pic

Powered by Blogger.

Humas PKS Ikuti Worshop Jurnalistik Pada Rapat Koordinasi

Humas PKS se-Sumatera Barat melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) yang berlangsung pada tanggal 4 - 6 November 2022 di Padang, Senin (5/11) ...

Search This Blog

Latest Post

Dua Hal Agar Perempuan Indonesia Bisa Kontribusi untuk Bangsa

Written By Anonymous on 17 August, 2016 | August 17, 2016

Jakarta (17/8) - Perempuan Indonesia harus saling mengingatkan pentingnya kontribusi membangun bangsa agar dapat berdikari. Berdikari sendiri bisa dilakukan dengan dua cara.

Hal tersebut dikatakan Ketua Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) DPP PKS Wirianingsih.

"Pertama, perempuan sebagai sosok yang memiliki peran penting di dalam keluarga yaitu mendidik generasi dan mendampingi para suami di dalam rumah. Hendaknya mengingatkan tentang pembentukan karakter sebagai pribadi yang merdeka. Pribadi yang bisa memperjuangkan hak-haknya sebagai sebuah generasi bangsa," tutur Wirianingsih di Jakarta, Rabu (17/8).

Contoh sederhana, lanjut Wirianingsih, seorang ibu kepada anak-anak dalam menghidupkan alam demokrasi dalam keluarga, mendengarkan pendapat mereka dan memberikan arahan-arahan agar menjadi pribadi yang jujur, menjadi pribadi yang berani mengatakan tidak pada hal yang dapat menjerat dirinya dari perilaku yang buruk seperti mencuri, mengambil yang bukan haknya, atau bullying terhadap temannya, tidak memegang sopan santun dan tidak mengerti hak-hak orang lain.

"Yang kedua perempuan sebagai individu mempunyai kewajiban penting sebuah aktualisasi diri, menyampaikan pendapatnya, berpolitik, kontribusi dalam masyarakat, memberikan sumbangsih terbaik dalam ilmunya pada masyarakat luas," imbuhnya.

Menurutnya, peran perempuan dalam politik Indonesia itu tidak hanya dalam bentuk politik praktis. Tapi juga bisa peduli dalam pemilihan kepala daerah apabila ada cagub atau cakada yang tidak jujur, money politic, dan tahu bagaimana membangun kesadaran politik Indonesia yang jujur.

Hal tersebut, kata dia, juga bagian dari partisipasi politik, termasuk mengajarkan kesadaran pada anak-anak peduli terhadap urusan negara, misal harga yang sering naik ketika bulan Ramadhan, atau kabinet yang sedang memprihatinkan.

"Nah, inilah harus dibangun kesadaran di keluarga. Banyak hal yang bisa dikerjakan. Perempuan PKS ingin membangun kesadaran sebagai perempuan pelopor, ingin menumbuhkan semangat kepahlawanan dalam membangun bangsa dan negara. Semangat yang tidak hanya ditumbuhkan saat hari kemerdekaan tapi harus dibangun setiap saat,"jelasnya.

Wirianingsih berharap pemerintah memahami bahwa apa yang mereka kerjakan saat ini sebagai seorang pemimpin dilihat oleh generasi muda Indonesia, yang 20 tahun dan 30 tahun ke depan akan memimpin bangsa.

"Jangan sampai perilaku buruk para pemimpin akan didaur ulang oleh generasi ke depan. Saya sangat tidak sepakat jika para pemimpin sekarang tidak menyadari peran penting ini. Kalau menyadari apa yang kita lakukan adalah sebuah keburukan dan bagaimana kalau anak kita ke depan meniru terhadap kesalahan yang memalukan, jangan harap Indonesia akan maju dan bermartabat," pungkasnya. [pks.id]


posted by @Adimin

Pimpin Upacara HUT RI, Salim Segaf Minta Kader PKS Bersemangat Layani Rakyat

Jakarta (17/8) - Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al-Jufrie mengamanatkan kepada seluruh kader untuk terus memberikan yang terbaik bagi bangsa Indonesia dengan melaksanakan khidmat kepada rakyat.

"Saya amanatkan seluruh kader dengan amanah Munas, Berkhidmat untuk rakyat, lakukan! Dan berikan yang terbaik untuk bangsa ini," ujarnya saat menjadi inspektur upacara di DPP PKS, Rabu (17/8/2016).

