Powered by Blogger.
Humas PKS Ikuti Worshop Jurnalistik Pada Rapat Koordinasi
Humas PKS se-Sumatera Barat melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) yang berlangsung pada tanggal 4 - 6 November 2022 di Padang, Senin (5/11) ...
Search This Blog
Latest Post
August 19, 2014
posted by @Adimin
Anis Menjamin Koalisi Merah Putih Tetap Solid
Written By Anonymous on 19 August, 2014 | August 19, 2014
Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Anis Matta, menjamin partai politik pendukung Prabowo Subianto-Hatta Rajasa yang tergabung di Koalisi Merah Putih tetap solid hingga usai diumumkannya keputusan Mahkamah Konsitusi (MK).
"Koalisi kita akan tetap solid," kata Anis di sela-sela acara Majelis Ulama Indonesia, di Jakarta, Minggu 17 Agustus 2014.
Ia mengatakan, saat ini Koalisi Merah Putih fokus menghadapi proses sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) 2014 di MK hingga keputusan final dan mengikat.
Anis juga mengatakan akan patuh terhadap keputusan konstituen dan menanggung setiap konsekuensinya. "Artinya, kita harus siap dengan seluruh konsekuensinya," ujarnya.
Sebelumnya, Ketua DPP Partai Golkar Bidang Organisasi dan Kaderisasi, Mahyudin, menegaskan partainya akan tetap konsisten di koalisi berlambang garuda merah tersebut.
Dia menjelaskan, konsistensi Partai Golkar tidak akan mundur dari koalisi permanen merah putih karena koalisi itu dibangun dengan semangat kebersamaan.
"Kebersamaan pandangan, kesamaan ideologi, dan kebersamaan cita-cita Indonesia yang lebih baik," katanya.
Pendapat yang sama disampaikan Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Romahurmuziy. Ia menegaskan bahwa Koalisi Merah Putih secara permanen yang ditandatangani pada 13 Juli akan utuh menyatukan partai pendukung Prabowo-Hatta selama lima tahun ke depan.
"Kami pastikan koalisi permanen ini akan utuh dan terus ada karena sudah disepakati satu sama lain," katanya.
Koalisi Merah Putih terdiri atas Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), PKS, Partai Amanat Nasional (PAN), PPP, Partai Golongan Karya (Golkar), Partai Bulan Bintang (PBB), dan Partai Demokrat. [ant/licom/pksnongsa]
posted by @Adimin
Label:
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
August 19, 2014
posted by @Adimin
Presiden PKS Siap Terima Apapun Keputusan MK
Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Anis Matta, tidak mengkhawatirkan reaksi para pendukung pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa atas putusan Mahkamah Konstitusi (MK) pada 22 Agustus mendatang.
Kepada wartawan usai menghadiri acara syukuran dan muhasabah kemerdekaan ke-69 Republik Indonesia di kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI), Menteng, Jakarta Selatan, Minggu (17/8/2014), Anis menyinggung bahwa selama ini para pendukung Prabowo-Hatta tidak pernah membuat masalah.
"Selama ini tidak pernah ada masalah. Dukungan mereka sangat kuat, dan konstitusional," katanya.
Menurutnya Koalisi Merah Putih yang mengusung pasangan Prabowo-Hatta sudah siap menerima kemungkinan terburuk, bila ternyata gugatan atas keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang memenangkan Joko Widodo (Jokowi) - Jusuf Kalla (JK), kandas di MK.
Menurut Anis, ketika pihaknya sudah menempuh jalur hukum maka segala konsekuensinya harus siap diterima.
"Ini persoalan hukum, apapun hasilnya kita harus siap," ujarnya.
Soal Koalisi Merah Putih pun ia mengaku tidak khawatir. Anis mengaku percaya Partai Gerindra, Partai Amanat Nasional (PAN), PKS, Partai Golkar dan Partai Bulan Bintang (PBB), akan tetap solid apapun keputusan MK nanti. [dm/tribunnews]
posted by @Adimin
Label:
SEPUTAR PKS,
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
August 19, 2014
posted by @Adimin
Kawal Visi Koalisi Merah Putih, PKS Gelar Election Update
Partai Keadilan Sejahtera (PKS) bergerak cepat. Sementara masih terus mengawal proses Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014 yang kini dalam tahapan persidangan sengketa di Mahkamah Konstitusi (MK), PKS membekali pimpinan struktur pusat dan wilayah untuk agenda penguatan Koalisi Merah Putih di Parlemen untuk tingkat provinsi dan kota/kabupaten. Untuk itu, PKS menggelar acara Election Update ke-6 untuk mengantisipasi pelantikan sekaligus pemilihan pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) agar searah dengan kebijakan Koalisi di tingkat nasional.
