pic

Powered by Blogger.

Humas PKS Ikuti Worshop Jurnalistik Pada Rapat Koordinasi

Humas PKS se-Sumatera Barat melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) yang berlangsung pada tanggal 4 - 6 November 2022 di Padang, Senin (5/11) ...

Search This Blog

Latest Post

Tutup Kampanye, Timses Prabowo-Hatta Gelar Pesta Rakyat

Written By Anonymous on 03 July, 2014 | July 03, 2014


Bandung - Sebagai penutup masa kampanye Pemilu Presiden (Pilpres) 2014, Tim Kampanye Prabowo-Hatta Jawa Barat menggelar Panggung Rakyat Prabowo-Hatta di Lapangan Tegallega, Jumat (4/7), Gelaran pesta rakyat itu sebagai penutup rangkaian masa kampanye sejak 4 Juni lalu.

Menurut Ketua Harian Tim Kampanye Prabowo-Hatta Provinsi Jabar Haris Yuliana, penutupan masa kampanye pilpres sengaja dirancang menjadi ajang sarana hiburan bagi warga Jabar.

"Ini waktu cooling down, meregangkan otot, setelah melewati masa kampanye yang begitu ‘panas’," tutur kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu di Rumah Pemenangan Prabowo-Hatta Jabar di Dago, Kota Bandung, Rabu (2/7).

Haris menambahkan karena berbentuk panggung rakyat, acara yang berlangsung mulai pukul 14:00 WIB ini pun dikemas penuh hiburan. Warga akan dihibur artis-artis nasional maupun lokal, antara lain grup band The Changcuters, girl band She, rapper Ebith Beat A, dan pedangdut Rika Rafika.

"Kami juga akan menghadirkan jurkam (juru kampanye) nasional, seperti Ahmad Heryawan (Aher), Deddy Mizwar, dan Sekjen PKS Taufiq Ridlo," pungkas Haris. [pks.or.id]


posted by @Adimin

Anis Matta : Politik Itu Soal Peran, Bukan Posisi!


Bandung (1/7) – Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Anis Matta menghadiri Deklarasi Histeria Pemuda Indonesia Mendukung Prabowo-Hatta di Sasana Budaya Ganesha (Sabuga), Bandung pada Selasa (1/7). Deklarasi ini dihadiri oleh ribuan pemuda dari berbagai wilayah di Indonesia.

Masyarakat Indonesia, menurut Anis Matta, tidak hanya sekedar mencari sosok untuk menjadi Presiden, tetapi sedang mencari pundak yang paling kuat untuk menanggung beban 250 juta lebih masyarakat Indonesia.

Dalam deklarasi yang diprakarsai oleh Gen Anis Matta Pemimpin Muda (Gen AMPM) seluruh Indonesia, Anis Matta menyampaikan PKS sebagai salah satu partai peserta Pemilihan Umum (Pemilu) sedang menunaikan kebersinambungan peran dan amal.

“Cita-cita PKS tidak bisa berhenti pada Pemilihan Legislatif (Pileg), melainkan masih ada cita-cita yang memerlukan kawan yang solid dalam mewujudkannya. Lewat lokomotif bernama Koalisi Merah Putih, PKS bersiap memainkan peran dan amal yang terbaik,” kata Anis Matta.

“Ini soal peran, bukan posisi! Ini soal amal, bukan nama! Karena dalam politik, yang mencari posisi akan kehilangan posisi, yang mencari nama akan kehilangan nama. Yang bertahan adalah yang paling banyak berperan dan beramal,” lanjutnya disambut riuh tepuk tangan peserta deklarasi. [pks.or.id]


posted by @Adimin

PKS Menyesali Santri Menjadi Alat Politisasi


Jakarta (1/7) - Sekitar 20 pemuda, remaja, dan anak-anak yang mengaku berasal dari Jaringan Nasional Santri Indonesia Berdaulat mendatangi Kantor Dewan Pengurus Pusat Partai Keadilan Sejahtera (DPP PKS) di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, tepat saat pengurus PKS sedang melaksanakan Sholat Ashar pada Rabu (1/7).

Dengan menggunakan satu kendaraan bak terbuka sebagai pengangkut pengeras suara, pemimpin rombongan langsung berorasi begitu sampai dan mengindahkan ajakan untuk sholat ashar terlebih dulu sebelum berdemo.

