Powered by Blogger.
Humas PKS Ikuti Worshop Jurnalistik Pada Rapat Koordinasi
Humas PKS se-Sumatera Barat melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) yang berlangsung pada tanggal 4 - 6 November 2022 di Padang, Senin (5/11) ...
Search This Blog
Latest Post
January 06, 2016
sumber: humas dan protokol kota padang
posted by @Adimin
Respon Keluhan Warga, Wako Mahyeldi Cek Gorong-Gorong di Ulak Karang
Written By Anonymous on 06 January, 2016 | January 06, 2016
PADANG – Setelah menerima informasi terkait adanya keluhan warganya, Walikota Padang, H Mahyeldi Dt Marajo merespon cepat dengan langsung mendatangi lokasi. Pelaporan warga kali ini yaitu, perihal banjir yang tak henti-hentinya menimpa kawasan Ulak Karang tepatnya di Simpang Komplek Asratek dan sekitarnya.
Bersama Camat Padang Utara, Teddy Antonius, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU), Fatriarman, Kepala Dinas TRTB dan Perumahan, Afrizal BR dan lurah setempat, walikota langsung memeriksa beberapa titik drainase. Alhasil, memang didapati kondisi gorong-gorong yang dangkal, aliran airnya tersumbat dan tertimbun yang menyebabkan sering timbulnya banjir di kawasan tersebut.
Disampaikan Wako Mahyeldi, masyarakat di sini mengeluhkan ketika datang hujan, kawasan tersebut rentan terkena banjir. Sehingga, warga menjadi resah dan mengharapkan tindak lanjut dari Pemerintah Kota (Pemko) Padang dalam mencarikan solusinya.
“Kita langsung menelusuri gorong-gorong di sini. Mana saja titik-titik dan masalah yang membuat air tersumbat, ke depan akan kita perbaiki untuk dihidupkan lagi saluran airnya,” ujar walikota di sela peninjauan, Selasa (5/1).
Terkait ini lanjut wako, ia meminta Dinas Pekerjaan Umum membuat perencanaan pembangunan untuk memperbaiki dan membangun saluran air tersebut. Kemudian dalam menindak lanjuti pelanggaran bagi warga yang mengalihfungsikan drainase ini, diminta camat dan lurah agar mampu menertibkannya. Sementara, untuk perbaikan dan penataan selanjutnya agar dikoordinasikan dengan Dinas PU dan Dinas TRTB dan Perumahan.
“Mudah-mudahan perencanaannya selesai dalam beberapa bulan ke depan, dan pengerjaannya akan menggunakan APBD Perubahan. Jadi untuk itu, bagi seluruh Pimpinan SKPD juga saya sampaikan, mulai saat ini kita harus bergerak cepat, apa saja keluhan masyarakat harus kita atasi secara cepat dan baik,” tegas Mahyeldi.
Sementara itu tokoh masyarakat setempat, Munca (55) mengatakan, mewakili warga mengucapkan terima kasih banyak kepada Pemko Padang atas adanya kepedulian dan kerja sama bagi warga di sini. Antara lain, dalam rangka menampung keluhan dan upaya perbaikan saluran air tersumbat yang menimbulkan banjir selama ini.
“Menurut kami di sini, memang ada beberapa titik yang perlu dilakukan perbaikan yaitu bandar yang telah ditutup. Saya dengar pemko akan melancarkan saluran air dan membuat gorong-gorong yang baru. semoga ini akan dikerjakan dan harapan kita banjir tidak terjadi lagi,” ungkapnya.
posted by @Adimin
Label:
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
January 06, 2016
posted by @Adimin
DPR Sambut Baik Terbentuknya Komite Keuangan Syariah
Jakarta (6/1) – Anggota Komisi XI DPR RI Ecky Awal Mucharam menyambut baik dan menaruh harapan besar dengan terbentuknya Komite Keuangan Syariah. Pasalnya, hal ini akan memperkuat peran keuangan syariah sebagai poros kegiatan ekonomi.
“Saat ini porsi keuangan syariah hanya 5 persen dari total industri keuangan kita. Bandingkan dengan Malaysia yang sudah mencapai 21 persen. Padahal, keuangan syariah memiliki andil besar dalam pembiayaan sektor riil, khususnya UMKM,” tutur Ecky di sela-sela kegiatan resesnya di Cianjur, Rabu (6/1).
