Powered by Blogger.
Humas PKS Ikuti Worshop Jurnalistik Pada Rapat Koordinasi
Humas PKS se-Sumatera Barat melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) yang berlangsung pada tanggal 4 - 6 November 2022 di Padang, Senin (5/11) ...
Search This Blog
Latest Post
December 20, 2015
posted by @Adimin
PKS Desak Amandemen UU Penempatan dan Perlindungan TKI
Written By Anonymous on 20 December, 2015 | December 20, 2015
JAKARTA (20/12) – Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2004 tentang Tentang Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia di Luar Negeri dinilai tidak mampu menjawab berbagai macam permasalahan pekerja migran Indonesia.
Presiden PKS Mohamad Sohibul menekankan amandemen UU 39 Tahun 2004 perlu segera dilakukan dan meningkatkan aspek perlindungan pekerja di luar negeri.
“Saat ini sebagian besar substansi UU 39 Tahun 2004 mengatur tentang penempatan. Supaya aspek-aspek perlindungan pekerja migran lebih dominan, perlu ada atase sosial di luar negeri,” kata Sohibul Iman dalam acara Peringatan Hari Buruh Migran Internasional di Kantor DPP PKS, MD Building Jakarta, Ahad (20/12/2015).
Pria yang akrab disapa Kang Iman ini meyakini pada dasarnya seorang warga negara Indonesia ingin bekerja di negerinya sendiri. Ia menyebut keputusan bekerja di luar negeri bukan keterpaksaan, tetapi karena ada pilihan.
“Kalau terpaksa, pekerjaan seadanya diterima. Tetapi kalau pilihan, berarti ada kesempatan lebih baik yang bisa diambil. Namun sayang, kesempatan itu biasanya pekerjaan di sektor-sektor yang kurang skill, seperti menjadi asisten rumah tangga,” ujar Kang Iman.
Kang Iman menegaskan PKS siap melakukan pendampingan bagi para pekerja migran di luar negeri melalui Pusat Informasi dan Pelayanan (PIP). PIP PKS, lanjut Kang Iman, tersebar di berbagai negara, termasuk negara dengan jumlah pekerja migran Indonesia yang cukup besar.
“PIP PKS siap melakukan pendampingan TKI yang purna. Masalah tiap negara beragam, perlu pendampingan pemerintah, kedutaan termasuk PKS untuk memberikan pemahaman,” jelasnya.
Mengenai hukuman mati di Arab Saudi, Kang Iman menilai nasib pekerja migran merupakan tanggung jawab pemerintah. Tidak hanya menghormati hukum di negara yang bersangkutan, tetapi pemerintah juga wajib mempertanggungjawabkan nasib pekerja migran Indonesia disana.
“Asal kita tidak terlambat, dasarnya kasus-kasus hukuman mati itu kita bisa bebas. Tetapi kalau pembelaan terlalu dekat dengan waktu eksekusi, maka wakil pemerintah di negara yang bersangkutan pun sulit melakukan lobi.Quick a lot, perlu kesiapan jauh-jauh hari,” papar Kang Iman.
Bidang Pekerja, Petani, dan Nelayan (BPPN) DPP PKS menggelar peringatan Hari Pekerja Migran Internasional bersama kelompok purna pekerja migran yang berasal dari Cirebon, Indramayu, Karawang, Sukabumi, dan Purwakarta.
Bersama pimpinan DPP PKS, mereka melakukan video conference dengan para pekerja migran Indonesia di lima negara, antara lain Hongkong, Korea, Malaysia, Taiwan, dan Arab Saudi. [pks.id]
Keterangan Foto: Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman memberikan paparan dalam Peringatan Hari Buruh Migran Internasional di Kantor DPP PKS, MD Building Jakarta, Ahad (20/12/2015).
posted by @Adimin
Label:
SEPUTAR PKS,
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
December 20, 2015
posted by @Adimin
Sohibul Iman: PKS Siap Perjuangkan Pekerja Migran
JAKARTA (20/12) -- Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mohamad Sohibul Iman menegaskan pihaknya siap berkhidmat untuk para pekerja migran. Ia mengungkapkan tiga masalah utama yang dihadapi pekerja migran Indonesia di luar negeri.
“49 persen masalah pekerja migran di luar negeri karena gaji, 16 persen masalah penempatan, dan 11 persen karena sakit. PR kita bagaimana menyelesaikan persoalan-persoalan itu,” kata Sohibul Iman saat memberikan arahan dalam acara Peringatan Hari Buruh Migran Internasional di Kantor DPP PKS, MD Building Jakarta, Ahad (20/12/2015).
