Powered by Blogger.
Humas PKS Ikuti Worshop Jurnalistik Pada Rapat Koordinasi
Humas PKS se-Sumatera Barat melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) yang berlangsung pada tanggal 4 - 6 November 2022 di Padang, Senin (5/11) ...
Search This Blog
Latest Post
April 28, 2016
posted by @Adimin
PKS Terima Kunjungan PAS Malaysia
Written By Anonymous on 28 April, 2016 | April 28, 2016
Jakarta (27/4) -- Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menerima kunjungan Parti Islam Se-Malaysia (PAS) Negeri Malaka Malaysia di Gedung DPP PKS Jalan Simatupang No.82 Jakarta Selatan, Rabu (27/4).
Dalam pertemuan tersebut, Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PKS Abdul Hakim menjabarkan tentang sejarah PKS hingga susunan perolehan kursi di DPR periode 2014-2019, serta jumlah perolehan kursi di daerah yang jumlahnya mencapai 1200-an kursi.
“PKS tidak hanya mengandalkan aktivitas politik 5 tahunan, akan tetapi ada kerja sosial dan lain-lain. Khidmat kepada masyarakat. Selain itu proses kaderisasi dan pendidikan politik yang berjenjang,” kata Abdul Hakim ketika ditanya oleh PAS tentang lonjakan jumlah kursi di 2004 dari 7 kursi ke 57 kursi.
Hakim menekankan bahwa sesama Islam adalah bersaudara dan kunci kejayaan Islam salah satunya adalah dengan berkuasa,“Islam dapat ditegakkan sempurna bila berkuasa,” katanya.
Indonesia, lanjut Hakim, berbeda dengan Malaysia. Di Malaysia koalisi bersifat permanen, sedangkan di Indonesia koalisi bersifat dinamis.
“Dijelaskan juga proses check and balances di dalam sistem pemerintahan Indonesia,” ucap Hakim.
Dalam pertemuan tersebut delegasi PAS berjumlah 20 orang, dipimpin oleh YB Dr. Md. Khalid bin Kassim dan diterima oleh Wasekjen DPP PKS Abdul Hakim dan Ketua BPPLN Taufik Ramlan Wijaya. [pks.id]
posted by @Adimin
Label:
SEPUTAR PKS,
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
April 28, 2016
posted by @Adimin
Urai Masalah BPJS Kesehatan, Fraksi Selenggarakan Diskusi Publik
Jakarta (27/4) – Dalam rangka mengurai permasalahan tentang BPJS Kesehatan, Fraksi PKS DPR RI menyelenggarakan Diskusi Publik bertema “BPJS Kesehatan: Jembatan Menuju Indonesia Sehat”.
Acara yang dimulai tepat pukul 13.00 siang nanti di Ruang Ex-Banggar, Nusantara 1 Lantai 1 DPR RI ini, dipastikan akan dihadiri oleh Menteri Kesehatan Nila Juwita Anfasa Moeloek (keynote speaker), serta Dirut BPJS Kesehatan Fachmi Idris.
Ketua Fraksi PKS DPR RI Jazuli Juwaini menegaskan PKS peduli dengan tema ini, sebab BPJS Kesehatan dibentuk sebagai tanggung jawab negara dalam memenuhi jaminan sosial warganya.
“Namun demikian, masih ada tiga masalah utama yang dihadapi BPJS Kesehatan saat ini,” jelas Jazuli menjelang pembukaan acara di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (27/4).
Pertama, menurut Jazuli, layanan kesehatan yang dirasakan peserta BPJS belum optimal, khususnya di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dan di RS Rujukan. Hal itu, ditunjukkan dengan terjadinya penumpukan pasien BPJS, hingga panjangnya antrian yang berobat di rumah sakit FKTP.
“Semangat UU Nomor 24 tahun 2011 tentang BPJS adalah negara hadir untuk melindungi kesehatan warganya. Namun, kita masih saja menemukan masalah pelayanan kesehatan, baik di level primer sampai rujukan. Ini yang harus diselesaikan,” jelas Legislator PKS dari Dapil Banten III ini.
Kedua, rancunya data kepesertaan BPJS di banyak sektor yang tidak sesuai. Menurut data, hingga Desember 2015, jumlah peserta BPJS Kesehatan yang terdaftar mencapai 157 juta orang, atau sekitar 62 persen total penduduk Indonesia sekitar 250 juta jiwa.
