pic

Powered by Blogger.

Humas PKS Ikuti Worshop Jurnalistik Pada Rapat Koordinasi

Humas PKS se-Sumatera Barat melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) yang berlangsung pada tanggal 4 - 6 November 2022 di Padang, Senin (5/11) ...

Search This Blog

Latest Post

Muliakan Istrimu agar Engkau Dimuliakan!

Written By @Adimin on 06 September, 2013 | September 06, 2013

 


Saling menjaga dan memuliakan pasangan, 
adalah kunci utama keutuhan rumah-tangga

pkspadang.com, Perceraian di negeri ini kecenderungannya masih meningkat. Data perceraian pasangan di Indonesia terus meningkat drastis. Badan Urusan Peradilan Agama (Badilag) Mahkamah Agung (MA) tahun 2012 mencatat selama periode 2005 hingga 2010 terjadi peningkatan perceraian hingga 70 persen. Data Badilag,  tingkat perceraian sejak 2005 terus meningkat di atas 10 persen setiap tahunnya. (Republika online, Selasa 24/1/2012).

Data tersebut hanya sampel sederhana dari data seluruh negeri. Tetapi, hal itu sudah cukup untuk menjadi warning, pelajaran, dan pengalaman bagi keluarga Indonesia untuk membina keutuhan rumah tangga. Sebab hakikat dasar perceraian bukan semata-mata ekonomi. Terbukti, kalangan menengah ke atas juga tidak ada yang selamat dari badai perceraian ini.

Apalagi, di kalangan selebriti. Perceraian seolah menjadi bagian dari gaya hidup.
Dalam beberapa kasus, faktor utama yang melatarbelakangi kasus perceraian selain ekonomi adalah  rendahnya komitmen untuk membina rumah tangga sebagaimana diajarkan Baginda Nabi.

Padahal, perceraian adalah perkara halal namun sangat dibenci oleh-Nya.

Sempurnakan Akhlak

Di tahun-tahun belakangan ini, kasus perceraian pasangan di Indonesia ternyata lebih banyak diajukan atas inisiatif sang istri dibandingkan oleh suami. Hal ini terlihat dari data 346.446 pasangan yang bercerai di sepanjang 2012 yang diambil dari pengadilan agama di seluruh Indonesia.

"Tahun 2012 pengadilan agama termasuk mahkamah syariah menangani perkara 476.961 kasus. Perkara ini naik 11,52 persen dari tahun sebelumnya yang menerima 363.041 perkara," demikian lansir Mahkamah Agung (MA) dalam siaran persnya. (Detiknews.com, Kamis, 14/3/2013).
Banyaknya angka perceraian akibat gugatan dari pihak istri sungguh mengherankan.  Dari bentuk sifat wanita yang lembut,  sangat kecil kemungkinan istri menggugat suami jika istri merasakan kelembutan dan keindahan akhlak suami.

Kecil kemungkinan sang istri menggungat sang suami, manakala suaminya orang tidak bermasalah. Oleh karena itu, banyak disebutkan dalam nash, tugas utama suami adalah menyempurnakan akhlaknya, terkhusus terhadap istri dan keluarga. Jika suami tidak bermasalah, kecil kemungkinan istri dan anak-anak mereka bermasalah.

Rasulullah pernah bersabda, "Mukmin yang paling sempurna imannya adalah yang paling baik akhlaknya, dan sebaik-baik kaian adalah yang paling baik akhlaknya terhadap istri-istrinya." (HR. Tirmidzi).

Dengan demikian maka pencegahan terbaik dari terjadinya perceraian adalah dengan menyempurnakan akhlak. Suami dan istri hendaknya berlomba-lomba untuk kesempurnaan akhlak, sehingga akan tercipta suasa cinta penuh kebahagiaan. Misalnya, suami dan istri berlomba untuk selalu berkata benar, peduli dan peka terhadap pasangan.

Dengan cara seperti itu maka tidak akan ada ruang bagi egoisme, apalagi buruk sangka yang merupakan akar dari segala keburukan. Sebaliknya akan tercipta budaya saling jaga dan saling bela antara suami dan istri, sehingga benih cinta yang tertanam kuat pada saat ijab qabul akan semakin menghujam ke dalam hati seiring dengan perjalanan waktu hingga tiba saat perpisahan abadi yakni kematian.

