Powered by Blogger.
Humas PKS Ikuti Worshop Jurnalistik Pada Rapat Koordinasi
Humas PKS se-Sumatera Barat melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) yang berlangsung pada tanggal 4 - 6 November 2022 di Padang, Senin (5/11) ...
Search This Blog
Latest Post
April 27, 2016
posted by @Adimin
Fraksi PKS Terima Aduan Ribuan TKI Terkena PHK dari UNIMIG
Written By Anonymous on 27 April, 2016 | April 27, 2016
Jakarta (26/4) - Fraksi PKS DPR RI hari ini, Selasa (26/4), menerima aduan dari Aliansi Buruh Migran Internasional (UNIMIG) atas ribuan korban Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang mengalami Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) di Perusahaan Group Bin Laden.
Aduan tersebut diterima oleh Anggota Komisi IX DPR RI Adang Sudrajat bersama dengan beberapa Tenaga Ahli Fraksi yang membidangi persoalan buruh, dan hubungan luar negeri.
“Ada 3000 lebih warga Indonesia yang saat ini mengalami PHK dan belum menerima gaji sejak Januari 2016 kemarin di Perusahaan Bin Laden. Jika masing-masing mereka digaji per bulan sebesar 1.100 hingga 1.400 real dan tunjangan sebesar 2.000 real, maka per bulan mereka mendapatkan sekitar 7 juta rupiah dalam rupiah,” jelas aktivis UNIMIG Solihul.
Selain itu, Solihul juga menjelaskan bahwa kasus PHK massal TKI yang berada di Arab Saudi bukan terjadi karena adanya kasus jatuhnya Crane yang menimpa ribuan jama’ah haji pada Bulan September 2015. Melainkan, sudah terjadi sejak bulan puasa, yaitu pada Bulan Juni 2015
“Sehingga, memang kami akui banyak proyek Perusahaan Bin Laden yang bermasalah atas dasar audit dari Kementerian Keuangan Arab Saudi,” tambah Solihul.
Menanggapi aduan tersebut, Adang meminta UNIMIG segera berkirim surat ke Komisi IX dan Komisi I DPR RI untuk meminta adanya Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU). Komisi I berkaitan dengan hubungan bilateral negara Indonesia dengan Arab Saudi.
“Sedangkan, Komisi IX juga akan memanggil pihak PPTKIS dan pihak asuransi Jasindo yang telah menelantarkan TKI di sana. Sudah banyak TKI kita yang overstayer dan diabaikan hak-haknya. Jangan sampai, bertambah karena persoalan ini,” tambah Adang.
Diketahui, selain menerima aduan dari UNIMIG ini, Fraksi PKS DPR RI juga menerima kunjungan dari SMA IT Al-Kahfi Bogor dalam rangka Hari Aspirasi. Kunjungan sekitar 80 (delapan puluh) pelajar tersebut diterima oleh Wakil Ketua Komisi X DPR RI Fikri Faqih dan Anggota Komisi X DPR RI Mustafa Kamal. [pks.id]
posted by @Adimin
Label:
Berita Fraksi,
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
April 27, 2016
Sumber: Liputan6.com
posted by @Adimin
3 Pesan Habibie di Acara Milad PKS
Jakarta - Presiden ke-3 RI Bacharuddin Jusuf Habibie menghadiri acara puncak Milad ke-18 Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Hotel Kartika Chandra, Jakarta.
Dalam kesempatan itu, Habibie yang didaulat menyampaikan kuliah umum mengingatkan PKS untuk tetap konsisten dalam memperjuangkan kepentingan rakyat.
Sebagai partai berlandaskan dakwah, dia berpesan agar PKS tetap berdakwah memberikan ilmu yang bermanfaat kepada masyarakat.
"Politik itu harus melihat undang-undang dan aturan main, supaya wawasan dalam ilmu pengetahuan bisa dinikmati oleh seluruh bangsa, khususnya dapat dinikmati seluruh umat manusia," ujar Habibie, Minggu (24/4/2016).
Mantan Menteri Riset dan Teknologi di era Orde Baru itu juga memberikan tiga poin penting yang perlu dipahami pengurus PKS dalam menjalankan setiap tugas yang diberikan. Pertama, agar kader PKS terus bekerja keras demi kepentingan rakyat.
