pic

Powered by Blogger.

Humas PKS Ikuti Worshop Jurnalistik Pada Rapat Koordinasi

Humas PKS se-Sumatera Barat melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) yang berlangsung pada tanggal 4 - 6 November 2022 di Padang, Senin (5/11) ...

Search This Blog

Latest Post

Kabupaten Agam, PKS Berhasil Mendapat 6 Kursi di DPRD

Written By Anonymous on 24 April, 2014 | April 24, 2014


Dari 34 orang calon incumbent yang maju kem­bali sebagai calon anggota DPRD Agam, hanya 14 orang yang diprediksi kembali terpilih. Sisanya, sebanyak 20 caleg incumbent lainnya tersingkir. Ba­nyak­nya caleg incumbent yang rontok dalam pemilihan legislatif ta­hun ini, disinyalir ma­sya­ra­kat sudah tidak percaya lagi aki­bat terlalu banyak ingkar janji.

Untuk Dapil I (Tan­jung­mu­tiara dan Lubukbasung), dipre­diksi 3 caleg incumbent yang kembali terpilih, yaitu, Marga Indra Putra dan Fauzi dari De­mok­rat, Lazuardi Erman dari Golkar dan Masrizal dari PKS. Sedangkan di dapil II (Pa­lem­ba­yan dan Ampeknagari), caleg incumbent yang berpeluang maju adalah Suharman dari Hanura (sebelumnya dari PPRN).

Kemudian di Dapil III (Ti­latangkamang, Kamangmagek dan Palupuh), ada tiga caleg incum­bent yang berpeluang kem­­bali duduk, di antaranya Syaf­­rudin dari PKS, Efendi RM da­ri Golkar, dan Ali Fuadi dari PAN. Dapil IV (Baso, Ampe­k­ang­kek dan Candung), Arman J Pili­ang dari Golkar, dan Z Dt Pamun­cak Majo Lelo dari De­mok­rat berpeluang kembali ter­pilih.

Selanjutnya, dapil V (IV Ko­to dan Banuhampu) dua caleg incumbent yang diprediksi kem­bali duduk di DPRD untuk pe­­riode 2014-2019 adalah Gus­war­di dari PKS dan Taslim dari PAN. Sementara, di Dapil VI (Tanju­ng­raya dan Matur) hanya seora­ng caleg incumbent yang ber­pe­lu­ang, yaitu Muhammad Ab­rar dari PKS.

Dari pleno yang dilakukan KPU Agam beberapa hari lalu, dari 45 kursi di DPRD Agam, Partai Demokrat diperkirakan akan meraih 9 kursi periode ini. Perolehan ini berkurang dua kursi dari periode sekarang. Sedangkan Partai Go­lkar kemu­ngkinan akan meraih 7 kursi, PKS 6 kursi, Hanura 3 kursi.

Kemudian, PAN diprediksi memperoleh 6 kursi, PPP 4 kursi, PBB 2 kursi, NasDem 4 kursi dan Gerindra 4 kursi. Dari hasil per­ole­han suara untuk DPRD Agam, pimpinan DPRD Agam ju­ga tidak akan mengalami pe­ru­­bahan. Sama seperti periode se­belumnya, ketua ber­ke­mung­ki­nan masih akan dijabat oleh calon dari Demokrat, wakil ke­tua Gokar dan PKS.

Untuk Demokrat, suara ter­tinggi di seluruh dapil di­per­oleh Marga Indra Putra 2.936. Sedangkan suara tertinggi Gol­kar diraih oleh Lazuardi Erman 1.947. Kemudian, partai pe­men­ang ketiga adalah PKS suara tertinggi diraih oleh Guswardi dengan suara 2.242.

Untuk dua caleg incumbent perempuan, Zul­faidar dari Gol­kar dan Risma Hasni dari PAN pe­ro­lehan sua­ranya kurang me­muaskan. Unt­uk keterwakilan perempuan di DPRD Agam, hanya satu dari 176 caleg pe­rem­puan yang diprediksi terpilih, yaitu Aderia dari Partai De­mo­krat yang maju di dapil 5.

Namun begitu, Komisi Pe­milihan Umum (KPU) Agam baru menetapkan nama 45 ang­gota DPRD Agam periode 2014-2019 setelah dilakukannya ple­no di tingkat provinsi. ”Kita belum bisa menetapkan siapa saja calon yang akan duduk. Sebab, kita masih harus melalui tahapan rekapitulasi tingkat provinsi,” kata Ketua KPU Agam, Alhadi.

