pic

Powered by Blogger.

Humas PKS Ikuti Worshop Jurnalistik Pada Rapat Koordinasi

Humas PKS se-Sumatera Barat melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) yang berlangsung pada tanggal 4 - 6 November 2022 di Padang, Senin (5/11) ...

Search This Blog

Latest Post

Mahyeldi Hendri Septa Mendaftar ke KPU Kota Padang, di iringi ratusan Massa

Written By neobattosai on 10 January, 2018 | January 10, 2018

Akhirnya Pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Padang 2018-2023 Mahyeldi Ansharullah dan Hendri Septa (Mahen) resmi mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Padang, tepatnya Rabu 10 Januari 2018 pukul 11.30 WIB.
Diawali dengan iring iringan dari Masjid Nurul Iman dan berakhir di kantor KPU Kota Padang, Pasangan Mahyeldi-Hendri Septa diantar ratusan massa pendukung dari berbagai kalangan seperti dari Pengurus Partai, kader dari kedua partai, simpatisan partai, Muhammadiyah,dan ormas pendukung. Kantor KPU kota Padang penuh sesak oleh para pendukung Mahyeldi-Hendri Septa.

Pendaftaran di mulai dengan pembukaan, dilanjutkan dengan pemeriksaan berkas Pasangan Calon oleh komisioner KPU kota Padang yang langsung dipimpin oleh ketua KPU Kota Padang Drs. M. Sawati M.Si. setelah melalui proses pemeriksaan secara aklamasi komisioner KPU Kota Padang menyatakan bahwa berkas "Sah dan Lengkap". Sehingga Mahyeldi dan Hendri Septa sah menjadi calon walikota dan wakil walikota," kata Ketua KPU Padang M. Sawati yang disambut gemuruh takbir oleh hadirin.
Turut serta mengiringi proses pendaftaran tersebut, Ketua PKS Kota Padang Gufron beserta jajarannya, Pengurus PAN, Ketua DPW PKS Sumatera Barat Irsyad Syafar, Aleg DPR RI dari Fraksi PKS Hermanto, Aleg DPR RI dari Fraksi PAN Asli Chaidir, Ninik Mamak, ibu ibu majelis taklim, kader kedua partai dan simpatisan.

Semoga dengan turut sertanya incumbent,  dalam proses pemilihan walikota dan wakil walikota Padang 2018-2023, akan semakin membuat pembangunan kota Padang semakin maju, madani, dan berkelanjutan.

ALLAHU AKBAR


posted by @Adimin

Arahan Ketua Majlis Syuro PKS Kepada Calon Kepala Daerah 2018-2023

Written By neobattosai on 08 January, 2018 | January 08, 2018

> posted by @Adimin

Habib Salim: Menangkan Allah Maka Allah akan Menangkan Kita

Written By neobattosai on 05 January, 2018 | January 05, 2018


Jakarta (4/1) - Ketua Majelis Syuro PKS Habib Salim Segaf Aljufri mengajak seluruh kader PKS untuk selalu memenangkan Allah dalam setiap lini kehidupan. Hal ini perlu dilakukan agar Allah memenangkan PKS di pilkada 2018 ini.
"Menangkan Allah dalam niat kita, dalam ibadah kita, dalam seluruh lini kehidupan kita, maka Allah pasti memenangkan kita," kata Habib Salim, saat memberikan tausiyah kemenangan di acara Konsolidasi Calon Kepala Daerah PKS, di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (4/12/2018).
Habib Salim menambahkan, kemenangan yang dinantikan adalah kemenangan yang membuat masyarakat Indonesia bangga dan mendapatkan keridhoan dari Allah.
"Menang itu adalah mutlak milik Allah SWT, satu hal yang sangat sederhana, ketika kita punya harapan, dan harapan itu adalah kemenangan, lalu muncul semangat, dan kapan semangat itu pudar? Ketika harapan tadi mulai hilang dari kita," ujar mantan Menteri Sosial itu.
Cucu dari pendiri Yayasan Alkhairat Palu, Sayyid Idrus bin Salim Aljufrie itu meminta para calon kepala daerah dari PKS agar memiliki target yang pasti mulai dari sekarang.
"Target sebagai pemimpin harus ada, kalau di masyarakat kita ada kemiskinan, maka kita selesaikan kemiskinan. Target harus jelas," tegas Habib Salim.
Lebih jauh Habib Salim meminta agar seluruh kader PKS dan para calon kepala daerah tidak menjadikan uang sebagai kendala dalam memperjuangkan kemenangan. Menurutnya, yang harus disiapkan adalah kemauan dan kesiapan untuk meraih mimpi.
"Uang memang sangat penting, tapi saya selalu memberi semangat ke kader jangan khawatir kurang uang. Masalah uang akan mampir ke kita itu nomor dua, yang pertama kita hadirkan untuk mencapai mimpi tadi adalah manusia yang mau berbuat dan siap bekerjakeras untuk mewujudkan mimpi kita," ujar Habib Salim.
Kemenangan dan kesuksesan, masih kata Habib Salim, akan kita dapatkan jika Allah dijadikan sandaran. "Jadi berpolitik, menjadi gubernur, walikota, bupati itu pilihan, dari awal yang penting kita perbaiki niat kita, kalau kita menangkan Allah, Allah pasti memenangkan kita," pungkas Habib Salim.
posted by @Adimin

