pic

Powered by Blogger.

Humas PKS Ikuti Worshop Jurnalistik Pada Rapat Koordinasi

Humas PKS se-Sumatera Barat melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) yang berlangsung pada tanggal 4 - 6 November 2022 di Padang, Senin (5/11) ...

Search This Blog

Latest Post

Prabowo-Hatta Tren Positif, Jokowi-JK Negatif

Written By Anonymous on 23 June, 2014 | June 23, 2014

Headline

Jakarta - Menjelang pemungutan suara pilpres 9 Juli mendatang elektabilitas dari pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa memasuki fase tren positif merangkak naik mengalahkan pasangan Joko Widodo (Jokowi)-Jusuf Kalla (JK) yang memasuki fase tren negatif.

Hal tersebut tertuang dalam hasil survei yang dirilis Pusat Kajian Kebijakan dan Pembangunan Strategis (Puskaptis), Minggu, (22/6/2014).

Direktur Puskaptis Husin Yazid mengatakan, dari survei yang dilangsungkan di 33 provinsi di seluruh Indonesia, pasangan capres nomor urut satu itu memperoleh 45,60% suara sedangkan pasangan Jokowi-JK mendulang 43,21% suara.

"Dengan data ini menunjukan bahwa pasangan Prabowo-Hatta memasuki fase tren positif naik sementara Jokowi-JK mulai stagnan dan cenderung masuk fase tren negatif," kata Husin.

Survei yang dilakukan pada 16 hingga 21 Juni 2014 ini juga memetakan beberapa wilayah yang menjadi basis kekuatan dari pasangan koalisi Merah Putih.

"Wilayah yang menjadi keunggulan pasangan Prabowo-Hatta ada di wilayah Indonesia bagian barat dan tengah (Pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan), sedangkan. Pasangan Jokowi-JK unggul di tiga wilayah Indonesia timur ( Bali, Sulawesi, Papua-Maluku," jelasnya.

"Hal ini harus menjadi perhatian tim sukses mengingat wilayah Pulau Jawa dan Sumatera pendukuknya sekitar 59% dan 21% dari penduduk Indonesia, artinya mereka harus mengoptimalkan elektabilitasnya," tambahnya.

Tidak hanya itu, menurutnya, elektabilitas pasangan Prabowo-Hatta meningkat lantaran masyarakat sudah melihat mantan Danjen Kopasus tersebut dalam acara debat capres yang sudah digelar sebanyak dua kali.

"Yang mempengaruhi elektabilitas Prabowo-Hatta adalah masyarakat mampu melihat visi dan misinya secara jelas melalui acara debat capres, tidak bisa dipungkiri hal itu sangat berpengaruh pada elektabilitas Prabowo,"katanya.

Seperti diketahui, survei ini menggunakan tehnik multistage random sampling dengan responden sebanyak 2400 responden. Margin Error 1,8% serta melalui wawancara tatap muka dengan kuesioner. [inilah.com]


posted by @Adimin

PKS : Jokowi Jangan Klaim Kemerdekaan Palestina

Headline

Jakarta - Presiden Partai Kesejahteraan Sosial (PKS) Anis Matta menilai calon presiden Joko Widodo atau Jokowi hanya mengklaim politik luar negerinya dengan memerdekakan negara Palestina.

Pasalnya, memerdekakan suatu negara sudah menjadi kewajiban Indonesia sesuai dengan yang tertuang di dalam UUD 1945.

"Membantu kemerdekaan Palestina itu adalah tugas konstitusi kita, bagi siapa yang memimpin pemerintahan," kata Presiden PKS Anis Matta, usai menghadiri Debat Capres di Holiday Inn, Kemayoran, Jakarta Utara, Minggu (22/6/2014) malam.

Menurutnya, program Jokowi itu tidak substansi. "Jadi itu bukan suatu yang spesifik. Itu sudah ada dalam konstitusi kita," ujarnya.

Sebelumnya, pada debat capres, Jokowi mengatakan akan memerdekakan Palestina dan mendukung menjadi anggota penuh PBB. Namun hal itu sudah tertuang dalam UUD 1945. [inilah.com]


posted by @Adimin

Inilah Lima Blunder Jokowi di Debat Capres Ketiga

Headline

Jakarta - Calon presiden bernomor urut dua Joko Widodo, sering terlihat gugup dalam setiap acara Debat Capres dan setiap berhadapan langsung dengan Capres nomor urut satu, Prabowo Subianto.

