Powered by Blogger.
Humas PKS Ikuti Worshop Jurnalistik Pada Rapat Koordinasi
Humas PKS se-Sumatera Barat melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) yang berlangsung pada tanggal 4 - 6 November 2022 di Padang, Senin (5/11) ...
Search This Blog
Latest Post
April 08, 2014
Oleh : Abu Haniyya
“Hari ini kita Putihkan Jakarta, esok kita putihkan Indonesia”
“Allahu Akbar”
Lampung
Makassar
Minangkabau
Medan
Balikpapan
Bandung
Sidoarjo
NTB
Bengkulu
Banjarmasin
Palu
Bali
Solo
Momen Terindah
Epilog
[pyg]
posted by @Adimin
Ensiklopedi 3 Pekan Perjalanan Anis Matta "Memutihkan Indonesia"
Written By Anonymous on 08 April, 2014 | April 08, 2014
Oleh : Abu Haniyya
Video Orasi PKS Anis Matta di Gelora Bung Karno berulang-ulang mengalun di telinga saya. Suara lantangnya membuat yang mendengar orasinya selalu antusias. Saya yang sedang lelah setelah berkeliling Palangkaraya dan Kapuas Kalimantan Tengah selama 4 hari ini, langsung bangkit semangatnya untuk menulis, menggurat sebuah kesan yang takkan terlupakan dalam sejarah politik Indonesia.Ini sebuahtulisan tentang kesan dimana saya, Anda dan seluruh kader dan simpatisan PKS terkobarkan semangatnya. Semangat yang kembali berkobar dan terus berkobar sejak mulainya Kampanye Terbuka Pemilu 2014.
Momentum bersejarah ini sungguh sayang bila saya lewatkan begitu saja. Sangat indah untuk dikenang. Sangat manis untuk dirasakan suasana dan gegap gempitanya. Sangat mengharukan, menguras air mata dan membasahkan pipi melihat gelombang manusia berwarna putih mengalir dimana-mana. Lautan manusia menggetarkan bumi Nusantara dengan teriakan takbir dan tekad mengobarkan semangat perubahan untuk Indonesia. Dimulai dari Jakarta lalu lautan massa ini mengalir tak terbendung di berbagai kota di Indonesia. Ya, itulah kampanye PKS yang sungguh fenomenal.
“Hari ini kita Putihkan Jakarta, esok kita putihkan Indonesia”
“Allahu Akbar”
Gemetar saya mendengar orasi secuplik orasi Ustadz Anis Matta di GBK yang disambut teriakan Takbir yang menggetarkan hati dan menggema ke seluruh penjuru angin. Gemuruh ratusan ribu massa di GBK yang menghadiri Kampanye Perdana PKS 16 Maret 2014 silam mampu mematahkan pesimisme pengamat dan sebagian orang yang awalnya meragukan kemampuan PKS untuk bangkit. Semua pesimisme itu mencair berubah menjadi optimisme yang berkobar-kobar. Saya yang berada dalam GBK saat itu, menjadi saksi langsung, sangat yakin bahwa kampanye GBK ini menjadi api peletup yang akan membuat seluruh nusantara ini berkobar. Ya, tidak hanya Jakarta yang berhasil diputihkan, Indonesia sebentar lagi akan putih dengan massa PKS yang akan membanjiri arena kampanye dimana pun itu digelar.
“Kita Rebut Jakarta...Kita Rebut Indonesia...Insya Allah...!” teriak Ustadz Anis Matta saat orasi di GBK.
Ungkapan ini terus terngiang-ngiang di telinga saya. Suara Ustadz Anis matta menghipnotis saya untuk semakin bersemangat pada hari ini.
Tak berapa lama kemudian, kisah “Penaklukan GBK” oleh massa PKS membanjiri media sosial. Foto, cerita, status, kicauan mengalir bak tsunami mendominasi media sosial. Hasilnya Harian Republika keesokan harinya (17/3/2014) merilis berita “PKS Putihkan Media Sosial”. Kata #PKSM3nang, PKS dan GBK menjadi Trending Topic di twitter pada hari itu. (baca disini: http://www.pkspiyungan.org/2014/03/wow-pks-dan-gbk-jadi-trending-topic.html)
Tidak lama berselang Ustadz Anis Matta kembali hadir dihadapan massa Kampanye PKS di Lampung tanggal 22 Maret 2014. Pendukung PKS di Lampung membuktikan bahwa PKS memang tidak hanya memutihkan Jakarta, tapi juga Indonesia. Di GOR Saburai Lampung, Ustad Anis Matta menjadi magnet bagi 7000 an lebih massa ‘berwarna’ putih memadati gedung olah raga ini.
"PKS tahun ini akan menang! Mengapa? Karena Istana pernah rasa merah. Istana pernah rasa kuning. Istana pernah rasa hijau. Istana pernah rasa biru. Tapi Istana belum pernah rasa apa?"
Tanya Anis kepada 7 ribu kader yang memadati Gelanggang Olah Raga (GOR) Saburai. Seluruh GOR langsung bergemuruh dengan jawaban, "Putih!" (Baca disini: http://www.pkspiyungan.org/2014/03/anis-matta-mari-putihkan-istana.html)
Baru dua hari berselang, Sang Presiden PKS ternyata sudah berada di kampung halamannya, Sulawesi Selatan untuk kembali memutihkan Indonesia. Dalam kondisi fisik prima dan wajah yang segar, Ustads Anis Matta membakar semangat ribuan para kader dan simpatisan PKS dalam kampanye akbar Partai Keadilan Sejahtera di Lapangan Hertasning Makassar Senin sore (24/3).
Minangkabau
Hanya berselang sehari Ustadz Anis Matta sudah berada di Bumi Minangkabau untuk mengobarkan semangat “Putihkan Indonesia’ di Lapangan Imam Bonjol, Padang, 25 Maret 2014. Menurut laporan reporter, sekitar 50 ibu massa membanjiri area Kampanye dan makin menegaskan bahwa PKS semakin mendekati targetnya untuk ‘memutihkan’ Indonesia. Bahkan Kampanye di Padang ini, Ustadz Anis Matta mendapat sorotan khusus dari Harian Singgalang, tentang gaya beliau menahkodai PKS. Pimred Koran Singgalang sampai membuat sebuah tulisan berjudul “Gaya Anis Matta” di edisi Hari Kamis, 27 Maret 2014.
Medan
Masya Allah, hanya berselang sehari, Ustadz Anis Matta sudah berpindah lagi ke provinsi lain untuk berkampanye yaitu Sumatera Utara pada 27 Maret 2014. Di Medan, “Soekarno Kecil” julukan beliau, berorasi dengan penuh semangat dihadapan 15 ribu massa di lapangan Gajah Mada Medan. Kampanye di PKS di Sumut ini juga mampu mendominasi media sosial dengan menembus ‘papan’ trending topic dengan tagar #SumutPilihPKS (Baca disini http://www.pkspiyungan.org/2014/03/waw-sumutpilihpks-jadi-juara-trending.html) . Di Medan, dalam kampanyenya Ustadz Anis Matta melontarkan ‘joke’ untuk massa kampanye.
