Powered by Blogger.
Humas PKS Ikuti Worshop Jurnalistik Pada Rapat Koordinasi
Humas PKS se-Sumatera Barat melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) yang berlangsung pada tanggal 4 - 6 November 2022 di Padang, Senin (5/11) ...
Search This Blog
Latest Post
June 10, 2014
Stop Kampanye Hitam | Oleh: Irwan Prayitno
Written By Anonymous on 10 June, 2014 | June 10, 2014
Tak ada satupun manusia yang sempurna. Manusia justru lengkap dan sempurna dengan segala kelemahannya. Juga tak ada manusia yang tak pernah salah atau khilaf. Karena khilaf adalah sifat manusia. Setiap manusia memiliki berbagai kesalahan yang bisa jadi hal itu merupakan aib bagi dirinya. Jumlah kesalahan tersebut dan besar kecilnya tergantung kepada pribadi masing-masing.
Anehnya, ada segelintir orang yang suka mengungkit-ungkit kesalahan atau aib orang lain. Lalu dengan bangga ia menceritakan atau menggembar-gemborkan aib tersebut kepada orang lain. Ia laksana kampanye bercerita kesana-kemari menceritakan aib saudaranya itu, seolah-olah ia adalah orang yang paling bersih, paling hebat, suci, tak pernah salah.
Seringkali cerita tersebut diberi “bumbu-bumbu penyedap” sehingga melenceng dari realita sebenarnya. Malah lebih parah lagi cerita tersebut hanyalah karangan belaka, fiktif dan dibuat-buat. Cerita tersebut dikarang akibat sakit hati atau untuk kepentingan tertentu guna menjatuhkan atau membunuh karakter seseorang . Dalam Islam hal ini disebut dengan istilah fitnah dan ghibah. Di zaman canggih seperti saat ini prilaku fitnah dan ghibah makin dahsyat. Melalui jaringan internet, di stitus-situs media sosial, prilaku tersebut merajalela saat ini. Jika dulu fitnah dan ghibah beredar dengan cara dari mulut ke mulut dan areal penyebarannya hanya sebatas lingkungan tetangga.
Kini fenomena yang terjadi sungguh luar biasa, fitnah dan ghibah disebarkan melalui internet. Sekali tebar jangkauannya bisa menggapai seluruh pelosok dunia. Dalam hitungan detik fitnah tersebar ke ratusan juta orang dan seluruh pelosok dunia tanpa mengenal batas wilayah.
Dalam dunia politik prilaku tersebut dikenal dengan istilah black campaign (kampanye hitam). Jika kita lihat di media-media sosial aksi kampanye hitam marak luar biasa. Berbagai topik diangkat untuk menyerang dan menjatuhkan seseorang.
Suatu ketika muncul pernyataan yang mengungkapkan kelemahan dan aib capres A. Tak lama kemudian muncul pula informasi yang mengungkap aib capres B yang tak kalah serunya. Tentu saja tak kan berhenti sampai di situ. Perang kampanye hitam akan terus muncul balas berbalas dan makin meruncing.
Tak jelas lagi apakah informasi tersebut benar atau salah. Siapa saja bisa menyampaikan informasi apa saja, tak peduli apakah informasi itu benar atau salah. Informasi yang tidak jelas benar atau salahnya itu lalu dibagikan lagi (di sharing) ke ratusan ribu atau jutaan orang lainnya dan begitu seterusnya berulang-ulang.
Dalam hitungan detik informasi tersebut telah dibagikan lagi ke ribuan atau jutaan orang lainnya. Sekali lagi tak peduli apakah informasi tersebut merupakan sebuah fakta atau cuma sekedar isapan jempol belaka.
Di Indonesia dalam Pilpres tahun 2014 ini kampanye hitam yang juga tak jelas benar atau salahnya juga marak digunakan untuk saling menjatuhkan dan membunuh karakter masing-masing capres. Paadahal ftnah dan ghibah jelas sekali diterangkan dalam agama bahwa prilaku tersebut sangat tercela. Dalam Islam orang yang melakukan ghibah diumpamakan sama dengan orang yang memakan daging saudaranya sendiri.
Banyak pengalaman membuktikan bahwa fitnah memang bisa berdampak sangat buruk dan bisa berakibat fatal. Dalam kehidupan sehari-sehari kita sudah sering merasakan dampak buruk fitnah. Suami istri bisa bercerai akibat fitnah Perkelahian antar kampung juga bisa terpicu akibat fitnah. Dua negara bisa berperang, juga gara-gara fitnah.
