pic

Powered by Blogger.

Humas PKS Ikuti Worshop Jurnalistik Pada Rapat Koordinasi

Humas PKS se-Sumatera Barat melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) yang berlangsung pada tanggal 4 - 6 November 2022 di Padang, Senin (5/11) ...

Search This Blog

Latest Post

PKS Dapat Nomor Urut Delapan

Written By NeoBee on 20 February, 2018 | February 20, 2018


Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mendapatkan nomor urut delapan (8) sebagai parpol peserta pemilu 2019 . Hal tersebut diumumkan di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jakarta Pusat, Ahad (18/2/2018).

"Semua nomor bagus dan berkah. Dulu kita mendapat nomor yang sama yaitu 8. Sesuai dengan harapan yaitu nomor yang tidak terlalu besar," kata Sohibul.

Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman hadir di KPU bersama Sekjen Mustafa Kamal, Wasekjen Abdul Hakim, Ketua Wilda Banjabar Tate Komaruddin, legislator PKS Aboe Bakar Alhabsy dan pimpinan DPP lainnya.

Pengundian nomor urut partai politik peserta pemilu 2019 sekitar pukul 20.00 WIB. Sebelum nomor urut, PKS mengambil antrean dengan nomor sepuluh.


posted by @Adimin

Perjuangan Buya Hamka Memajukan Umat dan Bangsa

Written By NeoBee on 18 February, 2018 | February 18, 2018



Hamka membentuk Badan Pembela Negara dan Kota (BPNK), barisan perlawanan gerilya terbesar di wilayah Sumatera Barat.
 
Dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan, Buya Hamka bergerilya di hutan sekitar Medan. Kiprah Hamka dalam perjuangan nasional sepanjang 1945-1949 kian meningkat berbarengan dengan terjadinya perang revolusi menentang kembalinya penjajah Belanda yang terus kian merebak di seluruh Tanah Air.

Demikian dituturkan Guru Besar UIN Jakarta, Prof Azyumardi Azra dalam seminar nasional tentang Buya Hamka. Ia mengungkapkan, jasa-jasa Buya Hamka melewati batas-batas perjuangan politik dalam kehidupan umat dan bangsa Indonesia.

“Buya Hamka berjuang untuk memajukan umat dan negara-bangsa dalam berbagai lapangan kehidupan sejak dari kesusastraan, pemikiran keagamaan (terutama tasawwuf dan tafsir), pendidikan modern Islam, dakwah, politik, dan perjuangan melawan kebatilan kolonialisme pra dan pasca kemerdekaan,” tuturnya pada acara di Aula Buya Hamka, Masjid Agung Al-Azhar, Kebayoran Baru, Jakarta, Kamis (15/02/2018) itu.

Azra menceritakan, pada tahun 1947, Hamka diangkat menjadi Ketua Barisan Pertahanan Nasional dengan anggota Chatib Sulaeman, Udin, Rangkayo Rasuna Said, dan Karim Halim.

Selain itu, lanjut Azra, Hamka juga diangkat Wakil Presiden Mohammad Hatta sebagai Sekretaris Front Pertahanan Nasional yang merupakan gabungan dari berbagai partai politik. Ketua Front ini adalah Bung Hatta sendiri.

Selanjutnya, Hamka membentuk Badan Pembela Negara dan Kota (BPNK) yang merupakan barisan perlawanan gerilya terbesar di wilayah Sumatera Barat. Hamka sendiri sangat aktif bergerilya dan hampir tidak pernah bisa ditemui di satu tempat tetap.

Sebagai sastrawan, kata Azra, Hamka memiliki intelektualisme yang kosmopolitan melalui bacaannya atas karya sastrawan, filsuf, sejarawan, ideolog, dan lain-lain seperti Zaki Mubarak, Jurji Zaidan, Abbas al-Akkad, Mustafa al-Manfaluti, Hussain Haykal, Albert Camus, William James, Sigmud Freud, Arnold Toynbee, Jean Paul Sartre, Karl Marx, Pierre Loti, dan banyak lagi.
“Hamka dengan demikian memberikan contoh tentang keluasan bacaan, tanpa prasangka yang kemudian dia refleksikan secara kritis,” ucapnya.

