Powered by Blogger.
Humas PKS Ikuti Worshop Jurnalistik Pada Rapat Koordinasi
Humas PKS se-Sumatera Barat melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) yang berlangsung pada tanggal 4 - 6 November 2022 di Padang, Senin (5/11) ...
Search This Blog
Latest Post
July 12, 2013
Oleh : Asdeddy Syam
Berpikir Lurus
Written By PKS Men on 12 July, 2013 | July 12, 2013
Berpikir
adalah suatu keniscayaan yang terjadi pada manusia. Dengan berpikir manusia
dapat menilai berbagai bentuk sistem nilai yang ada. Dengan berpikir jualah
yang membedakan manusia dengan makhluk lain di dunia ini. Berpikir adalah
proses bekerjanya organ tubuh manusia yang disebut otak, dengan cara
menganalisa sistem nilai dan logika, dengan mengolah data-data yang tersimpan
di memory manusia, dimana data-data tersebut didapatkan bisa dari empiris, latar
belakang pendidikan, norma-norma, aturan-aturan dsb, sehingga dari data-data tersebut akan menghasilkan
kualitas berpikir dan akan men- dapatkan suatu kesimpulan pemikiran yang
diharapkan sesuai dengan standar kebenaran. Tetapi proses berpikir yang akan
menghasilkan kualitas pikir yang baik bukanlah suatu hal yang mudah. Karena banyak manusia dalam proses
berpikirnya seringkali terjebak dengan pola-pola berpikir yang telah ada
sebelumnya (data yang tidak valid, opini-opini, doktrin, dogma, dll) yang berbersumber
dari imej, empiris, ataupun
kesimpulan-kesimpulan lain yang telah tersimpan di memory otak, yang
belum tentu benar, sehingga mem- pengaruhi proses berpikir atau alur berpikir itu
sendiri. Yang mengakibatkan kerancuan dalam proses berpikir, yang akhirnya akan
menghasilkan kesimpulan pemikiran yang kurang atau tidak benar. Untuk itu
diperlukan suatu metode berpikir yang
dapat membantu manusia dalam melakukan proses berpikir yang benar yang sesuai
dengan kaidah ilmu scholastik (Logika Lurus).
Suatu contoh hasil pembentukan pemikiran yang banyak
terjadi dimasyarakat, kita perhatikan banyak sekali manusia yang menjadi publik figur, dijadikan standar atau acuan dari
suatu produk, yang belum atau tidak sesuai dengan latar belakang keahlian
ataupun profesi dari publik figur tersebut. Contohnya, seorang artis/aktor
dijadikan standar dalam membentuk keluarga yang harmonis, produk kesehatan,
menjadi pengamat politik dadakan ataupun yang lainnya, yang tidak ada sangkut
pautnya dengan latar belakang profesinya dan bidangnya, padahal dia hanyalah
seorang bintang film/aktor, yang belum tentu dia mempunyai keahlian dibidang
tersebut, sehingga masyarakat kita memandang bahwa publik figur tersebut yang
patut dijadikan contoh. Atau contoh lain kerancuan berfikir, dalam hal
keagamaan sering jika kita jumpai seorang wanita berjilbab
(baca busana muslim) melakukan hal-hal yang bertentangan dengan
norma-norma yang berlaku di masyarakat ataupun agama, maka sebagian masyarakat
kita mempunyai pikiran dan memvonis bahwa percuma saja wanita tersebut
berjilbab sedangkan perbuatannya tidak mencerminkan dari pakaian dan jilbabnya.
Padahal bila kita mau mengkaji lebih
jauh tentang hal tersebut diatas maka
kita temukan suatu kerancuan berpikir yang tidak sesuai dengan logika berpikir
yang lurus atau metode berpikir yang lurus. Yang sebenarnya adalah tidak ada
hubungannya antara perbuatan dirinya (yang tidak sesuai norma) dengan pemakaian
jilbab tersebut. Karena jilbab merupakan
perintah agama juga, seperti sholat, puasa, dan lain-lain yang merupakan
perintah Allah swt. Bila seseorang
berjilbab tapi dia melakukan dosa lain,
contohnya mencuri, maka dia tetap mendapat dosa mencuri tapi dia tetap mendapat
pahala memakai jilbab. Untuk itu kita harus waspada terhadap pemikiran pemikiran
yang membentuk opini menyesatkan. Sehingga
pemikiran tersebut menghasilkan opini atau stigma yang sangat tidak sehat
dipandang dari sudut logika yang lurus,
yaitu seorang wanita berjilbab haruslah seorang wanita yang suci,
sempurna, yang tidak pernah melakukan dosa & kesalahan. Akibat yang
ditimbulkan dari pemikiran tersebut adalah : bila seorang wanita (mendapat
hidayah) ingin berjilbab, didalam dirinya masih akan timbul pikiran apakah dia
sudah pantas berjilbab karena dalam pikiran bawah sadarnya mereka merasa belum
‘SUCI’, sehingga HIDAYAH tersebut
tidak jadi dia laksanakan. Padahal
didunia ini tidak ada manusia yang “suci”, karena manusia yang baik adalah
bukan manusia yang tidak pernah melakukan kesalahan, tapi adalah manusia yang
bila dia merasa berbuat salah dan dia ingat dengan kesalahannya atau ada yang
mengingatkan maka dia bertaubat dan memperbaiki kesalahannya itu seperti dalam
Qur'an surat Ali Imran135
Dan
(juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau Menganiaya diri
sendiri, mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka
dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain dari pada Allah? dan mereka
tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengetahui.