Jika kita tinjau kembali ke belakang, pemilihan presiden yang kita lakukan dengan susah payah, menghabiskan uang dan tenaga yang tak terhitung jumlahnya, tujuannya adalah untuk mendapatkan pimpinan tertinggi negara yang mampu membawa negara ini ke arah yang lebih baik. Pemimpin yang mampu memperbaiki nasib bangsa ini menjadi lebih sejahtera, aman dan bermartabat.
Jika kita menginginkan kebaikan, maka harus dilakukan dengan cara-cara yang baik pula. Tidak akan mungkin cara-cara yang salah akan menghasilkan kebaikan. Tidaklah mungkin dengan teknik kampanye hitam, saling mencela dan menjatuhkan, menyebar fitnah dan informasi yang salah, kita mendapatkan pemimpin yang baik dan benar.
Karena itu mari kita lakukan pemilihan presiden dan wakil presiden tahun ini dengan niat yang baik dan cara-cara baik dan benar pula, cara-cara yang diredhai Allah SWT. Insya Allah kita akan diberi petunjuk dan pemimpin yang baik yang mampu membawa bangsa ini menjadi lebih baik akan kita dapatkan.
Stop kampanye hitam, mari kita gali, temukan dan sebarkan informasi yang benar, baik dan menyejukkan. Kita luruskan niat memilih pemimpin untuk masa depan bangsa dan negara yang lebih baik dengan cara-cara yang baik dan benar. Insya Allah, Tuhan akan menunjukkan jalannya dan menunjukkan pilihan yang terbaik untuk kita. [hariansinggalang.co.id]
posted by Adimin
Label:
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
June 10, 2014
Ratna Sarumpaet
posted by @Adimin
Catatan Singkat Debat Capres 9 Juni 2014
Jokowi – Jusuf Kalla di awal debat bagus. Setelahnya, akibat
kecenderungan menyindir dan menyerang lawan, jadi kurang mencakup banyak
hal dan kurang terstruktur. Prabowo – Hatta yang di awal tegang, selanjutnya lebih tenang. Meski masih konsep, pernyataan2 Prabowo –Hatta lebih mencakup banyak hal dan lebih terstruktur.
Tentang Kebinekaan dua kubu menjawab dengan baik, meski jawaban
Prabowo tentang bagaimana mengatasi diskriminasi dan kekerasan2 SARA dan
HAM lebih clear dan lengkap.
Tentang kepastian Hukum, tentang transparansi dan pemerintahan yang
ramping dan bersih, kedua kubu sama baiknya meski dengan angel berbeda.
Serangan Jusuf
Kalla pada Prabowo tentang penyelesaian pelanggaran HAM sangat
menguntungkan kubu Prabowo. Prabowo menjawab tudingan yang selama ini
selalu ditujukan padanya dengan cakatan dan lugas. Dia tidak menjawab
apakah dia pelanggar HAM atau tidak, tapi dia memberikan clue atau
membukakan pintu bagi Komnas HAM untuk membukanya.
#Dari dua
kubu, hanya kubu Prabowo – Hatta yang berani berbicara tentang adanya
masalah dalam UUD. Tentang dampak nihilnya UUD 1945 (ALSI), tentang
dampak Pemilu Liberal yang mahal dan melahirkan money politic &
tentang SDA Indonesia yang mayoritas dikuasai Asing dan berdampak pada
kemiskinan dan demokrasi.
Catatan di atas adalah pendapat saya. Boleh setuju, boleh tidak. Bagi yang tidak GOLPUT, selamat menentukan pilihan.
posted by @Adimin
Label:
TOPIK PILIHAN
June 10, 2014
posted by @Adimin
Mereka Bicara . . . . . .
Mereka bicara jangan SARA, ketika dimana mana mereka melakukan SARA dengan kentara
Mereka bicara jangan diskriminasi, ketika iklan mereka justru menampilkan
diskriminasi
Mereka bicara kasih, ketika dibelahan lain mereka membantai orang
yang berlainan dengan mereka tanpa kasih
Mereka bicara keadilan, ketika ditempat lain mereka melakukan
berbagai kedzaliman
Mereka bicara HAM, ketika mereka terlalu banyak melakukan pelanggaran HAM.
Ini realita dan fakta . . . . . . . .
Jangan begitu kawan, sesungguhnya dunia ini bermata bagi orang orang yang peka
Jangan begitu kawan, sesungguhnya dunia ini bermata bagi orang orang yang peka
Jangan begitu kawan karena ucapan anda akan disaksikan dunia
Kawan, Mari
berdemokrasi secara jantan sehingga hilang semua dugaan
Oleh : Asdeddy Syam
posted by @Adimin
Label:
NEWS,
TOPIK PILIHAN
June 10, 2014
posted by @Adimin
Diserang JK, Prabowo Dapat Simpati Publik

Debat Capres-Cawapres perdana yang digelar tadi malam (9/6) sedikit panas ketika cawapres Jusuf Kalla “menyerang” Prabowo Subianto mengenai isu HAM, isu yang memang sejak awal selalu digunakan kubu Jokowi-JK untuk menyudutkan Prabowo.