Sohibul Iman menjelaskan makna berkhidmat pada tagline PKS mengandung tiga level. Pertama, terkait pelayanan (charity) kepada para pekerja migran agar masalah bisa diselesaikan dengan sebaik-baiknya.
“Kedua adalah pemberdayaan, dengan memberdayakan purna pekerja migran agar tidak muncul masalah baru sekembalinya dari luar negeri. Ketiga adalah advokasi atau pembelaan. Ini masuk ranah hukum dan kebijakan,” jelasnya.
Terkait advokasi, Sohibul Iman berharap kader-kader PKS di dalam struktur, legislatif, dan eksekutif betul-betul memperjuangkan para pekerja migran. Supaya pelayanan dan pemberdayaan yang dilakukan PKS dapat memiliki payung kebijakan.
Bidang Pekerja, Petani, dan Nelayan (BPPN) DPP PKS menggelar peringatan Hari Pekerja Migran Internasional bersama kelompok purna pekerja migran yang berasal dari Cirebon, Indramayu, Karawang, Sukabumi, dan Purwakarta.
Bersama pimpinan DPP PKS, mereka melakukan video conference dengan para pekerja migran Indonesia di lima negara, antara lain Hongkong, Korea, Malaysia, Taiwan, dan Arab Saudi.
Selain Sohibul Iman, hadir pada kesempatan itu, Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid, Ketua Bidang Pekerja, Petani, dan Nelayan (BPPN) DPP PKS Ledia Hanifa Amaliah, serta Ketua Badan Pembinaan dan Pengembangan Luar Negeri DPP PKS Taufik Ramlan Wijaya.
Hadir pula purna pekerja migran yang sukses setelah kembali dari luar negeri. Diantaranya, Ribut yang menjadi anggota legislatif dari Dapil Ponorogo, Jawa Timur serta Ali yang sukses menjadi pengusaha oleh-oleh di rest area KM 97 Tol Cipularang, Jawa Barat. [pks.id]
Keterangan Foto: Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman memberikan paparan dalam Peringatan Hari Buruh Migran Internasional di Kantor DPP PKS, MD Building Jakarta, Ahad (20/12/2015).
posted by @Adimin
Label:
SEPUTAR PKS,
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
December 20, 2015
posted by @Adimin
80 Persen Masalah Buruh Migran Ada di Dalam Negeri
JAKARTA (20/12) - Ketua Bidang Pekerja, Petani, dan Nelayan (BPPN) Dewan Pengurus Pusat Partai Keadilan Sejahtera (DPP PKS), Ledia Hanifa Amaliah menyebut 80 persen masalah buruh migran Indonesia ada di dalam negeri.
Ledia menyampaikan banyak keruwetan sudah terjadi jelang keberangkatan para buruh migran termasuk saat kepulangan. Ia mencontohkan tak sedikit buruh migran menghabiskan tabungan selama bekerja di luar negeri dengan cara yang tidak tepat.
"Di Indonesia ini masalah buruh migran mulai gaduh ketika pekerja kita di luar negeri akan dihukum mati. Contoh lainnya, masalah perubahan isi kontrak kerja beberapa jam sebelum keberangkatan. Fenomena ini menunjukkan keruwetan undang-undang di Indonesia mengatur buruh migran," kata Ledia dalam acara Peringatan Hari Buruh Migran Internasional di Kantor DPP PKS, MD Building Jakarta, Ahad (20/12/2015).
Ledia menegaskan PKS telah melakukan berbagai aksi membantu para pekerja di luar negeri. PKS, lanjutnya, bergerak melalui Pusat Informasi dan Pelayanan (PIP) di luar negeri untuk melakukan pembinaan dan pendampingan.
"Alhamdulillah, banyak purna TKI kita yang sukses setelah kembali dari luar negeri. Ada yang berhasil mengembangkan usaha pertanian juga perikanan. Ini menunjukkan adanya potensi yang memang pendampingannya tidak mudah. Semoga dengan acara yang PKS gelar ini bisa memberikan semangat bagi para pekerja dan keluarganya," ujar Ledia.
Bidang Pekerja, Petani, dan Nelayan (BPPN) DPP PKS menggelar peringatan Hari Pekerja Migran Internasional bersama kelompok purna pekerja migran yang berasal dari Cirebon, Indramayu, Karawang, Sukabumi, dan Purwakarta. Pimpinan DPP PKS menyempatkan menyapa para pekerja migran Indonesia di lima negara, antara lain Hongkong, Korea, Malaysia, Taiwan, dan Arab Saudi melalui video conference.
