pic

Powered by Blogger.

Humas PKS Ikuti Worshop Jurnalistik Pada Rapat Koordinasi

Humas PKS se-Sumatera Barat melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) yang berlangsung pada tanggal 4 - 6 November 2022 di Padang, Senin (5/11) ...

Search This Blog

Latest Post

Sohibul Iman: Niat Kami Berpolitik, Berkhidmat untuk Rakyat

Written By Anonymous on 21 August, 2016 | August 21, 2016

Serang (21/8) - Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman menegaskan kepada seluruh kader PKS bahwa sejatinya seorang pemimpin ialah mereka yang tunduk dan patuh melayani rakyatnya.

"Pemimpin sebuah kaum adalah hakikatnya pelayan masyarakat. Sesungguhnya bagi kami gerakan kami tanpa kekuasaan pun kami tetap bisa berkhidmat untuk rakyat, sudah jadi DNA kami. Tapi kami juga menyadari, kalau kita melangkah lebih jauh kepada wilayah kekuasaan, kami bisa melipatgandakan khidmat untuk rakyat itu," ujarnya saat memberikan taujih (ceramah) di Sarasehan Politik kader PKS Provinsi Banten, Ahad (21/8/2016).

Menurutnya, keterlibatan PKS dalam politik Indonesia tidak terlepas dari niatan dasar kader PKS berkhidmat untuk rakyat.

"Bagi PKS yang orang sebut diawal sebagai keagamaan, kemudian sosial dan sekarang kami jadi parpol. Bagi kami keterlibatan di politik tidak terlepas dari niatan dasar. Kami ingin berikan sesuatu yang terbaik kepada rakyat. Kami ingin berkhidmat untuk rakyat," ungkap Sohibul.

Sohibul juga menambahkan bahwa keterlibatan PKS dalam pesta demokrasi tak harus melulu PKS yang menjadi pemerannya. PKS mampu bekerjasama dengan parpol lain demi kebaikan rakyat.

"Keterlibatan kami dalam demokrasi tidak memiliki ego bahwa ini harus kami. Kami bisa kerjasama dengan smua partai yang ada. Yang penting, bagaimana calon yang kami usung punya komitmen berkhidmat untuk rakyat. Ini kata kuncinya," terangnya.

Dirinya juga mengingatkan, bahwa yang namanya seorang pemimpin meski memiliki konsep visi yang matang bila tidak memiliki semangat berkhidmat maka akan gagal.

"Tanpa spirit khidmat untuk rakyat, sehebat apapun visi,misi, dan tujuan tidak mungkin tercapai kalo tidak ada DNA khidmat utk rakyat," pungkasnya.[pks.id]


posted by @Adimin

Sohibul ke Anak Muda: Knowledge is Power but Character is More

Jakarta (20/8) - Presiden Partai Keadilan Sejahtera Mohamad Sohibul Iman menaruh perhatian terhadap potensi anak muda. Hal ini tercermin dalam sarasehan Remaja Bicara untuk Indonesia Berdaulat dan Bermartabat, di Kantor DPP PKS Jakarta Selatan, Sabtu (20/8).

PKS memberikan panggung bagi anak muda untuk membicarakan Indonesia menurut perspektifnya. Sohibul Iman berpesan, agar anak muda bisa mengoptimalkan pengetahuan dan karakter sekaligus. Sohibul menyebut dalam pengetahuan ada kekuatan. "Knowlegedeble itu penting, orang pernah menyebut bicara kekuasaan yang penting knowledge is power. Yang berkuasa itu yang menguasai pengetahuan,” kata Sohibul.

Namun begitu, Sohibul menekankan satu hal yang tak terlewatkan dari itu semua yakni tentang pentingnya tentang karakter yang kuat.

“Ada satu modal yang tak terlupakan, kekuatan karakter. Knowledge is power but character is more. Karakter melampui knowledgesendiri. Karakter dan kecerdasan Anda membuat mereka tertarik dengan Islam, ” tekan Sohibul.

Sohibul menuntut anak muda utamanya para anak kader untuk tidak bergantung kepada siapapun agar bisa menjaga martabat sehingga bisa menjadi duta Islam.

