Powered by Blogger.
Humas PKS Ikuti Worshop Jurnalistik Pada Rapat Koordinasi
Humas PKS se-Sumatera Barat melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) yang berlangsung pada tanggal 4 - 6 November 2022 di Padang, Senin (5/11) ...
Search This Blog
Latest Post
April 09, 2015
posted by @Adimin
Rakor Bid. Puan PKS Padang, Mantapkan Pendataan 73 Titik Pos EKA
Written By Anonymous on 09 April, 2015 | April 09, 2015

Padang, ahad (5/4) – Bidang Perempuan DPD PKS Kota
Padang melaksanakan Rapat Koordinasi (rakor) dengan seluruh bidang perempuan
Dewan Pengurus Cabang PKS se-Kota Padang di ruang pleno DPD PKS Padang.
Dalam rakor tersebut ketua Bid. Puan PKS, Rona Rossa
menyampaikan ada beberapa point yang menjadi bahasan. Salah satunya tentang
pendataan Pos Ekonomi Keluarga (Pos EKA) yang sudah terbentuk di 73 titik di
Kota Padang. Ia menekankan kepada setiap DPC agar menuntaskan pendataan Pos EKA
seluruhnya segera di selesaikan.
Saat ini di beberapa titik Pos EKA yang ada sudah
berhasil menggerakkan ibu-ibu rumah tangga dalam hal peningkatan ekonomi
keluarga. Seperti di Kecamatan Padang Utara dan Kuranji yang bergerak dalam
kerajinan Aklirik, telah banyak hasil kerajinan yang di
hasilkan dalam bentuk pas bunga, tempat minuman,"ujar Rona Rossa usai
rakor kepada humas DPD PKS.
Pos EKA juga mengembangkan Kawasan Rumah Pangan
Lestari (KRPL) yaitu memanfaatkan kawasan pekarangan rumah dengan menanam
sayuran hijau dengan polibet. Bersama Ibu-ibu di Kelurahan Andalas Pos EKA
telah berhasil menjadi pilot project KRPL tersebut dan menjadi percontohan Pos
EKA lain di Padang," imbuh Ronna Rosa.
Rakor yang diadakan setiap tiga bulan ini juga
membahas agenda terdekat yang akan dilaksanakan oleh bid. Puan PKS. Diantara
kegiatan terdekat yang akan dilaksanakan adalah Talk Show Rumah
Keluarga Indonesia (RKI) dengan tema “Home Sweet Home”.
“Insya allah tanggal 19 april akan kita
laksanakan talk show tersebut. Selain itu, masih dalam bulan
ini bid. Puan PKS juga akan membentuk Funs Club Anak Kader,” ujarnya.
Rona Rossa juga mengharapakan kepada seluruh Bid. Puan
DPC untuk menginformasikan kepada masyarakat acara Talk Show tersebut.
Serta meminta kepada DPC juga mendata anak kader yang akan dimasukkan kedalam
Funs Club Anak Kader. (Al)
posted by @Adimin
Label:
Bingkai Berita,
KIPRAH KAMI,
SEPUTAR PKS,
TOPIK PILIHAN
April 07, 2015
posted by @Adimin
Anis Matta: Keikhlasan Luar Biasa dari Sosok Ma'mur Hasanudin
Written By Anonymous on 07 April, 2015 | April 07, 2015
Jakarta (6/4) - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Anis Matta mengatakan, bahwa PKS sangat kehilangan dengan wafatnya Ketua Wilayah Dakwah (Wilda) Banten, Jakarta dan Jawa Barat (Banjabar) Ma'mur Hasanuddin. Hal ini disampaikan Anis usai mengkuti sholat jenazah Almarhum Ma'mur Hasanuddin di Masjid Komplek Rumah Jabatan Anggota DPR RI, Kalibata, Jakarta Selatan, Senin (6/4).
"Atas nama pribadi dan atas nama kelurga besar PKS, merasa sangat kehilangan dan turut berduka cita sedalam-dalamnya atas meninggalnya saudara kami, kader kami, dan pemimpin kami, KH Ma'mur Hasanuddin," kata Anis.
Anis menilai, dirinya melihat keikhlasan yang luar biasa pada sosok pria yang semasa hidupnya akrab disapa Ustadz Ma'mur itu.
"Kami sangat kehilangan sekali atas meninggalnya beliau, karena selama beliau ada dalam kepengurusan di partai ini, beliau mengisi ruang kosong yang sangat besar dan memikul beban yang sangat berat yang selama ini beliau pikul dengan penuh keikhlasan, penuh rasa tanggungjawab dan kerja keras yang tiada henti-hentinya," tutur Anis.
Menurutnya, tidak gampang bagi kader PKS untuk mengisi posisi amanah yang ditinggalkan Ustadz Ma'mur dalam kepengurusan PKS.
'Kita merasa kehilangan yang sangat mendalam, karena kami yakin bahwa ruang yang kosong ini tidak akan gampang untuk diisi kembali oleh kita yang masih diberikan waktu oleh Allah SWT untuk melanjutkan perjuangan," ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Anis turut mendoakan Ustadz Ma'mur agar diterima semua amal ibadahnya dan diampuni segala dosa-dosanya.
"Dan semoga Allah mengumpulkan kami bersama beliau kelak di surga-Nya bersama Rasulullah dan para sahabatnya, para suhada, para sholihin dan mudah-mudahan itu adalah pertemuan dari persaudaraan dan persahabatan yang baik,” pungkas Anis.
Keterangan Foto:
Presiden PKS Anis Matta (kanan, berbaju hitam) saat memberikan penghormatan terakhir kepada jenazah Alm. Ma'mur Hasanudin di Masjid Komplek Rumah Jabatan Anggota DPR RI, Kalibata, Jakarta Selatan, Senin (6/4).
"Atas nama pribadi dan atas nama kelurga besar PKS, merasa sangat kehilangan dan turut berduka cita sedalam-dalamnya atas meninggalnya saudara kami, kader kami, dan pemimpin kami, KH Ma'mur Hasanuddin," kata Anis.
Anis menilai, dirinya melihat keikhlasan yang luar biasa pada sosok pria yang semasa hidupnya akrab disapa Ustadz Ma'mur itu.
"Kami sangat kehilangan sekali atas meninggalnya beliau, karena selama beliau ada dalam kepengurusan di partai ini, beliau mengisi ruang kosong yang sangat besar dan memikul beban yang sangat berat yang selama ini beliau pikul dengan penuh keikhlasan, penuh rasa tanggungjawab dan kerja keras yang tiada henti-hentinya," tutur Anis.
