pic

Powered by Blogger.

Humas PKS Ikuti Worshop Jurnalistik Pada Rapat Koordinasi

Humas PKS se-Sumatera Barat melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) yang berlangsung pada tanggal 4 - 6 November 2022 di Padang, Senin (5/11) ...

Search This Blog

Latest Post

Berpikir Lurus

Written By PKS Men on 12 July, 2013 | July 12, 2013


 



Berpikir adalah suatu keniscayaan yang terjadi pada manusia. Dengan berpikir manusia dapat menilai berbagai bentuk sistem nilai yang ada. Dengan berpikir jualah yang membedakan manusia dengan makhluk lain di dunia ini. Berpikir adalah proses bekerjanya organ tubuh manusia yang disebut otak, dengan cara menganalisa sistem nilai dan logika, dengan mengolah data-data yang tersimpan di memory manusia, dimana data-data tersebut didapatkan bisa dari empiris, latar belakang pendidikan, norma-norma, aturan-aturan dsb, sehingga  dari data-data tersebut akan menghasilkan kualitas berpikir dan akan men- dapatkan suatu kesimpulan pemikiran yang diharapkan sesuai dengan standar kebenaran. Tetapi proses berpikir yang akan menghasilkan kualitas pikir yang baik bukanlah suatu hal yang  mudah. Karena banyak manusia dalam proses berpikirnya seringkali terjebak dengan pola-pola berpikir yang telah ada sebelumnya (data yang tidak valid, opini-opini, doktrin, dogma, dll) yang berbersumber dari imej, empiris, ataupun  kesimpulan-kesimpulan lain yang telah tersimpan di memory otak, yang belum tentu benar, sehingga mem- pengaruhi proses berpikir atau alur berpikir itu sendiri. Yang mengakibatkan kerancuan dalam proses berpikir, yang akhirnya akan menghasilkan kesimpulan pemikiran yang kurang atau tidak benar. Untuk itu diperlukan  suatu metode berpikir yang dapat membantu manusia dalam melakukan proses berpikir yang benar yang sesuai dengan kaidah ilmu scholastik (Logika Lurus).


Suatu contoh hasil pembentukan pemikiran yang banyak terjadi dimasyarakat, kita perhatikan banyak sekali manusia yang menjadi  publik figur, dijadikan standar atau acuan dari suatu produk, yang belum atau tidak sesuai dengan latar belakang keahlian ataupun profesi dari publik figur tersebut. Contohnya, seorang artis/aktor dijadikan standar dalam membentuk keluarga yang harmonis, produk kesehatan, menjadi pengamat politik dadakan ataupun yang lainnya, yang tidak ada sangkut pautnya dengan latar belakang profesinya dan bidangnya, padahal dia hanyalah seorang bintang film/aktor, yang belum tentu dia mempunyai keahlian dibidang tersebut, sehingga masyarakat kita memandang bahwa publik figur tersebut yang patut dijadikan contoh. Atau contoh lain kerancuan berfikir, dalam hal keagamaan sering jika kita jumpai seorang wanita  berjilbab  (baca busana muslim) melakukan hal-hal yang bertentangan dengan norma-norma yang berlaku di masyarakat ataupun agama, maka sebagian masyarakat kita mempunyai pikiran dan memvonis bahwa percuma saja wanita tersebut berjilbab sedangkan perbuatannya tidak mencerminkan dari pakaian dan jilbabnya. Padahal bila kita mau  mengkaji lebih jauh tentang hal  tersebut diatas maka kita temukan suatu kerancuan berpikir yang tidak sesuai dengan logika berpikir yang lurus atau metode berpikir yang lurus. Yang sebenarnya adalah tidak ada hubungannya antara perbuatan dirinya (yang tidak sesuai norma) dengan pemakaian jilbab tersebut.  Karena jilbab merupakan perintah agama juga, seperti sholat, puasa, dan lain-lain yang merupakan perintah Allah swt. Bila seseorang berjilbab tapi  dia melakukan dosa lain, contohnya mencuri, maka dia tetap mendapat dosa mencuri tapi dia tetap mendapat pahala memakai jilbab. Untuk itu kita harus waspada terhadap pemikiran pemikiran yang membentuk opini menyesatkan. Sehingga pemikiran tersebut menghasilkan opini atau stigma yang sangat tidak sehat dipandang dari sudut logika yang lurus,  yaitu seorang wanita berjilbab haruslah seorang wanita yang suci, sempurna, yang tidak pernah melakukan dosa & kesalahan. Akibat yang ditimbulkan dari pemikiran tersebut adalah : bila seorang wanita (mendapat hidayah) ingin berjilbab, didalam dirinya masih akan timbul pikiran apakah dia sudah pantas berjilbab karena dalam pikiran bawah sadarnya mereka merasa belum ‘SUCI’, sehingga HIDAYAH tersebut tidak jadi dia laksanakan. Padahal didunia ini tidak ada manusia yang “suci”, karena manusia yang baik adalah bukan manusia yang tidak pernah melakukan kesalahan, tapi adalah manusia yang bila dia merasa berbuat salah dan dia ingat dengan kesalahannya atau ada yang mengingatkan maka dia bertaubat dan memperbaiki kesalahannya itu seperti dalam Qur'an surat Ali Imran135



 Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau Menganiaya diri sendiri, mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain dari pada Allah? dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengetahui.