Ini Dia Cagub dan Cawagub Jawa Barat

Written By NeO on 02 January, 2018 | January 02, 2018

>

Kewajiban Ulama Menjelaskan Ilmu, Haram Menyembunyikannya

Written By NeO on 01 January, 2018 | January 01, 2018

SEBAGAIMANA diharamkan bagi seorang berbicara dalam perkara agama yang ia tidak ketahui, maka seseorang juga diharamkan untuk menyembunyikan perkara agama yang ia ketahui, seperti keterangan dan petunjuk yang telah Allah jadikan bermanfaat bagi manusia.

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman,
Sesungguhnya, orang-orang yang menyembunyikan apa yang telah Kami turunkan berupa keterangan-keterangan (yang jelas) dan petunjuk, setelah Kami menerangkannya kepada manusia dalam Al-Kitab, mereka itu dilaknati Allah dan dilaknati (pula) oleh semua (makhluk) yang dapat melaknati, kecuali mereka yang telah tobat dan mengadakan perbaikan dan penerangan (kebenaran). Maka, terhadap mereka itu Aku menerima tobatnya dan Akulah Yang Maha Penerima tobat lagi Maha Penyayang.” (Al-Baqarah: 159-160)

Kedua ayat di atas diturunkan berkenaan dengan Ahli Kitab dari para pendeta Yahudi dan rahib Nasrani, yang menyembunyikan ciri-ciri Nabi Shalallaahu ‘Alaihi Wasallam dalam kitab-kitab suci mereka, melalui penghapusan, penyembunyian, ataupun melalui penyelewengan mereka. Namun, lafal ini berarti umum, dan mencakup setiap orang yang melakukan penyembunyian informasi agama Allah yang harus disebarluaskan.

Seorang alim ulama tidak diperbolehkan dalam hal apa pun menyembunyikan ilmu yang bermanfaat. Barangsiapa bertujuan seperti itu, maka ia telah berbuat maksiat dan berdosa.

Jika ia tidak bertujuan untuk menyembunyikan ilmu, dan ketika itu terdapat orang yang bertugas menyampaikan penerangan, penyampaian dan dakwah, maka ia akan dimaafkan dosanya. Karena sesungguhnya penerangan merupakan kewajiban fardhu kifayah. Jika kewajiban ini telah dilaksanakan oleh sebagian orang, maka sebagian yang lainnya akan gugur kewajiban. Kondisi ini ketika jumlah para mubaligh dan dai-dai berkecukupan, dan mereka orang-orang yang beruntung, sebagaimana telah Allah jelaskan dengan firman-Nya,
Hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyuruh kepada kebajikan, menyuruh kepada yang makruf dan mencegah dari yang munkar. Merekalah orang-orang yang beruntung.” (QS. Ali-Imran: 104).