Prabowo arif dengan apa yang disasar JK. “Saya paham kemana arah pertanyaan ini,” ujar Prabowo.
“Saya adalah orang yang paling keras berjuang soal HAM di negeri ini. Saya sekian puluh tahun adalah abdi Negara yang membela hak asasi manusia. Kami melawan kelompok radikal yang mengancam keselamatan negara,” imbuh Prabowo.
Prabowo menjelaskan, dulu sebagai prajurit, dirinya sudah berupaya menjalankan tugas sebaik-baiknya. Untuk selanjutnya, kata Prabowo, terserah bagaimana pimpinan memberikan penilaian.
Walau mendapat serangan, Prabowo tidak melakukan serangan balik pada hal-hal masa lalu capres-cawapres lain tapi fokus pada visi masa depan Indonesia.
"Kita tidak menyerang, tidak merendahkan orang," ujar Mahfud MD, Ketua Timses Prabowo-Hatta, usai acara debat.
Menurutnya, Prabowo tidak ingin membalas dengan pertanyaan yang juga menyerang masa lalu seseorang. Hal ini menunjukkan sikap seorang negarawan.
Memang, serangan JK malah dinilai oleh pengamat politik justru menjadi 'bumerang' dan menguntungkan Prabowo.
"Prabowo malah bisa dapat simpati ketika terlalu dicecar seperti tadi..," kata pengamat politik Yunarto Wijaya lewat akun twitternya.
Publik juga lebih memuji sikap Prabowo-Hatta dan menilai kurang simpatik pada Jokowi-JK.
"Bangga saya dengan jawaban prabowo soal HAM, Semoga niat JK untuk menyudutkan lawan tak di ulangi lagi," ujar akun @Suara_Demokrasi.
"Prabowo-Hatta konsisten berdebat konsep & substansi. Jokowi-JK tidak bisa bersabar dan lakukan personal attack pada Prabowo," tulis pengguna twitter @BamzTeHa
"Ini debat visi dan misi. Bukan nyerang sisi pribadi," komentar lain akun @bangganagara.
"Pertanyaan @Pak_JK yg menyerang pribadi pak @Prabowo08 membuktikan kubu mana yg suka melakukan black campaign," ujar pemilik akun @giofedi.
"Emang pemimpin yg tegas itu ngebela kebenaran, ga ada waktu buat ngejatohin yg laen," tulis @ojaaaaann.
"Beda dgn pasangan Jokowi- JK terlihat kali berniat menyerang pasangan prabowo- hatta. Salut buat sikap santun prabowo- hatta," demikian komentar @bang_delvin.
"Seorang Pemimpin yg benar, tidak akan menyerang lawan. Bahkan menghormati lawan. Menyerang lawan, adlh tindakkan org yg berjiwa "kerdil"," ujar @AbimanyuAbiputr.
"Serangan JK dan @jokowi_do2 nilai plus buat Prabowo, orang sekampung langsung mencibir dan tahu siapa JK," komen @tohir7.
Akun @haikal_hassan berkomentar cukup panjang:
"HAM bisa diselesaikan dengan pendidikan. Tepat! @Prabowo08 Cerdas! Elegant! Walau diserang sm mr.oportunis kala."
"Kala sdh menyerang. Tdk etis dan berniat bernafsu menjatuhkan. Untung @Prabowo08 tdk terpancing. Sudahlah kala, jualan barang basi!"
"Kala harusnya ditanya @Prabowo08 : dulu bilang kalo jokowi mimpin, hancurlah negara ini, kok skrg dukung? Beda tipis strategi & munafik"
"Orang tua bahkan kakek spt kala, tidak pantas berbuat dmkn. Menyerang dihadapan ratusan juta rakyat. Semoga @Prabowo08 tetap bijak wibawa"
"Bandingkan 2 pertnyaan ttg [pemekaran wilayah -yg ditanyakan Prabowo] dgn [isu pelanggaran ham] yg 1 isu kenegaraan yg 1ny lg isu menjurus subjektif," tulis @pa2nkOz.
"Selain serangan dari jk, saya eneg bget lht jokowi yg selalu membanggakan dirinya, menyindir pak prabowo, dan menyudutkan pak prabowo. tidak sesuai dgn tema yg di usung. seprti anak kecil." (Sukma Rudin -fb)
"BISA saja Prabowo nanya janji 5 tahun Jokowi spt halnya JK nanya soal HAM. Tapi Prabowo paham bhw dirinya bukan pembully yg santun," ujar @MustofaNahra.