            Satu contoh lagi adalah pemikiran dari JIL (Jaringan Islam Liberal) yang menyatakan bahwa semua agama adalah sama, dan tidak perlu mengklaim bahwa agamanyalah yang paling benar. Pemikiran seperti ini timbul karena mereka (JIL) tidak menguasai metode berpikir yang benar, sehingga menghasilkan output berpikir yang keblinger bin jahil bin sesat. Pertanyaannya adalah, apakah mereka (JIL) memeluk Islam, karena mereka yakin bahwa Islam adalah yang paling benar (karena mengingat mereka adalah kaum pemikir dan terpelajar) diantara semua keyakinan yang ada atau mereka ber Islam karena kebetulan orang tua mereka beragama Islam. Kalau jawabannya yang pertama berarti mereka menabrak pemikiran mereka sendiri. Kalau jawabannya yang kedua maka jelas sudah, bahwa hanya begitulah kualitas keIslaman mereka (JIL).
     
Untuk itu sebaiknya jika kita berpikir dan mengambil suatu kesimpulan harus memerlukan kehati-hatian dan ketelitian. Berpikir dalam hal apapun juga, yang sesuai dengan ilmu-ilmu dan aturan/kaidah logika yang lurus, yang bisa kita peroleh dengan cara banyak membaca, merenung, bertadabbur, tafakkur dll. Karena sampai saat ini (dengan makin majunya IPTEK) dan detik ini semakin terbukti bahwa Islam adalah agama Universal, logis dan realistis. Mudah mudahan kita mendapatkan hidayah-NYA setiap saat.

Akhir kata marilah kita coba pikirkan dan renungkan (tadabbur) makna dari doa yang sering kali kita dengar yaitu “Ya Allah ya tuhan kami, perlihatkan bahwa yang benar itu benar ya Allah, dan berilah kami kekuatan untuk mengikutinya, dan perlihatkan juga kepada kami bahwa yang batil itu batil, dan berilah kami kekuatan untuk menjauhinya, dan hanya kepada-Mu kami berserah diri”


السَّلَامُ عَلَى مَنْ اتَّبَعَ الْهُدَى



Oleh : Asdeddy Syam 

Negeri Ini Berhutang Budi pada Ikhwanul Muslimin






Atas Desakan Ikhwanul Muslimin, Mesir Jadi Negara Pertama Akui Kemerdekaan Indonesia

Sebelum tanggal 22 MARET 1946 Indonesia selalu diklaim Belanda sebagai masalah dalam negeri negara penjajah itu. Belanda tetap mengklaim Indonesia sebagai wilayah jajahannya.
Sebelum 22 MARET 1946 belum lengkap syarat negara Indonesia secara de jure walaupun secara de facto Indonesia sudah berdiri sejak 17 Agustus 1945.
Sebelum 22 MARET 1946, negara-negara di luar Indonesia dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tidak mau ikut campur urusan Indonesia karena dianggap sebagai masalah dalam negeri Belanda.
Sebelum 22 MARET 1946, dunia internasional belum mau mengurusi masalah Indonesia walaupun terjadi peperangan di Indonesia dan banyak korban jiwa.
Sebelum 22 MARET 1946, delegasi Indonesia seperti Sutan Sjahrir, Haji Agus Salim, Soedjatmoko, LN Palar, tidak boleh masuk ke Sidang Majelis Umum PBB.
- See more at: http://salam-online.com/2013/03/atas-desakan-ikhwanul-muslimin-mesir-menjadi-negara-pertama-mengakui-kemerdekaan-indonesia.html#sthash.pt3zzRP7

Sebelum tanggal 22 MARET 1946 Indonesia selalu diklaim Belanda sebagai masalah dalam negeri negara penjajah itu. Belanda tetap mengklaim Indonesia sebagai wilayah jajahannya.
Sebelum 22 MARET 1946 belum lengkap syarat negara Indonesia secara de jure walaupun secara de facto Indonesia sudah berdiri sejak 17 Agustus 1945.
Sebelum 22 MARET 1946, negara-negara di luar Indonesia dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tidak mau ikut campur urusan Indonesia karena dianggap sebagai masalah dalam negeri Belanda.
Sebelum 22 MARET 1946, dunia internasional belum mau mengurusi masalah Indonesia walaupun terjadi peperangan di Indonesia dan banyak korban jiwa.
Sebelum 22 MARET 1946, delegasi Indonesia seperti Sutan Sjahrir, Haji Agus Salim, Soedjatmoko, LN Palar, tidak boleh masuk ke Sidang Majelis Umum PBB


Apa yang terjadi pada 22 Maret 1946? Itu adalah tanggal ketika ada sebuah negara mengakui kemerdekaan Indonesia untuk pertama kalinya. Negara itu adalah Mesir. Bahkan setahun sebelum kemerdekaan diproklamirkan, Palestina, melalui Mufti Besarnya, Syaikh Muhammad Amin Al-Husaini sudah menyatakan dukungannya untuk Indonesia.


