS, tapi itu adalah data timses Prabowo-Hatta,” kata Fahri menanggapi terkait data yang beredar mengenai real count dalam Pemilihan Pilpres 2014 beberapa hari terakhir,  Sabtu (12/07/2014).

Ia menjelaskan koordinator tim penghitungan suara ini adalah Taufik Ridho. Ia menegaskan bahwa data yang dilaunching ke publik adalah data yang riil, bukan data main-main.

“Jadi kalau ada yang bilang itu data palsu, itu dari mana sumbernya. Ini data riil,” tegas Fahri.[dm/licom]



posted by @Adimin

Irwan Prayitno : Pembangunan Membutuhkan Perhatian dan Partisipasi Masyarakat


 
 
Solok - Tim Safari Ramadhan Gubernur Sumatera Barat melakukan kunjungan ke masjid Istiqamah Jorong Lasang Padi Nagari Surian Kecamatan Pantai Cermin Kabupaten Solok, Sabtu malam (12/7). Hadir dalam kesempatan tersebut kakanwiil kemenag Drsm Syahrul Wirda, Kadis Pertanian, kadis PSDA, Kabiro Umum diwakili Kabag Protokol, Kabiro Humas diwakili Kabag Penerangan, Camat, Walinagari Surian.

Dalam pertemuan silaturrahmi ramadhan tersebut, walinagari Surian dan Camat Pantai Cermin menyampaikan beberapa permintaan aspirasi masyarakat kelanjutanan dan pengembamngan pembangunan di daerah tersebut dan ini disambut baik oleh Gubernur Irwan Prayitno sesuai aturan berlaku.

Gubernur Irwan Prayitno dalam kesempatan itu menyampaikan safari Ramadahan yang dilakukan hari ini oleh pemerintah provinsi Sumatera Barat bertujuan untuk meningkatkan silaturrahmin antara pemerintah dengan masyarakat dalam menjalani ibadah sholat isya dan tarwih. Bertemu berdialog mendengarkan aspirasi yang masuk pembangunan yang diinginkan terhadap pembangunan di daerah, Kita menyadari saluran semua aspirasi pembangunan masyarakat ada aturan yang jelas dengan melalui musrenbang dari kecamatan, kabupaten hingga provinsi, mekanisme ini diporses sesuai aturan yang ada dan kemudian dibahas DPRD baik kabupaten / kota maupun provinsi.

“Kita juga harus melihat dulu sesuaikah dengan kewenangan dan alur sistem pelaksanaan program provinsi, jika tidak tentu dicocokan dengan kewenangan masing-masing. Saat ini kita tahun tentang komitmen pemerintah dengan pemberantasan korupsi oleh KPD dan sistem perangkat lainnya,”Katanya.

Hibah bansos, jelasnya, telah diajukan ke DPRD akan tetapi kemudian di tolak. 3 tahun terakhir ini pemprov telah memberikan perhatian dalam pembangunan jalan, cukup banyak lokasi pembangunan jalan hingga besarannya sampai puluhan miliar, termasuk pembangunan jalan mendukung suksesnya Tour De Singkarak.

Irwan juga masih menyangkan kendala terbesar saat ini adalah rasa kepedulian masyarakat dalam medorong dan partisipasi menjaga dan meningkatkan pembangunan. Saat ini tingkah masyarakat, tidak peduli menjaga kondisi jalan karena membiarkan limbah tambang mengenai jalan, sehingga jalan menjadi rusak.

Kemudian juga masyarakat juga diharapkan dan didorong melakukan pencegahan terhadap prilaku masyarakat yang merusak jalan akibat praktek tambang. Perlu dukungan masyarakat, dalam pelaksanaan pembangunan ke daerah tidak sukses karena ada satu dua masyarakat tidak mau melepas tanahnya. Selama ini ada beberapa titik program pembangunan jalan, Pemprov telah siap memberikan dana pembangunan karena permintaan masyarakat, akan tetapi gagal juga karena ulah masyarakat setempat, herannya.

“Kita patut bangga dan merasa berkewajiban menjaga dan merawat jalan-jalan di daerah kita masing-masing, karena kondisi infrasrtuktur jalan- jalan Sumbar yang termasuk terbaik, diseluruh Indonesia. Mudah-mudahan dengan semangat kebersamaan pembanguan diberbagai sektor di Sumatera Barat dapat lancar, sehingga tujuan dan mewujudkan kesejahtaraan masyarakat di Sumatera Barat dapat diujudkan secara bertahap secepatnya,” harapnya.

