Powered by Blogger.
Humas PKS Ikuti Worshop Jurnalistik Pada Rapat Koordinasi
Humas PKS se-Sumatera Barat melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) yang berlangsung pada tanggal 4 - 6 November 2022 di Padang, Senin (5/11) ...
Search This Blog
Latest Post
February 18, 2018
hidayatullah.com
posted by @Adimin
Perjuangan Buya Hamka Memajukan Umat dan Bangsa
Written By NeoBee on 18 February, 2018 | February 18, 2018
Hamka membentuk Badan Pembela Negara dan Kota (BPNK), barisan perlawanan gerilya terbesar di wilayah Sumatera Barat.
Dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan, Buya Hamka bergerilya di
hutan sekitar Medan. Kiprah Hamka dalam perjuangan nasional sepanjang
1945-1949 kian meningkat berbarengan dengan terjadinya perang revolusi
menentang kembalinya penjajah Belanda yang terus kian merebak di seluruh
Tanah Air.
Demikian dituturkan Guru Besar UIN Jakarta, Prof Azyumardi Azra dalam seminar nasional tentang Buya Hamka. Ia mengungkapkan, jasa-jasa Buya Hamka melewati batas-batas perjuangan politik dalam kehidupan umat dan bangsa Indonesia.
“Buya Hamka berjuang untuk memajukan umat dan negara-bangsa dalam
berbagai lapangan kehidupan sejak dari kesusastraan, pemikiran keagamaan
(terutama tasawwuf dan tafsir), pendidikan modern Islam, dakwah,
politik, dan perjuangan melawan kebatilan kolonialisme pra dan pasca
kemerdekaan,” tuturnya pada acara di Aula Buya Hamka, Masjid Agung
Al-Azhar, Kebayoran Baru, Jakarta, Kamis (15/02/2018) itu.
Azra menceritakan, pada tahun 1947, Hamka diangkat menjadi Ketua
Barisan Pertahanan Nasional dengan anggota Chatib Sulaeman, Udin,
Rangkayo Rasuna Said, dan Karim Halim.
Selain itu, lanjut Azra, Hamka juga diangkat Wakil Presiden Mohammad
Hatta sebagai Sekretaris Front Pertahanan Nasional yang merupakan
gabungan dari berbagai partai politik. Ketua Front ini adalah Bung Hatta
sendiri.
Selanjutnya, Hamka membentuk Badan Pembela Negara dan Kota (BPNK)
yang merupakan barisan perlawanan gerilya terbesar di wilayah Sumatera
Barat. Hamka sendiri sangat aktif bergerilya dan hampir tidak pernah
bisa ditemui di satu tempat tetap.
Sebagai sastrawan, kata Azra, Hamka memiliki intelektualisme yang
kosmopolitan melalui bacaannya atas karya sastrawan, filsuf, sejarawan,
ideolog, dan lain-lain seperti Zaki Mubarak, Jurji Zaidan, Abbas
al-Akkad, Mustafa al-Manfaluti, Hussain Haykal, Albert Camus, William
James, Sigmud Freud, Arnold Toynbee, Jean Paul Sartre, Karl Marx, Pierre
Loti, dan banyak lagi.
“Hamka dengan demikian memberikan contoh tentang keluasan bacaan,
tanpa prasangka yang kemudian dia refleksikan secara kritis,” ucapnya.
Sikap intelektual Hamka seperti ini, menurutnya, sangat relevan dan
sesuai dengan konteks tantangan kaum intelektual dan ulama Indonesia
masa kini dan mendatang, yang harus terus membuka perspektif dan horizon
intelektualisme kritis mereka di tengah lingkungan yang terus berubah
dan berkembang sangat cepat
hidayatullah.com
posted by @Adimin
Label:
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
February 12, 2018
posted by @Adimin
Presiden PKS Sambut Baik Anak Muda Terjun Politik
Written By neobattosai on 12 February, 2018 | February 12, 2018
Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mohamad Sohibul Iman
menyambut baik anak muda yang peduli dengan dunia politik. Ia menilai
tidak ada yang salah dengan politik.
"Sebenarnya tidak ada yang salah dengan politik. Politik itu cara
bagaimana me-manage kehidupan bernegara ini," kata Sohibul di acara PKS
Muda Talks, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Jumat (9/2/2018).