Dalam keterangan tertulisnya, kelompok pendemo memprotes isi akun twitter Fahri Hamzah (@Fahrihamzah) yang dinilai menghina Jokowi dan pendukungnya. Mereka menuntut Fahri Hamzah dipecat oleh PKS dan menangkap serta mengadilinya karena telah menghina Joko Widodo sebagai calon presiden Republik Indonesia. Dalam pernyataan tertulis tanpa kop maupun alamat kantor tersebut, tercantum nama Firman Abdu Hakim sebagai Presidium Nasional.

Sekretaris Bidang Hubungan Masyarakat DPP PKS Dedi Supriadi menilai demo tersebut sebagai bumbu persaingan Pemilihan Umum Presiden. “Ini bagian dari persaingan capres saja. Mereka tak bersedia berdialog, bahkan ajakan untuk sholat ashar sebelum berdemo juga tidak ditanggapi,” ujar Dedi.

Dedi menyesalkan para pendemo tidak mengetahui persoalan apa yang mereka tuntut. “Yang hadir cuma sedikit, bahkan ada banyak anak-anak yang hadir. Mereka terlihat sekali tidak mengerti apa yang dibicarakan orang yang berorasi,” tutur Dedi.

Dedi menyayangkan bila ada pihak-pihak yang mempolitisir santri dan pondok pesantren untuk kepentingan membela capres tertentu. Dia juga melihat dalam demo tersebut terlihat upaya mengatasnamakan santri, padahal ketika ditanyakan peserta bukanlah siswa pesantren. [pks.or.id]


posted by @Adimin

Prabowo-Hatta Ungguli Jokowi-JK

Written By Anonymous on 30 June, 2014 | June 30, 2014


 
Perlahan namun pasti, tingkat keterpilihan pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa terus merangkak. Bahkan, hasil survei terbaru elektabilitas Prabowo-Hatta sukses mengungguli rivalnya Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK).

Berdasarkan hasil jajak pendapat Lembaga Survei Nasional (LSN), bila Pilpres dilaksanakan sekarang, pasangan yang diusung oleh koalisi merah putih ini akan meraih kemenangan.

Peneliti LSN, Dipta Pradipta menuturkan, dari survei yang dilakukan, responden ditanya pasangan mana yang dipilih seandainya Pilpres dilaksanakan hari ini atau saat survei dilakukan pada 22-26 Juni 2014.

"Sebanyak 46,6 persen responden memilih Prabowo-Hatta. Yang memilih Jokowi-JK hanya 39,9 persen," katanya saat memaparkan survei di Hotel Atlet Century Park, Senayan, Jakarta, Minggu (29/6/2014).

Dipta mengatakan, dalam survei ini menunjukkan kalau Prabowo-Hatta unggul di wilayah bagian barat Indonesia atau wilayah yang memiliki penduduk yang padat. Sementara, Jokowi-JK pemilihnya ada di Indonesia bagian timur. Tetapi, dari hasil ini masih tersisa responden yang belum menentukan pilihan sebanyak 13,5 persen.

"Dengan demikian, untuk memenangkan pilpres 9 Juli 2014, baik Prabowo-Hatta maupun Joko Widodo-JK, harus mampu merebut hati pemilih yang tergolong undecided voters yang jumlahnya sekitar 13,5 persen," terangnya.

Direktur Eksekutif LSN, Umar S Bakri menambahkan, hasil ini belum mutlak artinya masih bisa terjadi perubahan. Maka, dengan sisa 13,5 persen itu masih bisa diperebutkan kedua belah pasangan yang kini maju di Pilpres.

"Kalau Jokowi bisa ambil semua (suara itu) maka kemungkinan menang," ujar Umar.

Begitu juga sebaliknya, bila Prabowo-Hatta tidak mampu merebut suara mengambang itu maka kemungkinan kalah juga besar. Responden yang belum memutuskan pilihan ini, ujar Umar, terdiri dari kalangan terdidik, melek informasi, serta mereka banyak memilih untuk menunggu semua sesi debat tuntas.

Survei ini dilakukan pada 22-26 Juni 2014 dan dilakukan di 34 Provinsi di seluruh Indonesia. Populasi survei ini merupakan seluruh penduduk Indonesia yang sudah memiliki hak pilih dan tercantum dalam DPT. Jumlah respondennya 1070 yang diperoleh melalui teknik pengambilan sampel secara rambang berjenjang (multistage random sampling).

