Powered by Blogger.
Humas PKS Ikuti Worshop Jurnalistik Pada Rapat Koordinasi
Humas PKS se-Sumatera Barat melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) yang berlangsung pada tanggal 4 - 6 November 2022 di Padang, Senin (5/11) ...
Search This Blog
Latest Post
May 12, 2014

Tidak lupa Anis juga mengucapkan selamat kepada Partai pemenang Pemilu, yaitu PDIP, Golkar dan Gerindra sebagai 3 besar dalam perolehan suara Nasional.

Terakhir beliau mengingatkan untuk melakukan pembenahan agar ke depan dapat berlari lebih kencang lagi dan memberikan yang terbaik untuk bangsa dan negara Indonesia.
[abuhuz/pkssumut]
posted by @Adimin
Anis Matta: "Alhamdulillah, Kita Bisa Mengalahkan Musuh Terbesar Yaitu Diri Sendiri"
Written By Anonymous on 12 May, 2014 | May 12, 2014
![]() |
| Presiden PKS, Anis Matta usai memberikan kajian politik di Mesjid Al-Azhar |
Pemilu 2014 selesai dan KPU Pusat telah mengumumkan hasil rekapitulasi perolehan suara secara nasional pada Jumat malam (9/5). Presiden PKS Anis Matta secara khusus memberikan apresiasi dan penghargaan kepada pemerintah, KPU, Bawaslu dan DKPP atas kesuksesan penyelenggaraan Pemilu.
Tidak lupa Anis juga mengucapkan selamat kepada Partai pemenang Pemilu, yaitu PDIP, Golkar dan Gerindra sebagai 3 besar dalam perolehan suara Nasional.
Kepada para kader PKS secara khusus beliau mengajak untuk tetap bersyukur atas perolehan suara yang diraih. Meskipun tidak mencapai target 3 besar sebagaimana dicanangkan pada tahun 2011 yang lalu, namun perolehan ini adalah pembuktian bahwa seluruh kader mampu mengalahkan musuh mereka yang terbesar yaitu diri sendiri.
Terakhir beliau mengingatkan untuk melakukan pembenahan agar ke depan dapat berlari lebih kencang lagi dan memberikan yang terbaik untuk bangsa dan negara Indonesia.
[abuhuz/pkssumut]
posted by @Adimin
Label:
SEPUTAR PKS,
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
May 11, 2014
posted by @Adimin
PKS Ajukan 6 Gugatan ke Mahkamah Konstitusi
Written By Anonymous on 11 May, 2014 | May 11, 2014
Sekretaris
Jenderal DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Taufik Ridho mengatakan,
keputusan KPU sudah disepakati. Namun, ia mengatakan, masih perlu banyak
pembenahan. Ia menyoroti persoalan utama berada pada kinerja
penyelenggara pemilu di daerah. Ia mencontohkan adanya indikasi
penggelembungan suara dan penggunaan surat suara ilegal.
"Sisa-sisa permasalahan ini akan diselesaikan ke MK," kata dia.
Taufik mengatakan, partainya akan mengajukan sekitar enam gugatan ke MK. Antara lain, gugatan itu terkait dapil di Aceh II, Sulawesi Selatan III, dan Jawa Tengah X. Ia mengatakan, permasalahan terbesar adalah mengenai hilangnya perolehan kursi karena ada indikasi penggelembungan suara. Dari hasil rekapitulasi nasional, PKS memeroleh 6,79 persen suara.
Dilihat dari perolehan suara nasional PKS, Taufik menilai, jumlahnya mengalami peningkatan, bahkan menjadi yang tertinggi dari beberapa pemilu sebelumnya.
Meskipun, ia mengatakan, kenaikan itu tidak signifikan. Dengan hasil ini, menurut dia, PKS pun akan melakukan introspeksi diri. Namun Taufik tetap bersyukur prediksi-prediksi sebelumnya terhadap PKS tidak terbukti.
"Kita bersyukur, karena setelah badai luar biasa kemarin itu, orang menganggap kita game out, tidak lolos parliamentary threshold," kata dia.[rol/dm/pksnongsa.org]
"Sisa-sisa permasalahan ini akan diselesaikan ke MK," kata dia.
Taufik mengatakan, partainya akan mengajukan sekitar enam gugatan ke MK. Antara lain, gugatan itu terkait dapil di Aceh II, Sulawesi Selatan III, dan Jawa Tengah X. Ia mengatakan, permasalahan terbesar adalah mengenai hilangnya perolehan kursi karena ada indikasi penggelembungan suara. Dari hasil rekapitulasi nasional, PKS memeroleh 6,79 persen suara.
Dilihat dari perolehan suara nasional PKS, Taufik menilai, jumlahnya mengalami peningkatan, bahkan menjadi yang tertinggi dari beberapa pemilu sebelumnya.
Meskipun, ia mengatakan, kenaikan itu tidak signifikan. Dengan hasil ini, menurut dia, PKS pun akan melakukan introspeksi diri. Namun Taufik tetap bersyukur prediksi-prediksi sebelumnya terhadap PKS tidak terbukti.
"Kita bersyukur, karena setelah badai luar biasa kemarin itu, orang menganggap kita game out, tidak lolos parliamentary threshold," kata dia.[rol/dm/pksnongsa.org]
posted by @Adimin
Label:
SEPUTAR PKS,
TOPIK PILIHAN
May 11, 2014
[abuhu pkssumutz/kpu.go.id]
posted by @Adimin
Hasil Lengkap Perolehan Suara PKS Untuk 77 Dapil Nasional
![]() |
| Hasil Rekapitulasi KPU berdasarkan situs kpu.go.id |
Komisi
Pemilihan Umum (KPU) RI telah menyelesaikan proses rekap suara nasional
hasil Pemilu Legislatif 2014 yang berlangsung di Ruang Sidang Utama
KPU, Jumat (9/5), pukul 23.30 WIB.
Selanjutnya, setelah menutup rapat pleno terbuka rekapitulasi suara, pada pukul 23.40 WIB, Ketua KPU RI Husni Kamil Manik menggelar rapat penetapan hasil Pemilu 2014 secara nasional dengan membacakan Surat Keputusan KPU Nomor 441/kpts/KPU/2014 tentang Penetapan Hasil Pemilu Anggota DPR, DPD, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota tahun 2014.
Keputusan tersebut selesai dibacakan Ketua KPU pada pukul 23.50 WIB. Hal ini berarti, KPU RI berhasil memenuhi target penyelesaian rekapitulasi suara nasional sesuai dengan Undang-Undang Nomor 8 tahun 2014 tentang Pemilihan Umum.
Dari hasil rekapitulasi tersebut, PDIP mendapatkan suara terbesar dengan prosentase 18,95% dan PKS berada di posisi ketujuh dengan perolehan suara sebesar 8,4 juta atau 6,79%. Berikut hasil perolehan suara untuk Partai Keadilan Sejahtera dari seluruh 77 dapil di Indonesia.
