pic

Powered by Blogger.

Humas PKS Ikuti Worshop Jurnalistik Pada Rapat Koordinasi

Humas PKS se-Sumatera Barat melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) yang berlangsung pada tanggal 4 - 6 November 2022 di Padang, Senin (5/11) ...

Search This Blog

Latest Post

Habib Salim: Seorang Pemimpin adalah Pelayan

Written By Anonymous on 01 February, 2016 | February 01, 2016

Semarang (31/1) -- Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Habib Salim Segaf Al-Jufrie menegaskan jatidiri kader PKS yang harus senantiasa berkhidmat untuk umat. Bahkan dalam posisi sebagai pemimpin pun adalah dalam rangka berkhidmat.

"Rasulullah berpesan pemimpin sejati adalah yang sanggup melayani rakyatnya," tandasnya saat memberikan sambutan di Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) PKS Jawa Tengah (Jateng) di Hotel Grasia Semarang, Minggu (31/1/2016).

Menurutnya seorang pemimpin harus mampu melihat dan merasakan kesulitan rakyat yang dipimpinnya. Dengan demikian hatinya akan terpanggil untuk senantiasa melayani dan menyelamatkan rakyat dari jurang keterpurukan.

"Seorang pemimpin yang baik akan menjadikan dirinya teladan bagi siapa pun untuk melakukan hal yang sama, yaitu melayani kebutuhan rakyat," terangnya.

Selain berkhidmat, Habib Salim juga menekankan pentingnya harmoni ditengah umat. Ia menghimbau kepada seluruh kader PKS untuk menjaga adab dan akhlak ditengah masyarakat. "Jangan sampai masyarakat takut dan memandang curiga kiprah dan karya PKS. Perlu kita tegaskan kepada masyarakat bahwa PKS bukan ancaman bagi mereka," tandasnya. [pks.id]

Keterangan Foto: Ketua Majelis Syuro PKS, Habib Salim Segaf Al-Jufrie saat menyampaikan taujihad di hadapan ribuan kader pengurus DPW dan DPD se-Jawa Tengah

posted by @Adimin

Wawako Emzalmi Berikan Reward "Pejuang Subuh" di Masjid Al Hidayah Siteba

Written By Anonymous on 31 January, 2016 | January 31, 2016

PADANG - Sebanyak sepuluh orang anak-anak di Masjid Al Hidayah Siteba, Kecamatan Nanggalo, Minggu (31/1), dikunjungi dan diberi reward oleh Wakil Walikota Padang, Emzalmi. Pejuang Subuh ini diberi reward oleh wawako karena telah berhasil melaksanakan shalat subuh berjemaah selama empat puluh hari berturut-turut di masjid.

Menurut Wawako di depan seluruh jamaah masjid, salah satu shalat yang berat dilaksanakan bagi sebagian besar kaum Muslim, khususnya laki-laki dewasa yakni shalat Subuh secara berjamaah. Padahal, bila melihat kepada keutamaannya, justru shalat Subuh berjamaah memiliki banyak keutamaan yang luar biasa. Diantaranya mendapatkan berkah dari Allah SWT.

Manfaat lain melaksanakan shalat Subuh yakni mendapatkan cahaya yang sempurna pada hari Kiamat sebagaimana yang disebutkan Rasulullah Muhammad SAW. Manfaat lain yaitu berada dalam jaminan Allah SWT. "Artinya, siapa yang melaksanakan shalat Subuh dengan berjamaah, maka dia berada dalam jaminan dan perlindungan Allah. Dan siapa yang berada dalam perlindungan Allah, maka dia tidak boleh disakiti. Orang yang berani mencelakakannya terancam dengan azab yang pedih. Sebab dia telah melanggar perlindungan yang Allah berikan kepada orang tadi," kata Emzalmi.

Seperti diketahui, setiap umat Muslim yang melaksanakan shalat Subuh akan dijamin Allah SWT. Sebagaimana dijelaskan Muhammad SAW dalam hadistnya, "Barang siapa yang melaksanakan shalat Subuh maka dia berada dalam jaminan Allah. Maka jangan sampai Allah menuntut kalian sesuatu apa pun pada jaminan-Nya. Karena barangsiapa yang Dia tuntut pada jaminan-Nya, pasti Dia akan mendapatkannya. Kemudian dia akan ditelungkupkan pada wajahnya di dalam Neraka".

