Powered by Blogger.
Humas PKS Ikuti Worshop Jurnalistik Pada Rapat Koordinasi
Humas PKS se-Sumatera Barat melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) yang berlangsung pada tanggal 4 - 6 November 2022 di Padang, Senin (5/11) ...
Search This Blog
Latest Post
September 23, 2013
posted by @A.history
Mahyeldi yang Saya Kenal
Written By Unknown on 23 September, 2013 | September 23, 2013
pkspadang.com, Saya akan sedikit bercerita tentang beberapa penggal catatan pengalaman saya berinteraksi dengan sosok bernama Mahyeldi Ansharullah yang saat ini menjabat sebagai sebagai wakil walikota Padang dan kembali mencalonkan diri menjadi calon walikota Padang periode 2013-2018. Nama ini cukup populer di kalangan aktivis dakwah kampus era 90-an di kota Padang, karena Mahyeldi muda pada waktu itu adalah salah seorang Ustadz muda yang aktif mengisi berbagai pelatihan dan atau daurah dakwah kampus yang bersemi di beberapa kampus besar di kota Padang pada periode itu.
Pertemuan saya pertama kali dengan Mahyeldi adalah ketika saya ikut sebagai peserta Orientasi Anggota Baru Unit Kegiatan Dakwah Kampus (UKK) IKIP Padang pada tahun 1995. Mahyeldi Ansharullah adalah nama yang tercatat sebagai salah seorang pembicara pada kegiatan ini. Walaupun bukan sebagai seorang yang memiliki latar belakang pendidikan agama formal, namun semangat Mahyeldi dalam mendakwahkan Islam terlihat sangat menggelora.
Aura semangatnya bisa jelas terlihat dalam setiap hentakan katanya yang menggelegar ketika membahas kondisi ummat Islam yang terpuruk, dan kepeduliannya pada setiap usaha perbaikan generasi muda Islam. Karena semangatnya inilah kemudian belakangan saya dengar dia digelari sebagai ‘Umar’nya dakwah kampus kota Padang pada waktu itu. Semanagat dan pengorbanannya untuk dakwah Islam, misalnya, terlihat dengan keberaniannya naik sepeda motor tua menerobos angin, hujan dan kegelapan malam dari Padang ke Kab. Kericinci ‘hanya’ untuk mengisi sebuah taklim dan pembinaan masyarakat di sana.
Setelah menjadi anggota baru pada kegiatan dakwah kampus IKIP Padang, saya semakin sering bertemu dan berinteraksi dengan beliau. Interaksi itu tidak hanya di ruang-ruang pelatihan di kampus, atau di masjid, namun juga di lapangan terbuka ketika saya beberapa kali bersama beliau dalam kegiatan outound berupa perkemahan. Interaksi saya semakin intens ketika saya pernah tinggal di markas PKS Sumbar dimana waktu itu Mahyeldi adalah ketua umumnya. Saya ikut menjadi ’seksi sibuk’ (baca: bersih-bersih ^_^) sebelum dan setelah pengurus DPW rapat di markas. Kami pernah berkeliling Sumbar bersama tim aksi peduli PKS Sumbar atas musibah banjir dan longsor yang pernah melanda Sumatera Barat pada sekitar tahun 2000.
Selama saya berinteraksi dengan Mahyeldi, salah satu karakter yang menonjol dari beliau - selain semangat berdakwah yang bergelora seperti yang saya sebut di atas - adalah sifat kesederhanaannya dalam bergaul sesama. Dia tidak akan risih berbaur dengan kami para junior yang jauh berada di bawahnya. Kesederhanaan itu sudah terlihat sejak dia menjadi pimpinan Yayasan Pendidikan Al Madani dulu, ketika dia dan keluarga hidup sederhana dan berbaur sangat baik dengan kami mahasiswa. Seorang teman yang pernah berkunjung ke rumah dinas Mahyeldi saat menjabat wakil walikota pernah mengaku ‘risih’ dan ’sungkan’ sekali saat bertemu Mahyeldi, karena dimatanya Mahyeldi ‘terlalu baik’ untuk ukuran seorang pejabat publik. “Dia sangat rendah hati,” kata teman saya itu.
Kepeduliannya terhadap orang lain adalah diantara karakternya. Cukup banyak teman-teman saya yang bercerita bagaimana Mahyeldi dan keluarga pernah membantu kesulitan mereka saat dulu menjadi mahasiswa. Saya dan keluarga juga pernah mengalami ini. Sebuah kepedulian yang mungkin akan tetap saya ingat, meskipun mungkin beliau sendiri sudah lupa.