Dalam Debat Capres ketiga dengan tema Politik Internasional dan Ketahanan Nasional, Jokowi sedikitnya melakukan blunder sebanyak lima kali. Hal ini dikatakan oleh Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon usai menghadiri Debat Capres Ketiga di Holiday Inn, Jakarta Utara.

Pertama saat ditanya Prabowo tentang laut Cina Selatan oleh Prabowo, Jokowi menjawab Indonesia tidak punya kepentingan berarti di laut yang strategis itu. "Tadi saya kira pak Jokowi tidak mampu menjawab itu. Saya kira Jokowi tidak mengerti masalah itu," katanya, Minggu (22/6/2014) malam.

Sementara itu, blunder yang kedua Jokowi yakni dijelaskan oleh Ketua Tim Pemenangan Prabowo-Hatta mengenai pertahan dan ketahanan. Saat itu Jokowi mengatakan ketahanan dan pertahanan adalah untuk merekrut TNI.

"Ketahanan itu seperti sumber daya air, alam, sedangkan pertahanan itu urusan TNI," kata ketua tim pemenangan Prabowo-Hatta, Mahfud MD dalam kesempatan yang sama.

Ketiga yaitu, Jokowi melakukan blunder tentang penjualan aset Indosat, oleh Megawati Soekarnoputri. Jokowi mengatakan, penjualan aset Indosat karena terjadi krisis, sedangkan krisis saat itu sudah berlalu. Seperti yang disampaikan Akbar Tandjung yang dinilai ada kepentingan dan bukan karena ada krisis, karena penjualan Indosat terjadi pada tahun 2001. Sedangkan krisis di Indonesia terjadi pada tahun 1998.

"Jadi sebetulnya nggak relevan krisis alasan utama, karena dibalik itu ada kepentingan kan. Jual beli bukan karena dia bayangkan karena ada krisis 98-99, peristiwanya (penjualan Indosat) 2001, Megawati (tahun) 2001," kata Akbar Tandjung.

Kemudian blunder keempat, soal kemerdekaan Palestina, kemerdekaan Palestina bukanlah program seorang capres, tetapi amanat konstitusi. Seperti halnya yang disampaikan Presiden Partai Kesejahteraan Sosial (PKS) Anis Matta.

"Membantu kemerdekaan Palestina itu adalah tugas konstitusi kita, bagi siapa yang memimpin pemerintahan. Jadi itu bukan suatu yang spesifik. Itu sudah ada dalam konstitusi kita," pungkasnya.

Dan blunder kelima Jokowi adalah perihal Alat Utama Sistem Persenjataan (Alutsista) TNI seperti Tank Leopard dan Anoa. Menurutnya Leopard tidak cocok untuk Indonesia.

"Menurut saya Leopard penting, mengingat wilayah Indonesia yang besar, dalam menjaga pertahanan. Kan itu sudah dikaji oleh pakar-pakarnya. Vietnam saja pada perang terakhir, menggunakan Leopard dari Vietnam. Bukan hanya tank, kita juga perlu jet tempur, helikopter dan kapal selam," jelas Prabowo dalam debatnya. [inilah.com]


posted by @Adimin

Anis Matta: Indonesia Butuh Pemimpin yang Otentik, Bukan Polesan

Written By Anonymous on 22 June, 2014 | June 22, 2014


Twit @anismatta
(Sabtu malam, 21/6/2014)

Alhamdulillah.. Baru saja mendarat di Jakarta..

Banyak pertanyaan via mention.. InsyaALLAH sebagian besar akan terjawab dalam kultwit saya sebentar lg..

Alhamdulillah, kampanye pilpres berjalan lancar.. Suasana mulai hangat, kedua pihak berlomba2 di dlm kebaikan..

Kedua tim capres sedang melakukan "total football", walau Belanda sendiri sudah tidak menerapkannya sbg akibat globalisasi..

Pd hari Ahad, 22 Juni besok, kita akan menegaskan sikap & pilihan kita di Gelora Bung Karno..

Tempat bersejarah yg dibangun Bung Karno utk menempatkan Indonesia sejajar dgn bangsa2 lain di dunia..

Pd hari Ahad nanti kita akan menyerap semangat yg diwariskan Bung Karno utk menolak jd bangsa kuli dan kuli bangsa2 lain..