Hal itulah yang terjadi pada rumah tangga Nabi bersama Siri Khadijah. Perbedaan dalam umur dan status tak membuat keduanya gagal membina keharmonisan rumah tangga.

Sebaliknya, justru kian harmonis, mesra dan membahagiakan. Rasul berkata, Khadijah adalah wanita terbaik. Ia mempercayai Nabi ketika orang mendustakanya. Ia membela Nabi ketika orang mencacinya.

Khadijah juga sangat mulia akhlaknya. Terhadap Nabi ia selalu hadir sebagai obat. Ia selalu mampu hadir menenangkan kegelisahan suami, bahkan meneuhkan keyakinan dan langkah-langkah suami. Khadijah selalu menyebut kebaikan-kebaikan suaminya kala bertatap muka. Maka, wajar jika Nabi tak pernah bisa lupa dengan Khadijah meskipun telah ada Aisyah. Mengapa, lebih karena akhlaknya.

Jika kesempurnaan akhlak keluarga Muslim negeri mewujud sedemikian rupa, tentu perceraian tidak akan terjadi seperti jamur di musim hujan. Ali adalah suami yang tidak memiliki kekayaan materi, malah sangat kekurangan. Tetapi Fatimah tak pernah menggugat suaminya apalagi untuk bercerai.

Demikian pula dengan Salman Al-Farisi. Beliau juga orang yang hidup sangat sederhana. Tetapi istrinya tidak pernah menggugat cerai. Mengapa, karena keduanya sebagai suami senantiasa menyempurnakan akhlaknya. Jadi, jelas tangkal segala keburujan dengan akhlak mulia. "Sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan akhlak," demikian ungkap Nabi.

Berkata Baik
Dalam hadits riwayat Bukhari disebutkan, "Berkata baik atau diam." Hadits ini wajib diterapkan dalam kehidupan rumah tangga sebagai media awal selalu mampu berkata baik dalam pergaulan masyarakat.

Dalam hal memanggil nama saja Rasulullah selalu memanggil dengan sebutan Ya humairah (wahai yang kemerah-merahan pipinya, red). Berbeda dengan kebanyakan suami yang memanggil istrinya dengan sekedar menyebut nama pendeknya. Tetapi setidaknya, sebagai suami hendaknya kita tidak memanggil istri sendiri seperti teman-teman memanggilnya.

Dalam konteks lebih umum, suami-istri hendaknya membiasakan diri berkata baik. Misalnya selalu mengucapkan perkataan yang membahagiakan pasangan. Dan, jika memang benar-benar tidak suka, sebaiknya diam dan bersegera berkata baik pada hal lainnya.

Lebih dari itu suami istri wajib berkata baik kepada orang lain perihal pasangan sendiri. Tidak berkata buruk tentang pasangan kita kepada siapa pun. Karena selain akan merugikan pasangan sebenarnya hal semacam itu sama sekali tidak memberi manfaat apa pun. Kecuali kita bercerita untuk kepentingan membina keluarga menjadi lebih harmonis kepada orang yang ahli dalam soal keluarga.
Suatu ketika Rasulullah ditanya oleh seseorang, "Apa hak istri salah seorang di antara kita?" Beliau menjawab, 'Wa la Tuqobbih (janganlah engkau menjelek-jelekkannya) (HR. Ahmad).

Allah berfirman
فَبِمَا رَحْمَةٍ مِّنَ اللّهِ لِنتَ لَهُمْ وَلَوْ كُنتَ فَظّاً غَلِيظَ الْقَلْبِ لاَنفَضُّواْ مِنْ حَوْلِكَ فَاعْفُ عَنْهُمْ وَاسْتَغْفِرْ لَهُمْ وَشَاوِرْهُمْ فِي الأَمْرِ فَإِذَا عَزَمْتَ فَتَوَكَّلْ عَلَى اللّهِ إِنَّ اللّهَ يُحِبُّ الْمُتَوَكِّلِينَ

"Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. Karena itu ma'afkanlah mereka, mohonkanlah ampun bagi mereka, dan bermusyawaratlah dengan mereka dalam urusan itu [246]. Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakkal kepada-Nya. (QS: Ali Imran: 59)

Artinya seorang istri tidak boleh dihina, dicaci, atau dikatakan kepadanya perkataan yang buruk. Termasuk dilarang berkata, 'Semoga Allah memburukkanmu'. Istri haruslah dimuliakan agar ia juga memuliakan kita.