Dirinya juga menyampaikan, bila seluruh kader dengan tulus terus bersemangat untuk berkhidmat kepada rakyat, maka seluruh umat akan mencintai PKS.

"Dengan semangat tersebut, umat akan mencintai partai ini, dimana partai ini akan memberikan kontribusinya untuk Indonesia yang damai, sejahtera, dan makmur. PKS membuka pintu seluas-luasnya. Memberi keyakinan bahwa kita akan memberi yang terbaik bagi negeri ini," terang Salim.

Salim menambahkan, bahwa seluruh kader PKS tidak boleh berfokus pada perbedaan, karena perbedaan adalah sebuah keniscayaan sedangkan titik temulah yang perlu dicari dari tiap perjuangan memakmurkan Indonesia.

"Saya yakin seluruh komponen bangsa akan berjuang bersama dengan kita. Banyak titik temu yang bisa kita ukir bersama. Perbedaan pasti terjadi, tapi titik temu akan kita temukan dan wujudkan bersama-sama," paparnya.

Sebagai penutup, Salim mengingatkan kepada seluruh peserta agar tidak mementingkan kepentingan golongan, melainkan kepentingan umat.

"Saya yakin kalau kita mau, kita mampu mengukir sejarah. Bangsa ini mampu menyatukan bangsa-bangsa lain yang berseteru. Bagaimana jumlah yang besar ini kita mampu muncul di kancah dunia internasional. Itu belum kita lakukan. Bagi para pemimpin, ini bisa wujud bila mendahulukan kepentingan bangsa yang didahulukan daripada kepentingan sendiri atau golongan," pungkasnya. [pks.id]


posted by @Adimin

PKS Gelar Peringatan HUT RI ke-71

Jakarta (17/8) - Memperingati HUT RI ke-71, PKS menggelar upacara di kantor DPP PKS. Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al Jufrie didaulat mejadi inspektur upacara.

Upacara HUT RI ke 71 digelar di MD Building, Jl TB Simatupang no 82, Jakarta Selatan, Rabu (17/8/2016) pukul 10.00 WIB.

Dalam pesannya, Salim menyampaikan bahwa para pejuang dan syuhada telah berjuang mati-matian memerdekakan Indonesia tanpa pamrih dengan berharap meraih ridho Allah SWT.

Tidak hanya itu, Salim juga mengamanatkan kepada seluruh kader PKS untuk terus bersemangat berkhidmat untuk rakyat.

"Saya amanatkan seluruh kader dengan amanah Munas, Berkhidmat untuk rakyat, lakukan! Dan berikan yang terbaik untuk bangsa ini," ujar Salim.

Rangkaian upacara ini dibuka dengan membaca lafaz basmalah. Setelah mempersilakan inspektur upacara memasuki mimbar, tidak lupa diiringi dengan pembacaan ayat suci Alqur'an.

Kemudian dilanjutkan pembacaan doa untuk kebaikan PKS dan Indonesia. Sebagai penutup, PKS memberikan apresiasi kepada veteran pejuang kemerdekaan berupa santunan.

Upacara ini dihadiri sekitar 200 pengurus pusat PKS yang mewakili setiap bidang dan badan DPP PKS. Selain Salim Segaf, tampak hadir jajaran pimpinan PKS seperti Sekjen PKS Mustafa Kamal, Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini, Anggota DPR seperti Tifatul Sembiring, Aboebakar Alhabsyi, dan lainnya. Para peserta upacara mengenakan seragam hitam-putih. Anggota Pandu Keadilan menjadi petugas pengerek bendera Merah Putih. Hingga berakhir pukul 11.00 WIB, upacara berlangsung tertib dan khidmat. [pks.id]


posted by @Adimin

Pantai Padang Tertata, Menteri BUMN Apresiasi Pemko Padang

Written By Anonymous on 14 August, 2016 | August 14, 2016

PADANG – Mampunya Pemerintah Kota Padang menata objek wisata Pantai Padang berbuah apresiasi. Kali ini, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno yang menyatakan salut atas upaya Pemko Padang. Kini dirinya melihat Pantai Padang sudah terbebas dari Pedagang Kaki Lima (PKL) dan telah tertata rapi.

“Sumbar kaya objek wisata. Saya sudah menyaksikan potensi wisata Kota Padang, khususnya Pantai Padang. Saya mengapresiasi penuh,” ungkapnya usai berjalan kaki ke Pantai Padang bersama Walikota Padang H. Mahyeldi Dt Marajo, Sabtu (13/8) pagi.