Ketua Lembaga Swadaya Ma­s­yarakat (LSM) Koma Agam, Anizur mengungkapkan, ban­yak­nya calegincumbent yang tidak terpilih lagi dinilai karena para caleg tidak menepati jan­jinya kepada konstituennya. Se­hi­­ngga, masyarakat tidak mau la­gi memilih caleg yang dinilai ti­dak tepat janji di periode se­lan­jutnya.

”Masyarakat sekarang su­dah cerdas. Mereka tahu siapa orang yang bisa mem­per­juang­kan as­pi­rasi rakyat saat duduk di de­wan nanti. Belum lagi, se­ka­rang se­ma­kin banyak caleg-caleg muda ya­ng lebih ber­kua­litas,” kata Anizur.

Hasil perolehan suara partai po­­litik untuk DPRD Agam:
  1. Nas­Dem 17,055 (7,80 %)
  2. PKB 6,922 (3,17 %) 
  3. PKS 25,688 (11,74 %) 
  4. PDI Perjuangan 5.559 (2,54 %)
  5. Gol­kar 32.188 (14,72 %)
  6. Ge­rin­dra 22.034 (10,08 % ) 
  7. Demokrat 35.888 (16,41 %)
  8. PAN 23.320 (10,66 %)
  9. PPP 18.756 (8,58 %)
  10. Ha­nura 14.641 (6,70 %)
  11. PBB 14.356 (6,56 %)
  12. PKPI 2.291 (1,05 %)
[http://padangekspres.co.id/]


posted by @Adimin

PKS PESSEL Raih 5 Kursi di DPRD

DPRD PESSEL
PKS Pesisir Selatan berhasil mendapatkan 5 kursi untuk DPRD Kabupaten Pesisir Selatan, ini di dapat dari hasil penghitungan KPU Pessel, berikut nama 5 orang wakil PKS yang duduk di DPRD Pessel periode 2014-2019.

1. Beni Jovial 895 (PKS 2.712 suara) dari Dapil Pessel I (Koto XI Tarusan, Bayang dan Bayang Utara).

2. Efrianto 628 (PKS 2.442 suara) dari Dapil Pessel II (IV Jurai dan Batang Kapas)

3. Dalisman 1.392 (PKS 4.757 suara) Dapil III (Sutera dan Lengayang)

4. Pardis 1.206 (PKS 3.311 suara) dari Dapil IV (RAnah Pesisir dan Linggo Sari Baganti)

5. Igun Pradifta 587 (PKS 3.311 suara) dari Dapil V (Airpura, Pancung Soal, Ranah Ampek Hulu Tapan, Basa Ampek Bali Tapan, Lunang dan Silaut)

[http://spiritsumbar.com/]


posted by @Adimin

Perolehan Kursi Sementara DPRD Sumbar

DPRD Sumbar
Kemungkinan Wakil Rakyat Sumbar Periode 2014-2019, dari 65 kursi DPRD Sumbar maka sementara yang mengisi kursi wakil rakyat Sumbar, Daerah Pemilihan:

Dapil Sumbar 1 (Kota Padang) 9 kursi:
1. Trinda Farhan S, (PKS)
2. Rahmat Saleh (PKS)
2. Afrizal (Golkar),
3. Suwirpen Suib (Demokrat),
4. Indra Dt Rajo Lelo (PAN),
5. Hidayat (Gerindra),
6. Yuliarman (PPP),
7. Taufik Hidayat (Hanura),
8. Apris (Nasdem)
9. Albert Indra Lukman (PDI Perjuangan).

Dapil Sumbar 2 (Padang Pariaman dan Kota Pariaman) 10 kursi:
1. Siti Izzati (Golkar),
2. Endarmy (Nasdem),
3. Eri Zulfian (Demokrat),
4. Jasma Juni Dt Gadang (Gerindra),
5. Komi Chaniago (PBB),
6. Zalman Zaunit (PPP),
7. Darmon (PAN).
Masih ada 3 kursi yang belum diketahui

Dapil Sumbar 3 (Agam dan Bukittinggi) 8 kursi :
1. Aristo Munandar (Golkar),
2. Nofrizon (Demokrat),
3. Martias Tanjung (PPP),
4. Asmiati (Hanura),
5. Rafdinal (PKS),
6. Ismunandi (Gerindra),
7. Murdani (NasDem),
8. Guspardi Gaus (PAN).