Menurutnya, tidak gampang bagi kader PKS untuk mengisi posisi amanah yang ditinggalkan Ustadz Ma'mur dalam kepengurusan PKS.
'Kita merasa kehilangan yang sangat mendalam, karena kami yakin bahwa ruang yang kosong ini tidak akan gampang untuk diisi kembali oleh kita yang masih diberikan waktu oleh Allah SWT untuk melanjutkan perjuangan," ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Anis turut mendoakan Ustadz Ma'mur agar diterima semua amal ibadahnya dan diampuni segala dosa-dosanya.
"Dan semoga Allah mengumpulkan kami bersama beliau kelak di surga-Nya bersama Rasulullah dan para sahabatnya, para suhada, para sholihin dan mudah-mudahan itu adalah pertemuan dari persaudaraan dan persahabatan yang baik,” pungkas Anis.
Keterangan Foto:
Presiden PKS Anis Matta (kanan, berbaju hitam) saat memberikan penghormatan terakhir kepada jenazah Alm. Ma'mur Hasanudin di Masjid Komplek Rumah Jabatan Anggota DPR RI, Kalibata, Jakarta Selatan, Senin (6/4).
[pks.id]
posted by @Adimin
Label:
SEPUTAR PKS,
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
April 06, 2015
posted by @Adimin
Sosok Ma'mur Hasanuddin di Mata Hidayat Nur Wahid
Written By Anonymous on 06 April, 2015 | April 06, 2015
Anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera, Ma'mur Hasanuddin, meninggal
dunia pada hari ini, Senin 6 April 2015, sekitar pukul 10.15 WIB. Banyak
kolega atau kerabat yang merasa kehilangan atas kepergian almarhum tak
terkecuali Hidayat Nur Wahid.
Tokoh PKS yang kini mengemban amanah sebagai Wakil Ketua MPR ini memiliki kenangan khusus terhadap almarhum. Menurut dia, almarhum adalah sosok pekerja keras dan loyal kepada partai.
"Seseorang yang memiliki idealisme dikenal tidak pernah membuat kontroversi," kata Hidayat saat dihubungi VIVA.co.id, beberapa saat yang lalu.
Hidayat juga menilai Ma'mur adalah tipe kader yang mengayomi anggota partai, serta amanah. Selain menjadi anggota DPR, almarhum juga secara baik melaksanakan tugas sebagai Ketua DPP PKS Wilayah Banten, Jakarta dan Jawa Barat (Banjabar) dan aktif dalam pertemuan-pertemuan organisasi muslim Indonesia dan internasional.
"Beliau orang yang rendah hati, ramah, sosok yang potensial. Kami kehilangan. Beliau meninggal di usia yang relatif masih muda," ujar Hidayat.
Tokoh PKS yang kini mengemban amanah sebagai Wakil Ketua MPR ini memiliki kenangan khusus terhadap almarhum. Menurut dia, almarhum adalah sosok pekerja keras dan loyal kepada partai.
"Seseorang yang memiliki idealisme dikenal tidak pernah membuat kontroversi," kata Hidayat saat dihubungi VIVA.co.id, beberapa saat yang lalu.
Hidayat juga menilai Ma'mur adalah tipe kader yang mengayomi anggota partai, serta amanah. Selain menjadi anggota DPR, almarhum juga secara baik melaksanakan tugas sebagai Ketua DPP PKS Wilayah Banten, Jakarta dan Jawa Barat (Banjabar) dan aktif dalam pertemuan-pertemuan organisasi muslim Indonesia dan internasional.
"Beliau orang yang rendah hati, ramah, sosok yang potensial. Kami kehilangan. Beliau meninggal di usia yang relatif masih muda," ujar Hidayat.
Ma'mur lahir di Tasikmalaya, Jawa Barat, pada 19 Desember 1959. Dia
tercatat pernah menjadi anggota Komisi IV DPR periode 2009-2014. Pada
Pemilu Legislatif lalu, Ma'mur terpilih lagi dari daerah pemilihan Jawa
Barat II. [politik.news.viva.co.id]
posted by @Adimin
Label:
SEPUTAR PKS,
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
April 06, 2015
Pria yang akrab disapa Ustadz Ma’mur tersebut meninggal dunia pada pukul 10.30 WIB di kediamannya, Jalan Lafran Fane Kelapa Dua, Cimanggis-Depok, Jawa Barat. Selain mengemban amanah sebagai Ketua Bidang Wilda Banjabar, Ustadz Ma’mur juga Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PKS.
“Seluruh Anggota DPR/MPR RI Fraksi PKS berduka cita atas wafatnya kader terbaik kami, H. Ma’mur Hasanudin (DPR 2014-2019). Mohon doa saudara-saudaraku semua,” tulis Ketua Fraksi PKS DPR RI, Jazuli Juwaini melalui akun twitternya @JazuliJuwaini.
Berdasarkan informasi yang diperoleh pewarta, Almarhum Ustadz Ma’mur dishalatkan di Komplek DPR RI Kalibata, Jakarta Selatan, pada pukul 14.00 WIB. Setelah itu, jenazah akan dimakamkan di Pemakaman Kampung Pasircabe, Subang, Jawa Barat.
“Innalillahi wa inna ilaihi rojiun. Telah wafat Ustadz Ma’mur Hasanudin pukul 10.30. Insya Allah akan disholatkan di Masjid Al Amin, Komplek DPR pukul 14.00,” jelas akun twitter @hadimulyadi68 yang merupakan milik Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi PKS, Hadi Mulyadi.
Sejumlah tokoh maupun dewan pengurus PKS, baik pusat, wilayah, hingga daerah, melakukan takziah ke kediaman Ustadz Ma’mur di Komplek DPR RI, Kalibata. Beberapa diantaranya menyampaikan bela sungkawa melalui akun media sosial.
“Semoga Allah luaskan kuburnya, diterima seluruh ibadahnya, diampuni salah dan khilafnya dan dimasukkan ke surga-Nya, dan keluarga besar diberikan kesabaran. Aamiin… Ustadz Ma’mur Hasanudin guru dan sahabat yang luar biasa. Saya sangat kehilangan,” ungkap Anggota Komisi V DPR RI dalam akun Facebook-nya, Yudi Widiana Adia.
Ma’mur Hasanudin lahir di Tasikmalaya, 19 Desember 1959. Direktur World Assembly of Moslem Youth (WAMY) untuk Indonesia periode 1992-2004 itu merupakan legislator PKS dari daerah pemilihan (dapil) Jawa Barat II, meliputi Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat. Selama menjadi Anggota DPR RI (2009-2015), Ustadz Ma’mur diamanahkan pada komisi yang membidangi masalah pertanian dan kelautan.