Dalam kesempatan tersebut Gubernur Irwan Prayitno menyerahkan bantuan uang sebesar Rp, 20 juta, bantuan al Qur’an 31 buah dan 20 terjemahan. (can)

[http://www.padangtoday.com]


posted by @Adimin

Pemko Padang Gelar Pasar Murah di Seluruh Kecamatan


Padang - Dalam rangka bulan Ramadhan dan menyambut Idul Fitri, Pemko Padang bekerja sama dengan Baznas Padang menggelar Operasi Pasar atau Pasar Murah di halaman masjid Nurul Iman Padang. Sejalan dengan itu juga dibagikan kupon belanja (voucher) senilai Rp1,8 miliar untuk 12 ribu warga kurang mampu di Kota Padang Tercinta.

Tujuannya adalah meringankan beban masyarakat kurang mampu dalam memenuhi kebutuhan bahan pokok seperti beras, gula, tepung terigu, sirup, mentega dan minyak goreng.

Operasi Pasar ini dibuka langsung oleh Walikota Padang H. Mahyeldi Ansharullah, SP, didampingi Ketua Dekranasda Kota Padang Hj. Harneli Mahyeldi, Asisten III Carry Saidan, Kadis DKK, Kadis Pernakhutbun Heriyanto Rustam, Kepala BPBD Dedi Henidal, Sabtu (13/7).

Pembukaan Operasi Pasar ini ditandai dengan penguntingan pita oleh Ketua Dekranasda Kota Padang Hj. Harneli Mahyeldi. Setelah itu Walikota H. Mahyeldi Ansharullah dan rombongan langsung mengunjungi stand sambil berdialog dengan penjual kebutuhan pokok.

Khusus pelaksanaan operasi pasar tahun ini Baznas Kota Padang menyalurkan 12 ribu voucer bernilai Rp150 rupiah setiap voucernya yang dibagikan untuk 12 ribu warga ekonomi lemah Kota Padang. Kupon belanja untuk warga tidak mampu ini dibagikan per kecamatan.

Operasi pasar ini untuk membantu warga ekonomi lemah sudah menjadi agenda rutin setiap bulan suci Ramadhan adalah bentuk kepedulian Pemko Padang. Pasar murah dan Baznas Peduli ini merupakan kegiatan Bazar UKM binaan Dinas Perindagtamben Kota Padang.

Sedangkan Ketua Panitia Operasi Pasar Nasril dari Perindagtamben Kota Padang menyampaikan, tujuan penggelaran operasi pasar Baznas peduli dan Bazar UKM meringankan beban masyarakat ekonomi lemah memenuhi kebutuhan pokok seperti beras, gula, tepung Terigu, Sirup, Kacang Tanah, Mentega, dan minyak goreng dengan harga distributor.

Operasi Pasar ini sekaligus mempopulerkan hasil produk kerajinan, kuliner kepada masyarakat. Membangun kecintaan tehadap produk daerah sendiri. Kegiatan operasi pasar ini dari 12-23 Juli 2014 di pelataran parkir masjid Nurul Iman dan di halaman kantor camat se kota Padang setiap hari dimulai dari pukul 10-00-15.00 wib.

Kegiatan operasi pasar diikuti 25 distributor dan 40 pelaku usaha UKM. Selain itu untuk menyemarakan bulan suci Ramadhan juga digelar lomba Qosidah Rebana, MTQ, Dai Cilik, Puisi Islami dan Solo Song.

[http://kliksumbar.com | Sumber Foto: http://kliksumbar.com]


posted by @Adimin

"Jangan Cederai Kerja Keras Para Saksi" | By @UdaIrfan

Written By Anonymous on 13 July, 2014 | July 13, 2014



Saya ingin cerita apa yg saya saksikan mengenai para saksi di tps, sy kasih tagar #saksi

Saya pikir mereka yg buat qc, pasti punya data yg riil, perkara mereka melakukan setting persepsi itu urusan mrk dgn sponsor #saksi

Cuma saya gak mau bahas qc, saya mau cerita soal saksi, mengimbangi mereka yg bilang kpu pasti salah #saksi

Di tps kelurahan saya, saksi no 1, bajunya standar, putih, bawa map, isinya peraturan kpu, buku saksi, pulpen, kertas #saksi

