pic

Powered by Blogger.

Humas PKS Ikuti Worshop Jurnalistik Pada Rapat Koordinasi

Humas PKS se-Sumatera Barat melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) yang berlangsung pada tanggal 4 - 6 November 2022 di Padang, Senin (5/11) ...

Search This Blog

Latest Post

Kabinet Kerja Rasa PKS

Written By Sjam Deddy on 27 October, 2014 | October 27, 2014


Drama penyusunan kabinet Jokowi-JK berakhir sudah. Ahad (26/10), jelang matahari terbenam, Presiden Jokowi mengumumkan nama-nama menteri yang akan menjadi pembantunya dalam Kabinet Kerja. Dan menariknya, ada rasa PKS di dalamnya.

Ya, meski partai dakwah itu sudah mendeklarasikan sebagai partai diluar pemerintahan, namun ada rasa PKS yang tak terelakkan. Silakan simak baik-baik 34 nama menteri yang disebutkan Jokowi. Tak satupun ada nama ketua umum partai politik. Tidak ada nama Wiranto dan Muhaimin Iskandar, dua orang ketua umum partai pendukung Jokowi-JK yang digadang-gadang akan menjadi menteri.

Ini tentu menjadi sejarah baru dalam pemerintahan setelah selama ini selalu saja ada rangkap jabatan dalam kabinet. Di periode terakhir SBY, tercatat ada Hatta Rajasa, Muhaimin Iskandar, Suryadharma Ali. Mereka menjadi menteri dan di saat yang sama juga menjabat ketua umum partai.

Apa yang dilakukan Jokowi sepertinya terinspirasi dari PKS. Sejak era Presiden Gus Dur hingga SBY, kader-kader PKS yang menjadi menteri tak pernah merangkap jabatan sebagai orang nomor satu di partainya. Bahkan, mereka mengundurkan diri sebagai ketua umum partai seperti yang dilakukan Nur Mahmudi Ismail dan Tifatul Sembiring. Karena itu, saya berani mengatakan bahwa ada rasa PKS di dalam kabinet kerja dengan melihat fakta sejarah.

Kita pun patut memberikan apresiasi kepada Jokowi karena telah memberikan tradisi baru. Dan di tengah nama-nama menteri yang bermasalah, tradisi ini menjadi hal positif dan memberikan secercah asa.

Selamat bekerja kabinet kerja.

Erwyn Kurniawan

posted by @Adimin

Poster Jokowi Belum Dijual di Padang



Pedagang bingkai di Pasar Raya, Padang, Sumatera Barat (Sumbar) belum menjual poster Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Hal itu dikarenakan belum mendapatkan kiriman dari percetakan.

"Setelah Presiden baru dilantik, sudah banyak yang mencari fotonya dalam bentuk poster berbingkai, tapi kami belum punya dan masih menunggu kiriman dari percetakan di Pulau Jawa," kata seorang pedagang bingkai, Armen (67), di Blok A Pasar Raya Padang, Jumat (24/10).

Armen mengakui, tidak bisa menjual foto atau poster bajakan yang bisa diambil melalui internet tersebut karena kualitasnya tidak bagus. Dia takut dikomplain pembeli saat dirinya menjual poster bajakan, karena berbeda dengan foto asli yang sudah lebih dulu beredar di daerah lain terutama di Pulau Jawa.

"Biasanya poster yang asli akan datang setelah pembentukan kabinet, tapi sekarang kabinet belum dibentuk juga," ujarnya.

Pedagang bingkai lainnya, Yusrizal (49) merasakan hal yang sama dan berharap poster yang asli segera datang agar bisa memenuhi kebutuhan konsumen. Yusrizal kini hanya memiliki stok foto mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Boediono di etalase yang sebelumnya dijual Rp 70 ribu sepasang.

"Sudah banyak calon pembeli dari sekolah-sekolah dan kantor-kantor yang bertanya, saya hanya bisa bilang sabar kepada mereka," katanya.