Hukum memberikan penerangan menjadi wajib atas seorang alim ulama jika ia ditanya oleh seorang penanya yang meminta petunjuk dalam satu perkara dari berbagai perkara agama yang mendesak, yaitu perkara yang tidak dapat diundur-undur lagi. Dalam kondisi ini, seorang alim ulama tidak diperbolehkan menyembunyikan ilmunya, dengan mengandalkan kepada ulama yang lainnya. Hal itu supaya si penanya tidak bimbang antara memilih yang ini atau yang itu, selama hal ini tidak di luar batas kemampuannya.

Abu Hurairah meriwayatkan dari Nabi, beliau bersabda,
“Barangsiapa yang ditanya tentang ilmunya, lalu ia menyembunyikannya, maka pada hari kiamat ia akan dikekang dengan kekangan api neraka.” (HR. Abu Dawud dan at-Tirmidzi).

Hal itu karena yang menjadi hak bagi seorang penanya atas seorang alim adalah agar si alim ulama menjawab pertanyaan dan mengajarinya, selama si penanya tidak mencari-cari kesalahan dan memfasih-fasihkan suaranya, yaitu mencari-cari hal-hal yang aneh dan permasalahan-permasalahan yang diputarbalikkan. Umar r.a. pernah menghukum seorang penanya yang melakukan hal seperti itu.

Seorang alim ulama diharamkan tutup mulut dari memberikan keterangan ilmiah melalui lisan ataupun tulisan. Jika tutup mulutnya itu berkonsekuensi pada kesamaran antara yang benar dan yang batil, bercampur-aduknya yang halal dengan yang haram, dan bercampurnanya yang makruf dengan yang munkar, maka ia harus memberikan keterangan untuk menghilangkan kekeliruan dan memperjelas yang benar. Karena posisi keterangan di sini, termasuk dalam persaksian (syahadah) yang haram untuk disembunyikan.

Allah berfirman,
Janganlah kamu (para saksi) menyembunyikan persaksian. Barangsiapa yang menyembunyikannya, maka sesungguhnya ia adalah orang yang berdosa hatinya.” (QS. al-Baqarah: 283)

Al-Qur’an telah memberikan kepada kita contoh tentang ulama buruk dari orang-orang Yahudi dan Nasrani, yang berani menyembunyikan apa yang telah diwahyukan Allah, dengan tujuan untuk mencari kemuliaan dunia. Lalu Allah melaknat mereka supaya menjadi pelajaran bagi kita.

Allah berfirman,
Sesungguhnya, orang-orang yang menyembunyikan apa yang telah diturunkan Allah, yaitu Al-Kitab dan menjualnya dengan harga yang sedikit (murah), mereka itu sebenarnya tidak memakan (tidak menelan) ke dalam perutnya melainkan api. Allah tidak akan berbicara kepada mereka pada hari kiamat, tidak akan mensucikan mereka, dan bagi mereka siksa yang amat pedih. Mereka itulah orang-orang yang membeli kesesatan dengan petunjuk dan siksa dengan ampunan. Maka, alangkah beraninya mereka menentang api neraka.” (QS. Ali-Imran: 174-175).

Sesungguhnya, dalam ancaman yang keras ini terselip pesan bagi orang-orang yang mengenakan jubah ulama yang senang berdekatan dengan raja-raja yang fasik dan pemimpin-pemimpin yang zalim, dan mereka yang menyembunyikan kebenaran, padahal mereka mengetahuinya. Mereka adalah ulama yang menghalalkan bagi mereka (para raja dan pemimpin yang fasik) sesuatu yang telah haram, menjauhkan dari tanggung jawab mereka dari tuntutan kewajiban, dan mensuplai mereka dengan fatwa-fatwa yang telah dipersiapkan bagi setiap bid’ah yang mereka ciptakan dan bagi setiap kemungkaran yang mereka kerjakan

hidayatullah.com
 
posted by @Adimin

Mahyeldi: Sinergi Pers dan Pemda Bisa Kawal Pembangunan

Written By @Adimin on 28 December, 2017 | December 28, 2017


Padang (27/12) -- Wali Kota Padang, Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah mengatakan pers dan pemerintah daerah harus meningkatkan sinergi guna memajukan pembangunan dan menciptakan generasi emas.

"Berita atau informasi yang tersebar baik akan menghasilkan sesuatu yang positif untuk generasi mendatang," ucapnya saat membuka kegiatan peringatan HUT Sepuluh Windu LKBN Antara di Padang, Rabu.