Sedangkan, simpangan kesalahan (margin of error) sebesar 3,0 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen. Pengumpulan data sendiri dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara dengan responden menggunakan telepon. Survei ini juga dilengkapi dengan analisis media dan in-depth interview dengan sejumlah narasumber.[okz] 



posted by @Adimin

PKS Gelar Kajian Rutin Sepanjang Ramadhan


Jakarta (30/6) - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menambah jadwal pengajian rutin selama bulan Ramadhan. Pengajian yang biasanya diselenggarakan sekali dalam sepekan, khusus bulan Ramadhan menjadi dua kali. Hal ini disampailkan oleh Ketua Bidang Kaderisasi, Musyafa Ahmad Rahim, Senin (30/6) di Jakarta.

"Dengan izin Allah Bidang Kaderisasi bekerja sama dengan Humas pusat menghadirkan kegiatan Ramadhan, yaitu pengajian setiap senin sore dan kamis sore hingga berbuka puasa," tuturnya.

Musyafa menambahkan, selain pengajian rutin setiap senin dan kamis sore, Kaderisasi PKS juga mengadakan kuliah tujuh menit (kultum) setiap menjelang berbuka puasa dan sholat tarawih berjamaah di aula DPP PKS.

"Selain pengajian senin dan kamis sore, kami juga mengadakan kultum setiap selasa, rabu dan jumat menjelang waktu berbuka puasa, dan setelah sholat isya berjamaah dilanjutkan dengan tarawih dengan imam dari anak-anak kader PKS," tambahnya.

Diantara narasumber kajian dan kultum di DPP PKS selama Ramadhan yaitu selain Ketua Bidang Kaderisasi DPP PKS, Musyafa Ahmad Rahim, juga Pimpinan Pondok Pesantren Darul Hikmah Bekasi KH. Ahzami Samiun Jazuli, Pengasuh Pondok Pesantren Baitul Qur'an-Depok dan Ponpes El Tahfidz Nurul Fikri Cileungsi-Bogor KH. Muslih Abdul Karim, Dr. Ali Ahmadi, MA, dan beberapa anggota Dewan Syariah Pusat (DSP) PKS lainnya. [pks.or.id]


posted by @Adimin

OPERASI PAMUNGKAS | 1-7 juli 2014



OPERASI PAMUNGKAS | 1-7 juli 2014

ada informasi senyap yg sdng beredar | tentang akan adanya operasi pamungkas dgn target tujuannya meruntuhkan suara prabowo hatta

informasi yang sudah diketahui dikalangan terbatas | baru pada 'rencana' dan 'aroma' pendukungnya | yang time ing nya antara 1-7 juli

saya akan berikan informasi ini | buka mata buka telinga | kita akan berpikir sebuah kemustahilan | kemustahilan yg akan berubah kenyataan

1. informasi pertama | berhati hatilah arah permainan dari para penghuni trunojoyo | #settingan

2. settingan yang beraroma 'keras' dan akan mengingatkan akan sejarah lama | yang memang menjadi 'andalan' para penghuni trunojoyo

3. #informasinya | tiga poin | prabowo - senjata illegal - dan GAM, terorisme di indonesia | data dari jurnalis asing | trunojoyo memainkan

4. #settingan | akan ada 'aktor' buatan yg dtangkap 88 | dan akan 'berkicau' bahwa prabowo tlibat dmasa lalu terkait pasokan senjata ilegal

5. #settingan | publik harus tahu bahwa di kubu merah ada DB dan GM yang sahabat AMHP | penguasa operasi anti teror | trunojoyo

6. #settingan | mereka memainkan unsur kedekatan prabowo dan aceh dimasa lalu | dikaitkan kisah lama beredarnya senjata illegal eks timteng

7. #settingan | aktor harus diciptakan | agar ada kaitan benang merah | serta pembunuhan karakter | diri prabowo |

8. adakah yg perhatikan | dalam dua minggu ini sdh ada operasi anti teror | dgn ditangkapnya pelaku |
http://t.co/rf7awa9B8b

9. #settingan | itu berita empat hari yang lalu tepatnya 24 juni di cipayung | pointers aksi

10. #settingan | yang akan memberikan dua agenda tersembunyi | pertama, arahnya sesuai dengan settingan info yg saya berikan | kedua

11. #settingan | kedua ini yg bisa mrupakan aksi 'keras' | adanya gangguan pada kantong kantong suara prabowo ddaerah dgn balutan terorisme

12. #settingan | kedua ini bisa terjadi pada perputaran kotak suara setelah pencoblosan | pada daerah kantong suara prabowo

13. #settingan | pgangkutan hasil suara atau kotak suara ddaerah kntong suara prabowo | mgalami settingan dganggu atau perampokn ala tentara

14. #settingan | pelaku nya adalah hasil operasi anti teror selama ini | akan disetting pelaku ala tentara | pembusukan karakter kpd prabowo

