pic

Powered by Blogger.

Humas PKS Ikuti Worshop Jurnalistik Pada Rapat Koordinasi

Humas PKS se-Sumatera Barat melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) yang berlangsung pada tanggal 4 - 6 November 2022 di Padang, Senin (5/11) ...

Search This Blog

Latest Post

Humas Harus Tunjukkan Komunikasi Positif pada Rakyat

Written By Anonymous on 18 July, 2016 | July 18, 2016

Bidang Humas DPP PKS mengadakan Halal bi Halal dengan seluruh pengurus, komunitas serta pegiat Humas PKS.

Halal bihalal Halal ini dihadiri Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman, Sekretaris Jenderal (Sekjen) PKS Mustafa Kamal, Wakil Sekjen Abdul Hakim dan Ketua Bidang Humas DPP PKS Dedi Supriadi.

Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman menyampaikan kepada seluruh punggawa humas yang hadir agar fokus melakukan komunikasi positif kepada rakyat.

"Kita harus fokus pada komunikasi positif. Komunikasi yang memang sifatnya menyampaikan hal-hal yang positif kepada khalayak, bukan yang negatif," ungkapnya di Kantor DPP PKS, Jl TB Simatupang no 82, Jakarta Selatan, Rabu (13/7/2016) lalu.

Pria yang akrab disapa Kang Iman ini juga memaparkan bahwa kunci keberhasilan dakwah pada era saat ini adalah dengan menunjukkan betapa indahnya Islam.

"Saya berdiskusi dengan rektor di salah satu Universitas Islam di Thailand, menurut mereka kunci keberhasilan dakwah sekarang ini adalah how to show the beauty of Islam," jelasnya dengan semangat.

Dirinya juga mengimbau agar seluruh kader dakwah agar senantiasa membuat karya-karya baik yang mnunjukkan keindahan Islam sembari menampilkan komunikasi yang positif.

Selain itu basis pembuatan karya-karya kehumasan mestilah karya yang positif. "Apa yang mau dikomunikasikan kalau tidak ada karya-karya positif. Bidang-bidang lain harus betul-betul jadi dapur tempat produksi karya-karya positif dan harus bersinergi dengan humas untuk dikomunikasikan secara positif," papar Sohibul.

Selain itu, adanya media menurut Sohibul juga menjadi jembatan kebermanfaatan dengan masyarakat.

"Kita selalu berprinsip, sebaik-baik dari kamu yang bermanfaat bagi manusia. Dengan media ini kita coba angkat kebermanfaatan itu kepada rakyat," jelasnya. [pks.id]


posted by @Adimin

Pemerintah Harus Introspeksi dan Minta Maaf Atas Tragedi Tol Brebes

Written By Anonymous on 08 July, 2016 | July 08, 2016

Jakarta (8/7) – Ketua Fraksi PKS DPR RI Jazuli Juwaini menyampaikan belasungkawa dan duka mendalam kepada keluarga yang anggotanya mengalami musibah meninggal dalam peristiwa Kemacetan Brebes. Jazuli merasakan duka tersebut karena memahami bahwa maksud hati ingin berbagi gembira saat momentum lebaran, tapi ternyata Allah berkehendak lain.

"Ikhlaskan hati karena semua ini adalah takdir Allah sembari kita doakan agar yang wafat dilapangkan kuburnya dan diterima amal ibadahnya," kata Jazuli di Jakarta, Kamis (7/7).

Diketahui, lebaran tahun 2016 kali ini mencatatkan rekor kemacetan terpanjang dan terlama di Pintu Tol Brebes. Bahkan, sebagian kalangan menyebutnya sebagai Horor Kemacetan Brebes. Pasalnya,kemacetan tersebut memakan korban jiwa hingga 12 orang meninggal dunia, berdasarkan laporan sejumlah media.

