pic

Powered by Blogger.

Humas PKS Ikuti Worshop Jurnalistik Pada Rapat Koordinasi

Humas PKS se-Sumatera Barat melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) yang berlangsung pada tanggal 4 - 6 November 2022 di Padang, Senin (5/11) ...

Search This Blog

Latest Post

Kalau Boleh Jujur PKS Partai Terbaik Saat ini

Written By @Adimin on 16 March, 2013 | March 16, 2013


Tahun 2013 adalah tahun politik, dimana sepertinya semua hal halal dilakukan oleh partai politik. Kita lihat saja banyak kader partai yang pindah ke partai lain dengan harapan karir politik lebih baik dari sebelumnya. Banyak orang sebut ini kutu loncat dan ada juga yang menyebut kuda liar, wah kuda liar.. hmmm, kuda liar ini kalau ditanya kenapa pindah jawabannya sederhana ini permintaan konstituen di daerah, ada yang bilang demi rakyat apapun akan saya lakukan ..benar gak ya demi rakyat?? atau hanya sekedar mempertahankan eksistensi dan syahwat politiknya.

Ada lagi yang lebih mengerikan dengan bermodalkan kekayaan dan kuasanya sebagai pemilik media dia menyerang lawan-lawan politiknya dengan media yang ada. Baik media cetak, radio, online, televisi atau semua media yang dia kuasai..tetapi tentang hancur dan bobroknya nya partainya jangan harap akan ada satu beritapun muncul dimedianya,yang muncul hanya kebaikan-kebaikan partainya saja.

Ada juga kabarnya golongan penguasa yang bermain dibalik layar dengan kekuasaannya yang membuat situasi di negeri ini kacau balau memanfaatkan kekuasaannya sehingga bermain-main sesuka hatinya, bahkan sekelas KPK pun yang konon, kata-katanya bagai firman tuhan yang tak pernah salah, bisa di atur. Terlihat jelas di mata rakyat walaupun rakyat jelata seperti saya jika rekan separtainya jadi tersangka tidak langsung ditahan. Sebut saja Anas Urbaningrum sampai saat ini tidak ditahan dan juga Andi Malarangeng tersangka yang bebas kemanapun mereka suka, tidak ada kehawatiran buat KPK mereka menghilangkan barang bukti…opss kita tidak sedang membahas mereka.

Begitulah politik bahkan terkadang kita bingung yang mana politikus yang bisa diandalkan untuk membawa negeri ini jadi negeri yang makmur dan rakyat sejahtera, mana yang tidak. Di awal tahun 2013 ICW pernah merilis partai yang tidak tersandung korupsi tahun 2012 ada dua partai yaitu PKS dan Hanura, setelah saya membaca tentang ini, saya tertarik membahas PKS. Kenapa? karena PKS adalah partai islam terbesar di Indonesia yang pada tahun 2014 ini bernomor 3, dan juga PKS adalah partai yang kadernya selalu saya jumpai di mesjid-mesjid, baik subuh atau bahkan solat tahajjud sekalipun sering mereka lakukan dan saya menemukan mereka di mesjid, yang ketiga PKS menurut saya fenomenal karena pergantian presiden tidak lebih dari 2×24 jam.

PKS … mendengar kata PKS atau Partai Keadilan Sejahtera kita sudah bisa membayangkan bahwa kita akan berjumpa dengan orang orang sederhana, partainya anak-anak muda yang cerdas, optimis, tertib dan pastinya soleh/ah dan anggun. Partai yang dewasa, pekerja keras, optimis, pandangan jauh ke depan dan yang paling saya sukai ikhlas, bersih dan professional.

Saya sempat buat judul partai terbaik saat ini, setelah saya mengamati dan mengikuti berita-berita dan perkembangannya serta pertemuan sehari-hari dengan berbagai organisasi dan partai-partai saya bisa simpulkan bahwa kalau saya jujur PKS lah yang terbaik saat ini.

Dulu saya tidak begitu peduli dengan partai-partai, tapi dengan situasi saat ini PKS dizolimi sementara mereka adalah orang-orang baik, hati saya mengatakan saya tidak boleh diam walaupun saya tidak pernah belajar tulis menulis saya akan tulis yang ada di pikiran saya.

Ada beberapa hal yang membuat saya mengatakan PKS partai terbaik saat ini setelah saya banyak bicara dengan orang-orang partai dan mengamati politik Indonesia saat ini :

1. Kader yang solid

Kita bisa lihat kader PKS itu solid, apapun yang terjadi di partainya mereka lebih percaya pada pimpinan mereka, isu korupsi dan fitnah yang dilancarkan lawan politik kepada pimpinan mereka, mereka hanya menanggapi dengan biasa-biasa. Bahkan isu ini membuat mereka makin semangat bekerja dan berdakwah, mereka menyebut membangunkan macan tidur. Macan-macan tidur PKS sekarang telah bangun, mereka saling menyemangati bekerja untuk partai, yang anehnya tanpa bayaran. Kemudian mereka tidak satu orangpun yang menyalahkan pimpinannya, atau saling tidak percaya bahkan ingin keluar dari PKS tapi makin solid. Ada isu makin solid.. terbukti setelah kasus LHI, mereka memenangkan pemilihan gubernur Jawa Barat dan Sumatera Utara, yang kedua-duanya adalah kader PKS.

2. Bekerja tanpa bayaran

Saya menyaksikan kader PKS itu bekerja ikhlas tanpa mengharapkan bayaran. Mereka bekerja tanpa dibayar. Memasang spanduk, baliho, stiker PKS, dan semua alat peraga partai tidak ada yang dibayar. Mereka direct seling mendatangi rumah ke rumah dan silaturrahim tidak ada yang di bayar. Mereka membantu warga yang kebanjiran dan kebakaran tanpa bayaran. Kalau ada kader partai seperti ini inilah yang saya sebut partai terbaik. Secara logika tidak ada yang mau bekerja tanpa dibayar. Saya pernah bertanya pada kader PKS kalian kan siang malam masang baliho dan nempel stiker berapa kalian dibayar? Mereka jawab kami tidak mau dibayar, bahkan mereka yang mengeluarkan uang untuk beli tali dan kawat pengikat jika diperlukan. Saya tanya: jadi bayarnya kapan? mereka menjawab nanti di sorga. Wuihh…hebatnya partai mana yang bisa seperti ini hanya PKS.

