Powered by Blogger.
Humas PKS Ikuti Worshop Jurnalistik Pada Rapat Koordinasi
Humas PKS se-Sumatera Barat melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) yang berlangsung pada tanggal 4 - 6 November 2022 di Padang, Senin (5/11) ...
Search This Blog
Latest Post
November 17, 2015
posted by @Adimin
Ketua Fraksi PKS: Perlu Mekanisme Ideal dalam Memperjuangkan Aspirasi Rakyat
Written By Anonymous on 17 November, 2015 | November 17, 2015
JAKARTA (16/11) – Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) DPR RI Jazuli Juwaini menegaskan perlu adanya mekanisme yang ideal untuk mengimplementasikan tugas dalam rangka memperjuangkan aspirasi rakyat. Demikian disampaikan Jazuli sebelum penyelenggaraan acara Focus Group Discussion (FGD) bertema “Optimalisasi Tugas DPR RI sebagai Pejuang Aspirasi Rakyat” yang akan diselenggarakan di Ruang Pleno Fraksi PKS DPR RI, Selasa (17/11).
“Dari konstruksi yuridis formil, tugas DPR adalah menampung dan memperjuangkan aspirasi rakyat karena melekat di dalam jabatannya sebagai wakil rakyat. Namun demikian, sejauh ini belum didapati satu pun mekanisme yang jelas dalam mengatur bagaimana teknis menyerap aspirasi tersebut,” tegas Jazuli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (16/11).
Konstruksi yuridis formil yang dimaksud Jazuli tersebut adalah sebagaimanana diamanatkan oleh Undang-Undang MPR, DPR, dan DPD (UU MD3), yaitu anggota dewan memiliki fungsi perwakilan (representasi) rakyat. Dalam Pasal 72 huruf (g), para wakil rakyat ini memiliki kewajiban untuk menyerap, menampung, dan menindaklanjuti aspirasi rakyat. Selain itu, dalam Pasal 78, tertuliskan bahwa amanat memperjuangkan aspirasi tersebut dibuktikan dengan adanya sumpah pelantikan anggota DPR. Dan pada Pasal 81 huruf (j), tertulis jelas bahwa setiap wakil rakyat wajib untuk menampung dan menindaklanjuti setiap aspirasi dan pengaduan masyarakat.
Atas dasar itulah, melalui FGD ini, sekaligus akan diresmikan Hari Aspirasi Fraksi secara langsung oleh Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al Jufri dan pembicara kunci oleh Presiden PKS Sohibul Iman. Hari Aspirasi Fraksi ini akan berlangsung setiap hari selasa, namun demikian, menurut Jazuli, juga dipersilahkan untuk menyampaikan aspirasi melalui kanal yang tertera di laman situs fraksidpr.pks.id.
Jazuli berharap dengan adanya FGD ini, Fraksi PKS DPR RI dapat mengelola dan memperjuangkan aspirasi rakyat secara lebih optimal dan transparan.
“Oleh karena itu, Fraksi PKS DPR RI memandang perlu untuk mendiskusikan optimalisasi peran dan tugas DPR RI dalam menampung dan memperjuangkan aspirasi rakyat tersebut,” tutup Jazuli.
Acara FGD yang akan berlangsung pada pukul 13.00 hingga 16.00 WIB ini turut dihadiri oleh beberapa narasumber, yaitu Fahri Hamzah (Wakil Ketua DPR RI), Andi Irman Putra Siddin (Pakar Hukum Tata Negara), dan Hanta Yuda (Pengamat Komunikasi Politik).
Keterangan Foto: Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) DPR RI Jazuli Juwaini.
Sumber: Humas Fraksi PKS DPR RIposted by @Adimin
Label:
Berita Fraksi,
SEPUTAR PKS,
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
November 17, 2015
posted by @Adimin
DPR Menyayangkan Lambatnya Penyelamatan Korban KM Wihan Sejahtera
JAKARTA (17/11) — Wakil Ketua Komisi V DPR RI Yudi Widiana menyayangkan lambatnya operasi penyelamatan dan pencarian korban KM Wihan Sejahtera yang tenggelam di perairan Alur Pelayaran Timur Surabaya (APTS) atau tepatnya di depan Terminal Teluk Lamong Surabaya, Senin (16/11) pagi.
