Powered by Blogger.
Humas PKS Ikuti Worshop Jurnalistik Pada Rapat Koordinasi
Humas PKS se-Sumatera Barat melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) yang berlangsung pada tanggal 4 - 6 November 2022 di Padang, Senin (5/11) ...
Search This Blog
Latest Post
November 27, 2014
Puluhan Guru Agama Pendidikan Katolik di Kota Ambon mengadu nasib mereka kepada Komisi D DPRD Propinsi Maluku. Pasalnya selama 1 tahun di 2014, Tunjungan Sertifikasi belum diperoleh.
posted by @Adimin
Puluhan Guru Agama Katolik Minta Bantuan Aleg PKS
Written By Anonymous on 27 November, 2014 | November 27, 2014
Puluhan Guru Agama Pendidikan Katolik di Kota Ambon mengadu nasib mereka kepada Komisi D DPRD Propinsi Maluku. Pasalnya selama 1 tahun di 2014, Tunjungan Sertifikasi belum diperoleh.
Di hadapan Komisi D, koordinator Guru Pendidikan Agama Katolik Kota Ambon, Fransina Laiyan mengatakan selama 12 bulan tunjangan sertifikasi yang menjadi hak mereka tidak dibayarkan oleh Kantor Kementerian Agama Kota Ambon.
"Sudah satu tahun hak kami tidak diselesaikan," keluh Fransina, Guru yang mengabdi di SD Xaverius Ambon ini.
Fransina mengeluhkan atas ketidakjelasan alasan kenapa hak mereka tidak dibayar seperti para guru lainnya. "Tunjangan sertifikasi adalah hak kami. Kami tidak mengerti tentang alasan kenapa hak tersebut tidak dibayarkan. Padahal guru-guru lainnya mendapatkan hak tersebut dengan lancar tanpa ada kendala," terangnya.
Dirinya menyebut, pihaknya telah melaksanakan pertemuan dengan Kepala Kantor Agama Kota Ambon dan Pembimas Agama Katolik. Dari hasil pertemuannya, pihak Kementerian Agama Provonso Ambon memberi alasan dana tidak mencukupi untuk pembayaran sertifikasi Guru Pendidikan Agama Katolik. Ada kekurangan pagu di tahun 2014.
"Mengapa kekurangan dana yang menjadi masalah nasional dampaknya ke kami?" protes Fransina.
Guru Pendidikan Agama Katolik lainnya, Regina Kamamas dengan suara gemetar ikut mengeluhkan hak tunjangan sertifikasi yang tidak dibayar. Dia mengungkapkan hal ini berdampak pada lanjutan pendidikan anak-anaknya.
"Anak saya sedang kuliah. Dana sertifikasi kami gunakan untuk membiayai kuliah anak-anak kami. Bagaimana kelanjutan kuliah mereka jika hak tersebut tidak kami dapatkan?", kata Regina, sambil menahan tangis.
Regina melanjutkan, pembagian dana sertifikasi tahun 2014 tidaklah jelas karena ada kabupaten yang mendapatkan hak tersebut secara penuh. "Guru - guru pendidikan agama katolik di kabupaten Maluku Tenggara Barat mendapatkan hak tersebut. Kami di kota Ambon tidak dapatkan hak tersebut. Ini tidak adil," keluh Regina.
Menanggapi aspirasi para Guru pendidikan agama katolik, Ketua Komisi D, M Suhfi Majid memastikan untuk memanggil Kementerian Agama dan Pembimas Agama Katolik untuk meminta penjelasan.
"Komisi D akan segera memanggil kementerian Agama untuk meminta penjelasan soal tata kelolah tunjangan sertifikasi tersebut," ujar Suhfi kepada para Guru.
Suhfi menandaskan dana sertifikasi adalah nadi bagi kehidupan para guru pendidikan agama katolik tersebut. Pihaknya akan serius mengawal perjuangan Guru-Guru Pendidikan agama.
Dirinya mengaku ikut prihatin jika hak para guru pendidikan agama katolik tidak dibayarkan. "Tidak masuk akal jika selama 1 tahun hak mereka tidak diselesaikan. Apalagi alasannya soal pagu minus. Bagaimana bisa demikian?" herannya.
Penjelasan resmi dari Kementerian Agama soal hak para guru terhadap tunjangan sertifikasi ini menurut politisi dari PKS dapil Maluku 5 yang meliputi Kabupaten Seram Bagian Barat mengatakan harus dijelaskan secara terang.