Ceritanya adalah ketika kami dianugerahkan anak pertama, Raudhatul Jannah. Sebagai keluarga muda yang baru mulai menata kehidupan berumah tangga, kami berusaha hidup mandiri di kota Padang, jauh dari keluarga besar saya dan atau keluarga istri saya. Kemandirian itu berlanjut saat istri saya akan melahirkan anak pertama. Sedikit panik dan gugup, karena itu adalah pengalaman pertama kami mengurus kelahiran bayi, akhirnya bayi itu lahir dengan selamat. Adalah sebuah kebahagiaan sendiri bagi kami bisa melalaui proses kelahiran anak pertama tanpa ‘menyusahkan’ anggota keluarga kami yang lain. Walau tentu, segera setelah kelahiran itu, kami mengabarkan berita gembira itu kepada seluruh keluarga dekat dan beberapa teman.
Dan pagi itu orang tua saya dalam perjalanan dari Pesisir Selatan menuju Padang untuk menjenguk cucunya yang baru lahir. Dan yang bikin surprise adalah selang satu jam setelah kelahiran anak kami, terdengar pintu ruang persalinan dimana istri saya melahirkan diketuk dan terdengar salam. Dan, ternyata yang datang adalah sepasang suami istri, sosok lelaki bersahaja, berjenggot lebat dengan rambut mulai memutih, Mahyeldi Ansharullah bersama istrinya. Waktu itu Mahyeldi adalah ketua DPW PKS Sumbar. Setelah dipersilahkan masuk, Mahyeldi menyalami dan memeluk saya, seraya mengucapkan selamat telah jadi ayah. Saya tentu surprise tak menduga bisa mendapat kunjungan secepat itu. Entah darimana Mahyeldi mendengar berita kelahiran anak kami (mungkin dari SMS yang saya kirim ke beberapa teman). Terus terang, kedatangan Mahyeldi dan keluarga sebagai pihak pertama yang mengunjungi anak kami menjadi catatan tersendiri bagi saya dan keluarga.
Kisah-kisah positif tentang Mahyeldi cukup banyak saya dengar dari teman-teman saya yang lain. Jauh sebelum Jokowi mempopulerkan istilah blusukan, Mahyeldi telah lama mempraktikkannya, bahkan sebelum dia menjadi pejabat publik. Terakhir saya bertemu dengannya ketika mengunjungi dan memberi bantuan untuk warga kota Padang yang menjadi korban gempa sekitar tahun 2007. Setelah itu saya hampir tak pernah bertemu fisik dengannya. Termasuk ketika dia menjadi wakil walikota Padang sekarang.
Entah mengapa, saya punya kecenderungan ‘menghindar’ bertemu dengan orang-orang yang saya kenal ketika mereka menjadi pejabat publik. Termasuk ketika Mahyeldi dan rombongan walikota Padang mengunjungi korban langsor di Tanah Datar beberapa tahun yang lalu. Saya sengaja menutup kepala saya dengan helm gelap, dan berbaur bersama masyarakat yang menyambut kedatangan bapak wakil walikota Padang itu. Dari balik kaca gelap helm, saya perhatikan lelaki asal Bukittinggi itu masih seperti dulu, terlihat bersahaja, berjenggot putih, dan tetap bersemangat seperti saat di kampus dulu.
Saya doakan semoga lelaki ini tetap Istiqomah dengan kebersahajaan ini, tetap sehat dan panjang umur, sehingga bisa semakin berkhidmat kepada Masyarakat. Salam dari saya dan keluarga.
Melbourne, 24/08/2013
Oleh: Afrianto Daud
*http://politik.kompasiana.com/2013/08/24/mahyeldi-yang-saya-kenal-586625.html
posted by @A.history
Label:
SEPUTAR PKS,
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
September 23, 2013
posted by @A.history
PKS: Pemilu 2014 Bukan Sekadar Pertaruhan Politik
pkspadang.com, JAKARTA--Presiden Partai Keadilan Sejahtera Anis Matta menegaskan Pemilihan Umum 2014 bagi partainya bukan sekadar pertaruhan politik, namun sekaligus menjadi pertaruhan untuk mengukir sejarah.
"Memenangi Pemilu 2014 bagi kita yang hadir di sini dan seluruh kader se-Indonesia serta perwakilan di puluhan negara, merupakan sebuah panggilan sejarah. Ini adalah misi peradaban PKS," kata Anis Matta dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin.