Wawako menjelaskan, suksesnya gerakan shalat subuh berjamaah dapat dilihat di negara Turki. Sebelum dicanangkan, Turki tidaklah semaju sekarang. Tetapi sejak dicanangkan dan telah menjadi kebiasaan warganya, saat ini Turki berubah menjadi sebuah negara yang maju dan diperhitungkan oleh dunia.

"Oleh karena itu, gerakan shalat subuh berjemaah ini jangan terputus setelah selesai melaksanakan shalat berjemaah selama 40 hari berturut-turut saja dan dapat reward. Tapi tetap dilanjutkan terus hingga menjadi kebiasaan. Dan kalau bisa sebaiknya tidak hanya shalat subuh saja berjemaah, tetapi juga shalat wajib lainnya," harap Emzalmi.

Wawako juga berharap agar orangtua menjadi teladan bagi anaknya. Terutama dalam beribadah. "Sering kita lihat pada waktu didikan subuh, ada orang tua yang datang ke masjid hanya sekedar mengantarkan anaknya saja. Setelah itu langsung pulang. Kesannya hanya anak yang wajib shalat subuh berjemaah, orang tua tidak. Ini adalah contoh yang tidak baik. Kita mengharapkan anak dan orang tua sama-sama shalat berjemaah ke masjid. Agar Padang menjadi Kota yang diberkahi Allah SWT," ucap Wawako.

Turut hadir pada kesempatan itu, Kepala Bagian Kesra, Al Amin, Kepala Bagian Humas dan Protokol, Mursalim, dan Camat Nanggalo, Hendra Mardi. Seluruh "pejuang subuh" mendapatkan bingkisan. Mereka terlihat senang saat mendapat bingkisan dari Wawako Emzalmi.

sumber: humas dan protokol kota padang


posted by @Adimin

Mahyeldi: Pasar Lubuk Buaya Akan Ramai 24 Jam

Walikota Padang H. Mahyeldi Ansharullah  disambut pedagang dan pembeli
saat melakukan kunjungan ke Pasar Lubuk Buaya
PADANG – Usai pindahnya seluruh pedagang ke lantai dua Pasar Lubuk Buaya, praktis pelataran depan pasar kosong melompong. Pelataran depan ini segera dibenahi sehingga nantinya menjadi tempat parkir bagi kendaraan yang datang.

Sabtu (30/1) pagi kemarin, alat berat Dinas Pekerjaan Umum Kota Padang melakukan pengerukan di pelataran depan Pasar Lubuk Buaya. Tiga alat berat langsung diturunkan ke lokasi, mengeruk dan menimbun untuk kemudian dilakukan pengaspalan. Pengerjaan ini ditinjau langsung Walikota Padang H. Mahyeldi Dt Marajo.

Walikota mengatakan pengerjaan merapikan pelataran ini dimulai Sabtu (30/1) dan diestimasi akan selesai beberapa hari ke depan. Setelah selesai nantinya pelataran tersebut dapat digunakan sebagai tempat parkir sehingga tidak lagi mengganggu jalan raya dan menjadi penyebab kemacetan selama ini.

Apabila semua berjalan sesuai rencana, Walikota meyakini Pasar Lubuk Buaya akan ramai selama 24 jam. Sebab, selain digunakan sebagai tempat parkir, pada Sabtu malam atau malam menjelang libur, pelataran parkir ini juga dapat digunakan sebagai tempat mengadakan pasar malam. Sehingga Pasar Lubuk Buaya ramai dari pagi hingga esok paginya lagi.

“Selain mengadakan pasar malam, nanti bisa juga menampilkan kesenian daerah seperti saluang, rabab dan lainnya. Atau bisa juga mengadakan nonton bareng sepakbola maupun pemutaran film layar tancap oleh mobil penerangan. Dengan ini pasar akan ramai 24 jam dan lebih optimal, pedagang juga dapat berdagang seharian penuh,” kata Mahyeldi.

