Powered by Blogger.
Humas PKS Ikuti Worshop Jurnalistik Pada Rapat Koordinasi
Humas PKS se-Sumatera Barat melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) yang berlangsung pada tanggal 4 - 6 November 2022 di Padang, Senin (5/11) ...
Search This Blog
Latest Post
January 09, 2017
Walikota Resmikan Jembatan Lasuang, Mimpi Warga Menjadi Kenyataan
Written By Anonymous on 09 January, 2017 | January 09, 2017
PADANG – Sekian lama menunggu, akhirnya mimpi warga Lasuang Kampuang Pinang jalan Akhirat Kelurahan Bungus Timur Kecamatan Bungus Teluk Kabung (Bungtekab) untuk memiliki sebuah jembatan telah menjadi kenyataan. Jembatan yang dialiri sungai Batang Timbalun itu telah selesai dibangun oleh Pemko Padang dan diresmikan Walikota Padang, H. Mahyeldi Dt. Marajo, Sabtu (7/1).
“Alhamdulillah, kita sangat bersyukur jembatan Lasuang jalan Akhirat telah selesai dibangun. Keberadaan jembatan ini sangat penting, karena merupakan akses penghubung yang didambakan warga selama ini,” sebut Walikota pada kesempatan itu.
Mahyeldi melanjutkan, ia pun mengapresiasi dukungan dan semangat kebersamaan yang dilihatkan seluruh elemen masyarakat di daerah tersebut. Dengan semangat kegotongroyongan itulah jembatan Lasuang dapat dibangun secara baik.
“Jika kita bersama-sama membangun daerah ini tidak ada yang tidak mungkin. Dimana yang susah akan menjadi mudah dan yang berat pun pasti akan terasa ringan. Untuk itu atas nama Pemerintah Kota Padang, kita berterima kasih atas partisipasi dan kerja sama warga yang telah mendukung pembangunan jembatan ini,” ungkapnya.
Sementara itu Arpendi Dt. Tan Bagindo anggota DPRD Padang dapil setempat yang juga Ketua Kerapatan Adat Nagari (KAN) Bungus menyampaikan, keberadaan jembatan Lasuang jalan Akhirat ini diyakini akan berdampak bagi kemajuan ekonomi di daerah tersebut ke depan. Dimana daerah yang dikelilingi persawahan dan perbukitan itu sekarang telah memiliki jembatan yang representatif, Akses transportasi yang sebelumnya terhambat pun sekarang menjadi lancar dan sudah bisa dilalui kendaraan roda dua dan roda empat.
“Pembangunan jembatan ini terwujud berkat kegigihan warga semua. Alhamdulillah Pemko Padang mendukungnya,” tukas Arpendi.
Dalam peresmian jembatan Lasuang itu juga dihadiri Camat Bungus Zulkadri, unsur Forkopimka Bungtekab, lurah se-Bungtekab, ninik mamak, bundo kanduang, tokoh masyarakat dan seluruh unsur masyarakat setempat.
sumber: humas kota padang
posted by @Adimin
Label:
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
January 09, 2017
posted by @Adimin
PKS Tetap di Luar Pemerintahan
Jakarta (9/1) - Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini mengatakan bahwa partai akan tetap berada di luar pemerintahan. Hal tersebut, kata Jazuli, sesuai dengan keputusan Majelis Syuro agar tetap berada di luar pemerintahan dengan berbagai alasan.
"Alasan pertama, PKS sadar tidak ikut berkeringat dalam memenangkan pasangan Jokowi-JK sehingga rasanya tidak etis begitu Jokowi-JK menang, lalu PKS mengambil jatah teman-teman yang sudah berkeringat," ujar Jazuli di Jakarta, Senin (9/1).
Kedua, kata dia, agar tetap terjadi check and balances dalam menjalankan pemerintahan. Namun, Jazuli menegaskan bahwa PKS tidak akan mengganggu jalannya roda pemerintahan selama kebijakannya sejalan kepentingan rakyat.
"Jika kebijakan pemerintah tidak sejalan dengan keinginan rakyat terutama rakyat kecil, maka PKS akan memberikan tusiyah atau mengingatkan, bukan menganggu, demi bangsa dan Negara. Dalam konteks ini, PKS ini menjadi oposisi yang konstruktif," tandas dia.
Hal senada diungkapkan juga oleh Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid. Menurut dia, di luar kabinet merupakan bagian dari demokrasi. Bila, PKS memenangkan pemilu maka berada di dalam kabinet.
