Powered by Blogger.
Humas PKS Ikuti Worshop Jurnalistik Pada Rapat Koordinasi
Humas PKS se-Sumatera Barat melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) yang berlangsung pada tanggal 4 - 6 November 2022 di Padang, Senin (5/11) ...
Search This Blog
Latest Post
June 20, 2014
posted by @Adimin
Kaum Disabilitas Dukung Prabowo-Hatta
Written By Anonymous on 20 June, 2014 | June 20, 2014
(19/06/2014) Memasuki pekan kedua masa kampanye, capres nomor urut 1, Prabowo Subianto memilih tidak berkampanye terbuka, dan melakukan pertemuan internal di Hambalang, Bogor. Sedangkan pasangannya cawapres Hatta Rajasa melakukan kampanye di langkat sumatera utara. Sementara, kaum disabilitas atau para penyandang cacat kemarin mendeklarasikan sikap mendukung pasangan nomor urut satu tersebut dalam pemilihan presiden.
Kreasi yang dipertunjukkan para penyandang cacat ini merupakan rangkaian acara deklarasi dalam mendukung pasangan capres nomor urut 1, Prabowo Subianto - Hatta Radjasa di Jakarta kemarin. Keterbatasan fisik, rupanya tak menyurutkan para penyandang cacat dalam hiruk pikuk dunia politik menjelang pemilihan presiden.
Dukungan kepada Prabowo Hatta dikemukakan kaum disabilitas karena dianggap memiliki kepedulian terhadap mereka.
Sekitar seribu lebih kaum disabilitas yang memberikan dukungan kepada Prabowo-Hatta berharap, jika terpilih nanti pasangan nomor urut satu tersebut dapat lebih memperhatikan nasib kaum disabilitas dengan memperjuangkan undang - undang disabilitas, agar mereka dapat hidup layak. Pasalnya dari jutaan kaum disabilitas yang ada di indonesia saat ini, banyak yang kehidupannya masih memprihatinkan. Tak hanya sulit mencari lapangan pekerjaan , mereka bahkan belum memiliki akses fasilitas penunjang yang lengkap di tempat-tempat umum.[indosiar/dm/pksnongsa.org]
posted by @Adimin
Label:
TOPIK PILIHAN
June 20, 2014
posted by @Adimin
Timses Prabowo-Hatta: Silakan Proses Hukum Transkip yang Beredar
Anggota tim pemenangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa, Viva Yoga Mauladi menilai, beredarnya transkrip atau salinan pembicaraan yang diduga dilakukan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dengan diduga Jaksa Agung Basrief Arief untuk mencari simpati masyarakat. Menurutnya, kubunya merasa tak melakukan kampanye hitam tersebut.
"Dalam political marketing segala cara dilakukan untuk raih dukungan. Kita bersikap apa adanya. Kita tidak merasa melakukan itu, silakan diproses hukum saja," tegas Viva di Jakarta, Kamis (19/6/2014).
Atas dugaan transkip tersebut, dia meminta Bawaslu bertindak. "Kalau etika media jadi bagian KPI (Komisi Penyiaran Indonesia) dan Dewan Pers, kalau pidana ya polisi gerak. Jangan masyarakat disuguhi hal-hal fitnah dan prasangka, sehingga ganggu proses demokrasi," sambung Viva.
Selain itu, politisi PAN ini juga menyarankan agar Basrief segera melapor ke Polri bila merasa dicemarkan nama baiknya."Masak tidak merasa tercemarkan dan tidak melaporkan," pungkas Viva.
Berikut transkrip pembicaraan yang diduga dilakukan Megawati dengan diduga Basrief Arief melalui saluran telepon sebagaimana selebaran yang disebarkan Progres 98:
Diduga Basrief: terima kasih bu, arahannya sudah saya terima, langsung saya rapatkan dengan teman-teman.
Diduga Mega: itu anu, sampeyan jangan khawatir, soal media saya serahkan ke Pak Surya, nanti beliau yang berusaha meredam.