Dalam siaran pers yang diterima pksnongsa.org, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKS Taufik Ridho menyatakan, Election Update diadakan di Jakarta dan diikuti fungsionaris DPP dan Pengurus Harian dari 33 Dewan Pengurus Wilayah (DPW) seluruh Indonesia. Agenda utamanya, tutur Taufik adalah menyiapkan PKS di seluruh Indonesia untuk mengawal visi Koalisi Merah Putih yang diberi mandat rakyat dalam Pemilu Legislatif.
"Tentu seluruh anggota koalisi dititipkan harapan oleh rakyat yang memilihnya, itu yang akan kami perjuangkan bersama melalui Koalisi Merah Putih ini," jelas Taufik disela-sela acara Election Update PKS, Senin (18/8).
Taufik juga mengingatkan agar struktur dan kader tetap bekerja keras pasca-Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden. "Tidak ada waktu istirahat dan berleha-leha, langsung gerakkan mesin partai untuk memenuhi harapan publik, baik yang telah memilih PKS ataupun masyarakat Indonesia pada umumnya," ujar Taufik. Ia juga menyampaikan, dalam Pemilu Legislatif PKS mendapatkan 40 kursi DPR, 160 kursi DPRD tingkat provinsi dan 1.017 kursi DPRD tingkat kota/kabipaten di seluruh Indonesia. "Masih ada harapan menambah satu kursi DPR, bila dalam pemilihan suara ulang di Maluku Utara dapat kita menangkan," harap Taufik.
Acara yang diselenggarakan selama dua hari ini akan diisi dengan arahan Presiden PKS Anis Matta tentang mengoptimalkan mesin partai pasca-Pemilu Legislatif dan Pilpres, arahan tentang implementasi kesepakatan koalisi dalam pemilihan pimpinan Dewan, paparan survey politik terkini, serta arahan untuk anggota DPR maupun DPRD terpilih PKS. Selain seluruh pengurus harian DPP, peserta dari 33 DPW menyertakan ketua umum, sekretaris umum, ketua Bidang Kebijakan Publik (ex officio ketua fraksi DPRD) dan ketua Bidang Perempuan masing-masing. [dm]
posted by @Adimin
Label:
SEPUTAR PKS,
TOPIK PILIHAN
August 18, 2014
posted by @Adimin
Anis Matta: Akbar Tanjung Sumber Ilham Saya Memimpin PKS
Written By Anonymous on 18 August, 2014 | August 18, 2014
Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Anis Matta mengakui bahwa politisi senior Partai Golkar, Akbar Tanjung merupakan sumber ilham bagi dirinya ketika memimpin PKS di tengah badai.
"Salah satu sumber ilham saya saat memimpin PKS di tengah badai adalah bang Akbar saat memimpin golkar di awal reformasi. Golkar way," tulis Anis pada akun Twitternya @anismatta, Rabu (14/8) lalu.
Pengakuan ini diungkapkan Anis berkenaan dengan hari ulang tahun Akbar Tanjung yang ke-69.
"Selamat ultah 69 tahun untuk bang Akbar Tanjung. Semoga sehat dan panjang umur bang," katanya.
Anis juga mengakui bahwa ia belajar satu hal dari bang Akbar yakni senantiasa aktif berkontribusi dalam semua situasi dan posisi.
"Saya belajar satu hal dari bang Akbar. Terus aktif berkontribusi dalam semua situasi dan posisi," katanya.
Anis menceritakan bahwa dirinya bertemu dengan Akbar Tanjung di berbagai pelosok nusantara.
"Saya bertemu beliau di berbagai pelosok nusantara. Bang Akbar selalu sehat dan fit," lanjutnya.
Sosok Akbar Tanjung ternyata juga merupakan sumber ilham bagi mantan Wakil Ketua DPR RI ini saat memimpin PKS di tengah badai.