Politik kemudian, nilai Sohibul, menjadi buruk kalau manusia teracuni atau mabuk politik. Kapan seseorang teracuni atau mabuk politik? "Yaitu ketika politik direduksi jadi semata soal perebutan kekuasaan," ungkapnya.
Politik kemudian, nilai Sohibul, menjadi buruk kalau manusia teracuni atau mabuk politik. Kapan seseorang teracuni atau mabuk politik? "Yaitu ketika politik direduksi jadi semata soal perebutan kekuasaan," ungkapnya.
Lebih lanjut ia mengatakan politisi yang menggunakan kekuasaan hanya
menjadi alat legitimasi berbuat apa saja dan semakin berkuasa semakin
leluasa melakukan apa saja.
"Yang ketiga, ia akan menghalalkan segala cara untuk meraih dan mempertahankan kekuasaan," kata dia.
Berpolitik itu seharusnya mengelola dan pengabdian negara. Mengelola
pendidikan, ekonomi, teknologi dan sebagainya "Bukan untuk kepentingan
diri kita sendiri," ungkapnya.
Di acara PKS Muda Talks tersebut menghadirkan artis dan pesinetron Adly Fayruz yang bertindak sebagai pembawa acara.
Label:
SLIDER,
TOPIK PILIHAN
February 07, 2018
Testimoni Masyarakat Tentang Mahyeldi
Written By neobattosai on 07 February, 2018 | February 07, 2018
>
posted by @Adimin
posted by @Adimin
Label:
TOPIK PILIHAN,
VID
January 15, 2018
@ Cahyadi Takariawan
Tetap Bersama Jama'ah Dakwah Hingga Akhir Hayat Yang Indah
Written By neobattosai on 15 January, 2018 | January 15, 2018
@ Cahyadi Takariawan
Satu lagi pejuang dakwah menghadap Allah Ta'ala, hari ini. Beliau adalah guru dan sahabat saya, al Ustadz Hilman Rosyad Syihab Lc.
Beliau mujahid dakwah yang istiqamah di jalan dakwah hingga akhir hayat. Berbagai penyakit tidak menghalangi beliau untuk terus gigih dan semangat beraktivitas dakwah.
Sangat banyak khasanah keilmuan beliau ---dari latar belakang pesantren dan kuliah ilmu hadits--- yang membuka cakrawala pemahaman keislaman saya. Terutama tentang tema budaya.
Saya tercerahkan oleh beliau. Para aktivis dakwah di berbagai daerah pun tercerahkan oleh beliau. Kami di Yogyakarta mengkonsep Balai Budaya Gambiran (BBG) dari inspirasi beliau.
Kami menjadi saksi konsistensi beliau dalam perjuangan dakwah. Sejak kemaren sore (Sabtu 13 Januari 2018) hingga tadi malam, kami bersama beliau di forum Musyawarah Majelis Syura, di MD Building Pasarminggu Jakarta Selatan.
Kami shalat maghrib berjama'ah di lantai 5 dengan beliau dan ikhwah lainnya, diimami Al Ustadz Iqbal Romzi dari Palembang.
Hingga ketika sesi malam hari, beliau keluar ruangan. Ternyata sakit dan langsung dibawa ke Rumah Sakit.
Allah telah meminggilnya kembali pulang. Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un.
Beliau telah menetapi janjinya. Beliau telah berjanji untuk tetap berada dalam jama'ah dakwah hingga akhir hayat yang indah. Dan beliau telah menepatinya.
"Di antara orang-orang mukmin itu ada orang-orang (rijalun) yang menepati apa yang telah mereka janjikan kepada Allah; maka di antara mereka ada yang gugur. Dan di antara mereka ada (pula) yang menunggu-nunggu dan mereka tidak merubah (janjinya)". QS. Al Ahzab 33 : 23.
Beliau sudah mendahului kita semua. Beliau termasuk kader yang qadha nahbahu, telah menepati janjinya. Adapun kita, adalah orang-orang yang man yantazhir.
Semoga beliau dan kita semua kelak husnul khatimah. Tetap berada dalam jamaah dakwah hingga akhir hayat yang indah.
Aamiin.