Selain Ledia, hadir pada kesempatan itu, Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid, Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman, dan Ketua Badan Pembinaan dan Pengembagan Luar Negeri DPP PKS Taufik Ramlan Wijaya.
Hadir pula purna pekerja migran yang sukses setelah kembali dari luar negeri. Diantaranya, Ribut yang menjadi anggota legislatif dari Dapil Ponorogo, Jawa Timur serta Ali yang sukses menjadi pengusaha oleh-oleh di rest area KM 97 Tol Cipularang, Jawa Barat. [pks.id]
Keterangan Foto: Ketua Bidang Pekerja, Petani, dan Nelayan (BPPN) Dewan Pengurus Pusat Partai Keadilan Sejahtera (DPP PKS), Ledia Hanifa Amaliah memberikan paparan soal nasib buruh migran dalam Peringatan Hari Buruh Migran Internasional di Kantor DPP PKS, MD Building Jakarta, Ahad (20/12/2015).
posted by @Adimin
Label:
SEPUTAR PKS,
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
December 20, 2015
Tanggapi Keluhan Warga yang Sering Kebanjiran, Mahyeldi Langsung Cek Gorong-gorong di Lubeg
PADANG - Walikota Padang H. Mahyeldi Dt Marajo terus merespon setiap keluhan warganya. Kali ini, orang nomor satu di Kota Padang itu turun ke Kecamatan Lubuak Bagaluang (Lubeg).
Kamis (17/12), Walikota Padang melakukan inspeksi medadak ke daerah tersebut. Mahyeldi mencek langsung tali bandar serta kondisi gorong-gorong di Penggambiran dan Batuang Taba.
Ini dilakukan Walikota setelah mendapat laporan atas keluhan warga yang selalu terendam banjir bila hujan tiba. Ditambah lagi kondisi jalan Bypass yang semakin tinggi dari pemukiman penduduk karena tengah dilakukannya pengerjaan dua jalur.
Bersama Camat Lubuak Bagaluang Ances Kurniawan, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Fatriarman, Kepala Bagian Humas dan Protokol Mursalim, termasuk lurah di kedua tempat, Walikota berjalan kaki keluar masuk gang sempit. Walikota menelusuri setiap tali bandar yang berada di pemukiman warga Penggambiran dan Batuang Taba.
"Satinggi apo aia kalau banjir? (setinggi apa air kalau banjir?)," tanya Walikota kepada seorang warga.
"Kalau di siko katiko banjir masuak ka rumah. Aia satinggi lutuik, Pak (kalau di sini ketika banjir masuk ke rumah. Air setinggi lutut, Pak)," jawab ibu yang sedang menyuapi anaknya itu.
Saat turun ke kawasan Lubeg itu memang cukup banyak permasalahan yang ditemui. Walikota mendapati kondisi bandar dan gorong-gorong yang menyempit karena harus tergusur akibat dibangunnya rumah dan gang. Kondisi bandar yang tidak begitu dalam dan tidak lancarnya air akibat tersumbat juga menjadi perhatian Walikota.
"Daerah ini dulunya areal pertanian dan persawahan. Kini banyak bangunan dan menjadi pemukiman warga, otomatis bila terjadi hujan, air tidak terserap. Ditambah lagi terjadinya penyempitan gorong-gorong," kata Mahyeldi.
Mahyeldi juga mengakui bahwa penyebab terjadinya banjir di kawasan Lubeg selain penyempitan dan tidak lancarnya air di gorong-gorong, kondisi perumahan warga yang berada cukup rendah dari badan jalan juga menjadi penyebab banjir.
Agar banjir di kawasan ini teratasi, Walikota menyebut bahwa pihaknya akan segera bersinergi dengan pelaksana proyek pekerjaan Bypass. Sehingga nantinya gorong-gorong dapat menampung air bila hujan tiba dan warga tidak kebanjiran.
"Ini akan kita sinergikan bagaimana ketika pengerjaan Bypass, kita juga memperbaiki yang lain seperti gorong-gorong dan lainnya. Jangan hanya memanfaatkan bandar yang lama. Tetapi juga membangun yang baru. Camat agar segera mensinergikan dengan pelaksana proyek sehingga warga tidak lagi kebanjiran," pungkas Walikota.
sumber: humas dan protokol kota padang
posted by @Adimin
Label:
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
December 20, 2015
posted by @Adimin
KPU Tetapkan IP-NA Peraih Suara Terbanyak Pilgub Sumbar 2015
| Irwan Prayitno - Nasrul Abit saat kampanye terbuka di lapangan imam bonjol |
Pasangan calon nomor urut 2, Irwan Prayitno dan Nasrul Abit (IP-NA) dinyatakan sebagai peraih suara terbanyak, dalam rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil dan penghitungan suara dari setiap TPS pada pemilihan gubernur dan wakil gubernur Sumbar pemilihan serentak 2015, Sabtu (19/12/2015).