“Buat para peserta kampanye yang masih gadis dan jomblo, jika mau memilih laki-laki sebagai suami pilihlah yang Pinter Kaya dan Sholeh (PKS).”
Balikpapan
Istirahatkah Sang Presiden PKS dari Kampanyenya? Tidak sama sekali. Besok harinya, Ustadz Anis Matta sudah pindah ke Kalimantan Timur berkampanye di Balikpapan. Ustadz Anis menjadi juru kampanye (jurkam) nasional di Gedung Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC) Balikpapan, Jumat (28/3) sore. Sekitar 7500 orang massa memadati gedung yang didesain mirip konser music. (Baca disini http://pksbalikpapan.org/2014/03/wow-anis-kampanye-ala-konser-band-di-balikpapan/).
Selain Kampanye, disela-sela waktu sibuknya, Presiden PKS tetap memperhatikan kondisi fisiknya agar tetap prima. Untuk menjaga staminanya tetap prima, Anis Matta punya cara tersendiri. Seperti Jumat (28/3) pagi ini, bukannya istirahat setelah berhari-hari kampanye di berbagai daerah, presiden PKS itu memilih untuk berolah raga bersama wartawan di Pantai Kemala, Balikpapan, Kalimantan Timur. (Baca disini http://www.pkspiyungan.org/2014/03/roadshow-kampanye-anis-matta-sempatkan.html)
Bandung
Baru berselang sehari, Ustadz Anis Matta berada kembali di Jawa Barat. Ustadz Anis Matta hadir hadir bersama Ustadz Hilmi Aminudin, Ustadz Tate dan pimpinan PKS Jawa Barat berkampanye pada Sabtu (29/3) di Lapangan Cingcin, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Pada kesempatan itu, Ustadz Anis mengungkapkan ciri manusia bahagia.
“Orang bahagia itu, meskipun ia bertarung, ia tetap bisa tersenyum. Ia bertarung, tapi tetap bisa berpikir dengan kepala dingin,” katanya.
Sidoarjo
Sehari kemudian, Ustadz Anis Matta sudah ‘nongol’ di Sidoarjo, Jawa Timur pada Hari Ahad, 30 Maret 2014. Di Stadion Deltras Sidoarjo, tempat Timnas Sepakbola Indonesia U-19 menjuara AFF, Ustadz Anis disambut hampir seratus ribu massa. Suasana kampanye mirip di GBK ini, Anis Matta diarak oleh Reog, kesenian asal Ponorogo. Melihat foto-foto yang hadir di media sosial dari Kampanye di Jawa Timur, PKS seolah mengulang masa “Penaklukan GBK”. Di tempat Timnas U-19 Juara, disitu PKS mampu menundukkan stadion “juara” itu. (Baca disini http://www.pkspiyungan.org/2014/03/kampanye-di-sidoarjo-anis-matta-naik.html)
NTB
Sedianya di hari yang sama, Ustadz Anis akan bertolak ke Lombok Timur Nusa Tenggara Barat (NTB). Atas kehendak Allah, penerbangan Ustaz Anis mengalami penundaan dua jam lebih sehingga tidak bisa menghadiri kampanye di NTB. Luar Biasa, ide cemerlang muncul. Ustadz Anis Matta menyampaikan orasi untuk simpatisan PKS yang berkumpul di Lapangan Gotong Royong Masbagik, Lombok Timur, lewat sambungan ponselnya dari Bandara Juanda, Surabaya, Jawa Timur, Minggu (30/3/2014).
"Saudara-saudara siap berjalan ke istana?" tanya Ustadz Anis hingga tiga kali ke massa di Lombok itu.
"Angkat tangan tinggi-tinggi dengan angka tiga, tengadahkan wajah ke langit, kita berdoa bersama (untuk kemenangan PKS)," Ucap Ustadz Anis dari suara pengeras suara. (lihat videonya disini http://www.youtube.com/watch?v=HPz7CXr3MKQ)
![]() |
| Massa kampanye PKS di NTB |
Massa kemudian mengikuti perintah Ustadz Anis yang memimpin doa:
“Ya Allah...takdirkanlah dengan kuasamu, sebuah kemenangan besar untuk kami dalam pemilu ini” Suara Ustadz Anis Matta dari balik telepon.
"Aamiin....” massa mengaminkan sambil mengangkat tangannya tinggi-tinggi.
Mengawali Bulan April, 1 April 2014, “Soekarno Kecil” ini tiba di Bengkulu, salah satu tempat bersejarah dimana Presiden Soekarno pernah tinggal disini, di rumah pengasingan. Ustadz Anis mengunjugi rumah pengasingan Presiden Soekarno untuk menyerap inspirasi dan teladan darinya. Selain itu Ustadz Anis juga blusukan ke pasa kota Bengkulu, menyerap aspirasi warga.
Banjarmasin
Perjalanan mengobarkan semangat dan memutihkan Indonesia berlanjut ke Banjarmasin, Kalimantan Selatan pada Rabu 2 April 2014. Disini Ustadz Anis menyapa pendukung PKS sambil menyusuri Sungai Martapura dengan “JET PRIBADI”.
“JET PRIBADI” Ustadz Anis berupa perahu yang atapnya bisa diduduki penumpang yang di Kalimantan sering disebut Klotok. Berbeda dengan petinggi Parpol lain yang mengudara dengan pesawat super mewah, Ustadz Anis dan pimpinan PKS menjalani perjalanan sangat lengkap, dari udara, darat dan air.
Ini menunjukkan sebuah perjalanan yang filosofis sekaligus strategis karena Kalimantan banyak dijumpai sungai besar dan perahu masih menjadi transportasi utama. Dan Banjarmasisn, kota seribu Masjid dan kota air ini menjadi saksi bahwa PKS tetap di hati rajyat dengan memutihnya GOR Hasanudin tempat Anis Matta mengobarkan semangat.
Palu
Kampanye PKS tak hanya sekedar memutihkan lapangan dan gedung dengan lautan putih. Kampanye PKS ternyata juga mampu “memutihkan” hati seseorang hingga jatuh hatinya memeluk Islam. Dalam kesempatan kampanye di Palu Sulawesi Tengah, 3 April 2014, di pondok pesantren (Ponpes) Al-Chairaat Palu, ustadz Anis Matta menjadi saksi mualafnya Mudji Massaid, adik almarhum Adji Massaid. Mudji Massaid dan rekan-rekan artis sering ikut dalam acara Kampanye PKS.