Tak lupa, Anis Matta juga menyemangati Akbar Tanjung di usianya yang sudah tidak muda lagi itu.
Selamat bang. Terus berkontribusi untuk Indonesia," pungkasnya. [dm]
posted by @Adimin
Label:
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
August 18, 2014
*Kultwit @anismatta
(17/8/2014)
Alhamdulillah, Indonesia sebagai nation-state yang berdaulat mencapai usia ke-69 hari ini..
Indonesia awalnya adalah cita2, berubah menjadi identitas, kemudian menjadi entitas politik..
Untuk apa menjadi entitas politik? Untuk mewujudkan kehidupan sebagai bangsa yang merdeka, berdaulat dan berkeadilan..
Peringatan tahun ini jadi istimewa karena kita baru saja melewati tonggak proses demokrasi: pemilihan umum legislatif dan pemilihan presiden..
Kita baru saja melewati satu periode presidensial penuh secara konstitusional (2 x 5 thn) tanpa ancaman demokrasi..
Demokrasi yang makin matang ini harus jadi modal mewujudkan kesejahteraan.. Apalagi ada bonus demografi menunggu kita..
Kita akan merealisasikan bonus demokrasi dan bonus demografi dalam dekade yang akan datang.. Dengan modal itu, cita2 kemerdekaan akan dapat kita wujudkan..
Bonus demografi di alam demokrasi bagai bibit unggul yang tumbuh di tanah yg subur.. Kita harus menjaganya dari hama dan penyakit..
Komitmen kita terhadap demokrasi akan memastikan bibit unggul itu tumbuh menjadi pohon yang kokoh dan buah yang manis..
Itu yang menjadi janji kita kepada generasi yang akan datang.. Seperti janji para "founding fathers" bahwa kemerdekaan adalah jembatan emas menuju kemakmuran..
Tadi pagi (17/8/2014), ketika memperingati detik2 kemerdekaan bersama Koalisi Merah Putih, saya merasakan komitmen dan semangat janji kemerdekaan itu..
Juga malam ini, di acara muhasabah kemerdekaan RI yang dilaksanakan MUI.. Umat Islam akan terus menjadi pilar NKRI, bersama semua elemen bangsa..
Semoga Allah meridhoi perjalanan negara-bangsa Indonesia ke depan..
Kobarkan semangat Indonesia!!
posted by @Adimin
Anis Matta: "Umat Islam akan terus menjadi pilar NKRI"
*Kultwit @anismatta
(17/8/2014)
Alhamdulillah, Indonesia sebagai nation-state yang berdaulat mencapai usia ke-69 hari ini..
Indonesia awalnya adalah cita2, berubah menjadi identitas, kemudian menjadi entitas politik..
Untuk apa menjadi entitas politik? Untuk mewujudkan kehidupan sebagai bangsa yang merdeka, berdaulat dan berkeadilan..
Peringatan tahun ini jadi istimewa karena kita baru saja melewati tonggak proses demokrasi: pemilihan umum legislatif dan pemilihan presiden..
Kita baru saja melewati satu periode presidensial penuh secara konstitusional (2 x 5 thn) tanpa ancaman demokrasi..
Demokrasi yang makin matang ini harus jadi modal mewujudkan kesejahteraan.. Apalagi ada bonus demografi menunggu kita..
Kita akan merealisasikan bonus demokrasi dan bonus demografi dalam dekade yang akan datang.. Dengan modal itu, cita2 kemerdekaan akan dapat kita wujudkan..
Bonus demografi di alam demokrasi bagai bibit unggul yang tumbuh di tanah yg subur.. Kita harus menjaganya dari hama dan penyakit..
Komitmen kita terhadap demokrasi akan memastikan bibit unggul itu tumbuh menjadi pohon yang kokoh dan buah yang manis..
Itu yang menjadi janji kita kepada generasi yang akan datang.. Seperti janji para "founding fathers" bahwa kemerdekaan adalah jembatan emas menuju kemakmuran..
Tadi pagi (17/8/2014), ketika memperingati detik2 kemerdekaan bersama Koalisi Merah Putih, saya merasakan komitmen dan semangat janji kemerdekaan itu..