Satu contoh lagi adalah pemikiran
dari JIL (Jaringan Islam Liberal) yang menyatakan bahwa semua agama adalah
sama, dan tidak perlu mengklaim bahwa agamanyalah yang paling benar. Pemikiran
seperti ini timbul karena mereka (JIL) tidak menguasai metode berpikir yang benar, sehingga menghasilkan
output berpikir yang keblinger bin jahil bin sesat. Pertanyaannya
adalah, apakah mereka (JIL) memeluk Islam, karena mereka yakin bahwa Islam
adalah yang paling benar (karena mengingat mereka adalah kaum pemikir dan
terpelajar) diantara semua keyakinan yang ada atau mereka ber Islam karena
kebetulan orang tua mereka beragama Islam. Kalau jawabannya yang pertama
berarti mereka menabrak pemikiran mereka sendiri. Kalau jawabannya yang kedua
maka jelas sudah, bahwa hanya begitulah kualitas keIslaman mereka (JIL).
Untuk itu sebaiknya jika kita berpikir dan mengambil suatu
kesimpulan harus memerlukan kehati-hatian dan ketelitian. Berpikir dalam hal
apapun juga, yang sesuai dengan ilmu-ilmu dan aturan/kaidah logika yang lurus,
yang bisa kita peroleh dengan cara banyak membaca, merenung, bertadabbur, tafakkur
dll. Karena sampai saat ini (dengan makin majunya IPTEK) dan detik ini semakin
terbukti bahwa Islam adalah agama Universal,
logis dan realistis. Mudah mudahan kita mendapatkan hidayah-NYA setiap
saat.
Akhir kata marilah kita coba pikirkan dan renungkan
(tadabbur) makna dari doa yang sering kali kita dengar yaitu “Ya Allah ya
tuhan kami, perlihatkan bahwa yang benar itu benar ya Allah, dan berilah kami
kekuatan untuk mengikutinya, dan perlihatkan juga kepada kami bahwa yang batil
itu batil, dan berilah kami kekuatan untuk menjauhinya, dan hanya kepada-Mu
kami berserah diri”
السَّلَامُ
عَلَى مَنْ اتَّبَعَ الْهُدَى
Oleh : Asdeddy Syam
Label:
OASE,
TOPIK PILIHAN
July 12, 2013
Sebelum 22 MARET 1946, negara-negara di luar Indonesia dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tidak mau ikut campur urusan Indonesia karena dianggap sebagai masalah dalam negeri Belanda.
- See more at: http://salam-online.com/2013/03/atas-desakan-ikhwanul-muslimin-mesir-menjadi-negara-pertama-mengakui-kemerdekaan-indonesia.html#sthash.pt3zzRP7
Salam
posted by @Adimin
Negeri Ini Berhutang Budi pada Ikhwanul Muslimin
Atas Desakan Ikhwanul Muslimin,
Mesir Jadi Negara Pertama Akui Kemerdekaan Indonesia
Sebelum
tanggal 22 MARET 1946 Indonesia selalu diklaim Belanda sebagai masalah
dalam negeri negara penjajah itu. Belanda tetap mengklaim Indonesia
sebagai wilayah jajahannya.
Sebelum 22 MARET 1946 belum lengkap syarat negara Indonesia secara de
jure walaupun secara de facto Indonesia sudah berdiri sejak 17 Agustus
1945.Sebelum 22 MARET 1946, negara-negara di luar Indonesia dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tidak mau ikut campur urusan Indonesia karena dianggap sebagai masalah dalam negeri Belanda.
Sebelum 22 MARET 1946, dunia internasional
belum mau mengurusi masalah Indonesia walaupun terjadi peperangan di
Indonesia dan banyak korban jiwa.
Sebelum 22 MARET 1946, delegasi Indonesia seperti Sutan Sjahrir, Haji
Agus Salim, Soedjatmoko, LN Palar, tidak boleh masuk ke Sidang Majelis
Umum PBB.- See more at: http://salam-online.com/2013/03/atas-desakan-ikhwanul-muslimin-mesir-menjadi-negara-pertama-mengakui-kemerdekaan-indonesia.html#sthash.pt3zzRP7
Sebelum tanggal 22 MARET 1946 Indonesia selalu
diklaim Belanda sebagai masalah dalam negeri negara penjajah itu. Belanda tetap
mengklaim Indonesia sebagai wilayah jajahannya.
Sebelum 22 MARET 1946 belum lengkap syarat
negara Indonesia secara de jure walaupun secara de facto Indonesia sudah
berdiri sejak 17 Agustus 1945.
Sebelum 22 MARET 1946, negara-negara di luar
Indonesia dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tidak mau ikut campur urusan
Indonesia karena dianggap sebagai masalah dalam negeri Belanda.
Sebelum 22 MARET 1946, dunia internasional
belum mau mengurusi masalah Indonesia walaupun terjadi peperangan di Indonesia
dan banyak korban jiwa.
