Powered by Blogger.
Humas PKS Ikuti Worshop Jurnalistik Pada Rapat Koordinasi
Humas PKS se-Sumatera Barat melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) yang berlangsung pada tanggal 4 - 6 November 2022 di Padang, Senin (5/11) ...
Search This Blog
Latest Post
January 05, 2017
[Video] PKS Padang Berkhidmat Untuk Rakyat Part 1
Written By Anonymous on 05 January, 2017 | January 05, 2017
>
posted by @Adimin
posted by @Adimin
Label:
TOPIK PILIHAN,
VID
January 05, 2017
Tahun Baru Semangat Baru
Alhamdulillah, kita sudah berada di tahun 2017. Waktu begitu cepat berlalu. Jika kita melihat ayat-ayat Al Quran, Allah SWT sering menjadikan waktu sebagai sumpahNya, “Demi masa” (QS. Al Ashr: 1), “Demi waktu Dhuha” (QS. Ad Dhuha:1), dan masih banyak lagi jika kita telusuri ayat-ayat Al Quran. Ayat-ayat seperti ini mengajak manusia untuk lebih menyadari pentingya masalah waktu.
Awal tahun adalah saat yang tepat untuk mempersiapkan diri mengarungi waktu yang terus berjalan. Selain itu, juga saat yang tepat untuk mengevaluasi apa saja yang sudah dilakukan setahun belakangan. Hal apa saja yang perlu diperbaiki, dijauhi, ditinggalkan, ditingkatkan, dan lainnya.
Dalam shalat wajib 5 waktu, setelah shalat kita disunahkan membaca istighfar, memohon ampun kepada Allah SWT atas perilaku kita yang punya potensi salah. Dan memang sebagai manusia kita pasti berbuat kesalahan, baik sengaja maupun tidak disengaja. Dengan selalu mengucap istighfar, insya Allah kita akan merasakan energi positif yang luar biasa, karena merupakan sunnah Rasulullah SAW. Kita tahu bahwa ada kekuatan yang lebih hebat dari diri kita yang mengatur hidup kita, yaitu Allah SWT. Sehingga kita akan merasakan bahwa di atas langit ada langit, kita bukanlah pribadi paling hebat, masih ada yang lebih hebat dari kita tapi justru perilakunya lebih mulia.
“Barang siapa yang selalu beristighfar, maka Allah akan berikan untuknya solusi setiap menemui masalah, dan jalan keluar untuk setiap kali menemui kesempitan, dan Allah akan memberikannya rezeki dari jalan yang tidak diduga-duga.”(Hadits sahih, diriwayatkan oleh Abu Dawud (hadits no. 1297), Ibn Majah (hadits no. 3809) dan al-Hakim. Al-Hakim berkata: Hadits ini sanadnya sahih.)
Oleh karena itu, penting sekali bagi kita merenungi apa saja yang sudah kita lakukan. Adakah kesalahan yang kita perbuat berakibat fatal bagi orang lain dan juga diri sendiri? Jika ada, maka marilah ber-istighfar, memohon ampun kepada Allah SWT.
Umar bin Khaththab r.a berkata, “Hendaklah kalian menghisab diri kalian sebelum kalian dihisab, dan hendaklah kalian menimbang diri kalian sebelum kalian ditimbang, dan bersiap-siaplah untuk hari besar ditampakkannya amal”.
“Seorang yang beriman melihat dosa-dosanya seperti dia berada di bawah gunung, dia takut apabila gunung tersebut menimpanya, dan seorang fasiq melihat dosa-dosanya seperti lalat yang terbang di atas hidungnya, maka dia singkirkan seperti ini, yaitu diusir dengan telapak tangannya.” (HR. Bukhari).
Dengan selalu menghisab (koreksi) diri, insya Allah kita akan jauh dari sifat sombong, tinggi hati, merasa paling benar. Dan sebaliknya membuat kita untuk rendah hati, memiliki motivasi diri yang lebih kuat, meyakini mampu mencapai kesuksesan, dan optimis akan datangnya pertolongan Allah SWT.
Menatap masa depan dengan kerendahan hati, dikuatkan dengan usaha yang sungguh-sungguh, disertai tawakal kepada Allah SWT, insya Allah akan menjadikan hidup kita lebih semangat.