"Dgn pertanyaan pak Jk soal HAM, pak Prabowo memanfaatkan kesempatan untuk menjelaskan hal peristiwa yg sebenarnya. Masyarakat jadi paham dan bersimpati for number 1." (Torik Imanurdin -fb)
[dari berbagai sumber, dihimpun oleh admin @pkspiyungan]
posted by @Adimin
Label:
EDITORIAL,
TOPIK PILIHAN
June 10, 2014
posted by @Adimin
Pengamat: Debat "Beda Kelas", Prabowo Lebih Unggul
JAKARTA - Pengamat Politik Taufik Bahaudin mengatakan bahwa dalam debat capres yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) kandidat presiden Prabowo Subianto terlihat jauh lebih strategis dan konseptual. Sedangkan untuk Joko Widodo lebih pada managerial.
"Sehingga kelas keduanya berbeda," kata Taufik, Senin (9/6/2014) malam.
Sekjen Partai Golkar, Idrus Marham menyebut dalam debat capres Prabowo jauh lebih pro rakyat. "Jokowi mengunakan politik anggaran. Nantinya yang dirugikan adalah rakyat, karena jika kelak ada ketidaksepahaman antara pusat dan daerah maka tidak akan ada pembangunan," kata Idrus.
Sedangkan Prabowo, menurut Idrus, berangkat dari programnya dulu yang memang dibutuhkan untuk rakyat. Dalam debat kandidat presiden, sinergi antara pusat dan daerah adalah salah satu permasalahan dalam pembangunan bangsa. Masing-masing Calon Presiden (Capres) memiliki cara penyelesaian yang berbeda untuk hal itu.
Prabowo mengatakan, untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah program pembangunan harus memprioritaskan kebutuhan rakyat. Maka pembangunan itu dipastikan akan berjalan. "Bangun infrastruktur jalan-jalan desa, bangun jalan raya, ketersediaan air bersih. Saya kok yakin kalau itu untuk rakyat maka semua akan berjalan," kata Prabowo Subianto.
Prabowo mengatakan, dengan begitu maka kepala daerah pasti akan menyetujui program pembangunan dari pusat.
Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra itu mengatakan, pembangunan ke depan harus bisa memberikan jaminan pada rakyat tentang kebutuhan sandang, papan, dan pangan. Untuk pangan misalnya bagaimana menciptakan pangan yang murah.
Kemandirian pangan, kata Prabowo akan membawa efek berkelanjutan. Sebab devisa akan menjadi bertambah kuat. Selama ini devisa tergerus impor pangan cukup besar. Dengan menghemat devisa, investasi bisa lebih besar, roda perekonomian berputar dan pertahanan negara bisa menjadi kuat.
"Kami ingin membuat rakyat sejahtera yang cukup pangan, sandang dan papan, berdiri di atas kaki sendiri. Rakyat yang tenang menghadapi masa depan," kata Prabowo.
Untuk mengejar ke arah tersebut Prabowo mengatakan ada prioritas pembangunan. Yaitu ketahanan pangan, ketersedian energi, infrastruktur dan reformasi birokrasi. Dengan manajemen berorientasi sasaran.
Sementara Joko Widodo dalam upaya mensinergikan pemerintah pusat dan pemerintah daerah adalah dengan mengguakan politik anggaran. "Gampang sekali itu, pakai saja politik anggaran. Dengan begitu daerah pasti akan menurut dengan pusat saya jamin 100 persen," kata Jokowi.
Jokowi mengatakan, hal tersebut akan efektif dengan menggunakan sistem IT. "Tinggal panggil programer kita bisa lihat bagiamana anggaran di sana, bagaimana angaran di sini, serahkan saja pada programer," kata Jokowi. [tribunnews]
Label:
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
June 10, 2014
posted by @Adimin
Piskolog UI: Penampilan Prabowo-Hatta Bagus, Jokowi-JK Naik Turun
Psikologi dari Universitas Indonesia (UI), Dewi Harun menilai, secara keseluruhan penampilan awal Prabowo-Hatta di debat visi dan misi capres dan cawapres bagus. Namun, diakhir-akhir terlihat agak menurun.
Sementara, capres dan cawapres, Jokowi dan JK lebih banyak naik turun. Pembicaraan banyak diambil alih oleh JK. “(Jokowi-JK) Awal bagus, di tengah kedodoran, terakhir mulai bangkit lagi,” ujar Dewi Harun, seperti diberitakan depoknews.com, Senin (9/6).
Ia menuturkan dari segi penyampaian visi dan misi. Prabowo-Hatta lebih konseptual dan visioner. Sementara Jokowi dan JK lebih ke arah operasional mengenai ke depan. “Konkret akan tetapi butuh strateginya,” katanya.