Sebelum 22 MARET 1946, delegasi Indonesia
seperti Sutan Sjahrir, Haji Agus Salim, Soedjatmoko, LN Palar, tidak boleh
masuk ke Sidang Majelis Umum PBB
Apa yang terjadi pada 22 Maret 1946? Itu adalah
tanggal ketika ada sebuah negara mengakui kemerdekaan Indonesia untuk pertama
kalinya. Negara itu adalah Mesir. Bahkan setahun sebelum kemerdekaan
diproklamirkan, Palestina, melalui Mufti Besarnya, Syaikh Muhammad Amin
Al-Husaini sudah menyatakan dukungannya untuk Indonesia.
Pada 6 September 1944, Radio Berlin berbahasa
Arab menyiarkan ‘ucapan selamat’ dari Syaikh Amin Al-Husaini ke seluruh dunia
Islam untuk mendukung kemerdekaan Indonesia.
Sejak Mesir dan Palestina mengakui dan
mendukung kemerdekaan Indonesia, negara-negara di Timur Tengah berduyun-duyun
mengakui kemerdekaan Indonesia. Bukan hanya itu, India pun kemudian mengikuti
langkah Mesir dan Palestina.
Selain kepiawaian Haji Agus Salim untuk melobi
negara-negara Timur Tengah, juga karena dukungan dari gerakan-gerakan Islam di
Timur Tengah pada umumnya dan Mesir pada khususnya.
Berawal dari Mansur Abu Makarim, seorang
informan Indonesia yang bekerja di Kedutaan Belanda di Kairo, Mesir yang
membaca di Majalah Vrij Netherland yang memberitakan bahwa Negara Indonesia
sudah memproklamirkan kemerdekaannya, kemudian memberitahukannya kepada
koran-koran dan radio di Mesir.
Rakyat Mesir dan anggota-anggota organisasi
Islam menyambut gembira. Koran-koran dan radio Mesir mengatakan bahwa ini
adalah awal kebangkitan di dunia Islam. Juga dinyatakan ini adalah awal dari
kemerdekaan negara-negara di dunia Islam untuk terbebas dari belenggu
penjajahan negara-negara Barat.
Pada 16 Oktober 1945 sejumlah ulama di Mesir
dan Dunia Arab dengan inisiatif sendiri membentuk ‘Lajnatud Difa’i'an
Indonesia’ (Panitia Pembela Indonesia). Ikhwanul Muslimin yang berpusat di
Mesir dan dipimpin oleh Hasan Al Banna saat itu menjadi unsur utama gerakan
ini.
Sejak itu Ikhwanul Muslimin sering mengadakan
demo besar-besaran mendesak pemerintah Mesir untuk mengakui kemerdekaan
Indonesia. Para kelasi kapal yang bekerja di kapal-kapal Inggris banyak yang
melakukan pemogokan bahkan berhenti bekerja dan mengajukan tuntutan kepada
pemerintah Inggris supaya berhenti membantu Belanda
Bahkan ada mahasiswa Indonesia yaitu Mohammad
Zein Hassan yang bekerja di kapal Inggris di Tunisia, berhenti bekerja di kapal
Inggris itu dan berjalan kaki dari Tunisia ke Mesir.
Ketika ditanya kenapa ia berjalan kaki sejauh
itu, Zein Hassan menjawab, “Seluruh perusahaan transportasi dari Tunisia ke
Mesir adalah milik Inggris dan ulama-ulama di Mesir mengharamkan bekerjasama
dengan Inggris yang membantu Belanda menghalang-halangi kemerdekaan Indonesia!”
Saat itu Ikhwanul Muslimin juga membuka ruang
seluas-luasnya bagi mahasiswa-mahasiswa Indonesia di Mesir untuk menulis
tentang kemerdekaan Indonesia di koran-koran dan majalah milik Ikhwan.
Ketika terjadi pertempuran Surabaya 10
November 1945 dan banyak koran Indonesia memberitakan, Ikhwanul Muslimin dan
gerakan Islam lainnya mengadakan shalat ghaib berjamaah di banyak tempat di
Mesir.
Atas desakan ikhwanul Muslimin dan gerakan
Islam lainnya akhirnya Negara Mesir di bawah pimpinan Raja Farouk ketika itu
mengakui kemerdekaan Indonesia pada 22 Maret 1946. Setelah itu pemerintah Mesir
mengirimkan utusan khususnya yang membawa surat pengakuan itu untuk menemui
Presiden Soekarno di ibukota RI, Yogyakarta
Ini adalah perjuangan berat karena saat itu
Indonesia diblokade Belanda. Perlu keberanian dan keterampilan khusus seperti
John Lie untuk menembus blokade Belanda (lihat tulisan penulis di http://sejarah.kompasiana.com/2011/02/04/pahlawan-nasional-dari-etnis-tionghoa-refleksi-imlek-2011/).
Ketika Belanda melakukan agresi militer
pertama pada 1947, para buruh anggota Ikhwanul Muslimin sering mencegat
kapal-kapal Belanda di Terusan Suez yang saat itu dinyatakan milik
internasional.
Ketika kapal Belanda Volendam mendarat di Port
Said, beberapa motor boat yang dikendarai buruh pelabuhan dan anggota-anggota
Ikhwanul Muslimin, mengelilingi kapal itu dan mencegah kapal-kapal lain
mendekat dan menyuplai air minum untuk kapal Belanda tersebut.
Pemerintah Mesir juga menyalurkan bantuan
lunak berupa uang kepada pemerintahan Indonesia yang kas-nya masih kosong.