“Saya sangat menyayangkan kejadian ini. Jika response timeBasarnas bisa lebih cepat maka banyak nyawa yang bisa diselamatkan," kata Yudi di kompleks parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (17/11).
Jumlah penumpang KM Wihan Sejahtera yang berhasil diselamatkan hingga 5 jam operasi penyelamatan baru 25 orang, sementara sisanya masih dalam pencarian. Diperkirakan masih ada penumpang yang terjebak di dalam kapal naas tersebut.
Dalam kesempatan itu, Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini mengkritik kinerja syahbandar yang tidak mengambil langkah penyelematan begitu mengetahui KM Wihan mengalami masalah sebelum tenggelam.
“Nakhoda sudah mengetahui ada masalah dengan kapalnya, tapi tidak mau berlabuh meski sudah disarankan. Seharusnya syahbandar bertindak tegas, apalagi sudah mengetahui adanya masalah,” kata Yudi.
Sesuai dengan pasal 138 ayat (2) UU No.17 tahun 2008 tentang Pelayaran, sebelum kapal berlayar, nakhoda wajib memastikan bahwa kapalnya telah memenuhi persyaratan kelaiklautan dan melaporkan hal tersebut kepada syahbandar. Nakhoda berhak menolak untuk melayarkan kapalnya apabila mengetahui kapal tersebut tidak memenuhi persyaratan sebagaimana dimaksud pada ayat (2).
Keterangan Foto: Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Yudi Widiana.
Sumber: Humas Fraksi PKS DPR RIposted by @Adimin
Label:
Berita Fraksi,
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
November 17, 2015
posted by @Adimin
[Foto] Debat Pertama Calon Gubernur Sumbar
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera
Barat menggelar Debat publik pertama calon Gubernur Sumatera Barat. Debat dilaksanakan
di Hotel Bumi Minang, Padang, senin (16/11). Debat yang di mulai pukul 16.00
wib dan berakhir pukul 18.00 wib itu berlangsung hangat.
Tema debat yang diangkat adalah tentang sosial, budaya, pendidikan, dan agama. Debat ditujukan untuk meningkatkan partisipasi pemilih. Ketua KPU Sumbar, Amnasmen mengatakan, debat publik digelar sebagai salah satu tahapan pilkada untuk mensosialisasikan visi dan misi kedua pasangan calon gubernur kepada masyarakat. (Al Amin/Relawan PKS Foto)
Tema debat yang diangkat adalah tentang sosial, budaya, pendidikan, dan agama. Debat ditujukan untuk meningkatkan partisipasi pemilih. Ketua KPU Sumbar, Amnasmen mengatakan, debat publik digelar sebagai salah satu tahapan pilkada untuk mensosialisasikan visi dan misi kedua pasangan calon gubernur kepada masyarakat. (Al Amin/Relawan PKS Foto)
| Irwan Prayitno memaparkan Visi dan Misi nya |
| Suasana Debat Publik |
| Irwan Prayitno memaparkan Visi dan Misi nya |
| Pendukung IP - NA berfoto bersama usai debat publik |
| Pendukung IP - NA selfie bareng usai acara debat publik |
| Ketum dan Sekum DPW PKS Sumbar memberi dukungan penuh untuk pasangan IP - NA |
posted by @Adimin
Label:
BERITA FOTO,
SEPUTAR PKS,
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
November 17, 2015
posted by @Adimin
Aboe Bakar: Kerja PKS Adalah Membangun Peradaban
BANJARMASIN (14/11) – Untuk menindaklanjuti hasil Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) ke-4 PKS, Wilda Kalimantan menyelenggarakan Rakorwilda di Banjarmasin (14/11). Habib Aboe Bakar selaku Ketua Wilda menjelaskan bahwa Rakorwilda adalah untuk mempercepat implementasi progam PKS.
