Powered by Blogger.
Humas PKS Ikuti Worshop Jurnalistik Pada Rapat Koordinasi
Humas PKS se-Sumatera Barat melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) yang berlangsung pada tanggal 4 - 6 November 2022 di Padang, Senin (5/11) ...
Search This Blog
Latest Post
September 05, 2016
posted by @Adimin
Seruan untuk Kader: Jadikan Olah Raga Sebagai Gaya Hidup
Written By Anonymous on 05 September, 2016 | September 05, 2016
Palembang (4/9) - Sebagai partai politik, PKS tidak pernah absen dari agenda demokrasi yang berlangsung hampir setiap tahun. Karena itu, kader PKS dituntut untuk memiliki kekuatan fisik dan stamina yang kuat dalam menjalani setiap agenda demokrasi tersebut.
Dalam pertemuan dengan ratusan kader, simpatisan dan masyarakat di Palembang, Sumatera Selatan, Ahad (4/9/2016) pagi tadi, Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman mengajak masyarakat, khususnya kader PKS, untuk menjadikan olahraga sebagai lifestyle (gaya hidup, red).
Menurutnya, saat ini banyak orang yang mudah sakit bahkan meninggal di usia muda karena penyakit dan kurang berolahraga.
"Khususnya para pemuda, jangan sampai menyesal ketika ukuran lingkar pinggang sudah seperti kami kami ini," canda Sohibul Iman disambut tawa para peserta yang hadir.
Doktor lulusan Jepang ini mengajak masyarakat agar mulai hari ini menambah kuantitas olah raga dalam rangka menjaga tubuh tetap sehat dan meningkatkan stamina menghadapi kompetisi demokrasi yang berlangsung hingga 2019 ke depan.
"Mari rutinkan olah raga. Saya sudah merutinkan bersepeda. Alhamdulillah berat badan dapat terjaga," ajaknya.
Dalam acara ini Sohibul Iman juga menyerahkan hadiah doorprize berupa seekor kambing kurban bagi peserta jalan sehat yang beruntung. [pks.id]
Label:
SEPUTAR PKS,
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
September 05, 2016
posted by @Adimin
Kader PKS Harus Berkontribusi Optimal dalam Melayani Masyarakat
Palembang (4/9)-Presiden PKS Mohamad Sohihul Iman menegaskan bahwa PKS membuka ruang seluas-luasnya agar kader dapat berkontribusi secara optimal dalam berkhidmat kepada masyarakat. Karena menurutnya, kader merupakan modal utama dan mesin penggerak partai.
"Saya mendorong kader agar dapat berkontribusi maksimal dengan kreatifitas dan inisiatif dalam berkhidmat untuk rakyat," ujar Sohibul Iman Hal di hadapan ratusan kader dan simpatisan PKS di lapangan DPRD Sumsel, Ahad (4/9/2016). Sebelumnya, Sohibul Iman melakukan olahraga jalan sehat bersama masyarakat setempat.
Sohibul Iman menjelaskan bahwa diversifikasi kegiatan khidmat harus semakin kaya sehingga masyarakat dapat merasakan bukti kehadiran kader PKS.
"Kemenangan dalam kompetisi demokrasi akan dapat diraih kalau masyarakat sudah merasakan bukti khidmat PKS," seru mantan wakil ketua DPR RI ini.
Selain itu, Sohibul Iman juga menjelaskan bahwa partai membuka peran kader untuk menyampaikan inisiatif dan gagasan kepada pimpinan partai (bottom up, red) sebagai pola pelengkap selain pola arahan atau perintah dari pimpinan (top down, red) yang selama ini sudah teruji bagi kader PKS.
"Dari sini kita dapat mengkombinasikan inspirasi kader dan pimpinan sehingga khidmat PKS kepada masyarakat semakin kaya dan beragam," pungkasnya. [pks.id]
posted by @Adimin
Label:
SEPUTAR PKS,
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
September 03, 2016
posted by @Adimin
Kader PKS Harus Terdepan Layani Masyarakat
Written By Anonymous on 03 September, 2016 | September 03, 2016
Tegal (2/9) - Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al Jufri meminta kepada kader PKS memaknai tagline berkhidmat untuk rakyat dengan kerja nyata di masyarakat tiap hari. Salah satunya dengan terus membuka kantor sekretariat PKS tiap hari demi melayani rakyat.