Selanjutnya, setelah menutup rapat pleno terbuka rekapitulasi suara, pada pukul 23.40 WIB, Ketua KPU RI Husni Kamil Manik menggelar rapat penetapan hasil Pemilu 2014 secara nasional dengan membacakan Surat Keputusan KPU Nomor 441/kpts/KPU/2014 tentang Penetapan Hasil Pemilu Anggota DPR, DPD, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota tahun 2014.
Keputusan tersebut selesai dibacakan Ketua KPU pada pukul 23.50 WIB. Hal ini berarti, KPU RI berhasil memenuhi target penyelesaian rekapitulasi suara nasional sesuai dengan Undang-Undang Nomor 8 tahun 2014 tentang Pemilihan Umum.
Dari hasil rekapitulasi tersebut, PDIP mendapatkan suara terbesar dengan prosentase 18,95% dan PKS berada di posisi ketujuh dengan perolehan suara sebesar 8,4 juta atau 6,79%. Berikut hasil perolehan suara untuk Partai Keadilan Sejahtera dari seluruh 77 dapil di Indonesia.
[abuhu pkssumutz/kpu.go.id]
posted by @Adimin
Label:
SEPUTAR PKS,
TOPIK PILIHAN
May 11, 2014
Salam Cinta, Kerja dan Harmoni…..!
Kemarin, 4 Mei 2014 DPRa PKS Sudimara Barat Ciledug Tangerang, Alhamdulillah telah melaksanakan kegiatan Pelayanan Kesehatan kepada warganya.
Sebetulnya acara tersebut merupakan agenda rutin PKS DPC Ciledug, yang seharusnya acara tersebut berlangsung Bulan Maret (Sebelum Pemilu) namun baru bisa saat ini, bahkan ada warga yang bertanya: “Kenapa baru dilaksanakan saat ini setelah Pemilu? Apa untungnya buat PKS?”
Inilah "keanehan" PKS. Di saat partai lain sudah pada tiarap usai pemilu, PKS malah terus melaju bekerja dan menebar manfaat untuk masyarakat.
Dengan dana yang sangat minim bahkan bisa dikatakan Nol, dalam waktu satu minggu, kami berusaha mengumpulkan semua kebutuhan dari acara tersebut. Alhadulillah bisa berlangsung dengan sangat sukses, Bahkan tenda dan untuk acara tersebut adalah standar untuk Pesta dan Konser Artis yang itu merupakan sumbangsih dari salah satu simpatisan yang mempunyai Event Organizer. (Terima Kasih Pak Firmansyah)
Yang membuat kami tambah semangat dan bahagia adalah antusias warga. Mereka berduyun duyun datang untuk mendapat pelayanan. Bahkan setelah acara ditutup ada warga yang masih mendaftarkan diri untuk berobat dan masih tetap kami layani, walaupun saat itu dokter kami sudah terlihat sangat lelah” (Terima kasih dr. Akmal Yadi ).
Saat acara sambutan, tokoh masyarakat setempat Ustadz Rafe’i menyampaikan ucapan terima kasih atas layanan PKS. "Cuma PKS yang bisa seperti ini, masih melakukan ini disaat para caleg dan hamper semua partai lain meninggalkan masyarakat," ujarnya.
Alhamdulillah Acara tersebut berlangsung dengan sukses melalui kerja sama antara Kader, simpatisan dan warga masyarakat di lokasi acara.
Terima kasih untuk semua kader, simpatisan, warga dan semua yang terlibat dalam acara ini. Hanya Allah yang dapat membalas semua yang terlah diberikan. (Panitia)
[pkspiyungan]
posted by @Adimin
Tokoh Masyarakat: "Cuma PKS yang bisa seperti ini"
Salam Cinta, Kerja dan Harmoni…..!
Kemarin, 4 Mei 2014 DPRa PKS Sudimara Barat Ciledug Tangerang, Alhamdulillah telah melaksanakan kegiatan Pelayanan Kesehatan kepada warganya.
Sebetulnya acara tersebut merupakan agenda rutin PKS DPC Ciledug, yang seharusnya acara tersebut berlangsung Bulan Maret (Sebelum Pemilu) namun baru bisa saat ini, bahkan ada warga yang bertanya: “Kenapa baru dilaksanakan saat ini setelah Pemilu? Apa untungnya buat PKS?”
Inilah "keanehan" PKS. Di saat partai lain sudah pada tiarap usai pemilu, PKS malah terus melaju bekerja dan menebar manfaat untuk masyarakat.
Dengan dana yang sangat minim bahkan bisa dikatakan Nol, dalam waktu satu minggu, kami berusaha mengumpulkan semua kebutuhan dari acara tersebut. Alhadulillah bisa berlangsung dengan sangat sukses, Bahkan tenda dan untuk acara tersebut adalah standar untuk Pesta dan Konser Artis yang itu merupakan sumbangsih dari salah satu simpatisan yang mempunyai Event Organizer. (Terima Kasih Pak Firmansyah)
Yang membuat kami tambah semangat dan bahagia adalah antusias warga. Mereka berduyun duyun datang untuk mendapat pelayanan. Bahkan setelah acara ditutup ada warga yang masih mendaftarkan diri untuk berobat dan masih tetap kami layani, walaupun saat itu dokter kami sudah terlihat sangat lelah” (Terima kasih dr. Akmal Yadi ).
Saat acara sambutan, tokoh masyarakat setempat Ustadz Rafe’i menyampaikan ucapan terima kasih atas layanan PKS. "Cuma PKS yang bisa seperti ini, masih melakukan ini disaat para caleg dan hamper semua partai lain meninggalkan masyarakat," ujarnya.
Alhamdulillah Acara tersebut berlangsung dengan sukses melalui kerja sama antara Kader, simpatisan dan warga masyarakat di lokasi acara.
Terima kasih untuk semua kader, simpatisan, warga dan semua yang terlibat dalam acara ini. Hanya Allah yang dapat membalas semua yang terlah diberikan. (Panitia)
[pkspiyungan]
posted by @Adimin
Label:
SEPUTAR PKS,
TOPIK PILIHAN
May 11, 2014
posted by @Adimin
Terkait Cawapres Prabowo, Masyarakat Bawah Lebih Suka Calon PKS
![]() |
| Capres PKS |
Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Ansori Siregar, mengklaim masyarakat lebih mendukung calon dari PKS ketimbang Ketua Umum Partai Amanat Nasional Hatta Rajasa untuk menjadi calon wakil presiden dari Partai Gerindra Prabowo Subianto.
"Kita dapat bocoran dari Gerindra kalau masyarakat di bawah lebih suka salah satu dari tiga calon PKS," katanya seusai sebuah diskusi di kawasan Cikini, Jakarta, Sabtu (10/5/2014).
Meski demikian, PKS tetap menyerahkan keputusan untuk menentukan cawapres kepada Prabowo.
Yang jelas, kata Ansori, Tim Lima PKS akan terus menjajaki kemungkinan koalisi, termasuk dengan partai lain selain Gerindra. Bagi PKS, menurut Ansori, partainya saat ini fokus akan pemenangan pilpres daripada memperebutkan posisi RI 1 atau RI 2.
"Dua kali dengan pemerintahan SBY saja kita tak dapat posisi itu tak masalah," katanya.