“Kerancuan dalam pendataan peserta inilah yang akan berdampak pada pengelolaan pelayanan dan dana,” jelas legislator yang kerap kali mengadakan Layanan Kesehatan saat reses.
Ketiga, belum tuntasnya pengelolaan Dana BPJS. Diketahui, hingga Desember 2015, BPJS Kesehatan mengalami defisit dana hampir mencapai Rp 6 triliun.
"Tentunya harus dipertanyakan, mengapa bisa defisit? Ini menandakan adanya sistem pengelolaan yang harus dibenahi pemerintah," jelas Jazuli.
Oleh karena itu, dengan adanya diskusi ini, Fraksi PKS berharap dapat mengetahui peta jalan (road map) serta strategi pemerintah dalam mengurai persoalan BPJS Kesehatan hingga 2019.
Untuk mempertajam pembahasan, diskusi publik ini juga akan dihadiri oleh beberapa narasumber, seperti Ansory Siregar (Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PKS), dan Tonang Dwi Ardyanto (Asosiasi Rumah Sakit Daerah); serta beberapa peserta aktif yang berasal dari bidang kesehatan di tanah air. [pks.id]
posted by @Adimin
Label:
Berita Fraksi,
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
April 28, 2016
posted by @Adimin
PKS Padang Gelar Jalan Sehat Peringati Milad Ke-18
![]() |
| Ketua DPD PKS Padang Gufron, SS |
Padang, (AntaraSumbar) - Dewan Pengurus Daerah Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Padang, akan menggelar jalan sehat pada 1 Mei 2016 dalam rangka memperingati milad partai ke-18.
"Kegiatan ini merupakan sarana untuk lebih mendekatkan PKS dengan masyarakat sesuai dengan moto yang diusung berkhidmat untuk rakyat," kata Ketua DPD PKS Padang, Gufron di Padang, Rabu.
Ia menyampaikan kegiatan tersebut dijadwalkan akan dilepas oleh Wali Kota Padang, Mahyeldi dengan target peserta sekitar 4.000 orang.
Ia menjelaskan sebelumnya dalam rangka peringatan milad ke-18 telah digelar lomba baca kitab kuning, dan lomba futsal antara pengurus daerah.
Sementara Sekretaris DPD PKS Padang, Muharlion menyebutkan untuk kegiatan jalan sehat pihaknya menyediakan hadiah berupa sepeda motor dan barang elektronik berupa kipas angin, kulkas dan lainnya.
"Jalan sehat mengambil star di Kantor DPD PKS di kawasan Mangunsarkoro dan finis di Danau Cimpago Pantai Padang," ujarnya.
Ia mengatakan acara dimulai pukul 06.00 WIB dan akan diikuti anggota DPRD dari PKS serta pengurus daerah di Sumbar.
Ia menilai usia 18 tahun bagi PKS sudah masuk kategori dewasa jika dianalogikan kepada manusia dan saat ini PKS tengah fokus membangun kesolidan internal.
Ketua Panitia Jalan Sehat, Nursalim mengajak warga Padang untuk meramaikan jalan sehat karena selain baik untuk kebugaran juga berhadiah.
Sementara Pengamat Politik dari Indostrategi, Pangi Sarwi menilai PKS harus kembali ke manhaj awal sebagai partai dakwah.
"Mulai berbenah untuk lebih bersih agar ada perbedaan antara partai Islam dengan nasionalis," kata dia.
Menurutnya merek PKS sebagai partai dakwah tidak boleh hilang karena itu kekuatannya walaupun PKS sudah menjadi partai terbuka saat ini.
Kaderisasi partai harus dibenahi dan dievaluasi karena PKS bukan partai yang mengandalkan figur, ujar dia.
Ia menambahkan jangan sampai partai baca bismillah dengan tidak baca Bismillah sama saja, karena itu pengurus harus meyakinkan publik bahwa partai ini bersih sehingga kepercayaan publik kembali muncul. [antarasumbar.com]
posted by @Adimin
Label:
Bingkai Berita,
SEPUTAR PKS,
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
April 27, 2016
posted by @Adimin
Fraksi PKS Terima Aduan Ribuan TKI Terkena PHK dari UNIMIG
Written By Anonymous on 27 April, 2016 | April 27, 2016
Jakarta (26/4) - Fraksi PKS DPR RI hari ini, Selasa (26/4), menerima aduan dari Aliansi Buruh Migran Internasional (UNIMIG) atas ribuan korban Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang mengalami Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) di Perusahaan Group Bin Laden.
