Powered by Blogger.
Humas PKS Ikuti Worshop Jurnalistik Pada Rapat Koordinasi
Humas PKS se-Sumatera Barat melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) yang berlangsung pada tanggal 4 - 6 November 2022 di Padang, Senin (5/11) ...
Search This Blog
Latest Post
January 16, 2016
posted by @Adimin
Usai Jumling di Masjid Imaduddin Mahyeldi Tampung Aspirasi Warga Kampung Lapai
Written By Anonymous on 16 January, 2016 | January 16, 2016
PADANG – Dalam kegiatan Jumat Keliling (Jumling) di Masjid Imaduddin Komplek Wisma Indah II Kelurahan Kampung Lapai Kecamatan Nanggalo pada Jumat (15/1), Walikota Padang, H Mahyeldi Dt Marajo beserta sejumlah jajarannya, menampung berbagai saran dan masukan yang ditujukan masyarakat setempat.
Mahyeldi menyampaikan, atas nama Pemerintah Kota (Pemko) Padang, mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga kota yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan 10 program unggulan serta dalam mewujudkan visi dan misi Kota Padang.
"Untuk itu, saran dan kritikan yang bapak ibu berikan sangat berarti bagi kami. Beberapa usulan yang disampaikan, akan menjadi bahagian untuk kita tanggapi dan semoga bisa direalisasikan ke depan,” sebut walikota sewaktu berdialog bersama warga setelah menjadi khatib shalat jumat di masjid tersebut.
Mahyeldi melanjutkan, mengenai upaya pembangunan di 2016, pemko sudah merancang berbagai upaya-upaya yang akan dilakukan. Mulai dari penatan objek wisata, pembuatan jalan, perbaikan drainase, pembangunan terminal, penataan pasar raya dan masih banyak lagi lainnya.
“Melalui kegiatan Jumling ini, kita menampung aspirasi dan bisa berdialog langsung secara dekat dengan masyarakat. Sehingga, apa-apa saja yang menjadi keluhan dan harapan warga dapat kita dengar langsung. Seperti kali ini, warga Kampung Lapai dan sekitarnya, mengeluhkan sering terjadinya banjir di beberapa titik. Untuk itu akan kita atasi dan carikan solusinya,” sebutnya.
Kemudian Kepala Dinas PU Padang, Fatriarman Noer hadir pada kesempatan itu mengatakan, mengenai banjir di kawasan Kampung Lapai dan sekitarnya, pihaknya saat ini sedang menyusun master plane untuk perencanaan pembangunan drainase yang baru.
“Tidak hanya di sini saja, untuk pembangunan drainase ini sudah direncanakan untuk beberapa wilayah di Kota Padang. Anggarannya sudah disiapkan,” imbuh Fatriarman.
Sementara itu, beberapa warga di Kampung Lapai memuji kinerja Pemko Padang sejauh ini.
Seperti diungkapkan warga bernama Herman (56), ia meihat, beberapa objek wisata sudah mulai bagus dan tertata saat ini. Kemudian, program-program dari Walikota dan Wakil Walikota Padang sudah mulai dirasakan masyarakat.
"Yang terasa betul tampak dari saya yaitu, Pantai Padang saat ini. BiIa dibandingkan dari beberapa tahun yang lewat jauh lebih bagus dan indah saat ini," ungkapnya.
Setelah itu, Husni (67) menyampaikan keluhannya terhadap banjir yang sering terjadi di beberapa titik di Kelurahan Kampung Lapai. Seperti, di dekat SPBU Jalan Jhoni Anwar, Jalan Gajah Mada serta beberapa kawasan lainnya.