Tim Lima PKS mengadakan pertemuan tertutup dengan Partai Gerindra, Jumat (9/5/2014) kemarin, untuk menentukan prinsip koalisi bersama. Tim Lima juga membahas nama-nama cawapres yang akan diusung, yakni Gubernur Jawa Barat Ahmad Heriyawan, Presiden PKS Anis Matta, dan anggota Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid.
Sementara itu, berembus juga wacana untuk menyandingkan Ketua Umum Partai Amanat Nasional Hatta Rajasa dengan Prabowo setelah PAN dan Partai Gerindra merapat.
Sebaliknya, kemungkinan bahwa Partai Golkar berkoalisi dengan Partai Gerindra pun memudar, setelah adanya kabar mengenai kemungkinan bahwa Partai Golkar tetap mengusung Aburizal Bakrie untuk menjadi calon presiden bersama PPP. [abuhuz pkssumut/indonesiasatu]
posted by @Adimin
Label:
SEPUTAR PKS,
TOPIK PILIHAN
May 11, 2014
Ada yg menarik dr pernyataan komisioner KPU AS sesaat jelang pemilu th 2012 di negara yg srg mengklaim sbg kampiun demokrasi #PredatorNKRI
Perempuan paro baya yg didapuk sbg wakil ketua KPU AS itu bilang," Sy tdk merekomendasikan anda mengikuti sistem demokrasi AS."#PredatorNKRI
Salah satu penyebabnya adalah sdh 4 kali terjadi capres dari partai dg popular vote lebih tinggi akhirnya gagal terpilih #PredatorNKRI
Pemilu langsung oleh rakyat di AS hanya tuk memilih legislator & senator. Rakyat AS tak pernah bs memilih langsung presidennya #PredatorNKRI
Bahkan hingga jelang awal th 1970, perempuan AS tidak mempunyai hak pilih ! #PredatorNKRI
Itulah yg menyebabkan hingga kini sejarah tak pernah mencatat seorang perempuan jadi presiden negara yg jd kiblat demokrasi itu#PredatorNKRI
Bandingkan dg sistem demokrasi bangsa yg mendiami gugusan pulau yg terbentang indah dari Sabang sampai Merauke #PredatorNKRI
Semua rakyat Nusantara yg telah berumur 17 tahun punya hak pilih. Laki perempuan, profesor atau bukan punya hak suara sama #PredatorNKRI
Bahkan bangsa besar ini mampu menyajikan pertunjukkan demokrasi yg belum pernah ada di muka bumi ini #PredatorNKRI
Di bumi Pertiwi ini rakyat memilih langsung seluruh pemimpin mereka. Mereka memilih langsung para legislator #PredatorNKRI
Di persada Nusantara ini rakyat juga langsung memilih kades, bupati, walikota, gubernur hingga presiden #PredatorNKRI
Pertunjukkan demokrasi di atas tak akan bisa anda temukan di negara manapun, termasuk di AS sekalipun ! #PredatorNKRI
Karena itulah saya gagal paham ketika ada capres munduk-munduk minta restu kpd dubes AS menjelang pilpres 2014 ini #PredatorNKRI
Namun mungkin kita bisa sedikit mengerti saat mengetahui siapa yg mengusung capres itu #PredatorNKRI
Saat berkuasa dulu mereka inilah yg melakukan divestasi Indosat kpd para predator NKRI #PredatorNKRI
Mereka juga yg menjual gas tangguh dan asset BUMN dg harga yg sangat murah kpd predator NKRI #PredatorNKRI
Mereka juga yg membuat para konglomerat hitam leluasa merampok lebih dari 600 T uang bangsa ini melalui skema BLBI #PredatorNKRI
Karena itu jangan memilih capres yg memungkinkan para predator kembali leluasa merampok kekayaan NKRI #PredatorNKRI
Semoga Allah melindungi kita dari kejahatan para predator NKRI dan seluruh kaki tangan mereka. Amin ! #PredatorNKRI
Hamy Wahjunianto
Ketua DPW PKS Jatim
Follow @Hamy1968 on Twitter
[pksnongsa]
posted by @Adimin
"Jangan Pilih Capres Kaki Tangan #PredatorNKRI" | By @Hamy1968
Ada yg menarik dr pernyataan komisioner KPU AS sesaat jelang pemilu th 2012 di negara yg srg mengklaim sbg kampiun demokrasi #PredatorNKRI
Perempuan paro baya yg didapuk sbg wakil ketua KPU AS itu bilang," Sy tdk merekomendasikan anda mengikuti sistem demokrasi AS."#PredatorNKRI
Salah satu penyebabnya adalah sdh 4 kali terjadi capres dari partai dg popular vote lebih tinggi akhirnya gagal terpilih #PredatorNKRI
Pemilu langsung oleh rakyat di AS hanya tuk memilih legislator & senator. Rakyat AS tak pernah bs memilih langsung presidennya #PredatorNKRI
Bahkan hingga jelang awal th 1970, perempuan AS tidak mempunyai hak pilih ! #PredatorNKRI
Itulah yg menyebabkan hingga kini sejarah tak pernah mencatat seorang perempuan jadi presiden negara yg jd kiblat demokrasi itu#PredatorNKRI
Bandingkan dg sistem demokrasi bangsa yg mendiami gugusan pulau yg terbentang indah dari Sabang sampai Merauke #PredatorNKRI
Semua rakyat Nusantara yg telah berumur 17 tahun punya hak pilih. Laki perempuan, profesor atau bukan punya hak suara sama #PredatorNKRI
Bahkan bangsa besar ini mampu menyajikan pertunjukkan demokrasi yg belum pernah ada di muka bumi ini #PredatorNKRI
Di bumi Pertiwi ini rakyat memilih langsung seluruh pemimpin mereka. Mereka memilih langsung para legislator #PredatorNKRI
Di persada Nusantara ini rakyat juga langsung memilih kades, bupati, walikota, gubernur hingga presiden #PredatorNKRI
Pertunjukkan demokrasi di atas tak akan bisa anda temukan di negara manapun, termasuk di AS sekalipun ! #PredatorNKRI
Karena itulah saya gagal paham ketika ada capres munduk-munduk minta restu kpd dubes AS menjelang pilpres 2014 ini #PredatorNKRI
Namun mungkin kita bisa sedikit mengerti saat mengetahui siapa yg mengusung capres itu #PredatorNKRI
Saat berkuasa dulu mereka inilah yg melakukan divestasi Indosat kpd para predator NKRI #PredatorNKRI
Mereka juga yg menjual gas tangguh dan asset BUMN dg harga yg sangat murah kpd predator NKRI #PredatorNKRI
Mereka juga yg membuat para konglomerat hitam leluasa merampok lebih dari 600 T uang bangsa ini melalui skema BLBI #PredatorNKRI
Karena itu jangan memilih capres yg memungkinkan para predator kembali leluasa merampok kekayaan NKRI #PredatorNKRI
Semoga Allah melindungi kita dari kejahatan para predator NKRI dan seluruh kaki tangan mereka. Amin ! #PredatorNKRI
Hamy Wahjunianto
Ketua DPW PKS Jatim
Follow @Hamy1968 on Twitter
[pksnongsa]
posted by @Adimin
Label:
SEPUTAR PKS,
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
May 10, 2014
Alhamdullilah, semalam tabulasi suara nasional sudah selesai. Apapun yg terjadi kita tetap harus bersyukur. #PKSbersyukur
Kali ini PKS memperoleh suara: 8.480.204 (6,79%), alhamdulillah. Naik dari perolehan pemilu sebelumnya. #PKSbersyukur
Tetapi kursi rupanya tergerus cukup signifikan dari 57 menjadi 41 (sebelum sengketa MK). #PKSbersyukur
Data perolehan Suara PKS tiga tahun adalah: 8.325.020 (2004), 8.206.955 (2009), 8.480.204 (2014). #PKSbersyukur
Adapun persentase perolehan suara PKS 2004 (7,34%), 2009: (7,88%), 2014: (6,79%). #PKSbersyukur
Sementara kursi DPR pusat: 2004 (45 kursi), 2009 (57 kursi) dan 2014 (41 kursi sebelum MK). #PKSbersyukur
Jadi, meski memperoleh tambahan suara hampir 300.000 justru PKS mengalami penurunan kursi. #PKSbersyukur
Meski mengalami kenaikan jumlah suara, tetapi PKS mengalami penurunan tangga ke nomor 7.#PKSbersyukur
Kebalikan dari pemilu 2009, PKS mengalami penurunan suara tetapi mengalami kenaikan kursi dan tangga. #PKSbersyukur
Target #PKS3Besar yang dicanangkan pada saat Mukernas Yogyakarta 2011 ternyata memang terhempas. #PKSbersyukur
Saya ingat Mukernas jogja kita canangkan sebagai akhir konsolidasi mesin dan awal ekspansi. #PKSbersyukur
Tapi ternyata, awal 2013 partai justru mengalami serangan telak yang hampir mematikan. #PKSbersyukur
Kasus LHI, yang dituduh menerima suap sepanjang 2013 telah menjadi kampanye hitam luar bisa. #PKSbersyukur
#PKSbersyukur masih memiliki kesempatan selama 2013 dalam masa kita diserang kita memiliki panglima perang.
