Powered by Blogger.
Humas PKS Ikuti Worshop Jurnalistik Pada Rapat Koordinasi
Humas PKS se-Sumatera Barat melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) yang berlangsung pada tanggal 4 - 6 November 2022 di Padang, Senin (5/11) ...
Search This Blog
Latest Post
April 26, 2013
Tebarkan Kebaikan Sekali pun Tak ada Apresiasi
Written By Unknown on 26 April, 2013 | April 26, 2013
Zulfi Akmal
Al-Azhar Cairo
Dan katakanlah: "Bekerjalah kamu, maka Allah dan Rasul-Nya serta orang-orang mukmin akan melihat pekerjaanmu itu, dan kamu akan dikembalikan kepada (Allah) Yang Mengetahui akan yang gaib dan yang nyata, lalu diberitakan-Nya kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan".(At Taubah: 105)
*pkspiyungan
posted by @A.history
Al-Azhar Cairo
Jangan sibukkan diri mendengar kritikan yang tidak membangun sekalipun mereka berkata: "Kritikan kami ini bukti kami sayang". Bahkan jangan dengar sama sekali!
Kritikan yang tidak membangun hanya membuat malas dan tulang persendian jadi loyo. Kerja pun akan terbengkalai, prestasi jauh dan memang itulah yang diinginkan oleh lawanmu.
Jangan terlalu banyak mendengar kritikan, sekali pun membangun. Sebab kapan lagi kita mau bekerja. Dengar lah secukupnya, sekedar rem agar tidak sembrono. Kritikan itu bagaikan obat, kebanyakan obat akan over dosis. Bukan saja menambah penyakit, bahkan bisa membunuh.
Jangan sibuk membela diri. Jika kritikan itu benar, cukup ditanggapi dengan perbaikan. Tapi bila itu hanya tuduhan dan fitnah, berharaplah itu sebagai penghapus dosa dari Allah dan tambahan bekal tanpa usaha di akhirat kelak. Setelah itu tanggapi dengan diam dan terus bekerja.
Jangan sibukkan diri untuk memahamkan orang tentang dirimu. Bila niatnya baik, dia akan berusaha mencari berita yang benar tentang dirimu. Tapi bila kritikan didasari kedengkian dan sakit hati, sejelas apa pun keteranganmu, dan seterang apa pun dalil dan bukti, mereka akan tetap mencari celah untuk mencela dan menyudutkanmu.
Tebarkan lah kebaikan sekali pun tidak ada yang memberi apresiasi. Nabi Nuh berdakwah seribu tahun hanya segilintir orang yang istijabah. Hal itu tidak mengurangi semangat beliau berdakwah dan tidak menurunkan derajat beliau di sisi Allah.
وَقُلِ اعْمَلُوا فَسَيَرَى اللَّهُ عَمَلَكُمْ وَرَسُولُهُ وَالْمُؤْمِنُونَ وَسَتُرَدُّونَ إِلَى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ
Dan katakanlah: "Bekerjalah kamu, maka Allah dan Rasul-Nya serta orang-orang mukmin akan melihat pekerjaanmu itu, dan kamu akan dikembalikan kepada (Allah) Yang Mengetahui akan yang gaib dan yang nyata, lalu diberitakan-Nya kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan".(At Taubah: 105)
*pkspiyungan
posted by @A.history
Label:
TOPIK PILIHAN
April 26, 2013
JAKARTA - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Anis Matta akan mengumpulkan perwakilan kader dan PKS di seluruh dunia di Istanbul, Turki. Istanbul dipilih karena posisinya di tengah-tengah sehingga kader PKS dari Afrika, Eropa, Amerika dan Asia mudah berkumpul. Ketua Fraksi PKS DPR RI, Hidayat Nur Wahid juga dijadwalkan hadir.
Bareng Anis dan Hidayat, 7.000 Kader PKS Kumpul di Turki
JAKARTA - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Anis Matta akan mengumpulkan perwakilan kader dan PKS di seluruh dunia di Istanbul, Turki. Istanbul dipilih karena posisinya di tengah-tengah sehingga kader PKS dari Afrika, Eropa, Amerika dan Asia mudah berkumpul. Ketua Fraksi PKS DPR RI, Hidayat Nur Wahid juga dijadwalkan hadir.
“Anis Matta dan rombongan berencana bertemu dengan pengurus partai penguasa di Turki, Justice and Development Party atau AKP, “ jelas Ketua DPP PKS, Aboebakar Alhabsy di Jakarta, Jum’at (26/4)
Aboebakar menjelaskan, selama ini AKP sudah sering menjalin kerjasama dengan PKS. Untuk itu, diharapkan kader PKS dapat belajar dari AKP yang berhasil mengubah Turki menjadi negara yang diperhitungkan di dunia.
“Turki yang sebelumnya dikuasai militer juga sukses mengelola transisi negaranya menjadi negara demokrasi maju dan modern. Pertemuan akan digelar selama dua hari, 27-28 April 2013, diisi dengan pengarahan Presiden PKS dan konsolidasi kader menghadapi Pemilu 2014," tegasnya
Aboebakar menambahkan, saat ini kader PKS di seluruh dunia tercatat sebanyak 7.000 orang. Jumlah sebanyak itu tersebar di 22 negara.
“Sejauh ini jumlah tersebut merupakan jumlah kader partai politik terbesar yang berada di luar negeri, “ pungkasnya.
*www.berita99
posted by @A.history
Label:
SEPUTAR PKS,
TOPIK PILIHAN
April 25, 2013
from bandung with love
*by Ahadi
posted by @Adimin
Kekuasaan Yang Bicara, bukan (hanya) Membicarakan Kekuasaan
Written By @Adimin on 25 April, 2013 | April 25, 2013
Ini cerita beberapa tahun silam di
kota kami. Seorang Da’i muda yang punya pesantren dan santri yang setia.
Sang Kiyai muda ini geram dan resah terhadap fenomena judi dan
kemaksiatan yang sudah mengakar di kotanya dan sangat sulit diberantas.
Berbagai upaya dilakukan untuk melakukan nahyi munkar, bersama santri
dan elemen umat Islam lain dengan melakukan demo, pengalangan opini,
dll.
Namun semakin keras upayanya, semakin keras pula serangan balik yang
dilakukan oleh para pelaku kemaksiatan. Demo, sweeping, yang hampir
didukung oleh semua elemen umat islam waktu itu tak mampu memberantas
judi (waktu itu Togel). Sampai akhirnya sang kiyai berhadapan dengan
satu kenyataan yang terangkum dalam keluhannya: ”Susah, ternyata semua
terlibat.....” ah, sebuah kenyataan pahit, karena semua kalangan sudah
dicocok mulutnya dengan uang. Tak peduli aparat bahkan mungkin ada oknum
dari kalangan ahli agama juga yang dicocok mulutnya.
Tahukah kita, bahwa beberapa bulan kemudian judi yang sangat susah
diberantas itu ternyata bisa total diberantas hanya oleh satu orang.
Orang itu adalah Kapolri (tidak perlu saya sebutkan namanya). Kiyai
dengan ribuan santri, umat Islam dengan jutaan massa tak bisa
memberantas kemunkaran kalau tak punya kewenangan dan kekuasaan. Tapi
satu orang yang berwenang dan punya kekuasaan bisa memberantas itu dalam
satu perintah saja.