Pada 6 September 1944, Radio Berlin berbahasa Arab menyiarkan ‘ucapan selamat’ dari Syaikh Amin Al-Husaini ke seluruh dunia Islam untuk mendukung kemerdekaan Indonesia.

Sejak Mesir dan Palestina mengakui dan mendukung kemerdekaan Indonesia, negara-negara di Timur Tengah berduyun-duyun mengakui kemerdekaan Indonesia. Bukan hanya itu, India pun kemudian mengikuti langkah Mesir dan Palestina.


Selain kepiawaian Haji Agus Salim untuk melobi negara-negara Timur Tengah, juga karena dukungan dari gerakan-gerakan Islam di Timur Tengah pada umumnya dan Mesir pada khususnya.
Berawal dari Mansur Abu Makarim, seorang informan Indonesia yang bekerja di Kedutaan Belanda di Kairo,  Mesir yang membaca di Majalah Vrij Netherland yang memberitakan bahwa Negara Indonesia sudah memproklamirkan kemerdekaannya, kemudian memberitahukannya kepada koran-koran dan radio di Mesir.


Rakyat Mesir dan anggota-anggota organisasi Islam menyambut gembira. Koran-koran dan radio Mesir mengatakan bahwa ini adalah awal kebangkitan di dunia Islam. Juga dinyatakan ini adalah awal dari kemerdekaan negara-negara di dunia Islam untuk terbebas dari belenggu penjajahan negara-negara Barat.

Pada 16 Oktober 1945 sejumlah ulama di Mesir dan Dunia Arab dengan inisiatif sendiri membentuk ‘Lajnatud Difa’i'an Indonesia’ (Panitia Pembela Indonesia). Ikhwanul Muslimin yang berpusat di Mesir dan dipimpin oleh Hasan Al Banna saat itu menjadi unsur utama gerakan ini.

Sejak itu Ikhwanul Muslimin sering mengadakan demo besar-besaran mendesak pemerintah Mesir untuk mengakui kemerdekaan Indonesia. Para kelasi kapal yang bekerja di kapal-kapal Inggris banyak yang melakukan pemogokan bahkan berhenti bekerja dan mengajukan tuntutan kepada pemerintah Inggris supaya berhenti membantu Belanda

Bahkan ada mahasiswa Indonesia yaitu Mohammad Zein Hassan yang bekerja di kapal Inggris di Tunisia, berhenti bekerja di kapal Inggris itu dan berjalan kaki dari Tunisia ke Mesir.


Ketika ditanya kenapa ia berjalan kaki sejauh itu, Zein Hassan menjawab, “Seluruh perusahaan transportasi dari Tunisia ke Mesir adalah milik Inggris dan ulama-ulama di Mesir mengharamkan bekerjasama dengan Inggris yang membantu Belanda menghalang-halangi kemerdekaan Indonesia!”

Saat itu Ikhwanul Muslimin juga membuka ruang seluas-luasnya bagi mahasiswa-mahasiswa Indonesia di Mesir untuk menulis tentang kemerdekaan Indonesia di koran-koran dan majalah milik Ikhwan.

Ketika terjadi pertempuran Surabaya 10 November 1945 dan banyak koran Indonesia memberitakan, Ikhwanul Muslimin dan gerakan Islam lainnya mengadakan shalat ghaib berjamaah di banyak tempat di Mesir.

Atas desakan ikhwanul Muslimin dan gerakan Islam lainnya akhirnya Negara Mesir di bawah pimpinan Raja Farouk ketika itu mengakui kemerdekaan Indonesia pada 22 Maret 1946. Setelah itu pemerintah Mesir mengirimkan utusan khususnya yang membawa surat pengakuan itu untuk menemui Presiden Soekarno di ibukota RI, Yogyakarta

Ini adalah perjuangan berat karena saat itu Indonesia diblokade Belanda. Perlu keberanian dan keterampilan khusus seperti John Lie untuk menembus blokade Belanda (lihat tulisan penulis di http://sejarah.kompasiana.com/2011/02/04/pahlawan-nasional-dari-etnis-tionghoa-refleksi-imlek-2011/).