"Majelis syuro sudah memutuskan, kami akan istiqomah di luar kabinet, istiqomah di luar kabinet itu bukan menjadi asal beda, asal mengkritik. Jadi, Kalau kita kalah ya di luar kabinet, kami hormati pilihan politik kawan-kawan yang lain silakan, kami sudah memutuskan itu dan hormatilah sikap kami," kata Hidayat di Kantor DPP PKS, Jakarta, Minggu (8/1).
PKS, kata Hidayat, akan mengawasi kinerja pemerintahan dalam membangun Indonesia dari luar kabinet. Hidayat menegaskan pihaknya tidak akan goyah terkait keputusan tersebut.
"Kami sudah punya pengalaman dua-duanya, zaman SBY-JK kami di dalam kabinet, era gusdur kami dalam kabinet, zaman Mega kami di luar kabinet dan baik-baik saja. Itu kan hal biasa dalam demokrasi," pungkas dia.
Sumber: beritasatu.com
posted by @Adimin
Label:
SEPUTAR PKS,
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
January 08, 2017
posted by @Adimin
Wako Mahyeldi Bertekad Kembalikan Kejayaan Pasar Raya
Written By Anonymous on 08 January, 2017 | January 08, 2017
VALORAnews - Walikota Padang, H Mahyeldi Dt Marajo ingin mengembalikan kejayaan Pasar Raya seperti tempo dulu. Dimana, pasar ini jadi pusat perdagangan terbesar di Ranah Minang sekaligus jadi destinasi wisata belanja yang ramai dikunjungi masayarakat Sumatera Barat dan provinsi lainnya di Sumatera.
"Pasar Raya Padang mesti kembali bangkit seperti kejayaannya di masa lampau. Disini juga akan menjadi destinasi wisata belanja yang nyaman dikunjungi," kata Mahyeldi kepada wartawan, usai serah terima gedung Pasar Raya Blok II, Blok IV dan Pasar Tradisional Lubuk Buaya, di Pasar Raya Padang, Kamis (5/1/2017) malam.
Menurut Mahyeldi, semua itu tergantung kemauan para pedagang untuk menjaga kebersihan dan ketertiban sehingga memberikan kenyamanan kepada pengunjung.
"Jika ingin ramai dikunjungi pembeli, pedagang disini harus menjaga ketertiban dan kebersihan supaya nyaman," ingat Mahyeldi.
Dia menambahkan, pembangunan Pasar Raya ditargetkan tuntas hingga 2018. Secara bertahap sejak 2015, beberapa blok dari Pasar Raya atau Pasar Inpres I, II dan IV sudah selesai dan dapat mengakomodir pedagang yang menempati lokasi sementara pascagempa 2009 lalu.
"Dengan demikian, fungsi jalan atau lorong di sekitar kawasan Pasar Raya mulai rapi dan kondusif untuk akses jalan," sebutnya.
Pedagang pun menumpangkan harapan kepada Pemko Padang, agar bisa menyelesaikan pembangunan pasar legendaris ini. Hampir 7 tahun para pedagang mengalami kondisi darurat, sejak gempa 2009.
"Kami berharap, Pemko secepatnya menyelesaikan pembangunan Pasar Raya, karena cukup lama kami berdagang dalam kondisi memprihatinkan," ungkap Eman, salah seorang pedagang yang hadir malam itu.
Acara serah terima gedung pasar yang selesai dibangun ini, dihadiri Wakil Ketua DPRD Padang, Wahyu Iramana Putra, anggota Komisi II DPRD Padang, Yandri Hanafi dan Masrul serta jajaran SKPD terkait dan pihak kontraktor serta puluhan pedagang.
sumber: www.valora.co.id
posted by @Adimin
Label:
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
January 07, 2017
Bantu Korban Gempa Aceh, Wako Mahyeldi Ajak Warganya Meraih Surga
Written By Anonymous on 07 January, 2017 | January 07, 2017
PADANG - Kota Padang peduli gempa Aceh. Sejak gempa melanda Aceh pada Desember 2016 lalu, warga masyarakat Kota Padang menggalang dana bantuan. Hingga kini bantuan tersebut sudah mencapai ratusan juta rupiah.
"Dana bantuan gempa Aceh sudah Rp 224 juta," kata Walikota Padang H. Mahyeldi Ansharullah Dt Marajo, kemarin.
Walikota berharap bantuan gempa terus bertambah. Karena membantu saudara yang tertimpa musibah wajib hukumnya.