Jakarta, 14 Januari 2018
posted by @Dd
Label:
SLIDER,
TOPIK PILIHAN
January 10, 2018
Semoga dengan turut sertanya incumbent, dalam proses pemilihan walikota dan wakil walikota Padang 2018-2023, akan semakin membuat pembangunan kota Padang semakin maju, madani, dan berkelanjutan.
posted by @Adimin
Mahyeldi Hendri Septa Mendaftar ke KPU Kota Padang, di iringi ratusan Massa
Written By neobattosai on 10 January, 2018 | January 10, 2018
Akhirnya Pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Padang 2018-2023 Mahyeldi
Ansharullah dan Hendri Septa (Mahen) resmi mendaftarkan diri ke Komisi
Pemilihan Umum (KPU) Kota Padang, tepatnya Rabu 10 Januari 2018 pukul 11.30 WIB.
Diawali dengan iring iringan dari Masjid Nurul Iman dan berakhir di kantor KPU Kota Padang, Pasangan Mahyeldi-Hendri Septa diantar ratusan massa pendukung dari berbagai kalangan seperti dari Pengurus Partai, kader dari kedua partai, simpatisan partai, Muhammadiyah,dan ormas pendukung. Kantor KPU kota Padang penuh sesak oleh para pendukung Mahyeldi-Hendri Septa.
Diawali dengan iring iringan dari Masjid Nurul Iman dan berakhir di kantor KPU Kota Padang, Pasangan Mahyeldi-Hendri Septa diantar ratusan massa pendukung dari berbagai kalangan seperti dari Pengurus Partai, kader dari kedua partai, simpatisan partai, Muhammadiyah,dan ormas pendukung. Kantor KPU kota Padang penuh sesak oleh para pendukung Mahyeldi-Hendri Septa.
Pendaftaran di mulai dengan pembukaan, dilanjutkan dengan pemeriksaan berkas Pasangan Calon oleh komisioner KPU kota Padang yang langsung dipimpin oleh ketua KPU Kota Padang Drs. M. Sawati M.Si. setelah melalui proses pemeriksaan secara aklamasi komisioner KPU Kota Padang menyatakan bahwa berkas "Sah dan Lengkap". Sehingga Mahyeldi dan Hendri Septa sah menjadi calon walikota dan wakil walikota," kata
Ketua KPU Padang M. Sawati yang disambut gemuruh takbir oleh hadirin.
Turut serta mengiringi proses pendaftaran tersebut, Ketua PKS Kota Padang Gufron beserta jajarannya, Pengurus PAN, Ketua DPW PKS Sumatera Barat Irsyad Syafar, Aleg DPR RI dari Fraksi PKS Hermanto, Aleg DPR RI dari Fraksi PAN Asli Chaidir, Ninik Mamak, ibu ibu majelis taklim, kader kedua partai dan simpatisan.
Semoga dengan turut sertanya incumbent, dalam proses pemilihan walikota dan wakil walikota Padang 2018-2023, akan semakin membuat pembangunan kota Padang semakin maju, madani, dan berkelanjutan.
ALLAHU AKBAR
posted by @Adimin
Label:
SLIDER,
TOPIK PILIHAN
January 08, 2018
Arahan Ketua Majlis Syuro PKS Kepada Calon Kepala Daerah 2018-2023
Written By neobattosai on 08 January, 2018 | January 08, 2018
>
posted by @Adimin
Label:
VID
January 05, 2018
Habib Salim: Menangkan Allah Maka Allah akan Menangkan Kita
Written By neobattosai on 05 January, 2018 | January 05, 2018
Jakarta (4/1) - Ketua Majelis Syuro PKS Habib Salim Segaf Aljufri mengajak seluruh kader PKS untuk selalu memenangkan Allah dalam setiap lini kehidupan. Hal ini perlu dilakukan agar Allah memenangkan PKS di pilkada 2018 ini.
"Menangkan Allah dalam niat kita, dalam ibadah kita, dalam seluruh lini kehidupan kita, maka Allah pasti memenangkan kita," kata Habib Salim, saat memberikan tausiyah kemenangan di acara Konsolidasi Calon Kepala Daerah PKS, di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (4/12/2018).
Habib Salim menambahkan, kemenangan yang dinantikan adalah kemenangan yang membuat masyarakat Indonesia bangga dan mendapatkan keridhoan dari Allah.
"Menang itu adalah mutlak milik Allah SWT, satu hal yang sangat sederhana, ketika kita punya harapan, dan harapan itu adalah kemenangan, lalu muncul semangat, dan kapan semangat itu pudar? Ketika harapan tadi mulai hilang dari kita," ujar mantan Menteri Sosial itu.