Adapun di Palu, Presiden PKS Anis Matta saat menjadi juru kampanye terbuka di Lapangan Kelurahan Baru Jembatan Tiga, Palu, Sulawesi Tengah, Kamis.
Usai berkampanye di Palu, esok harinya, Jumat, 4 April 2014, Ustadz Anis sudah mucul di “Etalasenya PKS” yaitu di Bali. Di Bali ini, Untuk memanfaatkan waktu transit dari Palu, Ustadz Anis Matta mengunjungi posko pemenangan kader PKS di Kabupaten Gianyar. Di sana, Ustadz Anis menyatakan pentingnya menjadikan Bali sebagai ‘etalase’ PKS. Partai berbasis massa Islam itu ingin mengubah Bali menjadi lumbung suaranya. (Sumber : http://politik.news.viva.co.id/news/read/494156-anis-matta-sambangi-posko-pemenangan-pks-di-bali)
Solo
Diawali di GBK kemudian diakhiri di Solo? Entah apa makna kampanye akbar yang dirancang oleh PKS. Solo menjadi ajang pembuktian terakhir dari kobaran semangat yang terus menyala para pendukung PKS di pada Sabtu (5/4/2014) . Di Solo dan Salatiga yang diklaim oleh banyak kalangan sebagai kandang ‘Banteng’ akhirnya ikut memutih oleh ribuan massa. Di GOR Manahan Solo, Ustadz Anis melontarkan sebuah pertanyaan unik.
“Nek presidene dudu Wong Solo, masalah ‘ra?”
Massa pun serempak menjawab: “Ora popo”
"Aku iki dudu wong jowo, aku iki dudu wong Solo, aku iki dudu Satrio Piningit. Tapi saya ini Ori: orang Indonesia," kata Anis dengan logat Jawa. (http://news.detik.com/pemilu2014/read/2014/04/05/115430/2546475/1562/anis-matta-kalau-presidennya-bukan-satrio-piningit-ono-masalah-ra)
Momen Terindah
Ada pemandangan menarik saat Anis Matta beserta rombongan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) hendak menuju lokasi kampanye di Salatiga dari Solo, Jawa Tengah (Jateng) Sabtu (5/4). Siang itu, rombongan Anis mengendarai Bus bergegas menuju Boyolali usai berkampanye di GOR Manahan Solo.
Namun, ketika melintasi Jl. Solo-Semarang tepatnya di Teras Boyolali, rombongan tertahan kemacetan. Ketika itu, Bus PKS sulit melaju karena ruas jalan dipenuhi simpatisan PDI Perjuangan yang di saat bersamaan tengah menuju lokasi kampanye mereka di Teras, Boyolali.
Ketegangan sangat terasa karena seketika Bus PKS yang juga mengangkut rombongan jurnalis berada di tengah-tengah lautan simpatisan PDIP. Dikelilingi deru motor dari simpatisan PDIP Bus PKS tak bisa melaju. Patwal polisi yang mengiringi pun tak banyak membantu.
Namun di tengah situasi yang tak pasti, Anis turun dari dalam bus. Tentunya itu mengagetkan seluruh rombongan. Tak disangka, Anis malah disambut oleh simpatisan PDIP yang ternyata mengetahui siapa dirinya. Silaturahmi dadakan di pinggir jalan pun terjadi, kecemasan yang awalnya dirasakan tidak terwujud.
Anis dan ribuan simpatisan PDIP malah larut dalam saling sapa. "Assalammualaikum, kita mau ke Salatiga ini, sehat semua kan?" sapa Anis di lokasi.
Massa PDIP membalas dengan hormat. Mereka mengatakan, selain PDIP di Solo dan Boyolali, nama PKS juga dikenal termasuk Anis Matta. "Maaf pak kita bikin macet, damai bersama," ujar sosok yang mewakili para simpatisan PDIP, Purnomo.
Senyum di bibir Anis semakin melebar mana kala massa PDIP menyerukan namanya dan Joko Widodo (Jokowi). Uniknya, simpatisan PDIP menyerukan nama Anis dulu baru kemudian nama Jokowi. Sepuluh menit berlalu, ketika kemacetan mulai terurai Anis lantas naik ke dalam bus. Massa PDIP lalu melambaikan tangan mereka sebagai lambang perpisahan.
Momen yang diabadikan dan diliput republika online ini mungkin menjadi (salah satu) momen terindah sepanjang Kampanye Pemilu 2014. Anis Matta betul-betul mengaplikasikan tagline PKS yang dicetuskannya semenjak diamanahi sebagai Presiden PKS, tagline 'Cinta' kerja dan 'Harmoni'.
Anis Matta telah mengajari kita, tak hanya dengan retorika dan orasi yang ber api-api... tapi yang lebih dahsyat dengan perilakunya nan terpuji di tengah rimba politik yang masih kental diwarnai jegal menjegal.
Epilog
Pengorbanan besar telah diteladani oleh salah satu qiyadah dakwah kita Ustadz Anis Matta dalam mengemban amanah memenangkan dakwah ini. Mobilitas luar biasa dan waktu yang sangat padat tak mengurangi penampilan beliau, selalu menggetarkan dengan orasinya yang padat dan memikat. Orasi beliau penuh dengan kobaran motivasi dan atas kehendak Allah mengalirkan aksi sana-sini. Kisah Nabi Yusuf yang beliau lontarkan adalah salah satu pengobar semangat kader dan simpatisan.
Kampanya PKS tak hanya hanya mendokumentasikan histeria massa. Kampanye PKS dengan Ustadz Anis sebagai nahkodanya juga mampu mengobakan semangat kemenangan, menerbitkan harapan perubahan, tertancapnya hidayah Islam, tertaburnya cinta, berseminya seni dan kreatifitas, tumbuhnya melestarikan budaya dan sejarah serta pendidikan politik bermartabat dalam bingkai cinta kerja dan harmoni.
Masih terngiang di telinga saya pernyataan Ust Anis di GBK beberapa waktu lalu :
“Jangan pernah menjawab, kalau kita ditanya kenapa kita semuanya terpuruk ke dalam sumur itu”
“Tapi perlihatkanlah kepada bangsa Indonesia, sebuah drama tentang bagaimana PKS bisa keluar dari sumur itu”
PKS sudah membuktikan sebagai parpol yang berhasil memutihkan Indonesia. Aksi-aksi kampanye yang menyedot aliran ribuan bahkan ratusan ribu massa selalu hadir bila PKS menggelar kampanye. Disamping itu suasana kampanye yang tertib, aman, kreatif, tanpa aksi dangdutan dan bersih dari sampah menjadikan Kampanye PKS memiliki bobot tersendiri dan bisa menjadi pendidikan politik yang perlu dicontoh parpol lain.
Tayangan video “PKS Pecah” dari youtube yang menemani saya sudah bolak-balik saya dengar tanpa ada bosannya. Kata-kata siap memimpin Indonesia menandai akhir dari tayangan video itu.