Saksi no 2, bajunya beragam, ada yg putih batik, dsb, mereka bawa map, isinya kertas dan pulpen#saksi

Saksi no 1 itu siap, mereka tahu apa itu c1, apa itu pemilih tambahan, a5, batas waktu mencoblos, mereka aktif #saksi

Saksi no 2 di tps saya ikut ke saksi no1, karena persoalan interpretasi aturan saksi 1, bisa jawab detil #saksi

Setelah selesai tiap saksi baik saksi no 1 dan no 2 memeriksa c1, c1 itu form resmi hasil tps penghitungan suara #saksi

Tiap saksi baru tanda tangan, bila sudah selesai mengecek kesamaan c1 dengan c1 pleno tps #saksi

Di sini sy mau kasih lihat, tiap saksi baik no 1 dan no 2 sudah berupaya maksimal jaga data #saksi

Makanya aneh menurut saya, bila ada yg bilang kalau qc beda dengan kpu, kpu yg salah, logikanya dimana? #saksi

saya lihat saksi 1 lbh rapih, ada yg tugas mengumpul & rapihkan data, hari itu mrk sdh tahu siapa presiden versi kelurahan mereka #saksi

Saya salut dengan saksi 1 adalah mereka tak mau buka siapa yg menang, tiap ditanya, cuma bila insya allah kbr baik #saksi

Saya nggak tahu di saksi 2 apakah ada mekanisme yg sama, semoga juga ada #saksi

Tadi di kelurahan saya, penghitungan versi kelurahan, baik saksi 1 dan 2 pegang data, nyaris tak ada data yg salah #saksi

Buka dulu ya, saya izin sholat, nanti saya teruskan cerita soal #saksi

Lanjut lagi ya soal #saksi , oya selamat berbuka tweps

Di kelurahan tadi sy lihat data yg tidak cocok, langsung diklarifikasi, kpps langsung panggil ketua tps, dibetulkan, diparaf #saksi

Paraf dibubuhkan pada data c1 dan data c1 yg dipegang saksi, baik no 1 dan no 2 #saksi

Bisik bisik saya dengar obrolan saksi 1 dan 2, mereka berkata kita sudah siapapun presiden yg terpilih, dengarnya adem #saksi

Para Saksi ini sdh kasih cth dewasa dlm berbeda pendapat, bandingkan dgn org2 terpelajar yg kasih pernyataan provokatif #saksi

Sampai sejauh ini di kelurahan sy, penghitungan suara berjalan kondusif, di pps, ada saksi no1&2, para ketua tps, kpps, ppl #saksi

Saksi no 1 dan 2 pegang c1, cuma saksi 1 datang dengan laptop, di dalamnya sy lihat mereka sdh rekap perhitungan tps #saksi

Di sini, sy lihat setiap saksi memahami pentingnya c1, mereka bersungguh membela hak para pemilih dgn cara legal & benar #saksi

Maka saat lihat di tl, para selebtwit dengan mudah menyalahkan, saya geleng geleng kepala #saksi

Apakah mereka sdh pernah jadi saksi?
Apakah mereka turun ke duduk di tps/kpps dan menyaksikan perhitungan?

Kalau belum, sorry, anda kalah dengan saksi capres yg anda dukung, mereka jauh lebih dewasa #saksi

Coba anda hormati saksi anda, mereka sedang melindungi hak rakyat para pemilih, kenapa anda tak menahan diri #saksi

Saya juga belajar metodologi penelitian, baik s1,s2, dan di s3, anda pasti tahu beda data sampling & populasi #saksi

Sayang reputasi dan ilmu yg anda pakai untuk buat pernyataan provokatif #saksi

Di dunia nyata saya lihat saksi no 1 dan no 2 berdampingan bantu kpps, supaya datanya benar, anda malah buat statemen aneh #saksi

Imho para saksi ini selain berpartisipasi memilih, juga punya tugas tambahan jaga suara pemilih, mereka mau jaga suara kita #saksi

Saya menghormati para saksi baik dari no 1 dan no 2, khususnya yg tugas di kelurahan sy, mereka sudah jaga negara ini #saksi

Saat ini perhitungan di kpps saya sedang break, selepas tarawih mereka mulai lagi, kabarnya hari ini selesai #saksi

Insya allah sebentar lg saya sudah tahu siapa presiden versi real count di kelurahan sy, anda kalau mau tahu, datang sj nonton #saksi

