pic

Powered by Blogger.

Humas PKS Ikuti Worshop Jurnalistik Pada Rapat Koordinasi

Humas PKS se-Sumatera Barat melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) yang berlangsung pada tanggal 4 - 6 November 2022 di Padang, Senin (5/11) ...

Search This Blog

Latest Post

PKS Harapkan Pilkada 2017 Lebih Baik dan Lahirkan Pemimpin Berkualitas

Written By neobattosai on 11 February, 2017 | February 11, 2017




Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak yang akan berlangsung pada Rabu (15/2/2017) mendatang diharapkan menjadi momentum lahirnya pemimpin yang mencerminkan aspirasi masyarakat, yakni yang berkualitas, bersih, tegas, mengayomi dan anti korupsi.

Hal itu disampaikan oleh Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mohamad Sohibul Iman (MSI) saat berkunjung ke Semarang pada Jumat (10/2/2017).

Pria yang akrab disapa MSI ini berharap dalam momentum Pilkada yang dilaksanakan di 101 daerah dan Provinsi bisa berjalan dengan lebih baik daripada di 2015.

“Karena ini adalah pilkada serentak kedua. Pada Pilkada 2015 kemarin bisa dinilai sebagai tonggak di dalam demokrasi kita, saya berharap yang kedua ini bisa berlangsung lebih baik daripada yang pertama,”katanya.

Menurut pria yang juga mantan Rektor Universitas Paramadina itu, Pilkada seharusnya menjadi salah satu momentum pemilihan kepemimpinan yang bisa mencerminkan realitas seungguhnya di masyarakat, yakni yang bersih, mengayomi dan juga anti korupsi.

“Dalam hal tersebut, seharusnya Pilkada menjadi momentum pilihan bagi masyarakat yang mencerminkan realitas yang sesungguhya di masyarakat, sehingga kita berharap dari momen Pilkada tersebut menghasilkan pemimpin yang berkualitas, “jelasnya.

Diakui MSI, berjalannya agenda politik Pilkada serentak ini tak lepas dari kekurangan, namun dirinya berharap hal itu terus diperbaiki semua elemen politik sehingga melahirkan Pilkada yang berkualitas.

“Memang diawal-awal banyak yang skeptis dari Pilkada ini karena banyak sekali money politicsnya. Namun kita juga harus mengakui bahwa belakangan Pilkada ini melahirkan pemimpin daerah yang baik, mudah-mudahan hal itu disertai dengan menurunya money politics dan penyimpangan demokrasi lainnya,”pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan pelaksanaan Pilkada serentak gelombang kedua pada 15 Februari 2017. Pilkada diikuti 101 daerah dari tingkat provinsi, kabupaten, dan kota.

Daerah yang akan menyelenggarakan pilkada tersebut terdiri atas 7 provinsi, 76 kabupaten, dan 18 kota. Ketujuh provinsi tersebut yaitu Aceh, Bangka Belitung, DKI Jakarta, Banten, Gorontalo, Sulawesi Barat, dan Papua Barat. Di Jateng, Pilkada serentak akan digelar di 7 daerah, yakni Banjarnegara, Batang, Jepara, Pati, Cilacap, Brebes dan Kota Salatiga.

 


posted by @Adimin

Sohibul Iman: Tiada Hari Taufik Ridlo tanpa Dakwah

Written By @Adimin on 08 February, 2017 | February 08, 2017


Jakarta : Keluarga Besar PKS sedang berduka. Mantan sekretaris jenderal DPP PKS Muhammad Taufik Ridlo wafat pada Senin (6/2/2017) dini hari. Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman mengucapkan bela sungkawa yang mendalam dari segenap keluarga besar PKS.

"Saya atas nama pimpinan PKS mengucapkan bela sungkawa sahabat kita pejuang kita akhuna Taufik Ridlo," ujar Sohibul saat melawat alrmarhum di Masjid Al-Amin, Kompleks DPR Kalibata Jakarta Selatan, Senin (6/2/2017)

Sohibul Iman meyakini seluruh kader sangat kehilangan sosok Taufik. Ia mengingat Taufik sebagai pribadi yang sangat bersemangat. Termasuk saat sedang diuji dengan sakit. "Teringat bulan September beliau sangat bersemangat. Desember ketika saya jenguk beliau tetap semangat. Dan hari hari terakhir sangat bersemangat untuk menjalani operasi," imbuh Sohibul.