Setelah melakukan instropeksi diri dengan menghisab/koreksi diri, maka kita berhak menyambut tahun baru dengan semangat baru. Semangat untuk berbuat lebih baik lagi, beribadah lebih giat lagi, bermasyarakat lebih luas lagi, menolong orang lebih banyak lagi, bekerja lebih giat lagi, dan sebagainya. Semoga bertambahnya tahun dalam hidup kita juga membuat kita bertambah dewasa dan bertambah dekat dengan Sang Pemilik Hidup, Allah SWT agar hidup kita makin terarah sehingga hidup menjadi optimis dan kuat menerima karunia, rezeki, maupun ujian dan cobaan. ***
Irwan Prayitno
Gubernur Sumbar
Singgalang, 4 Januari 2016
posted by @Adimin
Label:
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
January 04, 2017
Wako Mahyeldi: Guru Agar Bangun Komunikasi dengan Orangtua Murid
Written By Anonymous on 04 January, 2017 | January 04, 2017
PADANG – Walikota Padang H. Mahyeldi Ansharullah Dt Marajo mengajak seluruh guru untuk membangun komunikasi yang baik dengan orangtua murid. Dengan terjalin komunikasi yang baik antara guru dan orangtua, murid akan merasa mendapat perlindungan dan penguatan.
“Kuatkan dan lindungi mereka (murid) dengan membangun komunikasi antara kita (guru) dan orangtua murid,” ajak Walikota Padang kepada seluruh guru SMPN 32 Sungai Lareh, Lubuk Minturun, Kecamatan Koto Tangah, Selasa (3/1).
Pagi itu, Walikota Padang memang menyempatkan diri melihat langsung kondisi SMPN 32 Sungai Lareh. Walikota bertemu langsung dengan Kepala Sekolah dan sejumlah guru.
Dalam kesempatan itu, Mahyeldi memberi motivasi kepada seluruh guru. Walikota Padang sangat berharap seluruh guru dapat memberikan yang terbaik kepada seluruh siswa.
“Ketika berangkat dari rumah, niatkan untuk memberi yang terbaik bagi anak-anak ketika di sekolah. Kita berharap, seluruh siswa yang akan menjadi calon pemimpin bangsa ke depan mampu membawa bangsa ini ke arah lebih baik,” harapnya.
Walikota juga mengajak seluruh guru untuk memperhatikan makanan yang dikonsumsi siswa saat di sekolah. Kafe sekolah diharapkan benar-benar steril dari bahan berbahaya.
“Tolong sama-sama kita perhatikan dan periksa jangan sampai ada zat kimia dan lainnya. Jaga kesehatan mereka (murid),” ajak Mahyeldi.
Mahyeldi sempat menyinggung bahwa tugas guru sangat mulia. Bahkan mampu mendidik siswa yang jumlahnya cukup banyak.
“Bayangkan, dua orangtua di rumah saja sulit mendidik anaknya yang hanya dua atau tiga orang. Kalau guru di sini mampu mendidik 40 anak dalam satu kelas, begitu mulianya,” sebut Mahyeldi.
sumber: humas dan protokol kota padang
posted by @Adimin
Label:
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
January 03, 2017
Padang Koleksi 35 Penghargaan di 2016
Written By Anonymous on 03 January, 2017 | January 03, 2017
![]() |
| Duet pemimpin Kota Padang, Mahyeldi Dt Marajo - Emzalmi. (humas) |
VALORAnews - Prestasi dan penghargaan membanggakan berhasil dikoleksi Pemko Padang sepanjang 2016. Sebanyak 35 penghargaan dan prestasi dari berbagai lembaga, diberikan pada duet Mahyeldi-Emzalmi. Penghargaan dan prestasi di tahun kedua pasangan ini memimpin Kota Padang, juga tak luput dari kerjasama masyarakat selama ini.
Selain itu, kerjasama pasangan ini telah menampakkan hasil memuaskan. Lihat saja ke arah pantai, semua sudah tertata. Tak ada yang menyangka bahwa Pantai Padang bisa seperti saat ini. Begitu halnya dengan Pasar Raya. Semua tertata. Pasar tak lagi semrawut, terlebih setelah Pemko Padang memberi kepastian bahwa tak ada pedagang yang dimatikan usahanya.
Jalur Bypass pun juga bertambah lebar. Seiring dengan dibebaskannya jalur 40 Bypass. Pembebasan jalur 40 ini pun cukup humanis tanpa adanya kekerasan.
Menurut Walikota Padang, H Mahyeldi Dt Marajo, penghargaan yang diraih sepanjang 2016 didekasikan kepada seluruh warga Kota Padang. Sebab, warga Padang sangat cinta terhadap pembangunan, suka tolong-menolong dan bantu-membantu (dermawan), peduli sesama dan mau bekerjasama.
"Semoga di masa datang seluruh potensi kebaikan itu dapat dirawat dan dipelihara yang pada akhirnya menjadikan Kota Padang lebih sukses dan berkah lagi," ucapnya.
Jika dilihat daftar perolehan penghargaan pada awal 2016, Kota Padang lebih dulu menerima penghargaan 'ASITA Award' dari Association of The Indonesian Tours And Travel Agencies (ASITA) Sumatera Barat. Penghargaan diberikan pada 4 April 2016 karena keberhasilan Kota Padang menata Pantai Padang sehingga jadi tacelak.
