Powered by Blogger.
Humas PKS Ikuti Worshop Jurnalistik Pada Rapat Koordinasi
Humas PKS se-Sumatera Barat melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) yang berlangsung pada tanggal 4 - 6 November 2022 di Padang, Senin (5/11) ...
Search This Blog
Latest Post
July 13, 2014
posted by @Adimin
Quick Count RRI Diduga Ditunggangi Kubu Tertentu
Written By Anonymous on 13 July, 2014 | July 13, 2014
Pengamat menduga Radio Republik Indonesia (RRI) yang selama ini dianggap netral sudah dimanfaatkan oleh pihak tertentu dalam Pemilihan Presiden kali ini.
“Satu dekade ini orang jarang mendengarkan RRI. Radio milik pemerintah ini seperti tenggelam dan jauh dari perhatian publik. Itu membuat RRI seakan netral,” kata pengamat komunikasi politik dari Universitas Brawijaya Malang, Anang Sujoko, Minggu (13/7/2014).
Karena dianggap netral, menurut Anang, membuat beberapa pihak punya ide untuk memanfaatkannya. “Saya yakin RRI ‘dipakai’ oleh pihak tertentu untuk menyelenggarakan quick count dan memenangkan salah satu calon. Padahal lembaga ini tidak terlatih menangani survei apalagi quick count yang menuntut pemahaman penelitian,” kata Anang.
Menurut Anang, dia paham kondisi managemen siaran dan operasional RRI karena dia pernah menjabat sebagai Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Jatim periode 2005-2006. “Dalam operasional sehari-hari saja, mereka mengeluh apalagi kegiatan quick count yang pasti butuh dana besar,” katanya.
KPI daerah sering bertemu dengan KPI Pusat sehingga pengurus KPI tahu hal-hal seperti itu. “Saya tahu RRI punya jaringan Sumber Daya Manusia (SDM) yang luas, namun tak mungkin mereka bekerja tanpa honor tambahan dalam kerja tambahan seperti ini,“ kata Anang.
Anang yakin sumber dana quick count ini pasti dari sponsor dan tidak dari APBN. Dengan kondisi ini, RRI tak mungkin benar-benar netral. “Tak mungkin pihak sponsor membuang uang untuk tahu suara rakyat. Dia pasti ada di salah satu kubu dan ingin membangun presepsi bahwa calon tertentu menang,” kata Anang.
Menurut hasil quick count RRI, pasangan Joko Widodo menang dengan 52,68 persen sedangkan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa meraih 47,32 persen. Meski kelihatan cerdas, kondisi ini sebenarnya membunuh karakter RRI sendiri. “Mereka sudah menciderai kepercayaan publik. Harusnya mereka independen,” kata Anang.
Dia menyitir Peraturan Pemerintah (PP) no 12 /2005 yang mengizinkan RRI mencari sumber dana lain selain dari APBN tapi masih dalam konteks fungsinya sebagai lembaga penyiaran. “Quick count kan bukan dalam koridor kegiatan penyiaran,” katanya.
Lebih dari itu menurut Anang, RRI harusnya paham bahwa Pilpres kali ini sangat sensitif karena hanya ada dua Calon Presiden. “Sehingga dengan memihak salah satu sama dengan membelah rakyat padahal RRI harusnya bisa menjaga integritas bangsa,” kata Anang.[dm/okezone]
Label:
EDITORIAL,
TOPIK PILIHAN
July 12, 2014
Prabowo Subianto: Terima Kasih Sumbar
Written By Anonymous on 12 July, 2014 | July 12, 2014
Prabowo Subianto mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada masyarakat Sumbar atas kepercayaan yang diberikan kepada Prabowo-Hatta sehingga memperoleh suara tertinggi di daerah ini pada Pilpres 2014. Persentase raihan suara itu tertinggi di Indonesia, yakni 78,53 persen.
PADANG, HALUAN — Pasangan capres-cawapres Prabowo-Hatta meraih suara tertinggi di Sumatera Barat. Versireal count PKS, perolehan suara Prabowo-Hatta 78,5 3 persen. Sedangkan hasil hitung cepat (quick count) RRI, pasangan nomor urut 1 tersebut meraih suara 78,06 di Ranah Minang.
“Pak Prabowo berterima kasih dan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya bagi masyarakat Sumatera Barat yang telah memberikan hak politik kepada Prabowo-Hatta. Hal itu disampaikan beliau dalam rapat yang diikuti pimpinan parpol pendukung dan jajaran tim pemenangan pada Rabu, 9 Juli pukul 23.00 WIB,” kata Irwan Prayitno, Ketua Tim Pemenangan Prabowo-Hatta Sumbar melalui sambungan telepon dari Jakarta, Kamis (10/7).