Ecky menjelaskan perbankan syariah telah terbukti tahan banting dari goncangan krisis. Oleh karena, Keuangan Syariah tidak membolehkan adanya transaksi spekulatif di pasar uang. Menurut Ecky, semua pembiayaan keuangan syariah harus berbasis pada sektor riil dengan standar etik yang diawasi oleh dewan pengawas syariah agar tidak terjadi kecurangan.
“Ini yang membuat sektor keuangan syariah tidak turut mengalami krisis, baik di tahun 1998 maupun 2008. Sehingga, dunia internasional makin melirik keuangan syariah,” ujar Legislator PKS dari daerah pemilihan Jawa Barat III yang meliputi Kota Bogor dan Kabupaten Cianjur ini.
Oleh karena itu, Ecky berharap Komite Keuangan Syariah ini dapat segera menjalankan tugasnya, terutama dalam mengharmonisasi perundang-undangan dan aturan-aturan terkait lainnya, serta memperkuat literasi keuangan syariah.
“Sehingga tujuan besarnya, yaitu mendorong perekonomian nasional bisa tercapai. Meskipun, sudah sudah agak tertinggal tetapi tidak ada kata terlambat untuk kita mulai mengejar,” papar Ecky.
Sebagaimana diketahui, rapat kabinet terbatas pada Hari Selasa (5/1), memutuskan dibentuknya Komite Keuangan Syariah. Komite ini langsung dipimpin oleh Presiden Jokowi yang sekaligus juga sebagai Dewan Pengarah. Komite ini beranggotakan para menteri, Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). [pks.id]
Keterangan Foto: Anggota Komisi XI DPR RI Ecky Awal Mucharam
posted by @Adimin
Label:
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
January 05, 2016
posted by @Adimin
PKS akan Gelar Maulid Nabi Bersama Majelis Rasulullah
Written By Anonymous on 05 January, 2016 | January 05, 2016
Jakarta (5/1) - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) akan menggelar maulid Nabi Muhammad SAW, di Kantor DPP PKS, Kamis (7/1/2016). Penyelenggaraan digelar bersama Majelis Rasulullah, komunitas cinta Rasulullah terbesar di Ibukota.
Ketua Majelis Syuro PKS Habib Salim Segaf Al Jufrie mengatakan bulan Rabiul Awwal yang populer disebut bulan maulid oleh umat Islam Indonesia adalah bulan ekspresi kecintaan kaum Muslimin kepada baginda Rasulullah SAW.
"Baik diperingati atau tidak diperingati kelahirannya, umat Islam wajib mencintai Rasulullah SAW. Nah, penyelenggarakan acara maulid harus menguatkan cinta kita kepada baginda Rasulullah SAW," ujar Habib Salim di kantor DPP PKS, Jl TB Simatupang, Jakarta Selatan, Selasa (5/1/2016).
Ketua Bidang Pengembangan Umat (BPU) DPP PKS Hilman Rosyad menambahkan, bukti kecintaan kepada Nabi Muhammad SAw bisa dilakukan dengan empat cara, yaitu mengimani ajarannya, mengikuti sunahnya, mendakwahkan ajarannya, dan memperbanyak shalawat.
"Mempelajari sejarahnya, mengikuti sunnah keteladannya, dan selalu menyebut namanya dengan shalawat adalah bukti kecintaan kita kepada Rasulullah SAW. Maulid Nabi ini adalah salah satu medium itu semua," tambah Hilman.
Hilman mengungkapkan, penyelenggaraan Maulid Nabi bertema "Meneladani Nabi, Membangun Negeri" akan digelar di Kantor DPP PKS pada Kamis, 7 Januari 2016 mendatang. PKS bekerjasama dengan Majelis Rasulullah dan mengundang lebih dari 50 ulama dan habaib se-Jabodetabek.
Sejumlah ormas Islam yang akan hadir di antaranya Persatuan Umat Islam (PUI), Dewan Dakwah, Mathlaul Anwar, IKADI dan ICMI.