“Siap memimpin Indonesia....Siap memimpin Indonesia?
Allahu Akbar...Allahu Akbar....Allahu Akbar
Ah, kini saatnya mendengarkan lagu kampanye yang hebat ini, agar menutup tulisan ini dengan semangat berkobar-kobar. Yuk...
Ayo bersama kobarkan semangat Indonesia
PKS...nomor tiga
PKS...tetap di hati
(2x)
Cinta Kerja dan Harmoni
Kekuatan Inspirasi
Padamu negeri mengabdi
Mengharap ridho ilahi
Meski beda suku, bangsa,
Semangat kita sama,
Membangun indonesia.
Harmonikan kerja, cinta bangsa indonesia
Ayo bersama kobarkan semangat Indonesia
PKS...nomor tiga
PKS...tetap di hati
Salam 3 Jari Dari Bumi Kapuas Kalimantan Tengah dan Bogor Untuk Indonesia
[pyg]
posted by @Adimin
Label:
SEPUTAR PKS,
TOPIK PILIHAN
April 08, 2014
(Senin, 7 April 2014, pukul 21.00 WIB)
1. Alhamdulillah, masa kampanye selesai.. Kita skr brsiap mmasuki hari pemungutan suara.. Kita sdh bekerja keras.. Skr wktunya bertawakkal..
2. Saya tak henti2 brtrmksh kpd smua pihak yg tlh mnjaga situasi ttp kondusif slma kampanye.. Apreasiasi jg kt smpaikan kpd Kepolisian RI..
3. Rangkaian kampanye yg sy datangi: GBK, Lampung, Makassar, Padang, Medan, Balikpapan, Bandung, Surabaya, Banjarmasin..
4. Lalu lanjut ke Palu, Gianyar, Solo dan Salatiga..
5. Mohon maaf kpd saudara2 di Mataram yg telah menyiapkan acara yg hebat tp saya tdk bisa dtg krn pesawat delay..
6. Mohon maaf juga kepada DPW/DPD dari berbagai propinsi/kabupaten/kota yg belum bisa saya datangi..
7. Pelajaran menarik dari perjalanan mengelilingi sebagian Indonesia ini adalah ttg kekayaan sejarah & budaya..
8. Sy selalu berusaha menyapa dgn bhs daerah setempat.. Dan di satu daerah, bisa lebih dr satu sapaan krn keragaman etnis di daerah itu..
9. Misalnya di Lampung.. Selain "Tabik pun", saya juga menyapa "api kabar?" dan "nyo kabar?"
10. Karena ada variasi Lampung pepadun (pedalaman) dan pesisir..
11. Pengucapan huruf "r"-nya agak samar.. Mungkin krn orang Lampung banyak makan sambal seruit :)
12. Tak lupa saya menyapa "Piye kabare?" krn orang Jawa banyak di Lampung..
13. Begitu juga di Medan.. Selain "horas" yg sudah populer.. Ada juga "mejua-jua" dan “yahobu”.. Juga saya menyapa "piye kabare?" :)
14. Di Medan, Pak Gubernur @gatotgubsu menyanyi "Anak Medan" yg langsung diikuti oleh semua yg hadir..
15. Sayang saya belum sempat tanya apa arti liriknya.. Ada yg bisa bantu??
16. Di Palu juga.. Saya kagum sekali.. Wkt malam sy nongkrong sm komunitas bikers dan pengamen di Pantai Talaise..
17. Ketika komunitas pengamen menyanyikan Mo Ende Kaposisani, sontak semua menyanyi..
18. Besoknya, ketika kampanye di lapangan begitu lagi.. Ada satu lagu daerah yg dibawakan, langsung semua ikut nyanyi dan bergoyang..
19. Bukan sekedar menyanyi, tp dr pandangan mata & gerak tubuh, tampak mereka sangat menikmati lagu itu..
20. Yg lucu, wktu makan di Jimbaran, pengamen malah menyanyi lagu Bugis!! Hehe.. Jadi rindu kampung halaman..
21. Di Padang, Gubernur @irwanprayitno tak mau kalah.. Bahkan menyanyi lagu gubahannya sendiri lalu menggebuk drum lagu rock!!
22. @gatotgubsu & @irwanprayitno adalah contoh profil gubernur masa kini.. Tangkas, komunikatif, dan pembawaannya rileks..
23. Di Bandung, sy sempat ngobrol dgn @ridwankamil, juga diajari main skateboard di Taman Jomblo dan tos2an bola di Taman Persib..
24. Sy juga menyempatkan diri mengunjungi situs2 sejarah di tiap kota yg sy kunjungi..
25. Sejarah harus dekat dgn kehidupan sehari2.. Caranya: museum harus direvitalisasi..
26. Di Makassar sy dtg ke Fort Rotterdam yg menjadi tempat masyarakat bersosialisasi di sore hari..
27. Tempatnya nyaman dan bersih, tinggal perlu ditambah display informasi yg menarik..
28. Di Bengkulu, sy ke rumah pngasingan Bung Karno.. Jg shalat dzuhur di masjid jami rancangan beliau.. Mrasakan aura seorg pemimpin besar..
29. Di Banjarmasin sy datang ke museum perjuangan rakyat Kalsel.. Naik ketinting, menikmati goyangan gelombang sungai..
30. Di Solo, sy berziarah ke makam Pak Harto, juga makam Pangeran Sambernyowo di Astana Giri Bangun, Karanganyar..
31. Bung Karno pernah bilang “jasmerah”: jangan sekali2 melupakan sejarah..
32. Makanya sy selalu sempatkan dtg ke situs2 sejarah.. Belajar dan merasakan semangat perjuangan di masa lalu..
33. Semalam, stlh rapat sy & tim sahur & subuh brjamaah, lalu bubar (buka bersama).. Kita isi masa tenang dgn ibadah & menjauh dr praktek kampanye hitam..
34. Sblmnya, saya jg sdh menghimbau kpd kader dan simpatisan untuk puasa sunnah, agar pd hari tenang ini, hati & pikiran kita juga tenang..
35. 9 April tinggal dua hari lagi.. Apa yg akan terjadi, semuanya sudah ada dlm catatan takdir Allah SWT..
36. Sambil menunggu hari penentuan itu, saya ingin melakukan refleksi kecil dr perjalanan setahun terakhir..
37. Sethn diterpa badai, ternyata #PKS keluar dgn pikiran yg lbh dalam, iman yg lbh kuat, tekad yg lbh membara, smngt yg lebih menggelora!!
38. #PKS juga kini melangkah lbh mantap, tatapan mata lbh tajam dan optimisme yg lbh BESAR serta peta jalan kemenangan yg terang..
39. Saya teringat pidato pertama sbg Presiden #PKS: Kita hanya bisa keluar dr kemelut dgn TIGA syarat utama:
40. 1) Tawakkal kpd Allah, 2) Soliditas ukhuwah yg kuat, dan 3) Kerja keras yg tidak kenal lelah..