Kedua, perlunya rasionalitas dalam bekerja. Kemudian yang ketiga, bekerja secara profesional sesuai bidang masing-masing.
"Dan yang penting adalah kita menyelesaikan tugas yang diberikan kepada kita sebaik-baiknya, tugas apa saja," ucap Habibie.
Dia juga menilai, di antara partai politik yang ada saat ini, PKS dianggap sebagai partai yang cukup konsisten sejak didirikan 18 tahun lalu. "Saya rasa dia (PKS) konsisten memihak kepentingan rakyat," tegas Habibie.
Dalam kesempatan itu, Habibie juga memberikan wejangan agar adanya sinergitas antara agama, budaya dengan perkembangan teknologi. Menurutnya, peran agama sangat mempengaruhi produktivitas seseorang dalam membuat suatu karya dalam tiap bidang yang digeluti.
"Budaya itu harus bersinergi dengan agama., tidak cukup hanya terampil dibidangnya, berisnergi agama, budaya, iptek dan keterampilan. Maka produktivitas meningkat. Dan Anda bisa menjadi unggul jika diberi kesempatan untuk menyelesaikan masalah kompleks," ucap Habibie.
Selain menyampaikan kuliah umum, Habibie juga mendapatkan penghargaan dari PKS sebagai Tokoh Muslim Negarawan Republik Indonesia. Penghargaan tersebut diberikan Presiden PKS Sohibul Iman.
posted by @Adimin
Label:
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
April 26, 2016
Sumber: Republika.co.id
posted by @Adimin
BJ Habibie Raih PKS Award Utama
Written By Anonymous on 26 April, 2016 | April 26, 2016
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memberikan penghargaan kepada beberapa tokoh nasional dan masyarakat atas kiprah pelayanan dan pengabdian mereka kepada bangsa dan negara. Dari deretan tokoh penerima PKS Award, beberapa di antaranya Presiden ketiga RI Burhanuddin Jusuf Habibie dan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol Budi Waseso.
PKS menganugerahi BJ Habibie dengan PKS Award Utama sebagai tokoh muslim dan negarawan yang telah memberikan sumbangsih besar terhadap pembangunan dan kemajuan bangsa dan negara. Komjen Pol Budi Waseso dinilai sebagai tokoh pelopor gerakan nasional Indonesia bebas narkoba. BNN di bawah kepemimpinan mantan Kabareskrim Polri ini mencapai prestasi gemilang dalam pemberantasan narkoba.
Penganugerahan PKS Award dilakukan dalam Puncak Milad ke-18 PKS di Hotel Kartika Chandra, Jakarta, Sabtu (24/4). Habibie juga didaulat menjadi pembicara utama pada sesi leadership talk dalam acara tersebut.
Dalam siaran pers PKS pada Senin, (25/4), disebutkan, selain Habibie dan Budi Waseso, PKS Award juga diberikan kepada 6 tokoh lainnya, yaitu DR Warsito Purwotaruno (Tokoh Inovasi Teknologi), Ami Suharsa (Tokoh Pelopor Peduli Lingkungan), Muhammad Alwani (Tokoh Pembedayaan Masyarakat dan Nelayan), Indra Asih (Tokoh Kader Akhwat Produktif), Khairul Anam (Tokoh Kader Ikhwan Produktif), dan Alm Ustazah Yoyoh Yusroh (Tokoh Ibu Teladan, diwakili putrinya bernama Asma Karimah).
Puncak Milad ke-18 PKS di Hotel Kartika Chandra dihadiri pimpinan pusat PKS, antara lain Ketua Majelis Syuro (MS) Salim Segaf Al Jufrie, Wakil Ketua MS Hidayat Nur Wahid, Presiden Sohibul Iman, Sekjen Mustafa Kamal, Ketua MPP Suharna Surapranata, dan Ketua Dewan Syariah Pusat (DSP) Surahman Hidayat.
Selain itu, hadir juga Wakil Ketua DPR RI Ledia Hanifa Amalia, Wakil KEtua DPD RI Farouk Muhammad, Gubernur Jawa Barat Ahamd Heryawan, Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno, Sekjen PKB Abdul Kadir Karding, dan Ketua PAN Yus Usman Sumanegara.