"Saya berharap dana bantuan terkumpul Rp 1 miliar atau lebih," ungkap Mahyeldi.
Jika bantuan terkumpul hingga Rp 1 miliar, walikota berencana membangun rumah dan kampung bagi korban gempa.
"Paling kurang kita bangun 100 rumah bagi mereka," terang Mahyeldi.
Walikota mengajak warganya untuk menolong saudaranya yang tertimpa musibah di Aceh. Walikota mengajak warganya meraih surga.
"Uang yang menolong kita nantinya bukan yang ada di kantong, tetapi yang kita sedekahkan," imbaunya.
Sementara itu, Pemko Padang melalui Dinas Sosial Tenaga Kerja, Bagian Kesra, dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Padang akan membangun rumah bagi korban gempa Aceh. Seperti yang pernah dilakukan di Padang, rumah yang dibangun untuk korban gempa Aceh itu senilai Rp 20 - 25 juta perunitnya.
"Saya sudah bertemu Sekda serta jajaran kerja setempat dan menyampaikan maksud tersebut, rencana Rabu depan Dinsosnaker, Bagian Kesra, dan Baznas berangkat ke Aceh," ungkap Mahyeldi.
sumber: humas dan protokol kota padang
posted by @Adimin
Label:
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
January 07, 2017
Walikota: Pemuda Hari Ini Pemimpin Masa Datang
PADANG - Pada saat berusia 100 tahun nanti, Indonesia mendapat berkah dari Allah SWT. Berkah itu yakni bonus demografi. Dimana penduduk Indonesia didominasi generasi muda yang produktif.
"Lebih 60 persen penduduk Indonesia berusia produktif saat itu," kata Walikota Padang H. Mahyeldi Ansharullah Dt Marajo saat menjadi khatib shalat Jumat di Masjid Agung Nurul Iman, Jumat (6/1).
Tepat 100 tahun usia Indonesia nanti, Indonesia dijuluki sebagai "Negara Muda". Saat itulah kesempatan bagi Indonesia untuk menjadi bangsa yang besar.
"Itulah saat kita menunjukkan bahwa kita bangsa besar dan tidak bisa disepelekan bangsa lain," ujarnya.
Karena itu Mahyeldi mengajak seluruh jamaah masjid dan orangtua di Kota Padang untuk membekali anaknya dengan perhatian serius. Memberi pendidikan yang baik.
"Termasuk menanamkan keimanan. Sebab pemuda saat ini adalah pemimpin di masa datang," terang Walikota Padang.
Setelah memberi bekal kepada anak, orangtua diharapkan dapat menanamkan semangat kesatuan dan persatuan. Sebab, pemuda merupakan tonggak persatuan dan kesatuan bangsa.
"Itu makanya, jika ada yang ingin menghancurkan sebuah bangsa, caranya mudah, hancurkan pemudanya," ungkapnya.
Walikota menyebut, tercapainya kemerdekaan Indonesia tak terlepas dari kekompakkan pemuda di seluruh Tanah Air. Setelah Sumpah Pemuda pada tahun 1928, beberapa tahun kemudian Indonesia merdeka.
"Kenapa ketika di zaman Belanda belum juga merdeka? Karena waktu itu kita belum menghadirkan pemuda beriman yang memiliki pengetahuan dan kekompakkan," sebut Mahyeldi.
Di penghujung khutbahnya, Mahyeldi berpesan kepada seluruh jamaah untuk memproteksi anak muda dari bahaya narkoba, tontonan porno dan lainnya yang merusak. Dengan itu nantinya Indonesia akan menjadi bangsa yang besar dengan pemimpin yang bertakwa, berilmu pengetahuan, serta disegani.
sumber: humas dan protokol kota padang
posted by @Adimin
Label:
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
January 07, 2017
Wako Mahyeldi: Islam Tidak Pernah Cederai Agama Lain
PADANG - Islam merupakan agama yang toleran. Islam selalu mengajarkan yang baik. Karena seluruh umat Islam berpedoman hidup kepada Alquran.
Demikian antara lain disampaikan Walikota Padang H. Mahyeldi Ansharullah Dt Marajo saat di depan puluhan santri Al Ihsan Boarding School asal Kampar, Riau, yang hadir dan bertatap muka di ruang Abu Bakar Jaar, Balaikota Padang, Rabu (4/1).
"Karena itu Islam tidak pernah mencederai agama lain," tegas Mahyeldi.