"Melalui Rakorwilda kita akan mencari format untuk menterjemahkan 9 amanat munas dan turunannya dalam program-program strategis di tingkat wilayah. Oleh karenanya, Wilda Kalimantan sengaja mengundang seluruh anggota DPTW dalam acara ini agar kita memiliki cara pandang yang sama untuk mengimplementasikan program partai," papar Anggota Komisi III tersebut.
Lebih lanjut Habib Aboe Bakar mendeskripsikan karakter program yang akan dilaksanakan. "Ikhwah sekalian, kerja dakwah kita adalah kerja membangun peradaban. Kerja kita adalah membentuk karakter manusia. Oleh karenanya kerja kita ini bukan sekedar duplikasi atau mencetak kader seperti proses produksi. Ada unsur cinta dalam pembentukan karakter kader kita, ada unsur kebersamaan dalam membangun jamaah ini, ada unsur saling mengingatkan dalam bangunan ukhuwah kita," terang Anggota Pansus Pelindo II tersebut.
Habib Aboe Bakar meminta agar setiap program yang disusun disesuaikan dengan kondisi masyarakat. "Oleh karenanya, mari kita musyawarahkan agar setiap program yang kita kerjakan bisa membumi di Kalimantan. Agar setiap program yang kita rencanakan sesuai dengan kondisi masyarakat setempat," pungkasnya. [pks.id]
Keterangan Foto: Ketua Wilda Kalimantan, Habib Aboe Bakar saat pembukaan Rakorwilda Kalimantan di Banjarmasin (14/11).
posted by @Adimin
Label:
SEPUTAR PKS,
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
November 17, 2015
posted by @Adimin
Tiga Pilar Utama Kekuatan PKS
BANJARMASIN (14/11) – Ada tiga pilar utama kekuatan yang menjadi modal dasar pergerakan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) hal itu disampaikan Habib Salim Segaf Al Jufri, Ketua Majelis Syuro DPP PKS dalam Temu Tokoh di Banjarmasin, Kalimantan Selatan (14/11).
"Yang pertama adalah internal power, atau kekuatan dari internal kita sendiri. Ini merupakan mind set, atau cara pandang dari kader. Bila dari dalam diri kita yakin akan menang, in syaa Allah kita menang," ujar mantan Dubes Indonesia untuk Arab Saudi tersebut.
Kekuatan kedua adalah technical power, lanjut Habib Salim. "Ini merupakan manajemen dakwah kita, kemampuan mengatur strategi dalam perekrutan, kampanye hingga pengelolaan partai. Di sini kita beradu tekhnik, semakin cerdas ide kita, semakin kuat dalam beradu strategi," papar mantan Mensos tersebut.
"Yang ketiga adalah hiden power, kekuatan tersembunyi. Almaunah minallah, yaitu pertolongan dari Allah. Untuk mendapatkan pertolongan Allah ini kita harus dekat dengan-Nya. Karenanya, kader PKS harus rajin shalat malam, witir tiap hari, dan jangan bolong shalat dhuhanya," pungkas Habib Salim. [pks.id]
Label:
SEPUTAR PKS,
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
November 17, 2015
Sumber: http://www.tribunnews.com
posted by @Adimin
Politisi PKS Duga Ada Grand Design di Balik Aksi Teror di Paris
JAKARTA (15/11) – Aksi penembakan dan pemboman terhadap warga sipil yang terjadi di Paris, Prancis, Jumat (13/11/201) malam merupakan tindakan terorisme.
Wakil Ketua FPKS MPR Ahmad Zainuddin mengutuk tindakan tersebut sebagai penistaan terhadap kemanusiaan.
"Tindakan teror, menakuti hingga membunuh manusia dengan alasan apapun tidak bisa dibenarkan. Kita semua mengutuk tindakan biadab terorisme di Paris," ujar Zainuddin dalam Keterangan tertulis, Ahad (15/11/2015).