Sikap intelektual Hamka seperti ini, menurutnya, sangat relevan dan sesuai dengan konteks tantangan kaum intelektual dan ulama Indonesia masa kini dan mendatang, yang harus terus membuka perspektif dan horizon intelektualisme kritis mereka di tengah lingkungan yang terus berubah dan berkembang sangat cepat


hidayatullah.com

posted by @Adimin

Presiden PKS Sambut Baik Anak Muda Terjun Politik

Written By neobattosai on 12 February, 2018 | February 12, 2018


Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mohamad Sohibul Iman menyambut baik anak muda yang peduli dengan dunia politik. Ia menilai tidak ada yang salah dengan politik.

"Sebenarnya tidak ada yang salah dengan politik. Politik itu cara bagaimana me-manage kehidupan bernegara ini," kata Sohibul di acara PKS Muda Talks, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Jumat (9/2/2018).

Politik kemudian, nilai Sohibul, menjadi buruk kalau manusia teracuni atau mabuk politik. Kapan seseorang teracuni atau mabuk politik? "Yaitu ketika politik direduksi jadi semata soal perebutan kekuasaan," ungkapnya.

Lebih lanjut ia mengatakan politisi yang menggunakan kekuasaan hanya menjadi alat legitimasi berbuat apa saja dan semakin berkuasa semakin leluasa melakukan apa saja.

"Yang ketiga, ia akan menghalalkan segala cara untuk meraih dan mempertahankan kekuasaan," kata dia.

Berpolitik itu seharusnya mengelola dan pengabdian negara. Mengelola pendidikan, ekonomi, teknologi dan sebagainya "Bukan untuk kepentingan diri kita sendiri," ungkapnya.

Di acara PKS Muda Talks tersebut menghadirkan artis dan pesinetron Adly Fayruz yang bertindak sebagai pembawa acara.

posted by @Adimin

Testimoni Masyarakat Tentang Mahyeldi

Written By neobattosai on 07 February, 2018 | February 07, 2018

>

posted by @Adimin

Tetap Bersama Jama'ah Dakwah Hingga Akhir Hayat Yang Indah

Written By neobattosai on 15 January, 2018 | January 15, 2018


@ Cahyadi Takariawan 
Satu lagi pejuang dakwah menghadap Allah Ta'ala, hari ini. Beliau adalah guru dan sahabat saya, al Ustadz Hilman Rosyad Syihab Lc.
Beliau mujahid dakwah yang istiqamah di jalan dakwah hingga akhir hayat. Berbagai penyakit tidak menghalangi beliau untuk terus gigih dan semangat beraktivitas dakwah.
Sangat banyak khasanah keilmuan beliau ---dari latar belakang pesantren dan kuliah ilmu hadits--- yang membuka cakrawala pemahaman keislaman saya. Terutama tentang tema budaya.
Saya tercerahkan oleh beliau. Para aktivis dakwah di berbagai daerah pun tercerahkan oleh beliau. Kami di Yogyakarta mengkonsep Balai Budaya Gambiran (BBG) dari inspirasi beliau.
Kami menjadi saksi konsistensi beliau dalam perjuangan dakwah. Sejak kemaren sore (Sabtu 13 Januari 2018) hingga tadi malam, kami bersama beliau di forum Musyawarah Majelis Syura, di MD Building Pasarminggu Jakarta Selatan.
Kami shalat maghrib berjama'ah di lantai 5 dengan beliau dan ikhwah lainnya, diimami Al Ustadz Iqbal Romzi dari Palembang.
Hingga ketika sesi malam hari, beliau keluar ruangan. Ternyata sakit dan langsung dibawa ke Rumah Sakit.
Allah telah meminggilnya kembali pulang. Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un.
Beliau telah menetapi janjinya. Beliau telah berjanji untuk tetap berada dalam jama'ah dakwah hingga akhir hayat yang indah. Dan beliau telah menepatinya.
"Di antara orang-orang mukmin itu ada orang-orang (rijalun) yang menepati apa yang telah mereka janjikan kepada Allah; maka di antara mereka ada yang gugur. Dan di antara mereka ada (pula) yang menunggu-nunggu dan mereka tidak merubah (janjinya)". QS. Al Ahzab 33 : 23.
Beliau sudah mendahului kita semua. Beliau termasuk kader yang qadha nahbahu, telah menepati janjinya. Adapun kita, adalah orang-orang yang man yantazhir.
Semoga beliau dan kita semua kelak husnul khatimah. Tetap berada dalam jamaah dakwah hingga akhir hayat yang indah.
Aamiin.
Jakarta, 14 Januari 2018
posted by @Dd