"Kita panggil pihak kementerian pada senin besok agar benderang. Hak para guru pendidikan agama Katolik mesti diselesaikan karena mereka memiliki hak yang sama seperti guru lainnya," pungkasnya.[ds]
posted by @Adimin
Label:
SEPUTAR PKS,
TOPIK PILIHAN
November 26, 2014
Kultwit @anismatta
Selasa, [25/11/14]
posted by @Adimin
"Guru Adalah Sungai Tempat Kecintaan Ilmu Mengalir" | By @anismatta
Written By Anonymous on 26 November, 2014 | November 26, 2014
Kultwit @anismatta
Selasa, [25/11/14]
Peringatan #HariGuru adalah peneguhan bahwa bangsa ini mencintai ilmu dan pengetahuan..
Guru jangan dimaknai semata sebagai tenaga pengajar, sekrup dari sebuah proses birokrasi pendidikan..
Guru adalah sungai tempat kecintaan terhadap ilmu, pengetahuan dan kemanusiaan mengalir..
Guru adalah monumen cinta akan masa depan anak-cucu kita yang lebih baik..
Siapa saja bisa jadi guru kita, jika kita mau membuka mata dan hati, mendengar dgn nurani..
Saya ingat guru-guru saya di pesantren di Makassar yang selalu membesarkan hati murid-muridnya..
Mereka meyakinkan kami bahwa masa depan gemilang adalah buah kerja keras hari ini..
Guru adalah jembatan masa depan sebuah bangsa, bahkan sebuah peradaban..
Memuliakan Guru adalah memuliakan kehidupan.. Selamat
posted by @Adimin
Label:
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
November 26, 2014
posted by @Adimin
Revisi UU MD3 Tak Jadi Masuk Prolegnas, Dikembalikan ke Baleg
JAKARTA (26/11) - Sidang paripurna DPR untuk menetapkan revisi UU MPR, DPR, DPD dan DPRD (MD3) masuk ke dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) 2014 ditunda pengambilan persetujuannya. Paripurna memutuskan pembahasan dikembalikan ke Badan Legislasi.
Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah yang memimpin sidang paripurna mengetok palu penundaan pengambilan persetujuan mengingat adanya catatan terhadap pembahasan lanjut revisi UU MD3.
"Ada dua opsi yang pertama kita voting dan kedua ditunda. Kalau ditunda kita setuju?" tanya Fahri Hamzah yang dijawab setuju oleh anggota dewan.
Fahri meminta catatan fraksi yang dikemukakan pada paripurna diselesaikan di Baleg. "Usul saya ini tadi ada banyak catatan, catatan itu harusnya diselesaikan di tingkat baleg karena kita tidak mau ada UU selesai seminggu dua minggu ke depan, tapi patah di MK. Kita ingin selesaikan baik-bail prosedural dan tidak ada yang menggugat dan dipatahkan," sambungnya.
Sejumlah fraksi memang menyuarakan agar DPD dilibatkan dalam pembahasan revisi UU MD3.
Anggota Fraksi PKS Al Muzzammil Yusuf memaparkan putusan MK yang mengharuskan dilibatkannya DPD. "Mempertimbangkan amar putusan MK, kami menyarankan untuk ada penundaan untuk menyertakan DPD walau cuma beberapa hari," ujarnya. [http://news.detik.com]
posted by @Adimin
Label:
TOPIK PILIHAN
November 25, 2014
Tulisan Tentang Guru (Selamat Hari Guru . . . .)
Written By Sjam Deddy on 25 November, 2014 | November 25, 2014
GURU SEJATI DAN REVOLUSIONER
Setiap orang pasti sepakat kalu seorang guru harus menjadi teladan bagi siswa dan masyarakat. Bukahkah guru itu digugu lan ditiru.
Namun, apakah guru cukup menjadi teladan? Menurut penulis tidak.
Mengapa? Karena guru juga harus sejati dan revolusioner. Artinya, yang
perlu disoroti di sini juga semangat guru dalam mengemban tugas
mulianya.
Secara implist, bisa disimpulkan ada “guru sejati” dan “guru aspal”. Guru sejati adalah meraka yang menjalankan tugasnya dengan penuh semagat keikhlasan dan semangat revolusioner mendidik anak bangsa. Sedangkan guru aspal adalah mereka yang berorientasi pada “rupiah” belaka, mengajar tanpa mendidik, memenuhi presensi tanpa menjadi motivator sejati bagi siswa di sekolah.
era global seperti ini memang menuntut guru untuk menjadi pragmatis. Artinya, guru butuh kesejahteraan dan kemakmuran. Dan hal itu salah satunya diperoleh dari tugasnya sebagai guru di lembaga pendidikan. Di sisi lain munculnya kebijakan sertifikasi semakin menjadikan guru salah niat dalam mengajar. Padahal kebijakan tersebut seharusnya menjadikan guru lebih kreatif, inivatif, dan profesional dalam mengemban misi mencerdaskan anak bangsa, bukan sekedar mengejar rupiah. Oleh karena itu, hal ini harus segera diluruskan.