“Banjir di sini mungkin disebabkan drainasenya yang tersumbat serta riolnya tidak jelas kemana saluran airnya. Sehingga ketika hujan datang, air menjadi bertumpuk dan mengakibatkan genangan di jalan dan juga masuk ke rumah warga. Semoga masalah ini mendapat solusi secepatnya," bebernya.
sumber: humas dan protokol kota padang
posted by @Adimin
Label:
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
January 16, 2016
posted by @Adimin
Masyarakat Senang dan Bahagia Terima Bantuan Bedah Rumah dari Pemko Padang
PADANG – Salah satu program Walikota dan Wakil Walikota Padang Mahyeldi - Emzalmi adalah Program bedah rumah untuk masyarakat kurang mampu. Saat ini program tersebut terus berjalan. Pemko Padang menargetkan selama lima tahun ke depan sebanyak minimal 5000 rumah dibangun bagi masyarakat kurang mampu. Masyarakat tidak mampu yang selama ini tinggal di rumah tidak layak huni akhirnya memiliki rumah yang mereka idam-idamkan lewat program tersebut.
Kamis (14/1), Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Dinsosnaker) Frisdawati A Boer dan Kepala Dinas Tata Ruang dan Tata Bangunan (TRTB) Kota Padang, Afrizal BR beserta jajarannya mengunjungi masyarakat kurang mampu yang telah menempati rumah tersebut. Pada umumnya, mereka menyatakan senang dan bahagia bisa menempati rumah yang dibedah Pemerintah Kota Padang.
“Sanang Kami Tingga di Siko,” ujar Desvita Sari, pemilik rumah di RW 002 RT 003, Lubuk Sarik, Padang Besi, Kecamatan Lubuk Kilangan.
Desvita yang tinggal bersama suami dan kedua anaknya terlihat bahagia. Rasa haru terpancar dari wajah mereka. Apalagi setelah Pemerintah Kota Padang menyerahkan dana bantuan operasional sebesar Rp 1,5 juta kepadanya yang berasal dari Baznas Kota Padang.
“Alhamdulillah buk, pak,” ujarnya tanpa mampu menahan air mata yang mulai membasahi pipinya.
Rumah milik Desvita cukup luas. Terdapat dua kamar di rumah semi permanen yang mereka tempati. Pondasi rumah juga terlihat lebih kokoh.
Pada hari itu juga, Pemko Padang menyambangi rumah milik Jamaludin yang berada di RW 003 RT 004 di Belakang Pertamina Banda Buek, Kecamatan Lubuk Kilangan. Saat ditemui, Jamaludin yang tengah menderita sakit stroke ringan ini terlihat sedang membenahi rumahnya. Mendapat kunjungan, Jamaludin langsung menteskan air matanya.
“Alhamdulillah, tarimokasih banyak alah datang ka rumah kami (Alhamdulillah, terimakasih banyak sudah datang ke rumah kami),” ujar lelaki dua anak ini lirih.
Kepala Dinas Sosnaker Frisdawati A Boer mengatakan kunjungan ke rumah yang telah dibedah untuk melihat langsung kondisi rumah dan keluarga yang menempati. Frisdawati mengaku, pemilik rumah umumnya sangat senang ketika dikunjungi.
“Pak Jamaludin sudah 20 hari tak mendapatkan uang karena sakit. Keluarga ini belum makan sejak pagi hingga siang ini,” katanya.
Sementara, Kepala Dinas TRTB Afrizal BR menyebut nilai bantuan setiap rumah warga kurang mampu berbeda-beda. Masing-masing rumah mendapat bantuan berupa material dengan nilai terendah Rp 9 juta.
“Sedangkan biaya operasional yang diberikan kepada warga sebesar 10 persen dari nilai bantuan bedah rumah,” sebutnya didampingi Kabag Humas dan Protokol, Mursalim beserta staf.
sumber: humas dan protokol kota padang
Label:
EDITORIAL,
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
January 16, 2016
posted by @Adimin
Tunjangan Camat Naik, Mahyeldi: Kinerja dan Prestasi Diharap Meningkat
PADANG – Praktis sejak awal Januari 2016 ini, jumlah Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) seluruh Camat di Kota Padang naik dari sebelumnya. Naiknya tunjangan daerah ini diharapkan akan meningkatkan kinerja dan prestasi para camat.