3. Tujuan mereka mulia

Mereka mengatakan kami ini sebenarnya dakwah cuma caranya berbeda. Cara kami adalah mendudukkan orang-orang sholeh di pusat-pusat kekuasaan. Jadi kalau orang soleh duduk di pusat kekuasaan maka ia akan peduli dengan rakyat karena dia duduk bukan kerena bayar dan punya banyak uang. Dan yang paling penting tidak akan korupsi karena mereka tau bekerja adalah ibadah, seperti dalam sholat “sesungguhnya solatku, ibadahku, hidupku dan matika hanya untuk Alloh Tuhan seru sekalian alam”. Kalau kita solat subuh tidak mungkin kita korupsi 1 rokaat, menjadi satu rokaat. Mereka pun dalam bekerja seperti itu. Kalau ada isu mereka korupsi, 99% saya tidak percaya, dan saya hanya menganggap itu ulah lawan politik saja.

***

Sebenarnya masih banyak hal-hal yang membuat partai ini menjadi partai terbaik saat ini tapi kalau mau tahu lebih lanjut jumpai aja kader-kader PKS yang ada di dekat rumah anda nanti bisa dijelaskan atau lebih jelasnya gabung aja dulu barang setahun dua tahun nanti tahu sendiri. Cara gabungnya gampang kok datangi aja kader PKS atau kantor PKS di kelurahan atau kecamatan atau kantor PKS yang mana saja yang ada di daerah anda nanti akan diikutkan mengaji. Syaratnya cuma mengaji, kalaupun gak pandai ngaji gak apa-apa nanti mereka ajari, karena banyak juga di sana yang belum pandai ngaji …tapi itu yang baru-baru hehehe…

Terimakasih telah membaca semoga bermanfaat.

Bang Sadi Rangkuti


sumber : http://politik.kompasiana.com/2013/03/15/kalau-boleh-jujur-pks-partai-terbaik-saat-ini-543107.html


posted by Adimin

Pencitraan Vs Kenyataan

Written By @Adimin on 13 March, 2013 | March 13, 2013

 

- Dalam dunia kita yg sekarang, citra mulai menjadi persoalan lain dan kenyataan soal lain lagi...
- Dalam dunia kita yang sekarang, bahkan "image is more important then the reality".

- Pribadi hidup dalam kepalsuan dan bangsa atau ummat manusia diseret dalam kepalsuan..

- Pada kasus orang2 atau lembaga yg terlalu populer kita menemukan ironi...ada banyak yg borok tersembunyi...

- Masalahnya, popularitasnya mengharuskan mereka harus menyimpan kebusukan demi popularitas yg sdh kadung...

- Utamanya pada bangsa2 berkembang atau terbelakang.dimana nama besar dan orang besar tak boleh salah.

- Kebusukan akan disimpan menjadi beban kita semua...tiba2 kita kecewa luar biasa dan menjadi amarah..

- Karena itu, citra juga adalah sejenis tirani jika ia didapatkan melalui PR DAN MANAJEMEN PENCITRAAN, semacam penipuan.

- Sehingga dalam kepalsuan, nama baik kita dapatkan dari menutupi kebobrokan kita..kadang dengan mengorbankan orang lain.

- Popularitas itu hanya akan bertahan pada pribadi terbuka dan berbuat apa adanya..persetan kata orang...

- Demokrasi percaya pada lembaga publik terbuka...karena kalau kita benar apa yang kita takutkan...

- Maka jika demokrasi kita menguat, maka yg asli akan betahan mengkilap dan yg palsu akan terbakar musnah.

- Tapi demokrasi kita belum kuat, kepalsuan masih mendapat tempat...Seperti laporan ilmuan soasial kanada itu?

- Kepada lembaga pemberantas teroris, adakah sikap anda anti teror atau lembaga dibuat untuk restu negara lain?

- Adakah anda otentik seorang pejuang untuk membangun sistem anti korupsi atau anda cari tangga popularitas?

- Adakah anda memberantas kemiskinan atau kau bahkan mempertahankannya sebagai komoditimu?

- Semua pertanyaan itu layak diajukan atas semua masalah yg tidak selesai...

- Terlalu banyak tepuk tangan dan decak kagum tetapi terlalu sedikit penyelesaian masalah.

- Terlalu banyak kampanye dan pencitraan tapi masalah bertambah banyak dan merajalela...

- Kita menyaksikan festival puja puji di layar kaca setiap hari ditengah kegetiran tumpukan masalah.

- Ini semua kepalsuan yg berawal dari kepalsuan pribadi kita sebagai pemimpin. Kritik kita anggap mengerikan.

- Kita mulai kecanduan tepuk tangan dan tepuk tangan mulai menjadi lebih penting dari persoalannya.

- Jangan2 ini penyakit suatu generasi dan jika ia, mari kita tinggalkan mereka.

- Kita harus mulai dengan yang asli dan mengubur kepalsuan.

- Selamat tinggal kepalsuan.

kultwit @fahrihamzah 

posted by Adimin

Saya PNS bukan PKS

 

Nagaya Muni

Saya PNS bukan PKS. Ya, itulah saya. Aktivitas saya lebih banyak urusan kantor. Berangkat pagi pulang petang. Penghasilan masih pas-pasan. Kalau pas butuh pas ada uang. Walapun PNS saya bukan PNS kebanyakan. Saya nggak suka hal-hal yang fiktif. Saya nggak suka kuitansi fiktif, pertanggungjawaban fiktif, lembur fiktif. Tapi saya suka cerita-cerita fiktif macam Kho Ping Ho, sejak SMP saya sudah baca cerita fiktif Kho Ping Ho puluhan judul sudah saya baca. itu mungkin satu-satunya hal FIKTIF yang saya sukai. Karena saya nggak suka lembur fiktif, kuitansi fiktif dll. saya sempat di benci oleh teman-teman saya.