Ketika Belanda melakukan agresi militer pertama pada 1947, para buruh anggota Ikhwanul Muslimin sering mencegat kapal-kapal Belanda di Terusan Suez yang saat itu dinyatakan milik internasional.
Ketika kapal Belanda Volendam mendarat di Port Said, beberapa motor boat yang dikendarai buruh pelabuhan dan anggota-anggota Ikhwanul Muslimin, mengelilingi kapal itu dan mencegah kapal-kapal lain mendekat dan menyuplai air minum untuk kapal Belanda tersebut.

Pemerintah Mesir juga menyalurkan bantuan lunak berupa uang kepada pemerintahan Indonesia yang kas-nya masih kosong. Sungguh sebuah bantuan yang sangat berarti. Hal ini kemudian diikuti oleh negara-negara Timur Tengah lainnya.

Jadi Peran Mesir yang dipelopori oleh Ikhwanul Muslimin sangatlah besar dan berarti buat Indonesia. Maka, sangatlah wajar kalau pemerintah dan rakyat Indonesia saat ini membantu Mesir dan Palestina dalam menyelesaikan masalah mereka karena hubungan historis yang sangat kuat. Di Mesir juga ada Jalan Ahmad Soekarno yang diambil dari nama Presiden Pertama Republik Indonesia



Salam


posted by @Adimin

Mengharmonikan Perbedaan Refleksi Awal Ramadhan

Written By Unknown on 11 July, 2013 | July 11, 2013

Perbedaan dalam menentukan awal ramadhan 1434 H akhirnya terjadi juga, pemerintah melalui menteri agama RI menetapkan bahwa awal ramadhan jatuh pada hari Rabu 10 Juli 2013. Disisi lain Muhammadiyah telah menetapkan 1 ramadhan hari Selasa 9 Juli 2013. Terlepas dari perdebatan tentang metodologi dan dalil syar’inya, yang jelas di tengah-tengah masyarakat perbedaan tersebut telah menimbulkan satu polemik tentang siapa yang punya otoritas untuk di taati dalam konteks penetapan 1 Ramadhan 1434 H ini.

Seringnya terjadi perbedaan baik dalam menetapkan awal Ramadhan maupun 1 Syawal, telah melahirkan satu sikap kearifan lokal terhadap masyarakat. sehingga perbedaan tidaklah disikapi sebagai suatu hal yang melahirkan perpecahan tetapi semakin menumbukan sikap tasamuh beragama terutama dalam hal-hal yang bersifat mutaghayyirat.Dialektika yang harmoni ditengah-tengah masyarakat dalam menyikapi perbedaan awal ramadhan setidak-tidaknya memberikan ruang yang nyaman bagi kaum muslimin untuk lebih memaksimalkan energi posisitifnya guna meraup sebanyak-banyak kebaikan yang ada pada bulan ramadhan.

Keharmonian perbedaan awal ramadhan kali ini bisa kita temukan dari kebijakan yang diambil oleh pengurus mesjid dan mushalla untuk memberikan hak yang sama kepada masyarakat yang memilih berpuasa menurut keyakinan masing-masingserta diberikan fasiltas yang sama untuk melaksanakan shalat taraweh.Keharmonian perbedaan awal berpuasa juga terjadi dalam sebuah keluarga, dimana seorang ayah yang berpuasa mengikuti keputusan pemerintah harus berbeda dengan anak dan istrinya yang lebih tenang mengikuti keputusan Muhammadiyah dalam menentukan awal ramadhan.

Dalam Islam, perbedaan merupakan sunnah kauniyah yang telah ditakdir Allah Swt. Perbedaan warna kulit, ras dan agama merupakan hal yang tak bisa dihindari. Bahkan upaya yang ini menyeragamkan adalah perbuatan yang bertentangan dengan Firman Allah Swt. "Jikalau Tuhanmu menghendaki, tentu Dia menjadikan manusia umat yang satu, tetapi mereka senantiasa berselisih pendapat. Kecuali orang-orang yang diberi rahmat oleh Tuhanmu. Dan untuk itulah Allah menciptakan mereka. (QS Huud 118-119). 

Ramadhan telah mendidik ummat Islam untuk menghargai perbedaan. Karena perbedaan itu, akan menemukan persamaan ketika kita saling mencintai. Perbedaan itu, akan menemukan kesempurnaan saat kita saling memahami. Perbedaan itu, akan menemukan tujuan ketika kita mampu memaknainya dengan bijak. (*)

Drs. Muhidi, MM
Ketua DPD PKS Kota Padang


posted by @A.history

Pengamat Pendidikan : Buku Bermuatan pornografi Hrs Ditarik

Jakarta - Pengamat pendidikan Arief Rahman mengatakan buku pelajaran yang bermuatan pornografi harus segera ditarik dari peredaran dan diproses menurut hukum yang berlaku.


"Buku tersebut harus ditarik, penerbit maupun penulisnya harus diproses mengikuti hukum yang berlaku," ujar Arief di Jakarta, Kamis.

Pernyataan Arief tersebut menyikapi beredarnya buku paket pelajaran Bahasa Indonesia untuk kelas VI yang mengandung unsur pornografi di SDN Polisi IV dan Gunung Gede.