-----
keterangan foto: (kiri) Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman, Presiden RI ke-3 BJ Habibie, Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf, Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid
posted by @Adimin
Label:
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
April 26, 2016
posted by @Adimin
Benahi Pasar Satelit, Pasar Banda Buek Target Selanjutnya
PADANG – Usai membenahi Pasar Raya Padang serta pasar satelit Lubuk Buaya, kali ini pasar satelit lain dibidik untuk dibenahi. Bidikan Pemerintah Kota Padang mengarah kepada Pasar Banda Buek. “Pasar Banda Buek akan dibenahi dalam dua tahun ini,” kata Walikota Padang, H. Mahyeldi Dt Marajo saat berdialog dengan warga dalam program “Jumat Keliling” di Masjid Darul Ulum, Perumahan Unand Blok B di Limau Manih Selatan, Kecamatan Pauh, Jumat (22/4).
Hal ini ditegaskan Walikota setelah seorang jamaah, Azwar, menanyakan kapan dilakukan pembenahan di Pasar Banda Buek. Sebab, sejak dulu hingga sekarang, kawasan Pasar Banda Buek kerap macet. Karena pedagang di pasar tersebut tumpah hingga memakan badan jalan.
Kepala Dinas Pasar, Endrizal yang hadir dalam dialog itu memastikan bahwa untuk membenahi Pasar Banda Buek tak perlu berlama-lama. Menurutnya, pembenahan dilakukan pada tahun 2016 ini.
“Satu bulan ke depan kita mulai bangun Pasar Banda Buek,” ungkapnya di depan seluruh jamaah.
Rencananya, pedagang yang kini berjualan di sepanjang tempat parkir di halaman pasar akan dipindahkan ke lantai dua. Sehingga lahan parkir bisa dimanfaatkan sebagai tempat parkir kendaraan pengunjung pasar. “Dengan kita melakukan ini tentu akan mengurai kemacetan selama ini,” ujar Endrizal.
Dalam dialog dengan jamaah itu, cukup banyak pertanyaan yang dilontarkan jamaah. Walikota bersama Kepala SKPD di lingkup Pemko Padang menjawab setiap pertanyaan. Nampak hadir diantaranya Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan, Afrizal Khaidir, Kepala BPKA, Syahrul, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Fatriarman, Kepala Dinas Koperasi dan UKM, Yunisman, Kasatpol PP, Firdaus Ilyas, Kepala Dinas Pernakbunhut, Dian Fakhri, Kabag Kesra, Al Amin, Kabag Humas dan Protokol, Mursalim, serta anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, Rahmat Shaleh.
Walikota juga mengimbau kepada lurah dan camat untuk membuat kesepakatan dengan tokoh masyarakat, niniak mamak, cadiak pandai dan lainnya. Kesepakatan itu diharapkan dituangkan kepada “Piagam Kesepakatan”.
"Saat ini banyak yang menggunakan badan jalan saat menggelar ‘baralek’. Begitu juga orgen tunggal yang menampilkan penyanyi eksotis. Kita harapkan dengan ‘Piagam Kesepakatan’ itu tidak terjadi hal demikian di daerah ini,” imbau Walikota. [humas dan protokol kota padang]
posted by @Adimin
Label:
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
April 25, 2016
posted by @Adimin
Pesan Habibie untuk PKS
Written By Anonymous on 25 April, 2016 | April 25, 2016
Jakarta (24/4) - Presiden ke-3 RI BJ Habibie menyampaikan pesan kepada PKS untuk memperhatikan output budaya yang bersinergi dengan iman dan takwa.
"Anda itu harus mengalami proses pembudayaan nilainya, outputnya, iman dan takwa," ujar Habibie saat menyampaikan "Leadership Talks" pada acara puncak Milad ke-18 PKS di Ballroom Kartika Chandra Jakarta, Ahad (24/4/2016)
Namun menurutnya, hal tersebut tidak cukup. Ada satu aspek penting yang acapkali terlupakan.
"Tidak cukup. Anda harus tampil dibidangnya. Sehingga bersinergi budaya, agama, dan keterampilan," paparnya.
Tidak hanya itu, Habibie secara eksplisit menyampaikan kepada seluruh peserta yang hadir (kader PKS, red), terutama kepada para pejabat agar memperjuangkan Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia.