Menurut Irwan, kemenangan telak Prabowo-Hatta di Sumbar, menjadi perhatian khusus dan selalu menjadi bahan pembicaraan di rapat-rapat Tim Prabowo-Hatta di Jakarta. Ini tentu menjadi kebanggaan, bahwa masyarakat Sumbar solid mendukung Prabowo-Hatta untuk sebuah perubahan untuk penyelamatan Indonesia. Dia pun mengajak masyarakat Sumbar untuk mengawal kemenangan yang telah diraih Prabowo-Hatta. Hal yang sama juga akan dilakukan di daerah-daerah lain.
Selaku Ketua Tim Pemenangan Prabowo-Hatta Sumbar, Irwan juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada masyarakat Sumbar yang telah memilih pasangan nomnor urut 1 di Pilpres, 9 Juli 2014. Capaian itu tentunya juga tak terlepas dari kerja seluruh tim peme nangan, baik tingkat provinsi, kota/kabupaten yang turun bersama hingga ke kecamatan, kelurahan/desa, bahkan ke rumah-rumah warga. “Ini adalah buah kepercayaan masyarakat dan juga kerja tim,” kata anggota Dewan Syuro PKS tersebut.
Tertinggi di Kabupaten Solok
Hasil perhitungan dari berkas C1 yang diterima seluruh saksi di Sumbar, pasangan capres cawapres Prabowo -Hatta unggul di 18 kabupaten/kota di Sumbar kecuali Kabupaten Kepulauan Mentawai. Perolehan suara tertinggi didapat di Kabupaten Solok 85 persen dan terendah di Kabupaten Dharmasraya 65,78 persen.
Rincian hasil perhitungan suara pemilihan umum presiden yang dihimpun saksi PKS menyebar, mulai dari angka 70 persen hingga 80 persen untuk pasangan Prabowo-Hatta. Berikut hasil perhitungan suara di kabupaten/kota lainnya di Sumbar.
Kota Pariaman mendapatkan perolehan 83,59 persen suara, Kabupaten Padang Pariaman 78,33 persen suara, Payakumbuh 79,90 persen suara, Padang Panjang 81,14 persen suara, Solok Selatan 80 persen suara, Sawahlunto 77,94 persen
suara, Kota Solok 83 persen suara, Kabupaten Pesisir Selatan 72 persen suara, Kota Padang 78,98 persen suara, Kabupaten Tanah Datar 78 persen suara, Kabupaten Pasaman 79,4 persen suara, Kabupaten Pasbar 75,9 persen suara, Kabupaten Sijunjung 77 persen suara, Kota Bukitinggi 80,59 persen suara dan Kabupaten Limapuluh Kota 79,84 persen suara.
Sementara itu di kubu Joko Widodo-Jusuf Kalla, kemenangan hanya diraih di Kabupaten Kepulauan Mentawai yaitu dengan persentase 21 persen untuk Prabowo-Hatta dan 79 persen untuk Jokowi-JK. Sementara, untuk Sumbar sendiri perhitungannya adalah 75 persen untuk Prabowo-Hatta dan 25 persen untuk Jokowi-JK.
Terkait hasil pilpres di Sumbar ini, Ketua DPW PKB Sumbar Febby Dt Bangso Putiah mengatakan bersyukur dengan hasil secara nasional, dimana pasangan Jokowi -JK versi tujuh lembaga survei meraih kemenangan, meskipun di Sumbar belum berjaya. PKB merupakan partai pengusung pasangan Jokowi-JK pada pilpres 2014 ini.
“Sebagai pengusung kami juga merasa malu. Ini artinya kami belum bekerja secara maksimal,” ucap Febby, Kamis (10/7).
Disebutkannya, adanya orang sumando yang menjadi calon wakil presiden ternyata tidak berpengaruh terhadap pilihan masyarakat.
Sementara itu, Sekretaris DPW Partai Nasional Demokrat Sumbar Marhadi Efendi yang juga mengusung pasangan Jokowi-JK beranggapan masyarakat Sumbar lebih memilih pemimpin yang begaya parlente dibanding yang merakyat.
“Ini adalah kenyataan, Jokowi-JK tidak begitu disukai di Sumbar,” ucapnya.
Sementara itu Ketua DPW PAN Sumbar Asli Chaidir mengatakan kemenangan yang diraih Prabowo-Hatta di Sumbar ini sudah diprediksi dari awal.
“Hasilnya memang seperti permainan Jerman dan Brazil 7-1. Dari awal kami sudah memprediksi kemenangan itu berada di kubu Prabowo. Dikarenakan sosok Prabowo-Hatta yang cocok dengan keinginan masyarakat Sumbar. Kemudian program-program yang ditawarkan ini menarik perhatian masyarakat,” ucap Asli.