15. #settingan | akan ada kesan 'opini' yang melakukan | adalah 'tentara' | dgn cepak dan senjata organik milik tentara | arahnya kesana

16. #settingan | padahal pelaku asli adalah comotan comotan 88 yang sdh di 'ancam' lingkungan | #doktrin anti teror

17. #settingan | saya suka kecerdasan tweps | bahwa ini ada settingan by design terkait ulah wimar tempo lalu | narsis opini | #pembenaran

18. #settingan | agenda kedua ini bharap pemilu ulang dkantong suara daerah daerah milik prabowo | tentu dgn sbelumnya pembusukan karakter

19. #settingan | pemilu di ulang dgn publik yg terdoktrin isu seperti babinsa | perampokan kotak suara oleh orang ala tentara | opini

20. #settingan | yg akan mngalir seperti efek bola salju | issu pelaku tentara hingga akhirnya issu prabowo memlihara teroris | #pembenaran

21. informasi kedua | operasi pamungkas kaum merah untuk suksesi jokowi adalah

22. informasinya | akan ada seorang pengkhianat di kubu prabowo hatta | 'orang penting' kubu prabowo | yg sdh mnerima tawaran 500 milyar

23. #informasinya | sang pengkhianat akan bicara berkoar koar menjelekkan kubu prabowo | di semua media | pesanan pembunuhan karakter

24. #informasinya | sang tokoh penting tsebut akan ber opini tentang kecewa kepada timses dan prabowo | lalu berpaling pilihan ke jokowi-jk

25. #informasinya | sang tokoh penting sudah dilobby sejak dua minggu lalu | akhirnya menerima tawaran jk dan mahar 500 milyar

26. #informasinya | sang pengkhianat kubu prabowo itu akan bertugas habis habisan menghabisi dan menjelekkan kubu prabowo hatta

27. #informasinya | sang pengkhianat akan berkoar koar 5 hari sebelum pencoblosan | membusukkan karakter prabowo dan memuja kubu jokowi

28. #informasinya | koar koar sang pengkhianat akan membongkar sampai ke aib pribadi seorang prabowo | pesanan 500 milyar | #waspada

29. #informasinya | terkait siapa tokoh ini | masih lingkaran penting timses prabowo-hatta | tokoh penting | bukan tokoh aca ucu | #disegani

30. informasi ketiga yang saya terima terkait operasi pamungkas kaum merah kepada suksesi jokowi | adalah

31. #opini | terkait rencana pembunuhan seorang jokowi

32. #opininya | ancaman pembunuhan ini dibuat | yang akan mengancam keselamatan jiwa seorang jokowi sebagai capres

33. #opininya | akan terjadi empat hari sebelum pilpres | #ancaman pembunuhan | dengan target ketidakpercayaan kepada aparat | #simpati

34. #opininya | ketidakpercayaan kepada aparat | dengan jari telunjuk menunjuk | kubu prabowo-hatta | #simpati kpd jokowi yg dibenci aparat

35. #opininya | ancaman pembunuhan ini mirip dengan menggabungkan opini kapal meledak dan dikaitkan opini babinsa | keselamatan jiwa jokowi

36. #opini | ingat tweps dulu jokowi diancam pembunuhan sewaktu menjadi gubernur DKI dgn issu kapal meledak | http://t.co/WIlMzv7YBj

37. #opininya | ini akan lebih rapi dan lebih nyata | dengan menyalahkan seolah olah menunjuk kepada peran aparat | #simpati kpd jokowi

38. #opininya | di arahkan seolah olah prabowo dan aparat tak ada bedanya | #militeristik | #babinsa | tidak mau total membantu jokowi

39. #opininya | jokowi diancam pembunuhan tetapi aparat 'berbau aroma' prabowo | membangun simpati diatas ketidakadilan

40. #opininya | membangun simpati bahwa jokowi adalah tokoh yang selalu menerima ketidak adilan sistem | #simpati publik pemilih

#informasinya masih ada dua lagi operasi pamungkas kaum merah kepada suksesi jokowi (KPK dan isu kudeta)



*kultwit @bang_dw (28/6/2014)



posted by @Adimin

Media Center Solid, Popularitas Prabowo-Hatta Naik di Medsos

Written By Anonymous on 29 June, 2014 | June 29, 2014


Jakarta - Popularitas capres no satu Prabowo-Hatta sudah bisa mengalahkan Jokowi-JK di media sosial menurut situs Evello.co.id. Naiknya popularitas Prabowo-Hatta dikarenakan solidnya media center dan tim online milik mereka.

