Powered by Blogger.
Humas PKS Ikuti Worshop Jurnalistik Pada Rapat Koordinasi
Humas PKS se-Sumatera Barat melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) yang berlangsung pada tanggal 4 - 6 November 2022 di Padang, Senin (5/11) ...
Search This Blog
Latest Post
December 08, 2017
posted by @Adimin
Komisi I DPR F-PKS Abdul Kharis : Donald Trump Rusak Perdamaian Dunia!
Written By neobattosai on 08 December, 2017 | December 08, 2017
Ketua Komisi I DPR F-PKS Abdul Kharis Almasyhari menyayangkan
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengakui Yerusalem sebagai
ibu kota Israel. Kharis menilai kebijakan Trump itu akan merusak
perdamaian dunia.
"Langkah seperti itu akan merusak semua upaya perdamaian dan memicu
ketegangan dan konflik baru," kata Kharis dalam keterangan tertulisnya,
Kamis (7/12/2017).
Kharis menyarankan pemerintah RI segera memgambil sikap. Dia meminta
Kementerian Luar Negeri RI segera menjalin komunikasi dengan pemerintah
AS lantaran kebijakan Trump ini bertentangan dengan resolusi PBB dan
fakta sejarah.
"Indonesia harus berkomunikasi dengan pemerintah AS untuk menghindari
kesalahan ini dan menghormati semua resolusi yang dicapai," ujar
Kharis.
Lebih lanjut, Trump dikatakan Kharis dapat memicu konflik berskala
dunia dengan mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel. Apalagi AS juga
akan segera memindahkan kedutaan besar mereka dari Tel Aviv ke
Yerusalem.
"Hanya akan melahirkan konflik sangat besar skala dunia yang akan merugikan semua pihak" jelas Kharis.
Ditegaskan Kharis kembali, Presiden Joko Widodo (Jokowi), pemimpin
negara Indonesia yang mayoritas masyarakatnya umat Muslim, dapat
memanfaatkan kedekatan dengan pemimpin Liga Arab untuk membahas soal
Yerusalem ini.
"Presiden Jokowi dapat memanfaatkan kedekatannya dengan banyak
pemimpin dunia. Segera melakukan komunikasi via telepon dengan Presiden
Mahmoud Abbas dan pemimpin negara lainnya, menegaskan pentingnya
pembentukan sebuah negara Palestina yang berdaulat dengan Yerusalem
Timur sebagai ibu kotanya dan pelestarian status Yerusalem dan Haram
Al-Sharif untuk perdamaian dan keamanan," ujarnya.
posted by @Adimin
Label:
SLIDER,
TOPIK PILIHAN
December 07, 2017
posted by @Adimin
Survei Terbaru Tempatkan PKS di Lima Besar
Written By neobattosai on 07 December, 2017 | December 07, 2017
Jakarta (4/12) -- Organisasi Kesejahteraan Rakyat
(Orkestra) melakukan survei elektabilitas partai politik jelang pemilu
2019. Dalam survei yang dirilis di Jakarta pada Ahad (3/12/2017) ini
elektabilitas PKS berada di lima besar.
Ketua Umum Orkestra Poempida
Hidayatulloh mengatakan dalam surveinya, elektabilitas tertinggi dicapai
Partai Gerindra dengan 15,2 persen, kedua PDIP sebesar 12,6 persen,
Demokrat 7,4 persen, Golkar 7,3 persen dan PKS dengan elektabilitas 5,8
persen.
Poempida menerangkan, survei dilakukan
kepada 1300 responden di 34 provinsi di Indonesia. Survei diambil mulai
tanggal 6 November sampai 20 November 2017 dengan menggunakan metode
multi stage random sampling dengan tingkat kepercayaan 95% dan margin of error +- 3%.
Responden adalah penduduk Indonesia
berusia minimal 17 tahun yang menjawab sesuai yang ada dipikirannya (top
of mind). "Wawancara dilakukan secara langsung tatap muka dengan
panduan kuisioner oleh surveyor yang tersebar di seluruh Provinsi," ujar
dia.