Dalam pertemuan dengan santri itu, Walikota Padang sempat berpesan kepada seluruh santri agar menjadi pemuda dan pemudi yang berkualitas. Menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
"Sejak dulu sudah cukup banyak yang mencoba untuk menghancurkan NKRI. Kita wajib merawat NKRI, jika kita terpecah, orang lain akan masuk. Sebab mereka yang ingin memecah belah NKRI tahu bahwa keberadaan Indonesia sangat strategis dalam kemajuan Islam," ungkap Walikota Padang.
Walikota Padang juga sempat menyampaikan harapan besarnya kepada seluruh santri yang hadir. Walikota berharap seluruh pemuda-pemudi menjauhi hal negatif seperti narkoba, pergaulan bebas, dan lainnya. Walikota mengingatkan agar generasi muda bergaul dengan orang yang baik-baik.
"Kalau berteman dengan orang baik, kita juga akan terbawa baik. Demikian juga sebaliknya, berteman dengan orang tidak baik, kita juga terbawa begitu. Jika kita berada di lingkungan yang baik, insya Allah kita akan baik juga," sebutnya.
Seperti diketahui, Indonesia akan meraih bonus demografi. Dimana sekitar 15 atau 20 tahun mendatang penduduk Indonesia akan diisi oleh usia produktif. Walikota Padang berharap, penduduk berusia muda saat ini dapat menjadi pemimpin bangsa pada 20 tahun mendatang.
"Kita berharap peranan orangtua dalam mendidik dan menjaga anak-anaknya. Sehingga nanti dapat menjadi pemimpin bangsa yang agamais dan berkarakter tanpa tersentuh narkoba dan pergaulan bebas," ucap Mahyeldi.
sumber: humas kota padang
posted by @Adimin
Label:
SEPUTAR PKS,
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
January 06, 2017
PKS Minta Pemerintah Jokowi Tunda Kenaikan TDL dan BBM
Written By Anonymous on 06 January, 2017 | January 06, 2017
Jakarta (5/1) - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mempertanyakan kebijakan Pemerintah Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) yang menaikkan biaya kebutuhan masyarakat.
Kenaikan itu meliputi biaya pengurusan surat-surat kendaraan bermotor, tarif dasar listrik (TDL) untuk pelanggan listrik 900 watt, serta bahan bakar minyak (BBM) jenis pertamax.
PKS meminta pemerintah mengkaji kembali kebijakan tersebut dengan mempertimbangkan kondisi ekonomi masyarakat.
"Fraksi PKS menilai dari berbagai indikator ekonomi dan kesejahteraan, rakyat masih sulit secara ekonomi, angka pengangguran masih tinggi, sementara daya beli masyarakat masih rendah," kata Ketua Fraksi PKS DPR Jazuli Juwaini dalam keterangan tertulis yang diterima SINDOnews, Kamis (5/1/2017).
Menurut dia, sikap tersebut menunjukkan konsistensi Fraksi PKS saat pembahasan Rancangan APBN 2017. Berdasarkan atas realitas tersebut, lanjut Jazuli, tidak bijak jika pemerintah menambah beban ekonomi rakyat dengan menaikkan harga BBM dan TDL.
"Untuk itu Fraksi PKS meminta Presiden untuk membatalkan atau menunda kenaikan harga BBM dan TDL karena hal ini akan menambah kesulitan dan penderitaan rakyat, khususnya rakyat kecil," tuturnya.
Dia menyarankan agar pemerintah lebih memfokuslan upaya peningkatan fundamental kesejahteraan rakyat sebelum mengambil kebijakan menaikkan sejumlah kebutuhan masyarakat.
Jazuli mengatakan, seharusnya pemerintah aktif menciptakan lapangan kerja untuk mengurangi jumlah pengangguran dan meningkatkan daya beli masyarakat.
Apabila langkah itu sudah ditempuh, kata dia, kebijakan menaikkan BBM dan TDL tidak terlalu membebani masyarakat.
"Kalau diterapkan dalam kondisi ekonomi rakyat yang sulit saat ini, jelas ini akan menjadi 'kado pahit' tahun baru 2017," kata anggota DPR dari Banten ini.
sumber: www.pks.id
posted by @Adimin
Label:
Berita Fraksi,
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
January 06, 2017
FPKS Keberatan dengan Kenaikan BBM dan TDL
Jakarta (5/1) -- Ketua Fraksi PKS DPR RI Jazuli Juwaini tegas menyatakan keberatan dan meminta pemerintah untuk mengevaluasi kembali kenaikan harga untuk semua jenis BBM dan Tarif Dasar Listrik (TDL).