Jika negeri ini masih jauh dari ideal sebagai negeri Islami, bukan
berarti kita biarkan negeri ini dikelola oleh para bajingan. Kalau anda
mengutuk para penguasa, 150 juta umat Islam mengutuk pun tak kan ada
pengaruhnya kalau mereka yang berkuasa. Faktanya, 32 tahun orde baru
berkuasa, umat Islam tak punya tenaga, bahkan untuk mengumpulkan
kekuatan.
Kini semua terbuka lebar. Kesempatan untuk memperbaik negeri ini ada
pada tangan para mujahid yang siap berkorban. Politik itu kotor dan
menyeramkan ya ! dan resiko itu hanya bisa dipikul oleh mereka yang siap
berperang. Dihina, dicemooh bahkan dibunuh karakternya adalah bayaran
yang harus diterima dalam peperangan ini. Tetapi, kita sudah melangkah,
tak mungkin lagi berbalik ke belakang.
Kita tahu, banyak yang ingin melihat kita hancur, bahkan termasuk yang
seharusnya menjadi kawan dan menjadi penolong. Tetapi jika keyakinan
bahwa kita berada di jalan-Nya masih ada, maka Hasbunallah wa ni’mal
wakiil....
from bandung with love
*by Ahadi
posted by @Adimin
Label:
TOPIK PILIHAN
April 25, 2013
Aleg PKS ini Hidupnya Menumpang di Masjid
Satu lagi, kita hidup di bukan negeri dongeng......
*by @iman_azzam on twitter
posted by @Adimin
Satu lagi, kita hidup bukan di negeri dongeng......
Aleg PKS ini Hidupnya Menumpang di Masjid
Anak-anak saya memanggilnya Paman Janggut, sapaan ini disebabkan
janggut tebal menggantung di dagu yang menjadi ciri khasnya. Ia adalah
kakak sulung saya, umurnya 42 tahun. Mungkin tidak ada yang istimewa
darinya, selain ia adalah inspirasi bagi kami, sembilan orang adiknya.
Paman Janggut adalah simbol kesungguhan dan keikhlasan.
Paman Janggut remaja memulai tradisi nyantri sejak SMP di sebuah
Pesantren yang diasuh oleh Kyai NU Kharismatik di Banten. Karena
kesungguhannya mendaras kitab kuning, Ia pun dipercaya untuk mengajar
Ilmu Nahwu sharaf dan tafsir oleh Sang Kyai.
Dengan niat meringankan beban orang tua yang anak banyak, Paman Janggut
kuliah di LIPIA Jakarta, lalu melanjutkan studi ilmu hadits di Madinah
University. Kedua lembaga pendidikan ini milik Arab Saudi yang bebas
biaya dan mendapatkan uang saku.
Kembali ke Tanah Air, Paman Janggut mendedikasikan diri untuk berdakwah
di Lebak Banten. Hidupnya diwakafkan untuk Ummat. Mengajarkan ilmu
agama dari kampung ke kampung yang kadang jaraknya mesti ditempuh 4 jam
perjalanan. Dakwahnya diterima di semua kalangan baik warga NU,
Muhammadiyah, mahasiswa, pelajar, dan ibu ibu. Kerapkali Paman Janggut
diminta untuk meruqyah orang yang kesurupan jin, hingga ia juga dikenal
sebagai Ustadz Ruqyah di Banten.
Sampai suatu ketika, Paman Janggut dicalonkan menjadi Anggota DPRD dari
PKS. Awalnya ia menolak karena tak punya uang untuk kampanye. Ia bukan
pengusaha juga bukan anak orang kaya. Hidupnya ia dedikasikan untuk
mengajar yang kadang diberi imbalan kadang tidak. Keuangan rumah
tangganya terbantu oleh isterinya yang bekerja sebagai PNS.
Akhirnya Paman Janggut terpilih sebagai anggota DPRD dan itu tak
menghentikan kegiatan dakwahnya kepada masyarakat. Ia pernah bercerita
kepada kami, adik-adiknya bahwa menjadi anggota DPRD itu berat dan
sengsara. Tugas makin padat dan makin banyak masyarakat yang meminta
sumbangan. Sementara Paman Janggut pantang menerima uang yang tidak
jelas kehalalannya.
Lima tahun menjadi anggota DPRD, Paman Janggut masih tak juga punya
rumah. Ia dan keluarganya menumpang di rumah yang dikhususkan untuk Imam
Masjid yang dibangun oleh Donatur dari Arab. Ia tak pernah mengeluh dan
selalu terlihat ceria dan semangat.
Kini Paman janggut tidak lagi menjadi anggota DPRD. Ia dan
kawan-kawannya dari PKS sibuk mengembangkan Yayasan Pendidikan yang
mengelola SDIT, SMPIT, dan Boarding School. Sebelum Ia membina anak
orang lain, Paman Janggut memberikan contoh teladan. Anaknya telah hafal
quran 30 Juz pada saat kelas tiga SMP dan selalu menjadi juara kelas.
Maka, meskipun Paman Janggut tak pernah mengajak kami untuk masuk PKS,
kami sembilan orang adiknya mengikuti beliau menjadi kader PKS dengan
beragam profesi yang kami jalani. Ada yang menjadi bidan, dosen,
trainer, engineer, bankir, dan pengusaha. Meski berbeda tetapi visi
kami satu : Mewujudkan Sepenggal Firdaus bernama Indonesia. ***
Satu lagi, kita hidup di bukan negeri dongeng......
posted by @Adimin
Label:
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
April 25, 2013
قَالَ اللهُ تَعَالٰى يَا اِبْنُ آدَمَ إِنَّكَ مَا دَعَوْتَنِيْ وَرَجَوْتَنِي غَفَرْتُ لَكَ عَلٰى مَا كَانَ فِيْكَ وَلاَ أُبَالِّي يَا اِبْنُ آدَمَ لَوْ بَلَغَتْ ذُنُوْبُكَ عَنَانَ السَّمَاءِ ثُمَّ اسْتَغْفَرْتَنِي غَفَرْتُ لَكَ وَلاَ أُبَالِّي يَا اِبْنُ آدَمَ إِنَّكَ لَوْ أَتَيْتَنِي بِقُرَابِ اْلأَرْضِ خَطَايًا ثُمَّ لِقَيْتَنِي لاَ تَشْرِكً ِبيْ شَيْئَا لأَتَيْتَكَ بِقَرَابِهَا مَغْفِرَةً .
posted by @Adimin
Keutamaan Tauhid dan Istighfar
قَالَ اللهُ تَعَالٰى يَا اِبْنُ آدَمَ إِنَّكَ مَا دَعَوْتَنِيْ وَرَجَوْتَنِي غَفَرْتُ لَكَ عَلٰى مَا كَانَ فِيْكَ وَلاَ أُبَالِّي يَا اِبْنُ آدَمَ لَوْ بَلَغَتْ ذُنُوْبُكَ عَنَانَ السَّمَاءِ ثُمَّ اسْتَغْفَرْتَنِي غَفَرْتُ لَكَ وَلاَ أُبَالِّي يَا اِبْنُ آدَمَ إِنَّكَ لَوْ أَتَيْتَنِي بِقُرَابِ اْلأَرْضِ خَطَايًا ثُمَّ لِقَيْتَنِي لاَ تَشْرِكً ِبيْ شَيْئَا لأَتَيْتَكَ بِقَرَابِهَا مَغْفِرَةً .