Walikota menyebut, pada intinya Pemerintah Kota Padang akan memfasilitasi pedagang untuk lebih baik lagi. Walikota menginginkan dalam pembangunan yang dilakukan Pemko Padang, masyarakat akan terus dilibatkan.

“Karena pembangunan bukan milik pemerintah, akan tetapi milik bersama,” tegas Walikota.

Walikota mengucapkan terimakasih banyak kepada seluruh pedagang Pasar Lubuk Buaya yang telah kooperatif dan mau membongkar sendiri bangunannya. Mahyeldi juga mengapresiasi seluruh pedagang yang sepakat untuk bersama-sama pindah ke lantai dua.

“Dengan pindahnya pedagang, warga yang belanja tak perlu becek-becek lagi di tempat bagus,” katanya.

Sementara, Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Kota Padang, Hendri Viton mengatakan pengaspalan pelataran dikerjakan mulai Sabtu (30/1) ini. Sesuai sketsa Dinas Pasar Kota Padang, pengaspalan pelataran pasar akan dilakukan di bagian tengah. Sedang di sisi depan dan samping nantinya akan dibangun taman dan ram yang dikerjakan oleh Dinas Pasar.

“Pengaspalan ini memakan biaya kurang dari Rp 200 juta dengan estimasi waktu pengerjaan dua minggu paling lama,” terangnya.

sumber: humas dan protokol kota padang


posted by @Adimin

Dulu Semrawut, Setelah Dibenahi Pasar Lubuk Buaya, Kini Ramai dan Nyaman

Pasar Lubuk Buaya Sekarang
PADANG - Tekad Pemerintah Kota Padang untuk membenahi pasar satelit mulai menampakkan hasil. Satu persatu pasar satelit ditata sehingga nyaman untuk dikunjungi.

Pasar Lubuk Buaya salah satunya. Pasar yang berada di ujung utara Kota Padang ini sebelumnya semrawut. Pedagang berkepusu di bagian depan pasar. Lokasi parkir bagi kendaraan pun telah dikuasai pedagang, sehingga tak ada tempat bagi pengendara memarkir kendaraannya. Begitu pula di trotoar depan pasar, telah dijubeli pedagang.

Namun itu dulu. Kini Pasar Lubuk Buaya sudah tak lagi begitu. Kondisi pasar telah jauh berubah. Terlebih setelah Dinas Pasar Kota Padang menata Pasar Lubuk Buaya. Lantai dua pasar ini kini telah mulai ditempati pedagang yang sebelumnya berjualan di lokasi parkir depan pasar dan di trotoar. Mereka mulai menghuni lantai II terhitung Jumat (29/1).

Sejak lantai II ditempati pedagang, suasana nyaman begitu terasa saat berbelanja di pasar ini. Kondisinya yang cukup bersih dan tertata membuat pengunjung tak lagi harus bergedincit dan terkena becek saat berbelanja.

Hal ini dibenarkan Rita, salah seorang pengunjung yang datang berbelanja ke Pasar Lubuk Buaya, kemarin. Menurutnya, Pasar Lubuk Buaya telah jauh berubah dan mulai nampak tertata.

"Pedagang lah manggaleh ka lantai duo baliak. Di muko pasa lah mulai lapang (Pedagang sudah kembali berjualan di lantai dua. Di depan pasar sudah mulai lapang)," ujar wanita beranak satu ini.

Ungkapan senada juga diutarakan Zulfi. Lelaki asal Kuranji yang kerap berbelanja di Pasar Lubuk Buaya ini mengapresiasi langkah dan upaya Pemko Padang membenahi Pasar Lubuk Buaya.

"Kalau sudah begini kondisinya, Pasar Lubuk Buaya nampak lapang. Salut untuk Pemko Padang yang mampu mengakomodir pedagang sehingga dapat tertata seperti sekarang," timpalnya.

Sementara, Kepala Dinas Pasar Kota Padang, Endrizal menyebut aktifitas di lantai dua pascapindahnya pedagang terlihat ramai dan nyaman. Dia menyebut pedagang yang berjualan di lantai II sebanyak 201 PKL. Di lantai II terdapat 226 lapak bagi pedagang.