Zainuddin mengutip pemberitaan sejumlah media, aksi teror di Paris diduga kuat dilakukan kelompok ISIS terkait Suriah. Menurut dia, karena Prancis termasuk dalam sekutu Amerika Serikat, harus mengevaluasi sikap dan pandangannya dalam menghadapi terorisme. Karena ISIS sendiri, lanjut dia, merupakan bentukan Barat.
"Dalam dokumen AS, Menlu Hillary Clinton pernah menyatakan jika ISIS bentukan mereka. Sekarang ISIS diduga di balik teror Paris. Jadi ini hanya permainan saja," jelas Anggota Komisi I DPR bidang pertahanan dan luar negeri ini.
Lebih lanjut Zainuddin juga menduga, ada grand design di balik peristiwa terorisme di Paris. Rusia masuk ke Suriah dengan dalih memerangi ISIS. Ini mengancam dominasi AS di konflik Timur Tengah. Karenanya AS ingin menarik Eropa untuk terlibat dalam konflik Timur Tengah.
"AS sangat ingin memerangi ISIS dan menjatuhkan rezim Assad sebagai satu paket. Sementara Rusia memerangi ISIS tapi mendukung rezim Assad. Eropa mengambil sikap tengah. Konteks Eropa, memerangi ISIS sekadar untuk mencegah arus imigran lebih besar lagi. Nah, di sini seperti ada upaya menarik keterlibatan Eropa lebih jauh dalam konflik Timur Tengah. Yang tahapan selanjutnya, dalam program global war on terror jilid dua AS. Saya kira teror di Prancis kuat dalam skenario ini," jelas Zainuddin.
Untuk itu, menurut Zainuddin, pemerintah Indonesia dapat bersikap lebih hati-hati dan bijaksana dalam merespons perkembangan dinamika global ini. Perlindungan terhadap warga negara dan kedaulatan NKRI menjadi prioritas dengan tetap menunjukkan Indonesia sebagai negara demokrasi muslim terbesar dunia.
"Indonesia jangan terseret. Tapi harus menunjukkan peran dan kontribusi sebagai negara demokrasi muslim terbesar bahwa kita punya sikap dan cara berbeda dengan yang dilakukan Barat terhadap terorisme," pungkasnya.
posted by @Adimin
Label:
SEPUTAR PKS,
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
November 16, 2015
posted by @Adimin
Teror di Paris Menyerang Ruang Publik
Written By Anonymous on 16 November, 2015 | November 16, 2015
JAKARTA (15/11) – Wakil Ketua Badan Kerjasama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Rofi Munawar mengutuk keras insiden peledakan bom dan aksi penembakan yang terjadi di sejumlah tempat publik di Paris, Perancis, pada Jumat (13/11). Jika selama ini aksi terorisme lebih banyak menyasar objek vital dan strategis sebuah negara, namun yang terjadi di Paris malah berada di ruang publik, tempat di mana banyak orang terlibat.
“Kami mengutuk keras peristiwa tersebut dan senantiasa berharap agar pemerintah serta rakyat Perancis bisa melewati masa-masa sulit ini dengan sikap dan respons terbaik. Untuk kesekian kali, betapa aksi kekerasan telah terjadi di ruang publik dalam skala massif dan tersistematis yang mengakibatkan banyak korban jiwa,” jelas Rofi di Jakarta, Ahad (15/11).
Rofi pun meminta Pemerintah Indonesia menginventarisasi potensi jatuhnya korban jiwa dari pihak WNI, mengingat kejadian ini telah menewaskan banyak orang. “Oleh karena itu, Pemerintah Indonesia harus secara aktif dan responsif membangun komunikasi dengan pemerintah Perancis, agar dapat dilakukan penanganan serta evakuasi segera,” tambah politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dari daerah pemilihan Jawa Timur VII ini.