Buku terbitan CV Graphia Buana itu merupakan cetakan pertama Maret 2013 dengan judul "Aku Senang Belajar Bahasa Indonesia" untuk SD/MI kelas VI.

Pada halaman 55-60 terdapat kisah cerita berjudul "Anak Gembala dan Induk Serigala". Namun di dalamnya terdapat kutipan yang kalimat-kalimatnya vulgar. Kalimat yang terdapat di dalam buku tersebut tidak layak dibaca oleh peserta didik. Karena dalam tulisan tersebut mengisahkan tentang pekerja seks.

Beredarnya buku paket Bahasa Indonesia ini telah membuat resah para orang tua murid.

"Sebelum buku tersebut digunakan sebagai buku pelajaran, biasanya dibaca dahulu oleh lembaga perbukuan nasional yang ada di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Namun masalahnya, terkadang guru tersebut ada yang berinisiatif menggunakan buku pelajaran sendiri," jelas dia.

Selain itu, kata Arief, guru harus menjadi benteng terakhir dalam proses belajar-mengajar. Menurut dia, sebelum mengajar, guru harus terlebih dahulu membaca buku tersebut.

"Jika ada materi yang tidak cocok, seharusnya guru mencoretnya dan tidak diajarkan," kata Arief.

Tahun lalu buku pelajaran SD yang bermuatan pornografi juga beredar di Jakarta. [antara]


posted by @A.history

Kemendikbud Kecolongan Soal Buku Ajar Bernuansa Pornografi


JAKARTA -- Kasus beredarnya buku pelajaran Bahasa Indonesia untuk anak SD yang memuat cerita bernuansa pornografi kembali terjadi. Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPR pun menyesalkan kejadian tersebut dan menyayangkan kinerja Kemendikbud yang kembali kecolongan dalam kasus ini.

Anggota Komisi X dari Fraksi PKS DPR, Surrahman Hidayat mendesak Kemendikbud untuk menarik buku pelajaran tersebut. Dia juga meminta agar segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap proses penerbitan buku. "Saya sangat menyesalkan kejadian ini, kenapa kasus seperti ini selalu terjadi berulang-ulang. Ini jelas tidak boleh di diamkan," ujar Surrahman dalam rilisnya, Kamis (11/7).

Menurutnya, Kemendikbud harus segera perbaiki alur penerbitan buku pelajaran dengan ketat. Kemendikbud harus bisa melakukan pengawasan ekstra karena hal ini bisa membahayakan para siswa.

Ketua Dewan Syariah Pusat (DSP) PKS ini berharap Kemendikbud beserta BSNP (Badan Standar Nasional Pendidikan) dan Puskurbuk (Pusat Kurikulum Perbukuan) segera berkoordinasi dan melakukan evaluasi cermat dan detail.

"Agar segera diketahui di mana letak kesalahan proses. Sehingga kasus seperti ini selalu terjadi berulang-ulang dan harus ada sanksi yang tegas atas keteledoran semacam itu," ujarnya.

Baru-baru ini beredar di dua sekolah Bogor, SDN Polisi dan SDN Gunung Gede buku Bahasa Indonesia untuk kelas 6 SD yang mengandung kalimat vulgar. Di halaman 57 buku pelajaran tersebut, ada kisah seorang perempuan yang bekerja sebagai seorang PSK di kota akibat masa lalunya yang kelam. [ROL]


posted by @A.history

Ramadhan Bulan Pembentukan Karakter | Oleh: Gubernur Sumbar Irwan Prayitno

Pernahkah kita memperhatikan tingkah laku hewan ternak? Ayam, misalnya. Hanya butuh waktu beberapa hari saja melatihnya. Maka ia segera tahu dimana kandang yang harus dia tuju, dan segera setiap sore tanpa diperintah lagi dia akan pulang dan masuk ke kandangnya.

Mereka juga tahu dimana tempat makannya. Mereka juga tahu memilih makanan yang baik dan bermanfaat bagi tubuh mereka dan menghindari makanan yang akan mencelakakan mereka.

Banyak contoh-contoh hewan yang memperlihatkan kepatuhannya dengan memberikan latihan pembiasaan terhahap mereka. Burung beo misalnya, setelah dilatih, ia segera bisa mengucapkan salam kepada setiap ada tamu yang datang. Beo juga senang dan tak lupa mengucapkan kata selamat pagi kepada tuannya saat memberinya makan setiap pagi.

Kucing juga demikian, ia tidak akan buang kotoran sembarangan setelah dilatih, dan selalu menimbun kotorannya dengan tanah. Hal itu selalu ia lakukan dengan teratur. Begitu juga anjing, kuda, burung merpati, gajah, ikan lumba-lumba dan banyak lagi contoh hewan lain yang bisa dilatih dengan cara pembiasaan dan kebiasaan itu selalu melekat dalam diri mereka dan takkan pernah mereka lupakan selamanya.