Sebagai contoh LKBN Antara Sumbar yang terus mengawal pemberitaan di Padang dan daerah lain di Sumbar.

Berita yang dihasilkan telah memberikan informasi kepada masyarakat tentang rencana dan program pemerintah serta peristiwa secara cepat. Bukan hanya masyarakat di Padang saja, namu di daerah lain juga dapat mengetahui secara luas tentang Padang.

Bahkan dia mengakui beberapa foto yang ada di aset juga banyak dari media semisal Antara. "Ini salah satu sinergi yang harus dijaga, agar perkembangan negara ke depan dapat dikawal dengan baik," kata dia. Menurut Mahyeldi sinergi pers dan daerah itu juga sejalan dengan ajaran Al Quran dan Hadits.
Artinya bila informasi yang disebarkan sesuai fakta dan data akan memberikan hasil yang baik pula. "Di masa depan pers lebih meningkatkan peranannya dalam pembangunan negara khususnya dalam mengabarkan Indonesia ke dunia.

Sementara Kepala Biro Antara Sumbar Azhari mengatakan pada HUT Antara ke 80 akan meningkatkan kerja sama dengan berbagai pihak untuk mendukung pembangunan daerah dan negara. Saat ini pihaknya memiliki 25 reporter yang tersebar di 19 kabupaten dan kota se-Sumbar.

Ke depan dia bertekad untuk meningkatkan kualitas pemberitaan termasuk mengenalkan pola konvergensi berita. Artinya masyarakat bisa menikmati informasi dari segala segi yakni video, foto, dan tulisan.

Kegiatan HUT Antara ini juga terdiri atas Pameran Foto dan Pemberian Santuan untuk Anak Yatim dan dihadiri Wali KOta Padang serta jajaran pimpinan BUMN.
Kegiatan ini juga didukung oleh beberapa BUMN seperti Bank BNI, Mandiri, Bank Nagari, dan PT Semen Padang.
 
Sejumlah mitra juga hadir termasuk ketua PWI Sumbar Heranof

antaranews.com\

posted by @Adimin

Kebersamaan PKS, PAN dan Gerindra Terbuka Sampai 2019

Written By @Adimin on 27 December, 2017 | December 27, 2017


 Jakarta (24/12) -- Kebersamaan antara PKS, PAN dan Gerindra sejak Pilkada DKI Jakarta 2017 putaran kedua terus berlanjut pada Pilkada serentak 2018.

Ketiga partai sepakat akan berkoalisi pada Pilgub di lima provinsi yakni Jawa Barat, Jawa Tengah, Sumatera Utara, Kalimantan Timur dan Maluku Utara. Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman mengungkapkan kebersamaan ketiga partai politik ini terbuka hingga Pilpres 2019.

"Mungkin saja kerjsama sampai 2019, tergantung konstelasi politik," papar Sohibul Iman usai pertemuan dengan Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan di kantor DPP PKS, Ahad (24/12/2017) malam.

Sohibul menegaskan jika Pilkada 2018 adalah sebuah batu loncatan menuju Pemilu legislatif dan presiden pada 2019. Sehingga kerjasama pada Pilkada 2018 bisa menjadi pertimbangan pada perhelatan politik di 2019.

"Pilkada 2018 adalah stepping stone kepada pemilu 2019, mudah-mudahan (kerjasama tiga partai) bisa terpelihara sampai 2019, kami harapkan," papar Sohibul.


posted by @Adimin

Jaulah DPD PKS Palembang ke DPD PKS Padang

Written By NeoBee on 22 December, 2017 | December 22, 2017


pkspadang.id : (Rabu, 20/12/2017),  DPD PKS Padang mendapat kehormatan dengan kunjungan dari DPD PKS Palembang dalam rangka jaulah DPD PKS Palembang. Rombongan yang terdiri dari unsur struktur DPD dan bidang serta staff diterima dengan rasa ukhuwah yang kuat oleh Struktur DPD PKS Padang.