Sementara dari PKS, Dewan Pimpinan Tingkat Pusat (DPTP) yang terdiri dari Ketua Majelis Syuro Habib Salim Segaf Al Jufrie, Wakil Ketua Majelis Syuro Hidayat Nurwahid, Ketua Dewan Syariah Surahman Hidayat, Ketua MPP Suharna Surapranata, Presiden PKS Sohibul Iman dan Sekjen Taufik Ridho akan hadir. Seluruh anggota FPKS di DPR-RI juga dijadwalkan hadir selain pengurus DPP dan DSP PKS.
"Melalui Maulid ini kami juga ingin menguatkan semangat persatuan umat Islam. Kalau dengan Maulid perbedaan-perbedaan di tubuh umat Islam bisa dihindari, kenapa tidak," jelas Hilman. [pks.id]
Keterangan Foto: Ketua Majelis Syuro PKS Habib Salim Segaf Al Jufrie
posted by @Adimin
Label:
SEPUTAR PKS,
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
January 05, 2016
posted by @Adimin
Tetap Bersama KMP: PKS Tegaskan Tidak Perlu Kocok Ulang untuk Ganti Pimpinan DPR
Jakarta (5/1) – Wakil Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nur Wahid menyatakan, tidak perlu ada kocok ulang dalam penggantian pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Karena itu PKS mendukung langkah Partai Golkar yang mengajukan Ade Komaruddin (Akom) menggantikan Setya Novanto sebagai Ketua DPR.
“Tidak perlu kocok ulang, dan itu bisa dilakukan,” kata Hidayat, Selasa (5/1) di Jakarta.
Menurut Hidayat, sebagai pembuat UU, DPR harus mematuhi UU yang dibuatnya sendiri. UU MD3 telah mengatur pergantian jabatan pimpinan DPR. Apalagi sebelumnya sudah ada preseden saat Wakil Ketua DPR periode lalu Anis Matta mundur dari pimpinan DPR dan langsung Fraksi PKS menunjuk Sohibul Iman sebagai penggantinya.
Lebih lanjut Hidayat menyatakan, PKS sebagai bagian dari Koalisi Merah Putih (KMP) berharap Akom dapat segera dilantik agar dapat segera bekerja meningkatkan kinerja DPR, khususnya dalam hal produktivitas sebagai legislator, yang banyak mendapat sorotan negatif dari publik.
Mengenai spekulasi penggantian Fahri Hamzah, Hidayat menyatakan dirinya tidak dalam kapasitas untuk menjawab pertanyaan tersebut. Namun Hidayat menyebutkan, ada tidaknya penggantian bukan karena tekanan dari luar, tetapi murni keputusan organisasi.
Hal ini sekaligus membantah adanya isu yang berkembang pasca pertemuan Presiden PKS Sohibul Iman dan jajaran dengan Presiden Jokowi akhir Desember lalu.
Hidayat menandaskan tidak ada deal politik untuk meminta posisi tertentu, mengganti atau menempatkan orang, apalagi pendanaan partai. “Pertemuan itu adalah murni silaturrahim PKS sebagai bagian dari elemen bangsa kepada Kepala Negara. Sekaligus memperkenalkan pengurus baru PKS. Tidak ada deal politik apa pun. Dan PKS juga tetap bersama KMP,” tandas Hidayat, yang juga Wakil Ketua MPR ini. [pks.id]
Keterangan Foto: Wakil Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nur Wahid
posted by @Adimin
Label:
SEPUTAR PKS,
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
January 05, 2016
posted by @Adimin
Tradisi Keilmuan, Syarat Mutlak bagi Kader Dakwah
Tegal (4/1) – Anggota Komisi VIII DPR RI menekankan para kader dakwah, terlebih bagi Kader PKS, harus terbiasa mengembangkan tradisi keilmuan. Pasalnya, Kader PKS dipersiapkan untuk membenahi negeri dengan lebih baik, sesuai dengan kompetensi yang dibutuhkan.
“Kalau Kader PKS sudah tidak lagi tertarik dengan forum-forum keilmuan, maka sama saja membawa perahu, tetapi tidak memiliki dayungnya,” jelas Fikri saat melakukan pertemuan dengan sejumlah Kader PKS di DPD PKS Kota Tegal, di masa reses, Minggu (3/1).
Fikri mengibaratkan pentingnya mengembangkan tradisi keilmuan tersebut adalah seperti tetap menanam biji kurma walaupun dunia esok akan kiamat.