Hal ini dikatatan Salim Segaf Al Jufri dalam agendanya silaturahim kader bersama Tokoh dan Santri di Pondok Pesantren Attauhidiyah, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Kamis (1/9/2016).
“Kantor-kantor sekretariat PKS harus buka setiap hari, sehingga jika ada masyarakat yang membutuhkan kita selalu siap melayani terdepan, apapun bentuk pelayanannya” tuturnya.
Salim juga menjelaskan, seluruh struktur kader baik ditingkat pusat maupun daerah punya potensi yang sama dalam melayani masyarakat, sehingga jangan ada rasa bangga diri dalam diri kader.
“Jangan pernah merasa puas dan berbangga atas pelayanan yang dilakukan kepada masyarakat, bekerjalah dengan ikhlas, biar Allah selebihnya yang akan menilai kerja-kerja kita,” ujarnya.
Salim Segaf Al Jufri menambahkan pentingnya silaturahim kepada masyarakat luas, demi menepis kritik-kritik yang tidak baik tentang PKS.
Silaturahim kader bersama tokoh dan santri Attauhidiyah ini di hadiri oleh pengasuh Pon-Pes At Tauhidiyah KH. Anwar Saidi, juga Anggota DPR RI Fraksi PKS Fikri Faqih, Ketua Umum DPW PKS Jawa Tengah Kamal Fauzi, Mentri Pertanian Periode 2009-2014 Suswono, serta ratusan kader dan simpatisan se-kota/kabupaten Tegal, Pekalongan, Brebes dan Pemalang. [pks.id]
posted by @Adimin
Label:
SEPUTAR PKS,
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
September 03, 2016
posted by @Adimin
Ledia: Perbaiki Kesemrawutan Data Kemiskinan
Jakarta (2/9) - Komisi VIII DPR RI Ledia Hanifa Amaliah mengatakan penanganan kemiskinan akan sulit terwujud bila data kemiskinan masih semrawut.
“Ketika melakukan kunjungan kerja saya banyak menerima curhat baik dari warga maupun ketua RT, RW dan lurah. Dalam kunker Agustus lalu saja di sekitar 40 wilayah kunker saya dapati curhat ini. Rata-rata mengeluhkan penerimaan bantuan yang tidak tepat sasaran,” katanya di Jakarta, Jumat (2/9/2016).
Di antara curhatan yang dicatat Ledia terdapat keluhan soal warga miskin yang seharusnya mendapatkan berbagai program bantuan seperti PKH (Program Keluarga Harapan), KUBe (Kelompok Usaha Bersama), BSM (Bantuan Siswa Miskin) bahkan PBI JK (Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan) tetapi tidak dapat, sementara banyak warga tidak miskin, warga yang sudah pindah, bahkan warga yang sudah meninggal dunia justru terdata sebagai penerima program bantuan.
“Warga yang sudah meninggal dunia dapat kartu KIS (Kartu Indonesia Sehat), ada pula anak SMA yang dapat kartu KIP (Kartu Indonesia Pintar) SD dan warga yang sudah menikah dapat kartu KIP, yang akibatnya terjadi keresahan dan komplain warga baik ke ketua RT, RW atau lurah,” ujarnya.
Anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera ini sangat prihatin mengingat kesemrawutan ini salah satunya bermula dari proses validasi dan verifikasi data yang tidak termenej dengan baik. Ledia juga membeberkan bahwa data kemiskinan saat ini berbasis pada data tahun 2011, yang artinya sangat besar sudah terjadi perubahan di tengah masyarakat. Sementara Undang-undang Penanganan Fakir Miskin no 13 tahun 2011 yang mengamanahkan validasi data setiap 2 tahun belum terlaksana dengan baik.
“Kita ingat bagaimana upaya validasi data tahun 2015 sempat digesa di Bulan Oktober untuk terselesaikan pada Desember, padahal mencakup puluhan juta sasaran validasi dan verifikasi secara nasional, akhirnya tidak tercapai sehingga ujung-ujungnya data kemiskinan masih mengacu pada data 2011,” kata Ledia.