Juga malam ini, di acara muhasabah kemerdekaan RI yang dilaksanakan MUI.. Umat Islam akan terus menjadi pilar NKRI, bersama semua elemen bangsa..
Semoga Allah meridhoi perjalanan negara-bangsa Indonesia ke depan..
Kobarkan semangat Indonesia!!
posted by @Adimin
Label:
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
August 17, 2014
Menemuimu. .
Mengenang
Perjumpaan kembali. .
HAL - hal yang tidak biasa..
HAL - hal yang luar biasa...
Bagaimana mungkin
Aku akan merelakan perpisahan. .
Sedangkan kau datang bersama malam...
Jangan tinggalkan aku pahlawan. ..
Di malam kau kan terkenang...
Menjelang cahaya...
Kau takkan mengerti...
Sampai besok kau lihat sendiri...
Dirgahayu Negeriku. ..
Jayalah Indonesiaku. ..
17-8-1945
17-8-2014
posted by @Adimin
"Dirgahayu Negeriku...Jayalah Indonesiaku" | By @Fahrihamzah
Written By Anonymous on 17 August, 2014 | August 17, 2014
Menemuimu. .
Mengenang
Perjumpaan kembali. .
HAL - hal yang tidak biasa..
HAL - hal yang luar biasa...
Bagaimana mungkin
Aku akan merelakan perpisahan. .
Sedangkan kau datang bersama malam...
Jangan tinggalkan aku pahlawan. ..
Di malam kau kan terkenang...
Menjelang cahaya...
Kau takkan mengerti...
Sampai besok kau lihat sendiri...
Dirgahayu Negeriku. ..
Jayalah Indonesiaku. ..
17-8-1945
17-8-2014
posted by @Adimin
Label:
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
August 17, 2014
posted by @Adimin
Surat Cinta dari Palestina di Hari Kemerdekaanmu...Indonesia
Fursan Khalifa, seorang warga Gaza, Palestina negeri yang sedang dirundung berbagai penderitaan karena penjajahan zionis Israel menyempatkan diri untuk menulis sepucuk surat sebagai ucapan Selamat Hari Kemerdekaan bagi Bangsa Indonesia.
Didalam suratnya, Fursan menuliskan bahwa perjuangan bangsa Indonesia untuk merdeka telah dibayar dengan nyawa para syuhada, darah dan tahanan para pejuang.
"Para pejuang Bangsa Indonesia sudah merasakan sebagaimana yang saat ini dirasakan bangsa Palestina, seperti pembunuhan dan penghancuran atas tanah dan bangsa kami," katanya.
Menurut Fursan, bangsa Indonesia sudah berjuang dan mengusir penjajah Belanda dengan penuh keberanian dan heroisme persis sebagaimana Bangsa Palestina saat ini. Para pejuang Palestina yang berjuang melawan penjajah zionis Israel.
"Pemimpin bangsa Indonesia, Sukarno dan Hatta telah berjuang mengusir penjajah, dan sekarang di Palestina bangsa kami dan para pemimpin kami seperti Abul Abd Haniyah, Muhammad Addayf sedang berjuang untuk mengembalikan hak-hak kami yang direnggut penjajah zionis," lanjutnya.
Sungguh penjajah itu sudah melakukan kejahatan kemanusian yang sangat luar biasa kepada bangsa Indonesia sebagaimana juga yang saat ini dilakukan oleh penjajah zionis kepada bangsa kami di Palestina, terutama di Gaza.
"Untuk itu, kita adalah bangsa yang sama-sama telah merasakan hidup sakit dibawah tekanan dan kejahatan penjajah, kami berharap kepada Allah dalam waktu yang dekat, Palestina Merdeka sebagaimana bangsa Indonesia telah merdeka," ungkapnya.
Dia mengatakan bahwa dirinya melihat dan merasakan sendiri, masyarakat Gaza mencintai bangsa Indonesia. Di setiap sudut-sudut kota Gaza ada bantuan-bantuan yang sudah sampai kepada warga Palestina dari lembaga-lembaga kemanusiaan yang berasal dari Indonesia.
