pic

Powered by Blogger.

Humas PKS Ikuti Worshop Jurnalistik Pada Rapat Koordinasi

Humas PKS se-Sumatera Barat melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) yang berlangsung pada tanggal 4 - 6 November 2022 di Padang, Senin (5/11) ...

Search This Blog

Latest Post

Relawan Prabowo-Hatta Se-Indonesia Diminta Kawal Gugatan di MK

Written By Anonymous on 27 July, 2014 | July 27, 2014

Biem Benyamin: Mayoritas Betawi Ke Prabowo – Hatta

Pasangan capres dan cawapres nomor urut 1, Prabowo Subianto-Hatta Rajasa telah mengajukan gugatan terkait hasil Pilpres 2014 kepada Mahkamah Kunstitusi (MK).

Untuk itu, anggota Tim Kampanye Nasional (timkamnas) Prabowo-Hatta, Andre Rosiade meminta kepada seluruh relawan pasangan nomor urut satu itu baik di pusat, provinsi hingga pelosok desa untuk merapatkan barisan.

"Kemarin Pak Prabowo dan Hatta sudah mendaftarkan gugatan ke MK, oleh karena itu saya minta kepada seluruh relawan untuk tetap berkonsolidasi mengawal jalannya gugatan tersebut,"pinta Andre kepada wartawan di Jakarta, Minggu (27/7).

Konsolidasi ini, menurut Andre, atas dasar keyakinan jika pasangan Prabowo-Hatta akan memenangkan gugatan di MK. Pasalnya, tim hukum Prabowo-Hatta sudah miliki data-data valid terkait kecurangan yang terjadi saat perhelatan Pilpres 9 Juli lalu.

"Kita akan buktikan tanggal 6 Agustus nanti saat sidang Perdana, makanya para pendukung dan relawan jangan sampai lengah," kata Andre lagi.

Seperti diketahui, Jumat (25/7) lalu, Tim hukum Prabowo-Hatta yang terdiri dari 95 pengacara mendaftarkan gugatannya atas hasil Pilpres 2014 kepada MK.

Ketua MK Hamdan Zoelva memperkirakan bahwa sidang perdana gugatan Pilpres dapat dilaksanakan Rabu (6/8) dengan agenda mendengarkan keterangan lisan dari pemohon untuk menjelaskan pokok-pokok permohonannya.[dm/rmol]


posted by @Adimin

Gugatan ke MK Berpotensi Menangkan Prabowo

Tim Prabowo-Hatta saat mendaftarkan Gugatan ke MK (Jumat, 25/7)

JAKARTA - Pasangan Jokowi-JK dan partai pengusungnya harus menghargai gugatan yang dilayangkan pasangan Prabowo-Hatta ke Mahkamah Konstitusi (MK). Koordinator Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI) Petrus Selestinus menyatakan, sikap menghargai proses hukum harus menjadi budaya politik sesuai dengan adat ketimuran, terutama oleh politisi dan penyelenggara negara dalam suasana pilpres.

"TPDI sangat menyayangkan sikap Jokowi-JK dan sejumlah elit parpol pengusungnya yang secara berlebihan merayakan euphoria kemenangan berdasarkan hasil rekapitulasi dan keputusan KPU. Semestinya mereka menahan diri dan melihat sikap apa yang akan diambil pasangan Prabowo-Hatta, karena bagaimanapun konstitusi kita mengatur terpilihnya seseorang menjadi presiden/wapres ditentukan oleh Keputusan KPU dan oleh MK. Dan sekarang ternyata pasangan Prabowo-Hatta mengajukan gugatan," ujar Petrus saat berbincang dengan wartawan di Jakarta, Jumat (25/7).

Menurut dia menempuh langkah konstitusional berupa menguji konstitusionalitas keputusan KPU yang memenangkan Jokowi-JK kepada MK atas dugaan kecurangan secara masif wajar adanya. Dengan upaya hukum tersebut, katanya, maka semua pihak harus menahan diri untuk tidak melakukan manuver, terutama aktivitas yang mengarah kepada persiapan pelantikan Jokowi-JK.

"Bagaimanapun putusan MK nanti bermanfaat juga bukan saja bagi Prabowo-Hatta dan KPU, tetapi juga bagi Jokowi-JK dan timnya," imbuh Petrus.