Dengan demikian maka tidak pantas suami istri yang sudah saling percaya menerapkan perilaku buruk dalam berumah tangga. Sebaliknya, suami istri harus berlomba memperbaiki akhlak dan selalu berkata baik terhadap pasangan. Jika itu dapat direalisasikan, Insya Allah pertengkaran apalagi perceraian akan jauh dari tali pernikahan yang lama dibina dan didamba membahagiakan.*/Imam Nawawi



posted by @Adimin

Fathanah: Uang 1M untuk Bayar Cicilan Mobil, Bukan untuk LHI




Terdakwa perkara suap dan pencucian uang, Ahmad Fathanah menegaskan bahwa uang sejumlah Rp 1 miliar yang dibawanya ketika tertangkap oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Hotel Le tanggal 29 Januari 2013 lalu, bukan diperuntukkan ke eks Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Luthfi Hasan Ishaaq.
Sebaliknya, Fathanah menegaskan bahwa uang tersebut untuk membayar cicilan mobil mewah yang dibelinya dari PT William Mobil, yaitu Mercy seri C 200 sekitar seharga Rp 760 juta, pada Desember 2012.

"Saya hanya menegaskan uang yang Rp 1 miliar bukan untuk ustad Lutfhi Hasan Ishaaq tetapi untuk cicilan Mercy," kata Fathanah ketika menanggapi keterangan saksi Felix dalam sidang di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (5/9).

Dalam kesaksiannya, Felix memang mengakui bahwa diminta datang ke Hotel Le Meredien pada tanggal 29 Januari 2013 oleh Fathanah yang berniat untuk membayar cicilan mobil Mercy.

Tetapi, ditunggu sekitar lima sampai enam jam, Fathanah tidak terlihat. Namun, Felix mengaku tidak tahu bahwa saat itu Fathanah ditangkap oleh penyidik KPK.

Sebelumnya, saksi Felix mengakui bahwa Fathanah membeli tiga buah mobil dari showroom mobil tempatnya dulu bekerja.

Tiga mobil tersebut adalah Toyota Alphard yang dibayar tunai seharga Rp 800 juta yang dibeli bulan September 2012, Mercy C 200 seharga Rp 760 juta yang dibayar melalui leasing (kredit) pada Desember 2012, FJ Cruiser seharga Rp 1,1 miliar yang dibeli melalui leasing juga pada bulan Januari 2013.

Seperti diketahui, Fathanah yang orang swasta didakwa melakukan tindak pidana korupsi karena menerima uang Rp 1,3 miliar dari PT Indoguna Utama, uang yang tak pernah sampai ke tangan mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaq. (suarapembaruan.com)

posted by @Adimin

Kasih Sayang Orang Tua, Kebutuhan Terpenting Anak

Written By @Adimin on 05 September, 2013 | September 05, 2013



pkspadang.com, Kebutuhan seorang anak dalam sebuah keluarga adalah kasih sayang dari kedua orang tuanya. Hal ini disampaikan oleh Ketua Bidang Perempuan DPD PKS Kota Semarang Rini Tri Utami, Rabu (24/07)

Rini mengungkapkan jika anak merupakan titipan dari Allah swt yang harus dijaga dan di rawat. Maka menjaga dan merawat anak melalui kasih sayang yang tulus merupakan wujud menunaikan amanah dari Allah SWT tersebut.