Bagi saya, terbentuknya koalisi pendukung Prabowo adlh sebuah keniscayaan kristalisasi politik yg alamiah..

Sebelum ini, komposisi koalisi juga relatif sama.. Hanya skrg minus PKB, plus Gerindra.. Sisanya sama..

Inilah koalisi kanan-tengah yg terbangun secara alamiah, atas dasar spektrum ideologi yg berdekatan..

Koalisi ini juga mencerminkan spektrum ideologi politik rakyat kebanyakan, walau sebagian tdk diartikulasikan..

Krn itu koalisi Prabowo mendapat dukungan yg luas dr rakyat, krn persamaan spektrum itu.. Spt pemancar yg ditangkap oleh radio di rumah2..

Kepercayaan & dukungan kpd Prabowo semakin meningkat, itu terasa dlm acara di daerah2.. Dukungan yg tulus..

Juga ketika saya & Prabowo berdialog dgn warga masyarakat.. Dialog yg alami.. Bukan dirancang utk diliput TV..

Krn itu acara di Gelora Bung Karno nanti adlh konfirmasi & penegasan dukungan yg berdasarkan kesamaan gagasan..

Dukungan alamiah, bukan krn popularitas figur, apalagi krn polesan pencitraan media.. Dukungan terhadap pribadi yg otentik..

Saya mengundang para sahabat utk hadir di Gelora Bung Karno pd hari Ahad besok, utk berSATU, menyatakan sikap politik yg SATU..

Bahwa Indonesia membutuhkan pemimpin otentik yg memberi harapan, bukan pemimpin polesan yg menyajikan hiburan..

Bahwa dukungan kpd Prabowo lahir dr kesamaan gagasan & cita2, Indonesia yg kuat, maju, adil & sejahtera..

Sekarang saatnya.. Kobarkan semangat Indonesia!!



posted by @Adimin

Sandiaga Uno: Prabowo Lepas Sekali...


JAKARTA - Perwakilan tim ekonomi Prabowo-Hatta, Sandiaga Salahudin Uno, puas dengan penampilan Prabowo malam ini dalam "Dialog Kadin dengan Capres-Cawapres", di Jakarta, Jumat (20/6/2014).

"Prabowo lepas sekali," katanya sambil tersenyum kepada wartawan. Bos PT Saratoga Investama Sedaya itu menambahkan, meskipun mantan orang militer, Prabowo juga seorang pengusaha.

Inilah yang menjadikan Prabowo terlihat luwes berdialog dengan pengusaha. "Pak Prabowo juga sudah menunjukkan bahwa Indonesia open for business. Sehingga kalau kemarin ada investor yang khawatir dengan kebijakan Prabowo, sekarang kekhawatiran itu hilang," katanya.

Dalam dialog yang digelar Kadin malam ini, Prabowo mendapatkan urutan pertama untuk memaparkan visi dan misinya. Setelah itu, giliran Joko Widodo dan Jusuf Kalla yang memberikan pemaparan. [kompas]
 

posted by @Adimin

Lindungi Prabowo, PKS Terjunkan 20.000 Relawan


Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Wilayah DIY menerjunkan 20.000 relawan PKS ke rumah-rumah warga untuk mengkampanyekan Calon Presiden dan Wakil Presiden Nomor Urut 1. Upaya tersebut sekaligus menangkal “serangan” kepada Prabowo Subianto yang akhir-akhir ini gencar.

PKS menganggap serangan yang dilakukan lawan politik Prabowo sudah meresahkan. Isu penculikan aktivis 1998 masuk ranah hukum militer dan harus diselesaikan di internal sesuai mekanisme militer.

“Tidak perlu dibawa ke ranah politik,” kata Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS Sukamto di Warung Makan Cimoll Jalan Ipda Tut Harsono, Jumat (20/6/2014)

Menurut Sukamto, saat ini persaingan pemilihan presiden, bukan saatnya lagi mengungkit-ungkit masa lalu. Prabowo, kata Sukamto, pada 2009 lalu digandeng menjadi calon wakil presiden Megawati Soekarnoputri. Kendati demikian, Sukamto menyerahkan persoalan personal prabowo kepada tim Prabowo yang mengetahui persis persoalan mantan Komandan Jenderal Kopassus tersebut.

“PKS DIY akan mengerahkan 20.000 kader lakukan kampanye door to door.” Kata Sukamto.