Diduga Basrief: makasih bu, eskalasi pemberitaan beberapa hari ini agak naik, tapi alhamdulillah trennya mulai menurun. Tim kami sudah menghadap Pak Jokowi, meminta yang bersangkutan agar tidak terlalu reaktif ke media massa.
Diduga Mega: syukurlah kalau begitu, intinya jangan sampai masalah ini (kasus TransJakarta) melemahkan kita, bisa blunder hadapi pilpres, tolong diberi kepastian, soal teknis bicarakan langsung dengan Pak Trimedya dan Mas Todung, aku percaya sama sampeyan.
Diduga Basrief: tadi sore kami sudah berkoordinasi, Insya Allah semua berjalan lancar, mohon dukungan dan doanya bu, saya akan berusaha maksimal, Pak Trimedya juga sudah menjamin data-datanya.
Diduga Mega: amin, semua ini ujian, semoga tidak berlarut-larut, apa sih yang nggak dipolitisir, apalagi situasi kini makin dinamis, tapi saya percaya sampeyan dan kawan-kawan bisa meyakinkan ke media, saya percaya bisa diatasi, jangan kasus ini Pak Jokowi jadi terseret dan membuat agenda kita semua berantakan.
Diduga Basrief: Insya Allah saya usahakan, sekali lagi terima kasih kepercayaan ibu kepada saya dan teman-teman, kita komit kok bu, untuk urusan ini (kasus Transjakarta) saya pasang badan.[liputan6/dm/pksnongsa]
posted by @Adimin
Label:
TOPIK PILIHAN
June 20, 2014
AYO..!! PUTIHKAN GBK! HADIRI KAMPANYE AKBAR PRABOWO-HATTA AHAD BESOK
Label:
SEPUTAR PKS,
TOPIK PILIHAN
June 19, 2014
posted by @Adimin
Pengamat LIPI: Kampanye Prabowo-Hatta Lebih Berhasil
Written By Anonymous on 19 June, 2014 | June 19, 2014
Pengamat Politik LIPI, Indria Samego, mengatakan kampanye yang dilakukan pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut satu, Prabowo Subianto-Hatta Rajasa lebih berhasil ketimbang pasangan Jako Widodo-Jusuf Kalla.
Indria mengatakan hal tersebut dipengaruhi beberapa faktor. Antara lain, mobilisasi pendukung pasangan Prabowo-Hatta lebih gencar dilakukan dan melibatkan banyak elemen masyarakat.
"Itu kan yang kelompok-kelompok pendukung entah organisasi masyarakat atau kepala daerah dimobilisasi," ujar Indria saat berbincang dengan VIVAnews.
Selain itu, pasangan ini diuntungkan dengan adanya dukungan dari keluarga kalangan militer. Inilah salah satu alasan elektabilitas pasangan ini terus naik.
Sementara itu, pola kampanye yang dilakukan pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla, kata Indria, saat ini sudah mengalami kejenuhan. Menurutnya, jika ingin mempertahankan posisi, pasangan nomor urut dua ini harus memiliki terobosan baru.
"Saya kira perlu ada terobosan baru dari Anies Baswedan dan kawan-kawan supaya kampanyenya lebih menggigit. Bahwa mencitrakan Jokowi sebagai pemimpin sederhana sudah selesai," katanya.
Terlepas dari hal tersebut, Indria mengingatkan kedua pasang capres dan cawapres, bahwa masih ada sekitar 30-40 persen dari total pemilih yang belum menentukan pilihannya. Untuk itu, kedua pasang calon harus mampu menarik mereka jelang pencoblosan nanti.
"Segala kemungkinan masih bisa saja terjadi," kata dia. [ren/vivanews]
Label:
TOPIK PILIHAN
June 19, 2014
posted by @Adimin
Psikolog: Penampilan Prabowo Saat Debat, Cerminkan Sosok Negarawan
Jakarta – Penampilan calon presiden (capres) nomor urut satu, Prabowo Subianto dalam debat capres, kemarin, dinilai mencerminkan kenegarawanan. Prabowo juga dianggap cenderung dapat merangkul semua pihak dan golongan.