Endrizal mengatakan nantinya pedagang yang berada di sisi kiri dan kanan pasar juga akan naik ke lantai II. Ini dilakukan setelah tahap III dikembangkan. "Nanti seluruh pedagang akan naik sehingga pasar ini menjadi nyaman dikunjungi," ulasnya.

Endrizal juga mengapresiasi seluruh pedagang yang cukup kooperatif pada saat pemindahan ke lantai II. Dalam rencana pemindahan pedagang ketika itu, Pemko Padang terus menjalin komunikasi yang intens dengan seluruh pedagang. Sehingga pada saat pemindahan tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.

Terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum melalui Kabid Bina Marga, Hendri Viton mengatakan, untuk lebih mempercantik, halaman depan Pasar Lubuk Buaya akan diaspal. Pengaspalan dilakukan Sabtu (30/1) pagi. Dinas PU menggunakan dana APBD 2016 dalam pengaspalan ini.

"Direncanakan semua selesai dalam kurun waktu tiga pekan ke depan," pungkasnya.

sumber: humas dan protokol Kota Padang


posted by @Adimin

PKS Padang Laksanakan Rakerda

Written By Anonymous on 30 January, 2016 | January 30, 2016

Padang (30/1) – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Padang menggelar rapat kerja daerah (Rakerda), sabtu (30/1) di Aula Edotel Padang. Rakerda merupakan agenda merumuskan program-program PKS yang dihadiri oleh seluruh perwakilan pengurus bidang PKS Padang.

Di depan pengurus yang hadir ketua DPD PKS Padang Gufron, SS mengajak kepada seluruh peserta untuk bersama-sama bersatu dan merencanakan program - program yang strategis untuk masyarakat.

Gufron juga mengingatkan, kepada pengurus untuk memiliki kedisiplinan yang tinggi dalam menjalan amanah dakwah ini.


posted by @Adimin

Wawako: Pantai Padang Jadi Kawasan Pedestrian

PADANG - Kawasan Pantai Padang nantinya akan terlihat indah. Sebab kawasan ini disulap menjadi kawasan pedestrian. Hal ini diungkapkan Wakil Walikota Padang, Emzalmi saat berkunjung ke Pantai Padang, Kamis (28/1) sore.

"Kawasan ini akan jadi kawasan pedestrian yang nyaman bagi pejalan kaki dan para pengunjung," sebutnya.

Untuk mewujudkan itu, Pemerintah Kota Padang telah menata kawasan Pantai Padang. Mulai dari Muaro Lasak hingga ke arah Purus. Selanjutnya, Pemko Padang juga membersihkan batu grip pantai hingga ke arah Muaro.

"Untuk mewujudkan Pantai Padang jadi kawasan pedestrian tentunya seluruh kawasan ini mesti bebas dari bangunan. Sehingga terlihat indah, tertata dan menarik," sebut Emzalmi.

Dalam menata pantai ini, Pemko Padang juga telah memiliki perencanaan yang matang. Perencanaan ini telah tertuang ke dalam Detail Engineering Design (DED). Perencanaan penataan kawasan Pantai Padang ini juga sangat perlu untuk disosialisasikan kepada masyarakat.

Wawako menyebut, sosialisasi kepada masyarakat ini diaplikasikan, salah satunya dengan melakukan pemasangan bilboard di masing-masing lokasi serta melalui media massa. 
"Bilboard akan dipasang spot by spot, bila sudah terpasang dan masyarakat mengetahui rencana penataan pantai ini tentunya imej dengan sendirinya akan terbangun," ungkap Emzalmi.

Selain membangun imej di tengah masyarakat, dengan sosialisasi ini akan dapat menarik investor untuk menanamkan investasinya bagi penataan pantai. Tak hanya investor dari luar, akan tetapi juga dari dalam seperti bank, maupun BUMN dan BUMD yang ada.

Di sisi lain Wawako menyebut bahwa untuk penataan pantai memakan biaya cukup besar. Biaya penataan kawasan Cimpago didanai sebesar Rp 7 miliar. Sedangkan untuk penataan secara keseluruhan memakan biaya sebesar Rp 50 juta.

“Kita perkirakan seluruhnya akan selesai pada tahun 2019 nanti,” ujar Emzalmi.