Sekretaris DPW PKS DIY Zuhrif Hudaya mengungkapkan model kampanye door to door yang dilakukan PKS adalah model kampanye yang menjadi ciri khas dan keunggulan PKS. Dengan model tersebut juga bisa menangkal isu-isu negatif yang selama ini digencarkan lawan politik Prabowo-Hatta.

“Dengan kampanye door to door melalui relawan ini bisa mencegah isu negatif tentang Prabowo,” ujar Zuhrif

Ditambahkan Zuhrif, PKS juga sudah menyiapkan ribuan kader untuk menjadi saksi sebagai upaya mengantisipasi kecurangan saat pencoblosan hingga penghitungan suara. Pola saksi yang diterapkan adalah saksi berlapis baik di Tempat Pemungutan Suara (TPS), PPS, PPK sampai di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten dan Kota.

“Kami komitmen akan mengawal suara secara ketat untuk mengurangi kemungkinan terjadinya kecurangan,” kata dia.[solopos/dm/pksnongsa]



posted by @Adimin

Ini Alasan Elektabilitas Jokowi Tersalip Prabowo

Written By Anonymous on 21 June, 2014 | June 21, 2014


JAKARTA - Hasil survei belakangan ini yang ditunjukkan beberapa lembaga menunjukkan tren elektabiltas Joko Widodo terus melorot. Posisi Jokowi yang sebelumnya sangat mendominasi pertarungan, kini telah disalib Prabowo Subianto.

Data Pusat Kajian Kebijakan dan Pembangunan Strategis (Puskaptis) terakhir menyebutkan elektabilitas Jokowi-JK turun menjadi 42,79 persen dan Prabowo meraih 44,69 persen. Direktur Puskaptis Husin Yazid mengatakan bahwa masyarakat menginginkan sosk pemimpin yang tegas, berani dan berwibawa. “Faktor keamanan adalah salah satu kebutuhan masyarakat,” kata Husin saat dihubungi wartawan, Jumat (20/6)

Dia menyatakan, keamanan yang dimaksud bukan hanya dari ancaman luar, tapi juga keamanan dalam hal bidang ekonomi. “Ekonomi Global sudah berlangsung, masyarakat butuh proteksi dalam bidang ekonomi. Dalam hal ini masyarakat mempercayai Prabowo bisa melakukan perlindungan tersebut,” ujarnya.   
Faktor kedua adalah masyarakat memilih Prabowo, lantaran presiden akan membawa nama Indonesia di mata dunia. Dalam hal ini, ketua dewan pembina Partai Gerindra itu lebih bisa dipercaya, untuk memberikan kewibawaan pada Tanah Air. Artinya, citra dan nilai Indonesia di mata dunia bisa dijaga oleh Prabowo.

Selain itu faktor yang juga banyak berpengaruh terhadap menurunnya elektabilitas Jokowi adalah serangan brutal yang bertubi-tubi alias menyerang tanpa dasar. "Masyarakat bisa melihat hal itu dan itu memberikan rasa simpati kepada Prabowo,” kata Husin.

Dia mengatakan selama ini banyak sekali rumor yang diembuskan untuk menjatuhkan Prabowo. Namun menurut Husein, saat ini masyarakat sudah jauh lebih cerdas karena derasnya arus informasi. Akibatnya rumor yang tidak berdasar sejatinya sudah mereka bisa pilah-pilah.

Penyebab lainnya adalah penguasaan daerah dari ketokohan cawapres. Keberadaan JK sebagai pendamping Jokowi tidak mendongkrak suara secara siginifikan. Berbeda dengan Hatta Rajasa yang menjadi wakil Prabowo, figur Hatta dinilai menjadi penopang suara.

"Sekitar 21 persen pemilih ada di pulau Sumatra dan Hatta Rajasa mampu menguasai daerah ini dengan baik. JK, meskipun menguasai daerah Sulawesi namun pemilih di sana hanya sekitar tuju persen," jelas Husin.

Husin menambahkan, bergabungnya mayoritas kader Demokrat dalam koalisi Prabowo-Hatta, juga turut berpengaruh. “Banyak masyarakat yang masih menyukai figur SBY." [ROL]



posted by @Adimin

Survei Vox Populi: Elektabilitas Prabowo-Hatta Lampaui Jokowi-JK Hingga 15,1%


JAKARTA - Vox Populi Survey merilis survei yang menunjukkan elektabilitas calon presiden dan calon wakil presiden Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa lebih unggul dibanding capres-cawapres lainnya, yakni Joko Widodo dan Jusuf Kalla.