Sungguh sebuah bantuan yang sangat berarti. Hal ini kemudian diikuti oleh
negara-negara Timur Tengah lainnya.
Jadi
Peran Mesir yang dipelopori oleh Ikhwanul Muslimin sangatlah besar dan berarti
buat Indonesia. Maka, sangatlah wajar kalau pemerintah dan rakyat Indonesia
saat ini membantu Mesir dan Palestina dalam menyelesaikan masalah mereka karena
hubungan historis yang sangat kuat. Di Mesir juga ada Jalan Ahmad Soekarno yang
diambil dari nama Presiden Pertama Republik Indonesia
Salam
posted by @Adimin
Label:
TOPIK PILIHAN
July 11, 2013
posted by @A.history
Mengharmonikan Perbedaan Refleksi Awal Ramadhan
Written By Unknown on 11 July, 2013 | July 11, 2013
Perbedaan dalam menentukan awal ramadhan 1434 H akhirnya terjadi juga, pemerintah melalui menteri agama RI menetapkan bahwa awal ramadhan jatuh pada hari Rabu 10 Juli 2013. Disisi lain Muhammadiyah telah menetapkan 1 ramadhan hari Selasa 9 Juli 2013. Terlepas dari perdebatan tentang metodologi dan dalil syar’inya, yang jelas di tengah-tengah masyarakat perbedaan tersebut telah menimbulkan satu polemik tentang siapa yang punya otoritas untuk di taati dalam konteks penetapan 1 Ramadhan 1434 H ini.
Seringnya terjadi perbedaan baik dalam menetapkan awal Ramadhan maupun 1 Syawal, telah melahirkan satu sikap kearifan lokal terhadap masyarakat. sehingga perbedaan tidaklah disikapi sebagai suatu hal yang melahirkan perpecahan tetapi semakin menumbukan sikap tasamuh beragama terutama dalam hal-hal yang bersifat mutaghayyirat.Dialektika yang harmoni ditengah-tengah masyarakat dalam menyikapi perbedaan awal ramadhan setidak-tidaknya memberikan ruang yang nyaman bagi kaum muslimin untuk lebih memaksimalkan energi posisitifnya guna meraup sebanyak-banyak kebaikan yang ada pada bulan ramadhan.
Keharmonian perbedaan awal ramadhan kali ini bisa kita temukan dari kebijakan yang diambil oleh pengurus mesjid dan mushalla untuk memberikan hak yang sama kepada masyarakat yang memilih berpuasa menurut keyakinan masing-masingserta diberikan fasiltas yang sama untuk melaksanakan shalat taraweh.Keharmonian perbedaan awal berpuasa juga terjadi dalam sebuah keluarga, dimana seorang ayah yang berpuasa mengikuti keputusan pemerintah harus berbeda dengan anak dan istrinya yang lebih tenang mengikuti keputusan Muhammadiyah dalam menentukan awal ramadhan.
Dalam Islam, perbedaan merupakan sunnah kauniyah yang telah ditakdir Allah Swt. Perbedaan warna kulit, ras dan agama merupakan hal yang tak bisa dihindari. Bahkan upaya yang ini menyeragamkan adalah perbuatan yang bertentangan dengan Firman Allah Swt. "Jikalau Tuhanmu menghendaki, tentu Dia menjadikan manusia umat yang satu, tetapi mereka senantiasa berselisih pendapat. Kecuali orang-orang yang diberi rahmat oleh Tuhanmu. Dan untuk itulah Allah menciptakan mereka. (QS Huud 118-119).
Ramadhan telah mendidik ummat Islam untuk menghargai perbedaan. Karena perbedaan itu, akan menemukan persamaan ketika kita saling mencintai. Perbedaan itu, akan menemukan kesempurnaan saat kita saling memahami. Perbedaan itu, akan menemukan tujuan ketika kita mampu memaknainya dengan bijak. (*)
Drs. Muhidi, MM
Ketua DPD PKS Kota Padang
posted by @A.history
Label:
HIKMAH,
Hikmah Ramadhan,
KIPRAH KAMI,
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
July 11, 2013
posted by @A.history
Pengamat Pendidikan : Buku Bermuatan pornografi Hrs Ditarik
Jakarta - Pengamat pendidikan Arief Rahman mengatakan buku pelajaran yang bermuatan pornografi harus segera ditarik dari peredaran dan diproses menurut hukum yang berlaku.
"Buku tersebut harus ditarik, penerbit maupun penulisnya harus diproses mengikuti hukum yang berlaku," ujar Arief di Jakarta, Kamis.
Pernyataan Arief tersebut menyikapi beredarnya buku paket pelajaran Bahasa Indonesia untuk kelas VI yang mengandung unsur pornografi di SDN Polisi IV dan Gunung Gede.
Buku terbitan CV Graphia Buana itu merupakan cetakan pertama Maret 2013 dengan judul "Aku Senang Belajar Bahasa Indonesia" untuk SD/MI kelas VI.
Pada halaman 55-60 terdapat kisah cerita berjudul "Anak Gembala dan Induk Serigala". Namun di dalamnya terdapat kutipan yang kalimat-kalimatnya vulgar. Kalimat yang terdapat di dalam buku tersebut tidak layak dibaca oleh peserta didik. Karena dalam tulisan tersebut mengisahkan tentang pekerja seks.