Lalu bagai mana caranya? Caranya adalah dimulai dari mencegah munculnya guru aspal. Karena apa artinya rupiah, jika guru tidak biasa menjalankan tugas sucinya. Maka sebagai insan pendidikan, hal itu harus disikapi guru dengan arif. Salah satunya adalah dengan mencegah munculnya guru aspal dengan beberapa solusi dan trobosan yang efektif. Setidaknya ada beberapa cara, antara lain:
Pertama, memperketat penerimaan guru, baik sekolah berstatus swasta maupun negeri, PNS atau GTT. Mengapa demikian? Karena, selama ini masih banyak orang masuk sekolah dan menjadi guru hanya “berbasis KKN”. Artinya, asalkan punya kenalan pihak sekolah/dinas, asalkan punya uang ratusan juta rupiah, maka akses masuk jadi guru juga mudah.
Kedua, mempertegas aturan dan kiteria atau syarat menjadi guru. Selama ini, penerimaan guru tidak ketat dan kriterianya tidak jelas. Kita ketahui bahwa setidaknya seorang guru harus memiliki empat kompetensi pendidikan, yaitu pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional.
Ketiga, guru harus linier, sesuai jurusannya. Artinya, jika guru itu lulusan Pendidikan Agama Islam, maka yang diajar gura mata pelajran agama Islam pula. Masih sering kita jumpai fakta di lapangan, guru mengajar tidak sesuai dengan bidangnya. Misalnya, lulusan Pendidikan Bahasa Indonesia mengajar materi bahasa Inggris, lulusan Pendidikan Biologi mengajar materi Ekonomi, dan sebagainya.
Yang jelas dan utama adalah guru harus memenuhi kualifikasi akademik dan kriteria plus-plus. Artinya, selama ini banyak guru yang pandai secara akademik, namun tidak mampu menjadi pendidik yang mampu memberikan motivasi dan semangat bagi siswanya. Inilah yang disebut dengan “kemampuan puls-plus” yang jarang dimiliki oleh guru. Bahkan banyak guru killer yang ditakuti siswanya, guru yang selalu memakai metode CBSA (Catat Buku Sampai Abis), guru yang mengajar ala kadarnya, banhkan guru yang centil/gatal kepada sisiwinya, dan masih banyak contoh lainnya. Inilah yang perlu dibenahi, jangan sampai guru aspal merusak pendidikan di negara ini.
Guru Revolusioner
Apakah cukup dengan itu, guru menjadi penentu pendidkan di negara ini? Tentu tidak, yang tak kalah urgen adalah perlunya guru revolusioner yang mengajar penuh dengan motivasi tinggi dengan semangat memajukan pendidikan Indonesia. Menurut Dian Marta Wijayanti, guru revolusioner memiliki beberapa ciri.
Pertama, dia selalu mengajar penuh rasa ikhlas tanpa pamrih. Artinya, dia tetap butuh kesejahteraan, tetapi bukan itu tujuannya. Mengapa? Karena menjadi guru bukanlah tujuan, karena posisi guru hanyalah alat untuk berbuat baik lebih banyak lagi dalam rangka memajukan pendidikan Indonesia yang masih jauh dari harapan.
Kedua, memiliki tingkat kedisiplinan yang tinggi. Artinya, bagai mana mungkin siswa akan bersikp disiplin kalau gurunya tidak.
Ketiga, selalu menjadi dambaan siswa dan memberikan motivasi kepada siswa agar semangat dalam mencari ilmu, baik di sekolah maupun di luar sekolah.
Keempat, mampu mengajarkan kepada siswa, bahwa hidup tidak sekedar menjadi manusia berilmu, akan tetapi juga beriman dan beramal.
Kelima, selalu mengajarkan kepada siswa bahwa hidup bukan sekedar “mejadi apa” (to be), tapi yang lebih penting adalah “berbuat apa” (to do).
Inilah yang harus ditanamkan kepada siswa. Dengan demikian, wajah pendidikan kita akan semakin berseri-seri, jika para gurunya sejati dan revolusioner, bukan aspal.
Maka dari itu jadilah guru sejati dan revolusioner, bukan aspal. Bagaimana menurut Anda?
sumber : http://nadhirin.blogspot.com/2013/10/guru-sejati-dan-revolusioner.html
Secara implist, bisa disimpulkan ada “guru sejati” dan “guru aspal”. Guru sejati adalah meraka yang menjalankan tugasnya dengan penuh semagat keikhlasan dan semangat revolusioner mendidik anak bangsa. Sedangkan guru aspal adalah mereka yang berorientasi pada “rupiah” belaka, mengajar tanpa mendidik, memenuhi presensi tanpa menjadi motivator sejati bagi siswa di sekolah.
era global seperti ini memang menuntut guru untuk menjadi pragmatis. Artinya, guru butuh kesejahteraan dan kemakmuran. Dan hal itu salah satunya diperoleh dari tugasnya sebagai guru di lembaga pendidikan. Di sisi lain munculnya kebijakan sertifikasi semakin menjadikan guru salah niat dalam mengajar. Padahal kebijakan tersebut seharusnya menjadikan guru lebih kreatif, inivatif, dan profesional dalam mengemban misi mencerdaskan anak bangsa, bukan sekedar mengejar rupiah. Oleh karena itu, hal ini harus segera diluruskan.