Berdasarkan hasil survei yang berlangsung pada tanggal 1 – 23 Juni 2014, share index Prabowo – Hatta di media online unggul 50,85% melawan Jokowi-JK 49,15%, di media sosial Facebook share index Prabowo – Hatta unggul 51,71% melawan Jokowi-JK 48,29%. Begitu juga di Twitter, share index Pasangan Prabowo -Hatta unggul 59,69% melawan Jokowi-JK 40,31%.

“Penyebab utamanya adalah tim media center dan online Prabowo-Hatta yang bekerja lebih all out. Mereka mampu mensosialisasikan program Prabowo-Hatta dalam bahasa yang lugas dan sederhana serta melakukan counter attack terhadap serangan negatif,” ujar Pengamat Politik Universitas Indonesia, Agung Suprio, dalam keterangannya, Sabtu (28/6/2014).

Agung menyatakan bahwa Prabowo–Hatta yang sebelumnya dianggap underdog kini telah mengalami kenaikan mengungguli Jokowi-JK di media on line, facebook, dan twitter sesuai suvey Evello. Para relawan di media sosial pendukung Prabowo-Hatta dimudahkan gerakannya karena hanya mengulang konten dari tim media center dan online Prabowo-Hatta. 

"Tim ini juga mampu menampilkan sosok Hatta menjadi populer sehingga menambah elektabilitas Prabowo. Boleh dikatakan bahwa kubu Prabowo-Hatta terorganisasi dengan baik dengan pusat komandonya tim media center dan online. Ibarat sebuah perang, Prabowo-Hatta mempunyai divisi online dan tim media center yang handal,” tutur Agung.

Kepala Polonia Media Center, Ariseno Ridhwan menyatakan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya atas hasil survei yang menyatakan bahwa popularitas Prabowo - Hatta terus naik menjelang Pemilu. 

“Tentunya kami menyambut dengan baik hasil-hasil survei tersebut. Namun hal ini tidak membuat kami berpuas diri, kami akan terus bekerja keras demi terwujudnya kemenangan Prabowo – Hatta pada Pemilihan Presiden, 9 Juli mendatang,” tandasnya. [http://news.detik.com]


posted by @Adimin

Prabowo Ajak Tingkatkan Kebajikan di Bulan Ramadan


Jakarta - Calon presiden nomor urut satu, Prabowo Subianto mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa kepada rakyat Indonesia yang menjalankannya.

"Selamat menjalankan ibadah puasa, semoga amal ibadah kita diterima di sisi Allah SWT," kata Prabowo, di Jakarta, Sabtu (28/6/2014).

Ia juga berpesan agar momentum puasa di bulan Ramadan ini, kita dapat berlomba-lomba dalam melakukan kebaikan.

"Di bulan Ramadan ini marilah kita meningkatklan kebajikan, menebarkan kasih sayang, menyebar kerukunan antarumat beragama dan suku bangsa," imbuhnya.

Di tempat yang sama, Jubir Tim Pemenangan Nasional Prabowo-Hatta, Tantowi Yahya menjelaskan aktivitas kampanye Prabowo-Hatta akan berjalan seperti biasanya, tidak ada yang berubah.

"Waktu sudah sempit karena sebentar lagi memasuki masa tenang. Aktivitas Pak Prabowo berjalan seperti biasanya, beliau tidak mau bulan puasa justru menjadi alasan yang menghalangi kegiatan-kegiatan," katanya. [fad/inilah]


posted by @Adimin

Siapakah Capres Peduli Pendidikan Itu?



Berpulun tahun lalu John F kennedy Presiden Amerika Serikat diminta agar pemerintahannya memberikan bantuan bagi pelajar kulit hitam untuk menimba ilmu disana, tapi hal itu tidak didukung oleh parlemen hingga akhirnya dia keluarkan uang pribadinya utk disumbangkan bagi para pelajar berprestasi, termasuk didalamnya Obama yang ketika itu juga mendapatkan bantuan beasiswa, hingga hari ini Obama bs menjadi presiden.

Hal yang sama terjadi, ketika dimana ada seorang Indonesia, yang tak pernah diliput media, ataupun tak pernah minta diliput media telah mengucurkan dana pribadinya utk membiayai peneliti-peneliti Indonesia, membiayai studi anak bangsa berprestasi hingga layak dapat beasiswa keluar negeri.