Rofi pun menegaskan adanya insiden Paris ini memberikan pesan untuk secara serius menentang segala bentuk kekerasan yang telah mencederai nilai-nilai kemanusiaan. Di antaranya, mendorong dialog dan membangun komunikasi yang baik antar negara sebagai salah satu formula usaha preventif mencegah terorisme terjadi kembali. Komunikasi antar Negara dalam menanggulangi terorisme tidak bisa lagi hanya mengandalkan satu jalur (single track) negara antar negara (G to G) namun juga jalur non militer atau formal (multi track).
“Peristiwa ini tidak bisa disimpulkan secara sederhana, karena sesungguhnya proses identifikasi motif kekerasan serta pelaku memerlukan penelusuran yang serius dari berbagai pihak. Jika pun saat ini apa yang tampak secara sekilas dan banyak diperbincangkan publik menunjukan simbol dan identitas tertentu, tentu saja tidak dapat serta merta menjadi sebuah alasan bahwa itu sudah pasti dilakukan berdasarkan nilai-nilai keyakinan itu,” jelas Rofi.
Rofi berharap Pemerintah Perancis segera melakukan kanalisasi isu dan mencegah dampak konflik yang lebih besar, mengingat respons yang salah serta berlebihan akan sangat kontraproduktif untuk menciptakan perdamaian yang diharapkan.
Sebagaimana diketahui, dua tragedi kekerasan mengguncang ibu kota Prancis, Paris. Serangan ledakan bom dan aksi penembakan terjadi pada Jumat malam, 13 November 2015, waktu setempat. Dilaporkan, hal itu telah menewaskan ratusan orang. Adapun tempat kejadian terjadi di Stadium State de France, Gedung Konser Bataclan, Rue Bichat, Av. de la Republique, Bd. Voltaire, Rue Charonne, dan Bld Beaumarchais. Di salah satu tempat keramaian ini tengah berlangsung konser grup musik rock asal California, Amerika Serikat, The Eagle's of Death Metal.
Keterangan Foto: Wakil Ketua Badan Kerjasama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Rofi Munawar.
Sumber: Humas Fraksi PKS DPR RI
posted by @Adimin
Label:
Berita Fraksi,
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
November 15, 2015
posted by @Adimin
Kader PKS, Lakukan 3 Hal Ini untuk Menangkan Pilkada!
Written By Anonymous on 15 November, 2015 | November 15, 2015
BANJARMASIN (14/11) -- Lebih dari 200 daerah akan menggelar pilkada serentak pada 9 Desember 2015 mendatang. Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al Jufri memberi kiat jitu kepada kadernya untuk memenangkan Pilkada serentak.
"Ada tiga hal yang harus dilakukan sebagai syarat kemenangan," ujar Salim dalam silaturahmi dengan kader PKS Kalimantan Selatan di Hotel G-Sign, Jl Ahmad Yani, Banjarmasin, Sabtu (14/11/2015).
Pertama, Salim mengatakan, kader PKS harus memenangkan Allah SWT sebelum menuju kemenangan duniawi. Memenangkan Allah adalah dengan mengutamakan penghambaan kepada-Nya dari segala sesuatu.
Salim mengutip firman Allah Swt, "Barang siapa memenangkan Allah, maka Allah akan menolong dirinya".
"Memenangkan Allah itu kita sebagai muslim memenangkan Allah dalam ibadah, memenangkan Allah dengan menegakan shalat, memenangkan Allah dengan berakhlak, dalam rumah tangga, dalam tadhiyah atau pengorbanan. Memenangkan Allah dalam seluruh aspek kehidupan," jelas Salim.
Kedua, lanjut salah satu pendiri PKS (PK sebelumnya) ini, kader harus memiliki sifat optimisme yang berakar pada keimanan. Sebab menurutnya, Rasulullah saw sangat menyukai mukmin yang senantiasa optimis.
Menurut Salim, kader harus memiliki strategi pemenangan yang terus berkembang. Jangan seperti kaca mata kuda. Beri banyak pilihan bagi pemilih untuk memilih PKS.
