Powered by Blogger.
Humas PKS Ikuti Worshop Jurnalistik Pada Rapat Koordinasi
Humas PKS se-Sumatera Barat melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) yang berlangsung pada tanggal 4 - 6 November 2022 di Padang, Senin (5/11) ...
Search This Blog
Latest Post
October 11, 2013
sumber : http://minangkabaunews.com/artikel-4168-mahyeldi--%E2%80%9Cperhatian-qatar-pada-pendidikan-kota-padang-patut-diapresiasi%E2%80%9D.html
posted by @Adimin
Mahyeldi : “Perhatian Qatar pada Pendidikan Kota Padang Patut Diapresiasi”
Written By @Adimin on 11 October, 2013 | October 11, 2013
pkspadang.com, -- Madrasyah Aliyah Negeri (MTsN) Kuranji Kecamatan
Kuranji Kota Padang, mendapat bantuan pembangunan sebuah Masjid dari
pemerintah Qatar melalui Yayasan Fajar Hidiyah, peletakan batu
pertamanya di laksanakan Wakil Walikota Padang, Mahyeldi Ansharullah dan
Ketua Yayasan Fajar Hidayah Mirdas Eka Yora, Kadepag Kota Padang serta
kadepag Propinsi, Rabu (9/10).
Acara
peletakan batu pertama pembangunan Masjid bantuan dari Qatar untuk MTsN
kuranji di hadiri oleh Suardi, M Lurah Kuranji, orang dituakan di
Kuranji Kamaruddin, Ketua komite sekolah MTsN Syamsuar Makmur, Ormas
kepemudaan Kuranji Peduli Japrizal dan Ketua Pemuda Ando serta seluruh
guru-guru MTsn Kuranji dan masyarakat di sekitarnya.
Wakil
Walikota Padang, Mahyeldi Ansharullah mengatakan pembangunan Masjid MTsN
adalah bantuan yang ke empatnya dari yayasan Fajar Hidayah di Kota
Padang, ini suatu kebanggaan buat kita bersama atas perhatian di dunia
pendidikan Agama Islam yang di berikan oleh Pemerintah Qatar kepada
Pemko Padang.
Saat ini
masyarakat menginginkan anak-anak sekolah, disekolah unggul dan memiliki
kelebihan, tapi tidak mengurangi mata pelajaran tentang ajaran Agama
Islam, sehingga sekolah MTsN kedepannya menjadi sekolah di idamkan oleh
para orang tua murid karena mutu pendidikan sejalan dengan ajaran Agama
Islam, ujar Mahyeldi.
Di samping
itu, para orang tua akan bangga dan senang bila anak-anaknya di didik
disekolah dengan keras serta di terpa ilmu ajaran Agama Islam, anak-anak
kita akan menjadi orang yang kuat, lembut dan ramah kelaknya.
Mahyeldi
katakan bahwa MTsN Kuranji sangat membutuhkan kehadiran sebuah bangunan
Masjid, mengingat jumlah anak didiknya sudah melebahi 1.200 orang,
jumlah siswa sekolah Agama yang luar biasa peminatnya.
Tentu kita
berharap, pembangunan Masjid ini segera di laksanakan oleh Yayasan
Fajar Hidayah, tidak menuggu-nunggu terlalu lama. jika perlu sekarang di
resmikan besok langsung di kerjakan, begitulah yang kita harapkan,
lanjut Mahyeldi mengakhiri pembicaraanya.
Selanjutnya
Ketua Yayasan Fajar Hidayah Mirdas kaki tangan Pemerintah Qatar dalam
pemberikan bantuan pembangunan Masjid di Kota Padang katakan bahwa untuk
pembangunan Masjid di MTsN Kuranji, besok akan segera di kerjakan
karena kami sangat serius sekali tentang dunia pendidikan keagamaan
Islam di sekolah-sekolah yang berkembang begitu pesat di Kota Padang.
Semua kita
tahu bahwa Kota Padang dahulu terkenal dengan lokomotif pendidikan di
Indonesia, banyak orang datang belajar ke Kota Padang bahkan para
siswanya berasal dari luar negeri, seperti dari Malaysia, Singapura,
Thailand dan Pilifina.
Kenapa dia
ingin belajar ke Kota Padang, tentu salah satunya, mutu pendidikan
sangat baik dan sesuai dengan standar pendidikan dunia, di samping itu
mata pelajaran ajaran Agama Islam sangat di tonjolkan.
Sehingga
lahirlah para siswa yang mempunyai krakter yang Islamiyah, tentu nanti
kita berharap di MTsN Kuranji akan lahir pemimpin-pemimpin untuk bangsa
dan Negara yang Islamiyah, mempunyai kepribadian yang tangguh, kokoh,
ulet dan cerdas, ujar Amirdas.
Dalam
waktu bersamaan Kepala Sekolah MTsN Kuranji, Marlina katakan bahwa
selama ini yang menjadi persoalan di sekolah kami tentang sebuah
bangunan tempat ibadah yakni mushalla tidak memadai dengan jumlah anak
didik kami saat ini, bila hari Jum’at, anak-anak pergi shalat jum’at
lokasi sangat jauh dari sekolah, sehingga memakan waktu belajarnya.
Dengan ada
bantuan dari Yayasan Fajar Hidayah ini, kami sungguh merasa, bangga,
bahagia dan senang sekali karena keberadaan Masjid sudah lingkungan
sekolah, setiap saat anak-anak bisa shalat secara berjamaah nantinya,
ujar Kepsek.
Marlina
juga katakan bahwa bangunan Masjid yang di bangun Yayasan Fajar Hidayah
sendiri, kami dari pihak sekolah nantinya menerima kunci bila pekerjaan
bangunan selesai di kerjakan.
Jadi, kami
dari pihak sekolah memperikan perioritas agar pekerjaan pembangunan
Masjid cepat selesai sesuai dengan waktu yang sudah di sepakati dengan
kami, menurut informasi kami terima, selesai peresmian meletakan batu
pertama Rabu tanggal 9 Oktober 2013, besoknya akan langsung di kerjakan
oleh Yayasan Fajar Hidiyah, ujar Marlina Kepsek MTsN Kuranji Padang
sumber : http://minangkabaunews.com/artikel-4168-mahyeldi--%E2%80%9Cperhatian-qatar-pada-pendidikan-kota-padang-patut-diapresiasi%E2%80%9D.html
posted by @Adimin
Label:
TOPIK PILIHAN
October 08, 2013
Kisah Taubatnya Fudhail bin Iyadh
Written By Sjam Deddy on 08 October, 2013 | October 08, 2013
Kisah taubat Fudhail bin Iyadh merupakan sebuah kisah yang luar
biasa. Bagaimana seorang perampok yang ditakuti, bisa menjadi takut dan
kembali ingat kepada Allah setelah mendengar percakapan kafilah dagang
yang takut kepadanya dan mendengarkan ayat Alquran. Padahal hari ini,
banyak manusia –mungkin termasuk kita di dalamnya- adalah bukan seorang
perampok, bukan juga orang yang dikenal sebagai penjahat atau orang yang
terbiasa melakukan dosa secara terang-terangan, tetapi ketika mendengar
ayat Alquran hati kita tidak bergetar, tidak mengingat dan mengagungkan
Allah, nas’alullaha at-taufiq. Bagaimana kisah taubat seorang yang kemudian menjadi ulama besar ini.
Seorang tetangga Fudhail bin Iyadh berkata, “Fudhail bin Iyadh adalah perampok (hebat) sehingga tidak memerlukan partner atau tim dalam merampok. Suatu malam dia pergi untuk merampok. Tak berapa lama ia pun bertemu dengan rombongan kafilah. Sebagian anggota kafilah itu berkata kepada yang lain, “Jangan masuk ke desa itu, karena di depan kita terdapat seorang perampok yang bernama Fudhail.”