Menurut Ketua Komisi I DPR RI, Mahfudz Shiddiq, Almarhum yang meninggalkan seorang isteri, Anni Rosyidah, dan 7 orang anak tersebut, dikenal sebagai anggota dewan yang kritis dan banyak memberikan kontribusi bagi Kementerian Pertanian dan Kelautan.
“Beliau juga banyak membantu masyarakat di daerah pemilihannya dan di luar daerah pemilihannya, khususnya petani dan nelayan. Indonesia akan merindukan sosok seperti Almarhum H. Ma’mur Hasanudin,” kata Mahfudz melalui siaran persnya, Senin (6/4).
Selamat jalan Ustadz Ma’mur. Semoga segala amal ibadah dan perjuangan dakwah Almarhum diterima dan ditempatkan yang terbaik di sisi Allah SWT. Aamiin.
posted by @Adimin
Ma’mur Hasanudin, Pejuang Petani dan Nelayan Itu Wafat
JAKARTA (6/4) - Innalillahi wa inna ilaihi rojiun. Senin, 6 April 2015 Partai Keadilan Sejahtera (PKS) kehilangan salah satu kader terbaiknya, Ketua Bidang Wilayah Dakwah Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Barat (Wilda Banjabar) Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKS, Ma’mur Hasanudin.
Pria yang akrab disapa Ustadz Ma’mur tersebut meninggal dunia pada pukul 10.30 WIB di kediamannya, Jalan Lafran Fane Kelapa Dua, Cimanggis-Depok, Jawa Barat. Selain mengemban amanah sebagai Ketua Bidang Wilda Banjabar, Ustadz Ma’mur juga Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PKS.
“Seluruh Anggota DPR/MPR RI Fraksi PKS berduka cita atas wafatnya kader terbaik kami, H. Ma’mur Hasanudin (DPR 2014-2019). Mohon doa saudara-saudaraku semua,” tulis Ketua Fraksi PKS DPR RI, Jazuli Juwaini melalui akun twitternya @JazuliJuwaini.
Berdasarkan informasi yang diperoleh pewarta, Almarhum Ustadz Ma’mur dishalatkan di Komplek DPR RI Kalibata, Jakarta Selatan, pada pukul 14.00 WIB. Setelah itu, jenazah akan dimakamkan di Pemakaman Kampung Pasircabe, Subang, Jawa Barat.
“Innalillahi wa inna ilaihi rojiun. Telah wafat Ustadz Ma’mur Hasanudin pukul 10.30. Insya Allah akan disholatkan di Masjid Al Amin, Komplek DPR pukul 14.00,” jelas akun twitter @hadimulyadi68 yang merupakan milik Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi PKS, Hadi Mulyadi.
Sejumlah tokoh maupun dewan pengurus PKS, baik pusat, wilayah, hingga daerah, melakukan takziah ke kediaman Ustadz Ma’mur di Komplek DPR RI, Kalibata. Beberapa diantaranya menyampaikan bela sungkawa melalui akun media sosial.
“Semoga Allah luaskan kuburnya, diterima seluruh ibadahnya, diampuni salah dan khilafnya dan dimasukkan ke surga-Nya, dan keluarga besar diberikan kesabaran. Aamiin… Ustadz Ma’mur Hasanudin guru dan sahabat yang luar biasa. Saya sangat kehilangan,” ungkap Anggota Komisi V DPR RI dalam akun Facebook-nya, Yudi Widiana Adia.
Ma’mur Hasanudin lahir di Tasikmalaya, 19 Desember 1959. Direktur World Assembly of Moslem Youth (WAMY) untuk Indonesia periode 1992-2004 itu merupakan legislator PKS dari daerah pemilihan (dapil) Jawa Barat II, meliputi Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat. Selama menjadi Anggota DPR RI (2009-2015), Ustadz Ma’mur diamanahkan pada komisi yang membidangi masalah pertanian dan kelautan.
Menurut Ketua Komisi I DPR RI, Mahfudz Shiddiq, Almarhum yang meninggalkan seorang isteri, Anni Rosyidah, dan 7 orang anak tersebut, dikenal sebagai anggota dewan yang kritis dan banyak memberikan kontribusi bagi Kementerian Pertanian dan Kelautan.
“Beliau juga banyak membantu masyarakat di daerah pemilihannya dan di luar daerah pemilihannya, khususnya petani dan nelayan. Indonesia akan merindukan sosok seperti Almarhum H. Ma’mur Hasanudin,” kata Mahfudz melalui siaran persnya, Senin (6/4).
Selamat jalan Ustadz Ma’mur. Semoga segala amal ibadah dan perjuangan dakwah Almarhum diterima dan ditempatkan yang terbaik di sisi Allah SWT. Aamiin.
[pks.id]
Label:
SEPUTAR PKS,
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
April 06, 2015
posted by @Adimin
Politisi Senior PKS Ma'mur Hasanuddin Meninggal Dunia
Politisi senior Partai Keadilan Sejahtera, Ma'mur Hasanuddin meningga dunia pada hari ini, Senin 6 April 2015. Berdasarkan informasi yang dihimpun, Ma'mur meninggal karena sakit.
"Saya dikabari oleh staf beliau, Pak Ilyas. Beliau meninggal pada pukul 10.15 WIB," kata politisi PKS, Hidayat Nur Wahid, saat dihubungi VIVA.co.id beberapa saat yang lalu.
Hidayat mengatakan, almarhum Ma'mur sudah lama dirawat di Rumah Sakit Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta.
"Beliau sakit dirawat di RSCM. Tapi detail penyakitnya saya kurang tahu pasti," kata Hidayat lagi.
Hidayat menjelaskan, saat ini jenazah berada di rumah duka di Depok, Jawa Barat. Berdasarkan sepengetahuannya, almarhum nanti akan disalatkan di Masjid Kompleks DPR di Kalibata, Jakarta Selatan.
"Beliau termasuk yang berpandangan jenazah perlu disegerakan untuk dimakamkan. Kemungkinan besar (dimakamkan) saat shalat dzuhur atau sebelumnya. Terus dibawa ke Subang, dimakamkan di sana," tutur Wakil Ketua MPR tersebut. [politik.news.viva.co.id]
"Saya dikabari oleh staf beliau, Pak Ilyas. Beliau meninggal pada pukul 10.15 WIB," kata politisi PKS, Hidayat Nur Wahid, saat dihubungi VIVA.co.id beberapa saat yang lalu.
Hidayat mengatakan, almarhum Ma'mur sudah lama dirawat di Rumah Sakit Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta.