Ia berharap foto presiden baru dan wakilnya bisa segera dicetak dan beredar serta tidak ada pihak yang mempersulit peredaran foto tersebut sehingga harganya terjangkau.

Sementara itu, seorang karyawan perusahaan swasta di Padang, Febrian (32) sudah mencoba mencari di sejumlah toko buku dan toko bingkai di Pasar Raya, namun belum menemukan foto Presiden dan Wakil Presiden yang baru. "Saya sudah disuruh atasan untuk mengganti foto presiden di kantor, tapi fotonya sama sekali tidak ada di Pasar Raya," katanya.

rol

posted by @Adimin

Sumbar Siap Jadi Sentra Peternakan Wilayah Sumatera

Written By Sjam Deddy on 24 October, 2014 | October 24, 2014


Sejalan dengan ditetapkannya Sumatera Barat sebagai salah satu provinsi sentra pengembangan sapi perah di luar Pulau Jawa, Pemprov Sumbar terus mengembangkan peternakan sapi perah di wilayahnya. Saat ini kota yang menjadi sentra pengembangan sapi perah adalah Padang Panjang. Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno, mengatakan selain Kota Padang Panjang, pemprov juga merintis beberapa kabupaten dan kota untuk menjadi sentra.

"Selain Padang Panjang, peternakan sapi perah juga kita kembangkan di beberapa kabupaten dan kota sebagai hinterland. Seperti di Kabupaten Agam, Tanah Datar, Padang Pariaman, Lima Puluh Kota, Payakumbuh, Sawahlunto, dan Solok Selatan,” ungkapnya pada acara puncak Peringatan Bulan Bakti Peternakan dan Kesehatan Hewan Tahun 2014 di Padang Panjang, Rabu (22/10).

Irwan juga menjelaskan bahwa populasi sapi perah di daerah sentra berdasarkan data statistik tahun 2013 sebanyak 1.100 ekor. Kota Padang Panjang sendiri telah melakukan optimalisasi pembibitan dengan tujuan peningkatan kualitas.

“Sedangkan untuk daerah hinterland dilakukan proses penyebaran dan budidaya sapi perah untuk peningkatan jumlah populasi,” terangnya.

Irwan juga menegaskan bahwa kesehatan hewan berkaitan dengan kebijakan pemerintah mengenai perawatan dan pemeliharaan hewan-hewan ternak, sehingga terhindar dari ancaman penyakit, baik menular maupun yang tidak.

“Kesehatan masyarakat sebagai konsumen berkaitan dengan keamanan pangan yang berasal dari hewan ternak. Hal ini sangat penting untuk diperhatikan, mengingat perubahan kultur dan ekonomi masyarakat sangat dinamis. Hingga mengakibatkan terjadinya peningkatan konsumsi pangan asal hewan yaitu daging dan susu,” ungkap Irwan.

Direktur Budidaya Peternakan Kementerian Pertanian, Fauzi Luthan, mengatakan bahwa Bulan Bakti Peternakan dan Kesehatan Hewan merupakan momentum meningkatkan semangat para peternak untuk meningkatkan hasil produksinya. Beberapa kegiatan turun lapangan telah dilakukan, seperti kunjungan ke tempat sapi perah, dan pengembangan beberapa wilayah sebagai sentra selanjutnya.

"Jawa telah lama menjadi sentra. Sekarang waktunya Sumatera juga memiliki sentra tersebut. Kita berharap Sumatera Barat bisa menjadi perintis sentra pengembangan sapi perah di wilayah Sumatera ini. Kita jadikan Sumatera Barat sebagai sentra yang berkualitas, hingga menjadi induk yang dapat menghasilkan bibit-bibit  sentra sapi perah yang berkualitas selanjutnya," jelas Fauzi.