Di Kabupaten Sijunjung, Prabowo-Hatta unggul di delapan kecamatan yang ada. Kecamatan Sijunjung Prabowo-Hatta meraih 16.358 suara dan Jokowi-JK 3.986 suara. Kecamatan Koto VII, pasangan nomor urut satu unggul dengan perolehan sementara 11.740 suara dan pasangan nomor urut dua meraih 3.014 suara. Di Kecamatan Lubuk Tarok, Prabowo-Hatta 4.691 suara dan pasangan Jokowi-JK 2.626 suara.
Selanjutnya Kecamatan Sumpur Kudus, Prabowo-Hatta meraih 8.570 suara dan Jokowi-JK 4.047 suara. Kecamatan Kupitan, nomor urut satu ini mengantongi 4.641 suara dan Jokowi-JK 1.234 suara.
Kecamatan Kamang Baru, Pabowo-Hatta meraih 13.282 suara dan Jokowi-JK 6.832 suara. Sementara di Kecamatan Tanjung Gadang, Prabowo-Hatta meraup 8.788 suara dan pasangan Jokowi-JK 1.908 suara. Sedangkan Kecamatan IV Nagari, Prabowo-Hatta mengantongi 6.079 suara dan Jokowi-JK 924 suara. [Haluan 11 Juli 2014]
posted by @Adimin
Label:
TOPIK PILIHAN
July 12, 2014
posted by @Adimin
Sumbar Bantu Palestina | Gubernur Kecam Aksi Israel
PADANG, HALUAN — Pasukan Israel terus memborbardir wilayah Gaza Palestina. Serangan ini menewaskan lebih dari 80 orang dan melukai lebih dari 600 orang. Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno mengutuk serangan Israel di Gaza yang menyalahi aturan perang. Sementara Menteri Luar Negeri Indonesia Marty Natalegawa menegaskan kekejaman serangan Israel terhadap warga Gaza harus dihentikan.
Menurut Irwan Prayitno, Israel telah menyalahi aturan perang dan melanggar Hak Asasi Manusia (HAM), karena menyerang dan membunuh warga sipil.
“Kita mengutuk Israel. Israel menyerang masyarakat tak bersenjata, padahal mereka tidak terlibat dalam perang. Itu menyalahi aturan perang. Kalau perang, harusnya serang militer bukan rakyat,” tegas Irwan usai pertemuan dengan Komisi VIII DPR RI di Auditorium Gubernuran, Jumat (11/7).
Menurut Irwan Prayitno, sebagai negara berdaulat yang menghormati kemerdekaan bangsa lain, masyarakat Indonesia harus berbuat membantu Palestina. Disamping itu, sebagai negara dengan jumlah muslim terbesar di dunia, Indonesia tidak boleh berhenti memberi bantuan doa.
“Bantuan materi dan doa pasti akan kita arahkan ke Palestina. Konkretnya kita bantu uang, sudah Rp 100 juta zakat PNS di lingkungan Pemprov Sumbar yang kita salurkan melalui Komite Nasional untuk Rakyat Palestina (KNRP),” ungkapnya. Disebutkan gubernur, pegawai di lingkungan Pemprov Sumbar sepakat menyerahkan zakatnya untuk warga Palestina.
Sementara itu, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumbar Syamsul Bahri Chatib mengimbau masyarakat untuk selalu mengirimkan doa kepada warga Palestina di Gaza. Selain itu, di bulan Ramadan hingga akhir Lebaran akan dihimpun dana dari masyarakat untuk masyarakat di sana.
“Apa yang terjadi di Gaza ini sudah ancaman dan bukan bencana lagi. Dan bisa disebut penganiayaan. Dukungan yang kita lakukan ini demi rasa keislaman dan keimanan bertalian. Zakat yang diberikan ini adalah untuk para fisabilillah,” ucap Syamsul.
Kepada masyarakat di Gaza, juga diharapkan bisa tetap teguh pendirian.
Kepedulian terhadap penderitaan rakyat Palestina juga datang dari capres Prabowo Subianto. Ia menyumbangkan dana pribadi senilai Rp 1 miliar untuk membantu warga Palestina yang menderita akibat serangan militer Israel.
Kejahatan Perang
Sementara itu, di halaman Kantor Gubernur Sumbar sejumlah organisasi yang tergabung dalam Forum Bersama Peduli Gaza Sumbar melakukan aksi protes agar Israel menghentikan kekerasan terhadap warga Palestinadi jalur Gaza.
Forum ini meminta Presiden Susilo Bambang Yudhoyono melalui Gubernur Sumatera Barat agar mengeluarkan pernyataan tegas dan keras bahwa tindakan yang dilakukan oleh Israel merupakan kejahatan perang.