Lalu bagai mana caranya? Caranya adalah dimulai dari mencegah munculnya guru aspal. Karena apa artinya rupiah, jika guru tidak biasa menjalankan tugas sucinya. Maka sebagai insan pendidikan, hal itu harus disikapi guru dengan arif. Salah satunya adalah dengan mencegah munculnya guru aspal dengan beberapa solusi dan trobosan yang efektif. Setidaknya ada beberapa cara, antara lain:
Pertama, memperketat penerimaan guru, baik sekolah berstatus swasta maupun negeri, PNS atau GTT. Mengapa demikian? Karena, selama ini masih banyak orang masuk sekolah dan menjadi guru hanya “berbasis KKN”. Artinya, asalkan punya kenalan pihak sekolah/dinas, asalkan punya uang ratusan juta rupiah, maka akses masuk jadi guru juga mudah.
Kedua, mempertegas aturan dan kiteria atau syarat menjadi guru. Selama ini, penerimaan guru tidak ketat dan kriterianya tidak jelas. Kita ketahui bahwa setidaknya seorang guru harus memiliki empat kompetensi pendidikan, yaitu pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional.
Ketiga, guru harus linier, sesuai jurusannya. Artinya, jika guru itu lulusan Pendidikan Agama Islam, maka yang diajar gura mata pelajran agama Islam pula. Masih sering kita jumpai fakta di lapangan, guru mengajar tidak sesuai dengan bidangnya. Misalnya, lulusan Pendidikan Bahasa Indonesia mengajar materi bahasa Inggris, lulusan Pendidikan Biologi mengajar materi Ekonomi, dan sebagainya.
Yang jelas dan utama adalah guru harus memenuhi kualifikasi akademik dan kriteria plus-plus. Artinya, selama ini banyak guru yang pandai secara akademik, namun tidak mampu menjadi pendidik yang mampu memberikan motivasi dan semangat bagi siswanya. Inilah yang disebut dengan “kemampuan puls-plus” yang jarang dimiliki oleh guru. Bahkan banyak guru killer yang ditakuti siswanya, guru yang selalu memakai metode CBSA (Catat Buku Sampai Abis), guru yang mengajar ala kadarnya, banhkan guru yang centil/gatal kepada sisiwinya, dan masih banyak contoh lainnya. Inilah yang perlu dibenahi, jangan sampai guru aspal merusak pendidikan di negara ini.
Guru Revolusioner
Apakah cukup dengan itu, guru menjadi penentu pendidkan di negara ini? Tentu tidak, yang tak kalah urgen adalah perlunya guru revolusioner yang mengajar penuh dengan motivasi tinggi dengan semangat memajukan pendidikan Indonesia. Menurut Dian Marta Wijayanti, guru revolusioner memiliki beberapa ciri.
Pertama, dia selalu mengajar penuh rasa ikhlas tanpa pamrih. Artinya, dia tetap butuh kesejahteraan, tetapi bukan itu tujuannya. Mengapa? Karena menjadi guru bukanlah tujuan, karena posisi guru hanyalah alat untuk berbuat baik lebih banyak lagi dalam rangka memajukan pendidikan Indonesia yang masih jauh dari harapan.
Kedua, memiliki tingkat kedisiplinan yang tinggi. Artinya, bagai mana mungkin siswa akan bersikp disiplin kalau gurunya tidak.
Ketiga, selalu menjadi dambaan siswa dan memberikan motivasi kepada siswa agar semangat dalam mencari ilmu, baik di sekolah maupun di luar sekolah.
Keempat, mampu mengajarkan kepada siswa, bahwa hidup tidak sekedar menjadi manusia berilmu, akan tetapi juga beriman dan beramal.
Kelima, selalu mengajarkan kepada siswa bahwa hidup bukan sekedar “mejadi apa” (to be), tapi yang lebih penting adalah “berbuat apa” (to do).
Inilah yang harus ditanamkan kepada siswa. Dengan demikian, wajah pendidikan kita akan semakin berseri-seri, jika para gurunya sejati dan revolusioner, bukan aspal.