Fudhail yang mendengar percakapan anggota kafilah itu ternyata gemetar, dia tidak mengira bahwa orang-orang sampai setakut itu terhadap gangguan darinya, ia merasa betapa dirinya ini memberi mudharat dan bahaya bagi orang lain. Fudhail pun berkata, “Wahai kafilah, akulah Fudhail, lewatlah kalian. Demi Allah, aku berjanji (berusaha) tidak lagi bermaksiat kepada Allah selama-lamanya.” Sejak saat itu Fudhail meninggalkan dunia hitam yang telah ia geluti itu.
Dikisahkan dari jalur riwayat yang lain, ada tambahan kisah bahwa Fudhail menerima kafilah tersebut sebagai tamunya pada malam itu. Dia berkata, “Kalian aman dari Fudhail.” Lalu Fudhail mencari makanan untuk
ternak mereka. Manakala dia pulang, dia mendengar seseorang membaca ayat,
وَلَنَبْلُوَنَّكُمْ حَتَّى نَعْلَمَ الْمُجَاهِدِينَ مِنكُمْ وَالصَّابِرِينَ وَنَبْلُوَا أَخْبَارِكُمْ
“Dan sesungguhnya Kami benar-benar akan menguji kamu agar Kami mengetahui orang-orang yang berjihad dan bersabar di antara kamu, dan agar Kami mengabarkan tentang keadaan (amalan) kalian.” (QS. Muhammad: 31)
Mendengar ayat tersebut Fudhail berkomentar, “Berita-berita kami ditampakkan! Jika Engkau menampakkan keadaan kami, maka apa yang kami sembunyikan pasti akan terlihat dan kami akan malu. Jika Engkau menampakkan amalan kami, maka kami akan celaka karena adzab-Mu.”
Dan aku (tetangga Fudhail) mendengarnya mengatakan, “Kamu berhias untuk manusia, berdandan untuk mereka, dan kamu terus berbuat riya’, sehingga mereka mengenalmu sebagai seorang yang shaleh. Mereka menunaikan kebutuhanmu, melapangkan tempat dudukmu (menyambutmu), dan bermuamalah denganmu karena mereka salah duga. Keadaanmu benar-benar buruk jika demikian adanya.”
Aku juga mendengarnya mengatakan, “Jika kamu mampu untuk tidak dikenal, maka lakukanlah. Kamu tidak rugi walaupun tidak dikenal, dan kamu tidak rugi walaupun kamu tidak dipuji. Kamu tidak rugi walaupun kamu tercela di mata manusia, asalkan di mata Allah kamu selalu terpuji.”
Pelajaran:
Seorang yang terbiasa melakukan perbuatan dosa, maka hatinya akan menghitam sehingga sulit menerima hidayah. Namun terkadang, ada sedikit celah di hatinya yang belum tertutup dengan gelapnya maksiat. Apabila ia gunakan bagian kecil ini untuk merenungkan dan mengingat kekuasaan Allah, maka Allah akan bersihkan hatinya dari noda-noda hitam dosa kemaksiatan. Sebaliknya, apabila ia tetap menuruti hawa nafsunya, maka hati tersebut semakin menghitam dan lama-kelamaan akan mati dan tidak menerima hidayah.
Seorang tetangga Fudhail bin Iyadh berkata, “Fudhail bin Iyadh adalah perampok (hebat) sehingga tidak memerlukan partner atau tim dalam merampok. Suatu malam dia pergi untuk merampok. Tak berapa lama ia pun bertemu dengan rombongan kafilah. Sebagian anggota kafilah itu berkata kepada yang lain, “Jangan masuk ke desa itu, karena di depan kita terdapat seorang perampok yang bernama Fudhail.”
Fudhail yang mendengar percakapan anggota kafilah itu ternyata gemetar, dia tidak mengira bahwa orang-orang sampai setakut itu terhadap gangguan darinya, ia merasa betapa dirinya ini memberi mudharat dan bahaya bagi orang lain. Fudhail pun berkata, “Wahai kafilah, akulah Fudhail, lewatlah kalian. Demi Allah, aku berjanji (berusaha) tidak lagi bermaksiat kepada Allah selama-lamanya.” Sejak saat itu Fudhail meninggalkan dunia hitam yang telah ia geluti itu.
Dikisahkan dari jalur riwayat yang lain, ada tambahan kisah bahwa Fudhail menerima kafilah tersebut sebagai tamunya pada malam itu. Dia berkata, “Kalian aman dari Fudhail.” Lalu Fudhail mencari makanan untuk
ternak mereka. Manakala dia pulang, dia mendengar seseorang membaca ayat,
وَلَنَبْلُوَنَّكُمْ حَتَّى نَعْلَمَ الْمُجَاهِدِينَ مِنكُمْ وَالصَّابِرِينَ وَنَبْلُوَا أَخْبَارِكُمْ
“Dan sesungguhnya Kami benar-benar akan menguji kamu agar Kami mengetahui orang-orang yang berjihad dan bersabar di antara kamu, dan agar Kami mengabarkan tentang keadaan (amalan) kalian.” (QS. Muhammad: 31)
Mendengar ayat tersebut Fudhail berkomentar, “Berita-berita kami ditampakkan! Jika Engkau menampakkan keadaan kami, maka apa yang kami sembunyikan pasti akan terlihat dan kami akan malu. Jika Engkau menampakkan amalan kami, maka kami akan celaka karena adzab-Mu.”
Dan aku (tetangga Fudhail) mendengarnya mengatakan, “Kamu berhias untuk manusia, berdandan untuk mereka, dan kamu terus berbuat riya’, sehingga mereka mengenalmu sebagai seorang yang shaleh. Mereka menunaikan kebutuhanmu, melapangkan tempat dudukmu (menyambutmu), dan bermuamalah denganmu karena mereka salah duga. Keadaanmu benar-benar buruk jika demikian adanya.”
Aku juga mendengarnya mengatakan, “Jika kamu mampu untuk tidak dikenal, maka lakukanlah. Kamu tidak rugi walaupun tidak dikenal, dan kamu tidak rugi walaupun kamu tidak dipuji. Kamu tidak rugi walaupun kamu tercela di mata manusia, asalkan di mata Allah kamu selalu terpuji.”
Pelajaran:
Seorang yang terbiasa melakukan perbuatan dosa, maka hatinya akan menghitam sehingga sulit menerima hidayah. Namun terkadang, ada sedikit celah di hatinya yang belum tertutup dengan gelapnya maksiat. Apabila ia gunakan bagian kecil ini untuk merenungkan dan mengingat kekuasaan Allah, maka Allah akan bersihkan hatinya dari noda-noda hitam dosa kemaksiatan. Sebaliknya, apabila ia tetap menuruti hawa nafsunya, maka hati tersebut semakin menghitam dan lama-kelamaan akan mati dan tidak menerima hidayah.
posted by @Adimin
Label:
KISAH
October 07, 2013
posted by @Adimin
P4IP Dilaksanakan pada 15 Kelurahan
Written By Sjam Deddy on 07 October, 2013 | October 07, 2013
pkspadang.com – Satu lagi cara yang juga
mulai digerakkan Pemko Padang sebagai kompensasi pasca kenaikan BBM,
yakni Program Percepatan dan Perluasan Pembangunan Infrastruktur
Pemukiman (P4IP). Program ini ditujukan sebagai upaya mendorong roda
perekonomian masyarakat.