Sebagai penanggung jawab utama pelayanan publik, Jazuli meminta Pemerintah untuk melakukan investigasi dan evaluasi serius atas peristiwa yang bisa disebut Tragedi ini. Yakni, agar Pemerintah segera memanggil dan mengkoordinasikan kementerian/lembaga terkait, pemda, operator jalan, aparat keamanan dan pihak-pihak terkait untuk memberi penjelasan dan membahas solusi jangka pendek dan panjang.

"Pemerintah harus introspeksi diri atas tragedi ini. Kenapa pelayanan jalan tol sampai begitu kacau? Jangan membela diri atau melempar tanggung jawab, meremehkan atau menutup-nutupi masalah, apalagi sampai menyalahkan pemudik dan terkesan tidak berempati pada korban," tandas Anggota Komisi I DPR RI ini.

Jika perlu, lanjut Jazuli, Pemerintah secara terbuka menyampaikan permintaan maaf yang tulus dan belasungkawa kepada keluarga korban atas tragedi ini.

Fraksi PKS sendiri, tegas Jazuli, telah memerintahkan anggotanya yang duduk di Komisi V (perhubungan dan angkutan jalan) untuk menggali informasi dan klarifikasi terkait peristiwa ini. Tak lupa, Jazuli juga meminta agar para anggota Fraksi PKS di Komisi V tersebut agar segera memanggil kementerian dan lembaga (K/L) terkait untuk dimintai pertanggungjawaban usai libur lebaran nanti.

"Kami mendesak Pemerintah agar segera melakukan langkah-langkah penanganan dan solusi jangka pendek untuk mengantisipasi arus balik lebaran. Jangan sampai tragedi ini terulang kembali, naudzubillah," pungkas wakil rakyat dari Daerah Pemilihan Banten ini.

PKS sendiri telah mengerahkan kadernya membangun dan mensiagakan posko-posko mudik di sepanjang jalur mudik pada lebaran tahun ini. Diharapkan posko PKS dapat menjadi tempat singgah dan istirahat bagi para pemudik karena menyediakan kebutuhan medis, obat-obatan, juga makanan minuman ringan. [pks.id]


posted by @Adimin

MSI: Pemerintah Harus Siapkan Skema Darurat Hadapi Arus Balik

Jakarta (8/7) - Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman mengimbau kepada Kementerian dan Lembaga terkait untuk melakukan beberapa tindakan taktis demi upaya antisipasi musibah mudik pada arus balik yang diperkirakan terjadi pada Sabtu dan Minggu besok.

"Minimal 7 K/L tanggung jawab dalam #Mudik: Kementerian Perhubungan, KPUPR, Kemsos (WC darurat), Kemkes (Layanan Kesehatan), Badan Pengatur Jalan Tol, Polri, dan Pertamina. DPR dalam hal pengawasan!" ujarnya melalui akun twitter @msi_sohibuliman, Kamis sore (7/7/2016)

Selain itu, Sohibul Iman juga menyodorkan skema kedaruratan yang dapat digunakan pemerintah untuk mengantisipasi musibah mudik.

"Tuk antisipasi musibah #Mudik n baliknya, 7 K/L tsb mesti siapkan skema "kedaruratan": Layanan Kesehatan, WC, BBM, Makanan dan Minuman, dll. Tidak cukup dengan 'skema biasa'," ujarnya.

Sohibul menunggu langkah nyata Presiden RI Joko Widodo untuk mengantisipasi musibah mudik pada arus balik udik.

"Saya yakin pres @jokowi menangkap dengan jernih esensi musibah mudik walau pembantu2nya saling lempar tanggung jawab! #EmpatiEvaluasi #AyoLebihBaik" cuitnya melalui akun twitternya.

Dirinya juga mengapresiasi seluruh petugas mudik yang bekerja selama Lebaran melayani masyarakat dan pemudik. Termasuk para relawan di Posko Mudik PKS yang tetap melayani pemudik hingga arus balik.