"Dan Gaza pada saat bangsa Indonesia sedang memperingati hari kemerdekaannya semoga menjadi inspirasi bagi kami untuk membebaskan Al Quds, Al Aqsha dan Palestina secara keseluruhan. Salam CINTA dari saudaramu di Gaza, dan juga salam CINTA dari saudara-saudaramu yang masih mendekam di penjara-penjara zionis di tepi barat," tutupnya.[pasberita/knrp.org]
posted by @Adimin
Label:
TOPIK PILIHAN
August 16, 2014
posted by @Adimin
"Cara Kita Membaca Situasi Pilpres" | By @UdaIrfan
Written By Anonymous on 16 August, 2014 | August 16, 2014
Checkland dalam bukunya mengenai soft systems methodology cerita ttg dunia yang messy
Messy mungkin padanan kata yang paling tepat di indonesia adalah keruwetan dan kompleksitas
Hal ini dikarenakan di dalam fenomena sosial, banyak variabel yang bisa sekejap berubah
Contohnya hari ini cinta, besok benci, hari ini tertawa, besok bersedih, setiap hari berubah
Itu sebabnya checkland menuturkan mengenai siklus belajar dimana ilmu muncul akibat pengamatan mengenai dunia nyata
Dan kemampuan untuk memilih sistem mana yang paling mungkin untuk bisa cepat memahami fenomena sosial
Sistem ini kemudian menjadi model yang melakukan refleksi dan debat dengan dunia nyata
Sehingga mengubah cara pandang kita melihat kembali dunia kita, yang pada hasilnya menemukan pemahaman mendalam
Contoh seorang pebisnis handal lama lama bisa dengan sendiri menemukan dimana letak uang hanya dengan sekali melihat
Nah saya sendiri sedang belajar memahami proses gugatan mk ini sebagai satu proses memahami kita bernegara
Salah satu yang menarik adalah saya berusaha memahami keruwetan sistem pemilu kita
Ada tiga pilihan sistem yang saya pakai utk membaca hal ini, pertama sistem media, sistem hukum, sistem para pemainnya
Soal sistem media ini proses perubahannya pada opini publik, aktornya para pemilik media, jurnalis, dan penggiat media sosial
Bentuk yang dimainkan isu, saya pernah twit soal dinamika isu dengan tagar #media
Sistem hukum yang sekarang sedang kita ikuti bersama sama, mulai dari penetapan hasil pleno, gugatan ke mk, pembukaan kotak o/ kpu
Aktornya para tim hukum no 1,tim hukum kpu, mk, proses transformasi kepastian dan kejelasan hukum
Namun disini ada beberapa aktor yang mendua, misalnya di tim hukum kpu ada tim hukum no 2, jadi terjadi persilangan aktor
Proses perubahan yang diinginkan ketetapan hukum
Yang menarik adalah proses membuktikan gugatan dan cara hakim menyikapi bukti
Yang menarik juga terjadi persilangan antara sistem hukum dan media, ada persilangan dinamika isu dan proses hukum
Sistem ketiga adalah pemainnya, yang paling bagus menyampaikan detil pemain itu mbah @ragilnugroho1
Walau tak semua twit @ragilnugroho1 saya mengerti tapi ia menyampaikan dengan baik interaksi para pemain, mulai dari caprea sd tim hore
Nah itu yang saya pakai dalam menilai dan memetakan pemilu, maaf kalau kurang pas..