Hal itu ditegaskan Jazuli sebab saat ini masyarakat berada dalam kondisi ekonomi yang sulit, daya beli masyarakat yang rendah, dan angka pengangguran yang masih tinggi.
“Sikap Fraksi PKS ini konsisten dengan pandangan Fraksi saat pembahasan RAPBN 2017. Fraksi PKS menilai dari berbagai indikator ekonomi dan kesejahteraan, rakyat masih sulit secara ekonomi, angka pengangguran masih tinggi, sementara daya beli masyarakat masih rendah,” tegas Jazuli di Jakarta, Kamis (5/1/2017).
Diketahui, pemerintah mengeluarkan kebijakan kenaikan harga BBM dan TDL pada awal tahun 2017 ini. Penaikan harga BBM mulai berlaku hari ini, 5 Januari 2017, untuk semua jenis BBM dengan nilai kenaikan 300 rupiah per liter di semua daerah. Sementara penaikan Tarif Dasar Listrik (TDL) telah berlaku lebih dulu mulai 1 Januari 2017 lalu.
Terkait TDL, terdapat penambahan satu golongan tarif baru, yaitu rumah tangga mampu dengan daya 900 VA. Golongan tarif ini dahulu merupakan golongan tarif R-1/900 VA. Akibatnya, sebanyak 18,9 juta pelanggan listrik 900 VA yang masuk dalam kategori Rumah Tangga Mampu (RTM) akan mengalami pencabutan subsidi secara bertahap mulai 1 Januari 2017
Dengan realitas tersebut, Jazuli menilai tidak bijak jika pemerintah menambah beban ekonomi rakyat dengan menaikkan harga BBM dan TDL.
“Untuk itu, Fraksi PKS meminta kepada Presiden untuk membatalkan atau menunda kenaikan harga BBM dan TDL karena hal ini akan menambah kesulitan dan penderitaan rakyat khususnya rakyat kecil,” kata wakil rakyat dari Banten sejak tahun 2004 ini.
Doktor Bidang Manajemen ini juga menyarankan agar Pemerintah fokus terlebih dahulu pada upaya peningkatan fundamental kesejahteraan rakyat sebelum mengambil kebijakan penaikan harga-harga.
“Harusnya pemerintah aktif menciptakan lapangan kerja dulu agar pengangguran bisa dikurangi drastis dan daya beli masyarakat meningkat signifikan, baru kalau mau menaikan BBM dan TDL pun rakyat tidak akan terlalu terpukul dan terbebani,” kata Anggota Komisi I DPR RI ini.
Kalau diterapkan dalam kondisi ekonomi rakyat yang sulit saat ini, lanjut Jazuli, jelas ini akan menjadi “kado pahit” tahun baru 2017.
sumber: www.pks.id
posted by @Adimin
Label:
Berita Fraksi,
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
January 06, 2017
sumber: www.kbknews.id
posted by @Adimin
Pemko Padang Imbau ASN untuk Hentikan Aktivitas 30 Menit Sebelum Waktu Shalat Masuk
PADANG (KBK) – Walikota Padang H. Mahyeldi Ansharullah Dt Marajo, SP mengimbau jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) atau pegawai negeri di Lingkungan Kota Padang untuk menghentikan seluruh aktivis 30 menit sebelum waktu shalat Zuhur dan Ashar masuk.
Imbau itu dipublish oleh Humas Pemerintah Kota (Pemko) Padang di akun resmi media sosial humas Pemko Padang, Kamis (5/1/2017).
Isi imbauan tersebut sebagai berikut :
I M B A U A N
W A L I K O T A P A D A N G
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Diberitahukan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Padang, agar MENGHENTIKAN AKTIVITAS 30 menit sebelum masuk waktu Shalat Zuhur dan Shalat Ashar.
Khusus Dinas Perhubungan, Dinas Perdagangan dan Bagian Umum Setdako agar mengumumkan imbauan ini melalui pengeras suara yang dimiliki.
Demikian imbauan ini agar dimaklumi.
Walikota Padang.