Berikut hasil survei elektabilitas partai politik menurut Orkestra.
1. Gerindra 15,2%
2. PDIP 12,5%
3. Partai Demokrat (PD) 7,4%
4. Golkar 7,3%
5. PKS 5,8%
6. PKB 5,4%
7. PPP 3,4%
8. PAN 3,3%
9. NasDem 3,3%
10. Perindo 2,9%
11. Hanura 2,4%
12. PSI 2,0%
13. PKPI 1,8%
14. PBB 1,6%
15. Tidah Tahu 25,6%
2. PDIP 12,5%
3. Partai Demokrat (PD) 7,4%
4. Golkar 7,3%
5. PKS 5,8%
6. PKB 5,4%
7. PPP 3,4%
8. PAN 3,3%
9. NasDem 3,3%
10. Perindo 2,9%
11. Hanura 2,4%
12. PSI 2,0%
13. PKPI 1,8%
14. PBB 1,6%
15. Tidah Tahu 25,6%
posted by @Adimin
Label:
SLIDER,
TOPIK PILIHAN
December 07, 2017
posted by @Adimin
Ulama Menurut Hamka dan Natsir
Ulama adalah figur yang mengakar ke bawah, mengakar pada
umat, bukan merambat ke atas pada kekuasaan. Ulama adalah mereka yang alim,
tegas, dan sederhana, bukan mereka yang bergelimang dalam gemerlap kemewahan
dunia dan toleransi pada kemungkaran. Lisannya adalah perisai bagi dakwah,
bukan tameng bagi kekuasaan.”
Lalu siapakah yang pantas disebut sebagai ulama? Mantan
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) pertama, Allahu Yarham Buya Hamka, menjelas kannya dalam
sebuah tulisannya di Majalah Mimbar Agama, tahun 1951;
“Pemimpin agama; ulama, kiai, labai, ajengan, itulah
waris daripada Nabi-nabi. Nabi yang tidak meninggalkan harta benda, tetapi
meninggalkan pengajaran dan tuntunan kepada umat manusia. Ulama adalah pelita
di waktu sangat gelap. Ulama adalah petunjuk jalan di belukar hidup yang tak
tentu arah. Ulama adalah pemberontak kepada kesewenang-wenangan, melawan
kezaliman dan aniaya.
Kebesaran ulama terletak dalam jiwa, bukan dalam
pakaiannya yang mentereng, baik jubah dan serban, atau tasbih dan tongkat
kebesaran. Sayangnya ia pada seseorang karena Allah. Dari matanya terpancar
cahaya keyakinan dan iman. Mereka berani menyatakan kebenaran, menyaksikan
kebenaran, memberikan nasihat, berdasarkan kepada hukum-hukum yang diturunkan
Tuhan. Tidak memutar-mutar, memusing-musing arti perintah Allah, karena
mengharapkan ridha dari kekuasaan manusia. Sekali-kali tidak sudi
menyembunyikan kebenaran, padahal mereka tahu.
Mereka (ulama) mulia dan bergengsi tinggi karena iman dan
kepercayaannya. Kalimat Allahu Akbar, Allah Mahabesar, telah mempengaruhi jalan
hidupnya. Maka lantaran itu tidaklah pernah mereka merasa rendah diri terhadap
sesama makhluk. Bagaimanapun besar kekuasaan seseorang manusia dan megahnya,
namun bagi ulama sudah ada keputusan yang tetap, bahwa kegagahan dan kekuasaan
yang tidak terbatas kalau hanya ada pada tangan manusia, tidaklah lebih
daripada Namrud dan Fir’aun.