Dalam survei tersebut, Prabowo-Hatta memiliki elektabilitas 52,8 persen, sedangkan Jokowi-JK 37,7 persen. Yang tidak memberi jawaban dalam survei itu ialah sebesar 9,5 persen.

"Dari berbagai kelompok masyarakat yang ada, terlihat bahwa Prabowo-Hatta selalu unggul elektabilitasnya dibanding Jokowi-Kalla," ujar Direktur Eksekutif Vox Populi Survei, Basynursyah, saat memaparkan hasil survei di Whiz Hotel Cikini, Jalan Cikini Raya, Jakarta Pusat, Jumat (20/6/2014).

Basynursyah mengatakan, unggulnya elektabilitas Prabowo-Hatta disebabkan oleh tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Prabowo-Hatta untuk memecahkan segala persoalan bangsa, seperti nasionalisme yang mulai pudar dan ekonomi kapitalis yang menyengsarakan bangsa.

Prabowo-Hatta juga dianggap memiliki ketegasan, integritas, kejujuran, dan moral yang tinggi untuk bisa memecahkan permasalahan tersebut. Sementara itu, menurunnya elektabilitas Jokowi-JK, lanjut Basynursyah, disebabkan Jokowi dianggap tidak mampu menyelesaikan masalah kemacetan dan banjir di Jakarta yang hingga kini masih terjadi.

Tak hanya itu, kasus bus transjakarta yang ditangani oleh Kejaksaan Agung, yang diduga melibatkan Jokowi, juga mempunyai pengaruh akan turunnya elektablilitas Jokowi-JK. Survei ini dilaksanakan pada tanggal 3-15 Juni 2014 dengan populasi warga Indonesia yang memiliki hak pilih dalam pemilihan umum.

Survei menggunakan metode multistage random sampling dengan jumlah sampel yang ditetapkan sebanyak 5.226, tetapi yang berhasil dianalisis sebanyak 4.998 sampel. Toleransi kesalahan survei ini adalah sebesar /- 1,8 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Survei ini dibuat dan dibiayai oleh Vox Populi dan dibantu oleh Persatuan Wartawan Republik Indonesia. [kompas]



posted by @Adimin

Irwan Prayitno: Organisasi Harus Tepat Ukuran Dan Fungsi


Gubernur Sumatra Barat (Sumbar) Irwan Prayitno mengatakan menjalankan sebuah organisasi harus tepat ukuran dan fungsi sehingga reformasi dan birokrasi berjalan sebagaimana tuntutan undang-undang.

"Kita butuh organisasi yang betul-betul dapat menjalankan roda pemerintahan dengan baik, tepat ukuran dan tepat fungsi, sehinga reformasi dan birokrasi berjalan sebagaimana tuntutan undang-undang," ujar Irwan saat melantik Forum Komunikasi keorganisasian Provinsi dan Kabupaten/kota se-Sumatra Barat sekaligus membuka Rapat Koordinasi Teknis Kelembagaan Kabupaten/Kota di hotel Pangeran City Padang, pada Rabu (18/6) lalu.

Pada kesempatan itu Irwan juga menyampaikan agar dapat menyempurnakan kebutuhan organisasi yang ada di daerah masing-masing.

“Tepat fungsi bagaimana suatu organisasi atau lembaga bisa menjalankan amanah sesuai dengan fungsi dan tugas pokoknya, jadi tepat fungsi itu bagaimana berjalan secara profesional," tegasnya.

Irwan juga berharap organisasi yang dibuat sesuai dengan kebutuhan. Sebuah struktur baru yang semestinya dibuat demi membantu tugas-tugas khusus dan sesuai dengan ukuran yaitu tepat fungsi, ukuran perbaikan Kelembagaan (organisasi).

"Organisasi sebagai salah satu aspek penting yang harus diperhatikan dalam melakukan penyelenggaraan Reformasi Birokrasi. Penyelenggaraan organisasi paling tidak mempunyai tiga unsur, yaitu, adanya orang yang bekerja, adanya kerjasama dan adanya tujuan yang akan dicapai oleh organisasi tersebut," katanya.

