pic

Powered by Blogger.

Humas PKS Ikuti Worshop Jurnalistik Pada Rapat Koordinasi

Humas PKS se-Sumatera Barat melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) yang berlangsung pada tanggal 4 - 6 November 2022 di Padang, Senin (5/11) ...

Search This Blog

Latest Post

Ramadhan, Bulan Kesabaran Dan Solidaritas

Written By Unknown on 05 July, 2013 | July 05, 2013


Oleh: Tamarudin, S.Pd.I
 
Di antara sebutan bulan Ramadhan adalah Syahr Ash-Shabr dan Syahr Al-muwasah. Syahrul shabr bermakna bulan penempaan kesabaran atau melaksanakan perintah ibadah puasa itu sendiri adalah bukti kesabaran, karena menurut ulama ruang lingkup kesabaran itu beragam diantaranya; sabar dalam menjalankan semua perintah Allah SWT hingga ajal menjemput, sabar dalam menghadapi musibah atau situasi yang tidak diharapkan dan lain-lain.

Menjelang bulan kesabaran ini pemerintah membuat sebuah kebijakan yang tidak diharapkan rakyat-setidaknya begitu menurut hasil survey – yakni menaikkan harga BBM dari Rp 4.500/liter menjadi Rp6.500/liter , akibatnya harga kebutuhan pokok merangkak naik, biaya transportasi juga demikian, daya beli masyarakat jadi terpukul, singkatnya biaya hidup semakin mahal, apalagi bagi mereka yang masih sulit meningkatkan pendapatannya. Semestinya kenaikkan harga BBM bukanlah solusi kalau pemerintah mampu meningkatkan kinerja. Seperti disampaikan para pakar , kinerja pemerintah di sektor migas sangat lemah, 85 % aset migas dikuasai swasta baik swasta asing maupun dalam negeri. Tapi ya.. sudahlah bersabar saja, karena bersabar dalam kondisi pahit itu bisa menjadi obat sambil juga berupaya berbuat untuk melahirkan pemerintah yang lebih baik. Kuatkan kesabaran dengan syahru shabr ini, karena sabar inti pertahanan hidup.

Selanjutnya Syahr Al-Musawah, bermakna bulan solidaritas. Di bulan Ramadhan sangat kental dengan nilai kebersamaan ditandai dengan puasa dimulai diawal yang sama yaitu terbit fajar, dan diakhiri saat yang sama pula yaitu saat terbenamnya matahari. Ditambah lagi di bulan ini juga diwajibkan membayar zakat firah. Artinya kebersamaan atau solidaritas juga ditunjukkan dengan kepedulian nyata utuk berbagi dengan sesama. Ini jugalah yang semestinya menjelma dalam seluruh denyut kehidupan sosial. Efek kenaikkan BBM akan menyisakan mereka yang “pas-pasan” saat bersahur atau bahkan sulit sama sekali, begitu juga saat berbuka karena harga-harga tak terjangkau.Dalam konsep solidaritas/ukhwah Islamiyah diajarkan kepada setiap muslim agar memastikan jangan sampai saat ia kekenyangan sementara tetangganya kelaparan. Maka dapat dipahami, ketika Rasul SAW merekomendasikan salah satu amal utama di bulan solidaritas ini adalah memberi makan untuk mereka yang berbuka puasa, “ Siapa memberi makan untuk berbuka orang yang berpuasa, ia mendapat pahala seperti pahalanya, tanpa sedikitpun mengurangi pahala orang yang berpuasa itu”(HR.Ahmad), demikian titah Baginda. Cinta Rasul?.Mari Amalkan !. Wallahu’alam
 
[dakwatuna]



posted by @A.history

PKS Minta SBY Tetap Dukung Pemerintahan Morsy


Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengutuk keras kudeta militer di Mesir karena membawa kembali Mesir yang sudah berada di halaman demokrasi, menuju lagi sistem otoriter. PKS pun mendukung semua langkah komunitas internasional yang sama-sama mengecam kudeta atas Presiden Morsy ini.

"Kita juga meminta kepada pemerintah Indonesia untuk secara tegas menyampaikan penyesalan yang mendalam terhadap kudeta militer itu, dan tetap mendukung pemerintahan yang sah," kata jurubicara PKS, Mardani Ali Sera, kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Kamis, 4/7).

Selain itu, kata Mardani, PKS juga meminta kepada Kementerian Luar Negeri untuk mengkonsolidasikan semua jajarannya untuk menjaga keselamatan warga negara Indonesia yang ada di Mesir. Bila keadaan memburuk, Kementerian Luar Negeri harus mengirimlan pesawat untuk menjemput WNI yang ada di negera Piraida itu.

Selain itu, kata Mardani, yang juga anggota Komisi I DPR, PKS meminta kepada segenap komponen bangsa Indonesia untuk berperan aktif dan berdoa agar Mesir kembali menjadi negara demokratis yang maju dan toleran.