Sohibul bersaksi sosok Taufik adalah aktivis dan dai yang tidak pernah melewatkan hari tanpa semangat dakwah. Kesibukan Taufik, Sohibul mengenang, adalah menggelorakan semangat kepada siapa saja.

Sohibul mengenang Taufik sebagai sosok pekerja keras. Ia juga pribadi yang enggan merepotkan orang lain. "Beliau kalau bepergian masih menyetir sendiri meski telah mendapatkan amanah di DPP," ujar dia.

Sohibul juga berharap agar keluarga yang ditinggalkan tetap sabar dan tabah. Ia mengaku terharu saat sang putra almarhum ikhlas menjalankan transplantasi hati untuk ayahnya. "Tetapi Allah punya kehendak lain," ujar dia.

Sohibul menyebut tugas berat dakwah telah dilalui oleh almarhum. Ia meminta kepada segenap kader utuk meneruskan perjuangan dakwah Taufik Ridlo. "Kita harus iri dengan beliau yang telah dahulu. Percayalah ini yang terbaik bagi beliau. Kita tingkatkan perjuangan. Tak lama kita akan menyusul beliau," ungkap dia.


posted by @Adimin

Anis Matta: Taufik Dai yang tak Berhenti Berjuang


Jakarta, pks.id : Presiden PKS 2013-2015 Ust. Anis Matta menjadi salah satu pihak yang kehilangan sosok Taufik Ridlo. Taufik mendapat amanah sebagai sekretaris jenderal DPP PKS saat Anis Matta dipiliih menjadi presiden PKS 2013 silam.
 
Anis Matta yang datang menyalatkan jenazah di Masjid Al-Amin, Kompleks DPR Kalibata Jakarta Selatan, Anis mengaku dirinya selalu mendampingi Taufik saat terbaring sakit. "Setiap hari saya menemaninya hingga mengembuskan nafas terakhir," ujar Anis.

Anis mengenang Taufik sebagai dai yang tidak pernah berhenti berjuang. "Dia sebelum meninggal sempat menjenguk anaknya di Istanbul lalu mengisi ceramah di Malaysia," ujar Anis mengenang.

Anis mengakui kedekatannya dengan Taufik membuat dirinya selalu menyebut almarhum dalam doanya. "Allah, aku mencintainya karena dia. Dia adalah mujahid, dia dai yang tak berhenti berjuang. Nama dia yang salah satu saya sebut dalam doa," ungkap Anis.

Mantan wakil ketua DPR RI ini melihat sosok Taufik begitu bersemangat kala menghadapi ujian sakit. "Dia sempat menyatakan bahwa dia bersemangat menjalani transplantasi hati. Karena banyak cita-cita yang belum terwujudkan maka ia sangat semangat. Allah lebih mencintainya," tutup Anis.


posted by @Adimin

Fraksi PKS: Ormas Kritik Pemerintah Jangan Malah Dinilai Menyimpang

Written By Sjam Deddy on 04 February, 2017 | February 04, 2017





Jakarta : pks.id Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) menilai organisasi masyarakat yang mengkritik pemerintah jangan langsung dinilai menyimpang dari falsafah bangsa Indonesia, namun harus diberikan pembinaan karena itu tugas pemerintah kepada ormas, kata Ketua FPKS di DPR Jazuli Juwani.

"Kami tidak ingin ketika ada ormas kritik pemerintah lalu dinilai menyimpang oleh negara," kata Jazuli dalam diskusi bertajuk "Ormas Antara Peran Pemerintah dan Partisipasi Masyarakat", di Ruang Rapat FPKS, Jakarta, Kamis (2/2).

Dia mengatakan peran pembinaan ormas di pemerintah kalau dinilai ada yang tidak sesuai dengan falsafah bangsa. Dia menilai prinsip regulasi dan demokrasi dikedepankan namun aspek pembinaan tidak bisa dihilangkan.

"Kami ingin peran pemerintah bisa memberdayakan karena tidak bisa semua agenda kebangsaan dijalankan pemerintah. Karena Indonesia memiliki ribuan pulau dan jutaan penduduk sehingga kalau diserahkan kepada pemerintah belum tentu bisa dilaksanakan," ujarnya.

Jazuli juga menilai aparat penegak hukum tidak boleh terlibat dalam konflik antar-ormas karena bisa mengganggu kinerjanya. Selain itu dia menilai ormas yang berlatar belakang agama, kedaerahan, maupun nasionalis, sudah hadir dan berperan besar dalam dinamika kebangsaan termasuk perjuangan kemerdekaan Indonesia.