“Seorang Presiden mutlak harus bisa merangkul semua pihak, visioner dan berpandangan makro. Prabowo menang mutlak dalam debat tadi malam,” kata psikolog politik dari Universitas Indonesia, Dewi Haroen di Jakarta, Senin (16/6).
Menurut dia, figur presiden harus berdiri di atas semua golongan dan kepentingan. “Presiden yang seperti itu biasanya tahu apa yang harus dikerjakan agar rakyat lebih sejahtera dan negara berjalan dengan baik. Presiden harus memperhatikan kepentingan semua golongan,” ujarnya.
Dia menyatakan, keunggulan Prabowo dibandingkan capres nomor urut dua, Joko Widodo (Jokowi) juga dapat terlihat dari sisi lain. Dia mencontohkan terkait penggunaan istilah "saya" dan "kita" oleh kedua capres.
Dia mengemukakan, Jokowi cenderung menggunakan saya, ketimbang kita. Sebaliknya kata-kata Prabowo malah jauh lebih banyak menggunakan kata kita.
“Keterbatasan pemahaman Jokowi menyebabkan dia memakai istilah ‘saya’ pada sesi visi dan misi. Sebab, dia bercerita tentang pengalamannya ketika jadi Wali Kota Solo dan Gubernur DKI Jakarta. Padahal, visi misi harusnya merujuk pada sesuatu yang akan datang rencana yang akan dilakukan oleh kabinetnya. Bukan pengalaman Jokowi,” ucapnya.
Sementara dari sisi sikap dan gestur, menurut dia, jawaban Jokowi sering disampaikan dengan gagap. “Sebagai psikolog saya tahu bahwa jawaban gagap artinya yang bersangkutan ragu dan tak yakin pada jawabannya sendiri, “ katanya.
“Saya mencatat tiga kali dia tergagap antara lain ketika menjawab dua anak ketika menyoal BKKBN dan lima kali terhenti sejenak,” imbuhnya.
Sebaliknya, masih kata Dewi, intonasi suara Prabowo selalu bersemangat dan stabil. “ Bahasa tubuhnya menunjukkan dia fair, pribadi yang hangat dan spontan. Lihat saja ketika sampai soal ekonomi kreatif, Prabowo tak segan menghampiri Jokowi dan memeluknya. Itu menunjukkan kebesaran jiwanya. Itu pemimpin yang tepat untuk Indonesia,” pungkasnya. [beritasatu.com]
Label:
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
June 19, 2014
posted by @Adimin
Gubernur Sumbar : Sumbar Bersih untuk Selamatkan Lingkungan
Padang (17/6) – Peringatan Hari Lingkungan Hidup Seluruh Dunia tingkat Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) tahun ini mengangkat isu penyelematan ekosistem pesisir dari perubahan iklim. Pemerintah Sumbar juga mengangkat isu lokal, yaitu mengenai sampah dan menggiatkan gerakan Sumbar bersih dalam peringatan yang dilaksanakan pada Senin (16/6) di Taman Budaya, Padang.
Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno menyampaikan pesan Menteri Lingkungan Hidup serta mengajak masyarakat Sumbar berpartisipasi dalam gerakan Sumbar bersih. Turut hadir pula pada acara ini, Walikota Padang Mahyeldi Ansyarullah, Ibu Ida Muslim Kasim, Kepala Bapedalda, Forkopimda Provinsi, dan SKPD Provinsi dan Kota Padang.
“Program gerakan Sumbar bersih ini merupakan agenda kegiatan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumbar, yang bertujuan untuk memotivasi masyarakat dan kalangan swasta untuk berpartisipasi dalam meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan. Semoga dengan kegiatan yang dilakukan ini, semakin meningkatkan kepedulian kita dalam menyelamatkan lingkungan melalui berbagai upaya bersama dan tindakan nyata dengan sasaran lokasi yang mencakup seluruh fasilitas puplik, seperti pembersihan Pantai Padang,” ungkap Irwan Prayitno dalam sambutannya.