Untuk lebih menggeliatkan lagi objek wisata Pantai Padang, Rini Soemarno menginstruksikan BUMN yang ada di Sumatera Barat agar saling bekerjasama mengembangkan pariwisata di Padang dan Sumatera Barat. Salah satunya yakni dengan membentuk “Kampung Wisata” di Pantai Padang.

“Di Pantai Padang ini bagaimana kalau dibentuk ‘Kampung Wisata’, nantinya di situ akan ada kuliner dan produk lainnya,” terang Rini.

Pagi itu, Rini hadir di Kota Padang dalam rangka mengikuti jalan santai bertajuk ‘BUMN Hadir Untuk Negeri’ yang diadakan di GOR H. Agus Salim Padang. Rini mengaku kehadirannya di Padang merupakan pilihannya sendiri. Sebab, dirinya mendengar Sumbar memiliki ragam objek pariwisata yang memikat dan berpotensi besar untuk lebih dikembangkan.

Sementara itu, Walikota Padang H. Mahyeldi Dt Marajo menyebut bahwa ide atau gagasan Menteri BUMN untuk membangun “Kampung Wisata” di Pantai Padang begitu tepat. Mahyeldi berharap, gagasan tersebut dapat ditindaklanjuti serta mendapat dukungan. “Ide itu mesti kita dukung, tidak saja dari masyarakat akan tetapi juga dari SKPD dan BUMN yang ada. Kita harapkan nantinya dengan kehadiran ‘Kampung Wisata’ akan meningkatkan kunjungan wisatawan,” harap walikota.[[humas dan protokol kota padang]


posted by @Adimin

PKS akan Meriahkan HUT 71 RI dengan Lomba Mural

Written By Anonymous on 12 August, 2016 | August 12, 2016

Jakarta (11/8) - Ketua Bidang Kepemudaan Mardani DPP PKS Ali Sera menjelaskan bahwa DPP akan menyiapkan berbagai lomba menarik untuk memeriahkan peringatan HUT-RI ke 71, salah satunya adalah lomba mural.

"Karena kita mengusung tema Berkhidmat untuk Indonesia Berdaulat, maka kita coba adakan salah satunya lomba mural terkait logo Kemerdekaan DPP PKS," terangnya di Kantor DPP PKS, Jl TB Simatupang no 82, Jakarta Selatan, Kamis (11/8/2016).

Menurutnya, dengan lomba mural ini dapat mewadahi kreativitas masyarakat agar bisa sinergi membangunan lingkungan yang memiliki nilai.

"Mural ini mewadahi kreativitas masyarakat, khususnya anak muda, agar bisa sinergi membangun lingkungan yang nyeni tapi punya nilai," terangnya.

Mardani menyampaikan, konsep dari lomba ini sederhana, yaitu tiap peserta yang terdiri dari seluruh DPW dan DPD PKS di Indonesia dapat mengirimkan foto dari hasil mural tersebut kepada panitia, serta menyebarkannya di media sosial.

"Bahkan kalau bisa kirim video time lapse, dan upload ke facebook atau instagram maupun website masing-masing daerah, atau tag/mention akun DPP PKS pada media sosial lainnya seperti twitter," ujar Mardani.

Selain itu, Mardani juga menjelaskan beberapa persyaratan terkait lomba mural ini.

"Logonya tentang 17 tahun kemerdekaan PKS, tidak boleh mengandung SARA dan tidak berbau pornografi atau hal-hal negatif lainnya," pungkasnya. [pks.id]


posted by @Adimin

Syekh Chalid Al Hamudi Tepati Janji, Walikota Padang dan Istri Beribadah Haji Tahun Ini

Written By Anonymous on 10 August, 2016 | August 10, 2016

PADANG – Syekh Chalid Al Hamudi yang berkunjung ke Padang beberapa waktu lalu akhirnya menepati janjinya. Pemuka agama Islam asal Arab Saudi sekaligus penasehat badan dakwah internasional ini mengundang Walikota Padang H. Mahyeldi Dt Marajo beserta istri untuk melaksanakan ibadah haji pada tahun ini.

“Tadi Syekh Chalid Al Hamudi menelpon saya dan menyampaikan bahwa Insya Allah saya dan istri diundang untuk beribadah haji tahun ini,” terang Mahyeldi di ruang kerjanya di Balaikota Padang, Selasa (9/8) sore.