Karena itu Ledia mengingatkan pemerintah agar rencana validasi dan verifikasi pada 2017 mendatang tidak mengulang kesemrawutan serupa. Termasuk laporan yang menyatakan bahwa dari 1,7 juta data yang sudah terhapus dari masterfile PBI JK ternyata baru terganti sekitar 850 ribuan nama.
“Pada 2017 akan ada lagi verifikasi dan validasi data penerima bantuan iuran jaminan kesehatan dengan target 94,4 juta jiwa serta verifikasi dan validasi data 50 juta PMKS (Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial). Untuk itu saya meminta pemerintah bersiap sejak sekarang dan sekaligus mensosialisasikan mekanisme penggantian atau perubahan data secara meluas. Begitu pula para kepala desa, ketua RT, RW, Lurah harus menjadi mitra untuk perubahan data penduduk miskin ini sehingga ke depan tidak ada lagi penerima bantuan yang tidak tepat sasaran.” tegasnya. [pks.id]
posted by @Adimin
Label:
Berita Fraksi,
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
September 03, 2016
posted by @Adimin
Fahmy Alaydroes: Pemerintah Harus Sosialisasikan Travel Warning untuk Cegah Virus Zika Masuk
Jakarta (1/9) - Ketua Bidang Kesejahteraan Rakyat (Kesra) DPP PKS Fahmy Alaydroes mendesak kepada pemerintah untuk segera melakukan usaha pencegahan masuknya virus Zika ke Indonesia dengan sosialisasi early warning system dan travel warning.
Sebaiknya, kata Fahmy, ada kebijakan screening di bandara untuk deteksi dini dari orang asing dan orang balik dari luar negeri, terutama dari negara yang terjangkit virus tersebut.
"Penting adanya usaha sosialisasi early warning system bahaya virus Zika dan usaha pencegahan penularan dengan pemberatasan sarang nyamuk (PSN) sebagaimana pada virus dengue dan chikungunya, Dan pemerintah perlu memberikan travel warningkepada masyarakat yang hendak bepergian ke negara-negara terjangkit," kata Fahmy di Jakarta, Kamis (1/9/2016).
Fahmy menjelaskan bahwa virus Zika yang berasal dari benua Amerika kini sudah menyebar ke Asia bahkan sudah mulai merebak di Singapura.
Virus Zika, masih kata Fahmy, menular melalui gigitan nyamuk aedes layaknya virus dengue dan chikungunya. Virus Zika yang masuk ke tubuh manusia akan menimbulkan gejala ringan seperti demam, linu otot dan tulang dan sakit kepala.
"Yang fatal adalah bila menular pada Ibu hamil maka dapat menyebabkan timbul mikrosefali (otak berukuran kecil atau tidak berkembang). Tentunya bila ini meluas akan terjadi banyak dilahirkan bayi yang memiliki otak yang cacat dan berdampak pada muncul generasi yang akan menjadi beban keluarga dan pemerintah," kata Fahmy. [pks.id]
posted by @Adimin
Label:
SEPUTAR PKS,
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
September 03, 2016
posted by @Adimin
Pemerintah Harus Segera Bentuk Gugus Tugas Perlindungan Anak
Jakarta (1/9) - Ketua Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) DPP PKS Wirianingsih mengimbau kepada pemerintah untuk membentuk gugus tugas perlindungan anak hingga tingkat desa atau kelurahan. Hal ini seiringan dengan munculnya berita prostitusi anak kepada kaum gay di kawasan Puncak, Bogor.
"Negara harus menjamin munculnya rasa aman orang tua terhadap anaknya. Segera bentuk gugus tugas perlindungan anak sampai tingkat desa/kelurahan. Sekarang ini kita jadi tidak tenang melepas anak untuk bermain atau berangkat ke sekolah," ujarnya di Kantor DPP PKS, Jl TB Simatupang no 82, Jakarta Selatan, Kamis (1/9/2016).
Wiwik juga mengapresiasi kepada Mensos dan Bareskrim yang bertindak cepat menangani kasus kejahatan terhadap anak ini.
Menurutnya, beragam kejahatan yang terus mengintai anak bangsa ini perlu ditangani secara terpadu dan simultan oleh semua pihak.