Sementara itu, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Erinaldi, mengatakan bahwa salah satu teknologi dalam pelayanan kesehatan hewan ialah penggunaan Ultrasonografi (USG) untuk mendiagnosa kebuntingan dan penyakit gangguan reproduksi pada sapi. Hal ini membuktikan bahwa jajaran Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Sumbar telah mengimplementasikan kemajuan teknologi dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Harapan kita dengan menggunakan teknologi yang canggih ini akan lebih meningkatkan kualitas pelayanan. Sehingga berdampak positif terhadap pengembangan serta pembangunan peternakan dan kesehatan hewan di Sumbar,” ungkap Erinaldi.

Wawako Padang Panjang, Mawardi, menyampaikan kegiatan bulan bakti dilakukan juga dalam rangka pemeriksaan kesehatan hewan-hewan ternak. Kegiatan yang dilakukan antara lain melakukan vaksinasi hewan secara massal, pemeriksaan hewan bunting, dan sebagainya. Pada kesempatan itu juga diselenggarakan kontes kucing secara nasional.

"Kami berkomitmen bahwa Padang Panjang harus bebas dari rabies. Untuk mendukung itu, kami telah melahirkan Perda Nomor 14/2014 tentang Pencegahan dan Pengendalian Rabies. Perlu diketahui bahwa Puskeswan Kota Padang Panjang menjadi nomor dua terbaik se-Indonesia. Ini adalah motivasi kami untuk terus meningkatkan kualitas pemeliharaan hewan dan peternakan di wilayah Padang Panjang," kata Mawardi.

Ikut hadir pada kesempatan itu Bupati Tanah Datar, Sadiq Pasadique; Kepala Dinas Perkebunan Sumbar, Fajaruddin; serta Kepala Dinas Peternakan Kabupaten/Kota se-Sumatera Barat.

Sumber: Humas Sumbar


posted by @Adimin

PKS akan Berpartisipasi Aktif Dalam Tatanan Pemerintahan


Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Anis Matta mengatakan partainya akan berpartisipasi aktif dalam tatanan pemerintahan. Hal ini ditulisnya dalam akun Twitter @anismatta, Kamis (23/10).

"PKS akan berpartisipasi aktif dlm tatanan pemerintahan ini melalui kader-kader di DPR, DPD dan DPRD. PKS juga tetap berkontribusi melalui kader-kadernya yang menjadi gubernur, walikota, dan bupati," tulis Anis.

Dia juga mengatakan, pemerintah harus segera melakukan kerja-kerja nyata untuk merealisasikan janji-janji kampanyenya.

"Kita harus berjalan terus, pemerintah harus segera bekerja, DPR mengawasi, dalam dinamika yang sehat. Kita harus memberi waktu kepada @jokowi_do2 dan @Pak_JK untuk bekerja, merealisasikan janji-janjinya," tambahnya.

Anis menilai, rakyat juga harus turut mengawasi berjalannya kinerja presiden dan anggota DPR. "Kritik konstruktif dibutuhkan dalam semua sistem demokratis," ujarnya.

Pada akhirnya, tambah Anis, mengelola pemerintahan itu soal mengelola manusia, setiap ide, teori dan agenda akan diuji di lapangan.

"Kita akan melihat bagaimana @jokowi_do2 dan @Pak_JK mengeksekusi ide dan agenda, terutama bagaimana rakyat merasakan hasilnya," imbuhnya.

Lebih lanjut Anis mengajak rakyat Indonesia untuk mensyukuri proses demokrasi yang sudah berjalan lancar ini.