"Anak adalah titipan dari Allah swt, dengan menyayanginya dengan tulus maka sebenarnya kita sedang menunaikan amanah yang Allah titipkan," kata Rini Tri Utami

Selanjutnya Rini menjelaskan kasih sayang dapat diwujudkan dengan sering memanjakan anak berupa memberikan pelukan, kecupan sayang serta penghargaan kepada sang anak.
Menurutnya dengan memberikan kemanjaan seperti ini dapat mempengaruhi kesehatan jiwa sang anak. Pernyataan beliau ini berdasar atas penelitian dari Psikolog AS Prof. Darcia Narvaes.
"Menurut Pakar Psikologi dari Amerika Darcia Narvaes dengan memanjakan anak dengan cara yang baik maka akan mempengaruhi kesehatan jiwa dan otak anak, sehingga anak dapat tumbuh lebih cerdas" jelas istri dari Djohan Rifai ini.
Lebih lanjut Rini menyampaikan kasih sayang juga dapat diwujudkan dengan menerima anak dengan apa adanya. Baik menerima kelebihannya ataupun menerima kekurangannya.
"Memberikan kasih sayang dapat juga diwujudkan dengan menerima mereka apa adanya baik itu kelebihan ataupun kekurangannya" lanjut Rini.
Selain itu, menurut Rini Tri Utami orang tua juga diharapkan dapat memberikan teladan yang baik bagi anak. Hal ini dikarenakan perilaku sang anak pada dasarnya mengikuti apa yang dilakukan oleh orangtuanya. Bahkan, kadang orangtua sendiri tidak sadar setiap tindakan yang dilakukan orang tua diamati serta ditiru oleh anaknya.
"Maka dari itu orang tua tetap harus hati-hati dan senantiasa menjaga perilaku dihadapan anak-anaknya" himbau Rini.
Lebih lanjut Rini menyampaikan jika pola pendidikan anak bisa berhasil ketika orang tua berhasil memberikan keteladanan yang baik bagi anak-anaknya. (suaramerdeka)



posted by @Adimin

Wawako Padang, Mahyeldi : “PNS sebagai Unsur Utama SDM Aparatur Negara”

Written By Unknown on 04 September, 2013 | September 04, 2013

Pegawai Negeri Sipil merupakan unsur utama sumber daya manusia aparatur Negara yang memiliki peran aktif dalam menentukan keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan.

Disampaikan Wakil Walikota Padang, H. Mahyeldi Ansharullah, SP dalam kata sambutannya pada acara pembukaan Diklat kepemimpinan tingkat IV angkatan XV di lingkungan pemerintah Kota Padang, Senin (2/9).

Mahyeldi katakan sosok seorang PNS harus mampu memainkan peran tersebut adalah PNS yang mempunyai kompetensi yang di indikasikan dari sikap dan perilakunya penuh kesetiaan dan ketaatan kepada Negara, bermoral, bermental baik, profesional, sadar akan tanggung jawab sebagai pelayan public serta mampu menjadi perekat persatuan dan kesatuan bangsa.

Jadi, dalam upaya membentuk PNS maka perlu dilaksanakan pembinaan melalui jalur diklat yang mengarah kepada upaya peningkatan pertama sikap dan semangat pengabdian yang berorientasi pada kepentingan masyarakat, bangsa, negara dan tanah air. 

Kedua, kompetisi teknis, manejerial dan kepemimpinan, dan ketiga, efisiensi, efektifitas dan kualitas pelaksanaan tugas yang dilakukan dengan semangat kerjasama dan tanggung jawab sesuai dengan lingkungan kerja dan organisasi, ujar Wakil Walikota Padang.

Lebih jauh, Mahyeldi katakan Diklat PIM ini juga dimaksudkan untuk meningkatkan pengetahuan, keahlian, keterampilan dan sikap untuk dapat melaksanakan tugas jabatan struktural secara profesional dengan dilandasi kepribadian dan etika PNS sesuai dengan kebutuhan instansinya, tambah Mahyeldi.

Selanjutnya, Kepala Badan Diklat Kepemimpinan Provisi Sumatera Barat, H. Rosman Effendi, SE, SH. MM katakan bahwa Diklat PIN ini diadakan bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keahlian, keterampilan dan sikap untuk dapat melaksanakan tugas Jabatan Struktural Eselon IV secara professional dilandasi kepribadian dan etika PNS sesuai kebutuhan instansi.