"Kedaulatan sendiri harus dibangun jika kita tidak bergantung, bekerja sama boleh namun tidak bergantung. Jika masih bergantung pada orang lain tidak akan berdaulat. Martabat itu masalah harga diri,” papar dia.

Lulusan doktor dari Jepang itu berkisah ketika dirinya mendapatkan beasiswa dari Presiden RI Baharuddin Jusuf Habibie, Habibie mengatakan bahwa komputer mempunyai kemampuan luar biasa namun tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan brain kita.

“Komputer yang secanggih tersebut tidak punya kemampuan apa-apa tanpa otak kita yang tak terbatas ini. Saya minta kepada anak kader terus belajar agar bisa terus bersaing, fastabiqul khairat, berlomba-lomba dalam kebaikan,” tutur Sohibul. [pks.id]


posted by @Adimin

Anak Kader PKS Dididik Teruskan Kepemimpinan Bangsa

Written By Anonymous on 20 August, 2016 | August 20, 2016

Jakarta (20/8) – Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) DPP PKS menggandeng Garuda Keadilan (GK) mengadakan agenda sarasehan bertema Remaja Bicara untuk Bangsa Berdaulat dan Bermartabat.

“Sungguh menyenangkan bisa menggandeng anak kader melalui Garuda Keadilan untuk mengadakan acara ini. Semoga para kader dakwah terus-menerus dalam koridor kebaikan. Mereka menjadi estafet perjuangan dakwah para pendahulunya,” kata Ketua BPKK DPP PKS Wirianingsih di kantor DPP PKS, Jl TB Simatupang no 82, Jakarta Selatan, Sabtu (20/8/2016).

Sebagai entitas politik, kata Wirianingsih, PKS berharap menjadi saksi sejarah melalui anak kadernya. Anak kader yang tampil hari ini harus menjadi generasi emas yang meneruskan kepemimpinan Indonesia.

“Sangat bagus sekali bila anak kader PKS berkepribadian Qurani. Sungguh luar biasa bila satu keluarga minimal ada satu hafidz Al-Qur'an,” kata Wirianingsih.

Sehingga, kata ibu dari 11 anak penghafal Al-Qur’an itu, ke depan bisa menghadirkan Indonesia emas yang lahir dari anak kader.

“Insya Allah Indonesia emas ke depan dipimpin oleh kader-kader Partai Keadilan Sejahtera yang salah satunya hadir dalam sarasehan ini,” ujarnya dalam sambutan.

Dalam sarasehan tersebut berlanjut dalam bahasan diskusi yang antara lain tentang bagaimana generasi Y dan Z memandang bentuk kehidupan di masa mendatang, apa yang menjadi daya ungkit bagi masa depan dirinya dan masa depan bangsa serta hambatan yang perlu diatasi.Para narasumber adalah remaja yang dianggap mewakili generasi netizen dari beragam aspek, yaitu aspek informasi dan teknologi, aspek politik serta aspek ekonomi.

Acara sarasehan tersebut dihadiri sekitar 50 anak kader dari Garuda Keadilan. Turut hadir pula Presiden PKS Mohamad Shobil Iman, Sekretaris MPP PKS Untung Wahono, Wasekjen DPP PKS Abdul Hakim, Sekretaris Majelis Syuro PKS Abu Ridho dan para pengurus BPKK DPP PKS. [pks.id]


posted by @Adimin

Fenomena Harga Kentang Stabil Logis dan Penuh Unsur Politis

Jakarta (19/8) - Ketua Bidang Ekonomi, Keuangan, Industri, Teknologi dan Lingkungan Hidup (Ekuitek LH) DPP PKS Memed Sosiawan melihat fenomena kentang yang harganya masih stabil tinggi itu hal yang logis, namun ada unsur politis impor.

"Ini logis tapi ada unsur politis impor. Indonesia dengan penduduk besar kebutuhan pangan sangat besar, sementara lahan untuk pangan sangat terbatas dan menyempit akibat alih fungsi lahan. Dengan sempitnya lahan ini terjadi trade off antar komoditas pangan. Dengan lahan seperti saat ini, petani dan teknologi seperti saat ini juga trade off itu akan abadi. Kita genjot produksi padi dan jagung, kedelai tidak kebagian lahan; kita hanya perhatian pada cabai dan bawang, maka kentang dan komoditas lainnya keteteran," kata Memed di Jakarta, Jumat (19/8).