Dalam percakapan pertelepon itu, Syekh Chalid Al Hamudi meminta langsung kepada Walikota Padang untuk mengirimkan fotocopy paspor yang dimiliki. Walikota Padang kemudian menyanggupi dan akan mengirimkannya secepatnya.

“Mohon doa dari warga Kota Padang dan Sumatera Barat, mudah-mudahan keberangkatan kami bisa memantapkan diri kami dalam meningkatkan keimanan dan memantapkan langkah pembangunan Kota Padang ke depan,” harap walikota.

Walikota Padang mengucapkan terimakasih tak terhingga kepada Syekh Chalid Al Hamudi beserta para ustad di LIPIA, ulama, termasuk kedutaan besar Arab Saudi yang selama ini telah berperan besar dalam memuluskan niat mulia tersebut.

“Atas nama Pemerintah Kota Padang dan keluarga, kami mengucapkan terimakasih kepada Syekh Chalid Al Hamudi yang telah memberi peluang saya dan istri untuk melaksanakan ibadah haji,” sebutnya.

Jadi Imam Shalat di Arab Saudi.

Disinggung tentang peluang menjadi imam shalat di Arab Saudi, Walikota Padang menyebut bahwa hal ini bisa saja terjadi. Namun begitu, Mahyeldi menyebut bahwa untuk menjadi imam di Masjidil Haram maupun Makkah atau salah satu masjid di Arab Saudi bukanlah orang yang sembarangan.

“Untuk jadi imam di sana mesti punya kelebihan, ilmu, syariah, akhlak kepribadian dan penguasaan ilmu Alquran. Saya belum penuhi itu. Mudah-mudahan Allah SWT memberikan yang terbaik bagi kita semua,” pungkasnya. [humas dan protokol kota padang]


posted by @Adimin

Agar Tak Jadi Bumerang, Full Day School Harus Penuhi Lima Syarat Ini

Written By Anonymous on 09 August, 2016 | August 09, 2016

Jakarta (9/8) - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy telah menggagas pola sekolah sepanjang hari(full day school). Gagasan tersebut dinilai cukup berani dan terkesan sebagai 'terobosan' baru di jagat pendidikan nasional.

Ketua Bidang Kesejahteraan Rakyat (Kesra) DPP PKS Fahmy Alaydroes mengatakan bahwa pola sekolah sepanjang hari sudah diterapkan oleh sekolah-sekolah swasta. Oleh sebab perlu syarat-syarat yang harus dipenuhi.

"Sebenarnya pola full day school sudah lama diterapkan di sekolah-sekolah swasta. Sekolah Islam Terpadu (SD, SMP dan SMA) sudah sejak tahun 1993 menerapkannya. Substansinya, menyediakan dan memberikan lingkungan dan iklim belajar sepanjang hari, agar pengalaman dan interaksi dengan hal-hal yang kondusif dan efektif. Sepanjang pengalaman, Sekolah Islam Terpadu mendapat tanggapan yang positif dari orang tua. Jumlah Sekolah Islam Terpadu berkembang pesat dan menjadi tren di kalangan sekolah swasta Islam," kata Fahmy di Jakarta, Selasa (9/8).

Hanya saja, kata dia, penerapan sekolah full day menuntut persyaratan yang ketat dan bersifat imperatif. Bila syarat-syarat berikut tidak atau kurang terpenuhi, niscaya akan menjadi bumerang yang buruk bagi anak didik.

"Syarat-syarat yang paling utama adalah pertama, kesiapan moral dan kemampuan guru mengawal dan menjalankan amanah profesinya sepanjang hari. Diperlukan Guru yang berjiwa tulus dalam mendidik dan memiliki kemampuan yang cakap dalam mengembangkan pembelajaran," ucap dia.

Kedua, lanjut Fahmy, kurikulum dan program pembelajaran yang efektif dan atraktif, agar siswa merasakan asyiknya mengikuti setiap program. Menarik, menantang, dan sekaligus memicu prestasi.

"Ketiga, harus memberikan perhatian yang cukup kepada pembentukan karakter atau akhlak. Sekolah sepanjang hari harus didesain sedemikian rupa sehingga menjadi semacam 'real life' bagi siswa. Lingkungan belajar, sekaligus menjadi lingkungan komunitas yang sarat dengan norma, hak dan kewajiban bagi setiap warganya," kata dia.