*chirpstory.com
Messy mungkin padanan kata yang paling tepat di indonesia adalah keruwetan dan kompleksitas
Hal ini dikarenakan di dalam fenomena sosial, banyak variabel yang bisa sekejap berubah
Contohnya hari ini cinta, besok benci, hari ini tertawa, besok bersedih, setiap hari berubah
Itu sebabnya checkland menuturkan mengenai siklus belajar dimana ilmu muncul akibat pengamatan mengenai dunia nyata
Dan kemampuan untuk memilih sistem mana yang paling mungkin untuk bisa cepat memahami fenomena sosial
Sistem ini kemudian menjadi model yang melakukan refleksi dan debat dengan dunia nyata
Sehingga mengubah cara pandang kita melihat kembali dunia kita, yang pada hasilnya menemukan pemahaman mendalam
Contoh seorang pebisnis handal lama lama bisa dengan sendiri menemukan dimana letak uang hanya dengan sekali melihat
Nah saya sendiri sedang belajar memahami proses gugatan mk ini sebagai satu proses memahami kita bernegara
Salah satu yang menarik adalah saya berusaha memahami keruwetan sistem pemilu kita
Ada tiga pilihan sistem yang saya pakai utk membaca hal ini, pertama sistem media, sistem hukum, sistem para pemainnya
Soal sistem media ini proses perubahannya pada opini publik, aktornya para pemilik media, jurnalis, dan penggiat media sosial
Bentuk yang dimainkan isu, saya pernah twit soal dinamika isu dengan tagar #media
Sistem hukum yang sekarang sedang kita ikuti bersama sama, mulai dari penetapan hasil pleno, gugatan ke mk, pembukaan kotak o/ kpu
Aktornya para tim hukum no 1,tim hukum kpu, mk, proses transformasi kepastian dan kejelasan hukum
Namun disini ada beberapa aktor yang mendua, misalnya di tim hukum kpu ada tim hukum no 2, jadi terjadi persilangan aktor
Proses perubahan yang diinginkan ketetapan hukum
Yang menarik adalah proses membuktikan gugatan dan cara hakim menyikapi bukti
Yang menarik juga terjadi persilangan antara sistem hukum dan media, ada persilangan dinamika isu dan proses hukum
Sistem ketiga adalah pemainnya, yang paling bagus menyampaikan detil pemain itu mbah @ragilnugroho1
Walau tak semua twit @ragilnugroho1 saya mengerti tapi ia menyampaikan dengan baik interaksi para pemain, mulai dari caprea sd tim hore
Nah itu yang saya pakai dalam menilai dan memetakan pemilu, maaf kalau kurang pas..
*chirpstory.com
posted by @Adimin
Label:
TOPIK PILIHAN
August 16, 2014
posted by @Adimin
HNW: PKS Pastikan Menolak Tawaran Jokowi-JK
Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengaku solid di koalisi permanen Prabowo-Hatta. Untuk itu PKS memastikan akan menolak jika ada tawaran kursi menteri dari Jokowi-JK. Kader-kadernya pun akan dipastikan tidak akan mengisi kabinet Jokowi-JK.
“PKS tidak pernah akan meminta-minta (kursi menteri Jokowi). Ditawari pun menolak,” kata anggota Majelis Syuro PKS, Hidayat Nur Wahid, dikutip detik.com, Jumat (15/8/2014).
Pengalaman menjadi oposisi di 2004-2009 membuat PKS pede bisa menjalaninya lagi. Menurut Hidayat, posisi sebagai oposisi membuat suara PKS menanjak.
“Kami pernah jadi oposisi dan ternyata oposisi itu enak, kami naik suaranya,” ujar mantan Presiden PKS ini.
Ia pun mengingatkan partai koalisi Prabowo-Hatta lainnya untuk solid dan tidak minta-minta jatah menteri.
“Jangan kemarin tidak dukung Jokowi-JK lalu minta-minta jadi menteri,” pungkasnya.[dm/dtk/pasberita.com]
posted by @Adimin
Label:
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
August 16, 2014
posted by @Adimin
Kemenangan Prabowo-Hatta Terbuka Lebar
Tim kuasa hukum Prabowo-Hatta pada hari ini menghadirkan 6 ahli yang sangat kompeten di bidangnya seperti Yusril Ihza Mahendra, Irman Putra Sidin, Margarito Kamis, Said Salahudin, Rasyid Saleh, dan Marwah Daud Ibrahim, untuk menyelesaikan satu tahap penting dalam perkara sengketa Pemilu Presiden 2014 di Mahkamah Konstitusi.
Melihat kompetensi saksi-saksi ahli yang dihadirkan Tim Kuasa Hukum Prabowo-Hatta, Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin Makassar, Juajir Sumardi, menilai peluang kemenangan Prabowo-Hatta dalam sengketa Pilpres 2014 terbuka lebar. Lantaran, Keterangan ahli dibutuhkan untuk memperkuat dalil-dalil yang menjadi dasar gugatan.
"Peluang kemenangan tim Prabowo Hatta itu terbuka lebar dalam konteks bahwa hakim MK tidak boleh berpikiran dalam konteks sektoral dan tidak melihat dalam konteks paradigma hukum yang sifatnya operasional tetapi lebih melihat yang lebih substansial," kata Prof Juajir Sumardi saat dihubungi di Jakarta, Jumat (15/8).