Di bulan yang sama, 9-16 April, Kota Padang sukses jadi tuan rumah penyelenggara event internasional Multilaeral Naval Exercise Komodo (MNEK). Kegiatan ini merupakan latihan bersama TNI Angkatan Laut dengan tentara 35 neara di dunia.
Pada 12 April, Walikota Padang meraih penghargaan "Government Award 2016" dari majalah terbitan nasional, 'Sindo Weekly'. Penghargaan ini diberikan karena Padang berhasil menata kota dalam rentang waktu cukup cepat.
Selain itu, Padang juga meraih penghargaan 'Penegakan Perda dan Penertiban Tanpa Kekerasan' dari Gubernur Sumatera Barat. Penghargaan diberikan pada Upacara HUT Satpol PP ke-66 dan Satlinmas ke-54 tingkat Provinsi Sumatera Barat di Lapangan Pacuan Kuda Payakumbuh, 26 April 2016.
Beranjak ke Mei, Walikota Padang meraih penghargaan cukup bergengsi. Penghargaan 'Padang Marketing Champion 2016' di bidang Government dari Majalah MarkPlus Inc berhasil diboyong. Penghargaan ini diberikan 19 Mei 2016 dalam acara 'Indonesia Marketeers Festival 2016' di Grand Inna Muara Hotel Padang. Di acara yang sama, Walikota Padang juga meraih penghargaan "Best Of The Best Marketeers Of The Year Padang 2016".
Majalah PR Indonesia juga memberi penghargaan kepada Walikota Padang. Penghargaan The 1st Sumatera PR Indonesia Media Relations Award & Summit (SUMPRIMAS) diserahkan di Batam, 26 Mei 2016. Penghargaan yang diterima ini dengan kategori Kota di Sumatera diberitakan di media nasional. Di hari yag sama, Padang juga meraih 'BKN Award 2016' dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) dengan kategori implementasi CAT dalam manajemen ASN.
Sebulan kemudian di tanggal yang sama, Walikota Padang menjadi nominator peraih 'Nirwasita Tantra Award 2016'. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI menjadikan Padang sebagai nominator karena mampu mengelola lingkungan hidup dengan baik, dan mengeluarkan kebijakan berwawasan lingkungan serta mendukung program Kota Hijau yang dicanangkan oleh Pemerintah Pusat.
Presiden RI juga menganugerahi Kota Padang sebagai kota dengan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Terbaik di Sumatera. Penghargaan ini diserahkan 4 Juli 2016. KPN Pemko Padang juga meraih penghargaan. Kali ini KPN Pemko Padang meraih 'Koperasi Berprestasi Konsumen 2016' pada peringatan Hari Koperasi di Provinsi Jambi, 20 Juli 2016.
Padang juga meraih penghargaan 'Adiwiyata Mandiri 2016' pada 22 Juli 2016. Kali ini Padang memborong enam penghargaan sekaligus. Diantaranya untuk SD Semen Padang, SMK Semen Padang, MTsN Parak Lawas, SDN 03 Alai, MTsN Koto Tangah, dan SMPN 11 Padang.
Komitmen Kota Padang terhadap penyelenggaraan program Kependudukan dan Keluarga Berencana serta pembangunan keluarga sejahtera mendapat pengakuan dari BKKBN Pusat. Padang meraih penghargaan 'Manggala Karya Kencana' yang diserahkan di NTT, 28 Juli 2016.
Padang juga sukses menjadi tempat penyelenggaraan kegiatan internasional 'Pacific Partnership' pada 22-31 Agustus 2016. Kegiatan latihan bersama ini melibatkan tujuh negara. Tiga penghargaan diraih Padang dalam ajang Indonesia's Attractiveness Award (IAA) 2016. Penggagas kegiatan tersebut, majalah Tempo, menganugerahi Padang dengan penghargaan 'Kota Terbaik Platinum untuk Koridor Sumatera Bagian Barat dan Tengah', 'Kota Potensial Investasi', serta 'Kota Potensial Pariwisata'.
Padang meraih penghargaan 'Kawastara Pawitra' dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI. Penghargaan diraih berkat komitmen Walikota Padang dalam mengimplementasikan Permendiknas Nomor 28 Tahun 2010 secara berkelanjutan. Penghargaan diserahkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, 15 Oktober 2016.
Gubernur Sumbar juga menyerahkan penghargaan Adhikarya Pangan Nusantara (APN) Tingkat Sumbar 2016 kepada Kota Padang. Penghargaan diserahkan di Solok, 30 Oktober 2016. Pada 3 November 2016, Padang meraih penghargaan 'National Procurement Award 2016'. Penghargaan ini diperoleh berkat pemenuhan Standar Tertinggi LPSE Kota Padang.