“Sehingga, dakwah tetap perlu didasari dengan ilmu. Jika tidak, akan menjadi bencana,” papar Fikri sambil berpesan untuk menjaga amanah tiga kursi PKS di DPRD Kota Tegal tersebut.
Selain mengenai tradisi keilmuan, Fikri juga menekankan poin mengenai ketaatan kepada Allah SWT. Menurutnya, sebuah kemenangan dakwah akan terwujud jika dilandasi ketaatan para kader dakwah kepada Allah SWT.
“Saya berharap kader PKS di Kota Tegal dapat memperhatikan dua hal ini dalam melakukan kerja-kerja kepartaian, sehingga PKS dapat benar-benar berkhidmat untuk rakyat,” tegas Fikri. [pks.id]
Keterangan foto: Abdul Fikri Faqih, Anggota Komisi VII DPR RI.
posted by @Adimin
Label:
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
January 05, 2016
posted by @Adimin
Mahyeldi Gagas Kemah Eksekutif Pemko Padang
PADANG - Nuansa kebersamaan dan keakraban begitu terlihat antara Walikota Padang, Sekda, Para Asisten, Staf Ahli dan Kepala SKPD di lingkungan Pemerintah Kota Padang dalam kegiatan kemah di BBI Lubuk Minturun. Kemah eksekutif Pemko Padang yang digagas Walikota Mahyeldi Dt. Marajo tersebut dilaksanakan sejak hari pertama 2016 (1 Januari 2016) hingga berakhir Minggu (2/1) siang.
Menurut Walikota, kegiatan kemah ini memang sengaja dilaksanakan guna menjalin kebersamaan dan keakraban bersama seluruh pejabat eksekutif di Pemko Padang. Terlebih karena beratnya beban tugas selama tahun 2015, kesempatan untuk saling bertemu dan bercengkerama lebih dekat satu sama lain menjadi terbatas. "Demikian juga kebersamaan dengan keluarga yang sering terabaikan saat menjalankan panggilan tugas. Untuk itu, dalam kesempatan ini dianjurkan membawa keluarga," ujar Mahyeldi. Suasana keakraban yang dibangun di arena perkemahan, menurut Mahyeldi lagi, dijadikan bekal untuk lebih kompak dan saling bersinergi antar SKPD dan pejabat lainnya dalam merealisasikan program-program Pemko Padang yang sudah ditetapkan.
"Meskipun di tahun 2015, kita sudah berhasil menyelesaikan program-program unggulan yang digariskan, bukan berarti kita bisa berleha-leha di 2016. Justru semakin banyak tantangan dan PR-PR besar sudah menunggu demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat," ujar Walikota yang juga didampingi istri serta beberapa orang anaknya.
Wako Mahyeldi menambahkan, kerja keras dan penuh keikhlasan di 2015 telah dijalani dengan baik.
"Hasil kerja keras tersebut ternyata mendapatkan apresiasi dari beberapa pihak, Katakanlah dari Presiden RI, Kementerian, dan beberapa pihak swasta yang telah menganugerakan berbagai penghargaan," imbuhnya.
Dalam acara kemah bersama itu digelar aneka lomba, para eksekutif, terlihat antusias mengikuti lomba. Tak mau kalah, Dharmawanita persatuan dan Tim PKK juga mengikuti aneka lomba dengan seru. Diantaranya lomba makan kerupuk, tangkelek panjang, memasukan paku ke botol, berjoget balon dengan pasangan serta pertandingan futsal.
Dikatakan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Padang Nasir Ahmad selaku ketua panitia pelaksana kegiatan, semua perlombaan itu ada hadiah yang diperebutkan sehingga semua lebih termotivasi. Selesai menunaikan sholat Isya berjamaah, para peserta kemah mengikuti acara hiburan dengan lantunan-lantunan tembang dari pengambil kebijakan di Pemko Padang itu.
Dilanjutkan dengan mengitari api unggun seraya berpegangan tangan sambil mengikrarkan persatuan. Juga dilakukan renungan diri dan shalat malam sembari bermunajat kepada Allah SWT agar warga Kota Padang senantiasa dilimpahkan keberkahan.
