pic

Powered by Blogger.

Humas PKS Ikuti Worshop Jurnalistik Pada Rapat Koordinasi

Humas PKS se-Sumatera Barat melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) yang berlangsung pada tanggal 4 - 6 November 2022 di Padang, Senin (5/11) ...

Search This Blog

Latest Post

Arahan Pimpinan Agar Kader Manfaatkan Akun Media Sosial dengan Santun

Written By Anonymous on 19 August, 2016 | August 19, 2016

Jakarta (19/8) - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memberikan koridor terhadap pesan-pesan kepada publik yang dilakukan oleh kader maupun pengurus dan juga pejabat publik yang terpilih oleh PKS dengan cara-cara yang santun dan memenuhi etika kesopanan masyarakat yang berlaku. Hal tersebut dikatakan oleh Ketua Bidang Hubungan Masyarakat DPP PKS Dedi Supriadi.

"Hal ini memang sudah menjadi arahan baik dari pimpinan Majelis Syuro maupun Presiden DPP PKS agar para kader, pengurus dan juga para pejabat publik dari PKS itu memanfaatkan seluas mungkin media, baik media konvensional maupun media sosial untuk menyampaikan pesan-pesan kebaikan dan pendapat-pendapat serta pandangan partai kepada publik seluas-luasnya. Tetapi tetap dalam koridor kesopanan, norma dan etika ketimuran," tutur Dedi di Kantor DPP PKS, Jl TB Simatupang No 82, Jakarta Selatan, Jumat (19/8/2016).

Oleh karena itu, kata dia, PKS menegaskan kepada publik bahwa jika ada kader atau yang mengatasnamakan kader tetapi cara berkomunikasinya tidak mencerminkan hal tersebut, maka tentunya itu tidak mencerminkan sikap PKS. Apalagi akun-akun media sosial yang mengatasnamakan PKS tapi merupakan bukan akun resmi partai atau yang dibuat oleh partai. Maka itu jelas bukan cerminan sikap partai.

"PKS adalah partai yang mempunyai sikap-sikap yang jelas dalam bergerak dan menyampaikan pendapat. Dalam membela kepentingan masyarakat, kami mengungkapkannya juga secara jelas di media-media resmi dan sikap kami terhadap pemerintahan juga jelas sebagai oposisi loyal dimana kami akan selalu mendukung pemerintahan selama mereka berpihak kepada rakyat. Kami akan mengoreksi atau mengingatkan pemerintah apabila ada kebijakan-kebijakan ada yang tidak menguntungkan rakyat atau tidak dikehendaki oleh rakyat," ujar Dedi.

Lebih lanjut Dedi mengatakan bahwa hal tersebut juga cukup jelas disampaikan PKS melalui akun-akun resminya dan publik dapat menilai, menyaksikan dan mempelototi dengan baik, bagaimana akun-akun resmi PKS menyampaikan sikap-sikap tersebut. Tegas tetapi tetap dalam koridor kesantunan dan etika ketimuran.

"Kami juga mengingatkan kepada pihak-pihak yang menggunakan akun-akun media sosial dengan imbuhan PKS untuk tidak membuat masyarakat menjadi salah paham terhadap PKS, yang sebenarnya pendapat pribadi akun tersebut, entah darimana atau disetir oleh siapa sehingga masyarakat menyimpulkan bahwa itu adalah sikap PKS sebab ada imbuhan PKS dalam akun media sosial tersebut," tegas Dedi.

Sebagai informasi, kata Dedi, bahwa PKS akan menyampaikan sikap, pandangan, berita, kegiatan, informasi dan sebagainya itu melalui akun resmi. Untuk web ada di www.pks.id, Twitter @PKSejahtera, Instagram @pk_sejahtera dan untuk fanspage melalui www.facebook.com/HumasPartaiKeadilanSejahtera/. Sementara untuk akun yang sifatnya satu arah yakni Telegram di https://telegram.me/PK_Sejahtera.

"Akun-akun tersebutlah yang merepresentasikan sikap resmi Partai Keadilan Sejahtera. Kami juga meminta bantuan publik untuk melaporkan apabila ada akun-akun yang mengatasnamakan PKS namun berkomunikasi dengan cara-cara yang tidak sesuai dengan nilai-nilai kesopanan dan kesantunan serta etika ketimuran, juga secara konten yang misleading atau menyalahpahamkan masyarakat tentang sikap PKS yang sebenarnya, agar kami bisa menertibkan akun-akun tersebut," ujarnya.