Dapil Sumbar 4 (Pasaman dan Pasaman Barat)
Rekapitulasi belum selesai

Dapil Sumbar 5  (Limapuluh Kota dan Payakumbuh) 6 kursi:
1. Darman Syahladi (Demokrat),
2. Supardi (Gerindra),
3. Yulfitni Djasiran (Golkar),
4. Irsyad Safar (PKS),
5. Novi Yuliasni (PPP),
6. Herman Mawardi (PAN).

Dapil Sumbar 6 (Kab. Sijunjung, Kab. Tanah Datar, Kab. Dharmasraya, Kota Sawahlunto, Kota Padang Panjang) 11 kursi:
Rekapitulasi belum selesai

Dapil Sumbar 7 (Kab. Solok, Kab. Solok Selatan dan Kota Solok) 7 Kursi:
1. Zigo Rolanda( Golkar),
2. Sabrana (Gerindra),
3. Asrul ( Demokrat),
4. Zulfadri Nurdin (PPP),
5. Irwan Afriadi (NasDem),
6. Nazar Bakri (PKS),
7. Ahmad Rius (PAN)

Dapil Sumbar 8 (Kab. Pesisir Selatan dan Kab. Kepulauan Mentawai)
Rekapitulasi belum selesai

[http://spiritsumbar.com/]


posted by @Adimin

Tifatul Sembiring Lolos Ke Senayan


Menkominfo Tifatul Sembiring dipastikan lolos ke Senayan. Mantan Presiden PKS ini kembali melenggang ke Senayan dari Dapil Sumut I bersama beberapa nama beken yang lain seperti Ruhut Sitompul dari Demokrat dan Meutya Hafid dari Golkar.

Berikut Calon Anggota Legislatif Caleg DPR Pusat Daerah Pemilihan Dapil Sumatera Utara I yang Lolos, seperti dilansir dari JPNN:

Anggota DPR  Periode 2014-2019 Dapil Sumut I

Dapil Sumut 1 Meliputi: Kabupaten Deli Serdang, Kabupaten Serdang Bedagai, Kota Tebing Tinggi.
Jatah Kursi: 10 Kursi.

1. Leo Nababan (Golkar)
2. Meutya Hafid (Golkar)
3. Irmadi Lubis (PDIP)
4. Sofyan Tan (PDIP)
5. Tifatul Sembiring (PKS)
6. Ruhut Sitompul (Demokrat) 
7. HR Muh. Syafi’i / Posma Sitompul (Gerindra)
8. Prananda Surya Paloh (Nasdem)
9. Nurdin Tampubolon (Hanura)
10. Hasrul Azwar (PPP)


[pyg]

posted by @Adimin

Tifatul Sembiring Peraih Suara Terbanyak Kedua di Deli Serdang

 
Tifatul Sembiring calon legislatif dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) berpeluang lolos maju ke Senayan dari dapil Deli Serdang. Tifatul Sembiring yang saat ini juga menjabat sebagai Menkominfo memperoleh 20.584 suara.

Seperti yang dikutip dari Harian Sumut Pos dari Hasil Pleno KPU Deli Serdang untuk DPR-RI, Senin (21/04) menunjukkan Tifatul Sembiring (PKS) unggul dengan perolehan 20.584 suara berada diurutan kedua. Diurutan pertama Prananda Surya Paloh (Nasdem) dengan perolehan suara 21.293 dan menyusul peringkat ketiga H. Irmadi Lubis (PDIP) sebesar 19.971 suara.

Suara PKS dari dapil Deli Serdang menempati peringkat kelima dengan perolehan sebesar 63.184 suara. Berikut rincian perolehan partai politik di Deli Serdang:

1. PDIP: 116.629 suara
2. GOLKAR: 110.544 suara
3. Gerindra: 81.358 suara
4. Demokrat: 80.080 suara
5. PKS: 63.184 suara
6. PAN: 49.322 suara
7. Hanura: 47.433 suara
8. NasDem: 42.051 suara
9. PPP: 36.589 suara
10. PKB: 33.948 suara
11. PKPI: 21.785 suara
12. PBB: 17.231 suara

[pkssumut.or.id]

posted by @Adimin

Sosok Pemimpin yang Satu Ini Membuatku Begitu Terkesima


Saya memiliki beragam idola. Jika tokoh yang dimaksud adalah seorang pemimpin, maka bisa jadi Presiden, Gubernur, Walikota, dan sejenisnya yang saya idolakan. Begitu pun dengan tokoh penulis, atlet, dosen, motivator, dan lain sebagainya.