Aduan tersebut diterima oleh Anggota Komisi IX DPR RI Adang Sudrajat bersama dengan beberapa Tenaga Ahli Fraksi yang membidangi persoalan buruh, dan hubungan luar negeri.
“Ada 3000 lebih warga Indonesia yang saat ini mengalami PHK dan belum menerima gaji sejak Januari 2016 kemarin di Perusahaan Bin Laden. Jika masing-masing mereka digaji per bulan sebesar 1.100 hingga 1.400 real dan tunjangan sebesar 2.000 real, maka per bulan mereka mendapatkan sekitar 7 juta rupiah dalam rupiah,” jelas aktivis UNIMIG Solihul.
Selain itu, Solihul juga menjelaskan bahwa kasus PHK massal TKI yang berada di Arab Saudi bukan terjadi karena adanya kasus jatuhnya Crane yang menimpa ribuan jama’ah haji pada Bulan September 2015. Melainkan, sudah terjadi sejak bulan puasa, yaitu pada Bulan Juni 2015
“Sehingga, memang kami akui banyak proyek Perusahaan Bin Laden yang bermasalah atas dasar audit dari Kementerian Keuangan Arab Saudi,” tambah Solihul.
Menanggapi aduan tersebut, Adang meminta UNIMIG segera berkirim surat ke Komisi IX dan Komisi I DPR RI untuk meminta adanya Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU). Komisi I berkaitan dengan hubungan bilateral negara Indonesia dengan Arab Saudi.
“Sedangkan, Komisi IX juga akan memanggil pihak PPTKIS dan pihak asuransi Jasindo yang telah menelantarkan TKI di sana. Sudah banyak TKI kita yang overstayer dan diabaikan hak-haknya. Jangan sampai, bertambah karena persoalan ini,” tambah Adang.
Diketahui, selain menerima aduan dari UNIMIG ini, Fraksi PKS DPR RI juga menerima kunjungan dari SMA IT Al-Kahfi Bogor dalam rangka Hari Aspirasi. Kunjungan sekitar 80 (delapan puluh) pelajar tersebut diterima oleh Wakil Ketua Komisi X DPR RI Fikri Faqih dan Anggota Komisi X DPR RI Mustafa Kamal. [pks.id]
posted by @Adimin
Label:
Berita Fraksi,
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
April 27, 2016
Sumber: Liputan6.com
posted by @Adimin
3 Pesan Habibie di Acara Milad PKS
Jakarta - Presiden ke-3 RI Bacharuddin Jusuf Habibie menghadiri acara puncak Milad ke-18 Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Hotel Kartika Chandra, Jakarta.
Dalam kesempatan itu, Habibie yang didaulat menyampaikan kuliah umum mengingatkan PKS untuk tetap konsisten dalam memperjuangkan kepentingan rakyat.
Sebagai partai berlandaskan dakwah, dia berpesan agar PKS tetap berdakwah memberikan ilmu yang bermanfaat kepada masyarakat.
"Politik itu harus melihat undang-undang dan aturan main, supaya wawasan dalam ilmu pengetahuan bisa dinikmati oleh seluruh bangsa, khususnya dapat dinikmati seluruh umat manusia," ujar Habibie, Minggu (24/4/2016).
Mantan Menteri Riset dan Teknologi di era Orde Baru itu juga memberikan tiga poin penting yang perlu dipahami pengurus PKS dalam menjalankan setiap tugas yang diberikan. Pertama, agar kader PKS terus bekerja keras demi kepentingan rakyat.
Kedua, perlunya rasionalitas dalam bekerja. Kemudian yang ketiga, bekerja secara profesional sesuai bidang masing-masing.
"Dan yang penting adalah kita menyelesaikan tugas yang diberikan kepada kita sebaik-baiknya, tugas apa saja," ucap Habibie.
Dia juga menilai, di antara partai politik yang ada saat ini, PKS dianggap sebagai partai yang cukup konsisten sejak didirikan 18 tahun lalu. "Saya rasa dia (PKS) konsisten memihak kepentingan rakyat," tegas Habibie.