O ya selain tidak suka hal-hal fiktif yang sudah saya sebut di atas saya juga berani menolak amplop (ada isinya lho). Saya geli sekali lihat atasan saya keki. Itulah momen ketika pertama kali saya menolak amplop dari atasan saya. Ya waktu itu saya menjadi staf administrasi di suatu instansi. Saat itu ada pembahasan anggaran yang melibatkan kementerian dan Lembaga. Ya memang budaya amplop masih berkibar waktu itu. Tapi saya berani menolak. Hebat gak saya! Kalau orang lain mungkin berpikir itu HEBAT. Tapi saya biasa saja. Karena  saya berusaha untuk jujur. Waktu jaman kuliahpun saya sangat menentang budaya contek menyontek.

Saya PNS bukan PKS, tapi saya suka PKS. karena saya lihat PKS sangat berupaya keras untuk jujur. Ingat nggak dulu ketika Pemilu pertama setelah reformasi tahun 1999. Ada anggota KPU dari Partai Keadilan yang menolak suap. Kalau nggak salah namanya Mustafa Kamal. Kayaknya sekarang masih jadi anggora DPR dari fraksi PKS. Coba saja gogling nama tersebut di era tahun 1999. Namanya cukup harum diperbincangkan orang karena kejujurannya. Saya kira masih banyak aleg dari PK maupun PKS sekarang yang masih berupaya untuk jujur. Kalau dari partai lain saya nggak tahu. Ada yang jujur mungkin, tapi yang brengsek kayaknya lebih banyak.

Saya PNS bukan PKS, tapi saya seneng lihat PKS. Lihat saja aksi-aksinya sepanjang tahun. Mulai tingkat RT sampai tingkat nasional aksi-aksi mereka 99,99% bermanfaat buat rakyat. Ada baksos, pengobatan gratis, kerja bakti, santunan, bea siswa, ngajarin anak-anak sampai nenek-nenek membaca Al Qur’an sampai pada aksi-aksi solidaritas untuk bangsa lain yang tertindas dan seabrek aktifitas positif lainnya. Maka tak heran banyak yang suka sama partai ini walaupun ada juga yang nggak suka. Tapi itu lebih karena syirik dan nggak tahu saja. Tapi bagi PKS itu nggak penting. Karena bagi mereka kerja lebih diutamakan. Baik diliput atau nggak. Disanjung atau singgung. Di sambut atau di sambit. Nggak Majalah.  Saya berkata demikian karena saya berteman dengan orang-orang PKS. Saya deket dengan mereka karena saya se ide dengan mereka. Saya tahu banyak tentang mereka. Tidak seperti para pengamat dan komentator yang asal bunyi dengan nada minor kalau sudah menyangkut tentang PKS. Saran saya sebelum berkomentar tentang PKS kenalilah dulu orang-orang PKS. Cobalah bertamu ke rumah salah seorang kader PKS.

Saya PNS bukan PKS, tapi saya dukung PKS. Saya dukung PKS mengelola negeri ini. Negeri yang sejak berdirinya sudah salah kelola. Berilah kesempatan kepada PKS untuk mengelola negara ini. Kalau yang lain sudah terbukti. Terbukti gagal. Gagal Total. Gagal maning-gagal maning. Lihat saja berapa utang negara ini yang tiap tahun bukannya berkurang malah tambah menggunung. Ini saja sudah membuktikan negara ini sudah salah kelola. Berilah kesempatan kepada PKS. Nggak usah lama-lama. Satu periode saja. Pasti anda akan ketagihan. Beri kesempatan dengan memilih nomor 3 di 2014 nanti. Nggak ada untungnya golput. Memang sih nggak ada juga ruginya.

Saya PNS bukan PKS, tapi saya ingin PKS melayani negeri ini. Karena sudah terbukti yang lain nggak bisa melayani. Yang ada hanyalah nafsu untuk mengangkangi negeri ini seolah-olah negara ini milik neneknya saja. Ketika Parpol lain sudah menjadi Dinasti, PKS tetap konsisten dengan jiwa melayani. Siapa sih yang mau jadi pelayan kecuali PKS.

Saya PNS bukan PKS, tapi saya setuju dengan ide-ide PKS.

sumber :http://www.pkstuban.com/2013/03/saya-pns-bukan-pks.html?utm_source=feedburner&utm_medium=feed&utm_campaign=Feed%3A+duniapks+%28Dunia+PKS%29

posted by Adimin

Bedah Rumah PKS Padang





posted by Adimin

9 Alasan Minum Kopi Baik untuk Kesehatan

Written By @Adimin on 11 March, 2013 | March 11, 2013


 
Melewati hari dengan mengonsumsi kopi sudah menjadi kebiasaan banyak orang. Minuman ini punya sisi buruk dan baik bagi kesehatan. Orang yang terlalu maniak minum kopi dimungkinkan mengalami peningkatan hormon kortisol akibat banyaknya kafein yang masuk tubuh. Ketika hormon stres ini bekerja, seseorang dapat mengalami tekanan pikiran, gelisah, dan bisa juga mudah marah. Kopi juga menyebabkan tekanan darah naik sehingga berbahaya jika diminum tanpa kontrol.