Nah, berhubung masih banyak masyarakat yang sulit percaya lagi dengan pemimpin masa kini, saya ingin bercerita tentang sosok idola saya berkategori pemimpin. Menurut saya, hal ini perlu dijadikan pertimbangan.

Mulanya saya mengenal beliau ketika menjelang pesta Pemilihan Gubernur (Pilgub)di sebuah provinsi di Jawa. Saya mengenalnya melalui sebuah link (jika tak salah dari fesbuk) yang mengarah pada profil dan prestasi beliau.

Setelah membacanya, hati saya tiba-tiba tergugah. Luar biasa. Saya tak pernah mendengar seorang pemimpin yang memiliki segudang prestasi seperti beliau.

Duh, saya pun semakin penasaran. Siapa gerangan sosok pria yang sebenarnya jarang diliput media ini?

Melalui sebuah e-book yang kebetulan saya dapatkan dari situs tim suksesnya,ternyata mampu membuka mata saya, bahwa ia adalah sosok pemimpin yang benar-benar amazing. Perlu saya katakan, ini bukanlah sebuah pencitraan, tetapi sebuah realita. Fakta namanya.

Hati kecil berkata: “Insya Allah pilgub kali ini pasti menang lagi”. Setelah penghitungan suara di umumkan ke publik, ternyata dugaan saya betul. Ia menjuarai kembali pilgub di provinsi itu dengan perolehan suara cukup besar. Satu putaran pula. Ia memproleh suara sebanyak 6.515.313, disusul pula dari pasangan kedua dengan suara 5.714.997.

Penasaran dengan sosok ini? Dialah kang Aher, sapaan akrab dari Ahmad Heryawan, Gubernur Jawa Barat (Jabar) yang terpilih sejak tahun 2008. Awalnya banyak yang tak percaya atas terpilih beliau sebagai Gubernur baru, tetapi lama kelamaan ia bisa membuktikannya dengan cara bekerja keras dan berprestasi (baca: ebook Aher Undercover). Warga Jabar pasti mengenal betul prestasi-prestasi beliau. Kini Indonesia sudah mulai meliriknya menjadi salah satu pemimpin berprestasi di negeri ini.

Nah, yang lebih menarik adalah

ketika saya berkomentar, di salah satu akun media sosial timsesnya: “Sebenarnya ia lebih pantas jadi presiden”. Opini tersebut bukan saja opini biasa, ternyata petinggi partainya, beberapa bulan yang lalu, menyatakan bahwa ia terpilih sebagai calon presiden (capres) bersama kedua rekannya, yaitu Anis Matta dan Nur Hidayat Wahid.

Harapan Indonesia kini semakin terbuka. Bila ia terpilih menjadi presiden, saya yakin Indonesia pasti bangkit dan berprestasi. Saya mengenal pula Anis Matta dan Hidayat Nur Wahid. Mereka juga punya track record yang bagus.

Semua kembali kepada petinggi partainya, yang akan diumumkan dalam waktu dekat ini. Apapun keputusannya, saya harus tetap tegar menerimanya, karena kang Aher dan rekannya memang layak memimpin Indonesia.

Samarinda, 04 Maret 2014

Oleh: Jumardi Salam
Follow @mardiundercover on Twitter





posted by @Adimin

Sikap Koalisi PKS Ditentukan di Rapat Majelis Syuro

Written By Anonymous on 23 April, 2014 | April 23, 2014

Presiden PKS Anis Matta (Foto: Heru/Okezone)
  
PADANG - Hasil hitung cepat (quick count) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mendapatkan suara 6,9 persen dalam pemilu legislatif. Dengan perolehan tersebut, PKS akan segera menentukan sikap untuk berkoalisi dengan partai lain.

Keputusan akan diambil dalam rapat majelis syuro 27 April mendatang. "Insya Allah tanggal 27 April, PKS akan ada majelis syuro. Disitu akan dibahas. Paling lambat tanggal 9-10 Mei," ujar Anggota Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al Jufri di sela pembukaan Rapat Koordinasi Pengembangan SDM dan Pembangunan Kesos III Tahun 2014 di Kota Padang, Sumatera Barat, Selasa (22/4/2014).

Kendati demikian, Menteri Sosial enggan menyebut partai mana yang akan menjadi pilihan PKS untuk berkoalisi. Menurutnya hasil tersebut akan segera diumumkan usai rapat.