Saya merasakan betul, setelah dilantik Jumat Februari 2013, Presiden @anismatta nyaris tak pernah berhenti. #PKSbersyukur
Hampir semua dari 33 Propinsi dikunjungi dalam tempo setahun itu dan hampir semua kota di Jawa. #PKSbersyukur
Ratusan pidato telah disampaikan dan ribuan silaturahmi telah diselenggarakan. #PKSbersyukur
Kita merasa sudah melakukan semua yang kami lalui. Dan sepertinya kita akan mendapatkan yg kita mau. #PKSbersyukur
Dan kalau hasil yang kita saksikan sekarang nyata, inilah kenyataannya. Suara kita naik tapi kursi kita turun. #PKSbersyukur
Capaian ini adalah capaian di tengah badai...tidak adil jika kita banding dengan capaian partai yg lain. #PKSbersyukur
Saya terus mengingat kalimat yang senantiasa diulang oleh Presiden @anismatta dalam pidatonya. #PKSbersyukur
Pukulan yang tak mematikan maka akan menguatkan. Nyatanya kita tak mati maka kita akan kuat. #PKSbersyukur
Tugas partai ke depan adalah memperbaiki sistem dalam mengelola sumber daya yang kita miliki sekarang. #PKSbersyukur
Seperti sekarang terus dirintis oleh Presiden @anismatta dan DPP secara umum, kerja harus terencana.#PKSbersyukur
Memang permainan belum selesai, karena pekan dan calon Presiden dan wakilnya harus segera ditetapkan. #PKSbersyukur
Sebagai salah satu peserta koalisi, PKS perlu membangun kesepahaman untuk memenangkan dan memerintah.#PKSbersyukur
Atau jika kehendak Ilahi berkata lain, maka harus juga kesepahaman untuk membangun oposisi yang loyal. #PKSbersyukur
Itulah jalan yang terbentang. Dan dalam keadaan apapun, posisi PKS masih baik dan kita harus siap selalu, #PKSbersyukur
Kita ingin merobak banyak sistem yg buruk, tetapi rupanya jalan masih panjang. #PKSbersyukur
Meski demikian, jalan untuk memperbaiki keadaan selalu ada. Karena itulah kita ikut ikhtiar dalam Pilpres. #PKSbersyukur
Berharap seorang Presiden memahami apa yg ingin kita wujudkan dan berkemampuan melaksanakan terpilih. #PKSbersyukur
Demikianlah politik kita selalu menyimpan harapan, bagi itikad dan keinginan baik kita. #PKSbersyukur
Tapi jalan selalu panjang bagi bangsa yang tidak pernah mau mengambil jalan pintas. #PKSbersyukur
Maka teruslah berjalan, menyalakan harapan dan mencari cara untuk membangun kesejahteraan. #PKSbersyukur
Teruslah jalan, menggelorakan semangat untuk terus berjuang sampai tercipta keadilan, #PKSbersyukur
Terima kasih kepada yang telah bersama mewujudkan cita dan harapan. #PKSbersyukur
Terima kasih kepada rakyat Indonesia yang telah memungkinkan semua berjalan sesuai harapan. #PKSbersyukur
Terima kasih kepada aparat yang telah setia bekerja dalam diam dan terkadang di bawah makian. #PKSbersyukur
Terima kasih kepada yang tak terduga, tak terbaca dan tak tereja. Terima kasih tak terhingga. #PKSbersyukur
Semoga Allah SWT menjayakan bangsa Indonesia. Amiin. #PKSbersyukur
_____
https://twitter.com/Fahrihamzah
[pksnongsa]
posted by @Adimin
"Capaian di Tengah Badai, PKS Bersyukur Raih 41 Kursi DPR" | By @Fahrihamzah
Written By Anonymous on 10 May, 2014 | May 10, 2014
Alhamdullilah, semalam tabulasi suara nasional sudah selesai. Apapun yg terjadi kita tetap harus bersyukur. #PKSbersyukur
Kali ini PKS memperoleh suara: 8.480.204 (6,79%), alhamdulillah. Naik dari perolehan pemilu sebelumnya. #PKSbersyukur
Tetapi kursi rupanya tergerus cukup signifikan dari 57 menjadi 41 (sebelum sengketa MK). #PKSbersyukur
Data perolehan Suara PKS tiga tahun adalah: 8.325.020 (2004), 8.206.955 (2009), 8.480.204 (2014). #PKSbersyukur
Adapun persentase perolehan suara PKS 2004 (7,34%), 2009: (7,88%), 2014: (6,79%). #PKSbersyukur
Sementara kursi DPR pusat: 2004 (45 kursi), 2009 (57 kursi) dan 2014 (41 kursi sebelum MK). #PKSbersyukur
Jadi, meski memperoleh tambahan suara hampir 300.000 justru PKS mengalami penurunan kursi. #PKSbersyukur
Meski mengalami kenaikan jumlah suara, tetapi PKS mengalami penurunan tangga ke nomor 7.#PKSbersyukur
Kebalikan dari pemilu 2009, PKS mengalami penurunan suara tetapi mengalami kenaikan kursi dan tangga. #PKSbersyukur
Target #PKS3Besar yang dicanangkan pada saat Mukernas Yogyakarta 2011 ternyata memang terhempas. #PKSbersyukur
Saya ingat Mukernas jogja kita canangkan sebagai akhir konsolidasi mesin dan awal ekspansi. #PKSbersyukur
Tapi ternyata, awal 2013 partai justru mengalami serangan telak yang hampir mematikan. #PKSbersyukur
Kasus LHI, yang dituduh menerima suap sepanjang 2013 telah menjadi kampanye hitam luar bisa. #PKSbersyukur
#PKSbersyukur masih memiliki kesempatan selama 2013 dalam masa kita diserang kita memiliki panglima perang.