Walikota Padang H. Mahyeldi Dt Marajo mengatakan Pemerintah Kota Padang memang telah berkomitmen untuk menaikkan insentif bagi para pegawai di lingkup Pemerintah Kota Padang. Hal ini dilakukan terutama untuk memaksimalkan potensi daerah yang ada sehingga dapat mendorong dan meningkatkan pendapatan.
“Dengan naiknya insentif ini akan menjadi bahagian untuk mendorong teman-teman di kecamatan untuk serius dalam bekerja dan berprestasi,” kata Walikota usai melaksanakan Jumat Keliling di Nanggalo, Jumat (15/1).
Para camat se-Kota Padang kini mendapat TPP sebesar Rp 3,5 Juta. Begitu juga perangkat kerja di seluruh kecamatan juga mengalami kenaikan dengan jumlah bervariasi. Dikatakan Mahyeldi, selain untuk meningkatkan semangat kerja, pemberian tunjangan ini juga sekaligus memotivasi seluruh pegawai di kecamatan agar terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
“Ini juga sekaligus mendorong teman-teman di kecamatan untuk meningkatkan pelayanan, apalagi di setiap kecamatan sudah punya Pelayanan Adminitrasi Terpadu Kecamatan (PATEN),” ujar Walikota.
Terkait kebersihan di kelurahan, setiap harinya seluruh camat diharuskan mendapatkan laporan dari lurah. Sebab menurut Walikota, masalah kebersihan cukup penting. Apalagi dengan telah naiknya tunjangan, diharapkan akan membuat camat dan lurah lebih berkreasi lagi dalam bekerja.
“Kita akan terus mendorong para camat dan lurah untuk selalu berinisiatif. Sehingga ketika ada masalah, dapat terpecahkan sendiri tanpa perlu melibatkan Sekda maupun Walikota sekalipun,” tukas Mahyeldi.
sumber: humas dan protokol kota padang
Label:
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
January 15, 2016
posted by @Adimin
DPR Sesalkan Tidak Berjalannya Fungsi Pencegahan Tindak Pidana Terorisme
Written By Anonymous on 15 January, 2016 | January 15, 2016
Jakarta (15/1) – Anggota Komisi III DPR RI Nasir Djamil menyayangkan terjadinya kembali aksi terorisme yang menewaskan korban di Pos Polisi Sarinah, Thamrin, Kamis (14/1). Menurut Nasir, kejadian tersebut menunjukkan tidak berjalannya fungsi pencegahan dalam tindak pidana terorisme selama ini.
“Munculnya kembali aksi terorisme yang terjadi hari ini di Sarinah menunjukan tidak berjalannya fungsi pencegahan dalam penanganan tindak pidana terorisme selama ini," ungkap Nasir di sela-sela menjenguk korban penembakan dan pemboman di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Kamis (14/1) malam.
Tidak berjalannya fungsi pencegahan tersebut dapat dinilai dari ketidakmampuan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dalam melakukan fungsi koordinasi untuk mendeteksi dini indikasi munculnya gerakan ini. Padahal, menurut Nasir, indikasi ini telah muncul sejak perayaan Natal dan Tahun Baru 2016, dimana Asia Tenggara, khususnya Indonesia menjadi sasaran.
“Seharusnya BNPT segera melakukan koordinasi dan dapat mendeteksi dini gerakan tersebut," ungkap Legislator PKS dari dapil Aceh ini.
Namun demikian, Nasir mengapresiasi langkah sigap Polri untuk segera meringkus pelaku teroris dan menyampaikan prihatin atas korban yang terluka dari kejadian ini.
Nasir berharap, ke depannya, BNPT segera membenahi koordinasi dengan penegak hukum lainnya dan melakukan review atas upaya deradikalisasi selama ini.