"Sebab Mesir adalah negara pertama yang paling awal mengakui kemerdekaan Indonesia," demikian Morsy. [ysa/rmol]


posted by @A.history

Militer, Media, dan Intervensi Asing sebagai #UjianDemokrasiMesir | Kultwit by @Muzzammil_Yusuf

Written By Unknown on 04 July, 2013 | July 04, 2013

  1. Sangat disayangkan di era modern ini masih ada kudeta militer. #UjianDemokrasiMesir
  2. Pdahal Presiden Mursi adalah Pres Mesir yg dipilih langsung oleh rakyat Mesir dgn perolehan 51,7% pd Pilpres 2012. #UjianDemokrasiMesir
  3. Beliau juga telah menunjukan prestasi selama 1 tahun memimpin Mesir. #UjianDemokrasiMesir
  4. Referendum Konstitusi Mesir baru yg dpersoalkan olh oposisi dan militer, menunjukan 63% rakyat Mesir mendukungnya. #UjianDemokrasiMesir
  5. Fenomena kudeta militer ini menunjukan kemunduran Mesir jauh ke belakang. #UjianDemokrasiMesir
  6. Klmpk minoritas Mesir yg oposisi trhdp pemerintah tdk siap brdemokrasi. Mereka tdk siap kalah dan tidak siap diatur. #UjianDemokrasiMesir
  7. Meskipun jumlah yg anti Pres Mursi lebih kecil drpd pendukung Mursi tp mrka miliki sumber kekuatan politik yg besar. #UjianDemokrasiMesir
  8. Kekuatan politik utama mereka adalah militer, media, dan dukungan Asing. #UjianDemokrasiMesir 
  9. Dukungan Asing ini akan berdampak pada dukungan dana, senjata, dan intelijen. #UjianDemokrasiMesir
  10. Dugaan saya, Israel dan Barat dibalik agenda penggulingan Presiden Mursi. #UjianDemokrasiMesir
  11. Kejadian ini mengulang kudeta militer terhadap FIS di Aljazair tahun 1992, Sudan, dan Palestina. #UjianDemokrasiMesir
  12. . Mereka jg sdg brusaha menggulingkan pemerintahan Turki. Ke dpn mereka sangat mungkin menargetkan Tunisia dn Maroko. #UjianDemokrasiMesir
  13. . Sejak awal mereka merasa terancam dengan kepemimpinan Presiden Mursi di Mesir dan pemimpin gerakan Islam lainnya. #UjianDemokrasiMesir
  14. Meski terpilih scr demokratis via Pemilu, mereka tdk ingin pemimpin gerakan Islam menang dn memimpin pemerintahan#UjianDemokrasiMesir 
  15. Kejadian ini,menunjukan ketidakkonsistenan pidato Obama yang pernah disampaikannya di Al Azhar, Mesir pada 2009. 
  16. Presiden Obama pernah mengatakan ingin bergandengan tangan dan bekerjasama dengan pemerintahan Islam. #UjianDemokrasiMesir
  17. Menarik utk diamati, peran media masa d Mesir yg dikuasai olh partai oposisi bekerjasama dgn media internasional. 
  18. Mrk mnyebarkan pemberitaan yg masif ttg demontrasi yang anti Pres Mursi sampai ke seluruh dunia,termasuk Indonesia. 
  19. Sedangkan aksi besar2an yg dlakukn pendukung Pemerintahan Mursi dan prestasi Presiden Mursi tidak mereka siarkan. #UjianDemokrasiMesir
  20. Seakan-seakan yang mendukung Presiden Mursi itu jumlahnya sedikit dan pemerintahan Mursi telah gagal memerintah. 
  21. Apalagi saat ini 3 stasiun TV yang mendukung Pemerintahan Mursi ditutup oleh Militer sehingga tidak bisa bersiaran. #UjianDemokrasiMesir
  22. Agenda setting media dalam kudeta militer di Mesir ini sangat kuat. #UjianDemokrasiMesir
  23. Mrk mrekayasa realitas Mesir dgn mmunculkan berita yg sesuai dgn agenda mrk dn menutup berita yg rusak agenda mrk. #UjianDemokrasiMesir
  24. Kepada Pemerintah Indonesia, saya mendesak agar Presiden SBY tidak mengakui pemerintahan Mesir hasil kudeta militer. #UjianDemokrasiMesir
  25. Mendukung kudeta militer bertolak belakang dengan prinsip demokrasi yg dipahami rakyat Indonesia. #UjianDemokrasiMesir
  26. Jk qt konsistn,sharusny Pak SBY tdk akui presiden baru Mesir hasil kudeta militer yg mlawn pemrntahan sipil yg sah. #UjianDemokrasiMesir

posted by @A.history

PILKADA PADANG: MAHYELDI – EMZALMI Mendaftar Pertama


Padang – Teka-teki siapa pendamping Mahyeldi di Pilkada Padang mendatang, akhirnya terjawab. Dia Emzalmi, mantan Sekdako Padang yang diusung Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Dengan begitu, pasangan ini menjadikan dua partai Islam, PPP dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sebagai koalisi. Mereka menamakannya, Koalisi Batiniah.

Koalisi ini pun baru diketahui selasa malam sebelum mereka mendaftar ke KPU Padang keesokan harinya. Padahal sebelumnya digadang-gadang PKS akan menggandeng PDIP.

Pasangan incumbent itu menjadi yang pertama mendaftar ke KPU Padang. Mereka datang sekitar pukul 13.30 WIB dengan diantar ratusan pendukung.

Ketua DPD PKS Padang Muhidi menyatakan, pembicaraan dua partai ini sudah dijalin sejak beberapa tahun lalu. Saat ketua DPC PPP Kota Padang Irwan Fikri masih di DPRD Padang.