“P4IP di perkotaan yang
dilaksanakan Kementerian PU adalah pendukung PNPM Mandiri Perkotaan. Hal
ini sebagai upaya memberikan kemudahan akses penyediaan infrastruktur
pemukiman perkotaan, terutama bagi masyarakat miskin yang berbasis
pemberdayaan masyarakat,” sebut Wakil Walikota Padang, Mahyeldi
Ansharullah pada kegiatan sosialisasi P4IP pada para lurah dan LPM di
Palanta kediaman Walikota Padang, Kamis (3/10).
Untuk Kota Padang, P4IP
dilaksanakan di 15 kelurahan, Bungus Timur, Air Pacah, Batang Kabung
Gantiang, Batipuh Panjang, Bungo Pasang, Lubuak Buaya, Korong Gadang,
Pasar Ambacang, Pengambiran Ampalu Nan XX, Pampangan Nan XX, Gurun
Laweh, Tabiang Banda Gadang, Gunung Pangilun, Kapalo Koto dan Limau
Manis Selatan.
Melalui penyediaan infrastruktur
pemukiman di perkotaan, diharapkan masyarakat miskin di wilayah sasaran
dengan cepat memulihkan kembali kondisi kesejahteraan dan pertumbuhan
ekonomi di wilayahnya. P4IP di perkotaan juga akan dilaksanakan pada 218
kota dan kabupaten.
Tujuannya, lanjut Mahyeldi,
memberikan kemudahan akses terhadap infrastruktur dasar pemukiman serta
mendorong roda perekonomian masyarakat. (wahyu)
posted by @Adimin
Label:
TOPIK PILIHAN
October 06, 2013
pkspadang.com, Partai Keadilan Sejahtera optimis isu-isu negatif yang susul menyusul partainya akan terbantahkan dengan keseharian para kader PKS di akar rumput maupun kontribusi nyata yang diberikan kepada masya- rakat.
“Saya ingat pasca tsunami Aceh semua wartawan bisa melihat sendiri bahwa yang bertahan menjadi relawan, mengangkat mayat-mayat yang sudah berbau busuk itu hanya (relawan) PKS," kisah pakar branding Silih Agung Wasesa dalam Pembekalan Calon Anggota Dewan PKS se-Provinsi Lampung di Graha Mandala Alam Bandar Lampung seperti tertulis dalam siaran pers Media Center PKS kepada Rakyat Merdeka Online, Minggu (28/7).
"PKS punya modal luar biasa yaitu relawan militan tak berbayar. Ayo PKS mengembalikan lagi masa-masa kontribusi riil seperti itu," seru konsultan branding yang berpengalaman menangani brand komersial multinasional ini.
Agung mengamini bahwa berita-berita negatif terkait petinggi-petinggi PKS sudah over exposed. Sedangkan konsultan media Firtra Ratory mengatakan, walaupun arus utama media sedang tidak berpihak pada PKS namun akhlak para kader dan caleg PKS serta kerja nyata akan membuahkan buah bibir (word of mouth) di masyarakat.
"Mereka akan melihat faktanya ada yang tidak sinkron antara akhlak para kader PKS yang soleh dan suka menolong dengan pemberitaan di media,” jelas Producer Executive TV One ini.
DPW PKS Lampung mengadakan pembekalan ini menghadirkan kurang lebih 700 bacaleg level kabupaten/kota, provinsi maupun pusat beserta para manajer dapil di level masing-masing. Selain Silih Agung dan Firtra Ratory, hadir pula narasumber lain yaitu Almuzzammil Yusuf dan Firman Seponada.[wid]
*http://m.rmol.co/news.php?id=120050
posted by @Adimin
Pakar Branding: "PKS Punya Modal Luar Biasa; Relawan Militan Bak Berbayar"
Written By Sjam Deddy on 06 October, 2013 | October 06, 2013
pkspadang.com, Partai Keadilan Sejahtera optimis isu-isu negatif yang susul menyusul partainya akan terbantahkan dengan keseharian para kader PKS di akar rumput maupun kontribusi nyata yang diberikan kepada masya- rakat.
“Saya ingat pasca tsunami Aceh semua wartawan bisa melihat sendiri bahwa yang bertahan menjadi relawan, mengangkat mayat-mayat yang sudah berbau busuk itu hanya (relawan) PKS," kisah pakar branding Silih Agung Wasesa dalam Pembekalan Calon Anggota Dewan PKS se-Provinsi Lampung di Graha Mandala Alam Bandar Lampung seperti tertulis dalam siaran pers Media Center PKS kepada Rakyat Merdeka Online, Minggu (28/7).
Agung mengaku kisah ini dikutipnya dari salah seorang wartawan media
nasional. Ia kemudian membandingkan dengan relawan lain yang datang
dengan konsep branding, menggunakan helikopter, dan menyertakan wartawan
namun mabuk bahkan pingsan saat mencium bau mayat.
"PKS punya modal luar biasa yaitu relawan militan tak berbayar. Ayo PKS mengembalikan lagi masa-masa kontribusi riil seperti itu," seru konsultan branding yang berpengalaman menangani brand komersial multinasional ini.
Agung mengamini bahwa berita-berita negatif terkait petinggi-petinggi PKS sudah over exposed. Sedangkan konsultan media Firtra Ratory mengatakan, walaupun arus utama media sedang tidak berpihak pada PKS namun akhlak para kader dan caleg PKS serta kerja nyata akan membuahkan buah bibir (word of mouth) di masyarakat.
"Mereka akan melihat faktanya ada yang tidak sinkron antara akhlak para kader PKS yang soleh dan suka menolong dengan pemberitaan di media,” jelas Producer Executive TV One ini.
DPW PKS Lampung mengadakan pembekalan ini menghadirkan kurang lebih 700 bacaleg level kabupaten/kota, provinsi maupun pusat beserta para manajer dapil di level masing-masing. Selain Silih Agung dan Firtra Ratory, hadir pula narasumber lain yaitu Almuzzammil Yusuf dan Firman Seponada.[wid]
*http://m.rmol.co/news.php?id=120050
posted by @Adimin
Label:
SEPUTAR PKS,
TOPIK PILIHAN
October 02, 2013
pkspadangcom, - Peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang diperingati pada 1 Oktober hari ini, Wakil Walikota Padang, H. Mahyeldi Ansharullah,SP mengajak seluruh pihak untuk tetap mempertahankan nilai-nilai yang terkandung pada Pancasila.
posted by @Adimin
Mahyeldi Ajak Warga Kota Tetap Mengamalkan Nilai-nilai Pancasila
Written By @Adimin on 02 October, 2013 | October 02, 2013
pkspadangcom, - Peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang diperingati pada 1 Oktober hari ini, Wakil Walikota Padang, H. Mahyeldi Ansharullah,SP mengajak seluruh pihak untuk tetap mempertahankan nilai-nilai yang terkandung pada Pancasila.
Mahyeldi
yang juga Calon Walikota Padang ini menegaskan, dengan mengamalkan
Pancasila yang merupakan pilar kebangsaan sebagai bentuk perlawanan
terhadap ancaman disentegrasi bangsa.
“Peringatan
Hari Kesaktian Pancasila yang diperingati hari ini, sebagai warga
negara, kita harus tetap mempertahankan Pancasila sebagai dasar negara
serta mengamalkan nilai-nilainya dalam menghadapi ancaman disintegrasi
bangsa/NKRI yang semakin besar sekarang ini,” ajaknya. (007)
Sumber : http://minangkabaunews.com/artikel-4144-mahyeldi-ajak-warga-kota-tetap--mengamalkan-nilainilai-pancasila-.html
posted by @Adimin
Label:
TOPIK PILIHAN
October 01, 2013
NeoBee : Broo besok pilkada pilih siapa
Fulan : Ngapain ikut pilkada, mereka semua sama saja....