Mahyeldi Hendri Septa Mendaftar ke KPU Kota Padang, di iringi ratusan Massa

Written By neobattosai on 10 January, 2018 | January 10, 2018

Akhirnya Pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Padang 2018-2023 Mahyeldi Ansharullah dan Hendri Septa (Mahen) resmi mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Padang, tepatnya Rabu 10 Januari 2018 pukul 11.30 WIB.
Diawali dengan iring iringan dari Masjid Nurul Iman dan berakhir di kantor KPU Kota Padang, Pasangan Mahyeldi-Hendri Septa diantar ratusan massa pendukung dari berbagai kalangan seperti dari Pengurus Partai, kader dari kedua partai, simpatisan partai, Muhammadiyah,dan ormas pendukung. Kantor KPU kota Padang penuh sesak oleh para pendukung Mahyeldi-Hendri Septa.

Pendaftaran di mulai dengan pembukaan, dilanjutkan dengan pemeriksaan berkas Pasangan Calon oleh komisioner KPU kota Padang yang langsung dipimpin oleh ketua KPU Kota Padang Drs. M. Sawati M.Si. setelah melalui proses pemeriksaan secara aklamasi komisioner KPU Kota Padang menyatakan bahwa berkas "Sah dan Lengkap". Sehingga Mahyeldi dan Hendri Septa sah menjadi calon walikota dan wakil walikota," kata Ketua KPU Padang M. Sawati yang disambut gemuruh takbir oleh hadirin.
Turut serta mengiringi proses pendaftaran tersebut, Ketua PKS Kota Padang Gufron beserta jajarannya, Pengurus PAN, Ketua DPW PKS Sumatera Barat Irsyad Syafar, Aleg DPR RI dari Fraksi PKS Hermanto, Aleg DPR RI dari Fraksi PAN Asli Chaidir, Ninik Mamak, ibu ibu majelis taklim, kader kedua partai dan simpatisan.

Semoga dengan turut sertanya incumbent,  dalam proses pemilihan walikota dan wakil walikota Padang 2018-2023, akan semakin membuat pembangunan kota Padang semakin maju, madani, dan berkelanjutan.