“Gap koordinasi dengan penegak hukum lainnya masih terlihat jelas. Ini merupakan faktor penyebab tidak maksimalnya penanggulangan terorisme selama ini. Semoga bisa dibenahi,” jelas Nasir. [pks.id]
Keterangan Foto: Anggota Komisi III DPR RI Nasir Djamil
posted by @Adimin
Label:
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
January 15, 2016
posted by @Adimin
Pimpinan Fraksi PKS DPR RI Kunjungi Korban Tragedi Bom Sarinah
Jakarta (15/1) – Ketua Fraksi PKS DPR RI Jazuli Juwaini menugaskan beberapa anggotanya untuk menjenguk korban atas aksi pengeboman dan penembakan di Pos Polisi Sarinah, Thamrin, Jakarta, Kamis siang (14/1). Penugasan khusus ini diberikan oleh Jazuli pasca diselenggarakannya Rapat Pleno Fraksi PKS.
Rombongan pimpinan Fraksi tersebut terdiri dari Aboe Bakar Alhabsyi (Anggota Komisi III), Nasir Djamil (Anggota Komisi III), Sukamta Muntamiharja (Anggota Komisi I), Adang Sudrajat (Anggota Komisi IX), dan Iskan Qolba Lubis (Anggota Komisi VII). Selain itu, ikut pula dalam rombongan Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah.
Sebagai pimpinan fraksi, Aboe meminta Bangsa Indonesia untuk tidak boleh takut dengan teroris.
"Jaga terus persatuan dan kesatuan dari ancaman yang ingin mengoyak rajutan kebangsaan kita. Kita tidak boleh takut dengan teroris," ungkap Aboe sebagai pemimpin rombongan di lokasi.
Mewakili fraksi, Aboe pun turut mengungkapkan belasungkawa terhadap korban dan keluarga, baik dari kalangan sipil maupun polisi. Aboe menegaskan para korban tersebut tidak bersalah apa-apa.
"Kehadiran kami untuk ikut berbela sungkawa. Kami doakan semoga korban mendapat perawatan terbaik," ungkap Aboe.
Hingga malam ini, Kapolda Tito Karnavian menjelaskan tujuh orang tewas dalam peristiwa terorisme tersebut. Dimana lima di antaranya adalah pelaku terorisme, dan dua korban adalah warga negara Kanada dan satu warga negara Indonesia (WNI). Sedangkan, korban luka-luka berjumlah 15 orang, dengan lima di antaranya adalah aparat kepolisian. [pks.id]
Keterangan Foto: Rombongan Pimpinan Fraksi PKS
posted by @Adimin
Label:
SEPUTAR PKS,
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
January 14, 2016
posted by @Adimin
Ketua Fraksi PKS DPR RI: Negara Jangan Kalah Lawan Terorisme
Written By Anonymous on 14 January, 2016 | January 14, 2016
Jakarta (14/1) – Ketua Fraksi PKS DPR RI Jazuli Juwaini mendukung penuh aparat kepolisian untuk mengungkap tindakan terorisme peledakan bom di kawasan Sarinah, Kamis (14/1) siang ini. Demikian disampaikan Jazuli saat menanggapi aksi peledakan dan baku tembak yang menewaskan beberapa korban sipil tersebut.
“Negara tidak boleh kalah melawan tindakan terorisme. Kita percayakan penegak hukum (kepolisian) agar ungkap motif, pelaku, serta aktor intelektual di balik aksi terorisme,” jelas Anggota Komisi Hukum DPR RI ini di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.
Atas sebab itu, Jazuli minta seluruh masyarakat Indonesia untuk bersatu mendukung negara melawan teror. Aparat kepolisian diharapkan dapat segera mengamankan ruang-ruang publik dan mengejar pelaku teror agar ketenangan masyarakat dapat terjaga.
“Secara khusus, saya meminta Badan Intelijen Negara (BIN) sigap melakukan deteksi dini agar teror susulan tidak terjadi kembali,” tegas Jazuli.