Anis Matta menyatakan hal itu di acara Konsolidasi Struktur, Kader, dan Calon Anggota Dewan (CAD) PKS Kalimantan Tengah (Kalteng) di Gedung Tambun Bungai, Palangkaraya, Minggu (22/9) sore.
Dia menjelaskan panggilan sejarah PKS mulai bergulir ketika partai politik tersebut lahir sebagai bagian penting kekuatan reformasi yang turut melepaskan Indonesia dari belenggu status quo orde baru.
Menurut Anis, melanjutkan hasil perjuangan itu PKS akan terus berupaya membangun sinergi bersama kekuatan reformis lainnya. Dia mengatakan targetnya dalam rangka mewujudkan perbaikan berkesinambungan bagi bangsa dan republik tercinta ini.
"Namun, bukan cuma di Indonesia, kita juga berpikir dan berjuang untuk mengupayakan hadirnya kesejahteraan dunia," ujarnya.
Dia menegaskan karena target dan misi besar dimaksud maka seluruh kekuatan yang dimiliki PKS akan ditumpahkan untuk memenangi Pemilu mendatang.
Anis yakin ribuan kadernya yang mengikuti konsolidasi dan bekerja untuk memenangi Pemilu 2014 maka akselerasi pencapaian kesejahteraan tersebut dapat dilakukan.
"Pola pikir kita sekarang bukan sekadar disemangati untuk menaklukkan 'lawan', tetapi lebih dari itu kita hendak tampil untuk turut berkontribusi positif mengendalikan proses perubahan negeri ini," kata Anis.
Dalam pertemuan itu, Anis juga menggarisbawahi pentingnya upaya lebih menyatukan seluruh kekuatan Islam menghadapi Pemilu 2014.
Usai memimpin agenda konsolidasi PKS Kalteng, Anis Matta dan rombongan menggelar pertemuan silaturrahim dengan tokoh ormas setempat. Hadir dalam acara ini, antara lain, tokoh Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama (NU), Ikatan Cendekiawan Muslim (ICMI), MUI, dan tokoh akademisi.
*http://www.republika.co.id/berita/nasional/politik/13/09/23/mtk21t-pks-pemilu-2014-bukan-sekadar-pertaruhan-politik
posted by @A.history
Label:
SEPUTAR PKS,
TOPIK PILIHAN
September 23, 2013
Komentar WaWaKo Padang usai Final Indonesia Vs Vietnam
>
posted by @A.history
posted by @A.history
Label:
TOKOH,
TOPIK PILIHAN,
VID
September 21, 2013
(PDG/ISLAMEDIA)
posted by @A.history
HNW : Mahyeldi Pekerja Keras Dan Dekat Dengan Rakyat
Written By Unknown on 21 September, 2013 | September 21, 2013
Mantan Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid menyatakan dukungannya terhadap pencalonan Mahyeldi dan Emzalmi sebagai Calon Walikota dan calon Wakil Walikota Padang dalam periode 2014-2019. Hal itu dia sampaikan setelah menjadi pembicara pada pelatihan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah tingkat Nasional di Kota Padang, kamis (22/8).
Hidayat Nur Wahid Mengatakan “Saya sudah mengenal Mahyeldi sejak tahun 1980 dan sudah sering melakukan kegiatan bersama untuk membela kepentingan bangsa dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia terutama di Kota Padang.”
Dia mengatakan, Mahyeldi adalah sosok yang paling layak untuk melanjutkan kepemimpinan di nagari Bingkuang. Hal itu karena Mahyeldi telah memiliki pengalaman dalam mengurus Kota ini sebagai anggota DPRD Profinsi, Sekretaris Daerah Kota Padang dan berbagai jabatan lainnya hingga jabatan sekarang sebagai Wakil Walikota.
“Mahyeldi memiliki rekam jejak yang cukup bersih sebagai pejabat pemerintah, bukan itu saja. Karakter beliau yang tidak hanya sederhana namun juga pekerja keras dan dekat dengan rakyatnya membuat Mahyeldi cukup dikenal dan dihormati oleh niniak mamak, cadiak pandai dan alim ulama.” Kata dia.
Sosok yang sekarang sedang menjabat sebagai ketua fraksi PKS di DPR RI ini kemudian mengatakan, saatnya masyarakat Kota Padang menunjukan kepeduliannya atas nasib daerahnya kedepan dan tidak “berjudi” atas masa depan Kota yang sama-sama kita cintai ini.