Juajir juga menjelaskan dengan adanya saksi-saksi ahli yang dibawa tim Prabowo-Hatta itu nampak bahwa saksi ahli tersebut menghendaki hakim Mahkamah Konstitusi tidak terjebak pada pendekatan yang normatifisme.
"Artinya MK oleh saksi-saksi ahli dari Prabowo itu diharapkan bisa secara substansial masuk kedalam inti persoalan yaitu penegakan konstitusi. Jadi Ini adalah sebuah proses persidangan di MK maka alat ukurnya itu adalah konstitusi, nah sejauh mana nilai konstitusi itu berjalan dalam proses pemilu yang berlangsung," jelasnya.
Selain itu juga, Juajir juga menjelaskan nilai konstitusi itu dapat disebut sebagai nilai demokrasi. Karena, demokrasi yang terjadi di dalam proses pemilu itu adalah demokrasi untuk menegakkan kedaulatan rakyat.
"Nah kalau penegakan kedaulatan rakyat dicederai dengan penyelenggara yang melakukan tindakan-tindakan yang tidak benar maka hakikat kedaulatan rakyat sudah tercemari. Dan bila kedaulatan rakyat sudah tercemari maka penegakan kostitusi itu tidak berjalan," ujarnya.
Seperti diketahui, tim Prabowo-Hatta mendalilkan kecurangan masif di 33 provinsi dan juga menyoal kesalahan rekapitulasi akibat sekitar 46.000 dokumen C1 ilegal. Serta, juga menilai proses pilpres 2014 cacat hukum.
Tak hanya itu, tim kuasa hukum Prabowo-Hatta juga mendalilkan terjadinya kecurangan TSM oleh penyelenggara dengan cara mobilisasi pemilih menggunakan daftar pemilih tambahan (DPTb) dan daftar pemilih khusus tambahan (DPKTb), pengondisian hasil, politik uang, penyelenggara yang mencoblos surat suara, dan pemilih yang mencoblos lebih dari satu kali.[dm/inilah]
posted by @Adimin
Label:
TOPIK PILIHAN
August 16, 2014
posted by @Adimin
Fahri Hamzah Apresiasi Pidato Presiden SBY
Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Fahri Hamzah sangat mengapresiasi pidato Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang disampaikan pada hari ini, Jum'at 15 Agustus 2014 di Gedung DPR/MPR, Jakarta.
"Pidato presiden @SBYudhoyono hari ini luar biasa. 10 kali pidato, ini yang terbaik. Terutama bagian akhir," tulis Fahri pada akun Twitter-nya @Fahrihamzah seperti dikutip pasberita.com, Jum'at (15/8).
Fahri mengatakan, presiden SBY mengingatkan tentang 4 hal utama. Pertama, tentang membangun sistem sebagai fokus dan jangan bergeser dari hal ini.
"Pak SBY menegaskan pentingnya sistem. Sistem buruk akan merusak siapapun dan sebaliknya," lanjut Fahri yang juga anggota Komisi 3 DPR RI ini.
Kedua, kata Fahri, tentang mempertahankan dan mengisi ke-Indonesiaan. Sebab jika gagal maka kemerdekaan takkan punya makna.
"Ketiga, jangan sampai demokrasi menjadi elitis. Dan hanya menjadi pesta elite. Demokrasi pada akhirnya harus memfungsikan pemberdayaan rakyat dari rakyat oleh rakyat," katanya.
Keempat, kita harus menjaga momentum positif yang selama ini sudah ada dan kita bangun bersama karena dengan menjaga itu kita akan menjadi bangsa yang terus tumbuh dan maju.
"Di akhir refleksinya presiden minta maaf jika ada kesalahan. Sebagai manusia biasa. Inilah harapan dan refleksi beliau sebagai presiden 10 tahun," jelas Fahri.
Presiden, kata Fahri, juga meminta kita untuk mendukung dan mendengar presiden yang akan datang. Siapapun yang diputuskan oleh keputusan sidang MK.
"Terima kasih atas refleksinya pak presiden @SBYudhoyono," pungkasnya. [dm/pksnongsa]
posted by @Adimin
Label:
TOKOH,
TOPIK PILIHAN