"Besok akan jadi hari baru, dengan tantangan yang baru pula. Semoga Allah selalu meridhoi perjalanan bangsa Indonesia," pungkasnya.

dpp

posted by @Adimin

PKS Ajukan 3 Nama Untuk Bakal Calon Bupati 50 Kota

Written By Anonymous on 23 October, 2014 | October 23, 2014


Pemilihan kepala daerah Kabupaten 50 Kota, bulan Oktober tahun 2015 ini akan segera digelar. Masing-masing partai telah mulai memperkenalkan bakal calon Bupati yang akan di usung, termasuk Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Berdasarkan hasil pemilihan internal yang dilakukan oleh PKS kepada seluruh kader PKS, mencuat 3 nama yang akan diusung sebagai calon Bupati Kabupaten 50 Kota.

"Berdasarkan hasil pemilihan internal kepada suluruh kader, dihasilkan 3 nama yang akan kami usung. 3 nama itu, H. Irsyad Syafar, Lc, M.Ed, Wardi Munir, H. Yos Putra" ujar Wardi Munir, Ketua DPD PKS Kabupaten 50 Kota saat dihubungi KASURAU.com.

Wardi Munir juga menyampaikan, bahwa seluruh calon diberikan kesempatan untuk mengenalkan diri ditengah-tengah masyarakat hingga nanti bakal calon dari PKS tersebut mengerucut menjadi hanya satu bakal calon.

"Kemudian, masing-masing calon diberikan kesempatan untuk memperkalkan diri ke tengah-tengah masyarakat hingga nanti bakal calon mengerucut menjadi satu" tambah Wardi Munir.

Proses pengenalan bakal calon bupati dari PKS ini juga akan dilakukan oleh kader-kader PKS ke tengah-tengah masyarakat tanpa menyebutkan nomor urut, dimana semua calon memiliki kesempatan yang sama. [Fgz/kasurau]


posted by @Adimin

PKS Dukung Kebijakan Maritim Presiden Jokowi

Written By Anonymous on 22 October, 2014 | October 22, 2014


Anggota DPR RI dari Fraksi PKS, Almuzzammil Yusuf mengapresiasi pidato pertama Presiden Jokowi yang menekankan pada pemberdayaan potensi maritim Indonesia untuk kemajuan dan kemakmuran rakyat Indonesia pada sidang pelantikannya di Gedung MPR RI.

“Saya mengapresiasi dan mendukung penekanan pidato Presiden Jokowi pada sektor maritim. Meskipun aspek yang disampaikan beliau tidak banyak tapi kita dapat menangkap konsentrasi Pemerintahan Jokowi kedepan," ujar politisi PKS asal Lampung ini dalam siaran persnya, Senin (20/10/2014).

Menurutnya, sebagai negara kepulauan dengan garis pantai yang panjang, tidak mustahil Indonesia bisa maju dan makmur melalui pemberdayaan potensi laut.

”Ingat panjang garis pantai Indonesia adalah keempat sedunia, lebih dari 90 ribu kilo meter. Kita memiliki luas laut 5,8 juta km2 dan lebih dari 17 ribu pulau. Ini adalah aset sumber daya alam Indonesia yang perlu diberdayakan dan dikelola oleh Pemerintahan Jokowi kedepan,” terangnya.

Konsekuenesinya, lanjut Muzzammil, ke depan perlu ada kebijakan yang masif dalam modernisasi industri strategis dibidang perkapalan sesuai dengan amanat Undang-Undang No. 16 Tahun 2012 Tentang Industri Pertahanan

“Selama ini kita banyak membeli kapal dari luar negeri. Kedepan kita harus memberikan perhatian khusus kepada industri perkapalan dalam negeri sehingga kita dapat memproduksi kapal yang berkualitas dan membelinya untuk keperluan dalam negeri," paparnya.

Oleh karena itu, Muzzammil menyarankan agar para nelayan, lulusan sarjana perkapalan, kelautan, dan pertanian diberikan posisi khusus untuk mendukung kebijakan Pemerintahan Jokowi.

“Disisi lain, TNI dan Polri perlu memperkuat keamanan laut agar bebas dari eksploitasi negara lain,” katanya.