Sebaliknya, dengan takaran yang sesuai untuk tubuh, kopi memberikan manfaat yang tidak kalah hebatnya bagi kesehatan. Dikutip dari LiveStrong, setidaknya ada 10 manfaat kopi bagi tubuh:
  1. Mencegah batu empedu. Penelitian di Harvard University tahun 2002 menyimpulkan, meminum empat cangkir sehari membuat seseorang mengalami penurunan risiko terkena batu empedu hingga 25persen pada pria.
  2. Mencegah depresi. Dengan minum 2-3 cangkir kopi per hari dapat menurunkan kemungkinan depresi sampai 15 persen. Saat minum empat cangkir, risiko dpresi turun 20 persen. Demikian menurut studi yang dimuat dalam Archives of Internal Medicine pada tahun 2011 lalu. Namun, disarankan tidak lebih banyak dari takaran tersebut.
  3. Kopi membantu meningkatkan kemampuan memori jangka pendek dan panjang. Dengan minum dua cangkir kopi berkafein per hari, manfaat tersebut bisa dirasakan. Demikian hasil studi Masyarakat Radiologi Amerika Utara di tahun 2005. Selain itu, kopi membantu mencegah penyakit Alzheimer.
  4. Risiko diabetes menurun karena minum kopi. Dengan empat cangkir kopi per hari menurunkan risiko diabetes sampai separuhnya. Penyebabnya adalah senyawa kopi dapat menghalangi kerja hIAPP, yaitu suatu polipeptida yang menghasilkan serat protein abnormal pencetus diabetes tipe 2.
  5. Mencegahbeberapa jenis  kanker. Studi di Swedia pada 2008 menemukan kaitan mengonsumsi kopi dengan penurunan risiko beberapa kanker yang terkait estrogen, obesitas , dan insulin. Jenis kanker  tersebut yaitu kanker payudara, prostat, endometrium, dan hati.
  6. Meningkatkan proses metabolisme tubuh sehingga dapat menurunkan atau mempertahankan berat badan. Pada studi di tahun 2006 dikatakan, asam cholorogenic pada kopi bisa mengurangi penyerapan glukosa.
  7. Mencegah penyakit Parkinson. Penyakit yang ditandai gemetarnya bagian tubuh ini bisa dicegah hingga 25 persennya dengan minum 2-3 cangkir kopi per hari menurut sebuha studi di tahun 2010.
  8. Kopi juga punya kandungan antioksidan tinggi. Risat yang dilakukan Hardvard University mengungkap bahwa kopi punya antioksidan lebih tinggi dari kebanyakan sayuran dan buah-buahan.
  9. Mencegah penyakit asam urat. Studi di tahun 2007 mengungkapkan, mereka yang minum enam cangkir kopi sehari dapat menjadi alasan seseorang memiliki risiko terkena asam urat lebih rendah hingga 60 persen.
Dari berbagai sumber

posted by Adimin

Rahasia Manfaat Kedelai Bagi Kesehatan



Kedelai adalah keluarga kacang yang sangat bermanfaat. Kedelai juga mudah Anda dapatkan dengan berbagai bentuk seperti tempe, jajanan sampai susu. Kedelai memiliki manfaat yang sangat baik untuk tubuh kita. Susu kedelai adalah salah satu manfaat.

Berikut manfaat kedelai bagi kesehatan :
  • Kedelai sebagai Antioksidan
Kedelai sebagai antioksidan karena kandungan gizinya yang sangat tinggi dan kedelai juga mengandung senyawa isoflavon yang bermanfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Senyawa ini berperan dalam mencegah dan menperbaiki kerusakan sel yang disebabkan oleh polusi udara.

  • Mengurangi resiko terkena osteoporosis
Kedelai dikatakan mampu meminimalisir resiko terkena ostoeporosis pada usia lanjut dikarenakan protein tinggi yang terkandung dalam kedelai akan menyerap kalsium maksimal untuk kesehatan tulang dan mencegah kerusakan atau kehilangan tulang. Konsumsi kedelai mulai sekarang akan mendapatkan manfaat ini ketika anda berusia lanjut seperti menjaga kekuatan tulang anda.

  • Sebagai Zat Pembangun
Kedelai banyak mengandung protein yang berfungsi sebagai pembangun tubuh. Baik untuk perkembangan sel-sel otak pada anak-anak, protein kedelai menyehatkan tubuh, meningkatkan stamina, dan produksi sel tubuh yang baik.

  • Menjaga Berat Badan
Kedelai diyakini cocok dikonsumsi bagi mereka yang ingin menurunkan berat badan. Untuk mendapatkan manfaat ini, anda bisa dengan mengkonsumsi susu kedelai secara rutin 2-3 gelas per harinya. Kedelai mengandung serat yang tinggi, melancarkan pencernaan, mengatur kadar gula dalam darah, dan mampu menahan rasa lapar.

  • Mencegah Kanker
Kedelai dapat dikonsumsi sebagai makanan atau minuman antikanker. Karenakan kandungan senyawa yang terdapat dalam kedelai juga akan melawan tumbuhnya sel-sel kanker dalam tubuh, seperti misalnya kanker payudara.

  • Mengurangi Gejala Menopouse
Kandungan kedelai berupa fitoestrogen dan isoflavin dapat membantu memberikan rasa nyaman saat gejala menopouse datang. Menopouse terjadi karena kadar estrogen dalam tubuh berkurang, sehingga menyebabkan kulit kering, emosi tak stabil, depresi. Maka perbanyak konsumsi protein kedelai membantu kebutuhan untuk bertahan dari efek gejala menopouse.

  • Meringankan Diabetes
Kedelai memiliki kandungan serat cepat larut sehingga menurunkan kolesterol dalam darah, gula dalam darah yang otomatis membantu mencegah diabetes menyerang.

  • Mencegah Atherosclerosis
Karbihidrat berupa serat kasar yang terdiri dari zat-zat pembakar lemak dalam tubuh, usus, atau pembuluh darah. Karbohidrat jenis ini yang terkandung dalam kedelai yang bisa mencegah Atherosclerosis. Manfaat Kedelai bagi kesehatan memang cukup banyak, tinggal bagaimana Anda mengaplikasikannya. Semoga bermanfaat..


posted by Adimin

Tipu Daya Dunia

Written By @Adimin on 09 March, 2013 | March 09, 2013




Alkisah, seekor rusa sedang melihat bayangannya dari sebuah sungai yang jernih airnya. Dia melihat tanduknya yang kokoh dan kuat. Bercabang dengan begitu indahnya. Sangat gagah. Menunjukkan status sosial yang bergengsi di kehidupan belantara.