"Salut kepada para petugas yang selama Lebaran tetap kerja layani masyarakat+pemudik. Semoga Anda+keluarga mendapat keberkahan+kebahagiaan. Amin!" doanya sembari menambahkan tagar #MudikPKS. [pks.id]


posted by @Adimin

Sohibul Iman: 12 Pemudik Wafat, Saatnya Evaluasi Bersama

Jakarta (7/7) - Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman menyayangkan hingga saat ini sekitar 12 pemudik meninggal saat sedang terjebak kemacetan. Dirinya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk sama-sama mengevaluasi kejadian ini.
"Apapun sebabnya kami turut berduka atas wafatnya mudikers. Mari sama-sama evaluasi agar mudik tahun depan lebih baik!" ungkapnya pada akun twitter @msi_sohibuliman sembari melakukan mention pada akun Presiden RI Joko Widodo @jokowi, Rabu lalu (6/7/2016).
Selain itu, Sohibul juga menyarankan kepada seluruh masyarakat agar kembali memupuk empati kepada siapapun yang mengalami musibah.
"Bagian dari kesadaran kembalinya kita kepada fitrah (asal penciptaan) mari pupuk empati kepada siapapun yang mengalami musibah!" ungkapnya.
Dirinya juga mengatakan dengan jujur kepada nurani dan logika mempermudah tiap diri untuk kembali introspeksi.
"Bagian dari kesadara kita kembali pada fitrah adalah jujur pada nurani dan logika. Jujur lebih mudah untuk introspeksi!" pungkasnya sembari menambahkan tagar #AyoLebihBaik.
Selain itu, Sohibul juga meminta kepada seluruh pemudik yang berada di Bretran (Brebes Entrance) untuk lebih waspada karena terjadi sumbatan.
"Tetap waspada Bretran (Brebes Entrance) jd sumbatan walau tdk separah Brexit. Sumbatan pindah ke exit di Bekasi+Jkt," tulisnya. [pks.id]

posted by @Adimin

Ketua Majelis Syuro: Taqabbalallahu Minna wa Minkum Sholihal Amal

Written By Anonymous on 07 July, 2016 | July 07, 2016

Jakarta (6/7) - Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Habib Salim Segaf Al Jufrie menyampaikan ucapan hari raya di Idul Fitri tahun ini.

"Atas nama Dewan Pimpinan Tingkat Pusat Partai Keadilan Sejahtera dan seluruh Keluarga Besar Partai Keadilan Sejahtera, kami mengucapkan minal aidin wal faizin, selamat Idul Fitri 1 Syawal 1437 Hijriah. Mohon maaf atas segala kesalahan dan kekhilafan. Taqabbalallahu minna wa minkum sholihal amal, " kata Habib Salim di Jakarta, Rabu (6/7).

Ia berharap Allah SWT menerima segala amal umat Islam, "Semoga Allah menerima segala amal ibadah kita. Aamiin Ya Rabbal Alamin," ucapnya.

Diketahui, Kementerian Agama RI melakukan sidang isbat penentuan 1 Syawal 1437 H pada Senin (4/7) kemarin di Jakarta. Sidang isbat penentuan Idul Fitri 1437 H ini dihadiri seluruh unsur organisasi kemasyarakatan (Ormas) Islam di Indonesia dan sejumlah kedutaan besar di Indonesia.

Sidang isbat yang langsung dipimpin oleh Menteri Agama RI, Lukman Hakim Saifuddin diawali dengan paparan hisab hilal penetapan Syawal 1437 H. Usai mendengar laporan ketua Tim Hisab Rukyat Kemenag, Menag Lukman Hakim Saifuddin mendengar masukan dari sejumlah ulama yang hadir.

Setelah mendengar paparan Tim Hisab Rukyat Kemenag dan ulama, Kementerian Agama akhirnya sepakat menetapkan 1 Syawal 1437H jatuh pada hari Rabu 6 Juli 2016. [pks.id]


posted by @Adimin

Presiden PKS: Selamat Idul Fitri 1437 H, Mohon Maaf Lahir Batin

Jakarta (6/7) - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mohamad Sohibul Iman menyampaikan ucapan hari raya di Idul Fitri tahun ini.