Aduan tersebut, kata Dedi, bisa dilaporkan ke Sekretariat DPP PKS melalui nomor telepon: (021) 7884 2116, atau melalui email ke: humas@pks.id dengan subjek "Laporan Masyarakat". [pks.id]


posted by @Adimin

Sarasehan Remaja, Cara PKS Beri Panggung Anak Muda Bicara

Jakarta (19/8) - Kemajuan dunia siber memunculkan peluang sekaligus tantangan bagi anak muda. Masyarakat perlu menyiapkan diri menghadapi realitas dunia siber hari ini. Salah satu caranya dengan mendengarkan langsung pemaparan dari remaja masa kini atau lazim disebut generasi Z.

Hal itu disampaikan Ketua Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) DPP PKS Wirianingsih di kantor DPP PKS, Jl TB Simatupang no 82, Jakarta Selatan, Jumat (19/8/2016).

"Untuk tujuan tersebut, Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) DPP PKS bekerjasama dengan Garuda Keadilan akan menyelenggarakan acara Sarasehan bertema Remaja Bicara untuk Bangsa Berdaulat dan Bermartabat pada Sabtu 20 Agustus 2016 pukul 09.00-12.00 wib di kantor DPP PKS," papar Wirianingsih.

Perempuan yang akrab disapa Wiwik ini menambahkan, yang akan menjadi bahan diskusi antara lain bagaimana persepsi generasi Y dan Z memandang kehidupan di masa depan, serta cara mereka menyelesaikan masalah.

"Yang akan menjadi bahan diskusi antara lain adalah bagaimana generasi Y dan Z memandang bentuk kehidupan di masa mendatang, apa yang menjadi daya ungkit bagi masa depan dirinya dan masa depan bangsa serta hambatan yang perlu diatasi. Para narasumber adalah remaja yang dianggap mewakili generasi netizen dari beragam aspek, yaitu aspek informasi dan teknologi, aspek politik serta aspek ekonomi," terangnya.

Dirinya juga mengingatkan bahwa sesungguhnya masa depan Indonesia salah satunya akan dimiliki oleh pemuda saat ini, maka ide-ide kreatif anak muda saat ini perlu diberi wadah.

"Indonesia di masa depan sesungguhnya adalah milik para netizen. Sudah saatnya mereka berbicara menyampaikan ide-ide bernas untuk keunggulan Indonesia karena mereka adalah calon pemimpin di masa depan. Amat sangat pantas jika mulai dari sekarang mereka bicara tentang rancangan masa depan bagi bangsa dan negara tercinta, Indonesia. Saatnya generasi muda bicara dan didengar," pungkasnya. [pks.id]


posted by @Adimin

PKS Dukung Kewenangan DPD Diperkuat

Written By Anonymous on 18 August, 2016 | August 18, 2016

Jakarta (18/8) - Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman menyatakan bahwa PKS masih tetap mendukung Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI untuk mendapatkan haknya di tingkat nasional, terutama masalah partisipasi DPD dalam amandemen Undang-Undang (UU).

"Terkait dengan masalah amandemen, bukan saja penguatan DPD, tapi hal-hal lain yang meningkatkan kualitas kenegaraan kita. PKS sejak 2006 tetap mendukung itu semua dan kita berharap dengan dukungan ini partai lain bisa ikut mendukung," ujar Sohibul saat menerima kunjungan Pimpinan dan perwakilan Anggota DPD RI di Kantor DPP PKS, Jl TB Simatupang No 82, Jakarta Selatan, Kamis (18/8/2016).

Menurutnya, ada dua hal penting yang harus dilakukan DPD RI untuk menuju tujuan penambahan wewenang. "Pertama, lobi-lobi politik ke ketua umum partai politik lainnya. Kedua, lobi-lobi teknis pada hal-hal yang sesungguhnya disepakati sebagai kewenangan DPD, tapi di lapangan masih belum lancar," terangnya.

Sohibul mencontohkan dengan pembahasan Undang-Undang tahap satu dimana DPD memiliki kewenangan untuk ikut merumuskan, namun tidak dilibatkan dalam beberapa komisi.