Dalam kesempatan itu, Habibie juga memberikan wejangan agar adanya sinergitas antara agama, budaya dengan perkembangan teknologi. Menurutnya, peran agama sangat mempengaruhi produktivitas seseorang dalam membuat suatu karya dalam tiap bidang yang digeluti.
"Budaya itu harus bersinergi dengan agama., tidak cukup hanya terampil dibidangnya, berisnergi agama, budaya, iptek dan keterampilan. Maka produktivitas meningkat. Dan Anda bisa menjadi unggul jika diberi kesempatan untuk menyelesaikan masalah kompleks," ucap Habibie.
Selain menyampaikan kuliah umum, Habibie juga mendapatkan penghargaan dari PKS sebagai Tokoh Muslim Negarawan Republik Indonesia. Penghargaan tersebut diberikan Presiden PKS Sohibul Iman.
posted by @Adimin
Label:
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
April 26, 2016
Sumber: Republika.co.id
posted by @Adimin
BJ Habibie Raih PKS Award Utama
Written By Anonymous on 26 April, 2016 | April 26, 2016
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memberikan penghargaan kepada beberapa tokoh nasional dan masyarakat atas kiprah pelayanan dan pengabdian mereka kepada bangsa dan negara. Dari deretan tokoh penerima PKS Award, beberapa di antaranya Presiden ketiga RI Burhanuddin Jusuf Habibie dan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol Budi Waseso.
PKS menganugerahi BJ Habibie dengan PKS Award Utama sebagai tokoh muslim dan negarawan yang telah memberikan sumbangsih besar terhadap pembangunan dan kemajuan bangsa dan negara. Komjen Pol Budi Waseso dinilai sebagai tokoh pelopor gerakan nasional Indonesia bebas narkoba. BNN di bawah kepemimpinan mantan Kabareskrim Polri ini mencapai prestasi gemilang dalam pemberantasan narkoba.
Penganugerahan PKS Award dilakukan dalam Puncak Milad ke-18 PKS di Hotel Kartika Chandra, Jakarta, Sabtu (24/4). Habibie juga didaulat menjadi pembicara utama pada sesi leadership talk dalam acara tersebut.
Dalam siaran pers PKS pada Senin, (25/4), disebutkan, selain Habibie dan Budi Waseso, PKS Award juga diberikan kepada 6 tokoh lainnya, yaitu DR Warsito Purwotaruno (Tokoh Inovasi Teknologi), Ami Suharsa (Tokoh Pelopor Peduli Lingkungan), Muhammad Alwani (Tokoh Pembedayaan Masyarakat dan Nelayan), Indra Asih (Tokoh Kader Akhwat Produktif), Khairul Anam (Tokoh Kader Ikhwan Produktif), dan Alm Ustazah Yoyoh Yusroh (Tokoh Ibu Teladan, diwakili putrinya bernama Asma Karimah).
Puncak Milad ke-18 PKS di Hotel Kartika Chandra dihadiri pimpinan pusat PKS, antara lain Ketua Majelis Syuro (MS) Salim Segaf Al Jufrie, Wakil Ketua MS Hidayat Nur Wahid, Presiden Sohibul Iman, Sekjen Mustafa Kamal, Ketua MPP Suharna Surapranata, dan Ketua Dewan Syariah Pusat (DSP) Surahman Hidayat.
Selain itu, hadir juga Wakil Ketua DPR RI Ledia Hanifa Amalia, Wakil KEtua DPD RI Farouk Muhammad, Gubernur Jawa Barat Ahamd Heryawan, Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno, Sekjen PKB Abdul Kadir Karding, dan Ketua PAN Yus Usman Sumanegara.
-----
keterangan foto: (kiri) Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman, Presiden RI ke-3 BJ Habibie, Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf, Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid
posted by @Adimin
Label:
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
April 26, 2016
posted by @Adimin
Benahi Pasar Satelit, Pasar Banda Buek Target Selanjutnya
PADANG – Usai membenahi Pasar Raya Padang serta pasar satelit Lubuk Buaya, kali ini pasar satelit lain dibidik untuk dibenahi. Bidikan Pemerintah Kota Padang mengarah kepada Pasar Banda Buek. “Pasar Banda Buek akan dibenahi dalam dua tahun ini,” kata Walikota Padang, H. Mahyeldi Dt Marajo saat berdialog dengan warga dalam program “Jumat Keliling” di Masjid Darul Ulum, Perumahan Unand Blok B di Limau Manih Selatan, Kecamatan Pauh, Jumat (22/4).