"Belum tahu, nanti yang jelas akan dibahas salah satunya PKS akan berkoalisi dengan siapa, itu yang real yang akan dibahas," tegasnya.

Dia tak memungkiri kemungkinan koalisi dengan partai Islam lain dan membentuk poros tengah jilid II. Menurutnya, hal tersebut juga akan dibahas dalam majelis syuro. "Poros tengah bisa, poros samping bisa. Bisa semua. Tapi kan tidak sekarang, nanti dibahasnya," paparnya. [ded/okezone]


posted by @Adimin

Pleno Terbuka Padang Pariaman, PKS Dapat 4 Kursi di DPRD

PKS mendapat 4 kursi dari total 40 kursi di DPRD Padang Pariaman, ini di dapat dari hasil rapat pleno terbuka KPU di aula IKK, Parit Malintang, Kecamtan Enam Lingkung, Kabupaten Padang Pariaman, minggu (20/4) lalu.

Ke empat kursi yang di dapat masing-masing mewakili empat dapil yang ada. Berikut adalah nama aleg PKS yang di perkirakan duduk di DPRD Padang Pariaman periode 2014-2019.

Dapil 1: Jon Hendri  daerah pemilihan (Sungai Limau, Sungai Geringging, IV Koto Aua Malintang dan Batang Gasan)

Dapil 2: Bahzar  daerah pemilihan (V Koto Kampung Dalam, V Koto Timur, VII Koto Sungai Sariak, Patamuan dan Padang Sago)

Dapil 3: Hendrawati  daerah pemilihan (Ulakan Tapakis, Nan Sabaris, Enam Lingkung, 2x11 Enam Lingkung dan 2x11 Kayu Tanam)

Dapil 4: Suryadi Zukri Ali  daerah pemilihan (Sintuak Toboh Gadang, Lubuk Alung dan Batang Anai)

[al/sglg]


posted by @Adimin

PKS Raih 5 Kursi di DPRD Padang


Setelah dilaksanakan rapat Pleno KPU 20-21 April 2014 lalu, maka berikut ini adalah perkiraan anggota DPRD Kota Padang 2014-2019 yang akan duduk di gedung DPRD Kota Padang selama 5 tahun kedepan berdasarkan nomor urut partai.

NasdemMailinda Rose, Dian Anggraini Oktavia, Amrizal Hadi, Azirwan

PKBIswandi

PKS: Muharlion, Hadison, Budiman, Muhidi, Djunaidy Hendry

PDIPWilmar Panjaitan, Nuzul Putra, Iswanto Kwara

Golkar: Jumadi, Zulhardi Z. Latif, Dinul Akbar, Helmi Moesim, Wahyu Iramana Putra

Gerindra: Delma Putra, Muzni Zen, Dewi Susanti, Elly Thrisyanti*, Emmu Azamri, Erisman

Demokrat: Gustin Pramona, Usman Ismail, Surya Jufri Bitel, Ilham Maulana, Yulisman

PAN: Fakhri Bahar, Yandri, Asrizal, Masrul*, Amril Amin, Faisal Nasir

PPP: Yuhilda Darwis, Dasman, Nila Kartika, Maidestal Hari Mahesa

Hanura: Elvi Amri, Zaharman, Yendril, Rafli, Osman Ayub

PBB: Arpendi Dt Tan Bagindo



posted by @Adimin

Terima Kasih atas "Suara Cinta" Untuk Partai Dakwah | Ketua DPP PKS Wilda Sumatera

PEKANBARU - Dalam bincang santai pksmarpoyan.org bersama Drs. H. Chairul Anwar, Apt, Ketua DPP PKS Wilayah Sumatera menyampaikan bahwa PKS merasa berbesar hati dan bersyukur setelah melihat hasil perolehan suara dan kursi usai Pileg 2014 di Riau.

Hal itu disampaikannya kepada pksmarpoyan.org Selasa pagi, (22/04/14), "Alhamdulillah, suara PKS di Riau ini grafiknya ada yang bertahan, ada yang naik, ada juga yang turun, inilah dinamika pemilu, kita syukuri semuanya," katanya.

Selanjutnya beliau menggaris bawahi pula, "Setelah melihat hasil ini (pleno KPUD di beberapa kab./kota di Riau) kita semakin percaya bahwa suara PKS adalah murni suara cinta dari masyarakat Riau untuk partai dakwah ini. Ini adalah hasil dari kerja kader dan relawan PKS yang bergerak bersama-sama," kata ustadz yang diprediksi lolos ke DPR RI ini.