"Setelah optimisme dan usaha strategi ini, selanjutnya Maunah Robbaniyah. Minta pertolongan kepada Allah. Karena tidak ada kemenangan tanpa tahajud, tanpa dhuha atau pun tanpa ibadah lainnya," imbuh mantan dubes RI untuk Arab Saudi ini.
Ketiga, Salim menjelaskan, menghidupkan sekretariat bersama untuk pemenangan.
"Tinggal tiga minggu. Mulai besok atau lusa, sudah harus berjalan pertemuan harian di sekber tersebut. Jangan lagi lewat handphone. Peta pemenangan sudah harus terlihat," cetus Salim.
Diketahui, PKS mengusung kadernya yang juga anggota DPRD Provinsi Kalsel, Ibnu Sina, sebagai calon walikota Banjarmasin dalam pilkada 9 Desember mendatang. Ibnu Sina berpasangan Hermansyah yang juga anggota DPRD Kalsel dari Fraksi PDIP. Pasangan nomor urut tiga ini didukung Hanura, PAN dan Gerindra. [pks.id]
"Ada tiga hal yang harus dilakukan sebagai syarat kemenangan," ujar Salim dalam silaturahmi dengan kader PKS Kalimantan Selatan di Hotel G-Sign, Jl Ahmad Yani, Banjarmasin, Sabtu (14/11/2015).
Pertama, Salim mengatakan, kader PKS harus memenangkan Allah SWT sebelum menuju kemenangan duniawi. Memenangkan Allah adalah dengan mengutamakan penghambaan kepada-Nya dari segala sesuatu.
Salim mengutip firman Allah Swt, "Barang siapa memenangkan Allah, maka Allah akan menolong dirinya".
"Memenangkan Allah itu kita sebagai muslim memenangkan Allah dalam ibadah, memenangkan Allah dengan menegakan shalat, memenangkan Allah dengan berakhlak, dalam rumah tangga, dalam tadhiyah atau pengorbanan. Memenangkan Allah dalam seluruh aspek kehidupan," jelas Salim.
Kedua, lanjut salah satu pendiri PKS (PK sebelumnya) ini, kader harus memiliki sifat optimisme yang berakar pada keimanan. Sebab menurutnya, Rasulullah saw sangat menyukai mukmin yang senantiasa optimis.
Menurut Salim, kader harus memiliki strategi pemenangan yang terus berkembang. Jangan seperti kaca mata kuda. Beri banyak pilihan bagi pemilih untuk memilih PKS.
"Setelah optimisme dan usaha strategi ini, selanjutnya Maunah Robbaniyah. Minta pertolongan kepada Allah. Karena tidak ada kemenangan tanpa tahajud, tanpa dhuha atau pun tanpa ibadah lainnya," imbuh mantan dubes RI untuk Arab Saudi ini.
Ketiga, Salim menjelaskan, menghidupkan sekretariat bersama untuk pemenangan.
"Tinggal tiga minggu. Mulai besok atau lusa, sudah harus berjalan pertemuan harian di sekber tersebut. Jangan lagi lewat handphone. Peta pemenangan sudah harus terlihat," cetus Salim.
Diketahui, PKS mengusung kadernya yang juga anggota DPRD Provinsi Kalsel, Ibnu Sina, sebagai calon walikota Banjarmasin dalam pilkada 9 Desember mendatang. Ibnu Sina berpasangan Hermansyah yang juga anggota DPRD Kalsel dari Fraksi PDIP. Pasangan nomor urut tiga ini didukung Hanura, PAN dan Gerindra. [pks.id]
posted by @Adimin
Label:
SEPUTAR PKS,
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
November 15, 2015
posted by @Adimin
Salim Segaf: PKS Didirikan untuk Berkhidmat, Silakan Beri Kritik
BANJARMASIN (14/11) - Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al Jufri menegaskan identitas PKS sebagai partai dakwah kepada tokoh-tokoh muslim Banjarmasin. Salim juga mengajak mereka ikut berkontrobusi bagi kebaikan PKS.