Mungkin itu pula yang diinginkan Allah kepada manusia di bulan Ramadhan. Puasa melatih dan membiasakan manusia menahan lapar dan dahaga di siang hari selama sebulan penuh. Seharusnya kebiasaan itu bisa melatih manusia agar tidak makan dan minum secara berlebihan, melatih manusia untuk mengendalikan nafsu makannya secara berlebihan. Kita tahu bahwa makan berlebihan dan tidak terkendali akan menimbulkan berbagai penyakit berbahaya seperti obesitas, hipertensi, diabetes melitus, asam urat, jantung koroner dan lain-lainnya.

Puasa juga melatih manusia untuk menjaga sikap dan perbuatan dan perkataan mereka agar melakukan hal-hal yang baik. Sikap dan perbuatan yang baik tentu memberikan nilai tambah yang baik bagi orang lain. Menjaga ucapan dan perkataan yang baik tentu saja menyenangkan bagi orang lain tidak menimbulkan sakit hati dan tidak merugikan orang lain. Sebaliknya sikap tersebut menimbulkan simpati kepada mereka pelakunya. Subhanallah, sungguh mulia agama Islam. Allah sebagai Khaliq Maha Tahu dengan apa yang terbaik untuk umatnya.

Kesimpulannya, jika dalam bulan Ramadhan, selama sebulan penuh kita benar-benar berlatih untuk mengendalikan makan-minum, hawa nafsu, maka di akhir Ramadhan dan seterusnya seharusnya sudah terlihat hasil dan perubahannya. Jika selama sebulan penuh kita berlatih untuk melakukan shalat, termasuk shalat malam (qiyamulail), seharusnya di akhir Ramadhan seharusnya ada perubahan dan perbaikan. Bulan selanjutnya seharusnya ada perubahan, kita seharusnya sudah terbiasa melakukan shalat wajib, shalat sunat serta shalat malam. Jika hewan bisa dilatih dan dibiasakan seharusnya manusia sebagai makhluk yang paling mulia dan dilengkapi dengan akal dan fikiran bisa melakukannya secara lebih baik.

Jika selama bulan Ramadhan kita melatih sikap dan perkataan yang baik secara serius dan sungguh-sungguh, maka setelah berlatih sebulan penuh seharusnya sikap tersebut terus tertanam dalam diri kita dan mejadi perilaku sehari-hari. Selanjutnya jika terus dibina dan terus diperbaiki maka ia akan menjadi karakter kita seumur hidup.

Jika semua perubahan dan perbaikan itu tidak kita peroleh dan tidak kita upayakan selama bulan Ramdhan, maka benar apa yang dikuatirkan Nabi Muhammad SAW akan jadi kenyataan: “tidak ada yang dapat mereka peroleh setelah selama bulan penuh berpuasa kecuali sekedar merasakan haus dan lapar”. Sungguh sayang dan rugi jika kesempatan “berlatih” sekali setahun tersebut tidak kita manfaatkan sebaik mungkin. Semoga kita tidak termasuk orang-orang yang merugi tersebut. Amin…

[Haluan 9 Juli 2013]


posted by @A.history

Ramadhan Bulan Cinta, PKS Gelar Pasar Rakyat Nasional

Jakarta - Bulan Ramadhan 1434 H disambut gempita seluruh elemen bangsa Indonesia. Tak luput Partai Keadilan Sejahtera (PKS) turut menyemarakkan Ramadhan dengan pelbagai kegiatan.

Mengambil tema ‘Ramadhan Bulan Cinta’, PKS ingin menjadikan bulan suci ini sebagai bulan perbaikan dan kepedulian kepada sesama.

“Tahun ini tahun cinta kepada Al-Quran,” ungkap Ahmad Zainuddin, Lc Ketua Bidang Pembangunan Umat (BPU) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKS, Rabu (10/7)

Zainuddin menghimbau kepada kader PKS untuk memanfaatkan keistimewaan bulan Ramadhan. Kader PKS dan keluarga harus memaksimalkan bulan istimewa ini dengan banyak ibadah kepada Allah SWT.

Anggota Komisi X DPR RI ini juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan ibadah baik ibadah kepada Sang Pencipta maupun ibadah sosial. “Saling tolong menolong serta meningkatkan kesabaran dalam menghadapi beban,” ujarnya.

Lebih lanjut, Zainuddin mengatakan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi menjadi beban bagi warga karena diikuti kenaikan harga sembako. Kenaikan ini diprediksi akan terjadi hingga menjelang lebaran. Untuk itu PKS akan menggelar program nasional pasar rakyat dan pembagian ta’jil kepada pengguna jalan di seluruh Indonesia selama Ramadhan.