Namun, Muzzammil berharap penekanan pada sisi maritim ini tidak menjadikan Jokowi mengabaikan aspek lain seperti pendidikan, ekonomi, dan kesehatan.

 
“Pak Jokowi tetap perlu memberikan penekanan khusus peningkatan aspek pendidikan, kesehatan, dan ekonomi yang sudah dilakukan oleh Pemerintahan Pak SBY,” pungkasnya.[ds]


posted by @Adimin

Pesta Rakyat, Anis: Apa Makna Dibalik Semua Ini?


Konser Tiga Jari dalam rangkaian acara Perayaan Pelantikan Presiden menjadi salah satu acara utama untuk menghidupkan euforia kegembiraan masyarakat. Konser ini digelar malam hari.

Sekitar pukul 10-an penampilan Arkarna, musisi asal Inggris mengguncang panggung. Konser pun berubah bak Dugem di malam hari.

Diiringi DJ dan padu-padan gemerlap lampu menambah semangat peserta konser untuk berjoget. Lampu berkedap-kedip dengan suara musik yang sangat kencang membuat semua orang semakin bersemangat.

Anis Matta pun menyayangkan aktivitas tersebut. Ia mempertanyakan makna dibalik semua rangkaian acara Perayaan Pelantikan. 

"Apa makna dibalik semua ini?' kata Anis seperti dikutip Republika Online, Selasa (21/10).

Hal ini pun sejalan dengan puisi yang disampaikan Taufiq Ismail, "Bukan Indonesia Hebat yang didapat, tapi Indonesia Laknat".

Disayangkan acara besar ini pun membawa dampak kurang baik bagi lingkungan sekitar. Karena ulah peserta konser yang tidak bertanggung jawab, beberapa area hijau monas pun rusak.

"Banyak pohon palm yang rusak, sampah di buang dimana aja, trus rumput diinjak-injak", ungkap Wawan Sulaeman (24), yang juga mengunjungi Konser Tiga Jari. Menurutnya banyak fasilitas publik yang bisa rusak juga karena ulah orang-orang tersebut.[ds]


posted by @Adimin

Spiritualitas, Kunci Utama PKS Melawan Badai

Buku “Spritualitas kader” menampilkan tujuh pesan dan gagasan penting Anis Matta mengenai kondisi internal PKS



Tugas mempertahankan eksistensi sebuah partai politik dalam kondisi diterpa badai bukan sebuah persoalan mudah untuk seorang pemimpin.

Kondisi inilah yang dialami para pemimpin Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dimana selalu saja ada tekanan hebat dari eksternal dan internal yang menghantui mereka dalam melawan badai “daging sapi”.

Dalam dimensi internal, para pemimpin PKS dituntut harus mampu memotivasi kadernya agar tidak mengalami degradasi mental yang berkepanjangan usai gejolak besar tersebut. Sedangkan sisi eksternal, para pemimpin PKS diharuskan mampu mengembalikan kepercayaan masyarakat luas dan simpatisan parpolnya agar suara partai tidak semakin anjlok dalam pemilihan umum.

Dalam kondisi dihantam badai itu, Anis Matta diberikan kepercayaan memimpin PKS yang kerap dikenal sebagai partai dakwah.

Berbagai tekanan berat yang dihadapi harus mampu dilaluinya sehingga dirinya langsung menitikberatkan perjuangan dengan mengoptimalkan safari dakwah, menemui dan memotivasi para kadernya di daerah agar tidak patah semangat menjalani ujian berat dari Allah Subhanahu Wata’ala.

Pergerakan cepat Anis Matta dijalankan agar kadernya mampu bangkit dari “konspirasi” besar. Hasilnya cukup positif, sebab PKS mampu bertahan dengan perolehan suara 7 % pada Pemilihan Umum Legislatif 2014.