“Saya mengucapkan selamat kepada warga Padang yang sebentar lagi akan melaksanakan pesta rakyat yang akan menentukan masa depan Kota ini, dan kita patut bersyukur telah memiliki pemimpin yang cukup berpengalaman seperti Mahyeldi. Saya sepenuhnya mendukung pencalonan Mahyeldi dan Emzalmi untuk melanjutkan kepemimpinan di Kota Padang.” Kata Dia.
(PDG/ISLAMEDIA)
posted by @A.history
Label:
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
September 21, 2013
Zaman Ketidakpercayaan - Anis Matta
>
posted by @A.history
posted by @A.history
Label:
TOPIK PILIHAN,
VID
September 21, 2013
posted by @A.history
Arahan Untuk Admin Akun Struktur PKS
Jakarta--Partai Keadilan Sejahtera (PKS) siang tadi memberikan arahan singkat kepada para admin akun-akun struktur PKS baik yang menggunakan website, Facebook dan Twitter di seluruh tingkatan. Mulai dari ranting hingga wilayah melalui akun resmi Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKS (@PKSejahtera), Jumat (20/9/2013).
Dijelaskan melalui kultwit akun @PKSejahtera dengan hastag #Karakter, bahwa akun struktur adalah seluruh akun yang dikelola oleh struktur dari tingkat kelurahan hingga pusat. Akun struktur ditandai dengan kata "PKS" pada nama akun, dan mewakili secara resmi struktur sesuai tingkatannya.
Akun resmi struktur hanya menyampaikan konten-konten yang berkarakter sesuai nilai-nilai Cinta, Kerja dan Harmoni. Seluruh konten akun dihasilkan atas dasar Cinta, jauh dari nilai kebencian pada siapapun, mendamaikan bukan permusuhan.
Lebih lanjut dalam kultwittnya PKS menjelaskan bahwa akun struktur bertugas mengabarkan kerja positif PKS bagi bangsa agar diketahui oleh rakyat sebagai bentuk transparansi.
Selain itu, akun struktur juga bertugas mengedepankan Harmoni, membangun sinergi positif seluruh komponen rakyat untuk memperbaiki bangsa. Karena PKS menyadari bahwa persoalan Indonesia ini terlalu berat untuk diselesaikan hanya dengan sebagian kelompok anak bangsa saja.
Melalui kultwittnya PKS menghimbau agar seluruh admin akun struktur yang menggunakan kata "PKS" pada akunnya untuk menyesuaikan kontennya dengan arahan yang telah dipaparkan di atas.
Setelah memaparkan bagaimana arahan untuk para admin akun struktur, PKS menutup kultwittnya dengan memberikan apresiasi yang mendalam untuk seluruh relawan social media yang telah mengelola akun struktur dengan kreatifitas dan penuh semangat. [pks.or.id]
Label:
SEPUTAR PKS,
TOPIK PILIHAN
September 21, 2013
posted by @A.history
Pandangan PKS Soal Pemimpin Muda
pkspadang.com, JAKARTA - Sekjen DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Taufik Ridho memandang positif munculnya generasi muda sebagai pemimpin. Menurutnya, kemunculan pemimpin muda tengah menjadi fenomena meski pun belum terjadi di seluruh Indonesia.
Menurut Taufik, generasi muda selama ini identik dengan sosok enerjik dan memiliki ide kreatif. Pemimpin muda juga mempunyai daya tarik bagi masyarakat. Karenanya ia mendukung generasi muda yang mempunyai visi dan misi bagus untuk menjadi pemimpin.
"Selama untuk kebaikan dan kemajuan bangsa, itu bagus," kata dia, saat dihubungi Republika, Jumat (20/9).
Hanya saja, ujarnya, usia tak menjadi tolok ukur utama sebagai pemimpin. Kapasitas dan kapabilitas yang harus menjadi faktor pertimbangan. Calon pemimpin juga harus mempunyai narasi kepemimpinan yang baik. "Juga memiliki visi-misi yang bagus. Itu tetap menjadi yang utama," kata dia.
Karena itu, paparnya, generasi yang lebih berpengalaman pun tetap masuk dalam hitungan untuk menjadi pemimpin jika punya kemampuan dan visi-misi yang bagus. "Kalau yang muda tidak mempunyai hal itu, untuk apa (dipilih)," ujar dia.
Taufik menambahkan, pemimpin yang bisa merangkul generasi muda juga patut diperhitungkan. Mengingat pangsa pasar saat ini didominasi oleh anak-anak muda. Salah satu generasi muda yang naik menjadi pemimpin adalah Ridwan Kamil. PKS menjadi salah satu partai yang mengusung Ridwan untuk menjadi Wali Kota Bandung.