"Kejahatan terus mengintai anak Indonesia, ini perlu penanganan yang terpadu dan simultan, negara dan masyarakat harus bahu-membahu bergerak terus menerus serta secara sistematis untuk lindungi anak Indonesia," ungkap ibu yang akrap disapa Wiwik ini.
Dari sisi aparatur hukum, Wiwik meminta agar pencegahan terhadap tindak kejahatan seksual dengan memberikan rasa takut/efek jera kepada para pelakunya.
"Upaya penegakkan hukum harus ditegakkan dengan sebenar-benarnya. Buat rasa takut atau efek jera kepada para penjahat terhadap anak," tegas Wiwik.
Tidak hanya itu, Wiwik juga mengimbau kepada seluruh orangtua agar memperkuat ketahanan keluarganya, seperti mendidik anak dengan baik agar memiliki karakter yang kokoh.
"Ketahanan keluarga harus diperkuat, orang tua harus aware (waspada), jaga anak-anaknya. Juga yang penting, asuh anak dengan baik agar mereka memiliki karakter yang baik dan kepribadian yang kokoh, agar kelak tidak menjadi 'pelaku kejahatan' berikutnya," pungkasnya. [pks.id]
posted by @Adimin
Label:
SEPUTAR PKS,
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
September 02, 2016
posted by @Adimin
Pasar Inpres Blok III Dibangun, Mahyeldi: Semoga Bisa Ditempati dalam Setahun
Written By Anonymous on 02 September, 2016 | September 02, 2016
VALORAnews - Tempat berdagang di Pasar Raya Padang kembali bertambah, seiring dengan dimulainya pembangunan Pasar Inpres Blok III, Kamis (1/9/2016). Meski Pasar Inpres Blok III baru dimulai pengerjaannya, akan tetapi pedagang yang berjualan di dekat lokasi, berharap pasar itu cepat selesai.
Hal ini diungkapkan Walikota Padang H Mahyeldi Dt Marajo, usai berdialog dengan pedagang pasar di lokasi pembangunan Pasar Inpres Blok III, Kamis siang.
"Pedagang berharap, pembangunan Pasar Inpres Blok III ini cepat selesai. Karena pedagang ingin berjualan di tempat yang nyaman, aman dan bersih tentunya," ujar Mahyeldi.
Pengerjaan Pasar Inpres Blok III ini dilakukan PT Nindya Karya. Estimasi waktu pengerjaan, pasar ini akan selesai dalam waktu satu tahun enam bulan. Pun begitu, Mahyeldi berharap, pasar tersebut segera rampung dan bisa ditempati. "Kita harapkan dalam waktu sekitar setahun ini bisa ditempati pedagang," harap Mahyeldi.
Siang itu, Mahyeldi bersama rombongan melihat langsung pemancangan tiang pancang pasar tersebut. Sejumlah alat berat bekerja gesit. "Direncanakan, sebanyak 200 lebih tiang akan digunakan untuk pasar ini," terang Mahyeldi.
Nampak hadir ketika itu di antaranya Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Fatriarman Noer, Kepala Dinas Pasar Endrizal, beserta sejumlah jajaran kerja di lingkup Pemerintah Kota Padang. Selain itu juga tampak sejumlah pedagang. Mereka ikut balanjuang (makan bersama) di lokasi Pasar Inpres Blok III itu.
Salah seorang pedagang, Rio menyebut, dirinya memang sangat berharap pasar tersebut cepat selesai. Dengan adanya Pasar Inpres Blok III, pembeli akan mudah berbelanja. Tidak lagi becek dan harus berpanas terik maupun berhujan-hujan. "Semoga pasar tradisional kita ini cepat dibangun," ungkapnya. [pks.id]
posted by @Adimin
Label:
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
September 02, 2016
posted by @Adimin
Mahyeldi: Parkir Meter Bisa Buat Warga Cerdas
VALORAnews - Pemko Padang menerapkan sistem parkir meter atau 'smart parking sistem' terhitung 1 September ini. Langkah awal, Padang memberlakukannya di tiga titik.
Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah menyebut, penerapan parkir meter akan berdampak positif dalam membentuk warga agar disiplin dalam parkir. Selain itu, warga juga terdorong untuk lebih cerdas dalam menggunakan teknologi di saat Padang mulai menerapkan "Smart City".