Sementara itu, pada pagi harinya, Pemerintah Kota Padang melakukan penataan Pantai Padang dari bangunan pedagang. Penataan ini dimulai dari depan Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Padang hingga ke Simpang Hangtuah. Dalam merapikan Pantai Padang ini, Pemko Padang membagi ke dalam tiga titik. Titik pertama di depan Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Padang. Titik kedua dari depan Gedung Joang hingga ke Simpang Hangtuah. Sedangkan titik ketiga mulai dari Simpang Hangtuah hingga Simpang Olo Ladang.

“Sebagai kelanjutan dari penataan kawasan Pantai Padang, kali ini ada tiga titik yang kita rapikan,” ujar Sekretaris Daerah Kota Padang, Nasir Ahmad.

Sebanyak 300 personil dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Padang dan unsur Muspika Kecamatan Padang Barat terjun langsung membenahi sepanjang pantai. Sekitar pukul 09.00 Wib, seluruh personil ikut bekerja bersama pedagang untuk merapikan kawasan batu grip.

Pada titik pertama, di depan Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, terdapat bangunan dengan dua blok, A dan B. Kedua blok ini digunakan pedagang dan sudah ditempati sejak lama. Blok ini dulunya dibangun Pemko Padang. Namun dalam pelaksanaannya, di dalam bangunan dua blok ini pedagang memanfaatkannya dengan menambah sekat-sekat sehingga menjadi satu kesatuan dan saling terhubung.

“Dari awal, pedagang di blok ini kita hanya izinkan untuk berdagang dengan bentuk bangunan asli tanpa dinding dan penambahan lain. Mengingat itu aset Pemko, kita akan segera lakukan penghapusan,” ujar Sekda.

Pada hari itu, seluruh tim bekerja mulai dari depan Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Padang hingga ke depan Taman Budaya. Jumat (29/1) ini seluruh tim akan kembali bekerja merapikan kawasan batu grip pantai.

sumber: humas dan protokol kota padang


posted by @Adimin

Fraksi PKS Dukung RUU PPRT Masuk Daftar Perubahan Prolegnas Prioritas 2016

Jakarta (28/1) -- Anggota Badan Legislatif (Baleg) DPR RI Almuzzammil Yusuf menegaskan Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mendukung RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (PPRT) masuk dalam daftar Perubahan Prolegnas Prioritas Tahun 2016.

"Fraksi PKS menilai RUU ini mampu untuk melindungi hak-hak dasar kepentingan saudara-saudari kita para pekerja rumah tangga," jelas Almuzzammil di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (28/1).

Ditambah, hadirnya Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) saat ini, dinilai dapat mencederai hak-hak dasar para pekerja rumah tangga tersebut. “Jadi, jangan sampai mereka diperlakukan secara sewenang-wenang, baik oleh pemberi kerja domestik maupun luar negeri,” jelas Almuzzammil.

Almuzzammil juga menambahkan posisi RUU PPRT saat ini sudah memiliki Naskah Akademik (NA), draf RUU, dan telah masuk dalam Prolegnas 2015-2019. Bahkan, menurut Almuzzammil, sudah pernah dilakukan studi banding kunjungan kerja, baik ke dalam maupun ke luar negeri.

“Untuk itu, tidak ada alasan untuk tidak segera dibahas dan disahkan RUU PPRT pada Masa Persidangan tahun ini,” tutup Legislator PKS dari Dapil Lampung I ini. [pks.id]
Keterangan Foto: Anggota Baleg DPR RI dari Fraksi PKS, Almuzzammil Yusuf

posted by @Adimin

Fraksi PKS: Stop Kampanye LGBT Karena Melanggar Hukum Agama dan Negara

Written By Anonymous on 29 January, 2016 | January 29, 2016

Jakarta (28/1) -- Ketua Fraksi PKS DPR RI Jazuli Juwaini, angkat bicara mengenai pro kontra Lesbi, Gay, Biseksual, Transgender (LGBT) yang sedang hangat menjadi perbincangan publik akhir-akhir ini.

"Sebagai pribadi dan wakil rakyat yang peduli terhadap masa depan bangsa ini saya prihatin dengan maraknya kampanye LGBT akhir-akhir ini," kata Jazuli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (28/1).