Taufik menilai Ridwan mempunyai visi misi yang bagus sebagai pemimpin. Ridwan yang berpasangan dengan Oded M Danial itu Antara lain ingin membawa Bandung menjadi kota internasional. "Dia juga mengembalikan Bandung sebagai Paris van Java, Kota Kembang," ujar dia.
*http://www.republika.co.id/berita/nasional/umum/13/09/20/mtf9cx-pandangan-pks-soal-pemimpin-muda
Label:
SEPUTAR PKS,
TOPIK PILIHAN
September 21, 2013
posted by @A.history
Gubernur Minta Pemko Aktifkan KA
pkspadang.com—Gubernur Sumbar Irwan Prayitno meminta keseriusan Pemko mendukung rencana pengoperasian kembali beberapa jalur kereta api (KA) di Padang yang selama ini mati suri.
“Yang penting komitmen. Kita minta komitmen dari Pemko Padang untuk mendukung ini,” kata Irwan dalam pertemuan antara Gubernur Sumbar dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divre II dan Dinas Perhubungan di Rumah Dinas Gubernur Sumbar, kemarin.
Gubernur mendukung rencana tersebut dan mewacanakan untuk mengaktifkan kembali seluruh jalur kereta api di Sumbar. “Hal ini dirasa penting guna mengatasi dan mengurai kemacetan yang terjadi di jalan raya, karena padatnya kendaraan saat ini,” ungkapnya.
Vice President PT KAI Divre II Sumbar, Erfianto R Chan menyambut baik dukungan dari Gubernur Sumbar tersebut. Dengan pengaktifan kembali jalur kereta api dalam kota, akan memberi banyak manfaat. “Di Padang, konsep yang cocok adalah kereta api komuter seperti di Jabodetabek,” sebutnya.
KA komuter merupakan sistem transportasi kereta api banyak diterapkan di kota-kota besar di Pulau Jawa. “Saatnya nanti kalau KA komuter ini dioperasikan, dapat mengurai kemacetan. Anak-anak sekolah banyak menggunakan angkutan umum, bisa menggunakan angkutan KA ini,” ucap putra kelahiran Payakumbuh itu.
Rencananya, kata Erfianto, akan dioperasikan jalur KA dari kawasan Simpangharu-Alai-Basko-Tabing-Lubukbuaya hingga Duku. Juga jalur Terandam-Pulauair serta Simpangharu-Bukitputus. “Pada dasarnya Gubernur sudah memberikan lampu hijau,” paparnya.
PT KAI telah menertibkan sejumlah bangunan liar di beberapa lokasi jalur KA di Padang. “Jalur-jalur itu akan segera kita fungsikan sehingga tidak lagi ditempati masyarakat. Yang sudah itu kawasan Simpangharu-Terandam,” tuturnya.
Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Sumbar, Mudrika berharap Pemko Padang aktif menindaklanjuti rencana tersebut. “Kami minta Pemko proaktif,” ujarnya.
Wakil Wali Kota Padang, Mahyeldi Ansharullah mendukung rencana tersebut. “Apalagi Padang sudah ada jalur kereta api. Tinggal bagaimana jalur itu dihidupkan kembali,” katanya.
Saat ini, Pemko juga tengah menyiapkan sejumlah perencanaan transportasi yang rencananya mengembangkan transportasi massal. Di antaranya melalui transportasi kereta api dan bus massal.
“Kita juga buat perencanaan trasportasi kereta api dan bus massal di Padang. Tranportasi massal ini akan banyak manfaat yang bisa kita dapatkan, mulai dari biaya murah, jaminan keselamatan dan keamanan,” ujar Mahyeldi.(bis)
sumber : padek
Label:
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
September 21, 2013
posted by @A.history
Gubernur Raih Penghargaan dari Wakil Presiden RI
Jakarta – Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno, menerima Piagam Penghargaan atas Penyajian Laporan Pertanggungjawaban Keuangan Tahun 2012 Dengan Capaian Kualitas Tertinggi. Penghargaan tersebut diserahkan secara langsung oleh Wakil Presiden, Boediono, dalam acara Rapat Kerja Nasional Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah Tahun 2013 bertempat di Gedung Dhanapala Kementerian Keuangan di Jakarta, (12/9). Hadir pada acara tersebut para menteri kabinet, para pimpinan lembaga tinggi negara, para kepala daerah dan sekitar 780 peserta rakernas. Penghargaan yang sama juga diberikan kepada beberapa kementerian, lembaga negara dan pemerintah daerah.