“Ini adalah sebuah tindakan kejahatan dan pembunuhan massal dan tergolong pelanggaran HAM berat. Kami meminta pemerintah mengeluarkan pernyataan ini merupakan kejahatan perang dan harus dihentikan sesegera mungkin,” kata Firdaus perwakilan anak nagari Sumatera Barat.
Aksi ini dilakukan dengan menggelar orasi di halaman kantor gubernur dan sekaligus mengumpulkan sumbangan untuk warga Gaza melalui pengendara yang lewat. Aksi ini dilakukan oleh sekelompok ormas seperti BEM Fakultas Hukum Unand, aktivis Cipayung, Dompet Dhuafa, Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI), HMI, dan niniak mamak.
Selain menuntut penghentian kekerasan terhadap warga di jalur Gaza, aksi ini juga meminta pemerintah Indonesia mengupayakan perdamaian bagi Israel dan Palestina.
Kirim Tim ke Gaza
Sementara itu, Dompet Dhuafa memberangkatkan Tim Kemanusiaan ke Gaza, Palestina, Kamis (10/7). Tim ini direncanakan akan mendistribusikan bantuan logistik dan memperluas kemampuan Gaza Food Bank yang telah diinisiasi sejak dua tahun lalu. Gaza Food Bank adalah program pendirian pabrik roti di Gaza.
Branch Manager Dompet Dhuafa Singgalang mengatakan Dompet Dhuafa sudah punya program reguler beberapa tahun ini untuk Palestina. “Setiap bulan Juli dan Desember adalah bulan keberingasan Israel. Seperti agenda tahunan,” ungkap Musfi.
“Di antara kegiatan di sana adalah perternakan kelinci, membuka perkebunan sayur dan buah agar meringankan beban blokade akses suplai pangan ke Gaza termasuk juga program irigasi untuk lahan pertanian,” ujarnya.
Ditambahkannya, Dompet Dhuafa juga akan memberikan bantuan kesehatan berupa obat-obatan yang kian hari persediannya semakin menyusut. Selain itu, akan terus berkoordinasi dengan mitra strategis di Gaza, Palestinian Welfare untuk memantau kondisi terkini disana. “Hal ini bertujuan agar kebutuhan mendesak masyarakat Gaza bisa segera terpenuhi,” tutupnya.
Dompet Dhuafa juga mengimbau masyarakat untuk ikut membantu warga Palestina. “Salurkan bantuan kita untuk warga Palestina ke rekening CIMB Niaga Syariah 5430100064007 a.n Dompet Dhuafa Singgalang. Atau dengan menghubungi layanan jemput zakat dan donasi di 075140098 dan 081363927272, “kata Musfi.
Tekan Israel
Menteri Luar Negeri Indonesia Marty Natalegawa menegaskan kekejaman serangan Israel terhadap warga Gaza harus dihentikan. ‘’Sudah tiba waktunya agar Israel betul-betul ditekan untuk menghentikan tindakan mereka yang biadab ini,’’ kata Marty Jumat (11/7).
Menurutnya, agresi Israel ini mempertaruhkan warga Palestina dan tatanan hukum kemanusiaan internasional.
Marty pun menyampaikan sikap Indonesia yang mengutuk tindakan militer Israel terhadap warga Palestina di Jalur Gaza. ‘’Kami telah berkomunikasi dengan Perwakilan kita di PBB di New York agar bekerja sama dengan Perwakilan Palestina, bekerja sama dengan Perwakilan negara-negara OKI dan GNB untuk mendorong PBB menyerukan penghentian aksi militer Israel di Gaza,’’ tambahnya.
Ia mengatakan Indonesia juga telah menyurati Ketua GNB dan OKI di New York untuk mengadakan pertemuan khusus guna mengidentifikasi langkah-langkah yang dapat dilakukan semua pihak. ‘’Akar permasalahannya adalah pendudukan Palestina oleh Israel, tindakan ini tidak dapat kita terima,’’ tegasnya. [Koran Haluan]
posted by @Adimin
Label:
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
July 10, 2014
posted by @Adimin
Pasangan PRABOWO HATTA Menang telak di Kota Padang
Written By Sjam Deddy on 10 July, 2014 | July 10, 2014
pkspadang.com : Hasil penghitungan tim Data DPD PKS Kota Padang sampai pukul 10.03 WIB menunjukkan bahwa perolehan suara Pasangan Capres No 1 PRABOWO HATTA memimpin dengan 301.552 suara atau 78,47 %, sementara perolehan suara dari JOKOWI JK ADALAH 82.739 atau 21,53 %.