“Allah berfirman: “Wahai anak Adam, sesungguhnya jika kamu bermohon kepada-Ku
dan berharap kepada-Ku, maka Aku mengampuni kepadamu atas apa yang ada padamu
dan Aku tidak perduli. Wahai anak Adam, kalaupun dosamu sampai kea wan di
langit, kemudian kamu memohon ampun kepada-Ku, maka Aku mengampunimu dan Aku
tidak perduli. Wahai anak Adam, sesungguhnya jika kamu datang kepada-Ku dengan
kesalahan seluas bumi, kemudian kamu menjumpai-Ku dimana kamu tidak menyekutukan
Aku dengan sesuatu, maka Aku akan datang kepadamu dengan ampunan seluas bumi
pula.”
Hadits ini diriwayatkan oleh
At-Tirmdizi (2/270), dari jalan Katrsir bin Faid yang memberitahukan: “Telah
bercerita kepadaku Sa’di bin Ubaid, dia berkata, “Aku mendengar Bakar bin
Abdullah Al-Muzni memberitahukan: “Telah bercerita kepadaku Anas bin Malik, dia
berkata. “Aku dengar Rasulullah r bersabda: (lalu dia menyebutkan hadits ini).”
Selanjutnya At-Tirmidzi berkata: “Hasan ini hasan gharib yang saya tidak
menemukannya kecuali dari jalur ini.”
Saya
melihat: Para perawinya adalah tsiqah, kecuali
Katsir bin Faid. Kepadanya tidak ada yang menilainya tsiqah kecuali Ibnu Hibban,
dimana dalam At-Targhib dia sebutkan bahwa ia adalah maqbul
(diterima haditsnya).
Saya
menilai: Hadits ini berstatus hasan, sebagaimana dikatakan oleh At-Tirmidzi.
Lebih-lebih karena hadits ini mempunyai syahid (hadits pendukung) dari
hadits Abu Dzar yang diriwayatkan oleh Syahr bin Hausyab dari Umar bin
Ma’dikariba dari Anas bin Malik secara mafru’, baik dengan mendahulukan maupun
dengan mengakhirkan perawinya.
Hadits
ini juga dikeluarkan oleh Ad-Darimi (2/322) dan Ahmad (5/172) dari jalan Ghirar
Ibnu Jarir dari Syahr tersebut.
Dalam
hal ini Abdul Hamid, yakni Ibnu Bahram, tidak sependapat. Dia berkata, :Telah
bercerita kepadaku Syahr dari Ibnu Ghanam yang mengatakan bahwa Abu Dzar telah
bercerita kepadanya.”
Hadits
ini dikeluarkan oleh Imam Ahmad (5/154). Sedang Syahr di sini dinilai lemah dari
segi hafalannya. Karena itu jalur yang pertama adalah lebih shahih kerena Ghilan
lebih tsiqah daripada Ibnu Bahram.
Hadits
ini juga mempunyai syahid (hadits pendukung) lain menurut Ath-Thabrani,
seperti disebutkan dalam beberapa Mujma’-nya, dari Ibnu Abbas, dimana
juga dikeluarkan dalam Ar-Raudl An-Nadhir (342).
Bahkan
hadits ini juga mempunyai jalan yang lain secara ringkas dari Abdu Dzar dengan
lafazh:
قَالَ اللهُ تَبَارَكَ وَتَعَالٰى الْحَسَنَةُ بِعَشْرِ أَمْثَالِهَا أَوْ يَزِيْدُ
وَالسَّيِّئَةُ وَاحِدَةٌ أَوْ أَغْفِرُهَا وَلَوْ لَقَيْتَنِيْ بِقُرَابِ
اْلأَرْضِ خَطَايَا مَا لَمْ تُشْرِكْ بِيْ شَيْئَا لَقَيْتُكَ بِقُرَابِهَا
مَغْفِرَةً
“Allah
I berfirman: “Kebaikan itu (digandakan) dengan sepuluh
kali lipat atau lebih, sedang keburukan hanyalah satu atau Aku mengampuninya.
Dan kalau kamu menjumpai-Ku dengan kesalah seluas bumi, selama kamu tidak
menyekutukan Aku, maka aku akan mengampunimu dengan ampunan seluas
itu.”
Hadits ini diriwayatkan oleh Al-Hakim
(4/241) dan Ahmad (5/108) dari Ashim dari Al-Ma’ruf Ibnu Suwaid, bahwa Abu Dzar
menuturkan:
“Telah bercerita kepadaku orang yang
benar dan dibenarkan (Rasul r) tentang sesuatu yang diriwayatkan dari Tuhannya, bahwa
dia berfirman: “Kebaikan itu…”
Selanjutnya Al-Hakim menilai: “Hadits ini sanadnya shahih.” Penilaian ini
juga disepakati oleh Adz-Dzahabi.
Saya
menilai: Ashim atau Ibnu Bahdilah adalah bagus haditsnya. Sedangkan
perawi-perawi yang lain adalah tsiqah, yakni para perawi Bukhari-Muslim,
sehingga sanad-sanadnya dinilai hasan.
قَدْ أَفْلَحَ مَنْ أَسْلَمَ وَرُزِقَ كَفَافًا وَقَنَّعَهُ اللهُ بِمَا
آتَاهُ
“Sungguh beruntung orang yang menyerahkan diri (Islam) diberi rizki cukup dan
Allah membuatnya menerima segala yang telah Allah berikan
kepadanya.”
Hadits
ini diriwayatkan oleh Imam Muslim (3/102), At-Tirmidzi (2/56), Ahmad (2/168),
dan Al-Baihaqi (4/196) dari jalur Abdullah bin Yazid Al-Muqri yang
memberitahukan: “Telah bercerita kepadaku Sa’id bin Abi Ayub: “Telah bercerita
kepadaku Syarahbil bin Syarik, dari Abi Abdurrahman Al-Hibli, dari Abdullah Ibnu
Amr bin Al-Ash dengan marfu’ (disandarkan kepada Nabi).”
At-Tirmdizi mengatakan: “Hadits ini hasan
shahih.”
Hadits
ini juga diriwayatkan oleh Ibnu Majah (4138) dari Ibnu Luhai’ah dari Ubaidillah
bin Abi Ja’far dan Hamid bin Hani’ Al-Khaulani, bahwa keduanya mendengar Abu
Abdurrahman Al-Hibli yang mengabarkan dari Abdullah Ibnu
Amr.
Mengenai
Ibnu Luhai’ah, dia buruk hafalannya. Tetapi dalam hadtis-hadits mutabi’at
(hadits-hadits pengikut) dia dinilia la ba’sa bih (tidak
mengapa).
Peringatan
Ash-Shuyuti dalam Ash-Shaghir dan Al-Kabir (2/95/1) menyandarkan hadits ini kepada Imam Muslim dan
orang-orang yang telah saya sebut selain Al-Baihaqi, sehingga Al-Manawi
mengomentari dengan penjelasannya:
“Dalam
hal ini penyadarannya mengikuti apa yang disebutkan oleh Abdul Haq. Dia berkata
dalam Al-Manar. Ini tidak disebutkan oleh Imam Muslim, tetapi hanya
menurut At-Tirmidzi….”