H. Mahyeldi Ansharullah Dt Marajo, SP
sumber: www.kbknews.id
posted by @Adimin
Label:
EDITORIAL,
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
January 05, 2017
[Video] PKS Padang Berkhidmat Untuk Rakyat Part 1
Written By Anonymous on 05 January, 2017 | January 05, 2017
>
posted by @Adimin
posted by @Adimin
Label:
TOPIK PILIHAN,
VID
January 05, 2017
Tahun Baru Semangat Baru
Alhamdulillah, kita sudah berada di tahun 2017. Waktu begitu cepat berlalu. Jika kita melihat ayat-ayat Al Quran, Allah SWT sering menjadikan waktu sebagai sumpahNya, “Demi masa” (QS. Al Ashr: 1), “Demi waktu Dhuha” (QS. Ad Dhuha:1), dan masih banyak lagi jika kita telusuri ayat-ayat Al Quran. Ayat-ayat seperti ini mengajak manusia untuk lebih menyadari pentingya masalah waktu.
Awal tahun adalah saat yang tepat untuk mempersiapkan diri mengarungi waktu yang terus berjalan. Selain itu, juga saat yang tepat untuk mengevaluasi apa saja yang sudah dilakukan setahun belakangan. Hal apa saja yang perlu diperbaiki, dijauhi, ditinggalkan, ditingkatkan, dan lainnya.
Dalam shalat wajib 5 waktu, setelah shalat kita disunahkan membaca istighfar, memohon ampun kepada Allah SWT atas perilaku kita yang punya potensi salah. Dan memang sebagai manusia kita pasti berbuat kesalahan, baik sengaja maupun tidak disengaja. Dengan selalu mengucap istighfar, insya Allah kita akan merasakan energi positif yang luar biasa, karena merupakan sunnah Rasulullah SAW. Kita tahu bahwa ada kekuatan yang lebih hebat dari diri kita yang mengatur hidup kita, yaitu Allah SWT. Sehingga kita akan merasakan bahwa di atas langit ada langit, kita bukanlah pribadi paling hebat, masih ada yang lebih hebat dari kita tapi justru perilakunya lebih mulia.
“Barang siapa yang selalu beristighfar, maka Allah akan berikan untuknya solusi setiap menemui masalah, dan jalan keluar untuk setiap kali menemui kesempitan, dan Allah akan memberikannya rezeki dari jalan yang tidak diduga-duga.”(Hadits sahih, diriwayatkan oleh Abu Dawud (hadits no. 1297), Ibn Majah (hadits no. 3809) dan al-Hakim. Al-Hakim berkata: Hadits ini sanadnya sahih.)
Oleh karena itu, penting sekali bagi kita merenungi apa saja yang sudah kita lakukan. Adakah kesalahan yang kita perbuat berakibat fatal bagi orang lain dan juga diri sendiri? Jika ada, maka marilah ber-istighfar, memohon ampun kepada Allah SWT.
Umar bin Khaththab r.a berkata, “Hendaklah kalian menghisab diri kalian sebelum kalian dihisab, dan hendaklah kalian menimbang diri kalian sebelum kalian ditimbang, dan bersiap-siaplah untuk hari besar ditampakkannya amal”.
“Seorang yang beriman melihat dosa-dosanya seperti dia berada di bawah gunung, dia takut apabila gunung tersebut menimpanya, dan seorang fasiq melihat dosa-dosanya seperti lalat yang terbang di atas hidungnya, maka dia singkirkan seperti ini, yaitu diusir dengan telapak tangannya.” (HR. Bukhari).
Dengan selalu menghisab (koreksi) diri, insya Allah kita akan jauh dari sifat sombong, tinggi hati, merasa paling benar. Dan sebaliknya membuat kita untuk rendah hati, memiliki motivasi diri yang lebih kuat, meyakini mampu mencapai kesuksesan, dan optimis akan datangnya pertolongan Allah SWT.
Menatap masa depan dengan kerendahan hati, dikuatkan dengan usaha yang sungguh-sungguh, disertai tawakal kepada Allah SWT, insya Allah akan menjadikan hidup kita lebih semangat.
Setelah melakukan instropeksi diri dengan menghisab/koreksi diri, maka kita berhak menyambut tahun baru dengan semangat baru. Semangat untuk berbuat lebih baik lagi, beribadah lebih giat lagi, bermasyarakat lebih luas lagi, menolong orang lebih banyak lagi, bekerja lebih giat lagi, dan sebagainya. Semoga bertambahnya tahun dalam hidup kita juga membuat kita bertambah dewasa dan bertambah dekat dengan Sang Pemilik Hidup, Allah SWT agar hidup kita makin terarah sehingga hidup menjadi optimis dan kuat menerima karunia, rezeki, maupun ujian dan cobaan. ***
Irwan Prayitno
Gubernur Sumbar
Singgalang, 4 Januari 2016
posted by @Adimin
Label:
TOKOH,
TOPIK PILIHAN