Dari data ini diperoleh gambaran bahwa di Kota Padang khususnya pasangan Capres Prabowo Hatta mendapat dukungan dan apresiasi yang luas dari masyarakat.
posted by @Adimin
Label:
TOPIK PILIHAN
July 09, 2014
Jakarta - Capres nomor urut 1 Prabowo Subianto menegaskan tak mau terburu-buru menyampaikan klaim kemenangan kepada publik saat hasil hitung cepat sejumlah lembaga survei yang menjadi rujukan Prabowo-Hatta menyatakan pasangan ini memenangkan Pilpres 2014.
"Kami memang menunggu sampai semua data masuk, setelah data 99% masuk baru kami sampaikan posisi kami," ujar Prabowo dalam keterangan persnya di Rumah Kartanegara, Kebayoran, Jakarta Selatan, Rabu (9/7/2014) petang.
Kendati demikian, Prabowo tetap mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan suara kepada dirinya dalam Pilpres 2014.
"Koalisi Merah Putih mengucapkan terima kasih kepada rakyat atas kepercayaan yang diberikan kepada kami, Prabowo-Hatta, dari Koalisi Merah Putih," ujarnya.
Selain itu, mantan Komandan Jenderal Kopassus tersebut meminta para pendukungnya untuk menjaga momentuk kemenangan yang di depan mata sembari menunggu hasil pengitungan resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU).
"Kami meminta kepada seluruh anggota pendukung Koalisi Merah Putih dan seluruh rakyat Indonesia untuk menjaga dan mengawal kemenangan ini sampai penghitungan resmi selesai dari petugas-petugas KPU dan penetapan resmi dari KPU Pusat," pungkasnya seperti diberitakan liputan6.
Sebagaimana telah diberitakan, Prabowo-Hatta unggul berdasar hasil hitung cepat tiga lembaga survei.
Berdasar hasil quick count dari Puskaptis yang disiarkan tvone, dari total data yang sudah masuk 93,23%, pasangan Prabowo-Hatta memperoleh 52,09% sementara pasangan Jokowi-JK 47,91%.
Sementara lembaga survei yang lain, Indonesia Reseach Centre (IRC) Hasil FINAL Quick count (data masuk 100%) Prabowo-Hatta unggul 51.11% sementara Jokowi-JK 48.89%.
Sedang LSN melansir pasangan Prabowo-Hatta unggul 50,6 persen dan pasangan Jokowi-JK 49,4 persen.
posted by @Adimin
Prabowo: Jaga Kemenangan Ini Sampai Ada Hasil Resmi dari KPU
Written By Anonymous on 09 July, 2014 | July 09, 2014
Jakarta - Capres nomor urut 1 Prabowo Subianto menegaskan tak mau terburu-buru menyampaikan klaim kemenangan kepada publik saat hasil hitung cepat sejumlah lembaga survei yang menjadi rujukan Prabowo-Hatta menyatakan pasangan ini memenangkan Pilpres 2014.
"Kami memang menunggu sampai semua data masuk, setelah data 99% masuk baru kami sampaikan posisi kami," ujar Prabowo dalam keterangan persnya di Rumah Kartanegara, Kebayoran, Jakarta Selatan, Rabu (9/7/2014) petang.
Kendati demikian, Prabowo tetap mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan suara kepada dirinya dalam Pilpres 2014.
"Koalisi Merah Putih mengucapkan terima kasih kepada rakyat atas kepercayaan yang diberikan kepada kami, Prabowo-Hatta, dari Koalisi Merah Putih," ujarnya.
Selain itu, mantan Komandan Jenderal Kopassus tersebut meminta para pendukungnya untuk menjaga momentuk kemenangan yang di depan mata sembari menunggu hasil pengitungan resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU).
"Kami meminta kepada seluruh anggota pendukung Koalisi Merah Putih dan seluruh rakyat Indonesia untuk menjaga dan mengawal kemenangan ini sampai penghitungan resmi selesai dari petugas-petugas KPU dan penetapan resmi dari KPU Pusat," pungkasnya seperti diberitakan liputan6.
Sebagaimana telah diberitakan, Prabowo-Hatta unggul berdasar hasil hitung cepat tiga lembaga survei.
Berdasar hasil quick count dari Puskaptis yang disiarkan tvone, dari total data yang sudah masuk 93,23%, pasangan Prabowo-Hatta memperoleh 52,09% sementara pasangan Jokowi-JK 47,91%.
Sementara lembaga survei yang lain, Indonesia Reseach Centre (IRC) Hasil FINAL Quick count (data masuk 100%) Prabowo-Hatta unggul 51.11% sementara Jokowi-JK 48.89%.