Saya merasakan betul, setelah dilantik Jumat Februari 2013, Presiden @anismatta nyaris tak pernah berhenti. #PKSbersyukur
Hampir semua dari 33 Propinsi dikunjungi dalam tempo setahun itu dan hampir semua kota di Jawa. #PKSbersyukur
Ratusan pidato telah disampaikan dan ribuan silaturahmi telah diselenggarakan. #PKSbersyukur
Kita merasa sudah melakukan semua yang kami lalui. Dan sepertinya kita akan mendapatkan yg kita mau. #PKSbersyukur
Dan kalau hasil yang kita saksikan sekarang nyata, inilah kenyataannya. Suara kita naik tapi kursi kita turun. #PKSbersyukur
Capaian ini adalah capaian di tengah badai...tidak adil jika kita banding dengan capaian partai yg lain. #PKSbersyukur
Saya terus mengingat kalimat yang senantiasa diulang oleh Presiden @anismatta dalam pidatonya. #PKSbersyukur
Pukulan yang tak mematikan maka akan menguatkan. Nyatanya kita tak mati maka kita akan kuat. #PKSbersyukur
Tugas partai ke depan adalah memperbaiki sistem dalam mengelola sumber daya yang kita miliki sekarang. #PKSbersyukur
Seperti sekarang terus dirintis oleh Presiden @anismatta dan DPP secara umum, kerja harus terencana.#PKSbersyukur
Memang permainan belum selesai, karena pekan dan calon Presiden dan wakilnya harus segera ditetapkan. #PKSbersyukur
Sebagai salah satu peserta koalisi, PKS perlu membangun kesepahaman untuk memenangkan dan memerintah.#PKSbersyukur
Atau jika kehendak Ilahi berkata lain, maka harus juga kesepahaman untuk membangun oposisi yang loyal. #PKSbersyukur
Itulah jalan yang terbentang. Dan dalam keadaan apapun, posisi PKS masih baik dan kita harus siap selalu, #PKSbersyukur
Kita ingin merobak banyak sistem yg buruk, tetapi rupanya jalan masih panjang. #PKSbersyukur
Meski demikian, jalan untuk memperbaiki keadaan selalu ada. Karena itulah kita ikut ikhtiar dalam Pilpres. #PKSbersyukur
Berharap seorang Presiden memahami apa yg ingin kita wujudkan dan berkemampuan melaksanakan terpilih. #PKSbersyukur
Demikianlah politik kita selalu menyimpan harapan, bagi itikad dan keinginan baik kita. #PKSbersyukur
Tapi jalan selalu panjang bagi bangsa yang tidak pernah mau mengambil jalan pintas. #PKSbersyukur
Maka teruslah berjalan, menyalakan harapan dan mencari cara untuk membangun kesejahteraan. #PKSbersyukur
Teruslah jalan, menggelorakan semangat untuk terus berjuang sampai tercipta keadilan, #PKSbersyukur
Terima kasih kepada yang telah bersama mewujudkan cita dan harapan. #PKSbersyukur
Terima kasih kepada rakyat Indonesia yang telah memungkinkan semua berjalan sesuai harapan. #PKSbersyukur
Terima kasih kepada aparat yang telah setia bekerja dalam diam dan terkadang di bawah makian. #PKSbersyukur
Terima kasih kepada yang tak terduga, tak terbaca dan tak tereja. Terima kasih tak terhingga. #PKSbersyukur
Semoga Allah SWT menjayakan bangsa Indonesia. Amiin. #PKSbersyukur
_____
https://twitter.com/Fahrihamzah
[pksnongsa]
posted by @Adimin
Label:
SEPUTAR PKS,
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
May 10, 2014
Pada 2003, Organization for Economic Cooperation and Development (OECD) pernah mengadakan survei internasional—dengan tes yang disebut PISA—untuk mengukur kemampuan siswa di bidang sains, membaca, dan juga matematika. Hasilnya, Finlandia ditetapkan sebagai peringkat pertama dunia dalam kualitas pendidikan.
Bagaimana sistem pendidikan Finlandia? Finlandia tidak membebani siswanya dengan tambahan jam-jam belajar, memberi PR tambahan, menerapkan disiplin ala tentara, atau menteror siswa dengan tes. Sebaliknya, siswa di Finlandia mulai sekolah pada usia agak lambat, pada usia 7 tahun. Jam sekolah merekapun hanya sedikit, 30 jam per minggu. Siswa diajar mengevaluasi dirinya sendiri. Mereka belajar bertanggung jawab. Rasa tanggung jawab itu membuat mereka lebih bebas untuk maju. Guru tinggal memotivasi, tidak harus selalu mengontrol mereka. Minimnya rasa tertekan inilah yang memungkinkan belajar menjadi sesuatu yang menyenangkan dan dinamis.
Beban kurikulum yang terlalu besar adalah perkara yang merisaukan dalam pendidikan di Indonesia. Ketetapan passing grade untuk kelulusan, membuat semua sekolah dihantui rasa takut kalau tidak dapat melampauinya. Demi target lulus, sekolah lebih mirip bimbingan belajar. Ada tambahan waktu untuk mengerjakan soal-soal. Selalu ada PR yang dibawa siswa ke rumah. Tak cukup itu, sebagian besar anak masih harus ikut les di luar sekolah. Lacur, siswa laksana mesin robot penghafal dan penghitung par excellence!
Seto Mulyadi (Ketua Komnas Perlindungan Anak) dan Neno Warisman (da’iyah, mantan artis) adalah sebagian orang tua yang menyadari kelemahan sistem pendidikan kita. Sebagaimana Seto, Neno Warisman menarik anaknya dari sekolah formal. Menurutnya, sesuai fitrah otak mau belajar kalau ada perasaan nyaman. Bismillah, ia mengajari sendiri anaknya di rumah.
Apa yang dilakukan oleh Neno Warisman kita kenal saat sebagai ‘sekolah rumah’ (home schooling). Sekolah alternatif—yang saat ini telah diakui legalitasnya--ini mengingatkan kita pada Ki Hajar Dewantara. Jika kita tilik sejarah Ki Hajar Dewantara, tidak ada anak-anaknya mengikuti sekolah Belanda. Mereka belajar sendiri di rumah. Ini juga dilakukan oleh Haji Agus Salim. Bimbingan tersebut mengantarkan sukses seluruh anaknya. Di luar negeri kisah serupa juga kita dapati pada Bill Gates (pemilik Microsoft) dan Thomas Alfa Edison. Mereka tidak belajar di sekolah formal. Mereka banyak sekali melakukan eksperimen di rumahnya. Sukses besar pun dapat diraih dua orang tersebut.