Pasangan yang diusung PKS dan Partai Gerindra ini, meraih perolehan suara sebanyak 1.175.858 atau 58,62 persen dari suara sah sebesar 2.005.989 (96,49 persen) dan suara tidak sah sebanyak 73.074 (3,51 persen). Sementara, pesaingnya, calon nomor urut 1, Muslim Kasim dan Fauzi Bahar meraup suara sebesar 830.131 atau 41,38 persen dari suara sah.
"Walau pasangan saksi calon nomor urut 1, menyatakan menolak hasil rekap ini, namun hal itu tidak mempengaruhi proses yang tengah berlangsung," terang Ketua KPU Sumbar, Amnasmen usai pleno yang berakhir sekitar pukul 22.00 WIB.
Jika tidak ada pasangan calon yang melakukan gugatan perselisihan hasil penghitungan (PHP) ke Mahkamah Konstitusi (MK), terang Amnasmen, maka penetapan calon akan dilangsungkan paling lama tiga hari kedepan.
"Jika terjadi gugatan PHP ke MK, tentu kita menunggu proses ini dulu sampai selesai. Aturan mewajibkan KPU untuk menetapkan pasangan calon ini sehari setelah putusan MK diterbitkan," ungkap mantan ketua KPU Kota Solok itu.
Pemilihan gubernur dan wakil gubernur Sumbar ini, memiliki partisipasi sebesar 58,69 persen yang pemungutan suaranya dilaksanakan di 11.121 TPS pada 1.130 PPS dan 179 PPK. [valora.co.id]
posted by @Adimin
Label:
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
December 20, 2015
posted by @Adimin
PKS Juara II Turnamen Futsal Antarparpol
JAKARTA (19/12) - Tim Futsal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tampil sebagai Juara II Turnamen Futsal Antarparpol Peserta Pemilu yang diselenggarakan dalam rangka HUT Partai Hanura, Sabtu (19/12) di Lapangan Futsal Hanggar di kawasan Pancoran, Jakarta Selatan.
Dalam turnamen satu hari itu, Tim PKS maju ke babak final setelah di penyisihan mengalahkan Tim Futsal Hanura dengan skor 7-1. Dalam pertandingan kedua menundukkan Tim Partai Amanat Nasional (PAN) dengan skor 6-2.
Menang dua kali pertandingan Tim PKS maju ke semifinal menghadapi Tim Kementerian Perindustrian, satu-satunya tim nonparpol yang ikut berpartisipasi di turnamen Dalam pertandingan ini Tim PKS kembali membukukan kemenangan telak 5-1.
Dalam pertandingan final Tim PKS ditantang Tim Nasdem. Tim PKS yang diperkuat anggota Komisi VI DPR RI Refrizal harus mengakui keunggulan Tim Nasdem dengan skor 6-7. Di babak pertama PKS sempat unggul 2-0.
Namun di babak kedua Tim Nasdem bangkit dan sempat unggul 7-3. PKS bermain ngotot dan mampu mengejar hingga skor menjadi 7-6 untuk kemenangan Tim Nasdem.
Meski hanya menduduki posisi runner up, Refrizal mengaku senang dan menyambut positif pelaksanaan turnamen ini.
"Ini ajang siltaruhim antarparpol yang menyehatkan," katanya.
Susunan Tim PKS : Refrizal, Hartono, Saiful, Fauzi, Abdullah, Lucky, Aang, Beni, Ansory, Basri Waji, Kurniawan Hidayat, Saiful Anwar, Usman. [pks.id]
posted by @Adimin
Label:
SEPUTAR PKS,
TOPIK PILIHAN
December 19, 2015
posted by @Adimin
Memaknai Arti Berkah | Salim Segaf Al-Jufri
Written By Anonymous on 19 December, 2015 | December 19, 2015
![]() |
| DR Salim Segaf Al-Jufri |
Barokah atau berkah adalah kondisi yang diinginkan oleh hampir semua hamba yang beriman, karenanya orang akan mendapat limpahan kebaikan dalam hidup.
Barokah bukanlah serba cukup dan mencukupi saja, akan tetapi barokah ialah bertambahnya ketaatanmu kepada الله dengan segala keadaan yang ada, baik berlimpah atau sebaliknya.