Acara kemah ditutup dengan pembagian hadiah kepada para pemenang. Sebelumnya dilaksanakan final pertandingan futsal. Tim Humas dan Protokol yang dikomandoi Mursalim Nafis turut bersitungkin mendokumentasikan dan mempublikasikan kegiatan yang terbilang jarang-jarang dilaksanakan ini. Betapa tidak, Walikota dan jajarannya disini seperti tidak berjarak. Bahkan sama-sama larut dalam serunya permainan. Begitu juga keluarga, yang tadinya tidak saling mengenal akhirnya disini bisa berkumpul dan membaur dengan akrab.
"Susunan acara untuk kegiatan kemah ini kita persiapkan dalam waktu relatif singkat, namun bisa terlaksana dengan baik dan berkesan," kata Mursalim. Ia menambahkan, Walikota setuju kegiatan ini digelar setiap tahunnya. "Lokasinya berbeda-beda. Bisa nanti di pulau atau di perbukitan," sebutnya.
sumber: humas dan protokol kota padang
Label:
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
January 05, 2016
posted by @Adimin
Jazuli: 2016, Jalin Persatuan, Tingkatkan Kesejahteraan
Banten (1/1) – Di momen tahun baru 2016, Ketua Fraksi PKS DPR RI Jazuli Juwaini mengajak seluruh elemen bangsa ini untuk kembali bersatu tanpa melihat perbedaan, demi Indonesia yang lebih maju dan sejahtera.
“Singkirkan pengkotak-pengkotakan warna baju, kepentingan, dan ego kelompok yang sempit, untuk menangkan kepentingan nasional dan rakyat Indonesia,” jelas Jazuli di sela-sela kegiatan resesnya di Banten, Jumat (1/1).
Jazuli menilai bangsa ini terlalu besar untuk dikelola sendiri, apalagi dengan ego dan kepentingan kelompok. Karena itu, kebijaksanaan dari pemimpin, khususnya pemerintah, menjadi keniscayaan untuk melahirkan kebijakan yang solutif bagi rakyat.
“Sadarilah masih banyak rakyat yang sulit ekonomi. Mulai dari belum bisa sekolah, mampu berobat, punya penghasilan tetap, punya rumah, bahkan sekadar untuk mampu cukupi kebutuhan dasarnya,” tutur Jazuli.
Dengan demikian, Jazuli berharap bangsa ini terus semakin baik dari waktu ke waktu, khususnya dalam hal kesejahteraan juga persatuan.
“Semoga tahun baru ini jadi momentum bagi pemerintah dan pemimpin negeri untuk mengubah nasib rakyat agar lebih sejahtera,” pinta Jazuli.
Keterangan Foto: Ketua Fraksi PKS DPR RI Jazuli Juwaini.
Sumber: Humas Fraksi PKS DPR RIposted by @Adimin
Label:
Berita Fraksi,
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
January 04, 2016
posted by @Adimin
Sambut Tahun Baru, Hidayat: Perlu Kita Awali dengan Niat Baik
Written By Anonymous on 04 January, 2016 | January 04, 2016
Jakarta (31/12) - Dalam rangka menyambut pergantian tahun baru, Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid menekankan pentingnya mengawali sesuatu dengan niat yang baik dan juga mengakhirinya dengan baik (husnul khotimah). Menurut Hidayat, hal itu sebagaimana perilaku Nabi Muhammad sehingga melahirkan ajaran Islam yang menjadi rahmat untuk seluruh alam (rahmatan lil 'alamin).
"Hari ini, hari terakhir di 2015. Esok kita memasuki tahun 2016. Kita perlu teladan bahwa tidak sedetik pun Rasul memulai dan mengakhiri sesuatu dengan baik. Bahkan, hingga kini, kita masih merasakan betapa mulianya ajaran Islam yang dibawa Rasul untuk membawa rahmat ke seluruh alam," tutur Hidayat dalam acara Maulid Nabi di Masjid Al-Ibadah, Kemang, Jakarta Selatan, Kamis (31/12).
Dalam mengawali tahun 2016, Hidayat tidak lupa mengingatkan bangsa ini bahwa Indonesia akan menyongsong berlakunya Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), dimana terjadi banyak migrasi (hijrah) dari dan keluar Indonesia untuk mencari penghidupan yang lebih baik.