“Jadi sudah lama dibicarakan. Kerjasama ini hanya didasari saling percaya. Makanya sebelum mendaftar ke KPU, kami awali dari Masjid,” kata Muhidi didampingi ketua DPC PPP Irwan Fikri.

Dia menjelaskan koalisi terbangun karena kesamaan visi dan misi dari kedua partai. “Sebelum menentukan sikap, PKS juga membuka diri dengan partai lainnya. Komunikasi tentu sudah biasa dilakukan antara parpol. Namun akhirnya, kita menetapkan pilihan pada memilih PPP,”ulasnya.

Sedangkan, Mahyeldi yang masih menjabat Wakil Walikota, mengakui Kota Padang masih perlu dibenahi. Selama berpasangan dengan Fauzi Bahar, banyak program yang belum tuntas. Karenanya, jika terpilih nanti, ia akan berusaha lebih memajukan kota ini.

“Sejumlah program pemerintah belum tercapai dengan baik. Karena itu, jika saya terpilih kembali tentunya program itu akan dilanjutkan,” katanya.

Apalagi, Emzalmi merupakan pamong senior. Mantan sekda itu tentu juga paham tentang persoalan masyarakat.

Selain pendukung, pendaftaran pasangan ini juga dihadiri ninik mamak Kuranji dan Pauh IX. Sementara, di KPU, mereka disambut Komisioner M. Sjahbana Sjams.

Pada pendaftaran itu, didapati ada dua persyaratan yang belum dilengkapi. Yakni surat keterangan tidak pailit dari Pengadilan Niaga medan dan keterangan tidak menuggak pajak.

Sekeretaris DPD PKS Padang, Muharlion menjelaskan surat tersebut masih dalam proses. Kemungkinan baru akan selesai dalam minggu ini. “KPU telah menerima pendaftaran kami. Soal kekurangan syarat tidak mempengaruhi. Itu bisa menyusul belakangan,” ulasnya. [hariansinggalang]


posted by @A.history

Bawa 2 Milyar Bantuan, Mensos Kunjungi Gempa Aceh


Gempa bumi dengan kekuatan 6,2 skala richter mengguncang Aceh. Kementerian Sosial bergerak bersama instansi lainnya guna penanganan pasca bencana.

“Kami sangat prihatin dengan kondisi yang menimpa rakyat di Aceh, ” kata Menteri Sosial Salim Segaf AlJufri saat akan berangkat menuju Aceh di Bandara Halim Perdana Kusuma Jakarta, Rabu (3/7/2013).

Menurut Mensos, pagi ini tim langsung dikirim ke lokasi untuk mengecek kondisi warga para korban bencana. Kementerian Sosial (Kemensos) sudah menyiapkan berbagai bantuan di masa darurat.

“Berbagai bantuan untuk penanganan di masa darurat sudah disiapkan dan secepatnya dikirim ke lokasi bencana gempa bumi di Aceh, ” tandasnya.

Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebutkan, jumlah korban meninggal dunia sebanyak 22 orang, 210 orang luka-luka dan ribuan rumah rusak berat. Jumlah korban di Aceh Tengah 10 orang meninggal, 140 orang luka-luka dirawat di RSUD dan Puskesmas terdekat, lokasi pengungsi terdapat di 10 titik, 1.500 rumah dan fasilitas umum rusak berat.

“Di lokasi Bener Meriah, 12 orang meninggal, 70 orang luka-luka dirawat di RSUD, kerusakan masih dalam pendataan, ” ujarnya.

Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam Kemsos, Margo Wiyono menjelaskan, bantuan disalurkan melalui Dinas Sosial (Dinsos) Aceh di masa darurat.

“Bantuan berupa, beras 4 ton untuk 2 kabupaten, mie instan, gula pasir, sambal saos, kecap, minyak goreng, sardencis, kain sarung, kain batik, baju kaos, daster, foodware, kidsware, family kit, matras serta tenda gulung senilai Rp 498.126.760, ” katanya.

Bantuan dari Kemensos berupa, beras 30 ton, sandang 4.000 paket, tenda gulung 400 lembar, tenda family 20 unit, tenda pengungsi 10 unit, matras 500 lembar, tenda dapur umum 4 unit.

Selain itu, kata Mensos, juga didirikan dapur umum lapangan 2 paket, velbed 25 unit, genset 2 unit senilai Rp 1.700.124.600.

“Total bantuan yang diberikan Rp 2.198.251.360,” tandasnya Mensos.

Untuk itu, Mensos minta, faktor terpenting dalam penanggulangan bencana adalah kesiapan masyarakat itu sendiri. Pihaknya, sudah perintahkan kepada Taruna Siaga Bencana (Tagana) secepatnya bergerak dari wilayah ke lokasi bencana.

Selain itu, perlu mengedepankan prosedur tetap (protap) dan sistem penanganan bencana. Artinya, sudah dipetakan, siapa paling teracam, beresiko dan prioritas.

“Ketiga hal itu, akan memberikan jaminan bagi ketepatan sasaran, ketepatan bantuan, ketepatan waktu serta ketepatan jumlah, ” kata Mensos. [tribunnews]


posted by @A.history

KPK diambang kegagalan


JAKARTA – Beberapa waktu lalu, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terlihat begitu cepat mendalami kasus dugaan tindak pidana korupsi pemberian Fasilitas Pemberian Jangka Pendek dan penetapan Bank Century sebagai bank gagal berdampak sistemik.