Yang keempat, Fahmy menekankan tentang fasilitas yang memadai, yang memberikan ruang gerak yang cukup, ketersedian sumber belajar, alat dan media yang memadai, keamanan dan kenyamanan lingkungan. 
Dan yang kelima tentang kerjasama yang baik, antara pihak sekolah, orangtua dan masyarakat. Kerjasama yang efektif akan memperkaya dan memperkuat proses pendidikan yang berjalan.

"Nah, masalahnya adalah di tataran sekolah negeri, masih banyak persoalan yang muncul. Kurikulum yang masih belum konsisten, kemampuan guru yang masih rendah, dan fasilitas sekolah yang terbatas dan pola lingkungan yang rigid. Gagasan Pak Menteri, yang konon disetujui oleh Pak Jokowi ataupun Pak Jusuf Kala, seharusnya dilakukan secara rasional, bertahap dan melibatkan banyak pihak. Jangan lagi terulang pameo "ganti menteri, ganti kebijakan". Kasihan guru dan siswa Indonesia," pungkasnya. [pks.id]


posted by @Adimin

5 Instruksi Presiden PKS kepada Seluruh Kader Sambut HUT ke 71 RI

Jakarta (9/8) - Hari ulang tahun (HUT) ke 71 Republik Indonesia akan diperingati pada 17 Agustus mendatang. Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman mengintruksikan kadernya untuk ikut memeriahkan HUT RI dengan beragam kegiatan berjiwa nasionalisme.

Dalam surat edaran Presiden PKS tertanggal 8 Agustus 2016, Sohibul Iman mengeluarkan lima intruksi yang harus dijalankan para kadernya dalam rangka menyambut HUT ke 71 Republik Indonesia.

"Pertama, seluruh kader untuk berperan aktif di masyarakat dan lingkungan kerja untuk memeriahkan kegiatan-kegiatan Hari Kemerdakaan RI yang ke-71," ujar Sohibul Iman.

Dia mencontohkan, kegiatan seperti upacara peringatan detik-detik Proklamasi, lomba-lomba, ziarah ke taman makam pahlawan, kegiatan bakti sosial, napak tilas perjuangan kemerdekaan, remaja berbicara untuk Indonesia berdaulat, menulis opini di media massa tentang kemerdekaan, dan memeriahkan sosial media tentang kegiatan-kegiatan agustusan.

Kedua, lanjut Sohibul Iman, seluruh kader PKS agar memasang bendera Merah Putih di halaman rumahnya masing-masing selama bulan Agustus 2016 ini.

"Ketiga, kader PKS untuk mengadakan upacara peringatan detik-detik Proklamasi di kantor-kantor partai," imbuhnya

Sohibul juga menginstruksikan seluruh kader PKS yang ingin memeriahkan kemerdekaan dengan spanduk bertema Hari Kemerdekaan RI ke-71 sesuai dengan tema, logo, tagline, dan template spanduk yang sudah distandarisasi di tingkat pusat.

"Terakhir, kader PKS untuk melaksanakan semua instruksi di atas dengan penuh tanggungjawab," tegasnya. [pks.id]


posted by @Adimin

Warga Nilai Pembangunan Padang Berjalan Lancar

Written By Anonymous on 08 August, 2016 | August 08, 2016

Padang, (Antara Sumbar) - Sejumlah warga di beberapa daerah Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) menilai pembangunan berbagai di wilayahnya dalam satu tahun ke belakang berjalan lancar.

"Baik itu pembangunan secara fisik dan mental, secara bertahap pimpinan kota sukses melakukannya," kata Salah satu tokoh masyarakat Sunda di Sumbar, Kang Ade di Padang, Minggu.

Menurutnya pembangunan secara fisik seperti infrastruktur jalan, Pasar Raya, pertokoan hingga objek wisata, terlihat nyata terealisasi.

Sebagai contoh pantai Purus Padang yang dahulunya semrawut dengan tenda "ceper" kali ini terlihat beraturan dengan dua objek populer Menara IORA dan Menara Perdamaian.

Di samping itu penertiban pedagang kaki lima di sepanjang pantai hingga kebersihan sekitar pantai menjadi kesuksesan tambahan dari pemerintah.

Terlebih dengan peningkatan wisatawan yang memaksa penambahan bangunan hotel, menjadi gairah pertumbuhan dalam bidang ekonomi dan pariwisata yang baik bagi Padang, ujarnya.