Padang juga sukses sebagai juara umum Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) XIV Sumatera Barat. Padang meraih medali emas terbanyak pada penutupan Porprov di GOR H. Agus Salim, 29 November 2016.
Pada pekan pertama Desember, Padang meraih empat penghargaan berturut-turut. Penghargaan itu didahului dengan penghargaan Indonesia Road Safety Awards (IRSA) 2016 dari Adira Insurance. Penghargaan yang diterima 6 Desember itu terkait penerapan program-program keselamatan di jalan raya.
Sehari setelah itu, Padang meraih 'Aungerah Dana Rakca 2016' dari Presiden RI di Istana Negara. Kemudian Padang meraih penghargaan 'Predikat Kepatuhan Tinggi Terhadap Standar Pelayanan Publik' dari Ombudsman RI. Dan, sehari setelah itu lagi-lagi Padang meraih penghargaan 'Kota Peduli Hak Asasi Manusia' dari Kementerian Hukum dan HAM RI di Surabaya.
Padang meraih tiga penghargaan 'Adiwiyata Nasional 2016' dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI. Tiga penghargaan itu untuk SDN 08 Surau Gadang Kecamatan Nanggalo, SMPN 31, serta SMAN 14. Penghargaan diserahkan 13 Desember 2016 di Jakarta.
Penghargaan 'Kota Langit Biru Kategori Kota Besar' diraih Padang pada 14 Desember 2016. Penghargaan diserahkan Kementerian Lingkungan Hdup dan Kehutanan RI di Jakarta. Padang juga sukses sebagai penyelenggara peringatan Hari Bela Negara (HBN) ke-68 Tingkat Nasional. Peringatan ini dipusatkan di Lapangan Imam Bonjol, Padang, 14-19 Desember 2016.
sumber: www.valora.co.id
posted by @Adimin
Label:
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
January 02, 2017
Termasyhur Ketujuh di Indonesia, Ini Tanggapan Mahyeldi
Written By Anonymous on 02 January, 2017 | January 02, 2017
PADANG - Walikota Padang, H. Mahyeldi Ansharullah Dt Marajo berada pada posisi ketujuh sebagai bupati/wali kota terbanyak diberitakan selama 2016 menurut penilaian Indonesia Indicator.
"Pencapaian ini menjadi motivasi ke depan untuk berbuat lebih baik dalam pembangunan kota," katanya menanggapi penilaian tersebut, Minggu (1/1).
Menurutnya pencapaian ini sebagai bukti banyaknya keterlibatan berbagai pihak khususnya dari kalangan media.
Dia berharap di masa depan sinergi antara media dan pemerintahan serta masyarakat dapat lebih kuat sehingga hasil berita bisa lebih baik secara kualitas dan banyak secara kuantitas.
Seperti diketahui, Mahyeldi menempati posisi ketujuh dengan 5.891 muncul di berita selama 2016.
Hasil ini masih jauh di atas pimpinan kota terkenal lainnya, seperti Walikota Bandung, Ridwan Kamil yang menempati posisi teratas dengan 21.486 pemberitaan, diikuti Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini dengan 18.195.
Menyusul di posisi ketiga Walikota Makassar, Danny Pomanto 12.867 berita, keempat Wali Kota Bogor, Arya Bima 8.158 berita.
Di tempat kelima ada Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi dengan 7.286 berita sekaligus menempati posisi teratas kategori pimpinan kabupaten.
Kemudian tempat keenam, kedelapan, kesembilan dan sepuluh yakni Walikota Medan, Dzulmi Eldin 6.377 berita, Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas 4.951 berita, Walikota Bekasi, Rahmat Effendi 4.251 berita dan Walikota Semarang, Hendrar Prihadi dengan 3.889 berita.
Sedangkan untuk kategori gubernur terbanyak diberitakan yakni Gubernur non aktif DKI Jakarta, Basuk Tjahaja Purnama atau Ahok dengan 278.052 berita selama 2016.
sumber: humas dan protokol kota padang
posted by @Adimin
Label:
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
January 02, 2017
posted by @Adimin
MENGOKOHKAN IDENTITAS | Oleh: H. Irsyad Syafar, Lc,. M.Ed
| Irsyad Syafar Ketua DPW PKS Sumbar (Al Amin/PKSFoto) |
Dihari-hari pertama keberadaan Rasulullah saw dan para sahabat di kota Madinah, mereka senantiasa shalat 5 waktu berjamaah. Namun waktu itu belum ada cara atau alat yang digunakan untuk memanggil dan menandakan waktu shalat sudah masuk. Para sahabat hanya memperkirakan saja kapan waktu shalat masuk, sesuai arahan Nabi, lalu mereka berdatangan ke Masjid Nabawi.