"Beliau sakit dirawat di RSCM. Tapi detail penyakitnya saya kurang tahu pasti," kata Hidayat lagi.
Hidayat menjelaskan, saat ini jenazah berada di rumah duka di Depok, Jawa Barat. Berdasarkan sepengetahuannya, almarhum nanti akan disalatkan di Masjid Kompleks DPR di Kalibata, Jakarta Selatan.
"Beliau termasuk yang berpandangan jenazah perlu disegerakan untuk dimakamkan. Kemungkinan besar (dimakamkan) saat shalat dzuhur atau sebelumnya. Terus dibawa ke Subang, dimakamkan di sana," tutur Wakil Ketua MPR tersebut. [politik.news.viva.co.id]
posted by @Adimin
Label:
SEPUTAR PKS,
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
April 05, 2015
posted by @Adimin
Wako Mahyeldi, Bahaya Pelecehan Seksual Terhadap Anak, Wajib Diantisipasi Sedini Mungkin
Written By Anonymous on 05 April, 2015 | April 05, 2015

PADANG -- Bahaya perbuatan terlarang seperti pelecehan seksual terhadap anak, memang wajib diantisipasi sedini mungkin. Meski kasus ini terbilang minim terjadi di Kota Padang, namun upaya dan pencegahannya wajib terus dilakukan beberapa pihak terkait. Diantaranya, berupa digelarnya seminar dan workshop yang bertajuk Selamat dan Lindungi Anak Dari Kekerasan Seksual (Selaras) di Palanta Rumah Dinas Walikota Padang, Sabtu (4/4).
Kegiatan yang diprakarsai oleh Dompet Dhuafa Singgalang Padang ini, dibuka oleh Walikota Padang, H Mahyeldi Ansharullah. Sebagai nara sumber, Ketua TP PKK Kota Padang, Ny Harneli Bahar, Pakar Psikolog Anak asal Jakarta, Siti Komariah dan dari Polresta Padang. Sedangkan untuk peserta, terdiri dari puluhan orang tua dan mahasiswa jurusan psikologi di Kota Padang.
"Pelecehan seksual ini perbuatan yang sangat tercela. Tidak hanya bertentangan dengan hukum, budaya, dan norma-norma agama, namun sangat berdampak buruk bagi masa depan korbannya. Oleh sebab itu, secara tegas perilaku menyimpang in wajib kita antisipasi dan pelakunya juga wajib ditindak secara tegas," ujar walikota dalam sambutannya.
Mahyeldi melanjutkan, melalui seminar bahaya pelecehan seksual terhadap anak kali ini, berharap agar kejadian ini tidak terjadi di Kota Padang. Sebagaimana, khususnya para orang tua dari anak-anak, diharapkan betul untuk melakukan pengawasan.
Seperti halnya, Pemerintah Kota (Pemko) Padang melalui Dinas Pendidikan, juga melakukan antisipasi dengan melakukan pengawasan disertai sosialisasi di lingkungan sekolah.
"Maka untuk itu, anak-anak selaku generasi penerus bangsa ini, harus kita lindungi bersama. Berikanlah yang terbaik untuk mereka, jika ada pengaruh-pengaruh yang menjurus timbulnya perbuatan ini wajib kita cegah seperti halnya porno aksi dan pornografi," himbaunya.
Sementara itu, Panitia Penyelenggara Seminar, Musfa Hendri menyebutkan, adapun yang melatar belakangi seminar ini, berdasarkan maraknya ditemuka kasus pelecehan seksual terhadap anak di beberapa daerah belakangan ini. Baik yang telah terungkap maupun tidak terungkap.
"Melalui seminar ini kita berharap, para peserta mampu menekankan dan memberi perlindungan bagi anak-anaknya. Seperti mengontrol perilaku, lingkungan bermain dan menyampaikan bahaya seksual secara detail. Sehingga, segala bentuk pelecehan seksual terhadap anak ini, tidak terjadi di Kota Padang," imbuhnya. [Humas dan Protokol Kota Padang]
Label:
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
April 05, 2015
posted by @Adimin
DPR Tuntut Pemerintah Atasi Kenaikan Tarif
Jakarta (4/2) - Komisi V DPR RI menuntut ketegasan pemerintah soal pengawasan tarif angkutan umum. Pasalnya, meski pemerintah menolak kenaikan tarif pasca kenaikan BBM akhir Maret lalu, faktanya di lapangan kenaikan tarif angkutan tetap terjadi.
Wakil Ketua Komisi V DPR RI Yudi Widiana Adia mengungkapkan hal itu, Kamis (2/4), menyusul banyaknya keluhan masyarakat atas kenaikan tarif secara sepihak yang dilakukan pengusaha angkutan dan sopir angkot.
“Katanya Menhub sudah menolak kenaikan tarif angkutan. Tapi, faktanya di lapangan terjadi kenaikan tarif secara sepihak. Disini harus ada peran pemerintah dalam hal pengawasan. Bukan hanya statement saja tidak naik, tapi tidak mengambil tindakan apa-apa untuk mengatur soal tarif angkutan,” kata Yudi.
Menurut Yudi, jika memang pemerintah menolak kenaikan tarif, seharusnya kebijakan tersebut diikuti dengan langkah pengawasan di lapangan, termasuk berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah (Pemda) dan organda agar sama-sama mengawasi kebijakan tersebut.
Namun, lanjut Yudi, yang terjadi seperti ada pembiaran soal kenaikan tarif angkutan. Di beberapa daerah seperti DKI Jakarta, Cirebon, Surabaya dan beberapa kota besar lainnya, tarif angkutan umum naik antara Rp500 hngga Rp1000.
“Seharusnya, pemerintah sudah mengantisipasi ini. Minta semua Dinas Perhubungan untuk mengawasi tarif angkutan. Jika ada pelanggaran, berikan sanksi. Apakah itu sudah dilakukan? Selama ini tidak pernah ada sanksi yang diberikan atas pelanggaran tarif, baik oleh pemerintah pusat dan daerah. Sehingga tidak memberikan efek jera. Seharusnya peran pemerintah lebih nyata di saat situasi ketidakpastian seperti ini,” ujar Yudi.
Dalam kesempatan itu, Yudi juga menyesalkan kebijakan pemerintah yang melepas harga BBM sesuai harga pasar. Menurut Yudi, untuk komoditas strategis seperti BBM, peran pemerintah saat penting untuk menstabilkan harga sehingga tidak menyengsarakan masyarakat dengan tarif BBM yang berubah-ubah setiap bulan.
Karena itu, Politisi PKS ini menyarankan pemerintah untuk memberlakukan 2 harga untuk BBM yaitu subsidi untuk angkutan umum dan harga keekonomian.