Jadi jelas bahwa aparatur Negara, harus bersikap dan berperilaku yang baik kepada masyarakat sehingga pemerintah mempunyai arti sangat penting di mata masyarakat, ujar Rosman.

Dalam kesempatan itu, Ketua Panitia Penyelenggara Diklat Kepemimpinan TK. IV angkatan XV di lingkungan Pemerintah Kota Padang Tahun 2013, Ir. Asnel. M.Si. melaporkan, jumlah peserta sebanyak 40 orang terdiri dari 26 orang laki-laki dan 14 orang perempuan, berasal dari SKPD di lingkungan Kota Padang.

Waktu pelaksanaan dari tanggal 2 September sampai 23 Oktober 2013, bertempat di Diklat Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura Propinsi Sumatera Barat, “ bertemakan “ Melalui Dikla PIM Tingkat IV Kita Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik Guna mewujudkan Kepemerintahan yang baik.”


Dia menambahkan, metode yang digunakan dalam program Diklat PIM Tk. IV yaitu Andragogi merupakan proses belajar mengajar yang berorientasi pada peserta diklat yang di tuntut untuk berpatisipasi saling asih, asuh dan saling yang asah serta bersifat saling belajar dari pengalaman, ujar Asnel.(Rm/Adm)

*http://www.mahyeldi-emzalmi.com/read/96/wawako-padang-mahyeldi--%E2%80%9Cpns-sebagai-unsur-utama-sdm-aparatur-negara%E2%80%9D.html

posted by @A.history

Hebatnya Angka 10 (Sepuluh)

Written By @Adimin on 03 September, 2013 | September 03, 2013


Ternyata angka atau bilangan dengan menggunakan bahasa Indonesia memiliki struktur atau pola yang unik dan mungkin tidak akan ditemukan di bangsa lain. Hanya di Indonesia.

Setiap bangsa, negara dan daerah pasti memiliki penyebutan sendiri untuk angka-angka dari satu, dua sampai dengan sepuluh. Misalnya angka tiga kita menyebutnya di Indonesia tapi di negara lain ada yang menyebutnya tri, three, san, tolu dan lain sebagainya.

Bahkan bila ada yang masih ingat angka-angka tersebut dalam bahasa daerah teman-teman masing-masing dari satu sampai sepuluh maka kadang ada angka yang penyebutannya sama dan ada pula yang berbeda dengan Bahasa Indonesia. Mungkin tergantung dari enaknya di lidah atau di telinga.

Langsung saja. Di sini saya bukan mengajarkan Anda berhitung tapi coba perhatikan deretan angka-angka di bawah ini.

                         1 = Satu
                         2 = Dua
                         3 = Tiga
                         4 = Empat
                         5 = Lima
                         6 = Enam
                         7 = Tujuh
                         8 = Delapan
                         9 = Sembilan

Ternyata setiap bilangan mempunyai saudara ditandai dengan huruf awal yang sama. Bila kedua saudara ini dijumlahkan angkanya, maka hasilnya pasti sepuluh. Contohnya Satu dan Sembilan. Mempunyai huruf awal yaitu S dan bila djiumlahkan satu dan sembilan hasilnya adalah sepuluh.

Begitu juga dengan Dua dan Delapan, Tiga dan Tujuh kemudian Empat dan Enam. Terurut sampai dengan angka Lima. Lima dijumlah dengan dirinya sendiri juga hasilnya sepuluh.

Tidak sampai di situ, ternyata huruf awalnya juga punya peranan penting terbentuknya bilangan itu. Misalnya Satu dan Sembilan sama-sama huruf awalnya adalah S yang secara kebetulan berada pada urutan 19 dalam alpabet. Bila angka satu dan sembilan dijumlahkan kemudian dibagi dua untuk mencari rata-ratanya maka hasilnya adalah 5. Bentuk angka 5 sangat identik dengan huruf S. Yang pernah membaca Matematika Alam Semesta, perlu ditambahkan bahwa 19 adalah angka TUHAN.

Kemudian Dua dan Delapan. Huruf awalnya adalah D yang urutan keempat. Bila delapan dibagi dua maka hasilnya adalah empat (pembenaran).