Dalam sambutannya Wakil Presiden menyatakan sangat mengapresiasi kementerian negara, lembaga negara dan pemerintah daerah yang telah mencapai kualitas terbaik dalam laporan keuangannya. Capaian tersebut hendaknya terus dipertahankan pada tahun-tahun mendatang. Sementara itu bagi yang kualitas laporan keuangannya masih belum mendapatkan capaian terbaik, agar terus melakukan perbaikan.
Menteri Keuangan, Muhamad Chatib Basri dalam sambutannya mengemukakan pentingnya SPIP atau Sistem Pengendalian Intern Pemerintah yang diatur dengan PP Nomor 60 Tahun 2008. SPIP merupakan salah satu tolak ukur dalam menilai kualitas pengelolaan keuangan. Disamping itu, dalam rangka peningkatan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan, pemerintah telah berkomitmen untuk menerapkan akuntansi berbasis akrual. Penerapan akuntansi berbasis akrual ini dipersiapkan secara bertahap mulai tahun 2013 dan akan diberlakukan penuh pada tahun 2015 sebagaimana telah diatur dalam PP Nomor 71 Tahun 2010 tentang Standar Akuntansi Pemerintahan.
Gubernur Irwan Prayitno menyatakan, diperolehnya penghargaan ini merupakan hasil kerja keras pemerintah provinsi Sumatera Barat. Hal ini juga menunjukkan bahwa pemerintah provinsi Sumatera Barat telah mengelola uang rakyat yang diamanahkan kepadanya secara transparan, akuntabel dan sesuai aturan.
Penghargaan ini juga tidak lepas dari pengawasan terhadap pelaksanaan APBD 2012 telah lengkap dilakukan, mulai dari Inspektorat sesuai dengan PP No 8 Tahun 2006 tentang Pelaporan Keuangan dan Kinerja Instansi Pemerintah, kemudian juga dilakukan pengawasan intern secara berkala kepada seluruh SKPD di lingkungan Pemprov. Sumbar. Sedang Inspektorat Jendral Departemen dan Unit Non Departemen melakukan pemeriksaan secara berkala berdasarkan koordinasi pengawasan yang dikoordinir oleh Menteri Dalam Negeri.
Pemprov. Sumatera Barat telah menyerahkan LKPD secara tepat tanggal 25 Maret 2013, sesuai dengan UU No 15 Tahun 2004, Laporan Hasil Pemeriksaan oleh BPK-RI memuat opini yang merupakan pernyataan profesional dan independen mengenai kewajaran informasi keuangan yang disajikan dalam laporan keuangan dengan kriteria, pertama kesesuaian dengan standar akuntasi pemerintah. Kedua kecakupan pengungkapan, ketiga kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan dan efektifitas sistem pengendalian intern.
Dari data Pemerintah Provini Sumatera Barat telah mendapatkan opini atas LKPD, tahun 2009 memperoleh Opini Disclaimer, 2010 dan 2012 memperoleh Opini WDP (Wajar Dengan Pengecualian), dan tahun 2012, alhamdulliah LKPD memperoleh opini WTP pada tahun 2013. Keberhasilan ini tidak terlepas dari komitmen bersama Pemerintah Provinsi , Pimpinan dan Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat.
Dan upaya yang telah dilakukan agar tetap ditingkatkan seperti, senantiasa melaksanakan ketentuan peraturan di bidang pengelolaan keuangan daerah, melakukan Perubahan atas Pergub tentang Akuntasi Pemprov Sumbar sebagaimana direkomendasi oleh BPK-RI atas LKPD tahun 2009, 2010, dan 2011.
Melakukan investaris aset tetap dan aset lainnya sesuai dengan Standar Akutansi Pemerintah PP No.17/2010. Melaksanakan tindak lanjut atas hasil temuan hasil pemeriksaan BPK-RI tahun 2011 dan tahun-tahun sebelumnya. Peningkatan SDM yang profesional di bidang keuangan daerah serta rapat-rapat koordinasi yang rutin di SKPD secara intensif.
Penghargaan yang diterima ini memberi kita motivasi dan kepercayaan diri untuk selalu melakukan pengelolaan keuangan yang benar-benar sesuai dengan ketentuan yang berlaku, ajaknya. [humasprov]
posted by @A.history
Label:
TOKOH,
TOPIK PILIHAN