“Pemberian subsidi untuk angkautan umum, tidak akan merugikan pemerintah, karena pemerintah hanya mengeluarkan dana sekitar Rp7 triliun untuk memenuhi BBM subsidi bagi angkutan umum penumpang dan barang,” pungkas Yudi. [Humas Fraksi PKS DPR RI]
Label:
SEPUTAR PKS,
TOPIK PILIHAN
April 05, 2015
Laki-laki itu menjawab, "Aku sudah berkeluarga dan saat ini betul-betul membutuhkan makanan untuk mereka". Mendengar itu aku akhirnya mengizinkan dia mengambil makanan itu.
Ketika pagi tiba, Rasulullah bertanya, "Wahai Abu Hurairah, apa yang kau lakukan kemarin?"
Aku menjawab, "Wahai Rasulullah, seorang laki-laki mengadukan kesusahan keluarganya dan dia memohon harta zakat pada saat itu juga, lalu aku persilahkan dia mengambilnya".
Rasulullah SAW bersabda kembali, "Dia telah mengelabuimu, wahai Abu Hurairah, dan besok akan kembali lagi".
Karena tahu dia akan kembali lagi, keesokan harinya aku mengawasi secara teliti dan ternyata betul apa yang disampikan Rasulullah, dia telah berada di ruang harta zakat sambil memilih-milih harta zakat yang terkumpul lalu ia mengambilnya.
Melihat itu, aku berkata kembali, "Jangan kau ambil dulu harta itu sampai ada izin dari Rasulullah SAW".
Laki-laki itu menjawab, "Aku betul-betul sangat membutuhkan makanan itu sekarang, keluargaku kini sedang menunggu menahan lapar. Aku berjanji tidak akan kembali lagi esok hari." Mendengar itu, aku merasa kasihan dan akhirnya aku persilahkan kembali dia mengambil harta zakat.
Keesokan harinya Rasulullah bertanya kembali, "Apa yang kau lakukan kemarin, wahai Abu Hurairah?"
Aku menjawab, "Orang kemarin datang lagi dan meminta harta zakat. Karena keluarganya sudah lama menunggu kelaparan, akhirnya aku kembali mengizinkan dia mengambil harta zakat tersebut."
Mendengar itu, Rasul bersabda kembali, "Dia telah membohongimu dan besok akan kembali untuk yang ke tiga kalinya."
Besoknya ternyata laki-laki itu kembali lagi. Seperti biasanya, dia mengambil harta zakat yang telah terkumpul di dalam gudang. Melihat itu, kembali aku menegur, "Janan mengambil dahulu, aku akan memohon izin kepada Rasulullah SAW terlebih dahulu. Bukankah kau berjanji tidak akan kembali lagi, tapi kenapa kini kembali juga?"
Laki-laki itu menjawab, "Izinkanlah untuk terakhir kalinya aku mengambil harta zakat ini dan sebagai imbalan aku akan ajarkan kepadamu sebuah kalimat yang apabila kamu membacanya, Allah akan selalu menjagamu dank au tidak akan disentuh dan didekati oleh setan sehingga pagi hari".
Aku tertarik dengan ucapannya. Aku pun menanyakan kalmat apa itu. Dia menjawab, "Apabila kau hendak tidur, jangan lupa membaca Ayat Kursi terlebih dahulu karena dengannya Allah akan menjagamu dan kau tidak akan didekati setan hingga pagi tiba." Kali inipun aku mengizinkannya mengambil harta zakat.
Keesokan harinya Rasulullah kembali menanyakan apa yang telah kulakukan kemarin dan kukatakan, "Ya Rasulullah, aku terpaksa membolehkannya kembali mengambil harta zakat setelah dia mengajarkanku kalimat yang sangat bermanfaat dan berfaedah."
Rasul bertanya, "kalimat apa yang diajarkannya?"
Aku menjawab bahwa dia mengajarkan ayat Kursi dari awal sampai akhir dan dia katakana bahwa kalau aku membacanya Allah akan menjagaku sampai pagi hari.
Rasulullah SAW lalu bersabda,"Kini apa yang dia sampaikan memang betul namun tetap saja dia sudah berhasil mengelabuimu dengan mengambil harta zakat. Tahukah kau siapa laki yang mendatangimu tiga kali itu?"
Aku menjawab, "Tidak, aku tidak tahu"
Rasulullah SAW kembali bersabda, "Ketahuilah, dia itu setan." (HR. Bukhari) - See more at: http://mozaik.inilah.com/read/detail/2170438/iblis-pun-hafal-ayat-kursi#sthash.FRfN8scT.dpuf
Laki-laki itu menjawab, "Aku sudah berkeluarga dan saat ini betul-betul membutuhkan makanan untuk mereka". Mendengar itu aku akhirnya mengizinkan dia mengambil makanan itu.
Ketika pagi tiba, Rasulullah bertanya, "Wahai Abu Hurairah, apa yang kau lakukan kemarin?"
Aku menjawab, "Wahai Rasulullah, seorang laki-laki mengadukan kesusahan keluarganya dan dia memohon harta zakat pada saat itu juga, lalu aku persilahkan dia mengambilnya".
Rasulullah SAW bersabda kembali, "Dia telah mengelabuimu, wahai Abu Hurairah, dan besok akan kembali lagi".
Karena tahu dia akan kembali lagi, keesokan harinya aku mengawasi secara teliti dan ternyata betul apa yang disampikan Rasulullah, dia telah berada di ruang harta zakat sambil memilih-milih harta zakat yang terkumpul lalu ia mengambilnya.
Melihat itu, aku berkata kembali, "Jangan kau ambil dulu harta itu sampai ada izin dari Rasulullah SAW".
Laki-laki itu menjawab, "Aku betul-betul sangat membutuhkan makanan itu sekarang, keluargaku kini sedang menunggu menahan lapar. Aku berjanji tidak akan kembali lagi esok hari." Mendengar itu, aku merasa kasihan dan akhirnya aku persilahkan kembali dia mengambil harta zakat.
Keesokan harinya Rasulullah bertanya kembali, "Apa yang kau lakukan kemarin, wahai Abu Hurairah?"
Aku menjawab, "Orang kemarin datang lagi dan meminta harta zakat.
Mendengar itu, Rasul bersabda kembali, "Dia telah membohongimu dan besok akan kembali untuk yang ke tiga kalinya."
Besoknya ternyata laki-laki itu kembali lagi. Seperti biasanya, dia mengambil harta zakat yang telah terkumpul di dalam gudang. Melihat itu, kembali aku menegur, "Janan mengambil dahulu, aku akan memohon izin kepada Rasulullah SAW terlebih dahulu. Bukankah kau berjanji tidak akan kembali lagi, tapi kenapa kini kembali juga?"