Sedikit juga yang tahu, karena memang tak pernah ada publikasi guna menarik simpati, bukan dilakukan hanya ketika menjelang kampanye saja. Bahwasanya seseorang dermawan itu ternyata juga mempunyai lebih dari 8000 anak asuh di papua. Begitu cintanya beliau pada papua, hingga ingin daerah itu maju krn memilki SDM asli papua yg handal utk mengelola daerah mereka sendiri. Bukan seperti skrg justru kekayaan mereka didominasi para pendatang bahkan bangsa asing, hingga masyarakat asli terpinggirkan.

Ini adalah capture (cuplikan) status facebook dari salah seorang Profesor kenamaan dari UI yang belakangan ramai dibicarakan. Namun beliau tak menyebutkan secara gamblang tentang siapa yg ia bicarakan dlm isi statusnya tersebut. Namun silahkan dinilai sendiri kira-kira capres mana yang beliau maksud. Saya juga tak akan menyebutkan nama biar anda analisa sendiri. Karena disini saya hanya ingin mengajak kita menjadi cerdas dengan memilih dgn menganalisa, bukan memilih berdasarkan pencitraan semata.

Pilih presiden yg ikhlas untuk rakyat, yang ingin memajukan pendidikan Indonesia. Semua kepala daerah dan kepala negara memang menurut amanat undang-undang harus memajukan pendidikan. Tapi sebagian besar menggunakan uang dari negara (APBN) untuk membiayai tetek bengek program pendidikan (gratis) mereka. Jangan terlampau bangga dengan slogan kerja, kerja, kerja, seolah menganggap yang lain belum berbuat apa-apa… karena semua diantara kita pada dasanya adalah manusia pekerja. Yuk kita buka mata, kalau ada seseorang yang tak diliput media, bahkan merogoh kantong pribadinya utk memajukan pendidikan demi kemajuan Indonesia.

salam perubahan untuk Indonesia  lebih bermartabat,

dr. Wahyu Triasmara

 

http://edukasi.kompasiana.com/2014/06/22/siapakah-capres-peduli-pendidikan-itu-663505.html

posted by @Adimin

Waktunya Rakyat Dibantu! | Testimoni Sandiaga Uno Kenapa Pilih Prabowo

Written By Anonymous on 28 June, 2014 | June 28, 2014


Waktunya Rakyat Dibantu!

Oleh Sandiaga Uno 

Banyak pihak menanyakan kepada saya sampai hari ini, kenapa saya memutuskan untuk mendukung Prabowo sebagai calon presiden Republik Indonesia 2014 - 2019. Padahal banyak dari kalangan masyarakat yang masih bingung akan memilih yang mana dari dua pasangan capres-cawapres yang ada. Terus terang, walaupun kecondongan ke arah memilih Prabowo sudah ada sejak 2012, diskusi saya dengan sosok tegas ini di awal tahun 2013 meneguhkan pilihan saya mendukung pebisnis berlatar belakang militer ini.

Kebingunan masyarakat sangat wajar karena kedua pasangan memang pantas dan berkualitas dengan platform pembangunan yang tidak terlalu berbeda. Karena kedua pasangan memang mendengarkan masukan rakyat, dan masyarakat yang didominasi kelas menengah memang menginginkan stabilitas.

Stabilitas artinya tidak mencari perubahan terlalu drastis,. Yang dicari masyarakat mungkin lebih pada kemajuan, pemerataan, dan percepatan hasil-hasil pembangunan yang konkrit.

Bagi mayoritas pemilih, yang mendasarkan perbedaan di antara keduanya adalah karakter. Prabowo tegas dan nasionalis, sedangkan Jokowi sederhana dan praktis.

Dalam satu pertemuan dan diskusi dengan Prabowo di awal 2013, ternyata ada satu pernyataan beliau yang saya tangkap sebagai perbedaan fundamental dan prinsipil, sehingga akhirnya mengukuhkan pilihan saya kepada Prabowo. Dalam pertemuan tersebut, kami berdiskusi mengenai semakin bertambahnya tantangan dan permasalahan masyarakat, di semua kelas, golongan dan daerah. Bukan hanya di masyarakat miskin, tapi juga di kalangan masyarakat yang mampu.

Bahkan bagi anak-anak Indonesia yang bersekolah di luar negeri, yang kebanyakan berasal dari golongan mampu pun tantangan dan permasalahan semakin meningkat. Mulai dari perlakuan dari negara tempat mereka belajar, sampai dengan kondisi perekonomian yang kurang stabil yang membuat mereka sulit berkonsentrasi memikirkan orang tuanya dan biaya pendidikan.