Selain itu silaturahim ke tokoh-tokoh nasional menjadi agenda untuk memperkokoh ukhuwah. “Sementara program lokal kami serahkan ke struktur daerah yang lebih mengerti kondisi wilayah,” tukasnya. [dakwatuna]

posted by @A.history

Puasa Mencegah Korupsi | Oleh: Gubernur Sumbar Irwan Prayitno

Written By Unknown on 10 July, 2013 | July 10, 2013


Menyimak berita utama yang menghiasi berbagai media massa belakangan ini ternyata korupsi masih merupakan masalah besar dan mengkuatirkan di negara kita. Tema isu marak dibahas dan mencuat dimana-mana, baik di daerah maupun di tingkat pusat, saling tuding menuding hingga tak jelas lagi mana yang benar-benar terjadi dan mana yang sekedar fitnah dan intrik politik. 

Seseorang dikatakan korupsi jika hak yang dia ambil melebihi dari hak yang seharusnya dia terima. Sedangkan korupsi timbul akibat keinginan (wants) seseorang jauh melebihi kebutuhannya (needs). Kenapa seseorang terlibat korupsi, kenapa seseorang mengumbar hasrat keinginannya (wants) melebihi dari kebutuhannya? Jawabannya adalah karena mereka tak mampu mengendalikan diri dan hawa nafsunya. Gaya hidup yang berlebihan membuat orang tergoda untuk menimbun harta dengan cara apapun.

Jika demikian masalahnya, maka puasa (shaum) bisa dijadikan salah satu terapi pencegahan dini kasus korupsi. Misi utama puasa adalah mengendalikan hawa nafsu. Puasa mengajarkan umat Islam untuk menahan diri, mengendalikan hawa nafsu, merasakan penderitaan orang lain yang kelaparan serta mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Godaan hawa nafsu memang merupakan godaan paling berat bagi manusia. Gaya hidup yang makin metropolis dan serba instan membuat manusia sering tergoda. Kebutuhan dan kemampuan mereka hanya untuk membeli mobil kijang, tetapi keinginan mereka adalah mobil merek Hummer. Karena tak mampu mengendalikan hawa nafsu, mereka lalu menghalalkan segala cara. Maka terjadilah korupsi.

Seperti diungkapkan Nabi Muhammad SAW, banyak perang besar yang telah dilalui beliau bersama para sahabat, termasuk perang badar. Tapi sebenarnya perang yang paling besar adalah perang melawan hawa nafsu.

Puasa adalah salah satu wadah latihan untuk perang melawan hawa nafsu. Saat puasa kita dilatih untuk mengekang hawa nafsu, untuk tidak makan dan minum serta hal-hal yang membatalkan puasa dari imsak sampai waktu buka. Selain itu kita juga dianjurkan melakukan amal ibadah seperti shalat malam, tadarus, berzakat, dll. Untuk memperkokoh benteng keimanan.

Jika ibadah puasa dilakukan dengan baik dan benar insya Allah mampu mencegah kita dari tindakan korupsi. Puasa adalah madrasah, puasa adalah bulan untuk berlatih untuk menahan hawa nafsu, mengendalikan diri dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Selamat melaksanakan ibadah puasa dan memasuki bulan Ramadhan 1434H, bulan penuh rahmat dan berkah. Mohon maaf atas segala khilaf dan salah, semoga kita dapat melaksanakan ibadah puasa dengan baik dan kembali fitrah di bulan Syawal mendatang. Mari kita jadikan bulan Ramadhan untuk instropeksi diri, serta bertekad untuk menjadi lebih baik di masa datang.

Posmetro Padang 10 Juli 2013


posted by @A.history

PKS Launching Model Kawasan Rumah Pangan Lestari


Pauh – Bidang Perempuan PKS Kota Padang melaunching Model Kawasan Rumah Pangan Lestari (MKRPL). Launching MKRPL ini dilaksanakan di kelurahan Limau manis Kecamatatan Pauh, sabtu (06/07) lalu.

Sebanyak 70 orang perwakilan POS EKA yang telah di bentuk oleh Bid. Puan PKS hadir dalam kegiatan ini. Hal ini di benarkan oleh Rona Rossa ketua Bid. Puan PKS Kota Padang.

“Dalam acara launching MKRPL ini kita mengundang perwakilan seluruh POS EKA, semuanya berjumlah 70 POS EKA,” paparnya.

“Dengan melaunching model kawasan rumah pangan lestari ini kita berharap ibu-ibu POS EKA nannti di tingkat kelurahan bisa lebih mandiri terutama dalam hal peningkatan ekonomi keluarga. Untuk tahap awal, program ini akan berjalan satu tahun. Dalam pelaksanaannya kita Bid. Puan PKS Kota Padang akan mendampingi ibu-ibu POS EKA di lapangan,” jelasnya.

“Bentuk kawasan rumah pangan lestari yang di bentuk oleh Bid. Puan PKS adalah dengan pemanfaatan perkarangan rumah. Karena sekarang masih banyak lahan perkarangan rumah yang menganggur. Inilah yang kita coba manfaatkan,” tambahnya.