Mereka (ulama) kuat karena tidak pernah menengadahkan
tangannya kepada sesama makhluk. Maka oleh karena kuat dan teguhnya semangat
ulama, kerap terjadi kepala-kepala negara itulah yang terpaksa mengambil muka
kepada ulama…
Ulama yang sejati tidaklah terikat oleh kemegahan nafsu
dunia yang fana dan maya ini. Apa yang akan menarik mereka pada dunia? Datang
ke dunia tidak berpakaian suatu apa, dan kembali ke akhirat hanya dengan kain
kafan tiga lapis. Sebab itu, maka perutnya tidaklah menguasai dadanya, dan
kepalanya tidak berat, yang menyebabkan timbul kantuk karena terlalu banyak
memakan pemberian orang kaya atau orang-orang berkuasa…
Mereka (ulama) menempuh beribu macam kesulitan, dan
mereka tahu akan kesulitan itu. Bilamana mereka telah tertegun melangkah,
karena sulit rumitnya yang akan dihadapi, tiba-tiba mereka bangun kembali,
sebab terdengung pula kembali di telinga mereka, “Al-Ulama waratsatul Anbiya”
Ulama adalah penyambut warisan Nabi. Lantaran itu, mereka pun berjalan terus…”
Nasihat kepada ulama atau dai juga disuarakan pendiri
Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII), Allahu Yarham Mohammad Natsir, Dalam
sebuah tulisannya, Natsir mengatakan;
“Jiwa seorang dai harus merdeka dari sifat ananiyah
(egoisme) yang menjerumuskan sang dai pada sikap takabbur, riya’ dan ujub
(ingin dikagumi). Jika sifat ananiyah sudah masuk ke dalam niat tempat
bertolak, maka akan muncul sikap hendak memenuhi selera orang banyak, yang
ujung-ujungnya kembali kepada selera “aku” pribadinya.
Diantara sikap ananiyah yang bisa hinggap pada seorang
dai adalah hubbul maal (cinta harta), hubbul jaah (cinta pangkat dan jabatan),
ingin dilihat dan dipuji banyak orang. Semua itu bersumber dari keinginan
memperoleh balas jasa dalam arti lahir dan batin. Di bawah kekuasaan hawa
ananiyah ini, seorang mubaligh mudah sekali melakukan bermacam-macam pantangan
dakwah, seperti berteras keluar, menjual tampang, berpantang rujuk, menghela
surut meskipun sudah nyata keliru fatwa. Kemudian Tajammul (mencari muka)
dengan mendekatkan diri mencari kesayangan orang yang berkuasa. Kalau sudah
begitu, seorang mubalig atau ulama akan kehilangan harga diri, yang menjadikan
lidahnya kaku, jiwanya kecut!”
Ulama adalah mereka yang berada dalam barisan kaum
muslimin, bukan berada dalam barisan penguasa, apalagi penguasa yang zalim dan
aniaya. Ulama harus mengakar ke bawah, bukan merambat ke atas, lalu menjalar
perlahan-lahan dalam lingkar kekuasaan. Ulama seperti ini tak lebih dari
stempel penguasa, bukan pengontrol kekuasaan.
Saat ini, kita menyaksikan banyak orang yang mengaku
ulama, dai, habib dan ustadz, namun lebih senang merapat pada penguasa
ketimbang umat Islam. Lisannya digunakan sebagai alat kekuasaan, bahkan
menjilat dengan terang-terangan. Ketika pemerintah bermaksiat, lidahnya kelu
dan kaku, tak mampu menyuarakan kebenaran.
Kita butuh figur ulama yang tegas, alim, dan
sederhana, yang tidak menjadikan penguasa sebagai tempat bersandar, apalagi
tempat menggelembungkan pundi-pundi kekayaan.
Kita butuh ulama yang berani menyatakan kebenaran di
hadapan penguasa, bukan ulama tajammul, yang bisanya Cuma berbasa-basi dan
mencari muka dengan kekuasaan.