Salah satu kekuataan besar PKS sehingga mampu bertahan dalam kancah perpolitikan nasional adalah kemampuan Anis Matta mengembalikan mentalitas kader PKS. Dengan kemampuan memotivasi, menyampaikan gagasan secara jelas dan sentuhan spritualitas, Anis merangkul semua lapisan struktur kader dan kemudian masyarakat luas agar tetap bersedia mendukung perjuangan partai yang berdiri pada masa reformasi ini. Pendekatan spritualitas dipilih berdasarkan analisis, perlunya setiap kader mengadu kepada Allah atas berbagi peristiwa besar yang menimpa partai ini sebagaimana digariskan Al-Qur’an, Hadits Rasulullah dan Sirah Nabawiyah. Dengan menscaning ruhiyah, diharapkan setiap kader PKS mampu kembali bangkit memperjuangkan kepentingan besar partai dakwah ini di Indonesia.

Secara umum, uraian dalam buku ini cukup menarik untuk dibaca sebab mampu menjelaskan secara utuh bagaimana kondisi kebatinan Anis Matta dalam menghadapi gejolak politik yang ada. Dengan kemampuan narasi dan motivasi yang membakar semangat, Anis hendak menunjukkan kepada kompetitor politiknya, guncangan politik seberat apapun tak akan pernah mampu meruntuhkan PKS.

Sedangkan kepada kadernya, Anis berkali-kali mengingatkan mereka harus percaya, seberat apapun goncangan, badai ataupun turbulensi yang menimpa PKS, partai ini harus tetap berjalan melewati situasi tersebut. Hasilnya, setahun setelah memimpin PKS, partai ini mampu mencapai angka maksimal 7& sekaligus menjungkirbalikkan pandangan banyak pengamat yang meyakini partai ini akan “habis”
Buku “Spritualitas kader” menampilkan tujuh pesan dan gagasan penting Anis Matta mengenai kondisi internal PKS dan bagaimana posisi PKS dalam menyikapi situasi kekinian global seperti fenomena Arab Spring. Tujuh gagasan itu saling bersinergis dan menekankan pada aspek spritualitas sehingga keyakinan kader PKS akan kemenangan dakwah dari Allah tetap terjaga. Dalam tulisan “Faktor Kekuataan Dakwah” Anis menekankan bagaimana spritualitas yang ditandai kedekatan kepada Allah adalah kunci kemenangan dalam berpolitik. Sedangkan dalam “Seni Menciptakan Karakter Manusia” dan “Paradigma Kemenangan” Anis meyakini, faktor manusia yang mampu berfikir dan bermentalitas pemenang, akan berkorelasi positif dalam kemenangan PKS. Semua diperkuat dalam empat pesan lainnya, bahwa kepercayaan penuh kepada Allah akan membawa setiap kader berfikir Allah punya cara sendiri memenangkan dakwah Islam

hdy

posted by @Adimin

Susunan Struktur FPKS DPRD Kota Padang

Written By Sjam Deddy on 21 October, 2014 | October 21, 2014


Alhamdulillah telah ditetapkan pimpinan DPRD Kota Padang dan struktur Fraksi PKS DPRD Kota Padang sebagai berikut :
Wakil Ketua DPRD Kota Padang  : Drs. Muhidi, MM
Ketua Fraksi PKS DPRD Padang  : Muharlion, S.Pd.
Sekretaris Fraksi DPRD Padang   : Djunaidy Hendry, ST
Fraksi PKS telah membangun koalisi dengan beberapa fraksi di DPRD yaitu  Gerindra, PPP, Demokrat, Nasdem = 24 kursi. 

Mari kita dukung kerja dan kinerja para wakil rakyat kita, dengan cara memberi masukan dan menjalin komunikasi yang efektif


posted by @Adimin

Anis Matta : Berikan Jokowi Kesempatan Utk Memenuhi Janjinya



Presiden PKS, Anis Matta, mengimbau kepada seluruh rakyat Indonesia untuk memberikan kesempatan kepada Presiden Jokowi melaksanakan janji yang pernah diutarakannya.