ALLAHU AKBAR


posted by @Adimin

Arahan Ketua Majlis Syuro PKS Kepada Calon Kepala Daerah 2018-2023

Written By neobattosai on 08 January, 2018 | January 08, 2018

> posted by @Adimin

Habib Salim: Menangkan Allah Maka Allah akan Menangkan Kita

Written By neobattosai on 05 January, 2018 | January 05, 2018


Jakarta (4/1) - Ketua Majelis Syuro PKS Habib Salim Segaf Aljufri mengajak seluruh kader PKS untuk selalu memenangkan Allah dalam setiap lini kehidupan. Hal ini perlu dilakukan agar Allah memenangkan PKS di pilkada 2018 ini.
"Menangkan Allah dalam niat kita, dalam ibadah kita, dalam seluruh lini kehidupan kita, maka Allah pasti memenangkan kita," kata Habib Salim, saat memberikan tausiyah kemenangan di acara Konsolidasi Calon Kepala Daerah PKS, di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (4/12/2018).
Habib Salim menambahkan, kemenangan yang dinantikan adalah kemenangan yang membuat masyarakat Indonesia bangga dan mendapatkan keridhoan dari Allah.
"Menang itu adalah mutlak milik Allah SWT, satu hal yang sangat sederhana, ketika kita punya harapan, dan harapan itu adalah kemenangan, lalu muncul semangat, dan kapan semangat itu pudar? Ketika harapan tadi mulai hilang dari kita," ujar mantan Menteri Sosial itu.
Cucu dari pendiri Yayasan Alkhairat Palu, Sayyid Idrus bin Salim Aljufrie itu meminta para calon kepala daerah dari PKS agar memiliki target yang pasti mulai dari sekarang.
"Target sebagai pemimpin harus ada, kalau di masyarakat kita ada kemiskinan, maka kita selesaikan kemiskinan. Target harus jelas," tegas Habib Salim.
Lebih jauh Habib Salim meminta agar seluruh kader PKS dan para calon kepala daerah tidak menjadikan uang sebagai kendala dalam memperjuangkan kemenangan. Menurutnya, yang harus disiapkan adalah kemauan dan kesiapan untuk meraih mimpi.
"Uang memang sangat penting, tapi saya selalu memberi semangat ke kader jangan khawatir kurang uang. Masalah uang akan mampir ke kita itu nomor dua, yang pertama kita hadirkan untuk mencapai mimpi tadi adalah manusia yang mau berbuat dan siap bekerjakeras untuk mewujudkan mimpi kita," ujar Habib Salim.
Kemenangan dan kesuksesan, masih kata Habib Salim, akan kita dapatkan jika Allah dijadikan sandaran. "Jadi berpolitik, menjadi gubernur, walikota, bupati itu pilihan, dari awal yang penting kita perbaiki niat kita, kalau kita menangkan Allah, Allah pasti memenangkan kita," pungkas Habib Salim.
posted by @Adimin

Ini Dia Cagub dan Cawagub Jawa Barat

Written By NeO on 02 January, 2018 | January 02, 2018

>

Kewajiban Ulama Menjelaskan Ilmu, Haram Menyembunyikannya

Written By NeO on 01 January, 2018 | January 01, 2018

SEBAGAIMANA diharamkan bagi seorang berbicara dalam perkara agama yang ia tidak ketahui, maka seseorang juga diharamkan untuk menyembunyikan perkara agama yang ia ketahui, seperti keterangan dan petunjuk yang telah Allah jadikan bermanfaat bagi manusia.

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman,
Sesungguhnya, orang-orang yang menyembunyikan apa yang telah Kami turunkan berupa keterangan-keterangan (yang jelas) dan petunjuk, setelah Kami menerangkannya kepada manusia dalam Al-Kitab, mereka itu dilaknati Allah dan dilaknati (pula) oleh semua (makhluk) yang dapat melaknati, kecuali mereka yang telah tobat dan mengadakan perbaikan dan penerangan (kebenaran). Maka, terhadap mereka itu Aku menerima tobatnya dan Akulah Yang Maha Penerima tobat lagi Maha Penyayang.” (Al-Baqarah: 159-160)

Kedua ayat di atas diturunkan berkenaan dengan Ahli Kitab dari para pendeta Yahudi dan rahib Nasrani, yang menyembunyikan ciri-ciri Nabi Shalallaahu ‘Alaihi Wasallam dalam kitab-kitab suci mereka, melalui penghapusan, penyembunyian, ataupun melalui penyelewengan mereka. Namun, lafal ini berarti umum, dan mencakup setiap orang yang melakukan penyembunyian informasi agama Allah yang harus disebarluaskan.