"Penerapan parkir meter ini akan mengajak warga untuk lebih disiplin dan cerdas," ujar Mahyeldi saat melaunching penggunaan parkir meter di Ballroom Grand Inna Muara Hotel Padang, Kamis (1/9/2016).
Dalam penerapan parkir meter ini, Pemko Padang menggandeng PT Mas Arya Tunggal Abadi (MATA). Tiga titik diberlakukannya parkir meter ini yakni ruas Jalan Permindo, Niaga dan Pondok.
Sisi lain yang cukup menarik dalam penerapan parkir meter ini yakni warga tidak lagi harus menggunakan uang tunai. Peredaran dan transaksi dengan uang secara tunai berkurang sehingga negara dapat terbantu. "Maka lewat penggunaan parkir meter ini kita bisa memanjakan warga," terang Mahyeldi.
Penerapan parkir meter ini mendapat dukungan dari Ketua DPRD Kota Padang Erisman yang hadir dalam launching tersebut. Menurutnya Padang telah menjadi pilot project penerapan parkir meter.
"Asalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) naik dan tidak bocor, kami di legislatif mendukung seratus persen," tegasnya. [valora.co.id]
posted by @Adimin
Label:
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
September 01, 2016
posted by @Adimin
FPKS: Awasi dan Waspadai Penjualan BUMN Melalui Privatisasi
Written By Anonymous on 01 September, 2016 | September 01, 2016
Jakarta (1/9) – Fraksi PKS DPR RI mengajak seluruh elemen masyarakat
untuk mengawasi dan mewaspadai penjualan BUMN melalui privatisasi. Hal
itu sebagaimana disampaikan oleh Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi
PKS, Nurhasan Zaidi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (1/9).
“Fraksi PKS akan menjadi yang terdepan dalam menjaga aset BUMN agar
tidak jatuh ke tangan asing. Fraksi PKS juga mengajak seluruh elemen
bangsa untuk terus mengawasi dan mewaspadai penjualan BUMN berkedok
privatisasi, sebagaimana yang terjadi di era-era sebelumnya,” tegas
Nurhasan.
Diketahui, pemerintah akan melakukan privatisasi empat BUMN, sebagai
konsekuensi dari penambahan Penyertaan Modal Negara (PMN) dari APBN-P
2016 sebesar Rp 9 triliun yang telah disetujui oleh DPR bersama dengan
Pemerintah. Empat BUMN tersebut adalah PT Jasa Marga Tbk (Rp 1,25
triliun), PT Wijaya Karya Tbk (Rp 4 triliun), PT Krakatau Steel Tbk (Rp
1,5 triliun), dan PT Pembangunan Perumahan Tbk (Rp 2,25 triliun).
Adapun mengenai syarat minimal kepemilikan saham pemerintah di
masing-masing BUMN tersebut adalah 65,05 persen untuk PT Wijaya Karya
Tbk, 70 persen untuk PT Jasa Marga Tbk, 80 persen untuk PT Krakatau
Steel Tbk, dan 51 persen untuk PT Pembangunan Perumahan Tbk.
“Privatisasi kali ini akan diarahkan pada penerbitan saham baru (right issue).
Dan kami akan terus mengawasi agar penerbitan saham baru tersebut
pemerintah tetap dominan dalam penguasaan saham sesuai dengan proporsi
minimalnya masing-masing, ” jelas Nurhasan.
Nurhasan menambahkan dari privatisasi ini diharapkan dapat
memperbesar porsi pembagian deviden pemerintah daripada publik. Dengan
begitu, pemerintah dapat memberikan dukungan kepada BUMN agar dapat
berperan lebih besar dalam menunjang program-program prioritas
pemerintah.
“Fraksi PKS apresiasi usaha pemerintah untuk memaksimalkan pendapatan
negara melalui BUMN. Namun, pemerintah harus menjamin dana privatisasi
empat BUMN plat merah tersebut tidak akan digunakan untuk kepentingan
operasional, khususnya untuk membiayai proyek kereta cepat,” tegas
Nurhasan.