Fenomena trade off ini, kata dia, terefleksi selalu ada komoditas yang tidak stabil atau harga naik, tergantung apa yang ditanam petani. Instabilitas harga terjadi karena demand "relatif konstan" yakni bergantung pertumbuhan penduduk dan pertumbuhan ekonomi, sementara supply bergantung pilihan petani.

"Lalu bagaimana? Ya lahan pertanian dalam hal ini pangan harus bertambah. Permasalahan sebenarnya adalah Indonesia memiliki besar sekali lahan yang cocok untuk pertanian (pangan), namun hampir semua berada di kawasan hutan yang secara undang-undang dan peraturan yang ada masih sangat sulit untuk dialihkan dari kawasan hutan ke kawasan pangan, ini yang harus diperjuangkan para anggota parlemen. Di sisi lain, dalam waktu 10 tahun terakhir lahan perkebunan sawit bertambah dari sekitar empat juta hektar menjadi lebih dari 10 juta hektar," kata dia.

Tentang trade off komoditas, lanjut dia, juga dipengaruhi perubahan iklim dimana tahun ini diramalkan terjadi lanina. Juli-Agustus biasanya kemarau, sekarang banyak hujan yang berakibat turunnya produksi khususnya untuk komoditas sayuran karena banyak penyakit.

"Fenomena-fenomena di atas tampaknya terjadi pada kentang, karena fokus perhatian pemerintah tertuju pada komoditas-komoditas pangan strategis yakni komoditas yang berpengaruh kuat pada tingkat inflasi. Situasi ini pastinya mendorong importir untuk memainkan tabiatnya dan dengan dukungan media tentu diharapkan terkabullah hasratnya. Sinergi tersebut dijalankan mengingat pemerintah saat ini, terutama Mentan, sangat ketat dalam mengendalikan impor," pungkas Memed. [pks.id]


posted by @Adimin

Arahan Pimpinan Agar Kader Manfaatkan Akun Media Sosial dengan Santun

Written By Anonymous on 19 August, 2016 | August 19, 2016

Jakarta (19/8) - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memberikan koridor terhadap pesan-pesan kepada publik yang dilakukan oleh kader maupun pengurus dan juga pejabat publik yang terpilih oleh PKS dengan cara-cara yang santun dan memenuhi etika kesopanan masyarakat yang berlaku. Hal tersebut dikatakan oleh Ketua Bidang Hubungan Masyarakat DPP PKS Dedi Supriadi.

"Hal ini memang sudah menjadi arahan baik dari pimpinan Majelis Syuro maupun Presiden DPP PKS agar para kader, pengurus dan juga para pejabat publik dari PKS itu memanfaatkan seluas mungkin media, baik media konvensional maupun media sosial untuk menyampaikan pesan-pesan kebaikan dan pendapat-pendapat serta pandangan partai kepada publik seluas-luasnya. Tetapi tetap dalam koridor kesopanan, norma dan etika ketimuran," tutur Dedi di Kantor DPP PKS, Jl TB Simatupang No 82, Jakarta Selatan, Jumat (19/8/2016).

Oleh karena itu, kata dia, PKS menegaskan kepada publik bahwa jika ada kader atau yang mengatasnamakan kader tetapi cara berkomunikasinya tidak mencerminkan hal tersebut, maka tentunya itu tidak mencerminkan sikap PKS. Apalagi akun-akun media sosial yang mengatasnamakan PKS tapi merupakan bukan akun resmi partai atau yang dibuat oleh partai. Maka itu jelas bukan cerminan sikap partai.

"PKS adalah partai yang mempunyai sikap-sikap yang jelas dalam bergerak dan menyampaikan pendapat. Dalam membela kepentingan masyarakat, kami mengungkapkannya juga secara jelas di media-media resmi dan sikap kami terhadap pemerintahan juga jelas sebagai oposisi loyal dimana kami akan selalu mendukung pemerintahan selama mereka berpihak kepada rakyat. Kami akan mengoreksi atau mengingatkan pemerintah apabila ada kebijakan-kebijakan ada yang tidak menguntungkan rakyat atau tidak dikehendaki oleh rakyat," ujar Dedi.