Menurutnya, penyampaian visi dan misi Jokowi dan JK bagi masyarakat umum lebih berpengharapan. Masalah-masalah akan beres oleh mereka. Seolah, Jokowi dan JK bisa memecahkan masalah secara langsung.
Namun, itu bisa menjadi berbahaya karena masalah negara tidak sesederhana yang dibayangkan. “Dia menyebutkan e-goverment bisa dua minggu selesai, administrasi negara itu gak bisa gitu,” ungkapnya.
Dewi mengatakan termasuk mengenai politik anggaran di pusat itu akan berapa lama. Karena, Jakarta saja anggarannya tidak terserap. “Gimana kalau semua satu pintu, 33 provinsi, berapa kota/kab, terlalu disederhanakan terlalu mudah. Bisa bumerang bagi mereka,” katanya.[dm/pksnongsa]
posted by @Adimin
Label:
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
June 09, 2014
posted by @Adimin
Dukungan untuk Prabowo-Hatta Terus Mengalir
Written By Anonymous on 09 June, 2014 | June 09, 2014
| Pendukung Prabowo-Hatta (Ilustrasi) |
PALEMBANG -- Dukungan untuk pasangan calon presiden-calon wakil presiden Prabowo Subianto-Hatta Rajasa di Sumatera Selatan terus mengalir guna memenangkan pasangan capres-cawapres itu pada Pemilu Presiden 9 Juli mendatang.
Pantauan di Sekretariat Tim Pemenangan Prabowo-Hatta di Palembang, Minggu sedikitnya ada tiga dukungan kepada pasangan tersebut yang dideklarasikan.
Ketiga dukungan yang dideklarasikan tersebut yakni Forum Komunikasi Santri Bersatu (FKSB), Paguyuban Pemuda Palembang Darussalam dan Komando Relawan Nasional (Kornas) Prabowo-Hatta.
Pada kesempatan itu Penasehat Tim Pemenangan Prabowo-Hatta yang juga tokoh masyarakat Sumatera Selatan, Syahrial BP Peliung menyampaikan alasan mengapa masyarakat Sumsel harus memilih pasangan tersebut.
Menurutnya, ditinjau dari segi keilmuan, sosok Prabowo paling memenuhi syarat untuk menjadi Presiden.
Begitu juga dilihat dari segi kecerdasan, karena kecerdasan Prabowo tampak saat ia berhasil menjadi pengusaha sukses, padahal berawal dari seorang prajurit militer.
Sementara Cawapres Hatta Rajasa, menurut Syahrial, merupakan putra terbaik Sumsel, ini terbukti saat ia dipercaya menjabat sebagai Menko Perekonomian dan beberapa jabatan menteri lainnya.
Hatta Rajasa merupakan putra terbaik Sumsel, beliau jadi Menko Perekonomian dan beberapa jabatan menteri lainnya dan sampai sekarang tidak ada cacat.
"Jadi, tidak ada salahnya bagi kita untuk mendukung Prabowo-Hatta," ujarnya.
Sementara itu, Ketua Korwil Pemenangan Prabowo-Hatta daerah pemilihan (Dapil) II, Junial Komar, mengatakan dengan adanya putra terbaik Sumsel yang maju sebagai Cawapres (Hatta Rajasa), sudah sewajarnya masyarakat daerah ini mendukung pasangan Prabowo-Hatta.
"Kemenangan Prabowo-Hatta harus dimulai dari Sumatera Selatan, sudah 70 tahun sejak Indonesia merdeka baru kali ini ada putra Sumsel yang maju sebagai Cawapres," tuturnya.
Ia mengingatkan, setelah pendeklarasian, tugas masing-masing relawan dan tim pemenangan Prabowo-Hatta adalah menyampaikan ke masyarakat untuk turut mendukung pasangan capres-cawapres itu.
"Beri tahu masyarakat untuk memilih Prabowo-Hatta," ujar Junial Komar yang juga Ketua DPW PBB Sumsel ini.
Sementara Juru Bicara FKSB, H Hamdi mengatakan, dukungan santri kepada pasangan tersebut sudah bulat.
Mereka optimistis pasangan tersebut mampu membawa bangsa Indonesia menjadi bangsa yang berkeadilan dan sejahtera.
"Kami juga mengajak masyarakat lainnya untuk memilih pasangan Prabowo-Hatta, setelah ini kita berjuang untuk memenangkan capres-cawapres tersebut," katanya. [ROL]
Label:
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
June 09, 2014
posted by @Adimin
Ribuan Alumni ITB Dukung Prabowo-Hatta

JAKARTA - Ribuan alumni Institut Teknologi Bandung (ITB) mendeklarasikan dukungan kepada pasangan calon presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto-Hatta Rajasa. Deklarasi dukungan dilakukan di Anjungan Sumatera Selatan Taman Mini Indonesia Indah, Kamis (8/6/2014) siang.