Kita masih ingat cerita mahasiswa Indonesia yang meninggal di Singapura tanpa penyebab yang jelas. Demikian juga kita sangat akrab dengan para tenaga kerja Indonesia di luar negeri yang sering menjadi korban penganiayaan dan ketidakadilan, baik sosial maupun hukum. Bahkan para taipan pemilik perusahaan kelapa sawit yang notabene masuk dalam jajaran pengusaha-pengusaha terbesar di Asia pun frustrasi karena produk minyak kelapa sawit kita dihalangi masuk ke pasar Eropa dan Amerika Serikat.

Pendek kata, masyarakat semakin merasa kurang ada daya dobrak, kurang ada rasa aman, dan kurang nyata rasa bangganya saat ini menjadi bagian dari warga negara Indonesia. Akibatnya semakin masyarakat berinteraksi dengan dunia luar, baik di dalam ataupun di luar negeri, semakin tajam masyarakat membandingkan enaknya jadi warga negara lain, atau hidup di negara lain, dibandingkan dengan menjadi warga negara Indonesia dan hidup di negeri sendiri.

Ini sangat mengkhawatirkan. Karena definisi sebuah bangsa selain memiliki batas wilayah yang jelas adalah memiliki identitas yang kuat dan rasa bangga yang meluap dari warganya.

Dalam diskusi tersebut, Prabowo menjawab dengan satu pernyataan pendek, tegas, dan jelas sekali artinya dengan mengatakan "Memang sudah waktunya rakyat dibantu negara. Sejak reformasi, rakyat membantu pemerintah dengan menyerap segala perubahan dengan baik walaupun dampaknya kepada individual mungkin memberatkan."

Eureka! Itulah jawaban yang membangunkan dan mengukuhkan hati saya. Pernyataan tersebut, "waktunya rakyat dibantu" menggarisbawahi perbedaan prinsip yang fundamental. Inilah menurut saya keistimewaan yang menekankan kejelasan visi dan misi Prabowo, bukan saja menggarisbawahi perbedaan karakter beliau dibandingkan Jokowi.

Hal ini penting untuk saya sampaikan karena selama ini masyarakat sepertinya bingung memilih berdasarkan perbedaan karakter di antara kedua pasangan. Padahal sudah jelas kedua pasangan adalah putra-putra terbaik bangsa.

Ketika memutuskan pilihan sepertinya kita belum mengajukan pertanyaan yang tepat. Pertanyaan yang tepat menurut saya bukan saja "Calon Presiden seperti apa yang ingin kita pilih?"

Yang seharusnya kita tanyakan adalah "Calon Presiden yang akan menghadirkan negara seperti apa yang harus kita pilih?"

"Waktunya rakyat dibantu" memiliki makna bahwa Prabowo akan menghadirkan negara yang tidak saja dekat dengan rakyat, tapi juga membantu rakyat memikul bebannya. Negara yang tidak saja hadir untuk rakyat, tapi tidak akan pernah meninggalkan rakyatnya. Kita bukan saja butuh pemimpin yang merakyat. Melainkan, yang berbuat untuk rakyat.

*http://m.kompasiana.com/post/read/663949/2/waktunya-rakyat-dibantu.html



posted by @Adimin

DSP PKS Putuskan Awal Ramadhan 29 Juni

Dewan Syari'ah Pusat Partai Keadilan Sejahtera (DSP PKS) telah menetapkan awal Ramadhan 1435 H yakni pada Ahad 29 Juni 2014 seperti yang tertuang dalam kutipan Surat Keputusan DSP PKS dibawah ini:

Kutipan
SURAT KEPUTUSAN

DEWAN SYARI’AH PUSAT
PARTAI KEADILAN SEJAHTERA
Tentang
AWAL RAMADHAN 1435H
NOMOR : 41/B/K/DSP-PKS/1435

بسم الله الرحمن الرحيم



اَلْحَمْدُ لِلّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ وَالصَّلاةُ وَالسَّلامُ عَلَىسَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ سَيِّدِ الْمُرْسَلِيْنَ إمَامِ المتقينَ وقائدِ المجاهدينَ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ تَبِعَهُ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ  {أما بعد} .


Dewan Syari’ah Pusat setelah,

MENIMBANG
1. Bahwa kaum muslimin dalam melaksanakan puasa bulan Ramadhan membutuhkan ketetapan tentang tanggal 1 Ramadhan.