41. Allah menurunkan musibah kepada hamba2Nya agar mereka hancur lebur.. (Dlm bhs ulama: al inkisaar)..
42. Takluk dan kalah lalu kembali kepada Allah dalam keadaan pasrah habis..
43. Musibah itu mngikis hbs semua bibit kesombongan & keangkuhan yg mwujud dlm bentuk rasa tdk membutuhkan Allah krn merasa kuat & perkasa..
44. Di bawah terpaan itu kita benar2 merasa sendiri & tanpa kawan.. Orang2 mencemooh & menjauh dr lingkungan kita..
45. Tiba2 kita merasa terpojok, terhina dan sendiri..
46. Mrk bilang kita akan terlempar dr gelanggang politik.. Kita dengar itu dlm interaksi sehari2, jg pndpt pengamat politik & lmbg survei..
47. Di bawah terpaan badai itulah saya menghayati alam batin Nabi Yunus bin Matta saat berada dlm perut ikan hiu..
48. Terbuang dari kumpulannya.. Sendiri dalam gelap.. Tanpa celah harapan utk selamat..
49. Rasanya saya tidak pernah membaca doa Nabi Yunus sebanyak saya membacanya di tahun badai ini…
50. Doa itu dimulai dgn ikrar tauhid, ditengahi dgn ikrar tasbih, diakhiri dgn pengakuan dosa..
51. Bahwa semua ini terjadi karena kita telah berbuat zalim.. Itu adalah doa bagi mereka yg sedang terpuruk..
52. Doa bagi mereka yg sedang jatuh.. yg sedang terbuang.. yg sedang ditolak oleh manusia..
53. Doa Nabi Yunus adalah doa bagi mereka yg terjebak dalam kemelut dan tak punya harapan..
54. Doa itu mengandung permohonan paling dalam dr perasaan hancur-lebur, takluk & kalah.. lalu kembali kpd Allah dlm keadaan pasrah habis..
55. Doa Nabi Yunus mengandung makna palling dalam dr pengakuan akan ketidakberdayaan dan kerendahaan hati..
56. Makna paling dalam dr kebergantungan dan kepasrahan total kpd Allah..
57. Kebesaran, keberdayaan, kekuatan dan kekuasaan, hanya ada pada Allah.. dan karenanya harapan hanya ada padanya.. bukan pada manusia…
58. Barusan saya google, ini link ke salah satu website untuk membaca doa Nabi Yunushttp://t.co/GJ6K4OZmub
59. Duduk tersungkur, takluk dan kalah, hancur lebur dan pasrah habis adlh pemandangan yg disukai Allah dr hambaNya kala musibah menimpa..
60. Saya belajar satu makna batin bahwa kepasrahan adalah sumber kekuatan jiwa yg dahsyat..
61. Kepasrahan melahirkan perasaan kebersamaan dgn Allah dan itu mengubah cara kita memandang manusia…
62. Semua manusia itu kecil, hanya Allah yg maha BESAR.. Menghadapi tantangan besar dgn kepasrahan membuat kita kuat dan tegar..
63. Kepasrahan kepada Allah malah membuat saya tidak goyah.. tidak lemah.. dan pantang menyerah..
64. Di tengah terpaan badai itu juga saya menghayati alam batin Rasulullah SAW saat beliau berturut2 mendapat cobaan..
65. Cobaan berupa embargo dr kaum Quraisy selama 3 thn, kehilangan paman Abi Thalib dan istri tercinta Khadijah Ra..
66. Sendiri.. Terisolasi.. Tanpa pelindung dan tanpa pendamping tercinta..
67. Saat itulah Allah menurunkan surah Al-Dhuhaa dan Al Insyiroh..
68. Sdh 4 thn lebih saya membaca kedua surah itu dlm shalat2 saya.. Tapi saya membacanya lbh bnyk dlm satu thn terakhir..
69. Surah Al-Dhuhaa dimulai dgn jaminan Allah bhwa Dia tdk akan meninggalkan Rasulullah SAW..
70. Smentara S.Al Insyiroh dimulai dgn pertanyaan yg brmakna bhw Allah tlh mlapangkn dada Rasulullah SAW, mncabut beban & mngangkat namanya..
71. Kedua surah itu mengilhami kita bhw bergantung hny pada Allah akan berujung pd diangkatnya derajat & nama kita di mata Allah & manusia..
72. Berpolitik adalah bagian dari cara kita beribadah kepada Allah..
73. Masuk ke ranah publik sbg cara kita mendapat pahala terbanyak krn efek pengganda yg datang dari manfaat yg dirasakan org banyak..
74. Dalam perspektif ibadah, kekuasaan adalah alat untuk menciptakan pencapaian (power is for achievement)..
75. Jadi kita terjun ke politik dengan semangat pemburu surga..
76. Bbrp kali sy sampaikan sambil bergurau: politik itu perlu pakai hati tapi jangan apa2 dimasukkan ke hati.. Ikhlas saja..
77. Di awal sy menjalankan amanah sbg presiden, fokus sy adlh menyelematkan asset paling berharga: moral kader..
78. Semua usaha saya fokuskan untuk menjaga moral dan confidence kader..
79. Kader saat itu merasa terpukul, kecewa, merasa dikhianati.. ini yg saya rawat betul2..
80. Saya datang ke seluruh propinsi di Indonesia.. Bicara dgn kader..
81. Sbg Presiden sy harus menyediakan diri saya sbg tempat semua keluhan dialamatkan.. Sy jalankan peran itu..
82. Slh satu strategi lain adlh sy tdk banyak mengomentari survei, shg kader internal tdk terpengaruh olh bombardier publikasi hsl survei..
83. Saya sampaikan kepada kader: the map is not the territory..
84. Yg penting kita kerja, datangi rumah demi rumah, minta maaf, dan tetap jalankan program2 sosial kemasyarakatan..
85. Hadiah besar bagi keluarga #PKS adalah kemenangan di sejumlah pilkada..
86. Di tingkat propinsi, kami menang di Sumut, Sumbar, Jabar dan belakangan di Maluku Utara..
87. Kemenangan pilkada adalah modal membangun kepercayaan diri kader..
88. Mesin partai terpengaruh tp tidak mogok, kader bekerja keras.. Harapan itu masih ada!!
89. Satu hal yg juga sy sampaikan kpd kader & simpatisan bhw musuh terbesar adlh diri kita sendiri..
90. ..khususnya keragu2an dan melihat pesaing seolah2 begitu kuatnya…
91. Karena itu sy menghimbau utk berpuasa sunnah pd hari Senin ini, utk menghadirkan ketenangan hati & pikiran..
92. Juga untuk mengkonfirmasi kembali niat kita.. Bahwa berpolitik adlh bagian dr ibadah..
93. Pada akhirnya, semua ini hanyalah sebagian kecil dr permainan hidup di dunia..
94. Semoga Allah memberkati perjuangan kita memajukan demokrasi di Indonesia..
95. Kobarkan semangat Indonesia!!
*chirp: http://chirpstory.com/li/198841
posted by @Adimin
Refleksi Anis Matta: "Ujung Perjalanan PKS 2014"
(Senin, 7 April 2014, pukul 21.00 WIB)
1. Alhamdulillah, masa kampanye selesai.. Kita skr brsiap mmasuki hari pemungutan suara.. Kita sdh bekerja keras.. Skr wktunya bertawakkal..