Saya
berpendapat: Ini adalah praduga dari penulis Al-Manar, kemudian juga
Al-Manawi. Jadi hadits itu kedudukannya tetap seperti yang saya
isyaratkan dari Imam Muslim dalam Kitabuz-Zakat.
Dalam
hadits ini ada tambahan kafaf
(الكفاف ) dan qana’ah ( والقناعة ), dan yang searti dengan itu adalah hadits berikut
ini:
“Ya
Allah, jadikanlah rizki keluarga Muhammad berupa makanan
pokok.”
Hadits
itu dikeluarkan oleh Imam Bukhari (4/222), Imam Muslim (2/103, 8/217) dan Imam
Ahmad (juz II, hal. 232) dari beberapa jalur yang berasal dari Muhammad bin
Fudhail dari bapaknya, dari Umara bin Al-Qa’qa dari Abu Zar’ah dari Abu Hurairah
yang menuturkan: “Telah bersabda Rasulullah r: (kemudian dia menyebutkan hadits itu). Adapun lafazh
itu adalah menurut Imam Muslim. Demikian pula Imam Ahmad. Hanya saja Imam Ahmad
menyebutkan: Baiti (keluarga rumahku) menggantikan ‘Muhammad’, sedangkah
lafazh Al-Bukhari adalah:
“Ya
Allah berilah rizki keluarga Muhammad berupa makanan
pokok.”
Lafazh
yang pertama dikeluarkan oleh Al-A’masy, dimana dia telah meriwayatkannya dari
Ammarah bin Al-Qa’qa’ah.
Hadits
ini dikeluarkan oleh Imam Muslim dan At-Tirmidzi (2/57-Buhaq), Ibnu Majah (4139)
dan Al-Baihaqi (7/46) dari beberapa jalur yang berasal dari Waqi’ yang
memberitahukan: “Telah bercerita kepadaku Al-A’masy.” At-Tirmidzi dalam hal ini
menilai: “Hadits ini hasan shahih.”
Imam
Muslim mengeluarkan hadits ini dari jalan Abi Usamah yang mengatakan: “Aku
mendengar Al-A’masy.” Hanya saja disini dia menyebutkan rizki yang memadai
sebagai ganti (makanan pokok).”
Demikian
pula hadits ini diriwayatkan oleh Al-Qasim As-Sirqisthi dalam Gharibul Hadits
(juz 2/5/2), dari Hammad bin Usamah, dia menuturkan: “Telah bercerita
kepadaku Al-A’masy…” Hanya saja dia menyebutkan:
“Rizki dan rizki keluarga Muhammad
kecukupan.”
Sungguh
ada perbedaan mengenai matan hadits yang dibawakan oleh Al-A’masy. Namun riwayat
pertama yang diriwayatkan oleh Imam Muslim menurut saya lebih tepat, karena ada
kesusaian dengan sebagian perawi lain yang juga dari Al-A’masy. Wallahu
a’lam.
Peringatan
Imam
As-Suyuthi memasukkan hadits dalam Al-Jami’ Ash-Shaghir dengan lafazh
Muslim, disertai tambahan ( فى
الدنيا ) (di dunia), dan dia menyandarkannya kepada Imam
Muslim, At-Tirmidzi dan Ibnu Majah. Demikian pula dia menyebutkannya dalam
Al-Jami’ Al-Kabir (1/309) juga dari riwayat tiga orang tersbut. Begitu
juga Imam Ahmad, Abu Ya’la dan Al-Baihaqi, menurut mereka, tidak ada dasar
penambahan itu, kecuali menurut Abu Ya’la, dimana hal itu dianggap sebagai
sesuatu yang jauh, bahkan menurutnya jika tambahan itu memang ditetapkan, maka
akan merupakan tambahan yang asing, karena berbeda dengan riwayat perawi-perawi
lain yang tsiqah dan hafizh. Wallahu a’lam.
Kandungan Hadits
Hadits
ini dan yang sebelumnya menunjukkan keutamaan rizki yang ‘secukupnya’ saja,
mengambil dunia ala kadarnya dan zuhud terhadap segala yang lebih
daripada itu. Merangsang agar mengejar kenikmatan akhirat dan mementingkan yang
abadi darpada yang fana. Maka sudah seharusnya bagi umat Islam mencotoh
Rasulullah r. Dalam masalah ini Al-Qurthubi
menjelaskan:
“Makna
hadits ini adalah mencari ‘cukup’. Adapun makanan pokok adalah yang menguatkan
badan dan kemudian tidak memerlukan yang lain. Dalam kondisi yang demikian
diharapkan selamat dari bahaya kekayaan maupun kekafiran sekaligus.” Demikian
dalam Fathul Bari II/251-252).
Saya
berpendapat: Tidak diragukan lagi bahwa pengertian ‘cukup’ di sini adalah
berbeda menurut masing-masing orang, masa dan kondisi. Oleh karena itu bagi
orang yang bijak tentulah akan dapat mengambil langkah yang tepat. Tidak
terlilit kefakiran dan tidak pula tenggelam dalam kekayaan dan kemewahan.
Sungguh sedikit orang yang selamat dari bahaya menumpuk harta. Apalagi di zaman
sekarang, dimana penuh fitnah dan banyak macam-macam tawaran buat orang-orang
kaya. Semoga Allah I menghindarkan kita dari cobaan itu dan memberi kita
kehidupan secukupnya saja.
posted by @Adimin
Label:
HADIST
April 24, 2013
Kini yang pasti adalah ketidakpastian, semuanya akan berubah, yang tidak berubah adalah perubahan itu sendiri. Setiap saat yang dihadapi oleh ummat manusia adalah perubahan.
Camkan konsep ilmu, perubahan dan amal
Berpikir Kreatif
Written By @Adimin on 24 April, 2013 | April 24, 2013
Diperlukan kemampuan berfikir kreatif untuk dapat mempertahankan hidup. Juga
bagi mereka yang ingin bergerak serta hidup dalam gelombang perubahan yang cepat
saat ini.
Penguin raksasa, burung gajah, adalah sebagian dari binatang yang tidak akan
pernah lagi di lihat didunia, saat ini ada 400 species dalam daftar tunggu yang
akan segera punah. Bagaimana dengan manusia? Secara species tidak punah, tetapi
institusi mereka yang punah dan tersingkir!
Beberapa tahun terakhir ini ada beberapa institusi besar yang menghilang dari
peredaran, perusahaan pesawat terbang Fokker telah bangkrut. Dan masih banyak
lagi lainnya. Hal ini disebabkan tingginya kompetisi, meningkatnya permintaan
pelanggan, kontrol lingkungan semakin ketat, permintaan SDM unggul dan
perkembangan teknologi yang sangat cepat. Semua faktor tersebut bergabung
menyatu untuk mengancam dan menantang. Yang mati adalah mereka yang gagal
mengatasi, gagal beradaptasi atau gagal berubah sesuai dengan zamannya.