Oleh karena itu, Nurhasan mendesak agar empat BUMN yang telah
mendapatkan PMN tersebut, harus disiplin dalam penggunaan anggaran,
sesuai dengan business plan yang telah disepakati dalam raker bersama
dengan Komisi VI.
“Fraksi PKS, juga khususnya Komisi VI, akan terus mengawasi perbaikan
kinerja manajemen, direksi, hingga kelembagaan BUMN tersebut agar
sesuai dengan prinsip Good Cooperate Governance,” tambah Nurhasan.
Terakhir, Fraksi PKS juga berharap pemerintah memerhatikan kembali
persoalan tuntutan DPR atas kejelasan status Menteri BUMN saat ini.
“Sebab, dalam hal-hal yang strategis tersebut, kehadiran Menteri BUMN
dalam raker, tidak dapat digantikan dengan Menkeu. Justru, kehadiran
Menteri BUMN sangat penting untuk mengambil kebijakan strategis dan
politis secara cepat,” tutup Nurhasan. [fraksidpr.pks.id]
posted by @Adimin
Label:
Berita Fraksi,
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
September 01, 2016
posted by @Adimin
PKS Terima Lawatan Parti Amanat Negara
Jakarta (31/8) - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menerima lawatan Parti Amanat Negara (PAN) Malaysia. Wakil Sekretaris Jenderal DPP PKS Abdul Hakim menyambut baik kehadiran partai yang masih berusia satu tahun tersebut.
"Kami akan berbagi pengalaman di bidang khidmat kepada negeri. Malaysia dan Indonesia adalah wilayah yang tak terpisahkan, memiliki kesamaan historikal dan kesamaan akidah. Selamat datang di rumah sendiri ini, kami sangat senang dengan lawatan ini. Selain itu kami berharap juga melakukan hal yang sama, seperti tagline kami berkhidmat untuk rakyat," kata Abdul Hakim di MD Building Jakarta Selatan, Rabu (31/8/2016).
Ketua Parti Amanat Negara kawasan Serdang, Malaysia Mazwan bin Johar mengatakan bahwa meski menjadi partai baru yang diisi orang dalam kancah perpolitikan Malaysia, mereka tetap ingin belajar kepada PKS.
"Kami ingin belajar sebagai partai baru meski diisi oleh orang lama. Di samping itu saya bawa pasukan baru, layanan yang diberikan PKS sangat baik meski kami bukan pimpinan baru. Tetapi mendapatkan layanan ini sangat menyenangkan," kata Mazwan dalam sambutan.
Sementara itu Ketua Bidang Kepemudaan DPP PKS Mardani Ali Sera PKS setali tiga uang dengan yang dikatakan oleh Abdul Hakim, sebagai partai yang berkhidmat PKS sangat terbuka untuk tempat berbagi.
"Tagline berkhidmat untuk rakyat tagline kami, rakyat di sini bisa kami definisikan secara luas termasuk partai-partai yang ada di dalam negeri maupun luar negeri yang bisa kami layani akan kami layani. Parti Amanah Negara belajar kepada PKS bagaimana PKS menjalankan organisasi, sistem kaderisasinya, strategi pemenangan pemilu, termasuk bagaimana PKS membangun branding atau imagenya," ujar Mardani.
PKS, kata Mardani, memang harus berhubungan baik dengan partai-partai di luar negeri dan mengembangkan kerja sama dengan pihak mana pun.
"Bagaimana pun kami tetap perlu mengembangkan kerja sama dengan pihak luar. Misalnya jika ada contoh kasus TKI kita sedang bermasalah, tentu ada penyelesaian government to government (G to G) atau party to party (P to P). Kita bisa melakukan lobi dengan Parti Amanat Negara dan parti lain yang ada di Malaysia agar bisa membantu kasus WN kita yang ada di luar. Apalagi memang PKS bukan menjadi pemain nasional tapi juga menjadi aktor yang diakui manfaat dan pengaruhnya di dunia internasional," tukas doktor lulusan Malaysia.[pks.id]
"Kami akan berbagi pengalaman di bidang khidmat kepada negeri. Malaysia dan Indonesia adalah wilayah yang tak terpisahkan, memiliki kesamaan historikal dan kesamaan akidah. Selamat datang di rumah sendiri ini, kami sangat senang dengan lawatan ini. Selain itu kami berharap juga melakukan hal yang sama, seperti tagline kami berkhidmat untuk rakyat," kata Abdul Hakim di MD Building Jakarta Selatan, Rabu (31/8/2016).