Oleh: Artawijaya
posted by @Adimin
Label:
SLIDER,
TOPIK PILIHAN
December 06, 2017
Kegiatan tersebut dinilai edukatif, rekreatif, agar dalam menjalankan semua mata agenda para kader tetap merasa nyaman dan senang.
posted by @Adimin
Kembara (Kemah Bakti Nusantara) DPW Sumatera Barat, tingkatkan Soliditas & Ukhuwah
Written By NeoBee on 06 December, 2017 | December 06, 2017
Dewan Pengurus Wilayah Partai Keadilan
Sejahtera (DPW) Provinsi Sumatera Barat melaksanakan acara Kemah Bakti
Nusantara atau Kembara untuk kali keduanya pada tanggal 1 hingga 3
Desember 2017.
Kepala Bidang Kepanduan dan Olahraga
(Kabid BKO) DPW PKS Sumatera Barat menjelaskan bahwa acara tersebut bertujuan
untuk meningkatkan semangat bela negara bagi seluruh kader PKS serta
nilai-nilai sosial kemasyarakatan.
"Karena pada sesi akhir kita akan mengadakan bakti sosial di lingkungan masyarakat sekitar," jelasnya.
Kemah Bakhti Nusantara kedua ini diikuti
oleh seluruh kader-kader PKS seluruh Provinsi Sumatera Barat. Tujuannya
mensinergikan potensi-potensi yang dimiliki kader PKS yaitu, Potensi
Ruhiyah, Potensi Fikriyah dan Potensi Jasadiyah, itu semua dipadu dalam
acara Kembara.
"Tentu acara-acara dipadu dalam konsep
lapangan dan kegiatan rekreasi lainya," jelas Ketua Bidang Kepanduan dan
Olah Raga Hendri Dunan.
Kemah Bakti Nusantara ini juga dihadiri oleh Ketua DPW Ust. Irsyad Syafar dan Wakil Ketua DPW Ust. Nurfirmanwansyah.
Kegiatan tersebut dinilai edukatif, rekreatif, agar dalam menjalankan semua mata agenda para kader tetap merasa nyaman dan senang.
posted by @Adimin
Label:
SLIDER,
TOPIK PILIHAN
December 05, 2017
Kembara 2017 DPW PKS Sumatera Barat
Written By neobattosai on 05 December, 2017 | December 05, 2017
>
posted by @Adimin
posted by @Adimin
Label:
VID
November 27, 2017
posted by @Adimin
PKS Siapkan Amunisi Hadapi Pemilu 2019
Written By @Adimin on 27 November, 2017 | November 27, 2017
Jakarta : Menghadapi Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, Partai Keadilan Sejahtera
(PKS) melantik 80 Manager Dapil dan 30 Tim Pemenangan Pemilu (TPP)
Wilayah pada Sabtu (25/11/2017) lalu, di kantor DPP PKS, Jakarta
Selatan.
Ketua Bidang Pemenangan Pemilu dan Pilkada (BPPP) DPP PKS, Chairul
Anwar menjelaskan pelantikan ini bertujuan untuk mengokohkan langkah PKS
dalam menghadapi Pemilu tahun 2019 di seluruh Indonesia.
“Kami telah mengundang 80 Manager Dapil dan 34 Tim Pemenangan Pemilu
Wilayah untuk diberikan pembekalan,” ujar Anggota DPR RI FPKS dari Dapil
Riau I ini, Ahad (26/11/2017).
Pelantikan Manager Dapil dan Tim Pemenangan Pilkada Wilayah menurut
Chairul memiliki tugas untuk membantu mengkampanyekan Bakal Caleg yang
akan berkonstestasi pada Pemilihan umum mendatang di wilayahnya.
“Sesuai arahan dari Presiden Partai, kita telah melakukan pencalegan
dini, dan sudah dilakukan oleh masing-masing wilayah, proses ini sudah
selesai dan sekarang kita akan mempersiapkan perangkat untuk pengenalan
mereka dan partai ke wilayah melalui Manager Dapil dan TPP Wilayah,”
terang Chairul.
Chairul menambahkan, pada tahun 2019 PKS memiliki target untuk
menambah 12 persen kursi di DPR RI. Sehingga, Ia berharap manager Dapil
dan TPP Wilayah dapat membantu partai dalam mencapai target pemenangan
tersebut.