Globalisasi yang dipicu oleh empat hal (Yudo S, 1996) yaitu pecahnya Soviet
dan negara Balkan yang turut menambah dalam daftar negara mandiri yang mempunyai
“competitive advantage”, integrasi internasional dan regional seperti APEC, MEE,
WTO yang mengupayakan “free trade and investment”, kematangan negara maju
yang menyebabkan banyak negara lain mengalami kelambatan pertumbuhan ekonomi
serta perubahan teknologi dan teknologi informasi. Keempat faktor tersebut
berdampak pada perubahan dalam banyak hal.
Di Indonesia data jumlah pengangguran terbuka mengalami peningkatan dari 3,17
% pada tahun 1990 menjadi 7,24 % pada tahun 1995. Angka pengangguran belum
pernah mencapai setinggi ini.
Kini yang pasti adalah ketidakpastian, semuanya akan berubah, yang tidak berubah adalah perubahan itu sendiri. Setiap saat yang dihadapi oleh ummat manusia adalah perubahan.
Dalam kondisi seperti ini sangat diperlukan kemampuan berfikir kreatif untuk
dapat mempertahankan hidup, dan bagi mereka yang bergerak serta hidup dalam
gelombang perubahan yang sangat cepat ini.
Kegiatan Berfikir Kreatif
Apakah sebenarnya kegiatan berfikir kreatif itu? Menurut versi yang
berbeda-beda kreatif adalah sebagai berikut :
-
Having power to create, requiring intellegence and imagination (Oxford Dictionary)
-
Having the ability to create, by originality of thought, showing imagination (The Newcollins International Dictionary)
-
Kemampuan mental dan berbagai jenis khas manusia yang dapat melahirkan yang unik, berbeda, orisinal, baru, indah, efisien, tepat sasaran dan tepat guna.
-
Kelincahan mental dan berfikir “dari dan ke” segala arah, fleksibilitas konseptual.
Dari beberapa definisi berfiir kreatif tersebut ternyata saling melengkapi
dan mempunyai fokus yang sama, yaitu bertemunya antara kecerdasan intelektual
dengan kecerdasan emosional. Adapun istilah yang berdekatan adalah inovasi,
improvisasi, discovery, dll
Segi Mental Orang Kreatif
Kreatifitas bukanlah monopoli hak orang genius saja. Ternyata IQ tidak
menjadikan jaminan terhadap orang yang mempunyai kemampuan berfikir secara
praktis, cekatan, orisinil dan kreatif. Sikap kreatif harus didukung oleh
kecerdasan emosional - EQ. Adapun segi-segi mental orang kreatif adalah (J
Chandra, 1994) :
Hasrat, untuk mengubah hal-hal disekelilingnya menjadi lebih
baik.
Kepekaan, bersikap terbuka dan tanggap terhadap segala
sesuatu.
Minat, untuk menggali lebih dalam dari yang tampak
dipermukaan.
Rasa ingin tahu, semangat yang tak pernah mandeg untuk
mempertanyakan.
Mendalam dalam berfikir, sikap yang mengarahkan untuk pemahaman yang dalam
pula.
Konsentrasi, mampu menekuni suatu permasalahan hingga menguasai
seluruh bagiannya.
Siap mencoba dan
melaksanakan, bersedia mencurahkan waktu
dan tenaga untuk mencari dan mengembangkan.
Kesabaran, untuk memecahkan permasalahan dalam detailnya.
Optimisme, memadukan antusiasme (kegairahan).
Mampu bekerja sama, sanggup berfikir secara produktif bersama orang lain.
Ruang Lingkup Berfikir Kreatif
Hendaknya kreatifitas ditinjau dari perspektif yang luas, bukan sekedar
menghasilkan ide-ide baru, yang dapat diterjemahkan dalam (Umi Pujihastuti,
1996) :
-
Kemampuan memenuhi tuntutan profesi.
-
Menciptakan kemungkinan dan terobosan-terobosan baru.
-
Menyelesaikan masalah atau problem
Sedangkan menurut D. H. Weiss, 1990, ruang lingkup berfikir secara artistik
yang banyak memanfaatkan otak kiri adalah dengan memulai asumsi dengan :
-
Dapatkah kita mengerjakan segala sesuatu dengan cara baru ...
-
Menggantikan apa yang kita lakukan dengan sesuatu yang lain ...
-
Meminjam atau mengadaptasi apa yang dilakukan orang lain ...
-
Memberikan sentuhan baru dengan cara lama ...
-
Melakukannya dengan cara terbaik ...
Semua akhirnya kembali kepada naluri kita, jika ide itu dapat menghasilkan
manfaat dan kita merasakan adanya sentuhan kreatif. Karena tidak jarang atau
seringkali sikap kreatif tidak bisa dinikmati orang lain.
Proses Berfikir Kreatif
Ketika anda mendapatkan sebuah masalah atau memang anda ingin membuat ide
baru, maka kemampuan anda untuk memunculkan ide kreatif sangat diperlukan. Dalam
proses kreatif biasanya kita akan melewati 5 fase utama, yaitu : persiapan,
konsentrasi kreatif, bermain dengan gagasan, menyilangkan dua konsep dan
mengukur kelaikan ide. Adapun proses tersebut secara ringkas dapat dijabarkan
sebagai berikut :
PERSIAPAN. Pada fase ini perilaku pemikiran
kita sangat divergen, yaitu menyebar ke segala arah. Yang anda perlukan adalah
kemampuan memiliki konsep, informasi yang banyak, mempunyai fakta yang cukup dan
anda telah mempunyai pengalaman atau lebih jauh anda perlu meneliti
ulang.
KONSENTRASI KREATIF. Pada fase ini perilaku
pemikiran anda bergerak dari divergen ke konvergen, sehingga masalahnya menjadi
fokus dan memerlukan konsentrasi tinggi. Pada fase ini anda merumuskan masalah
berdasarkan segala sesuatu yang anda miliki pada fase persiapan. Perlu adanya
segmentasi permasalahan, definisikan tentang apa yang anda butuhkan - single
need. Yang lebih penting lagi adalah kemampuan mengaitkan seluruh fakta dan
data menjadi satu kesatuan sehingga menimbulkan persepsi kreatif (Gestalt
psychology).
BERMAIN DENGAN GAGASAN. Pada fase ini perilaku
pemikiran anda sangat divergen. Anda perlu membuka seluruh memori di otak anda,
tidak cukup STM tapi LTM. Cobalah cari kaitan dari luar fakta dari apa yang
telah anda peroleh. Cobalah anda meninggalkan cara berfikir rutinitas anda. Anda
juga perlu sesekali meninggalkan fokus fikiran, sehingga perlu menggunakan
konsep “seandainya”. Gunakan pula konsep “berfikir lateral”,
jangan khawatir dengan kesalahan karena pada fase akhir anda harus menguji
kelaikan pilihan anda. Perilaku yang sering digunakan yaitu dengan cara
mengecilkan, membesarkan, memadukan, membalikkan, gunakan secara baru atau
sesuaikan dengan kondisi yang ada untuk membuat “trigger session”
MENYILANGKAN DUA KONSEP. Pada fase ini
perilaku pemikiran anda berubah-ubah dari divergen dan konvergen. Pada fase ini
anda perlu membuat sintesa dan rekaan baru, maka cobalah ide-ide lateral anda
yang liar untuk difokuskan.