“Mari beri kesempatan kepada beliau melaksanakan itu semua,” imbuhnya, saat diwawancarai stasiun TV swasta, di Jakarta, Senin (20/10)

Dia menyatakan semua ide, gagasan, konsep, dan janji – janji, harus dilaksanakan di lapangan. Ketika itu terjadi, maka tentu Jokowi dan jajarannya di pemerintahan akan bersentuhan dengan rakyat, dengan manusia.

Namanya mengelola manusia tentu ada trial dan error. “Tapi tentu tidak bisa jika error terus yang terjadi. Ini akan menjadi sorotan,” imbuh Anis.

Pihaknya akan berdiri bersama koalisi merah putih (KMP) untuk menjadi penyeimbang. PKS, menurutnya akan menjadi penyeimbang. Selama program Jokowi prorakyat tentu akan mendapat dukungan. “Kamipun akan mendukung,” imbuhnya.

Namun sebaliknya, bila program yang dijalankan bertentangan dengan semangat prorakyat, maka akan dikritisinya.

ROL 

posted by @Adimin

Membumikan Adab Pergaulan Muslim

Written By Sjam Deddy on 20 October, 2014 | October 20, 2014

Salah satu pergaulan sesama Muslim, adalah menghadirkan niat untuk saling menyenangkan



MANUSIA sebagaimana makhluk hidup ciptaan Allah subhanahu Wata’ala butuh yang sosialisasi. Dalam sosialisasi manusia bisa saling berinteraksi dan di sanalah tercipta yang namanya pergaulan.

Dengan kata lain, Islam memiliki aturan pergaulan yang tidak saja akan memberikan kenyamanan antara satu dengan yang lain, tetapi juga mendatangkan ketentraman hati dan kebaikan kehidupan baik dunia maupun akhirat.

Di bawah ini adalah beberapa pergaulan dalam Islam.

Saling Salam
Umumnya manusia akan sulit memulai komunikasi dalam sebuah pergaulan, utamanya bila tidak ada hal penting yang ingin disampaikan. Akan tetapi Islam memberikan panduan bagaimana memulai sebuah interaksi, sehingga baik ada kepentingan atau tidak, dengan mengamalkan ajaran ini, keakraban akan segera terjalin dengan baik.

“Apabila kamu saling berjumpa maka saling mengucap salam dan bersalam-salaman. Dan, bila berpisah maka berpisahlah dengan ucapan istighfar.” (HR. Ath-Thahawi).

Berdasar hadits tersebut, tentu akan sangat baik jika setiap Muslim mengamalkan hal ini sebagai bagian dari gaya hidupnya. Sebab, selain akan memudahkan dalam proses interaksi, sosialisasi dan pergaulan, ucapan salam dan berjabat tangan juga bisa menghapuskan dosa.

“Apabila dua orang Muslim saling berjumpa lalu berjabatan tangan dan mengucap “Alhamdulillah” dan beristighfar maka Allah Azza wajalla mengampuni mereka.” (HR. Abu Dawud).

Senyum

Islam menempatkan senyum ini bukan sebagai amalan pelengkap. Tetapi justru sangat mulia dan dianjurkan untuk terus dilakukan, terutama bila bertemu dengan saudara seiman. “Senyummu ke wajah saudaramu adalah shodaqoh” (Mashabih Assunnahi).

Selain bernilai shodaqoh, senyum dalam tinjauan medis juga memberikan dampak positif yang sangat luar biasa bagi kesehatan jiwa raga seorang Muslim. Sebaliknya, Muslim yang jarang tersenyum dan mudah cemberut serta marah akan sangat rentan terhadap serangan berbagai penyakit yang membahayakannya.

Oleh karena itu, tebarlah senyum terhadap saudara seiman dengan penuh keikhlasan. Selain akan mendatangkan pahala, kesehatan, insya Allah juga akan terus memupuk tali persaudaraan terhadap sesama, sehingga abadilah tali silaturrahim kita dengan saudara seiman.