Jazuli juga berharap masyarakat dapat kembali tenang dan menahan diri untuk tidak beropini, sembari menunggu pernyataan resmi dari negara.
“Laa hawla wa laa quwwata illa billah. Mari berdoa, agar teror segera tertangani dan suasana kembali kondusif,” tutup Jazuli.
Diketahui, aksi penembakan dan pemboman terjadi di beberapa lokasi di Kawasan Sarinah Thamrin hari ini. Menurut akun Divisi Humas Polri, pelaku berjumlah 7 orang, dengan 3 orang tertembak mati dan 4 orang pun telah ditangkap serta dilumpuhkan. [pks.id]
Keterangan Foto: Ketua Fraksi PKS DPR RI Jazuli Juwaini
posted by @Adimin
Label:
SEPUTAR PKS,
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
January 14, 2016
posted by @Adimin
Presiden PKS Imbau Kadernya Berkolaborasi dengan Rakyat
Depok (13/1) - Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman mengimbau agar seluruh pengurus bisa berkolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat. Khususnya kader di daerah di mana PKS menang dalam Pilkada.
"Daerah yang dipimpin oleh kader PKS harus berkolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat di daerahnya. Mulai dari tokoh masyarakat, lembaga keagamaan sampai pendidikan. Agar keberhasilannya nanti bisa menjadi contoh tidak hanya bagi PKS, tapi bagi seluruh kepala daerah di Indonesia," ujar Sohibul Iman.
Hal itu disampaikannya dalam penutupan Rakornas PKS di Hotel Bumi Wiyata, Depok, Jawa Barat, Rabu (13/1/2016).
Keberhasilan PKS meraih persentase kemenangan pilkada tertinggi di 2015, menurutnya, cukup mengundang pujian sekaligus tantangan. Keberhasilan tersebut menjadi momentum bagi pengurus PKS untuk berbenah dan memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara.
"Saya berharap setiap daerah yang dipimpin kader PKS bisa berprestasi dan menjadi Shinning City on The Hill, sehingga manfaatnya dirasakan semua elemen masyarakat," terangnya.
Sohibul berharap agar kemenangan ini bisa menjadi modal untuk menghadapi pilkada 2017 mendatang. Menurutnya, partai-partai sudah belajar dan bersiap untuk maju dengan perbaikan-perbaikan dari pilkada 2015.
"Dari 40 kader yang maju di lebih dari 200 pilkada, 16 menjadi pemenang. Ini bagus, terutama PKS tidak di kabinet pemerintahan. Semoga prestasi ini akan terulang di pilkada selanjutnya, terutama dengan melaksanakan arahan hasil rakornas saat ini, " terangnya.
Sohibul kembali mengingatkan bahwa kunci kemenangan adalah pemimpin yang menjadi teladan. Keberhasilan dalam politik, salah satunya pemimpin yang bisa diterima tidak hanya oleh kadernya, tapi juga oleh orang lain.
Sekjen PKS Taufik Ridho menambahkan, tantangan PKS ke depan cukup berat. Karena tantangan akan datang lebih cepat hadir dan lebih maju dibanding rencana yang sudah ada.
"Kemenangan kita tidak hadir dengan mudah. Ke depan tantangan semakin bermacam bentuknya, hadir tanpa kita kira. Jadi setiap kader dan pengurus harus siap menghadapi. Minimal dengan adanya hasil Rakornas ini bisa menjadi arahan dan panduan kita bersama," jelasnya. [pks.id]
posted by @Adimin
Label:
SEPUTAR PKS,
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
January 14, 2016
posted by @Adimin
PKS Tegaskan Tetap di KMP, Rakornas Hasilkan 14 Kesepakatan
Partai Keadilan Sejahtera (PKS) baru saja menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) 2016 di Hotel Bumi Wiyata Depok, Jawa Barat, Selasa (12/1/2016) hingga Rabu (13/1/2016).