Cucu dari pendiri Yayasan Alkhairat Palu, Sayyid Idrus bin Salim Aljufrie itu meminta para calon kepala daerah dari PKS agar memiliki target yang pasti mulai dari sekarang.
"Target sebagai pemimpin harus ada, kalau di masyarakat kita ada kemiskinan, maka kita selesaikan kemiskinan. Target harus jelas," tegas Habib Salim.
Lebih jauh Habib Salim meminta agar seluruh kader PKS dan para calon kepala daerah tidak menjadikan uang sebagai kendala dalam memperjuangkan kemenangan. Menurutnya, yang harus disiapkan adalah kemauan dan kesiapan untuk meraih mimpi.
"Uang memang sangat penting, tapi saya selalu memberi semangat ke kader jangan khawatir kurang uang. Masalah uang akan mampir ke kita itu nomor dua, yang pertama kita hadirkan untuk mencapai mimpi tadi adalah manusia yang mau berbuat dan siap bekerjakeras untuk mewujudkan mimpi kita," ujar Habib Salim.
Kemenangan dan kesuksesan, masih kata Habib Salim, akan kita dapatkan jika Allah dijadikan sandaran. "Jadi berpolitik, menjadi gubernur, walikota, bupati itu pilihan, dari awal yang penting kita perbaiki niat kita, kalau kita menangkan Allah, Allah pasti memenangkan kita," pungkas Habib Salim.
posted by @Adimin
Label:
SLIDER,
TOPIK PILIHAN
January 02, 2018
Ini Dia Cagub dan Cawagub Jawa Barat
Written By NeO on 02 January, 2018 | January 02, 2018
>
Label:
VID
January 01, 2018
hidayatullah.com
posted by @Adimin
Kewajiban Ulama Menjelaskan Ilmu, Haram Menyembunyikannya
Written By NeO on 01 January, 2018 | January 01, 2018
SEBAGAIMANA diharamkan bagi seorang berbicara dalam
perkara agama yang ia tidak ketahui, maka seseorang juga diharamkan
untuk menyembunyikan perkara agama yang ia ketahui, seperti keterangan
dan petunjuk yang telah Allah jadikan bermanfaat bagi manusia.
Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman,
“Sesungguhnya, orang-orang yang menyembunyikan apa yang telah
Kami turunkan berupa keterangan-keterangan (yang jelas) dan petunjuk,
setelah Kami menerangkannya kepada manusia dalam Al-Kitab, mereka itu
dilaknati Allah dan dilaknati (pula) oleh semua (makhluk) yang dapat
melaknati, kecuali mereka yang telah tobat dan mengadakan perbaikan dan
penerangan (kebenaran). Maka, terhadap mereka itu Aku menerima tobatnya
dan Akulah Yang Maha Penerima tobat lagi Maha Penyayang.” (Al-Baqarah: 159-160)
Kedua ayat di atas diturunkan berkenaan dengan Ahli Kitab dari para
pendeta Yahudi dan rahib Nasrani, yang menyembunyikan ciri-ciri Nabi Shalallaahu ‘Alaihi Wasallam
dalam kitab-kitab suci mereka, melalui penghapusan, penyembunyian,
ataupun melalui penyelewengan mereka. Namun, lafal ini berarti umum, dan
mencakup setiap orang yang melakukan penyembunyian informasi agama
Allah yang harus disebarluaskan.
Seorang alim ulama tidak diperbolehkan dalam hal apa pun
menyembunyikan ilmu yang bermanfaat. Barangsiapa bertujuan seperti itu,
maka ia telah berbuat maksiat dan berdosa.
Jika ia tidak bertujuan untuk menyembunyikan ilmu, dan ketika itu
terdapat orang yang bertugas menyampaikan penerangan, penyampaian dan
dakwah, maka ia akan dimaafkan dosanya. Karena sesungguhnya penerangan
merupakan kewajiban fardhu kifayah. Jika kewajiban ini telah
dilaksanakan oleh sebagian orang, maka sebagian yang lainnya akan gugur
kewajiban. Kondisi ini ketika jumlah para mubaligh dan dai-dai
berkecukupan, dan mereka orang-orang yang beruntung, sebagaimana telah
Allah jelaskan dengan firman-Nya,
“Hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyuruh
kepada kebajikan, menyuruh kepada yang makruf dan mencegah dari yang
munkar. Merekalah orang-orang yang beruntung.” (QS. Ali-Imran: 104).