Sang rusa beralih melihat tubuhnya. Tubuh yang atletis. Sangat serasi dengan tanduk yang menghiasi kepalanya. Rusa tersenyum. Namun sesaat kemudian senyumnya lenyap. Dia menyadari bayangan kaki yang muncul di permukaan sungai sangat tidak sepadan dengan tanduk dan tubuhnya. Sangat kecil. Senyumnya berubah rutukan. Tidak semestinya kakinya kecil seperti ini.

Tiba-tiba datanglah seekor harimau yang siap memangsa rusa. Rusa dengan gesit berlari. Kakinya yang kecil memudahkan dia untuk bergerak dengan lincah. Harimau jauh tertinggal. Rusa lega, dia selamat dari terkaman harimau.
Namun, secara tak sengaja tanduk indahnya tersangkut di ranting pohon yang menjuntai. Sekuat tenaga dia berusaha melepaskan diri. Namun gagal. Rusa menyerah, tanduk indahnya masih tersangkut. Sementara harimau sudah tepat dihadapannya. Segera menerkam rusa. (Abu Aufa Abdillah, Tamsil : 14)

Tragis. Kaki kecil rusa yang dia remehkan ternyata menyelamatkannya dari harimau. Namun justru tanduk kebanggaannya yang membuat celaka. Demikianlah tamsil sederhana dari kehidupan dunia ini. Tanduk indah rusa ibarat dunia. Penuh dengan keindahan yang menyilaukan mata. Harta, tahta, popularitas menjadi mutlak untuk diperjuangkan. 
Semakin banyak harta, tinggi kedudukan semakin banggalah manusia. Tak sedikit pula manusia yang memperjuangkan dunia dengan merugikan kawan dan sahabatnya. Menyingkirkan siapapun yang menghalangi. Padahal, kemegahan dunia sama sekali tak membantu manusia dalam kehidupan hakiki. Kehidupan akhirat.

Sementara kaki kecil rusa adalah ibarat ibadah manusia. Ibadah yang seringkali kita remehkan dan terlupakan. Sama sekali bukan prioritas. Namun itulah yang sesungguhnya menyelamatkan manusia di hari perhitungan amal.”(Yaitu) di hari harta dan anak laki-laki tidak berguna. Kecuali orang-orang yang menghadap Allah dengan hati yang bersih.”(QS. Asy-Syu’araa’: 88-89). Dalam Kitab Tafsir Qurthubi dijelaskan bahwa yang dimaksud dengan hati yang bersih adalah hati yang dipenuhi dengan dzikr (mengingat Allah) dan terbebas dari tipu daya dunia.

Alquran telah banyak mengingatkan manusia untuk waspada dengan kehidupan dunia. Salah satunya dalam QS Al-Hadid : 20. ”Ketahuiah sesungguhnya kehidupan dunia itu hanyalah permainan dan sesuatu yang melalaikan, perhiasan dan bermegah-megahan di antara kamu serta berbangga-banggaan tentang banyaknya harta dan anak….” Di akhir ayat tersebut Allah berfirman,”Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu.”

Maka, manakah yang akan lebih kita perjuangkan? Dunia dengan segala tipu daya yang mencelakakan. Atau akhirat yang lebih baik dan kekal (QS Al-A’laa : 17). Tentu dengan ibadah dan amal sholeh yang sebanyak-banyaknya.  

Dengan berjuang mengejar akhirat maka dengan sendirinya dunia yang akan berlari mengejar kita. Itulah janji Allah.”Barangsiapa yang menghendaki keuntungan di akhirat akan Kami tambah keuntungan itu baginya dan barang siapa yang menghendaki keuntungan di dunia Kami berikan kepadanya sebagian dari keuntungan dunia dan tidak ada baginya suatu bahagianpun di akhirat.”(QS. Asy-Syuura : 20)

Oleh Soraya Khoirunnisa Halim
 

posted by Adimin

PKS Menang, Media Besar Malu Hingga Membungkam Informasi



Beginilah jadinya ketika PKS (Partai Keadilan Sejahtera) memenangkan pertempuran dalam pertarungan politiknya di beberapa pilkada (Jabar-Sumut, red). Terasa sangat jelas ketidakproporsionalan beberapa media, bahkan sekelas media besar. 

Sepertinya memang ada agenda para pemilik media besar untuk membungkam informasi kemenangan PKS. Dibeberapa media bahkan tidak ada sama sekali tema mengenai Pilkada Sumut, bisa dilihat di Jawa Post pada hari Jum'at tanggal 8 Maret 2013. Kita tidak menemukan berita didalamnya yang memberitakan kemenangan PKS di Sumut. Padahal pilkada Sumut dilaksanakan pada tanggal 7 Maret 2013 (kemarin). 

Ada indikasi para media mencoba untuk memboikot berbagai informasi mengenai kemenangan PKS. 

Dibeberapa TV yang memfokuskan diri untuk menyiarkan berita dan pemilu pun kita hampir tidak benar-benar melihat ulasan yang jelas mengenai kemenangan PKs di Sumut. 

Media dipencundangi PKS, hingga PKS diboikot oleh berbagai media karena mereka (mungkin) malu memberitakan kemenangan PKS lantaran mereka sering memberitakan mengenai "detik-detik runtuhnya PKS", yang malah PKS tidak runtuh hingga semakin membesar dan memenangkan Pilkada di Jabar dan Sumut. 

Dua kader inti PKS ditempatkan untuk menduduki posisi Gubernur, di Jabar dan Sumut. Hingga keduanya telah memenangkan pertarungan politik pada daerah masing-masing. 