“Dalam launching MKRPL sekarang, kita dari Bid. Puan PKS memberikan 250 bibit sayuran kepada ibu-ibu pos eka, terdiri dari terong, tensin (sayur pangsit), cabe dan sekaligus pupuknya,” demikian Rona menjelaskan.

Terpisah, Ketua panitia acara Elva Zuleni juga menambah dalam sambutannya.

“Tujuan kegiatan kita hari ini adalah Pertama, agar tersedianya kebutuhan pangan dan gizi keluarga. Kedua, agar perkarangan kita menjadi indah dan ketiga, menigkatkan pendapatan keluarga,” ungkapnya. 

Launching MKPRL ini juga di hadiri oleh calon anggota dewan (CAD) DPRD Provinsi dan Kota, serta anggota DPR RI Fraksi PKS Hermanto. 

Dalam sambutannyanya Hermanto mengatakan, “Program yang diangkatkan oleh PKS ini adalah dalam rangka memperkuat ketahanan pangan, terutama keluarga. Jika program ini berjalan dengan baik tentu akan memabantu meringankan kebutuhan keluarga. Tidak hanya itu, tetapi juga bisa menambah pendapatan keluarga, “ ungkapnya. [al/pkspadang]


posted by @A.history

Politisi PKS: Kalau KPK Sudah Tidak Sanggup Tangani Kasus Century, Bilang Saja


Anggota Timwas Century Fahri Hamzah menganggap penanganan Kasus Century terlalu berlarut-larut. Menurutnya, tak ada yang tahu perkembangan kasus tersebut dalam enam pekan terakhir.

"Sudah banyak kejadian-kejadian penting. Selain mereka melaporkan sampai di mana kasus ini (dalam rapat) karena sudah terlalu lama. Adakah sesuatu yang baru yang membuat kita optimistis ini bisa selesai secepatnya," ujar Fahri di Gedung Parlemen, Jakarta, Rabu (10/7).

Menurut Fahri, usia kasus hampir lima tahun. Usia penyelidikan pun hampir empat tahun. Meski demikian, Fahri menilai tersangkanya tak jelas.

"Progres kasus ini apa? Kalau KPK merasa tidak sanggup, bilang saja tidak sanggup. Karena konstruksi sudah jelas, hasil angket jelas, apa penjelasannya?" tambah Fahri.

Fahri mengaku mencurigai KPK. Ia menilai ada pekerjaan sistematis dari orang-orang dalam untuk menutupi kasus ini untuk kepentingan tertentu.

"Keterangan Rizal Ramli (mantan Menko Bidang Perekonomian), ada sedikit permainan dari Boediono, bailout dicairkan asal dia dicalonkan jadi wapres. Kronologinya itu menjadi peristiwa yang menandakan adanya tawar-menawar tinggi dalam pencalonan lalu," jelasnya. [metrotvnews]


posted by @A.history

PKS Tidak Takut 'Presidential Threshold'


JAKARTA -- Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tidak akan mempersoalkan tingginya angka presidential threshold yang berlaku sekarang. PKS siap menghadapi pemilu berapa pun angka presidential threshold yang akan ditetapkan. 

"Kalau ditetapkan minimal memperoleh 20 persen kursi di parlemen, atau 25 persen suara sah nasional kita siap," kata Ketua Fraksi PKS, Hidayat Nur Wahid di kompleks parlemen, Senayan, kemarin.

Hidayat mengatakan berdasarkan elektabilitas survei saat ini, tak ada satupun partai yang menembus angka 20 persen. Artinya setiap partai politik yang hendak mengusung calon presiden (capres) mesti berkoalisi dengan partai lain. "Tidak ada partai di lembaga survei yang saat ini dapat 20 persen," ujarnya.

Hidayat menyatakan, sampai sekarang PKS belum memutuskan apakah akan berkoalisi atau tidak Pilpres 2014 mendatang. Menurutnya hal itu baru akan diputuskan setelah hasil pemilu legislatif diketahui. "PKS akan berkoalisi atau tidak, kami masih akan menunggu hasil pileg," katanya.

Terkait revisi Undang-Undang Pemilihan Presiden Nomor 42 Tahun 2008, Hidayat menyatakan partainya menyoroti dua pasa krusial. Pertama tentang rangkap jabatan capres. Kedua penggunaan dana kampanye serta media kampanye.

Menurut Hidayat, pengaturan rangkap jabatan presiden penting dilakukan agar kepala negara fokus mengurus tugas negara, bukan yang lain. Sedangkan pengaturan dan kampanye dan iklan diperlukan agar tidak terjadi monopoli kampanye oleh satu dua capres. [ROL]


posted by @A.history

Pesan

More on this category »

Popular Post

 
Support : Creating Web | PKS Padang | Mas Temp
Copyright © 2011. PKS KOTA PADANG - All Rights Reserved
Template Created by PKS Padang Published by Mas Temp
Proudly powered by Blogger