"Misal, pembahasan Undang-Undang itu pada tahap satu sesungguhnya DPD punya kewenangan yang berkaitan dengan daerah. Itu kewenangannya harus ikut. Tapi kenyataannya hanya pada komisi tertentu dilibatkan penuh DPD, tapi komisi lain tidak. Ini harus ada lobi teknis biar ikut semua. Di tahap dua, DPD seharusnya tetap berperan walau tidak mengambil keputusan. Ini harus dibicarakan," pungkasnya.

Turut hadir dalam kunjungan tersebut Sekretaris Jendral DPP PKS Mustafa Kamal, Sekretaris Majelis Syuro Untung Wahono, Wakil Ketua DPD RI Gusti Kanjeng Ratu Hemas, Anggota DPD RI Cholid Mahmud, Anggota DPD RI Abdul Rahmi, Anggota DPD RI Ahmad Jajuli, dan Anggota DPD RI Muhammad Idris. [pks.id]


posted by @Adimin

Presiden Salut dengan Raihan Emas Tontowi-Liliyana

Jakarta (18/8) - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mohamad Sohibul Iman sangat salut dengan raihan emas yang didapatkan oleh pasangan ganda campuran cabang olahraga bulutangkis di ajang olahraga internasional Olimpiade Rio 2016 di Rio de Janerio, Brasil.

"Saya salut dan merasa gembira serta bangga dengan kemenangan yang diperoleh Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir. Pencapaian itu didapat saat 17 Agustus 2016 kemarin. Ini semacam kado bagi ulang tahun negara kita yang ke-71," kata Sohibul di gedung DPP PKS, Jakarta Selatan, Kamis (18/8/2016).

Doktor lulusan Jepang tersebut mengaku senang dengan perjuangan Owi dan Butet, demikian Tontowi dan Liliyana disapa, dan berharap apa yang mereka capai dapat mengilhami para atlet di cabang olahraga lainnya.

"Yang pasti ikut senang dan bangga dengan perjuangan dari ganda campuran kita Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir. Salut dan saya ucapkan selamat buat mereka semoga apa yang sudah didapat menjadi spirit tambahan untuk terus kita untuk berprestasi baik untuk pasangan ganda ini atau bagi atlet-atlet lain," ujar Sohibul.

Dengan adanya pembuktian tersebut, kata dia, kita bisa membuktikan ke kancah internasional bahwa bulutangkis Indonesia masih sangat diperhitungkan.

"Kita ingin kembali membuktikan bahwa di ajang internasional bulutangkis kita masih sangat kuat dan juga ke depan kita harus membuktikan bahwa cabang olahraga lain pun Insya Allah bisa berjaya pula di tingkat internasional. Saya kira seluruh atlet harus berprestasi," pungkas Sohibul. [pks.id]


posted by @Adimin

Dua Hal Agar Perempuan Indonesia Bisa Kontribusi untuk Bangsa

Written By Anonymous on 17 August, 2016 | August 17, 2016

Jakarta (17/8) - Perempuan Indonesia harus saling mengingatkan pentingnya kontribusi membangun bangsa agar dapat berdikari. Berdikari sendiri bisa dilakukan dengan dua cara.

Hal tersebut dikatakan Ketua Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) DPP PKS Wirianingsih.

"Pertama, perempuan sebagai sosok yang memiliki peran penting di dalam keluarga yaitu mendidik generasi dan mendampingi para suami di dalam rumah. Hendaknya mengingatkan tentang pembentukan karakter sebagai pribadi yang merdeka. Pribadi yang bisa memperjuangkan hak-haknya sebagai sebuah generasi bangsa," tutur Wirianingsih di Jakarta, Rabu (17/8).

Contoh sederhana, lanjut Wirianingsih, seorang ibu kepada anak-anak dalam menghidupkan alam demokrasi dalam keluarga, mendengarkan pendapat mereka dan memberikan arahan-arahan agar menjadi pribadi yang jujur, menjadi pribadi yang berani mengatakan tidak pada hal yang dapat menjerat dirinya dari perilaku yang buruk seperti mencuri, mengambil yang bukan haknya, atau bullying terhadap temannya, tidak memegang sopan santun dan tidak mengerti hak-hak orang lain.