"Pimpinan dimanapun anda berada, perjuangkan supaya SDM Indonesia unggul. Semua barang yang anda manfaatkan, mulai dari kapal terbang, cangkir, gelas, apapun juga, itu harus karya bangsa kita sendiri," terangnya.
Habibie juga mengingatkan agar sebagai partai politik jangan mengejar kekuasaan, melainkan bagaimana caranya tiap keluarga yang kita pimpin semangat memberi manfaat di sekitarnya.
"Tidak mungkin anda operasi tapi tidak punya prasarananya. Saya juga bilang anda menguasai infrastruktur politik. Anda pimpin bangsa, untuk secara damai meningkatkan kesejahteraan agar tiap keluarga menjadi mata air yang siap bersaing. Anda tidak akan dapat itu kalau kejar kekuasaan," pungkas Habibie.
Keterangan Foto: Presiden RI ke-3 BJ Habibie
posted by @Adimin
Label:
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
April 25, 2016
posted by @Adimin
Sohibul Iman Ungkap Tiga Tantangan PKS Pada Usia 18 Tahun
Jakarta (24/4) -- PKS genap berusia 18 tahun sejak dilahirkan 20 April 1998 silam. Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman mengungkapkan, dalam usia 18 tahun ada banyak yang sudah dilalui partai yang dilahirkan oleh rahim reformasi ini.
Secara umum, Sohibul Iman mencatat ada tiga tantangan besar PKS sebagai partai politik pada usianya yang sekarang.
Pertama, papar Sohibul, ada tantangan pada aspek prosedural. Tata aturan atau prosedur partai politik dalam berkontestasi di Indonesia harus diikuti PKS sebagai entitas demokrasi.
"Pertama, aspek prosedural. Baik itu prosedur ketika pilkada, ketika pilpres dan alhamdulillah kita sudah menjalankan dengan baik," kata Sohibul Iman dalam pidato politik memperingati Milad 18 PKS di Hotel Kartika Chandra, Jakarta Selatan, Ahad (24/4/2016).
Sohibul Iman mewanti-wanti para kader agar jangan sampai berhenti dan terjebak dalam hal- hal prosedural semata.
Selanjutnya ada tantangan dalam aspek subtansial. Di Indonesia, demokrasi belum berjalan secara substantif. Ia mengatakan masih maraknya politik uang menjadi tantangan tersendiri demokrasi di Tanah Air.
"Kedua, aspek substansial. Di demokrasi kita masih terjadi marak money politic. Hal ini terjadi disebabkan lemahnya substansi," kata Sohibul.
Ketiga, lanjut Sohibul, tantangan yang meski dilihat adalah aspek institusional. Institusional di Indonesia, ungkap Sohibul, kerap tidak konsisten atau ajeg. Institusi apapun termasuk politik hanya sering melihat larangan-larangan dibanding keluwesan berbalut aturan dan disiplin.
"Ibaratnya kita lebih sering mikir soal lampu merah padahal ada lampu hijau, ujar dia.
Salah satu masalah institusional yang nampak adalah munculnya raja-raja kecil di daerah. "Bahasa saya muncul local bisa," ujar Sohibul.
Ia menilai saat ini praktik otonomi daerah tak sejalan dengan cita-cita yang dirumuskan. Ia menilai masih ada kegamangan dalam penerapan otonomi daerah.
"Kita masih memiliki kegamangan, kita harus menerima konsekuensi dari otonomi," ucapnya. [pks.id]
------
keterangan foto: Presiden PKS M Sohibul Iman saat memberikan pidato dalam acara tasyakuran Milad ke 18 PKS di Hotel Kartika Chandra, Jakarta, Ahad (24/4/2016). Foto: Tyarin/RPF
posted by @Adimin
Label:
SEPUTAR PKS,
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
April 25, 2016
posted by @Adimin
PKS Teken MoU dengan BNN Luncurkan Gerakan Keluarga Indonesia Bebas Narkoba
Jakarta (24/4)-- PKS menjalin nota kesepahaman (MOU) dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk meluncurkan gerakan Keluarga Indonesia Bebas Narkoba.
Penandatanganan nota kesepahaman ini dilakukan oleh Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman dengan Kepala BNN Komjen Pol Budi Waseso di tengah acara Tasyakuran Milad ke-18 PKS di Ballroom Hotel Kartika Chandra, Jakarta, Ahad (24/4/2016).