Hal ini ditegaskan Walikota setelah seorang jamaah, Azwar, menanyakan kapan dilakukan pembenahan di Pasar Banda Buek. Sebab, sejak dulu hingga sekarang, kawasan Pasar Banda Buek kerap macet. Karena pedagang di pasar tersebut tumpah hingga memakan badan jalan.
Kepala Dinas Pasar, Endrizal yang hadir dalam dialog itu memastikan bahwa untuk membenahi Pasar Banda Buek tak perlu berlama-lama. Menurutnya, pembenahan dilakukan pada tahun 2016 ini.
“Satu bulan ke depan kita mulai bangun Pasar Banda Buek,” ungkapnya di depan seluruh jamaah.
Rencananya, pedagang yang kini berjualan di sepanjang tempat parkir di halaman pasar akan dipindahkan ke lantai dua. Sehingga lahan parkir bisa dimanfaatkan sebagai tempat parkir kendaraan pengunjung pasar. “Dengan kita melakukan ini tentu akan mengurai kemacetan selama ini,” ujar Endrizal.
Dalam dialog dengan jamaah itu, cukup banyak pertanyaan yang dilontarkan jamaah. Walikota bersama Kepala SKPD di lingkup Pemko Padang menjawab setiap pertanyaan. Nampak hadir diantaranya Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan, Afrizal Khaidir, Kepala BPKA, Syahrul, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Fatriarman, Kepala Dinas Koperasi dan UKM, Yunisman, Kasatpol PP, Firdaus Ilyas, Kepala Dinas Pernakbunhut, Dian Fakhri, Kabag Kesra, Al Amin, Kabag Humas dan Protokol, Mursalim, serta anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, Rahmat Shaleh.
Walikota juga mengimbau kepada lurah dan camat untuk membuat kesepakatan dengan tokoh masyarakat, niniak mamak, cadiak pandai dan lainnya. Kesepakatan itu diharapkan dituangkan kepada “Piagam Kesepakatan”.
"Saat ini banyak yang menggunakan badan jalan saat menggelar ‘baralek’. Begitu juga orgen tunggal yang menampilkan penyanyi eksotis. Kita harapkan dengan ‘Piagam Kesepakatan’ itu tidak terjadi hal demikian di daerah ini,” imbau Walikota. [humas dan protokol kota padang]
posted by @Adimin
Label:
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
April 25, 2016
posted by @Adimin
Pesan Habibie untuk PKS
Written By Anonymous on 25 April, 2016 | April 25, 2016
Jakarta (24/4) - Presiden ke-3 RI BJ Habibie menyampaikan pesan kepada PKS untuk memperhatikan output budaya yang bersinergi dengan iman dan takwa.
"Anda itu harus mengalami proses pembudayaan nilainya, outputnya, iman dan takwa," ujar Habibie saat menyampaikan "Leadership Talks" pada acara puncak Milad ke-18 PKS di Ballroom Kartika Chandra Jakarta, Ahad (24/4/2016)
Namun menurutnya, hal tersebut tidak cukup. Ada satu aspek penting yang acapkali terlupakan.
"Tidak cukup. Anda harus tampil dibidangnya. Sehingga bersinergi budaya, agama, dan keterampilan," paparnya.
Tidak hanya itu, Habibie secara eksplisit menyampaikan kepada seluruh peserta yang hadir (kader PKS, red), terutama kepada para pejabat agar memperjuangkan Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia.
"Pimpinan dimanapun anda berada, perjuangkan supaya SDM Indonesia unggul. Semua barang yang anda manfaatkan, mulai dari kapal terbang, cangkir, gelas, apapun juga, itu harus karya bangsa kita sendiri," terangnya.
Habibie juga mengingatkan agar sebagai partai politik jangan mengejar kekuasaan, melainkan bagaimana caranya tiap keluarga yang kita pimpin semangat memberi manfaat di sekitarnya.
"Tidak mungkin anda operasi tapi tidak punya prasarananya. Saya juga bilang anda menguasai infrastruktur politik. Anda pimpin bangsa, untuk secara damai meningkatkan kesejahteraan agar tiap keluarga menjadi mata air yang siap bersaing. Anda tidak akan dapat itu kalau kejar kekuasaan," pungkas Habibie.