Hukum memberikan penerangan menjadi wajib atas seorang alim ulama
jika ia ditanya oleh seorang penanya yang meminta petunjuk dalam satu
perkara dari berbagai perkara agama yang mendesak, yaitu perkara yang
tidak dapat diundur-undur lagi. Dalam kondisi ini, seorang alim ulama
tidak diperbolehkan menyembunyikan ilmunya, dengan mengandalkan kepada
ulama yang lainnya. Hal itu supaya si penanya tidak bimbang antara
memilih yang ini atau yang itu, selama hal ini tidak di luar batas
kemampuannya.
Abu Hurairah meriwayatkan dari Nabi, beliau bersabda,
“Barangsiapa yang ditanya tentang ilmunya, lalu ia menyembunyikannya,
maka pada hari kiamat ia akan dikekang dengan kekangan api neraka.”
(HR. Abu Dawud dan at-Tirmidzi).
Hal itu karena yang menjadi hak bagi seorang penanya atas seorang
alim adalah agar si alim ulama menjawab pertanyaan dan mengajarinya,
selama si penanya tidak mencari-cari kesalahan dan memfasih-fasihkan
suaranya, yaitu mencari-cari hal-hal yang aneh dan
permasalahan-permasalahan yang diputarbalikkan. Umar r.a. pernah
menghukum seorang penanya yang melakukan hal seperti itu.
Seorang alim ulama diharamkan tutup mulut dari memberikan keterangan
ilmiah melalui lisan ataupun tulisan. Jika tutup mulutnya itu
berkonsekuensi pada kesamaran antara yang benar dan yang batil,
bercampur-aduknya yang halal dengan yang haram, dan bercampurnanya yang
makruf dengan yang munkar, maka ia harus memberikan keterangan untuk
menghilangkan kekeliruan dan memperjelas yang benar. Karena posisi
keterangan di sini, termasuk dalam persaksian (syahadah) yang haram
untuk disembunyikan.
Allah berfirman,
“Janganlah kamu (para saksi) menyembunyikan persaksian.
Barangsiapa yang menyembunyikannya, maka sesungguhnya ia adalah orang
yang berdosa hatinya.” (QS. al-Baqarah: 283)
Al-Qur’an telah memberikan kepada kita contoh tentang ulama buruk
dari orang-orang Yahudi dan Nasrani, yang berani menyembunyikan apa yang
telah diwahyukan Allah, dengan tujuan untuk mencari kemuliaan dunia.
Lalu Allah melaknat mereka supaya menjadi pelajaran bagi kita.
Allah berfirman,
“Sesungguhnya, orang-orang yang menyembunyikan apa yang telah
diturunkan Allah, yaitu Al-Kitab dan menjualnya dengan harga yang
sedikit (murah), mereka itu sebenarnya tidak memakan (tidak menelan) ke
dalam perutnya melainkan api. Allah tidak akan berbicara kepada mereka
pada hari kiamat, tidak akan mensucikan mereka, dan bagi mereka siksa
yang amat pedih. Mereka itulah orang-orang yang membeli kesesatan dengan
petunjuk dan siksa dengan ampunan. Maka, alangkah beraninya mereka
menentang api neraka.” (QS. Ali-Imran: 174-175).
Sesungguhnya, dalam ancaman yang keras ini terselip pesan bagi
orang-orang yang mengenakan jubah ulama yang senang berdekatan dengan
raja-raja yang fasik dan pemimpin-pemimpin yang zalim, dan mereka yang
menyembunyikan kebenaran, padahal mereka mengetahuinya. Mereka adalah
ulama yang menghalalkan bagi mereka (para raja dan pemimpin yang fasik)
sesuatu yang telah haram, menjauhkan dari tanggung jawab mereka dari
tuntutan kewajiban, dan mensuplai mereka dengan fatwa-fatwa yang telah
dipersiapkan bagi setiap bid’ah yang mereka ciptakan dan bagi setiap
kemungkaran yang mereka kerjakan
hidayatullah.com
posted by @Adimin
Label:
OASE,
SLIDER,
TOPIK PILIHAN
December 28, 2017
antaranews.com\
posted by @Adimin
Mahyeldi: Sinergi Pers dan Pemda Bisa Kawal Pembangunan
Written By @Adimin on 28 December, 2017 | December 28, 2017
Padang (27/12) -- Wali Kota Padang,
Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah mengatakan pers dan pemerintah
daerah harus meningkatkan sinergi guna memajukan pembangunan dan
menciptakan generasi emas.