Dukungan langsung diterima oleh Hatta yang juga merupakan alumni ITB jurusan perminyakan angkatan 1974.
Pengagas acara yang bertema 'Sayang Bang Hatta', Amir Sambodo mengatakan, dengan dukungan ini diharapkan mantan menteri koordinator perekonomian itu dapat meningkatkan kesejahteraan rakyat Indonesia menjadi lebih baik. Dia yakin pengalaman Hatta akan sangat bermanfaat bagi perkembangan ekonomi Indonesia.
"Kita harapkan pertumbuhan ekonomi kita tumbuh 7 persen dari sekarang 6 persen," ujar Amir di sela-sela acara.
Amir menilai, pertumbuhan ekonomi dapat mencapai 7 persen jika pemerintah ke depan bisa mendorong industri-industri yang ada di Indonesia. Dengan berkembangnya industri, maka menurutnya akan tercipta banyak lapangan kerja untuk masyarakat. "Minimun akan tercipta 2 juta pertahun lapangan kerja baru," lanjutnya.
Pantauan kompas.com, sekitar 100 alumni ITB hadir dalam acara itu. Hadir sejumlah tokoh parpol koalisi seperti Sekjen Partai Persatuan Pembangunan Romahurmuzy dan Politisi Golkar Fadel Mohammad.
Namun, Amir mengklaim total dukungan yang diberikan mencapai ribuan alumni. "Hanya saja banyak yang berhalangan hadir, nanti nama-nama alumninya saja kita serahkan ke Bang Hatta," ujarnya. [kompas/pkssumut]
posted by @Adimin
Label:
TOPIK PILIHAN
June 09, 2014
posted by @Adimin
Gubernur Sumbar Raih Si Kompak Award
Jakarta – Gubernur Irwan Prayitno, kembali meraih penghargaan pembina terbaik nasional “Si Kompak Award 2014”. Penghargaan itu diberikan Wakil Presiden Boediono di Grand Sahid Hotel, Jakarta, Kamis (5/6) dalam rangkaian Rakernas Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Pedesaan.
Penghargaan bidang pemberdayaan tersebut diberikan kepada lembaga, pelaku dan pembina PNPM Mandiri Perdesaan terbaik nasional untuk kategori Badan Kerjasama Antar Desa (BKAD), Unit Pengelola Kegiatan (UPK), Perencanaan Partisipatif Desa (PPD), Pendamping Lokal (PL), Desa dengan Pemeliharaan Terbaik, serta Fasilitator Kecamatan terbaik.
Yang diraih Sumbar, terkait kategori Badan Kerjasama Antar Desa (BKAD) untuk aspek inovasi keberpihakan kepada rumah tangga miskin. Pada 2013, Irwan juga meraih penghargaan serupa untuk kategori pembina BKAD dan UPK terbaik.
Award ini merupakan bukti apresiasi dan komitmen Ditjen PMD Kementerian Dalam Negeri terhadap hasil kerja keras masyarakat dan pelaku PNPM Mandiri Perdesaan sejak 2008.
“Ini suatu prestasi bagi Sumbar yang sudah berhasil melakukan kerjasama antar nagari, dalam pemberdayaan masyarakat dalam rangka menyukseskan program PNPM Mandiri Perdesaam di daerah kita,” kata Irwan, kepada Singgalang di Jakarta.
Gubernur berharap, penghargaan tersebut bisa menjadi pembelajaran dan percontohan bagi daerah lain sehingga dapat memotivasi pelaku lain untuk mendampingi masyarakat lebih baik dan lebih ikhlas.
Atas keberhasilannya itu, Irwan mengaku bangga dengan keberhasilan salah satu program pembangunan daerah melalui PNPM Mandiri Perdesaan dapat dicapai dengan baik.
Dia turut mengapresiasi Sijunjung atas keberhasilannya membina BKAD, khususnya terkait aspek peran fungsi dan pengembangan jaringan kerja sama.
Bersama Gubernur di Jakarta, penghargaan terkait prestasi itu turut diterima Bupati Sijunjung, Yuswir Arifin sebagai pembina kabupaten terbaik nasional.
“Kita berharap keberhasilan ini, akan meningkatkan kebersamaan dan motivasi masyarakat di Sumbar untuk terus melakukan hal-hal yang terbaik dalam meningkatkan keberhasilan program PNPM. Sehingga, bisa berdampak kepada pembangunan di desa-desa dan nagari,” ujarnya.