Seperti memeriksa Mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani di Amerika Serikat, pejabat Bank Indonesia di Australia dan mengeledah Gedung BI.

Berkardus-kardus dokumen pun disita oleh KPK. Beragam komentar dari Pimpinan KPK pun bersumbar, intinya Kasus Century menemui titik cerah. Namun, setelah itu semua seakan seperti angin lalu, KPK kembali terlihat mandek.

Semenjak penggeledahan hingga hari ini, tidak ada saksi yang di panggil KPK dan tidak ada perkembangan yang dapat diungkapkan KPK ke publik. Berkali-kali Media Indonesia bertanya tentang Century, KPK mengatakan hal yang sama yaitu sedang tahap mempelajari dokumen yang disita untuk mengungkap lebih jauh kasus itu.

Menurut Pakar Hukum Pidana Universitas Parahyangan Agustinus Pohan, KPK belum berhasil atau diambang kegagalan dalam mengungkap kasus Century. Ada dua faktor yang menyebabkan potensi kegagalan itu, yaitu apakah kelemahan ada di KPK yang tidak serius dan fokus menanganinya atau karena begitu kompleksnya kasus tersebut sehingga sulit diungkapkan.

“Apa yang dilakukan KPK mungkin karena tidak menemukan bukti hukum sehingga terus mencari, atau karena KPK kurang mencurahkan perhatian cukup,” kata Agustinus di Gedung KPK, Jakarta, hari ini.

Menurut Agustinus, menjadi wajar ketika KPK terlihat kesulitan mengungkap kasus Century karena merupakan tindak pidana yang disusun dan dilakukan secara terorganisir oleh para kerah putih (kelas kakap) sehingga dipersiapkan agar sulit diungkapkan. Ditambah lagi rentan waktu yang panjang antara peristiwa dan masa pengungkapan membuat kasus itu cukup sulit.

Tapi, itu bukan menjadi alasan bagi KPK untuk berlama-lama mencari bukti, tanpa melakukan tindakan nyata sehingga menimbulkan pandangan negatif adanya unsur politisasi. Kewenangan KPK yang superbody harus dimanfaatkan secara maksimal guna menyelesaikan kasus itu.

KPK dapat dikatakan berhasil ketika mampu menjerat aktor-aktor besar yang bermain di kasus tersebut, dan tidak terhenti hanya penetapan tersangka kepada Mantan Deputi V Bidang Pengawasan BI Budi Mulya.

“KPK harus menetapkan tersangka lain yang menjadi otak dibalik kasus itu, seperti para pejabat BI yang memiliki otoritas keuangan dan mengelontorkan dana itu,” ujarnya.

Menurutnya, kemungkinan muncul tersangka sangat besar karena pada umumnya tindak pidana korupsi melibatkan banyak pihak. Semakin kompleks dan besar kerugian negara yang ditimbulkan, maka semakin banyak orang yang terlibat. Bayangkan, untuk kasus Hambalang yang kerugian lebih kecil saja, KPK sudah menetapkan empat tersangka, tapi untuk Century hanya satu tersangka.

Sementara itu, Ketua KPK Abraham Samad mengatakan bahwa penyidik KPK sedang melakukan pendalaman dan melakukan sinkronisasi antara keterangan dan dokumen yang disampaikan, khususnya untuk melihat keterlibatan mantan Gubernur BI saat itu yaitu Boediono.

“Dari hasil sinkronisasi dokumen dan keterangan itu maka disitu dapat disimpulkan adakah keterlibatan Gubernur BI atau tidak. Kapan waktunya, tunggu,” kata Abraham Samad seusai Acara Diklat Caleg PDIP di Wisma Gedung Serbaguna Senayan, Jakarta. [fh.com]


posted by @A.history

Fakta Survei, Bahwa Masyarakat Ragu KPK Serius Tangani Kasus Besar


Janji Abraham Samad ketika dilatik sebagai ketua KPK adalah menyelesaikan kasus besar seperti mega skandal Bank Century. Publik pun mulai berharap besar terhadap janji ketua baru KPK ini untuk dapat membawa lembaga super body ini menuntaskan beberapa kasus korupsi besar lainnya.

Namun belakangan publik mulai meragukan keseriusan KPK dalam menuntaskan berbagai kasus korupsi besar. Realita itu terlihat dari hasil survei yang dilakukan Media Survei Nasional (Median) tentang kinerja Kepolisian, KPK, dan Budaya Korupsi. Survey dilakukan sepanjang 19-25 Juni 2013 dan dilakukan terhadap 1.100 responden yang tersebar di 33 provinsi, dengan margin of error sebesar +/- 2.87 % serta tingkat kepercayaan 95 %.

Menurut Direktur Eksekutif Median, Rico Marbun, survei telah mencoba menanyakan beberapa kasus korupsi yang saat ini sering menjadi pemberitaan media massa kepada para responden, seperti kasus suap impor daging sapi, kasus simulator, kasus suap PON, kasus korupsi Al Quran, kasus Century, dan kasus Hambalang.

“Dari pertanyaan yang dilemparkan itu, diketahui bahwa publik menilai kesriusan KPK dalam menangani kasus Century hanya 25 persen, untuk kasus hambalang kepuasan publik tinggal 35 persen,” katanya.

Rico menambahkan, untuk kasus korupsi dengan potensi kerugian negara lebih kecil, keseriusan KPK di mata publik malah terlihat lebih tinggi.