"Berita atau informasi yang tersebar
baik akan menghasilkan sesuatu yang positif untuk generasi mendatang,"
ucapnya saat membuka kegiatan peringatan HUT Sepuluh Windu LKBN Antara
di Padang, Rabu.
Sebagai contoh LKBN Antara Sumbar yang terus mengawal pemberitaan di Padang dan daerah lain di Sumbar.
Berita yang dihasilkan telah memberikan
informasi kepada masyarakat tentang rencana dan program pemerintah serta
peristiwa secara cepat. Bukan hanya masyarakat di Padang saja, namu di daerah lain juga dapat mengetahui secara luas tentang Padang.
Bahkan dia mengakui beberapa foto yang ada di aset juga banyak dari media semisal Antara. "Ini salah satu sinergi yang harus dijaga, agar perkembangan negara ke depan dapat dikawal dengan baik," kata dia. Menurut Mahyeldi sinergi pers dan daerah itu juga sejalan dengan ajaran Al Quran dan Hadits.
Artinya bila informasi yang disebarkan sesuai fakta dan data akan memberikan hasil yang baik pula. "Di masa depan pers lebih meningkatkan peranannya dalam pembangunan negara khususnya dalam mengabarkan Indonesia ke dunia.
Sementara Kepala Biro Antara Sumbar
Azhari mengatakan pada HUT Antara ke 80 akan meningkatkan kerja sama
dengan berbagai pihak untuk mendukung pembangunan daerah dan negara. Saat ini pihaknya memiliki 25 reporter yang tersebar di 19 kabupaten dan kota se-Sumbar.
Ke depan dia bertekad untuk meningkatkan kualitas pemberitaan termasuk mengenalkan pola konvergensi berita. Artinya masyarakat bisa menikmati informasi dari segala segi yakni video, foto, dan tulisan.
Kegiatan HUT Antara ini juga terdiri
atas Pameran Foto dan Pemberian Santuan untuk Anak Yatim dan dihadiri
Wali KOta Padang serta jajaran pimpinan BUMN.
Kegiatan ini juga didukung oleh beberapa BUMN seperti Bank BNI, Mandiri, Bank Nagari, dan PT Semen Padang.
Sejumlah mitra juga hadir termasuk ketua PWI Sumbar Heranof
antaranews.com\
posted by @Adimin
Label:
SLIDER,
TOPIK PILIHAN
December 27, 2017
posted by @Adimin
Kebersamaan PKS, PAN dan Gerindra Terbuka Sampai 2019
Written By @Adimin on 27 December, 2017 | December 27, 2017
Jakarta (24/12) -- Kebersamaan antara PKS, PAN
dan Gerindra sejak Pilkada DKI Jakarta 2017 putaran kedua terus
berlanjut pada Pilkada serentak 2018.
Ketiga partai sepakat akan berkoalisi pada Pilgub di lima provinsi
yakni Jawa Barat, Jawa Tengah, Sumatera Utara, Kalimantan Timur dan
Maluku Utara. Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman mengungkapkan
kebersamaan ketiga partai politik ini terbuka hingga Pilpres 2019.
"Mungkin saja kerjsama sampai 2019, tergantung konstelasi politik,"
papar Sohibul Iman usai pertemuan dengan Ketua Dewan Pembina Partai
Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan di kantor
DPP PKS, Ahad (24/12/2017) malam.
Sohibul menegaskan jika Pilkada 2018 adalah sebuah batu loncatan
menuju Pemilu legislatif dan presiden pada 2019. Sehingga kerjasama pada
Pilkada 2018 bisa menjadi pertimbangan pada perhelatan politik di 2019.
"Pilkada 2018 adalah stepping stone kepada pemilu 2019, mudah-mudahan
(kerjasama tiga partai) bisa terpelihara sampai 2019, kami harapkan,"
papar Sohibul.
posted by @Adimin
Label:
SLIDER,
TOPIK PILIHAN