Laki-laki itu menjawab, "Izinkanlah untuk terakhir kalinya aku mengambil harta zakat ini dan sebagai imbalan aku akan ajarkan kepadamu sebuah kalimat yang apabila kamu membacanya, Allah akan selalu menjagamu dank au tidak akan disentuh dan didekati oleh setan sehingga pagi hari".
Aku tertarik dengan ucapannya. Aku pun menanyakan kalmat apa itu. Dia menjawab, "Apabila kau hendak tidur, jangan lupa membaca Ayat Kursi terlebih dahulu karena dengannya Allah akan menjagamu dan kau tidak akan didekati setan hingga pagi tiba." Kali inipun aku mengizinkannya mengambil harta zakat.
Keesokan harinya Rasulullah kembali menanyakan apa yang telah kulakukan kemarin dan kukatakan, "Ya Rasulullah, aku terpaksa membolehkannya kembali mengambil harta zakat setelah dia mengajarkanku kalimat yang sangat bermanfaat dan berfaedah."
Rasul bertanya, "kalimat apa yang diajarkannya?"
Aku menjawab bahwa dia mengajarkan ayat Kursi dari awal sampai akhir dan dia katakana bahwa kalau aku membacanya Allah akan menjagaku sampai pagi hari.
Rasulullah SAW lalu bersabda,"Kini apa yang dia sampaikan memang betul namun tetap saja dia sudah berhasil mengelabuimu dengan mengambil harta zakat. Tahukah kau siapa laki yang mendatangimu tiga kali itu?"
Aku menjawab, "Tidak, aku tidak tahu"
Rasulullah SAW kembali bersabda, "Ketahuilah, dia itu setan." (HR. Bukhari)
Iblis Pun Hafal Ayat Kursi
Laki-laki itu menjawab, "Aku sudah berkeluarga dan saat ini betul-betul membutuhkan makanan untuk mereka". Mendengar itu aku akhirnya mengizinkan dia mengambil makanan itu.
Ketika pagi tiba, Rasulullah bertanya, "Wahai Abu Hurairah, apa yang kau lakukan kemarin?"
Aku menjawab, "Wahai Rasulullah, seorang laki-laki mengadukan kesusahan keluarganya dan dia memohon harta zakat pada saat itu juga, lalu aku persilahkan dia mengambilnya".
Rasulullah SAW bersabda kembali, "Dia telah mengelabuimu, wahai Abu Hurairah, dan besok akan kembali lagi".
Karena tahu dia akan kembali lagi, keesokan harinya aku mengawasi secara teliti dan ternyata betul apa yang disampikan Rasulullah, dia telah berada di ruang harta zakat sambil memilih-milih harta zakat yang terkumpul lalu ia mengambilnya.
Melihat itu, aku berkata kembali, "Jangan kau ambil dulu harta itu sampai ada izin dari Rasulullah SAW".
Laki-laki itu menjawab, "Aku betul-betul sangat membutuhkan makanan itu sekarang, keluargaku kini sedang menunggu menahan lapar. Aku berjanji tidak akan kembali lagi esok hari." Mendengar itu, aku merasa kasihan dan akhirnya aku persilahkan kembali dia mengambil harta zakat.
Keesokan harinya Rasulullah bertanya kembali, "Apa yang kau lakukan kemarin, wahai Abu Hurairah?"
Aku menjawab, "Orang kemarin datang lagi dan meminta harta zakat. Karena keluarganya sudah lama menunggu kelaparan, akhirnya aku kembali mengizinkan dia mengambil harta zakat tersebut."
Mendengar itu, Rasul bersabda kembali, "Dia telah membohongimu dan besok akan kembali untuk yang ke tiga kalinya."
Besoknya ternyata laki-laki itu kembali lagi. Seperti biasanya, dia mengambil harta zakat yang telah terkumpul di dalam gudang. Melihat itu, kembali aku menegur, "Janan mengambil dahulu, aku akan memohon izin kepada Rasulullah SAW terlebih dahulu. Bukankah kau berjanji tidak akan kembali lagi, tapi kenapa kini kembali juga?"
Laki-laki itu menjawab, "Izinkanlah untuk terakhir kalinya aku mengambil harta zakat ini dan sebagai imbalan aku akan ajarkan kepadamu sebuah kalimat yang apabila kamu membacanya, Allah akan selalu menjagamu dank au tidak akan disentuh dan didekati oleh setan sehingga pagi hari".
Aku tertarik dengan ucapannya. Aku pun menanyakan kalmat apa itu. Dia menjawab, "Apabila kau hendak tidur, jangan lupa membaca Ayat Kursi terlebih dahulu karena dengannya Allah akan menjagamu dan kau tidak akan didekati setan hingga pagi tiba." Kali inipun aku mengizinkannya mengambil harta zakat.
Keesokan harinya Rasulullah kembali menanyakan apa yang telah kulakukan kemarin dan kukatakan, "Ya Rasulullah, aku terpaksa membolehkannya kembali mengambil harta zakat setelah dia mengajarkanku kalimat yang sangat bermanfaat dan berfaedah."
Rasul bertanya, "kalimat apa yang diajarkannya?"
Aku menjawab bahwa dia mengajarkan ayat Kursi dari awal sampai akhir dan dia katakana bahwa kalau aku membacanya Allah akan menjagaku sampai pagi hari.
Rasulullah SAW lalu bersabda,"Kini apa yang dia sampaikan memang betul namun tetap saja dia sudah berhasil mengelabuimu dengan mengambil harta zakat. Tahukah kau siapa laki yang mendatangimu tiga kali itu?"
Aku menjawab, "Tidak, aku tidak tahu"
Rasulullah SAW kembali bersabda, "Ketahuilah, dia itu setan." (HR. Bukhari) - See more at: http://mozaik.inilah.com/read/detail/2170438/iblis-pun-hafal-ayat-kursi#sthash.FRfN8scT.dpuf
Abu
Hurairah RA bercerita : Suatu hari Rasulullah SAW menugaskanku untuk menjaga
harta zakat pada bulan Ramadhan. Tiba-tiba datanglah seorang laki-laki
melihat-lihat makanan dan langsung mengambilnya. Aku lalu menegurnya,
"Jangan dulu mengambil, sebelum kusampaikan tentangmu kepada
Rasulullah".
Laki-laki itu menjawab, "Aku sudah berkeluarga dan saat ini betul-betul membutuhkan makanan untuk mereka". Mendengar itu aku akhirnya mengizinkan dia mengambil makanan itu.