2. Bahwa untuk menetapkan tanggal 1 Ramadhan disyariatkan adanya ru’yatul hilal.

3. Bahwa seluruh tim ru’yatul hilal Dewan Syari’ah yang bekerja sama dengan tim ru’yatul hilal Kementrian Agama RI bersama ormas-ormas Islam dan MUI telah melaksanakan ru’yat di berbagai wilayah Indonesia pada tanggal 27 Juni 2014, dan semua tim ru’yat tidak berhasil melihat hilal.

4. Bahwa dalam melaksanakan ibadah puasa Ramadhan sangat mengutamakan persatuan dan kesatuan umat.

5. Bahwa penetapan 1 Ramadhan 1435H diperlukan adanya surat keputusan.


MENGINGAT

1. Firman Allah SWT:
Artinya: ….Karena itu, barangsiapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, Maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu, dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), Maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur. (QS Al Baqarah : 185)

Artinya: Dia-lah yang menjadikan matahari bersinar dan bulan bercahaya dan ditetapkan-Nya manzilah-manzilah (tempat-tempat) bagi perjalanan bulan itu, supaya kamu mengetahui bilangan tahun dan perhitungan (waktu). Allah tidak menciptakan yang demikian itu melainkan dengan hak. Dia menjelaskan tanda-tanda (kebesaran-Nya) kepada orang-orang yang Mengetahui. (QS Yunus : 5)

2. Sabda Rasulullah SAW:

قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : صُومُوا لِرُؤْيتِهِ وأَفْطِرُوا لِرُؤْيتِهِ فإِن غُمّ عَلَيْكُم فَأكْمِلُوا العِدة (متفق عليه)

Artinya: ”Puasalah kamu jika melihat bulan, dan berbukalah kamu jika melihat bulan. Jika terhalang (mendung) maka sempurnakan bilangannya.” (muttafaqun ‘alaihi).

Sabda Rasul SAW, “Janganlah kamu berpuasa (Ramadhan) sehingga melihat hilal. Dan janganlah kamu mengakhiri Ramadhan sehingga melihat hilal (1 Syawal). Jika dihalangi oleh awan maka perkirakanlah.” (HR Bukhari-Muslim)

إِذَا رَأَيْتُمُوهُ فَصُومُوا وَإِذَا رَأَيْتُمُوهُ فَأَفْطِرُوا فَإِنْ غُمَّ عَلَيْكُمْ فَاقْدُرُوا لَهُ

Sabda Rasul SAW, “Jika kamu melihat hilal maka berpuasalah (Ramadhan), jika kamu melihat hilal maka berbukalah (mengakhiri Ramadhan). Jika dihalangi oleh awan maka perkirakanlah.” (HR Bukhari-Muslim)

الصَّومُ يومَ تصُومُونَ، والفِطرُ يومَ تُفطِرُون، والأَضحَى يومَ تُضَحُّونَ

“Puasa adalah di hari kalian berpuasa, berbuka adalah di hari kalian berbuka dan ‘Iedul Adha adalah di hari kalian berkurban” (HR At-Tirmidzi)


MEMPERHATIKAN

1. Rapat Dewan Syari’ah Pusat di Jakarta tanggal 27 Juni 2014M/29 Sya’ban 1435H pukul 19.00 WIB tentang penetapan tanggal 1 Ramadhan 1435H.


Dengan memohon taufiq Allah dan ridho-Nya...

M E M U T U S K A N

MENETAPKAN

1. Bulan Sya’ban 1435H digenapkan hitungannya menjadi 30 hari.

2. Tanggal 1 Ramadhan 1435H jatuh pada hari Ahad bertepatan tanggal 29 Juni 2014M.

3. Agar kader dan simpatisan Partai Keadilan Sejahtera menjaga ukhuwwah Islamiyyah.


Demikian ketetapan Dewan Syariah Pusat tentang awal Ramadhan 1434H agar dapat dijadikan pedoman oleh seluruh kader dan dapat dijadikan rujukan bagi kaum muslimin dalam menjalankan ibadah puasa di bulan suci Ramadhan 1434H.


Ditetapkan di  : Jakarta

Pada tanggal : 29 Syaban 1435 H/27 Juni 2014 M

DEWAN SYARI’AH PUSAT
PARTAI KEADILAN SEJAHTERA


DR. KH. SURAHMAN HIDAYAT, MA
(KETUA) 


posted by @Adimin

Pesan

More on this category »

Popular Post

 
Support : Creating Web | PKS Padang | Mas Temp
Copyright © 2011. PKS KOTA PADANG - All Rights Reserved
Template Created by PKS Padang Published by Mas Temp
Proudly powered by Blogger