Menurut Irwan, di Sumbar PNPM bermanfaat dalam mendorong pembangunan sehingga perlu dipertahankan, karena dalam pelaksanaannya di lapangan melebihi dari anggaran yang dikucurkan. Misalnya dalam pembangunan infrastruktur jalan dialokasikan Rp50 juta, tapi dilihat hasilnya bisa meningkat 100 persen, karena dikerjakan dengan semangat kekompakan dan gotong royong.
Selain BKAD Kecamatan Lubuk Tarok, Sijunjung, Sumbar yang dipilih sebagai BKAD terbaik dari aspek peran fungsi dan pengembangan jaringan.
Penjelasan Gubernur diperkuat Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat (BPM), Suhermanto Raza. Katanya, pelaksanaan PNPM Mandiri di Sumbar meningkatkan tidak saja kebersamaan tapi juga perekonomian masyarakat.
“Sudah banyak bukti yang kita lihat. PNPM Mandiri menjadi salah satu pemicu meningkatnya kesejahteraan masyarakat, begitu juga dengan kualitas infrastruktur. Karena berasal dari masyarakat, oleh masyarakat dan untuk masyarakat” ujar Suhermanto.
Dalam sambutannya, Wapres Budiono berharap program PNPM harus tetap berjalan karena terbukti sebagai program andalan dalam memberantas kemiskinan. Bahkan, di kelas dunia, PNPM sudah diakui sebagai program yang baik.
Menurut Wapres, PNPM sangat sejalan dengan perintah Undang-Undang Nomor 6/2014 tentang Desa. Ciri PNPM yang sesuai dengan perintah UU Desa adalah pemberdayaan masyarakat. Oleh sebab itu, Budiono menitipkan harapannya pada pemerintahan mendatang agar tetap menjalankan program ini.
Sementara, Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi menyampaikan, PNPM merupakan program yang amat didukung rakyat dalam penuntasan kemiskinan di daerah. Kegiatan itu memberi motivasi yang baik bagi masyarakat dalam meningkatkan kemajuan sesuai dengan aspirasi.
Gubernur, bupati dan walikota diminta memberikan perhatian terhadap kemajuan pembangunan daerah melalui program PNPM secara lebih terpadu guna mengurangi angka kemiskinan.
Rakernas PNPM-MP diselenggarakan guna memperoleh kesepahaman dan persepsi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah terutama dalam melaksanakan koordinasi dan komitmen dalam penanggulangan kemiskinan berbasis pemberdayaan masyarakat.
Selain Mendagri, turut hadir sejumlah menteri KIB jilid II, Tarmizi Taher, Dirjen PMD Kementerian Dalam Negeri, para gubernur, bupati dan wakil dari insan-insan pemberdayaan masyarakat perdesaan di Indonesia. [hariansinggalang.co.id]
Label:
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
June 09, 2014
posted by @Adimin
Mahyeldi: Di Padang Suara Prabowo-Hatta Ditargetkan 80 Persen
Tim
pemenangan Pasangan Capres dan Cawapres Prabowo-Hatta Kota Padang, menargetkan
80 persen perolehan suara di Padang pada pemilihan presiden (pilpres) 9 Juli
mendatang.
Hal itu
dikemukakan Ketua Tim Pemenangan Prabowo-Hatta Kota Padang, Mahyeldi
Ansharullah saat deklarasi dan pengukuhan pengurus oleh Irwan Prayitno, Minggu
(8/6) di secretariat Tim Pemenangan Jl. KH. Ahmad Dahlan.
Dalam
deklarasi tim pemenangan yang diikuti tujuh partai koalisi (Gerindra, PAN, PKS,
PPP, PBB, Golkar dan Demokrat) pendukung Prabowo-Hatta, dikatakannnya dalam
memenangkan pasangan Prabowo-Hatta diperlukan kekompakan, soliditas dan
persatuan akan sangat menentukan kemenangan itu.
Deklarasi
yang dihadiri ratusan massa, kader dan simpatisan partai koalisi berlangsung
meriah,” Kita optimis di Kota Padang Prabowo bakal menang. Tanda- tanda
kemenangan itu tercermin dari sosok Capres Prabowo. Ada banyak kriteria
pemimpin yang melekat pada Prabowo,” kata Mahyeldi, yang juga Walikota Padang
tersebut.
Dia mengatakan,
ada perbedaan mendasar antara pileg dan pilpres. Salah satu perbedaan penting
adalah, hasil pilpres menentukan arah perjalanan bangsa Indonesia kedepan. Dengna
demikian, kunci utamanya adalah sosok atau figur yang diusung harus mampu
menjawab semua tantangan ke depan. Hal tersebut ada pada duet Prabowo-Hatta.
“Ingat,
sekarang ini sosok figur sangat menentukan. Menurut pandangan kita,
Prabowo-Hatta lah yang bisa menyelesaikan berbagai persoalan bangsa, yang lain
mungkin punya pandangan berbeda,” ujarnya.