"Saya atas nama pribadi dan Partai Keadilan Sejahtera mengucapkan selamat Idul Fitri tahun 1437 H. Taqabbalallahu minna wa minkum. Mohon maaf lahir dan batin," kata Sohibul di Jakarta, Rabu (6/7).

Kang Iman, demikian ia akrab disapa, mengatakan Lebaran atau Idul Fitri adalah perayaan kemenangan kembalinya manusia ke penciptaan asalnya. "Yaitu bersih, suci, sebagaimana bayi yang baru dilahirkan," ucapnya.

Di hari raya Idul Fitri yang tiap tahun dirayakan umat Islam, kata dia, seharusnya membuat kita tetap dalam kebaikan.

"Sudahkah kita bisa menjaga kesucian dan kebersihan diri kita. Mulai hari ini dan ke depan mudah-mudahan kita bisa terus menjaga kesucian diri, kesucian materi dan kesucian generasi," pungkasnya. [pks.id]


posted by @Adimin

Ibu yang Menangis Karena Ketinggalan Bus Ini Sangka Kader PKS Tukang Ojek

Written By Anonymous on 06 July, 2016 | July 06, 2016

Brebes (5/7) - Ada hal menarik lain di balik Posko Mudik PKS Brebes Jawa Tengah. Ceritanya ada seorang ibu yang mengunjungi Posko Mudik yang menampung ribuan pemudik itu. Ia berniat istirahat karena terjebak kemacetan yang begitu parah.

"Nggak lama kemudian, ketika jalanan lancar, sambil menggendong anaknya yang usia 8 bulanan ibu itu nangis-nangis. Nangisnya sangat ramai, mengundang perhatian warga sekitar. Dia ketinggalan bus," kata Penangungjawab Posko Bambang Herdi Prasetyo di Brebes, Selasa (5/7).

Terang saja Tim Relawan Posko pun bergerak cepat untuk membantu. Mereka berusaha untuk mengejar bus yang ibu muda itu tumpangi. Akan tetapi, kata Herdi, ibu tersebut kebingungan mengidentifikasi bus.

"Ia bilang 'busnya bagus pokoknya'. 'Iya bus apa, Bu?' ketika saya tanya itu ia nggak bisa jawab. Hanya bisa nangis-nangis barangnya berada di bus semua. Sementara suaminya masih dalam perjalanan, naik motor," terangnya.

Kader PKS pun berusaha mengontak nomor telepon seluler milik suami dari ibu yang berusia sekitar 40 tahun tersebut. Alhamdulillahnya, kata Ketua BKO tersebut, komunikasi terhubung.

"Kebetulan suaminya sedang di jalan menuju arah Brebes. Kami pun menunggu lebih kurang empat jam, suaminya pun datang ke Posko Mudik PKS ini. Barang si istri hilang semua karena ketinggalan bus," terang Herdi.

Sebagai ucapan terima kasih karena sudah menolong ibu tersebut, Herdi disodorkan sejumlah uang.

"Saya menolak uang itu, saya berikan kepada suaminya. Saya katakan bahwa tugas saya hanya membantu, dan saya bilang 'saya bukan tukang ojek' mengingat tadi saya sempat mengantarnya untuk mengejar bus meski tidak ketemu," tutur Herdi. [msm/pks.id]


posted by @Adimin

4 Hari Beroperasi, Posko PKS Brebes Disinggahi 2.134 Pemudik

Brebes (5/7) - Posko Mudik PKS di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah tidak pernah sepi dari kunjungan pemudik. Hingga hari ini, lebih dari 2000 pemudik singgah di posko ini.

Data dari Posko Mudik PKS Kabupaten Brebes, Selasa (5/7/2016), hingga pukul 13.30 WIB siang tadi sudah 2.134 orang yang membubuhkan nama dan tanda tangannya dalam buku tamu Posko Mudik PKS. Mereka singgah untuk beristirahat di posko.