Sebelumnya mereka ramai-ramai memprediksi kehancuran PKS, media ramai mengundang para pengamat politik supaya didengar "wejangan dukun" politiknya, yang menggembar-gemborkan PKS akan hancur dan kalah, diawali dengan kekalahan di Pilgub Jabar. 

Ternyata, para "dukun politik" itu masih belum mampu menerawang jauh mengenai PKS, mereka ternyata benar-benar masih belum mengenal PKS secara keseluruhan. Bahkan tak jarang para pengamat politik itu ternyata mengambil informasi melalui dukun terhandal didunia, Google. 

Para pengamat politik mencari-cari celah untuk bisa menganalisa mengenai PKS, menganalisa kasus daging sapi, menganalisa ustad LHI, menganalisa Ahmad Fathanah. Semua dianalisa, hingga akhirnya dihasilkan analisa bahwa berbagai kasus yang mendera PKS akan menjadi awal kehancuran PKS. 

Media senang, ramai, bahkan tak jarang media rame-rame menyebut "Partai Korupsi Sapi", hingga pembawa acara berita (Metro TV) pun menyebut orang yang dihormati di PKS, Ustad LHI dengan sebutan Sapi. 

PKS di bully media dengan berbagai kasus-kasus yang dideranya. Dikait-kaitkan dengan berbagai kasus hingga tak jarang difitnah oleh media. 

Hingga akhirnya Allah Azzawajallah mendengar doa-doa kader PKS, mendengar permintaan tobat berjamaah. Dan mendengarkan doa-doa seluruh kader PKS yang merasa teraniayah oleh bullying era baru, yaitu media bul-bul. 

Kita tidak akan menemukan berita PKS yang seintensif akan membahas kemenangan PKS oleh berbagai media. Karena media sudah tidak ingin lagi kecolongan, atas ulah petinggi PKS yang malah menjadi penyulut kobaran api besar. 

Ibarat kampanye dan acara motivasi gratis, para media kaget dengan pemberitaan mereka terhadap PKS malah menyulut semangat para kader PKS dipelosok daerah. Media secara otomatis memberitakan kobaran api semangat yang terus membesar dari para kader-kader PKS. 

Para media benar-benar kecolongan, media tidak ingin hal itu terjadi lagi. Dan beberapa media malu, malu, semalu-malunya karena ramalan para jago dukun politiknya SALAH TELAK!!! Hingga mereka meredam dan membungkam kemenangan demi kemenangan yang didapatkan oleh PKS karena tentunya hal ini bisa membuat semakin semangatnya kader PKS untuk terus berjuang memenangkan PKS. 

Ibarat kemenangan perang, propaganda media yang mengabarkan kemenangan para tentara, bisa semakin menambah semangat juang dan tekat yang terus membara. 

Walaupun begitu, meskipun media telah melakukan boikot berita terhadap PKS. Kader-kader PKS akan terus bekerja, mesin politik PKS akan terus bergerak, bahkan dengan semangat yang terus bergejolak tinggi untuk terus mendukung dan memenangkan PKS. 

Ingatlah para kader PKS, Allah Azzawajallah telah berfirman: "yaitu seperti tanaman yang mengeluarkan tunasnya maka tunas itu menjadikan tanaman itu kuat lalu menjadi besarlah dia dan tegak lurus di atas pokoknya; tanaman itu menyenangkan hati penanam-penanamnya karena Allah hendak menjengkelkan hati orang-orang kafir (dengan kekuatan orang-orang mukmin). Allah menjanjikan kepada orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal yang saleh di antara mereka ampunan dan pahala yang besar." (QS Al Fath 29)

Oleh: Abu Jaisy


posted by Adimin

Catatan Kaki buat PKS

Written By @Adimin on 08 March, 2013 | March 08, 2013




Sehari setelah mantan Presiden PKS ditahan, iseng saya bertanya tanggapan teman sekantor-seorang kader PKS-tentang peristiwa ini. “Fitnah akhir zaman. Kebenaran pasti menemukan jalannya,” begitu ucapnya yakin. Padahal, jawaban ini terucap beberapa hari sebelum pidato berapi-api Presiden Baru PKS, Anis Matta yang menyakini fitnah besar dan konspirasi tengah manghantam partai dakwah ini. “Ini baru partai kader yang solid” ucap saya dalam hati. Saya tidak perlu bertanya ke kader PKS yang lain, karena jawabannya pasti sama.

Mungkin di lingkungan kita, baik kantor maupun rumah sangat mudah mengidentifikasi keberadaan kader-kader partai berlambang bulan sabit kembar dan padi ini. Mereka hadir di tengah-tengah kita dan tanpa ragu menunjukkan identitasnya. Bahkan bangga. Hal yang jarang atau mungkin tidak akan ditemui oleh kader-kader partai lain. Coba Anda yang pekerja kantoran atau mahasiswa, apakah ada teman-teman Anda yang terang-terangan baik verbal maupun nonverbal mengatakan dirinya itu kader Demokrat, PDIP, PPP, apalagi Hanura? Saya yakin tidak ada. Kalaupun ada, segelintir.

PKS adalah partai kader. Partai yang dibangun di atas pemilih yang riil. Pemilih yang benar-benar ada, bukan diada-adakan. Partai yang dengan sungguh mencetak kader dan pemilih-pemilih yang militan. Jangan harap ini bisa ditemukan pada partai-patai lain, termasuk partai pemenang pemilu. Inilah satu-satunya partai yang mampu merengkuh banyak keluarga-keluarga di Indonesia menjadi pemilihnya. Jamak kita dengar omongan di masyarakat kalau keluarga si A atau si B itu PKS. Ini berarti mulai dari ayah, ibu, anak-anak dan mungkin bayi yang masih dalam kandungan adalah milik partai ini. Partai ini bukan hanya punya kader yang tetap, tetapi juga punya banyak calon-calon kader di masa mendatang.