MENGUKUR KELAIKAN IDE. Pada fase ini perilaku
pemikiran anda sangat konvergen. Disini anda perlu memfokuskan ide, anda harus
obyektif dan cermat. Gunakan analisa matriks untuk menghindari alternatif yang
tercecer. Kalau anda cukup waktu, gunakan instrumen untuk mengukur kelaikan
ide.
Agar Anda Lebih Kreatif Dan Inovatif .....
1. Belajarlah untuk menjadi seorang inovator yang
terbaik: Seorang yang selalu mencari, menyesuaikan dan
mengimplemantasikan ide-ide, baik yang baru maupun yang sudah lama. Carilah
ide-ide secara aktif melalui cara membaca, pembacaan sepintas, membuat intisari
dan lain sebagainya atas katalog-katalog, buku-buku laporan-laporan dan lain
sebagainya. Demikain juga berusahalah melakukan :
- Percobaan
- Meneliti
- Melakukan perjalanan
- Berdiskusi
- Mengunjungi pameran dan konferensi
- Menggunakan program-program komputer
- Melihat-lihat barang yang ada di toko
- Menciptakan rasa kebutuhan
2. Ubahlah Kebiasaan dan citra diri anda:
Jadilah seorang yang progresif, kembangkanlah atribut-atribut dan motivasi yang
di butuhkan. Kembangkanlah sikap mencintai ide-ide, hal-hal, cara-cara,
sistem-sistem dan teknologi-teknologi baru. Tuangkanlah ide-ide anda ke dalam
bentuk tulisan.
3. Lakukanlah tindakan: Milikilah keberanian
dan keparcayaan diri untuk menjadi inovator. Jadilah orang yang berbeda.
Kegagalan memang akan muncul, namun kita akan belajar dari adanya suatu
kesalahan. Emosi akan dapat membantu munculnya kreatifitas ---Kendalikanlah
stress. Tekunlah selalu!!
4. Terimalah perubahan dan tantangan suatu masalah dengan
tangan terbuka. Jadilah seorang dengan pikiran yang terbuka dan
fleksibel.
5. Terapkanlah ide-ide pada setiap sudut kehidupan
anda: Dalam kehidupan pribadi anda, karir, sekolah, bisnis dan di
manapun juga. Ajukanlah selalu pertanyaan: “Dengan jalan lain yang bagaimana
saya dapat melakukannya?” Hasilkan suatu pemecahan masalah, ide-ide, konsep dan
teori-tori yang inovatif dan kreatif. Kembangkanlah sifat humor anda. Jadilah
peka terhadap setiap kesempatan-kesempatan baik.
6. Pelajarilah tentang inovasi, perubahan dan kreatifitas
sebagaimana anda berusaha untuk memenangkan diterimanya ide anda.
Didiklah diri anda sendiri. Ambillah kursus-kursus yang tersedia. Kembangkanlah
gairah terhadap adanya masalah yang anda hadapi. Belajarlah menjadi anggota
suatu tim kerja, pemimpin dan inovator yang baik.
7. Milikilah selalu rasa ingin tahu dan jadilah seorang
pengamat: Kembangkanlah semangat anda untuk mencari informasi. Inilah
satu-satunya cara untuk dapat mengenali awal mula masalah yang sebenarnya.
Hindarilah pertentangan cara berfikir anda. Temukanlah faktor-faktor yang dapat
dijadikan kunci utama.
8. Bertanyalah Mengapa, Apa, Yang Mana, Di Mana, Kapan,
Siapa, Bagaimana, Apabila: Refleksikanlah selalu terhadap setiap
aspek dari masalah anda. Jangan terlalu capat berprasangka terhadap
ide-ide.
9. Kembangkan daya berfikir reflektif dan
kemampuan-kemampuan berfikir anda: Bermimpilah siang hari tentang
masalah anda. Meloncatlah kesana kemari di antara daya nalar, kritis, khayalan
dan berfikir melantur. Perbaikilah tingkat kemampuan berfikir anda melalui cara
mempelajari sesuatu dan mempraktekkannya.
10. Bangunlah dasar pengetahuan dan intuisi anda melalui
kegiatan membaca dan lain-lainnya: Jagalah kerapian arsip anda.
Belajarlah tentang cara bagaimana melakukan penelitian dan cara
memvisualisasikan.
11. Dengan pikiran yang terbebani, gunakan pemicu-pemicu
untuk menstimulasi ide-ide, pendangan dan iluminasi: Manfaatkan
kegiatan-kegiatan tersebut dalam item no. 1 di atas untuk memicu gudang ingatan
anda dan mengkaitkannya dengan apa yang anda baca, lihat atau pikirkan. Dengan
cara ini, anda akan memproduksi ide-ide malalui cara iluminasi yang berkembang
secara bertahap. Pekalah terhadap setiap kesempatan-kesempatan baik.
12. Bebanlah pikiran anda dengan data, prinsip-prinsip
dasar, teori-teori dan konsep-konsep dari masalah anda: Kemudian
---BERISTIRAHATLAH--- dan pastikanlah diri anda untuk memulai memikirkan kembali
masalah anda. Dengan mendadak, suatu loncatan imajinasi akan mungkin terjadi
dalam diri anda.
Penutup
Pada bagian ini akan saya berikan “tips” untuk sikap kreatif sehingga
bermanfaat untuk anda kembangkan dengan belajar sendiri. Sikap kreatif jangan
terbatas pada membaca dan seminar, ikutilah workshop atau lakukan modeling
kreatifitas.
Kita perlu memiliki pengetahuan umum seluas mungkin, bacalah bidang apa saja.
Belajar apapun tidak ada ruginya, jika anda mampu menggunakan asas manfaat.
Mulailah dengan rajin mencatat, membuat dokumentasi dan jagalah kerapian arsip
anda. Milikilah konsep-konsep pemandu atau “pisau-pisau tajam” untuk
membedah permasalahan.
Camkan konsep ilmu, perubahan dan amal
posted by @Adimin
Label:
INSPIRASI
April 24, 2013
posted by @A.history
Presiden PKS Kumpulkan Pengurus PKS Sedunia di Turki
Jakarta - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Anis Matta bersama rombongan berangkat ke Istanbul, Turki. Di Istanbul, Anis akan bertemu dengan pengurus perwakilan PKS luar negeri dan kader seluruh dunia.
"Istanbul kita pilih karena posisinya di tengah-tengah sehingga kader PKS dari Afrika, Eropa, Amerika, dan Asia mudah berkumpul," ujar Anis Matta dalam keterangan pers yang diterima, Selasa (23/4/2013) malam.
Selain itu, Presiden PKS dan rombongan berencana bertemu dengan pengurus AK Party yang kini berkuasa di Turki. AK Party sendiri telah cukup lama bekerjasama erat dengan PKS.
Diharapkan, kader PKS dapat belajar dari AK Party yang berhasil mengubah Turki dari negara yang tidak diperhitungkan di Eropa menjadi salah satu negara yang perekonomiannya paling menggairahkan dan diperhitungkan di dunia. Turki yang sebelumnya dikuasai militer juga sukses mengelolah transisi negaranya menjadi negara demokrasi maju dan modern.
Pertemuan akan digelar selama dua hari, 27-28 April 2013, disi dengan pengarahan Presiden PKS dan konsolidasi kader menghadapi Pemilu 2014.