Maka dari itu jadilah guru sejati dan revolusioner, bukan aspal. Bagaimana menurut Anda?
sumber : http://nadhirin.blogspot.com/2013/10/guru-sejati-dan-revolusioner.html
posted by @Adimin
Label:
TOPIK PILIHAN
November 25, 2014
posted by @Adimin
Tiba-Tiba Pembina Rohani Kristen ini Kasih Pernyataan Kepada PKS
Tambun Selatan (24/11) - Hal tak terduga dialami Mastur. Kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Tambun Selatan yang sehari-hari berjualan susu kedelai itu didatangi seorang lelaki yang ternyata diketahui tetangganya sendiri. Pertemuannya itu terjadi ketika Mastur sedang memantau pengecoran jalan di lingkungannya. Sebuah kalimat mengejutkan terucap dari lelaki itu.
"Partai bukan sebuah keyakinan. Kalau tahu dari dulu PKS aspiratif kami akan dukung PKS, bolehkan pilih PKS?" ujar lelaki itu disela-sela obrolannya, Ahad (23/11).
Orang itu adalah Frans Tampubolon, lelaki berdarah Batak yang juga berprofesi sebagai Pembina Rohani Kristen. Hal inilah yang membuat Mastur tercengang. Ia sama sekali tak menduga tetangganya yang Nasrani dan berasal dari Sumatera Utara itu tanpa basa-basi menyatakan dukungannya pada PKS.
Frans Tampubolon adalah warga Perumahan Pondok Timur Indah Khusus (PTIK) yang terletak di Jatimulya, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Pengecoran jalan di wilayahnya yang diperjuangkan anggota DPRD Kabupaten Bekasi, Zainudhin, tampaknya telah membuka matanya bahwa Aleg PKS aspiratif, tak hanya ingat jelang pemilu.
"Insya Allah saya akan terus memperjuangkan aspirasi masyarakat di Jatimulya dan Tambun Selatan karena ini adalah komitmen saya dan aleg PKS lainnya," kata Zainudhin. [Wyn/Humas DPD PKS Kab. Bekasi]
posted by @Adimin
Label:
SEPUTAR PKS,
TOPIK PILIHAN
November 25, 2014
posted by @Adimin
Walikota Gurila Di Lubeg, Bakal 'Sulap' Kampung Jadi Pemondokan

Walikota Padang H. Mahyeldi Ansharullah 'gurila' ke perkampungan warga di RT 4/ RW 9 Lubuk Begalung, Kecamatan Lubuk Begalung, Ahad (23/11). Mahyeldi langsung bergabung dengan warga yang tengah melaksanakan gotong royong. Kehadiran Walikota membuat warga semakin bersemangat, apalagi Camat dan Lurah mereka juga turut bergabung.
Seperti biasa, Mahyeldi tak sungkan masuk got dan mengeruk sedimen lumpur serta sampah yang terdapat di dalam saluran air. Dengan berkotor - kotor, Walikota Padang ini terus menyusuri wilayah RT 4 yang dihuni 35 KK tersebut.
Kepada wartawan, Walikota Mahyeldi mengatakan bakal menyulap RT 4/RW 9 tersebut menjadi lingkungan yang nyaman dan memiliki prospek ekonomi yang baik sehingga kesejahteraan warganya meningkat.
Kawasan ini berdekatan dengan kampus UPI yang memiliki 25 ribu mahasiswa yang dipastikan membutuhkan pemondokan. "Ini suatu peluang bagi warga untuk memanfaatkannya. Rumahnya dibangun dua lantai atau tiga lantai. Di bagian bawah dapat ditempati, sedangkan lantai atas disewakan," kata Mahyeldi.
Menurut Mahyeldi, kuncinya kekompakan warga dari kaum suku Caniago bersama Ninik Mamak, pengurus RT dan RW serta Lurah. Jika sudah ada kesepakatan, untuk pembangunannya bisa dikerjasamakan dengan perbankan atau pihak - pihak yang mau mendanai nantinya.
"Saya kira setelah ada kesepakatan dengan ninik mamak, aparat RT/RW dan Lurah setempat, lahan ini bisa dibangun. Saya rasa tiga lantai bisa dibangun di lahan tersebut. Mungkin lantai I untuk tempat tinggal mereka warga pemilik, lantai II dan II bisa disewakan untuk mahasiswa," ujar Mahyeldi.
Ia menambahkan, dengan penataan lingkungan yang rapi dan memilki sisi ekonomis bisa memberikan kesejahteraan bagi warga disini.