Berdasarkan hasil survei, dalam kasus korupsi Al quran, publik menilai keseriusan KPK mencapai 55 persen, untuk kasus suap PON keseriusan KPK mencapai 55 persen, sedangkan dalam kasus simulator 57 persen. Dan yang lebih menarik, keseriusan terhadap kinerja KPK yang terbesar adalah dalam penanganan kasus suap impor daging sapi, yaitu 85 persen.

“Hasil survey menunjukkan bahwa publik menilai keseriusan para pimpinan KPK menangani kasus korupsi besar seperti dalam skandal Bank Century dan Hambalang hanya sebatas pada janji saja. Bahkan publik merasakan adanya kesenjangan keseriusan KPK dalam menangani kasus besar dan kasus yang lebih kecil,” kata Rico Marbun.

Menurut dia, sangat disayangkan bahwa keseriusan KPK dalam menangani skandal Century terlihat paling rendah, dibandingkan kasus-kasus korupsi lainnya. Padahal skandal Century tergolong mega korupsi karena melibatkan uang negara sebesar Rp 6,7 triliun.

“Patut disayangkan, karena dari sisi opini KPK relatif memperoleh dukungan tinggi dari publik dibandingakn lembaga penegak hukum lainnya. Sayangnya yang dilakukan KPK malah membongkar kasus berskala puluhan miliar, bukan ratusan, apalagi triliunan rupiah,” pungkasnya. [beritadewan/suaranews]


posted by @A.history

MAHYELDI - EMZALMI Resmi Launching sekaligus Mendaftar ke KPU

Written By PKS Men on 03 July, 2013 | July 03, 2013


Menghadapi Pilkada Kota Padang tahun ini, PKS dan PPP Kota Padang sudah sepakat untuk mengusung Mahyeldi sebagai Calon Walikota dan Emzalmi sebagai wakilnya dari partai koalisi yang kedua-duanya punya lambing ka’bah. Tepat jam 13.00 pada hari Rabu, tanggal tiga Juli 2013, Tim Sukses kedua partai ini menghantarkan pasangan Mahyeldi- Emzalmi ke kantor KPU Kota Padang, setelah sebulumnya dilaksanakan deklarasi pasangan calon di Masjid Nurul Iman.


Berhasilnya kedua partai ini membangun koalisi, tidak terlepas dari komunikasi intens antara pengurus, anggota Dewan dan Tim pemenangan kedua partai sejak beberapa bulan yang lalu. Berangkatdarikesadaranmasing-masingPengurus, bahwa mereka tidak bisa mengusung pasangan kecuali dengan berkoalisi, permasalahan Kota Padang adalah permasalahan  yang sangat berat, sehingga tidak bisa diselesaikan sendiri, tapi harus bersama bergandengan tangan, menghimpun semua potensi. Inilah latarbelakang kedua partai bias bekerjasama dengan harapan masyarkat juga mendukungnya, demikian imbuh ketua  DPD PKS Kota Padang- Drs Muhidi.MM.

Pasangan Mahyeldi-Emzalmi dianggap sebagai pasangan yang punya potensi besar meraih kemenangan, karena keduanya punya elektabilitas yang cukup tinggi di bandingkan competitor lain, dan ditambah lagi keduanya memiliki pengalaman yang cukup untuk memimpin kota Padang, setidaknya lima tahun kedepan. Mahyeldi sebelumnya adalah wakil walikota Padang dan Emzalmi juga punya trackrecord bagus dimata birokrat, karena beliau sebelumnya adalah Sekda Kota Padang. Semoga kemenangan berpihak kepada mereka.

MM
 


posted by @Adimin

Akhirnya, FITRA Semakin Menyadari Bahwa PKS Korban Konspirasi



Koordinator Investigasi dan Advokasi Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA) mencurigai langkah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang minim menetapkan tersangka dalam kasus impor daging sapi.

Pasalnya diduga dari kuota sebesar itu FITRA yakin ada keikutsertaan pihak lain seperti Menteri Koordinator perekonomian Hatta Rajasa. 

"Kalau tidak diperluas oleh KPK, maka ini politis, bukan murni penanganan korupsi. Saya curiga ini banyak bermain, dan KPK telah menunjukkannya," kata Koordinator Investigasi dan Advokasi FITRA, Uchok Sky Ghadafi saat dihubungi wartawan, Selasa (2/7/2013).

Uchok menuturkan, kecurigaan itu terlihat. Sebab penambahan quota impor daging terkesan dipaksakan dan dipandang tidak perlu. Menimbang, harga daging sapi saat itu stabil dan tidak ada keharusan untuk diakukan adanya penambahan.

"Impor itu berlebihan dan harusnya sedikit," ujarnya.

"Maka dari sini ada indikasi suap untuk adanya penambahan kuota. Dan Kementerian Pertanian disini hanya berperan sebagai operasional. Pada ranah kebijakan ada pada menteri kordinator ekonomi. Dari sana harusnya dibidik KPK dan diperiksa," tambahnya.

Uchok juga meyakini adanya keterlibatan orang besar di luar LHI dari lingkaran Istana. "Pengusaha dekat dengan penguasa itu biasa, dan siapa yang mendukung para importir itu, KPK harus membukanya. Nah itu patut dibuka oleh KPK," ujarnya.
 