Sedang LSN melansir pasangan Prabowo-Hatta unggul 50,6 persen dan pasangan Jokowi-JK 49,4 persen.
posted by @Adimin
Label:
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
July 09, 2014
posted by @Adimin
Data Center Prabowo-Hatta Pastikan Kemenangan
Jakarta (9/7) - Pusat data kemenangan Prabowo-Hatta memastikan Pasangan Calon Presiden-Wakil Presiden nomor urut satu yang diusung oleh Koalisi Merah Putih meraih kemenangan pada pemilihan presiden (pilpres) tahun ini, seperti yang disampaikan oleh Wakil Sekretaris Jendral Partai Keadilan Sejahtera (Wasekjen PKS), Fahri Hamzah melalui akun twitter pribadinya.
“Alhamdulillah, Data Center Prabowo-Hatta telah memastikan kemenangan pasangan nomor satu,” ujar Fahri.
Ia menyatakan Prabowo-Hatta memang menang tipis. Kemenangan tipis ini, menurut Fahri, membuat seluruh tim harus waspada untuk menjaga suara. Selain itu, Fahri mengingatkan agar semua pihak dapat menahan diri.
Pasangan Prabowo-Hatta diusung oleh tujuh partai, Partai Gerindra, PKS, Partai Amanat Nasional, Partai Golkar, Partai Persatuan Pembangunan, Partai Demokrat dan Partai Bulan Bintang. [pks.or.id]
posted by @Adimin
Label:
SEPUTAR PKS,
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
July 09, 2014
posted by @Adimin
Prabowo Pimpin Indonesia 2014-2019
Jakarta (9/7)- Prabowo Subianto, calon presiden (capres) nomor urut satu akan memimpin Indonesia untuk periode kepemimpinan tahun 2014-2019. Prabowo yang diusung enam partai politik ini (Gerindra, PKS, PPP, Golkar, PBB dan Demokrat) menyampaikan terimakasih kepada seluruh rakyat Indonesia yang memberi kepercayaan kepada dirinya dan Hatta Rajasa untuk memimpin Indonesia di periode kepemimpinan tahun 2014-2019. Hal tersebut disampaikan Prabowo di kediamannya di Hambalang, Bogor, Rabu (9/7).
Ia merujuk kemenangan pasangan nomor satu ini didasari pada perhitungan cepat atau real count dari sumber-sumber timkamnas yang menunjukkan kemenangan Prabowo-Hatta dari sampel lebih dari 90%. "Kita bersyukur bahwa dari semua keterangan yang masuk menunjukkan bahwa kami pasangan nomor satu Prabowo-Hatta mendapat dukungan dan mandat dari rakyat Indonesia," ujarnya Prabowo yang saat memberikan keterangan didampingi pimpinan partai-partai koalisi.
Prabowo meminta seluruh pendukung pasangan nomor 1 untuk mengawal dan menjaga kemenangan tersebut. “Kawal hitungan suara di setiap TPS, setiap desa, setiap kecamatan, setiap kabupaten, setiap provinsi sampai ke selesainya penghitungan dan penetapan resmi di KPU pusat,” ujar Prabowo tenang.
Ia menyatakan rasa syukur dan terharu, juga merasa terhormat karena diberi kepercayaan untuk memimpin rakyat Indonesia untuk lima tahun ke depan. [pks.or.id]
posted by @Adimin
Label:
SEPUTAR PKS,
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
July 07, 2014
Sudah 16 Lembaga Survei Menangkan Prabowo-Hatta
Written By Anonymous on 07 July, 2014 | July 07, 2014
Jakarta - Pasangan Calon Presiden Prabowo Subianto-Hatta Rajasa diprediksi akan memenangkan Pilpres 2014, hal itu berdasarkan hasil survei elektabilitas Calon Presiden di 16 lembaga survei di Indonesia.
Berdasarkan data yang dihimpun Okezone, Minggu (6/7/2014). 16 lembaga survei yang menggelar survei elektabilitas pasangan Capres Prabowo Subianto-Hatta Rajasa dan Joko Widodo-Jusuf Kalla di seluruh Indonesia ialah, Indonesia Network Elections Survey (INES), Pusat Data Bersatu (PDB), Institut Survei Indonesia (ISI), The Institute Indonesian Development Monitoring (IDM).
Selain itu, Lembaga Survei dari Political Communication Institute (Polcomm), Lembaga Survei Jakarta (LSJ), Pusat Kajian Kebijakan dan Pembangunan Strategis (Puskaptis), Lembaga Survei Nasional (LSN), Media Survei Nasional (Median), Evello, Fakultas Ekonomi Manajemen Institut Pertanian Bogor (FEM IPB), Indonesia Research Center (IRC), Forum Indonesia Maju (Forima), Vox Populi Survey, Rectoverso Institute, dan Oranye Survei Indonesia (OSI).