Keterangan Foto: Presiden RI ke-3 BJ Habibie
posted by @Adimin
Label:
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
April 25, 2016
posted by @Adimin
Sohibul Iman Ungkap Tiga Tantangan PKS Pada Usia 18 Tahun
Jakarta (24/4) -- PKS genap berusia 18 tahun sejak dilahirkan 20 April 1998 silam. Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman mengungkapkan, dalam usia 18 tahun ada banyak yang sudah dilalui partai yang dilahirkan oleh rahim reformasi ini.
Secara umum, Sohibul Iman mencatat ada tiga tantangan besar PKS sebagai partai politik pada usianya yang sekarang.
Pertama, papar Sohibul, ada tantangan pada aspek prosedural. Tata aturan atau prosedur partai politik dalam berkontestasi di Indonesia harus diikuti PKS sebagai entitas demokrasi.
"Pertama, aspek prosedural. Baik itu prosedur ketika pilkada, ketika pilpres dan alhamdulillah kita sudah menjalankan dengan baik," kata Sohibul Iman dalam pidato politik memperingati Milad 18 PKS di Hotel Kartika Chandra, Jakarta Selatan, Ahad (24/4/2016).
Sohibul Iman mewanti-wanti para kader agar jangan sampai berhenti dan terjebak dalam hal- hal prosedural semata.
Selanjutnya ada tantangan dalam aspek subtansial. Di Indonesia, demokrasi belum berjalan secara substantif. Ia mengatakan masih maraknya politik uang menjadi tantangan tersendiri demokrasi di Tanah Air.
"Kedua, aspek substansial. Di demokrasi kita masih terjadi marak money politic. Hal ini terjadi disebabkan lemahnya substansi," kata Sohibul.
Ketiga, lanjut Sohibul, tantangan yang meski dilihat adalah aspek institusional. Institusional di Indonesia, ungkap Sohibul, kerap tidak konsisten atau ajeg. Institusi apapun termasuk politik hanya sering melihat larangan-larangan dibanding keluwesan berbalut aturan dan disiplin.
"Ibaratnya kita lebih sering mikir soal lampu merah padahal ada lampu hijau, ujar dia.
Salah satu masalah institusional yang nampak adalah munculnya raja-raja kecil di daerah. "Bahasa saya muncul local bisa," ujar Sohibul.
Ia menilai saat ini praktik otonomi daerah tak sejalan dengan cita-cita yang dirumuskan. Ia menilai masih ada kegamangan dalam penerapan otonomi daerah.
"Kita masih memiliki kegamangan, kita harus menerima konsekuensi dari otonomi," ucapnya. [pks.id]
------
keterangan foto: Presiden PKS M Sohibul Iman saat memberikan pidato dalam acara tasyakuran Milad ke 18 PKS di Hotel Kartika Chandra, Jakarta, Ahad (24/4/2016). Foto: Tyarin/RPF
posted by @Adimin
Label:
SEPUTAR PKS,
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
April 25, 2016
posted by @Adimin
PKS Teken MoU dengan BNN Luncurkan Gerakan Keluarga Indonesia Bebas Narkoba
Jakarta (24/4)-- PKS menjalin nota kesepahaman (MOU) dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk meluncurkan gerakan Keluarga Indonesia Bebas Narkoba.
Penandatanganan nota kesepahaman ini dilakukan oleh Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman dengan Kepala BNN Komjen Pol Budi Waseso di tengah acara Tasyakuran Milad ke-18 PKS di Ballroom Hotel Kartika Chandra, Jakarta, Ahad (24/4/2016).
Selain menandatangani nota kesepahaman dengan BNN, PKS juga menganugerahkan PKS Award kepada Komjen Pol Budi Waseso sebagai pelopor gerakan Indonesia Bebas Narkoba.
Sebelumnya, ribuan kader dan pengurus DPP PKS mengkikrarkan Deklarasi Keluarga Indonesia Bebas Narkoba dalam acara Gerak Jalan Sehat Milad 18 PKS.
Menggandeng Badan Narkotika Nasional (BNN), PKS ingin mewujudkan keluarga Indonesia yang jauh dari pengaruh narkoba.