DPD PKS Kata Padang sebagai DPD Percontohan serta Kemenangan PKS Padang  dalam mengusung qiyadahnya dalam memenangkan pilkada di kota ini memang menjadi motivasi tersendiri bagi DPD DPD lain untuk melakukan studi banding sebagai sarana belajar dan pembelajaran. Apalagi di Padang khususnya dan Sumbar, PKS berhasil mengantarkan para pimpinannya untuk menduduki amanah yang sangat berat yaitu sebagai walikota dan sebagai gubernur  yang mana jabatan itu digunakan sebagai sarana ibadah dan demi memajukan Kota Padang dan Sumbar untuk kemaslahatan ummat.





Dengan waktu yang terbatas struktur DPD Palembang  yang dinahkodai oleh Ust. M. Ridwan SH. MH. membawa rombongannya untuk melakukan sharing dan tukar pendapat terkait perkembangan dakwah dimasing masing daerah dengan DPD PKS Padang yang dipimpin oleh Ust. Gufron, SS. Dialog antar kader dan struktur berlangsung dengan hangat yang dipenuhi dengan keakraban dan ukhuwah yang kuat.

Semoga jaulah DPD Palembang baru ini memberikan pencerahan dan sarana sharing untuk melanjutkan dan membakar kembali geliat dakwah PKS dimasing masing daerah ke depan...  insya ALLAH. 

posted by @Adimin

Tiga Kader PKS Raih Leadership Award 2017 Kemendagri

Written By NeoBee on 20 December, 2017 | December 20, 2017



Jakarta (19/12) : Tiga kader terbaik Partai Keadilan Sejahtera (PKS) raih penghargaan Leadership Award 2017 yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negri (Kemendagri).
 
Penghargaan ini diberikan kepada 5 Gubernur, 12 Bupati, dan 7 wali kota yang berprestasi se Indonesia. Tiga diantaranya adalah kader terbaik PKS, kategori Gubernur dan Wali Kota terbaik, yakni Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan (Aher), Gubernur Sumatera Barat, Iwan Prayitno dan Wali Kota Payakumbuh, Riza Falepi.

Ahmad Heryawan sangat bersyukur atas apresiasi yang diberikan oleh pemerintah pusat. Kendati sudah mendapatkan 254 penghargaan, Aher tetap meminta masukan yang membangun atas kinerjanya.

"Good Leadership bagi saya adalah bagaimana bisa mendengar masukan positif dari bawahan dan menerapkannya dalam tata kelola pemerintahan," katanya.
Pendapat yang senada disampaikan oleh Gubernur Sumatera Barat, Iwan Prayitno.  Ia menilai penghargaan ini akan semakin memacu dirinya untuk melakukan yang terbaik dalam memajukan Sumatera Barat.

"Semoga dengan award yang saya terima malam ini lebih membangkitkan semangat saya dan semangat kita semua untuk lebih memajukan sumatera barat. Ini adalah anugerah untuk rakyat sumbar, milik masyarakat sumbar," ujar Irwan.

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan  Kemendagri, Dodi Riyatmadji menjelaskan para pemenang telah memenuhi kriteria pemimpin terbaik selama menduduki masa jabatannya.


posted by @Adimin

Masyarakat & WaliKota Padang serukan boikot produk AS demi Bela Palestina

Written By @Adimin on 16 December, 2017 | December 16, 2017


 
Ratusan masyarakat yang tergabung dari 15 organisasi masyarakat (ormas) Islam memadati Kantor Gubernur Sumatra Barat untuk menyampaikan seruan pembebasan Palestina dari Israel.
 
Mereka menggelar long march atau aksi jalan kaki sambil memekikkan takbir di sepanjang jalan dari Masjid Nurul Iman, Padang menuju Kantor Gubernur Sumatra Barat.

Awalnya, long march akan dilakukan hingga Masjid Raya Sumatra Barat, namun dengan pertimbangan agar seruan aksi sampai kepada pemerintah pusat, maka aksi dipindahkan ke Kantor Gubernur Sumatra Barat.
Pemerintah Kota Padang, Sumatera Barat, mengucurkan dana Rp 200 juta untuk membantu warga Palestina. Selain itu, Wali Kota Padang, Mahyeldi Ansarullah juga menyuarakan agar masyarakat Kota Padang memboikot produk-produk Amerika yang merupakan sekutu Israel.