Beredarnya buku paket Bahasa Indonesia ini telah membuat resah para orang tua murid.
"Sebelum buku tersebut digunakan sebagai buku pelajaran, biasanya dibaca dahulu oleh lembaga perbukuan nasional yang ada di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Namun masalahnya, terkadang guru tersebut ada yang berinisiatif menggunakan buku pelajaran sendiri," jelas dia.
Selain itu, kata Arief, guru harus menjadi benteng terakhir dalam proses belajar-mengajar. Menurut dia, sebelum mengajar, guru harus terlebih dahulu membaca buku tersebut.
"Jika ada materi yang tidak cocok, seharusnya guru mencoretnya dan tidak diajarkan," kata Arief.
Tahun lalu buku pelajaran SD yang bermuatan pornografi juga beredar di Jakarta. [antara]
posted by @A.history
Label:
TOPIK PILIHAN
July 11, 2013
JAKARTA -- Kasus beredarnya buku pelajaran Bahasa Indonesia untuk anak SD yang memuat cerita bernuansa pornografi kembali terjadi. Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPR pun menyesalkan kejadian tersebut dan menyayangkan kinerja Kemendikbud yang kembali kecolongan dalam kasus ini.
Anggota Komisi X dari Fraksi PKS DPR, Surrahman Hidayat mendesak Kemendikbud untuk menarik buku pelajaran tersebut. Dia juga meminta agar segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap proses penerbitan buku. "Saya sangat menyesalkan kejadian ini, kenapa kasus seperti ini selalu terjadi berulang-ulang. Ini jelas tidak boleh di diamkan," ujar Surrahman dalam rilisnya, Kamis (11/7).
Menurutnya, Kemendikbud harus segera perbaiki alur penerbitan buku pelajaran dengan ketat. Kemendikbud harus bisa melakukan pengawasan ekstra karena hal ini bisa membahayakan para siswa.
Ketua Dewan Syariah Pusat (DSP) PKS ini berharap Kemendikbud beserta BSNP (Badan Standar Nasional Pendidikan) dan Puskurbuk (Pusat Kurikulum Perbukuan) segera berkoordinasi dan melakukan evaluasi cermat dan detail.
"Agar segera diketahui di mana letak kesalahan proses. Sehingga kasus seperti ini selalu terjadi berulang-ulang dan harus ada sanksi yang tegas atas keteledoran semacam itu," ujarnya.
Baru-baru ini beredar di dua sekolah Bogor, SDN Polisi dan SDN Gunung Gede buku Bahasa Indonesia untuk kelas 6 SD yang mengandung kalimat vulgar. Di halaman 57 buku pelajaran tersebut, ada kisah seorang perempuan yang bekerja sebagai seorang PSK di kota akibat masa lalunya yang kelam. [ROL]
posted by @A.history
Kemendikbud Kecolongan Soal Buku Ajar Bernuansa Pornografi
JAKARTA -- Kasus beredarnya buku pelajaran Bahasa Indonesia untuk anak SD yang memuat cerita bernuansa pornografi kembali terjadi. Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPR pun menyesalkan kejadian tersebut dan menyayangkan kinerja Kemendikbud yang kembali kecolongan dalam kasus ini.
Anggota Komisi X dari Fraksi PKS DPR, Surrahman Hidayat mendesak Kemendikbud untuk menarik buku pelajaran tersebut. Dia juga meminta agar segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap proses penerbitan buku. "Saya sangat menyesalkan kejadian ini, kenapa kasus seperti ini selalu terjadi berulang-ulang. Ini jelas tidak boleh di diamkan," ujar Surrahman dalam rilisnya, Kamis (11/7).
Menurutnya, Kemendikbud harus segera perbaiki alur penerbitan buku pelajaran dengan ketat. Kemendikbud harus bisa melakukan pengawasan ekstra karena hal ini bisa membahayakan para siswa.
Ketua Dewan Syariah Pusat (DSP) PKS ini berharap Kemendikbud beserta BSNP (Badan Standar Nasional Pendidikan) dan Puskurbuk (Pusat Kurikulum Perbukuan) segera berkoordinasi dan melakukan evaluasi cermat dan detail.
"Agar segera diketahui di mana letak kesalahan proses. Sehingga kasus seperti ini selalu terjadi berulang-ulang dan harus ada sanksi yang tegas atas keteledoran semacam itu," ujarnya.
Baru-baru ini beredar di dua sekolah Bogor, SDN Polisi dan SDN Gunung Gede buku Bahasa Indonesia untuk kelas 6 SD yang mengandung kalimat vulgar. Di halaman 57 buku pelajaran tersebut, ada kisah seorang perempuan yang bekerja sebagai seorang PSK di kota akibat masa lalunya yang kelam. [ROL]
posted by @A.history
Label:
TOPIK PILIHAN
July 11, 2013
posted by @A.history
Ramadhan Bulan Pembentukan Karakter | Oleh: Gubernur Sumbar Irwan Prayitno
Pernahkah kita memperhatikan tingkah laku hewan ternak? Ayam, misalnya. Hanya butuh waktu beberapa hari saja melatihnya. Maka ia segera tahu dimana kandang yang harus dia tuju, dan segera setiap sore tanpa diperintah lagi dia akan pulang dan masuk ke kandangnya.