“Seluruh pihak swasta baik perusahaan dan organisasi masyarakat, diharapkan dapat menjaga kebersihan lingkungan. Guru-guru di sekolah dapat melakukan kegiatan bersih lingkungan sekolah yang bebas sampah dan menjaga lingkungan sekitar. Masyarakat juga diharapkan dapat membersihkan lingkungan, melalui gerakan Sumbar bersih yang akan dilakukan berlanjutan ini,” tambahnya.
Dalam peringatan tersebut, Kepala Bapedalda, Asrizal Asnan menambahkan hari lingkungan hidup dan gerakan Sumbar bersih yang dicanangkan Pemprov Sumbar bertujuan untuk terciptanya kebersihan lingkungan yang menyeluruh dan berkelanjutan, serta sehat melalui kegiatan pengolahan sampah dan sanitasi dilingkungan rumah tangga, lingkungan perkotaan dan fasilitas-fasilitas umum.
“Peringatan hari lingkungan hidup ini disejalankan dengan gerakan Sumbar bersih dalam bentuk goro massal yang dipusatkan di Pantai Padang bekerjasama dengan Pemerintah Kota Padang,”kata Asrizal.
Selain mempromosikan gerakan Sumbar bersih, peringatan kali ini diisi pula dengan pemberian berbagai macam penghargaan lingkungan kepada daerah, sekolah, perusahaan dan rumah sakit di Sumbar, antara lain penghargaan penyusunan buku Status Lingkungan Hidup Daerah, terbaik pertama diraih Bupati Kabupaten Dharmasraya, terbaik kedua diraih Walikota kota Padang, dan terbaik ketiga diraih Bupati Kabupaten Agam. [pks.or.id]
Label:
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
June 19, 2014
posted by @Adimin
Anis Matta Optimistis Prabowo-Hatta Menang di Sulsel
Makassar - Usai mendampingi Prabowo Subianto melakukan kampanye di Stadion Mattoanging, Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (17/6) kemarin. Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Anis Matta mengungkapkan rasa optimisnya akan kemenangan pasangan Prabowo-Hatta pada Pilpres 9 Juli mendatang.
"Luar biasa massa hari ini. Saya yakin Prabowo-Hatta bisa memenangkan pemilihan nanti. Prabowo-Hatta diusung oleh 6 partai, semua mesin partai bergerak kompak," ungkap pria kelahiran Bone itu.
Pada kesempatan lain, beberapa lembaga survei menyatakan tren Prabowo-Hatta terus melonjak. Lembaga Survei Nasional (LSN) melansir elektabilitas pasangan Prabowo-Hatta unggul dari Jokowi-JK di Sulsel. Prabowo-Hatta mencapai 43,3 persen, sementara Jokowi-JK 42 persen.
Hasil survei yang dirilis Celebes Research Center (CRC) bekerja sama dengan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sulsel juga menyebutkan bahwa pemilih pemula di Sulsel lebih menginginkan Prabowo menahkodai Indonesia. Survei terhadap responden berusia 17-35 tahun didapatkan hasil elektabilitas Prabowo sebesar 31 persen, sedangkan Jokowi 27 persen.
Tak hanya itu, dari survei Pol-Tracking Institute diperoleh hasil bahwa tren Prabowo-Hatta meningkat, sementara Jokowi-JK merosot selama dua bulan terakhir.
"Prabowo-Hatta terus naik. Pada Maret mendapatkan angka 27,9 persen dan Mei menjadi 41,1 persen. Pada Maret Jokowi-JK 54,9 persen, namun pada Mei menjadi 48,5 persen," kata Direktur Eksekutif Pol-Tracking Institute, Hanta Yuda, saat memaparkan hasil surveinya di Morrissey Hotel Jakarta Selatan baru-baru ini. [Humas PKS Sulsel]
Label:
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
June 18, 2014
posted by @Adimin
PKS Apresiasi Keberanian Risma Tutup Dolly
Written By Anonymous on 18 June, 2014 | June 18, 2014
Jakarta - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengapresiasi langkah Walikota Surabaya, Tri Rismaharini menutup lokalisasi Dolly. PKS menilai Risma telah melakukan langkah berani mengubah wajah Kota Surabaya.