Salah satu poin penting dalam Rakornas PKS 2016 adalah komitmen PKS untuk tetap di Koalisi Merah Putih (KMP). Menurut Sohibul, PKS berkomitmen hadir sebagai penjaga dan memastikan check and balance dalam kehidupan bernegara.
“PKS tidak akan menjadi pihak yang pertama melepaskan diri dari Koalisi Merah Putih. Walau nanti hanya dua partai, bersama Gerindra,” terangnya.
Sohibul juga menegaskan bahwa sekarang jumlah bukan lagi sebagai acuan. Menurutnya kualitas masukan dan legislasi yang akan dinilai masyarakat.
“Kami di PKS meyakini bahwa jumlah di KMP yang semakin sedikit ini bukanlah masalah. Kami percaya kualitas dan komitmen mengingatkan pemerintah akan tugasnya menyejahterakan rakyatlah yang paling penting,” jelasnya.
Selain itu, hasil rakornas yaitu menata serta mengokohkan peran pejabat publik sebagai pelayan, pemberdaya masyarakat agar tercipta partai dakwah yang bersih serta profesional.
Kemudian, hasil lain yaitu PKS akan terus menjalin ukhuwah umat. Salah satunya membangun komunikasi dengan organisasi masyarakat (ormas) seperti Muhammadiyah serta Nadhlatul Ulama.
“Nanti kita akan koordinasi, komunikasi lagi. Kemarin sudah ke Muhammadiyah, nanti ke NU. Ini untuk mengokohkan terwujudnya islam moderat dan modern yang mengokohkan kontribusi Islam,” sebutnya.
Berikut 14 poin hasil kesepakatan Rakornas di Depok 12-13 Januari 2016. Kesepakatan ini ditandatangani oleh setiap perwakilan DPW PKS.
1. Mengokohkan peran kaderisasi bagi pengokohan karakter Bersih, peduli dan profesional.
2. Mewujudkan Tata Kelola Partai yang Transparan, Akuntabel dan Partisipatif khususnya dalam pengelolaan keuangan, organisasi dan administrasi.
3. Menata dan mengokohkan peran pejabat publik partai sebagai pelayan, pemberdaya dan pembela umat dan rakyat bagi terwujudnya reputasi partai dakwah yang Bersih, Peduli dan Profesional.
4. Mengokohkan Peran Kepanduan dan Barisan Tanggap Bencana PKS untuk siap dan selalu waspada dalam melayani rakyat saat bencana dan keadaan darurat wilayah/daerah;
5. Menggulirkan program Pilot Project 1000 pengusaha Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang mengokohkan ekonomi umat.
6. Memperkuat dan mengadvokasi peran pekerja, petani dan nelayan sebagai modal ekonomi, sosial dan politik bangsa
7. Mengokohkan peran sosial partai melalui Pusat Khidmat PKS, Rumah Aspirasi hingga Rumah Keluarga Indonesia yang melayani dan mengadvokasi rakyat.
8. Mengokohkan peran partai sebagai jembatan ukhuwah umat bagi terwujudnya lslam moderat dan modern yang mengokohkan kontribusi lslam sebagai rahmatan lil álamin.
9. Mendorong pelaku seni budaya untuk menghadirkan produk seni dan budaya yang menginspirasi, mencerdaskan dan membangun mental tangguh bangsa.
10. Menggulirkan Nilal Nilai Ketahanan Keluarga atau “Family mainstreaming” baik secara struktural (perundang-undangan) maupun kultural (bersama seluruh elemen masyarakat) mengantisipasi perkembangan yang kian mengkhawatirkan
11. Memperjuangkan paket Undang-Undang yang mengokohkan Transformasi Struktural Perekomomian Indonesia yang memastikan pertumbuhan ekomomi berkualitas dan menurunkan rasio gini.
12. Mengusulkan Paket Undang-Undang yang menghadirkan demokrasi substansial yang mudah, murah dan menjamin mandat rakyat terlaksana: proporsional tertutup, pembatasan dana kampanye, kampanye yang terbatas dan mengedepankan edukasi politik publik dengan menekan praktek politik uang.