Seorang alim ulama tidak diperbolehkan dalam hal apa pun menyembunyikan ilmu yang bermanfaat. Barangsiapa bertujuan seperti itu, maka ia telah berbuat maksiat dan berdosa.

Jika ia tidak bertujuan untuk menyembunyikan ilmu, dan ketika itu terdapat orang yang bertugas menyampaikan penerangan, penyampaian dan dakwah, maka ia akan dimaafkan dosanya. Karena sesungguhnya penerangan merupakan kewajiban fardhu kifayah. Jika kewajiban ini telah dilaksanakan oleh sebagian orang, maka sebagian yang lainnya akan gugur kewajiban. Kondisi ini ketika jumlah para mubaligh dan dai-dai berkecukupan, dan mereka orang-orang yang beruntung, sebagaimana telah Allah jelaskan dengan firman-Nya,
Hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyuruh kepada kebajikan, menyuruh kepada yang makruf dan mencegah dari yang munkar. Merekalah orang-orang yang beruntung.” (QS. Ali-Imran: 104).

Hukum memberikan penerangan menjadi wajib atas seorang alim ulama jika ia ditanya oleh seorang penanya yang meminta petunjuk dalam satu perkara dari berbagai perkara agama yang mendesak, yaitu perkara yang tidak dapat diundur-undur lagi. Dalam kondisi ini, seorang alim ulama tidak diperbolehkan menyembunyikan ilmunya, dengan mengandalkan kepada ulama yang lainnya. Hal itu supaya si penanya tidak bimbang antara memilih yang ini atau yang itu, selama hal ini tidak di luar batas kemampuannya.

Abu Hurairah meriwayatkan dari Nabi, beliau bersabda,
“Barangsiapa yang ditanya tentang ilmunya, lalu ia menyembunyikannya, maka pada hari kiamat ia akan dikekang dengan kekangan api neraka.” (HR. Abu Dawud dan at-Tirmidzi).

Hal itu karena yang menjadi hak bagi seorang penanya atas seorang alim adalah agar si alim ulama menjawab pertanyaan dan mengajarinya, selama si penanya tidak mencari-cari kesalahan dan memfasih-fasihkan suaranya, yaitu mencari-cari hal-hal yang aneh dan permasalahan-permasalahan yang diputarbalikkan. Umar r.a. pernah menghukum seorang penanya yang melakukan hal seperti itu.

Seorang alim ulama diharamkan tutup mulut dari memberikan keterangan ilmiah melalui lisan ataupun tulisan. Jika tutup mulutnya itu berkonsekuensi pada kesamaran antara yang benar dan yang batil, bercampur-aduknya yang halal dengan yang haram, dan bercampurnanya yang makruf dengan yang munkar, maka ia harus memberikan keterangan untuk menghilangkan kekeliruan dan memperjelas yang benar. Karena posisi keterangan di sini, termasuk dalam persaksian (syahadah) yang haram untuk disembunyikan.

Allah berfirman,
Janganlah kamu (para saksi) menyembunyikan persaksian. Barangsiapa yang menyembunyikannya, maka sesungguhnya ia adalah orang yang berdosa hatinya.” (QS. al-Baqarah: 283)

Al-Qur’an telah memberikan kepada kita contoh tentang ulama buruk dari orang-orang Yahudi dan Nasrani, yang berani menyembunyikan apa yang telah diwahyukan Allah, dengan tujuan untuk mencari kemuliaan dunia. Lalu Allah melaknat mereka supaya menjadi pelajaran bagi kita.

Allah berfirman,
Sesungguhnya, orang-orang yang menyembunyikan apa yang telah diturunkan Allah, yaitu Al-Kitab dan menjualnya dengan harga yang sedikit (murah), mereka itu sebenarnya tidak memakan (tidak menelan) ke dalam perutnya melainkan api. Allah tidak akan berbicara kepada mereka pada hari kiamat, tidak akan mensucikan mereka, dan bagi mereka siksa yang amat pedih. Mereka itulah orang-orang yang membeli kesesatan dengan petunjuk dan siksa dengan ampunan. Maka, alangkah beraninya mereka menentang api neraka.” (QS. Ali-Imran: 174-175).