Mereka juga tahu dimana tempat makannya. Mereka juga tahu memilih makanan yang baik dan bermanfaat bagi tubuh mereka dan menghindari makanan yang akan mencelakakan mereka.
Banyak contoh-contoh hewan yang memperlihatkan kepatuhannya dengan memberikan latihan pembiasaan terhahap mereka. Burung beo misalnya, setelah dilatih, ia segera bisa mengucapkan salam kepada setiap ada tamu yang datang. Beo juga senang dan tak lupa mengucapkan kata selamat pagi kepada tuannya saat memberinya makan setiap pagi.
Kucing juga demikian, ia tidak akan buang kotoran sembarangan setelah dilatih, dan selalu menimbun kotorannya dengan tanah. Hal itu selalu ia lakukan dengan teratur. Begitu juga anjing, kuda, burung merpati, gajah, ikan lumba-lumba dan banyak lagi contoh hewan lain yang bisa dilatih dengan cara pembiasaan dan kebiasaan itu selalu melekat dalam diri mereka dan takkan pernah mereka lupakan selamanya.
Mungkin itu pula yang diinginkan Allah kepada manusia di bulan Ramadhan. Puasa melatih dan membiasakan manusia menahan lapar dan dahaga di siang hari selama sebulan penuh. Seharusnya kebiasaan itu bisa melatih manusia agar tidak makan dan minum secara berlebihan, melatih manusia untuk mengendalikan nafsu makannya secara berlebihan. Kita tahu bahwa makan berlebihan dan tidak terkendali akan menimbulkan berbagai penyakit berbahaya seperti obesitas, hipertensi, diabetes melitus, asam urat, jantung koroner dan lain-lainnya.
Puasa juga melatih manusia untuk menjaga sikap dan perbuatan dan perkataan mereka agar melakukan hal-hal yang baik. Sikap dan perbuatan yang baik tentu memberikan nilai tambah yang baik bagi orang lain. Menjaga ucapan dan perkataan yang baik tentu saja menyenangkan bagi orang lain tidak menimbulkan sakit hati dan tidak merugikan orang lain. Sebaliknya sikap tersebut menimbulkan simpati kepada mereka pelakunya. Subhanallah, sungguh mulia agama Islam. Allah sebagai Khaliq Maha Tahu dengan apa yang terbaik untuk umatnya.
Kesimpulannya, jika dalam bulan Ramadhan, selama sebulan penuh kita benar-benar berlatih untuk mengendalikan makan-minum, hawa nafsu, maka di akhir Ramadhan dan seterusnya seharusnya sudah terlihat hasil dan perubahannya. Jika selama sebulan penuh kita berlatih untuk melakukan shalat, termasuk shalat malam (qiyamulail), seharusnya di akhir Ramadhan seharusnya ada perubahan dan perbaikan. Bulan selanjutnya seharusnya ada perubahan, kita seharusnya sudah terbiasa melakukan shalat wajib, shalat sunat serta shalat malam. Jika hewan bisa dilatih dan dibiasakan seharusnya manusia sebagai makhluk yang paling mulia dan dilengkapi dengan akal dan fikiran bisa melakukannya secara lebih baik.
Jika selama bulan Ramadhan kita melatih sikap dan perkataan yang baik secara serius dan sungguh-sungguh, maka setelah berlatih sebulan penuh seharusnya sikap tersebut terus tertanam dalam diri kita dan mejadi perilaku sehari-hari. Selanjutnya jika terus dibina dan terus diperbaiki maka ia akan menjadi karakter kita seumur hidup.
Jika semua perubahan dan perbaikan itu tidak kita peroleh dan tidak kita upayakan selama bulan Ramdhan, maka benar apa yang dikuatirkan Nabi Muhammad SAW akan jadi kenyataan: “tidak ada yang dapat mereka peroleh setelah selama bulan penuh berpuasa kecuali sekedar merasakan haus dan lapar”. Sungguh sayang dan rugi jika kesempatan “berlatih” sekali setahun tersebut tidak kita manfaatkan sebaik mungkin. Semoga kita tidak termasuk orang-orang yang merugi tersebut. Amin…
[Haluan 9 Juli 2013]
posted by @A.history
Label:
Ramadhan,
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
July 11, 2013
posted by @A.history
Ramadhan Bulan Cinta, PKS Gelar Pasar Rakyat Nasional
Jakarta - Bulan Ramadhan 1434 H disambut gempita seluruh elemen bangsa Indonesia. Tak luput Partai Keadilan Sejahtera (PKS) turut menyemarakkan Ramadhan dengan pelbagai kegiatan.
Mengambil tema ‘Ramadhan Bulan Cinta’, PKS ingin menjadikan bulan suci ini sebagai bulan perbaikan dan kepedulian kepada sesama.
“Tahun ini tahun cinta kepada Al-Quran,” ungkap Ahmad Zainuddin, Lc Ketua Bidang Pembangunan Umat (BPU) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKS, Rabu (10/7)
Zainuddin menghimbau kepada kader PKS untuk memanfaatkan keistimewaan bulan Ramadhan. Kader PKS dan keluarga harus memaksimalkan bulan istimewa ini dengan banyak ibadah kepada Allah SWT.
Anggota Komisi X DPR RI ini juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan ibadah baik ibadah kepada Sang Pencipta maupun ibadah sosial. “Saling tolong menolong serta meningkatkan kesabaran dalam menghadapi beban,” ujarnya.