"Jumlah itu yang mau mengisi buku tamu. Mereka mewakili keluarga atau rombongan. Lebih banyak yang tidak isi. Jadi totalnya kami perkirakan lebih dari itu," ujar Koodinator Pusat Posko Mudik PKS 2016 Yoyok Switohandoyo.

Menurut Yoyok, tingginya angka pemudik yang singgah juga disebabkan faktor lokasi posko yang strategis di sisi jalur alternatif Pejagan-Purwokerto (exit Tol Pejagan-Brebes). Kemacetan parah yang terjadi sejak Sabtu (2/7) lalu mendorong banyak pemudik singgah ke posko PKS.

"Berdasarkan jumlah kendaraan bermotor, tercatat 300 motor dan 45 mobil yang singgah," tuturnya. [pks.id]


posted by @Adimin

Presiden PKS Kutuk Bom Bunuh Diri di Madinah: We Pray Allah Reveals Hidayah

Written By Anonymous on 05 July, 2016 | July 05, 2016

Jakarta - Presiden PKS Sohibul Iman mengutuk serangan bom bunuh diri yang terjadi di pos keamanan di dekat Masjid Nabawi, Madinah, Arab Saudi.

Menurut Sohibul, tak ada satupun agama yang mengajarkan membunuh orang-orang yang tak bersalah. Dia mendoakan agar Allah memberikan hidayah kepada para pelaku di balik serangan ini.

"We condemn suicide bombers. No religion teach to kill innocent people. We pray Allah reveals Hidayah not to kill each other #PrayForMadinah," tulis Sohibul lewat akun Twitter pribadinya @msi_sohibuliman seperti dikutip detikcom, Selasa (5/7/2016) pagi.

Bom bunuh diri di Madinah terjadi di markas keamanan di dekat Masjid Nabawi pada Senin (4/7) waktu Arab Saudi. Ledakan terjadi saat magrib, ketika umat Islam tengah berbuka puasa.

Pelaku bom bunuh diri ini diketahui ternyata ingin meledakkan diri di dalam Masjid Nabawi, tempat Nabi Muhammad dimakamkan. Namun aksinya berhasil digagalkan pasukan keamanan yang berjaga.

"Ketika mereka mencoba untuk menghentikannya, ia meledakkan dirinya dengan sabuk peledak yang menyebabkan kematiannya, dan kematian empat personel keamanan," kata pernyataan pihak Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi seperti dilansir AFP, Selasa (5/7/2016).

Pelaku bom bunuh diri yang belum diketahui identitasnya ini meledakkan diri dengan bom sabuk di lokasi parkiran markas keamanan. Jaraknya sekitar 400-500 meter di belakang Masjid Nabawi.

Pihak Kementerian Arab Saudi mengatakan, 4 orang pasukan keamanan mati syahid dan 5 orang pasukan keamanan lainnya menjadi korban luka-luka.

Seluruh korban adalah anggota pasukan darurat khusus Arab Saudi yang dijalankan oleh Kementerian Dalam Negeri.

Menteri Luar Negeri RI Retno LP Marsudi sendiri sudah menyatakan bahwa tak ada WNI yang jadi korban dalam peristiwa ini. Pihak Kemlu sendiri mengimbau agar para WNI di Arab Saudi berhati-hati, menghindari daerah yang berpotensi membahayakan keamanan diri sendiri.

Sumber: detik.com


posted by @Adimin

HNW Harapkan Pemda Jakarta Carikan Solusi Terbaik untuk Korban Kebakaran Simprug

Jakarta (5/7) - Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid meminta Pemerintah DKI Jakarta mencarikan solusi terbaik untuk warga korban kebakaran di Simprug Golf, Kelurahan Grogol Utara, Jakarta Selatan.

“Kami berharap Pemda DKI Jakarta memeberikan solusi tebaik untuk mereka (korban kebakaran),” kata Hidayat saat mengunjungi korban kebakaran Simprug, Senin (4/5) sore.