Pemahaman
Salah satu hak anak yang harus dipenuhi oleh orangtuanya ialah memberikan pendidikan yang baik. Abul Hasan meriwayatkan bahwa suatu hari seseorang bertanya kepada Nabi Muhammad saw.: ”Ya Rasulullah, apakah hak anakku terhadap diriku?” Rasulullah menjawab, ”Engkau baguskan nama dan pendidikannya, kemudian engkau tempatkan (pelihara) ia di tempat yang baik.”
Pendidikan yang baik tentunya tidak bisa disederhanakan dengan nilai rangking atau kelulusan UN dari sekolah favorit. Sahabat Rasulullah sendiri, tidak ada yang mengenyam sekolah formal. Tetapi, lewat didikan akhlak Rasulullah, mereka menjadi orang-orang yang mempunyai prestasi raksasa dalam sejarah.
Yang harus kita sadari, banyak sekali masalah kehidupan yang tidak ditemui dalam pelajaran berhitung dan hafalan di sekolah. Berhitung dan menghafal hanyalah sebagian kecil dari cara melatih berfikir sistematis. Fungsi utama sekolah semestinya adalah membentuk pola fikir dan perilaku positif anak-anak. Inilah yang kemudian akan membuat anak didik siap menjawab masalah dalam kehidupan nyata. Inilah yang dalam bahasa Al Qur’an, pendidikan itu diartikan sebagai sarana mensucikan diri. “Kami telah mengutus kepadamu Rasul diantara kamu yang membacakan ayat-ayat Kami kepada kamu dan mensucikan kamu dan mengajarkan kepadamu Al Kitab dan Al-Hikmah, serta mengajarkan kepada kamu apa yang belum kamu ketahui.”(QS Al Baqarah: 151)
Mensucikan diri sama artinya dengan tumbuhnya perilaku positif dalam belajar. Belajar bukan diniatkan untuk sekadar mendapat angka tinggi dalam rapor. Belajar adalah aktivitas mulia untuk meraih derajat tinggi di sisi Allah dan memberi manfaat kepada sesama. Pengertian inilah yang kemudian secara otomatis memotivasi anak didik untuk terus belajar. Inilah yang mengarahkan anak didik pada kepahaman.
Islam sendiri menempatkan derajat orang yang mengerti dan memahami (“faqih”) lebih tinggi dari pada orang yang menghafal (“hafizh”). Pada kurun terbaik dalam Islam—yaitu pada tiga abad pertama Islam—kedudukan dan kepeloporan berada di tangan para faqih, sedangkan pada masa-masa kemunduran, kedudukan dan kepeloporan itu ada pada para hafizh.
Tentu bukan berarti hafalan itu tidak perlu.. Namun, kita penting memahami bahwa hafalan hanyalah sebagai gudang data dan ilmu pengetahuan; untuk kemudian dimanfaatkan. Menghafal bukanlah tujuan itu sendiri, tetapi ia adalah sarana untuk mencapai tujuan yang lain. Apalagi saat ini, gudang data itu banyak digantikan oleh kaset/ disket—atau program penyimpan data digital lain yang saat ini begitu mudah didapat dan dipakai. Menurut Yusuf Qardhawi, kesalahan yang banyak dilakukan oleh kaum Muslimin saat ini adalah perhatian mereka kepada hafalan yang lebih tinggi daripada pemahaman. Sampai tingkat tertentu, menurut Qardhawi, ini menjadi persoalan yang sangat memalukan dalam dunia pendidikan di negeri-negeri Muslim. Sistem pendidikan itu kebanyakan didasarkan pada hafalan dan ”kebisuan,” serta tidak didasarkan pada pemahaman dan pencernaan. Kalau apa yang mereka pelajari didasarkan atas pemahaman dan contoh yang nyata, maka hal itu akan masuk kedalam otak mereka dan tidak mudah hilang dari ingatan. (Yusuf Qardhawi, Fiqh Aulawiyat).
Jadi, tak perlu ada yang dirisaukan bila anak kita tidak berada di sekolah favorit. Yang penting dilakukan adalah mengimbangi ketimpangan dalam sistem pendidikan negeri ini dengan pendidikan sebenarnya di rumah. Rumah dan keluarga adalah sekolah informal penentu sukses sejati. Orang tualah guru besarnya. Sebagaimana sabda Rasulullah saw.: "Setiap anak dilahirkan dalam keadaan fitrah. Kedua orang tuanya lah yang menjadikannya nasrani, yahudi, atau majusi.” (HR. Bukhari). Dalam bahasa kita saat ini, orang tualah pemberi saham terbesar sebagai penentu sukses hidup seseorang.
Mencipta Sekolah Kehidupan
“Bacalah
dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang menciptakan, Dia telah menciptakan
manusia dari segumpal darah. Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah.”
(QS Al ‘Alaq: 1-3).
(QS Al ‘Alaq: 1-3).
Pendaftaran masuk sekolah sudah dimulai. Jika Anda termasuk orang tua
yang sempat harap-harap cemas dengan sekolah baru anak Anda, buku
Totto-chan, Gadis Cilik di Jendela karya Tetsuko Kuroyanagi rasanya
penting dibaca. Saya sendiri merasa perlu menghadiahkan buku tersebut
kepada sahabat saya yang menjadi guru.
SD Tomoe, sekolah yang dikisahkan dalam buku tersebut, bangunannya tak meyakinkan. Seluruh gedung kelas terbuat dari bangkai gerbong kereta api. Tak ada muridnya yang menjadi juara lomba antarsekolah. Tak ada medali emas karena juara olimpiade sains. Usia sekolah inipun tak lama—bangunannya musnah saat jatuhnya bom atom di Hiroshima dan Nagasaki (1945). Namun, situasi belajar yang menarik dan menyenangkan di sekolah tersebut mempunyai pengaruh luar biasa bagi para alumninya. Dengan gaya kisahan yang ringan, buku tersebut mampu menggambarkan filosofi seperti apa sesungguhnya “sekolah bermutu.” Walhasil, buku yang laris (best seller) di Jepang ini bisa mengubah cara pandang terhadap pendidikan buah hati kita. Tidak ada yang perlu diratapi atas kegagalan UN dan masuk sekolah (atau kelas) favorit. Bahkan, kita perlu waspada dengan sistem pendidikan saat ini yang bisa jadi malah membodohi dan mengancam masa depan buah hati kita.
Kenyamanan
SD Tomoe, sekolah yang dikisahkan dalam buku tersebut, bangunannya tak meyakinkan. Seluruh gedung kelas terbuat dari bangkai gerbong kereta api. Tak ada muridnya yang menjadi juara lomba antarsekolah. Tak ada medali emas karena juara olimpiade sains. Usia sekolah inipun tak lama—bangunannya musnah saat jatuhnya bom atom di Hiroshima dan Nagasaki (1945). Namun, situasi belajar yang menarik dan menyenangkan di sekolah tersebut mempunyai pengaruh luar biasa bagi para alumninya. Dengan gaya kisahan yang ringan, buku tersebut mampu menggambarkan filosofi seperti apa sesungguhnya “sekolah bermutu.” Walhasil, buku yang laris (best seller) di Jepang ini bisa mengubah cara pandang terhadap pendidikan buah hati kita. Tidak ada yang perlu diratapi atas kegagalan UN dan masuk sekolah (atau kelas) favorit. Bahkan, kita perlu waspada dengan sistem pendidikan saat ini yang bisa jadi malah membodohi dan mengancam masa depan buah hati kita.