Lebih lanjut Dedi mengatakan bahwa hal tersebut juga cukup jelas disampaikan PKS melalui akun-akun resminya dan publik dapat menilai, menyaksikan dan mempelototi dengan baik, bagaimana akun-akun resmi PKS menyampaikan sikap-sikap tersebut. Tegas tetapi tetap dalam koridor kesantunan dan etika ketimuran.

"Kami juga mengingatkan kepada pihak-pihak yang menggunakan akun-akun media sosial dengan imbuhan PKS untuk tidak membuat masyarakat menjadi salah paham terhadap PKS, yang sebenarnya pendapat pribadi akun tersebut, entah darimana atau disetir oleh siapa sehingga masyarakat menyimpulkan bahwa itu adalah sikap PKS sebab ada imbuhan PKS dalam akun media sosial tersebut," tegas Dedi.

Sebagai informasi, kata Dedi, bahwa PKS akan menyampaikan sikap, pandangan, berita, kegiatan, informasi dan sebagainya itu melalui akun resmi. Untuk web ada di www.pks.id, Twitter @PKSejahtera, Instagram @pk_sejahtera dan untuk fanspage melalui www.facebook.com/HumasPartaiKeadilanSejahtera/. Sementara untuk akun yang sifatnya satu arah yakni Telegram di https://telegram.me/PK_Sejahtera.

"Akun-akun tersebutlah yang merepresentasikan sikap resmi Partai Keadilan Sejahtera. Kami juga meminta bantuan publik untuk melaporkan apabila ada akun-akun yang mengatasnamakan PKS namun berkomunikasi dengan cara-cara yang tidak sesuai dengan nilai-nilai kesopanan dan kesantunan serta etika ketimuran, juga secara konten yang misleading atau menyalahpahamkan masyarakat tentang sikap PKS yang sebenarnya, agar kami bisa menertibkan akun-akun tersebut," ujarnya.

Aduan tersebut, kata Dedi, bisa dilaporkan ke Sekretariat DPP PKS melalui nomor telepon: (021) 7884 2116, atau melalui email ke: humas@pks.id dengan subjek "Laporan Masyarakat". [pks.id]


posted by @Adimin

Sarasehan Remaja, Cara PKS Beri Panggung Anak Muda Bicara

Jakarta (19/8) - Kemajuan dunia siber memunculkan peluang sekaligus tantangan bagi anak muda. Masyarakat perlu menyiapkan diri menghadapi realitas dunia siber hari ini. Salah satu caranya dengan mendengarkan langsung pemaparan dari remaja masa kini atau lazim disebut generasi Z.

Hal itu disampaikan Ketua Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) DPP PKS Wirianingsih di kantor DPP PKS, Jl TB Simatupang no 82, Jakarta Selatan, Jumat (19/8/2016).

"Untuk tujuan tersebut, Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) DPP PKS bekerjasama dengan Garuda Keadilan akan menyelenggarakan acara Sarasehan bertema Remaja Bicara untuk Bangsa Berdaulat dan Bermartabat pada Sabtu 20 Agustus 2016 pukul 09.00-12.00 wib di kantor DPP PKS," papar Wirianingsih.

Perempuan yang akrab disapa Wiwik ini menambahkan, yang akan menjadi bahan diskusi antara lain bagaimana persepsi generasi Y dan Z memandang kehidupan di masa depan, serta cara mereka menyelesaikan masalah.

"Yang akan menjadi bahan diskusi antara lain adalah bagaimana generasi Y dan Z memandang bentuk kehidupan di masa mendatang, apa yang menjadi daya ungkit bagi masa depan dirinya dan masa depan bangsa serta hambatan yang perlu diatasi. Para narasumber adalah remaja yang dianggap mewakili generasi netizen dari beragam aspek, yaitu aspek informasi dan teknologi, aspek politik serta aspek ekonomi," terangnya.

Dirinya juga mengingatkan bahwa sesungguhnya masa depan Indonesia salah satunya akan dimiliki oleh pemuda saat ini, maka ide-ide kreatif anak muda saat ini perlu diberi wadah.