Buat para saksi, doa saya untuk anda
Jaga semangat Semoga ini jadi amal ibadah anda di bulan ramadhan
#saksi

Semoga bermanfaat apa yg saya bagi, pamit mau isya dl ya



[pksnongsa]


 
posted by @Adimin

"Tanggapan Atas Twit @budimandjatmiko Soal Penggelembungan Suara di Sumbar"



saya tertarik soal twit mas @budimandjatmiko waspadai penggembungan di sumbar, ntb, jabar

khususnya soal sumbar, karena saya berasal dari sana, saya kasih tagar #gelembung

saya sepakat dengan @budimandjatmiko penggelembungan harus diawasi, skrg gimana cara ngawasinnya? #gelembung

mas @budimandjatmiko bilang tweps pro no ayo awasi, dengan apa? pakai cara apa? #gelembung

cara paling gampang menurut saya, kalau serius mau ngawasin, datang ke tps/kpps, lihat langsung #gelembung

atau kalau mas @budimandjatmiko sebagai orang partai, ya lewat saksinya di sumbar #gelembung

nah tadi saya tanya ke kawan kawan di sumbar, gimana saksi di sana #gelembung

dia bilang saksi no 1 lengkap, saksi no 2 sebagian kosong #gelembung

saya jadi berpikir ini beneran mau ngawasing penggelembungan atau cuma mau bikin wacana baru #gelembung

gimana mas @budimandjatmiko mau ngawasin kalau saksi no 2 nggak lengkap di tps, pakai data apa mereka ke ppk dan kpud #gelembung

apa mereka pakai data unduh di internet lalu koar koar di ppk dan kpud #gelombang @budimandjatmiko

saya khawatir mas @budimandjatmiko , kalau saksi no 2 gak lengkap, anda dapat data yg salah, bahaya lho #gelembung

lalu tahu dari mana mas @budimandjatmiko perbedaannya tipis di sumbar, anda datang ke sana? atau anda punya real count sendiri? #gelembung

atau anda mas @budimandjatmiko punya tim khusus di sumbar, yang tanpa saksi lengkap, bisa tahu data di sana dengan tepat #gelembung

kalau tak punya tim khusus, saksi tak lengkap, lalu #gelembung apa yang anda maksud mas @budimandjatmiko ?

@UdaIrfan @budimandjatmiko di Sumbar tim no. 2 memang banyak tak ada saksinya. Di TPS saya juga di Pd. Pariaman

kalau memang niat ngawasin #gelembung cek juga Jateng, kalteng mas @budimandjatmiko apakah saksi disana lengkap?

saya khawatir mas @budimandjatmiko bisa dapat data yang salah kalau saksinya gak lengkap #gelembung

@UdaIrfan @budimandjatmiko gambaran jumlah suara di Sumbar bisa liat TL @infoSumbar tanggal 9, Uda :D

saran saya mas @budimandjatmiko dari orang awam, coba ke sumbar dan kerjasama dengan @SocMedSUMBAR , mereka ini keren dan kerja riil

mungkin di pemilu berikutnya mas @budimandjatmiko bisa kerja sama mereka, jadikan mereka relawan pemantau atau jadikan saksi #gelembung

@SocMedSUMBAR @budimandjatmiko salam mimin keren

@budimandjatmiko any time mas :))

[pksnongsa]


posted by @Adimin

Pengamat: Kejanggalan Hasil Quick Count yang Menangkan Jokowi-JK


JAKARTA - Pengamat politik UIN Syarif Hidayatullah Pangi Syarwi Chaniago meragukan hasil hitung cepat atau quick count pilpres yang memenangkan pasangan nomor urut dua Jokowi-JK. Karena, dengan tingkat kesalahan atau margin error satu persen, tidak mungkin jika masing-masing lembaga berbeda dan terpaut jauh dalam menghitung hasil quick count tersebut.

"Saya meragukan quick count yang memenangkan Jokowi seperti LSI, CSIS-Cyrus Network, SMRC, Litbang Kompas, Indikator Politik dan RRI. Masing-masing selisih menurut quick count  tersebut, Prabowo-Hatta memperoleh kisaran 48 persen dan Jokowi-JK meraih 52 persen," kata Pangi kepada Republika, Jumat (11/7).

Namun, Pangi lebih mempercayai salah satu lembaga survey yang memenangkan Jokowi-JK lainnya yakni Populi Center di mana hasil quick qount menunjukkan perbedaan tipis. Yakni, pasangan nomor urut satu Prabowo-Hatta meraih 49,06 persen dan Jokowi-JK 50,94 persen. 