Jadi jangan heran, badai korupsi yang menghantam PKS tidak akan punya pengaruh banyak terhadap militansi kader. ‘Cobaan memalukan’ ini malah memperkuat mereka, menambah rapat barisan mereka. Dua bukti baru saja terpampang. Dua jagoan mereka menang beruntun di Pilkada Jabar dan Sumut dengan suara yang cukup menyakinkan. Nada-nada optimisme para pengamat kalau PKS akan habis adalah suatu tanda kedangkalan berpikir dan bentuk ketidakpahaman seperti apa sebenarnya partai ini. Adalah salah besar mengganggap partai ini sama dengan kebanyakan partai lainnya yang di bangun di atas pondasi yang rapuh sehingga akan terberai walai badai hanya menyapu.

Fenomena PKS mengingatkan kita pada partai-partai pemenang Pemilu 1955. Saat itu, orang sangat mudah dikenali afiliasi politiknya. Tidak harus mengernyitkan dahi untuk tahu si A kader PNI, Si B aktivitis Masyumi, atau si C anggota PKI. Rakyat pada masa itu bangga berpartai dan tidak mudah pindah hati ke partai lain. Diantara partai besar saat itu, PKI adalah partai yang paling fenomenal. Bagaimana tidak, partai yang dicap ‘pengkhianat’ karena memproklamirkan berdirinya negara baru, Negera Republik Soviet Indonesia di Madiun (September 1948), tepat di saat bangsa ini sedang dihimpit Perjanjian Renville. PKI dianggap ‘menggunting dalam lipatan, menusuk dari belakang’ karena melemahkan perjuangan dengan mengadu kesatuan-kesatuan di dalam tentara nasional. Pemberontakan yang dapat ditumpas ini membuat nasib PKI diujung tanduk. Semua kebencian rakyat tercurah kepada partai Muso ini.

Tetapi siapa sangka, tujuh tahun kemudian, partai ini dipuja banyak rakyat miskin Indonesia. Perolehan suaranya mengejutkan. Kerja keras dan strategi cerdas membuatnya menjadi pemenang keempat setelah PNI, Masyumi, dan NU. Militansi kader-kadernya ternyata tidak redup walau dihantam prahara yang sangat serius, pemberontakan terhadap negara.

Jargon yang mereka tiupkan bahwa PKI adalah partai-nya rakyat, PNI partainya priayi, Masyumi dan NU partainya santri, bukan sekedar propaganda. PKI hadir di tengah-tengah masyarakat miskin. Kader-kadernya turun langsung membangun jembatan dan irigasi di desa-desa. Bahkan jika ada yang kehilangan sapi, kambing, bahkan ayam, rakyat memilih melaporkannya ke posko-posko partai ini dari pada ke polisi. Jika PNI, Masyumi, dan NU identik dengan partai massa dari pada partai kader, maka PKI adalah keduanya. Dia tidak hanya mampu mencetak kader-kader yang pintar tetapi juga mampu merengkuh rakyat menjadi pemilih setia dan mengarahkan mereka berjuang bersama menuju Indonesia tanpa kelas. Partai ini membentengi kader dan pemilihnya untuk tahan terhadap agitasi dan ancaman partai lain.

Memang seperti itulah idealnya sebuah partai politik dibangun. Partai yang mampu mencetak banyak orang yang awalnya acuh kepada kesusahan rakyat menjadi peduli dan ikhlas berjuang melalui partai untuk kemajuan bangsa, bukan semata mengejar kekuasaan. Partai yang melahirkan ‘agitator-agitator’ ulung yang mampu memengaruhi rakyat agar terus berpikir dan bertindak memajukan negara ini. Partai seperti ini tetap akan terus bertahan, tidak akan tergilas zaman walau diterjang badai sekencang apapun. Tetapi, partai seperti ini juga sekejap akan ambruk jika ternyata keringat dan perjuangan para kader di tingkat akar rumput dikhianati demi birahi para elite-nya. Seperti PKI yang hancur lebur bersama keblingernya sebagian pimpinannya.


posted by Adimin

Simpatiku buat PKS

Written By @Adimin on 07 March, 2013 | March 07, 2013


Awalnya saya hanya seorang yang apatis dengan partai. Yang saya kenal hanya PPP, PDI/PDIP dan Golkar yang sejak turun temurun memang terkenal sejak dulu kala. Kemudian Demokrat karena saya ngefans banget dengan Bapak SBY. Siapa yang tidak kenal lelaki ramah, sopan, cerdas dan ganteng ini. Partai lain singkatannya saja kadang tidak ingat atau salah sebut. Memang sih dikalangan teman2 ada juga yang membicarakan PKS yang konon partai bersih. Tapi saya tidak melihat perbedaan antara satu partai dengan partai lain. Kalau ada beberapa orang partai besar yang terkena korupsi saya anggap wajar, toh karena anggotanya banyak jadi kalau ketangkap satu atau dua itu kan kebetulan kemasukan anggota yang jelek. Lagian partai kecil juga jadi bersih bukan karena memang bersih tapi karena belum kebagian. Jadi apa istimewanya ?

Makanya ketika ketua PKS ditangkap KPK saya anggap itu biasa walaupun memang agak luar biasa karena yang jadi maling itu bukan anggota biasa tapi ketua. Kan ketua itu biasanya diambil dari kalangan mereka yang paling bagus. Baik dari segi moral yang tidak suka maling, punya dana paling kuat atau punya pemikiran paling cemerlang. Namun anehnya mengapa media2 menjadikan berita itu seakan2 sesuatu yang luar biasa. Semua memuat dan menyorot. 

Apanya yang menarik ? Apa yang luar biasa ?