WAlikota MAhyeldi menyampaikan, "Kita bersikap tegas, karena Amerika sudah sangat keterlaluan. Umat Islam harus bersatu kita lakukan boikot terhadap produk-produk Amerika," seru Wali Kota Padang di hadapan ribuan massa aliansi masyarakat Sumatera Barat peduli Palestina, Jumat (15/12).

Dikatakannya, apabila semua umat Islam bersatu, kompak dan peduli maka akan bisa menghadapi semua termasuk melawan Amerika.

"Mereka tergantung di Indonesia dan bayangkan apabila 250 juta umat Islam kompak melakukan itu (boikot) InsyaAllah bisa dilumpuhkan. Kita harus kuat dan orang-orang itu yang biasa tergantung terhadap pasar umat Islam, maka itu kita mengambil sikap ini," katanya.

Mahyeldi Ansarullah menegaskan, sudah saatnya umat Islam menghadiri produk-produk dari umat Islam sendiri. Dan mari bersama-sama kompak tidak memakai produk-produk dari Amerika.

"Mereka itu saling melindung-lindungi dan kita umat Islam saling bersatu dalam ekonomi, dengan bersama mudah-mudahan ekonomi akan kuat dan yang tergantung pada kita akan menyerah," pungkasnya
 
Koordinator lapangan aksi Muhammad Sadri mengungkapkan bahwa aksi kali ini sekaligus berniat mengumpulkan donasi untuk dikirimkan kepada warga Palestina yang sedang berjuang melawan penjajahan Israel. Aksi kali ini menargetkan bisa mengumpulkan donasi hingga Rp 1 miliar dari seluruh peserta aksi ataupun yang tidak mengikuti aksi.

"Kami berpikir siapa saja bisa mendukung termasuk pemerintah pusat. Kami mendorong pemerintah untuk lebih tegas mendorong kebebasan Palestina," ujar Sadri di halaman Kantor Gubernur Sumbar, Jumat (28/7).

Aksi kali ini juga diikuti oleh Anggota DPRD Sumatra Barat Irsyad Syafar. Ia menyampaikan orasi di hadapan massa untuk memberikan doa terhadap rakyat Palestina yang tertindas. Ia juga mengkritik media-media barat yang membolak-balikkan faktar terkait perjuangan rakyat Palestina atas penindasan Zionis.

"Kami suarakan pada Pemerintah Daerah dan Pemerintah Pusat untuk tahu bahwa Masjidil Aqsa garis merah. Masjid umat islam seluruh dunua. Kiblat pertama kita. Nggak ada yang boleh menyentuhnya," jelas Irsyad.

Pantauan pkspadang.id, aksi long march dilakukan sejak pukul 14.00 WIB. Sesampainya di Kantor Gubernur Sumatra Barat, aksi dilanjutkan dengan orasi dari sejumlah pimpinan ormas. Takbir senantiasi dipekikkan untuk menegaskan dukungan mereka kepada Palestina dan melawan penjajahan Zionis. Tercatat ada beberapa ormas dan orpol seperti Muhammadiyah, IKADI, MMI, DDII, PKS, dan yang lainnya


posted by @Adimin

Pasangan Mahyeldi Hendri Di Deklarasikan dengan Meriah

Written By neobattosai on 12 December, 2017 | December 12, 2017


Padang (11/12/2017) Terjawab sudah pertanyaan yang ada dibenak masyarakat kota Padang perihal siapa pendamping walikota Padang saat ini alias incumbent yaitu Mahyeldi. Kepastian itu terjawab dengan di deklarasikannya pasangan Mahyeldi Hendri Septa, pada hari senin malam 11 Desember 2017 di Asrama Haji Tabing. Hendri Septa adalah Ketua Umum PAN Kota Padang. Dalam deklarasi itu dua petinggi kedua partai politik yaitu dari PAN Zulkifli Hasan serta Presiden Partai Keadilan Sejahtera Sohibul Iman ikut serta menghadiri deklarasi, ini menunjukkan keseriusan kedua Partai untuk mengusung pasangan calon.

Deklarasi berlangsung sangat meriah dengan hadirnya masyarakat yang menyatakan dukungannya secara langsung kepada pasangan Mahyeldi Hendri.



Hadir Pula Ketua Umum DPW PKS Sumatera Barat Ust. Irsyad Syafar beserta jajarannya dan Ketua Umum DPD Kota PAdang Ust. Gufron beserta jajarannya. 