"Renovasi jalan dan pembenahan pasar dalam waktu singkat menjadi bukti lain konsistensinya pembangunan di Padang," tambahnya.

Dalam hal pembangunan mental masyarakat beberapa program juga dinilai sukses dan baik diterima masyarakat.

Mulai dari program keagamaan seperti Hafal Al Quran, wirid mingguan, pejuang subuh dinilai membangkitkan optimisme di tengah masyarakat untuk memajukan kota.

Ditambah dengan respon pemerintah yang cukup aktif serta dibarengi tindakan menjadi jalan penghubung dengan masyarakat semakin dekat, terlebih dengan dibukanya saluran langsung antara pemerintah dan masyarakat melalui telepon langsung.

"Kami berharap hal ini jadi sesuatu yang konsisten dilakukan secara berkelanjutan, sekalipun nantinya akan berganti pimpinan atau tidak," tambah dia.

Warga lain yang merupakan pengamat politik Asrinaldi juga menilai pembangunan kota Padang telah cukup terlihat.

Akan tetapi hal ini masih belum terlihat dari peranan dewan legislatifnya.

Menurutnya, bila dewan legislatif memberikan dukungan sepenuhnya pada pembangunan kota, prosesnya semakin berjalan dengan baik.

Meskipun saat ini secara perlahan telah terlihat hubungan baik antara kedua belah pihak, koordinasi lebih mendalam harus tetap dilakukan, ujarnya.

Warga lain yang merupakan pengamat tata kota Eko Alvares juga menilai pembangunan berjalan lancar.

Sebagai contoh bertambahnya pengembang yang melakukan pembangunan dan membuat suatu pemukiman baru.

Akan tetapi menurutnya pada setiap kemajuan tentu akan dibarengi risiko, hal inilah yang harus dicarikan solusinya.

Seperti tingginya pembangunan infrastruktur mengakibatkan tingginya risiko bencana yang terjadi, seyogyanya pemerintah telah menemukan formula yang tepat untuk menyeimbangkan hal tersebut.

Sedangkan warga yang juga pengamat sejarah dan budaya Gusti Asnan menambahkan selain pembangunan di bidang infrastruktur dan mental, Padang juga harus mempertahankan khasanah budaya Minangnya.

Menurut dia sebagai simbol kebanggaan masyarakat Minang sudah seharusnya pimpinan mengakomodasi lebih berkembangkan kearifan lokal yang ada di Sumbar.

Dengan begitu pembangunan akan berjalan seimbang baik itu fisiknya, mentalnya dan budayanya.

Terpisah Wali Kota Padang, Mahyeldi Ansharullah meyakini program yang telah dicanangkannya dapat berhasil karena adanya dukungan dari masyarakat.

Menurutnya lancar atau tidaknya pembangunan dalam satu kota sangat bergantung pada penerimaan masyarakatnya terhadap kinerja pemerintah.

"Sebab dukungan ini menjadi motivasi kami untuk berbuat dan melayani lebih baik," ujarnya. [antarasumbar.com]


posted by @Adimin

Mahyeldi: Pemkot Tuntaskan Betonisasi Jalan Hingga Akhir Tahun

Padang, (Antara Sumbar) - Pemerintah Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), akan selesaikan 241,35 Kilometer jalan hingga akhir tahun 2016 melalui program betonisasi jalan guna mempermudah akses ke sentra Usaha Kecil Menengah dan pemungkiman di kota itu.

"Sampai tahun lalu betonisasi jalan telah mencapai 153,04 Kilometer dan hingga akhir tahun ini kami akan membeton jalan 88,31 Kilometer," kata Wali Kota Padang, Mahyeldi Ansharullah, saat pidato rapat paripurna istemewa dengan DPRD Kota Padang, di Padang, Minggu.

Jadi hingga akhir tahun ini betonisasi jalan di Kota Padang akan selesai 241,35 Kilometer (73,77 persen) dari 325,288 Kilometer yang telah direncanakan.

Ia mengharapkan betonisasi jalan dapat diselesaikan sampai tahun 2018 sehingga masyarakat merasa lega dan nyaman berjalan dan berkendara di jalan tersebut karena selama ini jalan yang biasa mereka tempuh menjadi jalan yang layak.

Mahyeldi Ansharullah juga berharap setelah betonisasi selesai maka perekonomian warga Padang akan meningkat karena akses jalan mereka menjadi lebih mudah.