Menyenangkan

Dalam pergaulan dengan sesama Muslim, hal yang penting untuk diperhatikan adalah bagaimana menghadirkan niat untuk saling menyenangkan. Saling menyenangkan di sini tentu dalam koridor syariah dan dimaksudkan untuk sama-sama menjaga tali silaturrahim. Hal ini penting untuk diamalkan, karena Allah sangat menyukai Muslim yang dalam pergaulannya, senantiasa ingin menyenangkan saudaranya.

“Amal perbuatan yang paling disukai Allah sesudah yang fardhu (wajib) ialah memasukkan kesenangan ke dalam hati seorang Muslim.” (HR. Ath-Thabrani).

Menyenangkan di sini bisa dengan cara saling memberi hadiah, bertegur sapa via teknologi, sekiranya lama tidak berjumpa, atau bisa juga dengan saling memberikan motivasi untuk terus semangat dalam menjalani hidup di atas landasan iman dan Islam, dan lain sebagainya.

Saling Menyadarkan

Setelah saling menyenangkan, dalam pergaulan dengan sesama Muslim, kita juga harus saling menyadarkan. Sebagaimana yang Allah jelaskan di dalam Al-Qur’an.


وَالْعَصْرِ
إِنَّ الْإِنسَانَ لَفِي خُسْرٍ
إِلَّا الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ



 “Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian,kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal sholeh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran.” (QS. Al-‘Ashr [103]: 1 – 3).

Dan, perbuatan saling menyadarkan, utamanya dalam kebenaran dan kesabaran serta dalam kebaikan dan ketakwaan (QS. Al-Maidah [5]: 2) adalah termasuk perbuatan yang sangat baik di sisi-Nya.

“Tiga perbuatan yang termasuk sangat baik, yaitu berdzikir kepada Allah dalam segala situasi dan kondisi, saling menyadarkan satu sama lain, dan menyantuni saudara-saudaranya.” (HR. Addailami).

Jangan Hina

Setelah kebaikan di atas berhasil kita amalkan, langkah berikutnya yang tidak kalah penting dalam adab pergaulan adalah jangan sampai menghina saudara seiman. Sebab, perbuatan menghina termasuk perbuatan buruk dan terkategori kejahatan.
 
Rasulullah Shallallahu alayhi wasallam bersabda, “Cukup jahat orang yang menghina saudaranya.” (HR. Muslim).

Tentu, masih banyak lagi dalil ataupun panduan tentang bagaimana adab dalam pergaulan. Akan tetapi, sedikit dari uraian ini akan semakin mendorong kita semua sebagai Muslim untuk lebih beradab dalam pergaulan.

Sudah pasti, tidak ada manusia sempurna, juga tidak mungkin dalam setiap pergaulan kita bertemu dengan orang yang selalu bisa memuaskan kita. Dan, sekalipun ada yang menyakiti hai kita, kita harus kuat dengan rela untuk memaafkannya. Sebab, Islam memerintahkan kita untuk sabar dan terus menjalin tali silaturrahim dengan saudara seiman.
 
Dengan demikian, mari amalkan adab pergaulan Islam ini dengan baik, insya Allah masalah dalam pergaulan akan senantiasa menguatkan iman, persaudaraan dan ketentraman dalam jiwa raga kita bersama. Bahkan, lebih dari itu, insya Allah kita akan banyak menemukan kemudahan dalam kesulitan, baik dalam urusan dunia maupun akhirat. Wallahu a’lam


posted by @Adimin

Pesan

More on this category »

Popular Post

 
Support : Creating Web | PKS Padang | Mas Temp
Copyright © 2011. PKS KOTA PADANG - All Rights Reserved
Template Created by PKS Padang Published by Mas Temp
Proudly powered by Blogger