Ketua Parti Amanat Negara kawasan Serdang, Malaysia Mazwan bin Johar mengatakan bahwa meski menjadi partai baru yang diisi orang dalam kancah perpolitikan Malaysia, mereka tetap ingin belajar kepada PKS.
"Kami ingin belajar sebagai partai baru meski diisi oleh orang lama. Di samping itu saya bawa pasukan baru, layanan yang diberikan PKS sangat baik meski kami bukan pimpinan baru. Tetapi mendapatkan layanan ini sangat menyenangkan," kata Mazwan dalam sambutan.
Sementara itu Ketua Bidang Kepemudaan DPP PKS Mardani Ali Sera PKS setali tiga uang dengan yang dikatakan oleh Abdul Hakim, sebagai partai yang berkhidmat PKS sangat terbuka untuk tempat berbagi.
"Tagline berkhidmat untuk rakyat tagline kami, rakyat di sini bisa kami definisikan secara luas termasuk partai-partai yang ada di dalam negeri maupun luar negeri yang bisa kami layani akan kami layani. Parti Amanah Negara belajar kepada PKS bagaimana PKS menjalankan organisasi, sistem kaderisasinya, strategi pemenangan pemilu, termasuk bagaimana PKS membangun branding atau imagenya," ujar Mardani.
PKS, kata Mardani, memang harus berhubungan baik dengan partai-partai di luar negeri dan mengembangkan kerja sama dengan pihak mana pun.
"Bagaimana pun kami tetap perlu mengembangkan kerja sama dengan pihak luar. Misalnya jika ada contoh kasus TKI kita sedang bermasalah, tentu ada penyelesaian government to government (G to G) atau party to party (P to P). Kita bisa melakukan lobi dengan Parti Amanat Negara dan parti lain yang ada di Malaysia agar bisa membantu kasus WN kita yang ada di luar. Apalagi memang PKS bukan menjadi pemain nasional tapi juga menjadi aktor yang diakui manfaat dan pengaruhnya di dunia internasional," tukas doktor lulusan Malaysia.[pks.id]
posted by @Adimin
Label:
SEPUTAR PKS,
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
September 01, 2016
posted by @Adimin
Pemko Siapkan Trotoar Khusus Disabilitas
VALORAnews - Tak lama lagi Kota Padang akan memiliki kawasan ramah disabilitas. Saat ini Pemerintah Kota Padang tengah menyiapkan trotoar yang ada di jalan Permindo bagi penyandang disabilitas (cacat).
Trotoar yang ramah bagi penyandang cacat di jalan Permindo itu akan dapat dimanfaatkan dengan baik. Trotoar cukup lebar dan dilengkapi panduan khusus bagi penyandang disabilitas itu akan memudahkan.
"Kawasan Permindo yang ramah disabilitas ini akan kita resmikan pada 30 September mendatang," terang Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah saat mengunjungi lokasi tersebut, Selasa (30/8/2016) siang.
Pantauan di sepanjang jalan Permindo, trotoar bagi penyandang disabilitas itu sedang diburu pengerjaannya. Pihak Dinas Pekerjaan Umum nampak masih menyiapkan lantai trotoar. Jika dipersentase, pengerjaan trotoar ini sudah 50 persen lebih.
Saat mengunjungi lokasi tersebut, cukup banyak pedagang yang masih 'menggalas' di atas trotoar tersebut. Mahyeldi juga mengimbau pedagang untuk tidak berjualan di atas trotoar tersebut. Dengan kesadaran sendiri, pedagang kemudian memindahkan dagangannya.
Selain melihat kondisi trotoar ramah disabilitas, parkir meter yang terdapat di jalan Permindo juga menjadi sorotan. Dipandu petugas Dinas Perhubungan, Syafdan Noerdin, Mahyeldi melihat langsung cara penggunaan parkir meter tersebut. Direncanakan parkir meter ini dilaunching mulai 1 September ini. [valora.co.id]
posted by @Adimin
Label:
TOKOH,
TOPIK PILIHAN