Ketika pagi tiba, Rasulullah bertanya, "Wahai Abu Hurairah, apa yang kau lakukan kemarin?"
Aku menjawab, "Wahai Rasulullah, seorang laki-laki mengadukan kesusahan keluarganya dan dia memohon harta zakat pada saat itu juga, lalu aku persilahkan dia mengambilnya".
Rasulullah SAW bersabda kembali, "Dia telah mengelabuimu, wahai Abu Hurairah, dan besok akan kembali lagi".
Karena tahu dia akan kembali lagi, keesokan harinya aku mengawasi secara teliti dan ternyata betul apa yang disampikan Rasulullah, dia telah berada di ruang harta zakat sambil memilih-milih harta zakat yang terkumpul lalu ia mengambilnya.
Melihat itu, aku berkata kembali, "Jangan kau ambil dulu harta itu sampai ada izin dari Rasulullah SAW".
Laki-laki itu menjawab, "Aku betul-betul sangat membutuhkan makanan itu sekarang, keluargaku kini sedang menunggu menahan lapar. Aku berjanji tidak akan kembali lagi esok hari." Mendengar itu, aku merasa kasihan dan akhirnya aku persilahkan kembali dia mengambil harta zakat.
Keesokan harinya Rasulullah bertanya kembali, "Apa yang kau lakukan kemarin, wahai Abu Hurairah?"
Aku menjawab, "Orang kemarin datang lagi dan meminta harta zakat.
Karena
keluarganya sudah lama menunggu kelaparan, akhirnya aku kembali mengizinkan dia
mengambil harta zakat tersebut."
Mendengar itu, Rasul bersabda kembali, "Dia telah membohongimu dan besok akan kembali untuk yang ke tiga kalinya."
Besoknya ternyata laki-laki itu kembali lagi. Seperti biasanya, dia mengambil harta zakat yang telah terkumpul di dalam gudang. Melihat itu, kembali aku menegur, "Janan mengambil dahulu, aku akan memohon izin kepada Rasulullah SAW terlebih dahulu. Bukankah kau berjanji tidak akan kembali lagi, tapi kenapa kini kembali juga?"
Laki-laki itu menjawab, "Izinkanlah untuk terakhir kalinya aku mengambil harta zakat ini dan sebagai imbalan aku akan ajarkan kepadamu sebuah kalimat yang apabila kamu membacanya, Allah akan selalu menjagamu dank au tidak akan disentuh dan didekati oleh setan sehingga pagi hari".
Aku tertarik dengan ucapannya. Aku pun menanyakan kalmat apa itu. Dia menjawab, "Apabila kau hendak tidur, jangan lupa membaca Ayat Kursi terlebih dahulu karena dengannya Allah akan menjagamu dan kau tidak akan didekati setan hingga pagi tiba." Kali inipun aku mengizinkannya mengambil harta zakat.
Keesokan harinya Rasulullah kembali menanyakan apa yang telah kulakukan kemarin dan kukatakan, "Ya Rasulullah, aku terpaksa membolehkannya kembali mengambil harta zakat setelah dia mengajarkanku kalimat yang sangat bermanfaat dan berfaedah."
Rasul bertanya, "kalimat apa yang diajarkannya?"
Aku menjawab bahwa dia mengajarkan ayat Kursi dari awal sampai akhir dan dia katakana bahwa kalau aku membacanya Allah akan menjagaku sampai pagi hari.
Rasulullah SAW lalu bersabda,"Kini apa yang dia sampaikan memang betul namun tetap saja dia sudah berhasil mengelabuimu dengan mengambil harta zakat. Tahukah kau siapa laki yang mendatangimu tiga kali itu?"
Aku menjawab, "Tidak, aku tidak tahu"
Rasulullah SAW kembali bersabda, "Ketahuilah, dia itu setan." (HR. Bukhari)
hidayatullah.com
posted by @Adimin
Label:
OASE,
TOPIK PILIHAN
April 03, 2015
posted by @Adimin
PKS Tunjuk Mahfudz Siddiq Tangani Pemblokiran Situs Islam
Written By Anonymous on 03 April, 2015 | April 03, 2015
Sekretaris Jenderal Partai Keadilan Sejahtera Taufik Ridho mengatakan belum ada sikap resmi partai terkait wacana Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) untuk memblokir 22 situs yang diduga mengajarkan gerakan radikal. Diketahui, wacana tersebut berawal dari permintaan yang diberikan oleh Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) kepada Kominfo.
"Sikap resmi partai belum ada" ujar Taufik pada saat dihubungi oleh CNN Indonesia, Selasa (31/3).
Lebih lanjut, ia mengatakan tidak ada permintaan secara khusus yang diberikan oleh Dewan Pimipinan Pusat (DPP) kepada Wakil Sekretaris Jenderal PKS Mahfudz Siddiq, yang saat ini menjabat sebagai Ketua Komisi I.
Taufik mengatakan DPP percayakan pada Mahfudz, mengingat hal tersebut menjadi ranah DPR terutama Komisi I.
"Tidak ada (permintaan dari DPP). Kalau Mahfudz minta dikaji ulang dan diteliti lebih dahulu. Yang lebih berwenang lebih bagus. Kalau kami (DPP) terlalu jauh," kata dia menegaskan.
Dalam kesempatan yang berbeda, Ketua Dewan Syariah Pusat Partai Keadilan Sejahtera Surahman Hidayat menilai wajar adanya apabila pada akhirnya Komisi I nantinya akan melakukan pemanggilan kepada pemerintah terkait hal ini. Ia pun mengungkapkan akan didukungnya rencana tersebut oleh anggota fraksi PKS di DPR. Dukungan tersebut diberikan agar dasar pemblokiran tersebut dapat menjadi jelas, karena telah menyebabkan pro dan kontra di masyarakat.
"Fraksi tentu saja ke anggotanya yang duduk di Komisi I mendorong, apalagi Ketua Komisinya dari PKS. Jadi, sangat wajar apabila (pemerintah) dimintai keterangan agar tidak ada kesalahpahaman yang terlalu jauh. Bahaya apabila pemerintah salah paham dengan umat," ujar Surahman.
Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi I Hanafi Rais mengungkapkan adanya rencana untuk memanggil Menkominfo untuk melakukan rapat kerja dalam satu atau dua pekan ke depan terkait wacana pemblokiran 22 situs tersebut.
Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) meminta agar Kominfo melakukan blokir terhadap sejumlah situs Islam yang dianggap menyebarkan ajaran radikal. Kominfo pun telah melayangkan surat ke penyedia jasa layanan internet (ISP) untuk memblokir 22 situs yang diduga menampilkan konten Islam radikal.