Barokah itu: "...albarokatu tuziidukum fii thoah." Barokah itu menambah taatmu kepada Allah
Hidup yang barokah bukan hanya sehat, tapi kadang sakit itu justru barokah sebagaimana Nabi Ayyub عليه السلام, sakitnya menambah taatnya kepada Allah.
Barokah itu tak selalu panjang umur, ada yang umurnya pendek tapi dahsyat taatnya layaknya Musab ibn Umair.
Tanah yang barokah itu bukan karena subur dan panoramanya indah, karena tanah yang tandus seperti Makkah punya keutamaan di hadapan Allah... tiada banding.... tiada tara.
Makanan barokah itu bukan yang komposisi gizinya lengkap, tapi makanan itu mampu mendorong pemakannya menjadi lebih taat setelah makan.
Ilmu yang barokah itu bukan yang banyak riwayat dan catatan kakinya, akan tetapi yang barokah ialah yang mampu menjadikan seorang meneteskan keringat dan darahnya dalam beramal & berjuang untuk agama الله.
Penghasilan barokah juga bukan gaji yang besar dan berlimpah, tetapi sejauh mana ia bisa jadi jalan rejeki bagi yang lainnya dan semakin banyak orang yang terbantu dengan penghasilan tersebut.
Anak-anak yang barokah bukanlah saat kecil mereka lucu dan imut atau setelah dewasa mereka sukses bergelar & mempunyai pekerjaan & jabatan hebat, tetapi anak yang barokah ialah yang senantiasa taat kepada Rabb-Nya dan kelak di antara mereka ada yang lebih shalih & tak henti²nya mendo'akan kedua Orangtuanya.
Semoga segala aktifitas kita hari ini barokah.
بَارَكَ اللهُ فِيْك
"Barang siapa yang mengajarkan satu ilmu dan orang tersebut mengamalkannya maka pahala bagi orang yang memberikan ilmu tersebut tanpa mengurangi pahala orang yang mengamalkan ilmu tersebut." (HR. Bukhari & Muslim)
DR. Salim Segaf Al-Jufri
Ketua Majelis Syuro PKS
Sumber: pkskabsemarang.org
posted by @Adimin
Label:
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
December 19, 2015
posted by @Adimin
Perempuan-Perempuan yang Dibanggakan Allah - 2
Beberapa sosok ibu yang dijelaskan Al-Qur'an, sehingga harus menjadi guru besar, bagi setiap muslim dan muslimah yang mencintai Al-Qur'an adalah sebagai berikut:
1. Asiyah binti Muzahim
Perempuan muslimah yang akhirnya hayatnya mati syahid di jalan Allah ini, sangat layak untuk beralasan untuk tidak berdakwah dan berjihad serta memperbaikii mayarakatnya yang super rusak karena kemusyrikannya dengan menuhankan Fir’aun, seperti yang telah Allah SWT rekam dalam surah At-Tahrim ayat 11. Sangat layak kalau saja ia berlasan dengan alasan-alasan berikut ini;
- Suami yang sangat tidak kondusif, tidak saja musuh bebuyutan bagi dakwah, namun juga sebagai orang yang kafir dan mengaku sebagai Tuhan. Namun tidak menyusutkan semangatnya untuk berdakwah dan memperbaik masyarakat dengan mengajaknya beriman kepada Nabi Musa AS dan bertauhid kepada Allah, walupun taruhannya nyawa. Dan terbukti, akhirnya syahidah karena dibunuh suaminya sendiri, sebagai gantinya rumah di Surga Allah.
- Lingkungan kehidupan yang tidak kondusif, karena semua takut akan mata-mata Fir’aun yang kapan saja melihat ada yang melakukan gerakan melawan sistem kehidupan yang dibangun Fir’aun, maka akan segera diculik dan dibunuh. Sehingga Asiyah bersama orang-orang beriman yang lain, yang tinggal di istana, melakukan dakwah sirriyah yang sangat rapih, sehingga tidak sedkit, mereka yang beriman kepada Allah.
- Negara yang sangat tidak kondusif sistemnya, kondisi masyarakatnya dan lain-lainnya. Cukup kuat bagi Asiyah untuk menyerah dan beralasan, tidak berbuat islahul ummah (perbaikan masyarakat) dalam kondisi seperti ini.
Namun karena keyakinnannya dengan pertolongan Allah bagi siapa saja yang menolong agama Allah, sebesar apa pun halangannya, tetap Allah akan menolong hamba-hamba-Nya yang berjuang di jalan Allah. Dan hamba itu adalah seorang perempuan yang sering disebut makhluk yang lemah, lembut tidak berdaya. Namun hal itu tidak berlaku bagi Asiyah binti Muzahim. Maka bermimpilah ibu di zaman ini menjadi Asiyah binti Muzahim abad ini, niscaya Allah akan menolong hamba-Nya yang berjuang di jalan-Nya.