"Apakah kita siap dengan MEA? Apa saja persiapan yang dilakukan bangsa ini untuk MEA? Harusnya kita siap hadapi MEA, sebagaimana Rasul dulu mengutus sahabat Amr bin Ash untuk mempersiapkan masyarakat Yatsrib sebelum Rasul berhijrah. Hasilnya, Madinah menjadi contoh masyarakat yang berkeadaban. Bangsa Indonesia yang mayoritas Muslim seharusnya bisa mencontoh teladan Rasul itu dalam menyiapkan MEA di 2016," jelas Hidayat.
Diketahui, dalam acara Maulid Nabi tersebut, dihadiri oleh para ulama dan habaib terkemuka di Jakarta. Seperti, Habib Idrus Jamalullail, KH Manarul Hidayat, Ustadz Yusuf Mansur, Ustadz Syathiri Thayyib, dan putra dari (alm) KH Zainuddin MZ, Zakky Zainuddin MZ.
Keterangan Foto: Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid dalam acara Maulid Nabi di Masjid Al-Ibadah, Kemang, Jakarta Selatan, Kamis (31/12).
Sumber: Humas Fraksi PKS DPR RIposted by @Adimin
Label:
Berita Fraksi,
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
January 01, 2016
posted by @Adimin
Sambut Tahun Baru 2016, Pemko Padang Peringati Maulid Nabi dengan Berzikir
Written By Anonymous on 01 January, 2016 | January 01, 2016
PADANG -- Di penghujung pergantian tahun 2015 menuju tahun 2016, jajaran Pemerintah Kota (Pemko) Padang menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Raya Nurul Iman, Kamis (31/12) sore. Pada peringatan hari besar umat islam tersebut, juga diselingi dengan dilakukannya zikir, doa dan shalawat bersama.
Kegiatan ini dihadiri Walikota Padang, H Mahyeldi Dt Marajo, Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Wahyu Iramana Putra, Unsur Muspida Kota Padang, Pimpinan SKPD, jajaran ASN di Pemko Padang, majelis taqlim dan masyarakat. Adapun selaku pemberi tausyah, Ustad Tengku Azmi Fajri Yusman.
Disampaikan Wako Mahyeldi, atas nama Pemerintah Kota Padang berharap melalui kegiatan ini menjadi modal utama bagi warga Kota Padang dalam memasuki tahun baru 2016. Sehingga diharapkan, kehidupan akan lebih baik dibanding tahun-tahun sebelumnya.
"Beberapa saat lagi kita akan memasuki tahun 2016. Semoga, kehidupan kita lebih baik lagi ke depannya. Mari kita senantiasa meneladani kehidupan Rasulullah SAW di dalam kehidupan sehari-hari," himbau walikota.
Mahyeldi melanjutkan, terkait adanya masyarakat yang akan melakukan berbagai kegiatan di malam tahun baru, ia meminta sebaiknya tidak usah dilakukan. Ini mengingat, di dalam ajaran agama dan budaya minangkabau, memang tidak ada yang mengajarkan dan menganjurkan untuk melakukan hal demikian.
“Apalagi, seperti ada yang sampai bertanggang dan melakukan aktifitas huru-hara. Seperti meniup terompet, main kembang api atau mercun dan berbagai kegiatan hiburan segala macamnya," ujar wako sambil mempersilahkan Ustad Tengku Azmi Fajri Yusman untuk memberikan tausyah dan memimpin zikir bersama.
Setelah itu, panitia pelaksana, Al Amin menyebutkan, kegiatan memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW ini memang bersamaan dengan menyambut tahun baru 2016.
“Oleh karena itu, kita juga menggelar zikir, doa dan shalawat bersama. Alhamdulillah, antusias ASN Pemko Padang dan masyarakat Kota Padang sangat luar biasa. Terlihat, masjid begitu penuh dan semuanya mengikuti dengan hikmat,” sebut Al amin yang juga Kepala Bagian (Kabag) Kesra Pemko Padang ini.
sumber: humas dan protokol kota padang
Label:
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
January 01, 2016
sumber: humas dan protokol kota padang
posted by @Adimin
Catatan Akhir Tahun 2015, 10 Progul Pemerintahan Mahyeldi-Emzalmi Terus Digenjot
Padang -- Tidak terasa sudah di penghujung tahun 2015, Walikota Padang H. Mahyeldi Dt Marajo mengungkapkan tahun 2015 merupakan tahun dimulainya peningkatan pelaksanaan program unggulan (Progul). Dalam pelaksanaannya, masyarakat Kota Padang cukup mendukung progul tersebut dan terjalin kerjasama yang baik dengan pemerintah.