2. Saya tak henti2 brtrmksh kpd smua pihak yg tlh mnjaga situasi ttp kondusif slma kampanye.. Apreasiasi jg kt smpaikan kpd Kepolisian RI..
3. Rangkaian kampanye yg sy datangi: GBK, Lampung, Makassar, Padang, Medan, Balikpapan, Bandung, Surabaya, Banjarmasin..
4. Lalu lanjut ke Palu, Gianyar, Solo dan Salatiga..
5. Mohon maaf kpd saudara2 di Mataram yg telah menyiapkan acara yg hebat tp saya tdk bisa dtg krn pesawat delay..
6. Mohon maaf juga kepada DPW/DPD dari berbagai propinsi/kabupaten/kota yg belum bisa saya datangi..
7. Pelajaran menarik dari perjalanan mengelilingi sebagian Indonesia ini adalah ttg kekayaan sejarah & budaya..
8. Sy selalu berusaha menyapa dgn bhs daerah setempat.. Dan di satu daerah, bisa lebih dr satu sapaan krn keragaman etnis di daerah itu..
9. Misalnya di Lampung.. Selain "Tabik pun", saya juga menyapa "api kabar?" dan "nyo kabar?"
10. Karena ada variasi Lampung pepadun (pedalaman) dan pesisir..
11. Pengucapan huruf "r"-nya agak samar.. Mungkin krn orang Lampung banyak makan sambal seruit :)
12. Tak lupa saya menyapa "Piye kabare?" krn orang Jawa banyak di Lampung..
13. Begitu juga di Medan.. Selain "horas" yg sudah populer.. Ada juga "mejua-jua" dan “yahobu”.. Juga saya menyapa "piye kabare?" :)
14. Di Medan, Pak Gubernur @gatotgubsu menyanyi "Anak Medan" yg langsung diikuti oleh semua yg hadir..
15. Sayang saya belum sempat tanya apa arti liriknya.. Ada yg bisa bantu??
16. Di Palu juga.. Saya kagum sekali.. Wkt malam sy nongkrong sm komunitas bikers dan pengamen di Pantai Talaise..
17. Ketika komunitas pengamen menyanyikan Mo Ende Kaposisani, sontak semua menyanyi..
18. Besoknya, ketika kampanye di lapangan begitu lagi.. Ada satu lagu daerah yg dibawakan, langsung semua ikut nyanyi dan bergoyang..
19. Bukan sekedar menyanyi, tp dr pandangan mata & gerak tubuh, tampak mereka sangat menikmati lagu itu..
20. Yg lucu, wktu makan di Jimbaran, pengamen malah menyanyi lagu Bugis!! Hehe.. Jadi rindu kampung halaman..
21. Di Padang, Gubernur @irwanprayitno tak mau kalah.. Bahkan menyanyi lagu gubahannya sendiri lalu menggebuk drum lagu rock!!
22. @gatotgubsu & @irwanprayitno adalah contoh profil gubernur masa kini.. Tangkas, komunikatif, dan pembawaannya rileks..
23. Di Bandung, sy sempat ngobrol dgn @ridwankamil, juga diajari main skateboard di Taman Jomblo dan tos2an bola di Taman Persib..
24. Sy juga menyempatkan diri mengunjungi situs2 sejarah di tiap kota yg sy kunjungi..
25. Sejarah harus dekat dgn kehidupan sehari2.. Caranya: museum harus direvitalisasi..
26. Di Makassar sy dtg ke Fort Rotterdam yg menjadi tempat masyarakat bersosialisasi di sore hari..
27. Tempatnya nyaman dan bersih, tinggal perlu ditambah display informasi yg menarik..
28. Di Bengkulu, sy ke rumah pngasingan Bung Karno.. Jg shalat dzuhur di masjid jami rancangan beliau.. Mrasakan aura seorg pemimpin besar..
29. Di Banjarmasin sy datang ke museum perjuangan rakyat Kalsel.. Naik ketinting, menikmati goyangan gelombang sungai..
30. Di Solo, sy berziarah ke makam Pak Harto, juga makam Pangeran Sambernyowo di Astana Giri Bangun, Karanganyar..
31. Bung Karno pernah bilang “jasmerah”: jangan sekali2 melupakan sejarah..
32. Makanya sy selalu sempatkan dtg ke situs2 sejarah.. Belajar dan merasakan semangat perjuangan di masa lalu..
33. Semalam, stlh rapat sy & tim sahur & subuh brjamaah, lalu bubar (buka bersama).. Kita isi masa tenang dgn ibadah & menjauh dr praktek kampanye hitam..
34. Sblmnya, saya jg sdh menghimbau kpd kader dan simpatisan untuk puasa sunnah, agar pd hari tenang ini, hati & pikiran kita juga tenang..
35. 9 April tinggal dua hari lagi.. Apa yg akan terjadi, semuanya sudah ada dlm catatan takdir Allah SWT..
36. Sambil menunggu hari penentuan itu, saya ingin melakukan refleksi kecil dr perjalanan setahun terakhir..
37. Sethn diterpa badai, ternyata #PKS keluar dgn pikiran yg lbh dalam, iman yg lbh kuat, tekad yg lbh membara, smngt yg lebih menggelora!!
38. #PKS juga kini melangkah lbh mantap, tatapan mata lbh tajam dan optimisme yg lbh BESAR serta peta jalan kemenangan yg terang..
39. Saya teringat pidato pertama sbg Presiden #PKS: Kita hanya bisa keluar dr kemelut dgn TIGA syarat utama:
40. 1) Tawakkal kpd Allah, 2) Soliditas ukhuwah yg kuat, dan 3) Kerja keras yg tidak kenal lelah..
41. Allah menurunkan musibah kepada hamba2Nya agar mereka hancur lebur.. (Dlm bhs ulama: al inkisaar)..
42. Takluk dan kalah lalu kembali kepada Allah dalam keadaan pasrah habis..
43. Musibah itu mngikis hbs semua bibit kesombongan & keangkuhan yg mwujud dlm bentuk rasa tdk membutuhkan Allah krn merasa kuat & perkasa..