Selain menandatangani nota kesepahaman dengan BNN, PKS juga menganugerahkan PKS Award kepada Komjen Pol Budi Waseso sebagai pelopor gerakan Indonesia Bebas Narkoba.
Sebelumnya, ribuan kader dan pengurus DPP PKS mengkikrarkan Deklarasi Keluarga Indonesia Bebas Narkoba dalam acara Gerak Jalan Sehat Milad 18 PKS.
Menggandeng Badan Narkotika Nasional (BNN), PKS ingin mewujudkan keluarga Indonesia yang jauh dari pengaruh narkoba.
Sekjend PKS Mustafa Kamal menyampaikan tiga poin isi deklarasi Keluarga Indonesia Bebas Narkoba. Pertama, PKS mendukung sepenuhnya Badan Narkotika Nasional (BNN) dalam upaya pencegahan dan pemberantasan tindak penyalahgunaan narkoba. "Serta memberangus peredaran gelap narkoba," papar Mustafa Kamal.
Selanjutknya PKS siap menjadi pelopor keluarga Indonesia bebas narkoba dan membantu BNN sebagai pegiat antinarkoba.
Terakhir, papar Mustafa, mendukung penuh aparat hukum melakukan tindakan tegas terhadap pelaku tindak penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.
Dalam rangkaian gerak jalan sehat, nampak kader PKS antusias melakukan tes urine yang digelar atas kerjasama PKS dan BNN. [pks.id]
------
keterangan foto: Presiden PKS M Sohibul Iman dan Kepala BNN Komjen Pol Budi Waseso menandatangani MoU untuk meluncurkan gerakan Keluarga Indonesia Bebas Narkoba. (Foto: Tyarin)
posted by @Adimin
Label:
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
April 25, 2016
posted by @Adimin
Presiden ke-3 RI BJ Habibie dan Kepala BNN Budi Waseso Terima PKS Award
Jakarta (24/4) - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memberikan penghargaan kepada beberapa tokoh nasional dan masyarakat atas kiprah pelayanan dan pengabdian mereka kepada bangsa dan negara. Dari deretan tokoh penerima PKS Award, beberapa di antaranya Presiden ke-3 RI Bacharuddin Jusuf Habibie dan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol Budi Waseso.
PKS menganugerahi BJ Habibie dengan PKS Award Utama sebagai tokoh muslim dan negarawan yang telah memberikan sumbangsih besar terhadap pembangunan dan kemajuan bangsa dan negara. Sementara Komjen Pol Budi Waseso dinilai sebagai tokoh pelopor gerakan nasional Indonesia bebas narkoba. BNN di bawah kepemimpinan mantan Kabareskrim Polri ini mencapai prestasi gemilang dalam pemberantasan narkoba.
Penganugerahan PKS Award dilakukan dalam Puncak Milad ke-18 PKS di Hotel Kartika Chandra, Jakarta, Sabtu (24/4/2016). Habibie juga didaulat menjadi pembicara utama pada sesi leadership talk dalam acara tersebut.
Selain Habibie dan Budi Waseso, PKS Award juga diberikan kepada 6 tokoh lainnya, yaitu DR Warsito Purwotaruno (Tokoh Inovasi Teknologi), Ami Suharsa (Tokoh Pelopor Peduli Lingkungan), Muhammad Alwani (Tokoh Pembedayaan Masyarakat dan Nelayan), Indra Asih (Tokoh Kader Akhwat Produktif), Khairul Anam (Tokoh Kader Ikhwan Produktif), dan Almh. Ustazah Yoyoh Yusroh (Tokoh Ibu Teladan, diwakili putrinya bernama Asma Karimah).
Puncak Milad ke-18 PKS di Hotel Kartika Chandra dihadiri pimpinan pusat PKS, antara lain Ketua Majelis Syuro (MS) Salim Segaf Al Jufrie, Wakil Ketua MS Hidayat Nur Wahid, Presiden Sohibul Iman, Sekjen Mustafa Kamal, Ketua MPP Suharna Surapranata, dan Ketua Dewan Syariah Pusat (DSP) Surahman Hidayat. Selain itu, hadir juga Wakil Ketua DPR RI Ledia Hanifa Amalia, Wakil KEtua DPD RI Farouk Muhammad, Gubernur Jawa Barat Ahamd Heryawan, Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno, Sekjen PKB Abdul Kadir Karding, dan Ketua PAN Yus Usman Sumanegara.