Sejak terpilih menjadi Presiden PKS pada 1 Februari 2013, Anis Matta melakukan roadshow maraton ke seluruh wilayah Indonesia. Wilayah yang menjadi prioritas adalah Jabar, Sumut, Jateng, NTB, dan Maluku Utara.
"Saya ingin mengukur apakah mesin politik masih penuh bekerja," ujar Anis.
Hasilnya cukup menggembirakan. Di Jabar dan Sumut, kader PKS yang diusung dalam Pilkada memenangkan kursi Gubernur.Sementara di sejumlah Pilkada tingkat kota/kabupaten di Jabar, Kalsel, dan Kalteng, kader PKS juga memenangkan Pilkada.
"Saya anggap konsolidasi di dalam negeri telah selesai dan sekarang waktunya saya bertemu kader di seluruh dunia," imbuhnya.
Kader PKS di seluruh dunia tercatat sebanyak 7.000 orang yang tersebar di 22 negara. Sejauh ini jumlah tersebut merupakan jumlah kader partai politik terbesar yang berada di luar negeri.
*news.detik.com
posted by @A.history
Label:
SEPUTAR PKS,
TOPIK PILIHAN
April 23, 2013
posted by @A.history
PKS Akan Ubah Indonesia Jadi Sepenggal Firdaus
Written By Unknown on 23 April, 2013 | April 23, 2013
Jakarta- Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Anis Matta mengatakan, ia memiliki ciri khas dalam memimpin partainnya. Ciri khas tersebut adalah dengan selalu menerapkan tiga nilai.
“Kalau Soekarno mempunyai Trisakti, Soeharto Trilogi. Itu idenya soal pembangunan, namun kalau saya punya tiga nilai yang bisa membentuk nilai budaya bangsa di negeri kita, serta kita bangun negara ini negara manusia yang punya hati dan pikiran,” kata Anis di Semarang, Jumat (19/4/2013).
Anis mengatakan, tiga nilai dalam memimpin PKS adalah cinta, kerja dan harmoni. Menurutnya, dengan tiga nilai itu saat ini yang akan dilakukan oleh PKS yakni bukanlah target politik, melainkan misi kemanusiaan dan peradaban.
“Maka pemenangan Pemilu bukan target kemenangan politik, tapi tangga misi kemanusiaan yang kita emban yakni mengubah Indonesia menjadi sepenggal firdaus. Kita akan habiskan usia kita dengan misi kemanusiaan ini, menghabiskan seluruh tenaga, pikiran untuk kemanusiaan terlepas kita menang atau kalah karena misi kemanusiaan bukan politik,” jelasnya
Untuk itu, kata Anis, seluruh kader dan pengurus partai yang dulunya bernama Partai Keadilan (PKS) akan menjadi lokomotif untuk membawa Indonesia menjadi adil sejahtera, serta makmur kemanusiaan beradab. “Kita siap untuk membawa Indonesia baru,” tandasnya. (aff/ind)
*dakwatuna.com
posted by @A.history
Label:
SEPUTAR PKS,
TOPIK PILIHAN
April 23, 2013
Saya berteman baik dan dekat dgn 2 politisi itu. "Saya akan tetap bersikap baik kpd kedua teman itu Pak." Cetus saya kpd Pati itu.
Mengecam Politisasi Hukum LHI, Perwira Tinggi TNI Beberkan Dua Nama Politisi ke MahfudzSiddiq
Dlm
satu acara bbrp bulan lalu, petinggi 2 partai ngobrol bersama bbrp pati(red: Perwira Tinngi) TNI.
Ujar politisi: "sdh mantap isu ttg PKS tuh.."
"Tp kok cepat tertutup dgn isu partai bapak?" Lanjutnya. "Ya kami jg gak bisa kontrol masalah kami yg ruwet", jwb politisi satunya.
"Ya hrs dijaga agar isu negatif PKS on terus. Kalau enggak kita yg repot!" Sergah politisi pertama. Mrk ngobrol spontan.
Bbrp pati TNI terhenyak kaget dengar obrolan 2 politisi tsb. Bbrp hari lalu saya jumpa dgn salah satu pati dan cerita hal ini.
Pati TNI itu terheran2 begitu kejam & kotornya politik dan politisasi hukum di negeri ini. Beliau sebut 2 nama politisi itu ke saya.
Saya tersenyum dengar cerita itu. Gak kaget. Saya bilang: "kasus ini akan digoreng sd pemilu 2014. Pengadilannya jd gak penting".
"Tp kok cepat tertutup dgn isu partai bapak?" Lanjutnya. "Ya kami jg gak bisa kontrol masalah kami yg ruwet", jwb politisi satunya.
"Ya hrs dijaga agar isu negatif PKS on terus. Kalau enggak kita yg repot!" Sergah politisi pertama. Mrk ngobrol spontan.
Bbrp pati TNI terhenyak kaget dengar obrolan 2 politisi tsb. Bbrp hari lalu saya jumpa dgn salah satu pati dan cerita hal ini.
Pati TNI itu terheran2 begitu kejam & kotornya politik dan politisasi hukum di negeri ini. Beliau sebut 2 nama politisi itu ke saya.
Saya tersenyum dengar cerita itu. Gak kaget. Saya bilang: "kasus ini akan digoreng sd pemilu 2014. Pengadilannya jd gak penting".
Saya berteman baik dan dekat dgn 2 politisi itu. "Saya akan tetap bersikap baik kpd kedua teman itu Pak." Cetus saya kpd Pati itu.
"Gak
sakit hati Pak?" Tanya pati itu. "Energi kami terlalu berharga tuk
dihabiskan untuk itu. Kami fokus bekerja Pak!" Jawab saya.
Alhasil
kader kami makin semangat, 2 pilgub besar kami menang. Dan dgn keyakinan penuh
songsong pemilu 2014.
Di ujung obrolan saya berpesan: "dinamika politik jk tdk dikelola baik akan bahayakan NKRI. Pd sikon ini TNI jd benteng terakhir!"
“Saat ini negara butuh TNI yg kuat, profesional dan berintegritas. TNI tdk boleh dirusak siapapun apalagi tuk kepentingan politik!"
Pati itu mengangguk setuju. "Saya pribadi simpati dgn PKS dan berharap besar dgn peran kebangsaan PKS ke depannya.." Tutup Pati itu.
sumber : https://twitter.com/MahfudzSiddiq
posted by @Adimin
Di ujung obrolan saya berpesan: "dinamika politik jk tdk dikelola baik akan bahayakan NKRI. Pd sikon ini TNI jd benteng terakhir!"
“Saat ini negara butuh TNI yg kuat, profesional dan berintegritas. TNI tdk boleh dirusak siapapun apalagi tuk kepentingan politik!"
Pati itu mengangguk setuju. "Saya pribadi simpati dgn PKS dan berharap besar dgn peran kebangsaan PKS ke depannya.." Tutup Pati itu.
sumber : https://twitter.com/MahfudzSiddiq
posted by @Adimin
Label:
Bingkai Berita,
TOPIK PILIHAN
April 23, 2013
Di antara bentuk pujian Allah adalah, pertama, shalat berjamaah dijadikan salah satu indikator kesuksesan orang-orang mukmin.
posted by @A.history
Shalat Berjamaah
Oleh : MAHYELDI ANSHARULLAH
SEORANG teman pernah bertanya kepada saya, “Apa indikasi keislaman masyarakat dalam menjalankan ajaran agamanya dalam kehidupan sehari-hari? Apakah memperjuangkan penerapan Islam atau akhlak yang mulia?”