"Indonesia di masa depan sesungguhnya adalah milik para netizen. Sudah saatnya mereka berbicara menyampaikan ide-ide bernas untuk keunggulan Indonesia karena mereka adalah calon pemimpin di masa depan. Amat sangat pantas jika mulai dari sekarang mereka bicara tentang rancangan masa depan bagi bangsa dan negara tercinta, Indonesia. Saatnya generasi muda bicara dan didengar," pungkasnya. [pks.id]


posted by @Adimin

PKS Dukung Kewenangan DPD Diperkuat

Written By Anonymous on 18 August, 2016 | August 18, 2016

Jakarta (18/8) - Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman menyatakan bahwa PKS masih tetap mendukung Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI untuk mendapatkan haknya di tingkat nasional, terutama masalah partisipasi DPD dalam amandemen Undang-Undang (UU).

"Terkait dengan masalah amandemen, bukan saja penguatan DPD, tapi hal-hal lain yang meningkatkan kualitas kenegaraan kita. PKS sejak 2006 tetap mendukung itu semua dan kita berharap dengan dukungan ini partai lain bisa ikut mendukung," ujar Sohibul saat menerima kunjungan Pimpinan dan perwakilan Anggota DPD RI di Kantor DPP PKS, Jl TB Simatupang No 82, Jakarta Selatan, Kamis (18/8/2016).

Menurutnya, ada dua hal penting yang harus dilakukan DPD RI untuk menuju tujuan penambahan wewenang. "Pertama, lobi-lobi politik ke ketua umum partai politik lainnya. Kedua, lobi-lobi teknis pada hal-hal yang sesungguhnya disepakati sebagai kewenangan DPD, tapi di lapangan masih belum lancar," terangnya.

Sohibul mencontohkan dengan pembahasan Undang-Undang tahap satu dimana DPD memiliki kewenangan untuk ikut merumuskan, namun tidak dilibatkan dalam beberapa komisi.

"Misal, pembahasan Undang-Undang itu pada tahap satu sesungguhnya DPD punya kewenangan yang berkaitan dengan daerah. Itu kewenangannya harus ikut. Tapi kenyataannya hanya pada komisi tertentu dilibatkan penuh DPD, tapi komisi lain tidak. Ini harus ada lobi teknis biar ikut semua. Di tahap dua, DPD seharusnya tetap berperan walau tidak mengambil keputusan. Ini harus dibicarakan," pungkasnya.

Turut hadir dalam kunjungan tersebut Sekretaris Jendral DPP PKS Mustafa Kamal, Sekretaris Majelis Syuro Untung Wahono, Wakil Ketua DPD RI Gusti Kanjeng Ratu Hemas, Anggota DPD RI Cholid Mahmud, Anggota DPD RI Abdul Rahmi, Anggota DPD RI Ahmad Jajuli, dan Anggota DPD RI Muhammad Idris. [pks.id]


posted by @Adimin

Presiden Salut dengan Raihan Emas Tontowi-Liliyana

Jakarta (18/8) - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mohamad Sohibul Iman sangat salut dengan raihan emas yang didapatkan oleh pasangan ganda campuran cabang olahraga bulutangkis di ajang olahraga internasional Olimpiade Rio 2016 di Rio de Janerio, Brasil.

"Saya salut dan merasa gembira serta bangga dengan kemenangan yang diperoleh Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir. Pencapaian itu didapat saat 17 Agustus 2016 kemarin. Ini semacam kado bagi ulang tahun negara kita yang ke-71," kata Sohibul di gedung DPP PKS, Jakarta Selatan, Kamis (18/8/2016).

Doktor lulusan Jepang tersebut mengaku senang dengan perjuangan Owi dan Butet, demikian Tontowi dan Liliyana disapa, dan berharap apa yang mereka capai dapat mengilhami para atlet di cabang olahraga lainnya.

"Yang pasti ikut senang dan bangga dengan perjuangan dari ganda campuran kita Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir. Salut dan saya ucapkan selamat buat mereka semoga apa yang sudah didapat menjadi spirit tambahan untuk terus kita untuk berprestasi baik untuk pasangan ganda ini atau bagi atlet-atlet lain," ujar Sohibul.

Dengan adanya pembuktian tersebut, kata dia, kita bisa membuktikan ke kancah internasional bahwa bulutangkis Indonesia masih sangat diperhitungkan.