NeoBee : Nggak juga bro, dari semua calon pasti ada yg terbaik diantara mereka
Fulan : Nggak juga, mereka hanya mementingkan diri sendiri, kalau terpilih mereka sudah lupa dengan rakyat dan lupa dengan janji2 mereka
NeoBee : jangan hantam kromo broo, boleh kita mengeluh terkait calon pemimpin kita, tetapi kita harus berpikir jernih dan kita bisa melihat track record dari calon2 yg ada, misalnya gimana akhlaknya, ibadahnya, dll
Fulan : apa hubungannya dengan ibadah kan ini masalah politik...???
NeoBee : sangat erat broo.. orang yg taat kepada TUHANNYA biasanya akan lebih berhati-hati dalam bertindak dan menghindari yg subhat apalagi yg haram...
Fulan : gitu yaaaa, emang siih saya melihat ada satu calon yg selalu melakukan sholat dengan ikhlas, saya lihat dimanapun beliau berada selalu sholat dan tanpa publikasi.... tapi beliaukan berasal dari partai yg tersangkut korupsi...!!
NeoBee : coba cermati brooo, partai itu sebenarnya hanya dijadikan sasaran tembak pihak2 tertentu, karena terbukti sejak berdirinya tidakada satupun kadernya yg terkena korupsi. Coba lihat sekarang hakimnya saja bingung bagaimana mantan pimpinan partai tersebut bisa dijerat, tambah lagi pendapat para pakar yg menyatakan bahwa pimpinan partai tersebut tidak bersalah....
Fulan : ooo gitu ya ternyata....iya siiih banyak janggalnya, itu ada pimpinan partai lain yg tersangka sampai sekarang juga gak ditangkap tangkap.... aneh tapi nyata....
NeoBee : jadi gimana masih golput..??
Fulan : eeeng.. gimana yaaa
NeoBee : kalau golput, dilarang protes seandainya nantinya ada ketidakpuasan dalam pemerintahan. Lagian dalam agama kita memerintahkan agar memilih pemimpin yg sholeh, berwibawa, dan baik akhlaknya.....
Fulan : rasa-rasanya saya dah tahu pilihan saya besok
NeoBee : No berapa Brooo
Fulan : kalau dari paparan Bro tadi saya yaqin bahwa yg paling baik diantara sepuluh calon itu, yaaa.. No sepuluh (10) MAHYELDI-EMZALMI
NeoBee : yaqiiin...??
Fulan : yaa yaqin banget....
NeoBee : alhamdulillah... saya nanti juga akan coblos No Sepuluh (10) MAHYELDI-EMZALMI ayo kita sebarkan keyaqinan kita ini...
Fulan : siapa takut....
Oleh : AS
posted by @Adimin
Dialog Politik
Written By @Adimin on 01 October, 2013 | October 01, 2013
NeoBee : Broo besok pilkada pilih siapa
Fulan : Ngapain ikut pilkada, mereka semua sama saja....
NeoBee : Nggak juga bro, dari semua calon pasti ada yg terbaik diantara mereka
Fulan : Nggak juga, mereka hanya mementingkan diri sendiri, kalau terpilih mereka sudah lupa dengan rakyat dan lupa dengan janji2 mereka
NeoBee : jangan hantam kromo broo, boleh kita mengeluh terkait calon pemimpin kita, tetapi kita harus berpikir jernih dan kita bisa melihat track record dari calon2 yg ada, misalnya gimana akhlaknya, ibadahnya, dll
Fulan : apa hubungannya dengan ibadah kan ini masalah politik...???
NeoBee : sangat erat broo.. orang yg taat kepada TUHANNYA biasanya akan lebih berhati-hati dalam bertindak dan menghindari yg subhat apalagi yg haram...
Fulan : gitu yaaaa, emang siih saya melihat ada satu calon yg selalu melakukan sholat dengan ikhlas, saya lihat dimanapun beliau berada selalu sholat dan tanpa publikasi.... tapi beliaukan berasal dari partai yg tersangkut korupsi...!!
NeoBee : coba cermati brooo, partai itu sebenarnya hanya dijadikan sasaran tembak pihak2 tertentu, karena terbukti sejak berdirinya tidakada satupun kadernya yg terkena korupsi. Coba lihat sekarang hakimnya saja bingung bagaimana mantan pimpinan partai tersebut bisa dijerat, tambah lagi pendapat para pakar yg menyatakan bahwa pimpinan partai tersebut tidak bersalah....
Fulan : ooo gitu ya ternyata....iya siiih banyak janggalnya, itu ada pimpinan partai lain yg tersangka sampai sekarang juga gak ditangkap tangkap.... aneh tapi nyata....
NeoBee : jadi gimana masih golput..??
Fulan : eeeng.. gimana yaaa
NeoBee : kalau golput, dilarang protes seandainya nantinya ada ketidakpuasan dalam pemerintahan. Lagian dalam agama kita memerintahkan agar memilih pemimpin yg sholeh, berwibawa, dan baik akhlaknya.....
Fulan : rasa-rasanya saya dah tahu pilihan saya besok
NeoBee : No berapa Brooo
Fulan : kalau dari paparan Bro tadi saya yaqin bahwa yg paling baik diantara sepuluh calon itu, yaaa.. No sepuluh (10) MAHYELDI-EMZALMI
NeoBee : yaqiiin...??
Fulan : yaa yaqin banget....
NeoBee : alhamdulillah... saya nanti juga akan coblos No Sepuluh (10) MAHYELDI-EMZALMI ayo kita sebarkan keyaqinan kita ini...
Fulan : siapa takut....
Oleh : AS
posted by @Adimin
Label:
TOPIK PILIHAN
September 30, 2013
Sumber: http://www.ketawa.com/2013/06/8922-perbuatan-tidak-terpuji-seorang-narapidana.html#ixzz2gLdk8xsx
posted by @Adimin
Perbuatan Tidak Terpuji Seorang Narapidana
Written By @Adimin on 30 September, 2013 | September 30, 2013
Perbuatan Tidak Terpuji Seorang Narapidana
Saat
melakukan inspeksi ke sebuah penjara, seorang anggota DPR bertanya
kepada seorang penjahat: "Kamu dulu pernah melakukan perbuatan yang tak
terpuji apa saja?"
"Aku telah menjambret seuntai kalung emas seorang nenek, dan aku juga pernah melecehkan seorang gadis di tengah jalan dengan kata-kata yang tak senonoh."
"itu saja, Lalu apa lagi perbuatan yang lain ?"
"Saat pemilihan anggota parlemen pada 2 tahun yang lalu, aku telah memasukkan surat suara untuk mendukung Bapak."
"Aku telah menjambret seuntai kalung emas seorang nenek, dan aku juga pernah melecehkan seorang gadis di tengah jalan dengan kata-kata yang tak senonoh."
"itu saja, Lalu apa lagi perbuatan yang lain ?"
"Saat pemilihan anggota parlemen pada 2 tahun yang lalu, aku telah memasukkan surat suara untuk mendukung Bapak."
Sumber: http://www.ketawa.com/2013/06/8922-perbuatan-tidak-terpuji-seorang-narapidana.html#ixzz2gLdk8xsx
posted by @Adimin
Label:
HUMOR
September 30, 2013
posted by @Adimin
Pilkada Padang Cukup Satu Putaran
pkspadang.com, – Pilkada Padang harus
didorong untuk bisa berlangsung hanya satu putaran saja. Di samping
menghemat APBD, pilkada satu putaran akan bisa menekan tingkat kejenuhan
masyarakat Padang akan pesta demokrasi.
Karena beberapa bulan setelah itu,
akan ada Pemilu legislatif pada April 2014, dilanjutkan Pilpres. Belum
cukup, masih akan disusul dengan pemilihan gubernur pada awal 2015.