Petrus menyayangkan pihak Jokowi-JK yang secara berlebihan membuka masukan untuk pembentukan kabinet, dan mengangkat menteri di saat upaya hukum ditempuh kubu Prabowo-Hatta. Menurut dia hal itu sebagai tindakan yang tidak sejalan dengan visi Jokowi-JK tentang revolusi mental.

"Akhirnya masyarakat menilai bahwa konsep revolusi mental itu hanya slogan dan saat ini sudah dirusak sendiri oleh Jokowi-JK dan timnya karena sudah larut dalam euphoria," sesalnya.

Di sisi lain, kemenangan tanpa menyadari bahwa pasangan Prabowo-Hatta dengan 60an juta pendukungnya menolak keputusan KPU karena ada kecurangan proses pemilu. Secara teori gugatan Prabowo-Hatta ke MK bisa mengubah kemenangan Jokowi-JK menjadi sebuah kekalahan besar.

"Secara praktek pun kita lihat banyak sengketa pilkda yang oleh MK keputusan KPU bisa dibatalkan dan yang kalah berdasarkan Keputusan KPU menjadi pihak yang menang berdasarkan putusan MK," pungkas Petrus. [rmo/jpnn]



posted by @Adimin

Prabowo-Hatta Minta MK Batalkan Kemenangan Jokowi-JK



Capres-cawapres nomor urut 1, Prabowo Subianto-Hatta Rajasa, mengajukan beberapa permintaan ke Mahkamah Konstitusi (MK) dalam permohonan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres 2014 ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Permintaan pertama, meminta MK membatalkan penetapan rekapitulasi penghitungan suara nasional yang telah diputuskan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

"Kedua, (membatalkan) keputusan Komisi Pemilihan Umum tentang penetapan pasangan presiden dan wakil presiden terpilih Pilpres 2014 yang dikeluarkan pada 22 Juli 2014," ujar anggota Tim Hukum Prabowo-Hatta, Maqdir Ismail, dalam jumpa pers usai mendaftarkan gugatan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres 2014 di Gedung MK, Jakarta, Jumat (25/7/2014) malam.

Maqdir mengatakan, hasil penghitungan pihaknya justru menunjukan Prabowo-Hattalah yang menenangi Pilpres 2014 dengan raihan 67.139.153 atau 50,25 persen suara nasional. Sementara, Jokowi-JK mendapatkan 66.435.124 atau 49,74 persen suara.

Maqdir menjelaskan alasan pengajuan gugatan hasil Pilpres ini, di antaranya temuan banyaknya pelanggaran dalam penyelenggaraan Pilpres 22 Juli 2014 lalu. Pelanggaran-pelanggaran itu pun diduga melibatkan aparat negara atau pihak-pihak lain yang didukung oleh aparat negara.

"Dari hasil hitungan kami, kami temukan bahwa di 33 provinsi terjadi pelanggaran dan ini terjadi di 52 ribu TPS, yang berkenaan dengan 21 jutaan pemilih," ujarnya.[dm/tribunnews]



posted by @Adimin

Super Serius! Prabowo-Hatta Ajukan Bukti ke MK 1 Juta Dokumen, Total 21 Juta Suara Bermasalah



Jakarta - Panitera Mahkamah Konstitusi, Kasianur Sidauruk, menyatakan bahwa kelengkapan permohonan gugatan pasangan capres dan cawapres Prabowo-Hatta di Mahkamah Konstitusi sudah lengkap.

“Kuasa hukum Prabowo-Hatta mendaftarkan perkara tepat pada pukul 20.00 WIB. Setelah diperiksa, syarat-syarat sudah dilengkapi,” tutur Sidauruk setelah menerima kuasa hukum Prabowo-Hatta di tempat pendaftaran perkara MK, Jumat (25/7)

Sidauruk menyatakan bahwa mereka juga telah menerbitkan Tanda Tanda Terima Permohonan Pemohon (TTPP) dan mencatat mencatat permohonan pemohon dalam Buku Penerimaan Permohonan (BPP). “Setelah mencatat, kami mengeluarkan akta penerimaan permohonan pemohon (APPP),” ujarnya sebagaimana dikutip dari aktualco.