Situs tersebut antara lain arrahmah.com, voa-islam.com, ghur4ba.blogspot.com, dakwatuna.com, kafilahmujahid.com, an-najah.net, muslimdaily.net, hidayatullah.com, dakwahmedia.com, muqawamah.com, lasdipo.com, gemaislam.com, dan eramuslim.com.(*)
posted by @Adimin
Label:
SEPUTAR PKS,
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
April 02, 2015
posted by @Adimin
Gubernur Irwan dan Walikota Mahyeldi Resmikan Jembatan Batu Busuk
Written By Anonymous on 02 April, 2015 | April 02, 2015

PADANG - Setelah puluhan tahun, masyarakat Batu Busuak, Kelurahan Lambung Bukik, Kecamatan Pauh, Kota Padang akhirnya memiliki jembatan yang representatif dan permanen. Menyusul diresmikannya penggunaan jembatan tersebut oleh Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno, Rabu (1/4) petang.
Gubernur Irwan yang didampingi Walikota Padang H. Mahyeldi Ansharullah melakukan penandatanganan prasasti sekaligus pengguntingan pita menandai peresmian dua jembatan. Yaitu, jembatan Batu Busuak dan Jembatan Arai Pinang. Kedua jembatan ini dibangun dengan biaya tahun jamak Anggaran Pembangunan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Sumatera Barat sebesar Rp. 14,3 miliar.
Menurut Irwan, jembatan yang diresmikan hari ini merupakan dua dari enam jembatan yang dibangun Pemerintah Provinsi di Kota Padang. Sedangkan sebelumnya sudah diresmikan beberapa jembatan, seperti Jembatan Pasia Jambak. Saat ini tinggal melanjutkan pembangunan jembatan Gunung Nago, Kuranji.
“Mudah – mudahan dalam waktu dekat pembangunan jembatan yang masih terbengkalai di Gunung Nago tersebut dapat kita lanjutkan dan selesai di tahun ini,”ujar Irwan.
Dalam kesempatan yang sama, Walikota Mahyeldi mengatakan, selain jembatan yang dibangun melalui anggaran provinsi, Pemko Padang sendiri juga sudah membangun empat jembatan.
“Kita akan terus meningkatkan kualitas akses bagi masyarakat, baik dengan melakukan pembangunan jembatan maupun pembukaan jalan – jalan baru,” ujar Mahyeldi.
Sementara itu, dengan selesainya jembatan yang menghubungkan kampung Kapalo Koto dengan Batu Busuak Lambuang Bukik ini, disambut baik oleh masyarakat setempat. Seperti diungkapan Martius, selama puluhan tahun warga Batu Busuak kesulitan membawa hasil panen untuk bisa dibawa langsung menggunakan kendaraan roda empat, namun dengan adanya jembatan ini akan membuat akses lebih mudah.
“Kami bersyukur, pembangunan jembatan yang sejak lama diharapkan saat ini sudah terwujud dan sudah bisa dimanfaatkan masyarakat. Kami berharap, masyarakat disini akan lebih meningkat taraf hidupnya karena sudah adanya akses jalan dan jembatan yang bisa dilalui kendaraan roda empat,” tuturnya. [Humas dan Protokol Kota Padang]
Label:
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
April 02, 2015
posted by @Adimin
Cegah Paham Radikalisme, Fraksi PKS DPR Gelar Lomba Penulisan Kebangsaan
Jakarta (01/04) - Berkembangnya paham radikalisme di sebagian kalangan umat beragama di Indonesia mesti disikapi dengan bijak. Fraksi Partai keadilan Sejahtera (FPKS) Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) menggelar lomba penulisan bertema kebangsaan untuk mencegah paham radikalisme.
Mengambil tajuk "Nasionalisme Indonesia Menjawab Tantangan Global", FPKS meyakini bahwa lebih banyak orang Indonesia yang mencintai negerinya daripada 'menjual' negara hanya demi pemahaman sempit baik kedaerahan atau keyakinan agama. Demikian disampaikan ketua FPKS DPR RI, Jazuli Juwaini, di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (01/04)
Jazuli menuturkan, bahwa latar belakang lomba karya tulis kebangsaan ini diantaranya adalah globalisasi yang menjadi salah satu tantangan terbesar nasionalisme setiap bangsa. Selain itu, lomba ini juga diadakan untuk memperingati ulang tahun PKS ke-17.
"Oleh karena itu, tujuan dari diselenggarakannya lomba penulisan kebangsaan ini diantaranya adalah membangkitkan semangat jiwa nasionalisme Indonesia di tengah arus globalisasi. Selain itu, Fraksi PKS ingin ikut serta mengokohkan nilai-nilai agama sebagai perekat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara," kata Jazuli.
Ada beberapa tema dalam lomba karya tulis kebangsaan ini. Diantaranya "Karakteristik Demokrasi Pancasila", "Peran Generasi Muda dalam Menjaga Keutuhan NKRI", dan beberapa tema lainnya.
Peserta lomba karya tulis kebangsaan ini terbagi ke dalam tiga kategori. Pertama, kategori pelajar dan mahasiswa. Kedua, kategori umum. Ketiga, kategori ibu rumah tangga. Ketika ditanya mengenai mengapa ibu rumah tangga masuk dalam kategori peserta lomba karya tulis kebangsaan ini, Jazuli dengan tegas tidak ingin menafikan peran mereka sebagai faktor ketahanan keluarga Indonesia.
"Jangan salah, ibu rumah tangga memiliki peran yang sangat vital dalam ketahanan republik ini. Jangan nafikan peran mereka," kata Jazuli.
Dewan juri untuk lomba karya tulis kebangsaan ini terdiri dari unsure ahli (LIPI, Lemhanas, TNI, POLRI, dan Budayawan) dan unsure Anggota FPKS DPR RI (Hidayat Nur Wahid, Soenmandjaya Rukmandis, dan AdangDaradjatun). Waktu pengiriman tulisan dibuka tanggal 1 April dan ditutup tanggal 21 april 2015.
Seluruh warga negara Indonesia, ujarJazuli, dapat mengikuti kegiatan ini dan mengakses syarat serta ketentuannya di website FPKS, yaitu fraksidpr.pks.id
"Kami undangpelajar, mahasiswa, profesional, petani, pekerja, ibu rumah tangga dan lainnya untuk mengirimkan karyanya ke panitia lomba," pungkas Jazuli. [Humas Fraksi PKS DPR RI]
Label:
SEPUTAR PKS,
TOKOH,
TOPIK PILIHAN