Proses demokrasi yang tidak
hentinya akan membuat masyarakat jenuh, sehingga mengakibatkan rendahnya
pastisipasi pemilih. Hal itu jelas akan berdampak pada kualitas pemilu
akan menurun pula. “Dengan pilkada satu putaran, mudah-mudahan bisa
menekan tingkat kejenuhan masyarakat tersebut,” kata Koordinator Relawan
Mahyeldi-Emzalmi (RAME), Isa Kurniawan, kepada wartawan, Kamis (26/9).
Ia mengatakan, dari beberapa
pilkada yang sudah dilaksanakan di Sumbar seperti Payakumbuh,
Sawahlunto, Padangpanjang dan terakhir di Pariaman, semua terlaksana
hanya satu putaran. Bercermin dari itu, maka Pilkada Padang harus pula
didorong untuk bisa satu putaran, tanpa mengurangi esensi demokrasi.
Dari pemikiran itu, maka beberapa
tokoh masyarakat Padang yang tergabung dalam RAME mengimbau dan mengajak
masyarakat yang memiliki hak pilih untuk mendorong pilkada satu
putaran.
Menurut Isa, kebanyakan anggota
RAME adalah tokoh-tokoh masyarakat dari berbagai latar belakang etnis,
termasuk juga tokoh-tokoh perantau Limapuluh Kota/Payakumbuh (Gonjong
Limo) dan Agam/Bukittinggi, serta Pauh Kuranji. Bergabung juga para
pensiunan birokrat Padang dan Sumbar.
“Dengan tidak mengurangi rasa
hormat kepada calon walikota dan wakil walikota lain, keberpihakan
kepada pasangan Mahyeldi-Emzalmi karena kami menilai mereka telah
berpengalaman dalam memimpin Kota Padang. Mahyeldi adalah sosok pekerja
keras dan agamis,” kata dia.
Sementara Emzalmi diyakini mampu
mengorganisir birokrat Pemko Padang untuk melayani masyarakat dengan
semaksimal. Itu dikarenakan ia telah malang melintang di pemerintahan
dengan jabatan terakhir, Sekda Padang.
Sementara Ketua Tim Pemenangan
Mahyeldi-Emzalmi, Muharlion mengatakan mendapat dukungan dari relawan
tersebut, jelas membuat semangat dan kepercayaan diri mereka semakin
tinggi.
“Ini bukti kecintaan masyarakat kepada pasangan yang kami usung. Semoga bisa membawa Padang ke arah yang lebih baik,” katanya.
“Ini bukti kecintaan masyarakat kepada pasangan yang kami usung. Semoga bisa membawa Padang ke arah yang lebih baik,” katanya.
Terkait pilkada satu putaran, ia
mengatakan jiga hanya berlangsung satu putaran, maka akan bisa dihemat
anggaran mencapai Rp8,5 sampai Rp10 miliar. “Makanya kita juga berharap
Pilkada Padang cukup satu putaran saja,” pungkasnya. (105)
Sumber : http://hariansinggalang.co.id/pilkada-padang-cukup-satu-putaran/
posted by @Adimin
Label:
TOPIK PILIHAN
September 30, 2013
sumber : mahyeldi-emzalmi.com
posted by @Adimin
DPRa PKS Batang Kabung Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis
pkspadang.com, Ratusan
warga Batang Kabung Ganting antusias terlibat dalam program pemeriksaan
kese- hatan secara gratis yang diadakan oleh DPRa (Dewan Pimpinan
Ranting) PKS Batang Kabung Ganting. Acara
ini digelar di Kantor DPC PKS Koto Tangah Jl Adinegoro Perum. Pondok
Karya Batang Kabung Ganting dalam rangka turut mensukseskan program
pemerintah kota Padang. Acara yang berlangsung setengah hari ini
dihadiri oleh ketua DPC Koto Tangah Zulfadri A.Md, Pun Ardi, Muharlion
S.Pd dan juga beberapa Ketua DPRa Koto tangah.
Menurut Sekretaris Umum DPD PKS Sumbar, Muharlion S.Pd, “Kegiatan ini
adalah agenda rutin dari PKS Kota Padang, ini merupakan layanan akses
kesehatan bagi masyarakatyang kurang mampu dari segi ekonomi. Alasan
dibatang kabung karena pembangunan Puskesmas yang sampai sekrang belum
bisa beroperasi secara optimal pasca gempa.”
Muharlion menambahkan “kegiatan ini bisa
sekaligus menjadi wadah menampung aspirasi masyarakat sekaligus akan
menjadi program tetap pemerintahan jika pak Mahyeldi terpilih sebagai
walikota.”
“Terima kasih PKS yang telah peduli akan
kesehatan masyarakat Batang Kabung, Alhamdulillah saya bisa mengecek
kesehatan secara gratis karena kalau kerumah sakit bias mengeluarkan
biaya.” Tutur salah satu warga.
Program ini selain dukungan terhadap
pemerintah kota Padang juga sekaligus bentuk kepedulian terhadap
masyarakat sekitar. Kesehatan merupakan modal dasar jasmani kita untuk
terus bekerja. Semoga ini bias kita rutinkan agar masyrakat bias
menikmati kesehatan gratis, tutur Edi Kurniawan S.Hum selaku Ketua
Panitia sekaligus Ketua DPRa PKS Batang Kabung Ganting.(Rm/Adm)
sumber : mahyeldi-emzalmi.com
posted by @Adimin
Label:
SEPUTAR PKS,
TOPIK PILIHAN
September 27, 2013
Oleh: Kanza Ayasophia
posted by @Adimin
Jangan Menguap, Tahan Saja
Written By @Adimin on 27 September, 2013 | September 27, 2013
Fenomena menguap ini merebak di masyaraayakat, ada yang bilang
menguap itu menular, kayak penyakit saja ya..bisa menular. Percaya tidak
percaya perhatikan saja jika ada salah satu dari teman kita yang
menguap biasanya yang di sampingnyapun ikutan menguap dengan refleks.
Lalu apakah menguap itu? Sejanis penyakit atau hanya sebuah kebiasan
atau sudah dari sononya kalau orang mengantuk ya pasti menguap, sampai –
sampai masalah menguap ini di atur oleh Islam lewat sabda Rosulullah:
“Sesungguhnya Allah menyukai bersin dan membenci menguap.
Karenanya apabila salah seorang dari kalian bersin lalu dia memuji
Allah, maka kewajiban atas setiap muslim yang mendengarnya untuk
mentasymitnya (mengucapkan yarhamukallah). Adapun menguap, maka dia
tidaklah datang kecuali dari setan. Karenanya hendaklah menahan menguap
semampunya. Jika dia sampai mengucapkan ‘haaah’, maka setan akan
menertawainya.” (HR. Bukhari no. 6223 dan Muslim no. 2994)
Rosulullah tegas menyuruh kita untuk menahan menguap semampunya
karena menguap berasal dari setan, menurut Ibnu Hajar bersin bisa
menggerakkan orang untuk bisa beribadah, sedangkan menguap menjadikan
orang itu malas (Fathul Baari, 10/607).
Sedangkan para Dokter mengatakan bahwa menguap adalah gejala
kurangnya oksigen di dalam otak dan tubuh, karenanya menguap sering
terjadi ketika tubuh sedang dalam keadaan letih, lesu dan bisa juga di
hadapi oleh orang yang akan meninggal.
Menguap juga akan memberikan ruang kepada para bakteri, kuman,
mikroba, dan debu masuk ke dalam tubuh kita, karena ketika mulut terbuka
udara akan bebas masuk sedangkan di dalam mulut sendiri tidak ada
sistem penyaringan seperti yang di miliki oleh hidung. Maka jika anda mneguap tahanlah atau tutup menggunakan punggung tangan anda.