"Kami mengapresiasi keberanian Ibu Risma," kata Ketua Fraksi PKS, Hidayat Nur Wahid kepada wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Rabu (18/6).
Lokalisasi menjadi persoalan serius di berbagai Kota Besar. Hidayat mengatakan penutupan lokalisasi perlu diikuti berbagai langkah nyata pemberdayaan terhadap orang-orang yang selama ini hidup dari bisnis tersebut. "Tidak hanya menutup karena mereka tidak punya keahlian dan modal melanjutkan hidup," ujarnya.
Anggota Komisi VIII DPR ini mengatakan pemerintah pusat sudah menyiapkan anggaran untuk pemberdayaan pada pencari hidup di Dolly. "Menteri sosial sudah menganggarkan Rp 8 triliun untuk ini," katanya.
Hidayat menegaskan negara tidak boleh absen dalam memberikan lapangan kerja dan sumber penghasilan halal kepada warganya. Negara bisa menggandeng lembaga-lembaga pengelola keuangan syariah apabila mengalami kesulitan permodalan untuk pemberdayaan sosial.
"Menggandeng Baznas (Badan Zakat Nasional) Bank-bank syariah untuk mendapatkan permodalan," ujarnya. [http://www.republika.co.id]
Label:
SEPUTAR PKS,
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
June 18, 2014
posted by @Adimin
Elektabilitas Jokowi Terkunci, Prabowo Tidak Terbendung
Jakarta - Sejumlah lembaga survei menyatakan, elektabilitas pasangan capres-cawapres nomor urut 1, Prabowo-Hatta terus naik. Tren elektabilitas pasangan tersebut secara meyakinkan telah memasuki fase positif.
Pengamat politik Jari-Nusa Deni Lesmana mengatakan, terus meningkatnya elektabilitas Prabowo-Hatta menjadi ancaman tersendiri bagi pasangan Jokowi-JK.
Apabila tren tersebut tidak mampu dibendung, besar kemungkinan Prabowo-Hatta memenangi pemilu presiden 9 Juli 2014 mendatang.
“Saya tidak bicara survei mana yang paling layak dipercaya. Yang jelas, baik survei yang mengunggulkan Prabowo-Hatta maupun Jokowi-JK, tren nomor 1 terus positif,” kata Deni, Jakarta, Selasa (17/6).
Ditegaskan, jika dalam praktiknya kubu Prabowo-Hatta berhasil merebut hati masyarakat yang belum menentukan pilihan, maka kemungkinan besar bisa memenangi pilpres. Begitu pula sebaliknya, dengan kubu pasangan Jokowi-JK.
“Cuma, kan catatannya, tren Jokowi-JK seperti terkunci, cenderung negatif,” ucapnya.
Pengamat politik Universitas Jayabaya, Igor Dirgantara menyatakan, Prabowo dan Hatta lebih mendapatkan sentimen positif masyarakat, karena efek mekanisme partai yang bekerja.
"Pilpres memang mengutamakan figur, tapi yang melakukan sosialisasi figur adalah partai," ucapnya.
Saat ini diyakini media sosial juga sangat mempengaruhi maju mundurnya elektabilitas. Respons pengguna medsos terhadap Prabowo dan Hatta sangat baik. [beritasatu.com]
Label:
EDITORIAL,
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
June 18, 2014
Adalah Indikator Politik Indonesia, lembaga survei yang bekerja sama dengan Metro TV. Kemarin malam (15/6), beberapa menit pasca debat capres putaran kedua, pihak dari IPI diundang dalam acara di Metro TV dan langsung mengumumkan hasil survei yang dilakukan dengan menelepon responden (telesurvei). Ini aneh karena dengan jeda waktu yang hanya beberapa menit pasca debat dilakukan, pihak IPI sudah tahu hasil survei terbaru. Secepat itukah mereka menelepon para responden sebanyak 4 ratusan responden seperti yang diakui pihak IPI? Dan ternyata telesurvei dilakukan hanya setelah responden menyaksikan sesi kedua dan sesi pertama debat putaran kedua. Apakah fair?