Selanjutnya Empat dan Enam. Huruf awalnya adalah E yang urutan kelima. Lima berada diantara Empat dan Enam (pembenaran lagi).

Sedangkan angka Lima huruf awalnya adalah L. Dimana L digunakan untuk simbol angka lima puluh dalam perhitungan Romawi (pembenaran yang masih nyambung).

Pola unik ini mungkin hanya bisa ditemukan di Indonesia. Lalu bagaimana dengan di Malaysia yang juga memakai bahasa yang sama? Ternyata di Malaysia angka 8 tidak disebut sebagai Delapan tapi Lapan. Jadi pola ini hanya milik Indonesia. Jangan sampai diklaim juga sama mereka

Nah karena begitu unik dan luar biasanya angka 10 (sepuluh) ini, maka kami anjurkan untuk memilih calon yang bernomor urut 10 (Sepuluh).


posted by @Adimin

Pilkada Padang MAHYELDI EMZALMI Dapat nomor urut sepuluh

Written By Unknown on 02 September, 2013 | September 02, 2013

Mahyeldi Emzalmi pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Padang membuka nomor urut secara bersama. Pasangan yang di usung PKS dan PPP ini mendapat nomor urut 10 dalam rapat pleno terbuka KPU di Hotel Inna Muara, minggu (01/09).
Padang, 02 September 2013 –Dalam rapat pleno terbuka yang dilaksanakan oleh KPU Kota Padang di Hotel Inna Muara untuk menentukan nomor urut pasangan calon walikota dan wakil walikota Padang, Mahyeldi dan Emzalmi mendapat nomor urut SEPULUH.

Calon Walikota Padang Mahyeldi mengatakan “Angka Sepuluh adalah angka sempurna dan dalam pertandingan sepak bola angka ini dipakai oleh para pemain yang sukses. Dan kita juga harus ingat bahwa ketika kita takbir dalam sholat maka kita mengangkat sepuluh jari kita.”

“Karena itu dilapangan ataupun saat berhubungan dengan Allah, nomor sepuluh insya Allah sukses.” Kata dia.

Emzalmi yang menjadi calon walikota berpasangan dengan Mahyeldi mengatakan “kita ingin Kota Padang lebih baik kedepan dan mari kita sukseskan dulu Pemilu ini. Dan nomor sepuluh Insya Allah adalah nomor yang elegan untuk kita.”

Pilkada Kota Padang kali ini akan di ikuti oleh sepuluh pasangan calon walikota dan wakil walikota padang yang terdiri dari tiga pasang yang diusung oleh partai politik dan kemudian tujuh pasangan lainnya maju dari jalur perseorangan.

Mahyeldi dan Emzalmi merupakan pasangan yang diusung oleh dua partai politik islam besar di Indonesia yaitu Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan juga Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang cukup optimis untuk bisa mendukung pasangan ini agar bisa tampil memimpin kota Padang kedepan.

“Dari Piladang pai ka kubang,Singah dulu di Payokumbuah.Kalau Padang Ingin Bakambang,Pilihlah Nomor Sapuluah.” Pantun dari Isteri Mahyeldi Ansharullah, Harneli Bahar usai menemani suaminya dalam penetapan nomor urut peserta. (Rm/Adm)

*http://www.mahyeldi-emzalmi.com/read/94/pilkada-padang-mahyeldi-dan-emzalmi-dapat-nomor-urut-sepuluh.html

posted by @A.history

Rapat Pleno Terbuka Pilkada Padang dibuka

Padang, 01 September 2013 - Seluruh Pasangan Calon Walikota dan Wakil walikota Padang yang akan bertarung dalam Pemilihan umum kepala daerah (Pilkada) hadir di Hotel Inna Muara pada Pukul 20.00 WIB.

Acara di awali penampilan tari pasambahan dan dilanjutkan dengan sambutan ketua Pelaksana, Wali kota Padang Fauzi Bahar, kemudian dibuka oleh Ketua KPU Kota Padang.

Walikota Padang Fauzi Bahar mengatakan "Kita semua berharap pemilu kali ini berjalan sesuai dengan slogan kita yaitu badunsanak."