Sekjend PKS Mustafa Kamal menyampaikan tiga poin isi deklarasi Keluarga Indonesia Bebas Narkoba. Pertama, PKS mendukung sepenuhnya Badan Narkotika Nasional (BNN) dalam upaya pencegahan dan pemberantasan tindak penyalahgunaan narkoba. "Serta memberangus peredaran gelap narkoba," papar Mustafa Kamal.
Selanjutknya PKS siap menjadi pelopor keluarga Indonesia bebas narkoba dan membantu BNN sebagai pegiat antinarkoba.
Terakhir, papar Mustafa, mendukung penuh aparat hukum melakukan tindakan tegas terhadap pelaku tindak penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.
Dalam rangkaian gerak jalan sehat, nampak kader PKS antusias melakukan tes urine yang digelar atas kerjasama PKS dan BNN. [pks.id]
------
keterangan foto: Presiden PKS M Sohibul Iman dan Kepala BNN Komjen Pol Budi Waseso menandatangani MoU untuk meluncurkan gerakan Keluarga Indonesia Bebas Narkoba. (Foto: Tyarin)
posted by @Adimin
Label:
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
April 25, 2016
posted by @Adimin
Presiden ke-3 RI BJ Habibie dan Kepala BNN Budi Waseso Terima PKS Award
Jakarta (24/4) - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memberikan penghargaan kepada beberapa tokoh nasional dan masyarakat atas kiprah pelayanan dan pengabdian mereka kepada bangsa dan negara. Dari deretan tokoh penerima PKS Award, beberapa di antaranya Presiden ke-3 RI Bacharuddin Jusuf Habibie dan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol Budi Waseso.
PKS menganugerahi BJ Habibie dengan PKS Award Utama sebagai tokoh muslim dan negarawan yang telah memberikan sumbangsih besar terhadap pembangunan dan kemajuan bangsa dan negara. Sementara Komjen Pol Budi Waseso dinilai sebagai tokoh pelopor gerakan nasional Indonesia bebas narkoba. BNN di bawah kepemimpinan mantan Kabareskrim Polri ini mencapai prestasi gemilang dalam pemberantasan narkoba.
Penganugerahan PKS Award dilakukan dalam Puncak Milad ke-18 PKS di Hotel Kartika Chandra, Jakarta, Sabtu (24/4/2016). Habibie juga didaulat menjadi pembicara utama pada sesi leadership talk dalam acara tersebut.
Selain Habibie dan Budi Waseso, PKS Award juga diberikan kepada 6 tokoh lainnya, yaitu DR Warsito Purwotaruno (Tokoh Inovasi Teknologi), Ami Suharsa (Tokoh Pelopor Peduli Lingkungan), Muhammad Alwani (Tokoh Pembedayaan Masyarakat dan Nelayan), Indra Asih (Tokoh Kader Akhwat Produktif), Khairul Anam (Tokoh Kader Ikhwan Produktif), dan Almh. Ustazah Yoyoh Yusroh (Tokoh Ibu Teladan, diwakili putrinya bernama Asma Karimah).
Puncak Milad ke-18 PKS di Hotel Kartika Chandra dihadiri pimpinan pusat PKS, antara lain Ketua Majelis Syuro (MS) Salim Segaf Al Jufrie, Wakil Ketua MS Hidayat Nur Wahid, Presiden Sohibul Iman, Sekjen Mustafa Kamal, Ketua MPP Suharna Surapranata, dan Ketua Dewan Syariah Pusat (DSP) Surahman Hidayat. Selain itu, hadir juga Wakil Ketua DPR RI Ledia Hanifa Amalia, Wakil KEtua DPD RI Farouk Muhammad, Gubernur Jawa Barat Ahamd Heryawan, Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno, Sekjen PKB Abdul Kadir Karding, dan Ketua PAN Yus Usman Sumanegara.
Hadir juga beberapa kalangan intelektual seperti Doktor Ilmu Politik dari Universitas Indonesia Valina Singka, pengamat politik HS Dillon, dan Indonesianis dari Australian National University (ANU). [pks.id]
------
keterangan foto: Presiden PKS M Sohibul Iman didampingi Ketua MS PKS Habib Salim Segaf Al Jufri dan Waka MS Syuro PKS Hidayat Nur Wahid menyerahkan PKS Award kepada BJ Habibie, Jakarta, Kamis (24/4/2016). Foto: Ruli Renata/RPF
posted by @Adimin
Label:
SEPUTAR PKS,
TOKOH,
TOPIK PILIHAN