"Kita ingin kembali membuktikan bahwa di ajang internasional bulutangkis kita masih sangat kuat dan juga ke depan kita harus membuktikan bahwa cabang olahraga lain pun Insya Allah bisa berjaya pula di tingkat internasional. Saya kira seluruh atlet harus berprestasi," pungkas Sohibul. [pks.id]


posted by @Adimin

Dua Hal Agar Perempuan Indonesia Bisa Kontribusi untuk Bangsa

Written By Anonymous on 17 August, 2016 | August 17, 2016

Jakarta (17/8) - Perempuan Indonesia harus saling mengingatkan pentingnya kontribusi membangun bangsa agar dapat berdikari. Berdikari sendiri bisa dilakukan dengan dua cara.

Hal tersebut dikatakan Ketua Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) DPP PKS Wirianingsih.

"Pertama, perempuan sebagai sosok yang memiliki peran penting di dalam keluarga yaitu mendidik generasi dan mendampingi para suami di dalam rumah. Hendaknya mengingatkan tentang pembentukan karakter sebagai pribadi yang merdeka. Pribadi yang bisa memperjuangkan hak-haknya sebagai sebuah generasi bangsa," tutur Wirianingsih di Jakarta, Rabu (17/8).

Contoh sederhana, lanjut Wirianingsih, seorang ibu kepada anak-anak dalam menghidupkan alam demokrasi dalam keluarga, mendengarkan pendapat mereka dan memberikan arahan-arahan agar menjadi pribadi yang jujur, menjadi pribadi yang berani mengatakan tidak pada hal yang dapat menjerat dirinya dari perilaku yang buruk seperti mencuri, mengambil yang bukan haknya, atau bullying terhadap temannya, tidak memegang sopan santun dan tidak mengerti hak-hak orang lain.

"Yang kedua perempuan sebagai individu mempunyai kewajiban penting sebuah aktualisasi diri, menyampaikan pendapatnya, berpolitik, kontribusi dalam masyarakat, memberikan sumbangsih terbaik dalam ilmunya pada masyarakat luas," imbuhnya.

Menurutnya, peran perempuan dalam politik Indonesia itu tidak hanya dalam bentuk politik praktis. Tapi juga bisa peduli dalam pemilihan kepala daerah apabila ada cagub atau cakada yang tidak jujur, money politic, dan tahu bagaimana membangun kesadaran politik Indonesia yang jujur.

Hal tersebut, kata dia, juga bagian dari partisipasi politik, termasuk mengajarkan kesadaran pada anak-anak peduli terhadap urusan negara, misal harga yang sering naik ketika bulan Ramadhan, atau kabinet yang sedang memprihatinkan.

"Nah, inilah harus dibangun kesadaran di keluarga. Banyak hal yang bisa dikerjakan. Perempuan PKS ingin membangun kesadaran sebagai perempuan pelopor, ingin menumbuhkan semangat kepahlawanan dalam membangun bangsa dan negara. Semangat yang tidak hanya ditumbuhkan saat hari kemerdekaan tapi harus dibangun setiap saat,"jelasnya.

Wirianingsih berharap pemerintah memahami bahwa apa yang mereka kerjakan saat ini sebagai seorang pemimpin dilihat oleh generasi muda Indonesia, yang 20 tahun dan 30 tahun ke depan akan memimpin bangsa.

"Jangan sampai perilaku buruk para pemimpin akan didaur ulang oleh generasi ke depan. Saya sangat tidak sepakat jika para pemimpin sekarang tidak menyadari peran penting ini. Kalau menyadari apa yang kita lakukan adalah sebuah keburukan dan bagaimana kalau anak kita ke depan meniru terhadap kesalahan yang memalukan, jangan harap Indonesia akan maju dan bermartabat," pungkasnya. [pks.id]


posted by @Adimin

Pimpin Upacara HUT RI, Salim Segaf Minta Kader PKS Bersemangat Layani Rakyat

Jakarta (17/8) - Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al-Jufrie mengamanatkan kepada seluruh kader untuk terus memberikan yang terbaik bagi bangsa Indonesia dengan melaksanakan khidmat kepada rakyat.