Pada Pilkada Kota Padang kali ini ada Sepuluh Pasang kandidat yang akan maju.(Rm/Adm)




posted by @A.history

Mahyeldi: Mari Hidup sehat

Mahyeldi didampingi Ibu Nely sedang senam pernapasan bersama anggota PORPI (Persatuan Olah Raga Pernafasan Indonesia) di GOR H Agus Salim Padang, ahad pagi (01/09).
Padang – Persatuan Olahraga Pernapasan Indonesia (PORPI) cabang Padang menggelar acara senam pernapasan. Acara ini dilakasanakan di pelataran parkir GOR H. Agus Salim Padang, minggu (01/09). Hadir dalam kesempatan itu wakil walikota Padang Mahyeldi yang didampingi oleh Ibu Nely.

Pak Wawa sapaan akrab Mahyeldi sangat bersemangat mengikuti senam pernapasan tersebut. Begitu pula Ibu Wawa. Ratusan orang mengikuti senam pernapasan yang di angkatkan PORPI Padang hal ini terlihat dengan penuhnya pelataran parkir Gor H. Agus Salim.

Usai melaksanakan senam mahyeldi berdialog bersama masyarakat dan anggota PORPI. Mahyeldi mengaku sangat senang sekali.

“Saya sangat senang sekali bisa mengikuti senam pernapasan ini, jika setiap hari rutin dilakukan sangat besar sekali manfaatnya untuk kesehatan kita, karena kesehatan itu mahal sekali. Untuk itu mari kita hidup sehat salah satunya dengan yang dilakukan PORPI Padang dengan mengajak masyarakat untuk senam pernapasan setiap hari di Gor Ini,” ungkapnya.

Mahyeldi dan Ibu Nely juga menyempatkan diri untuk berfoto bersama masyarakat.(Rm/Adm)

*http://www.mahyeldi-emzalmi.com/read/92/mahyeldi-mari-hidup-sehat.html

posted by @Adimin

Ikatan Keluarga Bayur dukung Mahyeldi - Emzalmi

Written By Unknown on 01 September, 2013 | September 01, 2013


Padang – Mahyeldi - Emzalmi pasangan calon walikota dan wakil walikota usungan PKS dan PPP mendapat dukungan dari Ikatan Keluarga Bayur dan Sekitarnya (IKBS) Kabupaten Agam. Hal tersebut disampaikan oleh perwakilan ninik mamak saat acara halal bi halal IKBS di Berok Raya Siteba, sabtu (31/08).

Ninik mamak IKBS menyampaikan siap mendukung dan memenangkan pasangan tersebut menjadi Walikota dan Wakil Walikota Padang periode 2014-2019 mendatang. Acara halal bi halal ini juga di hadiri oleh Wakil Bupati Agam Irwan Fikri.

Dalam sambutannya Irwan berpesan kepada Mahyeldi selaku Wakil Walikota Padang agar masyarakat bayur yang ada di padang dibina, diarahkah dan dikerahkan untuk turut serta dalam membangun Kota Padang.

Terspisah, Mahyeldi dalam sambutannya sangat mengapresiasi kegiatan yang diangkatkan oleh organisasi IKBS ini. Beliau melihat masyarakat Bayur yang ada di padang bisa berbaur dengan baik, hal itu terlihat dengan banyaknya yang hadir dalam kegiatan hari ini.

Selain itu Mahyeldi juga mengucapkan terimakasih kepada masyarakat bayur yang telah ikut serta bersama masyarakat kota padang lainnya dalam membantu pemerintah membangun kota padang.

Mahyeldi menambahkan dihadapan masyarakat bayur bahwa “Pembangunan yang sudah diraih harus di pertahankan dan ditambah lagi. Untuk itu jika ada masukan kepada pemerintah silahkan diberikan, insya Allah jika untuk kemajuan bersama akan kita pertimbangkan,” ujarnya.

Mahyeldi juga mengungkapkan bahwa “Kota padang saat ini merupakan daerah teraman di Indonesia. Untuk itu mari kita jaga dan terus galang persatuan dan kesatuan untuk kejayaan bangsa,” katanya. (Rm/Adm)



posted by @A.history

Mahyeldi hadiri Halal bi Halal Guru se Kecamatan Padang Timur


Padang - UPTD Pendidikan Padang Timur menggelar acara Halal bi Halal bersama seluruh guru se Kecamatan Padang Timur. Acara Kegiatan ini dilaksanakan di Masjid Raya Ganting, sabtu (31/08). Ratusan guru se Kecamatan Padang timur hadir dalam acara ini.