Beliau menegaskan bahwa PKS di akar rumput telah berupaya bergaul dan bersosialisasi ke seluruh lapisan masyarakat sejak pemilu sebelumnya, baik melalui pendekatan dakwah maupun aksi sosial, yang merupakan inspirasi bagi semua kader PKS dengan slogan, "Apapun Yang Terjadi, Kami Tetap Melayani."

Karena itu Chairul Anwar, selaku Ketua DPP PKS dan anggota Majelis Syura PKS menyampaikan tiga hal, pertama, ucapan Terimakasih dari DPP PKS, dan memberikan apresiasi kepada seluruh kader dan relawan PKS di Riau atas usahanya memenangkan PKS di tengah dugaan derasnya money politic selama berlangsungnya pemilu legislatif 2014 kemarin.

Kedua, Terus bekerja melayani umat dan bangsa, diawali dengan kembali melakukan  Konsolidasi pasca pemilu legislatif ini, dan bersiap melanjutkan perjuangan memenangkan pemilu-pemilu berikutnya. Yang terdekat tentunya Pilpres dan Pilkada di beberapa kabupaten/kota.

Ketiga, senantiasa menggantungkan harapan kepada Allah SWT agar dimudahkan dan diberikan jalan menuju kemenangan itu. "Harapan kita mudah-mudahan berikutnya di Pileg 2019 mendatang menjadi Era-nya PKS," kata Chairul dengan senyum optimisnya. [adn/pksmarpoyan]



posted by @Adimin

Pengamat: Saatnya Partai Islam Jawab Tantangan Bung Karno

 
Partai-partai Islam dan berbasis massa Islam dinilai berada dalam momentum tepat untuk meraih tampuk kekuasaan politik di pemerintahan, baik eksekutif maupun legislatif.

Pengamat politik Islam Universitas Indonesia, Dr. Abdul Muta'ali menegaskan, saat ini merupakan momentum yang sangat tepat untuk mengejawantahkan politik Islam yang harmonis dan akomodatif.

"Setelah dunia tidak mendapatkan jawabannya dari politik Islam di Mesir atas kemenangan Partai Ikhwanul Muslimin (IM), saatnya Indonesia menunjukkan politik Islam yang rahmatan lil a'lamin," tutur Abdul Muta'ali saat dihubungi Republika, Senin malam (21/4), melalui layanan pesan singkat (sms).

Sejatinya, ujar Abdul Muta'ali, partai-partai politik Islam di Indonesia telah memperoleh suara sangat signifikan dalam pemilihan umum (pemilu) legislatif pada April 2014 lalu.

Abdul Muta'ali menjelaskan, sudah sepatutnya dan sewajarnya parpol-parpol Islam itu sanggup membangun identitas politiknya dengan cara berkoalisi. Apalagi jika perolehan suara mereka digabung, perolehannya tembus di angka 31%.

Dalam dialog antara Soekarno dan Muhammat Natsir, lanjut Abdul Muta'ali, Soekarno pernah menyatakan: "Kalian boleh mayoritas dalam jumlah, namun kalian tidak akan pernah sanggup melawanku secara politik di Parlemen".

Seharusnya, jelas Abdul Muta'ali, ucapan Soekarno itu menjadi tantangan yang harus dijawab parpol-parpol Islam saat ini.

"Pemilu legislatif 2014 ini jelas merupakan aspirasi suara 'pulang kampung' untuk Gubernur Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta, Joko Widodo. Pasalnya, 'Jokowi Effect' terbukti tidak ngefek," tegas Abdul Muta'ali yang juga Direktur Pusat Kajian Timur Tengah dan Islam (PKTTI) UI.

Mengapa hal itu terjadi? Karena pada saat yang bersamaan, terang Abdul Muta'ali, masyarakat Muslim Indonesia sudah mengendus perihal Partai Banteng yang sedang menghipnotis mereka.

Jadi, ujar Abdul Muta'ali, hasil pemilu legislatif 2014 menunjukkan masyarakat muslim Indonesia sudah tidak mau dikibuli lagi setelah kasus Solo dan Jakarta.[rol]


posted by @Adimin

Pesan

More on this category »

Popular Post

 
Support : Creating Web | PKS Padang | Mas Temp
Copyright © 2011. PKS KOTA PADANG - All Rights Reserved
Template Created by PKS Padang Published by Mas Temp
Proudly powered by Blogger