"Disini bisa kita sulap menjadi kawasan yang rapi. Lingkungannya kita ciptakan lebih baik agar perekonomian masyarakatnya meningkat," pungkas Mahyeldi yang saat itu didampingi Camat Lubuk Begalung Ances Kurniawan. [DU/relhms]
posted by @Adimin
Label:
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
November 25, 2014
posted by @Adimin
Menanti Revolusi #SekolahKita | by @Fahrihamzah

Perjuangan kita membangun sekolah yang berkualitas di Indonesia tantangan @aniesbaswedan
Banyak tantangan tapi jangan lupa bahwa sektor yang ditentukan anggarannya oleh konstitusi hanya pendidikan.#SekolahKita
Dan 20% dari APBN sekarang bukan kecil. 20%x2039T=407T. Itu melebihi APBN 2004 saat pak SBY mulai jadi presiden. #SekolahKita
Pertanyaannya apakah uang sebesar itu sanggup bikin revolusi mental di #SekolahKita
Bisakah Indonesia menjadi tujuan pendidikan seperti singapore. #SekolahKita
Sementara itu, wisata pendidikan (edutourism) seperti yg dijalankan malaysia dan singapore sangat menjanjikan. #SekolahKita
Karena kalau wisata dalam difinisi lama lebih banyak dianggap datangkan efek buruk bagi masyarakat terdampak. #SekolahKita
Sementara pendidikan pasti efeknya baik bagi masyarakat kita. #SekolahKita
Mereka juga datang untuk waktu yang lama dengan spending yang juga besar dibanding turis biasa. #SekolahKita
Pengalaman pak jokowi ke Singapore harus memberi kita pengalaman berharga. #SekolahKita
Bahwa sektor pendidikan kita perlu bekerja cepat sebelum pasar kelas menengah kita habis diangkut orang. #SekolahKita
Kita perlu apresiasi langkah pemerintah memecah 2 sektor pendikikan kita. Dasmen dan dikti #SekolahKita
Sebab pendidikan dasar dan menengah memiliki orientasi yang sedikit berbeda dengan tinggi. #SekolahKita
Di dasar dan menengah kita meletakkan dasar bagi lahirnya manusia Indonesia yang memiliki karakter baik.#SekolahKita
Di sini kita merekonstruksi lahirnya manusia Indonesia dengan segala keunikannya. #SekolahKita
Pak menteri harus menjawab pertanyaan tentang kenapa sadisme mewabah di sekolah dasar dan menengah? #SekolahKita
Pak menteri harus menjawab kegelisahan banyak ibu2 tentang betapa tidak amannya #SekolahKita
dengan narkoba dan kekerasan.
Ini harus tergambar dalam penanganan yang menyeluruh dan komprehensif. Semua lubang harus ditutup.#SekolahKita
Rumah tangga dan keluarga Indonesia..
Play group
Taman kanak2
Sekolah dasar
SMP dan SMA
#SekolahKita
Play group
Taman kanak2
Sekolah dasar
SMP dan SMA
#SekolahKita
Jika masalahnya hanya uang mungkin kita bisa selesaikan semuanya...#SekolahKita
Tetapi uang tidak pernah bisa menyelesaikan semua masalah. #SekolahKita
Pak menteri @aniesbaswedan memerlukan ketenangan..ketajaman hati dan pikiran...#SekolahKita
Karena selain masalah teknis pendidikan, kurikulum dan proses belaja mengajar (KBM) ada banyak soal lain.#SekolahKita
Semoga pak menteri @aniesbaswedan dimudahkan oleh Allah SWT dalam membenahi dikdasmen kita. #SekolahKita
Tweet @Fahrihamzah
Sabtu (22/11/2014)posted by @Adimin
Label:
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
November 24, 2014
posted by @Adimin
Negeri negeri yang di azab (1)
Written By Sjam Deddy on 24 November, 2014 | November 24, 2014
Awan panas yang muncul setelah kubah lava runtuh memanggang Pompeii.
Hujan abu vulkanik mengubur penduduk hidup-hidup dan mayat-mayat membatu
Sebagai seorang
Muslim kita sangat dianjurkan untuk mempelajari sejarah umat terdahulu yang
diazab oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala karena kedurhakaannya. Meski dianjurkan
untuk dijadikan pelajaran, namun Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam
mengingatkan agar umatnya tidak berlama-lama berada di tempat di mana azab
Allah pernah turun. Berikut ini di antara tempat-tempat yang diazab itu.
1. Pompeii
Dua tembok dari
situs Pompeii yang paling ramai dikunjungi wisatawan rubuh akhir tahun 2010,
akibat curah hujan yang tinggi dan kurangnya perhatian pemerintah Italia. Situs
warisan dunia itu bercerita banyak tentang kehidupan bangsa Romawi.
Ketika Gunung
Vesuvius mengalami letusan hebat pada pagi hari 24 Agustus 79 M, penduduk kota
Pompeii menjalani hari seperti biasanya. Pliny muda (pejabat dan penyair
Romawi) menceritakan kisah menyeramkan itu lewat surat-surat bersejarahnya.
Letusan
berlangsung terus menerus selama 24 jam diiringi hujan debu, awan panas serta
lava pijar. Hanya sebagian orang yang segera menyelamatkan diri saat letusan
pertama, berhasil selamat. Awan panas yang muncul setelah kubah lava runtuh
memanggang Pompeii, dan hujan abu vulkanik mengubur penduduk hidup-hidup.