"Yang kedua perempuan sebagai individu mempunyai kewajiban penting sebuah aktualisasi diri, menyampaikan pendapatnya, berpolitik, kontribusi dalam masyarakat, memberikan sumbangsih terbaik dalam ilmunya pada masyarakat luas," imbuhnya.

Menurutnya, peran perempuan dalam politik Indonesia itu tidak hanya dalam bentuk politik praktis. Tapi juga bisa peduli dalam pemilihan kepala daerah apabila ada cagub atau cakada yang tidak jujur, money politic, dan tahu bagaimana membangun kesadaran politik Indonesia yang jujur.

Hal tersebut, kata dia, juga bagian dari partisipasi politik, termasuk mengajarkan kesadaran pada anak-anak peduli terhadap urusan negara, misal harga yang sering naik ketika bulan Ramadhan, atau kabinet yang sedang memprihatinkan.

"Nah, inilah harus dibangun kesadaran di keluarga. Banyak hal yang bisa dikerjakan. Perempuan PKS ingin membangun kesadaran sebagai perempuan pelopor, ingin menumbuhkan semangat kepahlawanan dalam membangun bangsa dan negara. Semangat yang tidak hanya ditumbuhkan saat hari kemerdekaan tapi harus dibangun setiap saat,"jelasnya.

Wirianingsih berharap pemerintah memahami bahwa apa yang mereka kerjakan saat ini sebagai seorang pemimpin dilihat oleh generasi muda Indonesia, yang 20 tahun dan 30 tahun ke depan akan memimpin bangsa.

"Jangan sampai perilaku buruk para pemimpin akan didaur ulang oleh generasi ke depan. Saya sangat tidak sepakat jika para pemimpin sekarang tidak menyadari peran penting ini. Kalau menyadari apa yang kita lakukan adalah sebuah keburukan dan bagaimana kalau anak kita ke depan meniru terhadap kesalahan yang memalukan, jangan harap Indonesia akan maju dan bermartabat," pungkasnya. [pks.id]


posted by @Adimin

Pimpin Upacara HUT RI, Salim Segaf Minta Kader PKS Bersemangat Layani Rakyat

Jakarta (17/8) - Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al-Jufrie mengamanatkan kepada seluruh kader untuk terus memberikan yang terbaik bagi bangsa Indonesia dengan melaksanakan khidmat kepada rakyat.

"Saya amanatkan seluruh kader dengan amanah Munas, Berkhidmat untuk rakyat, lakukan! Dan berikan yang terbaik untuk bangsa ini," ujarnya saat menjadi inspektur upacara di DPP PKS, Rabu (17/8/2016).

Dirinya juga menyampaikan, bila seluruh kader dengan tulus terus bersemangat untuk berkhidmat kepada rakyat, maka seluruh umat akan mencintai PKS.

"Dengan semangat tersebut, umat akan mencintai partai ini, dimana partai ini akan memberikan kontribusinya untuk Indonesia yang damai, sejahtera, dan makmur. PKS membuka pintu seluas-luasnya. Memberi keyakinan bahwa kita akan memberi yang terbaik bagi negeri ini," terang Salim.

Salim menambahkan, bahwa seluruh kader PKS tidak boleh berfokus pada perbedaan, karena perbedaan adalah sebuah keniscayaan sedangkan titik temulah yang perlu dicari dari tiap perjuangan memakmurkan Indonesia.

"Saya yakin seluruh komponen bangsa akan berjuang bersama dengan kita. Banyak titik temu yang bisa kita ukir bersama. Perbedaan pasti terjadi, tapi titik temu akan kita temukan dan wujudkan bersama-sama," paparnya.

Sebagai penutup, Salim mengingatkan kepada seluruh peserta agar tidak mementingkan kepentingan golongan, melainkan kepentingan umat.

"Saya yakin kalau kita mau, kita mampu mengukir sejarah. Bangsa ini mampu menyatukan bangsa-bangsa lain yang berseteru. Bagaimana jumlah yang besar ini kita mampu muncul di kancah dunia internasional. Itu belum kita lakukan. Bagi para pemimpin, ini bisa wujud bila mendahulukan kepentingan bangsa yang didahulukan daripada kepentingan sendiri atau golongan," pungkasnya. [pks.id]


posted by @Adimin

PKS Gelar Peringatan HUT RI ke-71

Jakarta (17/8) - Memperingati HUT RI ke-71, PKS menggelar upacara di kantor DPP PKS. Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al Jufrie didaulat mejadi inspektur upacara.