Oleh: Kanza Ayasophia
posted by @Adimin
Label:
Kesehatan
September 26, 2013
وَلِيُّ (Waliy)
jamaknya adalah أَوْلِيَاء (Auliyaa’) yang artinya –sebagaimana kata
Imam Ibnu Jarir Ath Thabari- adalah para penolong (Anshar) dan kekasih
(Akhilla). (Jami’ul Bayan, 9/319)
posted by @Adimin
Bagaimana Seharusnya Memilih Pemimpin
Written By @Adimin on 26 September, 2013 | September 26, 2013
![]() |
| |
pkspadang.com, Ketika kita umat Islam dihadap kan pada pilihan-pilihan yang sulit terkait dengan pemilihan calon pemimpin ummat ini maka seharus nyalah kita sebagai ummat Islam yang sudah mem- punyai acuan abadi yaitu Al qur'an dan Sunnah maka tulisan ini ungkin bisa sedikiit membantu kita untuk menganalisa pemim- pin yang seperti apa yang mesti kita dukung ber- dasarkan tuntutan ilahiyah yang berdasarkan Al Qur'an dan Sunnah dan juga pendapat ulama-ulama Salaf yang muktabar.
1. Tentang memilih orang kafir sebagai pemimpin selain Imamatul ‘uzhma.
Hal itu tetap terlarang secara mutlak, sesuai keumuman ayat:
يَا أَيُّهَا
الَّذِينَ آمَنُوا لا تَتَّخِذُوا الْيَهُودَ وَالنَّصَارَى أَوْلِيَاءَ
بَعْضُهُمْ أَوْلِيَاءُ بَعْضٍ وَمَنْ يَتَوَلَّهُمْ مِنْكُمْ فَإِنَّهُ
مِنْهُمْ إِنَّ اللَّهَ لا يَهْدِي الْقَوْمَ الظَّالِمِينَ
Hai orang-orang
yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani
menjadi pemimpin-pemimpin(mu); sebahagian mereka adalah pemimpin bagi
sebahagian yang lain. Barangsiapa diantara kamu mengambil mereka menjadi
pemimpin, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka.
Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim.
(QS. Al Maidah: 51)
Larangan dalam ayat
ini umum, tidak mengkhususkan pada satu jenis dan level kepemimpinan.
Dan, tidak ada keterangan dalam Al Quran dan As Sunnah bahwa larangan
mengangkat orang kafir sebagai pemimpin hanya khusus berlaku bagi
imamatul ‘uzhma saja. Maka, berlakulah larangan ini secara umum; bahwa
orang-orang beriman dilarang memilih orang kafir sebagai waliyul amri
bagi mereka di semua level kepemimpinan.
Bisa juga bermakna teman dekat, yang mengurus urusan, dan yang mengusai (pemimpin). (Ahmad Warson, Kamus Al Munawwir, Hal. 1582)
Dalam Lisanul ‘Arab disebutkan bahwa Al Waliy adalah An Naashir (penolong/pembantu). (Ibnu Manzhur, Lisanul ‘Arab, 15/405)
Dalam sebuah hadits, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam berdoa untuk Ali Radhilallahu ‘Anhu:
اللهم والِ مَنْ والاه
“Allahumma waali
man waalaahu.” (HR. Ibnu Majah No. 116, Al Hakim No. 4576, Abu Ya’la No.
6423, 6951, Ibnu Hibban No. 6931, Ahmad No. 950, Syaikh Syu’aib Al
Arnauth dalam Ta’liq Musnad Ahmad mengatakan: shahih lighairih)
Apa artinya? Syaikh Ibnu Manzhur mengatakan tentang makna terhadap doa ini:
أَي أَحْبِبْ مَنْ أَحَبَّه وانْصُرْ من نصره
“Yaitu cintailah orang yang mencintainya dan tolonglah orang yang menolongnya.” (Ibnu Manzhur, Lisanul ‘Arab, 15/405)
Dengan demikian
Waliy adalah sesuatu tempat kita berteman dekat, minta bantuan dan
pertolongan, kekasih, pemimpin, dan yang mengurus urusan kita.
Imam Ibnu Katsir
Rahimahullah memberikan keterangan dengan sebuah kisah Abu Musa Al
Asy'ari Radhiallahu ‘Anhu yang mengangkat seorang sekretaris dari Syam
yang beragama Nashrani, lalu Umar Radhiallahu 'anhu merasa heran dan
mencegah pengangkatan itu, lalu Umar Radhiallahu 'Anhu mengutip ayat di
atas. (Tafsir Al Quran Al 'Azhim, 3/123)
Allah Ta'ala
menyebut munafik kepada orang yang sengaja memilih orang kafir sebagai
pemimpin, padahal dia tahu ada orang beriman yang seharusnya diangkat
menjadi pemimpin:
بَشِّرِ
الْمُنَافِقِينَ بِأَنَّ لَهُمْ عَذَابًا أَلِيمًا (138 (الَّذِينَ
يَتَّخِذُونَ الْكَافِرِينَ أَوْلِيَاءَ مِنْ دُونِ الْمُؤْمِنِينَ
أَيَبْتَغُونَ عِنْدَهُمُ الْعِزَّةَ فَإِنَّ الْعِزَّةَ لِلَّهِ جَمِيعًا
(139(
Kabarkanlah kepada orang-orang munafik bahwa mereka akan mendapat siksaan yang pedih
(yaitu) orang-orang
yang mengambil orang-orang kafir menjadi waliy dengan meninggalkan
orang-orang mukmin. Apakah mereka mencari kekuatan di sisi orang kafir
itu? Maka sesungguhnya semua kekuatan kepunyaan Allah. (QS. An Nisa:
138-139)
Lalu bagaimana
dengan umat Islam yang terlahir di negeri mayoritas non muslim seperti
di Eropa atau Amerika, atau sebagian kecil di tanah air kita? Maka,
untuk mereka boleh saja memilih atau tidak memilih tergantung
kondisinya. Jika calon yang ada adalah sama-sama kafir dan membenci
Islam, dan semua calon yang ada sama-sama memusuhi kaum muslimin, maka
hendaknya golput saja. Tetapi, jika dari calon yang ada terdapat orang
yang lebih ringan permusuhannya dengan Islam, maka dia boleh saja
dipilih dengan asumsi dan harapan potensi kezaliman yang akan menimpa
umat Islam juga lebih ringan jika dia yang menjadi pemimpin. Sesuai
kaidah Al Irtikab Akhafu Dharurain, menjalankan mudharat yang lebih
ringan untuk menghindari mudharat yang lebih besar. Saat itu tidak bisa
dikatakan mereka telah memberikan wala’ (loyalitas) kepada orang kafir,
sebab mereka melakukan itu secara terpaksa.