“Saya berharap, mereka bisa membantu mensosialisasikan partai dan
calon, mampu membaca lapangan disetiap dapil, dan dapat memahami
konstituen, serta kondisi partai lainnya di wilayah," tutupnya.
Label:
SLIDER,
TOPIK PILIHAN
November 24, 2017
posted by @Adimin
Anak Muda PKS Ngomongin Film
Written By @Adimin on 24 November, 2017 | November 24, 2017
Jakarta : Puluhan anak-anak Muda berkumpul dan membahas mengenai film dalam acara #PKSMuda Talks, Rabu (22/11/2017) di Jakarta Selatan.
Juru bicara PKS Muda Bidang Perfilman Mustofa Abdullah menyampaikan
bahwa film dapat menjadi media untuk men-_deliver_ nilai-nilai kepada
masyarakat. Mustofa mencontohkan apa yang dilakukan oleh Walisongo yang
memasukan nilai-nilai Islam melalui kebudayaan.
"Kita bisa belajar bahwa cara mereka (wali songo) menyampaikan
nilai-nilai agama itu melalui kebudayaan. Jika kita ingin menyampaikan
nilai-nilai dan disampaikan melalui kebudayaan itu ternyata sangat baik,
dan itu motivasi aku," ujar Mustofa.
Lelaki yang juga merupakan produser film Rindu Sang Murobbi ini
menjelaskan bahwa film juga dapat memberikan dampak pada perekonomian
masyarakat. Oleh karenanya, dia berharap pemerintah dapat memberikan
perhatian lebih pada dunia perfilman Indonesia.
"Film yang berimpact pada daerah ada dua, Laskar Pelangi dan AADC2.
Banyak destinasi-destinasi baru yang terangkat karena film itu. Oleh
karenya, pemerinta bisa mensuport melalui CSR BUMN yang dapat menanamkan
modal dan mengatur regaluasi film. Dan negara juga harus memicu
munculnya sineas-sineas baru," harap Mustofa.
Sebagai salah satu anak muda yang memiliki banyak karya, ia juga
memberikan motivasi kepada anak-anak muda PKS untuk terus berkarya dan
tidak lelah untuk belajar.
"Saran saya untuk anak muda, kalo mau berkarya ya berkarya aja. Kalo salah ya ndak apa-apa," terang Mustofa.
posted by @Adimin
Label:
SLIDER,
TOPIK PILIHAN
November 22, 2017
posted by @Adimin
Jaulah DPD PKS Padang Ke DPC Padang Barat
Written By NeoBee on 22 November, 2017 | November 22, 2017
pkspadang.id : Tak lama selang jeda jaulah ke DPC DPC yang berada dalam lingkup PKS Padang, ahad 19 November 2017, kembali pengurus DPD PKS Padang menyelenggarakan jaulah ke DPC. Kali ini yang mendapat giliran adalah DPC Padang Barat. Acara dimulai dengan acara makan bersama dengan diringi perbincangan akrab dan santai antar pengurus DPD dan DPC. Hendra Aljundi selaku Komandan DPC Padang Barat juga ikut mengawal acara jaulah tersebut.
Sebagai DPC yang cukup padat penduduknya, DPC Padang Barat cukup strategis dalam program program pemenangan PKS. Dalam kesempatan kali ini, Ust. Gufron selaku Ketua DPD menyampaikan pentingnya memanaskan mesin partai dan sekaligus menjaga soliditas dan ukhuwah antar kader, pengurus dan simpatisan. Mengingat kedepan sudah menanti agenda agenda partai yang berkaitan dengan pilkada, pileg dan pilpres. Sehingga perlu menjaga suhu dan stamina untuk menjaga sekaligus berikhtiar semaksimal mungkin dalam pemenangan agenda agenda partai. Dalam Lawatan kali ini juga turut hadir Ust. DJunaidi Hendry selaku ALeg PKS KOta Padang yang lahir dari Dapil dimana DPC Padang Barat ada didalamnya.