Dalam kesempatan
itu ia juga mengingatkan kepada seluruh kader partai pendukung maupun relawan
untuk mengutamakan perjuangan. Sebab tanpa pergerakan yang nyata, akan sulit
mencapai target yang telah ditetapkan. Dia meminta agar semua tim segera turun
langsung ke bawah seraya melakukan sosialisasi.
Ketua tim
pemenangan Prabowo-Hatta Sumbar Irwan Prayitno pun mengajak agar seluruh
anggota tim agar mampu meyakinkan masyarakat untuk memilih Prabowo-Hatta. Ia juga
mengajak agar tidak melakukan kampanye hitam atau menjelek-jelekkan calon
lainnya.
“Pilpres
ini hanya sebulan, jangan sampai waktu yang singkat ini malah memecah belah
persatuan dan kebersamaan kita. Hidupkan daja lampu kita, lampu orang lain
jangan dipadamkan,” katanya.
Sementara
itu, Ketua Harian Tim Pemenangan Prabowo-Hatta Kota Padang Wahyu Iramana Putra
menyatakan, posko tim akan terbuka 24 jam selama masa kampanye.”Kita bahkan
akan mengadakan nonton bareng tiap hari karena selama kampanye bertepatan juga dengan
penyelenggaraan piala dunia,” katanya. [koransinggalang]
posted by @Adimin
Label:
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
June 09, 2014
18 Kepala Daerah di Sumbar Siap Memenangkan Prabowo-Hatta
Padang - Ketua Tim Kampanye pasangan calon presiden dan calon wakil presiden Prabowo Subianto-Hatta Rajasa Sumatera Barat, Irwan Prayitno, mengatakan sebanyak 18 kepala daerah di tingkat kabupaten dan kota di Sumatera Barat menjadi tim sukses untuk pemenangan Prabowo-Hatta di masing-masing daerahnya.
"Ya, ada 18 wali kota dan bupati yang ikut dalam timses," ujar Irwan yang juga Gubernur Sumatera Barat ini, Kamis 5 Juni 2014.
Sebanyak 18 bupati dan wali kota dari 19 kabupaten dan kota di Sumatera Barat itu berasal dari partai politik pendukung Prabowo-Hatta. Di antaranya, PKS, Partai Golkar, PPP dan Partai Gerindra. Selain itu, ada juga bupati dan wali kota dari Partai Demokrat yang bergabung bersama tim sukses Prabowo-Hatta, di antaranya, wali kota Bukittinggi, Wali Kota Sawahlunto dan Bupati Solok.
Hanya kepala daerah kabupaten Mentawai yang tidak bergabung dalam tim sukses Prabowo-Hatta. "Untuk tim Mentawai, yang menjadi ketua timsesnya anggota DPRD dari Partai Golkar," ujarnya.
Kata Irwan, selain bupati dan wali kota, beberapa wakil kepala daerah juga bergabung bersama tim kampanye Prabowo-Hatta. Di antaranya, wakil wali kota Padang, wakil wali kota Sawahlunto, wakil wali kota Sawahlunto, wakil bupati Pasaman, wakil bupati Tanah Datar dan wakil bupati Solok Selatan. "Ya jadi lebih (dari 18). wakil gubernur juga ikut," ujarnya.
Menurut Irwan, kepala daerah yang masuk dalam tim sukes sudah mengajukan cuti. Saat ini sedang proses. "Hari Sabtu dan Minggu tidak perlu izin cuti. Jadi bisa juga mereka kampanye," kata dia.
Irwan mengatakan, tidak semua kepala daerah yang masuk ke dalam tim sukse sikut berkampanye. Sebab, dalam satu bulan tersebut, kampanye yang akan dihadiri Prabowo-Hatta hanya sekali. "Kan gak mungkin semuanya jadi juru kampanye di panggung," ujarnya.
Bupati Tanah Datar Sadiq Pasdique mengaku telah mengajukan cuti untuk berkampanye. "Sudah. Tinggal menunggu," ujarnya.
Sementara, Ketua Tim Pemenangan Jokowi-Jusuf Kalla Sumatera Barat, Alex Indra Lukman mengatakan, kepala daerah di Sumatea Barat, yang masuk dalam tim sukes hanya bupati Mentawai, dan dua wakil kepala daerah, yaitu wakil bupati Metawai dan wakil wali kota Payakumbuh.
Namun, Alex optimis, Jokowi-JK akan didukung. Sebab ini sejarah baru di Indonesia, kepala derah berprestasi ikut pencalonan. Apabila terpilih, tradisi pemimpin nasional dari pemimpin regional akan terjadi. [pemilu.tempo.co]
posted by @Adimin
Label:
TOKOH,
TOPIK PILIHAN