"Selisihnya tidak terlalu jauh alias tipis satu persen. Nah, yang jadi pertanyaan retorisnya kenapa hasilnya bisa terpaut jauh antara Populi Center dengan lembaga-lembaga yang memenangkan Jokowi-JK lainnya," kata Pangi.

Pangi mengatakan, untuk menguji lembaga tersebut apakah menghitung dengan bertanggung jawab sederhana saja. Pertama, audit metodologi bagaimana dengan tingkat sebaran populasi dan sampel lembaga, apakah menyebar atau tidak.

Kedua, soal pemasukan data yang transparan di buka ke publik. Ketiga, identifikasi atau cek lapangan benar atau tidak mereka melakukan termasuk cek spot surveyor masing masing lembaga quick count.

"Tetapi Saya tidak menyalahkan quick count versi Jokowi, mereka lembaga yang punya akurasi dan presisi sendiri. Tentu mereka punya data, tinggal adu data dan pembuktian saja, mana yang datanya benar-benar kredibel," kata Pangi. [ROL]



posted by @Adimin

Quick Count RRI Diduga Ditunggangi Kubu Tertentu



Pengamat menduga Radio Republik Indonesia (RRI) yang selama ini dianggap netral sudah dimanfaatkan oleh pihak tertentu dalam Pemilihan Presiden kali ini.

“Satu dekade ini orang jarang mendengarkan RRI. Radio milik pemerintah ini seperti tenggelam dan jauh dari perhatian publik. Itu membuat RRI seakan netral,” kata pengamat komunikasi politik dari Universitas Brawijaya Malang, Anang Sujoko, Minggu (13/7/2014).

Karena dianggap netral, menurut Anang, membuat beberapa pihak punya ide untuk memanfaatkannya. “Saya yakin RRI ‘dipakai’ oleh pihak tertentu untuk menyelenggarakan quick count dan memenangkan salah satu calon. Padahal lembaga ini tidak terlatih menangani survei apalagi quick count yang menuntut pemahaman penelitian,” kata Anang.

Menurut Anang, dia paham kondisi managemen siaran dan operasional RRI karena dia pernah menjabat sebagai Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Jatim periode 2005-2006. “Dalam operasional sehari-hari saja, mereka mengeluh apalagi kegiatan quick count yang pasti butuh dana besar,” katanya.

KPI daerah sering bertemu dengan KPI Pusat sehingga pengurus KPI tahu hal-hal seperti itu.  “Saya tahu RRI  punya jaringan Sumber Daya Manusia (SDM) yang luas, namun  tak mungkin mereka bekerja tanpa honor tambahan dalam kerja tambahan seperti ini,“ kata Anang.

Anang yakin  sumber dana quick count ini pasti dari sponsor dan tidak dari APBN. Dengan kondisi ini, RRI tak mungkin benar-benar netral. “Tak mungkin pihak sponsor membuang uang untuk tahu suara rakyat. Dia pasti ada di salah satu kubu dan ingin membangun presepsi bahwa calon tertentu menang,” kata Anang.

Menurut hasil quick count RRI, pasangan Joko Widodo menang dengan 52,68 persen sedangkan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa meraih 47,32 persen. Meski kelihatan cerdas, kondisi ini sebenarnya membunuh karakter RRI sendiri. “Mereka sudah menciderai kepercayaan publik. Harusnya mereka independen,” kata Anang.

Dia menyitir Peraturan Pemerintah (PP) no 12 /2005 yang mengizinkan RRI mencari sumber dana lain selain dari APBN tapi masih dalam konteks fungsinya sebagai lembaga penyiaran. “Quick count kan bukan dalam koridor kegiatan penyiaran,” katanya.

Lebih dari itu menurut Anang, RRI harusnya paham bahwa Pilpres kali ini sangat sensitif karena hanya ada dua Calon Presiden. “Sehingga dengan memihak salah satu sama dengan membelah rakyat padahal RRI harusnya bisa menjaga integritas bangsa,” kata Anang.[dm/okezone] 



posted by @Adimin

Pesan

More on this category »

Popular Post

 
Support : Creating Web | PKS Padang | Mas Temp
Copyright © 2011. PKS KOTA PADANG - All Rights Reserved
Template Created by PKS Padang Published by Mas Temp
Proudly powered by Blogger