Upacara HUT RI ke 71 digelar di MD Building, Jl TB Simatupang no 82, Jakarta Selatan, Rabu (17/8/2016) pukul 10.00 WIB.

Dalam pesannya, Salim menyampaikan bahwa para pejuang dan syuhada telah berjuang mati-matian memerdekakan Indonesia tanpa pamrih dengan berharap meraih ridho Allah SWT.

Tidak hanya itu, Salim juga mengamanatkan kepada seluruh kader PKS untuk terus bersemangat berkhidmat untuk rakyat.

"Saya amanatkan seluruh kader dengan amanah Munas, Berkhidmat untuk rakyat, lakukan! Dan berikan yang terbaik untuk bangsa ini," ujar Salim.

Rangkaian upacara ini dibuka dengan membaca lafaz basmalah. Setelah mempersilakan inspektur upacara memasuki mimbar, tidak lupa diiringi dengan pembacaan ayat suci Alqur'an.

Kemudian dilanjutkan pembacaan doa untuk kebaikan PKS dan Indonesia. Sebagai penutup, PKS memberikan apresiasi kepada veteran pejuang kemerdekaan berupa santunan.

Upacara ini dihadiri sekitar 200 pengurus pusat PKS yang mewakili setiap bidang dan badan DPP PKS. Selain Salim Segaf, tampak hadir jajaran pimpinan PKS seperti Sekjen PKS Mustafa Kamal, Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini, Anggota DPR seperti Tifatul Sembiring, Aboebakar Alhabsyi, dan lainnya. Para peserta upacara mengenakan seragam hitam-putih. Anggota Pandu Keadilan menjadi petugas pengerek bendera Merah Putih. Hingga berakhir pukul 11.00 WIB, upacara berlangsung tertib dan khidmat. [pks.id]


posted by @Adimin

Pantai Padang Tertata, Menteri BUMN Apresiasi Pemko Padang

Written By Anonymous on 14 August, 2016 | August 14, 2016

PADANG – Mampunya Pemerintah Kota Padang menata objek wisata Pantai Padang berbuah apresiasi. Kali ini, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno yang menyatakan salut atas upaya Pemko Padang. Kini dirinya melihat Pantai Padang sudah terbebas dari Pedagang Kaki Lima (PKL) dan telah tertata rapi.

“Sumbar kaya objek wisata. Saya sudah menyaksikan potensi wisata Kota Padang, khususnya Pantai Padang. Saya mengapresiasi penuh,” ungkapnya usai berjalan kaki ke Pantai Padang bersama Walikota Padang H. Mahyeldi Dt Marajo, Sabtu (13/8) pagi.

Untuk lebih menggeliatkan lagi objek wisata Pantai Padang, Rini Soemarno menginstruksikan BUMN yang ada di Sumatera Barat agar saling bekerjasama mengembangkan pariwisata di Padang dan Sumatera Barat. Salah satunya yakni dengan membentuk “Kampung Wisata” di Pantai Padang.

“Di Pantai Padang ini bagaimana kalau dibentuk ‘Kampung Wisata’, nantinya di situ akan ada kuliner dan produk lainnya,” terang Rini.

Pagi itu, Rini hadir di Kota Padang dalam rangka mengikuti jalan santai bertajuk ‘BUMN Hadir Untuk Negeri’ yang diadakan di GOR H. Agus Salim Padang. Rini mengaku kehadirannya di Padang merupakan pilihannya sendiri. Sebab, dirinya mendengar Sumbar memiliki ragam objek pariwisata yang memikat dan berpotensi besar untuk lebih dikembangkan.