"Jika tidak dibuka dengan seluas-luasnya dan kasus ini berhenti. Maka, benar kasus ini politis dan KPK menjadi alatnya," ujarnya

 http://www.suaranews.com/2013/07/akhirnya-fitra-semakin-menyadari-bahwa.html

posted by @Adimin

Margarito: Keterangan Yudi Setiawan, KPK Diminta Periksa Dipo & Sudi

Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah lingkar dalam Istana dalam kasus Luthfi Hasan Ishaaq (LHI). Dimana, dua menteri yang dikenal dekat dengan Presiden SBY yakni Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi dan Menteri Sekretaris Kabinet Dipo Alam juga disebut turut andil dalam kasus mantan Presiden PKS itu.

Pakar Hukum Tata Negara Margarito Kamis mengatakan, institusi tindak kejahatan korupsi itu perlu mengungkap peran masing-masing dari kedua nama tersebut.

"KPK harus dalami keterangan Yudi Setiawan yang menyebutkan Dipo Alam dan Sudi Silalahi," kata Margarito, kepada INILAH.COM, Jakarta, Selasa (2/7/2013).

Menurutnya, setiap kesaksian sebagai rujukan bagi KPK untuk menyelidiki kasus tindak kejahatan korupsi. Untuk itu, KPK perlu melakukan pemeriksaan terhadap Dipo Alam dan Sudi Silalahi.

"Kalau itu disebutkan dalam berita acara itu patut didalami. Maka keliru KPK kalau tidak mendalami, pada titik itu KPK wajib melakukan pemeriksaan," tegasnya.

Namun demikian, kata Margarito, setiap orang memiliki kewajiban untuk melaporkan kejahatan korupsi kepada aparat penegak hukum. Justru, akan menjadi keliru jika pejabat negara tidak melaporkan tindak kejahatan korupsi kepada penegak hukum.

"Siapapun punya kewajiban untuk pemberantasan korupsi, andai benar siapapun bisa melapor kepada aparat penegak hukum. Keliru jika Istana mengetahui tapi tidak melaporkan," kata Margarito.

Sebelumnya diberitakan, kasus LHI tidak hanya berdimensi hukum saja. Ada dimensi politik yang menyeruak. Tak tanggung-tanggung, lingkar dalam (inner circle) Istana terbawa dalam pusaran kasus LHI. Bagaimana ceritanya?

Adalah Wakil Sekjen DPP PKS Fahri Hamzah yang mengungkapkan ada andil sejumlah lingkar dalam Istana dalam kasus LHI. Ia menyebut dua menteri yang dikenal dekat dengan Presiden SBY yakni Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi dan Menteri Sekretaris Kabinet Dipo Alam.

Pintu masuk keterlibatan dua menteri yang dikenal dekat dengan SBY itu dimulai dari nama Yuddi Setiawan, saksi yang dipinjam Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk terdakwa Luthfi Hasan Ishaaq dan Ahmad Fathanah. Yuddi juga terlibat dalam pembobolan Bank Jabar Banten (BJB), Bank Jatim, serta kasus narkoba.

Menurut Fahri, Yuddi Setiawan kerap membawa dua nama menteri tersebut. “Nama yang sering dibawa dia (Yuddi Setiawan ) adalah Sudi Silalahi dan Dipo Alam. Setiap ketemu LHI, Yuddy selalu mengucapkan ada salam dari Sudi Silalahi,” ujar Fahri yang baru saja bertemu dengan Luthfi Hasan Ishaaq sebelum sidang di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (1/7/2013). [mes/inilah]
 


posted by @A.history

Fitnah PKS, Yudi Setiawan dan Lingkaran Dalam Istana | by @novandrisaja

 
Apa yang dikatakan Yudi Setiawan kepada media adalah kebohongan guna memfitnah dan menjatuhkan PKS.

Yudi Setiawan gunakan Wisnu yang punya koneksi luas terhadap media untuk buat opini-opini publik untuk menjatuhkan PKS.