"Pada tahun 2015 kita memulai peningkatan pelaksanaan 10 program unggulan kita. Masyarakat siap bekerja sama dengan Pemko," ujar Walikota, kemarin.
Seperti diketahui, sepuluh program unggulan yang diusung Walikota Padang H. Mahyeldi Dt Marajo dan Wawako Emzalmi pada 2014-2019 yakni melaksanakan pengaspalan dan betonisasi jalan lingkungan, perbaikan trotoar serta pengendalian banjir dan genangan air. Program ini telah dimulai. Bahkan Walikota mengatakan realisasi pengerjaan betonisasi jalan lingkungan pada tahun 2015 telah mendekati angka 54 persen. Dipastikan pada 2017 mendatang akan tuntas.
Program unggulan lain yakni menyelenggarakan pendidikan, pesantren ramadhan, kegiatan keagamaan, dan seni budaya, olahraga yang lebih berkualitas, gratis pendidikan SD, SMP, SMA dan SMK Negeri serta pemberian beasiswa bagi semua pelajar/mahasiswa berprestasi dari keluarga miskin.
Progul ini juga telah berjalan baik pada 2015. Kegiatan keagamaan telah menyentuh masyarakat dan keagamaan itu tidak hanya dilakukan pada saat bulan Ramadhan saja. Hal ini dibuktikan dimana akhirnya Pemko Padang berhasil meraih penghargaan Apresiasi Peduli Islam (API) oleh Kementerian Agama RI.
Progul menyediakan terminal angkutan kota dan terminal bus dalam dua tahun serta penataan transportasi kota yang lebih baik juga telah dimulai. Rencana pembangunan terminal bus Type A di Anak Aia, Lubuk Buaya, bahkan telah dimulai pengerjaannya. Begitu juga dengan rehab 1.000 unit rumah tidak layak huni pertahun dan pelayanan kesehatan gratis di Puskesmas/RSUD serta ambulan gratis bagi warga miskin. Program ini cukup berjalan pada tahun 2015. Dimana pada saat dilaksanakan Singgah Sahur, Walikota melihat langsung kondisi rumah warga kurang mampu. Rumah warga tersebut kemudian direhab dengan bantuan dana dari Baznas.
Pembangunan Pasar Raya Padang dalam dua tahun dan revitalisasi pasar-pasar pembantu yang termasuk ke dalam progul juga dikebut pada tahun 2015. Di tahun 2015 digelontorkan dana pembangunan Pasar Raya Padang sebesar Rp27 miliar. Bahkan DPRD Padang menyebut pembangunan Pasar Inpres II, III dan IV sudah berjalan dan sangat didukung penuh.
Terkait peningkatan dana operasional kecamatan, kelurahan, RW, RT serta guru TPQ/TQA/MDA menjadi 200 persen, pada tahun 2015 telah mulai berjalan. Termasuk santunan kematian bagi warga. Begitu halnya dengan upaya mendorong pertumbuhan ekonomi, mencetak 10.000 wirausahawan baru dan pengembangan ekonomi kreatif, UMKM serta pemberdayaan masyarakat petani dan nelayan.
Serta revitalisasi objek wisata Kota Padang menjadi wisata keluarga dan konvensi yang layak dan ramah. Pemko Padang pada tahun 2015 sudah menata Danau Cimpago dengan membangun Lapau Panjang Cimpago (LPC) sebagai tempat berdagang. Termasuk menjadikan kawasan wisata seperti Pantai Padang, Gunung Padang beserta Kota Tua dan Pantai Air Manis menjadi Kawasan Wisata Terpadu (KWT).
Untuk progul terakhir yakni menyediakan anggaran untuk tunjangan daerah bagi PNS, kini Pegawai Negeri Sipil (PNS) di kelurahan dan kecamatan telah menikmati tunjangan yang cukup besar. Dimana dengan besaran tunjangan itu, Walikota sangat mengharapkan kinerja lebih dari aparatir di kecamatan dan kelurahan.