2. Bolehkah memilih pemimpin orang munafik?
Memilih orang
munafik sebagai pemimpin, kawan dekat, dan penolong kita, juga terlarang
dalam syariat. Hal itu ditegaskan dalam ayat berikut:
فَمَا لَكُمْ فِي
الْمُنَافِقِينَ فِئَتَيْنِ وَاللَّهُ أَرْكَسَهُمْ بِمَا كَسَبُوا
أَتُرِيدُونَ أَنْ تَهْدُوا مَنْ أَضَلَّ اللَّهُ وَمَنْ يُضْلِلِ اللَّهُ
فَلَنْ تَجِدَ لَهُ سَبِيلًا (88) وَدُّوا لَوْ تَكْفُرُونَ كَمَا كَفَرُوا
فَتَكُونُونَ سَوَاءً فَلَا تَتَّخِذُوا مِنْهُمْ أَوْلِيَاءَ حَتَّى
يُهَاجِرُوا فِي سَبِيلِ اللَّهِ فَإِنْ تَوَلَّوْا فَخُذُوهُمْ
وَاقْتُلُوهُمْ حَيْثُ وَجَدْتُمُوهُمْ وَلَا تَتَّخِذُوا مِنْهُمْ
وَلِيًّا وَلَا نَصِيرًا (89)
Maka mengapa kamu
(terpecah) menjadi dua golongan dalam (menghadapi) orang-orang munafik,
Padahal Allah telah membalikkan mereka kepada kekafiran, disebabkan
usaha mereka sendiri ? Apakah kamu bermaksud memberi petunjuk kepada
orang-orang yang telah disesatkan Allah? Barangsiapa yang disesatkan
Allah, sekali-kali kamu tidak mendapatkan jalan (untuk memberi petunjuk)
kepadanya. Mereka ingin supaya kamu menjadi kafir sebagaimana mereka
telah menjadi kafir, lalu kamu menjadi sama (dengan mereka). Maka
janganlah kamu jadikan di antara mereka sebagai waliy (pemimpin),
hingga mereka berhijrah pada jalan Allah. Maka jika mereka berpaling,
tawan dan bunuhlah mereka di mana saja kamu menemuinya, dan janganlah
kamu ambil seorangpun di antara mereka menjadi pelindung, dan jangan
(pula) menjadi penolong. (QS. An Nisa: 88-89)
Maka, larangan
menjadikan orang munafik sebagai pemimpin adalah jelas dan gamblang,
sebab hakikatnya mereka adalah kafir sebagaimana yang disebutkan oleh
ayat di atas. Namun, yang menjadi masalah adalah siapakah orang munafik
itu? Apakah dengan seenaknya seorang muslim menyebut muslim lainnya
adalah munafik? Misal dengan ringan kita berkata: “Si Fulan munafik
karena dia telah begini dan begitu ....,” apakah semudah itu? Tentu
tidak. Selama belum ada bukti kuat bahwa orang tersebut adalah musuh
dalam selimut yang berpura-pura sebagai seorang muslim yang baik,
padahal dia merusak Islam dan kaum muslimin. Maka, selama itu pula kita
menilai mereka sesuai zhahirnya, bahwa dia seorang muslim.
3.Bolehkah mengangkat orang fasik dan ahli maksiat sebagai pemimpin?
Pertanyaan nomor
dua (memilih orang fasik sebagai pemimpin) dan nomor empat (memilih ahli
maksiat sebagai pemimpin), kami gabungkan saja, karena orang dikatakan
fasik disebabkan maksiat yang dilakukannya.
Semua bentuk
kefasikan dan maksiat adalah penghalang seseorang diangkat menjadi
pemimpin, sebab pemimpin kaum beriman adalah juga kaum beriman yang
sejati; mereka shalat, zakat, dan tunduk kepada aturan-aturan Allah
Ta’ala. Sebagaimana yang Allah Ta’ala firmankan:
إِنَّمَا
وَلِيُّكُمُ اللَّهُ وَرَسُولُهُ وَالَّذِينَ آَمَنُوا الَّذِينَ
يُقِيمُونَ الصَّلَاةَ وَيُؤْتُونَ الزَّكَاةَ وَهُمْ رَاكِعُونَ
Sesungguhnya waliy
kamu hanyalah Allah, Rasul-Nya, dan orang-orang yang beriman, yang
mendirikan shalat dan menunaikan zakat, seraya mereka tunduk (kepada
Allah). (QS. Al Maidah: 55)
Bahkan jika seorang
yang menjadi pemimpin, dalam perjalanan kepemimpinannya mengalami
perubahan, dia menjadi fasik dan berbuat maksiat, hal itu membuatnya
boleh dicopot dari jabatannya menurut sebagian ulama.
Berikut ini
pandangan Imam Abul Hasan Al Mawardi dalam Al Ahkam As Sulthaniyah
tentang keadaan yang membuat dibolehkannya dicopotnya seorang pemimpin:
وإذا قام الإمام بما
ذكرناه من حقوق الأمة فقد أدى حق الله تعالى فيما لهم وعليهم ، ووجب له
عليهم حقان الطاعة والنصرة ما لم يتغير حاله والذي يتغير به حاله فيخرج به
عن الإمامة شيئان : أحدهما جرح في عدالته والثاني نقص في بدنه .
فأما الجرح في عدالته وهو الفسق فهو على ضربين : أحدهما ما تابع فيه الشهوة .
والثاني ما تعلق فيه
بشبهة ، فأما الأول منهما فمتعلق بأفعال الجوارح وهو ارتكابه للمحظورات
وإقدامه على المنكرات تحكيما للشهوة وانقيادا للهوى ، فهذا فسق يمنع من
انعقاد الإمامة ومن استدامتها ، فإذا طرأ على من انعقدت إمامته خرج منها ،
فلو عاد إلى العدالة لم يعد إلى الإمامة إلا بعقد جديد .....
Jika imam
(pemimpin) sudah menunaikan hak-hak umat seperti yang telah kami
sebutkan sebelumnya, maka otomatis ia telah menunaikan hak-hak Allah
Ta’ala, hak-hak mereka, dan kewajiban-kewajiban mereka. Jika itu telah
dia lakukan, maka dia punya dua hak dari umatnya. Pertama, ketaatan
kepadanya. Kedua, membelanya selama keadaan dirinya belum berubah.
Ada dua hal yang dapat merubah keadaan dirinya, yang dengan berubahnya kedua hal itu dia mesti mundur dari kepemimpinannya:
1.Adanya cacat dalam ke- ’adalah-annya.
2.Cacat tubuhnya
Ada pun cacat dalam
‘adalah (keadilan) yaitu kefasikan, ini pun ada dua macam; Pertama, dia
mengikuti syahwat; Kedua, terkait dengan syubhat.
Bagian pertama
(fasik karena syahwat) terkait dengan perbuatan anggota badan, yaitu dia
menjalankan berbagai larangan dan kemungkaran, baik karena menuruti
hawa syahwat, dan tunduk kepada hawa nafsu. Kefasikan ini membuat
seseorang tidak boleh diangkat menjadi imam (pemimpin), dan juga sebagai
pemutus kelangsungan imamah (kepemimpinan)-nya. Jika sifat tersebut
terjadi pada seorang pemimpin, maka dia harus mengundurkan diri dari
imamah-nya. Jika ia kembali adil (tidak fasik), maka imamah tidak
otomatis kembali kepadanya, kecuali dengan pengangkatan baru. ..........
(Imam Abul Hasan Al Mawardi, Al Ahkam As Sulthaniyah, Hal. 28. Mawqi’
Al Islam)
Namun demikian,
jika tidak ada pilihan lain kecuali pemimpin muslim tapi fasik, itu
masih lebih baik dibanding memilih orang kafir walau nampaknya baik hati
kepada kaum muslimin. Hal ini sesuai kaidah Al Irtikab Akhafu Dharurain
(memilih mudharat paling ringan di antara dua mudharat). Sebab, seorang
muslim yang fasik tetaplah dia masih memiliki tauhid yang dengannya
merupakan modal untuk kembali ke jalan yang benar, ada pun orang kafir
walau pun adil, dia memiliki pondasi dan modal untuk memusuhi kaum
muslimin, sebab apa yang di hati lebih besar kebenciannya dibanding apa
yang mereka tampakkan.