2. Maryam binti Imran
Saat semangat-semangatnya dalam intensif beribadah dan mendekatkan diri kepada Allah, sampai-sampai Allah memilihnya menjadi perempuan yang paling unggul dan disucikan. Tiba-tiba Allah memintanya untuk berperan dalam islahul ummmah, betapa pun masyarakatnya nanti akan sangat menentangnya dan memeranginya. Proses peran tersebut dimulai dari peristiwa-peristiwa berikut;
- Tiba-tiba Allah mengutus malaikat yang menemuinya untuk memberikan kabar gembira, bahwa sebentar lagi ia akan hamil.
- Perempuan mana yang tidak kaget luar biasa, yang biasa disebut perempuan yang paling salihah, tiba-tiba hamil tanpa suami.
- Sebagai manusia berjuta perasaan menggelayut dalam dirinya, mulai dari ingin mati sebelum peristiwa ini terjadi, perjuangan saat melahirkan, berpuasa tidak berbicara kepada siapa pun. Bacalah Al Qur’an surat Maryam, niscaya kita akan marasakan bagaimana kesabaran yang sangat dalam, dari seorang perempuan yang biasa disebut mahkluk yang lemah tidak berdaya, namun beliau kuat dan tegar menghadapi ujian Allah sebagai sarana perbaikan umat.
Perjalanan waktu akhirnya membuktikan. Isa yang dilahirkan tumbuh menjadi seorang anak yang sangat berbakti kepada ibunya, berakhlak mulia, menegakkan sholat dan menunaikan zakat sepanjang hidupnya. Maka Allah SWT sebut, seperti inilah kehidupan yang selamat dan penuh berkah seperti yang tercantum dalam Al-Qur’an surat Maryam ayat 10 sampai 19.
Selamat hari Ibu, jadilah dambaan umat dan perempuan yang dibanggakan Allah SWT dan Rasulullah SAW, karena Anda adalah pelopor berkhidmat untuk rakyat, bangsa, dan negara.
Baca Sebelumnya: Perempuan-Perempuan yang Dibanggakan Allah
sumber: pks.idBaca Sebelumnya: Perempuan-Perempuan yang Dibanggakan Allah
posted by @Adimin
Label:
SEPUTAR PKS,
TOPIK PILIHAN
December 19, 2015
sumber: pks.id
posted by @Adimin
Perempuan-Perempuan yang Dibanggakan Allah
Oleh: Eka Safitri, Deputi Kajian Perempuan, Anak dan Keluarga Bidang Perempuan dan Ketahan Keluarga (BPKK) PKS DKI Jakarta
Pada zaman seperti ini, di mana Al-Qur'an masih dijauhi oleh umat, Islam belum merata menjadi pedoman hidup bagi umat manusia, bahkan yang sudah ber-KTP Islam, dan kehidupan dunia menjadi dambaan umumnya manusia, karena tidak paham dan tidak tertarik dengan kehidupan akhirat. Jika ditanya sosok perempuan seperti apakah yang menjadi dambaan dalam menjalani hidup ini, maka bisa dipastikan sumbernya atau referensinya adalah televisi, koran, majalah, dan lain-lain. Hasilnya adalah perempuan dambaan itu hanyalah perempuan-perempuan yang sukses dalam kehidupan dunianya, mereka itu adalah para artis, selebiritis, entertainer, dan lain sebagainya. Menjadi sangat wajar jika pemikiran umat seperti ini, karena yang diakrabi bukan Al-Qur'an atau petunjuk Rasulullah SAW berupa sunnahnya dan kehidupan salafussalih yang mulia. Karena wirid hariannya bukan lagi Al-Qur'an, namun perkembangan kehidupan ahluddunya lah yang selalu dipantau dan dinanti-nanti. Fa laa haula wa lla quwwata illa billah.
Disinilah pentingnya tulisan-tulisan seperti ini, betapa pun kecil perannya, dibanding dengan derasnya arus sumber informasi yang selalu menginformasikan kehidupan dunia dan perhiasannya. Namun Allah Maha Tahu niat hamba-hamba-Nya yang selalu optimis dalam merubah kehidupan umat betapapun kecil daya dukungnya. Dengan keyakinan keberkahan dari setiap amal yang diridhai Allah, maka insya Allah tulisan sederhana ini, mampu memberi pencerahan kepada umat, agar menjadikan tokoh-tokoh perempuan dalam Al-Qur'an lah yang harus menjadi panutan kehidupan yang sangat singkat ini, dan mereka yang seharusnya menjadi dambaan dan panutan dalam kehidupan ini.