Lebih lanjut, Zainuddin mengatakan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi menjadi beban bagi warga karena diikuti kenaikan harga sembako. Kenaikan ini diprediksi akan terjadi hingga menjelang lebaran. Untuk itu PKS akan menggelar program nasional pasar rakyat dan pembagian ta’jil kepada pengguna jalan di seluruh Indonesia selama Ramadhan.
Selain itu silaturahim ke tokoh-tokoh nasional menjadi agenda untuk memperkokoh ukhuwah. “Sementara program lokal kami serahkan ke struktur daerah yang lebih mengerti kondisi wilayah,” tukasnya. [dakwatuna]
posted by @A.history
Label:
Ramadhan,
SEPUTAR PKS,
TOPIK PILIHAN
July 10, 2013
posted by @A.history
Puasa Mencegah Korupsi | Oleh: Gubernur Sumbar Irwan Prayitno
Written By Unknown on 10 July, 2013 | July 10, 2013
Menyimak berita utama yang menghiasi berbagai media massa belakangan ini ternyata korupsi masih merupakan masalah besar dan mengkuatirkan di negara kita. Tema isu marak dibahas dan mencuat dimana-mana, baik di daerah maupun di tingkat pusat, saling tuding menuding hingga tak jelas lagi mana yang benar-benar terjadi dan mana yang sekedar fitnah dan intrik politik.
Seseorang dikatakan korupsi jika hak yang dia ambil melebihi dari hak yang seharusnya dia terima. Sedangkan korupsi timbul akibat keinginan (wants) seseorang jauh melebihi kebutuhannya (needs). Kenapa seseorang terlibat korupsi, kenapa seseorang mengumbar hasrat keinginannya (wants) melebihi dari kebutuhannya? Jawabannya adalah karena mereka tak mampu mengendalikan diri dan hawa nafsunya. Gaya hidup yang berlebihan membuat orang tergoda untuk menimbun harta dengan cara apapun.
Jika demikian masalahnya, maka puasa (shaum) bisa dijadikan salah satu terapi pencegahan dini kasus korupsi. Misi utama puasa adalah mengendalikan hawa nafsu. Puasa mengajarkan umat Islam untuk menahan diri, mengendalikan hawa nafsu, merasakan penderitaan orang lain yang kelaparan serta mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Godaan hawa nafsu memang merupakan godaan paling berat bagi manusia. Gaya hidup yang makin metropolis dan serba instan membuat manusia sering tergoda. Kebutuhan dan kemampuan mereka hanya untuk membeli mobil kijang, tetapi keinginan mereka adalah mobil merek Hummer. Karena tak mampu mengendalikan hawa nafsu, mereka lalu menghalalkan segala cara. Maka terjadilah korupsi.
Seperti diungkapkan Nabi Muhammad SAW, banyak perang besar yang telah dilalui beliau bersama para sahabat, termasuk perang badar. Tapi sebenarnya perang yang paling besar adalah perang melawan hawa nafsu.
Puasa adalah salah satu wadah latihan untuk perang melawan hawa nafsu. Saat puasa kita dilatih untuk mengekang hawa nafsu, untuk tidak makan dan minum serta hal-hal yang membatalkan puasa dari imsak sampai waktu buka. Selain itu kita juga dianjurkan melakukan amal ibadah seperti shalat malam, tadarus, berzakat, dll. Untuk memperkokoh benteng keimanan.
Jika ibadah puasa dilakukan dengan baik dan benar insya Allah mampu mencegah kita dari tindakan korupsi. Puasa adalah madrasah, puasa adalah bulan untuk berlatih untuk menahan hawa nafsu, mengendalikan diri dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Selamat melaksanakan ibadah puasa dan memasuki bulan Ramadhan 1434H, bulan penuh rahmat dan berkah. Mohon maaf atas segala khilaf dan salah, semoga kita dapat melaksanakan ibadah puasa dengan baik dan kembali fitrah di bulan Syawal mendatang. Mari kita jadikan bulan Ramadhan untuk instropeksi diri, serta bertekad untuk menjadi lebih baik di masa datang.
Posmetro Padang 10 Juli 2013
posted by @A.history
Label:
Ramadhan,
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
July 10, 2013
posted by @A.history
PKS Launching Model Kawasan Rumah Pangan Lestari
Pauh – Bidang Perempuan PKS Kota Padang melaunching Model Kawasan Rumah Pangan Lestari (MKRPL). Launching MKRPL ini dilaksanakan di kelurahan Limau manis Kecamatatan Pauh, sabtu (06/07) lalu.
Sebanyak 70 orang perwakilan POS EKA yang telah di bentuk oleh Bid. Puan PKS hadir dalam kegiatan ini. Hal ini di benarkan oleh Rona Rossa ketua Bid. Puan PKS Kota Padang.
“Dalam acara launching MKRPL ini kita mengundang perwakilan seluruh POS EKA, semuanya berjumlah 70 POS EKA,” paparnya.
“Dengan melaunching model kawasan rumah pangan lestari ini kita berharap ibu-ibu POS EKA nannti di tingkat kelurahan bisa lebih mandiri terutama dalam hal peningkatan ekonomi keluarga. Untuk tahap awal, program ini akan berjalan satu tahun. Dalam pelaksanaannya kita Bid. Puan PKS Kota Padang akan mendampingi ibu-ibu POS EKA di lapangan,” jelasnya.