Sementara itu, Walikota Padang H. Mahyeldi Dt Marajo menyebut bahwa ide atau gagasan Menteri BUMN untuk membangun “Kampung Wisata” di Pantai Padang begitu tepat. Mahyeldi berharap, gagasan tersebut dapat ditindaklanjuti serta mendapat dukungan. “Ide itu mesti kita dukung, tidak saja dari masyarakat akan tetapi juga dari SKPD dan BUMN yang ada. Kita harapkan nantinya dengan kehadiran ‘Kampung Wisata’ akan meningkatkan kunjungan wisatawan,” harap walikota.[[humas dan protokol kota padang]


posted by @Adimin

PKS akan Meriahkan HUT 71 RI dengan Lomba Mural

Written By Anonymous on 12 August, 2016 | August 12, 2016

Jakarta (11/8) - Ketua Bidang Kepemudaan Mardani DPP PKS Ali Sera menjelaskan bahwa DPP akan menyiapkan berbagai lomba menarik untuk memeriahkan peringatan HUT-RI ke 71, salah satunya adalah lomba mural.

"Karena kita mengusung tema Berkhidmat untuk Indonesia Berdaulat, maka kita coba adakan salah satunya lomba mural terkait logo Kemerdekaan DPP PKS," terangnya di Kantor DPP PKS, Jl TB Simatupang no 82, Jakarta Selatan, Kamis (11/8/2016).

Menurutnya, dengan lomba mural ini dapat mewadahi kreativitas masyarakat agar bisa sinergi membangunan lingkungan yang memiliki nilai.

"Mural ini mewadahi kreativitas masyarakat, khususnya anak muda, agar bisa sinergi membangun lingkungan yang nyeni tapi punya nilai," terangnya.

Mardani menyampaikan, konsep dari lomba ini sederhana, yaitu tiap peserta yang terdiri dari seluruh DPW dan DPD PKS di Indonesia dapat mengirimkan foto dari hasil mural tersebut kepada panitia, serta menyebarkannya di media sosial.

"Bahkan kalau bisa kirim video time lapse, dan upload ke facebook atau instagram maupun website masing-masing daerah, atau tag/mention akun DPP PKS pada media sosial lainnya seperti twitter," ujar Mardani.

Selain itu, Mardani juga menjelaskan beberapa persyaratan terkait lomba mural ini.

"Logonya tentang 17 tahun kemerdekaan PKS, tidak boleh mengandung SARA dan tidak berbau pornografi atau hal-hal negatif lainnya," pungkasnya. [pks.id]


posted by @Adimin

Syekh Chalid Al Hamudi Tepati Janji, Walikota Padang dan Istri Beribadah Haji Tahun Ini

Written By Anonymous on 10 August, 2016 | August 10, 2016

PADANG – Syekh Chalid Al Hamudi yang berkunjung ke Padang beberapa waktu lalu akhirnya menepati janjinya. Pemuka agama Islam asal Arab Saudi sekaligus penasehat badan dakwah internasional ini mengundang Walikota Padang H. Mahyeldi Dt Marajo beserta istri untuk melaksanakan ibadah haji pada tahun ini.

“Tadi Syekh Chalid Al Hamudi menelpon saya dan menyampaikan bahwa Insya Allah saya dan istri diundang untuk beribadah haji tahun ini,” terang Mahyeldi di ruang kerjanya di Balaikota Padang, Selasa (9/8) sore.

Dalam percakapan pertelepon itu, Syekh Chalid Al Hamudi meminta langsung kepada Walikota Padang untuk mengirimkan fotocopy paspor yang dimiliki. Walikota Padang kemudian menyanggupi dan akan mengirimkannya secepatnya.

“Mohon doa dari warga Kota Padang dan Sumatera Barat, mudah-mudahan keberangkatan kami bisa memantapkan diri kami dalam meningkatkan keimanan dan memantapkan langkah pembangunan Kota Padang ke depan,” harap walikota.

Walikota Padang mengucapkan terimakasih tak terhingga kepada Syekh Chalid Al Hamudi beserta para ustad di LIPIA, ulama, termasuk kedutaan besar Arab Saudi yang selama ini telah berperan besar dalam memuluskan niat mulia tersebut.

“Atas nama Pemerintah Kota Padang dan keluarga, kami mengucapkan terimakasih kepada Syekh Chalid Al Hamudi yang telah memberi peluang saya dan istri untuk melaksanakan ibadah haji,” sebutnya.

Jadi Imam Shalat di Arab Saudi.

Disinggung tentang peluang menjadi imam shalat di Arab Saudi, Walikota Padang menyebut bahwa hal ini bisa saja terjadi. Namun begitu, Mahyeldi menyebut bahwa untuk menjadi imam di Masjidil Haram maupun Makkah atau salah satu masjid di Arab Saudi bukanlah orang yang sembarangan.