Diakui Walikota, berjalannya sepuluh progul tersebut pada 2015 sangat direspon masyarakat. Hal ini cukup mengesankan Walikota dan menilai masyarakat Kota Padang sangat cinta pembangunan. "Pada hakikatnya masyarakat kita baik-baik, cinta dengan kebaikan dan suka dengan perbaikan. Sehingga respon masyarakat (terhadap pembangunan) luar biasa, karena adanya kepastian tentang hak mereka," kata Mahyeldi.
Namun begitu, capaian pada tahun 2015 belum memuaskan Walikota dan Wawako sebagai pemegang tampuk pimpinan di Kota Padang. Menurut Walikota, capaian yang dilakukan baru sebahagian kecil dan mesti banyak yang harus dilakukan ke depannya.
Walikota mengamati, pada tahun 2015 ini sinergi antar SKPD masih belum begitu padu. Termasuk kesadaran masing-masing SKPD sebagai pelayan masyarakat. Untuk itu Walikota berharap pada tahun depan akan terjadi peningkatan sinergi antar SKPD dan realisasi komitmen dengan masyarakat lebih baik lagi dari sebelumnya.
Ditanya rencana di tahun 2016, Walikota menjawab akan berupaya maksimal menunaikan komitmen dengan masyarakat. Termasuk komunikasi dengan masyarakat akan lebih intens lagi. "Gerak langkah pembangunan harus lebih cepat dan gesit, karena harapan masyarakat yang begitu tinggi," ujar Mahyeldi.
sumber: humas dan protokol kota padang
posted by @Adimin
Label:
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
January 01, 2016
posted by @Adimin
PKS: Catatan Akhir Tahun 2015 Menristekdikti Memprihatinkan
JAKARTA (31/12) – Wakil Ketua Komisi X DPR RI Abdul Kharis Almasyhari memberikan catatan khusus terkait Kinerja Akhir Tahun 2015 Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti).
Menurut Abdul Kharis, kementerian yang dipimpin oleh Muhammad Natsir ini sebagian besar memiliki kinerja memprihatinkan.
Abdul Kharis mencontohkan serapan anggaran Kemenristekdikti hingga 30 November 2015, baru mencapai 61,95 persen, jauh dari target sekitar 85,52 persen dan target Presiden Jokowi sebesar di atas 90 persen.
"Penyerapan anggaran secara maksimal untuk tahun anggaran 2015, dirasa masih terlalu jauh dari harapan Rakyat, ini menunjukkan kinerja Kemenristekdikti yang perlu diperbaiki untuk masa depan pendidikan tinggi di Indonesia," tegas Abdul Kharis di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (31/12).
Selain itu, Ketua Panja Biaya Operasional Perguruan Tinggi Negeri (BOPTN) juga menyesalkan tingginya biaya Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang sangat memberatkan orang tua juga mahasiswa.
"Dengan BOPTN harusnya beban biaya kuliah menjadi lebih ringan bukan malah memberatkan mahasiswa dan orang tua, banyak sekali keluhan masyarakat terkait mahalnya biaya pendidikan tinggi," harap Legislator PKS asal dapil Jateng V itu.
Sebelumnya, Menristek menjelaskan capaian realisasi APBN 2015 per 30 Nov 2015, sebesar 61,95 persen, atau sebesar Rp 27,3 triliun dari total pagu anggaran 2015 sebesar Rp 44 triliun. Capaian itu meliputi program Belanja sebesar 89,92 persen, 57,37 persen untuk Barang, Modal sebanyak 29,96 persen, dan Bansos sebesar 97,82 persen.
"Berbagai catatan dari DPR di akhir tahun ini harus menjadi perhatian khusus sehingga Menristekdikti dapat menjadi lebih baik dalam mengawali kerja untuk Rakyat di tahun yang akan datang," harap doktor dari Universitas Negeri Surakarta ini.
Keterangan Foto: Wakil Ketua Komisi X DPR RI Abdul Kharis Almasyhari.
Sumber: Humas Fraksi PKS DPR RIposted by @Adimin
Label:
Berita Fraksi,
SEPUTAR PKS,
TOKOH,
TOPIK PILIHAN