Tujuan dan Metode Survei
Dari hasil survey di situs resmi IPI yang bisa diunduh dan dilihat di sini, tujuan survei adalah: Ingin mengetahui kecende rungan prilaku pemilih terhadap calon-calon presiden. Ingin menge tahui persepsi pemilih tentang performa ca- pres dalam acara debat tanggal 15 Juni 2014.
Dengan hanya 4 ratusan responden, Metro TV dengan bangganya mengumumkan kalau JKW duduk di posisi teratas. Penayangan terhadap hasil survei ini ditayangkan dengan intens lewat video grafis yang menggoda masyarakat televisi.
Hingga saat ini, poling The President ala Mario Teguh masih menempatkan Prabowo sebagai capres yang paling banyak dipilih ketimbang JKW.
sumber : http://muslimina.blogspot.com/2014/06/survey-di-metro-tv-penuh-rekayasa.html
posted by @Adimin
Survey Metro TV Penuh Rekayasa . . . . .
PERCAYAKAH dengan survei
ala Metro TV yang mendudukkan JKW/JK di posisi teratas ketimbang Prabowo/Hatta?
Apakah survei itu bisa dianggap sebagai bagian dari propaganda Metro TV
yang konsisten mempertahankan dan meningkatkan elektabilitas JKW?
Adalah Indikator Politik Indonesia, lembaga survei yang bekerja sama dengan Metro TV. Kemarin malam (15/6), beberapa menit pasca debat capres putaran kedua, pihak dari IPI diundang dalam acara di Metro TV dan langsung mengumumkan hasil survei yang dilakukan dengan menelepon responden (telesurvei). Ini aneh karena dengan jeda waktu yang hanya beberapa menit pasca debat dilakukan, pihak IPI sudah tahu hasil survei terbaru. Secepat itukah mereka menelepon para responden sebanyak 4 ratusan responden seperti yang diakui pihak IPI? Dan ternyata telesurvei dilakukan hanya setelah responden menyaksikan sesi kedua dan sesi pertama debat putaran kedua. Apakah fair?
Tujuan dan Metode Survei
Dari hasil survey di situs resmi IPI yang bisa diunduh dan dilihat di sini, tujuan survei adalah: Ingin mengetahui kecende rungan prilaku pemilih terhadap calon-calon presiden. Ingin menge tahui persepsi pemilih tentang performa ca- pres dalam acara debat tanggal 15 Juni 2014.
Dan metode yang dilakukan adalah: Sur- vei dilakukan dengan cara telesurvei,
yaitu responden diwawan- carai melalui kontak telepon. Data nomor telepon
responden diambil dari responden Exit Poll pada Pileg 9 April 2014. Wawanca- ra
dilakukan dalam dua sesi. Sesi pertama sebelum acara debat, dan>wawancara
dimulai setelah sesi kedua acara debat berakhir.Responden yang berhasil
diwawancarai pada sesi pertama dan sesi kedua sebanyak 466 responden.
Survei Narsis?
Dengan hanya 4 ratusan responden, Metro TV dengan bangganya mengumumkan kalau JKW duduk di posisi teratas. Penayangan terhadap hasil survei ini ditayangkan dengan intens lewat video grafis yang menggoda masyarakat televisi.
Kita lihat fanpage resmi
IPI, di sana terlihat ada beberapa foto JKW yang mengindikasi kalau IPI memang
berpihak pada JKW. Bolehkah seseorang menganggap kalau survey IPI itu kurang
bisa dipercaya karena tidak objektif atau tidak kredibel? Atau masyarakat yang
dijadikan responden adalah masyarakat ‘tertentu’?
Kita lihat poling Mario Teguh yang punya acara sendiri di Metro TV, Golden Ways. Seminggu lebih sejak poling diedarkan, sudah ada 6 ratus ribu netizen yang menggunakannya. Angka ini cukup banyak ketimbang responden IPI yang hanya 4 ratusan saja. Sementara poling Mario Teguh lebih dapat dipercaya karena sistem poling adalah satu responden = satu komputer (satu browser). Jadi pemilih tidak bisa memilih untuk yang kesekian kali di poling yang sama.