Menurut Irwan yang merupakan kader PKS ini, dalam prilaku organisasi unsur pekerja dan kerjasama merupakan hal yang rutin terjadi sebagaimana mestinya perjalanan organisasi sebelumnya.

"Dalam reformasi birokrasi ini yang lebih penting lagi adalah bagaimana kita menentukan kejelasan titik akhir atau tujuan  apa  yang akan dicapai," jelasnya.

Tentunya, lanjut Irwan, pencapaian tujuan melalui prosedur, program, pola (network), kebijaksanaan (policy), strategi, anggaran (budgeting), dan peraturan-peraturan (regulation) yang telah ditetapkan. Selain pentingnya ketiga unsur tersebut, penciptaan lingkungan organisasi yang kondusif mutlak diperlukan dalam kesuksesan penyelenggaraan reformasi birokrasi.

"Hal ini dikarenakan organisasi merupakan sebagai suatu sistem terbuka yang berada di dalam sebuah lingkungan. Kegiatan organisasi akan merubah lingkungan dan juga sebaliknya lingkungan akan mendorong perubahan pada organisasi. Begitu juga iklim organisasi yang tercipta dalam interaksi antar personil yang terlibat di dalamnya," ungkapnya.[pr/dm/pksnongsa]


posted by @Adimin

20.000 Kader PKS DIY Door to Door Menangkan Prabowo-Hatta


Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DIY telah menyiapkan seluruh sumber daya yang dimiliki guna mendukung agenda pemenangan pasangan Capres Prabowo-Hatta. Sejauh ini agenda konsolidasi internal telah tuntas dilakukan.

Menurut Sukamta, P.hD selaku Ketua DPW PKS DIY, selama 1 bulan semenjak deklarasi dukungan, PKS DIY telah menuntaskan agenda konsolidasi internal dengan kegiatan pemantapan struktur pemenangan hingga level kepengurusan DPRa (kelurahan) dan mensosialisasikan agenda pemenangan kepada seluruh kader PKS dalam agenda Apel Siaga Kader. Kami meyakini 100% kader PKS Solid menjadi mesin pemenangan Prabowo-Hatta.

Selanjutnya pasca agenda konsolidasi, PKS DIY saat ini telah menyiapkan 2 kegiatan utama pemenangan yaitu kampanye dan pengawalan suara. Untuk kampanye, PKS DIY telah memulai dengan memasang 1000 spanduk “Coblos Prabowo-Hatta”.

Tak cukup dengan spanduk sebagai media sosialiasi, guna lebih menguatkan tingkat keterpilihan Prabowo-Hatta, PKS DIY akan mengerahkan dua puluh ribu kader lakukan kampanye door to door. Ini adalah model kampanye selama ini menjadi ciri dan keunggulan PKS. Kami tentu berharap dukungan konkret ini akan menambah dukungan masyarakat kepada Prabowo-Hatta, jelas Sukamta. 

Sementara itu Zuhrif Hudaya selaku Sekum DPW PKS DIY menyampaikan, bahwa tidak kalah penting dari kampanye adalah kegiatan pengawalan suara. Sebagaimana telah diserukan oleh Tim Pusat bahwa untuk mengantisipasi kemungkinan kecurangan dalam proses pencoblosan hingga penghitungan suara akan dilakukan dengan Pola Saksi Berlapis. PKS DIY dalam hal ini akan membantu pengawalan suara secara penuh dengan menyiapkan saksi di 8348 TPS, 438 PPS, 78 PPK dan 6 saksi di KPU Kabupaten/Kota dan Propinsi. Kami telah berkomitmen bahwa PKS akan kawal suara secara ketat sehingga bisa mengurangi kemungkinan terjadinya kecurangan dan jika ada kecurangan pasti akan tercatat/ terekam oleh saksi PKS untuk kemudian bisa ditindaklanjuti oleh Tim Advokasi.

Sebagai penutup, PKS DIY berharap kampanye Pilpres tidak dinodai dengan tindak kekerasan dan kampanye hitam (black campaign). Apalagi kita akan memasuki Bulan Suci Ramadhan, sudah sepantasnya kampanye dilakukan dengan santun dan mendidik. [pkspiyungan]


posted by @Adimin

"Manuver Kepalsuan Akan Ditangkap" by @FahriHamzah #JokowiDisclaimer





Twit @Fahrihamzah

20/06/2014

    Temans,
    Hari ini, ada penyerahan LHP Pemda DKI.
    LHP adalah laporan hasil pemeriksaan BPK.
    Atas kepatuhan..
    