Kenyamanan
Pada 2003, Organization for Economic Cooperation and Development (OECD) pernah mengadakan survei internasional—dengan tes yang disebut PISA—untuk mengukur kemampuan siswa di bidang sains, membaca, dan juga matematika. Hasilnya, Finlandia ditetapkan sebagai peringkat pertama dunia dalam kualitas pendidikan.
Bagaimana sistem pendidikan Finlandia? Finlandia tidak membebani siswanya dengan tambahan jam-jam belajar, memberi PR tambahan, menerapkan disiplin ala tentara, atau menteror siswa dengan tes. Sebaliknya, siswa di Finlandia mulai sekolah pada usia agak lambat, pada usia 7 tahun. Jam sekolah merekapun hanya sedikit, 30 jam per minggu. Siswa diajar mengevaluasi dirinya sendiri. Mereka belajar bertanggung jawab. Rasa tanggung jawab itu membuat mereka lebih bebas untuk maju. Guru tinggal memotivasi, tidak harus selalu mengontrol mereka. Minimnya rasa tertekan inilah yang memungkinkan belajar menjadi sesuatu yang menyenangkan dan dinamis.
Beban kurikulum yang terlalu besar adalah perkara yang merisaukan dalam pendidikan di Indonesia. Ketetapan passing grade untuk kelulusan, membuat semua sekolah dihantui rasa takut kalau tidak dapat melampauinya. Demi target lulus, sekolah lebih mirip bimbingan belajar. Ada tambahan waktu untuk mengerjakan soal-soal. Selalu ada PR yang dibawa siswa ke rumah. Tak cukup itu, sebagian besar anak masih harus ikut les di luar sekolah. Lacur, siswa laksana mesin robot penghafal dan penghitung par excellence!
Seto Mulyadi (Ketua Komnas Perlindungan Anak) dan Neno Warisman (da’iyah, mantan artis) adalah sebagian orang tua yang menyadari kelemahan sistem pendidikan kita. Sebagaimana Seto, Neno Warisman menarik anaknya dari sekolah formal. Menurutnya, sesuai fitrah otak mau belajar kalau ada perasaan nyaman. Bismillah, ia mengajari sendiri anaknya di rumah.
Apa yang dilakukan oleh Neno Warisman kita kenal saat sebagai ‘sekolah rumah’ (home schooling). Sekolah alternatif—yang saat ini telah diakui legalitasnya--ini mengingatkan kita pada Ki Hajar Dewantara. Jika kita tilik sejarah Ki Hajar Dewantara, tidak ada anak-anaknya mengikuti sekolah Belanda. Mereka belajar sendiri di rumah. Ini juga dilakukan oleh Haji Agus Salim. Bimbingan tersebut mengantarkan sukses seluruh anaknya. Di luar negeri kisah serupa juga kita dapati pada Bill Gates (pemilik Microsoft) dan Thomas Alfa Edison. Mereka tidak belajar di sekolah formal. Mereka banyak sekali melakukan eksperimen di rumahnya. Sukses besar pun dapat diraih dua orang tersebut.
Pemahaman
Salah satu hak anak yang harus dipenuhi oleh orangtuanya ialah memberikan pendidikan yang baik. Abul Hasan meriwayatkan bahwa suatu hari seseorang bertanya kepada Nabi Muhammad saw.: ”Ya Rasulullah, apakah hak anakku terhadap diriku?” Rasulullah menjawab, ”Engkau baguskan nama dan pendidikannya, kemudian engkau tempatkan (pelihara) ia di tempat yang baik.”
Pendidikan yang baik tentunya tidak bisa disederhanakan dengan nilai rangking atau kelulusan UN dari sekolah favorit. Sahabat Rasulullah sendiri, tidak ada yang mengenyam sekolah formal. Tetapi, lewat didikan akhlak Rasulullah, mereka menjadi orang-orang yang mempunyai prestasi raksasa dalam sejarah.
Yang harus kita sadari, banyak sekali masalah kehidupan yang tidak ditemui dalam pelajaran berhitung dan hafalan di sekolah. Berhitung dan menghafal hanyalah sebagian kecil dari cara melatih berfikir sistematis. Fungsi utama sekolah semestinya adalah membentuk pola fikir dan perilaku positif anak-anak. Inilah yang kemudian akan membuat anak didik siap menjawab masalah dalam kehidupan nyata. Inilah yang dalam bahasa Al Qur’an, pendidikan itu diartikan sebagai sarana mensucikan diri. “Kami telah mengutus kepadamu Rasul diantara kamu yang membacakan ayat-ayat Kami kepada kamu dan mensucikan kamu dan mengajarkan kepadamu Al Kitab dan Al-Hikmah, serta mengajarkan kepada kamu apa yang belum kamu ketahui.”(QS Al Baqarah: 151)
Mensucikan diri sama artinya dengan tumbuhnya perilaku positif dalam belajar. Belajar bukan diniatkan untuk sekadar mendapat angka tinggi dalam rapor. Belajar adalah aktivitas mulia untuk meraih derajat tinggi di sisi Allah dan memberi manfaat kepada sesama. Pengertian inilah yang kemudian secara otomatis memotivasi anak didik untuk terus belajar. Inilah yang mengarahkan anak didik pada kepahaman.
Islam sendiri menempatkan derajat orang yang mengerti dan memahami (“faqih”) lebih tinggi dari pada orang yang menghafal (“hafizh”). Pada kurun terbaik dalam Islam—yaitu pada tiga abad pertama Islam—kedudukan dan kepeloporan berada di tangan para faqih, sedangkan pada masa-masa kemunduran, kedudukan dan kepeloporan itu ada pada para hafizh.
Tentu bukan berarti hafalan itu tidak perlu.. Namun, kita penting memahami bahwa hafalan hanyalah sebagai gudang data dan ilmu pengetahuan; untuk kemudian dimanfaatkan. Menghafal bukanlah tujuan itu sendiri, tetapi ia adalah sarana untuk mencapai tujuan yang lain. Apalagi saat ini, gudang data itu banyak digantikan oleh kaset/ disket—atau program penyimpan data digital lain yang saat ini begitu mudah didapat dan dipakai. Menurut Yusuf Qardhawi, kesalahan yang banyak dilakukan oleh kaum Muslimin saat ini adalah perhatian mereka kepada hafalan yang lebih tinggi daripada pemahaman. Sampai tingkat tertentu, menurut Qardhawi, ini menjadi persoalan yang sangat memalukan dalam dunia pendidikan di negeri-negeri Muslim. Sistem pendidikan itu kebanyakan didasarkan pada hafalan dan ”kebisuan,” serta tidak didasarkan pada pemahaman dan pencernaan. Kalau apa yang mereka pelajari didasarkan atas pemahaman dan contoh yang nyata, maka hal itu akan masuk kedalam otak mereka dan tidak mudah hilang dari ingatan. (Yusuf Qardhawi, Fiqh Aulawiyat).