Karena itu mungkin saya tertarik dan ingin tahu. Saya baca-baca semua informasi tentang PKS. Kebetulan saya ada akses internet, jadi dengan google saya cari dengan kata kunci PKS. Ternyata sangat-sangat banyak berita. Saya perlu berhari-hari untuk membaca dan mengetahui PKS dari berbagai sisi. Tidak hanya saat KPK menangkap, bahkan semua berita mulai dari yang sangat negatif sampai positif saya dapatkan. 

Banyak berita dan artikel yang memberitakan sisi jahat dan banyak berita dan artikel yang memberitakan sisi positif. Setelah membaca dan merenungi sampai timbul pertanyaan ? masa iya ada suatu kelompok orang yang sangat jahat sekaligus sangat baik ? Rasanya mustahil. 

Saya belum menemukan ada kelompok atau komunitas semacam ini. Makanya timbul suatu gagasan, ada 2 kemungkinan dari semua tulisan yang saya baca : 

1. Kelompok yang sangat jahat tetapi mempunyai humas hebat luar biasa atau 2. kelompok yang baik tetapi dimusuhi oleh kelompok lain yang terusik karena keberadaannya
 
Kedua dugaan itu saya coba uji. Kalau PKS adalah suatu kelompok penjahat yang luar biasa seperti sebagian komentar2 yang melecehkan dan menghujat maka harusnya ada tim atau media yang menjadi tulang punggung untuk menutupi keberadaannya. Saya coba sisir berita dari semua stasiun TV. 

Ternyata tidak ada satupun yang secara konsisten memuji dan berusaha menutupi kejahatan PKS. Dari Koran, majalah juga tidak ada. Dari situs2 di Internet mungkin yang nyantol sebagai cukup lumayan membela hanya islamedia dan pkspiyungan, itupun dalam penilaian saya belum bisa dikatakan tulang punggung. Karena hanya ala kadarnya jika dibandingkan dengan raksasa seperti kompas, tempo, detik dll. Situs selain dua yang saya sebut memang ada yang membela tetapi kualitasnya sangat tidak bisa diperhitungkan, sangat acak-acakan. Diantara media yang mapan, mungkin hanya republika yang agak adil melihat dari 2 sisi, dan itu juga berarti bukan tulang punggung PKS. Dari sini saya menyimpulkan tidak mungkin PKS itu kelompok penjahat yang mempunyai tulang punggung media propaganda yang sangat bagus.

Akhirnya saya coba uji dugaan saya yang kedua, PKS adalah kelompok orang baik yang dimusuhi oleh kelompok lain dengan motivasi tertentu. Dari sini saya sisir berita-berita dengan cara per kasus. Jadi satu kasus kemudian saya potret dari berbagai komentar tentang kasus itu. Akhirnya saya simpulkan, bahwa kemungkinan besar dugaan saya benar.

Akhirnya menemukan berita di Kompas tentang tidak ada satupun anggota DPR dari PKS yang terkena kasus korupsi, bahkan ketika ada yang dihukum ternyata dibebaskan MA karena terbukti tuduhan mengada-ada. Berita2 tentang kegiatan-kegiatan PKS yang sangat positif dalam hal memperjuangkan masyarakat yang dilakukan terus menerus tidak hanya menjelang pemilihan. 

Bahkan yang menurut saya agak mengejutkan adalah pembelaan dari tokoh2 masyarakat ketika ada berita negatif. Kalau tokoh2 yang sama sekali tidak ada kaitan dengan PKS membela artinya ada kemungkinan memang PKS tidak salah alias hanya faktor persaingan atau iri hati. 

Sebagai orang awam saya hanya bisa bersimpati kepada PKS. Saya hanya bisa menggumam dalam hati: Walaupun saya tidak bisa membantu anda, saya berjanji, paling tidak PKS akan mendapat tambahan 1 suara dari saya.

Oleh: Sri Winarni

posted by Adimin

DPD PKS Kota Padang melaksanakan Rakerda

Written By @Adimin on 05 March, 2013 | March 05, 2013



DPD PKS Kota Padang mengadakan Rakerda pada hari Ahad 3 Maret 2013 bertempat di Aula SMK 6 Padang. Mengingat tahun ini adalah tahun yang sangat krusial karena memasuki tahun politik. 


Telah kita ketahui bersama bahwa tahun 2013 adalah tahun politik, tahun dilaksanakannya pemilu kada untuk kota Padang, dimana PKS kota Padang sudah melaunching kadernya yaitu Ust. Mahyeldi, SP untuk maju menjadi kandidat calon walikota Padang periode 2013-2018. 


Rakerda kali ini diikuti oleh Pengurus inti DPD beserta Ketua dan sekretaris bidang sekaligus seluruh pengurus inti dari unsur DPC. Dalam paparannya, ketua DPD PKS Kota Padang Ust Drs. Muhidi, MM mengarahkan bahwa seluruh komponen pemenangan pemilu kada dan pemilu legislatif harus bersinergi agar lebih efektif dan efisien, mengingat pemilu kada yang dilaksanakan terlebih dahulu bisa dijadikan indikator pada pemilu legislatif tahun 2014.


Komponen-komponen pemenangan seperti struktur, BCAD, dan tim sukses harus mengacu kepada empat poin arahan dalam program unggulan yang telah dirumuskan oleh tim pemenangan pemilu melalui grup diskusi, tim konsultan dan masukan masukan dari internal partai maupun masukan dari eksternal.


Selanjutnya Ust Drs. Muhidi, MM membakar motivasi peserta rekerda agar senantiasa bersemangat dalam menjalankan program-program pemenangan karena semua kerja kerja tersebut bukan hanya sebagai bentuk pemenagn politik ansich tetapi sekaligus sebagai pemenangan dakwah ke depan sehingga cita cita kita semua meraih surga bisa tercapai....insyaALLAH 



posted by Adimin

Pesan

More on this category »

Popular Post

 
Support : Creating Web | PKS Padang | Mas Temp
Copyright © 2011. PKS KOTA PADANG - All Rights Reserved
Template Created by PKS Padang Published by Mas Temp
Proudly powered by Blogger