"Sementara itu pembersihan sedimen, perbaikan, peningkatan kapasitas daya tampung, dan pembangunan dreinase baru sehingga 22,63 persen genangan air dapat diminimalisisasi," ujarnya.

Ia mengatakan pembersihan, perabaikan, dan pembangunan drainase baru tersebut merupakan program pemerintah kota tersebut untuk pengendalian bajir dan genangan air di kota tersebut. 

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Padang, Erisman mengatakan pembangunan infrastruktur seperti jalan di kota tersebut terus meningkat sehingga mempermudah masyarakat dalam menjalankan aktivitas. 

"Kami sebagai mitra Pemerintah Kota Padang akan terus mendorong pemkot untuk komit dan konsisten dalam memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat," katanya saat membuka rapat paripurna istemewa dengan DPRD Kota Padang, di Padang, Minggu.

Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno, mengapresiasi laju pembangunan Kota Padang karena kerjasama antara pemerintah kota, DPRD, Camat serta masyarakat sehingga daerah tersebut dapat meningkatkan pembangunan infrastrukturnya.

"Saya berharap kerjasama itu dapat ditingkatkan dan dipertahankan sehingga menjadikan Kota Padang sebagai kota metropolitan," katanya 

Ia mengatakan pihaknya juga akan siap membantu Pemerintah Kota Padang untuk meningkatkan pembangunan di kota tersebut. [antarasumbar.com


posted by @Adimin

Masjid Ajarkan Nilai Keragaman seperti Prinsip Bhinneka Tunggal Ika

Written By Anonymous on 05 August, 2016 | August 05, 2016

Jakarta (4/8) - Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid menegaskan keragaman arsitektur dan ornamen masjid di beberapa daerah di Indonesia, sebenarnya mirip dengan dengan prinsip Bhinneka Tunggal Ika. Yaitu, meskipun memiliki bentuk bangunan yang berbeda namun memiliki tujuan yang sama untuk beribadah.

Hal itu sebagaimana disampaikan Hidayat dalam Seminar Internasional “Peran masjid dalam Membentengi Umat dari Pemikiran Menyimpang”, di Aula Buya Hamka, Masjid Al-Azhar, Jakarta Selatan, Kamis (4/8). 

“Seperti Bhinneka Tunggal Ika, memiliki bentuk bangunan yang berbeda namun memiliki tujuan yang sama. Dari keragaman bangunan masjid tersebut, sesungguhnya menegaskan bahwa Islam mampu menangkap keragaman di masyarakat,” tutur alumus Ponpes Modern Gontor ini.

Corak bangunan yang berbeda tersebut, tambah Hidayat, berbeda dengan masjid yang ditemui di Turki, negara-negara Timur Tengah, Asia Timur, serta Eropa, yang relatif memiliki kesamaan dalam arsitektur serta ornamen masjid.

Oleh karena itu, Hidayat berharap dari nilai-nilai yang diajarkan Masjid tersebut, masyarakat Indonesia dapat belajar hidup berjamaah, daripada individualis. Karena dengan berjamaah, masyarakat Indonesia bisa melakukan koreksi atas paham-paham yang menyimpang, seperti radikalisme, terorisme, dan liberalisme serta paham-paham lain yang tak sesuai.

"Dari perilaku individualisme tadi bisa membuat seseorang menjadi radikal dan terorisme," ujar Legislator PKS dari Daerah Pemilihan Jakarta Utara II ini.

Dengan demikian, Hidayat berharap masjid hendaknya tidak hanya menjadi tempat sujud semata. Melainkan, harus menjadi pusat segala aktivitas untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), khususnya kepada generasi muda.

“Masjid jangan hanya dijadikan tempat sujud saja namun juga harus dijadikan segala kegiatan yang bermanfaat terutama untuk generasi muda dan meningkatkan sumber daya manusia,” jelas Hidayat.

Sebab, dengan banyak melakukan aktivitas di masjid, maka kualitas masyarakat akan menjadi lebih baik. “Sebaliknya, bila dijauhkan dengan masjid, kehidupan masyarakat akan menjadi gelap gulita, penuh perilaku menyimpang,” tutup Hidayat. [pks.id]


posted by @Adimin

Pesan

More on this category »

Popular Post

 
Support : Creating Web | PKS Padang | Mas Temp
Copyright © 2011. PKS KOTA PADANG - All Rights Reserved
Template Created by PKS Padang Published by Mas Temp
Proudly powered by Blogger