Karena telah memenuhi syarat, lanjut Sidauruk panitera akan menerbitkan Akta Permohonan Telah Memenuhi Kelengkapan (APTMK). “Besok, kita akan mencatat APTMK ini di Buku Registrasi Perkara Konstitusi (BRPK). Setelahnya, kita langsung terbitkan Akta Registrasi Perkara Konstitusi (ARPK). Jadi, ada tiga akta yang panitera terbitkan, yakni APPP, APTMK dan ARPK,”jelasnya.

Proses berikutnya sesuai aturan MK, menurut Sidauruk adalah penetapan sidang pertama yang dilakukan paling lambat tiga hari kerja setelah permohonan Prabowo-Hatta dicatat di Buku Registrasi Perkara Konstitusi (BRPK). “Sidang pertama dilakukan pada 6 Agustus karena hitungan hari kerja baru dimulai tanggal 4 Agustus. Putusan perkaranya paling lambat tanggal 21 Agustus, 14 hari sejak sidang pertama,”tandasnya.

Terkait lengkapnya berkas pengajuan gugatan dari Tim Hukum Prabowo-Hatta sehingga langsung diterima oleh Panitera MK, menurut pantauan intriknews tim hukum yang digawangi oleh Mahendradata dan Firman cukup serius menyiapkan berkas kelengkapan gugatan. Terutama bukti-bukti C1 asli yang dikumpulkan dari seluruh saksi Prabowo-Hatta di Indonesia.

Proses penyiapan berkas ini sendiri berlangsung di kantor DPP PKS, Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan yang diawasi langsung oleh Prabowo-Hatta dan Tim Kuasa Hukum nya. Menurut Firman Wijaya, Ketua Tim Hukum Prabowo-Hatta jumlah dokumen yang disiapkan nyaris menyentuh angka 1 juta dokumen dari 52 ribu saksi. Semua akan disorong ke MK sebagai bukti gugatan.

Ada juga bukti lain seperti rekomendasi pemungutan suara ulang (PSU) dari Bawaslu yang tidak diindahkan KPU di beberapa daerah. Seperti di Jawa Timur, DKI Jakarta dan beberapa daerah lain, serta rekaman video dari beberapa kecurangan yang terjadi, seperti di Papua dan beberapa daerah lain.

"Totalnya ada 21 juta suara yang diperselisihkan," ujarnya. 

*sumber: aktula.co, intriknews

(Foto-foto penyiapan berkas Bukti Gugatan ke MK)










posted by @Adimin

Apapun Hasil Pilpres, PKS Telah Menang

Written By Anonymous on 26 July, 2014 | July 26, 2014



Hari ini sesuai rencana tim pasangan capres-cawapres Prabowo-Hatta akan mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK) terkait kecurangan yang banyak ditemukan saat pemungutan suara berlangsung pada 9 Juli 2014 lalu.

Menanggapi hal ini, politisi PKS Aboebakar Alhabsy mengatakan, apapun hasil Pilpres dan MK, PKS telah menang. 

"Apapun hasilnya Pilpres dan MK, PKS telah menang ikhwah sekalian...," tulis Aboebakar pada akun Twitternya @aboebakar15, Jum'at (25/7).

Menurut pria yang juga anggota Komisi 3 DPR RI ini, PKS telah berhasil mengarus utamakan isu Palestina, sehinga semua pihak memiliki perhatian tinggi terhadap isu ini.

"Soliditas dan kekuatan struktur PKS semakin dilihat dan diakui, terbukti saat dipercaya menjadi saksi pada Pilpres kali ini," lanjutnya.

Dia mengatakan Pilpres kali ini menunjukkan begitu pentingnya kualitas keberagamaan seorang calon pemimpin.

"Saya kira ini salah satu kemenangan kita
Ikhwah sekalian. Maju ke MK adalah sebuah keputusan untuk mengamankan amanah rakyat yang diberikan kepada pasangan Prabowo Hatta," ungkapnya.

Hal ini adalah upaya untuk memastikan agar pemilu tidak terciderai dengan kecurangan, penggelembungan dan manipulasi.

"Tak perlu risih bila memang pemilu sudah bersih....tak perlu galau bila pemilu memang tak kacau," katanya.