Allah Ta’ala berfirman:
يَا أَيُّهَا
الَّذِينَ آَمَنُوا لَا تَتَّخِذُوا بِطَانَةً مِنْ دُونِكُمْ لَا
يَأْلُونَكُمْ خَبَالًا وَدُّوا مَا عَنِتُّمْ قَدْ بَدَتِ الْبَغْضَاءُ
مِنْ أَفْوَاهِهِمْ وَمَا تُخْفِي صُدُورُهُمْ أَكْبَرُ قَدْ بَيَّنَّا
لَكُمُ الْآَيَاتِ إِنْ كُنْتُمْ تَعْقِلُونَ
Hai orang-orang
yang beriman, janganlah kamu ambil menjadi teman kepercayaanmu
orang-orang yang, di luar kalanganmu (karena) mereka tidak
henti-hentinya (menimbulkan) kemudharatan bagimu. mereka menyukai apa
yang menyusahkan kamu. telah nyata kebencian dari mulut mereka, dan apa
yang disembunyikan oleh hati mereka adalah lebih besar lagi. sungguh
telah Kami terangkan kepadamu ayat-ayat (Kami), jika kamu memahaminya.
(QS. Ali ‘Imran: 118)
3.Memilih pemimpin wanita yang tidak bagus akhlaknya
Tidak ada
perselisihan pendapat, bahwa buruknya akhlak adalah penghalang seseorang
diangkat menjadi pemimpin, terlebih lagi jika dia seorang wanita.
Perselisihan yang
terjadi adalah jika wanita itu shalihah, adil, cakap dalam memimpin; di
sisi lain tak ada laki-laki yang kualitasnya sama sepertinya. Apakah
saat itu wanita lebih baik dijadikan pemimpin? Ataukah tetap memaksakan
laki-laki menjadi pemimpin betapa pun bengis dan bodohnya dia? Ataukah
ini termasuk keadaan yang dikecualikan? Dalam hal ini para ulama terbagi
menjadi tiga kelompok.
Pertama, melarang
secara mutlak, ini adalah pendapat imam empat madzhab dan jumhur
(mayoritas). Mereka berdalil dengan keumuman ayat Al Quran:
الرِّجَالُ قَوَّامُونَ عَلَى النِّسَاءِ بِمَا فَضَّلَ اللَّهُ بَعْضَهُمْ عَلَى بَعْضٍ وَبِمَا أَنْفَقُوا مِنْ أَمْوَالِهِمْ
Kaum laki-laki itu
adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena Allah telah melebihkan
sebahagian mereka (laki-laki) atas sebahagian yang lain (wanita), dan
karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka.
... (QS. An Nisa: 34)
Ayat ini tentang
kepempimpinan laki-laki di rumah tangga, namun juga berlaku umum dalam
semua level kepemimpinan, sesuai kaidah qiyas aula, yakni jika wanita
bukan pemimpin di dalam keluarga, maka ditingkatan yang lebih besar dari
itu dia lebih bukan lagi sebagai pemimpin.
Dalil dari Sunah adalah:
عَنْ أَبِي بَكْرَةَ قَالَ
لَقَدْ نَفَعَنِي
اللَّهُ بِكَلِمَةٍ سَمِعْتُهَا مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ
عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَيَّامَ الْجَمَلِ بَعْدَ مَا كِدْتُ أَنْ أَلْحَقَ
بِأَصْحَابِ الْجَمَلِ فَأُقَاتِلَ مَعَهُمْ قَالَ لَمَّا بَلَغَ رَسُولَ
اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّ أَهْلَ فَارِسَ قَدْ
مَلَّكُوا عَلَيْهِمْ بِنْتَ كِسْرَى قَالَ لَنْ يُفْلِحَ قَوْمٌ وَلَّوْا
أَمْرَهُمْ امْرَأَةً
Dari Abu Bakrah,
katanya: Sungguh Allah telah memberikan manfaat dengan kata-kata yang
pernah kudengar dari Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam pada
saat perang Jamal, setelah sebelumnya hampir saja aku mengikuti tentara
Jamal (yaitu pasukan yang dipimpin oleh Aisyah yang mengendarai unta)
dan berperang mendukung mereka. Lalu dia mengatakan: Ketika sampai
berita kepada Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bahwa bangsa
Persia telah mengangkat putri Kisra sebagai pemimpin, maka beliau
bersabda: “Tidak akan pernah beruntung suatu kaum yang menyerahkan
kekuasaan (pemerintahan) mereka kepada seorang wanita.” (HR. Bukhari
No. 4425)
Hadits ini sangat jelas mengecam kaum yang mengangkat wanita sebagai pemimpin mereka.
Kedua, melarang
hanya pada level imamatul ‘uzhma (imam tertinggi seperti jabatan
khalifah atau presiden untuk zaman sekarang), sedangkan kepemimpinan di
bawah level itu tidak apa-apa. Sebab, saat itu wanita tetap masih di
bawah komando laki-laki. Mereka yang mendukung pendapat ini adalah Imam
Abu Hanifah, Imam Ibnu Hazm, Syaikh Al Qaradhawi, Syaikh Muhammad Al
Ghazali, dan lain-lain.
Alasan kelompok ini
adalah karena Khalifah Umar bin Al Khathab Radhiallahu ‘Anhu pernah
mengangkat seorang wanita menjadi kepala pasar, padahal kaum laki-laki
masih banyak yang mampu. Maka, kedudukan wanita tersebut sebagai
pemimpin masih di bawah kendali Khalifah Umar. Saat itu tidak ada
sahabat nabi lainnya yang menentang hal ini. Ada pun hadits dari Abu
Bakrah di atas, adalah kepemimpinan wanita dalam urusan pemerintahan dan
kenegaraan tertinggi, seperti khalifah atau presiden untuk zaman tidak
ada khalifah seperti saat ini, karena hadits itu menggunakan kata wallau
amrahum (menyerahkan urusan kekuasaan mereka). Dan, latar belakang
hadits ini juga disebabkan karena terpilihnya seorang wanita sebagai
pemimpin negara di Persia. Sehingga kepemimpinan di bawah level itu
tidak mengapa, seperti pemimpin sebuah departemen, kepala daerah, kepala
sekolah, ketua senat, dan lainnya. Imam Abu Hanifah membolehkan wanita
menjadi Qadhi (Hakim) untuk masalah-masalah khusus wanita.
Ketiga, melarang
kepemimpinan wanita kecuali calon-calon lainnya adalah laki-laki yang
dikenal zalim, maka keadaan itu adalah situasi khusus yang membolehkan
wanita –yang layak- menjadi pemimpin. Sebab kezaliman laki-laki
tersebut –yang dapat mendatangkan petaka bagi rakyatnya- bisa dicegah
dengan tidak memilihnya. Itu pun sifatnya sementara, jika dalam
perjalanannya bisa diketahui adanya laki-laki shalih yang cakap sebagai
pemimpin, maka wanita itu dapat dicopot lalu digantikan oleh laki-laki
tersebut. Inilah pendapat Al ‘Allamah Abul A’la Al Maududi Rahimahullah.
Kami memandang,
jika suatu tempat, zaman, dan situasi, tak ditemukan satu pun figur
laki-laki yang cakap menjadi pemimpin –kuat, amanah, terjaga, dan
berilmu- maka itu adalah berita duka cita bagi kaum laki-laki. Bagaimana
bisa dari sekian banyak laki-laki di sebuah negeri tidak ada laki-laki
pantas memimpin negaranya? Walau pun di level terendah ?!
Jika masih bisa
diusahakan dan ditemukan adanya laki-laki yang layak menjadi pemimpin,
walau dia sekadar yang terbaik di antara yang terburuk, maka
mendahulukan mereka adalah lebih utama dalam rangka menjalankan perintah
Allah Ta’ala secara wajar.
Demikian. Wallahu A’lam.
posted by @Adimin
Label:
INSPIRASI,
TOPIK PILIHAN