Hadir juga beberapa kalangan intelektual seperti Doktor Ilmu Politik dari Universitas Indonesia Valina Singka, pengamat politik HS Dillon, dan Indonesianis dari Australian National University (ANU). [pks.id]
------
keterangan foto: Presiden PKS M Sohibul Iman didampingi Ketua MS PKS Habib Salim Segaf Al Jufri dan Waka MS Syuro PKS Hidayat Nur Wahid menyerahkan PKS Award kepada BJ Habibie, Jakarta, Kamis (24/4/2016). Foto: Ruli Renata/RPF
posted by @Adimin
Label:
SEPUTAR PKS,
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
April 24, 2016
posted by @Adimin
Perjalanan Lahirnya PKS Terefleksi dalam Tarian Tradisional
Written By Anonymous on 24 April, 2016 | April 24, 2016
Jakarta (24/6) - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menggelar puncak tasyakuran Milad ke 18 di Hotel Kartika Chandra, Jakarta, Ahad (24/4/2016) siang.
Ketua Panitia Milad 18 PKS Ahmad Ru'yat mengatakan salah satu nikmat adalah nikmat usia. PKS, papar Ru'yat, sudah 18 tahun mewarnai Indonesia. Dalam perjalanannya tentu ada kekurangan dan kelebihan.
"18 tahun mengokohkan berkhidmat untuk rakyat. Tentu masih ada yang perlu kami perbaiki," ujar dia.
Dalam puncak tasyakuran, PKS menampilkan perjalanan lahirnya sebagai anak kandung reformasi lewat sajian pentas tari tradisional bertajuk 'PKS untuk Indonesia'.
Sajian tari dari Sanggar Seni Putri Galuh, Bogor tersebut berkisah tentang awal mula reformasi yang diawali kerusuhan di tengah masyarakat.
Lalu tarian menuju cerita krisis multidimensi yang semakin dalam. Yang pada akhirnya terjadi pergantian kekuasaan dan terbukanya kesempatan berdirinya partai politik baru.
PKS turut berdiri bersama gerakan rakyat sebagai anak kandung reformasi dan kini berdiri guna berkhidmat untuk rakyat.
Sebelumnya dalam rangkaian Milad 18 PKS, digelar Simposium Perempuan, Dialog Langsung dengan Nelayan Muara Angke, Gerak Jalan Sehat dan Deklarasi Keluarga Bebas Narkoba, Grand Final Lomba Baca Kitab Kuning Nasional dan Puncak Tasyakuran yang diisi Leadership Talk oleh Presiden RI ke-3 BJ Habibie dan PKS Award. [pks.id]
posted by @Adimin
Label:
SEPUTAR PKS,
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
April 24, 2016
posted by @Adimin
Ini Tiga Ikrar PKS Dukung Keluarga Indonesia Bebas Narkoba
| Foto: Ratih Handayani/RPF DKI |
Jakarta (24/4) -- Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menggelar gerak jalan sehat yang diikuti ribuan kader dalam rangkaian peringatan Milad ke-18 PKS, Ahad (24/4/2016) di Lapangan Kebon Jeruk, Jakarta Barat.
Selain jalan sehat, ribuan kader dan pengurus DPP PKS mengkikrarkan Deklarasi Keluarga Indonesia Bebas Narkoba.
Menggandeng Badan Narkotika Nasional (BNN), PKS ingin mewujudkan keluarga Indonesia yang jauh dari pengaruh narkoba.
Mustafa menyampaikan tiga poin isi deklarasi Keluarga Indonesia Bebas Narkoba. Pertama, PKS mendukung sepenuhnya Badan Narkotika Nasional (BNN) dalam upaya pencegahan dan pemberantasan tindak penyalahgunaan narkoba. "Serta memberangus peredaran gelap narkoba," papar Mustafa Kamal.
Selanjutknya PKS siap menjadi pelopor keluarga Indonesia bebas narkoba dan membantu BNN sebagai pegiat antinarkoba.
Terakhir, papar Mustafa, mendukung penuh aparat hukum melakukan tindakan tegas terhadap pelaku tindak penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.