Semoga dengan adanya jalinan dan ukhuwah serta sinergi yang kuat antara DPD dan DPC akan tercipta nuansa dan ikhtiar maksimal dalam rangka pemenangan partai kedepan. ALLAHU AKBAR . . . .
posted by @Adimin
Label:
SLIDER,
TOPIK PILIHAN
November 18, 2017
posted by @Adimin
Shalatlah Untuk Mengingat ALLAH
Written By NeoBee on 18 November, 2017 | November 18, 2017
Orang beriman merasakan nikmatnya shalat dan merasakan betapa nikmatnya berdekatan dengan Allah dalam shalat.
FIRMAN Allah Subhanahu Wa Ta’ala,
“Sesungguhnya aku ini adalah Allah, tidak ada Tuhan (yang hak)
selain Aku, maka sembahlah Aku dan dirikanlah shalat untuk mengingatKu.” (QS. Toha: 14)
Shalat merupakan jembatan dan untuk mengingat Allah dengan senantiasa
menyebut asma-Nya dalam shalat. Aktivitas zikir merupakan manifestasi
dari kecintaan seorang hamba kepada Allah. Karena barang siapa yang
mencintai kekasihnya, maka otomatis dia akan banyak menyebut nama
kekasihnya tersebut. Begitu pula orang-orang beriman yang sangat cinta
kepada Allah, karena dia tahu hanya Allah-lah dzat yang pantas dicintai.
Dengan mendalami ilmu-Nya, maka semakin dalam keimanannya dan semakin
besar pula rasa cintanya kepada Allah. Seiring dengan itu, semakin
banyak pula dia berzikir menyebut asma Sang Kekasih sejati.
Allah memfasilitasi proses itu dengan suatu kegiatan ritualitas yang
begitu tinggi bernama shalat. Maka orang beriman akan merasakan
nikmatnya shalat dan merasakan betapa nikmatnya berdekatan dengan Allah
dalam shalat.
Inilah yang terjadi pada para sahabat, tabi’in serta para ulama
salafusshalihin. Tanpa sadar mereka menghabiskan waktu untuk
melaksanakan shalat karena merasakan keasyikan dalam shalatnya. Inilah
yang disabdakan Rasulullah Shalallaahu ‘Alaihi Wasallam: “Dan
dijadikan bagiku hiasan mata dalam shalat.”
Ini menjadi bukti bahwa
shalat sangat erat kaitannya dengan keimanan dan kecintaan kepada Allah,
dua amal yang paling utama. Dampaknya sangat jelas bahwa orang yang
banyak mengingat Allah dia akan banyak diingat oleh Allah. Dia memang
tidak akan menyia-nyiakan amalan hambanya.
*/Sudirman STAIL (sumber buku: Top Ten Amalan, penulis: Anwar Anshary
posted by @Adimin
Label:
OASE,
SLIDER,
TOPIK PILIHAN
November 17, 2017
Sumber: tribunnews.com
posted by @Adimin
Ketua F-PKS Dukung Kominfo Blokir Konten Pornografi WhatsApp
Written By NeoBee on 17 November, 2017 | November 17, 2017
Jakarta (8/11) -- Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jazuli
Juwaini, mendukung langkah Kementerian Komunikasi dan Informasi bersama
aparat kepolisian menyelidiki beredarnya konten pornografi berbentuk gambar (gif) bergerak via aplikasi pesan singkat WhatsApp (WA).
"Saya dengar Kemenkominfo sudah berkomunikasi dengan perusa- haan WhatsApp yang
berbasis di AS dan disampaikan bahwa konten tersebut dibuat oleh pihak
ketiga yang namanya Tenor.com dan Kemenkominfo sudah melakukan langkah
pemblokiran," kata Jazuli saat dikonfirmasi wartawan di Jakarta, Selasa
(7/11/2017).
Anggota Komisi I DPR RI ini mengatakan, masalahnya konten porno tersebut masih bisa diakses.
Untuk itu dirinya mendukung pemerintah bersikap tegas mende- sak WhatsApp agar menutup tuntas akses atau breakdown atas konten tersebut sehingga tidak bisa diakses sama sekali.