Aboebakar juga mengharapkan kepada segenap kader PKS untuk mendoakan agar proses yang ditempuh tim Prabowo-Hatta dapat berjalan lancar di MK.

"Mohon doa antum sekalian, supaya proses MK berjalan dengan lancar dan terlaksana dengan fair trial justice," pungkasnya.[dm/pksnongsa]



posted by @Adimin

Ini "Hadiah PKS" untuk Prabowo-Hatta



Inilah hadiah untuk Mr Prabowo bahwa kader PKS sangat militan berjuang di merah-putih pimpinan beliau...apapun yang terjadi kader PKS terus berjuang & solid.

Ikhwah fillah, sejak beberapa hari yang lalu 5 lantai di DPP PKS dipenuhi para mujahid muda yang memeriksa bundel-bundel berkas C1 dan data-data pemilu untuk men-trace kecurangan-kecurangannya.. (Hasil kerja mereka sekarang sudah diserahkan ke MK -ed)

Mereka datang dari berbagai wilayah di Indonesia. Mereka rela dari habis sahur sampai tengah malam bekerja tanpa mengeluh...

Usia mereka amat sangat muda, tapi semangatnya luar biasa.. Saya kesana beberapa malam menetes airmata saya melihatnya.. Sementara kita bersenang-senang i'tikaf bersama keluarga. Mereka tak sempat i'tikaf karena menjaga dan mengamankan capaian kita...

Teman-teman koalisi Merah Putih yang datang juga terharu.. Sekarang ini Prabowo sendiri melihat para mujahid PKS yang mengawal suaranya dan berbuka bersama mereka.. Mari kita bantu mereka dengan doa dalam sujud-sujud kita agar ALLAH memenangkan dakwah ini walau orang-orang fasik itu tidak suka.. Aamiin ya RABB...

[Eko Suherminto]









posted by @Adimin

Ini Pesan Prabowo Sebelum Ajukan Gugatan ke MK



Prabowo Subianto mengungkap berbagai fitnah yang dilancarkan terhadap dia dalam pidato yang ditayangkan dalam akunnya di media sosial Facebook. Menurut calon presiden Pemilu 2014 itu, banyak lawan politik selalu mendiskreditkan dia sebagai orang yang haus kekuasan, nafsu berkuasa, suka menggunakan kekerasan dan kejam.

Dalam video berdurasi 13.52 menit itu, yang diunggah ke Facebook pada Jumat siang (sebelum malamnya Ajukan Gugatan ke MK), Prabowo menyampaikan bahwa dia selalu menguntamakan jalan damai. Sebagai seorang mantan prajurit, sumpahnya adalah membela rakyat tanpa memandang suku dan ras. Sebagai prajurit yang kerap mempertaruhkan nyawanya, bagaimana mungkin dia akan melanggar sumpah.

"Saya minta saudara-saudara merenungkan sikap dan jawaban, saya bertanya, apa kita membela kebenaran atau kita menyerah kepada kecurangan dan kezoliman," kata mantan Danjen Kopassus dan Pangkostrad itu.

Menurut Prabowo, adakalanya dalam hidup ini harus memilih, pilihan yang sulit adalah membela kebenaran atau merestui ketidakbenaran. Apakah akan berdiri tegak untuk membela keutuhan bangsa, kemandirian bangsa dan nilai-nilai yang kita junjung tinggi.

"Atau kita menyerah kepada uang, kita menjual diri kita, kita menjual kepribadian kita, kita menjual harga diri," katanya.

Dalam video itu, Prabowo juga menyoroti perjuangan pemimpin bangsa pada 1945 yang tidak menyerah dan tunduk pada ultimatum asing. Selain itu, Prabowo meminta kepada para sahabat, untuk sabar dan tenang, jangan menjadi marah. Katanya, kita harus semakin arif, bukan kita menerima fitnah itu, tapi memperhitungkan. Tapi jangan membalas kejahatan dengan kejahatan, fitnah dengan fitnah.

Ditambahkan Prabowo, bahwa dia telah memilih berjuang di atas landasan konstitusional. Dia merasa sangat sulit menyerah pada keadaan yang tidak benar dan tidak adil.