Kondisi semacam ini tentunya cukup rumit dan tentu tidak akurat. Apalagi untuk memastikan semua datang shalat berjamaah ke masjid dalam waktu yang bersamaan. Sehingga muncullah waktu itu ide untuk menggunakan alat atau bunyian untuk memanggil shalat berjamaah. Ada yang mengusulkan terompet dan ada yang menyarankan penggunaan loceng.
Usulan-usulan tersebut ditolak mentah-mentah oleh Rasulullah saw. Karena keduanya merupakan identitas agama lain. Terompet adalah identitas yahudi dan lonceng adalah identitas nasrani.
Bertepatan pula waktu itu ada seorang sahabat Rasulullah (Abdullah bin Zaid) yang bermimpi, dimana dia dalam mimpinya diajarkan oleh malaikat kalimat-kalimat adzan. Maka Rasulullah saw langsung memerintahkannya untuk mengajarkan kalimat-kalimat tersebut kepada Bilal bin Rabbah. Dan kemudian Bilal yang mengumandangkan kalimat adzan tersebut karena suaranya yang keras dan indah. Ketika Umar mengumandangkan adzan tersebut, Umar bin Khattab keluar dari rumahnya dan menemui Rasulullah saw, lalu berkata, "Demi Allah, saya juga bermimpi diajarkan kalimat-kalimat tersebut". Semenjak itu adzan menjadi pertanda masuknya waktu shalat sekaligus sarana untuk memanggil orang ke masjid. (Terdapat dalam HR Abu Daud dan Ibnu Majah dari Abdullah bin Zaid serta HR Bukhari dari abu Ibnu Umar).
Sementara itu, selama berada di Madinah, Rasulullah saw shalat bersama para sahabat menghadap ke Masjidil Aqsa. Padahal sebelumnya saat di Makkah Beliau shalat menghadap Ka'bah. Sesampai di Madinah ini tidak bisa dilakukan. Sebab Makkah di selatan, sedangkan Masjidil Aqsa di utara.
Rasulullah saw tidak nyaman dengan kiblat seperti ini. Sebab kaum yahudi sering mengejek beliau dan sahabat akan kiblat yang sama ini dengan kiblat yahudi. Rasulullah saw sering menengokkan wajahnya ke langit, berharap kepada Allah diberikan kiblat yang lebih diredhai. Akhirnya setelah lebih dari satu setengah tahun, Allah menurunkan perintah arah kiblat ke Ka'bah di kota Makkah.
Begitulah kejelasan identitas bagi setiap muslim. Agar agama tidak tercampur dan jati diri tidak ambigu. Bagi kita agama kita, bagi mereka agama mereka.
Kejelasan identitas ini menjadi syariat dan ajaran yang sangat penting di dalam Al Quran dan Hadits-Hadits Rasulullah saw.
Allah berfirman:
وَمَن يُشَاقِقِ الرَّسُولَ مِن بَعْدِ مَا تَبَيَّنَ لَهُ الْهُدَىٰ وَيَتَّبِعْ غَيْرَ سَبِيلِ الْمُؤْمِنِينَ نُوَلِّهِ مَا تَوَلَّىٰ وَنُصْلِهِ جَهَنَّمَ ۖ وَسَاءَتْ مَصِيرًا (115)
Artinya: "Barang siapa yang menentang Rasulullah setelah jelas baginya kebenaran, dan dia mengikuti bukan cara hidup orang-orang beriman, maka akan Kami biarkan dia dengan perbuatannya, lalu Kami masukkan dia ke dalam neraka Jahannam, dan itu adalah seburuk-buruk tempat kembali". (QS An Nisa: 115)
Ancaman Allah sangatlah keras bagi kaum muslimin yang mengikuti cara dan gaya hidup orang-orang non muslim. Yaitunya pembiaran yang menjebak dan diakhiri dengan adzab neraka yang sangat pedih.
Dari haditsnya seringkali Rasulullah saw memerintahkan para sahabatnya untuk menyelisihi kaum yahudi dan nasrani. Mulai dari hal yang sederhana dari segi penampilan, pakaian dan kebiasaan serta hari raya, sampai kepada tata cara beribadah. Ini semua merupakan upaya yang sungguh-sungguh untuk menjaga dan menguatkan identitas keislaman.
Dan Rasulullah saw sudah memprediksi akan datangnya generasi dari umatnya yang meniru dan mengikuti kabiasaan dan gaya hidup kaum yahudi dan nasrani:
عن أبي سعيد رضي الله عنه أن النبي صلى الله عليه وسلم قال : " لتتبعن سَنن من قبلكم شبراً بشبرٍ وذراعاً بذراعٍ ، حتى لو سلكوا جحر ضبٍّ لسلكتموه ، قلنا : يا رسول الله اليهود والنصارى ؟ قال : فمن !؟ " ، رواه البخاري ( 3269 ) ومسلم ( 2669 ) .