Jadi, tak perlu ada yang dirisaukan bila anak kita tidak berada di sekolah favorit. Yang penting dilakukan adalah mengimbangi ketimpangan dalam sistem pendidikan negeri ini dengan pendidikan sebenarnya di rumah. Rumah dan keluarga adalah sekolah informal penentu sukses sejati. Orang tualah guru besarnya. Sebagaimana sabda Rasulullah saw.: "Setiap anak dilahirkan dalam keadaan fitrah. Kedua orang tuanya lah yang menjadikannya nasrani, yahudi, atau majusi.” (HR. Bukhari). Dalam bahasa kita saat ini, orang tualah pemberi saham terbesar sebagai penentu sukses hidup seseorang.
Kholid
posted by @Adimin
Label:
Keluarga,
TOPIK PILIHAN
May 10, 2014
Peringkat 6, PKS Tetap Bersyukur
Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menetapkan hasil akhir rekapitulasi
perolehan suara pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2014. PDI Perjuangan
memperoleh suara terbanyak dengan 23.681.471 suara atau 18,95 persen.
Bagaimana dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS)? Ternyata PKS meraih
sebanyak 8.480.204 suara atau 6,79 persen. PKS juga berada di urutan
ke-6, di bawah PDIP, Golkar, Gerindra, Partai Demokrat dan Partai Amanat
Nasional (PAN).
"PKS mengucapkan terima kasih atas seluruh petugas yang terlibat
dalam tahapan Pemilu Legislatif ini," kata anggota DPR dari PKS, Fahri
hamzah.
Fahri menambahkan PKS tetap mendukung hasil kerja KPU, meskipun
diakuinya masih ada yang harus dikritisi terkait sistem pemilu yang ada.
Namun begitu, saat ini satu tahapan penting telah dilalui dan semoga
untuk tahapan selanjutnya yaitu Pemilihan Presiden (Pilpres) dapat
berlangsung lebih baik.
"Semoga tahapan berikutnya dapat kita lalui dengan lancar," harapnya
posted by @Adimin
Label:
TOPIK PILIHAN
May 10, 2014
[pkspiyungan]
posted by @Adimin
KPU Sahkan Hasil Pemilu, Suara PKS Naik - Kursi Turun
Komisi Pemilihan Umum (KPU) akhirnya menyelesaikan penghitungan suara pemilu legislatif di 34 provinsi, satu jam sebelum batas akhir rekapitulasi pada Jumat malam (09/05). Maluku Utara menjadi provinsi terakhir yang disahkan hasil penghitungannya oleh Ketua KPU Husni Malik tepat pukul 23.05 WIB.
Berikut perolehan suara dan persentase nasional hasil Pemilu 2014:
1. PDIP 23.681.471 suara (18,95%)
2. Golkar 18.432.312 suara (14,75%)
3. Gerindra 14.760.371 suara (11,81%)
4. Partai Demokrat 12.728.913 suara (10,9%)
5. PKB 11.298.950 suara (9,04%)
6. PAN 9.481.621 suara (7,59%)
7. PKS 8.480.204 suara (6,79%)
8. Nasdem 8.402.812 suara (6,72%)
9. PPP 8.157.488 suara (6,53%)
10. Hanura 6.579.498 suara (5,26%)
11. PBB 1.825.750 suara (1,46%)
12. PKPI 1.143.094 suara (0,91%)
(sumber: BBC)
Hasil Pemilu 2014 yang diketok KPU tepat pukul 23.05 WIB ini PKS memperoleh 8.480.204 suara, naik sebesar 273.249 suara dibanding perolehan PKS di Pemilu 2009 yang memperoleh 8.206.955 suara.
Merunut hasil empat kali pemilu, PKS mengalami naik turun suara. PKS mengalami kenaikan saat Pemilu 2004, kemudian turun perolehan suaranya di 2009, dan sekarang Alhamdulillah di Pemilu 2014 yang diprediksi PKS bakal terkubur di tengah badai yang menimpa setahun penuh justru suara PKS mengalami kenaikan.
Berikut perolehan empat kali pemilu yang diikuti PKS (PK) :
Pemilu 1999: 1.436.565
Pemilu 2004: 8.325.020
Pemilu 2009: 8.206.955
Pemilu 2014: 8.480.204
Namun kenaikan suara ini setelah dikonversi ke jumlah kursi DPR diperkirakan (karena belum ditetapkan KPU) kursi DPR untuk PKS mengalami penurunan dari 57 kursi (2009) menjadi 40 kursi (2014). Rincian 40 kursi belum kami dapatkan informasinya.
Berikut tabel perkiraan perolehan jumlah kursi DPR RI masing-masing partai yang dirilis POLMARK Indonesia:
[pkspiyungan]
posted by @Adimin
Label:
SEPUTAR PKS,
TOPIK PILIHAN
May 10, 2014
posted by @Adimin
Perolehan Suara PKS Naik Dibanding Pemilu Sebelumnya
Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menetapkan hasil perolehan suara masing-masing partai peserta Pemilu Legislatif (Pileg) 2014. Berdasarkan penetapan tersebut Partai Keadilan Sejahtera memperoleh 8.480.204 suara.
Perolehan suara PKS pada Pemilu 2014 ini mengalami kenaikan jika dibanding pada Pemilu 2004 dan 2009. Pada Pemilu 2004 PKS berhasil memperoleh 8.325.020 suara dan Pemilu 2009 memperoleh 8.206.955 suara.
Namun dari sisi persentasi, perolehan suara PKS pada Pemilu 2014 ini mengalami penurunan, yakni 6,79 persen. Pada Pemilu 2004, PKS memperoleh 7,34 persen dan 2009 sebesar 7,88 persen. Baca juga, Perolehan Suara Sah Parpol Pada Pemilu 2014
"Salam terimakasih untuk seluruh kader PKS yang telah berjuang sehingga Kita mendapat 8.480.204 suara," ungkap Sekjen PKS Taufik Ridho melalui akun Twitternya@TaufikRidlo, Sabtu (10/5).
Hasil ini menurut Taufik, adalah perolehan tertinggi dalam 3 kali Pemilu, namun secara persentasi mengalami penurunan.
"Itulah hasil yang Kita dapatkan. Kita tidak menyalahkan siapapun namun introspeksi mendalam kedalam barisan kita," katanya.
Dia mengatakan banyak hal yang perlu dibenahi pada internal PKS, maupun pola komunikasi dengan eksternal.
"Sisa-sisa selemperan Pemilu 2014 Akan diselesaikan di MK ada 6 dan terkait 7 gugatan untuk DPR RI. Kemungkinan kursi 40 kursi kalau Gugatan dapat 6 tambahan," pungkas Taufik. [dm/pksnongsa.org]
posted by @Adimin
Label:
SEPUTAR PKS,
TOPIK PILIHAN