"PKS sampai 2020 akan membangun rumah-rumah aspirasi sampai ke daerah-daerah. Majelis-majelis taklim, pesantren, dan masyarakat lainnya. Silakan beri kritikan untuk PKS ke situ. Partai ini didirikan untuk berkhidmat," ujar Salim saat berdialog dengan sekitar 150 tokoh masyarakat Banjarmasin di Hotel G-Sign, Jl Ahmad Yani, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Sabtu (14/11/2015).
Tokoh-tokoh yang hadir dari majelis taklim, lembaga pendidikan Islam, pondok pesantren, organisasi Islam, dan pengurus masjid. Dalam dialog itu, beberapa tokoh menyampaikan kritikan untuk PKS agar konsisten sebagai partai dakwah yang memperjuangkan Islam, serta memberi harapan agar PKS benar-benar menjadi rahmat bagi semua golongan.
Salim mengatakan, sejak awal PKS (PK sebelumnya) didirikan dengan asas Islam sebagai partai dakwah. Politik hanya sebagai sarana berkhidmat untuk masyarakat.
Oleh karena itu, lanjut menteri sosial era pemerintahan SBY ini, setiap kader PKS di manapun posisinya harus memahami betul visi partai dakwah dan ikhlas melayani masyarakat.
"Kalau ada kader yang tidak siap berkhidmat untuk rakyat, pecat saja sudah. Kalau ada laporan-laporan dan sudah diingatkan, tidak dapat menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya, kalau dia misalnya anggota dewan, kita PAW (Pergantian Antar Waktu)," jelas doktor lulusan Madinah, Arab Saudi ini.
Dalam kesempatan tersebut, Salim juga mengajak para tokoh Banjarmasin untuk memberi dukungan kepada kader PKS, Ibnu Sina, menjadi Walikota Banjarmasin pada Pilkada serentak 9 Desember mendatang.
"Mari sama-sama kita doakan dan kita dukung untuk kemenangan kader PKS dalam pilkada nanti. Semoga dapat mengemban amanah sebaik-baiknya. Insya Allah," seru Salim.
Diketahui, PKS mengusung kadernya yang juga anggota DPRD Provinsi Kalsel sebagai calon walikota Banjarmasin dalam pilkada 9 Desember mendatang. Ibnu Sina berpasangan dengan Hermansyah yang juga anggota DPRD Kalsel dari Fraksi PDIP. Pasangan nomor urut tiga ini didukung Hanura, PAN, dan Gerindra. [pks.id]
Keterangan Foto: Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al Jufri memberikan sambutan pembukaan Rapat Koordinasi Wilayah Dakwah (Rakorwilda) Kalimantan di Hotel G-Sign, Jl Ahmad Yani, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Sabtu (14/11/2015).
posted by @Adimin
Label:
SEPUTAR PKS,
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
November 15, 2015
posted by @Adimin
Salim Segaf: Rekrut Kader Baru Bukan Hanya untuk Partai, Tapi Bangsa
BANJARMASIN (14/11) - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menargetkan rekrutmen 2 juta kader baru hingga 2020. Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al Jufri menegaskan tujuan rekrutmen kader tidak hanya untuk PKS, tapi untuk kepentingan bangsa.
"PKS hadir untuk memberi kontribusi kepada bangsa, agar bangsa ini diperhitungkan. Karena itu PKS terdepan dalam pelayanan. PKS menyiapkan banyak kader bukan sekadar untuk partai saja, tapi untuk bangsa ini. Untuk melayani bangsa dan umat ini," ujar Salim dalam sambutan pembukaan Rapat Koordinasi Wilayah Dakwah (Rakorwilda) Kalimantan di Hotel G-Sign, Jl Ahmad Yani, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Sabtu (14/11/2015).
Salim mengatakan, setiap kader PKS harus memiliki jiwa melayani umat. Jika semangat dan visi pelayanan ini tertanam kuat dan dijalankan dengan baik oleh setiap kader, menurut Salim, maka yakinlah PKS akan menang.