"Saya amanatkan seluruh kader dengan amanah Munas, Berkhidmat untuk rakyat, lakukan! Dan berikan yang terbaik untuk bangsa ini," ujarnya saat menjadi inspektur upacara di DPP PKS, Rabu (17/8/2016).

Dirinya juga menyampaikan, bila seluruh kader dengan tulus terus bersemangat untuk berkhidmat kepada rakyat, maka seluruh umat akan mencintai PKS.

"Dengan semangat tersebut, umat akan mencintai partai ini, dimana partai ini akan memberikan kontribusinya untuk Indonesia yang damai, sejahtera, dan makmur. PKS membuka pintu seluas-luasnya. Memberi keyakinan bahwa kita akan memberi yang terbaik bagi negeri ini," terang Salim.

Salim menambahkan, bahwa seluruh kader PKS tidak boleh berfokus pada perbedaan, karena perbedaan adalah sebuah keniscayaan sedangkan titik temulah yang perlu dicari dari tiap perjuangan memakmurkan Indonesia.

"Saya yakin seluruh komponen bangsa akan berjuang bersama dengan kita. Banyak titik temu yang bisa kita ukir bersama. Perbedaan pasti terjadi, tapi titik temu akan kita temukan dan wujudkan bersama-sama," paparnya.

Sebagai penutup, Salim mengingatkan kepada seluruh peserta agar tidak mementingkan kepentingan golongan, melainkan kepentingan umat.

"Saya yakin kalau kita mau, kita mampu mengukir sejarah. Bangsa ini mampu menyatukan bangsa-bangsa lain yang berseteru. Bagaimana jumlah yang besar ini kita mampu muncul di kancah dunia internasional. Itu belum kita lakukan. Bagi para pemimpin, ini bisa wujud bila mendahulukan kepentingan bangsa yang didahulukan daripada kepentingan sendiri atau golongan," pungkasnya. [pks.id]


posted by @Adimin

PKS Gelar Peringatan HUT RI ke-71

Jakarta (17/8) - Memperingati HUT RI ke-71, PKS menggelar upacara di kantor DPP PKS. Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al Jufrie didaulat mejadi inspektur upacara.

Upacara HUT RI ke 71 digelar di MD Building, Jl TB Simatupang no 82, Jakarta Selatan, Rabu (17/8/2016) pukul 10.00 WIB.

Dalam pesannya, Salim menyampaikan bahwa para pejuang dan syuhada telah berjuang mati-matian memerdekakan Indonesia tanpa pamrih dengan berharap meraih ridho Allah SWT.

Tidak hanya itu, Salim juga mengamanatkan kepada seluruh kader PKS untuk terus bersemangat berkhidmat untuk rakyat.

"Saya amanatkan seluruh kader dengan amanah Munas, Berkhidmat untuk rakyat, lakukan! Dan berikan yang terbaik untuk bangsa ini," ujar Salim.

Rangkaian upacara ini dibuka dengan membaca lafaz basmalah. Setelah mempersilakan inspektur upacara memasuki mimbar, tidak lupa diiringi dengan pembacaan ayat suci Alqur'an.

Kemudian dilanjutkan pembacaan doa untuk kebaikan PKS dan Indonesia. Sebagai penutup, PKS memberikan apresiasi kepada veteran pejuang kemerdekaan berupa santunan.

Upacara ini dihadiri sekitar 200 pengurus pusat PKS yang mewakili setiap bidang dan badan DPP PKS. Selain Salim Segaf, tampak hadir jajaran pimpinan PKS seperti Sekjen PKS Mustafa Kamal, Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini, Anggota DPR seperti Tifatul Sembiring, Aboebakar Alhabsyi, dan lainnya. Para peserta upacara mengenakan seragam hitam-putih. Anggota Pandu Keadilan menjadi petugas pengerek bendera Merah Putih. Hingga berakhir pukul 11.00 WIB, upacara berlangsung tertib dan khidmat. [pks.id]


posted by @Adimin

Pesan

More on this category »

Popular Post

 
Support : Creating Web | PKS Padang | Mas Temp
Copyright © 2011. PKS KOTA PADANG - All Rights Reserved
Template Created by PKS Padang Published by Mas Temp
Proudly powered by Blogger