44. Di bawah terpaan itu kita benar2 merasa sendiri & tanpa kawan.. Orang2 mencemooh & menjauh dr lingkungan kita..
45. Tiba2 kita merasa terpojok, terhina dan sendiri..
46. Mrk bilang kita akan terlempar dr gelanggang politik.. Kita dengar itu dlm interaksi sehari2, jg pndpt pengamat politik & lmbg survei..
47. Di bawah terpaan badai itulah saya menghayati alam batin Nabi Yunus bin Matta saat berada dlm perut ikan hiu..
48. Terbuang dari kumpulannya.. Sendiri dalam gelap.. Tanpa celah harapan utk selamat..
49. Rasanya saya tidak pernah membaca doa Nabi Yunus sebanyak saya membacanya di tahun badai ini…
لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنتَ ، سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِينَ
Laa ilaaha illa anta... Subhanaka... inni kuntu minadz-dzolimin....
“Tiada Tuhan melainkan Engkau (ya Allah)! Maha Suci Engkau (daripada melakukan aniaya, tolongkanlah daku)! Sesungguhnya aku adalah dari orang-orang yang menganiaya diri sendiri”.(QS Al-Anbiya’ : 87).
50. Doa itu dimulai dgn ikrar tauhid, ditengahi dgn ikrar tasbih, diakhiri dgn pengakuan dosa..
51. Bahwa semua ini terjadi karena kita telah berbuat zalim.. Itu adalah doa bagi mereka yg sedang terpuruk..
52. Doa bagi mereka yg sedang jatuh.. yg sedang terbuang.. yg sedang ditolak oleh manusia..
53. Doa Nabi Yunus adalah doa bagi mereka yg terjebak dalam kemelut dan tak punya harapan..
54. Doa itu mengandung permohonan paling dalam dr perasaan hancur-lebur, takluk & kalah.. lalu kembali kpd Allah dlm keadaan pasrah habis..
55. Doa Nabi Yunus mengandung makna palling dalam dr pengakuan akan ketidakberdayaan dan kerendahaan hati..
56. Makna paling dalam dr kebergantungan dan kepasrahan total kpd Allah..
57. Kebesaran, keberdayaan, kekuatan dan kekuasaan, hanya ada pada Allah.. dan karenanya harapan hanya ada padanya.. bukan pada manusia…
58. Barusan saya google, ini link ke salah satu website untuk membaca doa Nabi Yunushttp://t.co/GJ6K4OZmub
59. Duduk tersungkur, takluk dan kalah, hancur lebur dan pasrah habis adlh pemandangan yg disukai Allah dr hambaNya kala musibah menimpa..
60. Saya belajar satu makna batin bahwa kepasrahan adalah sumber kekuatan jiwa yg dahsyat..
61. Kepasrahan melahirkan perasaan kebersamaan dgn Allah dan itu mengubah cara kita memandang manusia…
62. Semua manusia itu kecil, hanya Allah yg maha BESAR.. Menghadapi tantangan besar dgn kepasrahan membuat kita kuat dan tegar..
63. Kepasrahan kepada Allah malah membuat saya tidak goyah.. tidak lemah.. dan pantang menyerah..
64. Di tengah terpaan badai itu juga saya menghayati alam batin Rasulullah SAW saat beliau berturut2 mendapat cobaan..
65. Cobaan berupa embargo dr kaum Quraisy selama 3 thn, kehilangan paman Abi Thalib dan istri tercinta Khadijah Ra..
66. Sendiri.. Terisolasi.. Tanpa pelindung dan tanpa pendamping tercinta..
67. Saat itulah Allah menurunkan surah Al-Dhuhaa dan Al Insyiroh..
68. Sdh 4 thn lebih saya membaca kedua surah itu dlm shalat2 saya.. Tapi saya membacanya lbh bnyk dlm satu thn terakhir..
69. Surah Al-Dhuhaa dimulai dgn jaminan Allah bhwa Dia tdk akan meninggalkan Rasulullah SAW..
70. Smentara S.Al Insyiroh dimulai dgn pertanyaan yg brmakna bhw Allah tlh mlapangkn dada Rasulullah SAW, mncabut beban & mngangkat namanya..
71. Kedua surah itu mengilhami kita bhw bergantung hny pada Allah akan berujung pd diangkatnya derajat & nama kita di mata Allah & manusia..
72. Berpolitik adalah bagian dari cara kita beribadah kepada Allah..
73. Masuk ke ranah publik sbg cara kita mendapat pahala terbanyak krn efek pengganda yg datang dari manfaat yg dirasakan org banyak..
74. Dalam perspektif ibadah, kekuasaan adalah alat untuk menciptakan pencapaian (power is for achievement)..
75. Jadi kita terjun ke politik dengan semangat pemburu surga..
76. Bbrp kali sy sampaikan sambil bergurau: politik itu perlu pakai hati tapi jangan apa2 dimasukkan ke hati.. Ikhlas saja..
77. Di awal sy menjalankan amanah sbg presiden, fokus sy adlh menyelematkan asset paling berharga: moral kader..
78. Semua usaha saya fokuskan untuk menjaga moral dan confidence kader..
79. Kader saat itu merasa terpukul, kecewa, merasa dikhianati.. ini yg saya rawat betul2..
80. Saya datang ke seluruh propinsi di Indonesia.. Bicara dgn kader..
81. Sbg Presiden sy harus menyediakan diri saya sbg tempat semua keluhan dialamatkan.. Sy jalankan peran itu..
82. Slh satu strategi lain adlh sy tdk banyak mengomentari survei, shg kader internal tdk terpengaruh olh bombardier publikasi hsl survei..