Kita lihat poling Mario Teguh yang punya acara sendiri di Metro TV, Golden Ways. Seminggu lebih sejak poling diedarkan, sudah ada 6 ratus ribu netizen yang menggunakannya. Angka ini cukup banyak ketimbang responden IPI yang hanya 4 ratusan saja. Sementara poling Mario Teguh lebih dapat dipercaya karena sistem poling adalah satu responden = satu komputer (satu browser). Jadi pemilih tidak bisa memilih untuk yang kesekian kali di poling yang sama.
Hingga saat ini, poling The President ala Mario Teguh masih menempatkan Prabowo sebagai capres yang paling banyak dipilih ketimbang JKW.
sumber : http://muslimina.blogspot.com/2014/06/survey-di-metro-tv-penuh-rekayasa.html
posted by @Adimin
Label:
TOPIK PILIHAN
June 18, 2014
posted by @Adimin
Tiga Ulama Besar Mekkah dan Madinah Dukung Prabowo-Hatta
Jakarta - Menjelang pemilihan presiden, pasangan Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa mendapat dukungan dari luar negeri yaitu para ulama di Mekkah dan Madinah, Arab Saudi.
Mereka ialah Syeikh Sayyid Ahmad bin Muhammad Alawi Al Maliki, Syeikh Sayyid Abbas Alawi Al Maliki dan Syeikh Habib Zain bin Smith, yang juga mengirim doa untuk pasangan capres-cawapres tersebut.
Dukungan ulama besar Mekkah, berawal pada awal Juni lalu, sebanyak 14 ulama antara lain KH Mustofa Aqil dari Cirebon, KH. Sayuti Thoha dari Banyuwangi dan KH Maksum menunaikan ibadah umroh.
Selain beribadah, ke-14 ulama juga menemui tiga ulama besar yang sangat dihormati dan menjadi rujukan ulama-ulama di Indonesia yang juga mayoritas ulama Ahlus Sunnah Wal Jama'ah.
Pada kesempatan itu, secara khusus dua ulama tersebut menulis surat dukungan dan doa kepada Prabowo-Hatta.
"Saya memohon kepada Allah SWT pertolongan, jalan kebaikan serta kemenangan bagi calon presiden Bapak Prabowo dan wakilnya Bapak Hatta Rajasa. Saya Memohon kepada Allah agar beliau berdua selalu mendapatkan taufik dan hidayah-Nya," kata Sayyid Ahmad, dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Selasa (17/6).
Sayyid berpesan kepada khususnya pasangan calon presiden untuk selalu menjunjung tinggi agama Allah, Sunnah Rasul, selalu membela kebenaran dan keadilan agar selalu ada dalam prioritas pemikirannya, sehingga Allah berkenan memberikan keberkahan dalam pemerintahannya dan juga memberikan perlindungan bagi Prabowo-Hatta.
Tak lupa, Sayyid Ahmad juga mendoakan agar Prabowo-Hatta dibimbing ke arah yang tepat untuk mengantarkan Indonesia berada dalam pemerintahan dan rakyat, menuju puncak kejayaan dalam segala bidang.
"Saya merasa bangga menyambut kedatangan beliau, nanti setelah terpilih menjadi presiden," ucapnya.
Sayyid Abbas juga mengungkapkan penghargaan dan kebahagiaan dalam pertemuan dengan 14 ulama Indonesia itu. Pertemuan ini berlangsung pekan lalu di Mekkah.
"Kami semua mendoakan dan mendukung Bapak Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden (Prabowo Subianto dan M Hatta Rajasa) agar diterima oleh semua. Kami berwasiat agar bertakwa di manapun Bapak berada. Insya Allah Bapak berdua terpilih menjadi Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia," ujarnya. [beritasatu.com]
Label:
TOKOH,
TOPIK PILIHAN