    Laporan itu,
    Seperti laporan pemeriksaan Pemerintah pusat,
    Diserahkan kepada LEgislatif, DPRD.
    
    Mari kita lihat,
    Apakah E-Government,
    Apakah e-procurement,
    Apakah e-budgeting,
    Dll itu...
    Nyata atau khayalan...
    
    Dalam kasus Solo,
    Jelas sudah bahwa,
    Jokowi itu pedagang,
    Bukan pemimpin,
    Dia hanya berkepentingan
    dagangannya laku.
    
    Maka semua hal,
    Dalam pemerintahan,
    Kepentingannya adalah peresmian
    (Masuk Media dapat nama)
    Selanjutnya #nggakMikir
    
    Dia merasa,
    Kalau sudah laku dan dapat untung selesai,
    Dia merasa,
    Kalau sudah peresmian selesai...
    (Otak dagang)
    
    Maka jangan heran,
    Yang kayak begini,
    Meninggalkan banyak masalah...
    Nampak di bukunya,
    Solo adalah bukti.
    
    DKI di depan mata kita,
    Kita melihat banyak masalah.
    Tapi ditutupi.
    Pencitraan kuat sekali.
    Industri media punya mau.
    
    Nah sepertinya,
    Industri media,
    Alat pencitraan ini,
    Sudah punya mau lain,
    Media berbalik,
    Terbelalak,
    ...
    
    Siapa yg bermain dengan media,
    Kalau dia tak memilikinya,
    Waspadalah,
    Sudah banyak korban...
    Jokowi contoh baru..
    
    Buat media sekarang,
    Lebih menarik mengungkap kepalsuan jokowi,
    Daripada sisi aslinya..
    Sebab tidak ada...
    
    Dicitrakan jujur,
    Tetapi kerap berbohong...
    
    Dicitrakan konsisten
    Tetapi kerap berubah....
    
    Dicitrakan sederhana,,
    Tapi hidupnya mewah...
    (Media ungkap harga tas isterinya CHANNEL...)
    
    Masih banyak lagi..
    Itulah kalau kita palsu...
    Mengerikan..
    
    Jadilah apa adanya..
    Prabowo tidak pernah sok miskin...
    Karena keluarganya dikaruniai harta...
    
    Tuhan juga bilang,
    Kalau kalian punya Rizki tunjukkanlah..
    Yg penting halal..
    
    Pencitraan melelahkan aktornya..
    Juga melelahkan Republik Indonesia...
    Inilah yang kita hadapi...
    
    Jokowi naik #esemka
    Datang ke jakarta..
    Dia tahu sebagai pedagang..
    Mobil itu mimpi kita..
    
    Esemka sebagai mimpi
    Bagi jokowi,,,
    Baik untuk ditumpangi...
    Bukan diwujudkan...
    
    Jokowi pandai menumpang di mimpi kita..
    Tak pandai mewujudkannya,,,
    
    Jokowi itu pemain sulap..
    Dia memakai kartu-kartu...
    
    Masuk jakarta
    Jokowi masih mau simsalabim..
    Kita hadang...
    
    Kita rakyat..
    Bukan penonton pertunjukan..
    
    Negara bukan seni pertunjukan..
    Negara adalah cita-cita kehidupan..
    
    Content from Twitter

    Negara adalah kehendak umum..
    Bukan mau satu-dua orang...
    
    Manuver kepalsuan akan ditangkap...
    Pencitraan akan diungkap..
    Warna asli akan disingkap...
    
    Kita hanya perlu keberanian bertanya..
    Setiap saat..
    Tentang hal-hal yang janggal..
    
    Menurut saya,
    Jokowi itu janggal,
    Dan biarlah BPK mengungkapkan..
    
    Karena negara adalah Pranata..
    Pemimpin bukan segalanya...
    
    Selamat bekerja...
    Jangan lupa jumatan..
    Bagi yg melaksanakan...



posted by @Adimin

Pesan

More on this category »

Popular Post

 
Support : Creating Web | PKS Padang | Mas Temp
Copyright © 2011. PKS KOTA PADANG - All Rights Reserved
Template Created by PKS Padang Published by Mas Temp
Proudly powered by Blogger