Hidayat, yang juga anggota DPR dari Dapil Jakarta II, yang meliputi Jakarta Selatan, Jakarta Pusat, dan luar Negeri, dalam kesempatan kunjungan itu menerima aspirasi warga yang meminta bantuan agar dapat membangun rumahnya kembali.

“Saya berharap Pemda Jakarta memberi kemudahan kepada korban kebakaran untuk mendapatkan kembali tempat tinggal yang layak,” ujarnya.
Kebakaran di Simprug, tepatnya di RW 07 Kelurahan Grogol Utara, Jakarta Selatan, Minggu (3/7) menyebabkan 285 orang kehilangan tempat tinggal. Penyebab kebakaran akibat hubungan pendek (korsleting) dari pemanas air minum milik warga.

Dalam kesempatan itu Hidayat juga menyampaikan imbauan agar warga Jakarta yang mudik berhati-hati dengan peralatan listrik di rumah. Pastikan alat-alat tersebut sudah dalam kondisi yang aman dan dilepaskan dari aliran listrik jika ditinggalkan.

“Ini supaya tidak terjadi korsleting, yang bisa menyebabkan kebaran,” katanya.

Hidayat juga menyerahkan sejumlah bantuan berupa beras, dan berbagai kebutuhan lainnya, termasuk sejumlah dana untuk meringankan beban warga. Hidayat juga menunaikan kewajiban zakatnya di bulan Ramadhan ini untuk warga yang menjadi korban kebakaran. [pks.id]


posted by @Adimin

Jilbab untuk Muslimah TNI, PKS: Panglima TNI Top!

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Fraksi PKS, Jazuli Juwaini, mengapresiasi pernyataan Panglima TNI Gatot Nurmantyo yang membolehkan wanita anggota TNI mengenakan jilbab.

"Ini pernyataan yang sangat positif dan konstruktif dari Panglima khususnya bagi para muslimah anggota TNI. Karena itu Fraksi PKS mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih yang tulus," kata Jazuli dalam rilis yang diterima Republika.co.id, Senin (4/7).

Anggota Komisi I ini menganggap kebolehan berjilbab dari pucuk pimpinan TNI ini menunjukkan pemahaman keagamaan yang mendalam dari Jenderal Gatot Nurmantyo bahwa jilbab merupakan syariat bagi seorang muslimah dan tidak menjadi penghalang bagi mereka untuk tetap berkontribusi dalam membela negara melalui TNI.

Hal ini juga menunjukkan kesadaran yang kuat di dalam tubuh TNI tentang pentingnya aktualisasi nilai-nilai Pancasila khususnya sila pertama Ketuhanan Yang Maha Esa dalam rangka mewujudkan kebangsaan yang ber-Ketuhanan sebagai modal dasar bangsa yang kuat dan berkarakter. Serta penghormatan atas kebebasan, demokrasi, dan hak asasi manusia yang digariskan oleh Konstitusi.

"Kami berharap Jenderal Gatot segera mengeluarkan aturan berupa edaran tertulis kepada seluruh satuan TNI agar para wanita anggota TNI semakin yakin dan mantap," saran Jazuli.

Kami yakin, lanjut Anggota DPR dapil Banten III ini, keputusan Panglima ini tidak hanya mendapatkan apresiasi dari kalangan wanita anggota TNI, tapi juga dari seluruh umat Islam di Indonesia sehingga TNI makin berwibawa dan dicintai rakyat.

"Top buat Panglima TNI. Saya rasa ini bisa menjadi kado terindah bagi seluruh muslimah anggota TNI menjelang hari raya Idul Fitri," pungkas Jazuli.

Sumber: republika.co.id


posted by @Adimin

Pesan

More on this category »

Popular Post

 
Support : Creating Web | PKS Padang | Mas Temp
Copyright © 2011. PKS KOTA PADANG - All Rights Reserved
Template Created by PKS Padang Published by Mas Temp
Proudly powered by Blogger