13. Mengadvokasi desa agar berdaya, mandiri dan kuat secara sosial serta memiliki kekuatan religius melalui peran Para Pemuda dan Perempuan Pelopor Desa.
14. Mengokohkan peran Koalisi Merah Putih (KMP) guna menghadiri lembaga legislatif di pusat dan daerah yang bersih dan produktif sebagai penyambung suara rakyat.
[pksmedan.com]
Label:
SEPUTAR PKS,
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
January 14, 2016
posted by @Adimin
Rakornas Tegaskan PKS Tetap di KMP
Depok (13/1) -- Partai Keadilan Sejahtera (PKS) baru saja menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) 2016 di Hotel Bumi Wiyata Depok, Jawa Barat, Selasa (12/1/2016) hingga Rabu (13/1/2016).
Salah satu poin penting dalam Rakornas PKS 2016 adalah komitmen PKS untuk tetap di Koalisi Merah Putih (KMP). Menurut Sohibul, PKS berkomitmen hadir sebagai penjaga dan memastikan check and balance dalam kehidupan bernegara.
“PKS tidak akan menjadi pihak yang pertama melepaskan diri dari Koalisi Merah Putih. Walau nanti hanya dua partai, bersama Gerindra,” terangnya.
Sohibul juga menegaskan bahwa sekarang jumlah bukan lagi sebagai acuan. Menurutnya kualitas masukan dan legislasi yang akan dinilai masyarakat.
“Kami di PKS meyakini bahwa jumlah di KMP yang semakin sedikit ini bukanlah masalah. Kami percaya kualitas dan komitmen mengingatkan pemerintah akan tugasnya menyejahterakan rakyatlah yang paling penting,” jelasnya. [pks.id]
Keterangan Foto: Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman
posted by @Adimin
Label:
SEPUTAR PKS,
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
January 14, 2016
Keterangan Foto: Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman
posted by @Adimin
Rakornas PKS Dorong Pemilu Proporsional Tertutup
Depok (13/1) -- Partai Keadilan Sejahtera (PKS) baru saja menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) 2016 di Hotel Bumi Wiyata Depok, Jawa Barat, Selasa (12/1/2016) hingga Rabu (13/1/2016).
Salah satu poin penting dalam Rakornas PKS 2016 adalah PKS mendorong pemilihan umum (pemilu) dengan sistem proporsional tertutup.
Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman menjelaskan bahwa PKS tetap pada uapaya mendukung sistem pemilu berdasar proporsional tertutup. Menurut doktor lulusan Jepang ini, Indonesia harus mengadopsi demokrasi yang subtantif dan low cost politic.
“Dengan model pemilu sekarang, seorang yang punya uang dan dekat dengan penguasa partai dengan mudah mendapatkan nomor atas untuk ikut serta dalam pemilu legislatif. PKS ingin sistem kepartaian yang berpihak pada kader partai itu sendiri,” jelas Sohibul Iman dalam Konferensi Pers Rakornas PKS 2016, Rabu (13/1/2106).
Pria yang akrab disapa Kang Iman ini menambahkan PKS mendorong sistem proporsional tertutup agar seluruh partai mau melakukan kaderisasi dini di seluruh wilayah.
Menurutnya praktis saat ini partai-partai banyak melakukan potong kompas dengan menempatkan seseorang yang populer maupun banyak uang untuk mendongkrak suara.
Sohibul menyebut kondisi saat ini hasilnya jauh dari harapan. "Kita menginginkan DPR yang berkualitas, hulunya ada di sistem pencalegan. Dengan sistem proporsional tertutup, partai ini didorong untuk menghasilkan kader yang berkualitas dan diakui masyarakat luas,” tegasnya. [pks.id]
Keterangan Foto: Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman
Label:
SEPUTAR PKS,
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
January 14, 2016
Walikota Padang Kunjungi "Pejuang Subuh" dan Berikan Bingkisan di Sekolahnya
Walikota Padang Mahyeldi Dt. Marajo secara khusus mengunjungi salah seorang siswa di SMP Negeri 1 Padang, Senin (11/1). Kunjungan Walikota yang tidak diberitahukan sebelumnya, sempat mengejutkan para guru dan siswa di sekolah tersebut. Tiba-tiba saja orang nomor satu Kota Padang itu memasuki ruang kelas VIII dan menanyakan seorang siswa bernama Farhan.