Pada tanggal 1 juli 2014, Pusat Data Bersatu (PDB) melakukan survei dan hasilnya pasangan Prabowo-Hatta mendapatkan 40,6%, sedangkan Jokowi-Jusuf Kalla hanya mendapatkan 32,2%.
Dan Institut Survei Indonesia (ISI) menggelar survei dan hasilnya pasangan Prabowo-Hatta 52,55% dan Jokowi-Jusuf Kalla hanya 47,45%.
Tanggal 2 Juli 2014, Indonesia Network Elections Survey (INES) melakukan survey dan hasilnya, pasangan Prabowo-Hatta mendapatkan 54,3%, sedangkan Jokowi-Jusuf Kalla 37,6%.
Selain itu, The Institute Indonesian Development Monitoring (IDM) menggelar survei pada tanggal 30 Juni 2014 dan hasilnya pasangan Prabowo-Hatta 48,4%, dan Jokowi-Jusuf Kalla 34,7%.
Dan pada tanggal 27 juni 2014, Political Communication Institute (Polcomm) menggelar survei dan pasangan Prabowo-Hatta mendapatkan 46,8%, sedangkan pasangan Jokowi-Jusuf Kalla 45,3%.
Lembaga Survei Jakarta (LSJ) pada tanggal 27 Juni 2014, menggelar survei dan hasilnya Prabowo-Hatta 47,5% dan Jokowi-Jusuf Kalla 41,3%. Per 27 juni, Prabowo-Hatta 43,68% dan Jokowi-Jusuf Kalla 40,83%, hasil survei Pusat Kajian Kebijakan dan Pembangunan Strategis (Puskaptis).
Dan per 26 juni 2014, Prabowo-Hatta 46,6% dan Jokowi-Jusuf Kalla 39,9%, hasil survei Lembaga Survei Nasional (LSN). Per 26 juni, Prabowo-Hatta 46,2% dan Jokowi-JK 44,3% dari survei Media Survei Nasional (Median). Per 23 juni, Prabowo-Hatta 50,85% dan Jokowi-Jusuf Kalla 49,15% hasil survei Evello.
Sedangkan per 23 juni, Prabowo-Hatta 47% dan Jokowi-Jusuf Kalla 42%, hasil survei Fakultas Ekonomi Manajemen Institut Pertanian Bogor (FEM IPB). Per 20 juni, Prabowo-Hatta 47,5% dan Jokowi-Jusuf Kalla 43%, hasil Indonesia Research Center (IRC).
Pada tanggal 17 juni 2014, Forum Indonesia Maju (Forima) menggelar survei dan hasilnya Prabowo-Hatta 45,7% sedangkan Jokowi-Jusuf Kalla 41,4%. Per 15 juni, Prabowo-Hatta 52,8% dan Jokowi-Jusuf Kalla 37,7% dari hasi survei Vox Populi Survey.
Rectoverso Institute menggelar survei di wilayah Jawa Barat pada tanggal 14 Juni 2014, dan hasil Prabowo-Hatta 55,64% dan Jokowi-Jusuf Kalla 38,72%. Dan Oranye Survei Indonesia (OSI) menggelar survei di Jawa Timur per 2 juni, dan hasilnya Prabowo-Hatta 39,04%, sedangkan Jokowi-Jusuf Kalla 32,32%. [http://pemilu.okezone.com]
posted by @Adimin
Label:
EDITORIAL,
TOPIK PILIHAN
July 03, 2014
posted by @Adimin
Tutup Kampanye, Timses Prabowo-Hatta Gelar Pesta Rakyat
Written By Anonymous on 03 July, 2014 | July 03, 2014
Bandung - Sebagai penutup masa kampanye Pemilu Presiden (Pilpres) 2014, Tim Kampanye Prabowo-Hatta Jawa Barat menggelar Panggung Rakyat Prabowo-Hatta di Lapangan Tegallega, Jumat (4/7), Gelaran pesta rakyat itu sebagai penutup rangkaian masa kampanye sejak 4 Juni lalu.
Menurut Ketua Harian Tim Kampanye Prabowo-Hatta Provinsi Jabar Haris Yuliana, penutupan masa kampanye pilpres sengaja dirancang menjadi ajang sarana hiburan bagi warga Jabar.
"Ini waktu cooling down, meregangkan otot, setelah melewati masa kampanye yang begitu ‘panas’," tutur kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu di Rumah Pemenangan Prabowo-Hatta Jabar di Dago, Kota Bandung, Rabu (2/7).