Artinya: Sungguh kalian akan ikuti kebiasaan orang-orang sebelum kalian, sejengkal demi sejengkal, sehasta demi sehasta, sampai-sampai mereka masuk lobang biawak pun kalian ikuti". Para sahabat bertanya: "Apakah mereka kaum yahudi dan Nasrani, wahai Rasulullah?" Beliau menjawab, "Siapa lagi...".
Dan prediksi Rasulullah saw itu hari ini begitu mudah kita temukan buktinya. Tidak sedikit orang Islam yang melarutkan identitasnya dengan identitas kaum lainnya. Baik itu dengan kesadaran, ataupun karena ketidaktahuan.
Momen ujung tahun masehi adalah yang paling sering terjadi pelarutan identitas dan jati diri. Baik yang terkait natal apalagi yang berhubungan dengan tahun baru. Penyakit utamanya adalah ikut-ikutan. Lama kelamaan menjadi budaya dan kebiasaan.
Pesta tahun baru masehi bukanlah identitas bagi seorang muslim, dan ajaran Islam sangat jauh dari itu semua. Belum lagi hura-hura dan maksiat yang ditimbulkan dari pesta tersebut. Tentu itu hanya akan mengundang murka Allah SWT.
Rasulullah saw bersabda:
لا تكونوا إمعة ، تقولون : إن أحسن الناس أحسنا ، و إن ظلموا ظلمنا ، و لكن وطنوا أنفسكم إن أحسن الناس أن تحسنوا ، و إن أساؤوا فلا تظلموا (رواه الترمذي)
Artinya: "Janganlah kalian menjadi orang yang ikut2an. Kalian katakan: " Jika orang berbuat baik, aku juga berbuat baik. Jika mereka berbuat zhalim, aku juga berbuat zhalim. Akan tetapi kuatkanlah diri kalian. Jika mereka berbuat baik, maka kami berbuat baik pula. Jika mereka aniaya, maka janganlah kalian berbuat aniaya..." (HR Tirmidzi)
Saatnya setiap muslim mengokohkan identitas, menjaga harga diri dan jati diri. Bila perlu, kondisikan rumah dan keluarga bisa beramal shaleh maksimal di malam tahun baru.
Wallahu A'laa wa A'lam.
posted by @Adimin
Label:
HIKMAH,
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
January 02, 2017
posted by @Adimin
Tahun Baru, Presiden dan Kader PKS Pilih Bantu Korban Banjir Bima
Bima - Mengawali hari di tahun 2017, Kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memilih terjun berkerja bakti membantu membersihkan lingkungan yang porak poranda akibat musibah banjir.
Ratusan kader PKS ini masuk ke gang-gang di wilayah kelurahan Kempo Nae yang mengalami timbunan lumpur dan sampah cukup parah.
Warga yang lebih dari sepekan berusaha bertahan di lingkungan tempat tinggalnya yang dipenuhi lumpur, kali ini mendapat tenaga segar untuk mengevakuasi barang-barang yang masih banyak berserakan di gang-gang perumahan warga.
"Memang pekerjaan membantu evakuasi sampah dan lumpur di pemukiman warga yang berada di gang-gang adalah pekerjaan yang cukup sulit jika dikerjakan oleh tenaga kebersihan kota. Oleh karena itu kader-kader PKS lebih memilih membantu mereka," kata Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman di Bima, Ahad pagi 1 Januari 2017.
Ratusan kader PKS ini tak terkecuali para pimpinan dan anggota dewan perwakilan rakyatnya turut andil membawa sekop dan cangkul termasuk gerobak dorong.
"Ini kedatangan kedua saya. Sebelumnya saya lima hari bantu evakuasi warga saat banjir kedua yang cukup parah terjadi sepuluh hari lalu", kata salah satu relawan, Kusmayadi asal Lombok.
Para relawan yang juga kader PKS ini memang berasal dari berbagai kota dan pulau. Kota Bima sendiri berada di bagian timur pulau Sumbawa. Sementara Lombok berada di pulau yang berbeda.
Masalah Baru
Sampah-sampah yang masih berserakan dan dibiarkan menumpuk rentan menghadirkan masalah baru.
"Saya kira butuh ekstra alat berat yang lebih masif dan pemkot bisa meminta bantuan dunia industri seperti PT Amman yang memiliki alat lebih lengkap dan sdm juga terlatih", kata salah satu bakal calon gubernur NTB Zulkieflimansyah.
Zul juga mengingatkan jika kondisi sampah ini hingga hari kesepuluh masih belum bisa teratasi, ke depan hal ini bisa menguras ketahanan sosial warga.
"Saya kira kondisi yang mulai kondusif ini jangan sampai malah memburuk lagi, hanya karena evakuasi sampah dan lumpur tidak cepat dilakukan", tegas Zul.