Belum sempat saya menjawab, dia langsung memberikan ulasan, “Kalau itu maka sulit untuk membuktikan dan mengukurnya, karena faktanya yang menolak penerapan syariat Islam adalah umat Islam sendiri. Jika kejujuran, maka yang, paling terkenal, suka berbohong adalah umat Islam, sehingga wajar jika sebagian umat Islam lebih percaya pada non-muslim dibanding temannya sendiri.”
Cukup lama saya termenung, berpikir, mencari jawaban yang bisa memuaskan saya sendiri setidaknya, tanpa menyinggung perasaan saudara seislam.
Dalam perenungan panjang, dengan membolak-balik beberapa hadis Rasul SAW, saya menemukan suatu jawaban, jika tidak ditemukan lagi orang yang memperjuangkan syariat secara legalitas formal atau orang-orang yang jujur, maka indikasi keislaman masyarakat secara kolektif bisa terlihat dari banyak (maraknya) pelaksanaan shalat berjamaah di masjid.
Dalam kajian fikih ditemukan perdebatan tidak berkesudahan tentang hukum wajib atau sunnah muakkadnya shalat berjamaah. Tetapi beberapa dalil Alquran ataupun Hadis memberikan penjelasan tentang urgensi dan besarnya perhatian Allah dan Rasul SAW terhadap shalat jamaah.
Wajar jika pada akhirnya shalat berjamaah di masjid adalah salah satu ciri utama masyarakat Islam. Dalam banyak ayat-Nya, Allah SWT memuji kaum muslimin yang komitmen dengan shalat berjamaah dan mencela orang yang menganggap remeh persoalan ini.
Di antara bentuk pujian Allah adalah, pertama, shalat berjamaah dijadikan salah satu indikator kesuksesan orang-orang mukmin.
Kedua, shalat berjamaah adalah salah satu indikator masyarakat yang bersyukur atas kemenangan yang dianugerahkan Allah kepada mereka.
Sebaliknya, (ketiga), orang yang tidak peduli dengan pelaksanaan shalat jamaah, melalaikan, malas atau hanya sekedar meremehkan persoalan ini digambarkan oleh Allah sebagai salah satu sifat orang munafiq.
Adanya kekhawatiran seorang sahabat yang bernama Abdullah Ummi Maktum terhadap vonis kemunafikan, menyebabkannya memberanikan diri untuk meminta rukhsah (keringanan hukum) karena kondisi fisiknya yang buta dan tidak ada orang yang akan membimbingya ke masjid. Ia berkata, “Wahai Rasulullah, aku tidak mempunyai pe-nuntun yang akan menuntunku ke Masjid. Maka dia minta keringanan untuk shalat dirumah, maka diberi keringanan. Lalu ia pergi, Beliau memanggilnya seraya berkata: Apakah kamu mendengar adzan? Ya, jawabnya.” Nabi berkata : Kalau begitu penuhilah (hadirilah)! (HR Muslim).
Dalam hadits di atas Rasulullah SAW tidak memberikan keringanan kepada Abdullah bin Ummi Maktum r.a untuk shalat dirumahnya (tidak berjamaah) kendati ada alasan, seperti keadaan buta, tidak adanya penuntun ke masjid, jarak rumah yang jauh dari masjid, atau usia yang sudah tua.
Sebaliknya dalam hadis yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah ia bersabda, “Aku berniat memerintahkan kaum muslimin untuk mendirikan shalat. Maka aku perintahkan seorang untuk menjadi imam dan shalat bersama. Kemudian aku berangkat dengan kaum muslimin yang membawa seikat kayu bakar menuju orang-orang yang tidak mau ikut shalat berjamaah, dan aku bakar rumah-rumah mereka.” (Al Bukhari-Muslim).
Ketika mengomentari hadis ini, maka Ibnu hajar berkata. Hadits ini menerangkan, shalat berjamaah adalah fardhu ain, karena kalau shalat berjamaah itu hanya sunnah saja, tentu Rasulullah tidak akan berbuat keras terhadap orang-orang yang meninggalkannya, dan kalau fardhu kifayah pastilah telah cukup dengan pekerjaan beliau dan yang bersama beliau.
Dari penjelasan Allah dan Rasul-Nya, begitu juga komentar para sahabat dapat difahami bahwa shalat jamaah sangat penting bagi setiap muslim, sebagai bukti kepatuhannya dalam beragama.
Jika untuk berpuasa, zakat atau haji ada prasyarat yang harus dipenuhi sehingga baru bisa di tunaikan, tetapi khusus untuk shalat ternyata tidak ada syarat khusus. Ketika masuk waktunya maka tidak ada alsan(uzur) untuk meninggalkan atau menggugurkan kewajiban dimaksud. Wajar jika pada akhirnya Rasul SAW secara tegas mengatakan:” Batas antara seseorang dengan kekufuran dan syirik adalah meninggalkan shalat. (HR. Muslim). Selanjutnya kerapian dan atau ketidak beresan shaff (barisan) dalam shalat jamaah adalah gambaran dari kerapian atau ketidak beresan umat Islam secara umum.”
Jika shaf yang tidak lurus saat sholat jamaah menjadi salah satu indikator adanya ketidakberesan di dalam shaf kaum muslimin, apalagi meninggalkan sholat berjamaah. Berdasarkan pemahaman yang dalam akan syariat Islam, Imam Hasan al-Banna berwasiat kepada umat Islam untuk segera menunaikan sholat berjamaah ketika adzan sudah berkumandang.
Ia berkata, “Dirikanlah shalat kapan saja kamu mendengar adzan, bagaimanapun kondisimu”. Dengan demikian sudah saatnya para pemimpin, tokoh masyarakat dan masyarakat menumbuhkan semangat untuk memelihara dan melaksanakan shalat jamaah pada awal waktu dan diutamakan di masjid.
Lembaga-lembaga pemerintahan dari tingkat yang paling tinggi sampai yang paling rendah yang bersifat rutin/tidak rutin agar menunjuk petugas pengingat shalat jamaah (muazin) di awal waktu.
Jika semangat keberagamaan (shalat berjamaah) ini berjalan di setiap sudut pelosok negri, maka peluang untuk menjalankan dan menerapkan syariat Islam yang lainnya hanya meninggal waktu. Tetapi sebaliknya jika untuk shalat berjamaah saja belum bisa diterapkan (apalagi di lembaga-lembaga ke Islaman seperti Kementrian Agama, IAIN, Pesantren dan Madrasah), maka kecil harapan syariat yang lebih besar dan berat dari itu dapat ditunaikan.
Semoga semua kita termasuk orang-orang yang berusaha menjadi inisiator hidupnya nilai-nilai keagamaan, salah satunya shalat berjamaah) dalam masyarakat dan pada saat bersamaan terpelihara dari sifat kemunafikan. Semoga!
*harian singgalang selasa 23 April 2013
Label:
TOKOH,
TOPIK PILIHAN