Dia menilai keadaan ini muncul karena ada campur tangan asing. Ada negara-negara tertentu yang ingin Indonesia lemah, ingin Indonesia hancur, yang ingin Indonesia miskin.

"Kita telah memiliki bukti yang kuat tentang keterlibatan mereka. Tetapi tetap kita harus tenang, sabar, dan tidak melupakan kekuatan kita sendiri," kata Prabowo. [ren/vivanews]



posted by @Adimin

"Membongkar Kecurangan Pilpres di MK" by @Fahrihamzah



Siapa yang memberi otoritas seorang presiden menyalurkan APBN Ribuan Triliun. ..#SuaraRakyat

Siapa yang memberi kuasa kepada presiden untuk memobilisasi angkatan perang?
#SuaraRakyat

Siapa yg memberi kuasa pada presiden untuk mengangkat dan berhentikan pejabat?
#SuaraRakyat

Adalah 
#SuaraRakyat yang sakral dan seketika membuat orang biasa punya kuasa dan kendalikan negara.

Jadi ini tentang 
#SuaraRakyat yang lahirkan #MandatRakyat dan akhirnya sumber kekuasaan.

Maka, tentang bagaimana 
#SuaraRakyat diambil dan disalurkan menjadi bukan masalah kecil.

Karena kita harus bertanya terus menerus...dimana kan kedaulatan itu dijaga?
#SuaraRakyat

Karena kita harus bertanya...bagaimanakah 
#SuaraRakyat itu diambil. ..dan kemudian menjadi mandat.

Di sinilah cacat KPU....dan banyak penyelenggara pengambilan 
#SuaraRakyat. ..

Inilah yang ingin kami tunjukkan bahwa 
#SuaraRakyat telah dimanipulasi secara massif. ..

Bahwa 
#SuaraRakyat telah dianggap remeh dan mereka menukarnya dengan basa-basi.

Bahwa 
#SuaraRakyat yang telah diambil secara kasar dan curang ...membuatnya tak memiliki nilai.

Bahwa 
#SuaraRakyat yang cidera oleh permainan para petugas adalah peristiwa subversif.

Memang ini seperti aneh...kenapa sekarang? Kenapa mendadak? Kenapa walkout (dari KPU)? 
#SuaraRakyat

Ada banyak jawaban...tapi Yang paling penting adalah karena memang kecurangan nya canggih. 
#SuaraRakyat

Dengan sistem pemilu seperti ini, tidak mudah kita melacak bahwa kecurangan terjadi dengan massif. 
#SuaraRakyat

Dan MK adalah tempat kita membuka semua kejanggalan ini...
#SuaraRakyat

MK harus memberikan ruang bagi mereka yang ingin menunjukkan bahwa
#SuaraRakyat telah dinodai.

Karena 
#SuaraRakyat yang dinodai tak akan menjadi mandat apalagi kedaulatan

Para lawyer yg punya nama...akan bicara hukum...dan konstitusi...membela
#SuaraRakyat


Kami tetap semangat pak...

Ribuan Relawan mengantar Prabowo-Hatta ke MK 'Gugat Pilpres Curang' (25/7/2014)

*sumber: https://twitter.com/Fahrihamzah/


posted by @Adimin

Ratusan Advokat Bela Prabowo-Hatta

Written By Anonymous on 25 July, 2014 | July 25, 2014


Sebanyak 200 orang pengacara atau advokat yang tergabung dalam Tim Pembela Merah Putih (TPMP) menangani perkara pemilihan presiden dan wakil presiden (pilpres) 2014 di Mahkamah Konstitusi (MK).

"Sekitar 200-an orang advokat, dari kantor saya, dari kantornya Pak Alamsyah, dan lain-lain," ujar salah satu advokat dari TPMP, Firman Wijaya dalam konferensi pers di Kantor DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Jakarta, Kamis sore (24/07/2014).

Tim yang membela Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa itu juga telah menyediakan bukti berupa berbagai dokumen dan saksi-saksi."Ada saksi yang akan bicara, dan memberikan testimoni," ucap Firman.