Sesungguhnya, dalam ancaman yang keras ini terselip pesan bagi orang-orang yang mengenakan jubah ulama yang senang berdekatan dengan raja-raja yang fasik dan pemimpin-pemimpin yang zalim, dan mereka yang menyembunyikan kebenaran, padahal mereka mengetahuinya. Mereka adalah ulama yang menghalalkan bagi mereka (para raja dan pemimpin yang fasik) sesuatu yang telah haram, menjauhkan dari tanggung jawab mereka dari tuntutan kewajiban, dan mensuplai mereka dengan fatwa-fatwa yang telah dipersiapkan bagi setiap bid’ah yang mereka ciptakan dan bagi setiap kemungkaran yang mereka kerjakan

hidayatullah.com
 
posted by @Adimin

Mahyeldi: Sinergi Pers dan Pemda Bisa Kawal Pembangunan

Written By @Adimin on 28 December, 2017 | December 28, 2017


Padang (27/12) -- Wali Kota Padang, Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah mengatakan pers dan pemerintah daerah harus meningkatkan sinergi guna memajukan pembangunan dan menciptakan generasi emas.

"Berita atau informasi yang tersebar baik akan menghasilkan sesuatu yang positif untuk generasi mendatang," ucapnya saat membuka kegiatan peringatan HUT Sepuluh Windu LKBN Antara di Padang, Rabu.

Sebagai contoh LKBN Antara Sumbar yang terus mengawal pemberitaan di Padang dan daerah lain di Sumbar.

Berita yang dihasilkan telah memberikan informasi kepada masyarakat tentang rencana dan program pemerintah serta peristiwa secara cepat. Bukan hanya masyarakat di Padang saja, namu di daerah lain juga dapat mengetahui secara luas tentang Padang.

Bahkan dia mengakui beberapa foto yang ada di aset juga banyak dari media semisal Antara. "Ini salah satu sinergi yang harus dijaga, agar perkembangan negara ke depan dapat dikawal dengan baik," kata dia. Menurut Mahyeldi sinergi pers dan daerah itu juga sejalan dengan ajaran Al Quran dan Hadits.
Artinya bila informasi yang disebarkan sesuai fakta dan data akan memberikan hasil yang baik pula. "Di masa depan pers lebih meningkatkan peranannya dalam pembangunan negara khususnya dalam mengabarkan Indonesia ke dunia.

Sementara Kepala Biro Antara Sumbar Azhari mengatakan pada HUT Antara ke 80 akan meningkatkan kerja sama dengan berbagai pihak untuk mendukung pembangunan daerah dan negara. Saat ini pihaknya memiliki 25 reporter yang tersebar di 19 kabupaten dan kota se-Sumbar.

Ke depan dia bertekad untuk meningkatkan kualitas pemberitaan termasuk mengenalkan pola konvergensi berita. Artinya masyarakat bisa menikmati informasi dari segala segi yakni video, foto, dan tulisan.

Kegiatan HUT Antara ini juga terdiri atas Pameran Foto dan Pemberian Santuan untuk Anak Yatim dan dihadiri Wali KOta Padang serta jajaran pimpinan BUMN.
Kegiatan ini juga didukung oleh beberapa BUMN seperti Bank BNI, Mandiri, Bank Nagari, dan PT Semen Padang.
 
Sejumlah mitra juga hadir termasuk ketua PWI Sumbar Heranof

antaranews.com\

posted by @Adimin

Pesan

More on this category »

Popular Post

 
Support : Creating Web | PKS Padang | Mas Temp
Copyright © 2011. PKS KOTA PADANG - All Rights Reserved
Template Created by PKS Padang Published by Mas Temp
Proudly powered by Blogger