"Misalnya sejumlah ormas seperti Sarekat Islam, NU, Muhammadiyah, Al-Irsyad, Jong Jong Java, Jong Ambon, Jong Celebes, dan masih banyak lagi merupakan ormas-ormas yang memiliki andil besar dalam mengantarkan bangsa Indonesia ke depan pintu kemerdekaannya," katanya.

Dia menilai ormas perlu terus didorong menjadi motor pergerakan bangsa dan penyelesaian masalah-masalah kebangsaan sebagaimana sejarah perannya selama pra-kemerdekaan.

Menurut Jazuli, dalam konteks demokrasi untuk kesejahteraan rakyat, ormas dapat memainkan empat peran yaitu edukator atau pembinaan dan mendidik rakyat; agregator atau menyampaikan aspirasi, saran, masukan; akselerator atau melaksanakan percepatan pembangunan; dan evaluator atau mengawasi dan mengoreksi pembangunan.

"Untuk itu eksistensi ormas tegas dijamin oleh UUD 1945 Pasal 28E Ayat 3 yaitu bahwa setiap orang berhak atas kebebasan berserikat, berkumpul, dan mengeluarkan pendapat. Ormas juga memiliki UU sendiri yaitu UU 17/2013 yang perannya diarahkan untuk ikut serta mewujudkan bernegara yang berdasarkan Pancasila," katanya.

Dia menegaskan, pentingnya peran ormas tersebut, pemerintah sudah semestinya memposisikan ormas sebagai mitra pembangunan dan berkewajiban untuk membina dan memberdayakannya.

 

posted by @Adimin

Written By @Adimin on 01 February, 2017 | February 01, 2017

Umat Islam yang diharap menjadi umat terdepan dalam mengemban amanat Ilahi sebagai khalifah di muka bumi tak boleh gentar dengan cercaan dan hinaan seberat apapun



UMAT Islam Indonesia baru saja menikmati keindahan dalam ukhuwah Islamiyah dan persatuan Islam dalam Aksi Bela Islam III, 02 Desember 2016 atau sering disebut Aksi 212.

Dalam acara itu,  Ketua Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI Ustad Bachtiar Nasir menyampaikan tausiyah memberi semangat kepada umat Islam disambut gemuruh takbir dari jutaan umat Islam yang hadir begitu nyaring terdengar.

Ada yang menarik dari tausiyah yang disampaikan dimana ia memberikan kriteria ideal umat Nabi Muhammad Shalallahu ‘Alaihi Wassallam berdasarkan Al-Quran Surat Al-Maidah 54 :

وَلاَ يَخَافُونَ لَوْمَةَ لآئِمٍ ذَلِكَ فَضْلُ اللّهِ يُؤْتِيهِ مَن يَشَاءُ وَاللّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ
“Yang Bersikap lemah lembut terhadap orang yang mukmin, yang bersikap keras terhadap orang-orang kafir, yang berjihad di jalan Allah, dan yang tidak takut kepada celaan orang yang suka mencela.”

Berangkat dari ayat di atas ada 3 kriteria umat Nabi Muhammad yang digadang-gadang membawa kebaikan dan kemulian bagi alam semesta (rahmatan lil `aalamiin).

Kriteria pertama adalah adzillatin `alal mu`miniina a`izzatin `alal kaafiriin (bersikap lemah lembut terhadap sesama mukmin dan bersikap tegas tehadap orang-orang kafir).

Artinya, umat Islam harusnya menjadi umat yang bersikap kasih sayang kepada sesama muslim, saling mencintai, mengasihi, membantu dan menolong.

Janji Allah dan “Generasi Al-Maidah”

Sayidina Abdullah bin Abbas ra mengatakan bahwa yang dimaksud bunyi ayat “adzillatin `alal mu`miniina a`izzatin `alal kaafiriin ” adalah, “Mereka adalah orang-orang yang memperlakukan orang-orang beriman bak ayah kepada anaknya, seperti tuan kepada bawahannya dan bersikap keras kepada orang-orang kafir bak singa di hadapan mangsanya.”

Karakter pertama ini sejalan dengan ayat pada firman Allah Subhanahu Wata’ala yang lain:

مُّحَمَّدٌ رَّسُولُ اللَّهِ وَالَّذِينَ مَعَهُ أَشِدَّاء عَلَى الْكُفَّارِ رُحَمَاء بَيْنَهُمْ
“Keras terhadap orang-orang kafir, tetapi berkasih sayang sesama mereka.” (QS. Al-Fath [48]: 29).