Keterkejutan terlihat jelas dalam ekspresi mayat-mayat membatu yang ditemukan
di Pompeii. Usai bencana biasanya kota yang hancur dibangun kembali, tapi tidak
demikian halnya dengan Pompeii.
Sebelum hancur,
kota itu adalah salah satu kota plesir bangsa Romawi. Letaknya di Semenanjung
Napoli (Naples). Pompeii, yang merupakan simbol dari degradasi akhlaq yang
dialami kekaisaran Romawi, adalah pusat perzinaan dan homoseks. Pesta seks di
pemandian umum menjadi bagian dari gaya hidup. Pemandian umum di Pompeii sudah
eksis jauh sebelum pemandian serupa ada di kota Roma. Dari lukisan dinding yang
ditemukan di bangunan-bangunan Pompeii terlihat jelas kegilaan penduduknya akan
seks.
2. Laut Mati
Laut mati adalah
tempat terendah yang ada di permukaan bumi, permukaan airnya berada 422 meter
di bawah permukaan laut. Pantainya laut seluas 402 km persegi itu paling kering
di dunia. Tingkat keasinannya mencapai 28-35%, padahal normalnya keasinan laut
hanya 3-6%. Laut Mati terletak di Lembah Yordan, yang berbatasan dengan Tepi
Barat, Yordania dan wilayah Palestina yang dikuasai Israel.
Para arkeolog yang
bekerja di situs Tall As-Sa`idiyah di sebelah utara Laut Mati mendapati bahwa
sekitar Zaman Perunggu (1800-2350 SM) di sana terdapat kehidupan. Saat itu
iklim di kawasan tersebut tidak kering seperti sekarang. Antropolog forensik
AS, Prof Mike Finnegan meneliti tiga kerangka pria di Numeira selatan Laut Mati
dari tahun 2350 SM. Dia menyimpulkan bahwa ketiganya mati karena tertimpa
bebatuan akibat gempa besar. Kemungkinan bahwa di daerah tersebut terjadi gempa
sedikitnya 6 skala Richter dibenarkan geolog Israel Shmuel Marco, karena banyak
terdapat patahan.
Ronald Eldon Wyatt
petualang Amerika tahun 1989 dan 1990 mendatangi Laut Mati untuk mencari lokasi
kota Sodom, Gomorrah, Adman, dan Zeboim yang disebutkan dalam Bibel ada di
sekitar Kanaan. Dia mengamati lapisan geologi yang ada. Salah satu temuannya
adalah lempengan tanah garam dengan bercak belerang kuning di dalamnya. Temuan
seperti itu berceceran di sana, termasuk bongkahan-bongkahan belerang sebesar
ibu jari.
Tahun 1924 William
Albright and Melvin Kyle juga menemukan hal yang sama. Dalam bukunya “Exploration
at Sodom”, Dr Melvin Kyle menulis, “… di sebuah daerah yang dihujani
belerang pasti akan menunjukkan adanya belerang. Ya, memang begitu adanya. Kami
memungut belerang murni dalam potongan sebesar ujung ibu jari saya.” Belerang
itu bercampur dengan napal (tanah semen) dari pegunungan sisi barat dari laut
dan ditemukan di sepanjang pantai dan di seberang timur, yang jaraknya 4-5 mil
dari bongkahan belerang yang ditemukan Kyle. “Entah bagaimana tersebar jauh dan
luas di dataran ini,” tulis Kyle.
Al-Qur`an
menceritakan kehancuran kaum Nabi Luth yang diazab karena perilaku
homoseksualnya.
“Maka mereka dibinasakan oleh suara keras yang
mengguntur, ketika matahari akan terbit. Maka kami jadikan bahagian atas kota
itu terbalik ke bawah dan Kami hujani mereka dengan batu belerang yang keras.
Sungguh pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kebesaran Kami) bagi
orang-orang yang meperhatikan tanda-tanda. Dan sesungguhnya kota itu
benar-benar terletak di jalan yang masih tetap (dilalui manusia).” (QS: Al-Hijr [15]: 73-76)
bersambung . .
hidayatulah
posted by @Adimin
November 24, 2014
posted by @Adimin
NGAOS . . . Luar Biasa
pkspadang.com : Padang, Walikota Padang, Mahyeldi memberikan apresiasinya kepada komunitas One Day One Juz
atau yang dikenal dengan sebutan ODOJ. Hal ini disampaikannya saat Mahyeldi menghadiri cara NGAOS (Ngaji on The Street) yang diselenggarakan di sekitar sungai hamparan di Jl Rasuna Said padang, Ahad
(23/11).
Mahyeldi dalam sambutannya mengaku terinspirasi dan bangga dengan adanya komunitas ODOJ.