Al-Qur'an Memuliakan Perempuan
Cukuplah seorang perempuan itu menjadi seorang Ibu, maka dirinya adalah sosok manusia yang sangat dimuliakan oleh Al-Qur'an dan Rasulullah SAW. Hal ini karena jasa dan perannya yang spektakuler dalam membesarkan generasi yang Allah titipkan kepadanya yang akan menjadi cikal bakal terbentuk suatu generasi yang salih menuju peradaban, yang akan membahagiakan semua manusia. Semua tokoh-tokoh besar di negeri ini dan di tempat lain, sungguh tidak terlepas dari peran wanita sebagai seorang ibu. Allah berfirman :
وَوَصَّيۡنَا ٱلۡإِنسَٰنَ بِوَٰلِدَيۡهِ حَمَلَتۡهُ أُمُّهُۥ وَهۡنًا عَلَىٰ وَهۡنٖ وَفِصَٰلُهُۥ فِي عَامَيۡنِ أَنِ ٱشۡكُرۡ لِي وَلِوَٰلِدَيۡكَ إِلَيَّ ٱلۡمَصِيرُ ١٤
"Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu-bapanya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu. (QS. Luqman : 14 )
Agar seorang ibu bersemangat membesarkan generasi yang dilahirkan, maka seorang anak harus menghargai dan menjunjung setinggi-tingginya ibu yang telah melahirkannya. Seorang bertanya kepada Rasulullah SAW, “Siapakah orang yang paling berhak mendapat perlakukan yang sebaik-baiknya? Rasulullah SAW menjawab; Ibumu, siapa lagi ya Rasulullah? Ibumu. Siapa lagi Ya Rasulullah? Ibu mu”.
Begitulah Rasulullah menempatkan posisi seorang ibu dalam kehidupan keluarga. Alangkah ruginya perempuan muslimah yang tidak merasakan penghargaan ini dalam kehidupan keluarganya, hanya karena kurang memahami konsep rabbani ini. Seorang penyair Syauqi mengatakan, ”Ibu adalah bagaikan lembaga pendidikan, jika dipersiapkan dengan baik, maka kan menghasilkan generasi yang berkualitas”.
Sepatutnya para ibu muslimah belajar dari ibu Imam Syafiii, setelah melahirkan bayinya yang kelak menjadi ulama besar bernama Imam Asya Syafii di Gaza Palestina. Beliau berjuang, menempuh jarak yang jauh mengembara ke tanah suci Makkah, untuk menyiapkan lingkungan yang lebih baik untuk putranya, agar tumbuh menjadi anak yang berkualitas, setelah kurang lebih tujuh tahun, beliau pindah ke Al Madinah, agar anaknya menimba ilmu dari guru besarnya Imam Malik rahimahullah. Inilah peran minimal seorang ibu untuk keluarga.
Namun jika seorang ibu muslimah menjadikan ibu-ibu berprestasi besar menjadi acuan hidupnya, maka Al-Qur'an dan sirah Rasulullah SAW lah yang pantas menjadi panduan hidup yang sangat visualis untuk diteladani dan diterjemahkan dalam realita kehidupan. Dengan semangat dan kesungguhan yang besar, sejarah akan terus berulang dalam kehidupan zaman ini. Namun jika kita membacanya dengan penuh pesimis, alih-alih ingin menerapkannya, membaca dan mengkajinya pun kita sudah merasa keberatan.
Baca Selanjutnya: Perempuan-Perempuan yang Dibanggakan Allah - 2
Baca Selanjutnya: Perempuan-Perempuan yang Dibanggakan Allah - 2
sumber: pks.id
posted by @Adimin
Label:
SEPUTAR PKS,
TOPIK PILIHAN
December 18, 2015
posted by @Adimin
Ini Tantangan Ekonomi Indonesia 2016
Written By Anonymous on 18 December, 2015 | December 18, 2015
JAKARTA (18/12) – Bidang Ekonomi, Industri, dan Teknologi serta Lingkungan Hidup (Ekuintek-LH) DPP PKS menilai perekonomian Indonesia akan mengalami tantangan serius di tahun 2016.
Hal itu disampaikan oleh Sekretaris Bidang Ekuintek-LH DPP PKS, Handi Risza Idri dalam Seminar “Evaluasi Paket Kebijakan Ekonomi dan Outlook Ekonomi Indonesia 2016” di Ruang Pleno Fraksi PKS DPR RI, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (17/12).