Tapi mari kita lihat apa maksud di balik ini semua. Siapakah Yudi Setiawan?
  1. Waktu lalu,saya buat chirp soal kbusukan Yudi Setiawan dlm kredit BJB, yg berimbas pd upaya penjatuhan PKS. Lihat: http://t.co/vd9KRkl11T
  2. Siapakah Yudi Setiawan (YS) sesungguhnya? Ia merupakan pengusaha muda asal Surabaya. Saat ini berkantor di Jl. Cipaku, Senopati, JakSel.
  3. Yudi Setiawan memiliki hubungan dekat dgn Andi Arief (Staf Khusus Presiden), Wisnu Agung Prasetyo (Asisten Staf Khusus).
  4. Selain itu, Yudi Setiawan juga dekat dgn Jemmy Setiawan (Anggota DepHum DPP Demokrat), & Setiawan Purnomo (dekat dgn petinggi Polri).
  5. Keempat serangkai ini difasilitasi oleh YS sebuah kantor bersama di kawasan Tebet, Jakarta. Selain itu, masing2 diberi mobil oleh YS.
  6. Wisnu dapat Mercy CLK, Jemmy Setiawan dapat Jeep Wrangler, sementara Setiawan/Iwan dapat Nissan Teana. Mobil mewah semua!
  7. Dari mana YS punya uang sebanyak itu? Sumber dana YS diduga dari hasil pembobolan Bank JaBar (BJB) sebanyak 55 Miliyar.
  8. Menurut sumber yg patut dipercaya, dana 55 M itu dipakai YS untuk biaya operasional bisnis sesuai proposal yg diajukan k BJB sbanyak 5 M.
  9. Tapi sisanya 50 M dilenyapkan oleh YS. Entah untuk apa, yg jelas tidak digunakan sebagaimana peruntukan proposal bisnisnya.
  10. YS memberi keterangan palsu lewat media masa Tempo, dll, sperti jg penuturan pengacara YS melalui siaran TV. Dia coba fitnah orang2 PKS.
  11. Katanya, YS telah memberikan uang kpd LHI & Anis Matta, melalui AF. Tp keterangan YS tsb tdk menjelaskan pemberian mobil kpd mereka.
  12. YS dan kawan-kawannya mengatur rencana2 bisnisnya d kantor DIPO ALAM (Menteri Sekertaris Kabinet). Mereka pun mengendalikan media massa.
  13. Kawan2 YS adalah orang2 yg memiliki kendali pemberitaan media massa. Maka mudah sekali mereka menyerang & memfitnah PKS.
  14. Mereka menyebarkan informasi bahwa Yudi Setiawan telah memberi uang kepada LHI dan Anis Matta. Padahal ini bohong.
  15. Kenyataan sesungguhnya, YS dan kroni-kroninya berposko di kantor Dipo Alam (Menseskab). YS adalah sumber dana bg Dipo Alam (Menseskab).
  16. Kenyataan sesungguhnya, kawan-kawan YS adalah orang2 yg mengatur berita-berita kepresidenan.
  17. Dengan ini semua, patut diduga bahwa YS menghamburkan uang dr BJB itu kepada kelompok Dipo Alam untuk membentuk opini publik.
  18. Aneh juga kalau YS beri uang ke orang-orang PKS. Pasalnya backgroud YS adalah penguasaha keturunan & beragama non-Muslim.
  19. Izinkan saya menceritakan kronologisnya. Awalnya, kredit Bank Jawa Barat (BJB) Yudi Setiawan (YS) adalah adanya fasilitas stand by loan.
  20. 20. Fasilitas stand by loan ini diperoleh Cipta Inti Pharmindo (CIP) sbesar 250 M. Fasilitas ini untuk kegiatan project APBN & BUMN.
  21. BJB setuju kredit lewat SP persetujuan kredit no.153/SBY-KOM/2011, 22 Juli 2011, untuk fasilitas stand by loan sebanyak 250 M.
  22. Kredit ini tidak ada hubungannya dgn EDA, apalagi dgn AF/LHI, karena belum kenal. MOU Kredit dtandatangani BJB Cab. Surabaya & PT. CIP.
  23. Penanda tangannya adlh Direktur YS, komisaris Yan Gunadi, Carolina Gunadi tanggal 3 feb 2012. Tidak ada sangkut pautnya dengan EDA.
  24. Dlm bbrp kesempatan,Yudi selalu blg dia punya stand by loan dr BJB senilai 250 M & menawari bila ada proyek2 atau SPK,dia siap mendanai.
  25. Salah satunya soal hubungannya dgn Deni Pasha, Direktur E-Farm, yg merupakan anak perusahaan Sanghyang Seri (SHS) salah satu BUMN.
  26. Perusahaan ini jg sedang menggarap sektor perikanan & sedang menjajaki proyek di kementrian kelautan.
  27. Dedi Yamin & Denni Pasha dikenalkan kepada Yudi Setiawan. Seiring waktu, komunikasi berjalan & terjadi hubungan d antara mereka.
  28. Dedi&Deni kerap presentasi proyek yg dtanganinya kpd YS. Selain sektor kelautan jg bidang investasi sektor perkebunan&peternakan ayam.
  29. Tak cukup sampai di situ, mereka juga membentuk unit usaha PT. Cipta Kelola Bersama (CKB) antara Efarm dan Yudi.
  30. Seiring waktu, YS dan Dedi Yamin semakin dekat. YS minta Dedi mbuat MOU kerjasama dlm rangka persiapan Proyek Pengadaan Pakan Ikan.
  31. MOU itu untuk proyek di Kementrian Kelautan antara Efarm & PT. Cipta Terang Abadi (CTA) yg merupakan group CIP.
  32. Kontrak kerjasama ditandatangani oleh YS & Dedi Yamin sbg Dirut E-Farm paraf Hery Tryatna & Denni Pasha dtandatangani pd 21 Maret 2012.
  33. Dlm permohonan tsb, CTA butuh modal kerja untuk beli bahan baku pakan & operasional proyek sebesar 60 M.
  34. Uang 60 M itu adalah 80% dr nilai kontrak dgn E-Farm 75,1 M. Vendor yg ditunjuk CTA sbg suplier yakni Dana Simba, Nirwana, & Radina.