83. Saya sampaikan kepada kader: the map is not the territory..
84. Yg penting kita kerja, datangi rumah demi rumah, minta maaf, dan tetap jalankan program2 sosial kemasyarakatan..
85. Hadiah besar bagi keluarga #PKS adalah kemenangan di sejumlah pilkada..
86. Di tingkat propinsi, kami menang di Sumut, Sumbar, Jabar dan belakangan di Maluku Utara..
87. Kemenangan pilkada adalah modal membangun kepercayaan diri kader..
88. Mesin partai terpengaruh tp tidak mogok, kader bekerja keras.. Harapan itu masih ada!!
89. Satu hal yg juga sy sampaikan kpd kader & simpatisan bhw musuh terbesar adlh diri kita sendiri..
90. ..khususnya keragu2an dan melihat pesaing seolah2 begitu kuatnya…
91. Karena itu sy menghimbau utk berpuasa sunnah pd hari Senin ini, utk menghadirkan ketenangan hati & pikiran..
92. Juga untuk mengkonfirmasi kembali niat kita.. Bahwa berpolitik adlh bagian dr ibadah..
93. Pada akhirnya, semua ini hanyalah sebagian kecil dr permainan hidup di dunia..
94. Semoga Allah memberkati perjuangan kita memajukan demokrasi di Indonesia..
95. Kobarkan semangat Indonesia!!
*chirp: http://chirpstory.com/li/198841
posted by @Adimin
Label:
SEPUTAR PKS,
TOPIK PILIHAN
April 08, 2014
Ditetapkan MK Sebagai Walikota, Mahyeldi: Terima Kasih Warga Kota
Setelah proses persidangan MK terkait sengketa Pilkada Padang yang diajukan oleh kandidat yang kalah (pasangan Deje) berjalan selama dua pekan, Maka Mahkamah Konstitusi berdasarkan surat keputusannya nomor tujuh, menetapkan bahwa Pasangan Mahyeldi-Emzalmi sebagai pemenangnya. Ketetapan ini sejatinya hanyalah pengukuhan atas ketetapan pleno KPU Kota Padang pada tanggal 11 Maret 2014 yang lalu. Dalam pleno KPU dimaksud ditetapkan Mahyeldi- Emzalmi menang tipis atas Deje dengan perolehan suara 148.864 ( 50,29 % ) untuk pasangan Mahem dan 147.166 ( 49,71 % ) untuk Deje, dengan selisih suara sebsesar 1.727 suara.
Hasil Pleno KPU sebenarnya sudah diprediksi sebelumnya oleh beberapa lembaga Survey dan bahkan Tim Sukses Mahyeldi-Emzalmi (Mahem) sudah mengklaim kemenangan beberapa jam setelah dilakukan penghitungan suara. Hasil penghitungan cepat Tim Sukses Mahem ataupun berdasarkan data C1 yang dimiliki tidak jauh berbeda dengan hasil akhir penghitungan Pelno KPU. Perbedaan suara yang sangat tipis secara persentase inilah yang menyebabkan tim Deje menolak hasil Pleno KPU dan mengajukan gugatan ke MK.
Sementara itu Wali Kota Padang terpilih Mahyeldi dalam konferensi persnya menyampaikan, terima kasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada semua warga Kota Padang atas doa dan kesebarannya dalam menunggu keputusan dimaksud.
"Tidak adanya kericuhan dalam pelaksanaan pilkada putaran pertama, kedua dan pleno KPU adalah bukti nyata bahwa warga Kota adalah warga yang sudah dewasa dalam berdemokrasi," ujarnya.
Mahyeldi juga berterimakasih kepada semua anggota KPU dan semua unsur yang terlibat aktif dalam penyelenggaraan Pilkada dari tingkat kota hingga ke TPS.
"Tanpa partisipasi aktif kita semua dalam menyukseskan Pilkada maka harapan untuk menentukan pemimpin baru untuk Kota Padang lima tahun kedepan tidak akan terealisasi," lanjutnya.
Mengulangi pernyataannya yang sebelumnya, Mahyeldi mengatakan kemenangan ini adalah kemenangan masyarakat Kota Padang.
"Kami tidak lebih dari orang-orang yang diberikan amanah tapi pada akhirnya menjadi pelayan bagi semua masyarakat dan warga Kota. Jika dalam Pilkada ada perbedaan pilihan, maka hal itu sudah selesai. Mulai hari ini dan selanjutnya mari kita saling bergandengan tangan, bahu membahu, bekerjasama, membangun komunikasi yang intens antara pemimpin dan warganya," ungkapnya.
Mahyeldi juga menghimbau kepada segenap warga Kota Padang untuk mengejar ketertinggalan pembangunan Kota dengan semangat kebersamaan demi terwujudnya Kota Padang yang lebih baik.
"Kami juga menghimbau semua warga Kota Padang untuk mengawal kami berdua untuk merealisasikan Sepuluh Program Unggulan yang telah kami tawarkan dalam kampanye, serta program-program penunjang lainnya. Jangan sungkan untuk menegur kami jika kami salah dalam mengambil kebijakan dan keputusan dalam menjalankan program pemerintahan Kota kedepan. Insya Allah dengan kebersamaan dan kepedulian kita semua dalam membangun Kota, maka ketertinggalan kita selama ini bisa kita selsaikan satu persatu," katanya.
Terkait dengan perhelatan demokrasi tanggal 9 April besok dan hubungannya dengan rencana pembangunan Kota Padang kedepan, Mahyeldi menghimbau kepada semua warga Kota untuk menggunakan hak pilihnya untuk memilih calon anggota dewan yang juga mampu mengawal program yang telah ditawarkan, sehingga terjadi keseimbangan antara eksekutif dan legislative nantinya dalam merealisasikan program-program pembangunan kedepan.
"Mari kita ciptakan kondisi yang aman dan kondusif sehingga perhelatan demokrasi besok tidak meninggalkan persoalan baru dan mencederai demokrasi yang kita bangun bersama. Kepada orang tua juga diharapkan memberikan wawasan dan pendidikan politik kepada generasi muda Pemilih pemula kita, sehingga mereka tidak salah dalam menggunakan hak pilih,"pungkasnya.
Humas DPD PKS Kota Padang
posted by @Adimin
Label:
SEPUTAR PKS,
TOPIK PILIHAN
April 08, 2014
posted by @Adimin
Hasil Sidang MK, Kukuhkan Kemenangan Mahyeldi-Emzalmi
JAKARTA - (7/4/2014) Pukul sebelas tadi siang Mahkamah Konstitusi (MK) menggelar sidang untuk pengajuan gugatan pemilu kepala daerah (pemilukada) kota Padang. Gugatan ini diajukan oleh pasangan Desri Ayunda dan James Hellyward (DEJE). Pasangan DEJE menginginkan adanya pemilu ulang.
Setelah dilakukan pemeriksaan dengan saksi saksi yang diajukan oleh kedua belah pasangan, MK menyatakan tidak ada atau tidak terdapat kecurangan seperti yang dituduhkan oleh pasangan DEJE. Hal ini membuat MK menolak gugatan dan menyatakan kemenangan pasangan Mahyeldi-Emzalmi sah.
Seperti yang telah diketahui Pilwako kota Padang dimenangkan oleh pasangan Mahyeldi dan Emzalmi yang diusung PKS-PPP. Pasangan ini berhasil memikat hati pemilih di kota padang.
Ketua DPD PKS kota Padang, Muhidi, menyatakan bahwa MK telah menjamin hak konstitusi dan menyatakan kebenaran. Hasil ini mengukuhkan kemenangan pasangan Mahyeldi Emzalmi.
Muhidi juga menyatakan kemenangan ini sebagai pemompa semangat seluruh kader PKS nusantara dan PKS kota Padang khususnya.
Muhidi menambahkan saat ini kader untuk bekerja keras sehingga rakyat kota Padang dapat dengan lega memilih wakil rakyat yang sevisi dengan walikota Padang Mahyledi Emzalmi. [pyg]
Label:
SEPUTAR PKS,
TOPIK PILIHAN

