Ternyata, kunjungan mendadak Walikota menemui siswa bernama lengkap Muhammad Farhan Mendra tersebut tidak lain untuk memberikan bingkisan. Pasalnya, remaja yang tinggal di Komplek Kehutanan Kampung Kalawi, Kuranji itu dinilai selalu istiqamah menjalankan shalat subuh berjamaah di masjid lingkungan tempat tinggalnya. Farhan juga diberi julukan "Pejuang Subuh" oleh Walikota sebagai suatu apresiasi.
Walikota menjelaskan kepada guru-guru yang sempat mengiringi Walikota serta kepada siswa di kelas itu, kunjungan ini sengaja dilakukan guna menyampaikan apresiasi kepada Farhan, sekaligus memberikan motivasi bagi siswa yang lain dalam rangka menyemarakan subuh. "Sesuai gerakan semarak subuh dan shalat subuh berjamaah yang telah dicanangkan pada 1 Muharram 1436 hijriyah yang lalu, kita sudah janjikan, bagi anak sekolah semua tingkatan yang melaksanakan shalat subuh berjamaah rutin minimal 40 hari berturut-turut akan diberi hadiah," kata Mahyeldi.
Mahyeldi mengatakan, Farhan merupakan salah seorang anak yang patut dicontoh karena istiqamah melaksanakan shalat subuh berjamaah di masjid dekat tempat tinggalnya. "Saya ingin anak-anak semua istiqamah seperti Farhan," ujarnya.
Ia menambahkan, pantauan terhadap siswa-siswa di masjid-masjid dan mushala dilakukan melalui tim dari PNS Pemko Padang di lingkungan masing-masing. "Jadi kita punya tim yang selalu memonitor di masjid-masjid. Jika berdasarkan penilaian dan hasil klarifikasi di lapangan, siswa ini selalu berjamaah di masjid saat shalat subuh, maka dia berhak mendapatkan apresiasi berupa bingkisan seperti sekarang," imbuh Mahyeldi.
Kepada wartawan, Mahyeldi menyebutkan, ia ingin masyarakat Kota Padang mengawali kegiatan dalam keseharian didahului dengan melaksanakan shalat subuh. "Kita ingin pelaksanaan shalat subuh lebih ramai dari shalat jumat. Karena shalat subuh merupakan shalat fardhu dan memiliki beberapa keutamaan. Bila kita dapat meraih keutamaan itu, Insyaallah, keberkahan akan dilimpahkan terhadap kita," jelas Walikota yang juga seoarang ulama itu.
Sementara itu, Kabag Kesra Setda Kota Padang Al Amin mengatakan, sejak pencanangan gerakan semarak subuh dan shalat subuh berjamaah, pihaknya melakukan monitoring di masjid-masjid dengan membentuk tim yang bisa dibilang dirahasiakan. "Hasilnya, kita sudah mendapati 30 orang anak yang konsisten shalat subuh berjamaah di masjid berturut-turut 40 hari. Kemudian ada 75 orang lagi yang dalam waktu dekat juga akan kita berikan hadiah," sebutnya.
Adapun, syarat berturut-turut yang diterapkan bagi anak laki-laki tentu berbeda dengan anak perempuan. Al Amin menjelaskan, bagi anak perempuan bisa dikurangi dengan masa haids dalam rentang 40 hari tersebut.
sumber: humas dan protokol kota padang
posted by @Adimin
Label:
TOKOH,
TOPIK PILIHAN