Karakter kedua adalah yujaahiduuna fii sabiilillah (berjihad di jalan Allah).
Umat Islam tidak boleh tidak ikut ambil bagian dalam medan jihad dengan beragam cara dan sarana yang ada. Berjihad dengan harta, jiwa, ilmu, opini yang benar tentang Islam dan sebagainya.
Bumi Pertiwi bernama Indonesia jika dibelah perutnya maka darah para mujahid, darah para syuhada menjadi saksi nyata kemerdekaan Indonesia dari penjajahan kaum kafir Belanda, Portugis, Jepang, Inggris dan sekutunya.
Maka aksi bela Islam dalam bentuk ‘jihad’ belum usai dan tak akan pernah usai hingga akhir kehidupan dunia.

Karakter ketiga adalah wa laa yakhoofuuna lawmata laaim (tidak takut kepada celaan orang yang suka mencela).

Umat Islam yang digadang-gadang menjadi umat terdepan dalam mengemban amanat Ilahi sebagai khalifah di muka bumi tak gentar dengan cercaan dan hinaan seberat apapun itu.

Mereka tidak memedulikan cemoohan yang dilontarkan oleh berbagai pihak terkait kiprahnya dalam membela Islam. Tidak takut menjadi sasaran bully sebab ridha Allah lah yang mereka buru dan cari.

Bagi umat Islam yang memiliki karakter seperti ini, hinaan dan cercaan justru menjadi pemompa semangat sikap istiqomah membela Allah dan Rasul, semakin dihina mereka semakin yakin bahwa apa yang mereka lakukan adalah benar, benar karena membela kebenaran, bukan merasa benar padahal membela hal-hal yang menyimpang.

Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wassallam pernah menyampaikan sebuah petuah yang maknanya, jangan karena rasa takut terhadap manusia kita enggan menyampaikan kebenaran kepada khalayak. Sebab rasa takut itu tidak akan memendekkan umur dan menjauhkan rezeki kita yang karenanya kita dilanda ketakutan dalam menyuarakan kebenaran.

Itulah tiga karakter umat Islam sebagai tercantum dalam Al-Maidah 54 yang berada tiga ayat setelah ayat larangan menjadikan orang kafir sebagai pemimpin.

Mari tunjukkan karakter keislaman kita, banggalah sebagai orang Islam, orang yang beriman, bersikaplah santun kepada sesama muslim, tegas kepada orang kafir, berani berjuang dan tahan banting dalam menghadapi beragam teror, intimidasi, dan kriminalisasi seperti yang tengah dihadapi oleh sejumlah ulama dan habaib akhir-akhir ini


Oleh: Ali Akbar bin Muhammad bin Aqil
 
posted by @Adimin

Kawal Pilkada, Jangan Beri Peluang Pada Pemimpin Tidak Berkualitas

Written By @Adimin on 30 January, 2017 | January 30, 2017




Jakarta : pks.id Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mohamad Sohibul Iman menekankan agar kader partainya mengawal Pilkada DKI dari potensi kecurangan. Dia menegaskan, jangan memberi peluang kepada pemimpin tidak berkualitas.

"Mari kita bersama kawal dan awasi setiap proses pemilihan ini. Jangan sampai ada kecurangan yang dapat memberikan peluang pada pemimpin yang tidak berkualitas," ujar Sohibul Iman saat berorasi di kampanye pasangan calon Anies- Sandi di GOR Grogol, Jakarta Barat, Ahad (29/1/2017).

Pria yang akrab disapa Kang Iman ini menegaskan, peran kader sangat istimewa dalam Pilkada DKI Jakarta kali ini. Ada tiga alasan keistimewaan peran kader.

"Pertama, Pilkada DKI adalah Pilkada yang memiliki perhatian dari seluruh rakyat Indonesia. Sehingga, antum semua menjadi pusat perhatian seluruh rakyat Indonesia," cetusnya.

Kedua, lanjut mantan rektor Universitas Paramadina, keikutsertaan dalam Pilkada berarti ikut serta menciptakan sejarah perubahan bagi Jakarta. Ketiga, para pengusung Anies-Sandi tidak hanya PKS dan Gerindra, tapi juga beragam elemen masyarakat yang dulunya berafiliasi dalam partai lain kemudian beralih mendukung Anies Sandi.

"Antum yang memperjuangkan pemenangan Anies-Sandi adalah orang yang memiliki keistimewaan," ujar imbuh Kang Iman.