Mantan dubes RI untuk Arab Saudi ini juga mengatakan, setelah melakukan upaya pelayanan dan pemenangan, kader PKS tidak melupakan kekuatan tersembunyi (hidden power).
"Apa itu, yaitu maunah robbaniyah. Pertolongan dari Allah. Yang tidak kelihatan tapi itu yang paling kita tunggu-tunggu. Kalau Allah sudah bersama kita, jangan pusing kita mau apa," jelas Salim. [pks.id]
Keterangan Foto: Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al Jufri memberikan sambutan pembukaan Rapat Koordinasi Wilayah Dakwah (Rakorwilda) Kalimantan di Hotel G-Sign, Jl Ahmad Yani, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Sabtu (14/11/2015).
posted by @Adimin
Label:
SEPUTAR PKS,
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
November 14, 2015
posted by @Adimin
PKS Tinjau Langsung Kondisi Sekolah di Pedesaan Kalimantan
Written By Anonymous on 14 November, 2015 | November 14, 2015
KATINGAN (14/11) - Ketua DPW PKS Kalimantan Tengah (Kalteng) Heru Hidayat menyambangi sekolah satu atap di Kecamatan Kamipang, Kabupaten Katingan, Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Jumat (13/11/2015).
Heru berbaur dengan puluhan anak-anak pedesaan tersebut lantas berbagi motivasi. Heru memberikan motivasi belajar agar semangat anak-anak sekolah yang berada jauh dari perkotaan terus tumbuh dan terpelihara.
Menurut Heru, kegiatan memberi motivasi anak-anak sekolah pelosok adalah program yang dilakukan oleh DPW PKS Kalteng untuk bisa melihat lebih dekat kondisi pendidikan dan semangat anak-anak sekolah.
"Memotivasi anak-anak pedesaan harus dilakukan mengingat keterbatasan dan kondisi lingkungan," papar Heru.
Dalam kesempatan tersebut Heru bercerita bagaimana banyaknya anak-anak desa yang telah berhasil meniti karir maupun tugas. Banyak kendala dan keterbatasan dalam pendidikan di pelosok, baik itu prasarana, kondisi ekonomi keluarga, jarak yang jauh dari perkotaan dan akses informasi mengenai pendidikan.
Untuk bisa sampai ke sekolah satu atap tersebut dari Kota Palangka Raya saja, tim harus menempuh perjalanan sekitar dua jam sampai di Kereng Pangi. Setelah itu harus menyusuri jalan tanah yang masih rusak dan harus ditempuh dalam jangka waktu satu jam melewati kawasan yang pernah terbakar.
Selain memberi motivasi bersama anak-anak, pada kesempatan yang sama, Heru memberikan apresiasi kepada para guru yang telah mengajar dan bertugas di daerah tersebut selama lima tahun lebih.
Pihak desa yang hadir dalam kesempatan itu turut menyampaikan harapannya agar kondisi jalan menuju ke lokasi desa yang telah mengalami kerusakan untuk segera diperbaiki.
Heru melihat banyak potensi desa yang bisa di kembangkan yang berada di pelosok tersebut. "Kawasan Danau Bulat bisa dikelola dan digencarkan promosi wisata agar ekonomi masyarakat tumbuh," ujar Heru.
Salah seorang guru di desa tersebut, Saprudin mengutarakan harapannya kepada Heru agar ada sinergi antara pemerintah dengan semua pihak termasuk PKS membangun kawasan ekowisata.
Keterangan Foto: Ketua DPW PKS Kalimantan Tengah, Heru Hidayat (kanan, tengah) berbaur dan memberikan motivasi kepada puluhan anak-anak pedesaan saat menyambangi sekolah satu atap di Kecamatan Kamipang, Kabupaten Katingan, Kalteng, Jumat (13/11/2015). Foto - Ruli Renata/RPF
posted by @Adimin
Label:
SEPUTAR PKS,
TOKOH,
TOPIK PILIHAN