  35. Perusahaan2 ini sdh mlakukan survey khusus untuk pengadaan bahan baku pakan d bbrp daerah. Masing2 dapat PO dari CTA pada 24 April 2012.
  36. Soal proses persetujuan pencairan fasilitas kredit ini, Radina tidak tahu bahwa BJB akan mcairkan fasilitas ini kepada Radina.
  37. Radina tidak pernah ajukan fasilitas kredit ke BJB. Di sisi lain BJB jg tdk pernah lakukan verifikasi legalitas kantor & alamat Radina.
  38. Pada 25 April, tiba2 ada informasi dana masuk 110 M ke rekening Radina dan YS minta dikembalikan ke rekening yg dia tunjuk.
  39. Pada 25 dan 26 April, dana tersebut seluruhnya dikembalikan melalui rekening Yudi.
  40. Penggunaan dana itu tdk terkontrol dalam perusahaan karena yg mengetahui pengeluaran dana tersebut hanya Yudi.
  41. Bbrp orang dekatnya yg mungkin tahu jalurnya adlh istrinya, Carolina, Akuntingnya, Hedwig Andre Lesmana, Mohammad Ikhsan &Herry Triatna.
  42. Melihat aktivitas kegiatan Yudi Setiawan (YS) & secara fakta penggunaan uang ini banyak digunakan untuk urusan pribadi.
  43. Selain untuk beli aset kendaraan, uang itu jg untuk proyek2 (beli tanah, ternak sapi, perkebunan singkong, pembuatan stasiun tv lokal).
  44. Di awal, telah dijelaskan bahwa YS itu dekat dgn Andi Arif, Wisnu Agung Prasetyo, Jemmy Setiawan, & Setiawan Purnomo.
  45. Hubungan mereka ini terjalin dgn Dipo Alam, & YS selalu mengaku sbg keluarga istana, shg dia dpt kemudahan keluar masuk dgn mudah.
  46. Bahkan saking bebasnya, Yudi Setiawan bisa menggunakan nomor mobil kendaraan dengan stiker sekneg B 94 RFS.
  47. Orang2 tsb diberi mobil mewah dan mbuat kantor khusus di daerah Tebet, dibuat untuk kantor pengacara hukumnya, Eben Eser Ginting.
  48. Wisnu adalah salah satu orang yang pada saat penangkapan Yudi ada di apartemenny sedang menggunakan narkoba.
  49. Namun,pada saat itu dilepaskan dan BB dimanipulasi karena jaminan orang istana.
  50. 50. Wisnu mempunyai hubungan dengan media2 online yang sampai saat ini membantu Yudi dalam mengemas opini2 publik demi kepentingannya.
  51. Mereka memutar balikan fakta2 di media2, terutama berkaitan dengan hubungannya dengan kasus LHI dan AF. Mereka coba jatuhkan PKS.
  52. Media tv lokal di Lombok adalah salah satu kerjasama antara Yudi, Wisnu, dan Butapi Lombok Tengah. Mereka gunakan ini untuk sebar opini.
  53. Liciknya, dlm brdiskusi,tdk hanya dgn LHI & AF, Yudi selalu mengarang cerita. Memotret presentasi d whiteboard seolah sbg notulen rapat.
  54. Yudi dan Wisnu begitu dekat. Yudi manfaatkan Wisnu. Bahkan hari2 terakhir, Wisnu sering menginap atau bahkan tinggal di apartemen Yudi.
  55. Selain itu, Bupati Lombok sering jd tamengnya dlm mengerjakan brbagai hal, trmasuk dlm pencairan dana BJB dirancang masuk ketiga vendor.
  56. Sesuai dgn target pembuatan industri pakan, maka dibuatlah jadwal pengadaan bahan baku yg hrs dilaksanakan oleh ketiga vendor.
  57. Hanya thd regina semua order dibatalkan, padahal pengumpulan bahan baku sudah mulai dilaksanakan.
  58. Sedangkan dgn dua vendor lainnya, Yudi berkomunikasi sangat intensif tnpa spengetahuan EDA & DPA.
  59. Yudi memerintahkan DY dan DPS untuk tidak menginformasikan hal ini kepada EDA dan DPA.
  60. Akan tetapi, kalau ada telepon dr BJB yg menanyakan progres pengiriman bahan baku, Yudi selau mengarahkannya ke EDA.
  61. Alhasil EDA bingung & bertanya ke Yudi dan Herry Triatna. Tp mereka malah minta EDA menjawab apa adanya sesuai schedule. Mereka bohong.
  62. Di saat2 terakhir, EDA tidak mau menjawab lg karena sudah merasa tdk bekerja lagi dgn group CIP/CTA.
  63. EDA merasa begitu karena sempat diinformasikan oleh anak2 buah Yudi kalau bunda (bgitu sebutan EDA) tidak perlu k Cipaku (kantor) lagi.
  64. Dr bbrp penjelasan kronologis tsb, maka dpt disimpulkn bahwa fakta2 penjelasan Yudi terkait proses kredit BJB di Tempo tidaklah benar.
  65. Yudi bilang ke Tempo, bhwa kredit BJB dbantu & dimediasikan LHI/AF. Itu tidak benar. Karena kredit itu sudah terjadi sblm kenal AF/LHI.
  66. Yudi bilang k Tempo,bhwa kredit BJB ada campur tangan Gubernur Jabar. Itu tdk benar. Sepenuhnya kekuasaan dikendalikan oleh jaringan YS.
  67. Jadi, pemberitaan di majalah Tempo tidaklah benar. Ini hanya upaya Yudi Setiawan menjatuhkan PKS lewat kasus yg melilitnya. Konspirasi!

         *sumber: http://chirpstory.com/li/93231

posted by @A.history

Pesan

More on this category »

Popular Post

 
Support : Creating Web | PKS Padang | Mas Temp
Copyright © 2011. PKS KOTA PADANG - All Rights Reserved
Template Created by PKS Padang Published by Mas Temp
Proudly powered by Blogger