Menurut Anggota Komisi III DPR ini, LGBT yang salah satunya berupa hubungan sesama jenis, jelas melanggar norma agama dan hukum positif. Dua hukum ini, menurut Jazuli, adalah pegangan dalam hidup bernegara di Indonesia.

"Bisa saja negara lain, seperti di Amerika Serikat dan beberapa negara Eropa melegalkan, tapi identitas dan karakter negara kita beda. Dasar negara kita Pancasila dan negara berdasar atas Ketuhanan Yang Maha Esa," tandasnya.

Meski Indonesia bukan negara agama, tapi nilai ajaran agama dijunjung tinggi, bahkan mendasari kehidupan berbangsa dan bernegara, makanya lahir sila pertama Pancasila tersebut. Sehingga, jelas Indonesia bukan negara liberal.

"Tidak ada agama yang melegalkan hubungan sesama jenis karena jelas mudaratnya (kerusakannya). Demikian pula dengan hukum positif juga melarangnya," kata Anggota DPR asal Banten ini.

Merujuk UU Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan Pasal 1 menyatakan bahwa, "Perkawinan ialah ikatan lahir bathin antara seorang pria dengan seorang wanita sebagai suami isteri dengan tujuan membentuk keluarga (rumah tangga) yang bahagia dan kekal berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa"

KUHP Pasal 292 juga menyatakan larangan tersebut: "Orang yang cukup umur, yang melakukan perbuatan cabul dengan orang lain sama kelamin, yang diketahui atau sepatutnya harus diduga, bahwa belum cukup umur, diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun."

"Jadi ditinjau dari hukum agama maupun hukum negara hubungan sesama jenis (LGBT) tidak dibenarkan. Perilaku mereka melanggar agama (yang berarti dosa) dan melanggar hukum negara (yang berarti tindakan melawan hukum dan konstitusi)," ungkapnya.

Bahkan, lanjut Ketua Fraksi PKS ini, kampanye LGBT bisa masuk kategori makar terhadap konstitusi negara yang berdasar atas Ketuhanan Yang Maha Esa.

"Ini yang harus kita sadarkan, jangan sampai identitas dan karakter kita sebagai bangsa yang berketuhanan (beragama) dan beradab dirusak oleh budaya liberal yang sangat permisif," pungkasnya. [pks.id]
Keterangan Foto: Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPR RI, Jazuli Juwaini

posted by @Adimin

Di Depan Genpro, Walikota Ajak Berinvestasi di Padang

JAKARTA - Sebagai kota berlabel metropolitan, Padang tentunya akan berkembang cukup pesat. Tidak hanya dari segi Sumber Daya Manusia, akan tetapi juga sektor perekonomian.

Dengan label metropolitan itu, Padang pun akan menarik minat investor. Karena berinvestasi di Padang akan menawarkan keuntungan berlipat. Sebab itulah, Walikota Padang H. Mahyeldi Dt Marajo melakukan presentasi di depan Global Entrpreneurs Profesional (Genpro), di Wisma Makara, Universitas Indonesia, Kamis (28/1).

Presentasi Walikota Padang di depan pengusaha muda muslim Indonesia ini mengangkat tema 'Peluang Investasi di Kota Padang dan Peluang Kemitraan Usaha dengan Pemerintah Kota Padang'. Peserta yang notabene menguasai Engineering Procurement Construction itu menyimak setiap pemaparan yang disampaikan Walikota Padang.

"Berinvestasi di Padang cukup menggiurkan, di atas 1 triliun akan zero cost," ujar Mahyeldi.

Dalam presentasinya Walikota juga memaparkan tentang kemudahan dan insentif berusaha di Kota Padang. Termasuk peluang-peluang investasi di Kota Padang.

"Tentunya kita mengharapkan investor menanamkan investasinya di Padang," tambah Mahyeldi.

Walikota sangat berharap, percepatan pembangunan Kota Padang mesti dilakukan. Sehingga pengusaha mampu mengembangkan usaha mereka.

"Semoga para investor dan pengusaha di dalam maupun luar negeri tertarik berinvestasi dan mengembangkan usaha-usaha mereka dalam rangka percepatan pembangunan Padang," harap Walikota usai presentasi di depan Genpro.