Dalam kondisi seperti ini warga Kota Bima sangat membutuhkan bantuan relawan dari pihak luar karena musibah banjir kali ini memang memukul ketahan keluarga. Aparat PNS juga tidak bisa bekerja normal karena juga masih memikirkan kondisi keluarganya masing-masing.
sumber: www.pks.id
posted by @Adimin
Label:
SEPUTAR PKS,
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
January 01, 2017
Mahyeldi Ansyarullah Masuk Daftar 10 Walikota Termasyhur 2016
Written By Anonymous on 01 January, 2017 | January 01, 2017
PADANG - 'Indonesia Indicator" telah merilis nama sejumlah kepala daerah yang termasyhur (terpopuler) selama 2016. Nama Walikota Padang, H. Mahyeldi Ansyarullah Dt Marajo masuk dalam daftar 10 walikota / bupati termasyhur sepanjang tahun 2016.
Data yang dirilis "Indonesia Indicator" berdasarkan survei pemberitaan di 1.443 media online di Indonesia selama 1 Januari hingga 5 Desember 2016.
Dalam daftar nama 10 walikota / bupati termasyhur itu, Walikota Padang berada di peringkat ketujuh. H. Mahyeldi Ansyarullah Dt Marajo diperbincangkan dalam 5.891 berita selama tahun 2016.
Sementara untuk posisi teratas ditempati Walikota Bandung Ridwan Kamil. Walikota yang akrab disapa Emil itu diperbincangkan dalam 21.486 pemberitaan, disusul Tri Rismaharini. Walikota Surabaya ini diberitakan sebanyak 18.195 berita dalam setahun.
Sedangkan posisi ketiga dihuni Walikota Makassar Danny Pomanto dengan 12.867 berita. Posisi keempat ditempati Walikota Bogor Bima dengan 8.158 berita.
Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi mencatatkan namanya sebagai walikota termasyhur kelima dengan 7.286 berita.
Posisi keenam ditempati Walikota Medan Dzulmi Eldin dengan 6.377 berita. Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas dengan 4.951 berita, Wali Kota Rahmat Effendi dengan 4.251 berita, dan Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi dengan 3.889 berita.
sumber: humas dan protokol kota padang
posted by @Adimin
Label:
EDITORIAL,
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
January 01, 2017
posted by @Adimin
Walikota Serahkan Rumah Baru, Mantan Wartawan Terharu
PADANG-Di pengujung tahun 2016, Walikota Padang H. Mahyeldi Dt. Marajo menyerahkan 3 unit rumah yang selesai dibedah Baznas di RT 2/RW 3 Kelurahan Teluk Kabung Tengah, Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Sabtu (31/12). Ketiga unit rumah tersebut terletak di satu RT dengan kondisi sebelumnya sangat memprihatinkan.
Jika dulu hanya berdinding triplek yang telah lapuk dan atapnya seng bekas yang bocor, serta hanya berlantaikan tanah. Namun sekarang disulap menjadi rumah sederhana yang sangat layak dari material yang kokoh dan dicat berwarna hijau.
"Mudah-mudahan rumah ini membuat penghuninya nyaman dan lebih banyak bersyukur, "kata Walikota di sela penyerahaan rumah tersebut kepada pemiliknya.
Menurut Walikota, Sepanjang 2016 telah ratusan rumah berhasil dibangun melalui kerjasama pemerintah pusat dan daerah termasuk Baznas Kota Padang.
"Program ini sebagai upaya mengentaskan keluarga-keluarga yang tidak mampu agar mempunyai tempat tinggal yang layak, " imbuh Walikota.
Sementara itu salah seorang pemilik rumah adalah Datuk Nurli, mantan wartawan Harian Umum Singgalang. Pria 62 tahun ini terharu mendapatkan bantuan pembangunan rumah dari Pemerintah Kota Padang melalui Baznas.
"Saya terharu mendapatkan bantuan bedah rumah ini. Selama ini saya tinggal di rumah yang keadaannya sangat memprihatinkan karena belum mampu membangun rumah yang lebih baik, "ujar Datuk Nurli lirih.
Ia berucap ribuan terima Kasih sudah mendapatkan perhatian dari Pemko Padang dan Baznas. Mewakili kelurga lainnya yang mendapatkan bantuan bedah rumah, Datuk Nurli menyampaikan terima kasihnya sekaligus berharap pemerintah terus meningkatkan program yang langsung menyentuh masyarakat seperti bedah rumah tersebut.
"Kami sangat berterima kasih. Kami juga berharap program-program yang menyentuh warga terus menjadi perhatian Pemko Padang, "tukuknya.