“Untuk jadi imam di sana mesti punya kelebihan, ilmu, syariah, akhlak kepribadian dan penguasaan ilmu Alquran. Saya belum penuhi itu. Mudah-mudahan Allah SWT memberikan yang terbaik bagi kita semua,” pungkasnya. [humas dan protokol kota padang]


posted by @Adimin

Agar Tak Jadi Bumerang, Full Day School Harus Penuhi Lima Syarat Ini

Written By Anonymous on 09 August, 2016 | August 09, 2016

Jakarta (9/8) - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy telah menggagas pola sekolah sepanjang hari(full day school). Gagasan tersebut dinilai cukup berani dan terkesan sebagai 'terobosan' baru di jagat pendidikan nasional.

Ketua Bidang Kesejahteraan Rakyat (Kesra) DPP PKS Fahmy Alaydroes mengatakan bahwa pola sekolah sepanjang hari sudah diterapkan oleh sekolah-sekolah swasta. Oleh sebab perlu syarat-syarat yang harus dipenuhi.

"Sebenarnya pola full day school sudah lama diterapkan di sekolah-sekolah swasta. Sekolah Islam Terpadu (SD, SMP dan SMA) sudah sejak tahun 1993 menerapkannya. Substansinya, menyediakan dan memberikan lingkungan dan iklim belajar sepanjang hari, agar pengalaman dan interaksi dengan hal-hal yang kondusif dan efektif. Sepanjang pengalaman, Sekolah Islam Terpadu mendapat tanggapan yang positif dari orang tua. Jumlah Sekolah Islam Terpadu berkembang pesat dan menjadi tren di kalangan sekolah swasta Islam," kata Fahmy di Jakarta, Selasa (9/8).

Hanya saja, kata dia, penerapan sekolah full day menuntut persyaratan yang ketat dan bersifat imperatif. Bila syarat-syarat berikut tidak atau kurang terpenuhi, niscaya akan menjadi bumerang yang buruk bagi anak didik.

"Syarat-syarat yang paling utama adalah pertama, kesiapan moral dan kemampuan guru mengawal dan menjalankan amanah profesinya sepanjang hari. Diperlukan Guru yang berjiwa tulus dalam mendidik dan memiliki kemampuan yang cakap dalam mengembangkan pembelajaran," ucap dia.

Kedua, lanjut Fahmy, kurikulum dan program pembelajaran yang efektif dan atraktif, agar siswa merasakan asyiknya mengikuti setiap program. Menarik, menantang, dan sekaligus memicu prestasi.

"Ketiga, harus memberikan perhatian yang cukup kepada pembentukan karakter atau akhlak. Sekolah sepanjang hari harus didesain sedemikian rupa sehingga menjadi semacam 'real life' bagi siswa. Lingkungan belajar, sekaligus menjadi lingkungan komunitas yang sarat dengan norma, hak dan kewajiban bagi setiap warganya," kata dia.

Yang keempat, Fahmy menekankan tentang fasilitas yang memadai, yang memberikan ruang gerak yang cukup, ketersedian sumber belajar, alat dan media yang memadai, keamanan dan kenyamanan lingkungan. 
Dan yang kelima tentang kerjasama yang baik, antara pihak sekolah, orangtua dan masyarakat. Kerjasama yang efektif akan memperkaya dan memperkuat proses pendidikan yang berjalan.

"Nah, masalahnya adalah di tataran sekolah negeri, masih banyak persoalan yang muncul. Kurikulum yang masih belum konsisten, kemampuan guru yang masih rendah, dan fasilitas sekolah yang terbatas dan pola lingkungan yang rigid. Gagasan Pak Menteri, yang konon disetujui oleh Pak Jokowi ataupun Pak Jusuf Kala, seharusnya dilakukan secara rasional, bertahap dan melibatkan banyak pihak. Jangan lagi terulang pameo "ganti menteri, ganti kebijakan". Kasihan guru dan siswa Indonesia," pungkasnya. [pks.id]


posted by @Adimin

Pesan

More on this category »

Popular Post

 
Support : Creating Web | PKS Padang | Mas Temp
Copyright © 2011. PKS KOTA PADANG - All Rights Reserved
Template Created by PKS Padang Published by Mas Temp
Proudly powered by Blogger