Haris menambahkan karena berbentuk panggung rakyat, acara yang berlangsung mulai pukul 14:00 WIB ini pun dikemas penuh hiburan. Warga akan dihibur artis-artis nasional maupun lokal, antara lain grup band The Changcuters, girl band She, rapper Ebith Beat A, dan pedangdut Rika Rafika.
"Kami juga akan menghadirkan jurkam (juru kampanye) nasional, seperti Ahmad Heryawan (Aher), Deddy Mizwar, dan Sekjen PKS Taufiq Ridlo," pungkas Haris. [pks.or.id]
posted by @Adimin
Label:
SEPUTAR PKS,
TOPIK PILIHAN
July 03, 2014
posted by @Adimin
Anis Matta : Politik Itu Soal Peran, Bukan Posisi!
Bandung (1/7) – Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Anis Matta menghadiri Deklarasi Histeria Pemuda Indonesia Mendukung Prabowo-Hatta di Sasana Budaya Ganesha (Sabuga), Bandung pada Selasa (1/7). Deklarasi ini dihadiri oleh ribuan pemuda dari berbagai wilayah di Indonesia.
Masyarakat Indonesia, menurut Anis Matta, tidak hanya sekedar mencari sosok untuk menjadi Presiden, tetapi sedang mencari pundak yang paling kuat untuk menanggung beban 250 juta lebih masyarakat Indonesia.
Dalam deklarasi yang diprakarsai oleh Gen Anis Matta Pemimpin Muda (Gen AMPM) seluruh Indonesia, Anis Matta menyampaikan PKS sebagai salah satu partai peserta Pemilihan Umum (Pemilu) sedang menunaikan kebersinambungan peran dan amal.
“Cita-cita PKS tidak bisa berhenti pada Pemilihan Legislatif (Pileg), melainkan masih ada cita-cita yang memerlukan kawan yang solid dalam mewujudkannya. Lewat lokomotif bernama Koalisi Merah Putih, PKS bersiap memainkan peran dan amal yang terbaik,” kata Anis Matta.
“Ini soal peran, bukan posisi! Ini soal amal, bukan nama! Karena dalam politik, yang mencari posisi akan kehilangan posisi, yang mencari nama akan kehilangan nama. Yang bertahan adalah yang paling banyak berperan dan beramal,” lanjutnya disambut riuh tepuk tangan peserta deklarasi. [pks.or.id]
Label:
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
July 03, 2014
posted by @Adimin
PKS Menyesali Santri Menjadi Alat Politisasi
Jakarta (1/7) - Sekitar 20 pemuda, remaja, dan anak-anak yang mengaku berasal dari Jaringan Nasional Santri Indonesia Berdaulat mendatangi Kantor Dewan Pengurus Pusat Partai Keadilan Sejahtera (DPP PKS) di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, tepat saat pengurus PKS sedang melaksanakan Sholat Ashar pada Rabu (1/7).
Dengan menggunakan satu kendaraan bak terbuka sebagai pengangkut pengeras suara, pemimpin rombongan langsung berorasi begitu sampai dan mengindahkan ajakan untuk sholat ashar terlebih dulu sebelum berdemo.
Dalam keterangan tertulisnya, kelompok pendemo memprotes isi akun twitter Fahri Hamzah (@Fahrihamzah) yang dinilai menghina Jokowi dan pendukungnya. Mereka menuntut Fahri Hamzah dipecat oleh PKS dan menangkap serta mengadilinya karena telah menghina Joko Widodo sebagai calon presiden Republik Indonesia. Dalam pernyataan tertulis tanpa kop maupun alamat kantor tersebut, tercantum nama Firman Abdu Hakim sebagai Presidium Nasional.
Sekretaris Bidang Hubungan Masyarakat DPP PKS Dedi Supriadi menilai demo tersebut sebagai bumbu persaingan Pemilihan Umum Presiden. “Ini bagian dari persaingan capres saja. Mereka tak bersedia berdialog, bahkan ajakan untuk sholat ashar sebelum berdemo juga tidak ditanggapi,” ujar Dedi.
Dedi menyesalkan para pendemo tidak mengetahui persoalan apa yang mereka tuntut. “Yang hadir cuma sedikit, bahkan ada banyak anak-anak yang hadir. Mereka terlihat sekali tidak mengerti apa yang dibicarakan orang yang berorasi,” tutur Dedi.
Dedi menyayangkan bila ada pihak-pihak yang mempolitisir santri dan pondok pesantren untuk kepentingan membela capres tertentu. Dia juga melihat dalam demo tersebut terlihat upaya mengatasnamakan santri, padahal ketika ditanyakan peserta bukanlah siswa pesantren. [pks.or.id]
posted by @Adimin
Label:
SEPUTAR PKS,
TOPIK PILIHAN