Pada kesempatan ini Walikota Mahyeldi didampingi, Kabag Umum Alfiadi, Kabag Humas Zayadi dan Camat Bungus Teluk Kabung serta jajarannya.
sumber: humas dan protokol kota padang
Label:
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
December 31, 2016
Pemkot Padang Perbanyak Fasilitas Warga Untuk Hapalkan Al-Qur’an
Written By Anonymous on 31 December, 2016 | December 31, 2016
Pemerintah Kota Padang, Sumatera Barat, secara konsisten memperkuat dan menambah fasilitas warga guna memudahkan membaca dan menghafal Alquran. “Kami menambah pondok khusus warga mendalami dan menghafal Quran yang akan tersebar di kecamatan dan kelurahan,” kata Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah, di Padang, Ahad kemarin.
Dia menyebutkan dari pantauan yang dilakukan timnya, beberapa pondok telah berdiri dan sedang dalam tahap pembangunan. “Seperti di Kecamatan Pauh, satu pondok sedang dalam tahap pembangunan,” tambahnya.
Tidak hanya di Kecamatan Pauh, pihaknya juga memfasilitasi rumah hafalan Quran di kecamatan lain salah satunya melalui Badan Amil Zakat Nasional kota melalui programnya Padang Religius. Selain itu di Masjid Agung Nurul Iman pihaknya juga memfasilitasi warga untuk belajar menghafal Quran.
“Bukan hanya itu melalui agenda rutin seperti Pesantren Ramadhan, Wirid Mingguan dan Didikan Shubuh, warga juga difasilitasi menghafal Quran,” katanya.
Bahkan dengan mengarahkan kepada sekolah, beberapa sekolah seperti SMA 1, 2 dan 3 telah membentuk pusat kegiatan Islam yang salah satu programnya hafal Quran. “Memfasilitasi hafalan Quran ini bukan semata memperkuat kajian agama saja, namun juga kecerdasan warga,” katanya.
Menurutnya warga yang dapat menghafal Quran dinilai cerdas dan cakap dalam memimpin. “Kami juga ingin membentuk kaderisasi pemimpin yang cerdas, pintar dan unggul di masa depan,” ujarnya.
Sementara itu Kepala Sekolah SMAN 3 Rahmadansyah menilai program Hafal Quran dan penguatan ajaran Islam yang diusung pimpinan kota cukup baik. Dia berharap upaya ini bisa memutus rantai kerusakan anak muda dan warga lainnya pada perilaku yang menyimpang.
Menurutnya warga yang bisa hafal dan memahami isi Quran dapat menghindarkan diri dari tindakan merugikan tersebut.
sumber: www.eramuslim.com
posted by @Adimin
Label:
Bingkai Berita,
KIPRAH KAMI,
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
December 30, 2016
Wako Mahyeldi: Tahun Baru, Tidak ‘Telolet’ Tapi Salawat
Written By Anonymous on 30 December, 2016 | December 30, 2016
PADANG – Pergantian tahun masehi sudah di depan mata. Biasanya, pergantian tahun dirayakan dengan cara beragam. Ada yang merayakannya dengan membunyikan terompet, menyalakan kembang api dan lainnya.
Walikota Padang H. Mahyeldi Ansyarullah Dt Marajo menilai sudah tidak saatnya pergantian tahun masehi dilakukan dengan perayaan dan menggelar kegiatan yang tidak bermanfaat. Karena itu Walikota Padang mengajak seluruh warga menjadikan pergantian tahun sebagai momen untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.
“Saya sudah mengajak warga melalui baliho maupun spanduk bahwa tidak masanya lagi merayakan tahun baru masehi dengan hura-hura, minuman keras, membakar kembang api dan mercon. Sebaiknya pergantian tahun disi dengan kegiatan positif yang mendekatkan diri antar sesama serta kepada Allah SWT seperti zikir, salawat, ke masjid dan musala, dan sebagainya,” ujar Mahyeldi, kemarin.
Mahyeldi menilai, saat ini situasi dan kondisi negara termasuk ancaman kepada Indonesia dari pengaruh asing cukup besar. Karena itu kepedulian harus ditingkatkan dan pemerintah mesti serius menyikapinya.
“Kita mesti membangun kesolidan antar anak bangsa,” ucapnya.
Sementara itu sisi lain, Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sumatera Barat Maulana Yusran menyebut bahwa tingkat hunian hotel terus meningkat di akhir tahun 2016 ini. Maulana melihat, kenaikan hunian hotel ini telah dimulai sejak sepekan sebelum Natal lalu.
“Kenaikannya mencapai 20 persen,” terangnya.
Maulana menilai, angka peningkatan hunian hotel tahun ini lebih baik dibanding tahun sebelumnya. Maulana menyebut, ini dipengaruhi karena telah tertatanya objek wisata di Sumatera Barat seperti Pantai Padang, Mandeh, Carocok, dan sebaganinya.
“Sumatera Barat telah menjadi target para wisatawan untuk dikunjungi,” sebutnya.
sumber: humas dan prokotol kota padang
posted by @Adimin
Label:
EDITORIAL,
TOKOH,
TOPIK PILIHAN