Dalam penutupan orasinya, Kang Iman mengingatkan kepada setiap kader untuk bahu membahu dalam menjemput kemenangan.
"Mari seluruh kader untuk bahu membahu memenangkan Anies-Sandi. Dan mohon awasi bersama untuk mengawasi kecurangan-kecurangan," tutup Kang Iman.


 posted by @Adimin

Letnan Jenderal dan Perintah Presiden



Jakarta : pks.id Kata-kata Sandiaga Salahuddin Uno tiba-tiba terhenti. Puluhan ribu lautan manusia di depannya sejurus ikut tercekat. Orasi lantang yang dipekikkan Sandi menemui jeda sebentar. Lantas, pandangannya tertuju ke pintu masuk VIP GOR Soemantri, Jakarta. Nampak hadir Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menuju panggung beriringan dengan Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman.

Sandi paham kedua pimpinan partai pengusungnya bersama Anies Baswedan harus disambut. "Kita sambut pimpinan kita Bapak Prabowo," ujarnya. Langsung seruan Sandi disambut teriakan takbir puluhan ribu kader PKS yang sedang menggelar kampanye terbatas Anies-Sandi, Ahad (29/1/2017).

Prabowo lantas diberikan kesempatan berorasi. Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra ini memang sedang menunaikan janjinya. Ia akan turun langsung mengampanyekan Anies-Sandi kepada warga Jakarta. Hari ini, ia diundang sejawatnya Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman untuk menyemangati kader-kader PKS.

Mantan Danjen Kopassus ini pun langsung memuji kedekatannya dengan Presiden PKS. Ia menyebut hanya seorang Presiden PKS yang mampu memerintah letnan jenderal untuk hadir di kampanye Anies-Sandi. "Bayangkan Letjen diperintah oleh presiden, hanya Presiden PKS. Ini semua karena kami sekutu," ujarnya.

Prabowo lantas memuji PKS sebagai sekutu. Bukan sekadar teman dekat. Bagi Prabowo, sekutu jauh lebih tinggi artinya dibandingkan teman. "PKS adalah sekutu. Jadi sekutu tingkatnya lebih tinggi dari sahabat. Kalau sekutu sampai perjuangan belum selesai tetap sekutu," ujar Prabowo.

Dalam kontestasi Pilgub DKI Jakarta, PKS memang hanya maju bersama dengan Partai Gerindra. Sebelumnya, PKS juga mendukung Prabowo yang mencalonkan diri sebagai presiden pada pemilu 2014. Hingga kini, kedua partai ini juga tetap setia berada di luar pemerintahan.

Prabowo lantas blak-blakan. Banyak hal yang saat ini ada di Gerindra sebagian adalah hasil mencontek PKS. "PKS ini kalau menyelenggarakan kegiatan luar biasa. Gerindra sering contek dari PKS. Nyontek boleh dong? Nyontek dalam hal kebaikan," tutur dia.

Prabowo lantas meyakinkan warga Jakarta untuk memilih Anies-Sandi. Ia menyebut pasangan nomor urut tiga ini adalah yang terbaik. Bahkan, ia sekali lagi memuji PKS yang rela tidak memajukan kadernya demi pasangan Anies-Sandi. Ia juga memuji sikap kader Gerindra Sandiaga Uno yang rela mengalah. "Pak Sandiaga Uno yang sudah satu tahun berjuang untuk gubernur rela jadi nomor dua. PKS lebih besar, wagub saja tidak menuntut," papar dia.

Prabowo juga mengaku sangat melihat semangat dan antusiasme pendukung Anies-Sandi. "Wajah kalian sudah berseri-seri, wajah penuh kemenangan. Wajah kalian wajah keadilan. Kita berjalan di jalan yg benar pasti menang pasti Menang pasti menang," ujarnya.

Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman juga merasakan hal yang sama. Ia merasa tanda-tanda kemenangan pasangan Anies-Sandi sudah di depan mata. "Sudah nampak cahaya kemenangan. Dengan takdir Allah SWT Anies-Sandi menang," ujar dia.

Ia pun meminta kepada seluruh kader dan simpatisan PKS untuk bekerja keras memenangkan Anies-Sandi. "Untuk itu saya minta seluruh keluarga besar PKS bahu-membahu meyakinkan masyarakat untuk memilih Anies-Sandi," ujar dia



posted by @Adimin

Pesan

More on this category »

Popular Post

 
Support : Creating Web | PKS Padang | Mas Temp
Copyright © 2011. PKS KOTA PADANG - All Rights Reserved
Template Created by PKS Padang Published by Mas Temp
Proudly powered by Blogger