Menurutnya kemunitas ODOJ telah membangkitkan kembali semangat cinta
Al-Qur'an.
"Alquran merupakan huda (petunjuk) bagi kaum muslimin. Komunitas ODOJ
telah menunjukkan cara menyikapi Alquran melalu tahapan usaha
pendekatan yang cukup efektif. Menggalang anggota untuk rutin membaca
Alquran satu hari satu juz merupakan sikap yang harus terus ditularkan
kepada setiap muslim. Karena sesuai dengan anjuran Nabi Muhammad untuk
membaca satu juz perhari dan khatam Alquran minimal satu kali dalam
sebulan," kata beliau.
Mahyeldi menambahkan, kebiasaan membaca Alquran harus diterapkan
di kalangan anak-anak dan para remaja masa kini agar ke depannya mereka
tak jauh dari Alquran. Setiap muslim, lanjut Nur Mahmudi, akan mengalami
fase dimana akan terjadi perubahan pola pikir. Maka menurutnya,
diharapkan perubahan ini terus mengarah kebaikan dengan petunjuk yang
ada di dalam Alquran. Sehingga manusia tersebut memiliki cita-cita dan
senantiasa terinspirasi untuk taqarrub (mendekat) pada Allah.
Lebih lanjut Mahyeldi menambahkan, selain itu untuk menyempurnakan
proses ibadah dan meningkatkan kesadaran bahwa orang-orang di sekitar
membutuhkan sebuah teladan dan motivasi hingga sampai pada advokasi
mereka ada dalam lindungan Alquran.
"Alquran adalah petunjuk kehidupan. Nilai nasehat di dalamnya
hendaklah diimplementasikan. Inilah yg harus disadari. Mudah-mudahan
dengan adanya ODOJ terus mendorong, memotivasi, dan mengokohkan umat
muslim untuk membumikan Alquran dan melangitkan manusia sehingga
memliliki derajat yang tinggi di hadapan Allah," tutup Walikota yang
juga kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
posted by @Adimin
Label:
TOPIK PILIHAN
November 23, 2014
posted by @Adimin
PKS: Jaksa Agung Harus Bisa Buktikan Independensi
Written By Anonymous on 23 November, 2014 | November 23, 2014
Bandar Lampung (23/22) - Penunjukan alumnus Fakultas Hukum Universitas Lampung HM Prasetyo sebagai Jaksa Agung ditanggapi oleh anggota Fraksi PKS DPR RI dari Lampung KH Abdul Hakim sebagai hak prerogatif Presiden yang harus dikawal oleh seluruh elemen masyarakat termasuk warga Lampung.
"Kita lihat bahwa publik merespon penunjukan inipun dengan harap-harap cemas karena sebelumnya Presiden Joko Widodo berjanji bahwa Jaksa Agung bukan dari kalangan parpol," ujar Abdul Hakim yang juga merupakan alumnus Universitas Lampung (Unila) dalam rilisnya, Ahad (23/11).
Dengan demikian, menurut Hakim, Prasetyo harus bisa menunjukkan dan membuktikan independensinya. "Warga Lampung dan keluarga besar Unila hanya patut berbangga jika saudara Prasetyo mampu bekerja secara profesional, tidak tebang pilih, dan benar-benar menjunjung supremasi hukum," tegas Hakim.
Selain mengucapkan selamat atas pelantikan HM Prasetyo sebagai Jaksa Agung RI, Abdul Hakim juga mengingatkan bahwa jajaran penegak hukum termasuk jaksa agung terpilih saat ini membawa amanah yang makin tidak ringan.
"Saat ini kepercayaan publik pada penegak hukum berada pada titik nadir. sangat memilukan. Mari kita sama doakan semoga membawa harapan baru demi penegakan hukum yang berkeadilan," tegasnya.
HM Prasetyo yang lahir di Tuban pada 9 Mei 1947 menyelesaikan studi sarjana di Fakultas Hukum Universitas Lampung pada tahun 1971. Setelah itu menempuh karier di korps Adhyaksa hingga akhirnya dipercaya sebagai Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (JAM-Pidum) dari 2005 hingga pensiun pada 2006.
Setelah sempat membuka kantor advokat, pada 2011 Prasetyo ikut mendirikan Ormas Nasional Demokrat dan menjadi anggota Mahkamah Partai Nasional Demokrat (Nasdem) pada 2013. Kontroversi muncul bukan hanya karena pelantikannya yang ditengarai nyaris melanggar Undang-Undang karena masih berstatus anggota DPR RI terpilih 2014-2019, namun juga karena sebelumnya Presiden Joko Widodo menegaskan akan menunjuk jaksa agung bukan dari kalangan politisi. [Humas PKS Lampung]
posted by @Adimin
Label:
SEPUTAR PKS,
TOPIK PILIHAN