“Bentuk kawasan rumah pangan lestari yang di bentuk oleh Bid. Puan PKS adalah dengan pemanfaatan perkarangan rumah. Karena sekarang masih banyak lahan perkarangan rumah yang menganggur. Inilah yang kita coba manfaatkan,” tambahnya.
“Dalam launching MKRPL sekarang, kita dari Bid. Puan PKS memberikan 250 bibit sayuran kepada ibu-ibu pos eka, terdiri dari terong, tensin (sayur pangsit), cabe dan sekaligus pupuknya,” demikian Rona menjelaskan.
Terpisah, Ketua panitia acara Elva Zuleni juga menambah dalam sambutannya.
“Tujuan kegiatan kita hari ini adalah Pertama, agar tersedianya kebutuhan pangan dan gizi keluarga. Kedua, agar perkarangan kita menjadi indah dan ketiga, menigkatkan pendapatan keluarga,” ungkapnya.
Launching MKPRL ini juga di hadiri oleh calon anggota dewan (CAD) DPRD Provinsi dan Kota, serta anggota DPR RI Fraksi PKS Hermanto.
Dalam sambutannyanya Hermanto mengatakan, “Program yang diangkatkan oleh PKS ini adalah dalam rangka memperkuat ketahanan pangan, terutama keluarga. Jika program ini berjalan dengan baik tentu akan memabantu meringankan kebutuhan keluarga. Tidak hanya itu, tetapi juga bisa menambah pendapatan keluarga, “ ungkapnya. [al/pkspadang]
posted by @A.history
Label:
Bingkai Berita,
KIPRAH KAMI,
SEPUTAR PKS,
TOPIK PILIHAN
July 10, 2013
posted by @A.history
Politisi PKS: Kalau KPK Sudah Tidak Sanggup Tangani Kasus Century, Bilang Saja
Anggota Timwas Century Fahri Hamzah menganggap penanganan Kasus Century terlalu berlarut-larut. Menurutnya, tak ada yang tahu perkembangan kasus tersebut dalam enam pekan terakhir.
"Sudah banyak kejadian-kejadian penting. Selain mereka melaporkan sampai di mana kasus ini (dalam rapat) karena sudah terlalu lama. Adakah sesuatu yang baru yang membuat kita optimistis ini bisa selesai secepatnya," ujar Fahri di Gedung Parlemen, Jakarta, Rabu (10/7).
Menurut Fahri, usia kasus hampir lima tahun. Usia penyelidikan pun hampir empat tahun. Meski demikian, Fahri menilai tersangkanya tak jelas.
"Progres kasus ini apa? Kalau KPK merasa tidak sanggup, bilang saja tidak sanggup. Karena konstruksi sudah jelas, hasil angket jelas, apa penjelasannya?" tambah Fahri.
Fahri mengaku mencurigai KPK. Ia menilai ada pekerjaan sistematis dari orang-orang dalam untuk menutupi kasus ini untuk kepentingan tertentu.
"Keterangan Rizal Ramli (mantan Menko Bidang Perekonomian), ada sedikit permainan dari Boediono, bailout dicairkan asal dia dicalonkan jadi wapres. Kronologinya itu menjadi peristiwa yang menandakan adanya tawar-menawar tinggi dalam pencalonan lalu," jelasnya. [metrotvnews]
posted by @A.history
Label:
TOKOH,
TOPIK PILIHAN
July 10, 2013
posted by @A.history
PKS Tidak Takut 'Presidential Threshold'
JAKARTA -- Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tidak akan mempersoalkan tingginya angka presidential threshold yang berlaku sekarang. PKS siap menghadapi pemilu berapa pun angka presidential threshold yang akan ditetapkan.
"Kalau ditetapkan minimal memperoleh 20 persen kursi di parlemen, atau 25 persen suara sah nasional kita siap," kata Ketua Fraksi PKS, Hidayat Nur Wahid di kompleks parlemen, Senayan, kemarin.
Hidayat mengatakan berdasarkan elektabilitas survei saat ini, tak ada satupun partai yang menembus angka 20 persen. Artinya setiap partai politik yang hendak mengusung calon presiden (capres) mesti berkoalisi dengan partai lain. "Tidak ada partai di lembaga survei yang saat ini dapat 20 persen," ujarnya.
Hidayat menyatakan, sampai sekarang PKS belum memutuskan apakah akan berkoalisi atau tidak Pilpres 2014 mendatang. Menurutnya hal itu baru akan diputuskan setelah hasil pemilu legislatif diketahui. "PKS akan berkoalisi atau tidak, kami masih akan menunggu hasil pileg," katanya.
Terkait revisi Undang-Undang Pemilihan Presiden Nomor 42 Tahun 2008, Hidayat menyatakan partainya menyoroti dua pasa krusial. Pertama tentang rangkap jabatan capres. Kedua penggunaan dana kampanye serta media kampanye.
Menurut Hidayat, pengaturan rangkap jabatan presiden penting dilakukan agar kepala negara fokus mengurus tugas negara, bukan yang lain. Sedangkan pengaturan dan kampanye dan iklan diperlukan agar tidak terjadi monopoli kampanye oleh satu dua capres. [ROL]
posted by @A.history
Label:
SEPUTAR PKS,
TOPIK PILIHAN