Pada acara tersebut, Walikota tidak tampil sendiri sebagai narasumber. Juga ikut hadir pembicara lain seperti Marti Agung yang merupakan anggota Komisi VII DPR-RI, serta Kepala BKPM PTSP Sumatera Barat, Masrul Zein.

sumber: humas dan protokol kota padang


posted by @Adimin

Wako Mahyeldi Kunjungi Pejuang Subuh di SD Quran Arrisalah

PADANG - Menjelang shalat Jumat (29/1), Walikota Padang, Mahyeldi Dt Marajo menyempatkan diri mengunjungi empat orang 'Pejuang Subuh' yang bersekolah di SD Quran Arrisalah, Kelurahan Balai Gadang Kecamatan Koto Tangah.

Menurut Wako Mahyeldi, pejuang subuh ini adalah mereka yang tidak terputus melaksanakan salat subuh berjamaah selama 40 hari berturut-turut di mesjid atau mushala tempat tinggal masing-masing.

"Mereka ini kita namakan pejuang subuh karena mereka telah berjuang selama 40 hari berturut-turut shalat berjamaah di masjid atau mushala. Di saat orang sedang berselimut tidur, mereka telah bangun dan berangkat ke masjid,” kata Mahyeldi.

Untuk mencapainya butuh sebuah perjuangan dan pengorban. Dan belum tentu semua orang bisa melakukannya. Itulah sebabnya mereka pantas disebut pejuang subuh.

Lebih lanjut Walikota yang juga seorang ustad ini menjelaskan, jika pada suatu negeri jumlah warga yang menunaikan salat subuh sama dengan jumlah orang menunaikan salat jumat, maka itulah tanda negeri tersebut akan mendapatkan berkah dari Allah SWT. "Kita menginginkan Padang bisa menjadi negeri seperti itu. Untuk mencapainya tentu melalui pembiasaan kepada anak-anak usia sekolah," imbuh Mahyeldi.

Adapun empat orang siswa menjadi pejuang subuh tersebut yaitu Asyif Habibi, Yumna Khairiyah, Aisyah Nurrahmi (Kelas III Luqman), dan Habib Abdurrahman (Kelas II Al Furqon).

Kepala SD Quran Arrisalah, Marjoni menyebutkan, kedatangan Walikota diyakini akan memberi motivasi bagi anak yang lain. Baik di SD itu maupun anak-anak muslim yang lain di Kota Padang.

"Alhamdulillah, beliau datang, bahkan juga memberikan hadiah. Mudah-mudahan program ini terus berlanjut dan semakin banyak anak-anak yang terbiasa salat subuh berjemaah di mesjid mushala," harap Marjoni. 

sumber: humas dan protokol kota padang


posted by @Adimin

DPRD Sumbar Resmi Umumkan Cagub/Cawagub Terpilih

PADANG – DPRD Sumbar mengumumkan penetapan calon gubernur dan wakil gubernur terpilih periode 2016 hingga 2021, Irwan Prayitno-Nasrul Abit, melalui rapat paripurna istimewa, Kamis (28/1).

Ketua DPRD Sumbar Hendra Irwan Rahim mengatakan, setelah ini akan disampaikan kepada Presiden melalui Menteri Dalam Negeri guna memperoleh pengesahan pengangkatan yang sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Setelah pengiriman hasil rapat paripurna ini selanjutnya akan disampaikan kepada Presiden melalui Mendagri, untuk kemudian diterbitkan surat keputusan pengesahan penetapan calon gubernur terpilih oleh Presiden sejak tanggal diterima secara lengkap.

Sementara itu, Calon Wakil gubernur Sumbar terpilih Nasrul Abit mengatakan, dirinya akan melanjutan program yang tengah berjalan sesuai visi misi dalam RPJMD. Jika nantinya ada perubahan dalam progaram tersebut ia bersama pihak terkait akan segera ditindaklajuti. [hariansinggalang.co.id]


posted by @Adimin

Pesan

More on this category »

Popular Post

 
Support : Creating Web | PKS Padang | Mas Temp
Copyright © 2011. PKS KOTA PADANG - All Rights Reserved
Template Created by PKS Padang Published by Mas Temp
Proudly powered by Blogger