Jazuli juga mendesak aparat keamanan memproses hukum pihak-pihak yang
membuat atau menyebarkan konten porno tersebut. Ini untuk memberikan
efek jera agar perusahaan penyedia aplikasi tidak main-main dengan
aturan hukum RI.
Menurutnya, Undang-Undang negara Indonesia sangat kuat dan tegas melarang konten pornografi. Ada UU Anti Pornografi, ada UU ITE, ada juga larangan tegas dalam KUHP.
"Jadi kami tidak bisa mentolelir segala bentuk konten yang bermuatan
pornografi. Kemenkominfo harus sigap memblokir setiap konten porno dan
meminta penyedia jasa aplikasi untuk menyediakan filter. Demikian halnya
aparat Kepolisian harus memproses hukum pembuat dan penyebarnya," kata
Jazuli.
Lebih lanjut Doktor Manajemen SDM ini mengajak untuk mewujudkan
kehidupan masyarakat yang beradab, menjaga generasi muda dari kerusakan,
dan menjadikan mereka insan-insan mulia pewaris masa depan bangsa.
Konten porno di WhatsApp merupakan animasi
yang jelas bergerak-gerak, bahkan cukup banyak yang seperti cuplikan
film porno atau paling tidak, film tidak lolos sensor.
Parahnya lagi, ada juga konten seks sesama jenis (LGBT).
"Kami sudah mengabarkan ke tim tadi siang,"ujar Noor Iza, Plt Kepala
Biro Humas Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dalam pesan
singkat, Minggu (5/11/2017).
Tim yang dimaksud adalah tim aduan konten Kominfo.
Mengutip situs Kominfo, kementerian itu menerima aduan konten pornigrafi sebanyak 585. Sedangkan total aduan konten berbau pornografi yang masuk ke Kominfo sebanyak 775.339.
posted by @Adimin
Label:
Berita Fraksi,
SLIDER,
TOPIK PILIHAN
October 31, 2017
Untuk agenda jaulah DPC yang lain, DPD sudah mempersiapkan waktun sekitar awal bulan nopember 2017. Semoga dengan adanya jaulah ini akan tercipta sebuah tim yang solid dan saling menguatkan demi kemenangan dakwah di Kota Padang ke depan.
posted by @Adimin
Jaulah DPD PKS Kota Padang ke DPC DPC
Written By NeoBee on 31 October, 2017 | October 31, 2017
Padang (31/10/17) DPD PKS Padang dalam beberapa hari ini, tepatnya minggu terakhir bulan oktober telah melaksanakan jaulah ke DPC DPC yang ada dilingkungan DPD PKS KOta Padang. Jaulah perdana DPD dibagi menjadi dua tim yang secara paralel mengunjungi dua DPC, yaitu DPC Kuranji dan DPC Lubug Begalung. Tim Pertama dikomandani langsung oleh Ketua DPD PKS Kota Padang Ust. H. Gufron, SS bersama rombongan hadir juga Sekretaris Umum DPD PKS Kota Padang USt. H. Muharlion, SPd beserta tim. Sementara tim kedua dikomandani Wakil Ketua Umum DPD PKS Kota Padang Ust. Arnedi SPd beserta tim.
Dalam jaulah kali ini tim DPD mencoba untuk menyerap aspirasi sekaligus mendengarkan masukan serta kritik dari DPC dan DPRa sebagai sarana komunikasi dan sarana penguatan untuk agenda agenda partai kedepan, sehingga diperlukan sinergitas dan kerjasama yang paripurna antara DPD dan DPC.
Untuk agenda jaulah DPC yang lain, DPD sudah mempersiapkan waktun sekitar awal bulan nopember 2017. Semoga dengan adanya jaulah ini akan tercipta sebuah tim yang solid dan saling menguatkan demi kemenangan dakwah di Kota Padang ke depan.
posted by @Adimin
Label:
SLIDER,
TOPIK PILIHAN