Dalam rangkaian gerak jalan sehat, nampak kader PKS antusias melakukan tes urine yang digelar dengan kerjasama PKS dan BNN.
Selain gerak jalan sehat, rangkaian Milad ke-18 PKS juga diisi dengan Grand Final Lomba Baca Kitab Kuning Nasional serta Tasyakuran Puncak Milad di Hotel Kartika Chandra, Jakarta.
Dalam gelaran puncak milad tersebut, Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman akan menyampaikan pidato politiknya disambung leadership talk dari Presiden RI ke-3, BJ Habibie.
Sekretaris Jenderal (Sekjend) DPP PKS Mustafa Kamal memimpin ribuan kader membacakan deklarasi tersebut. [pks.id]
posted by @Adimin
Label:
SEPUTAR PKS,
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
April 24, 2016
posted by @Adimin
Lomba Kitab Kuning, Upaya PKS Kembangkan Khazanah Intelektual Islam
Jakarta (24/4) – Sebagai puncak perayaan Milad ke-18, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), hari ini, Minggu pagi (24/4) menyelenggarakan Lomba Baca Kitab Kuning PKS yang masuk ke babak grand final, di Kantor DPP PKS, Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan.
Riuh rendah suara hadroh Al-Asjaad Wal Arwah dari Condet, lantunan ayat suci Al-Quran, Hymne Indonesia Raya, hingga Mars PKS, turut mewarnai pembukaan lomba yang dihadiri para finalis beserta pendamping pesantren dari 14 (empat) belas provinsi se-Indonesia ini.
Dalam sambutannya, Ketua Fraksi PKS DPR RI Jazuli Juwaini menegaskan PKS adalah partai yang menaruh perhatian tinggi terhadap pengembangan tradisi khazanah Intelektual Islam. Oleh karena, menurut Jazuli, Kitab Kuning yang menjadi tradisi di kalangan pesantren di nusantara ini adalah karya Ilmuwan Islam dari banyak negara.
“Dengan demikian, Kitab Kuning ini menjadi sumber ilmu dan rujukan bagi seluruh Umat Islam, termasuk Umat Islam di Indonesia. Salah satunya Kitab Fathul Muín yang dilombakan, karya Syekh Ahmad Zainuddin bin Abdul Aziz Al-Mabari Al-Malibari Al-Fananni Asy-Syafií,”jelas Jazuli di hadapan ratusan hadirin yang hadir.
Oleh karena itu, dengan adanya lomba Baca Kitab Kuning ini, Jazuli berharap para santri dan generasi muda pada umumnya, terdorong untuk memasyarakatkan tradisi membaca kitab klasik tersebut di tengah masyarakat, sebagai salah satu cara menghargai karya ulama.
“PKS ingin generasi muda di Indonesia menekankan rasa cintanya terhadap ulama dan ilmu-ilmu klasik Islam. Bahwa ulama punya peran penting dalam menjadi mata rantai ajaran Rasululloh. Al-Ulama warosatul anbiyaa. Sehingga, PKS memberi tempat bagi para ulama salafush sholih dalam peta bumi intelektual Islam di Indonesia,” jelas alumnus Fakultas Syariah LIPIA ini.
Dari beberapa tamu yang hadir, tampak wakil dari PBNU KH Al-Faroji, beberapa pimpinan dan Anggota Fraksi PKS DPR RI, yaitu Sukamta (Sekretaris Fraksi), Iskan Qolba Lubis (Wakil Ketua Fraksi Bidang Kesejahteraan Rakyat), Hermanto, dan sebagainya; Pimpinan DPTP PKS, yaitu Presiden PKS Mohammad Sohibul Iman, Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Aljufri, dan Sekjend PKS Mustafa Kamal.
Hadir pula tiga orang juri, yaitu KH Syuhada Syarkun (Pesantren Salafiyah Tebuireng, Jawa Timur), KH Ahzami Samiun Jazuli (Pengasuh Yayasan Pendidikan Darul Hikmah, Jati Asih, Bekasi, Jawa Barat), dan KH Muslih Abdul Karim (Pengasuh Ponpes Baitul Quran, Depok, Jawa Barat). [pks.id]
posted by @Adimin
Label:
SEPUTAR PKS,
TOKOH,
TOPIK PILIHAN