Dalam kesempatan itu Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan menyampaikan bahwa beliau tidak menyangka bahwa Pak Sohibul Iman juga hadir di sini, selama ini komunikasi hanya lewat telepon saat menyampaikan sambutan dalam acara deklarasi.



Menurut Ketua MPR itu pihaknya menyambut baik kebersamaan yang dijalin PAN dan PKS dalam Pilkada Padang dengan mengusung calon Wali Kota Mahyeldi dan calon Wakil Wali Kota Hendri Septa, beliaupun menyampaikan bahwa Pak Mahyeldi adalah sosok hebat namun rendah hati dan berhasil membangun Padang dalam periode kepemimpinannya.


Sambutan Zulkifli Hasan disambut oleh Presiden PKS Sohibul Iman dengan mengatakan bahwa "ternyata ikhtiar yang dilakukan pihaknya mencari pasangan Mahyeldi untuk Pilkada Padang menemukan partai dan calon yang pas, apalagi dalam pilkada PKS menganut dua prinsip yaitu kebersamaan dengan umat dan prospek kemenangan, berkoaliasi dengan PAN adalah pilihan yang tepat," katanya.


Masyarakat menilai selama ini sebagai Wali Kota Padang Mahyeldi punya catatan prestasi yang cukup baik. beliaupun bercerita ketika dibandara bertemu pakar hukum Prof Saldi Isra dan ia mengatakan di Padang PKS tidak perlu repot kampanye saat pilkada karena Wako Padang Mahyeldi barang bagus dan mudah dipasarkan," katanya. Menurut Saldi sebagaimana diceritakan Sohibul salah satu keberhasilan Mahyeldi adalah membenahi Pantai Padang.


"Pak Sohibul dulu kalau saya punya tamu dari dalam atau luar negeri kami malu membawa ke Pantai Padang karena semrawut, tapi sekarang malah kami yang berkeinginan mengajak tamu melihat Pantai Padang," kata dia.



Kemudian Sohibul menyampaikan Mahyeldi juga berhasil menata kembali Pasar Raya yang rusak akibat gempa, tanpa ada gejolak dari pedagang.



Namun, katanya, Prof Saldi titip satu program lagi yaitu membenahi terminal di Kota Padang.



Pengamat politik Universitas Andalas (Unand) Padang Edi Indrial, M.Si menilai pasangan calon wali kota Padang Mahyeldi dan Hendri Septa memiliki tiga keunggulan sebagai modal untuk bisa memenangkan pilkada yang akan digelar pada 2018.



"Pertama dari segi komposisi partai, Mahyeldi yang diusung oleh PKS dan Hendri Septa yang diusung oleh PAN sudah memenuhi syarat pencalonan kepala daerah karena jumlah kursi minimal adalah sembilan sementara jika digabung kedua partai punya 10 kursi," kata dia.



Ia melihat dari segi partai pengusung tidak ada lagi persoalan karena PKS sudah sejak awal menetapkan Mahyeldi dan untuk PAN sendiri Hendri Septa adalah ketua DPD PAN Kota Padang.



Kemudian pasangan ini merupakan perpaduan tokoh muda dengan tua sehingga bisa saling melengkapi apalagi saat ini sedang tren pemimpin muda.



Lalu dari sisi basis massa Hendri Septa memiliki modal cukup besar karena orang tuanya Asli Chaidir saat ini menjabat anggota DPR RI daerah pemilihan Sumatera Barat dengan basis suara dari Kota Padang. Dengan komposisi ini mesin partai yang dimiliki PAN dan relasi yang dipunyai Hendri Septa diyakini akan memberikan keuntungan secara elektoral," katanya.

Semoga dengan di deklarasikannya paslon MAHEN, seluruh kader, simpatisan PKS bergerak untuk memenangkan kedua pasangan. ALLAHU AKBAR



posted by @Adimin

Pesan

More on this category »

Popular Post

 
Support : Creating Web | PKS Padang | Mas Temp
Copyright © 2011. PKS KOTA PADANG - All Rights Reserved
Template Created by PKS Padang Published by Mas Temp
Proudly powered by Blogger