“Pertama, tingkat kemiskinan dan kesenjangan pendapatan yang masih tinggi. Triwulan III perekonomian nasional menunjukkan angka kemiskinan pengangguran meningkat, termasuk kesenjangan wilayah semakin lebar. Gini ratio juga semakin meningkat. Sehingga, agak aneh juga saat pendapatan nasional meningkat, tapi distribusinya tidak adil ke semua level masyarakat,” jelas doktor Bidang Ekonomi Islam dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini.
Kedua, menurut Handi, adanya pengangguran yang tinggi, pertumbuhan ekonomi lemah, dan daya saing rendah. Ukurannya, dapat dilihat dari Global Competitiveness Index serta Human Development Index, yang masih sangat rendah. “Jadi, ini pekerjaan besar yang tidak bisa hanya dilakukan oleh pemerintah karena terbatasnya pendapatan nasional,” jelas Handi.
Ketiga, sektor keuangan berjalan sendiri terpisah dengan sektor riil. Menurut Handi, antara Kementerian Keuangan dengan Bank Indonesia sering terlihat tidak harmonis dalam kebijakan. “Sebagai contoh, pemerintah ingin menggalakkan sektor riil. Tetapi Bank Indonesia masih saja melakukan pendapatan suku bunga tinggi. Jadi, apa yang bisa diharapkan dari pedagang kecil untuk meminjam uang tapi tidak mampu bayar? Muncul masalah baru,” tambah Handi.
Handi menambahkan yang keempat, kerusakan lingkungan hidup sangat menonjol akibat eksploitasi secara berlebihan.
“Solusinya adalah harus dilakukan secara bertahap. Polanya reformasi struktural. DPR tentu punya kewenangan dalam membahas undang-undang yang membenahi masalah ini. Tentu jika aturannya semakin jelas, perekonomian masyarakat semakin tumbuh dan berkembang,” jelas Handi.
Selain Handi, hadir pula narasumber lainnya yang memberikan pemaparan, seperti Hidayat Amir (Kemenkeu), Fadhil Hasan (INDEF), dan Rifki Ismail (Bank Indonesia). [pks.id]
Keterangan Foto: Sekretaris Bidang Ekuintek-LH DPP PKS, Handi Risza Idri menyampaikan pandangan dalam Seminar “Evaluasi Paket Kebijakan Ekonomi dan Outlook Ekonomi Indonesia 2016” di Ruang Pleno Fraksi PKS DPR RI, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (17/12).
Sumber: Humas Fraksi PKS DPR RIposted by @Adimin
Label:
Berita Fraksi,
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
December 18, 2015
posted by @Adimin
Hari Ibu, PKS Sapa Warga Rutan Pondok Bambu
JAKARTA (17/12) – Menyambut Hari Ibu Nasional, Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyapa ibu-ibu warga binaan Rutan Pondok Bambu, Jakarta Timur, Kamis (17/12).
Dalam acara yang diberi tema "Ibu Aku Merindukanmu" tersebut Ketua BPKK Wirianingsih menyapa warga binaan dan berbagi motivasi.
"Allah mengajarkan sikap optimistis pada kita. Matahari tidak akan muncul tanpa melewati gelapnya malam. Kalo kita optimistis dan berprasangka baik pada Allah, maka Allah juga akan menolong kita," ujar perempuan yang akrab disapa Wiwi tersebut.
Mantan Anggota DPR RI tersebut juga mengajak agar ibu-ibu warga binaan Rutan Pondok Bambu dapat mengambil hikmah selama menjalani pembinaan ini.
"Yang paling penting adalah kita dapat mengambil hikmah, karena bisa jadi ibu-ibu ada di sini karena Allah sayang, mau mencegah ibu-ibu dari kesalahan yang mungkin bisa dilakukan di luar," papar Wiwi.
Wiwi pun mendapat curhat dari warga binaan. Diantaranya mereka bertanya tentang cara mendidik anak meskipun tidak bersama mereka. Wiwi menerangkan meskipun tak bisa bertemu, namun seorang Ibu tetap bisa mendoakan dan memotivasi sang anak.
"Kuatkan saat mereka berkunjung dan selalu doakan," kata Wiwi.
Keterangan Foto: Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga DPP PKS mengunjungi ibu-ibu warga binaan Rutan Pondok Bambu, Kamis (17/12). Acara bertemakan "Ibu Aku Merindukanmu" tersebut digelar dalam rangka menyambut Hari Ibu Nasional. (Tiarin/RPF).
[sumber: kabarpks.com]
posted by @Adimin
Label:
SEPUTAR PKS,
TOKOH,
TOPIK PILIHAN