Firman jugaengatakan, pihaknya akan melaporkan dugaan kecurangan ke MK pada Jumat (25/7/2014). Rencananya akan dihadiri oleh Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa."Harapan kami beliau bisa datang, setelah salat Jumat," katanya.[dm/sindonews]


posted by @Adimin

Tim Prabowo-Hatta Temukan Bukti Kecurangan Baru KPU


Tim Prabowo-Hatta menemukan banyak keganjilan dan indikasi kecurangan dalam gelaran pilpres 2014. Tim pasangan capres-cawapres nomor urut 1 itu menemukan bukti indikasi kecurangan baru yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) selaku penyelenggara.

"Di lapangan terjadi kasus baru, TPS yang sudah di kunci suaranya tadi malam ditemukan pembukaan kotak suara yang sudah di segel," ujar anggota tim kuasa hukum Prabowo-Hatta, Didiek Supriyanto dalam konfrensi pers di Kantor DPP PKS, Jakarta (Kamis malam, 24/7).

Kasus tersebut antara lain terjadi di salah satu TPS di Jakarta Utara. Didiek mengatakan sangat menyayangkan karena pihak Prabowo-Hatta tidak diberi tahu kotak suara dibuka. Tak hanya di Jakarta Utara, aksi ini juga ditemukan di Jakarta Pusat.

"Di Jakarta pusat juga terjadi pembukaan kotak suara dengan alasan ada rekomendasi dari Bawaslu. Sudah diputuskan tanggal 22 kemarin tapi kenapa hari ini masih diadakan pembukaan," sambungnya.

Akibatnya, sebut Didiek, pihaknya curiga jika ada upaya untuk menutupi kekurangan dalam penyelenggaraan pemilu oleh pihak penyelenggara.

"Misalnya kalau tidak ada A5 baru ditambahkan, makanya ini kami minta tolong Polri kalau bisa dipasang police line di lokasi," tandasnya.[dm/rmol]


posted by @Adimin

Mencari Keadilan

Written By Anonymous on 24 July, 2014 | July 24, 2014


Mencari Keadilan

Sungguh, kemenangan yang sudah di tangan itu
Belum bisa membuat kalian tidur tenang
Belum bisa membuat kalian  mengembangkan senyuman
Belum bisa membuat kalian mengepalkan tangan
Belum bisa membuat kalian mengeluarkan suara dengan lantang
Lantas berteriak "KAMI MENANG"...!!!

Sungguh, simpanlah dulu mimpi kalian
Simpanlah dulu harapan kalian
Simpanlah dulu keinginan kalian
Simpanlah dulu semua ambisi kalian
Dalam peti kehampaan yang berisi
ribuan dusta dan kecurangan

Ingatlah, pertarungan yang sesungguhnya baru kita mulai, kawan...
Seiring dengan terdengarnya genderang perang
Namun bukan kami yang telah menabuhnya
Kesombongan dan keculasan kalianlah
yang terpaksa membuat kita harus berhadap-hadapan sekarang

Sungguh, kekuasaan bukan semata-mata menjadi tujuan
Bukan pula untuk memenuhi pundi-pundi kami dengan butiran intan
dan permata berlian
Apalagi cuma untuk mencari sesuap makan

Kami maju atas nama suara rakyat
yang sudah diabaikan
Karena hak kami dan mereka
Sudah kalian rampas tanpa perasaan
Di sini...kami hanya menuntut sebuah keadilan yang tercampakkan
Dalam kubangan demokrasi kepahitan
Di sini...semua akan turut menyaksikan
kami, kalian, mereka dan juga Tuhan
Semoga kebenaran akan berpihak pada kebenaran
Jikapun tidak...biarlah menjadi sebuah kepasrahan dalam doa dan harapan
Masih ada pengadilan masa depan
yang di dalamya tak ada lagi sandiwara
yang bisa kita main dan perankan...

Pamulang, 24/7/2014
(di sela-sela waktu dan dekapan i'tikaf kutemukan "ilham")

Oleh: Ria Dahlia
Follow @RiaSanusi on Twitter



posted by @Adimin

Pesan

More on this category »

Popular Post

 
Support : Creating Web | PKS Padang | Mas Temp
Copyright © 2011. PKS KOTA PADANG - All Rights Reserved
Template Created by PKS Padang Published by Mas Temp
Proudly powered by Blogger