Acara halal bi halal ini juga di hadiri oleh wakil walikota padang Mahyeldi, di hadapan seluruh guru mahyeldi menyampaikan bahwa “Ada 5 faktor yang membuat pendidikan di Kota Padang ini lebih baik. Pertama, gurunya berkualiatas. Karena sampai saat sekarang masih banyak guru-guru yang senior masih mengajar. Kedua, siswanya berkualitas. Ketiga, sarana jauh lebih baik. Keempat, kesadaran orang tua lebih tinggi untuk pendidikan, dan kelima adalah kesadaran masyarakat juga tinggi akan pendidikan,” ujarnya.

“Nah lima faktor ini tentunya butuh kerjasama kita bersama, agar selalu bersinergi dan pendidikan di Kota padang menjadi yang terbaik di Sumbar dan juga Indonesia,” tambahnya. (Rm/Adm)

*http://www.mahyeldi-emzalmi.com/read/90/mahyeldi-hadiri-halal-bi-halal-guru-se-kecamatan-padang-timur.html

posted by @A.history

Mahyeldi Hadiri Halal bi Halal Guru se Kecamatan Bungus Teluk Kabung


Persatuan Guru Kecamatan Bungus Teluk Kabung menggelar acara Halal bi Halal dalam rangka mempererat tali silaturahmi sesama majelis guru. Kegiatan ini dilaksanakan di Pantai PondokCaroline, sabtu (31/08). Acara yang di gelar dari pagi menjelang siang ini juga di hadiri oleh Mahyeldi Wakil Walikota Padang. 

Mahyeldi dalam sambutannya mengapresiasi kepada UPTD Pendidikan Bungus Teluk Kabung yang telah berjuang bersama guru-guru dalam meningkatkan mutu pendidikan di kecamatan ini, sehingga mampu bersaing dengan kecamatan-kecamatan lain di Kota Padang.

Mahyeldi menambahkan “Apa yang telah yang telah dicapai saat ini adalah tidak terlepas dari kekompakan semuanya, karena jika tidak kompak tidak mungkin Bungus mampu mendapatkan nomor dua untuk Kota Padang,” ujarnya.

“Artinya dengan kekompakan itu kita mampu untuk bersaing dan memberikan yang terbaik. Untuk itulah saya tekankan agar kesuksesan yang telah diraih dan kekompakan yang sudah dibentuk harus dijaga,” tambahnya.

Mahyeldi juga menceritakan kepada Majelis guru tentang perjuangan bangsa Indonesia dalam meraih kemerdekaan ketika di jajah oleh belanda dan Jepang. “Dahulu kita di jajah oleh bangsa Belanda dan Jepang cukup lama, ini terjadi karena kekompakan dan persatuan belum terbentuk. Namun ketika kekompakan yang ditopang dengan semangat bersama maka kemerdekaan dapat kita raih,” katanya.

“Kenapa ini saya sampaikan karena kita saat ini masih berada pada bulan kemerdekaan Indonesia Hut RI yang ke-68. Jadi semangat ini perlu kita jaga bersama,”tambahnya.

Diakhir sambutanya Mahyeldi berpesan “ Halal bi halal ini merupakan salah satu moment untuk mempererat hubungan sesama kita, karena dibulan ramadhan kita sudah dididik. Bulan ramadhan adalah bulan pendidikan untuk kita semua, hendaknya semangat dan nilai-nilai yang di dapatkan di bulan ramadhan masih terjaga hingga ramadhan berikutnya,” ungkap Mahyeldi. (Rm/Adm)


posted by @A.history

Pesan

More on this category »

Popular Post

 
Support : Creating Web | PKS Padang | Mas Temp
Copyright © 2011. PKS KOTA PADANG - All Rights Reserved
Template Created by PKS Padang Published by Mas Temp
Proudly powered by Blogger